P. 1
Pengantar Ilmu Hukum (2)

Pengantar Ilmu Hukum (2)

|Views: 98|Likes:
Published by yusuf93

More info:

Published by: yusuf93 on Oct 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

PENGANTAR ILMU HUKUM (2

)
Dr. H. Setiyono, S.H., M.H.

Sumber hukum (pengertian)
• Sumber hukum adalah tempat hukum diketemukan atau dari mana hukum berasal (Satjipto Rahardjo). • Menjelaskan hukum positif dengan cara menjelaskan sumber tempat hukum positif itu ditemukan atau digali. • Sumber hukum dapat dilihat dari berbagai sudut:misal filsafat, sejarah, ekonomi, sosiologi, hukum dsb.
– Bagi filsuf, sumber hk itu ukuran apa yg hrs dipakai, sesuatu itu adil? Dan apa sebabnya orang taat pada hukum. – Bagi ahli sejarah, hukum dipandang sbg pranata yg tidak terputusputus, terus menerus. – bagi ekonom, segala sesuatu yg terlihat dalam lapangan ekonomi adalah sumber hukum.aturan pembatasan itu adalah protection bagi yang lemah. – Bagi sosiolog, hubungan manusia yg satu dg yg lain dalam masy adalah sumber hukum – Bagi ahli hukum, sesuatu dikatakan hukum jika ia telah mempunyai bentuk. Sebelum berlaku dlm masy harus mempunyai bentuk, tertulis atau tidak tertulis.

Pembedaan sumber hukum
• Fitzgerald, dalam Satjipto Rahardjo membedakan sumber hukum yang bersifat hukum dan sumber hukum yang bersifat sosial. • Sumber hukum yang bersifat hukum adalah sumber yang diakui oleh hukum sendiri sehingga secara langsung dapat melahirkan atau menciptakan hukum. • Sumber hukum yang bersifat sosial merupakan sumber yang tidak mendapatkan pengakuan secara formal oleh hukum sehingga tidak secara langsung dapat diterima sbg hukum. • Jadi tolok ukur yg digunakan adalah keabsyahan secara hukum dari substansi yg dikeluarkan sumber ybs. Substansi yg dihasilkan oleh sumber tsb adalah Ipso jure,dg sendirinya syah dan yg lain tidak. Oleh karena itu sumber sosial ini disebut sumber bahan yg kekuatannya tidak otoriter, melainkan hanya persuasif.

. pandangan keagamaan. • Sumber hukum materiil adalah segala sesuatu yang menentukan isi (materi) hukum. Atau tempat materi hukum itu diambil atau digali. • Sumber hukum formil adalah tempat atau sumber dari mana suatu peraturan memperoleh kekuatan hukum (Sudikno Mertokusumo). yaitu nilai2 dalam masyarakat. Sedangkan Philippus M. aturan perkawinan syah jika dilakukan menurut agama/kepercayaannya. misal keluarnya aturan jamsostek. tradisi. kesadaran hukum masy.Pembedaan sumber hukum • Sumber hukum materiil dan sumber hukum formiil (Algra). • Sumber hukum materiil merupakan hal2 atau faktor2 yg membantu pembentukan hukum. situasi ekonomi.Hadjon sumber hukum formil adalah bentuk tempat hukum dibuat menjadi positif oleh instansi pemerintah yang berwenang.

sumber hukum formil meliputi – Undang-Undang – Kebiasaan – Yurisprudensi – Traktat atau perjanjian antar negara – Doktrin .Sumber hukum formil • Dalam kepustakaan hukum.

Undang-Undang • UU dalam arti materiil dan UU dalam arti formil • UU dalam arti materiil adalah semua peraturan perUUan yg dibuat oleh instansi yg berwenang. . Di Indonesia. UU adalah peraturan perUUan yang dibentuk oleh DPR dengan persetujuan Presiden. Ini berkaitan dg bentuk dan cara terjadinya. yg dilihat dari segi isinya mengikat setiap orang secara umum. yang juga disebut Peraturan (perUUan). • UU dalam arti formil adalah peraturan yang dibuat oleh lembaga yang berwenang yang dilihat dari bentuk dan cara terjadinya disebut UU.

Asas berlakunya peraturan perUUan • UU tidak berlaku surut.v.(UU yg lebih rendah tdk boleh bertentangan dg UU yg lebih tinggi • Lex specialis derogat lex generalis • Lex posteriori derogat lex priori • UU tidak dapat diganggu gugat ?????? . Pasal 3 AB.S. Pasal 1 ayat 1 W. • UU yg dibuat oleh lembaga yg lebih tinggi mempunyai kedudukan yg lebih tinggi pula.

– Jika tdk ditentukan kapan berlakunya maka berlaku pada hari ke 30 setelah diundangkan. misal ps 125 UU 32/2009 ttg Perlindungan dan Pengelolaan LH – Jika waktunya telah habis.Masa berlakunya UU • Mulai berlakunya UU – Ada suatu UU menyebut secara tersurat (eksplisit) kapan mulai berlakunya. atau berlaku 5 tahun setelah diundangkan (UU peradilan TUN). – Berlakunya UU ditentukan oleh Peraturan lain. • Akhir berlakunya UU – UU tsb dicabut dengan tegas. misal ps 21 (1) UU no 12 tahun 1948 oleh PP no 7 tahun 1948. misal berlaku pada tanggal diundangkan. misal UU ttg APBN – Lex posteriori derogat lex priori .

jika persyaratan formal terbentuknya UU itu telah terpenuhi dan tidak bertentang dg UU yg lebih tinggi. terlepas apakah terbentuk menurut persyaratan formal atau tidak. • Kekuatan berlaku sosiologis (soziologische geltung). . • Kekuatan berlaku filosofis (filosofische geltung).jika norma hukum yg terkandung di dalamnya sesuai dengan cita2 hukum (rechtsidee) sebagai nilai positifyang tertinggi. artinya diterima masy.jika berlakunya merupakan kenyataan dalam masyarakat.Kekuatan berlakunya UU • Kekuatan berlaku yuridis (juridische geltung).

Untuk melihat adat itu bersanksi atau tidak. Meski mrp norma sosial. makhluk gaib yang mengatur kejadian alam. dapat dilihat dalam keputusan2 penguasa adat. Kebiasaan berbeda dg adat. normal dalam pergaulan hidup tertentu. Adat adalah serangkaian norma sosial yang telah lama ada dalam masy.Kebiasaan • Kebiasaan adalah tindakan menurut pola tingkah laku yang tetap. tidak semua adat merupakan hukum.Pentaatan norma ini didasarkan pada anggapan bahwa norma itu merupakan kehendak nenek moyang. lazim. Ter Haar Bzn terkenal dg teori keputusan (beslissingen leer) . B. • Adat dan Hukum adat. Baik adat maupun kebiasaan sbg sumber kaidah hukum. Adat yang bersanksi ini yg disebut hukum adat. ajeg.

Sedangkan hukum kebiasaan sebagian berasal dari kontak hubungan antara timur dan barat. semuanya terdiri atas kaidah yang tidak tertulis. kehendak nenek moyang. – Hukum adat asalnya agak sakral.• Kebiasaan dan Hukum Kebiasaan • Agar kebiasaan menjadi hukum kebiasaan harus dipenuhi 2 syarat: – Syarat yang bersifat materiil. tetapi ada yg tertulis. – Syarat yang bersifat psikologis yakni adanya keyakinan bahwa perbuatan itu hrs dilakukan karena merupakan kewajiban hukum (opinio necessitatis) • Perbedaan hukum adat dg hukum kebiasaan. Utrecht. Sedangkan hukum kebiasaan. tradisi rakyat. agama. – Sebagian besar hukum adat terdiri atas kaidah2 yg tdk tertulis. . yakni perbuatan yang secara tetap dilakukan orang. menurut E.

. statute law). • Sementara hukum yang tidak diundangkan. common law).UU dan Kebiasaan • Hasil pembuatan hukum yang dilakukan dengan sengaja oleh badan yg berwenang itu yang disebut hukum yang diundangkan (enacted law. maka tampil kebiasaan sbg sumber hukum. misal hukum kebiasaan disebut hukum yg tidak diundangkan (unenacted law. • Pandangan positivisme abad 19 • Pada akhir abd -19 muncul reaksi thd aliran positivisme. kenyataan UU selalu tertinggal dg perkembangan sosial.

Dalam bhs Belanda jurisprudentie. dalam bhs Perancis jurisprudence. yg berarti hukum peradilan. • Sedangkan jurisprudence dalam bhs Inggris berarti teori ilmu hukum. general theory of law. Adapun untuk menunjuk hukum peradilan dalam bhs Inggris digunakan istilah case law atau judge made law. . putusan pengadilan. algemene rechtsler. • Yurisprudensi berasal dari kata latin jurisprudentia (pengetahuan hukum).Yurisprudensi • Yurisprudensi sbg sumber hukum formal harus dibedakan dg kata jurisprudence (bhs Inggris).

Mengapa yurisprudensi sbg sumber hukum formal? • Hakim tidak boleh menolak perkara yang diajukaan kepadanya dg alasan hukumnya tidak ada atau hukumnya tidak jelas. . • Hakim harus melakukan rechtsvinding atau innterpretatie. maka putusan hakim terdahulu tersebut menjadi sumber hukum bagi hakim. • Putusan hakim yang didasarkan pada rechtsvinding atau interpretatie yang menjadi dasar bagi putusan hakim berikutnya. Hukum yang termuat dalam putusan tersebut disebut hukum yurisprudensi.

boleh tidak mengikuti. Afrika Selatan • Asas bebas.Asas yurisprudensi • Asas precedent atau stare decisies (hakim terikat oleh putusan hakim lain sebelumnya) dianut AS. tidak terikat. Perancis. . boleh mengikuti. Indonesia. dianut Belanda. Inggris.

• Freie rechtsbewegung. Dalam melakukan tugasnya hakim memiliki kebebasan yang terikat (gebonden vrijheid) atau keterikatan yang bebas (vrijegebondenheid) . yurisprudensi tidak atau kurang penting. karena hakim bebas. • Rechtsvinding. yurisprudensi dianggap punya makna penting. karena satu2nya hukum adalah UU. Tugas hakim hanya melaksanakan UU. hakim juga memiliki kebebasan untuk menemukan hukum jika UU tidak mengatur.Pandangan yurisprudensi sebagai sumber hukum • Legalisme. menurut atau tidak menurut UU. di samping terikat pada UU.

shg sbg sumber hukum formal. traktat memuat hak dan kewajiban masing2 pihak. Layaknya suatu perjanjian. suatu perjanjian harus dihormati. perjanjian yang dibuat secara syah mengikat para pihak yang membuatnya sebagaimana mengikatnya UU.Traktat atau Treaty • Perjanjian antar negara merupakan perjanjian antara 2 atau lebih negara yang dikenal dengan perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral atau perjanjian kolektif atau terbuka. . • Negara sebagai subyek hukum dalam traktat • Mengapa traktat sebagai sumber hukum formal? Karena asas pacta sunt servanda.

Pendapat ini sejalan dengan pendapat Ibnu Abbas ahli tafsir di kalangan para sahabat Nabi • Doktrin Molengraaf tentang perbuatan melawan hukum yang digunakan Hoge Raad dalam arrestnya 31 Januari 1919. suami dan istri menjadi tertutup (terhijab). Oleh karena itu. maka hak waris dari orang2 yg mempunyai hubungan darah dengan pewaris. • Communis opinio doctorum. doktrin sbg sumber hukum formal. doktrin bukan sumber hukum formal. Perbuatan melawan hukum itu tidak hanya bertentangan dg UU dan hak orang lain saja tetapi juga bertentangan dengan kepatutan. . tampil sbg sumber hukum jika tidak ada sumber hukum yg lain. orang Romawi. kesusilaan dan kesopanan dalam masyarakat. orang tidak boleh menyimpang dari pendapat para ahli hukum.Doktrin • Doktrin adalah pendapat para ahli hukum. • Di Belanda. baik laki2 maupun perempuan. kecuali orang tua. meskipun merupakan faktor penting dalam pembentukan hukum. selama masih ada anak. • Putusan MA tgl 28 April 1995.

hukum dapat dibedakan menjadi ius costitutum dan ius costituendum • Berdasarkan daya berlakunya. . – Hukum Pemaksa(dwingenderecht) atau hukum imperatif adalah hukum yang tidak dapat disimpangi dengan cara apapun.misal ps 31 (3) UU i/1974. Misal program jamsostek. termasuk dengan perjanjian. hukum pemaksa dan hukum pengatur.Aneka cara pembedaan hukum • Berdasarkan saat berlakunya. – hukum pengatur (regelendrecht) atau pelengkap (aanvullendrecht) atau hukum fakultatif adalah hukum yg dapat disimpangi dengan suatu perjanjian. suami adalah kepala keluarga dan istri ibu rumah tangga.misal ps1477 KUHPerd.

dibedakaan hukum materiill dan hukum formil – Hukum materiil adalah hukum yg mengatur hubungan hukum antara subyek hukum yg satu dg subyek hukum yg lain dalam semua bidang hukum.misal ps 45 UU 1/1974 ortu wajib memelihara dan mendidik anak2nya. Yaitu peraturan peruuan dan traktat. dibedakan hukum tertulis dan hukum tidak tertulis – Hukum tertulis adalah hukum yang dibuat oleh lembaga yang berwenang dan mengikat secara umum.• Berdasarkan isinya. Pasal 362 KUHP ttg pencurian – Hukum formil atau hukum acara adalah hukum yg mengatur cara atau prosedur mempertahankan hukum materiil. – Hukum yang tidak tertulis adalah hukum yang tumbuh dan berkembang dari masyarakat. hukum acara pidana (KUHAP) • Berdasarkan bentuknya.misal hukum acara perdata(HIR). yaitu hukum adat dan hukum kebiasaan .

. – Hukum obyektif (objectief recht) adalah keseluruhan peraturan hukum yg menetapkan akibat hukum dari suatu hubungan hukum.• Berdasarkan kepentingan atau hubungan hukum yang diaturnya. – Hukum subyektif (subjectief recht) adalah peraturan yg ditautkan dg subyek hukum atau orang tertentu. Hak yang diberikan oleh hukum obyektif. maka dibedakan hukum publik dan hukum privat – Hukum publik mengatur kepentingan umum. Oki hukum subyektif lazim disebut hak atau right. ada pembedaan hukum obyektif dan hukum subyektif. hubungan antar lembaga negara. antara negara dg individu – Hukum privat mengatur kepentingan orang perorangan atau individu • Di samping itu.

Asas hukum
• Secara gramatikal, asas sama dengan landasan, alas, tumpuan. • Poerwadarminta, asas adalah kebenaran yang menjadi tumpuan berpikir atau berpendapat. • Asas hukum: kebenaran yg digunakan sbg landasan atau tumpuan berpikir atau pendapat, terutama dalam penegakan dan pelaksanaan hukum

• Karl Larenz, asas hukum (rechtsbeginselen) merupakan ukuran-ukuran hukumiah etis yang memberikan arah kepada pembentukan hukum. • Bellefroid, asas hukum umum merupakan pengendapan hukum positif dalam suatu masyarakat. • Notohamidjojo, asas hukum adalah dasar-dasar atau penunjuk arah (rechtlijn) dalam pembentukan hukum positif. • Sudikno Mertokusumo, asas hukum bukanlah peraturan konkrit, melainkan merupakan pikiran dasar yang umum sifatnya atau merupakan latar belakang dari peraturan yang konkrit yg terdapat dalam dan di belakang sistem hukum yang terjelma dalam hukum positif.

• Asas hukum dari berbagai pendapat: – Asas hukum merupakan landasan pembentukan hukum positif. – Dalam asas hukum terkandung cita2 atau keinginan manusia yang hendak diraih. – Asas hukum merupakan ajaran yang berdaya cakup menyeluruh thd segala persoalan hukum dalam masyarakat, ia merupakan sumber hukum materiil. • Ciri-ciri asas hukum dari Roeslan Saleh: – Asas hukum adalah fundamen dari sistem hukum, karena ia merupakan pikiran-pikiran dasar dari sistem hukum. – Asas hukum bersifat lebih umum dari ketentuan UU dan putusan-putusan, karena ia merupakan penjabaran dari asas hukum – Asas hukum merupakan dasar dari sistem hukum

• Cakupan asas hukum lebih luas dari aturan hukum. diterapkan secara tdk langsung dalam penemuan hukum (rechtsvinding) • Aturan hukum mrp sesuatu yang konkrti dan khusus. • Asas hukum tdk dpt langsung diterapkan thd peristiwa konkrit. • Cakupan lebih sempit • Aturan hukum dapat langsung diterapkan dalam peristiwa konkrit .Perbedaan asas hukum dengan aturan hukum • Asas hukum mrp sesuatu yang abstrak.

petunjuk bagi legislator. • Sebagai titik tolak. bimbingan.Fungsi asas hukum • Memberikan arah. landasan bagi hukum positif yang akan dibuat • Fungsi bagi pembentukan hukum – Pedoman bagi pembentuk UU – Mencermatkan interpretasi atau penafsiran – Membantu pembentukan analogi – Membantu memberikan koreksi thd per uu an yg terancam kehilangan maknanya .

Masing2 klasifikasi tersebut dapat dirinci menjadi asas hukum rasional dan asas hukum moral.misal berbuatlah baik. • Asas hukum rasional umumnya berkaitan erat dg aturan hidup bersama yang masuk akal (rasional).Klasifikasi asas hukum • Asas hukum dpt dibedakan menjadi asas hukum obyektif dan asas hukum subyektif. Jadi titik tolak pembentukan aturan hukum. • Asas hukum subyektif merupakan prinsip2 yang menyatakan kedudukan subyek hukum berkaitan dengan hukum. • Asas hukum obyektif. hindarkan perbuatan jahat. merupakan prinsip2 dasar bagi pembentukan peraturan hukum. berikanlah kpd setiap yg menjadi haknya. jangan merugikan orang lain . Sedangkan asas hukum moral lebih dipandang sebagai unsur ideal.

misal: – Perlindungan hak2 azasi manusia – Pengutamaan kepentingan umum – Persamaan di depan hukum – Undang-undang tidak berlaku surut – Tiada pidana tanpa kesalahan – Suatu perjanjiann harus dihormati • Asas hukum rasional subyektif. misal: – Asas praduga tak bersalah – Yang menggugat wajib membuktikan – Yang beretikat baik harus memperoleh perlindungan hukum .• Asas hukum rasional obyektif.

Asas hukum pembentukan perundang-undangan • Asas hukum yang bersifat formal. misal: – Sesuai dg cita hukum dan norma fundamental – Sesuai prinsip2 negara hukum – Sesuai dg hukum dasar negara – Sesuai prinsip2 pemerintahan berdasar sistem konstitusi . misal – Tujuan yang jelas – Perlunya aturan – Organ/lembaga yang tepat – Materi muatan yang tepat – Dapat dilaksanakan • Asas hukum yang bersifat material. berkaitan dengan cara pembentukan dan bentuk peraturan per uu an. berkaitan dg isi atau materi per uuan.

Tiga pasang asas hukum menurut Paul Scholten: – Kepribadian dan persekutuan (persoonlijkheid en gemmenschap) – Persamaan dan kewibawaan (gelijkheid en gezag) – 2 pasang asas hk itu bernaung di bawah dan dikuasai oleh perbedaan antara baik dan jahat (de onderschiding van goed en kwaad) • Asas hukum khusus .Asas hk umum dan asas hk khusus • Asas hukum umum meliputi seluruh bidang hukum.

• Asas hukum khusus hanya meliputi bidangbidang hukum tertentu saja. misal – Hukum pidana material • Asas nullum delictum • Geen straf zonder schuld – Hukum pidana formal • Asas presumption of innocence • Asas opportunitas – Hukum perdata material • Asas kebebasan berkontrak atau • Pacta sunt servanda – Hukum perdata formal • asas hakim bersifat menunggu. . pasif • Audi et elteram partem dsb.

asas pemerintahan umum yang baik. antara lain: – asas kepastian hukum – Asas keseimbangan – Asas kesamaan – Asas bertindak cermat – Asas motivasi setiap putusan – Asas tidak mencampuradukkan kewenangan .• Hukum Internasioal – Asas kelangsungan negara – Asas penghormatan kemerdekaan negara – Asas non intervensi • Hukum Administrasi Negara.

Pembedaan lain • Asas hukum konstitutif • Asas hukum regulatif .

Konflik perundang-undangan • Asas lex specialis derogat lex generalis • Asas lex superior derogat lex inferior • Asas lex posteriori derogat lex priori .

• Dan jika hukum diberi makna himpunan peraturan yang bertujuan menciptakan tata tertib dalam masyarakat.Sistem hukum • Sistem adalah susunan yang terdiri atas bagianbagian saling berhubungan berdasarkan fungsinya yang membentuk satu kesatuan yang utuh untuk mencapai tujuan tertentu. . maka • Sistem hukum merupakan suatu susunan peraturan yang bertujuan menciptakan tata tertib dalam masyarakat yang terdiri atas bagian berdasarkan fungsinya dan membentuk satu kesatuan yang utuh.

• Salah satu ciri yang melekat pada sistem itu adalah adanya keserasian atau keharmonisan antar bagian yang ada dalam sistem itu. • Asas-asas yang terdapat dalam suatu sistem hukum inilah yang menyebabkan munculnya sistem hukum yang baru . • Munculnya sistem-sistem hukum dalam suatu negara didukung oleh adanya kenyataan ungkapan ubi societas ubi ius. • Setiap sistem mengandung beberapa asas yang menjadi pedoman dalam pembentukannya dan dapat dikatakan bahwa suatu sistem tidak terlepas dari asas-asas yang mendukungnya.

Unsur sistem hukum Masing-masing sistem hukum sebagai satu kesatuan utuh tentang hukum mempunyai unsur-unsur: • Masyarakat hukum • Struktur hukum • Budaya atau kultur hukum • konsep atau pengertian hukum • Sifat hukum • Penerapan hukum dsb. Unsur-unsur sistem hukum yang berbeda ini mengakibatkan adanya sistem2 hukum yg berbeda .

Macam sistem hukum • Sistem hukum Eropa Kontinental • Sistem hukum Anglo Saxon (Anglo Amerika) • Sistem hukum Adat • Sistem hukum Islam .

• Dalam perkembangannya Corpus Juris Civilis ini jadi dasar perumusan dan kodifikasi hukum di negara-negara Eropa daratan. dan juga Amerika Latin dan Asia termasuk Indonesia pada masa penjajahan pemerintah Belanda. Perancis Italia. seperti Jerman.Sistem hukum Eropa Kontinental • Civil Law System • Semula berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di Kekaisaran Romawi pada masa pemerintahan Kaisar Justinianus abad VI SM. Belanda. . yang merupakan kaidah hukum yg ada sebelum Justinianus yg kemudian disebut Corpus Juris Civilis.

Ini bisa dicapai dengan hukum yg tertulis.Prinsip-prinsip Sistem EK • Hukum memperoleh kekuatan mengikat karena diwujudkan dalam peraturan2 yg berbentuk UU dan tersusun secara sistematik dalam kodifikasi atau kompilasi tertentu. • Hakim tidak dapat leluasa untuk menciptakan hukum yg mempunyai kekuatan mengikat. hakim hanya menerapkan dan menafsirkan peraturan dalam batas wewenangnya.(Res ajudicata pro veritate habitur) . • Putusan hakim hanya mengikat para pihak yg berperkara. • Nilai utama yang merupakan tujuan hukum adalah kepastian hukum.

• Penggolongan hukum publik dan hukum privat.• Sumber hukum utama dalam sistem ini adalah UU yg dibentuk oleh kekuasaan legislatif. • Dalam perkembangan sekarang penggolongan ini sulit dipertahankan/ . Selain itu juga peraturan yang dibuat kekuasaan eksekutif berdarkan wewenangnya. dan juga kebiasaan2 yang hidup dlm masy selama tdk bertentangan dg UU.

Sistem hukum Anglo Saxon • Sistem ini mulai berkembang di Inggris pada abad XI yang sering disebut sistem Common Law atau Unwritten Law. kebiasaan2 dan peraturan tertulis. yaitu UU dan peraturan adm negara diakui walaupun banyak landasan sumber itu dari putusan pengadilan. Di samping itu. • Sumber hukum dalam sistem ini adalah putusan-putusan hakim/pengadilan (Judicial decisions). • Sumber hukum itu tidak tersusun secara sistematis dalam hirarkhi tertentu spt dlm sistem EK . Dalam perkembangannya melandasi hukum positif di negara2 Amerika Utara seperti Kanada. AS dan beberapa negara Asia yang termasuk negara persemakmuran Inggris dan Australia.

Jika tidak ada hakim dapat menetapkan putusan baru berdasar nilai keadilan. kebenaran dan akal sehat (common sense).• Peranan hakim tidak hanya bertugas menetapkan dan menafsirkan peraturan2 saja. Hanya pengertian hukum privat dalam sistem ini agak berbeda. Oleh karena itu disebut case law • Dalam perkembangannya sistem ini juga mengenal penggolongan hukum publik dan hukum privat (semula tidak). melainkan membentuk seluruh tata kehidupan masy (menciptakan prinsip2 hukum baru yang akan menjadi pegangan bagi hakim lain. yaitu kaidah-kaidah hak milik (law of property). law of contract dan law of tort. . law of persons. • Sistem ini menganut doktrin the doctrine of precedent/stare decisis. dalam memutuskan suatu perkara hakim harus mendasarkan putusannya pada prinsip hukum yang sudah ada dalam putusan lain dariperkara sejenis sebelumnya.

• Sumber hukumnya peraturan2 hukum yang tidak tertulis yang tumbuh berkembang dan dipertahankan dengan kesadaran hukum masyarakatnya. • Tipe bersifat tradisional dengan berpangkal pada kehendak nenek moyang. India. Ketertiban hukum diberikan penghormatan yang besar bagi kehendak suci nenek moyang. Jepang dsb • Istilahnya berasal dari bahasa Belanda “Adatrecht”. karena terjadi dalam situasi sosial tertentu.Sistem hukum Adat • Sistem ini hanya terdapat dalam lingkungan kehidupan sosial Indonesia dan negara-negara Asia lainnya seperti China. Perubahan itu kadang2 tidak diketahui dan bahkan tidak disadari. . • Perubahan tergantung dari kejadian2 dan keadaan hidup yang silih berganti.

yang meliputi hukum pertalian sanak. beda dg hukum tertulis. . dan hukum perhutangan (transaksi benda selain tanah) – Hukum adat mengenai delik. lalu hukum agraria.lambat laun dalam bidang hukum perdata hukum perhutangan adat. hukum tanah.• Dari sumber hukum tidak tertulis ini maka hukum adat dapat memperlihatkan kesanggupannya untuk menyesuaikan diri dan elastis. • Berdasar sumber dan tipe hukum adat. maka hukum adat tersusun dalam 3 kelompok: – Hukum adat mengenai tata negara – Hukum adat mengenai warga. • Yang berperan melaksanakan hukum adat adalah pengemuka adat melalui putusan2nya • Perubahan formal terjadi dalam penghapusan berlakunya hukum adat mengenai delik. serta 19 rechtkring di Indonesia.

• Berdasarkan sumber hukumnya. nikah dan jinayat. Indonesia? • Sumber hukumnya Qur`an. . terdiri:muamalat. Qias.Sistem hukum Islam • Semula dianut masyarakat arab. maka hukum dikelompokkan menjadi 2 yaitu: – Hukum rohaniah lazim disebut ibadat – Hukum duniawi. • Di beberapa negara Asia dan Afrika perkmbangannya sesuai dengan pembentukan negara itu yang berasaskan ajaran islam. Afrika. Eropa dan Amerika secara individual atau kelompok. Ijma. Sunah Nabi. kemudian berkembang ke negara2 lain di Asia.

Sistem hukum Indonesia ? .

• Pemikiran aliran atau mazhab-mazhab hukum ini tidak dapat dilepaskan dari pandangan-pandangan yang ada pada saat aliran-aliran itu dikemukakan. • Sebelum August Comte mengemukakan pandangannya tentang positivisme. Mazhab2 yang ada/dibangun setelah Comte sering disebut modern jurisprudence.Aliran-aliran hukum • Hukum sebagai sistem nilai dan hukum sebagai gejala sosial.Sedangkan hukum sbg gejala sosial memandang hukum dari luar. ilmu hukum didominasi oleh pandangan hukum alam yang dekat dengan filsafat hukum. Hukum sebagai sistem nilai mrp studi yang bersifat evaluatif menghubungkan hukum dengan etika dan moralitas. .

• Blackstone: hukum yg dibuat manusia dan perbuatan manusia tidak boleh bertentangan dengan hukum alam dan hukum pewahyuan. abadi.Aliran hukum alam • Hukum yang sesuai dengan alam. • Bersifat universal. Hukum yang dibangun berdasarkan alam dan bersumber pada pewahyuan. • Hukum dan moral tidak dapat dipisahkan. . • Menelaah hukum dari sisi keadilan yang mutlak.

Mr (Miss) Cossey adalah seorang pria meskipun ia telah operasi kelamin menjadi wanita. sehingga hukum tidak bisa mengubahnya menjadi wanita. secara alamiah ia adalah seorang pria. – Hukum Inggris tidak mengenal perkawinan sesama jenis Mr (Miss) Cossey menggugat Pemerintah ke Pengadilan. Privy Council menolak gugatannya dengan alasan. (Miss) Cossey • Pada tahun 1989. .Kasus Mr. Mr (Miss) Cossey seorang warga negara Inggris akan melangsungkan perkawinan dengan seorang pria Italia • Kantor Catatan Sipil Inggris menolak permohonan Mr (Miss) Cossey dengan pertimbangan: – Secara hukum.

persamaan. XVIII yang melihat akal pikiran (reason) sebagai pedoman untuk mengidentifikasi bentuk hukum yang ideal dan sempurna.Aliran sejarah/historis • Menolak para pemikir hukum alam abad XVII. • Abad rasionalisme dan hukum alam itu pada puncaknya revolusi Perancis 1789 dengan semboyan Liberte.Egalite. Fraternie (kebebasan. persaudaraan) • Inggris dan Jerman adalah negara2 yang paling menentang Revolusi Perancis • Para ahli hukum di Inggris menekankan nilai2 tradisi dan pertumbuhan hk secara evolusioner. .

jiwa bangsa. hukum berakar secara mendalam pada masa lalu suatu bangsa dan sumber yang sebenarnya adalah kepercayaan rakyat.• Di Jerman tokohnya F. Hukum merupakan produk dari kekuatan internal yang bekerja secara diam2. Yang menentukan hukum menurut Savigny adalah Volksgeist. . von Savigny. • hukum bukanlah sesuatu yang dibuat secara sengaja oleh pembuat UU. • Hukum ditentukan secara historis.C. kebiasaan dan kesadaran bersama bangsa.

. • Alam menempatkan manusia di bawah perintah kesenangan dan sengsara. • Utility Bentham. prinsip2 yang menyetujui atau menolak setiap tindakan apapun juga yang tampak memperbesar atau mengurangi kebahagian pihak yang berkepentingan. Kedua hal ini membimbing manusia mengenai apa yang harus dikerjakan dan apa yang harus dihindari. dan yang terkenal Jeremy Bentham. (perorangan atau masy) • Prinsip utility harus diarahkan untuk kebahagiaan perorangan atau masy yang berkepentingan.utilitarianisme • Pandangan utilitarianis ini telah nampak dari pendapat David Hume.

• Bentham menghendaki adanya liberalisme di bidang ekonomi (laissez faire) dan hak milik pribadi. . • The greatest happiness for the greatest people numbers.• Tugas pemerintah menurut Bentham adalah meningkatkan kebahagiaan masy dengan memperbesar kesukaan yang dapat dinikmati masy dan memungkinkan terciptanya keamanan dengan mengurangi sengsara.

legal positivism • Pelopor legal positivism adalah John Austin . metafisik (prinsip atau gagasan yang ada di bawah permukaan dan membangun kekuatan riil) dan positif (menolak konstruksi yg bersifat hipotetis dalam filsafat dan membatasi diri pada pengamatan empiris) • Pertengahan abad XIX positivisme masuk dalam semua cabang ilmu sosial.Positivisme • Evolusi pemikiran manusia. theologia (bersifat supernatural dan intervensi dari ilahi). termasuk hukum.

Demikian juga peraturan yang dikeluarkan organ adm berdasar delegasi wewenang. • Ajaran Austin ini juga disebut analytical jurisprudence atau analytical positivism. • Hukum positif tidak ada kaitannya dengan hukum yang ideal atau yang adil • Karakter esensial hukum positif adalah imperatif karena perintah penguasa (parlemen Inggris) • Akan tetapi menurut Austin. karena hakim menerima kewenangan dari negara. putusan pengadilan juga hukum positif. hukum tidak lain dari hukum positif dan hukum positif adalah hukum yang dibuat oleh penguasa.ini menerapkan prinsip utility Bentham. .• Menurut positivis.

seperti keadilan yang bersifat ideologis dan irasional. • Menurut Kkelsen. hukum itu tidak lain dari pengetahuan tentang norma. Suatu norma yang diderivasi dari norma yang lain. Dalam hirarkhi tersebut.Ajaran hukum murni • Die Reine Rechtlehre diajarkan oleh Hans Kelsen • Tujuannya untuk memisahkan atau mengeluarkan ellemen2 yang oleh Kelsen disebut sbg bersifat ideologis dari ilmu hukum. paling tinggi adalah Grundnorm di bawahnya norma2 dan sub-subnorma. Oleh karena itu Kelsen mengemukakan adanya hirarkhi norma yang di Indonesia di sebut Stuffentheorie. .

• Mazhab sosiologis ini perlu dibedakan dengan sosiologi hukum. yang pelopornya Eugen Ehrlich .W.Sociological jurisprudence • Sosiological jurisprudence didirikan oleh Roscoe Pound. Mazhab sosiologis masuk dalam ilmu hukum. yang oleh G.Paton disebut mazhab fungsional. Sedang sosiologi hukum merupakan bagian dari sosiologi yg tititk berat studinya adalah hukum dan masyarakat. Fokus kajiannya adalah hukum dan hanya mempertimbangkan masyarakat sejauh ada kaitannya dengan hukum. Sociological jurisprudence ini termasuk mazhab sosiologis.

lawyer hrs dpt melakukan penyesuaian dalam hukum dg kebutuhan yang ada dalam masy – Dengan analogi tersebut Pound berharap lawyer dan hakim dapat melepaskan sikapnya yang kaku dan mengadaptasi pandanganya dengan perubahan sosial yang ada. Ia membedakan kepentingan pribadi. • Ajaran Pound yang menonjol adalah law as a tool of social engineering. Ungkapan ini Pound menghendaki lawyer harus berperan seperti insinyur. .• Fungsi hukum menurut Pound adalah menseimbangkan kepentingan2 yang ada dalam hidup bermasyarakat. kepentingan publik (negara) dan kepentingan sosial. – Dalam proses interpretasi. Dengan ini: – Lawyer hrs dapat membuat gugatan dari bahan2 hukum yang begitu banyak dan bercampur baur.

Dalam peradilan ia mengingatkan adanya inarticulate major premise (premis mayor yang tidak dinyatakan). hukum harus dipisahkan secara ketat dari moral. • Tokohnya Oliver Wendell Holmes. pendekatan interaksional/mikro atau non doktrinal deduktif.Realisme hukum • Gerakan intelektual yang memperlakukan filsafat dan ilmu2 sosial bahkan logika sebagai studi yang bersifat empirik. nilai yang diperjuangkan adalah kemanfaatan . • Epistemologis. • Aksiologis.

• Gerakan ini sbg pewaris legal realism. tetapi lebih radikal dari realime hukum. hukum tidak lebih dari politik.Critical Legal Studies • Memperoleh momen pada tahun 1970an di AS. mereka menghendaki peranan lawyer secara radikal untuk menimbulkan perubahan ke arah cara masy memandang hukum. • Menurut CLS. . Hukum eksis sbg suatu ideologi. • Mengkritik pendidikan hukum sbg training bagi hirarkhi.

seperti RRC telah menjadi anggota WTO 10 Nopember 2001. Ini membuktikan bahwa CLS tidak lagi mempunyai dasar berpijak. Unger menghendaki adanya struktur yang bersifat non-struktur. buktinya negara sosialis. . • Apa yang diinginkan kaum CLS itu hanya angan2 belaka. Meskipun menyangkal dikatakan marxist.• Bahkan Roberto M. pandangan mereka sebenarnya sejalan dg kaum kiri. • Mereka terinspirasi oleh pikiran Habermas dan Herbert Marcuse yang sulit untuk tidak mengatakan bahwa mereka kaum Marxist yg tidak menghendaki adanya struktur dan bahkan hk harus diruntuhkan karena dianggap sbg alat kaum kapitalis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->