BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Dalam konteks Indonesia ini yang merupakan suatu Negara yang demokratis tentunya elemen masyarakat disini sangat berperan dalam pembangunan suatu Negara.Negara mempunyai hak dan kewajiban bagi warga negaranya begitu pula dengan warga negaranya juga mempunyai hak dan kewajiban terhadap Negaranya. Ada sebagian masyarakat yang merasa dirinya tidak tersentuh oleh pemerintah. Dalam artian pemerintah tidak membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya, tidak memperdulikan pendidikan dirinya dan keluraganya, tidak mengobati penyakit yang dideritanya dan lain sebagainya yang menggambarkan seakan-akan pemerintah tidak melihat penderitaan yang dirasakan mereka. Dengan demikian mereka menanyakan hak-hak mereka, akankah hak-hak mereka diabaikan begitu saja, atau jangan-jangan hal semacam itu memang bukan hak mereka? kalau memang bantuan pemerintah kepada mereka itu adalah hak yang harus diterima mereka mengapa bantuan itu belum juga datang? Selain mereka yang merasa hak-haknya sebagai warga negara belum didapat, ada juga orang-orang yang benar-benar hak mereka sebagai warga negara telah didapat, akan tetapi mereka tidak mau menunaikan kewajibannya sebagai warga negara. Mereka tidak mau membela negaranya diakala hak-hak negeri ini dirampas oleh negara sebrang, mereka tidak mau tahu dikala hak paten seni-seni kebudayaan Indonesia dibajak dan diakui oleh negara lain, dan bahkan mereka mengambil dan mencuri hak-hak rakyat jelata demi kepentingan perutnya sendiri. Sungguh masih banyak sekali fenoma-fenoma yang menimpa negeri ini. akankan ini terjadi karena kekurang pahaman masyarakat tentang Hak dan Kewajibannya sebagai warga negara? Seperti apakah hak dan kewajiban tersebut yang seharusnya dipertanggungjawabkan oleh masing-masing komponen tersebut. Dalam tulisan makalah ini akan mencoba menulis tentang hak dan kewajiban yang dilakukan oleh masing-masing komponen tersebut. Apakan hak dan kewajiban negara terhadap warga negaranya? Dan apa pula hak dan kewajiban warga negara terhadap negaranya? Negara merupakan alatdarimasyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam masyarakat, dan yang paling nampak adalah unsur-unsur dariNegara yang berupa rakyat, wilayah dan pemerintah.Salah satu unsur Negara adalah rakyat, rakyat yang tinggal di suatu Negara tersebut merupakan pendudukdariNegara yang bersangkutan.Warga Negara adalah bagiandaripenduduk suatu Negaranya. Tetapi seperti kita ketahui tidak sedikit pula yang bukan merupakan warga Negara bisa tinggal di suatu Negaralainyang bukan merupakan Negaranya. suatu Negara pasti mempunyai suatu undang-undang atau peraturan yang mengatur tentang kewarganegaraan. Peraturan tersebut memuat tentang siapa sajakah yang bisa dianggap sebagai warga Negara.DiIndonesia juga salah satu Negara yang mempunyai peraturan tentang kewarganegaraan tersebut. Maka dari itu dalam makalah ini akan coba dijelaskan secara rinci.

1

Pengertian Warga Negara. 3. rumusan masalah dan sistematika penulisan. 4. tujuan penulisan. 2.Menyajikan kesimpulan dan saran. Pengertian Kewajiban. TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan Makalah ini adalah: 1. Hak dan Kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945. Menyajikan latar belakang masalah. Untuk memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang Hak dan Kewajiban WNRI berdasarkan UUD 1945.B.BAB II : PENUTUP. kewajiban dan warga negara? Siapa saja yang bisa dikatakan sebagai warga negara Indonesia? Apa hak dan kewajiban warga negara sebagai anggota masyarakat? Pasal berapa pada UUD 1945 yang membahas tentang hak dan kewajiban WNRI? D. BAB II : PEMBAHASAN. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. 3. 1.Membahas tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai Anggota Masyarakat yang meliputi: Pengertian Hak. SISTEMATIKA PENULISAN Makalah ini disusun dengna sistematika pembahasan yang meliputi: BAB I : PENDAHULUAN. RUMUSAN MASALAH Adapun yang kami jelaskan di sini rumusan masalahnya sebagai berikut: Apa pengertian hak. 2. C. Asas Kewarganegaraan. 2 . Untuk mempelajari tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai Anggota Masyarakat.

Ada istilah rakyat. Warga negara artinya warga atau anggotadariorganisasi yg bernama negara. diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu.S Hikam (2000).Kewarganegaraan (citizenship) artinya keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara. penduduk dan warga negara. 2) Pengertian Kewajiban Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan (Prof. Warga mengandung arti peserta. bawahan atau kaula. warga negara adalah anggotadarisebuah komunitas yang membentuk itu sendiri. Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. PENGERTIAN HAK.Rakyat lebih merupakan konsep politis. A. 3) Pengertian Warga Negara Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. Sedangakn menurut Dr.BAB II HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA SEBAGAI ANGGOTA MASYARAKAT A. Penduduk adalahorang-orangyang bertempat tinggal di suatu wilayah negara dalam kurun waktu tertentu.Rakyat menunjuk padaorang-orangyang berada dibawah satu pemerintahan dan tunduk pada pemerintahan itu. dan sebagainya. 3 .Istilah rakyat umumnya dilawankan dengan penguasa. pendudukdarisebuah kota. sesama warga negara . membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaik-baiknya dan sebagainya. Adapun pengertian penduduk menurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. KEWAJIBAN DAN WARGA NEGARA 1) Pengertian Hak Hak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Adapun Prof. Pasal 26 menyatakan “warga Negara adalah bangsaIndonesiaasli dan bangsalainyang disahkan undang-undang sebagai warga Negara. Contohnya : melaksanakan tata tertib di sekolah. Dr. Dr. Beberap pengertian tentang warga Negara juaga diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945. hak mendapatkan nilai dari guru dan sebagainya. tempat kelahiran.orangsetanah air. Warga negara merupakan terjemahan katacitizens(bahasa Inggris) yang mempunyai arti warga negara. yang mempunyai hak dan kewajiban penuh sebagai seorang wargadariNegara itu.” Warga Negara dari suatu Negara merupakan suatu pendukung dan penanggung jawab kemajuan dan kemunduran suatu Negara. sesama penduduk. Notonagoro). Contohnya: hak mendapatkan pengajaran. Notonagoro mendefinisikannya sebagai berikut: “Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Pengertian warga Negara menurut Kamus Besar Indonesia(2002) adalah penduduk sebuah Negara atau bangsa bedasarkan keturunan . anggota atau wargadarisuatu organisasi atau perkumpulan.

Asas ini adalah asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang.B. Adalah asas yang dalam segala hal ikhwal yang berhubungan dengan warga negara harus menjamin. 9. Ius Sanguinisa adalahasaskewarganegaraan yang berdasarkan kewarganegaraan suatu negara.Seseorang tidak boleh memegang status dua kewarganegaraan. 4 .Pada saat anak-anak telah mencapai 18 tahun. Ius berarti hukum atau pedoman. dan memuliakan HAM pada umumnya dan hak warga negara pada khususnya. maka harus menentukan salah satu kewarganegaraannya. apabila seseorang berhak mendapatkan status kewarganegaraan karena kelahiran dan keturunan sekaligus. harus memilih salah satu. sedangkan Sanguinisdarikata Sanguis yang berarti darah atau keturunan. 10. 7. Adalah asas yang tidak membedakan perlakuan dalam segala hal ikhwal yang berhubungan dengan warga negara atas dasar suku ras. melindungi. agama. 11. 3. serta haris menjamin.Jadi Ius Soli adalah penentuan status kewarganegaraan berdasarkan tempat atau daerah kelahiran seseorang. AsasKelahiran (Ius Soli). Asas non-diskriminatif. jenis kelamin. Asaskebenaran substantive. tetapi juga disertai substansi dan syarat-syarat permohonan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. golongan. AsasKepentingan Nasional. AsasPerlindungan Maksimum. AsasKewarganegaraan Ganda Terbatas. Asas pengakuan dan penghormatan terhadap HAM. Adalah asas yang menentukan bahwa segala hal ikhwal yang berhubungan dengan warga negara harus dilakukan secara terbuka. Asas ini adalah asas yang menentukan kewarganegaraan ganda (lebih dari1 warga negara) bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU. 8. AsasKewarganegaraan Tunggal. melindungi. AsasKewarganegaraan Khusus. Setiaporangtidak dapat menjadi warga negara ganda atau lebihdari satu. sedangkan Solidarikata Solum yang berarti negeri. maka pada saat dewasa. 6. Adalah asas yang menentukan bahwa setiap warga negaraIndonesia mendapatkan perlakuan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan.Jadi. Adalah asas dimana prosedur kewarganegaraan seseorang tidak hanya bersifat administratif. baik di dalam maupun di luar negeri. Ius berarti hukum atau pedoman. yang bertekad mempertahankan kedaulatannya sebagai negara kesatuan yang memiliki cita-cita dan tujuannya sendiri. dan memuliakan HAM pada umumnya dan hak warga negara pada khususnya 12. 5. 4. AsasKeturunan (Ius Sanguinis). ASAS KEWARGANEGARAAN 1.Oleh sebab itu. Adalah asas yang menentukan bahwa pemerintah wajib memberikan perlingdungan penuh kepada setiap warga negaraIndonesia dalam keadaan apapun. 2. Asas keterbukaan. Asas persamaan didalam hukum dan pemerintahan. Adalah asas yang menentukan bahwa peraturan kewarganeraan mengutamakan kepentingan nasional Indonesia.

Di dalam asas ini. Konflik antara Ius Soli dan Ius Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan rangkap (bi-patride) atau tidak mempunya kewarganegaraan sama sekali (a-patride). siapa-siapa yang menjadi warga negara telah disebutkan di dalam pasal 26 UUD 1945. Naturalisasi atau pewarganegaraan.  Syarat-syarat mengenai kewarganeraan ditetapkan dengan undang-undang. Asas publisitas. Di dalam asas ini. seseorang memperoleh kewarganeraannya berdasarkan negara tempat di mana dia dilahirkan. yaitu: 1. apabila ayah itu pada waktu meninggal dunia warga negara RI. Di indonesia. yaitu:  Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis. tetapi tanpa meniadakan yang satu. dengan pengertian bahwa kewarganegaraan karena RI tersebut dimulai sejak adanya hubungan hukum kekeluargaan ini diadakan sebelum orang itu berumur 18 tahun. Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara. masih dibedakan lagi menjadi 2. yang pasal 1nya menyebutkan: Warga Negara Republik Indonesia adalah:  Orang-orang yang berdasarkan perundang-undangan dan/atau perjanjian-perjanjian dan/atau peraturan-peraturan yang berlaku sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 sudah warga negara Republik Indonesia. maka untuk menentukan kewarganegaraan seseorang digunakan 2 stel sel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas). .Hak Opsi : ialah hak untuk memiliki kewarganegaraan (pelaksanaan stelsel aktif). ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksana stelsel pasif). Kriterium kelahiran.  Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. digunakan 2 kriterium.  Anak yang lahir dalam 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia. meskipun orang tuanya bukan warga negara dari negara tersebut Kedua prinsip kewarganegaraan ini digunakan secara bersama dengan mengutamakan salah satu. seorang warga negara RI.  Orang yang pada waktu lahirnya mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya. atau sebelum ia kawin pada usia di bawah umur 18 tahun. Berhubungan dengan itu.13. Pelaksanaan kedua stelselo ini kita bedakan dalam: . adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat-syarat tertentu mempunyai kewarganeraan negara lain.Hak Reputasi. 5 . Pelaksanaan selanjutnya dari pasal 26 UUD 1945 ini diatur dalam UU Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Adalah asas yang menentukan bahwa seseorang yang memperoleh dan atau kehilangan kewarganegaraan RI akan diumumkan dalam berita negara RI agar masyarakat mengetahuinya. Berdasarkan kriterium ini. seseorang memperoleh kewarganegaraan suatu negara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya. yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. 2. di manapun ia dilahirkan. yaitu:  Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.

Sebagaimana telah diterangkan di atas dalam bab I huruf a yang menentukan status anak ialah ayahnya.  Karena dikabulkan permohonan. 12 tahun 2006.  Orang yang lahir di dalam wilayah RI selama kedua orang tuanya tidak diketahui.  Karena atau sebagai akibat dari perkawinan.  Orang yang lahir di dalam wilayah RI yang pada waktu lahirnya tidak mendapat kewarganegaraan ayah atau ibunya itu. Beberapa hal yang prinsip dari UU No. Anak baru turut kewarganegaraan ayahnya. d. jika kedua orang tuanya tidak mempunyai kewarganegaraan atau selama kewarganegaraan kedua orang tuanya tidak diketahui. UU No. Hubungan hukum kekeluargaan antara ibu dan anak selalu mengadakan hukum secara yuridis. c. Menjalankan ius soli supaya orang-orang yang lahir di Indonesia tidak ada yang tanpa kewarganegaraan. dan e. 6 .  Karena turut ayah/ibunya.  Karena pernyataan. Selanjutnya di dalam Penjelasan Umum UU No. Apabila tidak ada hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya atau apabila ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan ataupun (selama) tidak diketahui kewarganegaraannya. 62 Tahun 1958 tentang kewarganegaraan Indonesia telah diganti dengan UU No. jika ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau selama tidak diketahui kewarganegaraan ayahnya. maka barulah ibunya yang menentukan status anak itu. maka ia tidak turut kewarganegaraan ayahnya. Selanjutnya di dalam Penjelasan Pasal 1 UU Nomor 62 Tahun ini disebutkan b. 62 Tahun 1958 ini dikatakan bahwa kewarganegaraan RI diperoleh:  Karena kelahiran.  Orang yang memperoleh kewarganegaraan RI menurut aturan undangundang ini. apabila ia pada waktu itu tidak mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya.  Karena pewarganegaraan.  Orang yang pada waktu lahirnya ibunya warga negara RI. Orang yang pada waktu lahirnya ibunya warga negara RI.  Seseorang yang diketemukan di dalam wilayah RI selama tidak diketahui kedua orang tuanya.  Karena pengangkatan. 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan RI ini adalah: Pengertian warga Negara Indonesia ini adalah setiap yang berdasarkan peraturan perundang-undangan dan atau berdasarkan perjanjian pemerintah RI dengan Negara lain sebelum UU ini berlaku sudah menjadi warga Negara Indonesia. Sudah selayaknya keturunan warga negara RI adalah WNI.  Orang yang lahir di dalam wilayah RI. setelah ayah itu mengadakan hubungan hukum kekeluargaan dan apabila hubungan hukum itu baru diadakan setelah anak itu menjadi dewasa.

belum berusia 18 (delapan belas)tahun dan belum kawin diakui secara sah oleh ayahnyayang berkewarganegaraan asing tetap diakui sebagaiWarga Negara Indonesia.Pasal 4 dari UU ini menyebutkan Warga Negara Indonesia adalah:  Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundangundangan dan/atau berdasarkan perjanjian Pemerintah Republik Indonesia dengan negara lain sebelum UndangUndang ini berlaku sudah menjadi Warga Negara Indonesia. 7 .  Anak yang dilahirkan di luar wilayah negara Republik Indonesia dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan. kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.  Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu warga negara asing yang diakui oleh seorang ayah Warga Negara Indonesia sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 (delapan belas) tahun atau belum kawin. tetapi ayahnya tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum negara asal ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut.  Anak Warga Negara Indonesia yang belum berusia 5(lima) tahun diangkat secara sah sebagai anak oleh warganegara asing berdasarkan penetapan pengadilan tetapdiakui sebagai Warga Negara Indonesia.  Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak mempunyai kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya.  Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah Negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui. Pasal 5 :  Anak Warga Negara Indonesia yang lahir di luarperkawinan yang sah.  Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu Warga Negara Indonesia.  Anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya.  Anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari seorang ibu Warga Negara Indonesia.  Anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 (tiga ratus) hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah dan ayahnya Warga Negara Indonesia.  Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah warga negara asing dan ibu Warga Negara Indonesia.  Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu Warga Negara Indonesia.  Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah Warga Negara Indonesia dan ibu warga negara asing.  Anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya.

12 tahun 2006 dalam pasal 8 dan 9 yaitu: Pasal 8 Kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh melalui pewarganegaraan. tidak menjadi berkewarganegaraan ganda.  Sehat jasmani dan rohani. SYARAT DAN TATA CARA MEMPEROLEH KEWARGANEGARAAN INDONESIA. Masalah status kewarganegaraan kadang timbul kasus bipatride dan apatride.  Jika dengan memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia.  Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima ) tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut.  Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara. 8 .  Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun atau lebih. Pasal 9 Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan sebagai berikut:  Telah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin. ataupun orang asing yang ingin memperoleh status kewarganegaraan Indonesia.  Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap.C. Syara-syaratnya telah diatur dalam dalam UU No.  Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Budi.Sedangkan hak pasif adalah seseorang ang tidak mau diwarganegarakan oleh suatu Negara tau tidak mau diberi statsus warga Negara suatu Negara. Apatride ( tanpa kewarganegaraan ) timbul apabila menurut peraturan kewarganegaraan. b) Bipatride.Kemudian lahirlah anak mereka. yaitu seseorang (penduduk) yang tinggal diperbatasan antara dua negara. Budi tidak diakui sebagai warganegaranya. Bipatride adalah seseorang yang memiliki dua kewarganegaraan. Budi tidak diakui sebagai warganegaranya. sehingga mengakibatkan terjadinya beberapa kemungkinan berikut : a) Apatride.Oleh karena itu. Dengan demikian Dani mempunyai status dua kewarganegaraan atau Bipatride. Misalnya. Kemudian lahirlah anak mereka. mengajukan permohonan. Menurut negara A yang menganut asas ius-sanguinis. Begitu pula menurut negara B.D. Menurut negara B yang menganut asas ius-soli. Adalah suatu perbuatan hukum yang dapat menyebabkan seseorang memperoleh status kewarganegaraan.Demikian pula dengan orang yang menalami kasus bipatride maka dia harus menolak salah satu dari dua kewarganegaraan.Bipatride ( dwi kenegaraan ) timbul apabila menurut peraturan dari dua negara terkait seseorang dianggap sebagai warganegara kedua negara itu. Dengan demilian Budi tidak mempunyai kewarganegaraan atau Apatride. maka yang bersangkutan menggunakan hak repudiasi yaitu hak untuk menolak pemberian kewarganegaraan tersebut. apabila seseorang mengalami kasus aptride. Mereka berdomisili di negasa A yang berasas ius-sanguinis. memilih/menolak status kewarganegaraan. Seseorang yang memiliki lebih dari dua status kewarganegaraan. Negara A menganut asas ius-sanguinis dan negara B menganut asas ius-soli. misalnya seseorang memperoleh status kewarganegaraan akibat dari pernikahan. c) Multipatride. Menurut negara A. Adi dan Ani adalah suami isteri yang berstatus warga negara A namum mereka berdomisili di negara B. yaitu seseorang yang dapat menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak untuk menjadi warga Negara dari suatu Negara. karena lahir di negara lain. seseorang tidak diakui sebagai warganegara dari negara manapun. setelah berumur 18 tahun dia bebas memilih kewarganegaraannya dengan jalan naturalisasi. karena tempat kelahirannya adalah negara B. Seseorang tidak diberikan berkwarganegaraan ganda. MASALAH STATUS KEWARGANEGARAAN Masalah status kewarganegaraan seseorang akan muncul apabila asas kewarganegaraan tersebut di atas diterapkan secara tegas dalam sebuah negara. Dani. Dani adalah warga negaranya karena mengikuti kewarganegaraan orang tuanya. d) Naturalisasi.Naturalisasi ada yang bersifat aktif. Misalnya Agus dan Ira adalah suami isteri yang berstatus ius-soli. Dani juga warga negaranya. 9 . karena orang tuanya bukan warganegasa.

yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri.Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju.Kewarganegaraan memiliki keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan anatara negara dengan warga negara. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. 10 . Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik.Warga negara adalah bagian dari penduduk suatu negara. Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan.Salah satu unsur negara adalah rakyat. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya.Rakyat yang tinggal diwilayah negara menjadi penduduk negara yang bersangkutan. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban.Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengan kita. maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. HAK DAN KEWAJIBAN WNRI BERDASARKAN UUD 1945 Negara sebagai suatu entitas adalah abstrak. syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang.E. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya. Setiap warga Negara memiliki hak dan kewajiban. Oleh karena itu. maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban.Kedudukannya sebagai warga negara menciptakan hubungan berupa peranan.Sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya.Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. dan sebagainya. Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi. walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini.Kewarganegaraan adalah segala hal ihlawal yang berhubungan dengan negara. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul. kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini dan merubahnya untuk mendapatkan hak-hak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Warga negara memiliki hubungan dengan negaranya. Jika keadaannya seperti ini. dan pemerintah. yang tampak adalah unsur-unsur negara yang berupa rakyat. mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan. wilayah. Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak.

Pengertian kewarganegaraan dapat dibedakan dalam arti : 1) Yuridis dan Sosiologis. (pasal 28I ayat 1). perlindungan.  Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Kewajiban Warga Negara Indonesia :  Wajib menaati hukum dan pemerintahan. (pasal 28C ayat 1)  Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat. bangsa. dan negaranya. hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani. atau segala hal yang berhubungan dengan warga negara.  Bukan Penduduk adalah orang-orang asing yang tinggal dalam negara bersifat sementara sesuai dengan visa.”(pasal 28A).  Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. 11 . dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Istilah Kewarganegaraan (citizenship) memiliki arti keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara.Menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945:  Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Hak Warga Negara Indonesia :  Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).  Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup. dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum. ilmu pengetahuan dan teknologi. dan Berkembang”Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahandan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. hak untuk tidak diperbudak.  Hak atas pengakuan.hak beragama.hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum. (pasal 28C ayat 2).(pasal 28D ayat 1). tumbuh. hak untuk tidak disiksa.  Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1). seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. dan 2) Formil dan Materiil. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup. jaminan.  Hak atas kelangsungan hidup.

keamanan. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 31 UUD 1945.setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral. Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. nilai-nilai agama. 2.”  Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis. Pasal 28J ayat 1 mengatakan: Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain  Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role). menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.” Hak dan kewajiban warga negara : 1. 12 .

 Jujur.  Melakukan diskusi dan dialog. Sifat ini adalah sikap dan perilaku yang berdasarkan data dan fakta yang sah dan akurat Sedangkan karakteristik warga negara yang mandiri meliputi :     Memiliki kemandirian.  Adil. Sifat ini adalah pola dan perilaku yang berdasarkan rasio atau akal pikiran yang sehat. Menghormati martabat manusia dan kehormatan pribadi.  Bersikap kritis.  Bersifat terbuka. politik dan ekonomi sebagai warga Negara. Sifat ini adalah sikap dan perilaku sopan santun. 13 . KARATERISTIK WARGA NEGARA YANG BERTANGGUNGJAWAB Karakteristik adalah sejumlah sifat atau tabiat yang harus dimiliki oleh warga negara Indonesia. sehingga muncul suatu identitas yang mudah dikenali sebagai warga negara. Berpartisipasi dalam urusan kemasyarakatan dengan pikiran dan sikap yang santun mendorong berfungsinya demokrasi konstitusional yang sehat. Sifat ini adalah sikap dan perilaku menghormati persamaan derajat dan martabat kemanusiaan. ramah tamah dan melaksanakan semua tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sejumlah sifat dan karakter warga negara Indonesia adalah sebagai berikut :  Memiliki rasa hormat dan bertanggung jawab.F. Sikap ini adalah sikap dan perilaku yang berdasarkan data dan fakta yang valid (sah) serta argumentasi yang akurat. Sifat ini adalah sikap dan perilaku yang transpran serta terbuka. Memiliki tanggung jawab pribadi. sejauh masalah tersebut tidak bersifat rahasia.  Rasional. Sifat ini adalah sikap dan perilaku dalam menyelesaikan masalah (problem solving) hendaknya dilakukan dengan pola diskusi dan dialog untuk mencari kesamaan pemikiran terhadap penyelesaian masalah yang dihadapi.

2. Naturalisasi atau pewarganegaraan. maka sepatutnya kita menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara. masih dibedakan lagi menjadi 2. adapun bunyinya sebagai berikut:  Pasal 27 (1) : Segala Warga negarawajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya  Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak ikut serta dalam usaha pembelaan Negara B. jika ada hak-hak yang belum kita dapatkan. kita bisa memperjuangkannya. Kriterium kelahiran. Adapun pengertian penduduk menurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan. jika hak-hak sebagai warga negara telah kita terima. Warga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. yaitu: 1. Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. kemakmuran. ikut andil dalam mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif yang bisa memajukan bangsa ini. digunakan 2 kriterium. 14 . maksudnya dikala hak-hak kita sebagai warga negara telah didapatkan. Berdasarkan kriterium ini. SARAN Dengan ditulisnya makalah yang menjelaskan tentang Hak dan Kewajiban Warga Negara Sebagai Anggota Masyarakat ini. Adapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara. Dengan demikian.  Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. Kedua harus menyatu. Begitu juga sebaliknya. Sehingga. Hak-Hak kita warga negara sebagai anggota masyarakat telah tercantum dalam Undang-Undang Dasar sebagai berikut :  Pasal 27 (2) : Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupannya yang layak bagi kemanusiaan  Pasal 30 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak ikut serta dalam usaha pembelaan Negara  Pasal 31 (1) : Tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran Di samping adanya pasal-pasal yang menyebutkan tentang hak-hak warga negara. negeri ini akan maju dan penuh dengan keadilan. aman dan sejahtera. semoga kita semua bisa benar-benar memahami tentang apa yang seharusnya kita dapatkan sebagai warga negara di negeri ini. maka kita juga harus menenuaikan kewajiban kita kepada negara seperti: membela negara.BAB III PENUTUP A. diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. yaitu:  Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula Ius Sanguinis. KESIMPULAN Hak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. adalah suatu proses hukum yang menyebabkan seseorang dengan syarat-syarat tertentu mempunyai kewarganeraan negara lain. di Undang-Undang Dasar juga terdapat di dalamnya tentang kewajiban-kewajiban kita warga negara sebagai anggota masyarkat.

DAFTAR PUSTAKA Prof. http://www.Si. DR.wordpress. Achmad Zubaidi.com/2009/07/mengembalik an-hak-hak-warga-negara/ .com/2010/03/07/hak-dan-kewajiban-warga-negara-indonesia-denganuud-45/ http://one. dan Drs. M.pdfhttp://netsains. H.infid. http://heyratna.org/newinfid/files/penggusurandki. Kaelani. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. M. Penerbit Paradigma: Yogyakarta 2007.S. H.com/node/3291 15 .indoskripsi.