P. 1
Contoh Kasus LUPUS

Contoh Kasus LUPUS

|Views: 702|Likes:

More info:

Published by: Barbara YesiCa Brianti on Oct 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2014

pdf

text

original

Contoh Kasus

Nama Pasien : Sinta Ridwan Jenis Kelamin : Perempuan Umur : 20 th
Pemeriksaan HEMATOLOGI Hemoglobin Leukosit Trombosit Hematokrit Diff coun't (TH-1) Neutrofil Lymphosit Monosit Eosinofil Basofil Hasil 6,6 4,4 433 26 53 39 5 2 1 Nilai Rujukan 12 -16 gr/dl 4,8-10,8 / mm3 15-450/ mm3 37-47 % 40-74 % 19-48% 2-8% 0-7% 0-1,5 %

Dari Hasil pemeriksaan lab diatas diketahui nilai Hemoglobin, Leukosit dan Hematokrit yang berada di bawah rata-rata.  Kelainan pertama Nilai HB normal adalah 12-16 gr/dl , sedangkan HB yang dimiliki oleh Nn.Sinta adalah 6,6 gr/dl. Dilihat dari hasil pemeriksaan hematologi penurunan HB menunjukan bahwa pasien memiliki anemia yaitu kurang butir-butir darah merah pada tubuh Nn.Sinta.  Kelainan kedua adalah Leukositnya dimana, Nilai Leukosit normal adalah 4,8-10,8 mm3 sedangkan yang dimiliki oleh Nn.Sinta adalah 4,4 mm3. Dilihat dari hasil pemeriksaan hematologi penurunan jumlah leukosit dapat terjadi pada penderita infeksi virus dan SLE (Sistemic Lupus Eryhmatosus).  Kelainan ketiga adalah Nilai Hematokrit dimana nilai hematokrit normal adalah 37-47 % sedangkan hematokrit dalam tubuh Nn.Sinta adalah 26 %. Dilihat dari hasil pemeriksaan hematologi Penurunan nilai HMTmenunjukan bahwa pasien diketahui menderita anemia, leukimia, SLE(Sistemic Lupus Eryhmatosus), Arthritis Rheumatoid. Keluhan yang sering dialami oleh Nn.Sinta adalah Nyeri pada sendi-sendi, Mudah lelah, Mudah terkena demam. Maka dari pemeriksaan diatas dapat disimpulkan, bahwa Nn.Sinta menderita Lupus erimatosis sistemik disertai dengan anemia dan rheumatoid artritis. Ini dilihat dari ciri-ciri yang diderita oleh Nn. Sinta berupa Nyeri pada sendi-sendi, Mudah lelah, Mudah terkena demam. Dimana pada penderita Lupus, tubuh menjadi overacting terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Dengan demikian, Lupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan kekebalan tubuh berlebihan). Biasanya penderita lupus diberikan obat-obatan steroid seperti methyl prednisolon yang dikombinasikan dengan asam folat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->