P. 1
Normalkah Tumbuh-kembang Anak

Normalkah Tumbuh-kembang Anak

|Views: 35|Likes:
Published by Rang Pasaman

More info:

Published by: Rang Pasaman on Oct 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/17/2013

pdf

text

original

Normalkah Tumbuh Kembang Anak Saya ?

Eva Chundrayetti Sub-bagian Tumbuh-Kembang / Pedsos Bagian IKA RS.Dr.M.Djamil / FK Unand Padang Pendahuluan Anak adalah setiap manusia yang berusia dibawah 18 tahun termasuk yang masih berada dalam kandungan. Anak ini memiliki suatu ciri yang khas yang merupakan proses utama dalam kehidupan seorang anak yaitu selalu Tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai berakhirnya masa remaja. Hal ini yang membedakan anak dengan orang dewasa. Jadi anak tidak bisa diidentikkan dewasa dalam bentuk kecil, oleh karena anak mempunyai cirri khas yang berbeda dengan orang dewasa baik anatomi,fisiologi maupun biokimia. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua hal yang berbeda namun saling berkaitan Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebahagian atau keseluruhan. Jadi bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, merupakan sederetan perubahan fungsi organ tubuh yang berkelanjutan, yang merupakan hasil interaksi kematangan susunan syaraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya meliputi bertambahnya kemampuan gerak kasar ,gerak halus, kemandirian bicara dan bahasa, kemandirian, sosial dan emosi. Kesemua fungsi tersebut berperan penting dalam kehidupan manusia yang utuh. Jadi bersifat kualitatif yang pengukuran jauh lebih sulit dari pada pengukuran pertumbuhan. Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan mempunyai dampak terhadap aspek fisik sedangakan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ / individu. Walaupun demikian kedua peristiwa terjadi secara sinkron pada setiap individu. Sedangkan untuk tercapainya tumbuh kembang yang optimal tergantung pada tercapainya potensi biologik sesorang yang merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor genetik, lingkungan bio-fisiko-psiko-sosial dan perilaku . Proses yang unik dan hasil akhir yang berbeda-beda yang memberikan ciri tersendiri pada setiap anak Tumbuh-kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan bekesinambungan dimulai sejak konsepsi sampai dewasa, walaupun terdapat beberapa bervariasi akan tetapi setiap anak akan melewati suatu pola tertentu yang merupakan pola tahap-tahap tumbuhkembang. Tahapan terpenting adalah masa 3 tahun pertama, karena pada masa tersebut tumbuh kembang berlangsung dengan pesat dan menentukan masa depan anak kelak. Berbagai masalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan dapat terjadi. Untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu pertumbuhan-perkembangan anak yang normal, agar dapat mengetahui normal atau tidaknya mengenai pertumbuhan dan perkembangan seorang anak sehingga dapat dilakukan Deteksi dini dan Intervensi dini dari gangguan tumbuhkembang tersebut sehingga sangat membantu agar tumbuh-kembang anak tetap berlangsung optimal Faktor-faktor yang mempengaruhi

Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi genetik.dll. Faktor luar (eksternal / lingkungan ) Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. suku bangsa. endoktrin. rekreasi dan lain sebagainya. terutama pada tahun-tahun pertama kehidupan dimana anak sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama pertumbuhan otak.toksin/zat kimia. baik ditinjau dari segi kesehatan fisis dan psikis. lingkungan pasca natal: Gizi. Untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas dimasa yang akan datang maka anak perlu dipersiapkan lingkungan yang baik agar anak bisa tumbuh dan berkembang se optimal mungkin sesuai dengan kemampuannya.dll. dll. Potensi genetik yang bermutu hedaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal 2. hormon.Obata-obatan. sedangkan yang kurang akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan. penyakit kronis. Jadi dapat dikatakan nutrisi . merupakan kebutuhan ” asuh ” yang terpenting. Kebutuhan dasar anak ini secara garis besar dikelompokan kedalam 3 kelompok yaitu : 1. lingkungan pranatal seperti gizi. Sampai umur 6 bulan Air Susu Ibu ( ASI ) adalah makanan ideal untuk bayi. psikologis ibu. sandang.Pada umumnya anak mempunyai pola pertumbuhan dan perkembangan yang normal dan ini merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembanagan anak. Kualitas anak masa kini merupakan penentu kualitas Sumber daya manusia (SDM) di masa yang akan datang . kelainan kongenital. asfiksia. Keberhasilan perkembangan anak ditentukan oleh keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan otak. juga mempengaruhi perkembangan otak.pangan. Stimulasi. Pembangunan manusia masa depan dimulai dengan pembinaan anak masa sekarang. jenis kelamin. psikologis.radiasi. faktor dalam (genetik / internal ) Merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh –kembang anak. . kelahiran (natal) : seperti trauma. termasuk faktor genetik anatara laian adalah berbagai faktor bawaan yang normal maupun patologik. Asi mempunyai kadar laktosa tinggi yang diperlukan otak bayi. Kebutuhan fisis-biomedis ( asuh ) Yaitu kebutuhan antara lain : Nutrisi yang adekuat dan seimbang. pengobatan. infeksi sosio-ekonomi. Kebutuhan asuh yang lain adalah perawatan kesehatan dasar seperti Imunisasi. dan pemberian makanan tambahan yang tepat akan memberikan hasil yang lebih baik bagi pertumbuhan anak. Lingkungan ini terbagi atas: a. Kebutuhan dasar anak. lingkungan ini yang akan memberikan segala macam kebutuhan yang merupakan kebutuhan dasar yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang. b. selain mempengaruhi pertumbuhan. Namun demikian akan lebih sempurna apabila makanan tambahan yang diberikan dalam bentuk yang seimbang. dll c. penyakit infeksi. Faktor –faktor tersebut dapat dibagi atas 2 bagian yaitu : 1.

penglihatan.2. Kebutuhan akan kasih sayang / emosi (asih ) Kebutuhan ini meliputi ” Kasih orang tua ”. setiap hari untuk mengaktifkan neuro-neuron yang membentuk sirkuit-sirkuit sistim sensorik ( pendengaran. Bayi yang normal biasanya akan mulai menampakkan rasa cemas bila ditinggalkan ibunya pada umur antara 7 sampai 9 bulan. . berulang. masa sekolah ata masa pre pubertas ( perempuan: 6 – 10 tahun dan lakilaki:8 – 12 tahun ) 3. masa bayi dini ( 1 – 12 bulan )dan masa bayi lanjut ( 1 – 2 tahun ) c. yang hidup rukun berbahagia dan sejahtera yang memberi bimbingan . pengecapan ). kreatifitas. masa neonatal ( 0 -28 hari) b. kognitif (berfikir . Masa pranatal atau masa intra uterin Masa ini ada dua periode yaitu masa embrio yaitu sejak konsepsi sampai umur kehamilan 8 minggu dan masa fetus sejak kehamilan 9 minggu sampai kelahiran 2. Pembauan. Masa postnatal (setelah lahir) Terdiri dari beberapa periode a. perasaan aman kepada anak merupakan salah satu kebutuhan yang diperlukan anak untuk tumbuh dan berkembang seoptimal mungkin. kecerdasan ). Hubungan antara ibu dan anak pada dua tahun pertama dalam kehidupan sianak harus cukup memberikan kepercayaan pada si anak. Stimulasi harus dilaksanakan dengan penuh perhatian dan kasih sayang. masa pra sekolah ( 2.mental maupun sosial emosi yang disebut ” Sindrom Deprivasi Maternal ” 3. Kebutuhan latihan / rangsangan ( asah ) Stimulasi dini adalah rangsangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir. lali-laki: 12 – 20 tahun) TUMBUH KEMBANG TAHUN PERTAMA. perabaan. kemandirian. Masa adaolesensi atau masa remaja ( wanita: 10 18 Tahun. Anak yang banyak mendapat stimulasi yang terarah akan cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau bahkan tidak mendapat stimulasi. emosi sosial.6 tahun ) d. kepemimpinan bahkan moral spiritual. Tahapan Tumbuh-Kembang Walaupun terdapat beberapa variasi akan tetapi setiap anak akan melewati suatu pola tertentu yang merupakan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut: 1. perlindungan. Kekurangan kasih sayang ibu pada tahun-tahun pertama kehidupan mempunyai dampak negatif pada tumbuh kembang anak baik fisik . akan tetapi bila berlebihan dapat menyebabkan anak menjadi manja. komunikasi ( bicara dan bahasa ). gerakan ( gerakan kasar dan halus ).

lingkar dada berukuran agak kecil dari ukuran lingkar kepala. Kemampuan mengelola gerakan bola mata untuk memfiksasi atau mengikuti suatu objek.9. tulus ikhlas. Dengan menarik kedua tangannya secara pelan. sedang kan pada posisi telentang lebih menyukai sikap dengan letak kepala dimiringkan kesamping ( sikap leher kaku ). gigi seri lateral bawah. kerelaan dan kasih sayang. khususnya pengelolaan gerakan kepala adalah sejak lahir pada posisi telungkup diatas alas yang keras. Umumnya ketika berumur 1 tahun anak mempunyai 6-8 gigi. tetapi kadang-kadang hanya 2 buah walaupun tanpa disertai kelainan pertumbuhan. panjang badan bertambah 25 – 30 cm dalam tahun pertama. kemajuan perkembangan seorang bayi dalam waktu 3 bulan ini cukup cepat. kemudian mengimbanginya dan mengikutinya ketika ada gerak langkah bayi dan posisi kepala biasanya dalam keadaan fleksi. (3). Reflek jalan telah nampak sejak lahir. Kemampuan intelektual dan neurologik yang dapat ditemui. kekurangan atau keterlambatan memberikan perawatan tersebut akan menimbulkan dampak negatif dimasa mendatang berupa sifat penarikan diri. yang dapat dilihat bila kedua tangan pemeriksa memegang dada bayi didaerah ketiak dalam posisi berdiri . dengan nada vokal pada umur 8 minggu. (4). bayi telah dapat memutar kepalanya pada satu sisi. yang terujud antara umur 3-5 minggu. diantaranya meliputi : (1). TUMBUH KEMBANG 3 BULAN PERTAMA Dengan terjalinnya hubungan intelektual dan yang baik sosial antara ibu dan anak. gigi seri lateral atas. geraham susu pertama gigi taring dan gerham susu kedua. Pada umur 12 minggu gerak ikut kepala tersebut membaik. kemudian secara berurutan gigi seri tengah atas . pada gerakan bangun dari posisi tidur telentang menjadi posisi duduk tegak. Erupsi gigi susu pertama terjadi pada umur 5-9 bulan dengan diawali oleh keluarnya gigi seri tengah bawah. Fontanel posterior biasanya telah menutup pada umur 4 bulan. Kemampuan untuk melakukan senyum naluri. lingkar kepala yang waktu lahir berukuran rata-rata 34 – 35 cm bertanbah menjadi 44 cm pada umur 6 bulan dan 47 cm pada umur 1 tahun. Timbulnya rasa aman yang berkembang optimal seandainya perawatan diberikan dengan penuh keyakinan. kecemasan atau permusuhan. Ciri lainnya adalah adanya penambahan jaringan subkutan terutama pada bulan pertama dan puncaknya pada bulan ke.kemudian bersuara disertai rasa gembira dan kepuasan pada umur 12 minggu. walaupun pada posisi duduk masih terkulai kedepan. seorang bayi yang belum memperlihatkan senyuman tersebut pada umur 8 – 12 minggu perlu di teliti lebih lanjut terhadap kemungkinan penyimpangan perilaku. (5). disertai faktor lingkungan yang menujang. Fontanel anterior yang biasanya berukuran 3 x 3 cm waktu lair. kemudian pada umur 4 minggu dalam keadaan telungkup ia dapat mengangkat kepalanya . menjadi agak lebih lebar sampai umur 6 bulan. Kemampuan untu bersuara. Reflek genggam timbul sejak lahir dan akan menghilang sekitar umur 8 minggu. tetapi waktu umur 1 tahun keduanya berukuran sama. .Hampir semua bayi cukup bulan menunjukan karakteristik ukuran perumbuhan sebagai berikut : berat badan menjadi dua kali lipat BB lahir pada waktu umur 5 bulan dan 3 kali lipat pada waktu berumur 1 tahun . nada suara yang lemah akan dikeluarkan pada umur 4 minggu. nampak adanya kelambanan gerak kepala mengikuti gerak bangun tersebut. (2). Kemampuan mengenal dan membedakan seseorang atau benda.

gerak genggam ini akan bersifat lebih aktif sehingga pada umur 12 minggu bayi mencoba memegang benda yang diberikan ke padanya. terutama bila dalam pangkuan ibunya akan mulai menunjukan kecemasan nya bila seseorang asing mendekatinya . bayi juga sudah mampu duduk sendiri sambil bersandar kedepan dengan tangan nya atau dengan mempergunakan kekuatan panggul. Untuk ini diperlukan gerak merayap atau merangkak yang biasanya berkembang menjelang umur 9 bulan. disertai letak lengan dan kaki yang lebih simetris. Pada umur 5 bulan kedudukan kepala lurus.maka letak kepala lebih kearah garis tengah. Dengan leher yang sudah kuat ini ia mulai mampu membalikan badannya. . TUMBUH KEMBANG UMUR 3 – 6 BULAN Dalam posisi telungkup pada alas yang keras . sehingga dapat memperluas jangkauan tangannya untuk mencapai benda yang dikehendakinya . Senyumnya merupakan dorongan untuk terjadinya pertukaran hubungan sosial. Pada umur 3-4 bulan nampak sikap telentang bayi sebagai berikut . semula dari posisi telungkup keposisi teletang. karena sikap leher kaku mulai menghilang. hubungan sosial yang baru akan dapat diterimanya. Pada umur 4 – 5 bulan ini bayi akan lebih senang bila dipangku tegak. ketika duduk tegak letak kepala sudah lebih kuat meskipun masih agak terkulai. TUMBUH KEMBANG UMUR 6 – 12 BULAN Anak menjelang usia 6 bulan dalam posisi telentang mampu mengangkat kepalanya dengan fleksi dan perhatiannya makin tertarik pada kakinya. Pada umur 4 bulan tidak nampak lagi kelambatan gerak kepala pada posisi bangun. Misalnya mainan yang berbunyi dan memindahkan dari satu tangan ke tangan lainnya . tetapi bila ia tinggal sendiri dengan orang yang asing baginya.Setelah usia ini bersamaan dengan lebih matangnya fungsi gerak mata. dalam usia 6 – 6 1/2 bulan kebanyakan bayi dapat mengenggam benda yang berukuran besar. Menjelang umur 7 bulan bayi dalam posisi telungkup mampu mengikuti benda dengan gerak memutar. bayi berumur 3 bulan umumnya dapat mengangkat kepala beserta dadanya dengan melakukan gerak ekstensinya sambil menekankan kedua tangan nya . tegak dan stabil. misalnya mainan yang berdering. sikap kedua tangan pada garis tengah atau diletakan diatas mulut. Pada umur 8 – 9 bulan ia dapat duduk sendiri tanpa bantuan dan akan mempertahankan dengan punggung tegak. kemudian pada umur 9 bulan dapat melangkah sambil berpegangan. Pada posisi berdiri ia sering melipatkan lututnya sesaat kemudian meluruskan kembali. Sejak umur 4 bulan ini mulai tertarik dan lebih mahir berhubungan dengan berbagai benda disekitarnya. selama tangannya dipegang seringkali mampu berdiri sesaat dengan stabil. tetapi tidak akan dapat mencapainya bila benda terletak diluar jankauannya. serta akan berusaha menariknya menuju garis tengah atau mulutnya untuk dipermainkan dengan menjilat-jilat atau di gigitnya. Ketika berumur 6 bulan ia mampu mengubah dan menambah lingkup orientasi kesekitarnya. kemudian sebaliknya. Menjelang akhir bulan ke 6 bayi normal dapat melakukan pilihan untuk hubungan sosial sesearang yang paling banyak memberikan kasih sayangnya. Perkembangan emosi dijumpai lebih erat nya hubungan bayi dengan benda dan orang sekitarnya.

Antara umur 6 – 9 bulan kemampuan genggam telapak tangan radial lebih berkembang . ia akan berusaha untuk mengenal benda dengan cara membuka penutupnya dan menjamahnya. Pada tahap ini bayi sudah mempunyai pola pemikiran . Permainan Ciluk-ba merupakan permainan yang sangat menarik pada usia ini. Demikian pula halnya dengan pertumbuhan otak juga mengalami perlambatan. sehingga seluruhnya berjumlah 14 – 16 buah. sering berkembang menjadi rasa cemas pada perpisahan ketika bayi berumur 6-8 bulan. Antara umur 6 – 12 bulan mulai nampak kegemaran peri laku meniru contohnya : pada umur 6 bulan ikut-ikutan menarik taplak meja. dan penonjolan perut menyebabkan penampilan yang khas . pada umur 12 bulan ikut bermain bola atau memukul-mukul mainan yang berbunyi. da-da. selanjutnya pada umur 24 bulan ia sudah berlari dengan kecendrungan untuk terjatuh. bahwa sesuatu yang tidak terlihat bukan berarti tidak mungkin diperoleh. Pada umur 9 – 10 bulan kemampuan untuk mengenal sekitarnya bertambah. Pilihan dan kesukaan terhadap ibunya. Kadang. yang dimulai dengan cara berdiri tegak dan kaku. ibu akan mengalami kesulitan menidurkan bayinya. Dengan cara yang sama ketika berumur 20 bulan ia mampu menuruni tangga . Selama tahun kedua bayi melakukan gerakan melangkah. biasanya anak dapat berjalan sendiri ketika berumur 15 bulan . Dalam usia ini anak memasuki suatu masa bercirikan timbulnya perhatian yang luar biasa terhadap lingkungan dan anak sangat gemar meniru. TUMBUH KEMBANG UMUR 1 – 2 TAHUN Selama tahun kedua masa kehidupan masih nampak kelanjutan perlambatan pertumbuhan fisis. ma-ma. dengan pengalamannya mungkin akan mengenal nama beberapa benda. ia lebih mengenal . hal ini mengakibatkan jaringan subkutan berkuran sehingga anak yang tadinya nampak gemuk dan montok akan menjadi lebih langsing dan ber otot . Sekitar umur 7 bulan ia akan memberikan respon terhadap perubahan expresi muka seseorang yang berhubungan erat dengannya. biasanya setelah umur 10 bulan terdapat penurunan nafsu makan yang berlanjut sampai umur 2 tahun . tercermin dalam gerakan ibu jari dan jari telunjuk yang lebih sempurna. sampai kepada gerakan komplek yang memerlukan pengelolaan lokomotor. umur 9 bulan melambai-lambaikan tangannya. Pada umur 6 ½ bulan bayi mampu mengeluarkan bunyi vocal secara berulang dan pada umur 8 bulan bersuara dengan bunyi konsonan yang berulang. Bayi tertarik pada suatu benda atau mainan yang sebelumnya terjamah. Jari telunjuk dapat dipakai untuk mempermainkan benda pada umur 9 bulan. kemudian berjalan dengan pegangan . tanpa adanya suatu pengertian. Pada umur 8 – 9 bulan tertarik pada suara mama sendiri. dan pada umur 18 bulan dapat berlari secara kaku dan dapat menaiki tanda dengan cara satu tangan dipegang dan pada waktu bersamaan ia melangkah tahap demi tahap.. seperti mengucapkan ba-ba. termasuk gigi geraham pertama dan gigi taring. karena dapat memberikan kesempatan pada bayi untuk menguji kemampuannya secara berulang dalam membayangkan ketidak hadiran ibunya. ditutupi terlebih dahulu oleh sepotong kain. dan pada saat itu ibu jari dan jari telunjuk berfungsi lebih tepat untuk mengambil benda kecil dengan menjepitnya. Pada umur 1 tahun dapat mengucapkan beberapa kata lain. Selama tahun ke 2 timbul sebanyak 8 buah gigi tambahan gigi susu.kadang bayi bertingkah atau rewel bila ditinggalkan ibunya.

TUMBUH KEMBANG AWAL MASA SEKOLAH Awal masa sekolah merupakan masa pertumbuhan fisis yang relatif mantap. Dengan kesadaran yang bertambah bahwa kelak dia akan menjadi anak besar kemudian dewasa. Menjelang umur 3 tahun anak sudah mampu menyebut 3 macam benda dengan benar dan kebanyakan anak dapat menyatakan umur dan jenis kelaminnya. maka seorang anak mulai merasakan hidup mandiri dan ini akan membentuk wataknya sendiri.0 kg dan tinggi badan 6 – 8 cm pertahun. Perobahan pola hubungan anak dengan orang tua atau dengan anggota keluarga lainnya seringkali menimbulkan perubahan perilaku . yaitu kenaikan BB lebih kurang 2. daya fikir. TUMBUH-KEMBANG MASA REMAJA . atau berupa rasa takut berpisah. sulit belajar.Pada akhir masa pertumbuhan ini sebenarnya lingkar kepala telah mencapai ukuran kepala orang dewasa. Anak dengan perasaan parah mungkin akan akan sengaja ngompol.dan bertambah responsif terhadap orang lain termasuk saudaranya. takut mati atau cacat tubuh. yang kemudian akan berakhir dengan suatu percepatan pertumbuhan sekitar umur 10 tahun pada anak perempuan dan 12 tahun pada anak laki-laki. Pada usia sekolah kejadian infeksi saluran nafas meningkat. Pada umur 5 tahun ia mampu meloncatloncat pada satu kaki secara bergantian. Gigi tetap pertama . Rasa cemas mungkin terujud dalam bentuk mimpi buruk. Sekitar umur 2 ½ tahun biasanya anak mempunyai 20 buah gigi susu. dan sudah mempunyai 10 perbendaharaan kata. cepat marah dan kurang dapat bergaul atau berperilaku lainnya. Untuk hal ini panutan yang mudah diperoleh ialah sepantas orang tua sendiri dan anggota terdekat lainnya. misalnya seperti seperti pada permainan loncat tali. pada umur akhir pra sekolah ia mulai berusaha mencari orang panutan yang menurut pendapatnya patut ditiru. Penyempurnaan fungsi motorik mencakup kemampuan naik tangga dengan kaki secara bergantian dijumpai sekitar umur 3 tahun. khayalan sianak yang biasanya tercetus dalam bentuk sifat agresif atau bermusuhan. dan dapat membuat coretan melingkar atau garis horizontal. menjelang 4 tahun 4 macam benda dan pada umur 10 tahun lebih 10 buah benda. TUMBUH KEMBANG USIA PRA-SEKOLAH Kenaikan ukuran pertumbuhan fisis selama tahun ke 3. mengisap ibu jari. Dengan bergesernya sebagian besar kehidupan anak dari lingkungan rumah ke ingkungan sekolah . juga pada umur ini kebanyakan anak dapat berdiri sesaat pada satu kaki dan kemampuan menuruni tangga dengan cara yang sama sekitar umur 4 tahun. kebanyakan anak usia ini akan menjadi lebih langsing. gigi susu mulai tanggal secara berurutan sesuai dengan waktu erupsinya. 4 dan 5 bersifat tetap . Bersamaan dengan tumbuhnya keempat geraham pertama. reaksi tubuh anak terhadappenyakit tersebut serta gejala yang timbul mirip seperti orang dewasa. Umumnya waktu sekolah merupakan waktu yang penuh terisi dengan kegiatan fisik yang luar biasa. gagap. yaitu geraham pertama tumbuh pada usia 7 tahun .

Soetjiningsih. Markum AH. Jakarta:ECG.Dan pada usia pra sekolah kenaikan pertumbuhan fisis bersifat menetap. Masa remaja akhir ditandai dengan persiapan untuk berperan sebagai orang dewasa. dimana terpenuhi kebutuhan dasar yang optimal sesuai dengan kebutuhan anak. Masa remaja awal ditandai dengan peningkatan cepat pertumbuhan dan pematangan fisik . Tumbuh kembang anak.2002 4.Kembang. FKUI. Ismael S. Brazelton TB.Ranuh IGN. Kegagalan memperoleh perkembangan interaksi yang positif dalam tahun pertama ini akan menyebabkan dasar terjadinya kelainan emosional dan masalah sosialisasi pada masa mendatang DAFTAR PUSTAKA 1. Penyunting. IDAI.1991: 1-41 5. Narendra MB. Zuckerman B. Cetakan ke-2. Buku Ajar Ilmu kesehatan Anak. Masa remaja ini berlangsung melalui 3 tahapan yaitu masa remaja awal (10 – 14 tahun ). Peristiwa terpenting pada masa remaja adalah pubertas.ranuh E. Jilid I. Hubungan yang mesra antara ibu dan bayi pada tahutahun pertama ini merupakan perkembangan interaksi yang akan menjadi dasar persiapan dari sifat ketergantungan menjadi kegiatan yang bebas dan lebih mandiri.Masa remaja ditandai oleh adanya kematangan fungsi seksual dan tercapainya bentuk tubuh dewasa yang terjadi karena pematangan fungsi endoktrin. Tumbuh. dan keinginan untuk memapankan jarak emosional dan psikologis dengan orang tua. Behavioral and developmental pediatrics. timbulnya ketrampilan – ketrampilan berfikir yang baru. Sutjiningsih.Jakarta 1991 2. tyermasuk klarifikasi tujuan pekerjaan dan internalisasi suatu sistem nilai pribadi KESIMPULAN Tumbuh-Kembang adalah suatu proses khas yang terjadi pada anak dan merupakan ciri khas anak yang membedakannya dengan orang dewasa Masa ini merupakan masa pertumbuhan pesat dan proses pematangan berlangsung secara kontinyu terutama meningkat nya fungsi sistim saraf terutam masa akhir kehamilan dan tahun pertama kehidupan kemudian tahun ke 2 masa kehidupan nampak kelanjutan perlambatan pertambahan fisis.1999: 1-36 3. Ismael S. Tumbuh kembang anak dalam pencapaian potensi sumber daya manusia yang tangguh.Buku Ajar TumbuhKembang anak dan Remaja. Jakarta. Touchpoint for anticipatory guidance in the fisrt three years. New York: little. Pidato Pengukuhan Guru Besar FKUI. menengah (15 – 16 tahun) dan masa remaja lanjutan (17 -20 tahun ). Penyunting. Masa remaja menengah ditandai dengan hampir lengkapnya pubertas. Dalam: Markum AH. Tumbuh kembang anak.dan akan meningkat lagi pada saat pubertas Untuk tercapainya pertumbuhan yang optimal dibutuhkan interaksi yang baik antara faktor genetik dan faktor lingkungan.Jakarta.Suyitno H. peningkatan pengenalan terhadap datangya masa dewasa. Dalam: Parkers S.Brown and Company.1995:10-4 .Sularyo TS.Alatas H.

Jakarta.. Dhamayanti M.Overview adolescent health problems and services. FKUI. 2003.2009 . Jakarta: IDAI & RS Harapan kita. 7.Dalam: The 2nd adolescenth health national symposia. Dalam: Symposium & Workshop Towards optimal child growth and development.6. Soedjatmiko. Pentingnya stimulasi dini untuk pengembangan balit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->