TUGAS TERSTRUKTUR KOMUNIKASI BISNIS “Komunikasi Bisnis Dalam Organisasi”

DISUSUN OLEH: 1. 2.
3.

Febri Dharmawan C1B008092 Ahmad Rifqi Zuhdi Stefani Dwi Sari Titi Murwati Rizki Satrio P. C1B008094 C1B008118 C1B008125 C1B008126

4.
5.

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

1

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN 2011
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan rahmat dan karunia Nya kepada kami dalam menyusun makalah yang berjudul “Komunikasi Bisnis Dalam Berorganisasi” untuk memenuhi tugas Komunikasi Bisnis yang diberikan oleh Ibu Siti Zulaikha sehingga dapat selesai tepat waktu. Kami menyadari bahwa makalah ini masih belum sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan sumbangan kritik serta saran yang membangun dari pembaca agar untuk selanjutnya kami bisa menjadi jauh lebih baik.

Purwokerto, 15 Maret 2011

2

i ii iii 3 5 3 . C.... Kata Pengantar ………………………………………………………..Hubungan Komunikasi ………………………………………...Pola Komunikasi ………………………………………….Penyusun DAFTAR ISI Halaman Judul ………………………………………………………... Daftar Isi …………………………………………………………. B..Cara Mengelola Komunikasi………………………………….. Bab I PENDAHULUAN Bab II PEMBAHASAN A....

Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. karena berkomunikasi merupakan dasar interaksi antar manusia untuk memperoleh kesepakatan dan kesepahaman yang dibangun untuk mencapai suatu tujuan yang maksimal diantara kedua nya. maupun perilaku atau tindakan. 4 . Komunikasi adalah sesuatu hal dasar yang selalu dibutuhkan dan dilakukan oleh setiap insan manusia. sinyal-sinyal. maka sebaiknya kita harus mengetahui sejumlah pemahaman dan persoalan yang terjadi dalam proses berkomunikasi itu sendiri. Untuk mencapai usaha dalam berkomunikasi secara efektif.BAB I PENDAHULUAN Komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem yang biasa (lazim) baik dengan simbol-simbol.

pemasaran. Komunikasi Bisnis meliputi pengetahuan yang menyeluruh dari sisi internal dan eksternal bisnis tersebut. Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi. Komunikasi yang internal termasuk komunikasi visi (perseroan/perusahaan). Komunikasi eksternal termasuk merek. 5 . hubungan pelanggan. suatu produk. dll. negosiasinegosiasi bisnis. rencana-rencana. iklan. servis. dengan sasaran untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan. semua hal tersebut memiliki tujuan yang sama. humas. Dalam kegiatan komunikasi bisnis. serta gagasan-gagasan. untuk mempromosikan satu gagasan. nilai-nilai dan prinsip dasar yang terdapat di perusahaan. kultur/budaya perusahaan. sumber daya intelektual. agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan. dll. Bagaimanapun bentuknya. motivasi karyawan. pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah Persuasif. hubungan-hubungan media.Komunikasi bisnis adalah setiap komunikasi yang digunakan untuk membangun partnerships. atau suatu organisasi. yaitu menciptakan suatu nilai bisnis (create business value). strategi.

(2) komunikasi membantu menghubungkan sekelompok anggota dalam organisasi yang terpisah dari anggota lainnya. a. Secara umum.BAB II PEMBAHASAN A. dan komunikasi adalah perekat (lem) yang memungkinkan kelompok masyarakat tersebut secara bersama-sama dapat melakukan fungsinya dengan baik. Hubungan Komunikasi Organisasi adalah sekelompok masyarakat yang saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Untuk mencapai tujuan organisasi. Menetapkan tujuan 6 . diperlukan adanya suatu proses komunikasi yang dapat mentransfer pesan-pesan dari pengirim ke penerima pesan. Berikut ini akan diuraikan beberapa kegiatan organisasi yang berkaitan dengan pertukaran informasi. komunikasi mempunyai dua fungsi penting dalam organisasi: (1) komunikasi memungkinkan orang-orang untuk saling bertukar informasi.

dan sebagainya. Untuk dapat menetapkan suatu tujuan. mutu produk. mereka harus mengumpulkan fakta-fakta agar dapat melakukan penilaian terhadap berbagai pilihan atau alternatif yang ada. baik yang bersifat formal maupun nonformal. atau memberikan pelayanan bagi pelanggan. kepuasan karyawan. Membuat dan melaksanakan keputusan Tujuan yang telah ditetapkan dalam suatu organisasi dapat tercapai bila orangorang dalam organisasi tersebut membuat keputusan-keputusan yang mendukung terlaksananya tujuan. pangsa pasar. d. c. sangat diperlukan pertukaran informasi atau komunikasi antarunit yang ada dalam organisasi tersebut. dan tingkat persediaan yang ada. Tujuan organisasi dapat didefinisikan dalam arti keuangan (financial). Pengukuran prestasi kerja mencakup beberapa faktor antara lain biaya. bertanya kepada orang lain. Bila suatu keputusan telah diambil. produktivitas. tingkat perputaran karyawan. penjualan. dan melakukan wawancara dengan pelamar sehingga 7 . Merekrut dan mengembangkan staf Jika suatu perusahaan ingin merekrut seseorang ia harus mengumumkan secara terbuka. Mengukur prestasi kerja Saat keputusan telah dilaksakan manajemen perlu melakukan pengukuran untuk mengetahui apakah hasil yang diharapkan telah tercapai. Dalam menetapkan berbagai macam tujuan organisasi tersebut. manajemen bawah dan karyawan. penguasaan pasar. keputusan tersebut harus dilaksanakan. manajemen menengah. perlu melakukan berbagai pembahasan yang serius dan cukup matang. Untuk membuat keputusan-keputusan yang mendukung tujuan organisasi. dengan cara membaca.Kebanyakan organisasi mempunyai berbagai macam tujuan. serta mematuhi keputusan yang telah disepakati. mereka yang terlibat dalam organisasi baik staf manajemen puncak. meneliti resume. dan hal ini memerlukan lebih banyak komunikasi. b.

Membuat produk Untuk menuangkan ide mengenai produk baru kemudian menempatkannya dalam proses produksi sampai akhirnya menjadi suatu produk yang siap dipasarkan diperlukan komunikasi. Setelah mendapatkan bantuan dana yang diperlukan. Selanjutnya karyawan baru perlu dperkenalkan dengan staf organisasi. mereka harus secara rutin memberikan laporan perkembangan perusahaannya kepada pihak-pihak yang terkait. g. Negoisasi dengan pemasok untuk mendapatkan harga produk yang baik. arah panah. Berinteraksi dengan peraturan yang ada Komunikasi bukan saja terjadi dalam perusahaan tetapi juga antara perusahaan dengan pemerintah. nama kelompok produk yang tertulis dalam rak-rak dan berbagai bentuk simbol seperti dilarang merokok. manajemen dalam suatu perusahaan perlu mengadakan negoisasi dengan pemasok maupun pemberi pinjaman. jaminan hari tua. Pelayanan pelanggan Semua organisasi akan berhubungan dengan para customer (internal dan eksternal) atau pelanggannya dengan menggunakan komunikasi baik dalam bentuk formal maupun nonformal.dapat ditentukan orang yang benar-benar cocok untuk menduduki jabatan yang tersedia. penentuan upah minimum 8 . f. Untuk itulah pemerintah menyusun peraturan yang bertujuan untuk memberi perlindungan bagi masyarakat luas dari tindakan sewenang-wenang perusahaan. dan sejenisnya juga merupakan bentuk komunikasi yang mungkin digunakan oleh suatu organisasi dalam berhubungan dengan pelanggan. Sebagai wakil masyarakat . Harga yang tertera pada suatu produk. misalnya peraturan yang berkaitan dengan perlindungan keselamatan kerja. e. h. pemerintah sudah seharusnya melindungi kepentingan masyarakat.

dan komunikasi diagonal. namun perlu diketahui bahwa pendekatan yang dipakai antara satu organisasi dengan organisasi yang lain dapat bervariasi atau berbedabeda. Saluran komunikasi formal Dalam struktur organisasi garis. maka penyampaian informasi dapat dilakukan secara langsung kepada para karyawannya tersebut. pola komunikasi dapat dibedakan ke dalam saluran komunikasi formal (formal communications channel) dan saluran komunikasi nonformal (informal communications channel). Bagi perusahaan yang berskala kecil yang hanya memiliki beberapa karyawan. komunikasi horizontal. komunikasi dari bawah keatas. Secara umum. maka penyampaian informasi kepada mereka merupakan suatu pekerjaan yang cukup rumit. Pola Komunikasi Meskipun semua organisasi harus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dalam mencapai tujuannya. 1. lain halnya dengan perusahaan besar yang memiliki ratusan bahkan ribuan karyawan.regional (UMR). akan nampak berbagai macam posisi atau kedudukan masing-masing sesuai dengan batas tanggung jawab dan wewenangnya. 9 . Dalam kaitannya dengan proses penyampaian informasi dari pimpinan kepada bawahan ataupun dari manajer ke karyawan. fungsional. maka pola transformasi informasinya dapat berbentuk komunikasi dari atas ke bawah. B. pencemaran lingkungan. Namun. maupun matriks. dan penentuan lokasi usaha. penentuan waktu (lamanya) jam kerja .

Komunikasi secara lisan dapat berupa percakapan biasa. memimpin. buku petunjuk karyawan. Komunikasi dari atas ke bawah Aliran komunikasi dari atasan ke bawahan. 2. Untuk memberikan pengarahan atau instruksi kerja tertentu. mengkordinasikan. informasi yang berasal dari manajemen umum disampaikan ke manajer produksi. papan pengumuman. kotak informasi. kemudian ke bagian pabrik. sederhana. tidak bertele-tele. Untuuk memberikan informasi mengapa suatu pekerjaan harus dilaksanakan. 3. komunikasi dari atas ke bawah dapat berbentuk tuilisan seperti memo. majalah. wawancara formal antara supervisor dengan karyawan. Untuk memberikan umpan baliki pelaksanaan kerja kepada para karyawan.a. Seorang manajer yang menggunakan jalur komunikasi dari atas ke bawah memiliki tujuan untuk mengrahkan. Untuk memberikan informasi tentang prosedur dan praktik organisasional. Komunikasi dari atas ke bawah tersebut dapat berbentuk lisan maupun tulisan. surat kabar. Oleh karena berbentuk perintah. dan mudah untuk dipahami. selanjutnya baru sampai ke karyawan. memotivasi. yaitu: 1. maupun prosedur untuk dijalankan oleh para bawahannya. 4. maka perlu penggunaan bahasa yang sama. 10 . maupun buletin. Sebagai contoh. atau dapat juga dalam bentuk pertemuan kelompok. Disamping itu. Komunikasi dari atas ke bawah mempunyai lima tujuan pokok. dan mengendalikan berbagai kegiatan yang ada di level bawah. instruksi. umumnya terkait dengan tanggung jawab dan kewenangannya dalam suatu organisasi. manual pelatihan.

5. Komunikasi horizontal 11 . partisipasi bawahan dalam proses pengambilan keputusan akan sangat membantu dalam pencapaian tujuan organisasi. ia dapat menjaga atau menyelamatkan posisinya. Untuk menyajikan mengenai aspek ideologi dalam membantu organisasi menanamkan pengertian tentang tujuan yang ingin dicapai. Hali ini desbabkan karena para bawahan beranggapan bahwa dengan melaporkan hal-hal yang baik saja. Untuk mencapai suatu keberhasilan komunikasi dari bawah ke atas. c. Komunikasi dari bawah ke atas Utnuk memecahkan masalah-masalah dari suatu organisaasi dan mengambil keputusan secara tepat. para manajer harus benar-benar memiliki rasa percaya kepada para bawahannya. informasi yang diterima para bawahan bisa jadi tidak selengkap aslinya. informasi sebagus apapun dari bawahan tidak akan bermanfaat baginya. sudah sepantasnya bila manajer memperhatikan aspirasi yang berasal dari bawah. sedangkan informasi yang agaknya mempunyai kesan negatif atau tidak disenangi oleh manajer cenderung disimpan atau tidak disampaikan. Kalau tidak. serta mendapatkan rasa aman dalam suatu ornaginsasi tersebut. b. Salah satu kjelelmahan komunikasi dari bawah ke atas adalah adanya kemungkinan bawahan hanya menyampaikan informasi (laporan) yang baik-baik saja (abs/asal bapak senang). karena yang muncul hanyalah rasa curiga atau ketidakpercayaan terhadap informasi tersebut. Salah satu kelemahan dari saluran komunikasi dari atas ke bawah ini adalah kemungkinan terjadinya penyaringan ataupun sensor informasi penting yang ditujukan kepara bawahannya. Dengan kata lain. Dengan kata lain.

maka komunikasi horizontal akan minim atau jarang dipakai. Penyebaran informasi bisa menjadi lebih cepat dari pada bentuk komunikasi tradisional. baik di dalam satu departemen maupun dia antara departemen. Contohnya adalah komunikasi formal antara manajer pemasaran dengan bagian pabrik. manakala terdapat saling ketergantungan di antara bagian atau departemen-departemen yang ada dalam organisasi tersebut. dan memberikan informasi kepada bagian atau departemen yang memililiki kedudukan sejajar. antara manajer produksi dengan bagian akuntansi. d. Komunikasi horizontal menjadi penting artinya manakala masing-masing bagian atau departemen dalam suatu organisasi memiliki tingkat saling ketergantungan yang cukup besar. Komunikasi diagonal Komunikasi diagonal melibatkan komunikasi antara dua tingkat (level) organisasi yang berbeda. dan antara manajer keuangan dengan bagian penelitian. diantaranya adalah : 1. 12 . antara manajer produksi dengan bagian promosi.Komunikasi horizontal atau sering disebut juga dengan istilah komunikasi lateral (lateral communication) adalah komunikasi yang terjadi antara bagian-bagian yang memiliki possisi sejajar atau sederajat dalam suatu organisasi. jika masing-masing bagian dapat bekerja sendiri-sendiri tanpa harus tergantung dengan bagian lainnya. Suatu studi penelitian yang pernah dilakukan menunjukan bahwa. Bentuk komunikasi diagonal memiliki beberapa keuntungan. memperngaruhi. komunikasi lateral maupun komunikasi diagonal lebih banyak diterapkan dalam suatu organisasi yang berskala besar. Komunikasi horizontal berifat kordinatif diantara mereka yang memiliki posisi sederajat. Tujuan komunikasi horizontal antara lain untuk melakukan persuasi. Tetapi.

orang-orang yang ada dalam suatu organisasi tanpa mempedulikan jenjang hierarki. 13 . komunikasi formal sering membuat frustasi atau menjengkelkan bagi pihak tertentu.2. Dari sudut pandang perusahaan. Disampaing itu. pangkat dan kedudukan/jabatan. namun ia memiliki dampak yang kurang menguntungkna baik dari sudut pandang individual maupun perusahaan. Salah satu kelemahan komunikasi diagonal adalah bahwa komunikasi diagonal dapat menganggu jalur komunikasi yang rutin dan telah berjalan normal. dan lebih banyak rentang kendalinya (span of control) akan dapat membantu mengurangi terjadinya distorsi. khususnya mengenai keterbatasn untuk masuk ke dalam proses pengambilan keputusan. Salah satu cara mengatasi kemungkinan terjadinya distorsi dalam komunikasi adalah mengurangi jumlah tingkatan atau level dalam struktur organisasi. Struktur organisasi flat atau mendatar dengan tingkatan organisasi yang lebih sedikit. Dilihat dari sudut pandang individual (perseorangan). Saluran Komunikasi Informal Dalam jaringan komunikasi informal. 2. semakin sedikit kemungkinan terjadinya kesalahpahaman. karena setiap keterkaitan (link) dalam jalur komunikasi dapat menggambarkan suatu kemungkinan munculnya kesalahpahaman.  Keterbatasan komunikasi formal Meskipuin saluran komunikasi formal sangat penting bagi organisasi besar. masalah terbesar dengan komunikasi formal adalah kemungkinan munculnya distorsi atau gangguan penyampaian informasi ke level yang lebih tinggi. Semakin sedikit kaitan dalam jalur komunikasi. Memungkinkan individu dari berbagai bagian atau departemen ikut membantu menyelesaikan masalah dalam organisasi. komunikasi diagonal di suatu organisasi besar sulit dikendalikan secara efektif.

C. anak-anak. suatu organisasi harus memusatkan perhatiannya pada seberapa banyak surat-surat yang akan dikirim ke luar. b. Disamping itu. Orang-orang yang bertugas melakukan komunikasi (komunikator) sudah seharusnya memahami 14 . a. Meskipun hal-hal yang mereka perbincangkan biasanya bersifat umum. manajer perlu memperhatikan berbagai hal berikut. keluarga. organisasi juga perlu menghitung berapa rata-rata biaya yang diperlukan untuk mencatat. dunia olahraga. Instruksi yang Jelas Kesalahan yang menyebabkan terhambatnya komunikasi. Mengurangi Jumlah Pesan Untuk membuat satu halaman surat diperlukan waktu dan sumber-sumber(uang dan bahan). Penanganan Pesan-pesan Rutin Dalam organisasi besar. seperti mengobrol tentang humor yang baru didengar. dan mengirimkan surat serta berapa lama sebuah surat bisnis dapat diselesaikan. Untuk dapat memaksimumkan biaya tersebut. tetapi semua perusahaan memusatkan perhatiannya pada bagaimana memaksimumkan manfaat dari kegiatan komunikasi dengan biaya tertentu. dalam hal ini manajer mempunyai tanggung jawab khusus untuk membuat setiap orang dalam organisasi mengetahui apa yang harus dilakukanya.dapat berkomunikasi secara luas. mungkin dapat dibebankan kepada setiap orang yang ada dalam organisasi. kadangkala mereka juga bicara hal-hal yang berkaitan dengan situasi kerja yang ada dalam organisasi. Namun. mengetik. Cara Mengelola Komunikasi 1. Oleh karena itu. music. acara film. pada umumnya volume pesan-pesan (tertulis) lebih banyak daripada dalam organisasi yang berskala kecil. mengedit.

Hal ini penting. tujuan organisasi secara keseluruhan dapat tercapai bila manajer mempunyai kepercayaan bahwa orang lain dapat menyelesaikan pekerjaan yang dibebankan kepada mereka. c. sehingga dapat menghindarkan dirinya dari kesalahan dalam memberi instruksi. Penanganan Krisis Komunikasi 15 . karena kebutuhan perusahaan yang terus berkembang secara dinamis mempengaruhi arti setiap pesan. Pelatihan ini mencakup paling tidak preferensi gaya organisasi dan falsafah-falsafah komunikasi. Mendelegasikan Tanggung Jawab Dalam suatu organisasi. Komunikator juga perlu meningkatkan dan memperlancar kemampuan berbahasa dan keterampilan presentasinya. suatu organisasi dianjurkan untuk menyelenggarakan pelatihan keterampilan berkomunikasi bagi orang-orang yang pekerjaan atau tugasnya berhubungan erat dengan masalah komunikasi. 2. Oleh karena itu. Komunikator juga perlu selalu mencari kejelasan suatu pesan.kebutuhan dan tujuan organisasi secara keseluruhan. d. sehingga komunikasi bisa menjadi lebih baik dan lancar. seorang yang memilik suara yang menarik juga tidak selalu dapat menjelaskan sesuatu dengan jelas kepada khalayak. karena seorang menajer harus mendelegasikan beberapa pekerjaan komunikasi kepada orang lain. Melatih Petugas Seorang yang memegang pensil tidak harus menjadi penulis yang baik.

Kasus Kedua Dalam beberapa kejadian terpisah. a. Kasus Pertama Perusahaan Jamu PT. Anda kemudian melakukan pengecekan ke beberapa daerah yang melaporkan hal tersebut. Seorang wanita dikabarkan meninggal dunia setelah minum obat pegal linu dari PT tersebut. Beberapa contoh kejadian yang menimpa suatu organisasi perusahaan yang harus ditangani dengan seksama. Mendengar kejadian itu. Hasil sementara mengisyaratkan bahwa obat tersebut mengandung suatu campuran zat yang berbahaya bagi manusia. semakin tinggi tingkat kemampuan yang dibutuhkan. tidak ditemukan masalah baik di bagian produksi maupun distribusi. Melalui penelaahan secara menyeluruh. Kuku Raksasa memproduksi obat pegal linu dalam berbagai kaplet.Mengelola arus pesan-pesan bisnis dari hari ke hari adalah suatu hal yang biasa. Setelah beberapa lama kematian itu terjadi. ditemukan campuran zat-zat pengawet makanan yang berbahaya dalam makanan bayi yang Anda produksi. perlu diingat bahwa berita tentang tercampurnya za-zat kimia berbahaya tersebut telah menyebar ke beberapa daerah. menurut laporan konsumen dari beberapa propinsi. aparat keamanan dan dinas kesehatan segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di tempat kejadian. tetapi tes keterampilan komunikasi yang sebenarnya adalah pada saat munculnya krisis komunikasi dalam suatu organisasi. Semakin besar tantangan yang harus dihadapi. b. hasil pemeriksaan di laboratorium menunjukan bahwa kematiannya berasal dari obat yang diproduksi PT Kuku Raksaa. Namun. 16 . tetapi tidak menemukan bukti yang cukup mendukung klaim tersebut.

bahkan ada yang di antara mereka pusing-pusing dan mual-mual dan terpaksa harus diopname di rumah sakit. 17 . Disamping itu. Kasus Keempat Sebuah industri tahu yang berlokasi di lingkungan pemukiman warga. saluran-saluran air warga menjadi keruh dan kotor karena limbah tahu tersebut.c. antara lain: 1. belakangan ini menjadi pembicaraan warga masyarakat.sawah-sawah milik para petani tersebut menjadi tidak subur lagi. Warga masyarakat berpendapat bahwa akibat pembuangan limbah pabrik tersebut. Disamping itu. ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Kasus Ketiga Sebuah perusahaan penghasil penyedap masakan terpaksa didemo oleh warga masyarakat yang ada di sekitar wilayah perusahaan tersebut. d. Siapkan tim yang terampil/cekatan dalam penanganan krisis. mereka juga mengeluh bau limbah pabrik tersebut yang sangat menyengat hidung warga masyarakat sekitarnya. Mereka berpendapat bahwa industri tahu diwilayah tersebut menggangu warga terutama karena bau limbah tahu yang di alirkan melalui saluran-saluran air warga setempat. Dalam situasi krisis komunikasi.

Beberapa keterampilan khusus yang diperlukan dalam komunikasi bisnis adalah: 1. Usahakan manajemen puncak segera bertindak pada krisis terjadi. Jika memang ada yang salah segera mohon maaf. Ceritakan suatu kejadian secara menyeluruh. Wawancara. Percakapannya menarik. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Sebagaimana diketahui.2. kita dapat menyesuaikan pesan-pesan dengan menggunakan jaringan komunikasi untuk mendapatkan manfaat yang terbaik. Pada saat yang sama.mendengar. komunikasi merupakan suatu keterkaitan antara individu-individu dengan organisasi. 2. 5. Mendengar. dan jujur. 3. kemampuan membaca. terbuka. 18 . dan berbicara adalah sangat penting dan diutamakan oleh para pimpinan suatu perusahaan. keterampilan komunikasi. Disamping itu. 4. Kemampuan untuk memahami apa yang sedang terjadi sangat tergantung pada kepekaan sebagai komunikator. Ciptakan sebuah pusat informasi sebagai representasi perusahaan yang dilengkapi dengan berbagai peralatan elektronik komunikasi. menulis. Dinamika komunikasi dapat membaca secara akurat apa yang sedang terjadi dalam suatu organisasi. 3. 4. Tunjukan keseriusan perusahaan. Berdiskusi dengan kelompok-kelompok kecil. Membaca. bukan saja melalui pernyataan tetapi juga melalui tindakan nyata. 5.

jenis hambatan teknis dari komunikasi: 1. memo dan laporan. Tidak adanya rencana atau prosedur kerja yang jelas.6. Kurangnya informasi atau penjelasan. Barangkali tempat terbaik untuk melakukan perbaikan program adalah menilai diri pribadi secara jujur. 7. Berpidato dan presentasi. 3. Setiap orang keinginan untuk mengembangkan keterampilan berkomunikasi. dan pelajaran yang paling penting dari pengalaman belajar dari kesalahan dan kegagalan yang pernah di lakukan atau dilakukan orang lain. atau mungkin penulis yang baik. 2. Pemilihan media (saluran) yang kurang tepat. 4. dan mungkin Anda seorang pendengar yang baik. Belajar dari pengalaman. semakin berkurang dengan adanya temuan baru dibidang kemajuan teknologi komunikasi dan informasi. Dari sisi teknologi. Kurangnya ketrampilan membaca. Mereka menjadi operator ulung atau penulis jempolan karena mereka melakukan latihan dan praktik secara teratur dan terus menerus. Dalam kehidupan banyak dijumpai orang-orang yang tidak begitu saja menjadi penulis atau pembicara yang ulung. Hambatan Komunikasi a. 1976. sehingga saluran komunikasi dapat diandalkan dan efesien sebagai media komunikasi. Seorang yang telah menulis sepuluh buah laporan biasanya lebih baik daripada mereka yang menulis dua buah laporan. 19 . Hambatan Teknis Keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi. Menulis surat. Menurut Cruden dan Sherman dalam bukunya Personel Management.

Untuk menghindari mis komunikasi semacam ini. emosi dan prasangka pribadi. Menurut Cruden dan Sherman: • Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia. dapat mengakibatkan kata yang dipakai ditafsirkan sangat berbeda dari apa yang dimaksudkan sebenarnya. Hambatan Semantik Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara secara efektif. kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat pancaindera seseorang. Definisi semantik sebagai studi atas pengertian. yang diungkapkan lewat bahasa. pencairan informasi. Kata-kata membantu proses pertukaran timbal balik arti dan pengertian (komunikator dan komunikan). seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat sesuai dengan karakteristik komunikannya. Tidak adanya hubungan antara Simbol (kata) dan apa yang disimbolkan (arti atau penafsiran). penyaringan informasi. persepsi. Hambatan Manusiawi Terjadi karena adanya faktor. kecakapan atau ketidakcakapan. • Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi. c. Perbedaan persepsi. dan melihat kemungkinan penafsiran terhadap kata-kata yang dipakainya. tetapi seringkali proses penafsirannya keliru. Suasana iklim kerja dapat mempengaruhi sikap dan perilaku staf dan efektifitas komunikasi organisasi. ketrampilan mendengarkan.b. dll. perbedaan umur. perbedaan keadaan emosi. perbedaan status. 20 .

Beberapa kegiatan organisasi yang ada dalam suatu organisasi 21 .BAB III KESIMPULAN Kesimpulan yang merupakan keterkaitan antara individu-individu dengan organisasi mempunyai peranan yang cukup penting bagi berjalannya fungsi-fungsi dalam suatu organisasi.

dan komunikasi diagonal. maka komunikasi akan mempunyai peranan yang sangat penting bagi kemajuan karier Anda. maka Anda akan dapat meningkatkan ketreampilan komunikasi Anda.mencakup penentuan tujuan. Tanpa melihat di mana Anda bekerja atau apa yang Anda lakukan. penentuan tujuan yang realistis dan melakukan latihan berbagai bentuk komunikasi. Dalam mendelegasikan wewenang dan tanggung jawabnya. komunikasi horizontal. komunikasi dari atas ke bawah. Dengan semakin berkembangnya suatu organisasi. pengukuran hasil kerja. namun saluran komunikasinya lebih leluasa. pengambilan keputusan. salah satu factor penting bagi pelaksanaan tugas tersebut adalah adanya unsur kepercayaan yang besar terhadap bawahan. negoisasi dengan pemasok. keterkaitan dengan konsumen. saluran komunikasinya didasarkan pada posisi kedudukan atau jabatan yang telah diatur dengan jenjang hierarkinya. maka sebagian tanggung jawab dan wewenangnya didelegasikan kepada bawahannya. Dengan melakukan penelaahan terhadap apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan yang Anda miliki. pengembangan staf. menghasilkan produk. yaitu komunikasi dari bawah ke atas. 22 . Saluran komunikasi dapat dilakukan dengan tiga bentuk komunikasi. Untuk melakukan komunikasi secara efektif perlu adanya pemilihan pola komunikasi baik melalui saluran komunikasi formal maupun nonformal. Apabila dalam komunikasi formal. dan interaksi dengan peraturan yang ada. maka dalam konmunikassi informal semua informasi tidak lagi atas dasar jenjang hierarki.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful