P. 1
Halogen Dan Alkali

Halogen Dan Alkali

|Views: 38|Likes:
Published by Julia Märðhìyå

More info:

Published by: Julia Märðhìyå on Oct 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

Presented

by
KELOMPOK 8
XII IPA SMANSASAK 2010/2011 XII IPA SMANSASAK 2010/2011

1. AGUS AHADIAN WAHYUDI 2. IRHAMULLAH 3. L. M. FERI NASRIPUDIN 4. ROHADI 5. YULIAN ASRI ANSORI

HALOGEN dan AKALI

MATERI

Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan 17 (VII atau VIIA pada sistem lama) di tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari.

Sifat-sifat halogen

Halogen umumnya terdapat dalam bentuk garamnya. Oleh sebab itu, unsur-unsur golongan VIIA dinamakan halogen, artinya pembentuk garam (halos dan genes, halos = garam; genes = pembentuk atau pencipta).

Nomor atom Massa atom relatif Jari-jari atom (A) Jari-jari ion (A) Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Energi pengionan (Kj/mol) Afinitas elektron (Kj/mol) Keelektronegatifan Kerpapatan pada 25°C (g/L) Potensial reduksi standar (volt)

SIFAT

F
9 18,99 0,64 1,33 -219,19 -188,14 1.681,0 320,0 1,108 3,98 2,87

Cl
17 35,5 0,99 1,81 -100,98 -34,60 1.251,0 349,0 1,367 3,16 1,36

Br
35 79,90 1,14 1,96 -7,25 58,78 1.139,9 324,7 3,119 2,96 1,07

I
53 126,90 1,33 2,20 113,50 184,53 1.008,4 295,2 4,930 2,66 0,54

At
5 210 1,40 2,27 302 337 390 270 2,20 0,54

• Halogen merupakan golongan yang sangat reaktif dalam menerima elektron dan bertindak sebagai oksidator kuat dalam satu golongan • Unsur golongan halogen bersifat oksidator. Urutankekuatan oksidator halogen dapat dilihat dari datapotensial reduksinya: F2 + 2 e  2 F– ; E° = +2,87 V Cl2 + 2 e  2 Cl– ; E° = +1,36 V Br2 + 2 e  2 Br– ; E° = +1,07 V I2 + 2 e  2 I– ; E° = +0,54 V Berdasarkan data tersebut, makin ke atas, daya oksidasinya (oksidator) makin kuat.

• Halogen yang di atas dapat mendesak/mengusir halida yang di bawahnya, seperti atasan dapat mengusir bawahannya. Halogen di bawah tidak dapat mendesak/ mengusir halida yang di atasnya, seperti bawahan tidak dapat mengusir atasannya. • Mempunyai bilangan oksidasi lebih dari satu, kecuali fluor. • Sifat asam dari oksihalida akan bertambah kuat dengan bertambahnya jumlah atom O. Jadi, urutan kekuatan asam: HClO < HClO2 < HClO3 < HClO4.

A. Fluor
Namanya berasal dari bahasa Latin fluere, berarti "mengalir". Dia merupakan gas halogen univalen beracun berwarna kuning-hijau yang paling reaktif secara kimia dan elektronegatif dari seluruh unsur. Dalam bentuk murninya, dia sangat berbahaya, dapat menyebabkan pembakaran kimia parah begitu berhubungan dengan kulit.

Pembuatan
a.

b.

HF, dibuat dari garam CaF2 dan asam sulfat pekat. Reaksinya: CaF2(s) + H2SO4(l) Δ →CaSO4(s) + 2HF(g) Gas F2 dan H2 bereaksi sangat dahsyat membentuk senyawa HF, tetapi reaksinya tidak memiliki nilai komersial, sebab gas F2 sendiri dibuat dari penguraian HF: H2(g) + F2(g) 2HF(g)

Manfaat
• Kegunaan utama HF adalah sebagai bahan baku pembuatan CCl3F, freon, dan teflon Senyawa CCl3F digunakan sebagai pendingin dan bahan bakar aerosol, yang disintesis dari CCl4 dan HF dengan antimon pentafluorida sebagai katalis.

• Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas

Manfaat
• Memisahan isotop U -235 dari U -238 melalui proses difusi gas. • Garam flourida ditambahkan pada pasta gigi atauair minum untukmencegah kerusakan gigi

Klor (bahasa Yunani: Chloros, "hijau pucat"), adalah unsur kimia dengan simbol Cl dan nomor atom 17. Dalam tabel periodik, unsur ini termasuk kelompok halogen atau grup 17 (sistem lama: VII or VIIA). Dalam bentuk gas, klorin berwarna kuning kehijauan, dan sangat beracun.

HCl, dibuat dari natrium klorida dan asam sulfat pekat. Reaksinya: NaCl(s) + H2SO4(l) Δ NaHSO4(s) + HCl(g) Pada suhu tinggi, hasil yang terbentuk adalah natrium sulfat: NaCl(s) + NaHSO4(l) Δ Na2SO4(s) + HCl(g)  Dalam bidang industri klor dibuat elektrolisis larutan NaCl. Katoda : 2 H2O(l) + 2e  H2(aq) + 2 OH–(aq) Anoda : 2 Cl– (aq)  Cl2(aq) + 2e 2 H2O(l) + 2Cl– (aq)H2(g) + 2OH-(aq) + Cl2(g)

 Senyawa

HCl dibuat melalui reaksi gas Cl2 dan H2 berlebih. H2(g) + Cl2(g) 2HCl(g)  HCl, dibuat dari natrium klorida dan asam sulfat pekat. Reaksinya: NaCl(s) + H2SO4(l) Δ NaHSO4(s) + HCl(g) Pada suhu tinggi, hasil yang terbentuk adalah natrium sulfat: NaCl(s) + NaHSO4(l) Δ Na2SO4(s) + HCl(g)

Provinil Klorida

(PVC) digunakan untuk membuat paralon. Senyawa HCl adalah asam keempat yang penting bagi industri asam setelah asam sulfat, fosfat, dan nitrat. Asam ini digunakan untuk membersihkan permukaan logam dari oksida (disebut pickling) dan untuk mengekstrak bijih logam tertentu, seperti tungsten.

Larutan NaClO

digunakan sebagai pemutih pada industri tekstil. Untuk pembuatan tetraklorida (CCl4) untuk pelarut organik. Ca(OCl)2 (kaporit) untuk desinfektan. NaCl untuk bumbu masak dan bahan pembuatan berbagai senyawa.

Brom (Yunani: βρωμος, brómos - berbau pesing), adalah unsur kimia pada tabel periodik yang memiliki simbol Br dan nomor atom 35. Unsur dari deret kimia halogen ini berbentuk cairan berwarna merah pada suhu kamar dan memiliki reaktivitas di antara klor dan yodium. Dalam bentuk cairan, zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Dalam bentuk gas, brom bersifat toksik.

bromine

 HBr dan HI, tidak dapat dibuat dengan

H2SO4, sebab dapat mengoksidasi Br– dan I– menjadi unsur-unsurnya. Dalam hal ini digunakan asam fosfat. Reaksinya: NaBr(s) + H3PO4(l) Δ HBr(g) + NaH2PO4(s)  HBr dibuat melalui reaksi gas Br2 dan H2 berlebih., tetapi menggunakan katalis platina sebab reaksi tanpa katalis sangat lambat. H2(g) + Br2(g) ΔPt→2HBr(g)

Untuk membuat etil bromida, yang dicampurkan kedalam bensin bertimbal untuk mengikat imbal  Untuk membuat AgBr.  NaBr sebagai obat penenang saraf

D.IODIUM
Yodium (Yunani: Iodes - ungu), adalah unsur kimia pada tabel periodik yang memiliki simbol I. Unsur ini diperlukan oleh hampir semua mahkluk hidup. Yodium adalah halogen yang reaktivitasnya paling rendah dan paling bersifat elektropositif.

 HI

dibuat melalui reaksi gas I2 dan H2 berlebih., tetapi menggunakan katalis platina sebab reaksi tanpa katalis sangat lambat. H2(g) + I2(g) ΔPt→2HI(g)  Di laboratorium, iodium dibuat dengan caramemanaskan campuran KI, MnO2, danH2SO4 pekat. 2KI(s) + MnO2(s) + 2H2SO4(l)  MnSO4(aq) + K2SO4(aq) + 2H2O(l) + I2

MANFAAT
• Iodium terutama digunakan dalam medis, fotografi, dan sebagai pewarna. KIO3 dicampur dalam NaCl untuk mencegah penyakit gondok. • Untuk menguji adanya amilum dalam tepung tapioka. • Iodoform digunakan sebagai zat antiseptik. • KI digunakan untuk obat anti jamur.

D. Astatin
Astatin adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang At. Nama unsur ini berasal dari bahasa Yunani αστατος (astatos) yang berarti "tak stabil". Unsur ini termasuk golongan halogen dan merupakan unsur radioaktif yang terbentuk secara alami melalui peluruhan uranium235 and uranium-238.

Alkali terletak pada golongan IA (kecuali H) dengan elektron valensi 1 yaitu ns1. Logam-logam ini adalah

Sifat-sifat Alkali
sifat No. Atom Jari-jari elektron Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Rapatan (g/cm³) Energi ionisasi (kJ/mol) Keelektronegatifan Kekerasan Potensial reduksi standar (volt) Warna nyala litium 3 1,52 181 1347 0,53 520 1,0 0,6 -3,04 merah natrium 11 1,86 97,8 883 0,97 496 0,9 0,4 -2,71 kuning kalium 19 2,31 63,5 774 0,86 419 0,8 0,5 -2,92 ungu rubidium 37 2,44 38,9 688 1,53 403 0,8 0,3 -2,92 merah sesium 55 2,62 28,4 678 1,88 376 0,7 0,3 -2,92 biru

Sifat-sifat Alkali
a. Logam Alkali ini sifatnya sangat reaktif dan tidak mungkin kita menemukan logam-logam ini dalam bentuk aslinya di alam. Logam Alkali ini mempunyai titik lebur yang rendah dan massa jenis yang rendah pula. b. Sebagai reduktor kuat. c. Mudah bereaksi (sangat reaktif) dengan unsurunsur nonlogam. d. Logam alkali sifat kelogamannya lebih kuat dibanding sifat logam alkali tanah. e. Sesium paling bersifat logam dan litium kurang bersifat logam.

Pembuatan
Pembuatan logam alkali pada umumnya dilakukan dengan elektrolisis lelehan garam kloridanya dan bukan elektroisa larutan garam kloridanya. a. Sejumlah kecil kalium diproduksi untuk membuat K2O yang digunakan dalam masker gas dengan sistem tertutup. Kelebihan dari masker ini adalah uap hasil pernapasan (CO2 + H2O) bereaksi dengan superoksida menghasilkan gas oksigen. 4K2O(s) + 2H2O(l) → 4KOH(s) + 3O2(g) Kalium hidroksida yang dihasilkan dalam reaksi ini mengikat karbon dioksida dari hasil pernapasan. KOH(s) + CO2(g) → KHCO3(s)

Pembuatan
b. litium diperoleh dari elektrolisis lelehan campuran LiCl–KCl. c. Kalium lebih mudah dibuat melalui reduksi kimia daripada melalui elektrolisis KCl. Secara komersial, lelehan KCl direaksikan dengan logam natrium pada 870°C, persamaan reaksinya: Na(l) + KCl(l) →NaCl(l) + K(g) Uap kalium meninggalkan reaktor yang selanjutnya dikondensasi

A. Lithium
Litium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Li dan nomor atom 3. Unsur ini termasuk dalam logam alkali dengan warna putih perak. Dalam keadaan standar, litium adalah logam paling ringan sekaligus unsur dengan densitas paling kecil. Seperti logam-logam alkali lainnya, litium sangat reaktif dan terkorosi dengan cepat dan menjadi hitam di udara lembab. Oleh karena itu, logam litium biasanya disimpan dengan dilapisi minyak.

 Logam

Li untukmembuat baterai.  LiH sebagai Pereduksi pada sintetis organik, pembuatan antihistamin dan obatobatan.  LiOH sebagai Pabrik sabun litium untuk pelumas  Li2CO3 sebagai Produksi aluminium, pembuatan LiOH

B. Natrium
Natrium adalah logam reaktif yang lunak, keperakan, dan seperti lilin, yang termasuk ke logam alkali yang banyak terdapat dalam senyawa alam (terutama halite). Dia sangat reaktif, apinya berwarna kuning, beroksidasi dalam udara, dan bereaksi kuat dengan air, sehingga harus disimpan dalam minyak. Karena sangat reaktif, natrium hampir tidak pernah ditemukan dalam bentuk unsur murni.

Bahan pembuatan TEL untuk menaikkan angka oktan bensin.  Untuk penerang jalan raya karena mempunyai warna kuning yang dapat menembus kabut.  Na2CO3 sebagai bahan dalam pembuatan sabun, rayon, film.  NaCl sebagai sumber Na dan NaCl dan bumbu, dan penyedap makanan.

D. Kalium
Kalium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang K. Secara alami, kalium ditemukan sebagai senyawa dengan unsur lain dalam air laut atau mineral lainnya. Kalium teroksidasi dengan sangat cepat dengan udara, sangat reaktif terutama dalam air, dan secara kimiawi memiliki sifat yang mirip dengan natrium. Dalam bahasa Inggris, Kalium sering disebut Potassium.

Manfaat
• KCl sebagai bahan pupuk. • KOHsebagai bahan pembuatan sabun lunak • K2CO3bahan pembuatan gelas • KNO3 sebagai bahan pembuatan pupuk dan bahan peledak.

E. Rubidium
Rubidium merupakan salahsatu unsur logam alkali yang juga sangat reaktif, berwarna putih perak dan sangat lunak

Unsure rubidium banyak terdapat dialam dalam jumlah yang kecil pada mineral-mineral tertentu yang biasanya bersatu dengan logam alkali lainya . selain itu unsure rubidium juga terdapat pada teh, kopi,tembakau dan beberapa tumbuhan lain.

Manfaat
• Dibutuhkan untuk kelangsungan hidup beberapa mahluk hidup ( mislnya tumbuhan). • Digunakan sebagai katalis pada beberapa reaksi kimia. • Sifat radioaktif rubidium -87 digunakan dalam bidang geologi ( untuk menentukan umur batuan atau benda-benda lainya ). • Logam Rb sebagai katoda pada lampu-lampu elektronik

E. Cesium
Sesium adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Cs (dari nama Latinnya, Caesium) dan nomor atom 55. Unsur kimia ini merupakan logam alkali yang lunak dan berwarna putih keemasan, yang adalah salah satu dari tiga unsur logam berwujud cair pada atau sekitar suhu ruangan.

• Digunakan untuk menghilangkan sisa oksigen dalam tabung hampa. • Karena mudah memancarkan elektron ketika disinari cahaya, maka cesium digunakan untuk keeping katoda positif pada sel foto listrik. • Isotop radioakif cesium -137 yang direaksikan dari reaksi fisi nuklir digunakan sebagai penghasil energy atom serta digunakan juga dalam bidang kedokteran dan penelitian.
• Penggunaan paling terkenal unsur kimia ini adalah dalam jam atom.

F. Fransium
Fransium merupakan unsure logam alkali yang bersifat radioaktif dan sifatsifat kimia yang sangat mirip dengan cesium. Selain itu fransium merupakan unsure logam berat yang sangat elektropositif dan merupakan unsure radioaktif alami yang isotop-isotopnya mempunyai masa atom dalam rentang 204 sampai 224.

The End

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->