CARA-CARA MENGAWETKAN MAKANAN

In Uncategorized on January 25, 2011 at 10:52 pm

Sekarang ini memang banyak sekali cara untuk mengawetkan makanan baik cara sederhana maupun cara yang sudah modern. Pengawetan makanan pada dasarnya membuat makanan lebih tahan lama dengan menahan laju pertumbuhan mikroorganisme pada makanan tersebut. Ada beberapa cara yang sudah dikenal dan digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pendinginan Pengasapan Pengalengan Pengeringan Pemaniisan Pengsinan

Itu semua merupakan cara yang lazim digunakan masyarakat indonesia. Dari semua cara itu tak semua cara bisa membuat awet makanan selama berbulan bulan. Kecuali teknik pengalengan yang memang sudah menggunakan cara modern yaitu diberi zat pengawet makanan jadi bisa membuat makanan tahan sampai berbulan-bulan lamanya. Berikut penjelasan lebih lanjutnya. 1. Pendinginan Cara ini adalah cara yang paling dikenal oleh masyarakat pada umumnya sebab cara ini sudah sering digunakan oleh masyarakat desa maupun perkotaan. Pada dasarnya, konsep pendinginan adalah memasukkan makanan di sebuah tempat yang bersuhu rendah. Kita dapat memanfaatkan kulkas. Di dalam kulkas kita dapat mengawetkan sosis, sayur, daging, telur, buah, bahkan ikan. Kita juga bisa memakai wadah yang berisi es. Wadah yang berisi es tersebut biasa dipakai para nelayan untuk mengawetkan ikan hasil tangkapannya. Suhu pengawetan makanan dengan pendinginan antara -4˚ sampai 0˚ Celcius.

dan lain-lain. teh. atau dipanaskan. Prinsip pengeringan menggunakan prinsip bahwa mikroorganisme menyukai tempat yang lembab dan basah yang memiliki kadar air. dioven. asam. Pengeringan Teknik pengeringan dengan cara dijemur. kopi. Pengalengan Cara yang satu ini termasuk paduan antara teknik kimiawi dan fisika. 3. Makanan dimasukkan ke dalam kaleng aluminium atau benda logam lainnya lalu diberi zat pengawet seperti garam. Teknik kimiawi yaitu dengan cara memasukkan zat pengawet. atau gula. daging. . mikroorganisme akan mati dan pembusukan tidak akan terjadi. susu. Jadi semakin kering makanan.2. Cara pengawetan makanan ini sebenarnya tidak bisa membuat makanan awet dalam jangka waktu lama karena cara ini masih dipadukan dengan teknik pengasinan dan pengeringan. Pengasapan Cara pengasapan ialah menaruh makanan dalam sebuah wadah kotak yang kemudian diasapi dari bawah. sedangkan fisikannya dengan memasukkan makanan ke dalam ruang hampa udara. ikan. Biasanya yang diawetkan dalam kaleng adalah sayur-sayuran. buah-buahan. 4.

Contoh makanan yang diawetkan dengan cara ini adalah susu. Pemanisan Cara pengawetan makanan ini dengan memasukkan makanan ke dalam medium yang mengandung gula dengan kadar konsentrasi sebesar 40% untuk menurunkan kadar mikroorganisme. Cara ini biasa digunakan pada masyarakat pesisir pantai untuk membuat ikan asin. Maka dari itu cara ini bisa juga disebut dengan teknik penggaraman. jeli. dan manisan buah. Garam merupakan zat yang bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme pembusuk.5. Pembuatan ikan asin ini juga merupakan paduan antara teknik pengeringan dan pengasapan. Pengasinan Cara yang terakhir ini tentu saja menggunakan bahan yang sering kita pakai yaitu garam dapur. agar-agar. Jika kadar konsentrasinya 70% maka dapat mencegah kerusakan makanan. 6. .

Dalam jangka pendek memang tak ada pengaruh langsung yang dapat dilihat dengan mata. Namun alangkah baiknya jika penggunaan pengawetan makanan dengan zat kimia yang berbahaya dikurangi mengingat bahaya yang ditimbulkan sangat berbahaya bagi kesehatan. pengeringan.wordpress. pengasapan. mikroorganisme juga bisa dihambat pertumbuhannya dengan cara memasukkan ke kulkas. Ada yang menggunakan bahan formalin untuk mengawetkan ikan. pengalengan pengasinan dan pemanisan. Padahal dengan menggunakan formalin yang fungsi sebenarnya adalah untuk mengawetkan mayat ini tidak baik untuk kesehatan. Tapi sekarang ini banyak penyalahgunaan di bidang pengawetan ini.Setelah penjelasan di atas kita akan tahu bahwa yang menyebabkan pembusukan makanan adalah mikroorganisme. Namun dalam jangka panjang akan dapat menimbulkan kanker pada orang yang mengonsumsi makanan dengan menggunakan formalin tersebut.com/2010/11/16/pengawetan-makanan/ . Cuma proses pengawetannya yang sedikit memakai waktu. Lebih baik menunggu proses tersebut daripada instan namun berbahaya bagi kesehatan. Sekarang banyak zat kimia yang digunakan dalam pengawetan makanan. Sumber: http://adiozh. dengan alasan dengan penggaraman sulit digunakan pada waktu musim penghujan karena tak banyak terik matahari. Lebih baik memakai zat alami toh hasil pengawetan makanannya sama. Namun.