1

SUHU & TEMPERATUR
Suhu
Suhu dipergunakan untuk menyatakan panas atau dinginnya sesuatu. Suhu suatu system adalah sifat yang menentukan apakah system itu setimbang termal dengan system lainnya atau tidak. Apabila dua system atau lebih berada dalam kesetimbangan termal, system-sistem tersebut dikatakan mempunyai suhu yang sama. Suhu semua system yang dalam keadaan setimbang termal dapat dinyatakan dengan angka. Menetapkan skala suhu tidak lain ialah menentukan aturan-aturan memberikan harga dalam angka kepada suhu. Syarat bagi kesetimbangan termal antara dua system ialah sama tinggi suhu keduanya. Sebaliknya apabila suhunya berbeda maka kedua system tersebut tidak berada dalam kesetimbangan termal.

1. Termometer
Bila ingin menentukan suhu sejumlah system, prosedur yang paling sederhana adalah memilih salah satu system tersebut sebagai indicator (penunjuk) kesetimbangan termal antara system ini dengan system-sistem lainnya. Sistem yang dipilih dinamakan termometer. Suhu yang ditunjukkan termometer adalah suhu tiap system yang berada dalam kesetimbangan termal dengannya. Yang khas pada termometer adalah kepekaannya (perubahan koordinat keadaan akibat sedikit saja perubahan suhu, dapat terukur), ketelitiannya dalam mengukur koordinat keadaan. Satu lagi sifat yang sering dikehendaki dari termometer ialah kecepatannya mencapai kesetimbangan termal dengan system lainnya.

Sebuah termometer

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Ir. Arief Suwandi

ALAT UKUR DAN ALAT BANTU

1

1. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca. biasanya ada bohlam air raksa pada ujung termometer yang berisi sebagian besar air raksa. Termometer ini mirip desain termometer medis. Ruangan di antara air raksa dapat diisi atau dibiarkan kosong. 1.2. beberapa termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna merah. Tanda yang dikalibrasi pada tabung membuat temperatur dapat dibaca sesuai panjang air raksa di dalam gelas. Termometer air raksa 1. Jenis termometer Ada bermacam-macam termometer menurut cara kerjanya: 1.1. Termometer inframerah 2. bervariasi sesuai suhu.1. air raksa didorong ke atas melalui katup oleh gaya pemuaian. Untuk mengembalikan fungsinya. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. ataupun perubahan suhu. disebut termometer maksimun. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 2 . pemuaian dan penyempitan volume air raksa kemudian dilanjutkan ke bagian tabung yang lebih sempit.1. Saat suhu naik.3.1. Termometer air raksa Termometer air raksa dalam gelas adalah termometer yang dibuat dari air raksa yang ditempatkan pada suatu tabung kaca. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa.2 Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur). Termokopel 1. Saat suhu turun air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap di dalam tabung. termometer harus diayunkan dengan keras. Jenis khusus termometer air raksa. Sebagai pengganti air raksa. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam. bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Untuk meningkatkan ketelitian. Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimun selama waktu yang telah ditentukan.

Dengan melakukan eksperimen yang sama berulang-ulang. Saat dia mengeluarkan termometer dari uap air. Saat Celsius memutuskan untuk menggunakan skala temperaturnya sendiri. Air raksa. Pengukuran suhu celsius menggunakan suhu pencairan dan bukan suhu pembekuan. Anders Celsius merumuskan skala Celsius. membuatnya sulit diamati ketika membeku. Eksperimen untuk mendapat kalibrasi yang lebih baik pada termometer Celsius dilakukan selama 2 minggu setelah itu. Jika termometer mengandung nitrogen. ketinggian air raksa turun perlahan. Pada akhirnya. variasi terlihat dengan variasi tekanan atmosfir).38. Ini bukanlah ide baru. Celsius mengklaim bahwa ketinggian air raksa saat penguapan air sebanding dengan ketinggian barometer. dia menemukan es mencair pada tanda kalibrasi yang sama pada termometer. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 3 . Dia menemukan titik yang sama pada kalibrasi pada uap air yang mendidih (saat percobaan dilakukan dengan ketelitian tinggi. yang dipaparkan pada publikasinya ”the origin of the Celsius temperature scale” pada 1742. Untuk menghindarinya. Jika ini terjadi termometer tidak dapat digunakan hingga kembali ke kondisi awal. Celsius mengusulkan metode kalibrasi termometer sbb: PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. sejak dulu Isaac Newton bekerja dengan sesuatu yang mirip.89 °F) dan hanya dapat digunakan pada suhu di atasnya. Tekanan udara mempengaruhi titik didih air.83 ° C (-37.1 °C (-78 °F). tidak mengembang saat membeku sehingga tidak memecahkan tabung kaca. tidak seperti air.3 Air raksa akan membeku pada suhu -38. Termometer air raksa umumnya menggunakan skala suhu Celsius dan Fahrenhait. dia menentukan titik didih pada 0 °C (212 °F) dan titik beku pada 100 °C (32 °F).89 °F) termometer yang memakai campuran air raksa dan thallium mungkin bisa dipakai.83 °C (-37. Termometer ini mempunyai titik beku of -61. Dia menamakannya Centrigade.6 °F). termometer air raksa sebaiknya dimasukkan ke dalam tempat yang hangat saat temperatur di bawah -37 °C (-34. Satu tahun kemudian Frenchman Jean Pierre Cristin mengusulkan versi kebalikan skala celsius dengan titik beku pada 0 °C (32 °F) dan titik didih pada 100 °C (212 °F). Pada area di mana suhu maksimum tidak diharapkan naik di atas . gas mungkin mengalir turun ke dalam kolom dan terjebak di sana ketika temperatur naik. Celsius memakai dua titik penting pada skalanya: suhu saat es mencair dan suhu penguapan air. Ini berhubungan dengan kecepatan pendinginan (dan pemuaian kaca tabung).

Termokopel murah. dan penambahan tegangan secara berkebalikan dengan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. dapat diubah-ubah. • 3. ketelitian di atas 1 °C sulit diperoleh. karena air raksa secara permanen sangat beracun pada sistem yang rapuh dan beberapa negara maju telah mengutuk penggunaannya untuk tujuan medis. Inilah yang disebut efek termoelektrik. 3. 0. Bagilah panjang di antara kedua titik dengan 100 bagian kecil yang sama. Konduktor tambahan ini kemudian juga akan mengalami gradiasi suhu. CATATAN: Semua perpindahan panas berhenti pada 0 K.01 °C). 3. termokopel adalah sensor suhu yang banyak digunakan dan dapat digunakan untuk mengubah perbedaan potesial panas menjadi perbedaan potesial listrik. dan dapat mengukur temperatur dalam jangkauan yang besar. Tempatkan silinder termometer pada air murni meleleh dan tandai titik saat cairan di dalam termometer sudah stabil. Titik-titik ini ditambahkan pada kalibrasi rata-rata tetapi keduanya sangat tergantung tekanan udara. indium. Saat ini. Termokopel Pada dunia elektronika. dan tin (galinstan) sebagai pengganti air raksa. Batasan utama adalah ketelitiannya. Dengan cara yang sama tandai titik di mana cairan sudah stabil ketika termometer ditempatkan di dalam uap air mendidih. Hari ini termometer air raksa masih banyak digunakan dalam bidang meteorologi. memiliki konektor standar. Prinsip Operasi Tahun 1821. tetapi pengguanaan pada bidang-bidang lain semakin berkurang.1. ia akan menghasilkan tegangan listrik. Beberapa perusahaan menggunakan campuran gallium.16 kelvins (K). Tetapi suhu ini masih mustahil dicapai karena secara fisika masih tidak mungkin menghentikan partikel. 2. tiga titik air digunakan sebagai pengganti (titik ketiga terjadi pada 273. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 4 .1. Semua usaha untuk mengukur tegangan ini perlu melibatkan hubungan konduktor lain ke ujung benda panas. seorang fisikawan Estonia bernama Thomas Johann Seebeck menemukan bahwa saat sebuah konduktor (seperi logam) diberi perlakuan panas secara gradien.4 1. ini adalah titik beku air.

Dengan adanya suhu tetapan pada sambungan dingin. Termokopel dapat dihubungkan secara seri satu sama lain untuk membuat termopile. Pada banyak aplikasi. sedang yang lain dihubungkan pada objek pengukuran. dan koreksi yang baik dapat diaplikasikan. bukan temperatur absolut. Kabel ini direkomendasikan untuk keakuratan tinggi. yang berguna untuk pengukuran di laboratorium. Kabel-kabel ini lebih murah daripada kabel termokopel. pada gambar di atas. yang bertambah sesuai temperatur. dan biasanya diproduksi pada bentuk yang tepat untuk pengangkutan jarak jauh – umumnya sebagai kawat tertutup fleksibel atau kabel multi inti. Hal ini dikenal dengan kompensasi hubungan dingin. Tujuannya sudah jelas. stabilitas. dimana tiap sambungan yang panas diarahkan ke suhu yang lebih tinggi dan semua sambungan dingin ke suhu yang lebih rendah. biasanya campuran material PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Kabel-kabel ini biasanya memiliki spesifikasi untuk rentang suhu yang lebih besar dari kabel termokopel. Di sini. Sangat penting diingat bahwa termokopel mengukur perbedaan temperatur di antara 2 titik. dengan tujuan khusus untuk mengurangi gradiasi suhu di antara ujung-ujungnya. kemudahan. dan hasil. Menggunakan logam yang berbeda untuk melengkapi sirkuit akan menghasilkan tegangan yang berbeda. Biasanya termokopel dihubungkan dengan alat indikasi oleh kawat yang disebut kabel ekstensi atau kompensasi. hubungan dingin akan ditempatkan pada tembaga pada papan sirkuit. dilihat dari biaya. yang memungkinkan untuk digunakan pada tegangan yang lebih tinggi. Sensor suhu yang lain akan mengukur suhu pada titik ini. contoh. titik lebur. ketersediaanya. Dengan begitu. besar efek ini tergantung logam yang dipakai. tegangan pada setiap termokopel menjadi naik. tegangan yang berasal dari hubungan dingin yang diketahui dapat disimulasikan. secara sederhana termokopel tidak mudah dipakai untuk kebanyakan indikasi sambungan lansung dan instrumen kontrol. Perbedaan ini umumnya berkisar antara 1 hingga 70 microvolt tiap derajad celcius untuk kisaran yang dihasilkan kombinasi logam modern. Beberapa kombinasi menjadi populer sebagai standar industri. Mereka menambahkan sambungan dingin tiruan ke sirkuit mereka yaitu peralatan lain yang sensitif terhadap suhu (seperti termistor atau dioda) untuk mengukur suhu sambungan input pada peralatan. Mereka memakai perbedaan kecil.5 benda asli. kurang presisi. walaupun tidak terlalu murah. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 5 . Kabel kompensasi pada sisi lain. tetapi murah. meninggalkan perbedaan kecil tegangan memungkinkan kita melakukan pengukuran. Kabel ekstensi menggunakan kawat-kawat dengan jumlah yang sama dengan kondoktur yang dipakai pada Termokopel itu sendiri. salah satu sambungan —sambungan yang dingin— dijaga sebagai temperatur referensi. Untungnya. kemampuan kimia. sehingga suhu pada ujung benda yang diperiksa dapat dihitung.

2. Kabel ekstensi atau kompensasi harus dipilih sesuai kebutuhan termokopel. Tipe-Tipe Termokopel Tersedia beberapa jenis termokopel.1. Properti lainnya tipe E adalah tipe non magnetik. dan kutub harus dihubungkan dengan benar sehingga tegangan tambahan ditambahkan pada tegangan termokopel. Lebih murah. Beberapa peralatan yang lebih tua menggunakan filter analog. Hubungan Tegangan dan Suhu Hubungan antara perbedaan suhu dengan tegangan yang dihasilkan termokopel bukan merupakan fungsi linier melainkan fungsi interpolasi polynomial. persamaan biasanya diimplementasikan pada kontroler digital atau disimpan dalam sebuah tabel pengamatan. 3.3. menggantikan perbedaan suhu antara sambungan panas dan dingin.6 konduktor yang murah yang memiliki koefisien termoelektrik yang sama dengan termokopel (bekerja pada rentang suhu terbatas). dengan hasil yang tidak seakurat kabel ekstensi. Tipe J (Iron / Constantan) Rentangnya terbatas (−40 hingga +750 °C) membuatnya kurang populer dibanding tipe K Tipe J memiliki sensitivitas sekitar ~52 µV/°C Tipe N (Nicrosil (Ni-Cr-Si alloy) / Nisil (Ni-Si alloy)) Stabil dan tahanan yang tinggi terhadap oksidasi membuat tipe N cocok untuk pengukuran suhu yang tinggi tanpa PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Tipe E (Chromel / Constantan (Cu-Ni alloy)) Tipe E memiliki output yang besar (68 µV/°C) membuatnya cocok digunakan pada temperatur rendah. Pemilihan ini menghasilkan tegangan yang proporsional terhadap beda suhu antara sambungan panas dan dingin. tetapi operasi rentang suhu pada kabel kompensasi dibatasi untuk menjaga agar kesalahan yang diperoleh kecil. Koefisien an memiliki n antara 5 dan 9. 3. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 6 . Kombinasi ini menghasilkan output yang mirip dengan termokopel. Tersedia untuk rentang suhu −200 °C hingga +1200 °C. Agar diperoleh hasil pengukuran yang akurat.1. tergantung aplikasi penggunaannya Tipe K (Chromel (Ni-Cr alloy) / Alumel (Ni-Al alloy)) Termokopel untuk tujuan umum.

Type S (Platinum /Platinum with 10% Rhodium) Cocok mengukur suhu di atas 1600 °C. contohnya rentang suhu 0--100 °C dengan keakuratan 0. Sensitifitasnya sekitar 39 µV/°C pada 900°C. kurang cocok untuk pengukuran dimana perbedaan suhu yang kecil harus diukur dengan akurasi tingkat tinggi. dan yang negatif terbuat dari constantan.7 platinum.1 °C. hingga 1800 K. salah satu aplikasi termopile. sedikit di bawah tipe K.4. Type T (Copper / Constantan) Cocok untuk pengukuran antara −200 to 350 °C. Tipe B memberi output yang sama pada suhu 0°C hingga 42°C sehingga tidak dapat dipakai di bawah suhu 50°C. Mereka adalah termokopel yang paling stabil. Dapat mengukur suhu di atas 1200 °C. sensitivitas rendah (10 µV/°C) dan biaya tinggi membuat mereka tidak cocok dipakai untuk tujuan umum.1. Penggunaan Termokopel Termokopel paling cocok digunakan untuk mengukur rentangan suhu yang luas. Type R (Platinum /Platinum with 7% Rhodium) Cocok mengukur suhu di atas 1600 °C.43 °C). Untuk aplikasi ini. Sering dipakai sebagai alat pengukur alternatif sejak penelitian kawat tembaga. Type T memiliki sensitifitas ~43 µV/°C 3. Termistor dan RTD lebih cocok. Type B (Platinum-Rhodium/Pt-Rh) Cocok mengukur suhu di atas 1800 °C. Konduktor positif terbuat dari tembaga. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Contoh Penggunaan Termokopel yang umum antara lain : o Industri besi dan baja o Pengaman pada alat-alat pemanas o Untuk termopile sensor radiasi o Pembangkit listrik tenaga panas radioisotop. R. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 7 . Karena stabilitasnya yang tinggi Tipe S digunakan untuk standar pengukuran titik leleh emas (1064. Sebaliknya. Tipe N merupakan perbaikan tipe K Termokopel tipe B. sensitivitas rendah (10 µV/°C) dan biaya tinggi membuat mereka tidak cocok dipakai untuk tujuan umum. tetapi karena sensitifitasnya rendah (sekitar 10 µV/°C) mereka biasanya hanya digunakan untuk mengukur temperatur tinggi (>300 °C). dan S adalah termokopel logam mulia yang memiliki karakteristik yang hampir sama.

Konfigurasi fasilitas pengukur suhu ini bekerja dari jarak jauh tanpa menyentuh objek. objek berada pada hampa udara atau atmosfir buatan. Mereka menawarkan metode pengukuran suhu yang cepat dan akurat dengan objek dari kejauhan dan tanpa disentuh – situasi ideal dimana objek bergerak cepat. Mulai dari yang fleksibel hingga fungsi-fungsi khusus/Termometer standar (seperti gambar). Termometer inframerah Termometer Infra Merah menawarkan kemampuan untuk mendeteksi temperatur secara optik – selama objek diamati. Dengan demikian.8 4. Termometers Infra Merah mengukur suhu menggunakan radiasi kotak hitam (biasanya infra merah) yang dipancarkan objek. dan disajikan sebagai suhu. sangat panas. Desain utama terdiri dari lensa pemfokus energi infra merah pada detektor. berada di lingkungan yang bahaya. jauh letaknya. radiasi energi sinar infra merah diukur.). Dengan mengetahui jumlah energi infra merah yang dipancarkan oleh objek dan emisi nya. atau termometer tanpa sentuhan untuk menggambarkan kemampuan alat mengukur suhu dari jarak jauh. seperti pada pemanasan induksi. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 8 . dll. hingga sistem pembaca yang lebih komplek dan kamera pencitraan panas. objek dikelilingi medan elektromagnet. dan/atau adanya kebutuhan menghindari kontaminasi objek (seperti makanan/alat medis/obat-obatan/produk atau test. termometer infra merah berguna mengukur suhu pada keadaan dimana termokopel atau sensor tipe lainnya tidak dapat digunakan atau tidak menghasilkan suhu yang akurat untuk beberapa keperluan. yang mengubah energi menjadi sinyal elektrik yang bisa ditunjukkan dalam unit temperatur setelah disesuaikan dengan variasi temperatur lingkungan. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Produk pengukur suhu infra merah tersedia di pasaran. Kadang disebut termometer laser jika menggunakan laser untuk membantu pekerjaan pengukuran. Temperatur objek dapat dibedakan. Ini adalah citra/gambar dari termometer infra merah khusus industri yang digunakan memonitor suhu material cair untuk tujuan quality control pada proses manufaktur. Penggunaan Termometer Infra Merah Beberapa kondisi umum adalah objek yang akan diukur dalam kondisi bergerak. atau pada aplikasi di mana dibutuhkan respon yang cepat.

Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 9 . • Memeriksa peralatan mekanika atau kotak sakering listrik atau saluran hotspot • Memeriksa suhu pemanas atau oven. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. disebut juga Pyrometer Infra Merah. termasuk desain konfigurasi untuk penggunaan fleksibel dan portabel. untuk tujuan kontrol dan kalibrasi • Mendeteksi titik api/menunjukkan diagnosa pada produksi papan rangkaian listrik • Memeriksa titik api bagi pemadam kebakaran • Memonitor proses pendinginan atau pemanasan material. Contoh. untuk penelitian dan pengembangan atau quality control pada manufaktur Ada beberapa jenis alat pengukur temperatur infra merah yang tersedia saat ini. Sensor emitivitas konstan dapat dipakai pada permukaan terang hanya dengan menambahkan pita gelap pada permukaan benda atau mengecatnya. anda membutuhkan sensor dengan D:S 12:1 atau lebih. anda tidak dapat mengatur keakuratan pembacaan pada permukaan yang terang (sebagian besar sensor dirancang untuk permukaan gelap). Jenis Sensor Variasi sensor yang umum termasuk: • Termometers Infra Merah Titik. Fungsi yang lain ialah ada sensor yang memakai emisivitas konstan ada pula yang harus diatur. Rasio Jarak:Titika Api (D:S) menunjukkan perbandingan diameter luas pengukuran panas dengan jarak alat terhadap permukaan objek. Beberapa contoh. antara lain: • Mendeteksi awan untuk sistem operasi teleskop jarak jauh.9 Termometers Infrared dapat digunakan untuk beberapa fungsi pengamatan temperatur. Gambar di atas menunjukkan hasil “Sistem Pencitraan Garis” untuk mengukur suhu permukaan dapur pembakar semen. Untuk yang konstan. apabila luas permukaan objek anda satu cm persegi dan anda tidak dapat lebih dekat daripada 12 cm ke objek. didesain untuk memonitor luasan sempit atau titik tertentu. selain desaindesain khusus untuk fungsi tertentu pada posisi tetap dalam jangka waktu yang lama Beberapa spesifikasi sensor portabel tersedia untuk pengguna rumahan termasuk tingkat keakuratannya (biasanya kurang lebih satu-dua derajad). plus beberapa derajad dibawahnya untuk pengukuran umum.

hasilnya berupa gambar 2 dimensi. Alat ini banyak digunakan pada manufaktur yang melibatkan konveyer atau proses jaring-jaring. seperti lembaran kaca besar atau logam yang keluar dari tungku. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. memonitor banyak titik pada saat yang sama. pengawasan kualitas pada proses manufaktur. Teknologi ini umumnya membutuhkan banyak prosesor dan software daripada sistem sebelumnya.10 • Sistem Pencitraan Garis Infra Merah. dan pengawasan peralatan atau ruang kerja yang panas/dingin untuk tujuan keselamatan dan pemeliharaan. Aplikasi yang umum termasuk untuk memonitor batas negara bagi militer. digunakan memindai area yang luas. atau tumpukan material yang terus menerus sepanjang sabuk konveyer. • Kamera Infra Merah. untuk secara terus-menerus memindai permukaan yang luas pada ruang. di mana tiap pixel menunjukkan temperatur. Termometer infra merah yang didesain khusus sebagai kamera. biasanya membantu menentukan titik api yang penting pada pencerminan putar. Arief Suwandi ALAT UKUR DAN ALAT BANTU 10 . pabrik dan kertas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful