Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange Berbantuan LKS Terstruktur Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan

Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIIG SMPN 1 Sawan

Oleh: Pande Gede Subiksa Brahma Randra NIM.0813011047

Latar Belakang Masalah
Dunia Pendidikan

Matematika Dalam Dunia Pendidikan

Masalah Yang Dihadapi Di SMPN 1 Sawan Terkait Pembelajaran Matematika

Solusi Yang Ditawarkan

Rumusan Masalah  Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange berbantuan LKS terstruktur dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan?  Bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange berbantuan LKS terstruktur dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan?  Bagaimana respon siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan terhadap pembelajaran yang dilakukan dengan model kooperatif tipe rotating trio exchange? .

 Untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan.  Untuk mengetahui respon siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan terhadap pembelajaran yang dilakukan dengan model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange. .Tujuan Penelitian  Untuk meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan.

 Bagi peneliti mendapatkan pengalaman yang baik sebagai calon guru matematika.Manfaat Penelitian  Bagi guru sebagai alternatif dalam upaya meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar matematika siswa.  Bagi siswa mampu meningkatkan aktivitas dan prestasi belajarnya dalam pelajaran matematika. .

Definisi Operasional  Pembelajaran Matematika  Model Pembelajaran  Model Pembelajaran Kooperatif  Rotating Trio Exchange .

Kajian Pustaka Model Kooperatif Pembelajaran Rotating Trio Exchange Prestasi Belajar Aktivitas Belajar Kerangka Berpikir .

Metode Penelitian Jenis Penelitian Subjek dan Tempat Penelitian Objek Penelitian Prosedur Penelitian .

Metode Penelitian Metode Pengumpulan Data Metode Analisis Data .

Melalui pendidikan diharapkan mampu membentuk individu-individu yang dapat bersaing dalam bidangnya sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Manusia akan sulit berkembang tanpa adanya sentuhan pendidikan.Dunia Pendidikan Pendidikan merupakan upaya manusia untuk memperluas pengetahuan dalam membentuk nilai. sikap. . dan perilaku.

Matematika Dalam Dunia Pendidikan Matematika merupakan salah satu pelajaran yang menduduki peranan penting dalam dunia pendidikan. Hai ini dapat dilihat bahwa pelajaran matematika diberikan ke semua jenjang pendidikan. mulai dari sekolah dasar sampai pada pergutuan tinggi. .

1% 47% - KKM 70 •Dalam memberikan pelajaran. tanpa memberikan kesempatan bagi siswa untuk menganalisis soal terlebih dahulu.8% 44. 1 2 3 4 Rentang Nilai Ulangan Harian 85 ≤ Uh ≤ 100 70 ≤ Uh < 85 55 ≤ Uh < 70 Uh < 55 Persentase 8. •Banyak siswa tidak aktif di kelas dikarenakan suasana kelas yang tidak mendukung.Masalah Yang Dihadapi Siswa Kelas VIIG SMPN 1 Sawan No. Hal inilah yang menyebabkan mereka tidak bisa bertukar pendapat dengan temannya. •Sangat jarang terjadi diskusi kelompok dalam kelas tersebut. •Guru senantiasa memberikan soal-soal yang sifatnya hanya memasukkan rumus saja. . sehingga siswa terkesan menghafal rumus. guru hanya bersifat mentransfer ilmu tanpa ada pengaitan antara materi yang akan dipelajari dengan kehidupan nyata yang sesuai dengan materi tersebut.

3. Keterampilan dalam menjalin hubungan antarpribadi 5. 5. Saling Exchange ketergantungan positif 2. LKS Terstruktur .Solusi Yang Ditawarkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio 1. 4. Interaksi tatap muka 3. Merotasi anggota kelompok 1. Tanggungjawab individu 4. Aktivitas Belajar: Antusias Siswa dalam mengikuti pembelajaran Interaksi siswa dengan siswa Interaksi Siswa dengan Guru Kerjasama siswa dalam kelompok Partisipasi siswa dalam menyimpulkan pelajaran 2.

Model Pembelajaran Kooperatif Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif Karakteristik Model Pembelajaran Kooperatif Tujuan Model Pembelajaran Kooperatif Langkah-langkah Model Pembelajaran Kooperatif .

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange Pengertian dan Karakteristik Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange Prosedur Rotating Trio Exchange .

menolak dan menilai informasiinformasi yang diperoleh dalam proses belajar mengajar. Prestasi belajar seseorang sesuai dengan tingkat keberhasilan sesuatu dalam mempelajari materi pelajaran yang dinyatakan dalam bentuk nilai atau raport setiap bidang studi setelah mengalami proses pembelajaran.Prestasi Belajar bahwa prestasi belajar merupakan tingkat kemanusiaan yang dimiliki siswa dalam menerima. .

Aktivitas Belajar Aktivitas dalam proses pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran. mendengar. berfikir. mencatat. bertanya hal yang belum jelas. membaca dan segala kegiatan yang dilakukan yang dapat menunjang prestasi belajar. Indikator Aktivitas Belajar .

Indikator Aktivitas Belajar  Antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran  Interaksi siswa dengan guru  Interaksi antar siswa  Kerja sama siswa dalam kelompok  Keterampilan siswa dalam menggunakan alat peraga  Partisipasi siswa dalam menyimpulkan pelajaran .

yaitu: perencanaan. Penelitian ini diprediksikan berlangsung dalam tiga siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan. pelaksanaan tindakan.Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang secara umum bertujuan memperbaiki proses kegiatan pembelajaran. serta refleksi. . observasi dan evaluasi.

Subjek Dan Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMPN 1 Sawan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan tahun ajaran 2011/2012 .

.Obyek Penelitian Objek yang ditangani dalam penelitian ini adalah (1) aktivitas dan prestasi belajar matematika serta (2) respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe rotating trio exchange.

peneliti membawa lembaran observasi. Dalam observasi aktivitas belajar matematika siswa. Di mana setiap deskriptor yang muncul akan diberikan nilai 1 dan deskriptor yang tidak muncul akan diberikan nilai 0. Data Prestasi .Metode Pengumpulan Data Data aktivitas belajar siswa Data aktivitas belajar siswa diukur menggunakan lembar observasi aktivitas belajar matematika siswa yang pada setiap pertemuan dan dievaluasi pada akhir setiap siklus. Setiap indikator dalam lebaran observasi akan memuat beberapa deskriptor.

Penskoran soal uraian .Metode Pengumpulan Data Prestasi Belajar Matematika Data mengenai prestasi belajar matematika siswa kelas VIIG SMPN 1 Sawan akan dikumpulkan melalui tes prestasi belajar matematika siswa yang nantinya akan dilaksanakan setiap akhir siklus. Bentuk tes yang digunakan adalah tes obyektif dan uraian yang terdiri dari 10 butir obyektif dan 5 butir uraian.

Metode Analisis Data  Analisis Data Prestasi Belajar Siswa  Analisis Data Aktivitas Belajar Siswa  Analisis Respon Siswa .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful