MENGUKUR DAN MERAMAL PERMINTAAN PASAR

v Konsep Utama dalam Pengukuran Permintaan Sebagai bagian dari perencanaan mereka yang tengah berlangsung, perusahan mempersiapkan banyak estimasi ukuran pasar. Permintaan dapat diukur berdasarkan enam tingkat produk yang berbeda, lima tingkat wilayah yang berbeda, dan tiga tingkat waktu yang berbeda. Masing-masing pengukuran permintaan melayani satu tujuan khusus. Suatu perusahaan mungkin meramalkan permintaan jangka pendek suatu jenis produk tertentu untuk tujuan pemesanan bahan baku, untuk perencanaan produksi, dan untuk meminjam uang tunai. Ia mungkin meramalkan permintaan regional dari lini produksi utamanya untuk memutuskan pembentukan suatu jalur distribusi regional.

Ø Pasar Mana yang Diukur? Pasar adalah kumpulan pembeli aktual dan potensial dari suatu produk. Oleh karena itu, ukuran suatu pasar tergantung pada jumlah pembeli yang mungkin ada pada suatu penawaran pasar tertentu. Pembeli potensial harus memiliki tiga ciri: minat, penghasilan dan akses (daya jangkau). Pasar Potensial adalah sekumpulan konsumen yang menyatakan minat dalam tingkat yang memadai untuk suatu penawaran pasar tertentu. Minat konsumen tidaklah cukup untuk mendefinisikan sebuah pasar. Ukuran pasar adalah fungsi minat dan penghasilan. Lebih lanjut, hambatan akses akan mengurangi ukuran pasar. Contoh: Jika sepeda motor tidak diisribusikan dalam wilayah tertentu, maka konsumen potensial untuk sepeda motor dalam wilayahwilayah tersebut tidak tersedia bagi pemasar. Pasar yang tersedia adalah kumpulan konsumen yang mempunyai minat, penghasilan, dan akses pada penawaran pasar tertentu. Perusahaan sekarang mempunyai pilihan untuk mencoba mendapatkan seluruh pasar tersedia yang memenuhi syarat atau memusatkan perhatian pada segmen tertentu. Pasar yang dilayani (juga disebut pasar sasaran) adalah bagian pasar yang tersedia yang memenuhi syarat yang diputuskan akan dilayani oleh perusahaan. Perusahaan dan pesaing-pesaingnya akhirnya menjual sejumlah sepeda motor tertentu, misalnya dalam pasar yang dilayaninya. Pasar yang tertembus adalah kumpulan konsumen yang telah membeli produk yang bersangkutan.

Ø Permintaan Pasar

Ketergantungan pada permintaan pasar total berdasarkan kondisi tertentu diilustrasikan pada peraga di bawah ini. bukannya permintaan pasar maksimum. Total permintaan pasar bukan merupakan angka yang tetap. adalah sebaliknya. ukurannya cukup terpengaruh oleh tingkat pengeluaran pemasaran yang dilakukan industri yang bersangkutan. Dengan alasan ini. Ø Potensi Pasar Potensi pasar adalah batas yang dapat dicapai oleh permintaan pasar pada saat pengeluaran pemasaran yang dilakukan industri mendekati tidak terbatas. hal ini menunjukkan batas atas dari permintaan pasar yang disebut Potensi Pasar. pada peraga: Bandingkan potensi pasar otomotif dalam periode resesi dengan periode makmur. § Kurva dalam gambar menunjukkan estimasi permintaan pasar yang dihubungkan dengan berbagai tingkat pengeluaran pemasaran yang dilakukan industri tersebut. Sedangkan Pasar yang tidak dapat diperluas. di dalam lingkungan tertentu. pertama-tama dengan laju yang meningkat. Pengeluaran pemasaran yang melewati tingkat tertentu tidak akan lagi merangsang permintaan. Permintaan pasar bersifat elastis terhadap penghasilan. Lihat pada gambar 2. Pasar yang dapat diperluas. Ada dua jenis pasar yang ekstrim. Ø Ramalan Pasar Ramalan pasar menunjukkan permintaan pasar yang diperkirakan. kemudian dengan laju yang semakin menurun. melainkan merupakan fungsi dari kondisi yang ditetapkan. § Pada gambar 1: Jarak dantara Q1 dan Q2 yang relatif lebih besar menunjukkan sensitivitas permintaan terhadap pemasaran. yaitu pasar yang dapat diperluas dan yang tidak dapat diperluas. ia dapat disebut fungsi permintaan pasar. Tingkat pengeluaran pemasaran yang lebih tinggi. Keterangan: § Sumbu Horisontal menunjukkan tingkat kemungkinan pengeluaran pemasaran suatu industri yang berbeda-beda dalam suatu periode waktu tertentu. Potensi pasar lebih tinggi selama masa-masa makmur . § Sumbu vertikal memperlihatkan tingkat permintaan.Permintaan pasar untuk suatu produk adalah: Jumlah volume total yang akan dibeli oleh kelompok pelanggan tertentu dalam wilayah geografis tertentu dalam jangka waktu tertentu dan dalam lingkungan pemasaran tertentu di bawah program pemasaran tertentu.

divisi perusahaan atau pramuniaga. Dua konsep lain yang harus diperhatikan sehubungan dengan ramalan perusahaan yaitu: 1. Ø Ramalan Perusahaan Ramalan penjualan perusahaan adalah tingkat penjualan perusahaan yang diharapkan berdasarkan rencana pemasaran yang dipilih dan lingkungan pemasaran yang diasumsikan. Dirumuskan: Qi = Si Q Dimana: Qi = Permintaan perusahaan i S = Pangsa pasar perusahaan i Q = Total permintaan pasar Andil perusahaan dalam permintaan pasar tergantung pada bagaimana produk perusahaan. komunikasi dan lainnya secara relatif terhadap para pesaing.Ø Permintaan Terhadap Perusahaan Permintaan terhadap perusahaan adalah andil perusahaan dalam permintaan pasar. 2. pelayanan harga. Ia merupakan peralatan manajerial yang utama dalam mendefinisikan dan merangsang usaha penjualan. pangsa pasar perusahaan akan tergantung pada ukuran dan efektifitas pengeluaran pemasarannya relatif terhadap pesaing. Ø Potensi Perusahaan . Kuota penjualan adalah: kumpulan sasaran penjualan untuk sebuah lini produk. Anggaran Penjualan adalah: estimasi yang cermat terhadap volume penjualan yang diharapkan dan terutama digunakan dalam melakukan pembelian. Jika hal-hal lain sama. Secara grafis dapat digambarkan dengan cara yang sama pada peraga di atas. Anggaran penjualan umumnya ditetapkan sedikit lebih rendah daripada ramalan penjualan. dan keputusan-keputusan arus kas.

Ada dua metode yang tersedia yaitu: 1. Cara umum untuk mengestimasi : Q = nqp Dimana: Q = potensi pasar total N = jumlah pembeli produk atau pasar tertentu berdasarkan asumsi yang ditetapkan q = jumlah yang dibeli oleh rata-rata pembeli p = harga unit rata-rata Contoh : Jika 100 juta orang membeli buku per tahun. . Besaran yang paling sulit diestimasi adalah n (jumlah pembeli produk atau pasar tertentu).Adalah batas yang dicapai oleh permintaan terhadap perusahaan pada saat usaha pemasaran perusahaan meningkat relatif terhadap pesaing.000 x 3 x $10). Ia dapat langsung diterapkan apabila kita mempunyai daftar pembeli potensial dan perkiraan yang tepat mengenai apa yang akan mereka beli.000. v Mengestimasi Permintaan Saat Ini Ø Mengestimasi Potensi Pasar Total Adalah jumlah penjualan maksimum yang mungkin tersedia bagi seluruh perusahaan dalam industri selama periode tertentu dengan tingkat usaha pemasaran tertentu yang dilakukan industri yang bersangkutan dalam kondisi lingkungan tertentu. dan pembeli buku rata-rata membeli 3 buku pertahun. maka potensi pasar total untuk buku-buku tersebut adalah $3 milyar (100. Sayangnya. Metode Build-up method (metode yang terutama digunakan pemasar-pemasar bisnis). biasanya salah satu atau keduanya tidak ada. dan harga rata-rata $10. Ø Mengestimasi Wilayah Pasar Perusahaan menghadapi masalah dalam memilih wilayah-wilayah terbaik dan dalam mengalokasikan anggaran pemasaran mereka secara optimal ke dalam wilayah-wilayah tersebut. yaitu: metode yang memerlukan identifikasi seluruh pembeli potensial dalam masing-masing pasar dan estimasi potensi pembelian mereka.

SIC menggolongkan semua manufaktur menjadi 20 kelompok industri utama.28% dari populasi Amerika Serikat. negara bagian.96% penjualan eceran Amerika Serikat.04 Maka. Model yang paling umum digunakan dalam metode ini adalah model indeks langsung (straight forward index method). Biro Sensus mereka mengembangkan SIC (Standard Industrial Classification) untuk mengestimasi potensi wilayah pasar secara efisien. Hal ini mengharuskan pengembangan indeks banyak-faktor.28% populasi Amerika Serikat. Indeks daya beli relatif suatu wilayah Sales and Marketing Management adalah sebagai berikut: B1 = 0. masing-masing mempunyai : kode 2 digit. yang cukup terkenal.28% penjualan total obat-obatan. 1.5 (2) + 0.3 r1 + 0. Namun. atau kota besar yang berbeda-beda.2 p1 Dimana : B1 = persentase daya beli nasional total yang ditemukan di wilayah i y1 = persentase nastional personal income yang dihasilkan dalam wilayah i r1 = persentase penjualan eceran nasional dalam wilayah i p1 = persentase populasi nasional yang berada di wilayah I Contoh: Virginia mempunyai 2% disposable personal income Amerika Serikat. Metode Multiple-Factor Index Karena pelanggan sangat banyak.Di Amerika Serikat.96) + 0. 2. mengasumsikan potensi pasar obat-obatan berhubungan dengan ukuran organisasi. suatu perusahaan tidak dapat membuat daftar mereka. di mana masing-masing faktor diberikan bobot tertentu.3 (1. 2. Penjualan obat-obatan regional juga dipengaruhi oleh pendapatan per kapita dan jumlah dokter per 1000 penduduk. . Salah satu indeks banyak faktor untuk permintaan wilayah. Jika negara bagian Virginia merupakan 2. faktor tunggal jarang menjadi indikator yang lengkap bagi kesempatan penjualan.5 y1 + 0. Indeks daya beli untuk Virginia adalah: 0. Index tersebut menunjukkan daya beli relatif konsumen dalam wilayah.04% penjualan obat-obatan nasional dapat diharapkan ada di virginia. Contoh: perusahaan farmasi. dan 2.2 (2.28) = 2. adalah “Annual Survey of Buying Power” yang diterbitkan oleh Sales and Marketing Management. perusahaan dapat mengasumsikan bahwa virginia akan merupakan pasar bagi 2.

Masing-masing pramuniaga mengestimasi berapa banyak pembeli saat ini dan calon pembeli akan membeli produk yang dibuat oleh perusahaan. pemasok. dan akan menggambarkannya pada pewawancara. diikuti oleh ramalan penjualan perusahaan. atau apa yang telah dilakukan orang. v Mengestimasi Permintaan di Masa Mendatang Perusahaan umumnya menggunakan prosedur tida tingkat untuk mempersiapkan ramalan penjualan. dan asosiasi perdagangan. Ø Survei Minat Pembeli Meramal adalah seni mengantisipasi apa yang mungkin dilakukan pembeli dalam kondisi-kondisi tertentu. Mereka mempersiapkan ramalan ekonomi makro. Ø Gabungan Pendapat Tenaga Penjual Jika wawancara pembeli tidak praktis. Para ahli tersebut meliputi dealer. . melaksanakannya. distributor. Semua ramalan dibangun atas satu dari tiga dasar informasi: apa yang dikatakan orang. Asosiasi perdagangan. sering mengumpulkan dan menerbitkan penjualan industri total. Ø Pendapat Ahli Perusahaan juga dapat memperoleh ramalan dari para ahli. Cara lain untuk mengestimasi penjualan adalah dengan membeli laporan dari perusahaan riset pemasaran yang mengaudit penjualan total dan penjualan merek. yang dimiliki industri. Hal ini berarti mengidentifikasi pesaing-pesaing perusahaan dan mengestimasi penjualan mereka. Ini menunjukkan bahwa pembeli harus disurvei. Namun estimasi dealer memiliki kekuatan dan kelemahan yang sama dengan estimasi pramuniaga.Ø Mengestimasi Penjualan Industri dan Pangsa Pasar Selain mengestimasi potensi total dan potensi wilayah. konsultan pemasaran. masing-masing perusahaan dapat mengevaluasi kinerjanya terhadap industri secara keseluruhan. perusahaan akan meminta pramuniaganya melakukan estimasi. apa yang dilakukan orang. meskipun tidak merinci penjualan individual perusahaan. diikuti oleh ramalan industri. Dengan cara ini. Survei akan berharga terutama bila pembeli mempunyai minat yang telah dirumuskan dengan jelas. perusahaan perlu mengetahui penjualan aktual industri yang terjadi di pasar.

Ø Analisis Permintaan secara statistik Adalah sekumpulan prosedur statistik yang dirancang untuk menemukan faktor real yang paling penting yang mempengaruhi penjualan dan pengaruh relatif mereka . Ø Analisis Deret Waktu Banyak perusahaan menyiapkan ramalan mereka berdasarkan penjualan di masa lalu. pengujian pasar secara langsung harus dilakukan.Ø Metode Pengujian Pasar Saat pembeli tidak merencanakan pembelian mereka dengan hati-hati atau para ahli tidak ada atau tidak dapat diandalkan. Pengujian pasar langsung terutama diperlukan dalam meramal penjualan produk baru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful