Apa Itu Capasitor Bank ????

Posted by Muhammad Taufan

Proses Kerja Kapasitor Kapasitor yang akan digunakan untuk meperbesar pf dipasang paralel dengan rangkaian beban. Bila rangkaian itu diberi tegangan maka elektron akan mengalir masuk ke kapasitor. Pada saat kapasitor penuh dengan muatan elektron maka tegangan akan berubah. Kemudian elektron akan ke luar dari kapasitor dan mengalir ke dalam rangkaian yang memerlukannya dengan demikian pada saaat itu kapasitor membangkitkan daya reaktif. Bila tegangan yang berubah itu kembali normal (tetap) maka kapasitor akan menyimpan kembali elektron. Pada saat kapasitor mengeluarkan elektron (Ic) berarti sama juga kapasitor menyuplai daya treaktif ke beban. Karena beban bersifat induktif (+) sedangkan daya reaktif bersifat kapasitor (-) akibatnya daya reaktif yang berlaku menjadi kecil. Pemasangan Kapasitor Kapasitor yang akan digunakan untuk memperkecil atau memperbaiki pf penempatannya ada dua cara : 1. Terpusat kapasitor ditempatkan pada: a. Sisi primer dan sekunder transformator b. Pada bus pusat pengontrol 2. Cara terbatas kapasitor ditempatkan a. Feeder kecil b. Pada rangkaian cabang c. Langsung pada beban Perawatan Kapasitor Kapasitor yang digunakan untuk memperbaiki pf supaya tahan lama tentunya harus dirawat secara teratur. Dalam perawatan itu perhatian harus dilakukan pada tempat yang lembab yang tidak terlindungi dari debu dan kotoran. Sebelum melakukan pemeriksaan pastikan bahwa kapasitor tidak terhubung lagi dengan sumber. Kemudian karena kapasitor ini masih mengandung muatan berarti masih ada arus/tegangan listrik maka kapasitor itu harus dihubung singkatkan supaya muatannya hilang. Adapun jenis pemeriksaan yang harus dilakukan meliputi : • Pemeriksaan kebocoran • Pemeriksaan kabel dan penyangga kapasitor • Pemeriksaan isolator Komponen Panel Capasitor

:

1. Main switch / load Break switch Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel . Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP.Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban, berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban .Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh :Jika daya kvar terpasang

400 Kvar dengan arus 600 Ampere , maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere. 2. Kapasitor Breaker. Kapasitor Breaker digunkakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1,5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir.Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumusI n = Qc / 3 . VLSebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere , maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere.Selain breaker dapat pula digunakan Fuse , Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker. 3. Magnetic Contactor Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol.Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi , lebih tinggi dari beban motor. Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif). Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama. 4. Kapasitor Bank Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif..yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar. Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt. 5. Reactive Power Regulator Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan. Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan. Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps , 12 steps sampai 18 steps. Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain : - Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual.- Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button. - Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambein temperature dalam ruang panel kapasitor. Karena kapasitor , kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatic berhenti. Setup C/K PFR Capacitor BankAgar Power Factor Regulator (PFR) yang terpasang pada Panel Capacitor Bank dapat bekerja secara maksimal dalam melakukan otomatisasi mengendalikan kerja capacitor maka diperlukan setup C/K yang sesuai.Berikut ini cara menghitung C/K pada PFR:Sebuah Panel Capacitor Bank 6 Step x 60 KVAR, 3 Phase, 400 Volt, dengan CT sensor terpasang 1000/5A. Berapa nilai setup C/K ?Solusi:60

KVAR = 60.000 VAR60.000=86 A400 x 1.732C/K=I c1=8 6=0,43CT Ratio1000/5 Keuntungan yang diperoleh dengan dipasangnya Power Capacitor -Menghilangkan denda PLN atas kelebihan pemakaian daya reaktif. -Menurunkan pemakaian kVA total karena pemakaian kVA lebih mendekati kW yang terpakai, akibatnya pemakaian energi listrik lebih hemat. -Optimasi Jaringan: - Memberikan tambahan daya yang tersedia pada trafo sehingga trafo tidak kelebihan(overload). - Mengurangi penurunan tegangan (voltage drop) pada line ends dan meningkatkan daya pakai alat-alat produksi. - Terhindar dari kenaikan arus/suhu pada kabel sehingga mengurangi rugi-rugi. Memperbaiki Faktor daya berdasarkan rekening listrik PLN. Berdasarkan rekening listrik PLN suatu perusahaan pada tahun 1977 diperoleh data seperti dibawah ini. 1. Beban : 345 KVA 2. Pemakaian kWh LWBP : 77.200 kWh WBP : 34.000 kWhTotal : 111.200 kWh 3. Kelebihan kVARh : 10.656 kVARh Cos phi = KW/KVA Tan phi = KVAr/KW sesuai dengan ketentuan PLN ,Yang Tidak terkena kelebihan KVAR kalau cos phi = 0.85 Cos phi = 0,85 ==> phi = 31,8maka tan 31,8 = 0.62 Jika KWH diketahui = 1111.200 , Maka batas tidak terkena biaya kelebihan KVARH dapat dihitung sebesar : KVARH ( batas ) = KWH x tan phi = 111.200 x 0,62 = 68.944 Dengan adanya kelebihan KVARH sebesar 10.656,besarnya KVARH ( Total ) menjadi : KVARH ( total ) = KVARH ( batas ) + KVARH ( lebih )= 68.944+10.656 = 79.600 Tan phi = KVARH ( total ) / kWh = 79.600/111.200 = 0,716 phi = 35,6Cos phi = cos 35,6 = 0,813 Memperbaiki nilai Cos phi Untuk menghindari biaya kelebihan KVARH,maka perlu dipasang " Capasitor ". Misalnya direncanakan COs phi ditingkatkan menjadi = 0,92 Besarnya pemakaian listrik rata-rata dihitung sebagai berikut : KW ( rata-rata) = Pemakaian listrik per bulan / ( 30 hari x 24 jam )= 111.200 / ( 30x24)= 154,4KW Cos phi = 0.92 ---> phi=23,1

600/ ( 30X24) = 111 Jadi kapasitor yang perlu dipasang = 111 .426 = KVAR/KWKW = 154.dengan Regulator 6 Step .4 ---> KVAR = 0.66 = 35 KVARKapasitor yang digunakan = 6 x 7.5 KVAR .Tan phi = 23.1 = 0.4 = 66KVARH ( total) = 79.426X154.600KVAR = 79.

7 = 484. Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 80 kVAR pada tegangan 525 VAC x 8 step.73 x 400 x 1000 x 0.tg phi target) lihat hal 8-2.4 kW Qc = P (tg phi awal .2 kVAR ~ 400 kVAR .2 x 430 = 516 VAC ~ 525 VAC Dari halaman 8-9 pada tabel detuned reactor. = 484400 x 0.07 ) = 430 VAC Dengan safety margin (SF) sebesar 20%. Jawaban 4 : P = √3 x Un x I x cos phi = 1.82 = 397. Jawaban 3 : P = √3 x Un x Ib x cos phi = 1. maka identik dengan kapasitor 80 kVAR pada tegangan 525 VAC. sehingga menjadi : Ucs = 1.2 x Uc = 1.98.tg phi target) lihat hal 8-2. Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur.98. untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini.7 kemudian Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur adalah 1000 A dengan G/Sn=20 %.petunjuk pemilihan kapasitor bank Sebelum melakukan pemilihan dan instalasi unit kapasitor ke jaringan listrik.0. Ib adalah 1000 A dengan G/Sn=30%. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.7. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini. sangat dianjurkan mengamati terlebih dahulu besarnya harmonik agar unit kapasitor yang terpasang nantinya memiliki masa kerja yang lama. maka tegangan yang terukur pada kapasitor (Uc) akan menjadi : Uc = Un / (1 .60%. ABB menggunakan faktor detuned reactor p = 7% yang memiliki frekwensi resonansi pada 189 Hz. maka unit kapasitor per stepnya harus dinaikkan tegangannya sebesar 20%. Contoh 4 : Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.4 kVA Qc = P (tg phi awal .7 = 484.82 = 397.p) dimana Un = tegangan nominal fasa ke fasa Contoh 3 : Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0.73 x 400 x 1000 x 0. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0. = 484400 x 0. Penentuan bank kapasitor ditentukan sebagai berikut: Contoh pemilihan kapasitor Untuk harmonik dengan kriteria G/Sn = 25% .2 kVAR ~ 400 kVAR ~ 400 kVAR ===> 50 kVAR x 8 step Uc = 400 / ( 1 . Saat detune reactor dan kapasitor terpasang ke jaringan.

. untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC. Dari halaman 8-7 pada tabel 460 VAC . Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 70 kVAR pada tegangan 460 VAC x 8 step. untuk G/Sn = 20 %.~ 400 kVAR ===> 8 step x 50 kVAR Sesuai dengan ketentuan. maka identik dengan kapasitor 70 kVAR pada tegangan 460 VAC.50 Hz. maka unit kapasitor yang digunakan harus dinaikkan tegangannya pada 460 V.

Electric fo Dummies. 2007 Posted by bayupancoro in bayu pancoro.3/100) X 450 R = 280.78. Untuk menghilangkan/ mengurangi conponen daya inductive ini diperlukan kompensator yaitu capacitor/ capacitor bank. daya aktif P (KW) dan daya reaktif R (KVAR) adalah sbb : S^2 = P^2 + R^2 Jadi.Capacitor Bank (part 1) Maret 29. electric. listrik. Misal daya aktif terukur adalah 450 KW dengan cos j 0. Ini merupakan perbandingan antara daya active dan daya reactive. maka : R = ( 100^2 – 78^2)^0. Cos phi = P (kW) / S (kVA) Daya reactive timbul karena beban listrik yang tidak murni resitive. dan yang paling banyak adalah motor listrik. Mayoritas beban pada jaringan listrik adalah beban induktif. Iptek. heater. Effisiensi max. transformer. untuk menghitung besar capactor bank yang diperlukan sebuah sistem dari nilai daya aktif sudah langsung bisa ditentukan. Hubungan antara daya S (KVA). .5 X 450 R = (62. trackback Capacitor Bank TeoriCos phi adalah parameter dasar untuk pengukuran daya di suatu instalasi listrik. Berapa banyak beban induktif yang ada disebuah jaringan listrik. capacitor bank juga akan mengurangi tegangan jatuh pada saluran. bisa inductive atau capacitive.35 KVAR Untuk lebih aman dalam berinvestasi maka gunakan 300 KVAR. mulai dari bola lampu. Sehingga beban listrik kebanyakan adalah beban inductive. daya listrik yang diperoleh adalah sbb : S(awal) = 577 KVA S(akhir) = 450 KVA (dianggap ideal dengan cos j 1) Effisiensi = (1 – (450/577)) X 100% = 22 % Selain untuk effisiensi.

yaitu daya reaktif (VAR) untuk membuat medan magnet atau dengan kata lain daya reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetik sehingga timbul magnetisasi dan daya ini dikembalikan ke sistem karena efek induksi elektromagnetik itu sendiri. khususnya untuk beban yang memiliki impedansi (Z). Sedangkan daya semu dinyatakan dengan satuan Volt-Ampere (disingkat. Pengertian Faktor Daya / Faktor Kerja Faktor daya atau faktor kerja adalah perbandingan antara daya aktif (watt) dengan daya . Pada suatu instalasi. Gambar 1. daya yang sebenarnya) yang digunakan oleh beban untuk melakukan tugas tertentu. khususnya di pabrik/industri juga terdapat beban tertentu seperti motor listrik. Volt Amper) • Daya aktif (P.Perbaikan Faktor Daya Menggunakan Kapasitor 03:01 HaGe 5Komentar Sebelum membahas tentang perbaikan faktor daya dengan menggunakan kapasitor. VAR. Maka daya yang merupakan daya rata-rata diukur dengan satuan Watt. ada baiknya kita mengingat kembali tentang pengertian umum dari Daya Semu. sehingga daya ini sebenarnya merupakan beban (kebutuhan) pada suatu sistim tenaga listrik. yang memerlukan bentuk lain dari daya. yaitu: • Daya semu (S. besarnya daya setiap saat tidak sama. Volt Amper Reaktif) Untuk rangkaian listrik AC. menyatakan kapasitas peralatan listrik. seperti yang tertera pada peralatan generator dan transformator. Dalam sistem listrik AC/Arus Bolak-Balik ada tiga jenis daya yang dikenal. Segitiga Daya. VA). Daya Aktif dan Daya Reaktif. W. Watt) • Daya reaktif (Q. bentuk gelombang tegangan dan arus sinusoida. VA.Daya ini membentuk energi aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter dan juga merupakan daya nyata atau daya aktif (daya poros.

daya reaktif (VAR) harus serendah mungkin untuk keluaran kW yang sama dalam rangka meminimalkan kebutuhan daya total (VA). Sehingga pabrik akan dapat menambah beban pada trafonya dimasa mendatang. pabrik menambahkan sekitar 410 kVAr pada beban motor. Sebuah pabrik kimia memasang sebuah trafo 1500 kVA.3 persen). digabungkan dengan 12 lampu TL 11 W. dengan beban yang terinduksi dan jika faktor daya berkisar dari 0. Daya reaktif yang tinggi akan meningkatkan sudut ini dan sebagai hasilnya faktor daya akan menjadi lebih rendah. yang merupakan penjumlahan vektor kW dankVAr. Secara teoritis. ada 30 buah lampu pijar dan lampu TL. Faktor daya terukur sebesar cos alpha1= 0. jika seluruh beban daya yang dipasok oleh perusahaan listrik memiliki faktor daya satu. Hal ini meningkatkan faktor daya hingga 0. Untuk memperbaiki faktor daya dan untuk mencegah denda oleh pemasok listrik. juga daya semu yang dihasilkan oleh bagian utilitas. maka daya maksimum yang ditransfer setara dengan kapasitas sistim pendistribusian. Sebuah contoh yang memperlihatkan perbaikan faktor daya dengan pemasangan kapasitor ditunjukkan dibawah ini: Contoh 1.5. Kapasitor bertindak sebagai pembangkit daya reaktif dan oleh karenanya akan mengurangi jumlah daya reaktif. Sekelompok lampu pijar dengan tegangan 220V/58 W.semu/daya total (VA). Persentase pembebanan trafo sekitar 78 persen (1160/1500 = 77. Jika diinginkan faktor kerja menjadi cos alpha2=0. (Studi lapangan NPC) Contoh 2. Hitunglah daya semu dari beban dan besarnya arus I1 sebelum kompensasi. dan mengurangi kVA yang diperlukan menjadi 913 kVA. maka kapasitas jaringan distribusi listrik menjadi tertekan.9. Sehingga. Faktor Daya / Faktor kerja menggambarkan sudut phasa antara daya aktif dan daya semu. atau cosinus sudut antara daya aktif dan daya semu/daya total (lihat gambar 1). a) Besarnya daya lampu gabungan . Kapasitor untuk Memperbaiki Faktor Daya Faktor daya dapat diperbaiki dengan memasang kapasitor pengkoreksi faktor daya pada sistim distribusi listrik/instalasi listrik di pabrik/industri. Trafo 1500 kVA kemudian hanya berbeban 60 persen dari kapasitasnya.2 hingga 0. Perbaikan faktor daya ini menggunakan kapasitor. Faktor daya selalu lebih kecil atau sama dengan satu. Faktor daya yang rendah merugikan karena mengakibatkan arus beban tinggi.70. Jadi. hitung besarnya arus I2 (setelah kompensasi).5. Kebutuhan parik pada mulanya 1160 kVA dengan faktor daya 0.89.

352 kVA/220 V = 10. METODA PEMASANGAN INSTALASI KAPASITOR Cara pemasangan instalasi kapasitor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1. Sectoral Compensation Dengan metoda ini kapasitor yang terdiri dari beberapa panel kapasitor dipasang dipanel SDP. Cara ini cocok diterapkan pada industri dengan kapasitas beban terpasang besar sampai ribuan kva dan terlebih jarak antara panel MDP dan SDP cukup berjauhan. khususnya perusahaan atau industri: • Diperlukan hanya sekali investasi untuk pembelian dan pemasangan kapasitor dan tidak ada biaya terus menerus. Bagi Konsumen.9 = 1.176kW/0. • Mengurangi biaya listrik bagi perusahaan.PG = (58 W x 18) + (11 W x 12) = 1176 watt = 1. Cara ini sebenarnya lebih efektif dan lebih baik dari segi teknisnya. Global compensation Dengan metode ini kapasitor dipasang di induk panel ( MDP ) Arus yang turun dari pemasangan model ini hanya di penghantar antara panel MDP dan transformator.9) S2 = PG/Cos phi2 = 1.94 A --> setelah kompensasi Keuntungan Perbaikan Faktor Daya dengan Penambahan Kapasitor Keuntungan perbaikan faktor daya melalui pemasangan kapasitor adalah: 1. • Mengurangi kehilangan distribusi (kWh) dalam jaringan/instalasi pabrik. 3. I1 = S1/U = 2. Terlebih instalasi tenaga dengan penghantar yang cukup panjang Delta Voltagenya masih cukup besar.69 ampere (A)--> sebelum kompensasi b) besarnya daya setelah kompensasi (cos phi = 0. Sedangkan arus yang lewat setelah MDP tidak turun dengan demikian rugi akibat disipasi panas pada penghantar setelah MDP tidak terpengaruh. Individual Compensation Dengan metoda ini kapasitor langsung dipasang pada masing masing beban khususnya yang mempunyai daya yang besar.176 kW Cos phi1 = PG/S1 ->> S1 = Pg/Cos phi1 = 1. Bagi utilitas pemasok listrik • Komponen reaktif pada jaringan dan arus total pada sistim ujung akhir berkurang. • Kemampuan kapasitas jaringan distribusi listrik meningkat. . 2.5 = 2. • Kehilangan daya I kwadrat R dalam sistim berkurang karena penurunan arus. sebab: (a) daya reaktif (kVAR) tidak lagi dipasok oleh perusahaan utilitas sehingga kebutuhan total(kVA) berkurang dan (b) nilai denda yang dibayar jika beroperasi pada faktor daya rendah dapat dihindarkan.352 kVA.176 kW/0. 2. mengurangi kebutuhan untuk memasang kapasitas tambahan. • Tingkat tegangan pada beban akhir meningkat sehingga meningkatkan kinerja motor.306 kVA/220 V = 5.306 kVA maka I2 = S2/U= 1.

Kapasitor Breaker digunkakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban . VL Sebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere . Magnetic Contactor Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol. maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere. 2. Selain breaker dapat pula digunakan Fuse. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar. Kapasitor Bank Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif. Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP. 5.Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi .Namun ada kekurangan nya yaitu harus menyediakan ruang atau tempat khusus untuk meletakkan kapasitor tersebut sehingga mengurangi nilai estetika. Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt atau Kapasitor Bank adalah sekumpulan beberapa . Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh : Jika daya kvar terpasang 400 Kvar dengan arus 600 Ampere . Disamping itu jika mesin yang dipasang sampai ratusan buah berarti total cost yang di perlukan lebih besar dari metode diatas Komponen-komponen utama yang terdapat pada panel kapasitor antara lain: 1. Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker. Main switch / load Break switch Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel . Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif).. maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere. Kapasitor Breaker.Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1. lebih tinggi dari beban motor. Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumus I n = Qc / 3 . Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama.5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir. 3.yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif.

Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps .Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual. . Besaran yang sering dipakai adalah Kvar (Kilovolt ampere reaktif) meskipun didalamnya terkandung / tercantum besaran kapasitansi yaitu Farad atau microfarad. Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain: . Karena kapasitor.Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button. 12 steps sampai 18 steps.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatis berhenti. . Reactive Power Regulator Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan. Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan. Sehingga mempunyai sifat mengurangi / menghilangkan terhadap sifat induktif (leaging) 6. Kapasitor ini mempunyai sifat listrik yang kapasitif (leading). . kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat.Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambeint temperature (suhu udara sekitar) dalam ruang panel kapasitor.kapasitor yang disambung secara parallel untuk mendapatkan kapasitas kapasitif tertentu.

maka tidak dapat menambah beban listrik lagi sedangkan kw yang terpakai masih dibawah daya terpasang. Dengan power factor rata rata /bulan yang rendah akan dikenai penalty / denda dari PLN yang nilai rupiah / kvarh nya cukup tinggi.10 hari kedua beban continu 70 kw cosphi 0.Perbaikan Faktor Kerja PERBAIKAN FAKTOR KERJA ( POWER FACTOR CORRECTION ) Perbaikan faktor kerja adalah suatu usaha atau langkah langkah untuk dapat mencapai system kelistrikan yang optimal.9 . Sebagai contoh : .8 .10 hari pertama beban continu 30 kw cos phi 0.9 Berapa power factor rata rata . Jika beban yang ada sudah mencapai batas arus dari daya terpasang . 1. Daya terpasang listrik PLN ( KVA) tidak dapat optimal.? . Power factor yang buruk dapat merugikan suatu sistem kelistrikan.85. Adapun kerugian yang dapat ditimbulkan dengan adanya factor kerja yang buruk atau rendah adalah : 1.10 hari ketiga beban continu 20 kw cosphi 0. Hal ini karena sudah melebihi ketentuan yang distandarkan dari PLN yaitu sebesar 0.

Jawab : 10 hr x 24 jam x 30 kw x 0.526 = 1.841 Jadi rata rata power factor yang didapat sebesar 0.800 Power Factor rata rata/bulan = 24.800 10 hr x 24 jam x 20 kw = 4. Yang tidak boleh kurang dari nilai 1.841 .200 10 hr x 24 jam x 70 kw = 16.320 -------------Total = 24.85 / 0.9 = 4. dan dikarenakan masih dibawah 0.480 = 0. Perhitungannya juga dapat diperkirakan dari hasil bagi kwh meter / bulan dibagi kvarh meter / bulan.615 .480 10 hr x 24 jam x 70 kw x 0.615 yang berasal dari perhitungan sebagai berikut : Cos phi / sin phi = 0.240 10 hr x 24 jam x 30 kw = 7.240 / 28.8 = 13.9 = 6.85 maka akan dikenakan denda tiap kvarh yang terhitung.440 10 hr x 24 jam x 20 kw x 0.800 Total = 28.

Dengan power factor yang rendah maka arus menjadi lebih tinggi. maka dengan tahanan kabel yang tetap dan arus yang melewati kabel berbanding lurus dengan panas yang dikeluarkan.615 maka PLN akan memberlakukan denda tiap kvarh terbaca. Sebagai contoh : Jika dalam sebulan pemakaian energi yang ditunjukkan dalam kwh meter sebesar 8500 kwh sedangkan pemakaian energi reaktif sebesar 5200 kwh jadi jika kita memakai rumus diatas : Kwhmeter / kvarh = 8500 / 5400 = 1.57 Dengan hasil tersebut diatas maka nilai yang didapat kurang dari 1. sehingga meskipun dilalui dengan beban ampere yang .Jika hasil baginya lebih kecil dari 1.615 sehingga akan dikenakan denda sebesar Kvarh x Rp / Kvarh 2.7 maka temperature yang ada didalam kabel akan lebih tinggi dibanding dengan setelah dipasang kapasitor dengan perkiraan jika cosphi mecapai satu maka arus akan menjadi 140 Ampere maka akan ada penurunan panas yang signifikan terhadap penghantar tersebut. sesuai dengan rumus I Rt . Panas yang berlebihan pada sebuah penghantar secara terus menerus lama kelamaan akan dapat mengurangi daya hantar penghantar tersebut. Jika penghantar dengan penampang 70 mm dilalui arus sebesar 200 Ampere dengan power factor 0. Dengan arus yang tinggi ini akan menjadikan kabel lebih panas karena energi yang terbuang karena arus .

Jika instalasi dengan kabel penghantar yang panjang dan jauh maka akan menyebabkan tegangan jatuh ( Delta V ) semakin besar diujung beban .sama maka panas kabel lama akan memepuyai potensi panas lebih tinggi dibandingkan dengan kabel instalasi terpasang baru.00025 = 6 Volt Jadi jika tegangan terukur diujung kabel sebesar 206 volt (phaseneutral) maka akan ada kenaikan tegangan sebesar 6 volt menjadi 212 Volt setelah ada penurunan arus karena pemasangan kapasitor Dengan keempat kerugian yang ditimbulkan oleh karena power factor yang rendah maka diupayakan memperbaikinya dengan memasang capasitor bank. Sebagai contoh : Sebuah penghantar dengan penampang 70 mm sepanjang 200 meter dilalui arus sebesar 200 Ampere . 3. Tegangan jatuh berbanding lurus dengan arus yang melewati penghantar. . maka tegangan jatuhnya akan lebih besar diujung instalasi jika dibandingkan dengan penghantar tersebut dilalui arus sebesar 140 A dengan perhitungan sederhana selisih tegangan jatuh mencapai : Ampere awal – ampere akhir x panjang kabel bolak balik x (tahanan jenis / penampang kabel) (200 A – 140 A) x ( 200 meter x 2) x (0.0175 / 70 mm ) 60 x 400 x 0.

Besaran yang sering dipakai adalah Kvar ( Kilovolt ampere reaktif ) meskipun didalamnya terkandung / tercantum besaran kapasitansi yaitu Farad atau microfarad.Daya aktif adalah daya yang terpakai yang terukur dengan kilowattmeter. motor motor listrik. .Dengan Dasar inilah Nilai power factor diperbaiki. Semisal lampu tabung denga ballastnya.Bagaimanakah konsep dasar sehingga dengan pemasangan kapasitor bank dapat memperbaiki factor kerja dari suatu sistem kelistrikan ? Hal itu dapat dijelaskan sebagai berikut: . Daya ini membentuk energi aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter. .Sehingga daya listrik yang dipakai untuk mengoperasikan peralatan tersebut terdiri dari dua unsur yaitu daya aktif dan daya reaktif. las listrik dan transformator . Capasitor bank adalah sekumpulan beberapa kapasitor yang disambung secara parallel untuk mendapatkan kapasitas kapasitif tertentu.Beban beban yang mempunyai kecenderungan memiliki cosphi kurang dari satu tertinggal ( leaging) adalah beban beban listrik yang mempunyai unsur lilitan dan inti besi. Dan daya ini dikembalikan ke system karena efek induksi elektromagnetik itu sendiri. . Kapasitor ini mempunyai sifat listrik yang kapasitif ( leading ). .Sedangkan daya reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetic sehingga timbul magnetisasi. Sehingga mempunyai sifat mengurangi / menghilangkan terhadap sifat induktif ( leaging ) .

Ada beberapa metode yang bisa digunakan yaitu : 1. Pembacaan Kvarh meter Dengan uji petik pembacaan Kvarh meter analog pada beban puncak Data yang diperlukan adalah Ratio CT.7 untuk beban puncak 600 kw jika factor daya yang diinginkan menjadi 0. Metode tabel Cos Phi Metoda ini menggunakan table cos phi (terlampir).Data yang diperlukan adalah daya beban puncak dan factor daya (cos phi ) Contoh : Sebuah instalasi pabrik memiliki factor daya 0./kvarh Contoh : . Ratio PT dan Rev.62 x 600 kw = 372 kvar 2.MENGHITUNG DAYA REAKTIF MEMPERBAIKI FAKTOR KERJA YANG DIPERLUKAN UNTUK Berapakah kapasitas daya reaktif yang diperlukan untuk memperbaiki system instalasi agar dicapai power factor yang diinginkan .62 Maka daya reaktif yang diperlukan = 0.93 diperlukan daya kapasitor sebesar : Dari tabel didapat angka : 0.

1000 x 0. Pembacaan ampere dan cos phi Dengan pembacaan ampere meter pada beban puncak dan pembacaan power factor pada beban puncak.000 / 900 = 533 kvar 3.732 x 400 V x ( 1000 x 0.1 KV dan rev / kvarh = 900 putaran / kvarh Daya reaktif yang diperlukan : CT ratio ( 4)x PT ratio(200) x 3600 dt /60 dtk x 10 putaran ----------------------------------------------------------------------900 putaran / Kvarh = 480.Pembacaan putaran piringan kvarh meter setiap 10 putaran adalah 60 dtk.6 .8 tertinggal (cosphi 1 ) Power factor yang direncanakan 1 ( cos phi 2 ) Q = 3 x VL x ( I sin phi 1 – I cos phi 1 x sinphi 2 ) ------------------------Cos phi 2 Q = 1. CT Ratio 20/5 A. Contoh = Besar arus rata rata pada beban puncak 1000 Ampere Power factor pada beban puncak 0.8 x 0 ) ----------------- . PT Ratio 20 / 0.

8 Cos phi 2 (target) = 0.95 Daya aktif = 400 kw Rumus = .000 = 90.8 = 500 KVAR = 500 .160.000 = 300 KVAR Jika target power factor yang diharapkan kurang dari satu maka dapat menggunakan rumus : Cos phi 1 ( awal ) = 0.Pembacaan kw dan cos phi Metode ini bersifat global yang diperkirakan power factor target cosphi 1 Dengan rumus dasar : KVA = KW + KVAR KVAR = KVA .8 Beban dihitung KVA = 400/ 0.000 .400 = 250.1 Q = 692 x 600 Q = 415 Kvar 4.KW Contoh : Beban maksimum 400 kw pada cos phi 0.

= ------------. Pembacaan rekening/tagihan listrik Metode ini memerlukan data dari kwitansi selama satu periode (misalnya 1 tahun ).1 ) 0.= 265 Kvar Waktu pemakaian 8 jam x 30 hari METODA PEMASANGAN INSTALASI KAPASITOR .---------.0.---------..75 .8 0.. Kemudian data diambil dari pembayaran denda kvar tertinggi.-1 .-1 . Data lain yang diperlukan adalah jumlah waktu pemakaian.tan phi 2 ) 11 Kvar = Kw ( ---------.95 = 400 ( 0. Kvarh tertinggi 63504 Q = -----------------------.33 ) = 168 Kvar 1.1 ) Cosphi 1 cosphi 2 11 = 400 ( ---------.Kvar = Kw ( tan phi 1 .

Terlebih instalasi tenaga dengan penghantar yang cukup panjang Delta Voltagenya masih cukup besar. Sedangkan arus yang lewat setelah MDP tidak turun dengan demikian rugi akibat disipasi panas pada penghantar setelah MDP tidak terpengaruh. Global compensation Dengan metode ini kapasitor dipasang di induk panel ( MDP ) Arus yang turun dari pemasangan model ini hanya di penghantar antara panel MDP dan transformator. Cara ini cocok diterapkan pada industri dengan kapasitas beban terpasang besar sampai ribuan kva dan terlebih jarak antara panel MDP dan SDP cukup b 3. Cara ini sebenarnya lebih efektif dan lebih baik dari segi teknisnya. Namun ada kekurangan nya yaitu harus menyediakan ruang atau tempat khusus untuk meletakkan kapasitor tersebut sehingga mengurangi nilai estetika. Individual Compensation Dengan metoda ini kapasitor langsung dipasang pada masing masing beban khususnya yang mempunyai daya yang besar. 1. Sectoral Compensation Dengan metoda ini kapasitor yang terdiri dari beberapa panel kapasitor dipasang dipanel SDP. Disamping itu jika mesin yang dipasang sampai ratusan buah berarti total cost yang di perlukan lebih besar dari metode diatas .Cara pemasangan instalasi kapasitor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1.

UPS. soft starter. . Hingga jika dilihat dari spectrum gelombang arus dan tegangan tidak nampak gelombang dengan frekuensi yang lain.mesin las listrik. Beban beban listrik yang mengandung harmonic tinggi antara lain Lampu sodium .Beban linier Yang dimaksud dengan beban linier adalah beban beban listrik yang tidak menimbulkan distorsi gelombang frekuensi . Menaikkan rugi rugi panas pada motor . lampu pijar dan lain lain .HARMONIC WAVE ( GELOMBANG HARMONIC ) Beban listrik di industri dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu . Selain dapat berpotensi merusakkan kapasitor harmonic ini juga dapat menyebabkan : 1. Jenis kapasitor yang akan digunakan juga tergantung sampai seberapa besar Total daya peralatan yang mengandung harmonic dibandingkan dengan total daya trafo dalam satuan persen. Frekuensi lain yang mucul akibat hal ini yang dinamakan gelombang harmonic.Beban non linier Yang dimaksud beban non linier adalah beban beban listrik yang dapat menimbulkan distorsi arus dan tegangan sehingga bentuk gelombang sudah tidak lagi sempurna sinusoida melainkan bisa dilihat seperti gambar. Pada batas tertentu diatas 15 % maka harmonic ini dapat berpotensi merusakkan kapasitor . pemanas . transformator dan generator sehingga menurunkan rendemen dari peralatan tersebut.tanur listrik Dari kedua jenis beban ini beban non linier inilah yang dapat merusakkan kapasitor bank jika harmonic yang dihasilkan peralatan listrik berlebihan. Misalnya motor listrik induksi . trafo saturasi. Satuan haromic dalam prosen diukur dengan menggunakan alat ukur khusus ( Power quality meter ). motor motor DC. inverter.

4.n Jika total harmonic yang ada kurang dari 15 % maka pemilihan kapasitor memakai type standart dengan tegangan 415 V. maka persamaannya menggunakan ( 460/415 ) kwadrat x 50 Kvar = 60 kvar pada tegangan 460 V . Karena gelombang arus dan tegangan sudah terdistorsi dengan harmonic maka pengukuran dengan instrument listrik bisa tidak lagi akurat karena gelombang arus dan tegangan sudah tidak sinusoida murni. sebagai contoh harmonic instalasi sebesar 20 % yang berarti dari total KVA peralatan yang ada ada 20 % peralatan yang mengandung harmonic. Karena harmonic berpengaruh terhadap flux motor sehingga menimbulkan mekanikal vibrasi . Dan peralatan elektronik selalu menggunakan kapasitor dn akan membuat deviasi hasil pengukuran. 3. Untuk pemilihan type / jenis kapasitor dapat berdasarkan berapa besar factor harmonic (thd) yang terkandung dalam instalasi dan besarnya dalam satuan prosen ( % ) . Bagi peralatan peralatan elektronik vital sangat diperlukan peralatan pencegah harmonic buruk yaitu dengan memasang Filter harmonic yang bekerja menghilangkan gelombang harmonic. noise dan ripple pada torsi motor.2. Karena terpengaruh harmonic interference maka peralatan proteksi yang sifatnya elektronik dapat terpengaruh dan dapat mengalami kegagalan. 5. maka pemilihan type memakai kapasitor yang tegangan kerjanya 460 V dengan rating Kvar lebih tinggi 21 % sebagai contoh : Untuk mendapatkan 50 Kvar pada tegangan 415 V . Jika total harmonic yang ada lebih dari 15 % dan kurang dari 25 % . Combinasi parallel antara beban dan kapasitor dapat menimbulkan resonansi yang sifatnya memperkuat harmonic.dan berbahaya bagi peralatan elektronik.

60 % ini berasal dari ( 525/415 ) kwadrat = 1. dengan demikian untuk mendapatkan daya reaktif 50 Kvar pada 415 V dibutuhkan kapasitor sebesar 60 % lebih tinggi yaitu kapasitor 80 Kvar / 525 V. maka kapasitor yang dipakai menggunakan tegangan sebesar 525 V ditambah pemasangan detune reaktor secara seri.Jika total harmonic yang ada diatas 25% sampai 40% maka pemilihan kapasitor menggunakan tegangan kerja 525 V. Metode ini cukup effektif memisahkan sumber daya yang terkontaminasi harmonic . Pemasangan Detune reaktor ini sebagai filter harmonic yang mana berupa lilitan dengan satuan besaran Henry . Tapi karena halnya untuk mendapatkan motor sinkron susah didapatkan dipasaran dapat juga menggunakan motor induksi yang dikontrol oleh inverter untuk mendapatkan putaran sinkron. Daya poros mekanis yang berputar ini digunakan untuk menggerakkan generator listrik .60 atau 60 % lebih banyak. Karena detune reaktor berupa lilitan maka harmonic ini (gelombang liar) akan beresonansi terhadap lilitan induktif dan dengan sendirinya memfilter harmonic yang masuk ke kapasitor bank. dan daya keluaran dari generator ini sudah merupakan bentuk sinusoida murni tanpa terkontaminasi harmonic lagi dikreanakan terpisah oleh kopling mekanik. jika menginginkan mendapatkan putaran sinkron dapat dengan menggunakan motor sinkron. Salah satu cara lagi yang bisa menghilangkan harmonic ini yaitu menggunakan kopling mekanik atau secara ilmiah menggunakan metoda motor Generator set. Jika total harmonic lebih tinggi dari 40 % . maka diperlukan filter harmonic jenis khusus seperti yang tampak pada gambar panel diatas. . Metode ini dapat diterangkan sebagai berikut : Sumber daya terlebih dahulu digunakan untuk memutar motor listrik . Untuk peralatan elektronik yang mempunyai sensifitas tinggi seperti halnya peralatan yang ada pada pusat telekomunikasi .

Dapat menurunkan prosentase harmonic pada jaringan.5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1. Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh : Jika daya kvar terpasang 400 Kvar dengan arus 600 Ampere . VL Sebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere . Main switch / load Break switch Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel .Melindungi kapasitor dari kerusakan akibat kelebihan tegangan / arus karena harmonic yang terlalu tinggi. Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP. Kapasitor Breaker. maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere. Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumus I n = Qc / 3 . berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban . 2.Pemasangan Detuned Reactor akan memberikan keuntungan : . Kapasitor Breaker digunkakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. . Komponen komponen yang terdapat pada panel kapasitor antara lain : 1.Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban. .

3. Selain breaker dapat pula digunakan Fuse . 5. Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain : .. Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps . Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan. Magnetic Contactor Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol. lebih tinggi dari beban motor.maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere. Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker. 4. Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif).yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama. 12 steps sampai 18 steps. Kapasitor Bank Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif.Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi . Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt. Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Reactive Power Regulator Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar.

96 (cosphi 2 ) = sin phi 2 : 0.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatic berhenti.. kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat. . Karena kapasitor .75 x 0. DESIGN DAN PERENCANAAN PANEL KAPASITOR Suatu pabrik mempunyai parameter listrik sebagai berikut : Pada beban puncak / full operasional terbaca : Ampere : 1200 Ampere Tegangan : 385 Volt AC Cos phi : 0.28 ) .28 Perhitungan dengan rumus : Ic = ( Arus Maksimum x sin phi 1) – ( Arus maksimum x cos phi 1 x sin phi 2 ) ----------------------------------------Cos phi 2 = ( 1200 x 0.Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambein temperature dalam ruang panel kapasitor.75 ( cosphi 1 ) = sin phi 1 : 0.Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button.661 Kw meter : 600 Kw Cos phi yang ditargetkan : 0.661 ) . .Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual.( 1200 x 0.

6 Kvar = 420 Kvar ( V1 / V2 ) ( 385/ 415 ) Jadi kebutuhan daya reaktif aktualnya 420 Kvar 1.732 x 385 x 530.5 = 530.25 x I c = 1.88 Kvar = 354 Kvar Kapasitor yang dibutuhkan : Tegangan kerja kapasitor 415 V ( V 2 ) Tegangan jala jala terukur 385 V ( V1 ) Daya reaktive terhitung 354 Kvar ( Q1 ) Daya Reaktive Kebutuhan ( Q2) ? Q 1 354 Q 2 = -----------------.25 x 530 Ampere = 662 Ampere Bisa dipilih antara kapasitas switch 630 A atau 800 A .7 Ampere Reaktif Qc = 3 x VL x Ic = 1.7 = 353.= -----------------. Mains switch yang digunakan sebesar : MS = 1.262.2 .----------------------0.= 411.96 = 793 .

Magnetic contactor yang digunakan untuk kapasitor 10 Kvar = 20 Ampere 20 Kvar = 40 Ampere 30 Kvar = 60 Ampere 40 Kvar = 80 Ampere Rating ampere kontaktor kondisi pada AC 3 bukan AC1 5. Regulator yang di pilih mempunyai 12 steps dengan perhitungan 10 Kvar x 1 steps . Kapasitor bank yang digunakan pada tegangan jaringan 400/415 V . Reactive power regulator dapat menyesuaikan settingan. 4. Pemutus tenaga yang digunakan bisa menggunakan MCCB atau Fuse Untuk 10 Kvar = 20 Ampere ( fuse 25 Ampere) Untuk 20 Kvar = 40 Ampere ( fuse 50 Ampere ) Untuk 30 KVar = 60 Ampere ( fuse 80 Ampere ) Untuk 40 Kvar = 80 Ampere ( fuse 100 Ampere) Dianjurkan memilih breaker dengan breaking capacity yang tinggi minimal 25 KA. 20 kvar x 1 steps . 3. 30 Kvar x 1 steps dan 40 Kvar 9 steps = 10 + 20 + 30 + 360 = 420 Kvar Current transformer yang dipakai 600 / 5 A atau menggunakan Current transformer yang sudah ada di panel MDP berapapun ampernya.Selain Load break switch ( LBS ) bisa digunakan MCCB atau fuse 2.

Push button on – off . Busbar utama untuk kapasitas 600 Ampere menggunakan ukuran 8 x 50 mm = 400 mm 2 (batang tembaga ).Pilot lamp .Untuk busbar main switch menggunakan ukuran 10 x 30 mm = 300 mm2 7.Cover pertinax 2 mm Box panel yang digunakan ukuran : .Mcb control / fuse control .Exhaust fan 60 watt 220 V + Thermostat . Kabel Power kapasitor bank menggunakan kabel NYA / NYAF 10 Kvar = 6 mm 2 20 Kvar = 10 mm 2 30 Kvar = 16 mm 2 40 Kvar = 25 mm 2 Additional komponen : .10 Kvar 1 unit 20 Kvar 1 unit 30 Kvar 1 unit 40 Kvar 9 unit 6.Selektor auto manual .

Kontaktor dan kapasitor 6. Magnetic contactor sampai Kapasitor bank. Pasang semua komponen pada tempatnya sesuai gambar 8.Tinggi : 200 cm Panjang : 150 cm ( 2 pintu ) Tebal / dalam : 75 cm Tebal plat : 1. Ukur dan setting untuk busbar mains switch 4. Instalasi Kabel Power dari Busbar . Ukur dan setting dudukan untuk busbar utama 3. Lubangi dudukan plat untuk pasang Main switch . dan kapasitor bank 2. Magnetic contactor . Lubangi pintu panel sesuai gambar rencana untuk Modul regulator . Lubangi busbar dan cat sesuai dengan urutan RST 5. Instalasi kabel kontrol. Atur dan pasang dudukan Main Switch.MCCB.gunakan sleve kabel untuk menandai phasenya.8 mm – 2 mm Warna : Grey RAL 7032 Cat : Powder Coating Langkah perakitan dan instalasi : 1. MCCB. 7. 9. push button dan selector auto manual.pilot lamp. dianjurkan menggunakan kabel merah warna standar untuk rangkaian kontrol AC) kabel schoon merah untuk menandai . MCCB .

dan antara busbar dengan body atau grounding. Semua switch baik main switch . MCCB . Tarik kabel instalasi kontrol Current transformer dengan menggunakan kabel NYM 2 x 4 mm . Naikkan MCB control untuk mengoperasikan modul regulator. Tarik kabel Power utama NYY 3 x 1 x 300 mm dari main switch dipanel kapasitor sampai breaker outgoing / busbar panel MDP. Langkah langkah Test Commisioning Panel Kapasitor 1. Untuk RST menggunakan kabel shoon merah.kuning . 5. biru 10. Masukkan tegangan power ke panel Kapasitor. 2. 7. jika jarak antara panel kapasitor dengan panel MDP lebih dari 10 meter maka kabel kontrol Current transformer diperbesar menjadi NYM 2 x 6 mm. Catat tegangan kerja dan amati. mcb kontrol dan selector switch dalam keadaan off. Cek ulang penyambungan kabel power dan kabel CT pastikan sudah sesuai urutan dan polaritasnya. Masukkan main switch diikuti oleh mccb step by step. 9. 10.Phase dan Kabel schoon biru untuk menandai neutral. Instalasi kabel kontrol menggunakan marking kabel untuk kemuda Han identifikasi dan pemeliharaan. . Tarik dan instalasi kabel Neutral NYAF 6 mm 3. 6. Cek dengan ohmmeter antara busbar dengan busbar. Tarik kabel grounding dengan ukuran minimal BC 50 mm 4. 8.

Setelah semua steps diperiksa dan tidak ada kelainan berarti. Baca dan amati besaran ampere yang mengalir apakah sudah sesuai dengan rating ampere yang tertera dalam kapasitas kapasitor.85. Cek ampere masing masing phase dari kapasitor . Biasanya menunjukkan antara paling rendah 0. 17. 18.= 0.5 dimungkinkan terjadi salah koneksi kabel sensor ke regulator / salah fase 16. Setting C / K regulator dengan rumus : Ampere step pertama 16 ampere C/K = ------------------------------. Terjadi kerusakan pada kapasitor .13 Ratio CT arus 600/5 12. Selektor dipindah diposisi manual. 19.96 13. 20.65 sampai 0. maka selector dipindah ke posisi auto. Jika terbaca dibawah 0. . Dalam keadaan auto ini steps steps kapasitor akan masuk dengan sendirinya menyesuiakan besaran kvar yang dibutuhkan. Setting program stepping capasitor Normal / circular 15.11. Setting power factor target pada cos phi 0.bisa juga terjdi pada kontaktor hingga tidak kontak. Pada posisi manual ini semua perintah kontaktor dioperasikan dari push button. Tekan push button satu persatu bergantian. Setting program step utama pada : 1:2:3:4:4:4 14.Idealnya seimbang jika terjadi ketidak seimbangan terlalu jauh .= --------------. Setelah selesai baca parameter power factor saat itu.

Test commissioning telah selesai. Bagaimanakah system operasional panel kapasitor bisa bekerja secara otomatis ? Hal tersebut dapat diterangkan sebagai berikut : . tegangan . 23. Maka kapasitor tidak akan masuk bila nilai kvar yang dibutuhkan dibawah nilai minimum Kvar yang tersedia. Amati perubahan pada tampilan cosphi meter minimal hasil akhir sesuai dengan target atau mendekati dari target. power factor.Jika pada saat beban awal mempunyai power factor yang rendah dengan beban rendah maka yang terhitung dalam modul regulator bukan berapa ampere beban atau berapa power factor beban melainkan berapa kvar yang diperlukan untuk mencapai nilai target power factor. Test thermostat dengan memanasinya pakai korek api. KW dan KVAR. . KVA. beberapa saat setelah thermal setting terlampaui maka exhaust fan harus bekerja.Jika pada suatu saat beban bertambah besar dimana beban ini mengandung beban induktif antara lain lampu mercury.parameter ini tidak selalu ditampilkan dalam layar akan tetapi selalu terbaca dalam proses internal modul Dan parameter Kvar ini yang dipakai sebagai acuan berapa steps dan berapa Kvar yang masuk kesistem agar power factor mencapai target.Dalam modul Reactive Power Regulator mempunyai input CT dan input tegangan. AC dll. Maka dalam modul akan mendeteksi Kva menjadi lebih besar maka steps step kontaktor akan masuk memberikan masukan daya reaktif yang dibutuhkan . sehingga bisa terbaca arus. . 22. Karena Kapasitor mempunyai sifat kapasitif sebagai penyeimbang sifat .21. Waktu tunda dan model rotasi dari steps by stepas dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan. Motor motor listrik.

5 .7= 10 Kva Dengan menggunakan rumus Kva = Kw + Kvar Kvar = Kva .= ---------.676 Kva 32.induktif maka power factor dari beban sudah diperbaiki mendekati power factor target. Contoh perhitungan : Berapakah nilai Kvar yang dibutuhkan agar power factor dapat mencapai cos phi =1 dan berapakah nilai cosphi total bila terdapat beban beban sebagai berikut : .5 buah motor compressor dengan daya input total 7 kw cos phi 0. .kw Kvar = 32.Demikian juga sebaliknya jika beban berkurang maka nilai kvar yang disupply kapasitor menjadi berlebihan.8 = 12.5 = 10 Kva .10 buah lampu mercury dengan daya input total 5 kw cos phi 0.= 0.1 buah motor exhaust fan dengan Daya input : 10 kw cos phi 0.22 Kw = 7. sehingga power factor kembali normal mendekati target.56 Kvar Kw 22 Cos phi total = -----------.5 Kva . hal ini segera dideteksi oleh modul regulator dan segera mengurangi pasokan beban kapasitif .5 Kva .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful