P. 1
Apa Itu Capasitor Bank

Apa Itu Capasitor Bank

|Views: 929|Likes:
Published by Andreas B Kresnawan

More info:

Published by: Andreas B Kresnawan on Oct 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2013

pdf

text

original

Apa Itu Capasitor Bank ????

Posted by Muhammad Taufan

Proses Kerja Kapasitor Kapasitor yang akan digunakan untuk meperbesar pf dipasang paralel dengan rangkaian beban. Bila rangkaian itu diberi tegangan maka elektron akan mengalir masuk ke kapasitor. Pada saat kapasitor penuh dengan muatan elektron maka tegangan akan berubah. Kemudian elektron akan ke luar dari kapasitor dan mengalir ke dalam rangkaian yang memerlukannya dengan demikian pada saaat itu kapasitor membangkitkan daya reaktif. Bila tegangan yang berubah itu kembali normal (tetap) maka kapasitor akan menyimpan kembali elektron. Pada saat kapasitor mengeluarkan elektron (Ic) berarti sama juga kapasitor menyuplai daya treaktif ke beban. Karena beban bersifat induktif (+) sedangkan daya reaktif bersifat kapasitor (-) akibatnya daya reaktif yang berlaku menjadi kecil. Pemasangan Kapasitor Kapasitor yang akan digunakan untuk memperkecil atau memperbaiki pf penempatannya ada dua cara : 1. Terpusat kapasitor ditempatkan pada: a. Sisi primer dan sekunder transformator b. Pada bus pusat pengontrol 2. Cara terbatas kapasitor ditempatkan a. Feeder kecil b. Pada rangkaian cabang c. Langsung pada beban Perawatan Kapasitor Kapasitor yang digunakan untuk memperbaiki pf supaya tahan lama tentunya harus dirawat secara teratur. Dalam perawatan itu perhatian harus dilakukan pada tempat yang lembab yang tidak terlindungi dari debu dan kotoran. Sebelum melakukan pemeriksaan pastikan bahwa kapasitor tidak terhubung lagi dengan sumber. Kemudian karena kapasitor ini masih mengandung muatan berarti masih ada arus/tegangan listrik maka kapasitor itu harus dihubung singkatkan supaya muatannya hilang. Adapun jenis pemeriksaan yang harus dilakukan meliputi : • Pemeriksaan kebocoran • Pemeriksaan kabel dan penyangga kapasitor • Pemeriksaan isolator Komponen Panel Capasitor

:

1. Main switch / load Break switch Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel . Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP.Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban, berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban .Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh :Jika daya kvar terpasang

400 Kvar dengan arus 600 Ampere , maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere. 2. Kapasitor Breaker. Kapasitor Breaker digunkakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1,5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir.Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumusI n = Qc / 3 . VLSebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere , maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere.Selain breaker dapat pula digunakan Fuse , Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker. 3. Magnetic Contactor Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol.Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi , lebih tinggi dari beban motor. Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif). Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama. 4. Kapasitor Bank Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif..yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar. Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt. 5. Reactive Power Regulator Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan. Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan. Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps , 12 steps sampai 18 steps. Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain : - Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual.- Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button. - Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambein temperature dalam ruang panel kapasitor. Karena kapasitor , kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatic berhenti. Setup C/K PFR Capacitor BankAgar Power Factor Regulator (PFR) yang terpasang pada Panel Capacitor Bank dapat bekerja secara maksimal dalam melakukan otomatisasi mengendalikan kerja capacitor maka diperlukan setup C/K yang sesuai.Berikut ini cara menghitung C/K pada PFR:Sebuah Panel Capacitor Bank 6 Step x 60 KVAR, 3 Phase, 400 Volt, dengan CT sensor terpasang 1000/5A. Berapa nilai setup C/K ?Solusi:60

KVAR = 60.000 VAR60.000=86 A400 x 1.732C/K=I c1=8 6=0,43CT Ratio1000/5 Keuntungan yang diperoleh dengan dipasangnya Power Capacitor -Menghilangkan denda PLN atas kelebihan pemakaian daya reaktif. -Menurunkan pemakaian kVA total karena pemakaian kVA lebih mendekati kW yang terpakai, akibatnya pemakaian energi listrik lebih hemat. -Optimasi Jaringan: - Memberikan tambahan daya yang tersedia pada trafo sehingga trafo tidak kelebihan(overload). - Mengurangi penurunan tegangan (voltage drop) pada line ends dan meningkatkan daya pakai alat-alat produksi. - Terhindar dari kenaikan arus/suhu pada kabel sehingga mengurangi rugi-rugi. Memperbaiki Faktor daya berdasarkan rekening listrik PLN. Berdasarkan rekening listrik PLN suatu perusahaan pada tahun 1977 diperoleh data seperti dibawah ini. 1. Beban : 345 KVA 2. Pemakaian kWh LWBP : 77.200 kWh WBP : 34.000 kWhTotal : 111.200 kWh 3. Kelebihan kVARh : 10.656 kVARh Cos phi = KW/KVA Tan phi = KVAr/KW sesuai dengan ketentuan PLN ,Yang Tidak terkena kelebihan KVAR kalau cos phi = 0.85 Cos phi = 0,85 ==> phi = 31,8maka tan 31,8 = 0.62 Jika KWH diketahui = 1111.200 , Maka batas tidak terkena biaya kelebihan KVARH dapat dihitung sebesar : KVARH ( batas ) = KWH x tan phi = 111.200 x 0,62 = 68.944 Dengan adanya kelebihan KVARH sebesar 10.656,besarnya KVARH ( Total ) menjadi : KVARH ( total ) = KVARH ( batas ) + KVARH ( lebih )= 68.944+10.656 = 79.600 Tan phi = KVARH ( total ) / kWh = 79.600/111.200 = 0,716 phi = 35,6Cos phi = cos 35,6 = 0,813 Memperbaiki nilai Cos phi Untuk menghindari biaya kelebihan KVARH,maka perlu dipasang " Capasitor ". Misalnya direncanakan COs phi ditingkatkan menjadi = 0,92 Besarnya pemakaian listrik rata-rata dihitung sebagai berikut : KW ( rata-rata) = Pemakaian listrik per bulan / ( 30 hari x 24 jam )= 111.200 / ( 30x24)= 154,4KW Cos phi = 0.92 ---> phi=23,1

600KVAR = 79.4 ---> KVAR = 0.1 = 0.dengan Regulator 6 Step .66 = 35 KVARKapasitor yang digunakan = 6 x 7.426 = KVAR/KWKW = 154.600/ ( 30X24) = 111 Jadi kapasitor yang perlu dipasang = 111 .426X154.4 = 66KVARH ( total) = 79.Tan phi = 23.5 KVAR .

maka identik dengan kapasitor 80 kVAR pada tegangan 525 VAC. untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC. Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0. = 484400 x 0. Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur. Jawaban 3 : P = √3 x Un x Ib x cos phi = 1.98.60%. Jawaban 4 : P = √3 x Un x I x cos phi = 1.4 kVA Qc = P (tg phi awal .7. maka unit kapasitor per stepnya harus dinaikkan tegangannya sebesar 20%.petunjuk pemilihan kapasitor bank Sebelum melakukan pemilihan dan instalasi unit kapasitor ke jaringan listrik. sehingga menjadi : Ucs = 1.73 x 400 x 1000 x 0.07 ) = 430 VAC Dengan safety margin (SF) sebesar 20%.2 kVAR ~ 400 kVAR ~ 400 kVAR ===> 50 kVAR x 8 step Uc = 400 / ( 1 .82 = 397.4 kW Qc = P (tg phi awal . Datadata yang dapat dihimpun adalah cos phi awal 0.0.p) dimana Un = tegangan nominal fasa ke fasa Contoh 3 : Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0. sangat dianjurkan mengamati terlebih dahulu besarnya harmonik agar unit kapasitor yang terpasang nantinya memiliki masa kerja yang lama.7 = 484. = 484400 x 0. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini. Ib adalah 1000 A dengan G/Sn=30%.7 = 484.73 x 400 x 1000 x 0. Contoh 4 : Diketahui bahwa suatu perusahaan menginginkan kompensasi faktor daya menjadi 0. Tentukan kapasitor yang diperlukan untuk kompensasi ini. Penentuan bank kapasitor ditentukan sebagai berikut: Contoh pemilihan kapasitor Untuk harmonik dengan kriteria G/Sn = 25% .tg phi target) lihat hal 8-2.2 kVAR ~ 400 kVAR . ABB menggunakan faktor detuned reactor p = 7% yang memiliki frekwensi resonansi pada 189 Hz. maka tegangan yang terukur pada kapasitor (Uc) akan menjadi : Uc = Un / (1 .82 = 397.98.tg phi target) lihat hal 8-2.2 x 430 = 516 VAC ~ 525 VAC Dari halaman 8-9 pada tabel detuned reactor.2 x Uc = 1.7 kemudian Un = 400 VAC dan arus incoming maksimal yang terukur adalah 1000 A dengan G/Sn=20 %. Saat detune reactor dan kapasitor terpasang ke jaringan. Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 80 kVAR pada tegangan 525 VAC x 8 step.

maka identik dengan kapasitor 70 kVAR pada tegangan 460 VAC. untuk kapasitor 50 kVAR pada tegangan 400 VAC. Dari halaman 8-7 pada tabel 460 VAC . Sehingga kapasitor yang dibutuhkan adalah 70 kVAR pada tegangan 460 VAC x 8 step. maka unit kapasitor yang digunakan harus dinaikkan tegangannya pada 460 V.~ 400 kVAR ===> 8 step x 50 kVAR Sesuai dengan ketentuan.50 Hz. untuk G/Sn = 20 %. .

Ini merupakan perbandingan antara daya active dan daya reactive. . mulai dari bola lampu. capacitor bank juga akan mengurangi tegangan jatuh pada saluran. Electric fo Dummies. Cos phi = P (kW) / S (kVA) Daya reactive timbul karena beban listrik yang tidak murni resitive. Effisiensi max. Sehingga beban listrik kebanyakan adalah beban inductive. maka : R = ( 100^2 – 78^2)^0. 2007 Posted by bayupancoro in bayu pancoro. electric. untuk menghitung besar capactor bank yang diperlukan sebuah sistem dari nilai daya aktif sudah langsung bisa ditentukan. Mayoritas beban pada jaringan listrik adalah beban induktif. dan yang paling banyak adalah motor listrik. Untuk menghilangkan/ mengurangi conponen daya inductive ini diperlukan kompensator yaitu capacitor/ capacitor bank. Berapa banyak beban induktif yang ada disebuah jaringan listrik.3/100) X 450 R = 280. Misal daya aktif terukur adalah 450 KW dengan cos j 0. Iptek. trackback Capacitor Bank TeoriCos phi adalah parameter dasar untuk pengukuran daya di suatu instalasi listrik.5 X 450 R = (62. transformer. daya listrik yang diperoleh adalah sbb : S(awal) = 577 KVA S(akhir) = 450 KVA (dianggap ideal dengan cos j 1) Effisiensi = (1 – (450/577)) X 100% = 22 % Selain untuk effisiensi.Capacitor Bank (part 1) Maret 29. daya aktif P (KW) dan daya reaktif R (KVAR) adalah sbb : S^2 = P^2 + R^2 Jadi.35 KVAR Untuk lebih aman dalam berinvestasi maka gunakan 300 KVAR. Hubungan antara daya S (KVA). bisa inductive atau capacitive. listrik. heater.78.

Maka daya yang merupakan daya rata-rata diukur dengan satuan Watt. besarnya daya setiap saat tidak sama. bentuk gelombang tegangan dan arus sinusoida. yaitu: • Daya semu (S. Volt Amper) • Daya aktif (P. yang memerlukan bentuk lain dari daya. ada baiknya kita mengingat kembali tentang pengertian umum dari Daya Semu. Daya Aktif dan Daya Reaktif. VA. Watt) • Daya reaktif (Q.Daya ini membentuk energi aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter dan juga merupakan daya nyata atau daya aktif (daya poros. Segitiga Daya. yaitu daya reaktif (VAR) untuk membuat medan magnet atau dengan kata lain daya reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetik sehingga timbul magnetisasi dan daya ini dikembalikan ke sistem karena efek induksi elektromagnetik itu sendiri. VAR. Gambar 1. Pada suatu instalasi. VA). daya yang sebenarnya) yang digunakan oleh beban untuk melakukan tugas tertentu. Volt Amper Reaktif) Untuk rangkaian listrik AC. khususnya di pabrik/industri juga terdapat beban tertentu seperti motor listrik. Pengertian Faktor Daya / Faktor Kerja Faktor daya atau faktor kerja adalah perbandingan antara daya aktif (watt) dengan daya . menyatakan kapasitas peralatan listrik.Perbaikan Faktor Daya Menggunakan Kapasitor 03:01 HaGe 5Komentar Sebelum membahas tentang perbaikan faktor daya dengan menggunakan kapasitor. Sedangkan daya semu dinyatakan dengan satuan Volt-Ampere (disingkat. khususnya untuk beban yang memiliki impedansi (Z). W. Dalam sistem listrik AC/Arus Bolak-Balik ada tiga jenis daya yang dikenal. seperti yang tertera pada peralatan generator dan transformator. sehingga daya ini sebenarnya merupakan beban (kebutuhan) pada suatu sistim tenaga listrik.

jika seluruh beban daya yang dipasok oleh perusahaan listrik memiliki faktor daya satu. atau cosinus sudut antara daya aktif dan daya semu/daya total (lihat gambar 1).semu/daya total (VA).2 hingga 0. Jadi. Sebuah pabrik kimia memasang sebuah trafo 1500 kVA. yang merupakan penjumlahan vektor kW dankVAr. Daya reaktif yang tinggi akan meningkatkan sudut ini dan sebagai hasilnya faktor daya akan menjadi lebih rendah. a) Besarnya daya lampu gabungan . Faktor daya yang rendah merugikan karena mengakibatkan arus beban tinggi. hitung besarnya arus I2 (setelah kompensasi). daya reaktif (VAR) harus serendah mungkin untuk keluaran kW yang sama dalam rangka meminimalkan kebutuhan daya total (VA). Faktor daya terukur sebesar cos alpha1= 0. pabrik menambahkan sekitar 410 kVAr pada beban motor.70. Kapasitor bertindak sebagai pembangkit daya reaktif dan oleh karenanya akan mengurangi jumlah daya reaktif. Untuk memperbaiki faktor daya dan untuk mencegah denda oleh pemasok listrik. Sebuah contoh yang memperlihatkan perbaikan faktor daya dengan pemasangan kapasitor ditunjukkan dibawah ini: Contoh 1. digabungkan dengan 12 lampu TL 11 W.9. dengan beban yang terinduksi dan jika faktor daya berkisar dari 0. Kebutuhan parik pada mulanya 1160 kVA dengan faktor daya 0. Sehingga. Sekelompok lampu pijar dengan tegangan 220V/58 W. ada 30 buah lampu pijar dan lampu TL. Secara teoritis. Perbaikan faktor daya ini menggunakan kapasitor.89. maka kapasitas jaringan distribusi listrik menjadi tertekan. Hal ini meningkatkan faktor daya hingga 0. Jika diinginkan faktor kerja menjadi cos alpha2=0. Persentase pembebanan trafo sekitar 78 persen (1160/1500 = 77. Faktor daya selalu lebih kecil atau sama dengan satu. Sehingga pabrik akan dapat menambah beban pada trafonya dimasa mendatang. Hitunglah daya semu dari beban dan besarnya arus I1 sebelum kompensasi. maka daya maksimum yang ditransfer setara dengan kapasitas sistim pendistribusian.5. Trafo 1500 kVA kemudian hanya berbeban 60 persen dari kapasitasnya. dan mengurangi kVA yang diperlukan menjadi 913 kVA. (Studi lapangan NPC) Contoh 2. Faktor Daya / Faktor kerja menggambarkan sudut phasa antara daya aktif dan daya semu.3 persen). juga daya semu yang dihasilkan oleh bagian utilitas. Kapasitor untuk Memperbaiki Faktor Daya Faktor daya dapat diperbaiki dengan memasang kapasitor pengkoreksi faktor daya pada sistim distribusi listrik/instalasi listrik di pabrik/industri.5.

Cara ini sebenarnya lebih efektif dan lebih baik dari segi teknisnya.306 kVA/220 V = 5.176kW/0. METODA PEMASANGAN INSTALASI KAPASITOR Cara pemasangan instalasi kapasitor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1. Global compensation Dengan metode ini kapasitor dipasang di induk panel ( MDP ) Arus yang turun dari pemasangan model ini hanya di penghantar antara panel MDP dan transformator. Individual Compensation Dengan metoda ini kapasitor langsung dipasang pada masing masing beban khususnya yang mempunyai daya yang besar. • Mengurangi biaya listrik bagi perusahaan. • Tingkat tegangan pada beban akhir meningkat sehingga meningkatkan kinerja motor. 3. • Kemampuan kapasitas jaringan distribusi listrik meningkat. khususnya perusahaan atau industri: • Diperlukan hanya sekali investasi untuk pembelian dan pemasangan kapasitor dan tidak ada biaya terus menerus. mengurangi kebutuhan untuk memasang kapasitas tambahan. Bagi utilitas pemasok listrik • Komponen reaktif pada jaringan dan arus total pada sistim ujung akhir berkurang. Bagi Konsumen.176 kW Cos phi1 = PG/S1 ->> S1 = Pg/Cos phi1 = 1.352 kVA/220 V = 10. • Mengurangi kehilangan distribusi (kWh) dalam jaringan/instalasi pabrik.9) S2 = PG/Cos phi2 = 1. 2. .9 = 1. sebab: (a) daya reaktif (kVAR) tidak lagi dipasok oleh perusahaan utilitas sehingga kebutuhan total(kVA) berkurang dan (b) nilai denda yang dibayar jika beroperasi pada faktor daya rendah dapat dihindarkan. Cara ini cocok diterapkan pada industri dengan kapasitas beban terpasang besar sampai ribuan kva dan terlebih jarak antara panel MDP dan SDP cukup berjauhan. • Kehilangan daya I kwadrat R dalam sistim berkurang karena penurunan arus. 2.5 = 2. Sectoral Compensation Dengan metoda ini kapasitor yang terdiri dari beberapa panel kapasitor dipasang dipanel SDP. I1 = S1/U = 2.176 kW/0.69 ampere (A)--> sebelum kompensasi b) besarnya daya setelah kompensasi (cos phi = 0.352 kVA.PG = (58 W x 18) + (11 W x 12) = 1176 watt = 1.306 kVA maka I2 = S2/U= 1. Terlebih instalasi tenaga dengan penghantar yang cukup panjang Delta Voltagenya masih cukup besar. Sedangkan arus yang lewat setelah MDP tidak turun dengan demikian rugi akibat disipasi panas pada penghantar setelah MDP tidak terpengaruh.94 A --> setelah kompensasi Keuntungan Perbaikan Faktor Daya dengan Penambahan Kapasitor Keuntungan perbaikan faktor daya melalui pemasangan kapasitor adalah: 1.

Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumus I n = Qc / 3 . Main switch / load Break switch Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel . Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP.5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir. Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker.yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1. 3. Kapasitor Bank Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif. Disamping itu jika mesin yang dipasang sampai ratusan buah berarti total cost yang di perlukan lebih besar dari metode diatas Komponen-komponen utama yang terdapat pada panel kapasitor antara lain: 1. maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere. VL Sebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere . Selain breaker dapat pula digunakan Fuse. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar.. Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama.Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi . Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh : Jika daya kvar terpasang 400 Kvar dengan arus 600 Ampere .Namun ada kekurangan nya yaitu harus menyediakan ruang atau tempat khusus untuk meletakkan kapasitor tersebut sehingga mengurangi nilai estetika. Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt atau Kapasitor Bank adalah sekumpulan beberapa . 5. 2. berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban . Magnetic Contactor Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol. Kapasitor Breaker digunkakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere. Kapasitor Breaker.Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban. lebih tinggi dari beban motor. Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif).

Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambeint temperature (suhu udara sekitar) dalam ruang panel kapasitor. . Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatis berhenti. 12 steps sampai 18 steps. . Reactive Power Regulator Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan. Kapasitor ini mempunyai sifat listrik yang kapasitif (leading). Sehingga mempunyai sifat mengurangi / menghilangkan terhadap sifat induktif (leaging) 6. Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain: . Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps .Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual.Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button. kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat. . Karena kapasitor. Besaran yang sering dipakai adalah Kvar (Kilovolt ampere reaktif) meskipun didalamnya terkandung / tercantum besaran kapasitansi yaitu Farad atau microfarad.kapasitor yang disambung secara parallel untuk mendapatkan kapasitas kapasitif tertentu.

85.10 hari pertama beban continu 30 kw cos phi 0.8 .9 .10 hari kedua beban continu 70 kw cosphi 0. Daya terpasang listrik PLN ( KVA) tidak dapat optimal. 1. Dengan power factor rata rata /bulan yang rendah akan dikenai penalty / denda dari PLN yang nilai rupiah / kvarh nya cukup tinggi. Jika beban yang ada sudah mencapai batas arus dari daya terpasang .10 hari ketiga beban continu 20 kw cosphi 0. Adapun kerugian yang dapat ditimbulkan dengan adanya factor kerja yang buruk atau rendah adalah : 1. Power factor yang buruk dapat merugikan suatu sistem kelistrikan.Perbaikan Faktor Kerja PERBAIKAN FAKTOR KERJA ( POWER FACTOR CORRECTION ) Perbaikan faktor kerja adalah suatu usaha atau langkah langkah untuk dapat mencapai system kelistrikan yang optimal.? . Hal ini karena sudah melebihi ketentuan yang distandarkan dari PLN yaitu sebesar 0. maka tidak dapat menambah beban listrik lagi sedangkan kw yang terpakai masih dibawah daya terpasang. Sebagai contoh : .9 Berapa power factor rata rata .

526 = 1.480 10 hr x 24 jam x 70 kw x 0.9 = 4. Perhitungannya juga dapat diperkirakan dari hasil bagi kwh meter / bulan dibagi kvarh meter / bulan.800 Total = 28.480 = 0.200 10 hr x 24 jam x 70 kw = 16.240 / 28.615 . Yang tidak boleh kurang dari nilai 1.615 yang berasal dari perhitungan sebagai berikut : Cos phi / sin phi = 0.800 Power Factor rata rata/bulan = 24.800 10 hr x 24 jam x 20 kw = 4.85 maka akan dikenakan denda tiap kvarh yang terhitung.320 -------------Total = 24.85 / 0.Jawab : 10 hr x 24 jam x 30 kw x 0.8 = 13.9 = 6. dan dikarenakan masih dibawah 0.240 10 hr x 24 jam x 30 kw = 7.440 10 hr x 24 jam x 20 kw x 0.841 Jadi rata rata power factor yang didapat sebesar 0.841 .

Jika hasil baginya lebih kecil dari 1. Dengan arus yang tinggi ini akan menjadikan kabel lebih panas karena energi yang terbuang karena arus .615 sehingga akan dikenakan denda sebesar Kvarh x Rp / Kvarh 2.7 maka temperature yang ada didalam kabel akan lebih tinggi dibanding dengan setelah dipasang kapasitor dengan perkiraan jika cosphi mecapai satu maka arus akan menjadi 140 Ampere maka akan ada penurunan panas yang signifikan terhadap penghantar tersebut. Dengan power factor yang rendah maka arus menjadi lebih tinggi. maka dengan tahanan kabel yang tetap dan arus yang melewati kabel berbanding lurus dengan panas yang dikeluarkan. sehingga meskipun dilalui dengan beban ampere yang .57 Dengan hasil tersebut diatas maka nilai yang didapat kurang dari 1. Panas yang berlebihan pada sebuah penghantar secara terus menerus lama kelamaan akan dapat mengurangi daya hantar penghantar tersebut. Sebagai contoh : Jika dalam sebulan pemakaian energi yang ditunjukkan dalam kwh meter sebesar 8500 kwh sedangkan pemakaian energi reaktif sebesar 5200 kwh jadi jika kita memakai rumus diatas : Kwhmeter / kvarh = 8500 / 5400 = 1. Jika penghantar dengan penampang 70 mm dilalui arus sebesar 200 Ampere dengan power factor 0. sesuai dengan rumus I Rt .615 maka PLN akan memberlakukan denda tiap kvarh terbaca.

maka tegangan jatuhnya akan lebih besar diujung instalasi jika dibandingkan dengan penghantar tersebut dilalui arus sebesar 140 A dengan perhitungan sederhana selisih tegangan jatuh mencapai : Ampere awal – ampere akhir x panjang kabel bolak balik x (tahanan jenis / penampang kabel) (200 A – 140 A) x ( 200 meter x 2) x (0. Sebagai contoh : Sebuah penghantar dengan penampang 70 mm sepanjang 200 meter dilalui arus sebesar 200 Ampere .0175 / 70 mm ) 60 x 400 x 0. . 3. Jika instalasi dengan kabel penghantar yang panjang dan jauh maka akan menyebabkan tegangan jatuh ( Delta V ) semakin besar diujung beban .00025 = 6 Volt Jadi jika tegangan terukur diujung kabel sebesar 206 volt (phaseneutral) maka akan ada kenaikan tegangan sebesar 6 volt menjadi 212 Volt setelah ada penurunan arus karena pemasangan kapasitor Dengan keempat kerugian yang ditimbulkan oleh karena power factor yang rendah maka diupayakan memperbaikinya dengan memasang capasitor bank.sama maka panas kabel lama akan memepuyai potensi panas lebih tinggi dibandingkan dengan kabel instalasi terpasang baru. Tegangan jatuh berbanding lurus dengan arus yang melewati penghantar.

. Dan daya ini dikembalikan ke system karena efek induksi elektromagnetik itu sendiri.Dengan Dasar inilah Nilai power factor diperbaiki. Sehingga mempunyai sifat mengurangi / menghilangkan terhadap sifat induktif ( leaging ) . . motor motor listrik. Kapasitor ini mempunyai sifat listrik yang kapasitif ( leading ). Daya ini membentuk energi aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter. Capasitor bank adalah sekumpulan beberapa kapasitor yang disambung secara parallel untuk mendapatkan kapasitas kapasitif tertentu.Sehingga daya listrik yang dipakai untuk mengoperasikan peralatan tersebut terdiri dari dua unsur yaitu daya aktif dan daya reaktif. Semisal lampu tabung denga ballastnya.Beban beban yang mempunyai kecenderungan memiliki cosphi kurang dari satu tertinggal ( leaging) adalah beban beban listrik yang mempunyai unsur lilitan dan inti besi. . Besaran yang sering dipakai adalah Kvar ( Kilovolt ampere reaktif ) meskipun didalamnya terkandung / tercantum besaran kapasitansi yaitu Farad atau microfarad.Sedangkan daya reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetic sehingga timbul magnetisasi. las listrik dan transformator .Bagaimanakah konsep dasar sehingga dengan pemasangan kapasitor bank dapat memperbaiki factor kerja dari suatu sistem kelistrikan ? Hal itu dapat dijelaskan sebagai berikut: . .Daya aktif adalah daya yang terpakai yang terukur dengan kilowattmeter.

MENGHITUNG DAYA REAKTIF MEMPERBAIKI FAKTOR KERJA YANG DIPERLUKAN UNTUK Berapakah kapasitas daya reaktif yang diperlukan untuk memperbaiki system instalasi agar dicapai power factor yang diinginkan .Data yang diperlukan adalah daya beban puncak dan factor daya (cos phi ) Contoh : Sebuah instalasi pabrik memiliki factor daya 0.7 untuk beban puncak 600 kw jika factor daya yang diinginkan menjadi 0. Metode tabel Cos Phi Metoda ini menggunakan table cos phi (terlampir).93 diperlukan daya kapasitor sebesar : Dari tabel didapat angka : 0. Pembacaan Kvarh meter Dengan uji petik pembacaan Kvarh meter analog pada beban puncak Data yang diperlukan adalah Ratio CT. Ratio PT dan Rev.Ada beberapa metode yang bisa digunakan yaitu : 1.62 x 600 kw = 372 kvar 2./kvarh Contoh : .62 Maka daya reaktif yang diperlukan = 0.

8 x 0 ) ----------------- .Pembacaan putaran piringan kvarh meter setiap 10 putaran adalah 60 dtk. Contoh = Besar arus rata rata pada beban puncak 1000 Ampere Power factor pada beban puncak 0.1000 x 0.1 KV dan rev / kvarh = 900 putaran / kvarh Daya reaktif yang diperlukan : CT ratio ( 4)x PT ratio(200) x 3600 dt /60 dtk x 10 putaran ----------------------------------------------------------------------900 putaran / Kvarh = 480.8 tertinggal (cosphi 1 ) Power factor yang direncanakan 1 ( cos phi 2 ) Q = 3 x VL x ( I sin phi 1 – I cos phi 1 x sinphi 2 ) ------------------------Cos phi 2 Q = 1.000 / 900 = 533 kvar 3.732 x 400 V x ( 1000 x 0. CT Ratio 20/5 A. PT Ratio 20 / 0. Pembacaan ampere dan cos phi Dengan pembacaan ampere meter pada beban puncak dan pembacaan power factor pada beban puncak.6 .

000 = 300 KVAR Jika target power factor yang diharapkan kurang dari satu maka dapat menggunakan rumus : Cos phi 1 ( awal ) = 0.8 Cos phi 2 (target) = 0.KW Contoh : Beban maksimum 400 kw pada cos phi 0.400 = 250.000 = 90.95 Daya aktif = 400 kw Rumus = .8 Beban dihitung KVA = 400/ 0.1 Q = 692 x 600 Q = 415 Kvar 4.000 .8 = 500 KVAR = 500 .Pembacaan kw dan cos phi Metode ini bersifat global yang diperkirakan power factor target cosphi 1 Dengan rumus dasar : KVA = KW + KVAR KVAR = KVA .160.

Kemudian data diambil dari pembayaran denda kvar tertinggi. Data lain yang diperlukan adalah jumlah waktu pemakaian. Kvarh tertinggi 63504 Q = -----------------------..-1 .1 ) 0.1 ) Cosphi 1 cosphi 2 11 = 400 ( ---------. Pembacaan rekening/tagihan listrik Metode ini memerlukan data dari kwitansi selama satu periode (misalnya 1 tahun ).0.Kvar = Kw ( tan phi 1 ..75 .95 = 400 ( 0.= 265 Kvar Waktu pemakaian 8 jam x 30 hari METODA PEMASANGAN INSTALASI KAPASITOR .-1 .= ------------.---------.tan phi 2 ) 11 Kvar = Kw ( ---------.8 0.---------.33 ) = 168 Kvar 1.

Individual Compensation Dengan metoda ini kapasitor langsung dipasang pada masing masing beban khususnya yang mempunyai daya yang besar. Global compensation Dengan metode ini kapasitor dipasang di induk panel ( MDP ) Arus yang turun dari pemasangan model ini hanya di penghantar antara panel MDP dan transformator. Cara ini sebenarnya lebih efektif dan lebih baik dari segi teknisnya. Cara ini cocok diterapkan pada industri dengan kapasitas beban terpasang besar sampai ribuan kva dan terlebih jarak antara panel MDP dan SDP cukup b 3. Disamping itu jika mesin yang dipasang sampai ratusan buah berarti total cost yang di perlukan lebih besar dari metode diatas . Terlebih instalasi tenaga dengan penghantar yang cukup panjang Delta Voltagenya masih cukup besar. Sectoral Compensation Dengan metoda ini kapasitor yang terdiri dari beberapa panel kapasitor dipasang dipanel SDP. Sedangkan arus yang lewat setelah MDP tidak turun dengan demikian rugi akibat disipasi panas pada penghantar setelah MDP tidak terpengaruh. 1. Namun ada kekurangan nya yaitu harus menyediakan ruang atau tempat khusus untuk meletakkan kapasitor tersebut sehingga mengurangi nilai estetika.Cara pemasangan instalasi kapasitor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 1.

mesin las listrik.HARMONIC WAVE ( GELOMBANG HARMONIC ) Beban listrik di industri dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu . inverter. Beban beban listrik yang mengandung harmonic tinggi antara lain Lampu sodium . motor motor DC. Menaikkan rugi rugi panas pada motor . pemanas . soft starter. Selain dapat berpotensi merusakkan kapasitor harmonic ini juga dapat menyebabkan : 1. Frekuensi lain yang mucul akibat hal ini yang dinamakan gelombang harmonic. Hingga jika dilihat dari spectrum gelombang arus dan tegangan tidak nampak gelombang dengan frekuensi yang lain. UPS. transformator dan generator sehingga menurunkan rendemen dari peralatan tersebut. Pada batas tertentu diatas 15 % maka harmonic ini dapat berpotensi merusakkan kapasitor . lampu pijar dan lain lain .tanur listrik Dari kedua jenis beban ini beban non linier inilah yang dapat merusakkan kapasitor bank jika harmonic yang dihasilkan peralatan listrik berlebihan. Misalnya motor listrik induksi .Beban non linier Yang dimaksud beban non linier adalah beban beban listrik yang dapat menimbulkan distorsi arus dan tegangan sehingga bentuk gelombang sudah tidak lagi sempurna sinusoida melainkan bisa dilihat seperti gambar.Beban linier Yang dimaksud dengan beban linier adalah beban beban listrik yang tidak menimbulkan distorsi gelombang frekuensi . trafo saturasi. . Satuan haromic dalam prosen diukur dengan menggunakan alat ukur khusus ( Power quality meter ). Jenis kapasitor yang akan digunakan juga tergantung sampai seberapa besar Total daya peralatan yang mengandung harmonic dibandingkan dengan total daya trafo dalam satuan persen.

Dan peralatan elektronik selalu menggunakan kapasitor dn akan membuat deviasi hasil pengukuran. Jika total harmonic yang ada lebih dari 15 % dan kurang dari 25 % . Combinasi parallel antara beban dan kapasitor dapat menimbulkan resonansi yang sifatnya memperkuat harmonic. sebagai contoh harmonic instalasi sebesar 20 % yang berarti dari total KVA peralatan yang ada ada 20 % peralatan yang mengandung harmonic. maka pemilihan type memakai kapasitor yang tegangan kerjanya 460 V dengan rating Kvar lebih tinggi 21 % sebagai contoh : Untuk mendapatkan 50 Kvar pada tegangan 415 V . Karena terpengaruh harmonic interference maka peralatan proteksi yang sifatnya elektronik dapat terpengaruh dan dapat mengalami kegagalan. Karena harmonic berpengaruh terhadap flux motor sehingga menimbulkan mekanikal vibrasi .2. Bagi peralatan peralatan elektronik vital sangat diperlukan peralatan pencegah harmonic buruk yaitu dengan memasang Filter harmonic yang bekerja menghilangkan gelombang harmonic. maka persamaannya menggunakan ( 460/415 ) kwadrat x 50 Kvar = 60 kvar pada tegangan 460 V . 4. Untuk pemilihan type / jenis kapasitor dapat berdasarkan berapa besar factor harmonic (thd) yang terkandung dalam instalasi dan besarnya dalam satuan prosen ( % ) .n Jika total harmonic yang ada kurang dari 15 % maka pemilihan kapasitor memakai type standart dengan tegangan 415 V.dan berbahaya bagi peralatan elektronik. 5. noise dan ripple pada torsi motor. 3. Karena gelombang arus dan tegangan sudah terdistorsi dengan harmonic maka pengukuran dengan instrument listrik bisa tidak lagi akurat karena gelombang arus dan tegangan sudah tidak sinusoida murni.

60 % ini berasal dari ( 525/415 ) kwadrat = 1. Salah satu cara lagi yang bisa menghilangkan harmonic ini yaitu menggunakan kopling mekanik atau secara ilmiah menggunakan metoda motor Generator set. Karena detune reaktor berupa lilitan maka harmonic ini (gelombang liar) akan beresonansi terhadap lilitan induktif dan dengan sendirinya memfilter harmonic yang masuk ke kapasitor bank. Untuk peralatan elektronik yang mempunyai sensifitas tinggi seperti halnya peralatan yang ada pada pusat telekomunikasi . . Daya poros mekanis yang berputar ini digunakan untuk menggerakkan generator listrik . maka kapasitor yang dipakai menggunakan tegangan sebesar 525 V ditambah pemasangan detune reaktor secara seri. Metode ini cukup effektif memisahkan sumber daya yang terkontaminasi harmonic . jika menginginkan mendapatkan putaran sinkron dapat dengan menggunakan motor sinkron. dengan demikian untuk mendapatkan daya reaktif 50 Kvar pada 415 V dibutuhkan kapasitor sebesar 60 % lebih tinggi yaitu kapasitor 80 Kvar / 525 V. Metode ini dapat diterangkan sebagai berikut : Sumber daya terlebih dahulu digunakan untuk memutar motor listrik .Jika total harmonic yang ada diatas 25% sampai 40% maka pemilihan kapasitor menggunakan tegangan kerja 525 V. dan daya keluaran dari generator ini sudah merupakan bentuk sinusoida murni tanpa terkontaminasi harmonic lagi dikreanakan terpisah oleh kopling mekanik.60 atau 60 % lebih banyak. Tapi karena halnya untuk mendapatkan motor sinkron susah didapatkan dipasaran dapat juga menggunakan motor induksi yang dikontrol oleh inverter untuk mendapatkan putaran sinkron. Jika total harmonic lebih tinggi dari 40 % . maka diperlukan filter harmonic jenis khusus seperti yang tampak pada gambar panel diatas. Pemasangan Detune reaktor ini sebagai filter harmonic yang mana berupa lilitan dengan satuan besaran Henry .

5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir. Kapasitor Breaker. maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere. Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh : Jika daya kvar terpasang 400 Kvar dengan arus 600 Ampere . Komponen komponen yang terdapat pada panel kapasitor antara lain : 1. berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban . . Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumus I n = Qc / 3 . Main switch / load Break switch Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel .Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban. Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP. .Pemasangan Detuned Reactor akan memberikan keuntungan : . VL Sebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere .Melindungi kapasitor dari kerusakan akibat kelebihan tegangan / arus karena harmonic yang terlalu tinggi. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1. Kapasitor Breaker digunkakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. 2.Dapat menurunkan prosentase harmonic pada jaringan.

maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere. Reactive Power Regulator Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan.. Selain breaker dapat pula digunakan Fuse . lebih tinggi dari beban motor. Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt. 5.yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama. 12 steps sampai 18 steps. 3. Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif). Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain : .Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi . Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan. Magnetic Contactor Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol. Kapasitor Bank Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif. Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps . Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker. 4. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar.

661 ) . Karena kapasitor . . DESIGN DAN PERENCANAAN PANEL KAPASITOR Suatu pabrik mempunyai parameter listrik sebagai berikut : Pada beban puncak / full operasional terbaca : Ampere : 1200 Ampere Tegangan : 385 Volt AC Cos phi : 0.661 Kw meter : 600 Kw Cos phi yang ditargetkan : 0. kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat..28 Perhitungan dengan rumus : Ic = ( Arus Maksimum x sin phi 1) – ( Arus maksimum x cos phi 1 x sin phi 2 ) ----------------------------------------Cos phi 2 = ( 1200 x 0.( 1200 x 0.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatic berhenti.75 ( cosphi 1 ) = sin phi 1 : 0.Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambein temperature dalam ruang panel kapasitor.Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button.75 x 0.28 ) .Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual.96 (cosphi 2 ) = sin phi 2 : 0. .

262.732 x 385 x 530.= 411.7 = 353.5 = 530.7 Ampere Reaktif Qc = 3 x VL x Ic = 1.25 x I c = 1.----------------------0.= -----------------. Mains switch yang digunakan sebesar : MS = 1.96 = 793 .6 Kvar = 420 Kvar ( V1 / V2 ) ( 385/ 415 ) Jadi kebutuhan daya reaktif aktualnya 420 Kvar 1.88 Kvar = 354 Kvar Kapasitor yang dibutuhkan : Tegangan kerja kapasitor 415 V ( V 2 ) Tegangan jala jala terukur 385 V ( V1 ) Daya reaktive terhitung 354 Kvar ( Q1 ) Daya Reaktive Kebutuhan ( Q2) ? Q 1 354 Q 2 = -----------------.25 x 530 Ampere = 662 Ampere Bisa dipilih antara kapasitas switch 630 A atau 800 A .2 .

Pemutus tenaga yang digunakan bisa menggunakan MCCB atau Fuse Untuk 10 Kvar = 20 Ampere ( fuse 25 Ampere) Untuk 20 Kvar = 40 Ampere ( fuse 50 Ampere ) Untuk 30 KVar = 60 Ampere ( fuse 80 Ampere ) Untuk 40 Kvar = 80 Ampere ( fuse 100 Ampere) Dianjurkan memilih breaker dengan breaking capacity yang tinggi minimal 25 KA. Kapasitor bank yang digunakan pada tegangan jaringan 400/415 V . 20 kvar x 1 steps . 3. 4. 30 Kvar x 1 steps dan 40 Kvar 9 steps = 10 + 20 + 30 + 360 = 420 Kvar Current transformer yang dipakai 600 / 5 A atau menggunakan Current transformer yang sudah ada di panel MDP berapapun ampernya. Reactive power regulator dapat menyesuaikan settingan. Regulator yang di pilih mempunyai 12 steps dengan perhitungan 10 Kvar x 1 steps .Selain Load break switch ( LBS ) bisa digunakan MCCB atau fuse 2. Magnetic contactor yang digunakan untuk kapasitor 10 Kvar = 20 Ampere 20 Kvar = 40 Ampere 30 Kvar = 60 Ampere 40 Kvar = 80 Ampere Rating ampere kontaktor kondisi pada AC 3 bukan AC1 5.

Kabel Power kapasitor bank menggunakan kabel NYA / NYAF 10 Kvar = 6 mm 2 20 Kvar = 10 mm 2 30 Kvar = 16 mm 2 40 Kvar = 25 mm 2 Additional komponen : .10 Kvar 1 unit 20 Kvar 1 unit 30 Kvar 1 unit 40 Kvar 9 unit 6.Mcb control / fuse control .Exhaust fan 60 watt 220 V + Thermostat .Cover pertinax 2 mm Box panel yang digunakan ukuran : . Busbar utama untuk kapasitas 600 Ampere menggunakan ukuran 8 x 50 mm = 400 mm 2 (batang tembaga ).Push button on – off .Pilot lamp .Untuk busbar main switch menggunakan ukuran 10 x 30 mm = 300 mm2 7.Selektor auto manual .

MCCB. MCCB. Instalasi kabel kontrol. Atur dan pasang dudukan Main Switch. Ukur dan setting untuk busbar mains switch 4. 7.Kontaktor dan kapasitor 6. Pasang semua komponen pada tempatnya sesuai gambar 8. Ukur dan setting dudukan untuk busbar utama 3. 9. Lubangi busbar dan cat sesuai dengan urutan RST 5.8 mm – 2 mm Warna : Grey RAL 7032 Cat : Powder Coating Langkah perakitan dan instalasi : 1.gunakan sleve kabel untuk menandai phasenya. Lubangi dudukan plat untuk pasang Main switch . MCCB .Tinggi : 200 cm Panjang : 150 cm ( 2 pintu ) Tebal / dalam : 75 cm Tebal plat : 1. dianjurkan menggunakan kabel merah warna standar untuk rangkaian kontrol AC) kabel schoon merah untuk menandai . Lubangi pintu panel sesuai gambar rencana untuk Modul regulator .pilot lamp. Magnetic contactor sampai Kapasitor bank. push button dan selector auto manual. dan kapasitor bank 2. Instalasi Kabel Power dari Busbar . Magnetic contactor .

Langkah langkah Test Commisioning Panel Kapasitor 1. Cek ulang penyambungan kabel power dan kabel CT pastikan sudah sesuai urutan dan polaritasnya. MCCB . Instalasi kabel kontrol menggunakan marking kabel untuk kemuda Han identifikasi dan pemeliharaan. Tarik kabel grounding dengan ukuran minimal BC 50 mm 4. 6. Untuk RST menggunakan kabel shoon merah. biru 10. Catat tegangan kerja dan amati. 8. Masukkan main switch diikuti oleh mccb step by step. 7. Semua switch baik main switch . Tarik kabel instalasi kontrol Current transformer dengan menggunakan kabel NYM 2 x 4 mm . Masukkan tegangan power ke panel Kapasitor. 2. . Naikkan MCB control untuk mengoperasikan modul regulator. 10. 9.kuning . Tarik dan instalasi kabel Neutral NYAF 6 mm 3. Tarik kabel Power utama NYY 3 x 1 x 300 mm dari main switch dipanel kapasitor sampai breaker outgoing / busbar panel MDP. 5. jika jarak antara panel kapasitor dengan panel MDP lebih dari 10 meter maka kabel kontrol Current transformer diperbesar menjadi NYM 2 x 6 mm.Phase dan Kabel schoon biru untuk menandai neutral. mcb kontrol dan selector switch dalam keadaan off. Cek dengan ohmmeter antara busbar dengan busbar. dan antara busbar dengan body atau grounding.

65 sampai 0. Setting program stepping capasitor Normal / circular 15. Pada posisi manual ini semua perintah kontaktor dioperasikan dari push button.85. Setting C / K regulator dengan rumus : Ampere step pertama 16 ampere C/K = ------------------------------. Selektor dipindah diposisi manual. Setting program step utama pada : 1:2:3:4:4:4 14. Terjadi kerusakan pada kapasitor . 18.= 0. maka selector dipindah ke posisi auto. 19. Setelah selesai baca parameter power factor saat itu. 17.5 dimungkinkan terjadi salah koneksi kabel sensor ke regulator / salah fase 16.= --------------. . Biasanya menunjukkan antara paling rendah 0. Setting power factor target pada cos phi 0.bisa juga terjdi pada kontaktor hingga tidak kontak. 20.13 Ratio CT arus 600/5 12.96 13. Jika terbaca dibawah 0.Idealnya seimbang jika terjadi ketidak seimbangan terlalu jauh . Setelah semua steps diperiksa dan tidak ada kelainan berarti. Tekan push button satu persatu bergantian. Cek ampere masing masing phase dari kapasitor .11. Dalam keadaan auto ini steps steps kapasitor akan masuk dengan sendirinya menyesuiakan besaran kvar yang dibutuhkan. Baca dan amati besaran ampere yang mengalir apakah sudah sesuai dengan rating ampere yang tertera dalam kapasitas kapasitor.

parameter ini tidak selalu ditampilkan dalam layar akan tetapi selalu terbaca dalam proses internal modul Dan parameter Kvar ini yang dipakai sebagai acuan berapa steps dan berapa Kvar yang masuk kesistem agar power factor mencapai target. tegangan . . .21. sehingga bisa terbaca arus. Test commissioning telah selesai. Maka dalam modul akan mendeteksi Kva menjadi lebih besar maka steps step kontaktor akan masuk memberikan masukan daya reaktif yang dibutuhkan . Motor motor listrik. power factor. AC dll. Test thermostat dengan memanasinya pakai korek api. KVA. Karena Kapasitor mempunyai sifat kapasitif sebagai penyeimbang sifat .Jika pada suatu saat beban bertambah besar dimana beban ini mengandung beban induktif antara lain lampu mercury. beberapa saat setelah thermal setting terlampaui maka exhaust fan harus bekerja. 23. Maka kapasitor tidak akan masuk bila nilai kvar yang dibutuhkan dibawah nilai minimum Kvar yang tersedia. KW dan KVAR. Bagaimanakah system operasional panel kapasitor bisa bekerja secara otomatis ? Hal tersebut dapat diterangkan sebagai berikut : . Waktu tunda dan model rotasi dari steps by stepas dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan.Dalam modul Reactive Power Regulator mempunyai input CT dan input tegangan.Jika pada saat beban awal mempunyai power factor yang rendah dengan beban rendah maka yang terhitung dalam modul regulator bukan berapa ampere beban atau berapa power factor beban melainkan berapa kvar yang diperlukan untuk mencapai nilai target power factor. Amati perubahan pada tampilan cosphi meter minimal hasil akhir sesuai dengan target atau mendekati dari target. 22.

= 0.5 .22 Kw = 7.5 Kva . .10 buah lampu mercury dengan daya input total 5 kw cos phi 0.kw Kvar = 32.7= 10 Kva Dengan menggunakan rumus Kva = Kw + Kvar Kvar = Kva . hal ini segera dideteksi oleh modul regulator dan segera mengurangi pasokan beban kapasitif . Contoh perhitungan : Berapakah nilai Kvar yang dibutuhkan agar power factor dapat mencapai cos phi =1 dan berapakah nilai cosphi total bila terdapat beban beban sebagai berikut : .5 = 10 Kva .= ---------.8 = 12.5 Kva .induktif maka power factor dari beban sudah diperbaiki mendekati power factor target.56 Kvar Kw 22 Cos phi total = -----------.Demikian juga sebaliknya jika beban berkurang maka nilai kvar yang disupply kapasitor menjadi berlebihan. sehingga power factor kembali normal mendekati target.676 Kva 32.5 buah motor compressor dengan daya input total 7 kw cos phi 0.1 buah motor exhaust fan dengan Daya input : 10 kw cos phi 0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->