Kelompok Algamar Dhieka Feizal Restu

Istilah konstitusi berasal dari kata perancis (constituer) yang berarti membentuk. Pemakaian istilah konstitusi yang dimaksud ialah pembentukan suatu negara atau menyusun dan menyatakan suatu negara. Sedangkan istilah undang-undang dasar merupakan terjemahan istilah dari bahasa Belanda, yaitu gronwet. Perkataan wet diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi undang-undang dasar, dan gron berarti tanah atau dasar.

Dalam bahasa Latin, Kostitusi itu gabungan dari Cume dan Statuere. Cume adalah sebuah profesi yang berarti “bersama-sama dengan”, sedangkan Statuere mempunyai arti “Berdiri”. Atas dasar itu kata Statuere mempunyai arti “membuat sesuatu agar berdiri atau mendirikan menetapkan”. Dengan demikian, Bentuk tunggal dari konstitusi adalah “Menetapkan sesuatu secara bersamasama” dan dalam bentuk jamak dari konstitusi berarti “segala yang ditetapkan”.

yaitu keseluruhan dari peraturan-peraturan baik yang tertulis maupun tidak. Pengertian konstitusi. . Politik constitution merupakan sesuatu yang lebih luas. dipakai istilah constitution yang bahasa Indonesianya konstitusi. yang mengatur secara mengikat cara-cara bagaumana suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat. dalam praktiknya dapat diartikan lebih luas dari pada pengertian undang-undang dasar.Di negara yang menggunakan bahasa Inggris.

dan undang-undang dasar adalah bagian tertulis dari konstitusi (L.C. (E.S Wade) Konstitusi adalah suatu kumpulan asas-asas yang menyelenggarakan kekuasaan pemerintahan (arti luas).    Konstitusi menurut para ahli : Konstitusi memuat peraturan tertulis dan peraturan tidak tertulis.J. hak-hak dari pemerintah dan hubungan antara pemerintah dan yang diperintah (menyangkut HAM) (C.F Strong) . Van Apeldoom) Konstitusi menyamakan arti keduanya sesuai dengan praktek ketatanegaraan di sebagian besar negara di dunia termasuk Indonesia (Sri Sumantri) Undang-undang dasar adalah naskah yang memarkan rangka dan tugas pokok dari badan pemerintahan suatu negara dan menentukan pokok-pokoknya cara kerja badan-badan tersebut.

Dengan demikian. Konstitusi adalah sebagai kerangka negara yang diorganisir dengan dan melalui hukum yang menetapkan :  Peraturan mengenai pendirian lembagalembaga yang permanen.  Fungsi-fungsi dari alat perlengkapan negara  Hak-hak tertentu yang telah ditetapkan .

Dari pendapat ahli. Suatu konstitusi disebut tertulis bila merupakan satu naskah. sedangkan konstitusi tidak tertulis tidak merupakan satu naskah dan banyak dipengaruhi oleh tradisi dan konvensi. maka konstitusi dapat dibedakan antara konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis. .

Dengan demikian.  Suatu gambaran yang menyangkut masalah hakhak asasi manusia.  Suatu gambaran dari lembaga-lembaga negara. . konstitusi dapat diartikan sebagai:  Suatu kumpulan kaidah yang memberikan pembatasa-pambatasan kekuasaan kepada para penguasa.  Suatu dokumen tentang pembagian tugas dan sekaligus petugasnya dari suatu sistem politik.Undang-undang dasar merupakan konstitusi tertulis.

 Ditetapkan susunan ketatanegaraan suatu negara yang bersifat fundamental. .  Adanya pembagian dan pembatasan tugas ketatanegaraan yang juga bersifat fundamental. yaitu :  Adanya jaminan terhadap hak-hak asasi manusia dan warga negaranya. konstitusi itu berisi tiga hal pokok.Pada hakikatnya.

pembagian kekuasaan pemerintahan pusat atau federal dengan pemerintahan daerah atau negara bagian. Ada kalanya memuat larangan untuk mengubah sifat tertentu dari undang-undang dasar. eksekutif dan yudikatif.    Menurut Miriam Budiarjo. . Prosedur mengubah undang-undang dasar Karena modernisasi mengubah konstitusi harus lebih terbuka dalam menerima perkembangan zaman. Karena dipergunakan untuk menjamin kesinambungan sejarah kenegaraan. Setiap UUD memuat ketentuan mengenai : Organisasi negara Karena adanya pembagian kekuasaan antara legislatif. Hak-hak asasi manusia Karena kelahiran konstitusi itu sendiri tidak lepas dari usaha perubahan negara yang otoriter kepada negara yang menjamin hakhak rakyat.

.Fungsi pokok konstitusi dan Undang-Undang Dasar adalah untuk membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang.

Yaitu amandemen dengan membuat UUD yang baru secara keseluruhan.  Sistem negara-negara Anglo-Saxon (Amerika). yaitu apabila konstitusi berubah. yang mana perubahan itu sebagai lampiran dari konstitusinya . maka yang aslinya tetap berlaku.Ada dua sistem mengamandemen konstitusi:  Sistem Eropa Kontinental.

. melainkan beberapa pasal yang nyata-nyata dipandang sudah tidak sesuai dengan keadaan atau bersebrangan dengan tuntutan reformasi  Pasal-pasal hasil amandemen masih merupakan bagian dari UUD aslinya. sehingga tidak ada distorsi sejarah antara konstitusi asli dengan hasil perubahannya.Indonesia menerapkan sistem negara-negara Anglo-Saxon karena :  Perubahan UUD itu tidak dilakukan secara keseluruhan.

Oleh Badan legislatif/Perundingan biasa  Referendum  Oleh Badan khusus  Khusus Negara Federasi .

 Dilihat dari UUD 1945. yaitu pasal 37 UUD yang mengandung 3 norma yaitu :  Wewenang untuk mengubah UUD ada pada MPR  Mengubah UUD. terdapat pasal yang berkenaan dengan cara perubahan UUD. Kuorun yang harus dipenuhi sekurang-kurangnya ⅔ dari jumlah anggota MPR hadir  Putusan disetujui ⅔ dari jumlah yang hadir .

Kedudukan konstitusi dalam suatu negara bisa dibedakan kepada dua aspek: Aspek Hukum Dimana konstitusi dibuat oleh Badan Pembuat UndangUndang atau Lembaga Negara. dari rakyat. Dan Daya ikatnya kepada seluruh element. Moral dan nilai universal setiap waktu dapat mengontrol konstitusi agar dapat menyesuaikannya. dan untuk kepentingan rakyat pula. konstitusi dibentuk atas nama rakyat.  .  Aspek Moral Dimana Konstitusi dibuat berdasarkan landasan etika moral dan nilai-nilai yang bersifat universal. Konstitusi dibuat leh badan yang diakui keabsahanya.

social. Orang yang sama dalam system politik dapat sekaligus memainkan peranan lain seperti dalam system ekonomi. keagamaan. .Suatu system politik terdiri dari interaksi peranan para warga Negara. dan lain-lain.

baik kedalam maupun keluar • Penerapan nilai-nilai dalam masyarakat berdasarkan kewenangan • Penggunaan kewenangan atau kekuasaan. dan kewenangan. David Easton Sistem politik dapat diprkenalkan sebagai interaksi yang diabstrasikan dari seluruh tingkah laku soial sehingga nila-nilai dialokasikan secara otoritatif kepada masyarakat. Robert Dahl Sistem politik merupakan pola yang tetap dari hubungan antar manusia serta meliabatkan sesuatu yang luas dan berarti tentang kekuasaan. baik secara sah ataupun tidak.   . aturan-aturan. Berdasarkan pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa dalam system politik tercakup hal-hal sebagai berikut : • Fungsi integrasi dan adaptasi terhadap masyarajat. Rusandi Simuntapura Sistem politik ialah mekanisme seperangkat ungsi atau peranan dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukan suatu proses yang langgeng.

Sistem politik baik modern maupun primitive memiliki ciri-ciri tertentu almond dalam the politics of developing areas. yaitu:  Semua sistem politik termasuk yang paling sederhana mempunyai kedudukan politik. hal ini dapat diperbandingkan. tipe – tipe tersebut dapat diperbandingkan satu sama lain sesuai dengan tingkatan dan bentuk pembandingan kerja yang teratur. dalam pengertian bahwa masyarakat yng paling sederhana pun mempunyai tipe struktur politik yang tedapat dalam masyarakat yang paling kompleks sekali pun.mengatakan ada 4 (empat ) ciri dalam sistem politik. yaitu bagaimana fungsi-fungsi tadi sering dilaksanakan atau tidak dan bagaimana gaya pelaksanaannya. Semua system politik menjalankan fungsi – fungsi yang sama walaupun tingkatannya berbeda – beda yang ditimbulkan karena perbedaan stuktur.  .

semuanya adalah campuran antara unsure modern dan tradisional. Semua sistem politik adalah sistem campuran dalam pengertian kebudayaan.  . sistem politik dapat dibandingkan sesuai dengan tingkat kekhususan tugas. Semua struktur politik. oleh karena itu. walaupun dispesifikasikan dengan berbagai unsure baik itu pada masyarakat primitif maupun pada masyarakat modern. melaksanakan banyak fungsi. secara rasionala tidak ada struktur dan kebudayaan yang semuanya modern atau semuanya primitif melainkan dalam pengertian tradisional.

sistem ekonomi yang terkena dampak kebijakan pemerintah akan memberikan reaksi tertentu. peran input dan output mempunyai pengaruh besar terhadap kebijakan publik. mungkin memperkuat atau bertentangan. disamping itu.Dalam memahami cara kerja sistem politik pada umumnya. reaksi ini merupakan input bagi sistem politik untuk diperoses lebih lanjut. misalnya sistem ekonomi. . input juga berasal dari perilaku politik berupa unjuk rasa / demontrasi atau tindakan maker sebagai dampak dari output sistempolitik. Hoogerwerf berpendapat bahwa “ input “bisa berasal dari sistem lain.

Sebuah sistem politik demokrasi akan bertahan apabila bersumber pada “kehendak rakyat” dan bertujuan untuk mencapai kebaikan atau kemaslahatan bersama. menjunjung tinggi hukum. tanpa mengabaikan hak golongan kecil agar tidak timbul diktator mayoritas. demokrasi selalu berkaitan dengan persoalan perwakilan kehendak rakyat. . yaitu adanya prlindungan hak asasi manusia. tunduk terhadap kemauan orang banyak. Untuk itu.Kata demokrasi dalam sistem politik memiliki makna umum.

yakni rakyat. terdapat 2 landasan pokok yang menjadi dasar yang merupakan syarat mutlak untuk harus diketahui oleh setiap orang yang menjadi pemimpin negara/rakyat/masyarakat/organisasi/partai/keluarga. dan sekaligus selaku pelayana rakyat. bertindak dan lain sebagainya. Dalam menjalankan prinsip-prinsip demokrasi secara umum. . yaitu: • Suatu negara itu adalah milik seluruh rakyatnya. yaitu tidak boleh/bisa bertindak zalim terhadap tuannyaa. prinsipnya adalah selaku pengurusa rakyat. dan bukan pula milik penguasa negara. jadi bukan milik perorangan atau milik suatu keluarga/kelompok/golongan/partai. • Siapapun yang menjadi pemegang kekuasaan negara.Prinsip merupakan kebenaran yang pokok/dasar orang berfikir. yaitu harus bisa bersikap dan bertindak adil terhadap seluruh rakyatnya.

• Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. DPR. c.Adapun prinsip pokok demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: • Pemerintahan berdasarkan hukum: dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan: a. b. DPA atau lainnya. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden. • Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah. Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan MPR. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas). BPK. Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat). . • Perlindungan terhadap hak asasi manusia.

• Adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi Untuk menyalurkan aspirasi rakyat. • Keseimbangan antara hak dan kewajiban. • Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME. diri sendiri. dan negara ataupun orang lain. masyarakat. • Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR (pasal 1 ayat 2 UUD 1945). • Pelaksanaan Pemilihan Umum. . • Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita Nasional.

.

.

Pemilihan umum di indonesia sebagai sarana demokrasi yang berdasarkan pancasila .

15 Tahun 1999 jo. pemerintah dan partai politik peserta pemilu. Bebas. UU No. tekanan. UU No. asas yang dianut dalam pemilu di Negara kita adalah sbb : • Langsung. artinya tiap-tiap warga Negara bebas menggunakan haknya untuk memilih tanda gambar ayng dikehendakinya tanpa adanya pengaruh. Rahasia.. atau paksaan dari siapapun dan dengan jalan apapun. artinya para pemilih dijamin oleh peraturan tidak akan diketahui oleh pihak siapapun dan dengan jalan apapun. sesuai peraturan perundangan yang berlaku. artinya pemilihan itu berlaku menyeluruh bagi setiap warga Negara Indonesia yang sudah memenuhi syarat minimum tertentu. serta semua pihak yang terlibat secara tidak langsung harus bersikap dan bertindak jujur. setiap[ pemilih dan partai peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama serta bebas dari kecurangan pihak manapun. Umum. penyelenggara/pelaksana. UU No.. 2 Tahun 1980 jo. Jujur. 4 Tahun 1997 jo. yaitu telah berusia 17 tahun atau sudah kawin. . 1 Tahun 1985. Adil. artinya dalam penyelenggaraan pemilu. siapa/apa yang dipilih.. artinya rakyat yang sudah memenuhi syarat minimum tertentu berhak secara • • • • • langsung memberikan suaranya menurut hati nuraninya tanpa perantara dan tanpa tingkatan. artinya dalam penyelenggaraan pemilu. pengawas dan pemantau pemilu termasuk pemilih.Sesuai dengan UU No.

UU No. • Anggota DPRD Tingkat II.Sesuai dengan UU pemilu yang berlaku sekarang. . • Anggota DPRD Tingkat I. 3 Tahun 1999 pemilu diadakan untuk memilih : • Anggota DPR Tingkat Pusat.

yaitu hak untuk dipilih menjadi anggota DPR. hak pilih terdiri atas : • Hak pilih aktif. yaitu hak untuk memilih wakilnya di DPR. .Hak untuk ikut serta dalam pemilu disebut hak pilih. • Hak pilih pasif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful