P. 1
Skripsi (Bab 2)

Skripsi (Bab 2)

|Views: 89|Likes:
Published by Astri Indrawan

More info:

Published by: Astri Indrawan on Oct 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

BAB II KERANGKA DASAR TEORI

2.1 Konsep Komunikasi Antarpribadi Komunikasi pada dasarnya dibagi menjadi 2 jenis utama, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Komunikasi verbal atau pesan verbal adalah semua jenis simbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Bahasa verbal merupakan sarana utama untuk menyatakan pikiran, perasaan, dan maksud kita. Bahasa verbal menggunakan kata-kata. Katakata adalah abstraksi realitas yang tidak mampu menimbulkan reaksi yang merupakan totalitas objek atau konsep yang diwakili kata-kata itu (Mulyana, 2005 : 238). Komunikasi nonverbal menurut Larry A. Samovar dan Richard E. Porter, adalah mencakup semua rangsangan (kecuali rangsangan verbal) dalam suatu setting komunikasi, yang dihasilkan oleh individu dan penggunaan lingkungan oleh individu, yang mempunyai nilai pesan potensial bagi lingkungan oleh individu, yang mempunyai nilai pesan potensial bagi pengirim atau penerima (Mulyana, 2005 : 308). Dalam hubungannya dengan perilaku verbal, perilaku nonverbal mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut: 1. Perilaku nonverbal dapat mengulangi perilaku verbal, 2. Memperteguh, menekankan, atau melengkapi perilaku verbal, 3. Perilaku nonverbal dapat menggantikan perilaku verbal, 4. Perilaku nonverbal dapat meregulasi perilaku verbal, 5. Perilaku nonverbal dapat membantah atau bertentangan dengan perilaku verbal.

Sentuhan c. gerakan kepala. seperti kecepatan berbicara. dapat digunakan sebagai isyarat simbolik. intonasi. Untuk mempermudah memahami jenis-jenis komunikasi nonverbal tersebut. Mengubah sikap dan perilaku 5. Tujuan komunikasi antarpribadi: 1. nada (tinggi atau rendah). dimana pengirim dapat menyampaikan pesan secara langsung. Membantu orang lain . Parabahasa : merujuk pada aspek-aspek suara selain ucapan yang dapat dipahami. dialek. Setiap karakteristik suara tersebut mengkomunikasikan emosi dan pikiran seseorang.Komunikasi nonverbal memiliki berbagai jenis. Mengenal diri sendiri dan orang lain 2. Bermain dan mencari hiburan 6. 2007 : 84). Mengenal dunia luar 3. Menciptakan dan memelihara hubungan 4. ekspresi wajah dan tatapan mata. postur tubuh dan posisi kaki. b. maka dibuatlah klasifikasinya sebagai berikut : a. terdiri dari isyarat tangan. dan bahkan tubuh secara keseluruhan. kaki. Komunikasi interpersonal (interpersonal communication) atau komunikasi antar pribadi adalah interaksi tatap muka antar dua atau beberapa orang. dan penerima dapat menanggapi secara langsung pula (Hardjana. tangan. Bahasa tubuh : setiap anggota tubuh seperti wajah (termasuk senyuman dan pandangan mata). dll. kepala. Bahasa tubuh ini. intensitas (volume) suara.

Komponen-komponen dalam komunikasi antarpribadi saling tergantung (Interdepedensi) dan pelaku komunikasi bertindak sekaligus bereaksi. dan kegiatan yang terjadi secara terus-menerus. Sedangkan sebagai proses yang terus-menerus. maka perubahan yang terjadi pada suatu komponen akan menyebabkan perubahan komponen lainnya. pikiran dan perilaku yang khas dan berbeda-beda. pendapat. komunikasi antarpribadi melibatkan diantara pelaku dalam komunikasi. Komunikasi antarpribadi sebagai proses Sebagai suatu proses. Dengan adanya „pertukaran” ini. dan tidak ada umpan balik tanpa penerima. Dengan kata lain apra pelaku komunikasi saling bertukar informasi. kejadian. dsb. Selain itu. komunikasi antarpribadi merupakan rangkaian tindakan. pesan.Komunikasi antarpribadi sebagai proses transaksional yaitu. Proses komunikasi antarpribadi dapat digambarkan sebagai proses yang sirkuler dan terus-menerus. maupun lingkungannya. tetapi dinamis. gagasan. komunikasi antarpribadi melibatkan paling sedikit 2 orang yang mempunyai sifat. Arti proses sirkuler adalah bahwa setiap orang yang terlibat dalam komunikasi antarpribadi. sikap. yakni para pelaku. Komunikasi antarpribadi bukalah suatu hal yang statis. komunikasi antarpribadi sebagai proses transaksional. diartikan bahwa komunikasi berlangsung tanpa henti. yaitu: a. pikiran. Dalam komunikasi antar pribadi tidak ada pengirim (pembicara) tanpa penerima (pendengar). b. nilai-nilai. sebagai batasan awal dan berakhirnya komunikasi antarpribadi menjadi tidak jelas. Adanya sifat saling tergantung . Karena bersifat saling tergantung. tidak ada pesan-pesan tanpa pengirim. karena segala sesuatu dalam komunikasi antar pribadi selalu dalam keadaan berubah. bertindak sebagai pembicara sekaligus pendengar dan sebagai aktor sekaligus reaktor.

Orientasi pada orang lain (other orientation) Ada dua jenis kecakapan yang harus dimiliki seseorang agar dirinya mampu melakukan komunikasi interpersonal dengan baik dan berhasil. 1. menyebabkan tidak ada aksi atau reaksi yang dapat diulang (unrepeatable). meliputi sifat-sifat: a. Keterbukaan (openness) b. Perilaku Positif (positiveness) d. kecakapan kognitif meliputi: . yaitu kecakapan kognitif dan kecakapan behavioral (Kuntjojo http//ebekunt. Perilaku Suportif (supportiveness) c. meliputi sifat-sifat: a. Kecakapan Kognitif Kecakapan kognitif merupakan kecakapan pada tingkat pemahaman mengenai bagaimana cara mencapai tujuan personal dan relasional dalam berkomunikasi. Bersikap yakin (confidence) b.com/2009/11/30/komunikasi). Perspektif pragmatis.dan perubahan dalam komunikasi antarpribadi ini. yaitu: 1. Perilaku ekspresif (expressiveness) e. Menurut Hardjana (2007 : 92-93). Perspektif Humanistik. Manajemen interaksi (interaction management) d. Karakteristik-karakteristik efektivitas komunikasi antarpribadi oleh Joseph De Vito (1986) dalam bukunya The Interpersonal Communication Book dilihat dari 2 perspektif. Empati (empathy) e. Kebersamaan (immediacyi) c. Kesamaan (equality) 2.wordpress.

Kecakapan Behavioral a. 2. d. b. sikap perseptif (perceptiveness). Perspektif sosial (social perspective): kecakapan melihat kemungkinankemungkinan perilaku yang berkomunikasi dengan dirinya. e. c. . Pengetahuan akan sitauasi pada waktu komunikasi sedang dilakukakn. dan sikap penuh perhatian (attentiveness) b. Manajemen interaksi (interaction management): kecakapan yang berfungsi untuk membantu dalam mengambil tindakan-tindakan yang berguna demi tercapainya tujuan komunikasi.a. d. c. Memonitor diri (self-monitoring): kecakapan memonitor diri sendiri untuk menjaga ketepatan perilaku dan jeli dalam memperhatikan pengungkapan pihak yang berkomunikasi dengannya. Kecakapan ini meliputi: sikap tanggap (responsiveness). Kepekaan (sensivity) terhadap peraturan atau standar yang berlaku dalam komunikasi interpersonal. Keluwesan perilaku (behavioral flexibility): kecakapan yang berfungsi menentukan tindakan yang diambil demi tercapainya tujuan komunikasi. Empati (empathy): kecakapan untuk memahami pengertian dan perasaan orang lain tanpa meninggalkan pandangannya sendiri. e. Keterlibatan interaktif menentukan tingkat keikutsertaan dalam proses komunikasi. Dengan kecakapan mendengarkan seseorang dapat menjadi teman berbicara yang baik. Gaya sosial (social style): kecakapan yang mengarahkan perlaku komunikasi pada perilaku yang baik dan menarik sehingga menyenangkan pihak lain. Mendengarkan (listening): kecakapan yang berfungsi untuk bias mendengarkan dan menyelami perasaan pihak lain. Keterlibatan interaktif (interactive involment).

komunikator dan komunikan memiliki peluang untuk memperoleh keuntungan. dst. Komunikasi interpersonal yang baik dan berlangsung dalam kedudukan . dapat meningkatkan kualitas hubungan antarpribadi. tidak karena dipaksa. Pada tataran emiris. Kecemasan komunikasi (communication anxiety): kecakapan yang dapat dipakai untuk mengatasi rasa takut. Hal ini mengindikasikan bahwa dalam proses komunikasi interpersonal. (3) meningkatkan kualitas hubungan antarpribadi. (2) ditindak-lanjuti dengan perbuatan secara sukarela.f. ketika berhadapan dengan lawan bicara. gugup. dan tidak ada hambatan untuk hal itu (Hardjana.2 Konsep Efektifitas Komunikasi Interpersonal Komunikasi interpersonal dapat dikatakan efektif apabila pesan diterima dan dimengerti sebagaimana dimaksud oleh pengirim pesan. adalah apabila makna pesan yang dikirim oleh komunikator sama dengan makna pesan yang diterima oleh komunikan. seringkali terjadi miss komunikasi yang disebabkan oleh karena komunikan memahami makna pesan tidak sesuai dengan yang dimaksudkan oleh komunikator. 2. 1) Pengertian yang sama terhadap makna pesan Salah satu indikator yang dapat digunakan sebagai ukuran komunikasi dikatakan efektif. dapat dikatakan bahwa komunikasi interpersonal dikatakan efektif. yaitu: (1) pesan yang dapat diterima dan dipahami oleh komunikan sebagaimana dimaksud oleh komunikator. Berdasarkan definisi tersebut. 2) Melaksanakan pesan secara sukarela Indikator komunikasi interpersonal yang efektif berikutnya adalah bahwa komunikan menindaklanjuti pesan tersebut dengan perbuatan yang dilakukan secara sukarela. apabila memenuhi tiga persyaratan utama. pesan ditindaklanjuti dengan sebuah perbuatan secara suka rela oleh penerima pesan. 2003). malu. cemas.

dapat dilihat dari bagaimana dia mampu mencapai tujuan komunikasi secara sehat dan adil. Mereka menanamkan identitas yang positif kepada orang lain sehingga mereka.setara (tidak superior-inferior) sangat diperlukan agar kedua belah pihak menceritakan dan mengungkapkan isi pikirannya secara sukarela. dikiranya segala urusan menjadi lancar dan berpihak kepadanya. harmonis. Dengan demikian seberapa baik seseorang melakukan komunikasi dan interaksi antar personal dengan orang lain. Hal ini disebabkan pihak-pihak yang saling berkomunikasi merasakan memperoleh manfaat dari komunikasi itu. Seringkali orang tidak menyadari pentingnya masalah interaksi antar manusia. dan kolega. 3) Meningkatkan kualitas hubungan antarpribadi Efektifitas dalam komunikasi interpersonal akan mendorong terjadinya hubungan yang positif terhadap rekan. sehingga merasa perlu untuk memelihara hubungan antar pribadi. Dengan demikian. dan bukan sebagai suasana yang tertekan. Kalau dua modal itu berada di tangan. karena sebagian orang beranggapan bahwa yang terpenting adalah modal kekuasaan dan modal material. keluarga. memiliki image yang baik dimata masyarakat. tanpa merasa takut. bagaimana ia memberdayakan orang lain. dan bagaimana ia mampu menjaga perasaan dan harga diri orang lain. . Komunikasi interpersonal yang efektif mampu mempengaruhi emosi pihak yang terlibat yang dalam komunikasi itu kedalam suasana yang nyaman. jujur. mereka memiliki kesempatan lebih untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik. Banyak orang yang menjadi sukses karena mereka memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang lain. Padahal kecakapan dalam komunikasi interpersonal merupakan aset yang penting dalam hubungan bermasyarakat.

nasehat. sender. Hal. Pengantar Ilmu Komunikasi. atau propaganda) yang disampaikan pengirim kepada penerima. Jakarta. content. Raja Grafindo Persada. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka atau dengan cara media komunikasi. source. Disamping itu. PT. organisasi. dan lingkungan. Pesan Pesan adalah sesuatu (pengetahuan. message (pesan atau informasi). yaitu feedback (tanggapan balik). Berlo Komunikasi antarmanusia hanya bisa terjadi bila didukung unsur-unsur komunikasi. informasi. Sumber sering disebut komunikator. atau encoder. misalnya partai. tertulis. atau information.2. a. hiburan. channel (saluran dan media). Sumber bisa terdiri dari satu orang atau kelompok. Media dan komunikasi antarpribadi dapat berupa . Saluran dan Media Saluran komunikasi terdiri atas komunikasi lisan. dan elektronik. Dalam model komunikasi David K. Sumber Semua peristiwa komunikasi akan melibatkan sumber sebagai pengirim informasi. b. dan receiver (penerima). c. dan komunikasi memerlukan proses. terdapat tiga unsur lain. yakni source (sumber atau pengirim).23. atau lembaga. Media yang dimaksud disini adalah alat atau sarana yang digunakan untuk memindahkan pesan dari pengirim kepada penerima. unsur-unsur utama komunikasi terdiri atas SMCR. Pesan sering disebut message. Berlo. Gambar 2.3 Konsep Model Jaringan Komunikasi David K. 2004.1 Model Komunikasi Berlo Sumber Pesan Saluran&Media Umpan Balik Penerima Efek LINGKUNGAN sumber: Cangara. efek.

dan dilakukan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. atau saran. balai desa. dirasakan. majalah.pancar indra atau saluran komunikasi berupa telepon. pendapat. panggung kesenian. g. Sementara dalam komunikasi massa. . d. tanggapan balik dapat pula berasal dari media. komputer. f. arisan. atau receiver. Umpan Balik Umpan atau tanggapan balik merupakan respon atau reaksi yang diberikan oleh penerima. Penerima merupakan element penting dalam proses komunikasi karena menjadi sasaran dalam suatu komunikasi. selebaran. perilaku berbagai istilah. Umpan balik bisa berupa data. antara lain khalayak. media dapat dibedakan atas dua macam. Pengaruh bisa terjadi dalam bentuk perubahan pengetahuan (knowledge). komentar. (behavior). Selain media tersebut diatas. video casette/tape). televisi. sasaran. e. Efek Efek atau pengaruh merupakan perbedaan antara apa yang dipikirkan. buku. Penerima sering disebut dengan komunikan. Dalam hal pesan belum sampai kepada penerima. Penerima Penerima adalah pihak yang menjadi sasaran pesan yang dikirim oleh pengirim. sikap (attitude). dan pesta rakyat. brosur) dan media elektronik (radio. Penerima bisa terdiri dari satu orang atau kelompok. telegram dan e-mail. misalnya rumah ibadah. masih terdapat tempat-tempat tertentu yang bisa dipandang sebagai media komunikasi sosial. Lingkungan Lingkungan atau situasi adalah faktor-faktor tertentu yang dapat mempengaruhi jalan komunikasi. audience. film. yaitu media cetak (surat kabar.

wisata pribadi. Bisnis tour & travel merupakan sebuah bidang uasaha yang menyediakan jasa traveling (berpergian) dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan angkutan darat. adat-istiadat. 2. pagi/siang/malam) Setiap unsur tersebut saling bergantung satu sama lain dan memiliki peranan penting dalam membangun proses komunikasi. Sejalan dengan adanya kebijakan Pemerintah Indonesia yang menetapkan sektor pariwisata sebagai komoditi yang diharapkan untuk menjadi komoditi andalan pada masamasa mendatang.4 Pentingnya Public Relations Dalam Bisnis Tour & Travel Era global dunia saat ini turut menimbulkan dampak pada peningkatan intensitas perjalanan dari suatu negara ke negara lain. Bisnis ini ditekuni selain mempunyai prospek yang luas dan tinggi. bisnis ini juga membutuhkan modal yang kecil dan dapat menjadi sebuah usaha franchise yakni dengan membuka cabang (anak perusahaan). maupun tujuan lain yang sifatnya kombinasi leisure-business trip. Dimensi waktu (misalnya musim. udara maupun air dengan berbagai macam paket untuk memudahkan para pelanggan yang akan berpergian. dan status sosial) 3.Lingkungan dapat berupa: 1. Hal tersebut juga terjadi di Indonesia. maka hal ini akan mendukung berkembangnya berbagai kegiatan pariwisata dan kegiatan lain yang menunjang. Lingkungan sosial budaya (misalnya bahasa. Berbagai tujuan perjalanan yang dilakukan antara lain untuk kegiatan dinas. . Lingkungan psikologis (pertimbangan kejiwaan) 4. Lingkungan fisik (misalnya letak geografis dan jarak) 2. dimana perjalanan dari suatu daerah ke daerah lain semakin meningkat.

Menurut Jumlah Peserta a. pengertian kata trip dapat disamakan dengan kata excursion lebih dekat (batas kota atau daerah tertentu tidak lebih dari 24 jam). . Individual tour yaitu tour yang hanya satu atau lebih orang. Dalam dunia kepariwisataan sendiri pengertian dari kata tour secara umum adalah perjalanan yang dilakukan dari satu tempat ke tempat lain. b. sightseeing. excursion. yang diadakan oleh Biro Perjalanan Wisata (BPW) di suatu kota atau daerah yang acaranya di antaranya yaitu meninjau beberapa tempat/kota. dan lain-lain. Group tour yaitu jumlah pesertanya lebih dari 15 orang dan biasanya dipimpin oleh seorang tour leader. Kita harus membedakan pengertian tour dengan travel atau perkataan lainnya seperti trip. yang memiliki kepentingan sendiri-sendiri dan tidak terdapat tour leader. sightseeing. Namun demikian. sedangkan perjalanan trip relatif lebih jauh. adapun jenis-jenis tour tersebut adalah sebagai berikut : 1. atau excursion. Pengertian kata tour jauh lebih sering digunakan dibandingkan kata trip. tetapi sebaliknya. baik dalam maupun luar negeri. baik dalam maupun luar negeri. Jenis-Jenis Wisata/Tour Di dalam dunia pariwisata kita banyak mendengar berbagai macam jenis tour.Berdasarkan definisi mengenai tour telah dilontarkan organisasi kepariwisataan seperti : WATA (World Association of Travel Agent) “Tour adalah perlawatan keliling yang memakan waktu lebih dari tiga hari. Perkataan travel biasanya digunakan untuk tujuan bermacam-macam motivasi dan pada hakekatnya bukan untuk tujuan pariwisata.

d. Domestic Tour yaitu tour yang dilakukan dari satu daerah ke daerah lain dalam satu Negara. Halfday Tour yaitu yang dilakukan setengah hari (3-5 jam) baik dalam maupun luar kota.2. . Overseas Tour yaitu perjalanan yang dilakukan di luar negeri. Morning Tour yaitu tour yang dimulai pada pagi hari. Mountly Tour yaitu tour yang diselenggarakan setiap bulan. 3 hari. Menurut Lama Penyelenggaraan Tour a. Tour yang lebih dari satu hari. b. Weekly Tour yaitu tour yang diselenggarakan setiap minggu c. b. 3. Seasonal Tour yaitu your yang diselenggarakan berdasarkan musim. Evening Tour yaitu tour yang dimulai pada malam hari. Menurut Frekuensi Penyelenggaraan a. Afternoon Tour yaitu tour yang dimulai pada siang hari. Fullday Tour/one day Tour yaitu tour yang diselenggarakan selama satu hari penuh. b. misalnya 2 hari. tour ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis tour yaitu: 1. dan sebagainya. 2. Daily Tour yaitu tour yang diselenggarakan setiap hari. Menurut Wilayah yang Dikunjungi a. 4. c. 3.

7. Menurut Asal Wisatawan a. Boat Touring yaitu tour dengan menggunakan perahu. Paket Wisata (Taylor Made Tour) yaitu tour yang disusun oleh Biro Perjalanan Wisata (BPW). 8. dimana segala produk pariwisata. Inbound Tour yaitu tour yang diselenggarakan oleh wisatawan luar negeri untuk kunjungan suatu Negara. Train Touring yaitu tour dengan menggunakan kereta api. Convention Tour (wisata konvensi) a. boat. 6. Bus Touring yaitu tour dengan menggunakan bus/mobil. atau ferry. Air Touring yaitu tour dengan menggunakan pesawat b. Menurut Program Perjalanan dan Persiapan a. Paket Wisata (Customer Made Tour) yaitu tour yang disusun dan diselenggarakan oleh Biro Perjalanan Wisata (BPW). fasilitas dan pelayanan yang dibutuhkan wisatawan selama perjalanan telah dipandu dan disusun dalam suatu paket wisata (tour package) dan memiliki harga yang tetap.5. d. b. Pre Conference Tour yaitu tour yang diselenggarakan sebelum konferensi dilakukan. Menurut Jenis Transportasi Yang Digunakan a. b. permintaan wisatawan dan tidak . c. Outbound Tour yaitu tour yang dilakukan oleh wisatawan untuk berpergian keluar negeri. atas mempunyai harga yang tetap.

Dalam hal ini. Business Tour yaitu tour yang diselenggarakan dengan mengunjungi tempattempat yang berhubungan dengan kegiatan bisnis. e. Menurut Minat Khusus a. 9. During conference Tour yaitu tour yang yang diselenggarakan selama berlangsungnya konferensi. Irregular Tour yaitu tour yang diselenggarakan atas permintaan wisatawan sendiri dan tidak mempunyai jadwal tetap. Bisnis tour & travel menekankan juga pada terjalinnya hubungan yang berkelanjutan dengan customer/pelanggan. Regular Tour yaitu tour yang diselenggarakan secara periodic dan biasanya bergantung kepada banyaknya jumlah peserta tour. b. d. Historical Tour yaitu tour mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Craft and Art Tour yaitu tour yang diselenggarakan dengan mengunjungi tempat yang berhubungan dengan seni.b. Post Conference Tour yaitu tour yang diselenggarakan setelah konferensi berakhir. Plantation Tour yaitu tour yang diselenggarakan dengan mengunjungi daerah perkebunan. c. Menurut Penyelenggara Tour a. Public Relations lah yang . b. 10. c. Education Tour yaitu tour yang diselenggarakan dengan mengunjungi tempat wisata yang mengandung unsur edukasi.

Public relations menanyakan secara langsung apa yang di inginkan pelanggan. Dalam hal ini menunjukan bahwa Public Relations sebagai alat manajemen modern secara struktural merupakan bagian integral dari suatu kelembagaan atau organisasi (Ruslan. public relations bertugas untuk memberikan pelayanan dan informasi-informasi mengenai seputar bidang tour & travel kepada calon pembeli ato pelanggan yang akan berpergian. Ulang tahun dan lain sebagainya.5 Konsep Pemasaran Strategis Bersaing untuk dapat bertahan dan menjadi sukses pada lingkungan bisnis yang berubah cepat mendorong pembentukan kerjasama antara perusahaan. 2. Hubungan di antara setiap tingkatan organisasi hanya berkisar pada pertukaran transaksi hingga ke persekutuan kerjasama. Begitu juga pada bisnis tour & travel. Apa yang di inginkan pelanggan seperti tempat yang nyaman dan bagus serta ramai di kunjungi. Public Relations lah yang bertugas untuk memberikan semua informasi tersebut.beperanan penting untuk mengatur hubungan antara perusahaan dengan pelanggan. serta adanya kesenjangan keterampilan dan sumber daya. seperti kemana mereka ingin merayakan suatu hari penting seperti Bulan Madu. kendala keuangan. kebutuhan untuk memasuki pasar. Kebutuhan hubungan kerjasama strategis antara perusahaan independen makin meningkat Dorongan utama hubungan antarorganisasional adalah pergolakan dan keanekaan lingkungan. merupakan kesenjangan ketrampilan dan sumber daya. Hubungan ini dapat berupa bubungan vertikal maupun horisontal Hubungan vertikal melibatkan kerjasama antara pemasok dengan . dan tersedianya informasi teknologi. 2008 : 24). Fungsi public relations dalah berkomunikasi secara langsung dengan para pelanggan untuk mengetahui kekurangan apa yang di rasakan pelanggan terhadap suatu perusahaan. Peningkatan kompleksitas teknologi.

penyeimbangan antara kepercayaan dan kepentingan pribadi. Pemerintah di beberapa negara berperan proaktif dalam hubungan organisasional melalui koordinasi. kesadaran akan adanya konflik. kelemahan. Strategi pemasaran adalah proses analisis. penetapan posisi pasar. .Hubungan kerjasama merupakan hal yang kompleks dan menimbulkan konflik. Strategis pemasaran dimulai dengan pemahaman tentang misi dan tujuan korporasi dan strategi dari setiap unit bisnis strategis. Persyaratan untuk mengatur hubungan antar organisasional secara sukses termasuk perencanaan. dan korporasi pemerintah. perencanaan. Perancangan strategi pemasaran terdapat pada tahap kedua strategi pengembangan. perusahaan patungan. implementasi strategi. walaupun jumlah persekutuan makin bertambah di seluruh dunia. Saling percaya di antara para peserta adalah penting untuk membentuk hubungan yang positif. dukungan keuangan. implementasi dan pengendalian yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Pengambilan keputusan sasaran pasar menunjukkan kelompok pemasaran. jaringan kerja perusahaan dan perusahaan perdagangan. Analisis persaingan akan melihat pada kekuatan. pengembangan pasar baru. serta pencapaian strategi restrukturisasi dan penghematan biaya. penetapan struktur kepemimpinan. Beberapa tujuan yang hendak dicapai dalam hubungan strategis termasuk penemuan teknologi baru. pencapaian fleksibel. Hubungan global di antara organisasi meliputi bentuk konvesional organisasional aliansi. kemudahan transfer teknologi dan belajar dari kelebihan para peserta. penyesuaian terhadap perbedaan kebudayaan. Banyak hubungan horisontal tidak berhasil. Pemilihan konsumen (atau organisasi) yang akan dituju oleh perusahaan didasarkan atas hasil analisis situasi. pemilihan pasar. dan strategi dari pesaing utama.produsen. Sistem informasi dan riset pemasaran menyediakan informasi untuk analisis dan pengambilan keputusan.

Analisis pesaing menyediakan informasi yang berguna untuk memutuskan kapan memasuki pasar yang baru atau keluar dari pasar yang sekarang. Penetapan dan penganalisaan pasar sangat penting dalam pengambilan keputusan bisnis strategis dan pemasaran. Analisis pesaing akan terus menganalisis secara mendalam setiap manajemen pesaing utama dan pesaing potensial yang dianggap penting. Akhirnya. Strategi produk baru sangat penting dalam menghasilkan suatu jalur yang berkesinambungan dalam memasuki pasar baru untuk menggantikan produk yang perlu dibuang.Strategi penentuan posisi ini menunjukkan bagaimana perusahaan akan menempatkan diri dalam persaingan untuk memenuhi kebutuhan pembeli pada pasar sasaran. variasi geografi terjadi pada persaingan. Aspek penting dalam penetapan dan analisis pasar meliputi pemusatan produk dalam menyatukan kebutuhan pasar dan pandangan para ahli. Kegunaan analisis pasar produk sangat banyak dan bervariasi. Persaingan terjadi dalam berbagai bentuk. Analisis pesaing meliputi: (1) menguraikan pesaing (2) mengevaluasi pesaing dan (3) mengantisipasi tindakan pesaing di masa mendatang. Pemahaman tentang kelemahan pesaing memberikan jalan untuk mendapatkan keunggulan bersaing. Dalam pemulihan strategi harus dipertimbangkan faktor situasional dan persaingan dalam pasar produk yang dituju. Persaingan merek dengan merek lain merupakan jenis persaingan langsung. Mengidentifikasi pesaing yang penting dan mengevaluasi strateginya sangat diperlukan untuk perancangan strategi pemasaran yang efektif. Merek produk regional yang kuat akan menyulitkan persaingan merek secara nasional. Yang juga penting adalah mengidentifikasikan pesaing baru yang mungkin . Persaingan juga terjadi antara jenis atau bentuk antara kebutuhan generik. Penting sekali untuk mengetahui apa yang dilakukan pesaing dan apa yang akan dilakukan di masa mendatang.

informasi mempunyai kemampuan menciptakan keunggulan bersaing yang tetap dengan peningkatan kecepatan pengambilan keputusan. dan sebagai masukan bagi bank data yang terkomputerisasi. Informasi ini diperoleh dari sumber internal. peningkatan hasil pengambilan keputusan dan pengidentifikasian peluang inovasi. Sistem-sistem ini terdiri atas kemampuan untuk memproses informasi. jasa pelayanan informasi standar dan studi riset khusus. membuat keputusan rutin. mengevaluasi tindakan potensial seperti perkenalan produk baru. sistem pendukung pengambilan keputusan dan sistem ahli. Sistem informasi yang terkomputerisasi mencakup sistem manajemen informasi. Informasi menampilkan peran strategis yang penting bagi organisasi. Analisis pesaing merupakan kegiatan yang terus berjalan dan mungkin muncul Analisis pesaing merupakan kegiatan yang terus berjalan dan memerlukan koordinasi pengumpulan dan penganalisaan informasi. menganalisis. membuat keputusan rutin dan merekomendasi keputusan untuk memproses informasi. pengurangan biaya operasi yang berulang. sistem pendukung pengambilan keputusan dan sistem ahli. Tersedianya proses informasi yang banyak dan teknologi komunikasi menawarkan banyak peluang untuk meningkatkan keuntungan bersaing perusahaan. Korporasi dan unit bisnis menggunakan sistem intelijen pesaing untuk menganalisis pesaing. pengetahuan dan pengalaman masa lalu. . Informasi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Kemampuan informasi pemasaran. Bentuk sistem yang lebih maju adalah sistem ahli. Informasi riset mendukung analisis dan pengambilan keputusan pemasaran. dan merekomendasi keputusan untuk situasi yang kompleks. sistem databases. sistem database. menganalisis.muncul. yang dirancang dengan menggunakan pola pikir pengambilan keputusan manusia.

Hasil pengambilan keputusan pemasaran ditingkatkan dengan penggunaan sistem informasi yang efektif. Aliansi informasi antara dua atau lebih organisasi menciptakan isu-isu yang berhubungan dengan ketergantungan dan kekuasaan. . Isu lainnya adalah adanya gaugguan terhadap rahasia pribadi yang mungkin timbul dari penggunaan teknologi informasi yang maju. Yang penting adalah untuk memperoleh manfaat informasi yang diperlukan lebih dari sekedar teknologi.Teknologi informasi mengubah organisasi dalam berbagai cara. Informasi sangat diperlukan untuk memenuhi permintaan rancangan sistem yang kreatif yang berfokus pada pengambilan keputusan. Perkembangan sistem informasi terkomputerisasi berguna untuk persyaratan kunci keberhasilan bersaing dalam lingkungan bisnis yang cepat berubah dan mengecil.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->