P. 1
Bhakti Indonesia Home Care (Contoh Proposal)

Bhakti Indonesia Home Care (Contoh Proposal)

|Views: 1,169|Likes:
Published by Benks Priyatna

More info:

Published by: Benks Priyatna on Oct 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2014

pdf

text

original

BHAKTI INDONESIA HOME CARE

PROPOSAL HOME CARE ( PERAWATAN DI RUMAH )

DI SUSUN OLEH : ERNI ROPIKO WINDA NAPITU ALAMAT : JL.RAYA BOJONG KULUR DESA CIANGSANA KEC.GUNUNG PUTRI KAB. BOGOR

Nomor Lampiran Hal

: 01/HC/I/12/2011 : 1 (satu) Bundel Proposal : Permohonan kerja sama dengan rumah sakit Kepada Yth, Pimpinan Rumah Sakit Di Tempat

Assalmualaikum wr...wb... Dengan hormat, Rasa syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan Rahmat Karuniahnya kepada kita semua dan shalawat beserta salam kita hanjukan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Kesehatan merupakan hak setiap individu yang perlu di pertahankan dan di tingkatkan oleh seluruh masyarakat dan bangsa negara Indonesia. Sebagai realisasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat kami selaku petugas kesehatan ( bidan/perawat ) yang bernamakan Bhakti Indonesia Home Care yang beranggotakan Erni, Winda, Ropiko bertujuan untuk mengadakan perawatan pasien di rumah atas rujukan dari rumah sakit ( Kerjasama dengan pihak rumah sakit ) agar keadaan kesehatan pasien dapat di pantau walaupun berada di rumah dan dapat memudahkan petugas kesehatan untuk mendeteksi keadaan bahaya pada pasien sehingga dapat segera di rujuk. Dengan segala kerendahan hati kami mengajukan proposal home care ( perawatan di rumah ) ini beserta permohonan kerjasama kepada pihak rumah sakit. Dengan harapan kiranya pihak rumah sakit berkenan bekerjasama dengan kami. Demikian surat permohonan kerja sama ini, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Bojong Kulur,01 desember 20011 Hormat Kami

(Bhakti Indonesia Home Care) I. LATAR BELAKANG Manusia merupakan suatu fungsi yang utuh dari diri yang terintegrasi (ingin dirawat, dihormati, mendapatkan asuhan, dipahami dan dibantu). Manusia pada dasarnya ingin merasa dimiliki oleh lingkungan sekitarnya merasa dimiliki dan merasa menjadi bagian dari kelompok atau masyarakat, merasa dicintai dan merasa mencintai, terutama bila manusia tersebut megalami sakit. Sakit merupakan hal sangat tidak menyenangkan, yang kedatanganya tidak di harapkan oelah setiap manusia. Maka dari itu diperlukan perawatan yang menyeluruh pada manusia agar terciptanya keadaan yang utuh baik fisik maupun psikologi untuk mencapai suatu keadaan yang sehat. Sehat adalah suatu keaadan yang seimbang antara fisik ,sosial ,ekonomi ,spiritual untuk mencapai derajat kesehatan yang maksimal. Maka dari itu di butuhkan tenaga kesehatan yang terampil yang dapat melakukan skirining awal baik di rumah maupun di rumah sakit. Hal inilah yang melatar belakangi kami untuk membuat proposal kerja sama ini.

II. DASAR PEMIKIRAN Home care adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit ( Depkes, 2002 ). Sedangkan menurut Neis dan Mc Ewen (2001) dalam Avicenna ( 2008 ) menyatakan home health care adalah sistem dimana pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial diberikan di rumah kepada orangorang yang cacat atau orang-orang yang harus tinggal di rumah karena kondisi kesehatannya. Tidak berbeda dengan kedua definisi di atas, Warola ( 1980 ) mendefinisikan home care sebagai pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan pasien individu dan keluarga, direncanakan, dikoordinasikan dan disediakan oleh pemberi pelayanan yang diorganisir untuk memberi pelayanan di rumah melalui staf atau pengaturan berdasarkan perjanjian kerja (kontrak). Menurut American of Nurses Association (ANA) tahun 1992 pelayanan kesehatan di rumah ( home care ) adalah perpaduan perawatan kesehatan masyarakat dan ketrampilan teknis yang terpilih dari perawat spesialis yang terdiri dari perawat komunitas, perawat gerontologi, perawat psikiatri, perawat maternitas dan perawat medikal bedah. Berdasarkan definisi di atas, dapat disimpulkan perawatan kesehatan di rumah adalah : Suatu bentuk pelayanan kesehatan yang komprehensif bertujuan memandirikan klien dan keluarganya. Pelayanan kesehatan diberikan di tempat tinggal klien dengan melibatkan klien dan keluarganya sebagai subyek yang ikut berpartisipasi merencanakan kegiatan pelayanan. III. MAKSUD DAN TUJUAN 1) Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat semaksimal mungkin. Memudahkan pasien untuk mendapatkan perawatan walaupun berada di rumah Sebagai sarana menjalin satu kesatuan antara petugas kesehatan dan rumah sakit. 4) Membantu keluarga klien dalam merawat anggota keluarga yang sakit. IV. JENIS PERAWATAN 1) 2) 3) 4) 5) Pemeriksaan TTV Memandikan klien di tempat tidur Ganti perban bila ada luka ( perawatan luka ) Perawatan kebutuhan dasar manusia Pola nutrisi

 

2) 3)

6) 7) 8) 9)

Pemeriksaan GDS Pemeriksaan kolesterol Pemeriksaan asam urat Pemeriksaan lainnya.

V. HARGA PERAWATAN 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Pemeriksaan TTV : Rp 30.000;/ hari Memandikan klien di tempat tidur : Rp 20.000;/kali Ganti perban bila ada luka ( perawatan luka ) : Rp 30.000;/kali Perawatan kebutuhan dasar manusia : Rp 50.000;/kali Pemeriksaan GDS : Rp 25.000; Pemeriksaan kolesterol : Rp 25.000; Pemeriksaan asam urat : Rp 25.000; Pemeriksaan lainnya (biaya tergantung pemeriksaan)

VI. PELAKSANA HOMECARE    Erni Amd.Kep Winda Napitu Amd.Kep Ropiko Amd.Kep

VII. STRATEGI PEMASARAN  Jemput Bola (Datang ke Rumah Sakit- Rumah Sakit untuk menjalin kerja sama)  Mulu ke mulut  Brosur  Spanduk dan Pamplet

VIII. SISTEM PEMBAGIAN KEUNTUNGAN DENGAN RUMAH SAKIT  Setiap Rumah sakit yang merujuk kepada Bhakti Indonesia Home Care untuk melakukan home care pada pasien yang membutuhkan perawatan dirumah akan mendapatkan mendapatkan keuntungan 10% dari setiap tindakan perawatan yang diberikan dirumah pasien.  Setiap Dokter yang merujuk kepada Bhakti Indonesia Home Care untuk merawatan dirumah akan mendapatkan honor sebesar 10% dari setiap tindakan yang dilakukan.  Honor akan diantarkan oleh kurir kami setiap ahir bulan. IX. ANGGARAN BIAYA (Modal) Modal Sendiri Suntikan Modal ( Pinjaman dari ortu)

:Rp. 500.000; :Rp. 1.000.000;

:Rp. 1.500.000;

Pengeluaran Gaji Karyawan PAM Tlp Listrik Beli TV Untuk Keluarga Bayar utang

:Rp. :Rp. :Rp. :Rp. :Rp. :Rp.

200.000; 30.000; 20.000; 40.000; 70.000; 150.000;

:Rp. 5.10.000; ( Peralatan ) Tensimeter :Rp. Termometer :Rp. Stetoskop :Rp. Kasa Steril :Rp. Plester :Rp. Gunting Perban :Rp. Trifamicetin Zalp :Rp. Alat Pemeriksaan GDS :Rp. Alat Pemeriksaan Asam Urat :Rp. Alat Pemeriksaa Kolesterol :Rp. Sarung Tangan Steril :Rp. Alat-alat mandi :Rp. :Rp. 354.000; (Pendapatan) Pendapatan (10 Pasien / Bulan )

60.000; 20.000; 30.000; 5.000; 3.000; 5.000; 2.000; 70.000; 70.000; 70.000; 9.000; 10.000;

:Rp.

500.000;

:Rp. X. Dokumentasi Rugi / Laba Naraca Equitas Kerugian / Kewajiban Laporan Arus Kas (Terlampir) (Terlampir) (Terlampir) (Terlampir) (Terlampir)

500.000;

XI.PENUTUP Demikian proposal kerjasama ini kami buat dengan harapan mendapat pesetujuan dari pihak rumah sakit terkait.

Bogor, 01 November 2011

Hormat Kami

Ketua Bhakti Indonesia Home Care

Lampiran-Lampiran Aset Perlengkapan
(+)Modal Rp.500.000; (+)Suntikan Modal Rp.1.000.000; (-) Peralatan Rp.354.000; (-) Gaji Karyawan Rp.200.000; PAM Rp. 30.000; Tlp Rp. 20.000; Listrik Rp. 40.000; Bayar utang Rp.150.000; (+) Pendapatan Rp.1.000.000; (-) Beli TV Rp. 70.000 (+) Pendapatan Rp. 1.000.000; (-) Beli TV Rp. 70.000

Hutang

Modal
(+) Rp. 500.000;

(+) Rp. 1.000.000; (-) Peralatan Rp. 354.000 (-) Gaji Karyawan Rp.200.000; PAM Rp. 30.000; Tlp Rp. 20.000; Listrik Rp. 40.000;

( - ) Rp. 150.000

Total Rp. 1.636.000

Total Rp. 850.000

Total Rp. 786.000

Aset : 1.636.000

Aset : 1.636.000

Rugi / Laba
      Pendapatan Gaji Karyawan PAM Tlp Listrik Peralatan Total : Rp. 1.000.000 : Rp. 200.000; : Rp. 30.000; : Rp. 20.000; : Rp. 40.000; : Rp. 354.000; : Rp. 356.000;

Neraca
 Kas  Hutang : Rp 1.636.000 : Rp. 786.000 + 850.000 = Rp. 1.636.000 aktiva pasiva

Kewajiban
 Utang ortu  Total pendapatan : Rp. 850.000 : Rp. 1.000.000

 Modal sendiri

: Rp.

786.000

Equitas  Modal awal  R/L  Beli tv

: Rp. 500.000 : Rp 356.000 : Rp 70.000

Total Laporan arus khas  (+) Penerimaan Kas  (-) Perlengkapan  (-) Bayar ortu Kenaikan hasil operasional  (+) Modal awal  (+) Pinjaman  (-) Pengambilan pribadi Kenaikan modal bersih

: Rp 786.000 : Rp. 1.000.000 : Rp. 644.000 : Rp. 150.000 : Rp. 206.000 : Rp. 500.000 : Rp. 1.000.000 : Rp. 70.000 : Rp. 1.430.000

Kenaikan hasil operasional + kenaikan modal bersih Rp. 206.000 + Rp. 1.430.000 = Rp. 1.636.000

Aktiva Aktiva Rp. 1.636.000 19,2 % Hutang lancar Rp. 850.000  Home care bhakti indonesia mampu membayar hutan 19,2 % 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->