1

MAKALAH SEMINAR PEMBEKALAN PKK & CPKK AGUSTUS 2012 UNTUK TIM PELAYANAN MAHASISWA UK MARANATHA Disusun Oleh: Ev. Eddy Tan, S.Th.

DOKTRIN KESELAMATAN
GARIS BESAR MATERI: A. ISTILAH“KESELAMATAN.” B. MENGAPA KITA BUTUH KESELAMATAN – EMPAT FAKTA ROHANI (INTISARI INJIL). C. PRINSIP-PRINSIP DASAR DOKTRIN KESELAMATAN. D. KONSEP PILIHAN DAN PREDESTINASI. E. RANCANGAN KESELAMATAN ORANG PERCAYA DALAM YESUS KRISTUS. F. KONSEP ANUGERAH DALAM KESELAMATAN. G. KONSEP PERTOBATAN SEJATI & PERTOBATAN YANG PALSU.

A. ISTILAH KESELAMATAN
1. Dalam Perjanjian Lama  YASHA (verb) dengan varian bentuk kata YESHUA, YESHA, YOSHUA = “Meluaskan (tempat, keadaan), bebas dari tekanan, melepaskan atau membebaskan.” Kata ini lawan kata dari tsarar = “melipat/bungkus, menghalangi, memeras, menekan.” Kata ini dalam PL menggambarkan pengalaman keselamatan yang sesungguhnya, mis: pembebasan dari perbudakan Mesir, pelepasan dari tangan musuh.  GAAL (verb) = “menebus, membeli kembali.” Terdapat pengertian: “adanya harga yang harus dibayar.” Kata ini banyak terdapat dalam kitab nabi dan Mazmur. 2. Dalam Perjanjian Baru  SOTERIA (noun) = “Kelepasan dari segala bahaya atau kebinasaan secara rohani.” Seseorang yang tidak diselamatkan berarti: mengalami kebinasaan (Filipi 1:28), mengalami kematian (2 Korintus 7:10), atau mengalami murka Allah (1 Tesalonika 5:9). Kata ini paling sering dipakai untuk menerjemahkan istilah PL “Yasha.”  SODZO (verb) = Menyelamatkan, memulihkan/menyembuhkan sepenuhnya (wholeness). Sodzo [hasil dari tindakan menyelamatkan/memulihkan] dikatakan akan tersedia untuk semua manusia (Titus 2:11), yaitu mereka yang taat kepada-Nya (Ibrani 5:9) di dalam dan melalui Yesus Kristus (Lukas 19:10; Kisah Rasul 4:12).

B. MENGAPA KITA BUTUH KESELAMATAN – EMPAT FAKTA ROHANI (INTISARI INJIL)
FAKTA PERTAMA: Semua manusia telah berbuat dosa dan patut dihukum karena dosa-dosanya. (Roma 3:23; Roma 6:23; Yesaya 59:2). Kesadaran yang ingin dicapai = “Saya telah berbuat dosa dan patut menerima hukuman maut karena dosa-dosa saya.” Setiap orang telah berbuat dosa (Roma 3:23; Yesaya 53:6). Dosa adalah “pelanggaran terhadap hukum Allah” (1 Yohanes 3:4). Akibat dari dosa ialah kerusakan total pada diri manusia serta kematian rohani (Kejadian 6:5; Mazmur 14:3; Roma 7:14-20; Efesus 4:17-19). Kerusakan total pada diri manusia itu dapat kita lihat pada beberapa aspek: (1) Kerusakan relasi dengan Allah.

Selain itu. Setiap aspek dalam diri manusia sudah tercemar: intelek atau aka budinya (2 Korintus 4:3-4). dan selanjutnya terancam pada kematian kekal (Matius 25:41-46. bdk. di mana timbul rasa malu antara Adam dan Hawa. Ulangan 7:10). Roma 5:12. serta kematian rohani (Roma 3:23. c. Wahyu 20:13-14. FAKTA KEDUA: Usaha manusia semata untuk menyelamatkan diri dari hukuman dosa-dosanya itu sia-sia (Efesus 2:8-9. 3:19. b) Manusia yang berdosa itu juga tidak berterus terang kepada Allah dalam mempertanggung jawabkan perbuatannya (Kejadian 3:12-13). Yeremia 46:10. Matius 8:17). relasi dengan sesama yang lain pun terganggu. bdk. statusnya mati dan berada di bawah ancaman murka Allah (Efesus 2:1-3. Manusia berada dalam gelap. c) Manusia membenci Allah (Keluaran 20:5. hati nuraninya (1 Timotius 4:2). perasaannya (Efesus 4:19). Contoh.2 a) Manusia menjauhkan diri dari persekutuan dengan Allah. Artinya. tanpa kecuali. 6:12. dan juga sebaliknya Allah membenci orang berdosa (Yeremia 12:8. Hal ini merupakan refleksi dari batin yang tertuduh rasa bersalah (Kejadian 3:7). Dosa memperbudak pribadi-pribadi (Yohanes 8:34. setiap orang memiliki natur dosa dalam dirinya. (2) Kerusakan relasi dengan Sesama. Ada penyakit tertentu yang disebabkan dosa (Yohanes 5:14. kehendak / kemauannya (Roma 1:28-32. Manusia mengalami gangguan sosial dalam kehidupan pernikahan. Selanjutnya. 11:5). Mazmur 90:10. Secara individu. Wahyu 19:20). (4) Akibat dosa pada Diri orang berdosa itu sendiri. bdk. hatinya (Efesus 4:1718). Manusia selalu berusaha untuk mendapatkan keselamatan melalui berbagai cara yang diusahakannya. 5. maksud dari “total” di sini berarti bahwa semua manusia. Roma 3:20). d) Allah menghukum orang berdosa (Yesaya 1:24. bdk. telah berbuat dosa (Roma 3:10. maka: a. Yehezkiel 25:14). maka itu berarti semua potensi yang ada pada diri manusia difungsikan secara berbalik atau berlawanan arah dengan rencana atau standar Allah. Mazmur 5:5. Alam dan makhluk lain yang semula mudah diatur. Manusia kehilangan persekutuan dengan Allah. Penderitaan menjadi bagian dari perjalanan hidup manusia. 1 Korintus 2:14). sesat. 23). ayahnya (Kejadian 26:6-11). Manusia diperbudak oleh dosa. Dengan adanya kerusakan total pada natur manusia. yakni kematian fisik (Kejadian 2:17. Hosea 9:15. e) Manusia mengalami kematian total. bdk. Umur manusia menjadi singkat. memusuhi dan melawan manusia (Kejadian 3:17-19). e. Efesus 2:1-2). Amsal 10:27. Ishak melakukan kebohongan yang sama seperti Abraham. tidak ada kemauan untuk berjumpa dengan-Nya (Kejadian 3:8-10). dan mengalami kematian jasmani (Kejadian 3:19. d. 6:23). buta secara rohani. Dengan demikian. Ibrani 9:27)—kematian merupakan hal baru yang muncul ketika manusia jatuh dalam dosa. 63:4. 20:1-18). Konsep yang ada pada orang seperti itu mengenai . (3) Kerusakan relasi dengan Lingkungan Hidup. manusia terus-menerus melakukan dosa yang sama (Kejadian 12:10-20. Roma 5:12. Kesadaran yang ingin dicapai = semua usaha saya untuk menyelamatkan diri dari hukuman akibat dosa saya itu sia-sia saja. Efesus 5:8a. 6:23). b. 12). pemuda kaya yang bertanya pada Yesus tentang apa yang harus ia perbuat untuk memperoleh hidup kekal (Markus 10:17). Roma 6:17a). pemberontak (Yesaya 53:4-6.

Wahyu 3:20). Tit. Yesus Kristus telah menyerahkan diri-Nya mati di salib sebagai jalan penebusan orang berdosa. 3. yang dalam kata aslinya: lutroo.3 beroleh keselamatan ialah “perbuatan” atau usaha manusia. bukan hasil usaha manusia (Efesus 2:8-9). 4:12). apakah menolak atau mengakui Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat (mengundang Yesus masuk dalam hatinya). Pada fakta ini. Keselamatan karena iman kepada Yesus adalah keselamatan yang sifatnya “pemberian” sebagai wujud kemenangan Yesus terhadap maut (1 Korintus 15:55-57). 2:24.” Pembayaran atau harga untuk menebus orang berdosa dari perbudakan dan hukuman dosa itu adalah darah Yesus Kristus (1 Pet. Bila pendengar Injil memutuskan untuk mengakui Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhannya.” Penebusan (exagorazo) ini menuntut sebuah syarat. pendengar Injil didorong untuk mengambil keputusan. Ini adalah puncak penjelasan jalan keselamatan (Injil). Mengundang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dirinya. Kesadaran yang ingin dicapai = Saya butuh menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya untuk memperoleh keselamatan hidup saya. Kesadaran yang ingin dicapai = Saya tahu bahwa keselamatan dari hukuman dosa saya hanya dapat diselesaikan melalui Yesus Kristus saja sesuai ketetapan Allah dan tidak ada jalan lain lagi. 1:11). ia perlu juga berdoa kepada Tuhan untuk menyatakan penerimaannya itu. bukan berati murahan. FAKTA KETIGA: Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan (1 Petrus 2:24. bdk. karena banyak hartanya—yang tak bisa ia lepaskan. Kebenaran yang dimiliki orang muda kaya ini sama dengan yang dimiliki para ahli Taurat dan orang Farisi (Matius 5:20. Isi doa menerima Tuhan Yesus terdiri dari poin-poin: 1. namun belum beroleh kepastian tentang keselamatannya. 1:18-19. C. Justru karena amat mahal dan tak terbayar oleh apa pun. Orang muda ini sudah berusaha sekuat-kuatnya untuk melakukan seluruh hukum Taurat supaya selamat (Markus 10:20). Mengapa Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan? Karena Dialah yang ditetapkan Allah untuk mati sebagai “penanggung dosa” sebagaimana dikatakan Kitab Suci. Kekurangan dari pemuda kaya ini ialah “mengikatkan diri pada hartanya” dan bukan pada Allah. 1 Petrus 3:18. Penebusan oleh Yesus Kristus itu berlaku bagi setiap orang yang mau percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Kis. Alkitab menegaskan bahwa keselamatan adalah pemberian atau anugerah Allah. Dasar Alkitab untuk ini ialah Yohanes 1:12. Yohanes 14:6. FAKTA KEEMPAT: Menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (Yohanes 1:12. Filipi 3:5-6). 2. yang merupakan istilah gabungan dari dua kata yang memiliki arti “membeli (budak) dari pasar (kata dasar: agorazo) dan membebaskannya (kata dasar: ex). “Ia (Yesus) sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya . ia memiliki hidup (1 Yohanes 5:12). Apa artinya ditebus atau penebusan itu? Dalam Alkitab. 2:14). yang berarti “mendapatkan pembebasan melalui pembayaran suatu harga. PRINSIP-PRINSIP DASAR DOKTRIN KESELAMATAN . Keselamatan itu diberikan cuma-cuma. Yoh. Sebab siapa yang memiliki Anak (Yesus). Mengakui diri sebagai orang berdosa yang membutuhkan pengampunan Tuhan. 14:6. maka itu harus dianugerahkan. kata “menebus” memakai kata asli bahasa Yunani: exagorazo. Allah sudah menetapkan jalan keselamatan itu menurut kuasa dan kedaulatan-Nya (Ef. Itu sebabnya ia pergi meninggalkan Yesus. Menyerahkan diri untuk dibaharui dan dipimpin oleh Yesus.” (1 Pet. Roma 5:8).

Penyangkalan diri dan memikul salib dalam hidup orang percaya dapat disimpulkan dalam satu cara hidup: percaya sepenuh hati dengan menaati Dia terus-menerus! Percaya = Taat. Semakin dalam pengertian seseorang mengenai dosa. Karena itu setiap orang percaya harus meyakini bahwa keselamatan yang telah diperolehnya adalah bersifat tetap untuk selamanya (Yohanes 5:24. Keselamatan merupakan realitas masa lalu. 1 Petrus 1:3-5). mencakup segala aspek kehidupan. masa kini dan masa mendatang: a. maka kita harus melihat beberapa prinsip dari konsep atau doktrin keselamatan yang benar: 1. Titus 3:5. 10:28. Yesus Kristus menjadi Tuhan atas setiap aspek kehidupan manusia. 1 Yohanes 1:6. Alasannya. maka dunia akan melihat bahwa perbuatan antara orang Kristen dan orang dunia perbedaannya tipis sekali. Konsep keselamatan tidak bisa dipisahkan dari konsep Ketuhanan Kristus. Padahal sebenarnya keselamatan itu bersifat menyeluruh (wholistic). yaitu saat kita percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Bdk. 8. 2 Tesalonika 2:13-15). bukan hanya di aspek spritual saja. maka keselamatan menjadi tidak bernilai. yang mendasarkan kepercayaan kepada Penyelamat yang pernah hadir dalam sejarah. 8 dan 10. Filipi 2:12! Dalam proses menjalani keselamatan ini—atau bisa disebut proses pengudusan— orang percaya harus terus-menerus melawan dosa. ia akan semakin mampu menghayati arti yang mendalam mengenai keselamatan. Ketuhanan Kristus sebagai teladan itu terletak pada kesetiaan Kristus menaati Bapa-Nya dengan menjalani jalan salib sampai mati (Filipi 2:8-11). Keselamatan (the Christ event) adalah kejadian historis yang riil. Hubungan ketuhanan Kristus dengan hidup orang yang diselamatkan adalah: kesetiaan menyangkal diri dan memikul salib. bukan mitos atau legenda. John McArthur (The Gospel According to Jesus) menegaskan bahwa: keselamatan harus disertai dengan tindakan mempertuhankan Kristus dalam kehidupan setiap orang percaya. Keselamatan bukan hanya sebatas pengampunan dan kelak masuk sorga. Alkitab menekankan bahwa orang percaya itu adalah yang telah dilepaskan (soteis) dari hukuman dosa dan kematian rohani (Efesus 2:5. Bila dosa dimengerti secara dangkal atau diabaikan dampaknya. Bdk. Soteis (bentuk lampau—aorist participle passive) berarti: keselamatan itu berlangsung pada satu kejadian tunggal di masa lampau.4 Berbicara mengenai pengajaran tentang doktrin keselamatan. 2 Timotius 1:9). yaitu berkaitan juga dengan aspek fisikal dan sosial. Keselamatan mencakup totalitas keberadaan manusia. Bonhoeffer (The Cost of Discipleship): jika gereja dipenuhi oleh orang Kristen yang samasekali tidak mempertuhankan Kristus. sehingga mereka merasa tidak memerlukan adanya pertobatan atau keselamatan. 2. 3. b. namun juga pemulihan dalam segala aspek di kehidupan sekarang. konsep dari pikiran atau perbuatan manusia belaka. Keselamatan berkaitan dengan seluruh pengertian ortodoks (= ajaran yang lurus/benar) tentang dosa. Roma 8:37-39. yang terjadi sekali dan berlaku untuk selamanya. Alkitab acapkali terlihat menekankan keselamatan hanya pada aspek spiritual. 2 Korintus 2:15. bukan sekedar sebuah ajaran kepercayaan. Hal serupa dinyatakan D. Ibrani 7:25. Galatia 2:20. kedagingan dan kuasa kegelapan dalam setiap aspek kehidupan dan pelayanan (Roma 6:17. Sodzomenos (bentuk kini—present participle passive) menunjuk pada keselamatan sebagai suatu proses yang berlangsung terus-menerus dan berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. .

Dapat dikatakan ada suatu paradoks dalam hidup manusia: di satu sisi tampak bahwa Allah yang mengarahkan. dibenarkan dan dipanggil berdasarkan anugerah Allah. 4). disorot dengan lebih tajam oleh Calvin. 5) dan tujuan pilihan Allah (ayat-ayat selanjutnya). Orang yang pemikirannya dekat dengan Arminian adalah John Wesley (1703-1791).5 c. Cara Allah memilih manusia sebenarnya didasarkan atas iman yang sudah dilihat-Nya terlebih dahulu. kita harus sadar bahwa kita tidak dapat menyelami sepenuhnya jalan pikiran Allah (Roma 11:33). Studi kasus Alkitab: bacalah Roma 9:11-13. rancangan dan kehendak yang tidak terselami siapa pun. yang setuju dengan posisi Arminius sambil menambahkan bahwa Allah juga mendekritkan kejatuhan manusia dan setiap manusia memiliki kemampuan untuk percaya. Sesosmenos (perfect participle passive) menunjuk pada puncak keselamatan yang akan diterima sepenuh-penuhnya oleh orang percaya pada akhir zaman atau pada saat realisasi dari “langit dan bumi yang baru” (Roma 8:30. manusia untuk kehidupan yang kekal berdasarkan maksud dan rencana-Nya yang kekal serta hikmat-Nya yang tak terselidiki.’ D. Itu bukan ‘is at once and in the same sense sinless and sinful. banyak orang yang sudah dengar Injil tapi tidak mau menerima. 2 Tesalonika 2:13-15. Buktinya. dan orang yang diselamatkan pun dapat kehilangan keselamatan atau menjadi murtad. Mazmur 139:1-2 dg ayat 23-24. Doktrin Pilihan (yang kerap disamakan dengan Predestinasi—karena memang bersifat serupa. karena kebebasan untuk memilih (Freewill) adalah salah satu aspek kemanusiaan yang tidak pernah lenyap. 6:37-39). Oleh karena itu. 1 Petrus 1:5. Efesus 1 menggambarkan: dasar atau fundamen dari pilihan Allah (ay. Armininianisme (Jacob Arminius. 2 Timotius 1:9). perantara atau sarana pilihan (ay. dan itu dilaksanakan di dalam anugerah dan kasih-Nya yang berdaulat. 11:1-2. 1 Petrus 1:2-20. Agustinuslah orang pertama yang mensistematikannya dalam ajaran gereja. bahkan menghina. tetapi dalam banyak kali dikatakan bahwa manusia harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Artinya: semakin seorang percaya tahu bahwa ia telah diselamatkan. Dalam sejarah pemikiran Teologi. sampai saat ini. Dua pandangan tentang Pilihan atau Predestinasi: a. ia akan semakin tahu bahwa dirinya adalah orang berdosa. Manusia sebetulnya tidak pernah kehilangan kemampuan untuk memilih antara yang baik dan jahat. 13:11. kita tidak akan pernah dapat memilih Dia (Yohanes 15:16. KONSEP PILIHAN DAN PREDESTINASI Allah mempunyai tujuan. di dalam Kristus. . 3). Bdk. Martin Luther berujar bahwa orang percaya yang telah mengalami keselamatan dalam Kristus akan selalu ada dalam situasi simul justus et peccator (justify and sinner at the same time). Seandainya Allah tidak terlebih dahulu memilih kita. alasan atau sebab dari pilihan (ay. Ini harus menjadi dasar bagi kita dalam memahami doktrin Pilihan (Election) dan Penetapan Sejak Awal (Predestination). Doktrin Pilihan maupun Predestinasi sudah ada di dalam Alkitab (Efesus 1:3-11. dan diperdebatkan bertahun-tahun sesudah Calvin. Mereka yang percaya dan yang bertahan sampai kesudahannya akan ditetapkan untuk mendapatkan hidup kekal. hanya beda istilah) dapat didefinisikan sebagai: tindakan atau karya Allah—sebelum alam semesta dijadikan—telah memilih. Orang yang tidak diselamatkan memang tidak dipilih Allah. Roma 8:2930. 1 Yohanes 3:2). 1545-1602): Manusia dapat memilih untuk tidak berdosa dan anugerah Allah pun dapat ditolak manusia.

1509-1564): Allah tidak memilih berdasarkan kondisi apa pun. yang menunjukkan suatu kegiatan yang sudah selesai secara sempurna di masa lalu dan berlaku sampai seterusnya. Segala kata kerja di perikop tersebut ditulis dalam bentuk waktu Aorist Indicative Active. Pertama. Efesus 1:5). Allah memilih manusia dalam hal keselamatan semata-mata berdasarkan kedaulatanNya. Keunikan kekristenan dibanding agama lain adalah konsep kepercayaan tentang anugerah. atau hannah. Memilih/Mengetahui Sejak Awal (proginosko) ayat 29. Dalam PL ada dua kata yang diterjemahkan sebagai anugerah atau kasih karunia. Ketika kita berbicara mengenai konsep anugerah Allah. manusia tidak bisa menolak anugerah itu. Roma 4:6-7. Pembenaran bisa terjadi semata karena anugerah Allah. Allah secara mandiri tanpa pengaruh dari luar melakukan tindakan pemilihan dan penentuan. Anugerah adalah pemberian yang disampaikan oleh yang berkedudukan lebih tinggi kepada yang lebih rendah.” Band. 5:9-11). 43:9. Pemberitaan Injil kepada mereka merupakan panggilan yang sudah dirancang atau direncanakan oleh Allah. Hal ini bukan hanya pembaharuan dari segala dosa. Membenarkan (edikaiosen) ayat 30. yang sesungguhnya tidak layak menerimanya. Kata ini secara harfiah berarti “mengetahui sebelumnya (foreknow). Kehidupan Kristen dimulai dan dilanjutkan dalam anugerah—sama sekali tidak ada peran atau andil manusia untuk memperoleh anugerah itu (bandingkan dengan konsep keselamatan agama lain). chesed yang menunjukkan: melimpahnya kasih setia Allah dalam mencurahkan berkat-Nya yang didasarkan akan perjanjian dengan umat atau perseorangan (Kejadian 32:10. Calvinisme (John Calvin.6 b. Konteks di sekitar ayat yang menggunakan kata ini menunjukkan kemutlakan hak Allah (kedaulatan-Nya) untuk melakukan suatu tindakan menentukan. Kata ini bisa berarti to predestinate atau to determinate before (Kisah Rasul 4:28. kita tidak boleh mencampurkannya dengan konsep keadilan Allah—sebab apabila Allah benar-benar menerapkan keadilan-Nya maka semua manusia seharusnya sudah binasa karena dosa. E. 1 Korintus 2:7. Kata ini memiliki konotasi adanya emosi yang mendalam dari pihak pemberi. peran kebebasan kehendak manusia itu tidak ada sama sekali— kalau dipilih. KONSEP ANUGERAH DALAM KESELAMATAN. Tidak ada sesuatu pun pada manusia yang dapat mengkondisikan pilihan atau penolakan Allah terhadap dirinya. Roma 8:28-30 menonjolkan Allah sebagai perancang keselamatan bagi orang-orang percaya. . baik pada kondisi yang sudah dilihat-Nya sebelumnya maupun saat orang itu menjalani hidupnya. Di dalam pilihan Allah. apalagi untuk melakukan kehendak Allah. tetapi juga adanya pelimpahan kebenaran atas orang percaya (Kisah Rasul 13:39. 1 Petrus 1:20. Memanggil (kletois) ayat 28. Keluaran 15:13). merendahkan diri. F. Menentukan (proorisen) ayat 29.” Kedua. 39:21. Alasannya. Arti harfiahnya adalah “membungkuk. Pembenaran adalah tindakan legal Allah yang menyatakan bahwa orang berdosa menjadi orang benar atas dasar darah Yesus Kristus. chen yang kemudian berkembang ke istilah chanan. RANCANGAN KESELAMATAN ORANG PERCAYA DALAM YESUS KRISTUS. manusia tidak lagi memiliki kapasitas untuk memilih yang baik dan jahat.

Istilah PB yang digunakan untuk pertobatan adalah metanoia. sensus divinitas (perasaan beragama secara umum). tapi kemudian setelah hati nuraninya tenang kembali. Konsep anugerah itu terbagi dua: 1. Anugerah Khusus: yaitu pemberian Allah yang cuma-cuma melalui pribadi dan karya penebusan Kristus yang menyediakan jalan keselamatan. Pertobatan bisa saja ternyata “palsu” atau bukan pertobatan yang sejati karena adanya kekeliruankekeliruan yang dipahami sebagai pertobatan: 1. damai sejahtera. II. STAT: 2011.7 Dalam PB istilah yang dipakai adalah charis. Contoh: Tuhan menurunkan hujan buat semua orang. Mika Sulistiono. G. 2 Korintus 4:15. Berbagai sumber lain sebagai pembanding dan pemerkaya. Roma 11:6. Itu sebabnya Pertobatan dalam iman Kristen kerap disebut juga Perpalingan (Conversion). Hampton Keathley. Hidup dengan penuh kesulitan mengikut Tuhan Hidup mengikut Tuhan dengan sukacita dan dan hati nuraninya tidak murni. Orang yang bertobat karena adanya rasa takut atau teror. Systematic Theology Vol. Gerry Breashears. bentukan dari “meta” yang berarti “after. kesadaran moral). Eerdmans: 1940. Makalah Kuliah Theologi Kaum Awam. Western Seminary: 2011. Soteriology Outline. Orang yang berusaha menyelesaikan dosa secara pribadi tanpa campur tangan Allah & menyangka bahwa dirinya sudah bertobat. Hidup penuh dengan grace. Sumber: Charles Hodge. percaya maupun tidak percaya. ketetapan hati. STAT: 2009. Faot. 2. beyond” dan “nous” yang berarti “pikiran. Makalah Kuliah Doktrin Dosa dan Keselamatan. serta bayangan kebenaran yang ada pada diri manusia (yakni sifat-sifat baik secara umum yang ada sebelum mengenal Tuhan). yang umumnya dipakai dalam konteks Tuhan mencurahkan kasih atau belas kasihan tanpa peran kebaikan manusia baik secara aktual (sudah dilakukan) maupun potensial (diri yang mengandung kebaikan yang besar). J. Daniel Lucas Lukito. SAAT: 2004. . 2. ia menjadi biasa atau kembali lagi ke perbuatan itu. Bible.org. Lukas 6:33. Maksudnya yaitu orang berdosa yang hanya hatinya merasa menyesal dan susah sesaat. 3. Nimrod F. hati nurani. Bandingkan dua jenis pendosa ini: PENDOSA KETAKUTAN PENDOSA BERTOBAT Hidup penuh dengan guilt. Orang yang merasa sudah bertobat melalui cara meninggalkan satu-dua kebiasaan buruknya yang berhubungan dengan dosa. sikap. KONSEP PERTOBATAN SEJATI & PERTOBATAN YANG PALSU. The Doctrine of Salvation. Makalah Kuliah Kristologi dan Soteriologi. Band. 6:1. Anugerah umum terlihat juga pada aspek moralitas. Metanoia berarti: satu perubahan dalam pikiran atau hati manusia yang menyangkut satu perpalingan dari arah yang satu ke arah yang berlawanan. Anugerah Umum: yaitu setiap kebaikan atau berkat dalam bentuk apa pun yang dicurahkan Tuhan kepada manusia dan dunia. dan bukan sekedar meninggalkan satu atau beberapa perbuatan jahat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful