1

MAKALAH SEMINAR PEMBEKALAN PKK & CPKK AGUSTUS 2012 UNTUK TIM PELAYANAN MAHASISWA UK MARANATHA Disusun Oleh: Ev. Eddy Tan, S.Th.

DOKTRIN KESELAMATAN
GARIS BESAR MATERI: A. ISTILAH“KESELAMATAN.” B. MENGAPA KITA BUTUH KESELAMATAN – EMPAT FAKTA ROHANI (INTISARI INJIL). C. PRINSIP-PRINSIP DASAR DOKTRIN KESELAMATAN. D. KONSEP PILIHAN DAN PREDESTINASI. E. RANCANGAN KESELAMATAN ORANG PERCAYA DALAM YESUS KRISTUS. F. KONSEP ANUGERAH DALAM KESELAMATAN. G. KONSEP PERTOBATAN SEJATI & PERTOBATAN YANG PALSU.

A. ISTILAH KESELAMATAN
1. Dalam Perjanjian Lama  YASHA (verb) dengan varian bentuk kata YESHUA, YESHA, YOSHUA = “Meluaskan (tempat, keadaan), bebas dari tekanan, melepaskan atau membebaskan.” Kata ini lawan kata dari tsarar = “melipat/bungkus, menghalangi, memeras, menekan.” Kata ini dalam PL menggambarkan pengalaman keselamatan yang sesungguhnya, mis: pembebasan dari perbudakan Mesir, pelepasan dari tangan musuh.  GAAL (verb) = “menebus, membeli kembali.” Terdapat pengertian: “adanya harga yang harus dibayar.” Kata ini banyak terdapat dalam kitab nabi dan Mazmur. 2. Dalam Perjanjian Baru  SOTERIA (noun) = “Kelepasan dari segala bahaya atau kebinasaan secara rohani.” Seseorang yang tidak diselamatkan berarti: mengalami kebinasaan (Filipi 1:28), mengalami kematian (2 Korintus 7:10), atau mengalami murka Allah (1 Tesalonika 5:9). Kata ini paling sering dipakai untuk menerjemahkan istilah PL “Yasha.”  SODZO (verb) = Menyelamatkan, memulihkan/menyembuhkan sepenuhnya (wholeness). Sodzo [hasil dari tindakan menyelamatkan/memulihkan] dikatakan akan tersedia untuk semua manusia (Titus 2:11), yaitu mereka yang taat kepada-Nya (Ibrani 5:9) di dalam dan melalui Yesus Kristus (Lukas 19:10; Kisah Rasul 4:12).

B. MENGAPA KITA BUTUH KESELAMATAN – EMPAT FAKTA ROHANI (INTISARI INJIL)
FAKTA PERTAMA: Semua manusia telah berbuat dosa dan patut dihukum karena dosa-dosanya. (Roma 3:23; Roma 6:23; Yesaya 59:2). Kesadaran yang ingin dicapai = “Saya telah berbuat dosa dan patut menerima hukuman maut karena dosa-dosa saya.” Setiap orang telah berbuat dosa (Roma 3:23; Yesaya 53:6). Dosa adalah “pelanggaran terhadap hukum Allah” (1 Yohanes 3:4). Akibat dari dosa ialah kerusakan total pada diri manusia serta kematian rohani (Kejadian 6:5; Mazmur 14:3; Roma 7:14-20; Efesus 4:17-19). Kerusakan total pada diri manusia itu dapat kita lihat pada beberapa aspek: (1) Kerusakan relasi dengan Allah.

setiap orang memiliki natur dosa dalam dirinya. Manusia mengalami gangguan sosial dalam kehidupan pernikahan. Dengan adanya kerusakan total pada natur manusia. 63:4. buta secara rohani. hati nuraninya (1 Timotius 4:2). Contoh. FAKTA KEDUA: Usaha manusia semata untuk menyelamatkan diri dari hukuman dosa-dosanya itu sia-sia (Efesus 2:8-9. memusuhi dan melawan manusia (Kejadian 3:17-19). Manusia diperbudak oleh dosa. sesat. Kesadaran yang ingin dicapai = semua usaha saya untuk menyelamatkan diri dari hukuman akibat dosa saya itu sia-sia saja. Selain itu. Wahyu 19:20). 5. Secara individu. kehendak / kemauannya (Roma 1:28-32. Roma 6:17a). Yeremia 46:10. Efesus 2:1-2). Umur manusia menjadi singkat. pemuda kaya yang bertanya pada Yesus tentang apa yang harus ia perbuat untuk memperoleh hidup kekal (Markus 10:17). ayahnya (Kejadian 26:6-11). Amsal 10:27.2 a) Manusia menjauhkan diri dari persekutuan dengan Allah. tidak ada kemauan untuk berjumpa dengan-Nya (Kejadian 3:8-10). Ada penyakit tertentu yang disebabkan dosa (Yohanes 5:14. Konsep yang ada pada orang seperti itu mengenai . Roma 5:12. bdk. Mazmur 5:5. Manusia selalu berusaha untuk mendapatkan keselamatan melalui berbagai cara yang diusahakannya. Dengan demikian. Mazmur 90:10. dan juga sebaliknya Allah membenci orang berdosa (Yeremia 12:8. maksud dari “total” di sini berarti bahwa semua manusia. 12). c. Hal ini merupakan refleksi dari batin yang tertuduh rasa bersalah (Kejadian 3:7). 3:19. Matius 8:17). 11:5). Roma 5:12. tanpa kecuali. (3) Kerusakan relasi dengan Lingkungan Hidup. maka itu berarti semua potensi yang ada pada diri manusia difungsikan secara berbalik atau berlawanan arah dengan rencana atau standar Allah. dan mengalami kematian jasmani (Kejadian 3:19. c) Manusia membenci Allah (Keluaran 20:5. Roma 3:20). bdk. Ulangan 7:10). Setiap aspek dalam diri manusia sudah tercemar: intelek atau aka budinya (2 Korintus 4:3-4). Selanjutnya. Dosa memperbudak pribadi-pribadi (Yohanes 8:34. 20:1-18). bdk. Manusia kehilangan persekutuan dengan Allah. Penderitaan menjadi bagian dari perjalanan hidup manusia. e. d) Allah menghukum orang berdosa (Yesaya 1:24. 23). 6:23). serta kematian rohani (Roma 3:23. e) Manusia mengalami kematian total. relasi dengan sesama yang lain pun terganggu. bdk. 6:12. maka: a. Ibrani 9:27)—kematian merupakan hal baru yang muncul ketika manusia jatuh dalam dosa. pemberontak (Yesaya 53:4-6. b. bdk. hatinya (Efesus 4:1718). Yehezkiel 25:14). Manusia berada dalam gelap. b) Manusia yang berdosa itu juga tidak berterus terang kepada Allah dalam mempertanggung jawabkan perbuatannya (Kejadian 3:12-13). di mana timbul rasa malu antara Adam dan Hawa. Artinya. Efesus 5:8a. manusia terus-menerus melakukan dosa yang sama (Kejadian 12:10-20. Ishak melakukan kebohongan yang sama seperti Abraham. Alam dan makhluk lain yang semula mudah diatur. perasaannya (Efesus 4:19). Wahyu 20:13-14. 1 Korintus 2:14). yakni kematian fisik (Kejadian 2:17. Hosea 9:15. telah berbuat dosa (Roma 3:10. (4) Akibat dosa pada Diri orang berdosa itu sendiri. statusnya mati dan berada di bawah ancaman murka Allah (Efesus 2:1-3. (2) Kerusakan relasi dengan Sesama. d. dan selanjutnya terancam pada kematian kekal (Matius 25:41-46. 6:23).

yang merupakan istilah gabungan dari dua kata yang memiliki arti “membeli (budak) dari pasar (kata dasar: agorazo) dan membebaskannya (kata dasar: ex).” Penebusan (exagorazo) ini menuntut sebuah syarat. Sebab siapa yang memiliki Anak (Yesus). bukan berati murahan. Kesadaran yang ingin dicapai = Saya butuh menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saya untuk memperoleh keselamatan hidup saya. namun belum beroleh kepastian tentang keselamatannya.” Pembayaran atau harga untuk menebus orang berdosa dari perbudakan dan hukuman dosa itu adalah darah Yesus Kristus (1 Pet. Wahyu 3:20). Justru karena amat mahal dan tak terbayar oleh apa pun.3 beroleh keselamatan ialah “perbuatan” atau usaha manusia. 2:14). yang dalam kata aslinya: lutroo.” (1 Pet. Ini adalah puncak penjelasan jalan keselamatan (Injil). karena banyak hartanya—yang tak bisa ia lepaskan. maka itu harus dianugerahkan. Keselamatan karena iman kepada Yesus adalah keselamatan yang sifatnya “pemberian” sebagai wujud kemenangan Yesus terhadap maut (1 Korintus 15:55-57). Pada fakta ini. Kekurangan dari pemuda kaya ini ialah “mengikatkan diri pada hartanya” dan bukan pada Allah. Tit. FAKTA KEEMPAT: Menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (Yohanes 1:12. Yesus Kristus telah menyerahkan diri-Nya mati di salib sebagai jalan penebusan orang berdosa. 3. Kesadaran yang ingin dicapai = Saya tahu bahwa keselamatan dari hukuman dosa saya hanya dapat diselesaikan melalui Yesus Kristus saja sesuai ketetapan Allah dan tidak ada jalan lain lagi. 14:6. Kis. PRINSIP-PRINSIP DASAR DOKTRIN KESELAMATAN . Roma 5:8). Itu sebabnya ia pergi meninggalkan Yesus. Isi doa menerima Tuhan Yesus terdiri dari poin-poin: 1. 1:18-19. pendengar Injil didorong untuk mengambil keputusan. bukan hasil usaha manusia (Efesus 2:8-9). “Ia (Yesus) sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya . bdk. Keselamatan itu diberikan cuma-cuma. Yoh. yang berarti “mendapatkan pembebasan melalui pembayaran suatu harga. Menyerahkan diri untuk dibaharui dan dipimpin oleh Yesus. Mengundang Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dirinya. Alkitab menegaskan bahwa keselamatan adalah pemberian atau anugerah Allah. FAKTA KETIGA: Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan keselamatan (1 Petrus 2:24. 1:11). ia perlu juga berdoa kepada Tuhan untuk menyatakan penerimaannya itu. Mengapa Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan? Karena Dialah yang ditetapkan Allah untuk mati sebagai “penanggung dosa” sebagaimana dikatakan Kitab Suci. Penebusan oleh Yesus Kristus itu berlaku bagi setiap orang yang mau percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Bila pendengar Injil memutuskan untuk mengakui Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhannya. 1 Petrus 3:18. C. kata “menebus” memakai kata asli bahasa Yunani: exagorazo. apakah menolak atau mengakui Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat (mengundang Yesus masuk dalam hatinya). Mengakui diri sebagai orang berdosa yang membutuhkan pengampunan Tuhan. Apa artinya ditebus atau penebusan itu? Dalam Alkitab. ia memiliki hidup (1 Yohanes 5:12). Filipi 3:5-6). 4:12). 2. Yohanes 14:6. 2:24. Kebenaran yang dimiliki orang muda kaya ini sama dengan yang dimiliki para ahli Taurat dan orang Farisi (Matius 5:20. Allah sudah menetapkan jalan keselamatan itu menurut kuasa dan kedaulatan-Nya (Ef. Dasar Alkitab untuk ini ialah Yohanes 1:12. Orang muda ini sudah berusaha sekuat-kuatnya untuk melakukan seluruh hukum Taurat supaya selamat (Markus 10:20).

Alkitab acapkali terlihat menekankan keselamatan hanya pada aspek spiritual. maka keselamatan menjadi tidak bernilai. Bonhoeffer (The Cost of Discipleship): jika gereja dipenuhi oleh orang Kristen yang samasekali tidak mempertuhankan Kristus. yang terjadi sekali dan berlaku untuk selamanya. kedagingan dan kuasa kegelapan dalam setiap aspek kehidupan dan pelayanan (Roma 6:17. Hubungan ketuhanan Kristus dengan hidup orang yang diselamatkan adalah: kesetiaan menyangkal diri dan memikul salib. sehingga mereka merasa tidak memerlukan adanya pertobatan atau keselamatan. Bdk. bukan sekedar sebuah ajaran kepercayaan. 8. Ibrani 7:25. masa kini dan masa mendatang: a. Alasannya. bukan hanya di aspek spritual saja. bukan mitos atau legenda. Keselamatan (the Christ event) adalah kejadian historis yang riil. Roma 8:37-39. 1 Yohanes 1:6. Keselamatan mencakup totalitas keberadaan manusia. Ketuhanan Kristus sebagai teladan itu terletak pada kesetiaan Kristus menaati Bapa-Nya dengan menjalani jalan salib sampai mati (Filipi 2:8-11). Karena itu setiap orang percaya harus meyakini bahwa keselamatan yang telah diperolehnya adalah bersifat tetap untuk selamanya (Yohanes 5:24. Keselamatan merupakan realitas masa lalu. 10:28. 2. Padahal sebenarnya keselamatan itu bersifat menyeluruh (wholistic).4 Berbicara mengenai pengajaran tentang doktrin keselamatan. Yesus Kristus menjadi Tuhan atas setiap aspek kehidupan manusia. 2 Tesalonika 2:13-15). mencakup segala aspek kehidupan. John McArthur (The Gospel According to Jesus) menegaskan bahwa: keselamatan harus disertai dengan tindakan mempertuhankan Kristus dalam kehidupan setiap orang percaya. Penyangkalan diri dan memikul salib dalam hidup orang percaya dapat disimpulkan dalam satu cara hidup: percaya sepenuh hati dengan menaati Dia terus-menerus! Percaya = Taat. . maka dunia akan melihat bahwa perbuatan antara orang Kristen dan orang dunia perbedaannya tipis sekali. Galatia 2:20. Bila dosa dimengerti secara dangkal atau diabaikan dampaknya. yang mendasarkan kepercayaan kepada Penyelamat yang pernah hadir dalam sejarah. 2 Timotius 1:9). b. Konsep keselamatan tidak bisa dipisahkan dari konsep Ketuhanan Kristus. Keselamatan bukan hanya sebatas pengampunan dan kelak masuk sorga. ia akan semakin mampu menghayati arti yang mendalam mengenai keselamatan. Bdk. Soteis (bentuk lampau—aorist participle passive) berarti: keselamatan itu berlangsung pada satu kejadian tunggal di masa lampau. Keselamatan berkaitan dengan seluruh pengertian ortodoks (= ajaran yang lurus/benar) tentang dosa. Alkitab menekankan bahwa orang percaya itu adalah yang telah dilepaskan (soteis) dari hukuman dosa dan kematian rohani (Efesus 2:5. Hal serupa dinyatakan D. Semakin dalam pengertian seseorang mengenai dosa. Filipi 2:12! Dalam proses menjalani keselamatan ini—atau bisa disebut proses pengudusan— orang percaya harus terus-menerus melawan dosa. 1 Petrus 1:3-5). 8 dan 10. 3. Sodzomenos (bentuk kini—present participle passive) menunjuk pada keselamatan sebagai suatu proses yang berlangsung terus-menerus dan berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. maka kita harus melihat beberapa prinsip dari konsep atau doktrin keselamatan yang benar: 1. yaitu berkaitan juga dengan aspek fisikal dan sosial. konsep dari pikiran atau perbuatan manusia belaka. namun juga pemulihan dalam segala aspek di kehidupan sekarang. yaitu saat kita percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Titus 3:5. 2 Korintus 2:15.

Dua pandangan tentang Pilihan atau Predestinasi: a. 4). Roma 8:2930. perantara atau sarana pilihan (ay. 1 Petrus 1:2-20. sampai saat ini. Oleh karena itu. dan orang yang diselamatkan pun dapat kehilangan keselamatan atau menjadi murtad. dan itu dilaksanakan di dalam anugerah dan kasih-Nya yang berdaulat. bahkan menghina. 6:37-39). Armininianisme (Jacob Arminius. hanya beda istilah) dapat didefinisikan sebagai: tindakan atau karya Allah—sebelum alam semesta dijadikan—telah memilih. yang setuju dengan posisi Arminius sambil menambahkan bahwa Allah juga mendekritkan kejatuhan manusia dan setiap manusia memiliki kemampuan untuk percaya. Orang yang tidak diselamatkan memang tidak dipilih Allah. di dalam Kristus. tetapi dalam banyak kali dikatakan bahwa manusia harus bertanggung jawab atas perbuatannya. 1545-1602): Manusia dapat memilih untuk tidak berdosa dan anugerah Allah pun dapat ditolak manusia. Ini harus menjadi dasar bagi kita dalam memahami doktrin Pilihan (Election) dan Penetapan Sejak Awal (Predestination). Doktrin Pilihan maupun Predestinasi sudah ada di dalam Alkitab (Efesus 1:3-11. Seandainya Allah tidak terlebih dahulu memilih kita. dan diperdebatkan bertahun-tahun sesudah Calvin. karena kebebasan untuk memilih (Freewill) adalah salah satu aspek kemanusiaan yang tidak pernah lenyap. Buktinya. Dalam sejarah pemikiran Teologi. dibenarkan dan dipanggil berdasarkan anugerah Allah. Sesosmenos (perfect participle passive) menunjuk pada puncak keselamatan yang akan diterima sepenuh-penuhnya oleh orang percaya pada akhir zaman atau pada saat realisasi dari “langit dan bumi yang baru” (Roma 8:30. Mereka yang percaya dan yang bertahan sampai kesudahannya akan ditetapkan untuk mendapatkan hidup kekal. Manusia sebetulnya tidak pernah kehilangan kemampuan untuk memilih antara yang baik dan jahat. Martin Luther berujar bahwa orang percaya yang telah mengalami keselamatan dalam Kristus akan selalu ada dalam situasi simul justus et peccator (justify and sinner at the same time). Bdk. Doktrin Pilihan (yang kerap disamakan dengan Predestinasi—karena memang bersifat serupa. banyak orang yang sudah dengar Injil tapi tidak mau menerima. 2 Tesalonika 2:13-15. Mazmur 139:1-2 dg ayat 23-24. Artinya: semakin seorang percaya tahu bahwa ia telah diselamatkan. Studi kasus Alkitab: bacalah Roma 9:11-13. rancangan dan kehendak yang tidak terselami siapa pun. 13:11. . disorot dengan lebih tajam oleh Calvin. Efesus 1 menggambarkan: dasar atau fundamen dari pilihan Allah (ay. ia akan semakin tahu bahwa dirinya adalah orang berdosa. Dapat dikatakan ada suatu paradoks dalam hidup manusia: di satu sisi tampak bahwa Allah yang mengarahkan. 11:1-2.5 c. Cara Allah memilih manusia sebenarnya didasarkan atas iman yang sudah dilihat-Nya terlebih dahulu. Itu bukan ‘is at once and in the same sense sinless and sinful. KONSEP PILIHAN DAN PREDESTINASI Allah mempunyai tujuan. 1 Petrus 1:5. 5) dan tujuan pilihan Allah (ayat-ayat selanjutnya). alasan atau sebab dari pilihan (ay. kita harus sadar bahwa kita tidak dapat menyelami sepenuhnya jalan pikiran Allah (Roma 11:33). manusia untuk kehidupan yang kekal berdasarkan maksud dan rencana-Nya yang kekal serta hikmat-Nya yang tak terselidiki. 2 Timotius 1:9). kita tidak akan pernah dapat memilih Dia (Yohanes 15:16. 3). Agustinuslah orang pertama yang mensistematikannya dalam ajaran gereja. 1 Yohanes 3:2).’ D. Orang yang pemikirannya dekat dengan Arminian adalah John Wesley (1703-1791).

39:21. Alasannya. F. yang menunjukkan suatu kegiatan yang sudah selesai secara sempurna di masa lalu dan berlaku sampai seterusnya. manusia tidak bisa menolak anugerah itu. 43:9. Kata ini bisa berarti to predestinate atau to determinate before (Kisah Rasul 4:28. Pembenaran adalah tindakan legal Allah yang menyatakan bahwa orang berdosa menjadi orang benar atas dasar darah Yesus Kristus.” Kedua. Allah memilih manusia dalam hal keselamatan semata-mata berdasarkan kedaulatanNya. Memanggil (kletois) ayat 28. atau hannah. Hal ini bukan hanya pembaharuan dari segala dosa.6 b. Ketika kita berbicara mengenai konsep anugerah Allah. E. Kehidupan Kristen dimulai dan dilanjutkan dalam anugerah—sama sekali tidak ada peran atau andil manusia untuk memperoleh anugerah itu (bandingkan dengan konsep keselamatan agama lain). Kata ini secara harfiah berarti “mengetahui sebelumnya (foreknow). Keunikan kekristenan dibanding agama lain adalah konsep kepercayaan tentang anugerah. Memilih/Mengetahui Sejak Awal (proginosko) ayat 29. kita tidak boleh mencampurkannya dengan konsep keadilan Allah—sebab apabila Allah benar-benar menerapkan keadilan-Nya maka semua manusia seharusnya sudah binasa karena dosa. baik pada kondisi yang sudah dilihat-Nya sebelumnya maupun saat orang itu menjalani hidupnya. 1 Korintus 2:7. tetapi juga adanya pelimpahan kebenaran atas orang percaya (Kisah Rasul 13:39. Kata ini memiliki konotasi adanya emosi yang mendalam dari pihak pemberi. KONSEP ANUGERAH DALAM KESELAMATAN. merendahkan diri. Tidak ada sesuatu pun pada manusia yang dapat mengkondisikan pilihan atau penolakan Allah terhadap dirinya. Anugerah adalah pemberian yang disampaikan oleh yang berkedudukan lebih tinggi kepada yang lebih rendah.” Band. manusia tidak lagi memiliki kapasitas untuk memilih yang baik dan jahat. Menentukan (proorisen) ayat 29. Membenarkan (edikaiosen) ayat 30. RANCANGAN KESELAMATAN ORANG PERCAYA DALAM YESUS KRISTUS. chesed yang menunjukkan: melimpahnya kasih setia Allah dalam mencurahkan berkat-Nya yang didasarkan akan perjanjian dengan umat atau perseorangan (Kejadian 32:10. Calvinisme (John Calvin. Pertama. Di dalam pilihan Allah. yang sesungguhnya tidak layak menerimanya. apalagi untuk melakukan kehendak Allah. Konteks di sekitar ayat yang menggunakan kata ini menunjukkan kemutlakan hak Allah (kedaulatan-Nya) untuk melakukan suatu tindakan menentukan. Allah secara mandiri tanpa pengaruh dari luar melakukan tindakan pemilihan dan penentuan. chen yang kemudian berkembang ke istilah chanan. Segala kata kerja di perikop tersebut ditulis dalam bentuk waktu Aorist Indicative Active. Pemberitaan Injil kepada mereka merupakan panggilan yang sudah dirancang atau direncanakan oleh Allah. 5:9-11). Dalam PL ada dua kata yang diterjemahkan sebagai anugerah atau kasih karunia. 1509-1564): Allah tidak memilih berdasarkan kondisi apa pun. Roma 8:28-30 menonjolkan Allah sebagai perancang keselamatan bagi orang-orang percaya. Keluaran 15:13). Roma 4:6-7. Efesus 1:5). . 1 Petrus 1:20. peran kebebasan kehendak manusia itu tidak ada sama sekali— kalau dipilih. Arti harfiahnya adalah “membungkuk. Pembenaran bisa terjadi semata karena anugerah Allah.

STAT: 2009. sikap. yang umumnya dipakai dalam konteks Tuhan mencurahkan kasih atau belas kasihan tanpa peran kebaikan manusia baik secara aktual (sudah dilakukan) maupun potensial (diri yang mengandung kebaikan yang besar). Sumber: Charles Hodge. Gerry Breashears. Faot. Contoh: Tuhan menurunkan hujan buat semua orang. Soteriology Outline. Eerdmans: 1940. 2. hati nurani. 2 Korintus 4:15. Makalah Kuliah Theologi Kaum Awam. bentukan dari “meta” yang berarti “after. Metanoia berarti: satu perubahan dalam pikiran atau hati manusia yang menyangkut satu perpalingan dari arah yang satu ke arah yang berlawanan. Anugerah umum terlihat juga pada aspek moralitas. Orang yang merasa sudah bertobat melalui cara meninggalkan satu-dua kebiasaan buruknya yang berhubungan dengan dosa. Roma 11:6. Anugerah Khusus: yaitu pemberian Allah yang cuma-cuma melalui pribadi dan karya penebusan Kristus yang menyediakan jalan keselamatan. Konsep anugerah itu terbagi dua: 1. tapi kemudian setelah hati nuraninya tenang kembali. J. damai sejahtera. percaya maupun tidak percaya. Bandingkan dua jenis pendosa ini: PENDOSA KETAKUTAN PENDOSA BERTOBAT Hidup penuh dengan guilt. ia menjadi biasa atau kembali lagi ke perbuatan itu. kesadaran moral). ketetapan hati. Itu sebabnya Pertobatan dalam iman Kristen kerap disebut juga Perpalingan (Conversion). Lukas 6:33. Anugerah Umum: yaitu setiap kebaikan atau berkat dalam bentuk apa pun yang dicurahkan Tuhan kepada manusia dan dunia. II. KONSEP PERTOBATAN SEJATI & PERTOBATAN YANG PALSU. G. Hidup penuh dengan grace. Hidup dengan penuh kesulitan mengikut Tuhan Hidup mengikut Tuhan dengan sukacita dan dan hati nuraninya tidak murni. sensus divinitas (perasaan beragama secara umum). . Band. 2. Bible. Makalah Kuliah Kristologi dan Soteriologi. serta bayangan kebenaran yang ada pada diri manusia (yakni sifat-sifat baik secara umum yang ada sebelum mengenal Tuhan). 6:1. Mika Sulistiono. Hampton Keathley. Pertobatan bisa saja ternyata “palsu” atau bukan pertobatan yang sejati karena adanya kekeliruankekeliruan yang dipahami sebagai pertobatan: 1. SAAT: 2004. Nimrod F.7 Dalam PB istilah yang dipakai adalah charis. Orang yang berusaha menyelesaikan dosa secara pribadi tanpa campur tangan Allah & menyangka bahwa dirinya sudah bertobat. beyond” dan “nous” yang berarti “pikiran. Systematic Theology Vol. Western Seminary: 2011. Maksudnya yaitu orang berdosa yang hanya hatinya merasa menyesal dan susah sesaat. Makalah Kuliah Doktrin Dosa dan Keselamatan. 3. The Doctrine of Salvation. dan bukan sekedar meninggalkan satu atau beberapa perbuatan jahat. STAT: 2011.org. Berbagai sumber lain sebagai pembanding dan pemerkaya. Orang yang bertobat karena adanya rasa takut atau teror. Istilah PB yang digunakan untuk pertobatan adalah metanoia. Daniel Lucas Lukito.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful