P. 1
Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit

Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit

|Views: 85|Likes:
Published by Ardian Indra Nasir
perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit
perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit

More info:

Published by: Ardian Indra Nasir on Oct 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/11/2012

pdf

text

original

Perbedaan Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan terbagi menjadi 2 golongan yaitu

larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Untuk lebih mudah pemahaman Anda, cobalah perhatikan tabel 3 berikut.

Tabel 3. Perbandingan sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

Adakah pengaruh daya hantar listrik dengan jenis zat tersebut? Seorang ahli kimia dari Swedia (1887), Svante August Arrhenius (1859 – 1927) mengemukakan teori elektrolit yakni larutan elektrolit dalam air terdisosiasi ke dalam partikel-partikel bermuatan listrik positif dan negatif yang disebut ion (ion positif dan ion negatif) Jumlah muatan ion positif akan sama dengan jumlah muatan ion negatif, sehingga muatan ion-ion dalam larutan netral. Ion-ion inilah yang bertugas mengahantarkan arus listrik. Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik disebut larutan elektrolit. Larutan ini memberikan gejala berupa menyalanya lampu atau timbulnya gelembung gas dalam larutan. Larutan elektrolit mengandung partikel-partikel yang bermuatan (kation dan anion). Berdasarkan percobaan yang dilakukan oleh Michael Faraday, diketahui bahwa jika arus listrik dialirkan ke dalam larutan elektrolit akan terjadi proses elektrolisis yang menghasilkan gas. Gelembung gas ini terbentuk karena ion positif mengalami reaksi reduksi dan ion negatif mengalami oksidasi.. Contoh : larutan HCl HCl(aq)→ H+(aq) + Cl-(aq) Reaksi reduksi : 2H+(aq) + 2e- → H2(g) Reaksi oksidasi : 2Cl-(aq) → Cl2(g) + 2eLarutan HCl di dalam air mengurai menjadi kation (H+) dan anion (Cl-). Terjadinya hantaran listrik pada larutan HCl disebabkan ion H+ menangkap elektron pada katoda dengan membebaskan gas Hidrogen. Sedangkan ion-ion Clmelepaskan elektron pada anoda dengan menghasilkan gas klorin. Perhatikan gambar berikut. Pengelompokkan Larutan Berdasarkan Jenisnya Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa berdasarkan daya hantar listriknya, larutan dapat dibagi menjadi larutan elektrolit dan non elektrolit. Sedangkan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Bagaimanakah Anda dapat dengan mudah mengelompokkan larutan ke dalam elektrolit kuat, elektrolit lemah ataupun non elektrolit? Pahamilah tabel di bawah ini, cobalah untuk diingat!

CO32. K+. Mg2+ . Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat dan Elektrolit Lemah Jenis dan konsentrasi (kepekatan) suatu larutan dapat berpengaruh terhadap daya hantar listriknya. Umumnya elektrolit kuat adalah larutan garam. makin kuat elektrolit tersebut. NH4+ Anion : Cl-. Ba2+ .. Dalam proses ionisasinya. 1. HSO4-. Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat Larutan yang dapat memberikan lampu terang. pada persamaan reaksi ionisasi elektrolit kuat ditandai dengan anak panah satu arah ke kanan. Br-. Jawaban Anda sudah benar bukan? Untuk meyakinkan jawaban Anda. . Untuk menunjukkan kekuatan elektrolit digunakan derajati onisasi yaitu jumlah ion bebas yang dihasilkan oleh suatu larutan. NO3-.LARUTAN ELEKTROLIT DAN IKATAN KIMIA A. gelembung gasnya banyak. Sr2+ . ClO4-. Makin besar harga α. I-. HCO32- Cobalah Anda buatkan 5 macam garam lengkap dengan reaksi ionisasinya sesuai dengan kation dan anion pembentuknya seperti di bawah ini. Ca2+ . pelajarilah uraian materi berikut. cocokkan dengan jawaban di bawah ini. Bagaimanakah Anda dapat membedakan reaksi ionisasi elektrolit kuat dengan elektrolit lemah? Untuk dapat menjawabnya. SO42. Kation : Na+. Di bawah ini diberikan kation dan anion yang dapat membentuk elektrolit kuat. maka laurtan ini merupakan elektrolit kuat. L+. elektrolit kuat menghasilkan banyak ion maka = 1 (terurai senyawa)..

Daya hantarnya buruh dan memiliki á (derajat ionisasi) kecil. Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya tidak semuamolekul terurai (ionisasi tidak sempurna) B. Ion–ion apakah yang ada dalam larutan elektrolit di atas? Cobalah Anda isi pada tabel 5 berikut. didapat zat elektrolit seperti NaCl. lelehan dan larutan? .2. NaOH. Reaksi Ionisasi Elektrolit Lemah Larutan yang dapat memberikan nyala redup ataupun tidak menyala. HCl berasal dari H+ dan Cl-. NH4Cl berasal dari senyawa kovalen dan NaOH berasal dari senyawa yang berikatan ion dan kation. Dapatkah Anda membedakan daya hantar listrik untuk garam pada saat kristal. Daya Hantar Listrik Senyawa Ion Sebagai contoh dari kegiatan percobaan yang tergolong larutan elektrolit yang berikatan ion adalah garam dapur. larutan NaCl berasal darisenyawa ion. Hubungan Elektrolit dengan Jenis Ikatan Kimia Pada percobaan daya hantar listrik yang telah Anda kerjakan. makin lemah elektrolit tersebut. CH3COOH berasal dari H+ dan CH3COO-. C. karena sedikit larutan yang terurai (terionisasi). sedangkan HCl. tetapi masih terdapat gelembung gas pada elektrodanya maka larutan ini merupakan elekrtolit lemah. CH3COOH. HCl. NH3 dan CH3COOH. Makin sedikit yang terionisasi. NaOH berasal dari Na+ dan OH. Jika diperhatikan lebih teliti : dari jenis ikatannya. Tentu Anda masih ingat bukan? Untuk NaCl berasal dari Na+ dan Cl-.serta NH4OH berasal dari NH4+ dan OHMarilah kita bedakan dari berbagai larutan elektrolit berdasarkan jenis ikatannya.

maka bcairan HCl murni tidak dapat menghantarkan arus listrik. pasangan elektron ikatan tertarik ke atom Cl yang lebih elektro negatif disbanding dengan atom H. Dari hasil percobaan. bahwa HCl merupakan senyawa kovalen di atom bersifat polar. Br2. Apakah HCl dalam keadaan murni dapat menghantarkan arus listrik? Karena HCl dalam keadaan murni berupa molekulmolekul tidak mengandung ion-ion. Cl2. CH4 dan kovalen polar misalnya : HCl. ion-ion yang tersusun rapat dan terikat akan tertarik oleh molekulmolekul air dan air akan menyusup di sela-sela butir-butir ion tersebut (proses hidasi) yang akhirnya akan terlepas satu sama lain dan bergerak bebas dalam larutan. NaCl adalah senyawa ion. . HBr. Jadi dalam keadaan kristal (padatan) senyawa ion tidak dapat menghantarkan listrik. tetapi ion-ion itu terikat satu sama lain dengan rapat dan kuat. jika dalam keadaan kristal sudah sebagai ion-ion. tetapi jika garam yang berikatan ion tersebut dalam keadaan lelehan atau larutan. Jadi walaupun molekul HCl bukan senyawa ion. Pada saat senyawa NaCl dilarutkan dalam air. NaCl (s) + air Na+ (aq) + Cl. HI. I2. Daya Hantar Listrik Senyawa Kovalen Senyawa kovalen terbagi menjadi senyawa kovalen non polar misalnya : F2. sehingga tidak bebas bergerak. sehingga dapat menghantarkan listrik. NH3. Bagaimanakah hal ini dapat dijelaskan? Kalau kita perhatikan.(aq) D. hanya senyawa yang berikatan kovalen polarlah yang dapat menghantarkan arus listrik. jika dilarutkan ke dalam air maka larutannya dapat menghantarkan arus listrik karena menghasilkan ion-ion yangbergerak bebas. maka ion-ionnya akan bergerak bebas. Sehingga pada HCl.Cobalah perhatikan uraian berikut. atom H lebih positif dan atom Cl lebih negatif.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->