P. 1
Pel.prima Presentation

Pel.prima Presentation

|Views: 71|Likes:
Published by Nelly Hutajulu

More info:

Published by: Nelly Hutajulu on Oct 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

Pada PBM Mata Pelajaran Dasar Kejuruan

Disajikan Oleh : N. Hutajulu, S.Pd
10/10/2012 n_hutajulu@yahoo.co.id 1

MATERI I
Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan

PENGERTIAN KOMUNIKASI

Istilah komunikasi berasal dari bahasa Latin “communicare” yang artinya sama. Jadi, secara etimologis komunikasi berarti proses untuk memperoleh pengertian yang sama. Berdasarkan pengertian praktisnya komunikasi adalah suatu proses pengiriman atau penerimaan informasi antara dua orang atau lebih dengan menggunakan cara yang tepat, sehingga informasi, berita atau pesan dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI
Menurut Redfield, komunikasi terdiri dari lima unsur yaitu: Communicator

Messages

Transmits

Communicatee

Respone

JENIS MEDIA KOMUNIKASI Media Komunikasi Audial Media Komunikasi Visual Media Komunikasi AudioVisual .

naskah) . surat.JENIS-JENIS KOMUNIKASI Jenis komunikasi menurut lawan bicara ~ Komunikasi pribadi ~ Komunikasi umum Jenis komunikasi menurut jumlah orang yang berkomunikasi ~ Komunikasi perseorangan ~ Komunikasi kelompok Jenis komunikasi menurut cara penyampaian ~ Komunikasi lisan (secara langsung dan tidak langsung) ~ Komunikasi tertulis (gambar atau foto.

Jenis komunikasi menurut tujuan ~ Komunikasi untuk memberi perintah ~ Komunikasi untuk memberi nasehat atau ucapan selamat ~ Komunikasi untuk memberi saran atau kritik ~ Komunikasi untuk berpidato atau ceramah ~ Komunikasi untuk rapat atau meeting ~ Komunikasi untuk Perundingan ~ Komunikasi untuk wawancara .

Jenis komunikasi menurut prosesnya  Komunikasi langsung (tanpa perantara atau mediator)  Komunikasi tidak langsung (menggunakan mediator) Jenis komunikasi menurut perilaku  Komunikasi formal (lisan maupun tertulis)  Komunikasi informal (lisan maupun tertulis)  Komunikasi non formal (lisan maupun tertulis) Jenis komunikasi menurut ruang lingkup  Komunikasi internal (berlangsung dalam suatu organisasi)  Komunikasi eksternal (berlangsung antara pihak yang berada di dalam organisasi dengan pihak luar) Jenis komunikasi menurut aliran informasi  Komunikasi vertical kebawah (top-down)  Komunikasi vertical keatas (botton-up)  Komunikasi horizontal  Komunikasi diagonal  Komunikasi satu arah dan dua arah .

 Komunikasi menurut hubungan silang .Jenis komunikasi menurut jaringan  Komunikasi menurut jaringan kerja rantai  Komunikasi menurut jaringan kerja lingkaran  Komunikasi menurut jaringan kerja bintang atau roda Jenis komunikasi menurut total hubungan  Komunikasi menurut hubungan tunggal langsung (antara seorang dengan seorang bawahannya)  Komunikasi menurut hubungan kelompok langsung.

AZAS-AZAS KOMUNIKASI      Kemudahan dalam pengiriman informasi Informasi mudah dimengerti Kesamaan Pengertian Penggunaan Alat komunikasi yang sederhana Bermanfaat dan menguntungkan .

yang dikenal dengan sebutan “the seven e’s communication”. yaitu: • Credibility (kepercayaan) • Context (perhubungan) • Content (kepuasan) • Clarity (kejelasan) • Continuity & consistency (kesinambungan dan konsisten) • Capability of audience (kemampuan komunikan) • Channel of distribution (saluran pengiriman berita) .FAKTOR-FAKTOR KOMUNIKASI Secara umum terdapat tujuh factor komunikasi.

pikiran. . sehingga hal-hal yang diucapkan dapat dimengerti oleh lawan bicara.Teknik Berbicara Teknik berbicara menyangkut cara dan kemampuan seseorang dalam mengutarakan pendapat. Berikut ini adalah prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam teknik berbicara yang baik/efektif. dan perasaannya melalui kata-kata yang baik dan benar sesuai dengan kaidah kebahasaan.

PRINSIP MOTIVASI Agar cara berbicara kita efektif dan dimengerti oleh orang lain. maka dalam berbicara harus memperhatikan:  Dorongan kebutuhan  Menghargai pendengar  Memanfaatkan dorongan rasa ingintahu .

Penyajian Isi Pembicaraan  Penyajian isi pembicaraan dapat dibedakan menjadi tiga bagian. dan penutup. yaitu: pendahuluan. . isi atau materi.

yaitu:  Memulai dengan menggunakan anekdot  Memulai dengan mengajukan pertanyaan  Memulai dengan mengemukakan hal-hal yang lucu  Memulai dengan menyatakan keistimewaan suatu tempat atau kejadian. yaitu teknik memulai pembicaraan dan teknik pola penyajian pembicaraan. Teknik memulai pembicaraan  Kata-kata pembukaan harus dapat menarik perhatian pendengar. .Teknik penyampaian dan gaya bicara Teknik penyampaian pembicaraan dapat dibedakan menjadi dua macam. Untuk lebih jelasnya kedua hal tersebut dapat diuraikan seperti berikut ini. Dalam hal ini ada beberapa teknik yang dapat dipergunakan untuk memulai pembicaraan.

dan kecukupan. seminar. rapat kerja. Terdapat beberapa macam pola yang dapat dipakai dalam menyajikan materi pembicaraan. waktu.Teknik pola penyajian pembicaraan      Dengan teknik pola penyajian berarti pembicaraan dimulai dengan isi materi pembicaraan. Pola aspek. maksudnya penyajian materi pembicaraan disesuaikan kondisi waktu dan tempat. . dan konggres. seperti segi tempat. Pola topik order. kejelasan. konsekuensi. yaitu: Pola waktu (time order) dan pola tempat (space order). artinya penyajian materi pembicaraan dilakukan dengan berbagai cara tergantung tujuan yang ingin dicapai. artinya penyajian materi pembicaraan ditinjau dari berbagai aspek atau segi. artinya materi pembicaraan dibagi dalam topik-topik yang dibahas atau dibicarakan secara mendetail. Masing-masing topik dibicarakan oleh kelompok lain dan selanjutnya dibuat suatu rangkuman. Pola pemecahan masalah. seperti melalui symposium.

adalah cara berbicara dengan menggunakan pilihan kata. adalah cara berbicara dengan menggunakan mimik dan pantomimic.  Gaya berbicara dengan pantomimic.  Gaya berbicara dengan gerak campuran.GAYA BICARA Gaya bicara adalah cara berbicara yang dapat menimbulkan daya tarik bagi para pendengar.  Gaya berbicara dengan mimik. adalah cara berbicara dengan menggunakan gerak anggota badan. yaitu:  Gaya berbicara dengan gaya bahasa. Berikut ini disajikan bermacam-macam gaya bicara yang dapat dilakukan oleh pembicara. • Pitch • Intonation • Courtesy = ketinggian suara = intonasi = kesopanan • Tone • Understanding • Rate • Enunciation = nada = pengertian = kecepatan = lafal ucapan . adalah cara berbicara dengan menggunakan gerak air muka atau wajah si pembicara. ungkapan atau hubungan suara. seperti dengan menggeleng-gelengkan kepala atau menganggukkan kepala.

TEKNIK MENDENGARKAN YG BAIK Prinsip-prinsip untuk menjadi pendengar yang efektif adalah:  Tidak melakukan aktivitas mendengarkan dan berbicara pada saat yang bersamaan.  Mencoba memahami pokok pikiran atau ide utama pembicara  Hindari gangguan dari lingkungan sekitar  Mencoba untuk mengendalikan emosi  Membuat catatan yang singkat dan jelas  Mencoba untuk bersikap empati (perhatian dan senyuman)  Memperhatikan prinsip-prinsip komunikasi non verbal  Bertanya pada tempatnya  Membuat kesimpulan tentang inti sari pembicaraan  Memberikan umpan balik .

komunikator harus memperhatikan dengan siapa atau kepada siapa pesan itu disampaikan. . Dalam menyampaikan berita atau pesan. Penyampaian berita atau pesan sudah barang tentu harus disesuaikan dengan tingkat pengetahuan dan pengalaman pihak penerima berita. komunikator harus berusaha mengemukakan hal-hal yang terkandung dalam pikirannya secara jelas kepada pihak yang menerima berita. sehingga komunikan mudah dan cepat untuk memahami dan menaggapinya.Komunikator (pengirim berita)  Sebagai pengirim berita atau pesan.

KONFLIK & SOLUSINYA      Adapun faktor-faktor penyebab konflik tersebut adalah: Perbedaan kepribadian Perbedaan cara pandang Perbedaan tujuan dan kepentingan Perbedaan pemahaman .

SOLUSI MENGATASI KONFLIK      Hindari sumber konflik Netralisasi sikap Ubah sikap kita Blending atau mengurangi perbedaan yang ada Understanding (memecahkan masalah bersamasama) .

Terima Kasih .

seperti perintah. pendapat.Messages (berita atau pesan)  Isi berita atau pesan harus jelas. permintaan. dapat disampaikan secara lisan maupun tulisan/gambar/kode dan lain-lain. . Berita atau pesan dapat disampaikan dalam berbagai bentuk. saran atau usul. sehingga apa yang dimaksud oleh pengirim berita dapat diterima oleh pihak penerima berita.

Komunikan (penerima berita)  Pihak penerima berita harus memberikan tanggapan terhadap berita atau pesan yang diterimanya. . Sebagai penerima berita atau pesan tentu saja harus harus menafsirkan berita/pesan yang diterima seperti yang dimaksud oleh pihak pengirim berita.

Transmits (proses pengiriman berita)

Proses pengiriman berita menyangkut sarana dan media yang dipakai dalam mengirim berita atau pesan. Sarana dan media yang diperlukan dan digunakan dalam proses komunikasi tergantung pada jenis dan sifat berita atau pesan yang akan disampaikan.

Respon (reaksi atau tanggapan)

Reaksi atau tanggapan yang diberikan oleh pihak penerima berita disebut respon atau umpan balik. Dengan adanya tanggapan dari pihak penerima berita maka komunikator akan dapat mengetahui apakah berita yang dikirim tersebut sampai dan dimengerti atau tidak oleh pihak komunikan. Dengan adanya respon atau feed back dari pihak komunikan maka akan terjadi proses komunikasi dua arah yang dikenal dengan sebutan “two ways communication.”

PELAYANAN PRIMA
Menyediakan Bantuan Kepada Pelanggan

Hakikat dan Pengertian Pelayanan Prima
Secara sederhana, pelayanan prima (excellent service) adalah suatu pelayanan yang terbaik dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. Dengan kata lain, pelayanan prima merupakan suatu pelayanan yang memenuhi standar kualitas. Pelayanan yang memenuhi standar kualitas adalah suatu pelayanan yang sesuai dengan harapan dan kepuasan pelanggan/masyarakat.

Sejarah Perkembangan Pelayanan Prima      Pendekatan inspeksi Pendekatan statistikal Pendekatan jaminan kualitas Pendekatan manajemen strategis Obsesi kualitas menyeluruh kualitas .

PELANGGAN Pelanggan adalah mahluk indvidu sekaligus sosial. maka faktor-faktor yang melingkupinya akan dibahas sebagai berikut :  Individu  Lingkungan keluarga  Lingkungan masyarakat  Budaya kota dan desa  Ekonomi  Idiologi/Agama  Tata Nilai  Status sosial .

INDIVIDU     Belanja untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri Mengharapkan kepuasan pelayanan dan produk Kelas sosial. di antaranya dilihat dari tingkat penghasilan dan pendidikan Pembelian dipengaruhi situasi dan kondisi serta daya beli dari individu back .

maka Pembelian dipengaruhi anggota keluarga Kepuasan atas produk untuk seluruh keluarga yang diwakili Pembelian produk lebih banyak back . adalah lingkungan terdekat yang sangat mempengaruhi nilai perilaku seseorang.LINGKUNGAN KELUARGA     Belanja mewakili keluarga. meskipun dilakukan seseorang Keluarga.

LINGKUNGAN MASYARAKAT ◦ ◦ ◦ Belanja produk secara psikologis dipengaruhi lingkungan tempat tinggal atau tetangga lingkungan perumahan Produk yang dibeli dipengaruhi gengsi Pembelian produk mengacu pada merk yang dibeli tetangga back .

BUDAYA KOTA & DESA Budaya Kota ◦ Pembelian produk lebih terpengaruh pada media promosi ( TV. internet ) ◦ Pembelian produk sesuai dengan lingkungan perkotaan ◦ Informasi tentang produk tersedia. dan cepat diketahui dengan cepat ◦ Pembelian mengacu pada kesibukan kota  Budaya Desa ◦ Pembelian produk kurang dipengaruhi media promosi Pembelian produk sesuai dengan lingkungan pedesaan Informasi tentang produk lambat diketahui. Majalah. Koran. kurang cepat tersedia Sumber informasi dalam jumlah terbatas ◦ ◦ ◦ back .

EKONOMI ◦ ◦ Seseorang yang hidup dari kekayaan warisan Orang yang berhasil dalam usaha atau profesinya sehingga tingkat ekonominya dikatakan kelas menengah Para pekerja kantoran (kerah putih) yang bergaji menengah Para pekerja standar. hanya sedikit di atas garis kemiskinan Pekerja tidak tetap atau tidak memiliki pekerjaan  ◦ ◦ ◦ back .

TATA NILAI ◦ Pembelian produk mengacu pada tata nilai budaya yang melingkupi seseorang Tata nilai tiap orang yang berasal dari daerah yang berbeda akan menampilkan pola pembelian yang berbeda Nilai budaya Indonesia akan berbeda dengan orang luar negeri. menyebabkan pola konsumsi yang berbeda pula ◦ ◦ back .

Status Sosial ◦ ◦ ◦ back Status sosial akan mempengaruhi pembelian produk Setiap penyandang status sosial yang berbeda. maka pembelian akan meningkat . pembelian produk berbeda pula Seiring naiknya pendapatan seseorang.

Jenis-jenis Harapan/Kebutuhan Pelanggan .

Pelayanan Prima Berdasarkan Sikap Pelayanan prima berdasarkan sikap adalah pemberian pelayanan kepada para pelanggan dengan berfokus pada pemberian sikap (attitude) tenaga pelayanan .

perhatian (attention).Pelayanan Prima Berdasarkan A3 Salah satu cara dalam menciptakan dan mempertahankan hubungan yang baik dan harmonis dengan para kolega dan pelanggan adalah dengan melakukan konsep pelayanan prima berdasarkan A3 (attitude. . attention. Pelayanan prima berdasarkan konsep A3. artinya pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dengan menggunakan pendekatan sikap (attitude). dan tindakan (action). dan action).

Melayani pelanggan dengan sikap menghargai    Memberikan perhatian kepada pelanggan dengan menggunakan tutur bahasa yang baik dan menarik. perasaan. dengan ramah dan penuh perhatian. kemudian menjelaskan manfaat produk yang telah menjadi perhatiannya. Mendengarkan pendapat pelanggan. kebutuhan. Mempelajari terlebih dahulu harapan. dan karakter pelanggan. .

Pelayanan dengan Penampilan Serasi   Melayani pelanggan dengan berpikiran posistif    Penampilan serasi dengan cara berhias Penampilan serasi dengan cara berbusana yang baik Penampilan serasi dengan ekspresi wajah  Melayani pelanggan secara terhormat Melayani pelanggan dengan menghindari sikap apriori Menghindari sikap mencari atau memanfaatkan kelemahan pelanggan .

agar tidak terkesan norak atau kampungan .Penampilan serasi dengan cara berhias Penampilan serasi dapat terlihat dari cara seseorang dalam berhias. Didalam berhias hendaknya tidak berlebihan.

Pelayanan Prima Berdasarkan Perhatian Mendengarkan dan memahami kebutuhan pelanggan  Mengamati perilaku pelanggan  Ciri-ciri dan karakter ketiga tipe pelanggan •Pelanggan tipe piknis •Pelanggan tipe leptosom •Pelanggan tipe atletis .

Selain tiga tipe pelanggan tersebut. pelanggan dapat pula dikelompokkan sebagai berikut. Pelanggan pria Pelanggan wanita  Pelanggan remaja  Pelanggan lanjut usia  Pelanggan pendiam  Pelanggan yang suka berbicara         Pelanggan gugup Pelanggan ragu Pelanggan Pelanggan Pelanggan curiga Pelanggan angkuh yang yang ragupembantah yang sadar yang yang .

Pelayanan Prima Berdasarkan Tindakan       Mencatat pesanan pelanggan Pencatatan kebutuhan pelanggan Waktu kebutuhan pelanggan Penegasan kembali kebutuhan pelanggan Mewujudkan kebutuhan pelanggan Mengucapkan terima kasih dengan harapan pelanggan kembali .

Sikap Dalam Bekerja  Sikap terhadap rekan kerja  Sikap terhadap atasan  Sikap terhadap bawahan .

• Tata cara bersolek dan berhias • Tata cara berbusana yang baik • Ukuran ketampanan dan kecantikan . grooming artinya penampilan diri seseorang. Grooming dalam penampilan prima adalah penampilan diri tenaga pelayanan pada waktu bekerja memberikan pelayanan kepada kolega dan pelanggan.Memelihara Standar Presentasi Pribadi Secara harfiah.

sehingga sifatnya ramah. Berdasarkan reaksinya terhadap lingkungan  Kepribadian ekstrovet. Kepribadian. yaitu kepribadian yang bersifat terbuka. dan sukar menyesuaiakan diri.  Kepribadian ambivert. emosional. yaitu kepribadian yang dipengaruhi oleh perasaan. terdapat empat tipe kepribadian.TIPE KEPRIBADIAN     Berdasarkan fungsinya. sehingga sifatnya pendiam. yaitu: Kepribadian rasional.  Kepribadian introvet. yaitu kepribadian yang bersifat tertutup dan berorientasi kepada diri sendiri. jarang bergaul. yaitu kepribadian yang dipengaruhi oleh firasat atau perasaan kira-kira. Kepribadian intuitif. . berorientasi ke dunia luar. adalah kepribadian yang dipengaruhi oleh akal sehat. dan mudah menyesuaikan diri. yaitu kepribadian campuran yang tidak dapat digolongkan ke dalam kedua tipe tersebut diatas oleh karena sifatnya bervariasi. suka menyendiri. yaitu kepribadian yang dipengaruhi oleh kekuatan panca indera sehingga cepat bereaksi. senang bergaul. Kepribadian sensitive.

          .Cara memahami bakat dan kemampuan Apa hobi saya? Keterampilan apa yang paling saya sukai? Bagaimana prestasi akademis saya? Nilai apa yang paling tinggi? Kegiatan apa yang saya minati? Prestasi apa yang pernah saya capai? Jenis pekerjaan apa yang saya sukai? Apa saja sifat-sifat buruk yang saya miliki? Program pendidikan apa yang diminati? Apa kelebihan dan kekurangan saya? Dan lain-lain.

Arti Dan Pembentukan Kepribadian  Arti kepribadian Secara umum kepribadian adalah semua corak kebiasaan manusia yang terhimpun dalam dirinya dan digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan diri terhadap segala rangsangan. . baik yang datang dari luar maupun dari dalam.

        mata pelajaran jurusan kesenian pekerjaan ilmu pengetahuan olah raga keterampilan kegiatan tert] .Cara mengetahui minat pribadi Minat terhadap Minat terhadap Minat terhadap Minat terhadap Minat terhadap Minat terhadap Minat terhadap Minat terhadap Dan lain-lain.

Simbol enneagram (sembilan titik energi alami) adalah berupa lingkaran dengan sembilan titik geometris yang memiliki sembilan tipe dasar kepribadian manusia serta hubungan antar pribadi yang kompleks     Tipe Tipe Tipe Tipe pekerja penolong motivator individualis      Tipe Tipe Tipe Tipe Tipe pemikir loyalitas antusiastis pemimpin. cinta damai. .

Namun karena ia menuntut setiap orang juga seperti dirinya. walaupun harus menanggung beban sangat berat. Pribadi dengan tipe ini biasanya memperhatikan segala sesuatu secara mendetail. Orang ini tidak mudah menyerah.Tipe pekerja kepribadian orang yang selalu mengejar kesempurnaan hidup. . sehingga cenderung mencari-cari kesalahan orang lain.

Alam bawah sadarnya selalu dihantui oleh rasa ketakutan terbuang dari lingkungannya.Tipe penolong  orang-orang yang memiliki kepribadian amat bersahabat. Orang ini selalu berusaha keras untuk berbuat baik kepada orang lain. . dan rela melayani sesamanya. penuh perhatian. Namun jika ia dikecewakan atau dikritik karena terlalu mencampuri urusan orang lain ia akan marah. ia akan selalu berusaha agar hidupnya menjadi berarti bagi orang lain. Oleh karena itu.

Tipe Motivator  tipe kepribadian yang sangat terobsesi dengan prinsip-prinsip efisiensi. Kalau perlu. Padahal dengan tuntutannya yang terkadang menyiksa orang-orang disekitarnya. Orang tipe ini cenderung menetapkan target yang tinggi dengan bekerja efisien guna mencapai sukses. ia tidak segan-segan mengesampingkan kepentingan keluarga. bahkan kesehatannya. Sering kali tindakannya menimbulkan dampak terhadap lingkungan kerjanya. Sebab ia menuntut kadar komitmen yang sama terhadap para bawahannya. mereka justru sering menderita strees .

dan emosi diri pada tingkat yang paling tinggi. Orang ini tidak senang pada halhal yang bersifat biasa-biasa saja. kreativitas. Orang seperti ini kalau diberi kebebasan akan cenderung terisolasi dari lingkungan sekitarnya.Tipe Individualis  tipe orang yang selalu menempatkan keunikan diri. sehingga lebih suka menutup pintu untuk kerja sama dengan orang lain. Ia melihat dirinya sebagai insan yang berbeda dengan orang lain. . Ia terobsesi bekerja dengan caranya sendiri yang unik.

berpikir analitis dan tegas dalam mengambil keputusan. akan tetapi miskin dalam pergaulan. Sayangnya meskipun intelektualitasnya tidak diragukan akan tetapi malas bekerja. . biasanya pintar.Tipe Pemikir  tipe orang yang rasional. Jangankan meluangkan waktu untuk bertukar pikiran dan perasaan dengan orang lain. perhatiannya hanya pada bidangnya saja serta terlalu ambisius dalam mengejar ilmu.

dan bertindak tegas sesuai hukum atau norma yang berlaku. ia tidak akan mampu membuat keputusan atau bertindak sesuai perasaan dan pikiran sehatnya. Pembawaannya cenderung sangat hati-hati dan selalu cemas. jujur. Perasaan ini terbawa terus dalam pekerjaan dan lingkungannya. . Apabila kecemasan itu tidak terkontrol. Biasanya ia dihantui oleh rasa ketakutan dan kecemasan agar tidak berbuat kesalahan.Tipe Loyalitas  tipe pribadi yang bisa dipercaya.

Tipe Antusiastis  tipe pribadi yang selalu bersikap optimistis akan masa depannya meskipun dalam kondisi buruk sekalipun. sehingga mereka tidak akan jatuh ke dalam obsesi keberhasilan terus menerus. Orang ini akan berusaha menghindari strees. ia susah memerima kegagalan atau penderitaan. banting stir untuk memilih pekerjaan lain yang dianggap lebih baik. Meskipun hidupnya tidak selalu berhasil. Orang seperti ini harus dilatih untuk menerima kegagalan. Namun jika situasi semakin memburuk dengan mudah ia berubah. .

Tipe Pemimpin  tipe orang yang memiliki kekuatan atau kemampuan yang tinggi untuk mempengaruhi orang lain. karena cenderung bersifat otoriter. . Orang ini tidak mau kompromi dengan apa yang telah diyakininya. sehingga sering terjerat dalam banyak konflik. ia akan berjuang untuk memperbaiki ketidak adilan di lingkungannya. Berpegang pada kebenaran yang diyakininya. Di lain sisi. Apabila memegang kekuasaan bisa berbahaya. akan tetapi cenderung kejam terhadap dunia sekitarnya. sehingga akan membanggakan dirinya sebagai orang yang menguasai rasa keadilan. Ia terobsesi oleh suatu prinsip keadilan. kegigihannya menenamkan keadilan kepada pihak lain menutup telinganya sendiri untuk mendengarkan pendapat orang lain yang berbeda.

Ia tidak mampu mengutarakan pendapatnya secara jelas dan transparan. Namun. ia akan selalu berusaha agar lingkungannya menjadi tenang dan damai. ia merasa dirinya tidak begitu berarti dan tidak penting bagi orang lain. Oleh karena itu. Hal ini cenderung membuatnya mengharapkan orang lain untuk memotivasi dirinya. Akibatnya orang lain sering tidak dapat menangkap maksudnya. Dengan pembawaannya yang terlalu rendah hati. .Tipe Cinta Damai tipe orang yang tidak menyukai persaingan. karena selalu menghindari konflik maka sikapnya menjadi datar terhadap siapapun.

.Cara membangkitkan kekuatan pribadi       Menghindari gaya bicara yang negatif Berani bertanggung jawab Mengembangkan dinamika pribadi Mengembangka kemampuan menggunakan bahasa verbal dan nonverbal Mengembangkan pengetahuan Bersikap fleksibel terhadap berbagai perubahan.

"The Book of Etiquette") . Mengabaikan sopan santun sering menimbulkan perselisihan atau kesalahpahaman. It makes no difference how wealthy or how poor a person is. (Lady Troubridge. Etiket adalah aturan sopan santun dalam pergaulan. Etiket merupakan sarana/alat untuk kelancaran dalam pergaulan dan juga membantu dalam mencapai cita-cita kita. "A knowledge of etiquette helps us to do and say the right thing at the right time. as a human being. he or she is entiled to sympathy and respect".Tata Krama  pengertian etika dan tatakrama pergaulan berarti sopan santun atau tata sopan santun antarsesama manusia.

. dan lain-lain.Tata Krama Yang Baik Secara Umum      Tata krama berkenalan Tata krama bertamu Tata krama berbicara Tatakrama makan Tata krama dalam menggunakan sarana umum.

Cara berjabat tangan sekitar 3-4 detik . boleh bertanya lagi.Tata Krama Berkenalan Memperkenalkan orang dengan mengucapkan namanya dengan jelas.  .  Memberikan sedikit informasi tentang orang yang diperkenalkan (tipe manusia: introvert dan extrovert).  Personal contact: .Tubuh sedikit ke depan Apabila tidak dapat terdengar nama dengan jelas.Melihat mata yang bersangkutan .Senyum .

.Bila seorang wanita masuk dalam ruangan.Yang lebih muda diperkenalkan kepada yang lebih tua. Khusus Pria : o Harus berdiri dari tempat duduk: .  kecuali bila menghadapi orang-orang yang pantas dihormati. Gubernur. Menteri. atau pria jauh lebih tua dari wanita (+ 20 tahun). seperti: Kepala Negara. apabila pria itu orang penting yang perlu dihormati.  Tuan dan Nyonya rumah selalu harus berdiri untuk menyambut tamu-tamu.  Umumnya seorang pria diperkenalkan kepada wanita.Bila berjabatan tangan (dengan pria dan wanita). saat ia duduk.  Apabila tamu akan pulang. . . tuan dan nyonya rumah harus berdiri dan mengantar tamu sampai di pintu.  Wanita diperkenalkan kepada pria. .Ulama/Tokoh agama.Bila seorang wanita mendekati.Bila seorang wanita yang duduk di sampingnya berdiri dan akan meninggalkan tempat.  Berdiri Dari Tempat Duduk:  Wanita tidak harus berdiri waktu berkenalan. Duta Besar negara asing.

.Tata Krama Bertamu      Waktu bertamu sedapat mungkin dibatasi. Hal ini perlu untuk menghindari fitnah yang akan timbul dari orangorang di sekitar kita.00 malam. bawalah teman lain ketika anda akan bertamu ke rumahnya. mengingat teman yang kita kunjungi mungkin punya tugas-tugas tertentu yang harus diselesaikan atau dikerjakan walaupun keinginan bertamu masih ada. Hindarilah bertamu pada malam hari. Bila datang dengan kendaraan. Jika teman anda berlawanan jenis.sehingga tidak mengejutkan atau menjengkelkan yang punya rumah. atau tekanlah bell (jika ada) dengan tidak terlalu lama. tidak terlalu keras. atau membesarkan suara mesin kendaraan karena hal ini dapat mengganggu dan bahkan menjengkelkan orang yang punya rumah atau tetangga sekitarnya. hindari untuk membunyikan tuter di muka rumah yang kita datangi. Ketoklah pintu dengan sopan. terutama di atas jam 9.

 . baik kepada teman. bahasa yang digunakan juga harus menjadi perhatian pula. pada dosen. kesempatan bagi orang lain untuk berpartisipasi dalam pembicaraan itu juga harus dipertimbangkan. Walaupun dalam keadaan kesal dan penuh emosi.  Jangan membuang muka kepada lawan bicara. topik pembicaraan. dan terlebih lagi kepada orang tua kita sendiri. maka dalam berbicara secara berkelompok. Dalam berkomunikasi dengan orang lain. tidak hanya menarik bagi kita sendiri.Tata Krama Berbicara   Berbicaralah selalu dengan sopan. Mengingat negara kita terdiri dari ratusan suku bangsa atau ethnic group dengan bahasa-bahasa yang berbeda-beda pula. norma-norma kesopanan tetap bisa di pertahankan. dan tunjukkan perhatian anda dalam kontak bicara. tetapi pikirkan pula minat dan kesukaan orang lain. Pilihlah katakata yang tepat dan menyenangkan. Gunakanlah bahasa yang dapat diterima oleh semua orang dalam kelompok itu atau gunakan bahasa nasional.

dll. kematian. · Menanyakan harga barang orang lain. · Memonopoli pembicaraan atau percakapan. · Membicarakan hal-hal yang dapat menimbulkan pertentangan. Hal-hal yang dihindarkan dalam percakapan: · Memotong pembicaraan orang lain. Lanjutan………………………… . dan hal-hal yang aktual. sejarah. · Gosip/berita yang belum tentu kebenarannya. adat istiadat. · Pembicaraan tentang penyakit. Topik pembicaraan yang baik: Kebudayaan. · Membual tentang diri sendiri. · Menanyakan masalah yang sifatnya pribadi. olah raga.

Di waktu makan. Bicaralah seperlunya dan pelan-pelan dengan orang-orang yang berdekatan duduk. cicipilah makanan dengan tidak berbunyi keras.    . Serbet tersebut juga dapat digunakan sebagai pengusap bibir. Apabila serbet makan disediakan. serbet tersebut kita buka dari lipatannya dan diletakkan dipangkuan agar makanan yang mungkin terjatuh tidak langsung kepakaian. dan usahakan agar kita tidak tersendawa di waktu sedang makan. Tarik atau geserlah kursi dengan perlahan-lahan dan sesuaikan jaraknya dari meja. Hindari pula berbicara yang terlalu banyak dan keras.Tata Krama Makan  Hendaknya menyesuaikan diri dengan kebiasaan atau adat istiadat diri dengan kebiasaan atau adat istiadat di tempat kita berada. tetapi tidak untuk keperluan lain seperti penghapus keringat. dan begitu pula hendak keluar. terutama dengan orang-orang yang duduk berjauhan dengan kita. Bila hendak duduk usahakanlah masuk ke kursi dari arah kiri kursi.

Biasakanlah berdoa atau mensyukuri nikmat Tuhan sebelum dan sesudah makan menurut agama kita masing-masing. Apabila makan resmi bersama dihidangkan atau dilayani dengan cara France dinner makanan dan minuman diambil sendiri-sendiri (self sevice). Tempat duduk untuk makan dapat dipilih secara bebas atau makanan dapat dicicipi sambil berdiri. Selesai makan dan minum. Jika sop salah satu jenis hidangan. baru disusul dengan makanan yang lain. Menunggu hidangan selanjutnya. cicipilah sop itu terlebih dahulu. Jika kita terpaksa batuk atau bersin diwaktu sedang makan.   Bila sudah hendak meninggalkan ruang makan. sendok dan garpu letakkan dipiring dan setelah selesai makan sendok dan garpu diletakkan tertelungkup. gunakan tusuk gigi yang telah disediakan sambil menutup mulut kita dengan tangan atau serbet. bukan mulut yang didekatkan ke piring. Angkatlah makanan dari piring dengan sendok atau garpu.  . Begitu pula jika kita hendak membersihkan gigi dari sisa makanan. tutuplah mulut dengan tangan atau serbet. piring dan gelas yang kita gunakan di letakkan ketempat yang sudah disediakan. dekatkanlah kursi kembali ke meja seperti biasa.

Dengan demikian. dan biaya pengadaan dan pemeliharaannya bisa lebih dihemat. WC umum. CONTOH PERATURAN SEKOLAH . kotak pembuangan sampah da sebagainya hendaklah dapat digunakan dan dipelihara pemakaiannya. kolam renang.Tata Krama Menggunakan Fasilitas Umum Pemakaian fasilitas umum seperti: pesawat telepon umum. fasilitas umum tersebut dapat meringankan beban orang yang membutuhkan. lingkungan dapat terpelihara. taman umum. kesehatan dapat lebih terjamin.

Arti Bahasa Tubuh Dalam Lingkungan Kerja    Kinetik Paralinguistik Prosemik .

gerak tangan. tinggi badan. bentuk badan.Kinetik Kinetik adalah perilaku tubuh yang meliputi gerak badan. dan lain-lain. dan penampilan tubuh secara umum . Kinetik juga menyangkut ciri-ciri fisik. gerak mata. seperti keadaan jasmani. berat badan. ekspresi wajah.

 Beberapa isyarat vokal dalam paralinguistic.Paralinguistik Paralinguistik dapat memperkaya informasi tentang keadaan emosi. dan sikap seseorang atau dapat pula menunjukkan bagaimana suatu penbicaraan disampaikan. pikiran. meliputi tingkat bunyi suara dan kelancaran dalam bicara.  .

. pengaturan tempat duduk. serta jarak antara komunikator dan komunikan. Dalam komunikasi. prosemik meliputi penggunaan ruangan.Prosemik Prosemik erat hubungannya dengan pengaruh keadaan diri dan lingkungannya. pengaturan mebeler.

sehingga menimbulkan kesan lamban atau kurang bernafsu. seperti kunci mobil. Selesai makan. kita harus menahan keinginan untuk merokok. jangan meninggalkan noda lipstik pada gelas. di sisi kiri Anda. Seandainya ingin bersolek lakukanlah di toilet. letakkan serbet di pangkuan. dan garpu yang dimulai dari deretan yang paling luar disisi kiri dan kanan. kaca mata. Janganlah mengoreksi rias wajah di hadapan rekan bisnis. seperti hand pone atau ponsel. dompet. Maksudnya agar mempunyai waktu untuk mempelajari suasana. Apabila akan meninggalkan meja makan pada saat acara makan berlangsung. Sebaliknya jangan pula terlalu pelan. atau tas. letakkan serbet pada kursi. Hindari juga menguap tanpa menutup mulut. sehari sebelumnya. ◦ Dahulukanlah penggunaan alat-alat makan. sedangkan salad atau roti di sisi kiri Anda. Matikan alat-alat komunikasi. Perlu diingat bahwa minuman biasanya diletakkan disisi kanan. Usahakan datang 10 menit sebelum jamuan dimulai. ◦ ◦ ◦ . Setelah berbasa basi sejenak. bukan diatas meja. ◦ Kita perlu menjaga irama atau kecepatan makan. ◦ Apabila Anda seorang wanita. lipatlah serbet dan diletakkan di atas meja. termasuk waktu dan tempat. Sebab selain akan memenuhi meja juga merusak pemandangan. Janganlah membuang abu atau puntung rokok ke dalam gelas atau piring. Saat jamuan makan tiba kita mengambil tempat untuk duduk. Buanglah ke dalam asbak yang disediakan di meja. Anda dapat merokok jika berada di ruangan yang tidak ber-AC. Agar meyakinkan kita perlu merapikan penampilan. pisau. Jangan makan terlalu cepat atau terlalu bernafsu. ◦ Apabila ruangan makan ber-AC. Sebab hal ini akan mengesankan bahwa Anda tidak tahu etiket.Tata Krama Dalam Jamuan Bisnis (Table Manner) ◦ ◦ Konfirmasikan janji pertemuan. ◦ Jangan bersendawa terlalu keras hingga terdengar. Maksudnya agar tidak mengganggu konsentrasi dalam jamuan bisnis. Penampilan yang menarik akan menimbulkan kesan yang baik di mata rekan bisnis. Jangan meletakkan benda-benda pribadi diatas meja. seperti sendok. Sebab hal itu akan menimbulkan kesan bahwa Anda kelaparan atau rakus.

Apabila mengundang lebih dari satu rekan bisnis. sebaiknya mulut dibuka secukupnya. gigi hendaknya tidak tampak terkancing. minat atau kegemaran kolega. Janganlah membicarakan masalah yang sensitive. Cari tahu hobi. sehingga Anda mudah membuka percakapan. melainkan mengutarakan maksud Anda mengundang atau diundang rekan bisnis. Basa-basi jangan terlalu meluas. jangan terlalu cepat atau terlalu lamban. Libatkan rekan bisnis yang lain agar tidak ada yang merasa diabaikan. . seperti masalah pribadi atau masalah politik yang dapat menimbulkan salah paham. Pada waktu berbicara. pembicaraan jangan hanya terfokus pada satu orang. karena hal ini akan membuat suara kurang terdengar. mulailah masuk pada permasalahan bisnis yang dibicarakan.Tata Cara Percakapan Selama Jamuan Bisnis     Lakukan basa basi sejenak sebelum acara makan dimulai. Aturlah irama atau kecepatan makan Anda secara baik.     Berbicaralah secara teratur dan sopan setelah makan ditelan dan bibir sudah diusap bersih oleh serbet. Waktu berbicara hendaknya Anda mengambil jarak sesuai dengan orang yang Anda ajak bicara. Sebab hal yang utama dalam jamuan bisnis bukan mengahbiskan hidanagan. dalam arti tidak terlalu dekat atau tidak terlalu jauh.

Perhiasan. ke sekolah atau ke pesta tentu saja tidak sama.  Dalam hal menggunakan perhiasan pun hendaknya tidak berlebihan agar tidak menimbulkan kesan seolah-olah kita menjadi etalase berjalan. Bersolek untuk pergi ke tempat kerja atau ke sekolah hendaknya sekedarnya saja. cincin. tas. Perlu dihindari penggunaan kosmetik secara berlebihan. seperti anting-anting. Apalagi jika memakai perhiasan emas berlebihan tentu saja akan memancing timbulnya tindak kejahatan  Tata Cara Bersolek & Berhias .Cara bersolek dan menggunakan perhiasan perlu sekali diperhatikan agar penampilan kita menarik dan tidak terkesan norak atau seronok. kalung. gelang. Apabila bersolek hendaknya tidak terlalu berlebihan. arloji. Bersolek untuk pergi ke tempat kerja. dan ikat pinggang hendaknya tidak berlebihan.

bersih. dapat digunakan untuk pekerjaan yang dilakukan di kantor atau bagian pemasaran barang atau jasa. karena akan mengganggu ketika berjalan. warna kulit. . disesuaikan dengan keadaan jasmani. Penggunaan model sepatu disesuaikan dengan jenis pekerjaan. cari bahan yang nyaman dipakai. tidak terlalu sempit dan tidak terlalu longgar.Tata Cara Berbusana yang baik      Pilih bahan dengan teliti. keperluan. jenis pekerjaan. Pilih model pakaian. bukan di pabrik bagian produksi karena juntaian dasi dapat tergulung pada benda yang berputar atau terjepit. serasi. karena akan mengganggu gerakan dalam bekerja. gunakan sepatu untuk mengamankan kaki dari benda jatuh atau benda tajam kecil atau tergelincir pada waktu kerja. iklim. Pilihlah sepatu yang nyaman dipakai. hindari bahan yang mudah terbakar atau panas dipakai. Hindari celana panjang yang terlalu panjang dan terlalu lebar di bagian bawah. bahkan mudah terkait atau jatuh. Dasi.

terutama dapat menyebabkan tidak bebasnya bergerak.Perhiasan atau aksesoris. Gunakan kacamata sesuai dengan jenis pekerjaan. tajam atau licin juga digunakan sebagai sarana isolator untuk pekerjaan listrik.  . kalung. sebab benda tersebut mudah sekali terkait oleh peralatan yang berputar atau bergerak pada alat elektrik yang bermagnet. digunakan untuk membantu pekerjaan yang berhubungan dengan panas.  Kacamata. sebaiknya tidak dipakai pada waktu kerja di dalam bengkel atau ruang produksi. serta mengakibatkan rasa sakit pada waktu tangan atau jari menggunakan peralatan.  sarung tangan. serpihan benda kerja dan debu. jam tangan. digunakan untuk melindungi mata dari bahaya sinar yang tajam. gelang. seperti cincin.

dan sikap rela berkorban Kecantikan seorang wanita tidak ditentukan oleh parasnya yang cantik dan bukan pula karena tubuhnya yang molek. dan keibuan Ukuran ketampanan dan kecantikan . sikap sportif atau kesatria. mandiri. kejantanan. setia. kepekaan rasa. sesual. percaya diri. ramah. Kecantikan seorang wanita itu sangat ditentukan oleh sifat-sifat kepribadiannya yang baik dan menarik.Ketampanan seorang pria lebih ditentukan oleh sifat kepribadian yang penuh wibawa. antara lain jujur. tanggung jawab. siap sedia melindungi. halus tutur bahasanya. feminim. percaya diri.

Gunakan kosmetik seperlunya. Kosmetika. pesona dan kecantikan. deodorant. parfum dan minyak rambut. agar penampilannya lebih segar dan terawat. karena tubuh yang terawat akan memancarkan keindahan. Pekerja pria pun perlu kosmetik. dibutuhkan oleh pekerja wanita.Tips Penampilan Pribadi Yang Baik  Perawatan tubuh. jangan terlalu berlebihan.  . Kosmetik pria biasanya berupa.

antara lain : Mengangkat dengan punggung yang rata tidak boleh melengkung. sehingga dapat terhindar dari kecelakaan. Posisi memegang benda kerja cukup kuat. Posisi berdiri dalam keadaan aman. Mengangkat benda di lantai. Sedapat mungkin mengangkat benda dekat dengan badan. jika mengangkat benda yang cukup berat usahakan posisi punggung lurus dan pergunakan otot paha sebagai tumpuan. Mengangkat dengan posisi punggung miring dan kepala tetap tegak. Banyak kecelakaan atau kesakitan dan kelainan pada punggung. mulailah dari bawah dengan posisi jongkok. maupun macammacam bahan dengan cara dan posisi yang tidak benar. yang disebabkan oleh kesalahan pada waktu mengangkat benda yang kurang tepat maupun dalam posisi yang salah. akan mengakibatkan terkilir atau sakit punggung atau anggota badan lainnya. Untuk itu. Badan dalam posisi bebas bergerak.  Mengangkat dan memindahkan barang atau peralatan.       Di bawah ini terdapat beberapa cara mengangkat barang yang benar. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->