P. 1
budaya politik

budaya politik

|Views: 82|Likes:
Published by Putri Melati Kusuma

More info:

Published by: Putri Melati Kusuma on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

text

original

1 3

Bab

BUDAYA POLITIK

Tujuan Instruksional a. Menjelaskan Pengertian b. Menyebutkan Btk. Bud. Politik c. Menguraikan Tipe bud. Politik di Indonesia

Pokok Bahasan Budaya Politik I.Bahan Bacaan ( Budaya Politik) a. Kantaprawira Rusadi, Dr, 2004, Sistem Politik Indonesia, suatu model pengantar, Sinar Baru Algensindo, Bandung. b. Rahman. A, Syahrial, MA, Dkk, 2000, Sosiologi dan Politik, Ghalia Indonesia, Jakarta. c. Mas’oed Mohtar dan Andrew Mac Colin, 2000, Perbandingan Sistem Politik, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta. II.Pertanyaan Kunci a. Menjelaskan Pengertian b. Menyebutkan Btk. Bud. Politik c. Menguraikan Tipe bud. Politik di Indonesia III. Tugas

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Drs. Abdurachman M.Si SISTEM POLITIK INDONESIA

namun setiap unsur masyarakat berbeda pula budaya politiknya.A. kehidupan pribadi dan sosial secara luas. proses pembuatan kebijaksanaan pemerintah. kegitan partai-partai politik. Konsep budaya politik adalah terdiri dari sikap. Istilah budaya politik meliputi maslah legitimasi. Pembahasan mengenai budaya politik (political culture) seharusnya bersamaan dengan struktur politik (political structure) karen berhubungan dengan fungsi konversi (conversation functions) dan kapabilitas (capabilities) sistem. Maksud pembahasan tentang budaya politik adalah mengenal atribut atau ciri pokok untuk menguji fenomena politik kontemporer berupa : proses politik dan proses perkembangan/perubahan (change). dan bahkan mutasi (mutation) sosial. nilai-nilai dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat. Maka budaya politik langsung mempengaruhi kehidupan politik dan menentukan keputusan nasional yang menyangkut pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . keyakinan. apakah pragmatis atau rasionalistis. Unsur budaya politik yang penting menurut Dahl adalah : orientasi pemecahan masalah. Orientasi terhadap sistem politik. pengaturan kekuasaan. Menurt Almond dan powell berpendapat bahwa budaya politik merupakan dimensi psikologi dari sistem politik. apakah mereka setia atau tidak. PENGERTIAN DAN DEFINISI Budaya politik merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat. Orientasi terhadap aksi bersama apakah mereka bersifat kerjasama atau tidak (ko-operative atau non ko-operative). Orientasi terhadap Pusat Pengembangan Bahan Ajar . termasuk pada kebiasaan yang hidup dalam masyarakat. serta gejolak masyarakat terhadap kekuasan yang memerintah. Kegiatan politik juga memasuki dunia keagamaan. perilaku aparat negara. sikap dan emosi tentang bagaimana pemerintahan harus dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan pemerintah. yang mana budaya politik bersumber dari perilaku lahiriah dari mansuia yang bersumber pada penalaran-penalaran yang sadar. c. Seperti juga di Indonesia menurut Benedict R. seperti antara masyarakat umum dengan para elitnya. kegiatan ekonomi dan sosial. b.. dengan ciri-ciri yang lebih khas. Roy Macridis : Budaya politik sebagai tujuan bersama dan peraturan yang harus diterima bersama. d. O’G Anderson bahwa kebudayaan Indonesia cenderung membagi secara tajam antara kelompok elite dengan kelompok massa. A. Samuel Beer : Budaya politik sebagai salah satu konsep dari empat variabel penting dalam analisa politik menyangkut di dalamnya nilai-nilai keyakinan. Beberapa definisi budaya politik dapat kita lihat sebagai berikut: a.UMB Drs. Budaya politik adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh anggota suatu sistem politik. Robet Dahl : Kebudayaan politik sebagai salah satu faktor yang menjelaskan pola-pola yang berbeda mengenai pertentangan politik. Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat.

seperti sosialisme. g. yaitu sikap terbuka dan tertutup. f. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . Budaya politik dapat dilihat dari aspek doktrin dan aspek generiknya. seperti militan. demokrasi atau nasionalisme. e. sikap terhadap mobilitas (mempertahankan status quo atau mendorong mobilitas. Budaya politik tersebut memberikan rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan norma lain. bagaimana hubungan antara tujuan. dan cara standar untuk penilaian aksi-aksi politik serta nilai-nilai yang menonjol bagi aksi politik. motif. norma perasaan. pengetahuan. utopis. j. Untuk tujuan pembelajaran ini kita dapat menganggap budaya politik sebagai hal yang berhubungan dengan lingkungan perasaan dan sikap dimana sistem politik itu berlangsung yang termasuk di dalamnya faktor tradisi. h. tahayul dan mitos. c. Yang pertama menenkankan pada isi atau materi. i. Bentuk budaya politik menyangkut sikap dan norma. Budaya politik adalah aspek politik dari nilai-nilai yang terdiri idee. A.UMB Drs. dengan indikator pokok menyangkut wawasan politik.orang lain. peranannya. Hakekat dan ciri budaya politik yang menyangkut masalah nilai-nilai adalah prinsip yang dasar melandasai suatu pandanagan hidup yang berhuibungan dengan masalah tujuan. dan ciri-ciri budaya politik. adat istiadat. b. dan outputnya. maupun modern. terbuka atau tertutup. Finer : lebih menekankan pada aspek legitimasi peraturan-peraturan. Orientasi Evaluatif : pertimbangan terhadap sistem politik menyangkut keputusan dan pendapat tentang obyek-obyek politik yang secara tipikal melibatkan kombinasi standar nilai dan kriteria dengan informasi dan perasaan. kenangan sejarah. prioritas kebijaksanaan ( menekankan ekonomi atau politik) Istilah budaya politik selalu inherent pada setiap masyarakat yang terdiri dari sejumlah individu yang hidup dalam sistem politik tradisional. para aktor dan penampilannya. Orientasi Kognitif : pengetahuan tentang dan kepercayaan pada politik. peranan dan segala kewajibannya serta input. peranan. tingkat militansi seseorang terhadap orang lain dalam pergaulan masyarakat. Kebudayaan politik menjadi penting untuk dipelajari karena ada dua alasan : Pusat Pengembangan Bahan Ajar . kebudayaan politik dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakat secara umum. Pola kepemimpinan (konformitas atau mendorong inisiatif kebebasan). Orientasi Afektif : kecenderungan emosi dan perasaan terhadap sistem politik. Kesemuanya dikenal dan diakui oleh sebagaian besar masyarakat. Yang kedua aspek generik yang menganalisa bentuk. atau secara lebih tegas sebagaimana yang digambarkan Almond dan Verba menyangkut aspek : a. dan simbol. Oleh karena itu istilah kebudayaan politik adalah bagian dari kebudayaan suatu masyarakat. Lucian Pye melihat budaya politik terlebih pada aspek perkembangan politik di negara berkembang. lembaga politik serta prosedur. apakah mereka dipercaya atau tidak. Dalam kedudukannya sebagai sub kultur. transnasional.

Karena terbatasnya diferensiasi. Yang menonjol dalam budaya politik perochial adalah kesadaran anggota masyarakat akan adanya pusat kewenangan/kekuasaan politik dalam masyarakat. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . Sikap dan orientasi politik sangat mempengaruhi bermacam-macam tuntutan. sempit misalnya yang bersifat provincial. Robert K Carr merumuskan bahwa perilaku politik adalah suatu telaahan mengenai tindakan manusia dalam situasi politik. A. keagamaan. 2. Budaya Politik Parokial (parochial political culture) : Menyangkut budaya yang terbatas pada wilayah atau lingkup yang kecil. cara tuntutan itu diutarakan. Karena wilayah yang terbatas acapkali pelaku politik sering memainkan perannya seiring dengan peranan ekonomi. Budaya Politik Kaula/subyek : anggota masyarakat mempunyai minat perhatian. Oleh karena itu budaya politik merupakan persepsi manusia. Karena itu sistem politik itu merupakan interrelasi antara manusia yang menyangkut soal kekuasaan aturan dan wewenang. dan lain-lain. Kesadaran masyarakat sebagai aktor dalam politik untuk memberikan input politik boleh dikatakan nol. Posisi sebagai kaula merupakan posisi yang pasif dan lemah. Bentuk-Bentuk Budaya Politik Tipe Budaya Politik 1. Hubungan budaya politik dan perilaku politik (political behavior). mungkin juga kesadaran terhadap sistem sebagai keseluruhan terutama pada aspek outputnya.Pertama : sikap warga negara terhadap orientasi politik yang menentukan pelaksanaan sistem politik. respon dan dukungan terhadap golongan elit politik. hal yang diminta. respons dan dukungan terhadap regim yang berkuasa. Mereka menganggap dirinya tidak berdaya Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Tindakan dan pola perilaku indivisu sangat ditentukan oleh pola orientasi umum (common orientation patterns) yang nampak secara jelas sebagai cerminan budaya politik. yang dapat menghubungkan atau mempertemukan telaahan tentang individu dalam lingkungan politik dengan sistem politik sebagai kesatuan. Kedua : dengan mengerti sifat dan hubungan antara kebudayaan politik dan pelaksanaan sistemnya. Persepsi dan pemahaman soal budaya politik sering diberi arti sebagai peradaban politik (political civilization) yang digandeng dengan prestasi dalam bidang peradaban dan teknologi. pola sikapnya terhadap berbagai masalah politik dan peristiwa politik terbawa pula ke dalam pembentukan struktur dan proses kegiatan politik masyarakat maupun pemerintah.UMB Drs. Situasi politik sendiri sangat luas cakupannya antara lain respons emosional berupa dukungan atau tuntutan (supply or demand) maupun sikap apatis terhadap pemerintah dan kebijakan publik dan lain-lain. maka tidak terdapat peranan politik yang bersifat khas dan berdiri sendiri. 2. kita akan lebih dapat menghargai cara-cara yang lebih membawa perubahan sehingga sistem politik lebih demokratis dan stabil. Dengan demikian cerminan budaya politik merupakan alat pembentuk konsep (conceptual tool) yang sangat berharga.

Oleh karenanya upaya nation building melalui character building harus menjadi pilihan. bapakisme. dan loyal. Oleh karena masyarakat dalam budaya politik partisan dapat menilai dengan penuh kesadaran baik sistem sebagai totalitas. Di Indonesia budaya politik tipe parochial kaula Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Budaya Politik campuran (mixed political cultures) yaitu gabungan karakteristik tipe-tipe kebudayaan politik yang murni yang diuraikan di atas. Budaya Politik Indonesia Penelaahan terhadap politik di Indonesia harus memperhatikan peranan budaya politik karena ternyata mempunyai refleksi pada pelembagaan politik dan bahkan pada proses politik. bersifat patuh (obedient). d. Sikap masyarakat pada umumnya menerima saja sistem itu. Budaya Politik Partisan : anggota masyarakat memiliki kesadaran secara utuh bahwa mereka adalah aktor politik. 3. ikatan primordial. A. c. 3.mempengaruhi atau mengubah sistem dan oleh karena itu menyerah saja pada kepada segala kebijakan dan keputusan para pemegang jabatan. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . Masyarakat dalam budaya ini memiliki sikap yang kritis untuk memberikan penilaian terhadap sistem politik dan hampir kepada semua aspek kekuasaan. Jadi jelas terlihat bahwa kebudayaan politik Indonesia merupakan “mixed political culture” yang diwarnai oleh besarnya pengaruh kebudayaan parochial kaula. kesukuan.UMB Drs. feodalisme. 4. pengaruh penjajahan. b. Fenomena ini masih kuat terlihat dalam gerakan kaum elite untuk mengeksploitasi masyarakat dengan menyentuh langsung pada sub kultur tertentu dengan tujuan rekrutmen politik. Sifat ikatan primordial yang masih kuat berakar yang dikenal melalui indikatornya berupa sentiment kedaerahan. keagamaan. Fenomena pluralisme di Indonesia di satu pihak menjadi mozaid dan keindahan tetapi dilain pihak menjadi sumber konflik. sebagai indikatornya : bapakisme. disatu pihak massa masih ketinggalan dalam menggunakan hak dan dalam memikul tanggung jawab politiknya yang disebabkan oleh isolasi dari kebudayaan luar. asal bapak senang dan lain-lain. Kecenderungan budaya politik Indonesia yang masih diwarnai dengan sikap paternalisme dan sifat patrimonial. Konstalasi tentang budaya politik di Indonesia dapat ditelaah melalui beberapa variable : a. Dengan demikian pembangunan politik Indonesia dapat pula diukur berdasarkan keseimbangan atau harmoni yang dicapai antara lain oleh budaya politik dengan pelembagaan politik yang ada atau yang akan ada. Budaya politik Indonesia yang bersifat parochial kaula di satu pihak dan budaya politik partisan dipihak lain. sedangkan dilain pihak kaum elitnya dan sekelompok massa lain sunggung-sungguh merupakan partisan yang aktif yang kira-kira disebabkan oleh pendidikan. input dan output maupun posisi dirinya sendiri. Tetapi sikap anggota masyarakat yang pasif bukan berarti secara potensial harus diabaikan. Konfigurasi sub kultur di Indonesia. perbedaan pendekatan terhadap keagamaan tertentu : puritanisme dan non puritanisme.

Usaha yang diperluakan adalah intensifikasi dari kepercayaan. Maka tradisi selalu dipertahankannya dengan segala kebaikan dan keburukan. Ia dapat melepaskan ikatan tradisi.UMB Drs. atau bertentangan. jarang bersifat kritis terhadap tradisi. Pola pikir demikian hanya memberikan perhatian apa yang selaras dengan mentalnya dan menolak atau menyerang hal-hal yang baru atau yang berlaianan. Yang menjadi persoalan adalah apakah pelembagaan dalam sistem politik Indonesia sudah siap menampung proses pertukaran (interchange) kedua variable ini. e. kritis terhadap diri sendiri dan malah bersedia menilai kembali tradisi berdasarkan perkembangan masa kini. Maka kesetiaan yang absolut terhadap tradisi tidak memungkinkan pertumbuhan unsur baru. Tipe absolut dari budaya politik sering menganggap perubahan sebagai suatu yang membahayakan. bukan kebaikan. bila terjadi kriris maka yang di cari adalah kambing hitamnya.lebih mempunyai keselarasan untuk tumbuh dengan persepsi masyarakat terhadap obyek politik yang menyadarkan atau merindukan diri pada proses output dari penguasa. adalah pemikiran berpusat pada maslah atau idee yang harus dinilai. maka hal itu dapat menciptakan ketegangan dan menumbuhkan konflik. malah hanya berusaha memelihara kemurnian tradisi. Budaya politik dengan kecenderungan miltan dan toleransi. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . bukan disebabkan oleh peraturan yang salah dan masalah yang mempribadi selalu sensitif dan membakar emosi. Jiwa kerjasama dapat diukur dari sikap orang terhadap orang lain. berusaha mencari konsensus yang wajar yang mana selalu membuka pintu untuk bekerja sama. Sedangkan ciri-ciri kecenderungan toleransi. Pernyataan yang jiwa tolerasi hampir selalu mengundang kerja sama. tetapi dipandang sebagi usaha jahat dan menantang. tetapi bukan curiga terhadap orang. Sistem ekonomi dengan teknologi yang kompleks menuntut kerjasama yang luas untuk memperpadukan modal dan keterampilan. Buadaya politik yang mempunyai sikap mental yang absolut memiliki nilai-nilai dan kepercayaan yang dianggap selalu sempurna dan tak dapat diubah lagi. Budaya politik yang bernada absolut bisa tumbuh dari tradisi. A. Lebih banyak sikap tolerasi atau sifat militan. Sikap netral atau krisis terhadap idee orang. Ciri-ciri kecendrungan militansi adalah perbedaan tidak dipandang sebagai usaha m. Jika pernyatan umum dari pimpinan masyarakat bernada sangat militan. Dilema interaksi tentang introduksi modernisasi (dengan segala konsekuensinya) dengan pola-pola yang telah lama berakar sebagai tradisi dalam masyarakat. Tiap perkembangan baru di anggap sebagai suatu Pusat Pengembangan Bahan Ajar .encari alternatih yang terbaik. Sikap terhadap tradisi dan perubahan. Kesemuanya itu menutup jalan bagi pertumbuhan kerjasama. Struktur mental yang bersifat akomodatif biasanya terbuka dan sedia menerima apa saja yang dianggap berharga.

meskipun terdapat organisasi politik dan partisipan politik seperti mahasiswa. Tipe akomodatif dari budaya politik melihat perubahan hanya sebagai salah satu masalah untuk dipikirkan. maka elite itu sedang mengembangkan pola kepemimpinan inisiatif rakyat dengan tidak mengekang kebebasan. Pertama. model sistem otoriter. biasanya mempunyai budaya politik bersifat agama politik .tantangan yang berbahaya yang harus dikendalikan.UMB Drs. Berdasarkan penggolongan diatas terdapat tiga model dalam kebudayaan politik. Modifikasi atau konpromi tidak diharapkan apalagi kritik. Di negara berkembang pemerintah diharapkan makin besar peranannya dalam pembangunan di segala bidang. maka perubahan mendorong usaha perbaikan dan pemecahan yang lebih sempurna. kaum intelektual dengan tindakan persuasif menentang sistem yang Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Akan tetapi ada pula elite yang menyadari inisiatif rakyat yang menentukan tingkat pembangunan. Orang yang melibatkan diri dalam kegiatan politik. Kedua. Suatu pemerintahan yamg kuat dengan disertai kepasifan yang kuat dari rakyat . yaitu kondisi politik yang terlalu sentralistis dengan peranan birokrasi atau militer yang terlalu kuat . informasi dan kecakapan politik yang dimiliki kita dapat digolongankan orientasi-oriesntasi warga negara terhadap kehidupan polititik dan pemerintahannya. A. yaitu politik dikembangkan berdasarka ciri-ciri agama yang cendrung mengatur secara katat setiap anggota masyarakat . konformitas menyangkut tuntutan atau harapan akan dukungan dari rakyat. maka dia menuntut rakyat menunjukan kesetiaannya yang tinggi. sedangkan secara pasif patuh kepada pemerintah dan undang-undang dengan tidak ikut pemilu disebut budaya politik subyek. Menurut David Apter memberi gambaran tentang kondisi politik yang menimbulkan suatu agama politik disuatu masyarakat . Dari sudut penguasa. Budaya politik para elit berdasarkan budaya politik agama tersebut dapat mendorong atau menghambat pembangunan karena masa rakyat harus menyesuaikan diri pada kebijaksanaan para elit politik . Berdasarkan sikap. disini jumlah industrial dan modrnis sebagian kecil. Golongan ketiga adalah orang-orang yang sama sekali tidak menyadari adanya pemerintahan dan politik disebut budaya politik parokial. nilai-nilai. masyarakat demokratik industrial dengan jumlah partisipan mencapai 4060% dari penduduk dewasa. sekurangnya dalam perberian suara (voting) dan mencari informasi tentang kehidupan politik dapat dinamakan dengan budaya politik partisipan. Dalam sistem ini cukup banyak aktivis politik untuk menjamin adanya kompetisi partai-partai politik dan kehadiaran pemberian suara yang besar. Pola kepemimpinan menuntut konformitas atau mendorong aktivitas. Apalagi pemimpin itu merasa dirinya penting. Budaya tersebut merupakan usaha percampuran politik dengan ciri-ciri keagamaan yang dominan dalam masyarakat tradisional dinegara baru berkembang . Perubahan dianggap sebagai penyimpangan. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA .

Model Ketiga adalah sistem demokratis pra-industrial. Merupakan Identitas dan Aset Bangsa Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Kasus Budaya Politik : Budaya Kultural Luntur dan Mengalami Degradasi Padahal.UMB Drs.ada. tetapi sebagian besar jumlah rakyat hanya menjadi subyek yang pasif. dalam hanya terdapat sedikit sekali partisipan dan sedikit pula keterlibatannya kepada pemerintahan. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . A.

Kecenderungan yang terjadi saat ini.Budaya kultural bangsa Indonesia secara lambat laun terus luntur. A. yang dipelajari dari budaya barat itu hanya kulit luarnya. lanjutnya. budaya lokal makin tersingkirkan dan hilang secara perlahan. dan hal ini pada akhirnya menimbulkan degradasi budaya. kebudayaan maupun alam merupakan modal utama dunia kepariwisataan. Kondisi itu semakin diperparah dengan para pelaku pariwisata yang tidak lagi menghormati alam dan budaya. mempelajari budaya baik lokal maupun internasional harus secara mendalam dan tidak hanya kulit luarnya. Gelandangan kultural Hal senada dikatakan Deputi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Bidang Seni dan Film. Menurutnya." ujar mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata. di samping merupakan identitas suatu bangsa. Padahal. sekaligus mengalami degradasi. Sabtu (12/2)." tegas Ardika. upaya lainnya adalah pelestarian budaya tradisional di setiap daerah serta seleksi ketat budaya tradisional yang akan melakukan pementasan seni budaya di luar negeri. "Kita tidak mau mementaskan seni budaya Indonesia ke luar negeri yang belum benar-benar siap. lunturnya budaya kultur bangsa yang tengah terjadi merupakan salah satu penyebab merosotnya dunia kepariwisataan di Indonesia. "Bahkan kekayaan budaya yang kita miliki merupakan aset bangsa dalam menunjang dunia kepariwisataan. Untuk mengantisipasi hilangnya budaya tradisional Indonesia. Takut memengaruhi dan merugikan perkembangan seni budaya tradisi di negeri sendiri. Jalan Ganesha. budaya kultural juga merupakan aset yang harus dipertahankan dan terus dikembangkan. Sebab bila hal itu terus terjadi maka bangsa Indonesia tidak akan pernah mengalami kemajuan. Dimulai dari kalangan masyarakat menengah ke bawah sampai masyarakat menengah ke atas. sebagai sumber penting dalam kepariwisataan di Indonesia. yang kemudian disusul sampai ke seluruh lapisan masyarakat." ujarnya. adalah keberadaan alam sekitar." katanya. (A-87)*** Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Hal lain yang juga luput dari perhatian pemerintah maupun masyarakat umumnya. I Gde Ardika. Menurut Ardika. Namun sangat disayangkan justru sebaliknya generasi di kita malah semakin melupakan. dalam acara diskusi Budaya dan Pariwisata di Aula Barat ITB. Menurut pandangan Sri Hartanto. "Namun sayang. hal itu disebabkan masyarakat Indonesia lebih senang dan mempelajari budaya baru (budaya barat-red. Selain itu. seperti halnya negara-negara Asia lainnya. bangsa Indonesia adalah bangsa gelandangan kultural karena telah banyak melupakan budaya lokal tradisional Indonesia. Misalnya." ujarnya. masyarakat lebih mementingkan kepentingan ekonomi hingga menyisihkan serta mengesampingkan kepentingan lainnya. yang berarti membunuh dunia kepariwisataan. Sri Hartanto. Padahal. Rachman MM SISTEM POLITIK INDONESIA . "Padahal. "Kita mulai dari dunia pendidikan dan pelaku wisata terlebih dahulu. "Mereka justru merusak alam dan budaya. Akibatnya.UMB Drs." tambah Sri Hartanto.) dan melupakan budaya tradisionalnya masing-masing. pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata tengah menggalakkan internalisasi nilai-nilai budaya luhur bangsa ke seluruh lapisan masyarakat. keberadaan budaya. menurut Sri Hartanto.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->