P. 1
BAB II

BAB II

|Views: 220|Likes:
Published by Dera Choanji

More info:

Published by: Dera Choanji on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/11/2015

pdf

text

original

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Di seluruh industri kimia maupun industri petrokimia semua zat padat, cair, dan gas disimpan, terakumulasi, atau di proses di dalam vessel dengan berbagai bentuk dan ukuran. Demikian pula tangki penyimpanan dalam jumlah yang besar dipakai dalam industri tersebut. Akibat dari pertimbangan ekonomi maka hanya beberapa perusahaan pada industry proses mendesain tangki penyimpanan dalam kapasitas yang besar, dan biasanya untuk lebih praktis perusahaan tersebut memesan perlengkapan ini kepada perusahaan yang khusus bekerja dalam bidang ini.

2.1. Jenis-jenis tangki penyimpanan 2.1.1. jenis tangki penyimpanan berdasarkan letaknya : 2.1.1.a. aboveground tank Tangki penyimpanan yang terletak diatas permukaan tanah. Tangki penyimpanan ini bisa berada dalam posisi horizontal dan dalam keadaan tegak (vertical tank). 2.1.1.b. underground tank Tangki penyimpanan yang terletak di bawah permukaan tanah.

2.1.2. jenis tangki berdasarkan cairan yang akan disimpan, vapor-saving efficiency¸ dan bentuk atapnya : 2.1.2.a. fixed roof tank, dengan dua jenis bentuk atap yaitu : a. cone roof, jenis tangki penyimpanan ini mempunyai kelemahan, yaitu terdapat vapor space antara ketinggian cairan dengan atap. Jika vapor space berada pada keadaan mudah terbakar , maka akan terjadi ledakan. Oleh karena itu fixed cone roof tank dilengkapi dengan vent untuk mengatur tekanan dalam tangki sehingga mendekati atmosfer. Jenis tangki ini biasanya digunakan untuk menyimpan kerosene, air, solar. Terdapat dua jenis tipe cone roof berdasarkan penyangga atapnya yaitu :

2. dan roof plate disyaratkan sesuai dengan API 650 “welded stell tank for oil storage” 10th ed.1. ada hal lain yang perlu diperhatikan seperti system operasiona dalam pendistribusian produk. dome roof. yang biasa digunakan untuk menyimpan cairan kimia. Floating roof tank terbagi menjadi dua. annular plate. Kriteria tersebut diatas merupakan tanggung jawab utama perancang struktur. Keuntungannya yaitu tidak terdapat vapour space dan mengurangi kehilangan akibat penguapan. kriteria desain yang penting seperti kemampuan layanan (serviceability) dimana struktur harus mampu memikul beban rancangan secara aman tanpa kelebihan tegangan pada material dan mempunyai deformasi yang masih dalam daerah yang diijinkan.. informasi umum perencanaan Tangki dibangun untuk suatu tujuan penyimpanan suatu fluida sehingga pada awal data yang diperlukan adalah kapasitas fluida yang disimpan. beban hidup sebesar 25 lb/ft2 disyaratkan sesuai dengan API 650 “welded stell tank for oil storage” 10th ed. yaitu kemudahan dalam pelaksanaan yang mempengaruhi lama waktu penyelesaian. 2. November 1998 b. yang biasanya digunakan untuk menyimpan minyak mentah dan premium.3. b. Secara umum. Dan yang terakhir kontruksi. standar desain Berikut ini adalah peraturan standar yang digunakan dalam perancangan tangki penimbun meliputi struktur dan beban-beban yang bekerja : a. perencanaan tebal shell plate. November 1998 .b. Berikutnya efisiensi.a supported cone roof yang mana pelat atap di dukung oleh rafter pada girder dan kolom atau oleh rangka batang dengan atau tanpa kolom .2. yaitu external floating roof dan internal floating roof. bottom plate. floating roof. Namun dalam perencanaan tangki penyimpanan.a self-supporting cone roof merupakan atap tanpa penyangga dimana atap lansung di tahan oleh dinding tangki (shell plate). Tujuan perencanaan adalah mendapatkan sebuah struktur yang memenuhi persyaratan/ kriteria desain yang berlaku. kriteria ini mencakup juga tujuan desain struktur yang relative lebih ekonomis. 2.2.

beban angin disyaratkan sesuai dengan API 650 “welded stell tank for oil storage” 10th ed. p-3. C. alloy.1) Perhitungan shell dapat menggunakan 1-foot method yaitu mengitung tebal shell pada titik peninjauan 0.6. spesifikasi material Material yang sering digunakan dalam pembuatan tangki penyimpanan adalah logam.2) : .1.4.1. shell plate Ketebalan shell yang dibutuhkan harus lebih besar dibandingkan dengan ketebalan desain shell.3. atau material yang memungkinkan untuk menyimpan fluida. Material yang dimaksud adalah A 283 grade C. pembebanan gempa disyaratkan sesuai dengan API 650 “welded stell tank for oil storage” 10th ed.4. termasuk penambahan tebal korosi. dan D) berdasarkan tegangan leleh kisaran rendah dan menengah untuk carbon steel plates.3 m (1 ft) diatas dasar setiap shell course. Rumus perhitungan tebal shell menurut API 650 (p-3.c.1.4. Jika tidak ada masalah korosi maka material yang ekonomis dan mudah dibentuk adalah hot rolled mild (low carbon) steel plate. 2. ketebalan shell plate Nominal thick diameter Nominal plate diameter M < 15 30 to 60 > 60 Ft < 50 120 to 200 > 200 Mm 5 6 8 10 In 3/16 1/4 5/16 3/8 15 to < 36 50 to <120 Sumber : API 650 (1998. November 1998 d. November 1998 dan American National Standart Institute (ANSI) 1982 2. tapi ketebalan dari shell tidak boleh kurang dari tebel di bawah ini : Tabel 2. persyaratan untuk elemen-elemen tangki 2. American society for testing and material (ASTM) membagi baja dalam 4 grade (A. B.2. atau ketebalan tes hydrostatic shell.6.

Tabel 2.a. Untuk cairan yang ingin disimpan : ( ) (2.1) b.4.2.2) Dimana : = ketebalan desain shell (mm) = ketebalan hidrostatic test shell (mm) D = diameter tangki (m) H = ketinggian desain cairan (m) G = spesific gravity cairan yang disimpan CA = penambahan korosi (mm) = tekanan yang diijinkan untuk kondisi desain (Mpa) = tekanan yang diijinkan untuk kondisi hydrostatic test (Mpa) 2. Bottom plate memiliki ketebalan minimal yaitu sebesar 6 mm dan annular bottom plate sebaiknya tidak tidak boleh kurang dari ketebalan pelat yang terdapat pada tabel 2.2.3. ketebalan annular bottom plate Tegangan test hidrostatis* pada shell course yang pertama Tebal nominal pelat pada (Mpa) shell course pertama (mm) 6 6 6 7 7 10 9 11 . Untuk hydrostatic test (air) : ( ) (2. ditambah corrosion allowance . bottom plate Ada dua jenis bottom plate yaitu annular plate dan bottom plate ketebalan annular plate dan bottom plate.

2 kpa. Pada self-supporting dome harus mengikuti aturan di bawah ini : Minimum radius : 0.1. roof plate Merupakan susunan pelat yang dapat menutupi bagian shell pada tangki.2 D Minimum thickness = Maximum thickness = 12.8 D Maximum radius : 1. .5 Dimana.4. = roof radius (m) D = diameter tangki (m) 2.5.4. Contoh shell openings adalah shell manhole.6 8 9 9 11 13 12 14 16 14 17 19 Sumber : API 650 (tabel 3. shell nozzle and flange. annular bottom plate thickness) *tegangan hidrosrtatis dihitung dengan rumus : ( ) (2. shell openings Openings yang terletak pada bagian bawah shell diperuntukan untuk pipa atau untuk keperluan external yang lainnya. flush-type shell connection. Pelat atap harus mempunyai ketebalan minimum tidak boleh lebih kecil dari 5 mm.3) 2. flush-type cleanout fittings.4. Semua atap pada tangki dan tenaga pembantu atap harus di desain sehingga dapat mendukung dead load sebesar 1.

Gambar shell manhole Gambar shell nozzle and flange .

flush-type shell connection .Gambar flush-type cleanout fittings Gambar .

roof nozzle.2. perlengkapan tambahan pada tangki Contoh perlengkapan tambahan pada tangki : roof manhole.6. Gambar roof manhole Gambar roof nozzle . walkways. and stairways. rectangular roof openings. platforms. scaffold-cable support. Perlengkapan tambahan ini boleh ada boleh tidak sesuai dengan keinginan pembeli dan dilihat juga dari segi keamanan. water drawoff sump.4.

Gambar rectangular roof openings Gambar drawoff sump Gambar scaffold cable support .

Sedangkan filling diakibatkan karena kegiatan pengisian dan pengeluaran cairan dari dalam tangki. Oleh sebab itu terjadi penguapan akibat breathing dan filling. Namun ukuran dan jumlah breather valve ini tergantung dari jenis cairan yang disimpan serta kegiatan flow rate in dan flow rate out. Untuk mengurangi kehilangan akibat penguapan pada tangki penyimpanan jenis fixed roof ini dipasang pressure/ vacuum relief valves pada bagian atap. vent tangki Jenis tangki fixed roof memiliki kelemahan. Breathing losses diakibatkan karena perbedaan temperatur antara siang dan malam.4. Selama penggunaan tangki.2.7. karena terdapat vapor space antara permukaan cairan dan atap. . Sebagai dasar perhitungan ventilasi tangki penimbun digunakan API standart 2000 “venting atmospheric and low pressure storage tank”.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->