P. 1
FISIKA VISKOSITAS

FISIKA VISKOSITAS

|Views: 95|Likes:
Published by Dining Nika

More info:

Published by: Dining Nika on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/08/2013

pdf

text

original

Viskositas zat cair [M-6

]
Akhmad Sjahrir ( 113184204) Nursanti H. R (113184214) S1 PENDIDIKAN FISIKA NON REGULER 2011 FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA ABSTRAK Viskositas Zat Cair Pada percobaan “Viskositas Zat Cair” ini, bertujuan untuk menentukan koefisien viskositas zat cair dengan menggunakan Hukum Stokes. Dengan metode mengukur massa bola, diameter bola , massa jenis zat cair dan panjang kolom zat cair dan panjang kolom zat cair dalam tabung. Kemudian menentukan jarak yang ditempuh bola, diukur jarak tersebut dan diletakkan holding magnet. Selanjutnya bola di jatuhkan ke dalam zat, pada saat menyentuh permukaan zat cair waktu di jalankan dan dihentikan pada saat bola tepat berada jarak tersebut. Dari percobaan didapatkan nilai koefisien viskositas zat cair yang berbeda pada setiap bola, dikarenakan beberapa faktor. Seperti ketidakjelasan penglihatan bola karena zat caur tidak jernih, adanya gaya tarik dari holding magnet yang mempercepat bola, dan kurang tepatnya penghentian waktu. Kesimpulannya adalah koefisien viskositas zat cair berbanding lurus dengan gaya penghalang. Semakin besar gaya penghalang, maka nilai koefisien viskositas semakin besar. Nilai koefisien viskositas zat cair yang kami peroeh Untuk η=(0,,065±0,0036) dyne.s/cm2 Kata kunci:gaya gesek zat cair,Hukum Stokes

BAB I PENDAHULUAN Dalam kehidupan ini, kita mengenal tekanan. Tekanan merupakaan suatu peeristiwa pada suatu zat yang mendapatkan gaya tekan dari zat lain atau zat yang sama. Contohnnya seseorang berdiri di atas lantai, maka lantai tersesbut mendapatkan tekanan dari berat badan seseorang tersebut. Tekanan pada zat cair disebut tekanan hidrostatis, tekanan hidrostatis adalah terjadinya tekanan pada zat cair yang disebabkan oleh beratnya sendiri Peristiwa yang berkaitan engan tekanan hidrostatis seperti, jatuhnya benda padat ke dalam zat cair. Benda yang jatuh ke dalam zat cair memiliki waktu yang berbeda pada saat mencapai kedalaman cairan tersebut, tergantung massa jenis benda dan keentalan pada cairan. Taraf kekentalan pada zat cair disebut viskositas. Semakin besar nilai koefisien viskositas, maka semakin besar gaya penghalang pada benda .Sehingga benda akan lambat untuk mencapai kedalaman cairan tersebut percobaan ini bertujuan untuk menentukkan koefisien viskositas zat cair dengan menggunakan Hukum

Stokes. Untuk mengetahui dan memahami cara kerja dan konsep pada viskositas, maka kami melakukan percobaan M-6 dengan judul ”Viskositas zat Cair” BAB III DASAR TEORI Setiap benda yang bergerak terhadap benda lain akan mengalami gaya gesek. Hal ini juga dialami oleh benda yang bergerak dalam zat cair maupun gas, disebabkan oleh viskositas. Viskositas adalah ukuran atau taraf kekentalan fluida yang memiliki gesekan tertenrtu. Pada zat cair viskositas disebabkan oleh gaya kohesi antar molekul sejenis, sedangkan pada gas viskositas disebabkan oleh adanya tumbukkan antar molekul. Benda yang dijatuhakn pada zat cair tanpa kecepatan awal akan mendapatkan percepatan dengan gaya-gaya yang bekerja: ∑F=W-Fa-Fr= m a..............1) Dengan W adalah gaya berat benda, Fa adalah gaya angkat ke atas

....Viskositas zat cair [M-6] dan Fr adalah gaya gesek zat cair dengan permukaan benda.. Pada kecepatan Untuk ketelitian dalam mengamati kecepatan bola pada cairan.4 )( 1 + 3. tetapi ketika kecepatannya bertambah maka gaya Stokes juga bertambah. bukan benda yang berbentuk silinder maupun balok. ) R L = K v’ Dengan: • V = kecepatan yang telah di koreksi • V’= kecepatan berdasarkan pengamatan(s/t) • r = jari-jari bola • R = jari-jari dalam tabung • L = panjang kolom dalam tabung Dalam percobaan yang kami gunakan adalah bola pejal. sehingga diperoleh: • • Dengan: þ bola = massa jenis bola(Kg/m3) þ cairan = massa jenis Fluida (Kg/m3 ) Gambar gaya angkat dan gaya Stokes Sir George Stokes menunjukkan bahwa suatu boala berjari-jari (r) yang bergerak dengan kecepatan (v) di dalam suatu fluida homogen.... Gaya ini berhubungan dengan nilai koefisien viskosits zat cair terminal ini resultan gaya sama dengan nol........2) Dengan K adalah konstanta yang bergantung pada bentuk geometris benda... akan mengalami gaya gesekan fluida (F) sebesar : F = K η v... sehingga suatu saat akan mencapai keadaan seimbang sehngga bola bergerak dengan kecepatan konstan yang disebut kecepatan terminal. maka diperlukan faktor koreksi: r r v = v’ ( 1 + 2..Rancangan Percobaan .. sebab benda pejal memiliki permukaan yang melengkung sehingga memudahkan gaya angkat ke atas atau gaya Stokes. untuk benda berbentuk bola nilai K = 6πr bila di subtitusikan ke persamaan akan diperoleh Hukum Stokes sebagai berikut: Fr = 6 π η r v...... Gaya tersebut dinamakan gaya Stokes......3) dengan: Fr: gaya stokes(N) η : Koef Fluida (Pa S) r : Jari-jari bola(m) v : Kelajuan bola (m/s) Ketika dijatuhkan. bola bergerak dipercepat. sehingga memungkinkan untuk adanya viskositas BAB III METODE PERCOBAAN A..

5 3.0 95.98 0.50 I 5. Oli SAE 4O 9.98 0.50 5.0 95.98 D.5 3.DATA massa (m±0.0 95. Bola Baja 3.01) g/cm3 0. Jangka Sorong 5.1) cm 3.42 1.0 55. Pecobaan di ulang sebanyak 5 kali.5 3.0 55. panjang kolom zat cair (L).68 2. Perc.6 diamete r tabung (D±0.53 II 2.50 2.0 55. massa jenis zat cair.93 2.0 55.0 95.0 95.5 ρcairan (ρ±0.53 1.6 0.30 2. dilanjutkan dengan mengulang langkah sebelumnya dengan massa bola berbeda namun jarak sama.98 0.42 1.92 2. Peralatan Viscometer 2.0 55.98 0.98 0.02 2.98 L (L±0. diameter tabung.98 0.0 95.0 95.0 95.98 0.6 0. Termometer 6.98 0.98 0.5 3. Holding Magnet 10.34 1. Hidrometer 4.1 1. menyalakan stopwatch START dan menjatuhkan bola.8 0.65 2.98 III 0.5 3.98 0.0 95.53 2.53 diamete r bola (d±0.50 5.5 3.0 95.0 55.5 3.Langkah Percobaan Langkah awal mengukur massa bola.75 C.98 0.0 55. Ketika bola melewati jarak yang ditentukan dan sudah di pasang holding magnet.01) g 5.1 1.0 55.74 2. catat waktu yang diperlukan lalu ditarik bola ke atas dengan holding magnet.Viskositas zat cair [M-6] jarak.5 3.01 1.0 55.47 2. tekan STOP pada stoppwatch.98 0.8 0. jarak (s)  Variabel Manipulasi : massa bola (m)  Variabel Respon waktu (t) : 2.5 3.5 3.1 1. Neraca Ohhaus 8.5 3.ANALISIS .diameter bola.1) cm 55.8 0.0 55.53 2.8 0. Mokrometer sekrup 7.1 1.0 95.6 0.6 0.89 1. 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 t (detik) 1.8 0. Stopwatch HP :1set :3buah :1buah :1buah :1buah :1buah :1buah :1buah :1buah BAB IV DATA DAN ANALISIS A.1 0.Variabel Percobaan  Variabel Kontrol : diameter tabung (D).53 0.0 95.0 55.98 0.98 0.0 55.98 0.Alat dan Bahan 1.0 95.1) cm 95.50 5.5 3. Selanjutnya menandai dan mengukur B.5 3. dan panjang zat cair dalam tabung.0 Bola No.0 55.0 55.98 0.0 S (S±0. B.1) cm 1.5 3.98 0.0 95.

Viskositas zat cair [M-6] Ratarata Dari data yang diperoleh di atas.0714 Standar Deviasi: Maka didapat nilai pada bola I yaitu : 1 2 3 4 5 Jumlah ratarata d d2 η 0.0714 ± 0.038 η ke-2 = (0.00 1 0 0.04 9 0.357 d 0.000064 0.000004 0.086 0.cm-2 • Pada bola II didapat nilai η No 1 2 3 4 5 Jumlah η 0. maka untuk mencari nilai koefisien viskositaszat cair menggunakan rumus : 0.00 3 0.00 2 d2 0.000019 0.000001 0.0051 .00048 0.05 4 0.0032 0.000273 0.0037 η ke-1 = (0.0138 0.0722 = 0.064 0.00102 0.052 d 0.081 0.00 2 0.036 0.052 0.036 0.0082 0.069 0.s.0032 0.022 0.s.071 0.0013 0.000009 0.0722 ± 0.032 0.038) dyne.0013 0.361 0.067 0.000009 0.0037) dyne.073 0.26 2 0.000009 0.05 3 0.032 d2 0.067 0.069 0.05 4 0.00004 0.cm-2 No 1 2 3 4 5 Standar deviasi: jumlah ratarata η 0.0008 0.071 0.000001 0 0.000036 • Pada Bola III didapat nilai η = 0.00102 0.

00042) dyne.cm-2 Dari ketiga bola tersebut. pada saat bola hampir mendekati jarak yang sudah ditentukan . Selanjutnya. terjadi penghentian yang kurang tepat pada percobaan. Standar Deviasi: = 0. Dan pada penghentian waktu pada stopwatch.Viskositas zat cair [M-6] pada setiap massa bola.052 ± 0.s. telah didapat koefisien viskositas zat cair masing-masing. dapat ditarik kesimpulan Bola d η I 0.0714 0. Dikarenakan pada percobaan terjadi beberapa kesalahan diantaranya.0036) dyne. menjadi berada di jarak yang sudah ditentukan. sehingga tidak dapat melihat benda pada saat masuk di cairan dengan jelas.08 dyne. sehingga nilai koefisien viskositas zat cair juga berpengaruh.00042 η ke-3 = (0.013 jumlah 0. ada gaya tarik antara bola baja dengan holding magnet. semakin besar massa bola semakin besar kecepatan bola untuk sampai pada jarak yang ditentukan.00036) 2 dyne. Sedangkan nilai viskositas yang di dapat dalam percobaan yang kita peroleh sebesar η=(0. Dalam teori nilai viskositas oli SAE 40 sebesar 0.1956 rata0.065± 0.s.s. Karena taraf kekentalan berpengaruh juga terhadap massa beban yang masuk ke dalam cairan tersebut. Maka dicari nilai koefisien viskositas zat cair rata-rata dari ketiga bola tersebut.000036 0.007 II 0.065 rata bahwa viskositas zat d2 0.065 ± 0.0036 Diperoleh η Rata-rata = (0. BAB VI KESIMPULAN Standar Deviasi: = 0.s.cm .cm2. Sehingga bola yang seharusnya belum sampai pada jarak yang tepat. telah diperoleh nilai koefisien viskositas yang berbeda .052 0.000049 0. seperti cairan yang digunakan tidak jernih.cm-2 Dan percobaan yang kami lakukan.00169 0.000254 cair BAB V DISKUSI Dari percobaan yang telah kami lakukan.006 III 0.0722 0.

sehingga tidak dapat melihat benda pada saat masuk di cairan dengan jelas. dan tidak sesuai dengan teori. Viskositas zat cair memiliki gaya penghalang bagi benda yang masuk .Fi sikajilid I. Dan pada perhitungan waktu pada stopwatch. Nilai koefisien viskositas zat cair oli SAE 40 sebesar η = 0. gaya tersebut dinamakan gaya Stokes.00036) dyne.cm2 . . Karena taraf kekentalan berpengaruh juga terhadap massa beban yang masuk ke dalam cairan tersebut.2002.. telah diperoleh nilai koefisien viskositas yang berbeda pada setiap massa bola. Nilai viskositas yang kami peroleh adalah . maka kecepatan beban dan nilai koefisien viskositas zat cair tersebut semakin besar.. Selanjutnya.cm2 DAFTAR PUSTAKA Giancoli.S eriFisikaDasarMekanika..s.. Sehingga bola yang seharusnya belum sampai pada jarak yang tepat. pada saat bola hampir mendekati jarak yang sudah ditentukan .Ganijanti..2011...Jakarta:Erlangga AbySarojo. sehingga nilai koefisien viskositas zat cair juga berpengaruh. terjadi pemulaian dan penghentian yang kurang tepat serta kekurangtelitian pengamatan dalammembaca skala.s. menjadi berada di jarak yang sudah ditentukan.08 dyne.Ja karta:Salemba Dari percobaan yang telah kami lakukan.Berbeda dengan nilai viskositas yang kami peroleh yaitu η= ( 0.. Semakin besar massa beban. Dikarenakan pada percobaan terjadi beberapa kesalahan diantaranya. seperti cairan yang digunakan tidak jernih. semakin besar massa bola semakin besar kecepatan bola untuk sampai pada jarak yang ditentukan. ada gaya tarik antara bola baja dengan holding magnet...DouglasC..Viskositas zat cair [M-6] berpengaruh dengan massa beban yang masuk dicairan tersebut..065 ± 0..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->