P. 1
Tugas Makalah Sosiologi Industri

Tugas Makalah Sosiologi Industri

|Views: 1,125|Likes:
Published by Emanuel Marcopiola

More info:

Published by: Emanuel Marcopiola on Oct 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

BAB I Latar Belakang

1. Rumusan Masalah

Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat,Amerika Utara,Jepang, dan akhirnya ke seluruh dunia. Revolusi Industri menandai terjadinya titik balik besar dalam sejarah dunia, hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh Revolusi Industri, khususnya dalam hal peningkatan pertumbuhan penduduk dan pendapatan rata-rata yang berkelanjutan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Selama dua abad setelah Revolusi Industri, rata-rata pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat lebih dari enam kali lipat. Seperti yang dinyatakan oleh pemenang Hadiah nobel Robert Emerson Lucas, bahwa: "Untuk pertama kalinya dalam sejarah, standar hidup rakyat biasa mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan. Perilaku ekonomi yang seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Inggris memberikan landasan hukum dan budaya yang memungkinkan para pengusaha untuk merintis terjadinya Revolusi Industri.

(4) sistem hukum yang sederhana yang memungkinkan pembentukan saham gabungan perusahaan (korporasi). (2) tidak ada hambatan dalam perdagangan antara Inggris dan Skotlandia. (3) aturan hukum (menghormati kesucian kontrak). dan (5) adanya pasar bebas (kapitalisme). .Faktor kunci yang turut mendukung terjadinya Revolusi Industri antara lain: (1) Masa perdamaian dan stabilitas yang diikuti dengan penyatuan Inggris dan Skotlandia.

dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi. Raymond Williams menyatakan bahwa kata itu sebagai sebutan untuk istilah "industri". Namun. Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin Dengan demikian. secara cepat. .Awal mula penggunaan istilah "Revolusi Industri" ditemukan dalam surat oleh seorang utusan Perancis bernama Louis Gullaume Otto pada tanggal 6 Juli 1799. dimana dia menuliskan bahwa Perancis telah memasuki era industrialise. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Dalam buku terbitan tahun 1976 yang berjudul : Keywords: A Vocabulary of Culture and Society. Revolusi Industri Adalah Perubahan besar.

3. Tujuan Masalah Tujuan dari pembahasan makalah ini adalah mahasiswa dapat mengetahui apa saja dampak dari terjadinya revolusi industri. Manfaat dari permasalahan Manfaat dari masalah ini adalah kita dapat mengetahui apa saja yang menjadi dampak dalam terjadinya revolusi industri. 4.2. . Batasan Masalah Yang menjadi batasan masalah dalam pembahasan makalah studi kasus ini adalah dampak sosiologis akibat dari terjadinya revolusi industri tersebut baik terhadap dunia maupun indonesia sendiri.

Jepang. ekonomi.Amerika Utara. Dalam buku terbitan tahun 1976 yang berjudul : Keywords: A Vocabulary of Culture and Society. (Giddens. Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat.dkk.BAB II ISI Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat.1960) . dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi. dan budaya di dunia. . dan akhirnya ke seluruh dunia Awal mula penggunaan istilah "Revolusi Industri" ditemukan dalam surat oleh seorang utusan Perancis bernama Louis Gullaume Otto pada tanggal 6 Juli 1799. Namun. Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin Dengan demikian. secara cepat. Raymond Williams menyatakan bahwa kata itu sebagai sebutan untuk istilah "industri". dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial. pertambangan. Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. transportasi. manufaktur. dimana dia menuliskan bahwa Perancis telah memasuki era industrialise. Revolusi Industri Adalah Perubahan besar.

pengembangan teknik pembuatan besi dan peningkatan penggunaan batubara. (Giddens.dkk.galileo galilei serta adanya pengembangan riset dan penelitian dengan pendirian lembaga riset seperti The Royal Improving Knowledge.Asthon menulisnya kira-kira 1760-1830. Periode awal dimulai dengan dilakukannya mekanisasi terhadap industri tekstil.(giddens.S. dan The French Academy of Science.1960) . Adapula faktor dari dalam seperti ketahanan politik dalam negeri. dimana terjadinya peralihan dalam penggunaan tenaga kerja di Inggris yang sebelumnya menggunakan tenaga hewan dan manusia digantikan oleh penggunaan mesin yang berbasis menufaktur. Adanya peralihan dari perekonomian yang berbasis pertanian ke perekonomian yang berbasis manufaktur menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk besar-besaran dari desa ke kota.1960) Awal mula Revolusi Industri tidak jelas tetapi T.rel. dan kemudian di akhir abad tersebut perkembangan mesin bakar dalam dan perkembangan pembangkit tenaga listrik. Tidak ada titik pemisah dengan revolusi industri II pada sekitar tahun 1850.dkk. The Royal Society of England.perbaikan jalan raya dan rel kereta api. perkembangan kegiatan wiraswasta. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya Revolusi Industri adalah terjadinya revolusi ilmu pengetahuan pada abad ke 16 dengan munculnya para ilmuwan seperti Francis bascon.Revolusi Industri dimulai pada akhir abad ke-18.tenagauap. ketika kemajuan teknologi dan ekonomi mendapatkan momentum dengan perkembangan kapal. dan pada akhirnya menyebabkan membengkaknya populasi di kota-kota besar di Inggris.Ekspansi perdagangan turut dikembangkan dengan dibangunnya terusan. jajahan Inggris yang luas dan kaya akan sumber daya alam.

Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan.Revolusi Industri Adalah Perubahan besar. Namun. dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi.Dengan demikian. . secara cepat.(ferdinan. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin.1960).

timah. dan sebagainya. Arus urbanisasi yang besar akibat revolusi agraria di pedesaan mendorong pemerintah Inggris untuk membuka industri yang lebih banyak agar dapat menampung mereka. mesin tenun. Inggris kaya bahan tambang. 6. Lebih-lebih setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural Knowledge maka perkembangan teknologi dan industri bertambah maju. misalnya alat-alat pemintal. Adanya penemuan baru di bidang teknologi yang dapat mempermudah cara kerja dan meningkatkan hasil produksi. Di samping itu. Situasi politik yang stabil.Sebab –Sebab Terjadinya Revolusi Industri 1. . Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. mesin uap. 3. Kemakmuran Inggris akibat majunya pelayaran dan perdagangan sehingga dapat menyediakan modal yang besar untuk bidang usaha. Adanya Revolusi Agung tahun 1688 yang mengharuskan raja bersumpah setia kepada Bill of Right sehingga raja tunduk kepada undang-undang dan hanya menarik pajak berdasarkan atas persejutuan parlemen. wol juga yang sangat menunjang industri tekstil. 4. Di samping itu. 5. dankaolin. sepertibatu barabiji besi. 2. di Inggris juga tersedia bahan mentah yang cukup karena Inggris mempunyai banyak daerah jajahan yang menghasilkan bahan mentah tersebut.

Mereka bersaing secara bebas untuk kemajuan dalam perekonomian. majikan yang memiliki usaha hanya membayar tenaga kerja atas dasar prestasi atau hasil. Para pekerja bekerja di rumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri. Bahkan. Pertumbuhan kerajinan menjadi industri melalui beberapa tahapan. Sebuah manufaktur (pabrik) dengan puluhan tenaga kerja didirikan dan biasanya berada di bagian belakang rumah majikan. Rumah bagian tengah untuk tempat tinggal dan bagian depan sebagai toko untuk menjual produknya. kerajinan diperoleh dari pengusaha yang setelah selesai dikerjakan disetorkan kepadanya. Para majikan tidak direpotkan soal tempat kerja dan gaji. Barangbarang yang dibuat kadang-kadang juga masih berdasarkan pesanan.  Manufaktur Setelah kerajinan industri makin berkembang diperlukan tempat khusus untuk bekerja agar majikan dapat mengawasi dengan baik cara mengerjakan dan mutu produksinya. seperti berikut.  Sistem Domestik Tahap ini dapat disebut sebagai tahap kerajinan rumah (home industri). Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan.Tahap Perkembangan Industri Pada akhir abad Pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan perdagangan. Dengan cara kerja yang demikian. Warga kota (kaum Borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota. Hubungan majikan dengan pekerja (buruh) lebih akrab karena tempat kerjanya jadi satu dan jumlah buruhnya masih sedikit. .

 Sistem pabrik Tahap sistem pabrik sudah merupakan industri yang menggunakan mesin. sedangkan majikan tinggal di tempat lain. bahkan ratusan. Tempatnya di daerah industri yang telah ditentukan. Barang-barang produksinya dibuat untuk dipasarkan. Demikian juga toko tempat pemasaran hasil industri diadakah di tempat lain. Jumlah tenaganya kerjanya (buruhnya) sudah puluhan. bisa di dalam atau di luar kota. Tempat tersebut untuk untuk tempat kerja. .

Dengan alat ini maka kebutuhan kapas bersih dalam jumlah yang besar dapat tercukupi.  Mesin pemintal benang (spinning jenny) ciptaan James Hargreves (1767) dan Richard arkwright (1769). alat pemisah biji kapas dari serabutnya ciptaan Whitney (1794). dan menghemat biaya. Penemuan-penemuan baru selanjutnya. Kapal perang yang digerakkan dengan mesin uap diciptakan olehRobert Fulton (1814). Mesin uap merupakan inti dari Revolusi Industri sehingga James Watt sering dianggap sebagai Bapak Revolusi Industri I'. seperti Lokomotif ciptaan Richard Trevethiek (1804) yang kemudian disempurnakan oleh George Stepenson menjadi kereta api penumpang.  Cap selinder ciptaan Thomas Bell (1785).  Mesin tenun (merupakan penyempurnaan dari kumparan terbang) ciptaan Edmund Cartwright (1785). . pesawat terbang. Penemuanpenemuan yang penting.  Mesin uap. ciptaan James Watt (1769). besar peranannya dalam proses industrialisasi sebab teknologi baru dapat mempermudah dan mempercepat kerja industri. Hal ini merupakan hasil Revolusi Industri II dan III. antara lain sebagai berikut. Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda. Dengan alat ini kain putih dapat dilukisi pola kembang 200 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan pola cap balok dengan tenaga manusia. industri kimia dan sebagainya. Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda.  Cottongin. melipatgandakan hasil. Dengan alat ini proses pemintalan dapat berjalan secara cepat. semakin lengkap dan menyempurnakan.Berbagai Jenis Penemuan Adanya penemuan teknologi baru. Dari mesin uap ini dapat diciptakan berbagai peralatan besar yang menakjubkan. seperti mobil.  Kumparan terbang (flying shuttle) ciptaan John Kay (1733).

dalam masyarakat timbul golongan baru. yakni golongan pengusaha (kaum kapitalis) yang hidup penuh kemewahan dan golongan buruh yang hidup dalam kemiskinan. Hal ini mengakibatkan terabaikannya usaha kegiatan pertanian.Dampak Revolusi Industri di bidang sosial  Berkembangnya urbanisasi Berkembangnya industrialisasi telah menimbulkan kota-kota dan pusat-pusat keramaian yang baru. upah tenaga kerja menjadi murah. Dengan demikian. Selain itu. pabrik-pabrik banyak yang menggunakan tenaga mesin. Dengan demikian. Bahkan. para pengusaha banyak memilih tenaga buruh wanita dan anak-anak yang upahnya lebih murah. Oleh karena kota dengan kegiatan industrinya tampaknya menjanjikan kehidupan yang lebih layak maka banyak petani desa pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan.  Upah buruh rendah Akibat makin meningkatnya arus Urbanisasi ke kota-kota industri maka jumlah tenaga makin melimpah. Sementara itu. .  Munculnya golongan pengusaha dan golongan buruh Di dalam kegiatan industrialisasi dikenal adanya kelompok pekerja (buruh) dan kelompok pengusaha (majikan) yang memiliki industri atau pabrik. jaminan sosial pun kurang sehingga kehidupan mereka menjadi susah.

. Adanya kesenjangan antara majikan dan buruh Dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak. antara lain sebagai berikut: o Tahun 1832 dikeluarkan Reform bill atau Undang-Undang Pembaharuan Pemilihan. Undang-undang tersebut. Kondisi seperti ini. Hal ini menimbulkan kebencian terhadap sistem ekonomi kapitalis.  Munculnya revolusi sosial Pada tahun 1820-an terjadi huru hara yang ditimbulkan oleh penduduk kota yang miskin dengan didukung oleh kaum buruh. sehingga kaum buruh condong kepada paham sosialis. pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin. menimbulkan kesenjangan antara majikan dan buruh. Menurut undang-undang ini. Akibatnya. o Tahun 1833 dikeluarkan Factory act atau Undang-Undang Pabrik. sering menimbulkan ketegangan-ketegangan yang diikuti dengan pemogokan kerja untuk menuntut perbaikan nasib. sedangkan di pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita. kaum buruh mendapatkan jaminan sosial. Di samping itu. kaum buruh mendapatkan hak-hak perwakilan dalam parlemen. Menurut undang-undang ini. undang-undang juga berisi larangan pengunaan tenaga kerja kanak-kanak dan wanita di daerah tambang di bawah tanah. Gerakan sosial ini menuntut adanya perbaikan nasib rakyat dan buruh.

Sebaliknya.(david. Oleh karena itu. Dengan adanya Revolusi Industri sifat individualitas makin kuat karena terpengaruh oleh sistem ekonomi industri yang serba uang. makin menipisnya rasa solidaritas dan kekeluargaan.o Tahun 1834 dikeluarkan Poor Law Act atau Undang-Undang Fakir Miskin.1983) . didirikan pusat-pusat penampungan dan perawatan para fakir miskin sehingga tidak berkeliaran. o Makin kuatnya sifat individualisme dan menipisnya rasa solidaritas.

 Sistem sewa tanah dengan uang harus dihapus karena pemasukannya tidak banyak dan pelaksanaannya sulit. Setelah tiba di Indonesia (1830) van den Bosch menyusun program kerja sebagai berikut. Untuk menyelamatkan Negeri Belanda dari bahaya kebrangkrutan maka Johanes van den Bosch diangkat sebagai gubernur jenderal di Indonesia dengan tugas pokok menggali dana semaksimal mungkin untuk mengisi kekosongan kas negara. dapat laku di pasaran dunia dan dilakukan dengan sistem paksa. membayar hutang. . Di bidang sosial munculnya golongan buruh yang hidup menderita dan berusaha berjuang untuk memperbaiki nasib.Pengaruh revolusi industri Terhadap perubahan sosial di Indonesia Revolusi Industri yang terjadi di Eropadan di Inggris khususnya membawa dampak di bidang sosial. Perubahan dibidang sosial ekonomi Sejak awal abad ke-19. Gerakan kaum buruh inilah yang kemudian melahirkan gerakan sosialis yang menjadi lawan dari Kapitalis. ekonomi. Bahkan. maupun di Indonesia (terutama perlawanan Diponegoro) sehingga Negeri Belanda harus menanggung hutang yang sangat besar. pemerintah Belanda mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk membiayai peperangan baik di Negeri Belanda sendiri (pemberontakan rakyat Belgia). Untuka itu. yang perlu dilakukan ialah mengerahkan tenaga rakyat tanah jajahan untuk melakukan penanaman tanaman yang hasilhasilnya. yakni Partai Buruh. Untuk melaksanakan tugas berat itu. dan membiayai perang. kaum buruh akhirnya bersatu dalam suatu wadah organisasi. van den Bosch memusatkan kebijaksanaannya pada peningkatan produksi tanaman ekspor. dan politik.

Sistem tanam paksa yang diajukan oleh van den Bosch pada dasarnya merupakan gabungan dari sistem tanam wajib ( VOC ) dan sistem pajak tanah (Raffles ).   4) Timbulnya bahaya kemiskinan yang makin berat. Apa yang dilakukan oleh van den Bosch itulah yang kemudian dikenal dengan nama sistem tanam paksa atau cultuur stelsel.  Pajak atas tanah harus dibayar dengan penyerahan sebagian dari hasil tanamannya kepada pemerintah Belanda. Akibat tanam paksa bagi Indonesia  1) Sawah ladang menjadi terbengkelai karena diwajibkan kerja rodi yang berkepanjangan sehingga penghasilan menurun drastis. Demak (1849) dan Grobogan (1850). Oleh karena itu. A. Penyakit busung lapar (hongorudim) juga berkembang di mana-mana. Kejadian ini mengakibatkan jumlah penduduk menurun drastis.  2) Beban rakyat semakin berat karena harus menyerahkan sebagian tanah dan hasil panennya. sistem tanam paksa menimbulkan akibat sebagai berikut. Sistem tanam bebas harus diganti dengan tanam wajib dengan jenis-jenis tanaman yang sudah ditentukan oleh pemerintah. membayar pajak. Pelaksanaan sistem tanam paksa banyak menyimpang dari aturan pokoknya dan cenderung untuk mengadakan eskploitasi agraris semaksimal mungkin. mengikuti kerja rodi.  3) Akibat bermacam-macam beban menimbulkan tekanan fisik dan mental yang berkepanjangan. 5) Timbulnya bahaya kelaparan dan wabah penyakit di mana-mana sehingga angka kematian meningkat drastis. Bahaya kelaparan menimbulkan korban jiwa yang sangat mengerikan di daerah Cirebon (1843). . dan menanggung risiko apabila gagal panen.

kopi. pemerintah Belanda secara berangsur-angsur menghapuskan sistem tanam paksa. tugas ekonomi haruslah diserahkan kepada orang-orang swasta. Dalam hal ini kaum Liberal berpendapat bahwa pemerintah semestinya tidak ikut campur tangan dalam masalah ekonomi.Akibat tanam paksa bagi Belanda Apabila sistem tanam paksa telah menimbulkan malapetaka bagi bangsa Indonesia. Sesudah tahun 1850. kaum Liberal memperoleh kemenangan politik di Negeri Belanda. menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. teh.B. Selama masa ini kaum swasta Barat membuka perkebunan-perkebunan seperti. dapat terpenuhi. Baron Van Hoevel. gula dan kina yang cukup besar di . seperti golongan pengusaha. terutama perkebunan-pekebunan di Jawa dan di luar Jawa. Akibat adanya reaksi tersebut. 4) Kas Negeri Belanda yang semula kosong. Oleh karena itu masa ini sering disebut zaman Liberal. Sistem tanam paksa yang mengakibatkan kemelaratan bagi bangsa Indonesia. Sesuai dengan tuntutan kaum Liberal maka pemerintah kolonial segera memberikan peluang kepada usaha dan modal swasta untuk menanamkan modal mereka dalam berbagai usaha di Indonesia. 2) Hutang-hutang Belanda dapat terlunasi. 3) Penerimaan pendapatan melebihi anggaran belanja. 5) Berhasil membangun Amsterdam menjadi kota pusat perdagangandunia. khusunya Jawa. sebaliknya bagi bangsa Belanda berdampak sebagai berikut. Selama periode tahun 1870– 1900 Indonesia terbuka bagi modal swasta Barat. dan agar kaum swasta dapat menjalankan tugasnya maka harus diberi kebebasan berusaha. dan Edward Douwes Dekker. Mereka juga ingin menerapkan asas-asas liberalisme di tanah jajahan.      1) Mendatangkan keuntungan dan kemakmuran rakyat Belanda.  6) Perdagangan berkembang pesat.

(ferdinan. Akan tetapi. khususnya di Jawa telah membawa kemerosotan kehidupan. Selama zaman Liberal (1870–1900). Th. C. van Deventer yang menuliskan buah pikirannya dalam majalah De Gids (Perinstis/Pelopor) dengan judul Een Ereschuld (Berhutang Budi) sehingga dikenal politik etis atau politik balas budi.  2) Adanya sistem tanam paksa dan kerja rodi yang banyak menimbulkan penyelewengan dan penyalahgunaan dari pihak pengusaha sehingga membawa korban bagi penduduk. Pada akhir abad ke-19 muncullah kritik-kritik tajam yang ditujukan kepada pemerintah Hindia Belanda dan praktik liberalisme yang gagal memperbaiki nasib kehidupan rakyat Indonesia.Jawa dan Sumatera Timur. bagi penduduk pribumi. Kebijaksanaan ini didasarkan atas anjuran Mr.  4) Adanya sistem perpajakan yang sangat memberatkan penduduk. Gagasan van Deventer terkenal dengan nama Trilogi van Deventer. Adanya krisis perkebunan pada tahun 1885 yang mengakibatkan perusahaanperusahaan mengadakan penghematan. Para pengkritik itu menganjurkan untuk memperbaiki rakyat Indonesia. sementara itu jumlah produksi pertanian menurun. dan kemunduran tingkat kesejahteraan.  1) Adanya pertumbuhan penduduk yang meningkat pada bad ke-19. seperti menekan uang sewa tanah dan upah kerja baik di pabrik maupun perkebunan.  3) Dalam mengurusi pemerintahan di daerah luar Jawa. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. pemerintah Belanda mengerahkan beban keuangan dari daerah Jawa sehingga secara tidak langsung Jawa harus menanggung beban keuangan. usaha-usaha perkebunan swasta Barat mengalami kemajuan pesat dan mendatangkan keuntungan yang besar bagi pengusaha. seperti berikut.1960) . Kekayaan alam Indonesia mengalir ke Negeri Belanda.

diterjemahkan oleh Ninik Rochani Sjams. 1983.Sc. Bell. Philippe Cabin & Jean François Dortier (ed. Antony.David. editor Alfred Mc Clung Lee. cetakan ke-5.M.1964 edition) disunting oleh Drs. Rajawali. halaman 82 dan seterusnya Berry. Kreasi Wacana. Daniel dan Forcé. (“The Rules of Sociological Method” New York: Free Press.DAFTAR PUSTAKA Ferdinan Tonnies and Charles P.Paulus Wirutomo. Yogyakarta . Jakarta Giddens. Sosiologi (Sejarah Dan Pemikirannya). Michel(2008). Pokok-pokok Pikiran Dalam Sosiologi. (“La Sociologie (Historie et idées)”).Loomis(1960) : “ Gemeinschafrt and Gesellschaft” dalam Reading in Sociologi.). Barner & Noble College Outline Series.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->