BAB I Latar Belakang

1. Rumusan Masalah

Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat,Amerika Utara,Jepang, dan akhirnya ke seluruh dunia. Revolusi Industri menandai terjadinya titik balik besar dalam sejarah dunia, hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh Revolusi Industri, khususnya dalam hal peningkatan pertumbuhan penduduk dan pendapatan rata-rata yang berkelanjutan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Selama dua abad setelah Revolusi Industri, rata-rata pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat lebih dari enam kali lipat. Seperti yang dinyatakan oleh pemenang Hadiah nobel Robert Emerson Lucas, bahwa: "Untuk pertama kalinya dalam sejarah, standar hidup rakyat biasa mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan. Perilaku ekonomi yang seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Inggris memberikan landasan hukum dan budaya yang memungkinkan para pengusaha untuk merintis terjadinya Revolusi Industri.

(4) sistem hukum yang sederhana yang memungkinkan pembentukan saham gabungan perusahaan (korporasi). (2) tidak ada hambatan dalam perdagangan antara Inggris dan Skotlandia. dan (5) adanya pasar bebas (kapitalisme). (3) aturan hukum (menghormati kesucian kontrak).Faktor kunci yang turut mendukung terjadinya Revolusi Industri antara lain: (1) Masa perdamaian dan stabilitas yang diikuti dengan penyatuan Inggris dan Skotlandia. .

Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin Dengan demikian. . Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. Dalam buku terbitan tahun 1976 yang berjudul : Keywords: A Vocabulary of Culture and Society. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. secara cepat. dimana dia menuliskan bahwa Perancis telah memasuki era industrialise. Raymond Williams menyatakan bahwa kata itu sebagai sebutan untuk istilah "industri". dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi. Namun.Awal mula penggunaan istilah "Revolusi Industri" ditemukan dalam surat oleh seorang utusan Perancis bernama Louis Gullaume Otto pada tanggal 6 Juli 1799. Revolusi Industri Adalah Perubahan besar.

4. . Manfaat dari permasalahan Manfaat dari masalah ini adalah kita dapat mengetahui apa saja yang menjadi dampak dalam terjadinya revolusi industri.2. 3. Tujuan Masalah Tujuan dari pembahasan makalah ini adalah mahasiswa dapat mengetahui apa saja dampak dari terjadinya revolusi industri. Batasan Masalah Yang menjadi batasan masalah dalam pembahasan makalah studi kasus ini adalah dampak sosiologis akibat dari terjadinya revolusi industri tersebut baik terhadap dunia maupun indonesia sendiri.

Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. dan akhirnya ke seluruh dunia Awal mula penggunaan istilah "Revolusi Industri" ditemukan dalam surat oleh seorang utusan Perancis bernama Louis Gullaume Otto pada tanggal 6 Juli 1799. (Giddens. dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi. transportasi.Amerika Utara. Revolusi Industri Adalah Perubahan besar. manufaktur. Raymond Williams menyatakan bahwa kata itu sebagai sebutan untuk istilah "industri".Jepang. Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat. pertambangan. dimana dia menuliskan bahwa Perancis telah memasuki era industrialise. . Dalam buku terbitan tahun 1976 yang berjudul : Keywords: A Vocabulary of Culture and Society.1960) . dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial.BAB II ISI Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Namun. ekonomi. secara cepat.dkk. Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin Dengan demikian. dan budaya di dunia.

S.(giddens.1960) . dan The French Academy of Science.1960) Awal mula Revolusi Industri tidak jelas tetapi T. Periode awal dimulai dengan dilakukannya mekanisasi terhadap industri tekstil. Tidak ada titik pemisah dengan revolusi industri II pada sekitar tahun 1850.perbaikan jalan raya dan rel kereta api. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya Revolusi Industri adalah terjadinya revolusi ilmu pengetahuan pada abad ke 16 dengan munculnya para ilmuwan seperti Francis bascon. pengembangan teknik pembuatan besi dan peningkatan penggunaan batubara.dkk. (Giddens. Adanya peralihan dari perekonomian yang berbasis pertanian ke perekonomian yang berbasis manufaktur menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk besar-besaran dari desa ke kota. Adapula faktor dari dalam seperti ketahanan politik dalam negeri.Revolusi Industri dimulai pada akhir abad ke-18.galileo galilei serta adanya pengembangan riset dan penelitian dengan pendirian lembaga riset seperti The Royal Improving Knowledge. ketika kemajuan teknologi dan ekonomi mendapatkan momentum dengan perkembangan kapal.tenagauap.rel. dan pada akhirnya menyebabkan membengkaknya populasi di kota-kota besar di Inggris. perkembangan kegiatan wiraswasta. jajahan Inggris yang luas dan kaya akan sumber daya alam.Ekspansi perdagangan turut dikembangkan dengan dibangunnya terusan.Asthon menulisnya kira-kira 1760-1830. dimana terjadinya peralihan dalam penggunaan tenaga kerja di Inggris yang sebelumnya menggunakan tenaga hewan dan manusia digantikan oleh penggunaan mesin yang berbasis menufaktur.dkk. The Royal Society of England. dan kemudian di akhir abad tersebut perkembangan mesin bakar dalam dan perkembangan pembangkit tenaga listrik.

dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi.(ferdinan.Revolusi Industri Adalah Perubahan besar. secara cepat. Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Namun.1960).Dengan demikian. . Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin.

timah. Situasi politik yang stabil. Inggris kaya bahan tambang. Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. 4. Di samping itu. dankaolin. 3. misalnya alat-alat pemintal. Kemakmuran Inggris akibat majunya pelayaran dan perdagangan sehingga dapat menyediakan modal yang besar untuk bidang usaha. 2. Arus urbanisasi yang besar akibat revolusi agraria di pedesaan mendorong pemerintah Inggris untuk membuka industri yang lebih banyak agar dapat menampung mereka. mesin tenun. wol juga yang sangat menunjang industri tekstil. mesin uap. sepertibatu barabiji besi. 6. 5. di Inggris juga tersedia bahan mentah yang cukup karena Inggris mempunyai banyak daerah jajahan yang menghasilkan bahan mentah tersebut.Sebab –Sebab Terjadinya Revolusi Industri 1. Lebih-lebih setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural Knowledge maka perkembangan teknologi dan industri bertambah maju. Adanya penemuan baru di bidang teknologi yang dapat mempermudah cara kerja dan meningkatkan hasil produksi. . Di samping itu. Adanya Revolusi Agung tahun 1688 yang mengharuskan raja bersumpah setia kepada Bill of Right sehingga raja tunduk kepada undang-undang dan hanya menarik pajak berdasarkan atas persejutuan parlemen. dan sebagainya.

Mereka bersaing secara bebas untuk kemajuan dalam perekonomian. majikan yang memiliki usaha hanya membayar tenaga kerja atas dasar prestasi atau hasil. Pertumbuhan kerajinan menjadi industri melalui beberapa tahapan. Warga kota (kaum Borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota.  Manufaktur Setelah kerajinan industri makin berkembang diperlukan tempat khusus untuk bekerja agar majikan dapat mengawasi dengan baik cara mengerjakan dan mutu produksinya. seperti berikut. Hubungan majikan dengan pekerja (buruh) lebih akrab karena tempat kerjanya jadi satu dan jumlah buruhnya masih sedikit. Dengan cara kerja yang demikian. Barangbarang yang dibuat kadang-kadang juga masih berdasarkan pesanan. Para pekerja bekerja di rumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri. Sebuah manufaktur (pabrik) dengan puluhan tenaga kerja didirikan dan biasanya berada di bagian belakang rumah majikan. Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan. . Bahkan.  Sistem Domestik Tahap ini dapat disebut sebagai tahap kerajinan rumah (home industri). Rumah bagian tengah untuk tempat tinggal dan bagian depan sebagai toko untuk menjual produknya. kerajinan diperoleh dari pengusaha yang setelah selesai dikerjakan disetorkan kepadanya. Para majikan tidak direpotkan soal tempat kerja dan gaji.Tahap Perkembangan Industri Pada akhir abad Pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan perdagangan.

 Sistem pabrik Tahap sistem pabrik sudah merupakan industri yang menggunakan mesin. bahkan ratusan. sedangkan majikan tinggal di tempat lain. Barang-barang produksinya dibuat untuk dipasarkan. Jumlah tenaganya kerjanya (buruhnya) sudah puluhan. Demikian juga toko tempat pemasaran hasil industri diadakah di tempat lain. Tempatnya di daerah industri yang telah ditentukan. bisa di dalam atau di luar kota. . Tempat tersebut untuk untuk tempat kerja.

 Mesin uap. Kapal perang yang digerakkan dengan mesin uap diciptakan olehRobert Fulton (1814). Dengan alat ini kain putih dapat dilukisi pola kembang 200 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan pola cap balok dengan tenaga manusia. dan menghemat biaya.  Cap selinder ciptaan Thomas Bell (1785). Penemuan-penemuan baru selanjutnya. seperti Lokomotif ciptaan Richard Trevethiek (1804) yang kemudian disempurnakan oleh George Stepenson menjadi kereta api penumpang. Mesin uap merupakan inti dari Revolusi Industri sehingga James Watt sering dianggap sebagai Bapak Revolusi Industri I'. antara lain sebagai berikut. Hal ini merupakan hasil Revolusi Industri II dan III.  Mesin tenun (merupakan penyempurnaan dari kumparan terbang) ciptaan Edmund Cartwright (1785). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda. Dari mesin uap ini dapat diciptakan berbagai peralatan besar yang menakjubkan. Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda.  Mesin pemintal benang (spinning jenny) ciptaan James Hargreves (1767) dan Richard arkwright (1769). Dengan alat ini maka kebutuhan kapas bersih dalam jumlah yang besar dapat tercukupi. ciptaan James Watt (1769).  Cottongin. industri kimia dan sebagainya. melipatgandakan hasil.  Kumparan terbang (flying shuttle) ciptaan John Kay (1733). pesawat terbang. . Dengan alat ini proses pemintalan dapat berjalan secara cepat. alat pemisah biji kapas dari serabutnya ciptaan Whitney (1794).Berbagai Jenis Penemuan Adanya penemuan teknologi baru. besar peranannya dalam proses industrialisasi sebab teknologi baru dapat mempermudah dan mempercepat kerja industri. semakin lengkap dan menyempurnakan. seperti mobil. Penemuanpenemuan yang penting.

Dengan demikian. jaminan sosial pun kurang sehingga kehidupan mereka menjadi susah. upah tenaga kerja menjadi murah. Selain itu. para pengusaha banyak memilih tenaga buruh wanita dan anak-anak yang upahnya lebih murah. Oleh karena kota dengan kegiatan industrinya tampaknya menjanjikan kehidupan yang lebih layak maka banyak petani desa pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini mengakibatkan terabaikannya usaha kegiatan pertanian.  Munculnya golongan pengusaha dan golongan buruh Di dalam kegiatan industrialisasi dikenal adanya kelompok pekerja (buruh) dan kelompok pengusaha (majikan) yang memiliki industri atau pabrik. dalam masyarakat timbul golongan baru. pabrik-pabrik banyak yang menggunakan tenaga mesin. yakni golongan pengusaha (kaum kapitalis) yang hidup penuh kemewahan dan golongan buruh yang hidup dalam kemiskinan.  Upah buruh rendah Akibat makin meningkatnya arus Urbanisasi ke kota-kota industri maka jumlah tenaga makin melimpah. .Dampak Revolusi Industri di bidang sosial  Berkembangnya urbanisasi Berkembangnya industrialisasi telah menimbulkan kota-kota dan pusat-pusat keramaian yang baru. Dengan demikian. Sementara itu. Bahkan.

menimbulkan kesenjangan antara majikan dan buruh. Hal ini menimbulkan kebencian terhadap sistem ekonomi kapitalis. pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin. o Tahun 1833 dikeluarkan Factory act atau Undang-Undang Pabrik. sedangkan di pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita. Adanya kesenjangan antara majikan dan buruh Dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak. kaum buruh mendapatkan jaminan sosial. sehingga kaum buruh condong kepada paham sosialis. sering menimbulkan ketegangan-ketegangan yang diikuti dengan pemogokan kerja untuk menuntut perbaikan nasib. Kondisi seperti ini. undang-undang juga berisi larangan pengunaan tenaga kerja kanak-kanak dan wanita di daerah tambang di bawah tanah. Undang-undang tersebut. Gerakan sosial ini menuntut adanya perbaikan nasib rakyat dan buruh. antara lain sebagai berikut: o Tahun 1832 dikeluarkan Reform bill atau Undang-Undang Pembaharuan Pemilihan. .  Munculnya revolusi sosial Pada tahun 1820-an terjadi huru hara yang ditimbulkan oleh penduduk kota yang miskin dengan didukung oleh kaum buruh. Di samping itu. Akibatnya. Menurut undang-undang ini. Menurut undang-undang ini. kaum buruh mendapatkan hak-hak perwakilan dalam parlemen.

(david. o Makin kuatnya sifat individualisme dan menipisnya rasa solidaritas. Sebaliknya. didirikan pusat-pusat penampungan dan perawatan para fakir miskin sehingga tidak berkeliaran.1983) . Dengan adanya Revolusi Industri sifat individualitas makin kuat karena terpengaruh oleh sistem ekonomi industri yang serba uang. makin menipisnya rasa solidaritas dan kekeluargaan.o Tahun 1834 dikeluarkan Poor Law Act atau Undang-Undang Fakir Miskin. Oleh karena itu.

yang perlu dilakukan ialah mengerahkan tenaga rakyat tanah jajahan untuk melakukan penanaman tanaman yang hasilhasilnya. dan politik. Di bidang sosial munculnya golongan buruh yang hidup menderita dan berusaha berjuang untuk memperbaiki nasib. Bahkan. Untuka itu.  Sistem sewa tanah dengan uang harus dihapus karena pemasukannya tidak banyak dan pelaksanaannya sulit. dan membiayai perang. Perubahan dibidang sosial ekonomi Sejak awal abad ke-19. Gerakan kaum buruh inilah yang kemudian melahirkan gerakan sosialis yang menjadi lawan dari Kapitalis. membayar hutang. dapat laku di pasaran dunia dan dilakukan dengan sistem paksa. pemerintah Belanda mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk membiayai peperangan baik di Negeri Belanda sendiri (pemberontakan rakyat Belgia).Pengaruh revolusi industri Terhadap perubahan sosial di Indonesia Revolusi Industri yang terjadi di Eropadan di Inggris khususnya membawa dampak di bidang sosial. Untuk melaksanakan tugas berat itu. Untuk menyelamatkan Negeri Belanda dari bahaya kebrangkrutan maka Johanes van den Bosch diangkat sebagai gubernur jenderal di Indonesia dengan tugas pokok menggali dana semaksimal mungkin untuk mengisi kekosongan kas negara. yakni Partai Buruh. van den Bosch memusatkan kebijaksanaannya pada peningkatan produksi tanaman ekspor. Setelah tiba di Indonesia (1830) van den Bosch menyusun program kerja sebagai berikut. . ekonomi. maupun di Indonesia (terutama perlawanan Diponegoro) sehingga Negeri Belanda harus menanggung hutang yang sangat besar. kaum buruh akhirnya bersatu dalam suatu wadah organisasi.

membayar pajak.  3) Akibat bermacam-macam beban menimbulkan tekanan fisik dan mental yang berkepanjangan.  Pajak atas tanah harus dibayar dengan penyerahan sebagian dari hasil tanamannya kepada pemerintah Belanda. Oleh karena itu. Penyakit busung lapar (hongorudim) juga berkembang di mana-mana. A. Sistem tanam paksa yang diajukan oleh van den Bosch pada dasarnya merupakan gabungan dari sistem tanam wajib ( VOC ) dan sistem pajak tanah (Raffles ).  2) Beban rakyat semakin berat karena harus menyerahkan sebagian tanah dan hasil panennya. Pelaksanaan sistem tanam paksa banyak menyimpang dari aturan pokoknya dan cenderung untuk mengadakan eskploitasi agraris semaksimal mungkin. Demak (1849) dan Grobogan (1850). . 5) Timbulnya bahaya kelaparan dan wabah penyakit di mana-mana sehingga angka kematian meningkat drastis. Apa yang dilakukan oleh van den Bosch itulah yang kemudian dikenal dengan nama sistem tanam paksa atau cultuur stelsel. dan menanggung risiko apabila gagal panen. Sistem tanam bebas harus diganti dengan tanam wajib dengan jenis-jenis tanaman yang sudah ditentukan oleh pemerintah. mengikuti kerja rodi. Kejadian ini mengakibatkan jumlah penduduk menurun drastis. sistem tanam paksa menimbulkan akibat sebagai berikut. Bahaya kelaparan menimbulkan korban jiwa yang sangat mengerikan di daerah Cirebon (1843).   4) Timbulnya bahaya kemiskinan yang makin berat. Akibat tanam paksa bagi Indonesia  1) Sawah ladang menjadi terbengkelai karena diwajibkan kerja rodi yang berkepanjangan sehingga penghasilan menurun drastis.

Akibat tanam paksa bagi Belanda Apabila sistem tanam paksa telah menimbulkan malapetaka bagi bangsa Indonesia. dan agar kaum swasta dapat menjalankan tugasnya maka harus diberi kebebasan berusaha. terutama perkebunan-pekebunan di Jawa dan di luar Jawa. Akibat adanya reaksi tersebut. menimbulkan reaksi dari berbagai pihak.  6) Perdagangan berkembang pesat. 2) Hutang-hutang Belanda dapat terlunasi. kopi. Oleh karena itu masa ini sering disebut zaman Liberal.B. Sesuai dengan tuntutan kaum Liberal maka pemerintah kolonial segera memberikan peluang kepada usaha dan modal swasta untuk menanamkan modal mereka dalam berbagai usaha di Indonesia. dan Edward Douwes Dekker. 3) Penerimaan pendapatan melebihi anggaran belanja. teh. Selama periode tahun 1870– 1900 Indonesia terbuka bagi modal swasta Barat.      1) Mendatangkan keuntungan dan kemakmuran rakyat Belanda. Sistem tanam paksa yang mengakibatkan kemelaratan bagi bangsa Indonesia. pemerintah Belanda secara berangsur-angsur menghapuskan sistem tanam paksa. sebaliknya bagi bangsa Belanda berdampak sebagai berikut. 4) Kas Negeri Belanda yang semula kosong. kaum Liberal memperoleh kemenangan politik di Negeri Belanda. 5) Berhasil membangun Amsterdam menjadi kota pusat perdagangandunia. dapat terpenuhi. seperti golongan pengusaha. Selama masa ini kaum swasta Barat membuka perkebunan-perkebunan seperti. Dalam hal ini kaum Liberal berpendapat bahwa pemerintah semestinya tidak ikut campur tangan dalam masalah ekonomi. tugas ekonomi haruslah diserahkan kepada orang-orang swasta. khusunya Jawa. Baron Van Hoevel. gula dan kina yang cukup besar di . Mereka juga ingin menerapkan asas-asas liberalisme di tanah jajahan. Sesudah tahun 1850.

Gagasan van Deventer terkenal dengan nama Trilogi van Deventer. Para pengkritik itu menganjurkan untuk memperbaiki rakyat Indonesia. Akan tetapi.Jawa dan Sumatera Timur. seperti menekan uang sewa tanah dan upah kerja baik di pabrik maupun perkebunan. Th.  1) Adanya pertumbuhan penduduk yang meningkat pada bad ke-19. seperti berikut. usaha-usaha perkebunan swasta Barat mengalami kemajuan pesat dan mendatangkan keuntungan yang besar bagi pengusaha. pemerintah Belanda mengerahkan beban keuangan dari daerah Jawa sehingga secara tidak langsung Jawa harus menanggung beban keuangan. Kekayaan alam Indonesia mengalir ke Negeri Belanda.  3) Dalam mengurusi pemerintahan di daerah luar Jawa. C. dan kemunduran tingkat kesejahteraan. bagi penduduk pribumi.  4) Adanya sistem perpajakan yang sangat memberatkan penduduk. Pada akhir abad ke-19 muncullah kritik-kritik tajam yang ditujukan kepada pemerintah Hindia Belanda dan praktik liberalisme yang gagal memperbaiki nasib kehidupan rakyat Indonesia. Selama zaman Liberal (1870–1900).1960) . sementara itu jumlah produksi pertanian menurun.  2) Adanya sistem tanam paksa dan kerja rodi yang banyak menimbulkan penyelewengan dan penyalahgunaan dari pihak pengusaha sehingga membawa korban bagi penduduk. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Kebijaksanaan ini didasarkan atas anjuran Mr. Adanya krisis perkebunan pada tahun 1885 yang mengakibatkan perusahaanperusahaan mengadakan penghematan. van Deventer yang menuliskan buah pikirannya dalam majalah De Gids (Perinstis/Pelopor) dengan judul Een Ereschuld (Berhutang Budi) sehingga dikenal politik etis atau politik balas budi.(ferdinan. khususnya di Jawa telah membawa kemerosotan kehidupan.

1964 edition) disunting oleh Drs. editor Alfred Mc Clung Lee. Yogyakarta . Jakarta Giddens. Pokok-pokok Pikiran Dalam Sosiologi. Bell. halaman 82 dan seterusnya Berry. diterjemahkan oleh Ninik Rochani Sjams. Philippe Cabin & Jean François Dortier (ed. Antony. (“La Sociologie (Historie et idées)”).Paulus Wirutomo. Sosiologi (Sejarah Dan Pemikirannya).Loomis(1960) : “ Gemeinschafrt and Gesellschaft” dalam Reading in Sociologi.). Daniel dan Forcé. Michel(2008). 1983. Rajawali.Sc.M. (“The Rules of Sociological Method” New York: Free Press.DAFTAR PUSTAKA Ferdinan Tonnies and Charles P. cetakan ke-5.David. Kreasi Wacana. Barner & Noble College Outline Series.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful