BAB I Latar Belakang

1. Rumusan Masalah

Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia. Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat,Amerika Utara,Jepang, dan akhirnya ke seluruh dunia. Revolusi Industri menandai terjadinya titik balik besar dalam sejarah dunia, hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh Revolusi Industri, khususnya dalam hal peningkatan pertumbuhan penduduk dan pendapatan rata-rata yang berkelanjutan dan belum pernah terjadi sebelumnya. Selama dua abad setelah Revolusi Industri, rata-rata pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat lebih dari enam kali lipat. Seperti yang dinyatakan oleh pemenang Hadiah nobel Robert Emerson Lucas, bahwa: "Untuk pertama kalinya dalam sejarah, standar hidup rakyat biasa mengalami pertumbuhan yang berkelanjutan. Perilaku ekonomi yang seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Inggris memberikan landasan hukum dan budaya yang memungkinkan para pengusaha untuk merintis terjadinya Revolusi Industri.

. dan (5) adanya pasar bebas (kapitalisme). (3) aturan hukum (menghormati kesucian kontrak).Faktor kunci yang turut mendukung terjadinya Revolusi Industri antara lain: (1) Masa perdamaian dan stabilitas yang diikuti dengan penyatuan Inggris dan Skotlandia. (4) sistem hukum yang sederhana yang memungkinkan pembentukan saham gabungan perusahaan (korporasi). (2) tidak ada hambatan dalam perdagangan antara Inggris dan Skotlandia.

Raymond Williams menyatakan bahwa kata itu sebagai sebutan untuk istilah "industri". Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin Dengan demikian. dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi. secara cepat. Revolusi Industri Adalah Perubahan besar.Awal mula penggunaan istilah "Revolusi Industri" ditemukan dalam surat oleh seorang utusan Perancis bernama Louis Gullaume Otto pada tanggal 6 Juli 1799. . Dalam buku terbitan tahun 1976 yang berjudul : Keywords: A Vocabulary of Culture and Society. Namun. dimana dia menuliskan bahwa Perancis telah memasuki era industrialise. Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat.

Batasan Masalah Yang menjadi batasan masalah dalam pembahasan makalah studi kasus ini adalah dampak sosiologis akibat dari terjadinya revolusi industri tersebut baik terhadap dunia maupun indonesia sendiri. 3.2. 4. Tujuan Masalah Tujuan dari pembahasan makalah ini adalah mahasiswa dapat mengetahui apa saja dampak dari terjadinya revolusi industri. Manfaat dari permasalahan Manfaat dari masalah ini adalah kita dapat mengetahui apa saja yang menjadi dampak dalam terjadinya revolusi industri. .

transportasi.BAB II ISI Revolusi Industri merupakan periode antara tahun 1750-1850 di mana terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian. secara cepat.dkk. Dalam buku terbitan tahun 1976 yang berjudul : Keywords: A Vocabulary of Culture and Society.1960) . dan budaya di dunia. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. manufaktur. dan akhirnya ke seluruh dunia Awal mula penggunaan istilah "Revolusi Industri" ditemukan dalam surat oleh seorang utusan Perancis bernama Louis Gullaume Otto pada tanggal 6 Juli 1799. Raymond Williams menyatakan bahwa kata itu sebagai sebutan untuk istilah "industri". Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat. dimana dia menuliskan bahwa Perancis telah memasuki era industrialise.Amerika Utara. . dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi. pertambangan. Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin Dengan demikian. Namun. (Giddens. Revolusi Industri Adalah Perubahan besar.Jepang. ekonomi. dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial.

S. pengembangan teknik pembuatan besi dan peningkatan penggunaan batubara.(giddens.dkk.1960) Awal mula Revolusi Industri tidak jelas tetapi T.1960) . jajahan Inggris yang luas dan kaya akan sumber daya alam.Revolusi Industri dimulai pada akhir abad ke-18. Faktor yang melatarbelakangi terjadinya Revolusi Industri adalah terjadinya revolusi ilmu pengetahuan pada abad ke 16 dengan munculnya para ilmuwan seperti Francis bascon. (Giddens. dan The French Academy of Science.Ekspansi perdagangan turut dikembangkan dengan dibangunnya terusan. Adanya peralihan dari perekonomian yang berbasis pertanian ke perekonomian yang berbasis manufaktur menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk besar-besaran dari desa ke kota.dkk. Adapula faktor dari dalam seperti ketahanan politik dalam negeri. ketika kemajuan teknologi dan ekonomi mendapatkan momentum dengan perkembangan kapal. perkembangan kegiatan wiraswasta.galileo galilei serta adanya pengembangan riset dan penelitian dengan pendirian lembaga riset seperti The Royal Improving Knowledge. dimana terjadinya peralihan dalam penggunaan tenaga kerja di Inggris yang sebelumnya menggunakan tenaga hewan dan manusia digantikan oleh penggunaan mesin yang berbasis menufaktur. dan pada akhirnya menyebabkan membengkaknya populasi di kota-kota besar di Inggris. The Royal Society of England.Asthon menulisnya kira-kira 1760-1830. Tidak ada titik pemisah dengan revolusi industri II pada sekitar tahun 1850.tenagauap. dan kemudian di akhir abad tersebut perkembangan mesin bakar dalam dan perkembangan pembangkit tenaga listrik. Periode awal dimulai dengan dilakukannya mekanisasi terhadap industri tekstil.rel.perbaikan jalan raya dan rel kereta api.

Revolusi Industri di Inggris pada hakikatnya adalah perubahan dalam cara pembuatan barang-barang yang semula dikerjakan dengan tangan (tenaga manusia) kemudian digantikan dengan tenaga mesin. barang-barang dapat dihasilkan dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif singkat. Namun. .Revolusi Industri Adalah Perubahan besar. secara cepat. Istilah revolusi biasanya digunakan dalam melihat perubahan politik atau sistem pemerintahan. dan radikal yang mempengaruhi kehidupan corak manusia sering disebut revolusi.1960).Dengan demikian.(ferdinan.

Arus urbanisasi yang besar akibat revolusi agraria di pedesaan mendorong pemerintah Inggris untuk membuka industri yang lebih banyak agar dapat menampung mereka. Inggris kaya bahan tambang. Situasi politik yang stabil. dankaolin.Sebab –Sebab Terjadinya Revolusi Industri 1. 2. 6. Di samping itu. Lebih-lebih setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural Knowledge maka perkembangan teknologi dan industri bertambah maju. Adanya penemuan baru di bidang teknologi yang dapat mempermudah cara kerja dan meningkatkan hasil produksi. . Adanya Revolusi Agung tahun 1688 yang mengharuskan raja bersumpah setia kepada Bill of Right sehingga raja tunduk kepada undang-undang dan hanya menarik pajak berdasarkan atas persejutuan parlemen. Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. 5. wol juga yang sangat menunjang industri tekstil. mesin uap. sepertibatu barabiji besi. di Inggris juga tersedia bahan mentah yang cukup karena Inggris mempunyai banyak daerah jajahan yang menghasilkan bahan mentah tersebut. 4. Di samping itu. Kemakmuran Inggris akibat majunya pelayaran dan perdagangan sehingga dapat menyediakan modal yang besar untuk bidang usaha. dan sebagainya. misalnya alat-alat pemintal. timah. 3. mesin tenun.

 Manufaktur Setelah kerajinan industri makin berkembang diperlukan tempat khusus untuk bekerja agar majikan dapat mengawasi dengan baik cara mengerjakan dan mutu produksinya. Hubungan majikan dengan pekerja (buruh) lebih akrab karena tempat kerjanya jadi satu dan jumlah buruhnya masih sedikit. Dengan cara kerja yang demikian. Para majikan tidak direpotkan soal tempat kerja dan gaji. Bahkan. majikan yang memiliki usaha hanya membayar tenaga kerja atas dasar prestasi atau hasil. Pertumbuhan kerajinan menjadi industri melalui beberapa tahapan. Para pekerja bekerja di rumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri.Tahap Perkembangan Industri Pada akhir abad Pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan perdagangan. seperti berikut. Mereka bersaing secara bebas untuk kemajuan dalam perekonomian. Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan. Barangbarang yang dibuat kadang-kadang juga masih berdasarkan pesanan. Rumah bagian tengah untuk tempat tinggal dan bagian depan sebagai toko untuk menjual produknya.  Sistem Domestik Tahap ini dapat disebut sebagai tahap kerajinan rumah (home industri). Sebuah manufaktur (pabrik) dengan puluhan tenaga kerja didirikan dan biasanya berada di bagian belakang rumah majikan. . kerajinan diperoleh dari pengusaha yang setelah selesai dikerjakan disetorkan kepadanya. Warga kota (kaum Borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota.

bisa di dalam atau di luar kota. Tempatnya di daerah industri yang telah ditentukan. Jumlah tenaganya kerjanya (buruhnya) sudah puluhan. Demikian juga toko tempat pemasaran hasil industri diadakah di tempat lain. Tempat tersebut untuk untuk tempat kerja. . bahkan ratusan. sedangkan majikan tinggal di tempat lain. Sistem pabrik Tahap sistem pabrik sudah merupakan industri yang menggunakan mesin. Barang-barang produksinya dibuat untuk dipasarkan.

Hal ini merupakan hasil Revolusi Industri II dan III. industri kimia dan sebagainya. Dengan alat ini kain putih dapat dilukisi pola kembang 200 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan pola cap balok dengan tenaga manusia. Mesin uap merupakan inti dari Revolusi Industri sehingga James Watt sering dianggap sebagai Bapak Revolusi Industri I'. pesawat terbang.  Cottongin. Penemuan-penemuan baru selanjutnya. Dari mesin uap ini dapat diciptakan berbagai peralatan besar yang menakjubkan. alat pemisah biji kapas dari serabutnya ciptaan Whitney (1794). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda. seperti mobil. Dengan alat ini proses pemintalan dapat berjalan secara cepat. ciptaan James Watt (1769). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda. melipatgandakan hasil. . besar peranannya dalam proses industrialisasi sebab teknologi baru dapat mempermudah dan mempercepat kerja industri. Kapal perang yang digerakkan dengan mesin uap diciptakan olehRobert Fulton (1814).  Cap selinder ciptaan Thomas Bell (1785).  Mesin tenun (merupakan penyempurnaan dari kumparan terbang) ciptaan Edmund Cartwright (1785). Penemuanpenemuan yang penting. seperti Lokomotif ciptaan Richard Trevethiek (1804) yang kemudian disempurnakan oleh George Stepenson menjadi kereta api penumpang.  Kumparan terbang (flying shuttle) ciptaan John Kay (1733).  Mesin pemintal benang (spinning jenny) ciptaan James Hargreves (1767) dan Richard arkwright (1769).  Mesin uap. antara lain sebagai berikut. semakin lengkap dan menyempurnakan. Dengan alat ini maka kebutuhan kapas bersih dalam jumlah yang besar dapat tercukupi. dan menghemat biaya.Berbagai Jenis Penemuan Adanya penemuan teknologi baru.

Bahkan. .  Munculnya golongan pengusaha dan golongan buruh Di dalam kegiatan industrialisasi dikenal adanya kelompok pekerja (buruh) dan kelompok pengusaha (majikan) yang memiliki industri atau pabrik. dalam masyarakat timbul golongan baru.Dampak Revolusi Industri di bidang sosial  Berkembangnya urbanisasi Berkembangnya industrialisasi telah menimbulkan kota-kota dan pusat-pusat keramaian yang baru. yakni golongan pengusaha (kaum kapitalis) yang hidup penuh kemewahan dan golongan buruh yang hidup dalam kemiskinan. Oleh karena kota dengan kegiatan industrinya tampaknya menjanjikan kehidupan yang lebih layak maka banyak petani desa pergi ke kota untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan demikian. jaminan sosial pun kurang sehingga kehidupan mereka menjadi susah. Dengan demikian. Selain itu. upah tenaga kerja menjadi murah. pabrik-pabrik banyak yang menggunakan tenaga mesin. Sementara itu. para pengusaha banyak memilih tenaga buruh wanita dan anak-anak yang upahnya lebih murah. Hal ini mengakibatkan terabaikannya usaha kegiatan pertanian.  Upah buruh rendah Akibat makin meningkatnya arus Urbanisasi ke kota-kota industri maka jumlah tenaga makin melimpah.

Akibatnya. Menurut undang-undang ini. kaum buruh mendapatkan jaminan sosial. . kaum buruh mendapatkan hak-hak perwakilan dalam parlemen. Gerakan sosial ini menuntut adanya perbaikan nasib rakyat dan buruh. sehingga kaum buruh condong kepada paham sosialis. antara lain sebagai berikut: o Tahun 1832 dikeluarkan Reform bill atau Undang-Undang Pembaharuan Pemilihan. sedangkan di pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita. undang-undang juga berisi larangan pengunaan tenaga kerja kanak-kanak dan wanita di daerah tambang di bawah tanah. Hal ini menimbulkan kebencian terhadap sistem ekonomi kapitalis. Undang-undang tersebut. Adanya kesenjangan antara majikan dan buruh Dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak. pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin. menimbulkan kesenjangan antara majikan dan buruh. Kondisi seperti ini. o Tahun 1833 dikeluarkan Factory act atau Undang-Undang Pabrik. Di samping itu.  Munculnya revolusi sosial Pada tahun 1820-an terjadi huru hara yang ditimbulkan oleh penduduk kota yang miskin dengan didukung oleh kaum buruh. sering menimbulkan ketegangan-ketegangan yang diikuti dengan pemogokan kerja untuk menuntut perbaikan nasib. Menurut undang-undang ini.

Sebaliknya. Dengan adanya Revolusi Industri sifat individualitas makin kuat karena terpengaruh oleh sistem ekonomi industri yang serba uang. o Makin kuatnya sifat individualisme dan menipisnya rasa solidaritas. Oleh karena itu. makin menipisnya rasa solidaritas dan kekeluargaan.(david.o Tahun 1834 dikeluarkan Poor Law Act atau Undang-Undang Fakir Miskin. didirikan pusat-pusat penampungan dan perawatan para fakir miskin sehingga tidak berkeliaran.1983) .

Untuk melaksanakan tugas berat itu. Setelah tiba di Indonesia (1830) van den Bosch menyusun program kerja sebagai berikut.Pengaruh revolusi industri Terhadap perubahan sosial di Indonesia Revolusi Industri yang terjadi di Eropadan di Inggris khususnya membawa dampak di bidang sosial. Untuk menyelamatkan Negeri Belanda dari bahaya kebrangkrutan maka Johanes van den Bosch diangkat sebagai gubernur jenderal di Indonesia dengan tugas pokok menggali dana semaksimal mungkin untuk mengisi kekosongan kas negara. Gerakan kaum buruh inilah yang kemudian melahirkan gerakan sosialis yang menjadi lawan dari Kapitalis. pemerintah Belanda mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk membiayai peperangan baik di Negeri Belanda sendiri (pemberontakan rakyat Belgia). van den Bosch memusatkan kebijaksanaannya pada peningkatan produksi tanaman ekspor. Perubahan dibidang sosial ekonomi Sejak awal abad ke-19. membayar hutang. Bahkan. Di bidang sosial munculnya golongan buruh yang hidup menderita dan berusaha berjuang untuk memperbaiki nasib. dan membiayai perang. Untuka itu. . yakni Partai Buruh. ekonomi. yang perlu dilakukan ialah mengerahkan tenaga rakyat tanah jajahan untuk melakukan penanaman tanaman yang hasilhasilnya.  Sistem sewa tanah dengan uang harus dihapus karena pemasukannya tidak banyak dan pelaksanaannya sulit. maupun di Indonesia (terutama perlawanan Diponegoro) sehingga Negeri Belanda harus menanggung hutang yang sangat besar. dan politik. dapat laku di pasaran dunia dan dilakukan dengan sistem paksa. kaum buruh akhirnya bersatu dalam suatu wadah organisasi.

Oleh karena itu. Demak (1849) dan Grobogan (1850). Sistem tanam paksa yang diajukan oleh van den Bosch pada dasarnya merupakan gabungan dari sistem tanam wajib ( VOC ) dan sistem pajak tanah (Raffles ). dan menanggung risiko apabila gagal panen. . mengikuti kerja rodi. Bahaya kelaparan menimbulkan korban jiwa yang sangat mengerikan di daerah Cirebon (1843).  3) Akibat bermacam-macam beban menimbulkan tekanan fisik dan mental yang berkepanjangan. A. 5) Timbulnya bahaya kelaparan dan wabah penyakit di mana-mana sehingga angka kematian meningkat drastis. sistem tanam paksa menimbulkan akibat sebagai berikut.  Pajak atas tanah harus dibayar dengan penyerahan sebagian dari hasil tanamannya kepada pemerintah Belanda. Akibat tanam paksa bagi Indonesia  1) Sawah ladang menjadi terbengkelai karena diwajibkan kerja rodi yang berkepanjangan sehingga penghasilan menurun drastis. Sistem tanam bebas harus diganti dengan tanam wajib dengan jenis-jenis tanaman yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Kejadian ini mengakibatkan jumlah penduduk menurun drastis.   4) Timbulnya bahaya kemiskinan yang makin berat. membayar pajak. Apa yang dilakukan oleh van den Bosch itulah yang kemudian dikenal dengan nama sistem tanam paksa atau cultuur stelsel.  2) Beban rakyat semakin berat karena harus menyerahkan sebagian tanah dan hasil panennya. Penyakit busung lapar (hongorudim) juga berkembang di mana-mana. Pelaksanaan sistem tanam paksa banyak menyimpang dari aturan pokoknya dan cenderung untuk mengadakan eskploitasi agraris semaksimal mungkin.

3) Penerimaan pendapatan melebihi anggaran belanja. dapat terpenuhi. pemerintah Belanda secara berangsur-angsur menghapuskan sistem tanam paksa. kopi. seperti golongan pengusaha. khusunya Jawa. Selama masa ini kaum swasta Barat membuka perkebunan-perkebunan seperti. gula dan kina yang cukup besar di . Selama periode tahun 1870– 1900 Indonesia terbuka bagi modal swasta Barat.Akibat tanam paksa bagi Belanda Apabila sistem tanam paksa telah menimbulkan malapetaka bagi bangsa Indonesia. terutama perkebunan-pekebunan di Jawa dan di luar Jawa. Akibat adanya reaksi tersebut. sebaliknya bagi bangsa Belanda berdampak sebagai berikut. Sesudah tahun 1850. Dalam hal ini kaum Liberal berpendapat bahwa pemerintah semestinya tidak ikut campur tangan dalam masalah ekonomi. dan agar kaum swasta dapat menjalankan tugasnya maka harus diberi kebebasan berusaha. Oleh karena itu masa ini sering disebut zaman Liberal.  6) Perdagangan berkembang pesat. Baron Van Hoevel. 4) Kas Negeri Belanda yang semula kosong. 2) Hutang-hutang Belanda dapat terlunasi.B. teh. kaum Liberal memperoleh kemenangan politik di Negeri Belanda. 5) Berhasil membangun Amsterdam menjadi kota pusat perdagangandunia. Mereka juga ingin menerapkan asas-asas liberalisme di tanah jajahan. Sesuai dengan tuntutan kaum Liberal maka pemerintah kolonial segera memberikan peluang kepada usaha dan modal swasta untuk menanamkan modal mereka dalam berbagai usaha di Indonesia. tugas ekonomi haruslah diserahkan kepada orang-orang swasta. Sistem tanam paksa yang mengakibatkan kemelaratan bagi bangsa Indonesia. menimbulkan reaksi dari berbagai pihak.      1) Mendatangkan keuntungan dan kemakmuran rakyat Belanda. dan Edward Douwes Dekker.

Th. Adanya krisis perkebunan pada tahun 1885 yang mengakibatkan perusahaanperusahaan mengadakan penghematan. usaha-usaha perkebunan swasta Barat mengalami kemajuan pesat dan mendatangkan keuntungan yang besar bagi pengusaha.(ferdinan.  1) Adanya pertumbuhan penduduk yang meningkat pada bad ke-19. Selama zaman Liberal (1870–1900). Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. dan kemunduran tingkat kesejahteraan.1960) . Gagasan van Deventer terkenal dengan nama Trilogi van Deventer. Kebijaksanaan ini didasarkan atas anjuran Mr.  4) Adanya sistem perpajakan yang sangat memberatkan penduduk. sementara itu jumlah produksi pertanian menurun. van Deventer yang menuliskan buah pikirannya dalam majalah De Gids (Perinstis/Pelopor) dengan judul Een Ereschuld (Berhutang Budi) sehingga dikenal politik etis atau politik balas budi. seperti menekan uang sewa tanah dan upah kerja baik di pabrik maupun perkebunan. pemerintah Belanda mengerahkan beban keuangan dari daerah Jawa sehingga secara tidak langsung Jawa harus menanggung beban keuangan. Pada akhir abad ke-19 muncullah kritik-kritik tajam yang ditujukan kepada pemerintah Hindia Belanda dan praktik liberalisme yang gagal memperbaiki nasib kehidupan rakyat Indonesia.  3) Dalam mengurusi pemerintahan di daerah luar Jawa. khususnya di Jawa telah membawa kemerosotan kehidupan. Akan tetapi.Jawa dan Sumatera Timur. C. Para pengkritik itu menganjurkan untuk memperbaiki rakyat Indonesia. bagi penduduk pribumi. Kekayaan alam Indonesia mengalir ke Negeri Belanda.  2) Adanya sistem tanam paksa dan kerja rodi yang banyak menimbulkan penyelewengan dan penyalahgunaan dari pihak pengusaha sehingga membawa korban bagi penduduk. seperti berikut.

diterjemahkan oleh Ninik Rochani Sjams.1964 edition) disunting oleh Drs.). Sosiologi (Sejarah Dan Pemikirannya).Paulus Wirutomo. Yogyakarta . (“La Sociologie (Historie et idées)”). cetakan ke-5.DAFTAR PUSTAKA Ferdinan Tonnies and Charles P. (“The Rules of Sociological Method” New York: Free Press.David. Pokok-pokok Pikiran Dalam Sosiologi. Antony. Kreasi Wacana. Philippe Cabin & Jean François Dortier (ed. Michel(2008). Daniel dan Forcé. editor Alfred Mc Clung Lee. 1983. Rajawali.M.Sc. Barner & Noble College Outline Series. halaman 82 dan seterusnya Berry.Loomis(1960) : “ Gemeinschafrt and Gesellschaft” dalam Reading in Sociologi. Bell. Jakarta Giddens.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful