KARYA TULIS ILMIAH TENTANG PUISI

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Bahasa Indonesia

Disusun Oleh : 1. BAGUS AHMAD MUZAKI 2. MOHAMMAD NUR CHOLIS 3. MOH.HIKAM 4. RAFI WISNU RAMADHAN

KELAS : IX G

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI SRONO TAHUN AJARAN 2011-2012

HALAMAN PENGESAHAN Karya Ilmiah yang berjudul “Puisi” Disusun oleh : 1. BAGUS AHMAD MUZAKI 2. MOHAMMAD NUR CHOLIS 3. MOH.HIKAM 4. RAFI WISNU RAMADHAN

KELAS : IX G

Telah disahkan pada Hari Tanggal : Senin : 19 Maret 2012

Pembimbing

Drs. Puryanto

HALAMAN MOTTO Motto yang kami pegang dalam penulisan karya ilmiah ini adalah : “Tak Ada Yang Tak Mungkin Didunia Ini, Asalkan Kita Mau Berusaha”

HALAMAN PERSEMBAHAN Karya ilmiah ini kami persembahkan untuk : Seluruh pembaca dan masyarakat Indonesia yang menginginkan kemajuan bangsa dan kecerdasan bangsa. .

Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami di masa datang. kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Begitu pula dengan karya tulis ini yang telah kami selesaikan. Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan. Sehingga semoga karya tulis berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik. Penulis .KATA PENGANTAR Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini.

.......................................................................................................................................................................................................9 BAB II Pembahasan A....... Ragam Dan Jenis Puisi..................................................................................................................................................................25 ...................................................7 BAB I Pendahuluan A..............8 B.........................................................................................................................................................................12 C.......Pengertian Puisi.............9 C... Rumusan Masalah.. Teknik Pembuatan Puisi..............................................................................DAFTAR ISI Halaman Judul...........................................................................6 Abstrak.......... Unsur-Unsur Puisi..................................................................1 Halaman Pengesahan....................... Tujuan.....................................................15 D...................................................................23 E.................... Latar Belakang...................................................................................................................4 Kata Pengantar........................................................................ Teknik Pembacaan Puisi..............................................................................................................................................10 B..................................................3 Halaman Persembahan.....................................................................................5 Daftar Isi..................................................................................2 Motto.....................................................

.................................... orang suci................... Sedangkan kata poet dalam tradisi Yunani Kuno berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya.......... matra...29 ABSTRAK Karya sastra secara umum bisa dibedakan menjadi tiga: puisi.. ................... serta penyusunan larik dan bait................. orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi.. negarawan...... Selain tentang pengertian dan unsur – unsur puisi.......... yang berarti membangun...28 Daftar Pustaka... Secara etimologis istilah puisi berasal dari kata bahasa Yunani poesis............................ prosa.. yang sekaligus merupakan filsuf................................... Berdasarkan ulasan di atas................... Menurut Kamus Istilah Sastra (Sudjiman................ menciptakan... 1984)... Kesimpulan... membentuk.............. Saran....................... membuat.... Karya Ilmiah ini juga memuat catatan tentang ragam dan teknik membaca puisi serta dilengkapi juga dengan panduan untuk membuat puisi agar menarik untuk dibaca.... rima...... dan drama......... guru................27 B...... orang yang hampirhampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa...... maka penulis membuat Karya Ilmiah ini guna membantu para pembaca yang ingin menekuni dunia puisi............... puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama...........BAB III Penutup A............... Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam.......

Oleh sebab itu.BAB I PENDAHULUAN A. 1989: 5). Kemunculan . LATAR BELAKANG Sastra pada dasarnya merupakan ciptaan. berisi tentang permasalahan yang melingkupi kehidupan manusia.mata sebuah imitasi (dalam Luxemburg. pada umumnya. Karya sastra sebagai bentuk dan hasil sebuah pekerjaan kreatif. pada hakikatnya adalah suatu media yang mendayagunakan bahasa untuk mengungkapkan tentang kehidupan manusia. sebuah kreasi bukan semata . sebuah karya sastra.

Jadi. Apakah pengertian puisi? 2. lukisan/kaligrafi. Apa saja unsur-unsur puisi? 3. Selain tentang pengertian dan unsur – unsur puisi. pantun. syair. Biasanya kesusastraan dibagi menurut daerah geografis atau bahasa. B. 2004: 2). Berdasarkan ulasan di atas. (dalam Sarjidu. maka penulis membuat Karya Ilmiah ini guna membantu para pembaca yang ingin menekuni dunia puisi. Novel cerita/cerpen (tertulis/lisan).sastra lahir dilatar belakangi adanya dorongan dasar manusia untuk mengungkapkan eksistensi dirinya. RUMUSAN MASALAH 1. kami ucapkan terima kasih. Berapa banyak ragam dan jenis puisi? . Karya Ilmiah ini juga memuat catatan tentang ragam dan teknik membaca puisi serta dilengkapi juga dengan panduan untuk membuat puisi agar menarik untuk dibaca. Akhir kata. sandiwara/drama. Demikian gambaran isi Karya Ilmiah ini dari penulis. yang termasuk dalam kategori Sastra adalah: Puisi.

Mengetahui unsur-unsur puisi 3. Mengetahui ragam dan jenis puisi 4.4. Mengetahui teknik pembuatan puisi 5. Bagaimanakah teknik pembuatan puisi? 5. Bagaimanakah teknik pembacaan puisi? C. TUJUAN 1. Mengetahui teknik pembacaan puisi . Mengetahui pengertian puisi 2.

antara satu unsur dengan unsur lain sangat erat berhubungannya. negarawan. padanan kata puisi ini adalah poetry yang erat dengan –poet dan -poem. Dia adalah orang yang berpenglihatan tajam. Dalam bahasa Inggris. pemilihan kata-katanya tepat. PENGERTIAN PUISI Secara etimologis. yang sekaligus merupakan filsuf. kata-kata disusun begitu rupa hingga yang menonjol adalah rangkaian bunyinya yang merdu seperti musik. 1986:4) menjelaskan bahwa kata poet berasal dari Yunani yang berarti membuat atau mencipta. guru. dan sebagainya.BAB II PEMBAHASAN A. Misalnya. Penyair menciptakan puisi itu memikirkan bunyi-bunyi yang merdu seperti musik dalam puisinya. Coulter (dalam Tarigan. (3) Wordsworth mempunyai gagasan bahwa puisi adalah pernyataan perasaan yang imajinatif. orang yang dapat menebak kebenaran yang tersembunyi. (1) Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. yaitu dengan mempergunakan orkestra bunyi. kata poet berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya. Shahnon Ahmad (dalam Pradopo. dengan kiasan. dan sebagainya). simetris. orang suci. (4) Dunton berpendapat bahwa sebenarnya puisi itu merupakan pemikiran manusia secara konkret dan artistik dalam bahasa emosional serta berirama. . misalnya seimbang. Mengenai kata poet. dengan citra-citra. Dalam bahasa Yunani sendiri. (2) Carlyle mengatakan bahwa puisi merupakan pemikiran yang bersifat musikal. dan disusun secara artistik (misalnya selaras. orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. Adapun Auden mengemukakan bahwa puisi itu lebih merupakan pernyataan perasaan yang bercampur-baur. serta berirama seperti musik (pergantian bunyi kata-katanya berturu-turut secara teratur). simetris. 1993:6) mengumpulkan definisi puisi yang pada umumnya dikemukakan oleh para penyair romantik Inggris sebagai berikut. yaitu perasaan yang direkakan atau diangankan. kata puisi dalam bahasa Yunani berasal dari poesis yang artinya berati penciptaan. dan bahasanya penuh perasaan. Penyair memilih kata-kata yang setepatnya dan disusun secara sebaik-baiknya.

kepadatan. imajinas. percintaan. nada. pemikiran. 1993:7) menyimpulkan bahwa pengertian puisi di atas terdapat garis-garis besar tentang puisi itu sebenarnya. Dari definisi-definisi di atas memang seolah terdapat perbedaan pemikiran. kata kiasan. Semuanya merupakan detik-detik yang paling indah untuk direkam. kegembiraan yang memuncak. ide. Shahnon Ahmad (dalam Pradopo. irama. Misalnya saja peristiwa-peristiwa yang sangat mengesankan dan menimbulkan keharuan yang kuat seperti kebahagiaan. bahkan kesedihan karena kematian orang yang sangat dicintai.(5) Shelley mengemukakan bahwa puisi adalah rekaman detik-detik yang paling indah dalam hidup. UNSUR-UNSUR PUISI . kesan pancaindera. dan perasaan yang bercampur-baur. B. Unsur-unsur itu berupa emosi. susunan kata. namun tetap terdapat benang merah.

Pada bait inilah biasanya ada kesatuan makna. Bunyi dibentuk oleh rima dan irama. Adapun secara lebih detail. Pada puisi lama. tekanantekanan kata yang bergantian keras lemahnya (karena sifat-sifat konsonan dan vokal). Pemilihan kata (diksi) yang tepat sangat menentukan kesatuan dan keutuhan unsur-unsur yang lain. meliputi hal-hal sebagai berikut. Makna bisa menjadi isi dan pesan dari puisi tersebut. maka puisi harus bermakna. Timbulnya irama disebabkan oleh perulangan bunyi secara berturut-turut dan bervariasi (misalnya karena adanya rima. batang tubuh puisi terbentuk dari beberapa unsur. namun irama tidak hanya dibentuk oleh rima. bisa frase. Baik rima maupun irama inilah yang menciptakan efek musikalisasi pada puisi. Sedangkan irama (ritme) adalah pergantian tinggi rendah. Kelima unsur ini saling mempengaruhi keutuhan sebuah puisi. yaitu kata. yaitu struktur batin dan struktur fisik. bait. Bait merupakan kumpulan larik yang tersusun harmonis. baik makna tiap kata. dan makna. Rima (persajakan) adalah bunyi-bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata-kata dalam larik dan bait. jumlah larik dalam sebuah bait biasanya empat buah. atau panjang pendek kata. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna. atau sering pula disebut sebagai hakikat puisi. baris. Secara singkat bisa diuraikan sebagai berikut. panjang pendek. . tapi pada puisi baru tak ada batasan. Kata-kata yang dipilih diformulasi menjadi sebuah larik. larik . bait. dan keras lembut ucapan bunyi. (1) Tema/makna (sense). media puisi adalah bahasa. Makna adalah unsur tujuan dari pemilihan kata. perulangan kata. Larik bisa berupa satu kata saja. bunyi.Secara sederhana. Kata adalah unsur utama terbentuknya sebuah puisi. bisa pula seperti sebuah kalimat. Pada puisi lama. tetapi pada puisi baru tidak dibatasi. Dari sini dapat dipahami bahwa rima adalah salah satu unsur pembentuk irama. Larik (atau baris) mempunyai pengertian berbeda dengan kalimat dalam prosa. pembentukan larik dan bait. Struktur batin puisi. maupun makna keseluruhan. perulangan bait). jumlah kata dalam sebuah larik biasanya empat buat. yang membuat puisi menjadi indah dan enak didengar meskipun tanpa dilagukan. unsur-unsur puisi bisa dibedakan menjadi dua struktur. Melalui makna inilah misi penulis puisi disampaikan.

seperti penglihatan. hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. menganggap bodoh dan rendah pembaca. dan merasakan seperti apa yang dialami penyair. dan pengetahuan. yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. misalnya latar belakang pendidikan. menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca. pengalaman sosiologis dan psikologis. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal. mendikte. dan perasaan. sebelum penyair . yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. (3) Imaji. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna. tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui. agama. maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. dll. imaji penglihatan (visual). yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. maupun dapat ditemui dalam puisinya. gaya bahasa. ada tujuan yang mendorong penyair menciptakan puisi. yaitu imaji suara (auditif). atau terkadang disebut pula metode puisi. pengaturan barisnya. kedudukan dalam masyarakat. usia. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyairmemilih kata-kata. (4) Amanat/tujuan/maksud (itention). Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair. (2) Diksi. Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat. Imaji dapat dibagi menjadi tiga. bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah. Struktur fisik puisi meliputi hal-hal sebagai berikut. (3) Nada (tone). mendengar. yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi. dan bentuk puisi saja. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi. tepi kanan-kiri. rima. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Tujuan tersebut bisa dicari menciptakan puisi. dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya. pendengaran. adalah sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. pengalaman. Sedangkan struktur fisik puisi. jenis kelamin.(2) Rasa (feeling). (1) Perwajahan puisi (tipografi). dengan nada sombong. dan urutan kata. sadar maupun tidak. dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). pengetahuan. yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata. kelas sosial. keselarasan bunyi.

ritme.(4) Kata kongkret. 1987:83). alusio. eufemisme. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora.B. bumi. totem pro parte. simile. (2) bentuk intern pola bunyi (aliterasi. PUISI LAMA Ciri-ciri puisi lama: . antitesis. anafora. panjang pendek. dll. C. yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu (Soedjito. sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor. RAGAM DAN JENIS PUISI 1) Berdasarkan Zaman Menurut zamannya. Bahasa figuratif disebut juga majas. 1986:128). tengah. sajak berparuh. pars pro toto. Misal kata kongkret “salju: melambangkan kebekuan cinta. Rima adalah persamaan bunyi pada puisi. litotes. satire. ironi. persamaan akhir. misal /ng/ yang memberikan efek magis pada puisi Sutadji C. (6) Versifikasi. antiklimaks. Ritma adalah tinggi rendah. yaitu menyangkut rima. (5) Bahasa figuratif. tempat hidup. klimaks. sajak berselang. baik di awal. asonansi. kehidupan. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. personifikasi. 187:92]). dan (3) pengulangan kata/ungkapan. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis. Rima mencakup (1) onomatope (tiruan terhadap bunyi. sajak penuh. dan sebagainya [Waluyo. puisi dibedakan atas puisi lama dan puisi baru. repetisi. yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. persamaan awal. dll. Ritma sangat menonjol dalam pembacaan puisi. hingga paradoks. dan akhir baris puisi. pleonasme. artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna (Waluyo. kehampaan hidup. repetisi bunyi [kata]. sinekdoke.). keras lemahnya bunyi. dan metrum.

2 baris awal sebagai sampiran. tiap bait 4 baris. Pembagian pantun menurut isinya terdiri dari pantun anak. Gurindam adalah puisi yang berdirikan tiap bait 2 baris. jumlah suku kata maupun rima. • • • Karmina adalah pantun kilat seperti pantun tetapi pendek. Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan. berisi nasihat. Menurut isinya. jadi merupakan sastra lisan. maupun rima. • Syair adalah puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri tiap bait 4 baris. . ataupun 10 baris. Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup. jenaka. PUISI BARU Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama. suku kata.• • • Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya. Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait. teka-teki. puisi baru dibedakan atas: • • • • • • • Balada adalah puisi berisi kisah/cerita. atau pahlawan. Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih. 2 baris berikutnya sebagai isi. Yang termasuk puisi lama adalah: • • Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib. • Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik. berisi nasihat atau cerita. baik dalam segi jumlah baris. bersajak a-a-a-a. bersajak a-a-a-a. Seloka adalah pantun berkait. agama/nasihat. tanah air. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa. tiap baris terdiri dari 8-12 suku kata. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan. Pantun adalah puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b. mudamudi. 8. Disampaikan lewat mulut ke mulut.

Puisi Narataif Puisi naratif mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. dan sebagainya. Karya sastra tidak bersifat otonom. Cleanth Brooks menyebut adanya puisi naratif dan puisi deskriptif (1979:335-356). Balada adalah puisi yang bercerita tentang orang-orang perkasa. romansa. Ada puisi naratif yang sederhana. X. puisi kamar. romansa. Rendra banyak sekali menulis balada tentang orang-orang tersisih. Dalam kumpulan puisi Rendra. Kirdjomuljo menulis romansa yang berisi kisah petualangan dengan . Sedangkan istilah ode. Rendra juga banyak menulis romansa. Salah satu bagian dalam "Empat Kumpulan Sajak"nya berjudul "Romansa" dan berisi jenis puisi romansa. himne. dengan diselingi perkelahian dan petualangan yang menambah percintaan mereka lebih mempesonakan. dan syair.2) Berdasarkan Sudut Pandang Penulis Ada bermacam-macam jenis puisi yang ditulis para penyair Indonesia. Dalam pemahaman puisi. Kennedy menyebut adanya puisi konkret dan balada (1071:116-226). 1.H Hudson menyatakan adanya puisi sebyektif dan puisi obyektif (1959:96). W. serta bagaimana menafsirkan makna puisi dengan mudah. ada yang sugestif. dan bagaimana penyair dalam menyampaikan inspirasinya. a. Sehingga mudah mengklasifikasikan. Sebenarnya ada banyak sekali macam-macam puisi. yang oleh penyairnya disebut "Orang-orang Tercinta". Puisi Naratif. platonic. termasuk jenis puisi apakah yang kita ciptakan. Kumpulan baladanya yaitu. dan Deskriptif Klasifikasi puisi ini berdasarkan cara penyair mengungkapkan isi atau gagasan yang hendak disampaikan. misalnya: epik. serenada. dan metafisik (1948:145). Ada juga parable atau alegori. atau orang-orang yang menjadi pusat perhatian. tokoh pujaan. dan puisi auditorium juga sering kita jumpai. David Daiches menyebut adanya puisi fisik. stanza. hal yang dipandang erat hubungannya adalah jenis puisi itu sendiri dan sudut pandang penyair. Puisi-puisi naratif. kita mengacu pada beberapa hal yang erat hubungannya dengan puisi tersebut. dan ada yang kompleks. kita mengenal judul-judul: balada. balada.J. Lirik. Dalam memahami makna karya sastra. Romansa adalah jenis puisi cerita yang menggunakan bahasa romantic berisi kisah percintaan yang berhubungan dengan ksatria. Balada Orang-orang Tercinta dan Blues Untuk Bonnie. yakni kisah percintaan sebelum Rendra menikah.

Priangan “Si Jelita”. dan serenada. dan sebagainya. Puisi Kamar dan Puisi Auditorium . Elegi adalah Puisi yang mengungkapkan perasaan duka. Misalnya "Elegi Jakarta" karya Asrul Sani yang mengungkapkan perasaan duka penyair di kota Jakarta. namun dengan cara membeberkan kepincangan atau ketidak beresan keadaan / orang tersebut. sedih. misalnya puisi satire. dan puisi-puisi impresionitik. Puisi Lirik Dalam puisi lirik penyair mengungkapkan aku lirik atau gagasan pribadinya. Didepan telah dinyatakan bahwa dalam puisi deskriptif. “Teratai” Sanusi Pane. penyair bertindak sebagai pemberi kesan terhadap keadaan / peristiwa. sesuatu keadaan. Puisi Deskriptif.judul “Romance Perjalanan". c. dan “Ode Buat Proklamator” Leon Agusta merupakan contoh ode yang bagus. kecewa. Yang banyak ditulis adalah pemujaan terhadap tokoh-tokoh yang dikagumi. Kritik Sosial adalah Puisi yang juga menyatakan ketidak senangan terhadap keadaan tau terhadap diri seseorang. Jenis puisi lirik misalnya: elegi. Ode adalah Puisi yang berisi pujaan terhadap seseorang. Serenada adalah Sajak percintaan yang bisa dinyanyikan. Priode 1953-1961 banyak ditulis jenis romansa ini. Impresionistik adalah Puisi yang mengungkapkan kesan (impresi) penyair terhadap suatu hal. sesuatu hal. Misalnya Serenada hitam. namun dengan cara menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya. Ia tidak bercerita. ada yang bahagia. Warnawarna dibelakang serenada itu melambangkan sifat nyanyian cinta itu. Rendra banyak menciptakan serenada dalam 'Empat Kumpulan Sajak'. Jenis puisi yang dapat diklasifikasikan dalam puisi deskriptif. ode. 2.H. kritik sosial. Satire adalah Puisi yang mengungkapkan perasaan tidak puas penyair terhadap suatu keadaan. Kata serenada berarti nyanyian yang tepat dinyanyikan pada waktu senja. “Diponegoro” Chairil Anwar. benda. Kisah cinta ini dapat huga berarti cinta tanah kelahiran seperti puisi-puisi Ramadhan K. serenade ungu. Serenada Kelabu. serenade Merah Jambu. b. dan seterusnya. Serenada Biru. atau suasana dipandang menarik perhatian penyair.

juga puisi dramatis biasanya merupakan puisi fisikal. karya-karya mistik Hamzah Fansuri seperti Syair Dagang. artinya menggambarkan kenyataan apa adanya. Puisi Platonik adalah Puisi yang sepenuhnya berisi hal-hal yang bersifat spiritual atau kejiwaan. Puisi-puisi naratif. kehidupan. Dapat dibandingkan dengan istilah 'Cinta Platonis' yang berarti cinta tanpa nafsu jasmaniah. dan Metafisikal Pembagian puisi oleh David Daiches ini berdasarkan sifat dari isi yang dikemukakan dalam puisi itu. Yang dilukiskan adalah kenyataan dan bukan gagasan. Syair Perahu. religius. Puisi-puisi ide atau cita-cita. Puisi Metafisikal adalah Puisi yang bersifat filosofis dan mengajak pembaca merenungkan kehidupan dan merenungkan Tuhan. Puisi Auditorium adalah Puisi yang cocok dibaca di auditorium. balada. Puisi Kamar ialah Puisi yang cocok dibaca sendirian atau dengan satu atau dua pendengar saja di dalam kamar.Istilah puisi kamar dan puisi auditorium juga kita jumpai dalam buku kumpulan puisi ‘Hukla’ karya Leon Agusta. Kasidah-kasidah “Al-Barzanji” karya Ja'far Al-Barzanji dan tasawuf karya Jalaludin Rumi dapat diklasifikasikan sebagai puisi metafisikal. di mimbar yang jumlah pendengarnya dapat ratusan orang. Hal-hal yang didengar. 4. impresionistis. Puisi Fisikal. dilain pihak dapat disebut sebagai puisi metafisik (menagjak pembaca merenungkan hidup. Puisi-puisi auditorium disebut juga puisi Hukla (puisi yang mementingkan suara atau serangakaian suara). Puisi religius disatu pihak dapat dinyatakan puisi platonic (menggambarkan ide atau gagasan penyair). Puisi Fisikal adalah Puisi bersifat realistis. Puisi auditorium disebut juga puisi oral karena cocok untuk dioralkan. Puisi-puisi Rendra kebanyakan adalah puisi auditorium yang baru memperlihatkan keindahannya setelah suaranya terdengar lewat pembacaan yang keras. Puisi Subyektif dan Puisi Obyektif . Platonik. dan Syair Si Burung Pingai dapat dipandang sebagai puisi metafisikal. 3. ungkapan cinta luhur seorang kekasih atau orang tua kepada anaknya dapat dimasukkan ke dalam klasifikasi puisi platonik. dan Tuhan). dilihat. Sajak-sajak Leon Agusta banyak yang dimaksudkan untuk sajak auditorium. atau dirasakan merupakan obyek ciptaannya.

Pembaca tetap dapat menelusuri makna puisi itu. Demikian pula puisi lirik dimana aku lirik bicara kepada pembaca. Dalam puisi prismatis penyair mampu menyelaraskan kemampuan menciptakan majas. Puisi Diafan. kiasan. karena mengungkapkan keadaan jiwa penyair sendiri. Kita mengenal adanya bentuk grafis dari puisi. kata konkret dan bahasa figurative. pikiran. namun tidak terlalu gelap. dan sebagainya. Puisi obyektif disebut juga puisi impersonal. 6. Gelap. yang dapat dihayati keindahan bentuk dari sudut pandang (poem for the eye). yakni puisi yang bersifat visual. Jika puisi terlalu banyak majas. Puisipuisi anak-anak atau puisi karya mereka yang baru belajar menulis puisi dapat diklasifikasikan puisi diafan. diksi. Puisi Obyektif berarti Puisi yang mengungkapkan hal-hal diluar diri penyair itu sendiri. Dengan demikian penyair tersebut tidak memiliki kepekaan yang tepat dalam takarannya untuk lambang. versifikasi. maka itu akan menjadi puisi yang bersifat prosaic dan terlalu cerlang sehingga diklasifikasikan sebagai puisi diafan. Puisi yang demikian akan sangat muda dihayati maknanya. dan suasana dalam diri penyair sendiri. yakni puisi yang mengungkapkan gagasan. X. Dalam puisi konkret ini.J. Puisi prismatis kaya akan makna. Puisi Diafan atau puisi polos adalah puisi yang kurang sekali menggunakan pengimajian. kaligrafi. ideogramatik. atau puisi-puisi Sutardji Calzoum Bachri yang menunjukkan pengimajian lewat bentuk grafis.Kennedy memberikan nama jenis puisi tertentu dengan nama puisi konkret. Puisi Konkret Puisi konkret sangat terkenal dalam dunia perpuisian Indonesia sejak tahun 1770-an. majas. sehingga puisinya mirip dengan bahasa sehari-hari. maka puisi itu menjadi gelap dan sukar ditafsirkan. namun tidak gelap. Puisi-puisi yang ditulis kaum ekspresionis dapat diklasifikasikan sebagai puisi subyektif. meskipun juga ada beberapa yang subyektif. tanda baca dan huruf-huruf sangat potensial membentuk gambar. 5. Namun makna itu bagaikan sinar yang keluar dari prisma. . Puisi naratif dan deskriptif kebanyakan adalah puisi obyektif. perasaan. Gambar wujud fisik yang 'kasat mata' lebih dipentingkan dari pada makna yang ingin disampaikan.Puisi Subyektif disebut juga Puisi Personal. Sebaliknya jika puisi itu kering akan majas dan versifikasi. dan pengimajian sedemikian rupa sehingga pembaca tidak terlalu mudah menafsirkan makna puisinya. Ada bermacam-macam makna yang muncul karena memang bahasa puisi bersifat multi interpretable. Mereka belum mampu mengharmoniskan bentuk fisik untuk mengungkapkan makna. dan Prismatis.

kebanyakan adalah puisi pernasian. Dengan mood. Jika puisi itu diciptakan tanpa kekuatan pengucapan. Puisi Pernasian. Penyair-penyair seperti Amir Hamzah dan Chairil Anwar dapat menciptakan puisipuisi prismatis. Ir. Puisi-puisi dari orang yang baru belajar menjadi penyair biasanya adalah puisi diafan. sekali baca habis. Suasana batin penyair benar-benar terlibat kedalam puisi itu. Puisi pernasian diciptakan dengan pertimbangan ilmu atau pengetahuan dan bukan didasari oleh inspirasi karena adanya mood dalam jiwa penyair. Jika pembaca mempunyai latar belakang pengetahuan tentang penyair dan kenyataan sejarah. 7. Puisi-puisi Rendra dalam “Potret Pembangunan” dalam puisi yang banyak berlatar belakang teori ekonomi dan sosiologi dapat diklasifikasikan sebagai puisi pernasian. Suriasumantri yang sarat dengan pertimbangan keilmuan. Penyair benar-benar masuk ke dalam suasana yang hendak dilukiskan.Makna yang aneka ragam itu dapat ditelusuri pembaca. Jujun S. puisi yang diciptakan akan memiliki tenaga gaib. Puisi-puisi yang ditulis oleh ilmuwan yang kebetulan mampu menulis puisi. Hanya dalam suasana mood seorang penyair besar mampu menciptakan puisi prismatis. Demikian juga puisi-puisi Dr. maka niscaya tidak akan dapat dihasilkan puisi prismatis. Pernasian adalah sekelompok penyair Prancis pada pertengahan akhir abad 19 yang menunjukkan sifat puisi-puisi yang mengandung nilai keilmuan. Puisi Inspiratif diciptakan berdasarkan mood atau passion. Namun kadang-kadang juga kita jumpai puisi gelap. . maka pembaca akan lebih cepat dan tepat menafsirkan makna puisi tersebut. Pembaca memerlukan waktu cukup untuk menafsirkan puisi prosaic seperti karya penyair-penyair tahun 1970-an. dan Puisi Inspirati. Namun belum tentu semua puisi yang dihasilkan bersifat prismatis.

bahasa pusi pamflet juga bersifat prosaic.8. kebatilan. Aturan pembarisan dalam oktaf adalah 8 baris untuk tiap bait. Stansa Jenis puisi yang bernama stanza kita jumpai dalam Empat Kumpulan Sajak karya Rendra. Menurut subagio Sastrowardoyo. dan kondom dinyatakan bersam dengan kata-kata penderitaan. Dalam pusi-puisi pamflet banyak kita jumpai kata-kata tabu yang diungkapkan penyair untuk menunjukkan kedongkolan hati penyair kepada pihak yang dikritik atau terhadap keadaan yang tidak memuaskan dirinya. sehingga kebenaran sulit ditrima secara obyektif. Pihak yang dibela diberikan tempat dan kedudukan yang terhormat dan serba benar. kamanusiaan. Istilah-istilah gagah membela kelompoknya disertai dengan istilah tidak simpatik yang memojokkan pihak yang dikritik. Puisi Demonstrasi dan Pamflet Puisi demonstrasi menyaran pada puisi-puisi Taufiq Ismail dan mereka yang oleh Jassin disebut angkatan 66. Puisi-puisi mereka adalah endapan dari pengalaman fisik. tirani. puisi-puisi demonstrasi 1966 bersifat ke-kita-an. artinya melukiskan perasaan kelompok. Kata-katanya mengungkapkan rasa tidak puaas kepada keadaan. puisi-puisi demonstrasi merupakan ungkapan sepihak. Seperti halnya puisi demonstrasi. Rendra adalah tokoh puisi pamflet. Stanza berbeda dengan oktaf karena oktaf dapat terdiri atas 16 atau 24 baris. Didepan telah diberikan salah satu contoh puisi pamflet Rendra yang berjudul "Sajak Burung Kondor". 9. Sementara itu. Stanza artinya puisi yang tediri atas 8 baris. . sedangkan dalam setanza seluruh puisi itu hanya terdiri atas 8 baris. Kata-kata cukong. dan sebagainya. sedang pihak yang dikritik dilukiskan berada dalam posisi yang kurang simpatik. puisi ini melukiskan dan merupakan hasil refleksi demonstrasi para maha siswa dan pelajar sekitar tahun 1966. Puisi pamflet juga mengungkapkan protes social. mental. gaya paradoks dan ironi banyak kita jumpai. dan kesengsaraan rakyat kecil yang dibela. seperti kebenaran. kelaparan. bukan perasaan individu. Seperti halnya puisi pamflet. dan emosional selama penyair terlibat dalam demonstrasi 1966. kata-kata yang membakar semangat kelompok banyak dipergunakan. Disebut puisi pamflet karena bahasanya adalah bahasa pamflet. Munculnya kata-kata yang berisi protes secara spontan tanpa proses pemikiran atau perenungan yang mendalam.

Dalam kitab suci banyak kita jumpai dongeng-dongeng perumpamaan yang maknanya dapat kita cari dibalik yang tersurat. karena kisah bunga teratai itu digunakan untuk mengisahkan tokoh pendidikan. . Kata-kata kasar. Jenis alegori yang terkenal adalah parable yang juga disebut dongeng perumpamaan.Puisi pamflet Rendra kehilangan makna konotatif. Puisi-puisi pamflet Rendra ini mengingatkan kita akan puisi-puisi Jerman pada awal industrialisasi di sana. 1001 Malam. Puisi-puisi pamflet Rendra kebetulan merupakan reaksi terhadap industrialisasi yang berkembang pesat sekitar tahun 1974 (seperti halnya puisi pamflet Jerman 10. Puisi "Teratai" karya Sanusi Pane boleh dikatakn sebagai puisi alegori. ungkapan-ungkapan langsung ke sasaran. Bayan Budiman dan Hikayat Bachtiar juga dapat diklasifikasikan sebagai parable. Alegori Puisi sering-sering mengungkapakan cerita yang isinya dimaksudkan untuk memberikan nasihat tentang budi pekerti dan agama. suatu kehebatan Rendra dalam menciptakan puisi pada tahun 50-an. dan hiperbola yang bertujuan memojokkan pihak yang dikritik banyak kita jumpai dalam puisi-puisi pamflet Rendra. Kisah tokoh pendidikan yang dilukiskan sebagai teratai itu digunakan untuk memberi nasihat kepada generasi muda agar mencontoh teladan 'teratai' itu. Cerita berbingkai seperti Panca Tantra.

tanpa tambahan kata bersayap atau metafora. Perasaan yang terungkap bisa berupa sedih. entah ke mana rimbanya. khususnya puisi yang dituliskan oleh kaum remaja. maupun yang masih tetap mengendap di tangan penulis atau bahkan sudah hilang. puisi itu merupakan ungkapan kata bermakna yang dihasilkan dari berbagai macam proses kelahiran masing-masing. patah hati. TAHAP MENGUNGKAPKAN RASA OBYEK LAIN Pada tahap ini penulis puisi mencoba berusaha mengungkapkan perasaan suatu obyek. sains. senang. biasanya lahir berdasarkan observasi pada sekitar diri sendiri. Misalnya tatkala melihat orang muda bersandar di bawah pohon rindang. Tentu. Berbagai ragam tema bahasan juga pernah diungkapkan lewat puisi. di koran. TAHAP MENGUNGKAPKAN KEHADIRAN YANG BELUM HADIR . Teknik Pembuatan Puisi Sampai saat ini. dapat sebuah terlahir puisi. TAHAP MENGUNGKAPKAN FAKTA DIRI Puisi pada tahap ini. budaya. TAHAP MENGUNGKAPKAN RASA DIRI Pada tahap ini akan lahir puisi yang mampu mengungkapkan rasa atau perasaan diri sendiri atas obyek yang bersinggungan atau berinteraksi. misalnya tatkala melihat meja. 5. 2. antara lain : 1. kemudian muncul gagasan untuk menulis puisi. Proses kelahiran ini ada beberapa tahap. barangkali berjuta puisi telah dituliskan. menurut pengalaman. 4. terutama pada faktor fisik. baik perasaan orang lain maupun benda-benda di sekitarnya yang seolah-olah menjelma menjadi manusia. dan lain-lain. TAHAP MENGUNGKAPKAN FAKTA OBYEK LAIN Pada tahap ini puisi dilahirkan berdasarkan fakta-fakta di luar diri dan dituliskan begitu saja apa adanya. politik dan tentu saja tentang cinta yang banyak sekali ditemukan. puisi-puisi ini dilahirkan dari berbagai macam proses kelahiran. akan bisa lahir sebuah puisi 3. mulai dari kehidupan sehari-hari. di internet. misalnya tatkala melihat meja. Misalnya pada saat berkaca.D. jika dicermati. cinta. baik yang dipublikasikan di buku. benci. Sebenarnya.

puisi dipandang mampu untuk menyampaikan gagasan dalam menghadirkan yang belum hadir. dan lain-lain. dalam Sumpah Pemuda. Melalui Puisi Sumpah Pemuda. tidak dengan yang lain. menuju kejadian di masa depan. sehingga jiwa persatuan itu sanggup dihadirkan di dalam setiap individu bangsa Indonesia. Salah satu contoh yang menarik adalah lahirnya puisi paling tegas dari para pemuda Indonesia. yaitu sesuatu hal yang pengungkapannya hanya bisa melalui puisi. ras dan bahasa serta masih dijajah oleh kolonial Belanda. Dan menunggu sampai dengan di raihnya kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945. atas prakarsa Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Misalnya cita-cita anak manusia. Mengungkapkan Kehadiran yang belum hadir artinya melalui media puisi. meskipun kemerdekaan dan persatuan belum terwujud. . budaya dan gaya hidup masyarakat di masa depan. lambat laun terjadi pencerahan pada seluruh komponen bangsa akan pentingnya persatuan. bangsa Indonesia masih tersekat-sekat dalam kebanggaan masing-masing suku. rasa dan analisa menuju jangkauan yang bersifat lintas ruang dan waktu. Saat Sumpah pemuda yang berbentuk puisi ini diikrarkan.Pada tahap ini puisi sudah merupakan hasil kristalisasi yang sangat mendalam atas segala fakta. tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta.

Kita ciptakan suatu dinamika yang prima dengan mengatur rima dan irama. Diksi Pengucapan kata demi kata dengan tekanan yang bervariasi dan rasa. Teknik Pembacaan Puisi Bagaimana kita membaca puisi dengan baik dan sampai sasaran/tujuan makna dari puisi yang kita baca sesuai maksud Sang Penyair? Ada beberapa tahapan yang harus di perhatikan oleh sang pembaca puisi. untuk mengungkap makna yang tersimpan dan tersirat dari untaian kata yang tersurat. naik turunnya volume dan keras lembutnya diksi. Memahami isi puisi adalah upaya awal yang harus dilakukan oleh pembaca puisi. Di mana harus ada jeda.E. Jeda Pemenggalan sebuah kalimat dalam puisi. Modulasi Mengubah (perubahan) suara dalam membaca puisi. Kita harus pandai mengatur dan menyesuaikan dengan kekuatan nafas. dan yang penting menjaga harmoni di saat naik turunnya nada suara. Vocal Artikulasi Pengucapan kata yang utuh dan jelas. antara lain: Interpretasi (penafsiran/pemahaman makna puisi) Dalam proses ini diperlukan ketajaman visi dan emosi dalam menafsirkan dan membedah isi puisi. terutama pada saat lomba membaca puisi). Tempo Cepat lambatnya pengucapan (suara). . bahkan di setiap hurufnya. di mana kita harus menyambung atau mencuri nafas. Intonasi Tekanan dan laju kalimat. Dinamika Lemah kerasnya suara (setidaknya harus sampai pada penonton.

Penampilan Salah satu factor keberhasilan seseorang membaca puisi adalah kepribadian atau performance diatas pentas. Biasanya. penghayatan dan segala aspek di atas dengan ekspresi yang pas dan wajar. berwibawa dan meyakinkan (tidak demam panggung). Komunikasi Pada saat kita membaca puisi harus bias memberikan sentuhan.Pernafasan. tak gelisah. Usahakan terkesan tenang. Gerak tubuh atau tangan jangan sampai klise. bahkan menggetarkan perasaan dan jiwa penonton. Ekspresi Tampakkan hasil pemahaman. tak gugup. dalam membaca puisi yang digunakan adalah pernafasan perut. . Gerak Gerakan seseorang membaca puisi harus dapat mendukung isi dari puisi yang dibaca. Konsentrasi Pemusatan pikiran terhadap isi puisi yang akan kita baca.

1986:4) menjelaskan bahwa kata poet berasal dari Yunani yang berarti membuat atau mencipta. padanan kata puisi ini adalah poetry yang erat dengan –poet dan -poem. Kita harus menyelami dan memahami proses kreatif sang penyair. Mengenai kata poet. Membaca puisi bukan sekedar menyampaikan arus pemikiran penyair. Kesimpulan. bagaimana ia dapat melahirkan karya puisi. Interpretasi (penafsiran/pemahaman makna puisi) Vocal Diksi Tempo Dinamika Modulasi Intonasi Jeda Pernafasan.BAB III PENUTUP A. Dalam bahasa Inggris. tapi kita juga harus menghadirkan jiwa sang penyair. Coulter (dalam Tarigan. Secara etimologis. Penampilan Gerak Komunikasi Ekspresi Konsentrasi . • • • • • • • • • • • • • • Teknik Pembacaan Puisi. kata puisi dalam bahasa Yunani berasal dari poesis yang artinya berati penciptaan.

agar para penuis puisi akan lebih kompetitif. • Hendaknya pihak sekolah mengadakan lomba karya tulis ilmih. Saran • Hendaknya pihak sekolah memberikan bimbingan (kurikulum) kepada siswa yang memiliki potensial di bidang fisika instrument. .B.

net/story.wordpress.com/2009/07/27/puisi-pengertian-dan-unsur-unsurnya/ http://duniapuisi.net/community/post/2920 http://duniapuisi.com/teknik%20pembacaan%20puisi.110mb.110mb.kapasitor.htm http://www.htm http://duniapuisi.DAFTAR PUSTAKA http://definisi.com/teknik%20pembuatan%20puisi.htm .php?title=puisi http://abdurrosyid.110mb.com/jenis-jenis%20puisi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful