P. 1
TEORI PRODUKSI

TEORI PRODUKSI

|Views: 19|Likes:
Published by rikayulia

More info:

Published by: rikayulia on Oct 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2014

pdf

text

original

TEORI PRODUKSI

Untuk melihat seluk-beluk kegiatan perusahaan dalam memproduksi dan menawarkan barangnya diperlukan analisis berbagai aspek kegiatan :
1.

2.

3.

Harus dianalisis sampai dimana faktor-faktor produksi akan digunakan untuk menghasilkan barang yang akan diproduksi. Biaya produksi untuk menghasilkan barangbarang tersebut. Bagaimana seorang pengusaha akan membandingkan hasil penjualan produksinya dengan biaya produksi yang dikeluarkan, untuk menentukan tingkat produksi yang akan memberikan keuntungan yang maksimum kepadanya.

Dalam bab ini pembahasan meliputi uraian tentang bentuk-bentuk organisasi perusahaan dan analisis mengenai hubungan di antara faktor-faktor produksi yang digunakan dengan tingkat produksi yang akan dicapai.

BENTUK-BENTUK ORGANISASI PERUSAHAAN
 PERUSAHAAN

PERSEORANGAN  PERUSAHAAN PERKONGSIAN ATAU FIRMA  PERSEROAN TERBATAS

Perusahaan Perseorangan
 

  

Organisasi perusahaan yang terbanyak jumlahnya dalam setiap perekonomian. Tetapi sumbangannya kepada keseluruhan produksi nasional tidaklah terlalu besar karena kebanyakan dari usaha tersebut dilakukan secara kecil-kecilan. Contoh : penjual sate, restoran, toko kelontong dan toko makanan dan minuman. Keuntungan perusahaan perseroan : kebebasan yang tidak terbatas yang dimiliki pemiliknya. Kelemahan dari perusahaan perseroan : modalnya kecil dan sukar untuk memperoleh pinjaman.

Perusahaan Perkongsian / Firma
 Organisasi

perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang.  Kebaikan dari firma : kemungkinan memperoleh modal yang lebih banyak dan tanggung jawab bersama di dalam menjalankan perusahaan.  Setiap anggota firma mempunyai tugas untuk menjalankan dan mengembangkan perusahaan yang mereka dirikan.

Perseroan Terbatas

Kebaikan : kemampuan dalam memperoleh modal.  Perusahaan yang berbentuk PT dapat mengumpulkan modal serta mengeluarkan saham (suatu bentuk surat berharga yang menyatakan bahwa pemegangnya adalah menjadi salah serang pemilik perusahaan yang mengeluarkan saham tersebut.  Dengan mengeluarkan saham perusahaan dan menjualnya kepada masyarakat, PT dapat mengumpulkan modal sebesar yang diingini.  Pemegang saham bebas untuk menentukan besarnya saham yang dimilikinya.

Bentuk Lain Organisasi Perusahaan
 Perusahaan

Milik Negara  Perusahaan Koperasi

Perusahaan Ditinjau Dari Sudut Teori Ekonomi
 Tujuan

Perusahaan : Memaksimumkan Keuntungan Dalam teori ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahaan adalah “mereka akan melakukan kegiatan memproduksi sampai kepada tingkat dimana keuntungan mereka mencapai jumlah yang maksimum”

Cara Mencapai Tujuan Memaksimumkan Keuntungan

Keuntungan yang maksimum dicapai apabila perbedaan di antara hasil penjualan dan biaya produksi mencapai tingkat yang paling besar. Dalam upaya memperoleh keuntungan maksimum dari usaha tersebut, masalah pokok yang harus dipecahkan produsen adalah : “Bagaimanakah komposisi dari faktor-faktor produksi yang digunakan dan untuk masing-masing faktor produksi tersebut berapakah jumlah yang akan digunakan ?” Dua aspek yang harus dipikirkan, yaitu :
• Komposisi faktor produksi yang bagaimana perlu digunakan untuk menciptakan tingkat produksi yang tinggi? • Komposisi faktor produksi yang bagaimana akan meminimumkan biaya produksi yang dikeluarkan untuk mencapai satu tingkat produksi tertentu?

FUNGSI PRODUKSI

 

Fungsi produksi menunjukkan sifat hubungan di antara faktor-faktor produksi dan tingkat produksi yang dihasilkan. Faktor produksi dikenal dengan input, dan jumlah produksi adalah output. Fungsi produksi :
Q = f (K, L, R, T) K = jumlah stok modal L = jumlah tenaga kerja R = kekayaan alam T = tingkat teknologi Q = jumlah produksi yang dihasilkan oleh berbagai jenis faktorfaktor produksi tersebut.

Teori Produksi
 Teori

produksi dengan satu faktor berubah

Teori produksi yang sederhana menggambarkan tentang hubungan di antara tingkat produksi suatu barang dengan jumlah tenaga kerja yang digunakan untuk menghasilkan berbagai tingkat produksi barang tersebut.

 Teori

produksi dengan dua faktor berubah

Dalam analisis yang berikut dimisalkan terdapat dua jenis faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya.

Teori produksi dengan satu faktor berubah

Teori produksi dengan dua faktor berubah
 Dalam

analisis ini dimisalkan terdapat dua jenis faktor produksi yang dapat diubah jumlahnya.  Kedua faktor produksi yang dapat berubah tersebut adalah tenaga kerja dan modal.  Kedua faktor produksi tersebut dapat dipertukar-tukarkan penggunaannya : yaitu tenaga kerja dapat menggantikan modal atau sebaliknya.

Kurva Produksi Sama (Isoquant)

Isoquant : kurva yang menggambarkan gabungan tenaga kerja dan modal yang akan menghasilkan satu tingkat produksi tertentu.  Misalkan seorang pengusaha ingin memproduksi suatu barang sebanyak 1000 unit. Untuk memproduksikan barang tersebut ia menggunakan tenaga kerja dan modal yang penggunaannya dapat dipertukarkan.

Gabungan Tenaga Kerja dan Modal Untuk Menghasilkan 1000 Unit Produksi
modal

Gabungan

Tenaga Kerja (unit) 1 2 3

Modal (unit) 6

6

A

A B C

3

B C D IQ=3000 IQ=2000 IQ=1000 1 2 3 Tenaga kerja 6

3 2
2 1 0

D

6

1

Garis Biaya Sama (Isocost)
 Isocost

: kurva yang menggambarkan gabungan faktor-faktor produksi yang dapat diperoleh dengan menggunakan sejumlah biaya tertentu.  Misalkan upah tenaga kerja adalah 10.000 dan biaya modal per unit adalah 20.000 sedangkan jumlah uang yang tersedia adalah 80.000

Garis Biaya Sama (Isocost)
Modal 7 6 5 4 2 A TC 0 4 8 TC1 TC2 TC3 10 12 14 Tenaga Kerja

Meminimumkan Biaya atau Memaksimumkan Produksi
 Dalam

penggabungan dua kurva dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut ;
Apabila jumlah pengeluaran untuk membiayai produksi sudah ditentukan, keadaan yang yang bagaimanakah yang akan memaksimumkan produksi ? Apabila jumlah produksi yang ingin dicapai telah ditentukan, keadaan yang bagaimanakah yang meminimumkan biaya ?

Memaksimumkan Produksi
 Misalkan

biaya yang dibelanjakan untuk membeli per unit modal adalah 15.000, upah tenaga kerja adalah 10.000 dan biaya yang disediakan produsen adalah 300.000.  Dengan uang sebanyak 300.000 produsen dapat sekiranya membeli satu jenis faktor produksi saja : memperoleh 20 unit modal atau 30 tenaga kerja.

Meminimumkan Biaya
 Misal

produsen ingin memproduksi sebanyak 1500 unit. Gabungan yg bagaimanakah yg akan memakan biaya paling murah ?  Dilihat dalam gambar.

Meminimumkan Biaya atau Memaksimumkan Produksi
Modal

20
A 14 12 8 P Q C

E
D R B TC TC1 TC2 IQ2=2500 IQ1=2000 IQ=1500

0

9

12

21

30

Tenaga Kerja

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->