P. 1
Gambaran Umum Pasar Modal

Gambaran Umum Pasar Modal

|Views: 50|Likes:
Published by rikayulia

More info:

Published by: rikayulia on Oct 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/14/2012

pdf

text

original

Gambaran Umum Pasar Modal

Pengertian Pasar Modal: Adalah pasar abstrak, sekaligus pasar konkret dengan barang yang diperjualbelikan adalah dana yang bersifat abstrak dan bentuk konkritnya adalah lembar-lembar surat berharga di bursa efek. Pengertian bursa efek menurut J. Bogen: Bursa efek adalah suatu sistem yang terorganisasi dengan mekanisme resmi untuk mempertemukan penjual dan pembeli efek secara langsung atau melalui wakil-wakilnya

Fungsi Bursa: 1. Menciptakan pasar secara terus-menerus bagi efek yang telah ditawarkan kepada masyarakat. 2. Menciptakan harga yang wajar bagi efek yang bersangkutan melalui mekanisme penawaran dan permintaan. 3. Untuk membantu dalam pembelanjaan dunia usaha. Tiga aspek dasar yang ingin dicapai pasar modal di Indonesia 1. Mempercepat proses perluasan partisipasi masyarakat dalam kepemilikan saham-saham perusahaan. 2. Pemerataan pendapatan masyarakat melalui kepemilikan saham perusahaan. 3. Menggairahkan partisipasi masyarakat dalam pengarahan dan perhimpunan dana untuk digunakan secara produktif

Sejarah Pasar Modal Indonesia I. Periode 1926-1929 II. Periode 1967-1976 III. Paket Kebijaksanaan Desember 1987 1) Menyederhanakan proses penerbitan saham/obligasi 2) Investor asing diperkenankan berpartisipasi di pasar modal 3) Pengenalan saham atas unjuk 4) Memperkenalkan bursa pararel

Organisasi Pasar Modal Indonesia: 1. Pemerintah, dalam hal ini adalah Bapepam 2. Perusahaan emiten 3. Lembaga penunjang emisi seperti penjamin emisi, perusahaan penilai, akuntan publik, notaris dan konsultan hukum 4. Perantara perdagangan efek, antara lain, makelar, komisioner dan pedagang efek 5. Para pemodal, baik perorangan maupun lembaga

Badan Pembina Pasar Modal
Sesuai Kepres No. 60 Tahun 1988, tujuan utama dibentuknya Badan Pembina Pasar Modal adalah: a. Untuk memberikan pengarahan dan pertimbangan kebijaksanaan kepada Menteri Keuangan di bidang pasar modal. b. Memberikan pertimbangan kebijaksanaan kepada Menteri Keuangan dalam melaksanakan wewenangnya terhadap PT. Danareksa Susunan personalia Badan Pembina Pasar Modal a. Menteri Keuangan sebagai ketua merangkap anggota b. Menpan/wakil ketua Bappenas, wakil ketua merangkap anggota c. Menteri Perindustrian, selaku anggota d. Menteri sekretaris negara e. Menteri Perdagangan f. Gubernur Bank Indonesia g. Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal

Lembaga dan Profesional Penunjang Pasar Modal Ada dua kelompok lembaga penunjang a. Yang berperan pada saat perusahaan akan melaksanakan emisi b. Lembaga yang berperan pada saat pelaksanaan perdagangan efek di bursa Lembaga-lembaga tersebut adalah: 1. Penjamin Emisi (Underwriter): Lembaga perantara emisi yang menjamin penjualan efek yang diterbitkan emiten. Penjamin emisi merupakan mediator yang mempertemukan emiten dan pemodal

Bantuan underwriter kepada emiten secara umum: a. Nasihat kepada emiten, seperti jenis efek, harga yang wajar, pendistribusian dan kebijaksanaan umum lainnya b. Pelaksanaan pengajuan pendaftaran emisi efek Tanggung jawab penjamin emisi yaitu: a. Penjamin emisi dengan kesanggupan penuh (full commitment). Membeli semua efek yang tidak terjual b. Penjamin emisi dengan kesanggupan terbaik (best effort). Menjual sebaik-baiknya dan mengembalikan sisanya. c. Penjamin emisi dengan kesanggupan siaga (standby commitment). Membeli efek yang tidak terjual dengan harga negosiasi.

2. Akuntan Publik Salah satu lembaga penunjang yang bertujuan untuk memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan perusahaan yang akan go-public. a. Pendapat baik tanpa pembatasan b. Pendapat baik dengan pembatasan c. Laporan tanpa pendapat d. Pendapat tidak setuju 3. Perusahaan Penilai Salah satu lembaga penunjang pasar modal guna melaksanakan penilaian kembali aktiva tetap perusahan. Laporan bersangkutan terlebih dahulu harus disetujui Dirjen Pajak, Departemen Keuangan.

4. Notaris Berperan dalam pembuatan perjanjian dalam rangka emisi efek seperti perjanjian emisi, perwaliamanatan, perjanjian pertanggungan dan lain-lain yang harus dibuat melalui notaris agar mempunyai kekuatan hukum. 5. Konsultan Hukum Berperan dalam memberikan perlindungan kepada pemodal dari segi hukum. Bertugas meneliti antara lain: a. Akte pendirian b. Izin usaha c. Apakah emiten sedang menghadapi gugatan atau tidak d. Hasil penelitian ini berupa pendapat dari segi hukum (legal opinion) yang akan dimuat dalam prospektus.

6. Khusus untuk Emisi Obligasi a. Trustee (wali amanat) Lembaga yang ditunjuk oleh emiten untuk mewakili kepentingan para pemegang obligasi yang jumlahnya banyak dan belum tentu orangnya. b. Guarantor (penjamin) Lembaga yang akan menanggung pelunasan kembali pinjaman pokok obligasi dan pembayaran bunganya apabila emiten cidera janji. c. Agen pembayaran utama, koordinator agen pembayaran dengan emiten d. Agen pembayaran, pelaksana pembayaran pokok dan bunga.

Lembaga Penunjang di Pasar Sekunder
a. Perantara Perdagangan Efek Berperan dalam mempertemukan penjual dan pembeli efek. b. Pedagang Efek Melakukan jual beli untuk dan atas tanggungan sendiri c. Biro Administrasi Efek Badan hukum berbentuk PT yang melakukan usaha dalam bidang pengelolaan administrasi efek. d. Perusahaan Perdagangan Surat Berharga Melakukan kegiatan sebagai penjamin emisi efek, perdagangan efek dan perantara perdagangan efek e. Clearing House Lembaga yang membantu emiten dalam hal pelaksanaan pembayaran efek, jika lembaga ini tidak ada maka pembayaran efek biasanya akan dilakukan dengan kas pada saat pembeli menerima surat efek

Mekanisme Perdagangan Saham
1. Pasar Perdana
4

Capital Market Supporting Professionals Capital Market Supporting Institutions
6

1

1

I S S U E R

5

Bapepam

2 3 7

IDX Secondary Market
8

Primary Market

Keterangan Gambar: 1. Emiten dibantu oleh lembaga dan profesi penunjang dalam menyiapkan dokumen-dokumen 2. Permohonan dalam rangka kontrak pendahuluan listing 3. Penandatanganan kontrak antara emiten yang dianggap layak dengan BEI 4. Emiten memperoleh pernyataan pendaftaran oleh Bapepam 5. Bapepam mengeluarkan pernyataan resmi 6. Emiten dan lembaga penunjang masuk pasar perdana 7. Emiten mengajukan permohonan untuk listing di BEI 8. Listing di pasar sekunder

Pasar Perdana adalah penawaran efek emiten kepada pemodal selama masa tertentu sebelum efek tersebut dicatatkan di bursa. Pasar Sekunder Dalam waktu selambat-lambatnya 90 hari setelah izin emisi diberikan maka efek tersebut harus dicatatkan di bursa, di mana transaksi dilakukan melalui perantara perdagangan efek dan pedagang efek yang menjadi anggota bursa.

Jenis Transaksi dan Peraturannya Perdagangan di bagi dalam 3 segmen pasar: 1. Regular Trading, yang dipilih oleh investor untuk memperoleh harga yang terbaik, karena harga pada pasar reguler dibentuk sesuai dengan mekanisme pasar 2. Non Regular Trading, dipilih oleh investor yang ingin membeli dan menjual efek dalam jumlah dan harga sesuai dengan keinginan mereka. 3. Cash Trading adalah perdagangan dengan maksud negosiasi langsung untuk persyaratan tunai dan penyerahan segera.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->