Asal

Mula

Densus

88

Dan

Persenjataannya

Saat Terjadi Pengepungan Teroris Gembong "Nurdin M Top" Dan Kawan - kawan kemarin ditemanggung dan bekasi,Mungkin ada yang bertanya,siapa itu Densus88?

Sekilas Tentang DENSUS 88 (Detasemen Khusus 88) Anti Teror Mabes Polri Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri No. Pol. : Skep/756/X/2005, tentang Pengesahan Pemakaian Logo Densus 88 Anti Teror, tanggal 18 Oktober 2005, maka berikut ini adalah LOGO DENSUS 88 ANTI TEROR.

Logo dapat dideskripsikan sebagai berikut: Berupa desain lingkaran dengan garis warna hitam dengan tulisan “DETASEMEN KHUSUS 88 ANTI TEROR” dengan latar belakang warna merah marun dan di tengahtengah lingkaran terdapat gambar burung hantu warna hitam dan abu-abu dengan latar belakang warna kuning terang. ARTI LOGO Burung Hantu Burung hantu merujuk pada spesies burung “nocturnal” (aktif waktu malam) dan mempunyai bentuk muka yang berbeda dengan burung biasa. Muka burung hantu berbentuk rata seperti muka manusia dengan kedua belah matanya menghadap ke depan. Burung hantu juga mempunyai paruh bengkok kebawah yang tajam, dan mempunyai bulu

Angka 88 merupakan representasi dari korban peristiwa bom Bali pada tahun 2002 dari warga asing yang mengalami korban terbanyak yaitu Australia. Burung hantu juga dilengkapi sepasang sayap yang cukup spesial karena mampu meredam gerakan udara yang membuatnya tidak bersuara saat terbang dan menangkap mangsanya dengan kejutan. Matanya yang terletak dibagian depan memberi kesan burung ini pandangan “menyatu” yang hebat.jambul yang lembut. Tikus dapat diartikan sebagai teroris yang selalu mengganggu umat manusia. Daya penglihatannya dan pendengarannya pada malam hari sangat tajam. mampu mendengar cicitan tikus pada jarak 500 m. Mengkonsumsi tikus lebih banyak 2-3 ekor per hari namun daya membunuh lebih dari yang dimakannya. dan kecepatan terbang yang tinggi akan memburu tikus (yang dimanapun selalu mengganggu dan merusak) kemanapun bersembunyi secara cepat dan akurat. FILOSOFI Burung hantu dengan kemampuan penglihatan yang tajam. Dimana seekor burung hantu mempunyai kemampuan penglihatan secara binokuler (melihat sebuah obyek dengan kedua mata secara bersamaan). 70 derajat diantaranya dapat dilihat secara binokuler. kemampuan bergerak tanpa bersuara di malam hari. Namun ia bisa memutar kepalanya 270 derajat sehingga bisa melihat ke belakang dengan mudah. kotoranya menunjukkan 99% memangsa tikus sedangkan 1% memangsa serangga. Wajah yang lebar ini berfungsi seperti radar menangkap suara yang menyalurkan gelombang suara melaui otot-otot wajah ke telinga. Arti angka 88 pada tulisan Detasemen Khusus 88 ini menyerupai dua buah borgol. tangkas. Ini artinya bahwa pekerjaan Detasemen 88 Antiteror ini terus berlangsung dan tidak kenal berhenti. Makna "88" berikutnya adalah. burung hantu dilengkapi dengan sistem pendengaran yang sagat baik. angka "88" tidak terputus dan terus menyambung. Telinga terletak di dekat mata dan dilingkupi oleh wajah yang lebar. cekatan dan disamping menyambar juga mengejar mangsanya di atas tanah. sehingga burung hantu dapat melihat obyek secara tiga dimensi dengan wilayah penglihatan 110 derajat. Karena sering berburu dimalam hari. . Angka "88" juga menyerupai borgol yang maknanya polisi serius menangani kasus ini. Kemampuan burung hantu tersebut dapat melambangkan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat bergerak dengan sangat rahasia digunakan sebagai logo Detasemen Khusus 88 Anti Teror untuk memburu teroris kemanapun berada. Itu juga membuatnya mampu mendengar pergerakan buruannya dengan jelas sambil terbang. Cakarnya yang tajam akan keluar memanjang saat menyerang sehingga meningkatkan keberhasilan serangan. Burung hantu adalah binatang pemangsa yang efisien karena dilengkapii perlengkapan yang memadai sebagai predator. Penelitian pada jenis tertentu. pendengaran yang kuat karena “radar” yang ada pada wajahnya. Semuanya itu membuat Burung Hantu memiliki kemampuan berburu yang sangat tinggi.

Kasus pengeboman di Bali tanggal 12 Oktober 2002 telah membuka mata pemerintah Republik Indonesia dan dunia pada umumnya bahwa di Indonesia benar telah terjadi aktivitas terorisme yang sangat serius. pemerintah Republik Indonesia belum menyadari akan adanya aktivitas terorisme di Indonesia.Meski sudah terjadi ratusan pengeboman di Indonesia sejak tahun 1999. .

Cara kerja satuan tugas tersebut agar lebih efektif. Dikedepan satuan ini akan memiliki pesawat C-130 Hercules sendiri untuk meningkatkan mobilitasnya. teknik dan intelijen dengan negara negara di dunia. Persenjataan Densus 88 Satuan pasukan khusus baru Polri ini dilengkapi dengan persenjataan dan kendaraan tempur buatan Amerika. dan shotgun Remington 870. seperti senapan serbu Colt M4. Untuk dapat segera mengungkap kasus bom Bali tersebut. maka diberi keleluasaan untuk memotong segala bentuk hambatan birokratis di lingkungan Polri. Senapan serbu Colt M4 Senapan penembak jitu Armalite AR-10 Shotgun Remington 870 . Untuk dapat menanggulangi terorisme di Indonesia. senapan penembak jitu Armalite AR-10. bahkan diberlakukan surut untuk penanggulangan terorisme tersebut. Kepala Kepolisian Republik Indonesia membentuk satuan tugas yang anggotaangotanya dipilih dari polisi-polisi terbaik dari seluruh Indonesia.menangkap pelaku dan membongkar jaringan teroris yang ada di belakangnya.Perundang-undangan pemberantasan terorismepun segera dibentuk. Tugas pokok satuan tugas yang baru dibentuk adalah untuk dapat segera mengungkap kasus pengeboman.segera dibuat naskah kerjasama internasional di bidang kepolisian.

Pesawat C-130 Hercules GO DENSUS 88!!!!! .