P. 1
Perambatan Gelombang - Dasar-Dasar Akustik Kelautan

Perambatan Gelombang - Dasar-Dasar Akustik Kelautan

|Views: 108|Likes:
Published by Angga Dwinovantyo

More info:

Published by: Angga Dwinovantyo on Oct 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

PERAMBATAN GELOMBANG

Nama NRP

: Angga Dwinovantyo : C54110047

Kelompok : 2

BAGIAN AKUSTIK DAN INSTRUMENTASI KELAUTAN DEPARTEMEN ILMU DAN TEKNOLOGI KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Klik option kemudian klik Export FFT data as ASCII. Laptop dengan OS Windows 2. Frekuensi Pendahuluan Latar Belakang Suara dibangkitkan oleh pergerakan atau getaran dari semua benda. Alat yang digunakan: 1. Metodologi Praktikum dimulai pada tanggal 5 Oktober 2012 di Ruang Serba Guna . tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel.wav menjadi *.Abstrak Akustik merupakan ilmu suara. Gangguan ini merambat jauh dari sumber dengan kecepatan tinggi. Setelah itu muncul dialog import data. Untuk mempermudah praktikum. Dalam hal ini. Blok seluruh grafik. Buka Microsoft Excel 2010. akan muncul grafik suara. Ketika sumber bergerak. Tujuan praktikum ini ialah untuk mengetahui kerakter gelombang suara dengan program Wavelab. Kemudian cut grafik yang dipilih tadi. selama itu partikel medium secara bergantian menyatu kemudian berpisah.wav” Cara Kerja: Steinberg Wavelab 6 1. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB. Klik open. Kemudian paste dan grafik 0-25ms akan muncul. 1 Tujuan Untuk mengetahui karakter gelombang suara digital melalui program pengolahan sinyal Steinberg WaveLab. energi kinetik diberikan kepada medium dan melewatinya sebagai gelombang elastik berjalan. tergantung oleh densitas dan elastisitas zatnya. setelah itu klik analyze selection maka akan muncul grafik baru di jendela FFT. 5. kemudian klik “Ketukan. digunakan Laptop dengan program Wavelab dan Microsoft Excel serta file suara “ketukan” sebagai bahan utama praktikum. 6. mentrasmisikan serta efeknya.txt. Kata kunci: Intensitas. 7. File suara “Ketukan.txt”. Software Steinberg Wavelab 6 3. termasuk membuatnya.txt” Microsoft Excel 1. istilah suara tidak hanya menjelaskan fenomena di udara bagaimana sensasi dalam mendengar. pilih seluruh grafik tersebut dari 0-25 ms. Arahkan pointer ke detik ke 25 ms. Dilakukan perubahan bentuk data dari bentuk suara ke bentuk angka dengan menggunakan analisis data FFT pada program Wavelab yang kemudian dilakukan pemindahan data dari bentuk eksistensi *. 4. Microsoft Word dan Excel Bahan yang digunakan: 1. Klik spectrum analyzer (FFT). 3. juga apa saja yang di atur oleh fisika analog. Gelombang suara. Klik new dan akan muncul halaman baru tanpa grafik. 2. Gelombang suara merupakan gabungan berbagai sinyal. Save file tersebut dengan nama “25 ms.wav”. Klik open. Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan. Buka software Steinberg Wavelab 6 2. Data yang di dapat pada percobaan menunjukkan bahwa Intensitas gelombang suara setiap frekuensi tidak berbeda jauh walaupun ada satu atau dua suara yang berbeda jauh. pilih file “25ms. Analisis gelombang suara digital dengan program Steinberg Wavelab.

3. Pembahasan Besarnya energi gelombang yang melewati suatu permukaan disebut dengan intensitas gelombang. Array menunjukkan range dari ms tersebut. Tabel 1. dan axis Y sebagai dB. Untuk frekuensi akhir atau 22000 Hz berkisar dari nilai 13 dB sampai dengan 28 dB. Dapat dilihat di grafik. Dari data yang diperoleh. 6. Banyak Banyak Frekuensi Frekuensi Puncak Puncak 25 ms 16 1125 ms 21 50 ms 26 1150 ms 24 75 ms 15 1175 ms 21 100 ms 12 1200 ms 28 125 ms 14 1225 ms 12 150 ms 17 1250 ms 12 175 ms 19 1275 ms 12 200 ms 17 1300 ms 23 225 ms 24 1325 ms 32 250 ms 21 1350 ms 21 275 ms 24 1375 ms 15 300 ms 21 1400 ms 24 325 ms 28 1425 ms 21 350 ms 12 1450 ms 24 375 ms 9 1475 ms 21 400 ms 23 1500 ms 28 425 ms 24 1525 ms 12 450 ms 21 1550 ms 12 475 ms 24 1575 ms 12 500 ms 21 1600 ms 23 525 ms 28 1625 ms 32 550 ms 12 1650 ms 21 575 ms 24 1675 ms 24 600 ms 21 1700 ms 21 625 ms 24 1725 ms 28 650 ms 21 1750 ms 12 675 ms 28 1775 ms 9 700 ms 12 1800 ms 23 725 ms 14 1825 ms 24 750 ms 32 1850 ms 21 775 ms 32 1875 ms 24 800 ms 15 1900 ms 12 825 ms 24 1925 ms 12 850 ms 21 1950 ms 12 875 ms 24 1975 ms 23 900 ms 21 2000 ms 32 925 ms 28 2025 ms 21 950 ms 12 2050 ms 24 975 ms 12 2075 ms 21 1000 ms 12 2100 ms 28 1025 ms 23 2125 ms 56 1050 ms 32 2150 ms 23 1075 ms 21 2175 ms 31 1100 ms 20 2200 ms 23 2 . Setiap percobaan pasti ada persen error atau persen kesalahan walaupun nilainya kecil. klik next sampai muncul pilihan comma dan space. Intensitas gelombang mempunyai nilai yang berbeda-beda namun memiliki rentang yang tidak terlalu jauh. Isi kolom frekuensi dari 250 ms sampai 22. Intensitas gelombang memiliki rentang yang tidak terlalu jauh. pilih kedua kolom itu dan klik finish. Walapun ada satu atau dua gelombang yang mempunyai rentang Intensitas gelombang yang jauh. dan dB (desibel). misal untuk frekuensi 250 ms maka di blok data intensitas dari 0 sampai mendekati 250 ms (tidak boleh lebih dari 250 ms) Isi kolom dB (desibel) dengan rumus =10*log(rata-rata). Untuk frekuensi – frekuensi selanjutnya. Perhitungan banyak puncak pada setiap ms. rata-rata Intensitas gelombang pada frekuensi awal atau 0 . 5. Buat grafik dengan axis X sebagai frekuensi. Buat tabel baru dengan kolom Frekuensi.000 ms Isi kolom Rata-rata pada setiap ms dengan menggunakan rumus =average(array) pada kolom intensitas. 4. Rata-rata. Intensitas gelombang (0 didefinisikan sebagai jumlah energi gelombang per satuan waktu (daya) per satuan luas yang tegak lurus terhadap arah rambat gelombang.250 Hz berkisar dari nilai 48 dB sampai dengan 54 dB. 7.

Grafik Suara "Ketukan" 60 25 ms 100 ms 175 ms 250 ms 325ms 400ms 475ms 550ms 625ms 700ms 775ms 850ms 925ms 1000ms 1075ms 1150ms 1225ms 1300ms 1375ms 1450ms 1525ms 1600ms 1675ms 1750ms 1825ms 1900ms 1975ms 250 10000 10750 11500 12250 13000 13750 14500 15250 16000 16750 17500 18250 19000 19750 20500 21250 22000 1000 1750 2500 3250 4000 4750 5500 6250 7000 7750 8500 9250 50 ms 125 ms 200 ms 275 ms 350ms 425ms 500ms 575ms 650ms 725ms 800ms 875ms 950ms 1025ms 1100ms 1175ms 1250ms 1325ms 1400ms 1475ms 1550ms 1625ms 1700ms 1775ms 1850ms 1925ms 2000ms 75 ms 150 ms 225 ms 300 ms 375ms 450ms 525ms 600ms 675ms 750ms 825ms 900ms 975ms 1050ms 1125ms 1200ms 1275ms 1350ms 1425ms 1500ms 1575ms 1650ms 1725ms 1800ms 1875ms 1950ms 2020ms 50 40 30 20 10 0 3 .

J.5).Kesimpulan dan Saran Dari praktikum yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa dalam setiap detik suara yang dihasilkan memiliki frekuensi dan Intensitas gelombang yang berbeda sehingga menghasilkan nada suara yang berbeda.47) Pierce. 2012. S. Allan D..B. H. 4 . The Wave Theory of Sound.htm. 2000.du. Operator Manual Wavelab Lite Stainberg. Bischoff. Daftar Pustaka Calvert. http://asa. Saran untuk praktikum ini agar digunakan software pengolahan data untuk pembuatan grafik agar hasil plot yang didapat tidak rumit dan sulit dianalisis.edu/~jcalvert/waves/soun dwav. (Diakses pada tanggal 12 Oktober 2012 pukul 23. Schomburg (Edited for version 2.org/pierce. Bachmann C.aip.27) Popow D. (Diakses pada tanggal 12 Oktober 2012 pukul 22. http://mysite. Sound Waves. and C. (for version 2). Pfeifer.html. Praktikan dapat menggunakan program Wavelab untuk mengetahui kerakter gelombang suara. Steinberg Media Technologies AG. 2002.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->