P. 1
Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional

Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional

|Views: 20|Likes:
Published by Yesicha Ryona

More info:

Published by: Yesicha Ryona on Oct 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/16/2012

pdf

text

original

Sistem Hukum dan Peradilan Internasional

oleh :

Kelompok Ganjil

XI IPS2
1 design by c'v April 2010

Sistem Hukum Internasional
 “Sistem” dalam Kamus Umum

2

Bahasa Indonesia mengandung arti susunan kesatuan-kesatuan yang masing-masing tidak berdiri sendiri-sendiri tetapi berfungsi membentuk kesatuan secara keseluruhan.  Tetapi yang dimaksud dengan Sistem Hukum Internasional dalam materi ini ialah satu kesatuan hukum yang berlaku untuk komunitas design by c'v April 2010 Internasional (semua negara di dunia) yang harus dipatuhi

Hukum Internasional
 Beberapa pendapat mengenai Hukum

Internasional antara lain dikemukakan oleh :  J.G. Starke “sekumpulan hukum (body of law) yang sebagian besar terdiri atas asas-asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antarnegara.”  Wirjono Prodjodikoro “hukum yang mengatur perhubungan hukum antara berbagai bangsa di berbagai negara.”  Mochtar Kusumaatmadja “keseluruhan kaidah dan asas yang mengatur hubungan/persoalan yang melintasi batas-batas negara antara : * negara & negara, * negara & subjek hukum lain bukan design by c'v April 2010 3 negara/subjek hukum bukan negara 1 sama lain.

Asal Mula Hukum Internasional
Bangsa Romawi (±89SM) = “ius civile” (hukum sipil) dan “ius gentium” (hukum antarbangsa).

volkernrecht (Jerman)

droit des gens (Prancis)

4

design by c'v

International Law (Inggris)
April 2010

Persamaan & Perbedaan Hukum Perdata Internasional dan Hukum Publik Internasional
PERSAMAAN
Keduanya mengatur hubungan antarpersoalanpersoalan yang melintasi batas-batas negara.

PERBEDAAN
dalam hukum perdata Internasional, persoalan berkaitan dengan hukum perdata, sedangkan dalam design by c'v hukum publik 5 Internasional, persoalan

April 2010

Hukum Internasional dalam Arti Modern
 Secara garis besar, hukum

Internasional dibagi menjadi :  Hukum Internasional Tertulis, dan  Hukum Internasional Tidak Tertulis.

6

design by c'v

April 2010

KONVENSI WINA 1969
HUKUM TIDAK TERTULIS • Ruang lingkup • masih terdapat hanya berlaku untuk hukum kebiasaan perjanjian yang ruang antarnegara. lingkupnya hanya • Menghasilkan suatu untuk perjanjian perjanjian tertulis : antarnegara. “Vienna • memiliki Convention on The pengaturan Law of Treaties.” tersendiri seperti • Tunduk pada perjanjian ketentuan hukum antarnegara dan kebiasaan organisasiInternasional dan organisasi yurisprudensi / Internasional. prinsip-prinsip • Perjanjiandesign by April 7 hukum. c'v perjanjian yang 2010 dilakukan secara HUKUM TERTULIS

Asas – asas Hukum Internasional
ASAS TERITORIAL
Didasarkan pada kekuasaan negara atas daerahnya.

ASAS Didasarkan pada KEBANGSAA kekuasaan negara N utk warga negaranya
ASAS KEPENTINGA N UMUM
8 design by c'v

Didasarkan pada kekuasaan negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan dalam kehidupanApril 2010 masyarakat.

DALAM ARTI MATERIAL “sumber hukum yang membahas dasar berlakunya hukum suatu negara.”

DALAM ARTI FORMAL

“sumber dari mana kita mendapatkan atau menemukan ketentuanketentuan hukum Menurut MOCHTAR KUSUMAATMADJA, dalam Internasional.”
buku “Hukum Internasional Humaniter”.
9 design by c'v April 2010

Dalam Arti Material
Terdapat dua aliran

Bersandar pada hak asasi atau hak-hak alamiah, atau hukum alam yang berasal dari Tuhan. Pencetusnya adalah Grotius &

Bersandar pada persetujuan bersama dari negara + pacta

sunt servanda.
Pencetusnya adalah Hans

Kelsen.
April 2010

Emmerich Vattel .
10 design by c'v

Dalam Arti Formal
“Hukum Internasional merupakan sumber hukum yang digunakan oleh Mahkamah Internasional dalam memutuskan masalah – masalah hubungan Internasional”.

Perjanjian Internasional (Traktat)
Kebiasaan-kebiasaan Internasional yang diterima sebagai hukum.

Asas-asas umum hukum yang diakui bangsa beradab.
Keputusan-keputusan hakim dan ajaran para ahli hukum Internasional.

Pendapat-pendapat ahli hukum terkemuka.
April 2010 design by c'v 11

Subjek Hukum Internasional
Orang Negara

April 2010

design by c'v

12

N o

Nama

Uraian Subjek hukum Internasional dalam arti klasik. Peninggalan sejarah sejak zaman dulu ketika Paus bukan hanya merupakan kepala Gereja Roma, ttp juga memiliki kekuasaan duniawi.

Keterangan Hukum Internasional = Hukum Antarnegara Memiliki perwakilan diplomatik di banyak ibukot negara. Saat ini dikenal dengan Organisasi Internasional.

1. Negara

2. Takhta Suci

3. Palang Merah Berkedudukan di Jenewa, Internasional kemudian adanya perjanjian dan konvensi Palang Merah tentang Perlindungan Korban Perang. 4 Organisasi Internasional

Mempunyai hak&kewajiban Contoh : PBB, dalam konvensi ILO, WHO, Internasional. dan FAO. Contoh : turis, pelajar, musisi, duta, atau wakil negara. Karena mereka memiliki hak 13 menentukan

5. Orang Orang yang dituntut untuk Perseorangan melakukan / mengkualifikasikan suatu hukum. 6 Pemberontak & Pihak dlm Sengketa
April 2010

Dapat memperoleh kedudukan dan hak sbg pihak yang bersengketa.
design by c'v

Hubungan Hukum Internasional dengan Hukum Nasional

Hanz Kelsen & George Scelle

Triepel & Anzilotti

April 2010

design by c'v

14

“satu kesatuan”

Semua hukum merupakan satu sistem kesatuan hukum yang mengikat individu – individu dalam suatu negara ataupun negara-negara dalam masyarakat internasional.

 walaupun kedua sistem hukum itu mempunyai istilah berbeda, namun subjek hukum tetap sama.

 sama-sama mempunyai kekuatan hukum yang mengikat, karena sama-sama mempunyai kekuatan mengikat terhadap individu-individu maupun negara.
April 2010 design by c'v 15

“SISTEM TERPISAH”

Hukum Internasional dan Hukum Nasional merupakan 2 sistem terpisah yang berbeda satu sama lain.
Kebiasaan pada 1 negara dan hukum tertulis utk Internasional
Individu pada 1 negara dan masyarakat Internasional
Kekuatan hukum negara yang mengikat penuh dan kekuatan hukum Internasional yang horizontal 16

Perbedaan sumber hukum Perbedaan mengenai subjek Perbedaan mengenai kekuatan hukum
April 2010 design by c'v

Proses Ratifikasi Hukum Internasional menjadi Hukum Nasional
NEGARA A NEGARA B

Penjajakan

Perundingan Penandatangan

Perumusan Masalah Penerimaan Penandatangan suatu perjanjian Internasional dapat merupakan persetujuan atas naskah yg dihasilkan & merupakan pernyataan utk mengikatkan diri secara difinitif.

17

Apabila berkenaan dengan : • masalah politik, perdamaian, pertahanan, & keamanan negara • perubahan wilayah / perubahan batas wilayah, • kedaulatan negara, • HAM & lingkungan hidup, • pembentukan kaidah hukum baru, • pinjaman / hibah luar negeri. Pengesahan perjanjian Internasional melalui UU dilakukan berdasarkan materi perjanjian & bukan berdasarkan bentuk / nama perjanjian.

Pada umumnya memiliki materi yang bersifat prosedural dan memerlukan penerapan dalam waktu singkat tanpa mempengaruhi peraturan perundang-undangan Nasional, di antaranya perjanjian induk yg menyangkut kerjasama di bidang IPTEK, ekonomi, perdagangan, kebudayaan, pelayaran niaga, serta perjanjian-perjanjian yang bersifat teknis lainnya.

Catatan : Klasifikasi menurut materi perjanjian dimaksudkan agar tercipta kepastian hukum & keseragaman bentuk pengesahan perjanjian Internasional dengan UU. Sebaliknya, pengesahan perjanjian Internasional yg tidak termasuk dalam kategori perjanjian April 2010 design dgn 18 Internasional dilakukan by c'v keputusan Presiden dan evaluasi DPR.

Mahkamah Internasional

International Court of Justice

April 2010

design by c'v

19

Mahkamah Internasional

Arbitrase Internasional Permanent Court of International Juctice International Criminal Court
April 2010 design by c'v 20

Sengketa Internasional & Faktor Penyebab
Sengketa Internasional adalah sengketa / perselisihan

yg terjadi antarnegara baik yg berupa masalah wilayah, warga negara, HAM, maupun masalah yang bersifat pelik, yaitu masalah terorisme.

April 2010

design by c'v

2 1

FAKTOR PENYEBAB

CONTOH

Sengketa antara Blok Barat (Amerika) & Blok Timur (Uni Soviet) Masalah SipadanLigitan, Konflik Israel & Palestina. Korea Utara, Iran & IraK yg diduga memiliki potensi tenaga Nuklir. Serangan Amerika thd negara Timur Tengah yg dianggap sarang teroris. GAM, RMS di Indonesia, & Muslim Moro di Filipina.

Penyerangan thd Afghanistan, Irak, & Somalia.
April 2010 design by c'v

2 2

Peranan Mahkamah Internasional dalam Menyelesaikan Sengketa Internasional

Ratione Personae
Akses ke Mahkamah Internasional yang hanya terbuka untuk negara, individu, & organisasiorganisasi Internasional tidak dapat menjadi pihak dari suatu sengketa di depan mahkamah.

Ratione Materiae
Akses ke Mahkamah Internasional meliputi semua perkara yg diajukan pihak yg bersengketa kepadanya, terutama yg terdapat dlm piagam PBB / perjanjian&konvensi .
April 2010 design by c'v 2 3

Wewenang Wajib Mahkamah Internasional
Konvensional
Menyelesaikan sengketa-sengketa yang mungkin lahir di masa yang akan datang mengenai pelaksanaan & interpretasi perjanjian tersebut di depan mahkamah. Contohnya, sengketa pada tahun 1919, perjanjian wilayah mandat, perjanjian Negara-negara pihak statuta dapat setiap saat menerima wewenang wajib mahkamah tanpa persetujuan khusus dengan negara lain yang sama dalam sengketa hukum, mengenai perjanjian, persoalan hukum Internasional, pelnggaran kewajiban Internasional, dan Klausula besarnya ganti rugi Opsional thd pelanggaran tsb.2 April 2010 design by c'v 4

Wewenang Wajib Mahkamah Internasional

April 2010

design by c'v

2 5

Upaya Penyelesaian Sengketa Internasional
Suatu opini petunjuk hukum yg dibuat pengadilan dalam melarasi permasalahan yang diajukan oleh lembaga berwenang. Suatu kesepakatan awal di antara pihak yang bersengketa yg menginginkan persengketaan akan diselesaikan.

Suatu asas untuk menetapkan keputusan oleh pengadilan Internasional atas dasar keadilan & April 2010 design by c'v keterbukaan.

2 6

Pemeriksaan & Penyelidikan
Komisi Tinggi HAM PBB/Lembaga HAM Internasional

Proses Peradila n Pemberian
Sanksi

MAHKAMAH INTERNASIONA L Negara-negara Anggota/Bukan PBB

Pengaduan dari Negara yg dirugikan

Terjadi Pelanggar an HAM

Terjadi Sengketa/Konfli k

April 2010

design by c'v

2 7

diambil dengan cara

Mengambil suara mayoritas dari hakim-hakim yang hadir.
Tiap-tiap negara anggota PBB harus melaksanakan Dalam Piagam keputusan Mahkamah PBB pasal 94 Internasional dalam sengketa. Jika negara yg bersengketa tidak melaksanakan kewajibankewajibannya maka negara lain dapat mengajukan persoalannya ke Dewan Keamanan.
April 2010 design by c'v 2 8

Peranan Hukum Internasional dalam Menjaga Perdamaian Dunia

Perjanjian pemanfaatan Benua Antartika secara damai pada tahun 1959. Perjanjian pemanfaatan nuklir untuk kepentingan perdamaian pada tahun 1968. Perjanjian damai Dayton (OhioAS) pada tahun 1959, yang mengharuskan pihak Serbia, Muslim Bosnia, dan Kroasia mematuhinya.
April 2010 design by c'v 2 9

Prinsip Hidup Berdampingan secara Damai
a. Prinsip bhw negara tidak akan menggunakan kekerasan yg bersifat mengancam integritas teritorial/kebebasan politik suatu negara.
b. Prinsip nontintervensi dalam urusan luar/dalam negeri suatu negara. c. Prinsip persamaan hak menentukan nasib sendiri. d. Prinsip persamaan kedaulatan negara. e. Prinsip hukum internasional mengenai kemerdekaan, kedaulatan, & integritas teritorial suatu negara. f. Prinsip itikad baik dalam hubungan Internasional. g. Prinsip keadilan dan hukum Internasional.
April 2010 design by c'v 3 0

Contoh negara yang pernah menerima Keputusan Mahkamah Internasional

April 2010

design by c'v

3 1

Video contoh sengketa Internasional yang pernah terjadi

April 2010

design by c'v

3 2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->