P. 1
Cara Mengukur pH Tanah

Cara Mengukur pH Tanah

|Views: 88|Likes:
Published by Mas Indra Ridho

More info:

Published by: Mas Indra Ridho on Oct 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2012

pdf

text

original

ali ini informasi-budidaya akan membagikan tips bagaimana cara sederhana dan mudah mengukur pH tanah menggunakan

kertas lakmus atau pH indikator. Ini adalah cara yang biasa digunakan para petani bukan untuk tujuan penelitian dalam bidang ilmu tanah. Yach karena informasi-budidaya ditulis memang untuk para petani, dan penjelasannyapun menggunakan bahasa petani yang cenderung sederhana. Pengukuran pH tanah bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu dengan kertas lakmus, pH indikator dan pH meter. Pengukuran yang paling akurat adalah menggunakan pH meter, namun sayang alat tersebut sangatlah mahal sehingga kurang terjangkau bagi kita para petani kecil. Oleh karena itu kita hanya akan membahas cara menggunakan kertas lakmus atau pH indikator yang harganya sangat terjangkau oleh kantong kita. Langsung praktek aja ya, Alat dan Bahan: 1. 2. 3. 4. 5. Kertas lakmus atau pH indikator Air aqua Gelas aqua Sendok teh Sampel tanah (cara mengambil sample tanah: ambil tanah kering dari empat ujung dan tengah-tengah lahan kita, campurkan secara merata, jemur beberapa jam supaya kering. Ini bertujuan agar tanah yang akan diukur pHnya merupakan bagian yang rata dari lahan kita)

Cara pengukuran: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Ambil sedikit sample tanah dan air aqua dengan perbandingan 1 : 1, Masukkan dalam gelas aqua Aduk-aduk hingga benar-benar homogen (merata) Biarkan beberapa menit hingga campuran air dan tanah tadi memisah (tanahnya mengendap) Setelah airnya terlihat agak jernih masukkan ujung kertas lakmus atau pH Indikator kedalam campuran tadi (sekitas 1 menit) tetapi jangan sampai mengenai tanahnya. Tunggu beberapa saat sampai kertas lakmus atau pH indikator berubah warnanya. Setelah warnanya stabil, cocokkan warna yang diperoleh oleh kertas lakmus atau pH indikator tadi dengan bagan warna petunjuknya. Kita akan segera tahu pH tanah kita berapa.

Sangat mudah bukan? Seperti kita ketahui bersama pH tanah sangatlah penting dalam ilmu pertanian karena pH tanah akan menentukan kesuburan suatu tanaman. Kenapa demikian ? Karena pH tanah sangat menentukan bisa atau tidak suatu unsur hara dalam tanah diserap oleh akar tanaman. pH adalah tingakat keasaman atau kebasa-an suatu benda yang diukur dengan menggunakan skala pH antara 0 hingga 14. Sifat asam mempunyai pH antara 0 hingga 7 dan sifat basa mempunyai nilai pH 7 hingga 14. Sebagai contoh, jus jeruk dan air aki mempunyai pH antara 0 hingga 7, sedangkan air laut dan cairan pemutih mempunyai sifat basa (yang juga di sebut sebagai alkaline) dengan nilai pH 7 – 14. Air murni adalah netral atau mempunyai nilai pH 7. Biasanya jika pH tanah semakin tinggi maka unsur hara akan semakin sulit diserap tanaman, demikian juga sebaliknya jika terlalu rendah akar juga akan kesulitan menyerap makanannya yang

Sebagai contoh kedelai tumbuh dengan baik pada tanah dengan kisaran pH 6.5. K dan zat hara lain yang mereka butuhkan. Bakteri ini hidup di dalam nodule akar tanaman legume (seperti alfalfa dan kedelai) dan berfungsi secara baik bilamana tanaman dimana bakteri tersebut hidup tumbuh pada tanah dengan kisaran pH yang sesuai. Kacang tanah tumbuh dengan baik pada tanah dengan pH 5. semoga bisa bermanfaat bagi pembaca semua.6.0 hingga 7.0. Dan harapan saya tentunya akan bisa lebih meningkatkan hasil pertanian dari para petani kita. tanaman tidak dapat memanfaatkan N. Jika pH larutan tanah meningkat hingga di atas 5.0 hingga 7. Jika larutan tanah terlalu masam. Pada tanah masam.berada dalam tanah. tanaman mempunyai kemungkinan yang besar untuk teracuni logam berat yang pada akhirnya dapat mati karena keracunan tersebut. Di sisi lain Pospor akan tersedia bagi tanaman pada Ph antara 6. bunga dan semak-semak serta buah-buahan tergantung dengan pH dan ketersediaan tanah yang mengandung nutrisi yang cukup. Akar tanaman akan mudah menyerap unsur hara atau pupuk yang kita berikan jika pH dalam tanah sedang-sedang saja (cenderung netral). P.0. Nitrogen (dalam bentuk nitrat) menjadi tersedia bagi tanaman.3 hingga 6. Demikian sekelumit tips dari informasi-budidaya tentang bagaimana cara mengukur pH tanah menggunakan kertas lakmus atau pH meter. Beberapa bakteri membantu tanaman mendapatkan N dengan mengubah N di atmosfer menjadi bentuk N yang dapat digunakan oleh tanaman. Banyak tanaman termasuk sayuran. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->