Apakah Taurat, Zabur dan Injil?

Secara umum diketahui bahwa saudara-saudara dari umat Muslim mengenal tiga kitab suci kristiani dari 104 pewahyuan. Kendati umat Muslim sering mendapat pengajaran bahwa ketiga kitab sebelum Al-Quran itu telah dirubah, sebagian besar umat Muslim sangatlah menghargai ketiga kitab suci tersebut. Ketiga kitab suci tersebut adalah Taurat, Zabur dan Injil. Artikel ini tidak membahas kepercayaan umat Muslim tentang pembatalan akan ketiga kitab tersebut, ataupun juga keyakinan bahwa adanya penyimpangan dalam penulisan yang dilakukan oleh umat Yahudi dan Kristen untuk ketiga kitab suci tersebut. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menguji berbagai pendapat dari kalangan Muslim akan ketiga kitab tersebut. Bagaimana pengertian mereka tentang ketiga kitab tersebut? Perlu dinyatakan disini tentang keyakinan penulis bahwa Taurat, Zabur dan Injil yang naskahnya masih ada di tengah-tengah umat Yahudi dan Kristen (Alkitab), adalah sama dengan kitab-kitab terdahulu yang diturunkan oleh Allah Yang Mahakuasa. Umat Muslim percaya bahwa ketiga kitab suci terdahulu telah dilebur Nabi Muhammad dalam hubungannya dengan umat Yahudi dan Kristen yang hidup pada masanya. Istri pertama Nabi, Siti Khodijah diketahui beragama Kristen sebelum menjadi Muslim, sepupunya yang bernama Waraka(Warqa) diketahui juga sebagai seorang pelajar Alkitab yang serius dan bahkan ada kemungkinan juga menjadi seorang penterjemah. Jadi sangatlah menarik jika kita dapat mengetahui apa yang dikatakan Quran mengenai ketiga kitab suci ini, dan juga kita dapat mengetahui akan pemikiran umat Yahudi dan Kristen yang hidup pada masa itu. Dalam melakukan hal ini kita juga akan melakukan perbandingan dengan Kitab Injil. Pengertian Umat Muslim tentang Tiga Kitab Suci Umat Muslim pada umumnya mengenal akan Taurat, Zabur dan Injil, pengertian mereka akan ketiga kitab ini sangat sederhana. Semuanya berpikir bahwa hal ini merupakan pewahyuan yang diberikan melalui Hazrat Musa, Daud dan Isa (yang berati damai besertanya). Tapi di bawah ini kita akan melihat beberapa pendapat lain.  Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat setara dengan Pentateukh: Tiga bagian dari Alkitab telah dikutip oleh Alquran menjadi bagian dari wahyu yang diterimanya yaitu : Pentateukh (Kitab Kejadian sampai dengan Ulangan) atau kitab Musa (Taurat); Mazmur Daud (Zabur) dan Injil Isa (Glasse, The Concise Encyclopedodia of Islam, hal. 72)  Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat setara dengan Perjanjian Lama: Pendapat lain mengatakan bahwa Taurat lebih kurang merupakan pewahyuan yang diberikan kepada umat Yahudi. Agama yang berhubungan dengan Ibrahim (Abraham) dan semua agama yang berhubungan dengan Yahudi dan Kristen harus menanggung konsekuensinya. Qur'an meninggikan yang satu dan mengabaikan yang lain contoh : Di antara mereka (umat dan kitabnya) ada kelompok yang berlaku benar, tapi kebanyakan dari mereka berkelakuan sangat buruk (ayat 66). Mereka diminta untuk hidup sesuai dengan Torah (Taurat) dan Evangel (Injil), tapi seperti para pendahulu organisasi agama tradisi lainnya, kaum Yahudi dan Keristen saling bertengkar satu sama lain bahwa masing-masinglah yang mempunyai kunci ke jalan keselamatan dalam eksklusivitas mereka :'Umat Yahudi berkata bahwa umat Kristen tak mempunyai dasar atas keyakinan mereka sedang umat Kristen mengatakan yang sebaliknya, padahal mereka semuanya membaca kitab tersebut.' (II,120). (FazlurRahman, Islam halaman 27) Dari kutipan di atas dari Fazlur Rahman diketahui bahwa Kitab yang menjadi dasar umat Yahudi dan Kristen adalah Taurat dan Injil, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Pemikiran ini

The Holy Qur'an:Text. Kepercayaan yang sama juga ditunjukkan oleh A.Ibid halaaman 285) (lihat bagian Interval Between Christ and Muhammad). Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat setara dengan Kitab yang hilang: Abdullah Jusuf Ali kelihatannya menyetarakan Taurat dengan Perjanjian Lama . Gospel of St Barnabas. halaman xi).    berasal dari kesaksian Al-Quran sendiri. Tapi Zabur dan Injil tak mendapat tempat dalam norma Islam. Jadi menurut pendapat Ali. ia menggunakan 3 nama berbeda untuk Injil yaitu: Injil Yesus. yang berarti Kitab Taurat dan Injil. Injil dan Perjanjian Baru: Tiga bagian dari Alkitab diterima sebagai Al-Qur'an sebagai wahyu yaitu: Pentateukh. Translation and Commentary halaman 282).. ada kalangan Muslim yang menolak Perjanjian Baru sebagai Injil. Dengan pandangan ini muncul pendapat bahwa Injil tak lagi ada. "Penyalinan massal secara tradisional" yang dimaksud Ali adalah merujuk pada Talmud (Ali. Muslim dari Inggris yang menyatakan kata pengantarnya dalam penterjemahan AlQuran: Dalam beberapa bagian dikatakan bahwa Al-Quran telah diturunkan untuk "mengkonfirmasikan yang sebelumnya". Pendapat yang mengatakan bahwa Injil setara dengan Kitab yang hilang: Sesuai dengan Injil. Karena kepercayaannya akan penyimpangan dari Alkitab. di mana saya mencoba untuk menelusurinya dalam buku ini. ahli Muslim dari Barat. Hal ini menyebabkan pengakuan akan adanya Perjanjian Baru sangat kecil: Injil (dari bahasa Yunani Evangel=kabar baik=Gospel) dikatakan dalam Quran bukanlah Perjanjian Baru yang diakui sebagai kanon dalam gereja." (Ali.. (Glasse. Gospel of Nativity. Namun karena hal ini. Mazmur Daud (Zabur) dan Injil. Taurat tak lagi berlaku.Ibid halaaman 285). halaman 72) Karena adanya perbedaan tema inilah Injil dianggap telah mengalami penyimpangan. Kitab Musa (Taurat). Ibid.(Arberry."Secara langsung dapat dikatakan bahwa ini setara dengan Kitab Yahudi. Pendapat penyimpangan ini pada dasarnya merujuk pada variasi tema yang sama. halaman 287) Pendapat yang mengatakan bahwa Injil setara dengan Empat Kitab pertama dari Perjanjian Baru: Mengacu pada pendapat Cyril Glasee. Bagian-bagian yang menyimpanglah yang selamat dan yang sekarang diakui Gereja sebagai kanon (contoh Gospel of Childhood. beberapa pendapat penyimpangan adalah benar. hal ini disebabkan Injil bertentangan dengan doktrin pemahaman Islam.dikenal di Indonesia sebagai Injil Barnabas). Umat Muslim percaya bahwa Kitab Perjanjian Baru yang digunakan oleh umat Kristen tak benar.. dan sebagaian besar karena wujud alamiah Kristus. Pendapat yang mengatakan bahwa Injil setara dengan Perjanjian Baru: Hughes membuat pernyataan yang menarik pada tahun 1885: . dianggap bahwa terjadi penyimpangan dalam Injil. Bagian yang hilang adalah "Hukum" dimana kehilangan terjadi oleh penyalinan secara massal yang dilakukan secara tradisional di masa kaum Yahudi dan Rasul hidup. yang merupakan kitab Yahudi dan Kristen. (Ali Ibid. ada beberapa kualifikasi berikut: Tapi Kitab tersebut telah hilang sebelum Islam disiarkan.. Dan Injil sangat sukar sekali diterima dalam Al-Qur'an. dan isinya kemungkinan besar tak diketahui atau diabaikan oleh saudara-saudara dari Muslim. kecuali beberapa kesalahan yang dianggap sebagai kebenaran . (Ali.J Arberry. melainkan yang diajarkan adalah yang diyakini Islam sebagai yang diajarkan Kristus. dan telah mengalami penyesatan. The Koran Interpreted.

dan merupakan salah seorang yang mempengaruhi Malcolm X menjadi Islam Ortodoks: Imam Ibnu Al Qayyim berkata: Allah yang dimuliakan telah mengirim para nabiNya dan memberikan pewahyuan melalui buku untuk menunjukkan keadilan di bumi dan di surga.” Perjalanan Nabi Musa dan Bani Isra‟il dilanjuntukan ke Gurun Sinai di mana panas matahari sangat teriknya dan sunyi dari pohon-pohon atau bangunan di mana orang dapat berteduh di bawahnya. Tapi di kemudian hari Injil diasosiasikan sebagai Perjanjian Baru (Hughes. bahwa kamu akan mencari tuhan selain Allah yang demikian besar nikmatnya atas kamu. Zabur dan Injil setara dengan Alkitab: Puncak dari semua ini adalah pendapat dari Abdul Rahman Azzam. dengan menyelamatkan kamu dari Fir’aun. Al-Quran. 102) Ketika mengomentari kutipan ini.” Demikian pula tatkala pengikut-pengikut Nabi Musa mengeluh kehabisan air untuk minum dan mandi di tempat yang tandus dan kering itu. yaitu tentang pewahyuan yang diberikan Allah pada Nabi Isa. buatlah untuk kami sebuah tuhan berhala sebagaimana mereka mempunyai berhala-berhala yang disembah sebagai tuhan." Melalui semua buku pewahyuan dilakukan oleh Allah yaitu: Alkitab. Berkatalah mereka kepada Nabi Musa : “Wahai Musa.” Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah orang-orang yang bodoh dan tidak berfikiran sehat. Atas permohonan Nabi Musa yang didesak oleh kaumnya yang sedang kepanasan diturunkan oleh Allah di atas mereka awan yang tebal untuk mereka bernaung dan berteduh di bawahnya dari panas teriknya matahari. untuk dua belas suku bangsa . Persembahan mereka itu kepada berhala adalah perbuatan yang sesat dan bathil serta pasti akan dihancurkan oleh Allah. Pendapat yang mengatakan Mazmur setara dengan Hazrat Daud Mazmur atau Zabur bukan merupakan isu yang besar. dan secara tradisi oleh pengikut Nabi pada mulanya. Azzam berkata."(Azzam. Allah mewahyukan kepada Musa agar memukul batu dengan tongkatnya. Allah menurunkan hidangan makanan “manna” – sejenis makanan yang manis sebagai madu dan “salwa” – burung sebangsa puyuh dengan diiringi firman-Nya: “Makanlah Kami dari makanan-makanan yang baik yang Kami telah turunkan bagimu. melepaskan kamu dari perhambaannya dan penindasannya serta memberikan kamu kelebihan di atas umat-umat yang lain. Azzam telah menyetarakan ketiga kitab (Taurat. Dictionary of Islam. Allah pencipta langit dan bumi serta alam semesta. Lalu memancarlah dari batu yang dipukul itu dua belas mata air. Injil digunakan dalam Al-Qur'an. hal. The Eternal Message of Muhammad hal. pemimpin Muslim yang dihormati dan pendiri dari Liga Arab. Bani Isra‟il yang dipimpin oleh Nabi Musa itu melihat sekelompok orang-orang yang sedang menyembah berhala dengan tekunnya. halaman 211). 102). Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat. Bagi sebagian umat Muslim sangatlah sulit menerima fakta bahwa Hazrat Isa tidak berbicara atau menulis Injil. Di samping itu tatkala bekalan makanan dan minuman mereka sudah berkurangan dan tidak mencukupi keperluan.Sesungguhnya suatu permintaan yang aneh dari kamu. Nabi Musa Memperoleh Kitab Zabur Dalam perjalanan menuju Thur Sina setelah melintasi lautan di bahagian utara dari Laut Merah dan setelah mereka merasa aman dari kejaran Fir‟aun dan kaumnya. Kecuali pendapat dari Cyril Glasse di atas. Patutkah aku mencari tuhan untuk kamu selain Allah yang telah memberikan kurnia kepada kamu. Adanya pengarang yang berbeda dari Perjanjian Baru merupakan konsep baru bagi mereka. Allah yang baru saja kamu saksikan kekuasaan-Nya dengan ditenggelamkannya Fir’aun berserta bala tentaranya untuk keselamatan dan kelangsungan hidupmu."(Azzam Ibid. Zabur dan Injil) ini dengan Alkitab yang kita kenal sekarang.

139 Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal yang selalu mereka kerjakan.” Pokok cerita tersebut di atas dikisahkan oleh Al-Quran dalam surah “Al-A‟raaf ayat 138 sehingga 140 dan 160 . tetapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri. Bani Isra‟il pengikut Nabi Musa yang sangat manja itu. yaitu sayur-mayurnya.” ( Al-A’raaf : 160 ) “61 Dan ingatlah ketika kamu berkata: “Hai Musa.Isra‟il yang mengikuti Nabi Musa. padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat”. Agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi. ia telah berjanji kepada kaumnya akan memberi mereka sebuah kitab suci yang dapat digunakan sebagai pedoman hidup yang akan memberi bimbingan dan sebagai tuntunan bagaimana cara mereka bergaul dan bermuamalah dengan sesama manusia dan bagaimana mereka harus melakukan persembahan dan ibadah mereka kepada Allah. Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. kacang adasnya dan bawah merahnya. ( Al-A’raaf : 138 140 ) “160 Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. bahawasanya tatkala Nabi Musa berada di Mesir. masing-masing suku mengetahui sendiri dari mata air mana mereka mengambil keperluan airnya. separti ketimun. memberikan mereka hidangan makanan dan minuman yang lazat dan segar di tempat yang kering dan tandus mereka menuntut lagi dari Nabi Musa agar memohon kepada Allah menurunkan bagi mereka apa yang ditumbuhkan oleh bumi dari rupa-rupa sayur-mayur. 140 Musa berkata: “Patuntukah aku mencari tuhan untuk kamu yang selain dari Allah. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”.” Mereka tidak menganiaya Kami. Di dalam kitab suci itu mereka akan dapat petunjuk akan hal-hal yang halal dan haram. pasti kamu memperolehi apa yang kamu minta. mereka (Bani Isra’il) berkata: “Hai Musa. Maka setelah perjuangan menghadapi Fir‟aun dan kaumnya yang telah tenggelam binasa di laut. bawang putihnya. selesai. Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”. (Kami berfirman): “Makanlah baik-baik dari apa yang Kami telah rezekikan kepadamu. bawang putih. serta surah “Al-Baqarah” ayat 61 yang berbunyi sebagai berikut : “138 Dan Kami seberangkan Bani Isra’il ke seberang lautan itu. merasa masih belum cukup atas apa yang telah Allah berikan kepada mereka yang telah menyelamatkan mereka dari perhambaan dan penindasan Fir‟aun.” ( Al-Baqarah : 61 ) Menurut riwayat sementara ahli tafsir.” Musa berkata: “Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota. Terhadap tuntutan mereka yang aneh-aneh itu berkatalah Nabi Musa: “Maukah kamu memperoleh sesuatu yang rendah nilai dan harganya sebagai pengganti dari apa yang lebih baik yang telah Allah kurniakan kepada kamu? Pergilah kamu ke suatu kota di mana pasti kamu akan dapat apa yang telah kamu inginkan dan kamu minta. maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala. Nabi Musa memohon kepada Allah agar diberinya sebuah kitab suci untuk menjadi pedoman dakwah dan risalahnya kepada kaumnya. kacang adas dan bawang merah karena mereka tidak puas dengan satu macam makanan. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu. ketimunnya. kami tidak boleh sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. perbuatan yang baik yang diredhai oleh Allah di samping perbuatan-perbuatan yang mungkar yang dapat mengakibatkan dosa dan murkanya Tuhan. Dan Kami naungkan Awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa. Lalu Allah memerintahkan kepadanya agar untuk itu ia berpuasa selama tiga . Maka memancarlah darinya dua belas mata air.

yaitu semasa bulan Zulkaedah.puluh hari penuh. Kemudian pergi ke Bukit Thur Sina di mana ia akan diberi kesempatan bermunajat dengan Tuhan serta menerima kitab penuntun yang diminta. Setelah berpuasa selama tiga puluh hari penuh dan tiba saat ia harus menghadap kepada Allah di atas bukit Thur Sina Nabi Musa merasa segan akan bermunajat dengan Tuhannya dalam keadaan mulutnya berbau kurang sedap akibat puasanya. Ia ditegur oleh malaikat yang datang kepadanya atas perintah Allah.” Berkatalah Musa dalam munajatnya dengan Allah: “Wahai Tuhanku. Anjurkanlah kaummu Bani Isra’il agar mematuhi perintah-perintah-Ku jika mereka tidak ingin Aku tempatkan mereka di tempat-tempat orangorang yang fasiq. Allah mengiring pemberian “Taurat” kepada Musa dengan firman-Nya: “Wahai Musa. Aku telah memberikan kepadamu keistimewaan dengan dapat bercakap-cakap langsung dengan Aku. Maka ia menggosokkan giginya dan mengunyah daun-daunan dalam usahanya menghilangkan bau mulutnya. hai Musa?” 84 Berkata Musa: “Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepadamu ya Tuhanku. Maka terperanjatlah Nabi Musa. padahal bau mulutmu dan mulut orang-orang yang berpuasa bagi kami adalah lebih sedap dan lebih wangi dari baunya kasturi. jika ia tetap berdiri tegak di tempatnya sebagaimana sedia kala. agar aku dapat melihat-Mu” Allah berfirman: “Engkau tidak akan sanggup melihat-Ku. surah “Thaha” ayat 83 dan 84 dan surah “Al-a‟raaf” ayat 142 sehingga ayat 145 sebagaimana berikut : “83 Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu. maka bersyukurlah atas segala kurnia-Ku kepadamu dan berpegang teguhlah pada apa yang Aku tuturkan kepadamu. ke jalan yang akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat bagi mereka.” Nabi Musa mengajak tujuh puluh orang yang telah dipilih diantara pengikutnya untuk menyertainya ke bukit Thur Sina dan mengangkat Nabi Harun sebagai wakilnya mengurus serta memimpin kaum yang ditinggalkan selama kepergiannya ke tempat bermunajat itu. Allah memerintahkan kepadamu berpuasa lagi selama sepuluh hari sehingga menjadi lengkaplah masa puasamu sepanjang empat puluh hari. wahai Tuhanku. Maka akibat tindakanmu itu. nampakkanlah zat-Mu kepadaku. Setelah ia sadar kembali dari pingsannya. untuk membawa risalah-Ku dan menyampaikan kepada hamba-hamba-Ku. gementarlah seluruh tubuhnya dan jatuh pingsan. agar supaya Engkau redha kepadaku. Allah menerimakan kepada Nabi Musa kitab suci “Taurat” berupa kepingan-kepingan batu-batu atau kepingan kayu menurut sementara ahli tafsir yang di dalamnya tertulis segala sesuatu secara terperinci dan jelas mengenai pedoman hidup dan penuntun kepada jalan yang diredhai oleh Allah.” Bacalah tentang kisah munajat Nabi Musa ini. Berkatalah malaikat itu kepadanya: “Hai Musa. Dan ketika ia ditanya oleh Allah: “Mengapa engkau datang seorang diri mendahului kaummu. mengapakah engkau harus menggosokkan gigimu untuk menghilangkan bau mulutmu yang menurut anggapanmu kurang sedap. hai Musa?” Ia menjawab: “Mereka sedang menyusul di belakangku. Aku cepat-cepat datang lebih dahulu untuk mencapai ridha-Mu.” ( Thaha : 83 84 ) “142 Dan Kami telah janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh . sesungguhnya Aku telah memilih engkau lebih dari manusia-manusia yang lain di masamu. tetapi cobalah lihat bukit itu. Dalam kitab yang Aku berikan kepadamu terhimpun tuntunan dan pengajaran yang akan membawa Bani Isra’il ke jalan yang benar.” Dalam kesempatan bermunajat itu. ampunilah aku dan terimalah taubatku dn aku akan menjadi orang yang pertama beriman kepada-Mu. maka niscaya engkau akan dapat melihat-Ku. Pada saat yang telah ditentukan tibalah Nabi Musa seorang diri di bukit Thur Sina mendahului tujuh puluh orang yang diajaknya turut serta. bertasbih dan bertahmidlah ia seraya memohon ampun kepada Allah atas kelancangannya itu dan berkata: “Maha Besarlah Engkau wahai Tuhanku.” Lalu menolehlah Nabi Musa mengarahkan pandangannya kejurusan bukit yang dimaksudkan itu yang seketika itu juga dilihatnya hancur luluh masuk ke dalam perut bumi tanpa menghilangkan bekas.

kejadian itu menjadikan gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pengsan. Dan berkata Musa kepada saudaranya. berita tentang surga dan neraka. Karena kitab-kitab ini telah diselewengkan dan telah diubah. dia berkata: “Maha Suci Engkau. yaitu Al-Qur‟an. Dan cukuplah bagi kita kitab suci kita sebagai pedoman. maka tidak ada keringanan baginya melainkan harus mengikuti aku. ancaman dan peringatan.” 145 Dan Kami telah tuliskan untuk Musa luluh (Taurat) segala sesuatu sebagai pengajaran bagi sesuatu. yaitu Harun: “Gantilah aku dalam (memimpin) kaumku dan perbaikilah dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakkan”. Dan bukan juga berarti boleh melihat-lihat kitab Zabur.” Tuhan berfirman: “Kamu sesekali tidak sanggup melihat-Ku.malam dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi). 143 Dan tatkala Musa datang untuk (munajat) dengan (Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya. karena yang demikian amatlah berbahaya.” ( Al-A’raaf: 142 145 ) Hukum Mempelajari Kitab Taurat Dan Injil Syaikh Ibnu Baz rahimahullah pernah ditanya tentang seorang muslim yang membuka-buka kitab Taurat dan Injil serta membacanya hanya sekadar ingin tahu saja. tetapi melihatlah ke bukit itu. Maka kita wajib mengimaninya bahwa kitab-kitab tersebut telah diturunkan Allah kepada para nabi-Nya. karena terkadang isinya mendustakan kebenaran atau membenarkan kebathilan. maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. berita-berita yang telah terjadi di masa lalu.” Tatkala Tuhannya nampak bagi gunung itu. tidak dari Taurat. maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku. Maka setelah Musa sadar kembali. Maka Kami berfirman: “Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) yang sebaik-baiknya. berkatalah Musa: “Ya Tuhanku nampakkanlah (Zat Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau. penyelewengan. Sunan Ad-Darimi di dalam mukadimahnya 435) Yang kami maksud: Kami nasehatkan anda dan orang-orang selain anda untuk tidak mengambil dari kitab-kitab tersebut sedikitpun. tidak ada tujuan yang lainnya.” (Musnad Imam Ahmad 3/387. juga telah disusupkan ke dalamnya oleh mereka-mereka dari kalangan kaum Yahudi maupun Nasrani maupun selain mereka baik dengan perubahan. karena kitab-kitab tersebut telah mengalami penyelewengan. juga yang semisal dengan itu. Injilnya maupun Zaburnya. maka marahlah Rasulullah sholallohu „alaihi wa sallam seraya berkata: “Apakah engkau dalam keraguan wahai Ibnal Khoththob? Sungguh aku telah membawakan kepadamu cahaya putih yang bersih. pergantian maupun perubahan. Haruskah kita mengimani keduanya? Dijawab oleh syaikh kurang lebihnya demikian: Wajib bagi setiap muslim untuk beriman kepada kitab-kitab tersebut. Taurat dan Injil atau membacanya. Dan Allah juga telah menurunkan lembaran-lembaran yang berisikan perintah dan larangan. aku bertaubat kepada-Mu dan aku orang yang pertama beriman. Akan tetapi bukan berarti boleh dipakai. Kalaulah sekiranya Musa masih hidup. dan jangan membacanya sedikitpun. Dan telah diriwayatkan dari Nabi sholallohu „alaihi wa sallam bahwasanya: ‫ا ث ي ضبء و ق يخ رأى ف ي ي د عمر ش ي ئب مه ال توراح ف غ ضت وق بل: أف ي شك أو ت ي ب اث ه ال خطبة ؟ ل قد ج ئ ت كم ث ه‬ ‫ل و ك بن مو سي ح يب مب و س عه إال ات جبعي‬ Beliau pernah melihat di tangan Umar sebagian dari lembaran kitab Taurat. Dan jangan anda melihat-lihatnya. Tauratnya. nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasiq. pendahuluan maupun penundaan. Bahkan apabila anda memiliki sebagiannya saja . dari Zabur dan tidak pula dari Injil.” 144 Allah berfirman: “Hai Musa sesungguhnya Aku memilih kamu lebih dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur.

Di kemudian hari orang Kristen menamainya Perjanjian Lama (Old Testament). dan Khetubiin). Terkadang isinya membenarkan kebatilan dan mendustakan kebenaran. dan dibagi menjadi lima kitab. Sepuluh Perintah Allah SWT tersebut sebagai berikut: 1. dan memperingatkan dari membuka-buka kitab-kitab tersebut. Sepuluh Firman atau Perintah yang mencakup asas-asas akidah (keyakinan) dan asas-asas syariat (kebaktian) itu termuat dalam kitab Keluaran pasal 20: 1-17 dan Kitab Ulangan pasal 5: 1-21. Nama Taurat disebut dalam Al Qur‟an sebanyak delapan belas kali. Kitab Keluaran (Exodus) yang mengisahkan tentang keluarnya Bani Israil dari Mesir yang dipimpin Nabi Musa as. dan perubahan maupun penggantian yang ada di dalamnya merupakan kebatilan dan kemungkaran. dan Bani Israil. Kata Taurat berasal dari bahasa Ibrani: “Thora” yang berarti syariat atau hukum. ketika berada di puncak gunung Thursina. ” (QS. 2.dari kitab-kitab tersebut maka tanamlah atau bakarlah.” (QS. “Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa. Kitab Imamat (Leviticus) yang berisi kumpulan hukum/syariat dalam agama Yahudi. dan turunnya Adam . terhadap Yahwe (Allah SWT). Taurat. Kitab Taurat ini hanyalah salah satu bagian dari Kitab suci agama Yahudi yang disebut Biblia/Al Kitab (terdiri dari Thora. Maksudnya: Bahwa para ulama yang luas pengetahuannya terkadang mereka butuh untuk mengkaji kitab Taurat. yaitu : 1. Bahkan kapanpun mereka mendapati sebagian dari Taurat atau Injil maupun Zabur. Zabur dan Injil A. terkadang dibolehkan bagi seorang alim yang memiliki pandangan yang luas melihat kitab-kitab tersebut. Nabiin. 5. Kitab Bilangan (numbers) yang menerangkan jumlah keturunan dua belas Bani Israil pada zaman Nabi Musa as. Al Baqarah: 87). Injil atau Zabur untuk tujuan yang Islami. Kendati demikian. maka yang wajib baginya ialah menimbunnya atau membakarnya agar jangan ada satupun yang menjadi tersesat karenanya. Al Isra‟: 2). maka mereka tidak berhak melakukan yang demikian. seperti membantah musuh-musuh Islam atau menjelaskan keutamaan Al-Qur‟an dan kebenaran serta petunjuk yang ada di dalamnya. Karena kebenaran yang ada padanya telah dicukupkan oleh Kitabulloh Al-Qur‟an. sehingga jalan selamatnya ialah dengan menimbunnya atau membakarnya. hingga mereka pun mengakuinya. Semenanjung Sinai selama 40 tahun. Adapun orang yang awam atau yang serupa dengannya. 2. munajat Musa as. dan sejumlah Nabi sampai Yusuf as. demi membantah musuh-musuh islam baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani. Maka yang wajib bagi setiap mukmin untuk mawas diri yang demikian. akibat penindasan Fir‟aun. “Dan Kami berikan kepada Musa kitab Taurat dan Kami jadikan kitab Taurat petunjuk bagi Bani Israil. Kitab Taurat itu sendiri memang diturunkan dalam bahasa Ibrani. maupun di air. keharusan mengakui ke-Esa-an Allah dan mencintai-Nya. di darat. 4. sebab Alllah SWT tidak dapat diserupakan dengan makhlukmakhluk-Nya baik yang ada di langit. keberadaan Musa di Padang Tih. Isi pokok kitab ini adalah Sepuluh firman atau Perintah (Ten Commandements) Allah SWT yang diterima oleh Nabi Musa as. Kitab Taurat Kitab Taurat adalah kumpulan firman-firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Musa as. Konon Taurat yang tertuang dalam Perjanjian Lama tersebut berasal dari Nabi Musa as. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh nabi untuk menghadirkan kitab Taurat manakala Yahudi mengingkari hukum rajam agar melihatnya kembali kepada kitab Taurat. larangan menyembah patung atau berhala. Kitab Ulangan (Deuteronomy) yang berisi pengulangan kisah kepergian Bani Israil dari Mesir dan pengulangan kumpulan peraturan. Kitab ini berlaku hanya bagi Nabi Musa as. . 3. Firman Allah SWT. Kitab Kejadian (Genesis) yang mengisahkan kejadian alam semesta. kejadian Adam dan Hawa serta dikeluarkannya mereka dari surga. sampai turunnya Sepuluh Perintah.

B. Jakarta: Djambatan. masihkah kita wajib mempercayainya? DSalah satu cara menyikapi kitab Taurat seperti yang diterangkan dalam Ensiklopedi Islam Indonesia karya Tim Penulis IAIN Syarif Hidayatullah.. perintah menyebut nama Allah SWT dengan hormat 4. larangan mencuri 9. kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya. Sebagian firman Allah SWT dalam kitab tersebut mereka gelapkan. “Dan mereka tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya saat mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia. larangan membunuh sesama manusia 7. Dalam menyiarkan ajaran tersebut.3. yang patut disesalkan.” (QS. “Dan Kami berikan (kitab) Zabur kepada Dawud. Hanya saja.” Katakanlah: “Allah (telah menurunkannya)”. pengampunan dosanya oleh Allah. upacara. larangan berkeinginan memiliki atau menguasai barang orang lain dengan cara yang tidak benar. Nabi Musa as. dosanya. Selain Sepuluh Firman atau Perintah Allah SWT tersebut. Al Baqarah: 75) Ayat ini menegaskah bahwa di antara orang Yahudi ada yang mengubah isi Taurat. sampai kemuliaan Mesias yang akan datang. Al An‟am: 91) Maksudnya Nabi Muhammad saw disuruh meninggalkan orang-orang yang mempermainkan agama setelah menyampaikan petunjuk yang benar. dan dalam bahasa Ibrani disebut mizmor (nyanyian rohani yang dianggap suci). larangan berbuat cabul (mendekati zina) 8. yakni nyanyian rohani yang dianggap suci (Inggris: Psalm) yang berasal dari Nabi Dawud as. mulai dari mengenai kejatuhannya. Zabur dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan mazmuur (jamaknya mazamir). juga menerima wahyu lain tentang cara melaksanakan sholat. Al Isra‟: 55) Kata zabur (bentuk jamaknya zubur) berasal dari zabaraayazburu-zabr yang berarti menulis. Nabi Harun as. sebagaimana telah diberitakan oleh Allah SWT dalam Al Qur‟an. Jadi kitab ini sama sekali tidak mengandung hukum-hukum atau . Nabi Musa as. Kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya. “… Oleh karena itu keimanan umat Islam dengan Taurat sebagai satu di antara kitab-kitab suci yang diwahyukan sebelum Al-Qur‟an. dan lain sebagainya. Sebagian firman-firman yang disampaikan kepada Musa itu disebutkan dalam Al-Quran dan apa yang disebutkan Al-Quran itu tentu dipercaya sebagai bagian dari kandungan Taurat”. dibantu oleh saudaranya. Firman Allah SWT. Makna aslinya adalah kitab yang tertulis. padahal telah diajarkan apa yang kamu dan bapak-bapak kamu belum ketahui. kemuliaan Tuhan. Kitab Zabur berisi kumpulan mazmur. sukacita kemenangannya atas musuh Allah. perintah memuliakan hari Sabat (sabtu) 5. isi kitab Taurat telah diubah oleh pemuka Yahudi. wafat. sedang mereka mengetahui. bahwa dulu Nabi Musa menerima firmann-firman Tuhan. Di antara isi Kitab Taurat yang diubah adalah tentang kerasulan Muhammad dan sifat-sifatnya. yang dinamakan dengan Taurat. berqurban.” (QS. 150 nyanyian yang terkumpul dalam kitab ini berkisah tentang seluruh peristiwa dan pengalaman hidup Nabi Daud as.” Jawablah (ya Muhammad): “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia. Setelah adanya perubahan isi dalam kitab Taurat tersebut. Kitab Zabur Kitab Zabur adalah kumpulan firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Dawud as. perintah menghormati ayah-ibu 6. “Apakah kamu (umat Muhammad) masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu. Firman Allah SWT. larangan berdusta (menjadi saksi palsu) 10. sudah cukup dalam bentuk membenarkan berita Al-Quran dan hadits Nabi. padahal sebagian mereka telah mendengar firman Allah. lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya.” (QS. beberapa waktu lamanya setelah Nabi Musa as. 1992. kamu jadikan kitab itu lembarann-lembaran kertas yang bercerai-berai. antara lain yang berhubungan dengan kerasulan Muhammad saw.

(Yesus Kristus). mazmur Ma‟a lot (120-134). Mereka ialah: 1. dan yang menaruh setia sampai selamanya. dan Allah membukakan mata orang buta. 5. mazmur Asaph (50. 4. Nyanyian pujian dalam Kitab Zabur antara lain.L. F. 108-110. 146-150). Menurut Dr. Dalam berdakwah Isa almasih dibantu oleh dua belas orang muridnya yang dalam Islam dikenal dengan sebutan Hawariyyun (murid-murid Nabi Isa yang sangat setia). 135. 122. C. “Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil. dan aku akan nyanyi pujian-pujian kepada Tuhanku selama aku ada. 51-65. Bahwa Allah membuka rantai orang yang terpenjara. 73-83). 111-113. menggembirakan para umatnya dengan berita akan kedatangan Muhammad saw sebagai utusan Allah SWT yang terakhir untuk seluruh alam. 8. maka putuslah nyawanya dan kembalilah ia kepada tanah asalnya dan pada hari itu hilanglah segala daya upayanya. 131. besarkanlah olehmu akan Allah. 101. 44-49. 85. putra dari Maryam. nyanyian untuk raja. Mazmur (nyanyian rohani yang dianggap suci) itulah yang kini dimuat dalam Perjanjian Lama. yaitu Kitab Taurat. 7. 4. Selebihnya adalah mazmur dari putra-putra Korah (yaitu mazmur: 42. 87. Firman Allah SWT. 2. Secara garis besarnya. 68-70. ratapan-ratapan jamaah. nyanyian rohani yang disenandungkan oleh Nabi Daud as. Hai Jiwaku pujilah Allah. 3. Al Maidah: 46) Kata Injil semula berasal dari bahasa Yunani euangelion yang berarti kabar gembira. 138-145). maka berbahagialah orang yang memperoleh Ya‟qub sebagai penolongnya dan yang menaruh harap kepada Tuhan Allah.” (QS. Kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab menjadi Injil. Simon Petrus . 6. Kitab Injil Injil adalah kitab yang berisi firman-firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Isa as. nyanyian perorangan sebagai rasa syukur. Nabi Isa as. 86. diperintahkan oleh Allah SWT mengikuti peraturan yang dibawa oleh Nabi Musa as. pendeta Kristen dari Belanda dan penulis buku Sejarah Kerajaan Allah (judul aslinya: Geschiedenis der Gods Openbaring) dari 150 nyanyian rohani dalam Perjanjian Lama itu. terdiri dari lima macam: 1. 34-41. janganlah kamu percaya pada raja-raja atau anak-anak Adam yang tiada mempunyai pertolongan. Tepatnya sejak usia 30 sampai usia 33 tahun. Mazmur:146 1. dan mazmur Haleluyah (104-106.syariat (peraturan agama). 115-117. di dalamnya (berisi) petunjuk dan cahaya (yang menerangi). dan 5. 3. dan membenarkan kitab sebelumnya. yang menjadikan langit. Bakker. bumi dan laut serta segala isinya. 124. maka aku akah memuji Allah seumur hidupku. 2. Besarkanlah Allah olehmu. Andreas 2. 84. 9. dan Allah mengasihi orang yang benar. karena Nabi Dawud as. 103. nyanyian liturgy kebaktian untuk memuji Tuhan. (yakni mazmur 3-9. mengajarkan Injil kepada para pengikutnya hanya selama tiga tahun. ratapan dan doa individu. 11-32. Allah menegakkan orang yang tertunduk. bahwa Allah akan berkerajaan kelak sampai selamaalamanya dan Tuhanmu. hai Zion! Zaman berzaman. yang membela orang yang teraniaya dan yang memberi makan orang yang lapar. Makna dari kabar gembira yang dimaksud adalah karena Nabi Isa as. serta menjadi petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Lalu ia diangkat/diselamatkan oleb Allah SWT dari pengejaran kaum Yahudi yang ingin menyalibnya. 88). hanya 73 di antaranya yang berasal dari Nabi Dawud as.

1. Injil Matius karya Santo Matius yang disebut juga Lewi anak Alpius. Dengan demikian baik Lukas maupun Paulus bukanlah murid Yesus. Riwayat lain mengatakan bahwa penulis Injil Markus adalah guru markus. Injil Yahya. Dengan kata lain. Kalau begitu dari manakah Injil yang ada saat ini? Tidak lain karya orang-orang Yahudi yang ditulis beberapa waktu lamanya setelah Nabi Isa as. yakni pola hidup yang tidak mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi. Semula ia seorang beragama Yahudi. dan keduanya tidak pernah bertemu dengan Yesus. Yahya bin Zabdi 6. Ya‟kub bin Zabdi 7. tidak mengakui ketuhanan Yesus.3. Injil Yahya ditulis pada tahun 100 M oleh seorang ketua Gereja bernama Yahya atau John the Presbyter yang tinggal di Episus. Bartholomeus 10. juga percaya sepenuhnya bahwa Isa anak Maryam bukanlah Tuhan. Yunani. Kitab Taurat mengajarkan tentang Tauhid (ke-Esa-an Allah SWT). wafat. 3. ltulah sebabnya Najasi. Yahuda 9. Injil mengajak manusia untuk hidup zuhud. menurut Ibnu Batrik yang juga penulis Masehi. seorang tabib kelahiran Antiokia. sebab ia terbunuh pada tahun 70 M. Yahuda Iskariot Isi yang terkandung dalam Injil ini berbeda dengan kitab-kitab terdahulu. Menurut mereka. Markus. Injil adalah kisah atau laporan yang disusun oleh para pengikut Isa Almasih tentang kehidupan Almasih. Ya‟kub bin Alpius 12. Jelaslah bahwa Injil Yahya bukan karya Yahya bin Zabid Murid Yesus. sedangkan Injil mengajarkan tentang pembersihan jiwa-raga dari kekotoran (nafsu duniawi). Ia meninggal dunia karena dibunuh oleh para penyembah berhala pada tahun 62 M. Penting untuk kita ketahui. Sesungguhnya Markus adalah nama gelar. Akan tetapi umat Kristen berpendapat lain. Berdua mereka mengembara (untuk berdakwah) mengabarkan Injil ke Roma. Stadlein menegaskan bahwa Injil Yahya dikarang oleh seorang mahasiswa dari perguruan Iskandariyah pada abad kedua masehi. Sumber lain mengatakan. Mesir. Markus adalah kemenakan dari Barnabas. Pendapat inilah yang cukup beralasan. Pahamnya ini diikuti oleh pemeluk Nasrani di daerah dakwahnya seperti Afrika Utara. melainkan Nabi dan Rasul sebagaimana Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul Tuhan yang lain. – suatu tempat di Asia Kecil. Matius 5. Pilipus 11. Pada mulanya beredar puluhan Injil. 4. bahwa ia seorang tukang gambar. Afrika Utara dan akhirnya menetap di Mesir. diputuskan hanya empat injil yang sah. Injil Markus karya Markus bin Maryam. termasuk tentang pengajarannya kepada Bani Israil atau Bangsa Yahudi agar mereka beragama secara benar. Barnabas 4. Prof. 2. Sebagai umat Islam kita wajib mempercayai bahwa Injil merupakan kitab dari Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Isa as. Injil Lukas dikarang oleh Lukas. Mengapa? Injil Yahya . Menurut Encyclopedia Britanica. dan Habsy. dekat Konstantinopel – pada tahun 325 M yang diadakan oleh Kaisar Constantinus. Thadeus 8. sedangkan namanya sendiri adalah Yohana atau Yahya. namun dalam Synodes (muktamar gereja-gereja) di Nicaea. yang juga penulis Injil. bahwa Injil yang beredar sekarang ini berbeda dengan aslinya. Ia murid Paulus. Raja Habsyi pada masa Nabi Muhammad saw. kemudian masuk Kristen di tangan Petrus. ialah Petrus. seorang Yahudi yang mula-mula bekerja sebagai pegawai pemungut pajak. dan Kitab Zabur mengajarkan puji-pujian (zikir dan doa) kepada Allah SWT.

sebab ia ditulis oleh pengarangnya memang untuk tujuan itu atas desakan dari orang-orang disekitarnya. yang secara tegas mengajarkan ketuhanan Yesus. di mana ajaran tersebut mula-mula datang dari mazab Iskandariyah yang kemudian disahkan oleh Kongres Nicea pada tahun 325 M semasa Kaisar Constantinus. Bahwa Injil Yahya mengajarkan ketuhanan Yesus memang dapat dimaklumi. Jakarta: Djambatan. Akan tetapi Injil yang murni atau benar-benar berisi kumpulan firman Allah SWT kini sudah tidak ada lagi. Yang jelas Injil Yahya sengaja ditulis untuk menegaskan tentang ketuhanan Yesus. bagaimanakah seharusnya kita menyikapi keempat Injil (karya Matius. Tentang sejarah penulisan Injil Yahya ini lebih lengkap dan jelas diterangkan dalam buku Kuliah Aqidah Lengkap karya Drs. Injil Andreas 2.mengajarkan ketuhanan Yesus. Injil Yakobus 15. Injil Philip 13. 1992. Oleh karena itu pada tahun 96 M berkumpullah semua pendeta Asia dan lain-lain di tempat Yahya. Injil Duabelas 5. Humaidi Tatapangarsa (terbitan Bina Ilmu.” Penulis Masehi lainnya. Ditegaskan dalam Ensiklopedi Islam Indonesia karya Tim Penulis IAIN Syarif Hidayatullah. dan Yahya) yang ada sekarang ini? Umat Islam cukuplah mempercayai bahwa Allah SWT pernah menurunkan Kitab Injil kepada nabi Isa as. Lukas. Injil Mathias 10. Surabaya). Injil Ibrani 7. “Sesungguhnya yahya mengarang Injilnya pada penghabisan hidupnya atas permohonan pendeta-pendeta Asia. Seorang penulis Masehi dari Libanon. Injil Ebionea 6. Injil Nicodemus 11. Mereka meminta kepadanya agar ditegaskan ketuhanan Al-Masih itu dan disebutkan apa-apa yang ditinggalkan oleh Matius. Penyebabnya adalah karena di sana terdapat beberapa golongan yang mengingkari ketuhanan Masih. Injil Marcion 8. Injil Maria 9. Injil-injil yang dinyatakan tidak sah tersebut. Injil Apeles 3. Lalu ditulisnya dengan cara tersendiri tentang ketuhanan Allsih. Markus dan Lukas dalam Injil-injil mereka. Mereka mengharapkan agar Yahya menulis tentang Al-Masih dan menyerukan sebuah Injil yang belum ditulis oleh ahli-ahli Injil yang lain. Injil Orang-orang Mesir 12. Injil Thomas 14. Berdasarkan keterangan Al Qur‟an dan dengan menganalogikan Injil dengan Al Qur‟an. yang dilarang terbit dan harus dimusnahkan). Markus. ia harusiah merupakan himpunan murni firman-firman Tuhan yang diwahyukan kepada Nabi Isa .” Jadilah Injil Yahya adalah satu-satunya Injil – di antara keempat Injil – yang diakui sah oleh kalangan gereja. antara lain: 1. Yusuf Al-Dubai Al-Khauri menerangkan pula. Maka kita sebagai umat Islam dilarang mempercayai isi keempat Injil tersebut. Injil Barnabas 4. Injil-injil selain yang keempat itu dinyatakan sebagai injil Apocrypha (injil-injil yang tidak sah. Injil Yudas Iskariot Sebagai umat Islam. Jerjis Zuwen mengatakan: “Sesungguhnya Syirbantus dan Abisu beserta pengikut mereka di waktu mengajarkan agama Masehi berpendapat bahwa Al-Masih tidak lain adalah seorang manusia dan dia tidak ada sebelum ibunya Maryam. maka umat Islam memandang bahwa Injil yang seharusnya menjadi pegangan umat Kristen haruslah satu versi seperti Al Qur‟an.

Datl Injil Barnabas berbahasa Arab itulah. Spanyol dan Arab. Cremer Toland. bukan Ishaq seperti yang tersebut dalam Perjanjian lama yang ada sekarang ini. Kholil Sa‟adah pada tahun 1908 dan dimuat dalam majalah Al Manar terbitan Mesir. tetapi seorang Rasul (utusan) Allah. Yesus bukan anak Allah. seorang penasihat Raja Prusia menemukan naskah tertua Injil Barnabas dalam bahasa Italia yang semula tersimpan rapi di perpustakaan seorang terkemuka di Amsterdam. yang disalib sebenarnya Yudas Iskariot yang telah diserupakan oleh Tuhan – rupa dan suaranya – dengan rupa dan suara Yesus. yang patut disesalkan. Tetapi pada tahun 1709. bukan pula Tuhan. Bahwa putra Nabi Ibrahim as. Yesus tidak disalib. Sedang Yesus sendiri loncat bersama malaikat dan terus diangkat ke hadirat Allah SWT (Pasal 215. 4. dan 217). Penerjemahan Injil Barnabas dari bahasa Itali ke Bahasa Arab dilakukan oleh Dr. 3. Husein Abubakar dan Abubakar Basymeleh menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. diterangkan juga: 1. . Injil itu seharusnya berbahasa Aramea. Injil Barnabas oleh pihak Gereja digolongkan sebagai Injil yang tidak sah. Sebab dalam kitab tersebut. antara lain. 2. Hanya saja. Isi Injil Barnabas banyak persamaannya dengan yang diberitakan Al-Quran. terutama bagi umat Islam. sehingga ditarik dari peredaran dan dimusnahkan. karena Nabi Isa Almasih dan kaumnya berbahasa Aramea . Mesias (yang dimaksudkan di sini “pembebas dunia” atau “juru selamat”) atau Almasih yang dinantinantikan itu bukan Yesus akan tetapi Muhammad. Di antara semua Injil yang tersebut di atas – baik yang sah maupun tidak – sesungguhnya Injil Barnabas yang menarik perhatian.AI-Masih dan kemudian ia sampaikan kepada para pengikutnya. yang akan disembelih karena perintah Allah SWT adalah Ismail. Nabi dan Rasul Allah yang terakhir. Dari naskah berbahasa Itali itulah dibuat terjemahannya ke bahasa lain seperti bahasa Inggris. 216.