Apakah Taurat, Zabur dan Injil?

Secara umum diketahui bahwa saudara-saudara dari umat Muslim mengenal tiga kitab suci kristiani dari 104 pewahyuan. Kendati umat Muslim sering mendapat pengajaran bahwa ketiga kitab sebelum Al-Quran itu telah dirubah, sebagian besar umat Muslim sangatlah menghargai ketiga kitab suci tersebut. Ketiga kitab suci tersebut adalah Taurat, Zabur dan Injil. Artikel ini tidak membahas kepercayaan umat Muslim tentang pembatalan akan ketiga kitab tersebut, ataupun juga keyakinan bahwa adanya penyimpangan dalam penulisan yang dilakukan oleh umat Yahudi dan Kristen untuk ketiga kitab suci tersebut. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menguji berbagai pendapat dari kalangan Muslim akan ketiga kitab tersebut. Bagaimana pengertian mereka tentang ketiga kitab tersebut? Perlu dinyatakan disini tentang keyakinan penulis bahwa Taurat, Zabur dan Injil yang naskahnya masih ada di tengah-tengah umat Yahudi dan Kristen (Alkitab), adalah sama dengan kitab-kitab terdahulu yang diturunkan oleh Allah Yang Mahakuasa. Umat Muslim percaya bahwa ketiga kitab suci terdahulu telah dilebur Nabi Muhammad dalam hubungannya dengan umat Yahudi dan Kristen yang hidup pada masanya. Istri pertama Nabi, Siti Khodijah diketahui beragama Kristen sebelum menjadi Muslim, sepupunya yang bernama Waraka(Warqa) diketahui juga sebagai seorang pelajar Alkitab yang serius dan bahkan ada kemungkinan juga menjadi seorang penterjemah. Jadi sangatlah menarik jika kita dapat mengetahui apa yang dikatakan Quran mengenai ketiga kitab suci ini, dan juga kita dapat mengetahui akan pemikiran umat Yahudi dan Kristen yang hidup pada masa itu. Dalam melakukan hal ini kita juga akan melakukan perbandingan dengan Kitab Injil. Pengertian Umat Muslim tentang Tiga Kitab Suci Umat Muslim pada umumnya mengenal akan Taurat, Zabur dan Injil, pengertian mereka akan ketiga kitab ini sangat sederhana. Semuanya berpikir bahwa hal ini merupakan pewahyuan yang diberikan melalui Hazrat Musa, Daud dan Isa (yang berati damai besertanya). Tapi di bawah ini kita akan melihat beberapa pendapat lain.  Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat setara dengan Pentateukh: Tiga bagian dari Alkitab telah dikutip oleh Alquran menjadi bagian dari wahyu yang diterimanya yaitu : Pentateukh (Kitab Kejadian sampai dengan Ulangan) atau kitab Musa (Taurat); Mazmur Daud (Zabur) dan Injil Isa (Glasse, The Concise Encyclopedodia of Islam, hal. 72)  Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat setara dengan Perjanjian Lama: Pendapat lain mengatakan bahwa Taurat lebih kurang merupakan pewahyuan yang diberikan kepada umat Yahudi. Agama yang berhubungan dengan Ibrahim (Abraham) dan semua agama yang berhubungan dengan Yahudi dan Kristen harus menanggung konsekuensinya. Qur'an meninggikan yang satu dan mengabaikan yang lain contoh : Di antara mereka (umat dan kitabnya) ada kelompok yang berlaku benar, tapi kebanyakan dari mereka berkelakuan sangat buruk (ayat 66). Mereka diminta untuk hidup sesuai dengan Torah (Taurat) dan Evangel (Injil), tapi seperti para pendahulu organisasi agama tradisi lainnya, kaum Yahudi dan Keristen saling bertengkar satu sama lain bahwa masing-masinglah yang mempunyai kunci ke jalan keselamatan dalam eksklusivitas mereka :'Umat Yahudi berkata bahwa umat Kristen tak mempunyai dasar atas keyakinan mereka sedang umat Kristen mengatakan yang sebaliknya, padahal mereka semuanya membaca kitab tersebut.' (II,120). (FazlurRahman, Islam halaman 27) Dari kutipan di atas dari Fazlur Rahman diketahui bahwa Kitab yang menjadi dasar umat Yahudi dan Kristen adalah Taurat dan Injil, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Pemikiran ini

    berasal dari kesaksian Al-Quran sendiri. Ibid. yang merupakan kitab Yahudi dan Kristen. Kitab Musa (Taurat). hal ini disebabkan Injil bertentangan dengan doktrin pemahaman Islam. Dengan pandangan ini muncul pendapat bahwa Injil tak lagi ada. halaman 287) Pendapat yang mengatakan bahwa Injil setara dengan Empat Kitab pertama dari Perjanjian Baru: Mengacu pada pendapat Cyril Glasee. di mana saya mencoba untuk menelusurinya dalam buku ini.J Arberry. Pendapat yang mengatakan bahwa Injil setara dengan Perjanjian Baru: Hughes membuat pernyataan yang menarik pada tahun 1885: . Gospel of Nativity. kecuali beberapa kesalahan yang dianggap sebagai kebenaran ." (Ali.. Bagian-bagian yang menyimpanglah yang selamat dan yang sekarang diakui Gereja sebagai kanon (contoh Gospel of Childhood. beberapa pendapat penyimpangan adalah benar. yang berarti Kitab Taurat dan Injil. Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat setara dengan Kitab yang hilang: Abdullah Jusuf Ali kelihatannya menyetarakan Taurat dengan Perjanjian Lama . (Ali Ibid. Namun karena hal ini. Gospel of St Barnabas. Injil dan Perjanjian Baru: Tiga bagian dari Alkitab diterima sebagai Al-Qur'an sebagai wahyu yaitu: Pentateukh. Hal ini menyebabkan pengakuan akan adanya Perjanjian Baru sangat kecil: Injil (dari bahasa Yunani Evangel=kabar baik=Gospel) dikatakan dalam Quran bukanlah Perjanjian Baru yang diakui sebagai kanon dalam gereja. Pendapat penyimpangan ini pada dasarnya merujuk pada variasi tema yang sama. Tapi Zabur dan Injil tak mendapat tempat dalam norma Islam. Karena kepercayaannya akan penyimpangan dari Alkitab. dan isinya kemungkinan besar tak diketahui atau diabaikan oleh saudara-saudara dari Muslim.The Holy Qur'an:Text..(Arberry.Ibid halaaman 285).. halaman xi). Kepercayaan yang sama juga ditunjukkan oleh A. ada kalangan Muslim yang menolak Perjanjian Baru sebagai Injil. melainkan yang diajarkan adalah yang diyakini Islam sebagai yang diajarkan Kristus. Translation and Commentary halaman 282). dan sebagaian besar karena wujud alamiah Kristus. dianggap bahwa terjadi penyimpangan dalam Injil. ada beberapa kualifikasi berikut: Tapi Kitab tersebut telah hilang sebelum Islam disiarkan.. "Penyalinan massal secara tradisional" yang dimaksud Ali adalah merujuk pada Talmud (Ali. Bagian yang hilang adalah "Hukum" dimana kehilangan terjadi oleh penyalinan secara massal yang dilakukan secara tradisional di masa kaum Yahudi dan Rasul hidup."Secara langsung dapat dikatakan bahwa ini setara dengan Kitab Yahudi. (Glasse. Dan Injil sangat sukar sekali diterima dalam Al-Qur'an.Ibid halaaman 285) (lihat bagian Interval Between Christ and Muhammad). halaman 72) Karena adanya perbedaan tema inilah Injil dianggap telah mengalami penyimpangan. Jadi menurut pendapat Ali. ia menggunakan 3 nama berbeda untuk Injil yaitu: Injil Yesus. Pendapat yang mengatakan bahwa Injil setara dengan Kitab yang hilang: Sesuai dengan Injil. Taurat tak lagi berlaku. Mazmur Daud (Zabur) dan Injil. (Ali. ahli Muslim dari Barat. Umat Muslim percaya bahwa Kitab Perjanjian Baru yang digunakan oleh umat Kristen tak benar. dan telah mengalami penyesatan. Muslim dari Inggris yang menyatakan kata pengantarnya dalam penterjemahan AlQuran: Dalam beberapa bagian dikatakan bahwa Al-Quran telah diturunkan untuk "mengkonfirmasikan yang sebelumnya".dikenal di Indonesia sebagai Injil Barnabas). The Koran Interpreted.

Pendapat yang mengatakan Mazmur setara dengan Hazrat Daud Mazmur atau Zabur bukan merupakan isu yang besar. Allah mewahyukan kepada Musa agar memukul batu dengan tongkatnya. dengan menyelamatkan kamu dari Fir’aun. Berkatalah mereka kepada Nabi Musa : “Wahai Musa. Tapi di kemudian hari Injil diasosiasikan sebagai Perjanjian Baru (Hughes. dan merupakan salah seorang yang mempengaruhi Malcolm X menjadi Islam Ortodoks: Imam Ibnu Al Qayyim berkata: Allah yang dimuliakan telah mengirim para nabiNya dan memberikan pewahyuan melalui buku untuk menunjukkan keadilan di bumi dan di surga. Bagi sebagian umat Muslim sangatlah sulit menerima fakta bahwa Hazrat Isa tidak berbicara atau menulis Injil.” Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah orang-orang yang bodoh dan tidak berfikiran sehat.” Demikian pula tatkala pengikut-pengikut Nabi Musa mengeluh kehabisan air untuk minum dan mandi di tempat yang tandus dan kering itu.” Perjalanan Nabi Musa dan Bani Isra‟il dilanjuntukan ke Gurun Sinai di mana panas matahari sangat teriknya dan sunyi dari pohon-pohon atau bangunan di mana orang dapat berteduh di bawahnya. Dictionary of Islam. The Eternal Message of Muhammad hal. melepaskan kamu dari perhambaannya dan penindasannya serta memberikan kamu kelebihan di atas umat-umat yang lain. Patutkah aku mencari tuhan untuk kamu selain Allah yang telah memberikan kurnia kepada kamu."(Azzam. untuk dua belas suku bangsa . Allah menurunkan hidangan makanan “manna” – sejenis makanan yang manis sebagai madu dan “salwa” – burung sebangsa puyuh dengan diiringi firman-Nya: “Makanlah Kami dari makanan-makanan yang baik yang Kami telah turunkan bagimu." Melalui semua buku pewahyuan dilakukan oleh Allah yaitu: Alkitab. Nabi Musa Memperoleh Kitab Zabur Dalam perjalanan menuju Thur Sina setelah melintasi lautan di bahagian utara dari Laut Merah dan setelah mereka merasa aman dari kejaran Fir‟aun dan kaumnya. 102) Ketika mengomentari kutipan ini. pemimpin Muslim yang dihormati dan pendiri dari Liga Arab. dan secara tradisi oleh pengikut Nabi pada mulanya. Adanya pengarang yang berbeda dari Perjanjian Baru merupakan konsep baru bagi mereka.Sesungguhnya suatu permintaan yang aneh dari kamu. halaman 211). Azzam berkata. Allah yang baru saja kamu saksikan kekuasaan-Nya dengan ditenggelamkannya Fir’aun berserta bala tentaranya untuk keselamatan dan kelangsungan hidupmu. yaitu tentang pewahyuan yang diberikan Allah pada Nabi Isa. Al-Quran. Atas permohonan Nabi Musa yang didesak oleh kaumnya yang sedang kepanasan diturunkan oleh Allah di atas mereka awan yang tebal untuk mereka bernaung dan berteduh di bawahnya dari panas teriknya matahari."(Azzam Ibid. Zabur dan Injil setara dengan Alkitab: Puncak dari semua ini adalah pendapat dari Abdul Rahman Azzam. Pendapat yang mengatakan bahwa Taurat. Allah pencipta langit dan bumi serta alam semesta. Azzam telah menyetarakan ketiga kitab (Taurat. Di samping itu tatkala bekalan makanan dan minuman mereka sudah berkurangan dan tidak mencukupi keperluan. 102). Lalu memancarlah dari batu yang dipukul itu dua belas mata air. buatlah untuk kami sebuah tuhan berhala sebagaimana mereka mempunyai berhala-berhala yang disembah sebagai tuhan. Persembahan mereka itu kepada berhala adalah perbuatan yang sesat dan bathil serta pasti akan dihancurkan oleh Allah. hal. Bani Isra‟il yang dipimpin oleh Nabi Musa itu melihat sekelompok orang-orang yang sedang menyembah berhala dengan tekunnya. Kecuali pendapat dari Cyril Glasse di atas. bahwa kamu akan mencari tuhan selain Allah yang demikian besar nikmatnya atas kamu. Zabur dan Injil) ini dengan Alkitab yang kita kenal sekarang. Injil digunakan dalam Al-Qur'an.

Nabi Musa memohon kepada Allah agar diberinya sebuah kitab suci untuk menjadi pedoman dakwah dan risalahnya kepada kaumnya. bawang putih. kacang adas dan bawang merah karena mereka tidak puas dengan satu macam makanan. separti ketimun. maka setelah mereka sampai kepada suatu kaum yang tetap menyembah berhala. kacang adasnya dan bawah merahnya. Agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi. buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”. bahawasanya tatkala Nabi Musa berada di Mesir. Maka memancarlah darinya dua belas mata air.” ( Al-A’raaf : 160 ) “61 Dan ingatlah ketika kamu berkata: “Hai Musa. masing-masing suku mengetahui sendiri dari mata air mana mereka mengambil keperluan airnya.Isra‟il yang mengikuti Nabi Musa. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu. ( Al-A’raaf : 138 140 ) “160 Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. Bani Isra‟il pengikut Nabi Musa yang sangat manja itu. pasti kamu memperolehi apa yang kamu minta. ia telah berjanji kepada kaumnya akan memberi mereka sebuah kitab suci yang dapat digunakan sebagai pedoman hidup yang akan memberi bimbingan dan sebagai tuntunan bagaimana cara mereka bergaul dan bermuamalah dengan sesama manusia dan bagaimana mereka harus melakukan persembahan dan ibadah mereka kepada Allah. perbuatan yang baik yang diredhai oleh Allah di samping perbuatan-perbuatan yang mungkar yang dapat mengakibatkan dosa dan murkanya Tuhan.” Pokok cerita tersebut di atas dikisahkan oleh Al-Quran dalam surah “Al-A‟raaf ayat 138 sehingga 140 dan 160 . merasa masih belum cukup atas apa yang telah Allah berikan kepada mereka yang telah menyelamatkan mereka dari perhambaan dan penindasan Fir‟aun. ketimunnya. (Kami berfirman): “Makanlah baik-baik dari apa yang Kami telah rezekikan kepadamu. bawang putihnya. Dan Kami naungkan Awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa. Maka setelah perjuangan menghadapi Fir‟aun dan kaumnya yang telah tenggelam binasa di laut. kami tidak boleh sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Lalu Allah memerintahkan kepadanya agar untuk itu ia berpuasa selama tiga .” Musa berkata: “Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota. Terhadap tuntutan mereka yang aneh-aneh itu berkatalah Nabi Musa: “Maukah kamu memperoleh sesuatu yang rendah nilai dan harganya sebagai pengganti dari apa yang lebih baik yang telah Allah kurniakan kepada kamu? Pergilah kamu ke suatu kota di mana pasti kamu akan dapat apa yang telah kamu inginkan dan kamu minta. Di dalam kitab suci itu mereka akan dapat petunjuk akan hal-hal yang halal dan haram.” ( Al-Baqarah : 61 ) Menurut riwayat sementara ahli tafsir. 140 Musa berkata: “Patuntukah aku mencari tuhan untuk kamu yang selain dari Allah. tetapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri. selesai. Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. memberikan mereka hidangan makanan dan minuman yang lazat dan segar di tempat yang kering dan tandus mereka menuntut lagi dari Nabi Musa agar memohon kepada Allah menurunkan bagi mereka apa yang ditumbuhkan oleh bumi dari rupa-rupa sayur-mayur. Musa menjawab: “Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”. 139 Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal yang selalu mereka kerjakan. yaitu sayur-mayurnya. mereka (Bani Isra’il) berkata: “Hai Musa. serta surah “Al-Baqarah” ayat 61 yang berbunyi sebagai berikut : “138 Dan Kami seberangkan Bani Isra’il ke seberang lautan itu. padahal Dialah yang telah melebihkan kamu atas segala umat”.” Mereka tidak menganiaya Kami.

Maka terperanjatlah Nabi Musa. Maka ia menggosokkan giginya dan mengunyah daun-daunan dalam usahanya menghilangkan bau mulutnya. surah “Thaha” ayat 83 dan 84 dan surah “Al-a‟raaf” ayat 142 sehingga ayat 145 sebagaimana berikut : “83 Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu. agar aku dapat melihat-Mu” Allah berfirman: “Engkau tidak akan sanggup melihat-Ku. Aku cepat-cepat datang lebih dahulu untuk mencapai ridha-Mu.” Nabi Musa mengajak tujuh puluh orang yang telah dipilih diantara pengikutnya untuk menyertainya ke bukit Thur Sina dan mengangkat Nabi Harun sebagai wakilnya mengurus serta memimpin kaum yang ditinggalkan selama kepergiannya ke tempat bermunajat itu. Berkatalah malaikat itu kepadanya: “Hai Musa. padahal bau mulutmu dan mulut orang-orang yang berpuasa bagi kami adalah lebih sedap dan lebih wangi dari baunya kasturi.” Bacalah tentang kisah munajat Nabi Musa ini. Allah mengiring pemberian “Taurat” kepada Musa dengan firman-Nya: “Wahai Musa. maka niscaya engkau akan dapat melihat-Ku. hai Musa?” Ia menjawab: “Mereka sedang menyusul di belakangku. jika ia tetap berdiri tegak di tempatnya sebagaimana sedia kala.” ( Thaha : 83 84 ) “142 Dan Kami telah janjikan kepada Musa (memberikan Taurat) sesudah berlalu waktu tiga puluh . nampakkanlah zat-Mu kepadaku. untuk membawa risalah-Ku dan menyampaikan kepada hamba-hamba-Ku. agar supaya Engkau redha kepadaku. Pada saat yang telah ditentukan tibalah Nabi Musa seorang diri di bukit Thur Sina mendahului tujuh puluh orang yang diajaknya turut serta. Kemudian pergi ke Bukit Thur Sina di mana ia akan diberi kesempatan bermunajat dengan Tuhan serta menerima kitab penuntun yang diminta. yaitu semasa bulan Zulkaedah. ke jalan yang akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat bagi mereka. Dan ketika ia ditanya oleh Allah: “Mengapa engkau datang seorang diri mendahului kaummu. tetapi cobalah lihat bukit itu. Ia ditegur oleh malaikat yang datang kepadanya atas perintah Allah. wahai Tuhanku. Maka akibat tindakanmu itu. sesungguhnya Aku telah memilih engkau lebih dari manusia-manusia yang lain di masamu. bertasbih dan bertahmidlah ia seraya memohon ampun kepada Allah atas kelancangannya itu dan berkata: “Maha Besarlah Engkau wahai Tuhanku. hai Musa?” 84 Berkata Musa: “Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepadamu ya Tuhanku. maka bersyukurlah atas segala kurnia-Ku kepadamu dan berpegang teguhlah pada apa yang Aku tuturkan kepadamu. mengapakah engkau harus menggosokkan gigimu untuk menghilangkan bau mulutmu yang menurut anggapanmu kurang sedap. Setelah berpuasa selama tiga puluh hari penuh dan tiba saat ia harus menghadap kepada Allah di atas bukit Thur Sina Nabi Musa merasa segan akan bermunajat dengan Tuhannya dalam keadaan mulutnya berbau kurang sedap akibat puasanya. gementarlah seluruh tubuhnya dan jatuh pingsan. Dalam kitab yang Aku berikan kepadamu terhimpun tuntunan dan pengajaran yang akan membawa Bani Isra’il ke jalan yang benar.” Dalam kesempatan bermunajat itu.” Lalu menolehlah Nabi Musa mengarahkan pandangannya kejurusan bukit yang dimaksudkan itu yang seketika itu juga dilihatnya hancur luluh masuk ke dalam perut bumi tanpa menghilangkan bekas. ampunilah aku dan terimalah taubatku dn aku akan menjadi orang yang pertama beriman kepada-Mu. Allah menerimakan kepada Nabi Musa kitab suci “Taurat” berupa kepingan-kepingan batu-batu atau kepingan kayu menurut sementara ahli tafsir yang di dalamnya tertulis segala sesuatu secara terperinci dan jelas mengenai pedoman hidup dan penuntun kepada jalan yang diredhai oleh Allah. Setelah ia sadar kembali dari pingsannya. Aku telah memberikan kepadamu keistimewaan dengan dapat bercakap-cakap langsung dengan Aku. Allah memerintahkan kepadamu berpuasa lagi selama sepuluh hari sehingga menjadi lengkaplah masa puasamu sepanjang empat puluh hari.” Berkatalah Musa dalam munajatnya dengan Allah: “Wahai Tuhanku.puluh hari penuh. Anjurkanlah kaummu Bani Isra’il agar mematuhi perintah-perintah-Ku jika mereka tidak ingin Aku tempatkan mereka di tempat-tempat orangorang yang fasiq.

Haruskah kita mengimani keduanya? Dijawab oleh syaikh kurang lebihnya demikian: Wajib bagi setiap muslim untuk beriman kepada kitab-kitab tersebut. Dan berkata Musa kepada saudaranya. maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku. pendahuluan maupun penundaan.malam dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi).” 144 Allah berfirman: “Hai Musa sesungguhnya Aku memilih kamu lebih dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur. Dan telah diriwayatkan dari Nabi sholallohu „alaihi wa sallam bahwasanya: ‫ا ث ي ضبء و ق يخ رأى ف ي ي د عمر ش ي ئب مه ال توراح ف غ ضت وق بل: أف ي شك أو ت ي ب اث ه ال خطبة ؟ ل قد ج ئ ت كم ث ه‬ ‫ل و ك بن مو سي ح يب مب و س عه إال ات جبعي‬ Beliau pernah melihat di tangan Umar sebagian dari lembaran kitab Taurat.” ( Al-A’raaf: 142 145 ) Hukum Mempelajari Kitab Taurat Dan Injil Syaikh Ibnu Baz rahimahullah pernah ditanya tentang seorang muslim yang membuka-buka kitab Taurat dan Injil serta membacanya hanya sekadar ingin tahu saja. Maka Kami berfirman: “Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) yang sebaik-baiknya. Kalaulah sekiranya Musa masih hidup. Tauratnya.” Tuhan berfirman: “Kamu sesekali tidak sanggup melihat-Ku. Bahkan apabila anda memiliki sebagiannya saja . tidak dari Taurat. berkatalah Musa: “Ya Tuhanku nampakkanlah (Zat Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau. 143 Dan tatkala Musa datang untuk (munajat) dengan (Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya. karena yang demikian amatlah berbahaya. maka tidak ada keringanan baginya melainkan harus mengikuti aku. kejadian itu menjadikan gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pengsan. yaitu Harun: “Gantilah aku dalam (memimpin) kaumku dan perbaikilah dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakkan”. Maka setelah Musa sadar kembali.” 145 Dan Kami telah tuliskan untuk Musa luluh (Taurat) segala sesuatu sebagai pengajaran bagi sesuatu. Akan tetapi bukan berarti boleh dipakai. Dan cukuplah bagi kita kitab suci kita sebagai pedoman. maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam. dari Zabur dan tidak pula dari Injil. berita tentang surga dan neraka. Maka kita wajib mengimaninya bahwa kitab-kitab tersebut telah diturunkan Allah kepada para nabi-Nya. Karena kitab-kitab ini telah diselewengkan dan telah diubah. juga yang semisal dengan itu. Sunan Ad-Darimi di dalam mukadimahnya 435) Yang kami maksud: Kami nasehatkan anda dan orang-orang selain anda untuk tidak mengambil dari kitab-kitab tersebut sedikitpun. aku bertaubat kepada-Mu dan aku orang yang pertama beriman. tidak ada tujuan yang lainnya. Taurat dan Injil atau membacanya. penyelewengan. ancaman dan peringatan. berita-berita yang telah terjadi di masa lalu. karena terkadang isinya mendustakan kebenaran atau membenarkan kebathilan. karena kitab-kitab tersebut telah mengalami penyelewengan. pergantian maupun perubahan. Dan jangan anda melihat-lihatnya. Dan bukan juga berarti boleh melihat-lihat kitab Zabur. dan jangan membacanya sedikitpun. tetapi melihatlah ke bukit itu. nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasiq. Dan Allah juga telah menurunkan lembaran-lembaran yang berisikan perintah dan larangan. Injilnya maupun Zaburnya. yaitu Al-Qur‟an.” (Musnad Imam Ahmad 3/387.” Tatkala Tuhannya nampak bagi gunung itu. juga telah disusupkan ke dalamnya oleh mereka-mereka dari kalangan kaum Yahudi maupun Nasrani maupun selain mereka baik dengan perubahan. dia berkata: “Maha Suci Engkau. maka marahlah Rasulullah sholallohu „alaihi wa sallam seraya berkata: “Apakah engkau dalam keraguan wahai Ibnal Khoththob? Sungguh aku telah membawakan kepadamu cahaya putih yang bersih.

Semenanjung Sinai selama 40 tahun. Kitab Imamat (Leviticus) yang berisi kumpulan hukum/syariat dalam agama Yahudi. akibat penindasan Fir‟aun. Kitab Taurat itu sendiri memang diturunkan dalam bahasa Ibrani. dan memperingatkan dari membuka-buka kitab-kitab tersebut. Di kemudian hari orang Kristen menamainya Perjanjian Lama (Old Testament). seperti membantah musuh-musuh Islam atau menjelaskan keutamaan Al-Qur‟an dan kebenaran serta petunjuk yang ada di dalamnya. dan Khetubiin). ketika berada di puncak gunung Thursina. Sepuluh Perintah Allah SWT tersebut sebagai berikut: 1. 5. 3. Maksudnya: Bahwa para ulama yang luas pengetahuannya terkadang mereka butuh untuk mengkaji kitab Taurat. terhadap Yahwe (Allah SWT). Kata Taurat berasal dari bahasa Ibrani: “Thora” yang berarti syariat atau hukum. munajat Musa as. sehingga jalan selamatnya ialah dengan menimbunnya atau membakarnya. Bahkan kapanpun mereka mendapati sebagian dari Taurat atau Injil maupun Zabur. kejadian Adam dan Hawa serta dikeluarkannya mereka dari surga. Kitab Taurat Kitab Taurat adalah kumpulan firman-firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Musa as. . di darat. Kendati demikian. Nama Taurat disebut dalam Al Qur‟an sebanyak delapan belas kali.” (QS. Zabur dan Injil A. Taurat. maupun di air. Kitab Bilangan (numbers) yang menerangkan jumlah keturunan dua belas Bani Israil pada zaman Nabi Musa as. sampai turunnya Sepuluh Perintah. keharusan mengakui ke-Esa-an Allah dan mencintai-Nya. Al Baqarah: 87).dari kitab-kitab tersebut maka tanamlah atau bakarlah. 4. hingga mereka pun mengakuinya. Karena kebenaran yang ada padanya telah dicukupkan oleh Kitabulloh Al-Qur‟an. dan perubahan maupun penggantian yang ada di dalamnya merupakan kebatilan dan kemungkaran. Konon Taurat yang tertuang dalam Perjanjian Lama tersebut berasal dari Nabi Musa as. 2. dan dibagi menjadi lima kitab. maka yang wajib baginya ialah menimbunnya atau membakarnya agar jangan ada satupun yang menjadi tersesat karenanya. Kitab Keluaran (Exodus) yang mengisahkan tentang keluarnya Bani Israil dari Mesir yang dipimpin Nabi Musa as. ” (QS. Kitab ini berlaku hanya bagi Nabi Musa as. Isi pokok kitab ini adalah Sepuluh firman atau Perintah (Ten Commandements) Allah SWT yang diterima oleh Nabi Musa as. Al Isra‟: 2). maka mereka tidak berhak melakukan yang demikian. Firman Allah SWT. Kitab Kejadian (Genesis) yang mengisahkan kejadian alam semesta. “Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa. yaitu : 1. Terkadang isinya membenarkan kebatilan dan mendustakan kebenaran. dan sejumlah Nabi sampai Yusuf as. demi membantah musuh-musuh islam baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani. larangan menyembah patung atau berhala. dan Bani Israil. “Dan Kami berikan kepada Musa kitab Taurat dan Kami jadikan kitab Taurat petunjuk bagi Bani Israil. Kitab Taurat ini hanyalah salah satu bagian dari Kitab suci agama Yahudi yang disebut Biblia/Al Kitab (terdiri dari Thora. Adapun orang yang awam atau yang serupa dengannya. Sepuluh Firman atau Perintah yang mencakup asas-asas akidah (keyakinan) dan asas-asas syariat (kebaktian) itu termuat dalam kitab Keluaran pasal 20: 1-17 dan Kitab Ulangan pasal 5: 1-21. terkadang dibolehkan bagi seorang alim yang memiliki pandangan yang luas melihat kitab-kitab tersebut. Injil atau Zabur untuk tujuan yang Islami. keberadaan Musa di Padang Tih. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh nabi untuk menghadirkan kitab Taurat manakala Yahudi mengingkari hukum rajam agar melihatnya kembali kepada kitab Taurat. Kitab Ulangan (Deuteronomy) yang berisi pengulangan kisah kepergian Bani Israil dari Mesir dan pengulangan kumpulan peraturan. sebab Alllah SWT tidak dapat diserupakan dengan makhlukmakhluk-Nya baik yang ada di langit. dan turunnya Adam . Nabiin. 2. Maka yang wajib bagi setiap mukmin untuk mawas diri yang demikian.

Selain Sepuluh Firman atau Perintah Allah SWT tersebut. padahal telah diajarkan apa yang kamu dan bapak-bapak kamu belum ketahui. Hanya saja. Nabi Musa as. sukacita kemenangannya atas musuh Allah. lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya. Zabur dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan mazmuur (jamaknya mazamir). “… Oleh karena itu keimanan umat Islam dengan Taurat sebagai satu di antara kitab-kitab suci yang diwahyukan sebelum Al-Qur‟an. dibantu oleh saudaranya. Nabi Harun as.3. sedang mereka mengetahui.” (QS. berqurban.” (QS. larangan berdusta (menjadi saksi palsu) 10. sampai kemuliaan Mesias yang akan datang. beberapa waktu lamanya setelah Nabi Musa as. B. perintah memuliakan hari Sabat (sabtu) 5. bahwa dulu Nabi Musa menerima firmann-firman Tuhan. Sebagian firman-firman yang disampaikan kepada Musa itu disebutkan dalam Al-Quran dan apa yang disebutkan Al-Quran itu tentu dipercaya sebagai bagian dari kandungan Taurat”. larangan berkeinginan memiliki atau menguasai barang orang lain dengan cara yang tidak benar. dan dalam bahasa Ibrani disebut mizmor (nyanyian rohani yang dianggap suci).. wafat. kemuliaan Tuhan. Al Isra‟: 55) Kata zabur (bentuk jamaknya zubur) berasal dari zabaraayazburu-zabr yang berarti menulis. Jadi kitab ini sama sekali tidak mengandung hukum-hukum atau . antara lain yang berhubungan dengan kerasulan Muhammad saw. Sebagian firman Allah SWT dalam kitab tersebut mereka gelapkan. yang dinamakan dengan Taurat. Nabi Musa as. sebagaimana telah diberitakan oleh Allah SWT dalam Al Qur‟an. kamu perlihatkan (sebagiannya) dan kamu sembunyikan sebagian besarnya. kamu jadikan kitab itu lembarann-lembaran kertas yang bercerai-berai. padahal sebagian mereka telah mendengar firman Allah. Firman Allah SWT. perintah menghormati ayah-ibu 6. pengampunan dosanya oleh Allah. Makna aslinya adalah kitab yang tertulis. Kemudian biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya. yakni nyanyian rohani yang dianggap suci (Inggris: Psalm) yang berasal dari Nabi Dawud as. isi kitab Taurat telah diubah oleh pemuka Yahudi. Al An‟am: 91) Maksudnya Nabi Muhammad saw disuruh meninggalkan orang-orang yang mempermainkan agama setelah menyampaikan petunjuk yang benar. 150 nyanyian yang terkumpul dalam kitab ini berkisah tentang seluruh peristiwa dan pengalaman hidup Nabi Daud as. Kitab Zabur berisi kumpulan mazmur. mulai dari mengenai kejatuhannya.” Jawablah (ya Muhammad): “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia. sudah cukup dalam bentuk membenarkan berita Al-Quran dan hadits Nabi. Jakarta: Djambatan. Setelah adanya perubahan isi dalam kitab Taurat tersebut. Dalam menyiarkan ajaran tersebut. juga menerima wahyu lain tentang cara melaksanakan sholat. masihkah kita wajib mempercayainya? DSalah satu cara menyikapi kitab Taurat seperti yang diterangkan dalam Ensiklopedi Islam Indonesia karya Tim Penulis IAIN Syarif Hidayatullah. Firman Allah SWT. “Dan Kami berikan (kitab) Zabur kepada Dawud. “Apakah kamu (umat Muhammad) masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu. larangan berbuat cabul (mendekati zina) 8. upacara. Al Baqarah: 75) Ayat ini menegaskah bahwa di antara orang Yahudi ada yang mengubah isi Taurat. Di antara isi Kitab Taurat yang diubah adalah tentang kerasulan Muhammad dan sifat-sifatnya. dosanya. “Dan mereka tidak memuliakan Allah dengan kemuliaan yang semestinya saat mereka berkata: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun kepada manusia. Kitab Zabur Kitab Zabur adalah kumpulan firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Dawud as.” Katakanlah: “Allah (telah menurunkannya)”. larangan mencuri 9. larangan membunuh sesama manusia 7.” (QS. 1992. perintah menyebut nama Allah SWT dengan hormat 4. dan lain sebagainya. yang patut disesalkan.

mazmur Asaph (50. Tepatnya sejak usia 30 sampai usia 33 tahun. 2. 11-32. Simon Petrus . janganlah kamu percaya pada raja-raja atau anak-anak Adam yang tiada mempunyai pertolongan. 124. serta menjadi petunjuk dan pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa. 6. Al Maidah: 46) Kata Injil semula berasal dari bahasa Yunani euangelion yang berarti kabar gembira. dan mazmur Haleluyah (104-106. besarkanlah olehmu akan Allah. maka putuslah nyawanya dan kembalilah ia kepada tanah asalnya dan pada hari itu hilanglah segala daya upayanya. ratapan-ratapan jamaah. diperintahkan oleh Allah SWT mengikuti peraturan yang dibawa oleh Nabi Musa as. nyanyian rohani yang disenandungkan oleh Nabi Daud as. 86. bahwa Allah akan berkerajaan kelak sampai selamaalamanya dan Tuhanmu. Lalu ia diangkat/diselamatkan oleb Allah SWT dari pengejaran kaum Yahudi yang ingin menyalibnya. Menurut Dr. 4.L. Mereka ialah: 1. Bahwa Allah membuka rantai orang yang terpenjara. Hai Jiwaku pujilah Allah. Firman Allah SWT. Selebihnya adalah mazmur dari putra-putra Korah (yaitu mazmur: 42. 3. pendeta Kristen dari Belanda dan penulis buku Sejarah Kerajaan Allah (judul aslinya: Geschiedenis der Gods Openbaring) dari 150 nyanyian rohani dalam Perjanjian Lama itu. 103. 85. nyanyian untuk raja. 88). 108-110. 122. 138-145). Mazmur (nyanyian rohani yang dianggap suci) itulah yang kini dimuat dalam Perjanjian Lama. terdiri dari lima macam: 1. 135. 146-150). 3. C. F. 115-117. 7.syariat (peraturan agama). 5. nyanyian liturgy kebaktian untuk memuji Tuhan. “Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil. (Yesus Kristus). nyanyian perorangan sebagai rasa syukur. Kitab Injil Injil adalah kitab yang berisi firman-firman Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Isa as. dan 5. yaitu Kitab Taurat. 9. dan Allah membukakan mata orang buta. karena Nabi Dawud as. maka aku akah memuji Allah seumur hidupku. dan yang menaruh setia sampai selamanya. Secara garis besarnya. Bakker. maka berbahagialah orang yang memperoleh Ya‟qub sebagai penolongnya dan yang menaruh harap kepada Tuhan Allah. 84. 44-49. mazmur Ma‟a lot (120-134). dan Allah mengasihi orang yang benar. (yakni mazmur 3-9. 131. Nabi Isa as. 34-41. yang membela orang yang teraniaya dan yang memberi makan orang yang lapar. 2. mengajarkan Injil kepada para pengikutnya hanya selama tiga tahun. Nyanyian pujian dalam Kitab Zabur antara lain. putra dari Maryam.” (QS. 101. 51-65. Andreas 2. Besarkanlah Allah olehmu. hai Zion! Zaman berzaman. Dalam berdakwah Isa almasih dibantu oleh dua belas orang muridnya yang dalam Islam dikenal dengan sebutan Hawariyyun (murid-murid Nabi Isa yang sangat setia). hanya 73 di antaranya yang berasal dari Nabi Dawud as. 87. yang menjadikan langit. Makna dari kabar gembira yang dimaksud adalah karena Nabi Isa as. 8. 73-83). Allah menegakkan orang yang tertunduk. Kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab menjadi Injil. 111-113. dan aku akan nyanyi pujian-pujian kepada Tuhanku selama aku ada. Mazmur:146 1. menggembirakan para umatnya dengan berita akan kedatangan Muhammad saw sebagai utusan Allah SWT yang terakhir untuk seluruh alam. 4. 68-70. ratapan dan doa individu. di dalamnya (berisi) petunjuk dan cahaya (yang menerangi). bumi dan laut serta segala isinya. dan membenarkan kitab sebelumnya.

yakni pola hidup yang tidak mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi. seorang Yahudi yang mula-mula bekerja sebagai pegawai pemungut pajak. tidak mengakui ketuhanan Yesus. yang juga penulis Injil. ialah Petrus. Prof. sedangkan Injil mengajarkan tentang pembersihan jiwa-raga dari kekotoran (nafsu duniawi). Berdua mereka mengembara (untuk berdakwah) mengabarkan Injil ke Roma. Dengan kata lain. sedangkan namanya sendiri adalah Yohana atau Yahya. bahwa Injil yang beredar sekarang ini berbeda dengan aslinya. Barnabas 4. Jelaslah bahwa Injil Yahya bukan karya Yahya bin Zabid Murid Yesus.3. juga percaya sepenuhnya bahwa Isa anak Maryam bukanlah Tuhan. Injil adalah kisah atau laporan yang disusun oleh para pengikut Isa Almasih tentang kehidupan Almasih. Ia murid Paulus. dan keduanya tidak pernah bertemu dengan Yesus. Injil Yahya. Mesir. diputuskan hanya empat injil yang sah. Afrika Utara dan akhirnya menetap di Mesir. Penting untuk kita ketahui. Dengan demikian baik Lukas maupun Paulus bukanlah murid Yesus. Akan tetapi umat Kristen berpendapat lain. Matius 5. Pendapat inilah yang cukup beralasan. Yahuda Iskariot Isi yang terkandung dalam Injil ini berbeda dengan kitab-kitab terdahulu. sebab ia terbunuh pada tahun 70 M. 1. wafat. Injil Lukas dikarang oleh Lukas. Ia meninggal dunia karena dibunuh oleh para penyembah berhala pada tahun 62 M. Kitab Taurat mengajarkan tentang Tauhid (ke-Esa-an Allah SWT). Pahamnya ini diikuti oleh pemeluk Nasrani di daerah dakwahnya seperti Afrika Utara. Stadlein menegaskan bahwa Injil Yahya dikarang oleh seorang mahasiswa dari perguruan Iskandariyah pada abad kedua masehi. 4. Markus adalah kemenakan dari Barnabas. Pada mulanya beredar puluhan Injil. Sumber lain mengatakan. Injil Matius karya Santo Matius yang disebut juga Lewi anak Alpius. Riwayat lain mengatakan bahwa penulis Injil Markus adalah guru markus. Thadeus 8. Bartholomeus 10. termasuk tentang pengajarannya kepada Bani Israil atau Bangsa Yahudi agar mereka beragama secara benar. Menurut mereka. Yahuda 9. Injil mengajak manusia untuk hidup zuhud. dekat Konstantinopel – pada tahun 325 M yang diadakan oleh Kaisar Constantinus. Sesungguhnya Markus adalah nama gelar. melainkan Nabi dan Rasul sebagaimana Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul Tuhan yang lain. bahwa ia seorang tukang gambar. Kalau begitu dari manakah Injil yang ada saat ini? Tidak lain karya orang-orang Yahudi yang ditulis beberapa waktu lamanya setelah Nabi Isa as. Ya‟kub bin Zabdi 7. namun dalam Synodes (muktamar gereja-gereja) di Nicaea. ltulah sebabnya Najasi. seorang tabib kelahiran Antiokia. Semula ia seorang beragama Yahudi. Ya‟kub bin Alpius 12. dan Kitab Zabur mengajarkan puji-pujian (zikir dan doa) kepada Allah SWT. 3. dan Habsy. Yunani. Injil Markus karya Markus bin Maryam. menurut Ibnu Batrik yang juga penulis Masehi. Sebagai umat Islam kita wajib mempercayai bahwa Injil merupakan kitab dari Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Isa as. kemudian masuk Kristen di tangan Petrus. Injil Yahya ditulis pada tahun 100 M oleh seorang ketua Gereja bernama Yahya atau John the Presbyter yang tinggal di Episus. Raja Habsyi pada masa Nabi Muhammad saw. Mengapa? Injil Yahya . Markus. – suatu tempat di Asia Kecil. 2. Menurut Encyclopedia Britanica. Yahya bin Zabdi 6. Pilipus 11.

Akan tetapi Injil yang murni atau benar-benar berisi kumpulan firman Allah SWT kini sudah tidak ada lagi. Injil-injil selain yang keempat itu dinyatakan sebagai injil Apocrypha (injil-injil yang tidak sah. Injil Yakobus 15. Seorang penulis Masehi dari Libanon. antara lain: 1. Yang jelas Injil Yahya sengaja ditulis untuk menegaskan tentang ketuhanan Yesus.mengajarkan ketuhanan Yesus. Injil Mathias 10. Injil Duabelas 5. Penyebabnya adalah karena di sana terdapat beberapa golongan yang mengingkari ketuhanan Masih. Berdasarkan keterangan Al Qur‟an dan dengan menganalogikan Injil dengan Al Qur‟an.” Jadilah Injil Yahya adalah satu-satunya Injil – di antara keempat Injil – yang diakui sah oleh kalangan gereja. Injil Orang-orang Mesir 12. sebab ia ditulis oleh pengarangnya memang untuk tujuan itu atas desakan dari orang-orang disekitarnya. Bahwa Injil Yahya mengajarkan ketuhanan Yesus memang dapat dimaklumi. Injil Philip 13. ia harusiah merupakan himpunan murni firman-firman Tuhan yang diwahyukan kepada Nabi Isa . Surabaya). Injil-injil yang dinyatakan tidak sah tersebut. Markus. Oleh karena itu pada tahun 96 M berkumpullah semua pendeta Asia dan lain-lain di tempat Yahya. Injil Barnabas 4. di mana ajaran tersebut mula-mula datang dari mazab Iskandariyah yang kemudian disahkan oleh Kongres Nicea pada tahun 325 M semasa Kaisar Constantinus. Lukas. Tentang sejarah penulisan Injil Yahya ini lebih lengkap dan jelas diterangkan dalam buku Kuliah Aqidah Lengkap karya Drs. Lalu ditulisnya dengan cara tersendiri tentang ketuhanan Allsih.” Penulis Masehi lainnya. Mereka meminta kepadanya agar ditegaskan ketuhanan Al-Masih itu dan disebutkan apa-apa yang ditinggalkan oleh Matius. Injil Nicodemus 11. bagaimanakah seharusnya kita menyikapi keempat Injil (karya Matius. Maka kita sebagai umat Islam dilarang mempercayai isi keempat Injil tersebut. Injil Ibrani 7. Injil Apeles 3. Ditegaskan dalam Ensiklopedi Islam Indonesia karya Tim Penulis IAIN Syarif Hidayatullah. Markus dan Lukas dalam Injil-injil mereka. dan Yahya) yang ada sekarang ini? Umat Islam cukuplah mempercayai bahwa Allah SWT pernah menurunkan Kitab Injil kepada nabi Isa as. 1992. Injil Maria 9. yang secara tegas mengajarkan ketuhanan Yesus. Injil Andreas 2. Humaidi Tatapangarsa (terbitan Bina Ilmu. Injil Ebionea 6. maka umat Islam memandang bahwa Injil yang seharusnya menjadi pegangan umat Kristen haruslah satu versi seperti Al Qur‟an. Injil Yudas Iskariot Sebagai umat Islam. Jerjis Zuwen mengatakan: “Sesungguhnya Syirbantus dan Abisu beserta pengikut mereka di waktu mengajarkan agama Masehi berpendapat bahwa Al-Masih tidak lain adalah seorang manusia dan dia tidak ada sebelum ibunya Maryam. Injil Thomas 14. Yusuf Al-Dubai Al-Khauri menerangkan pula. “Sesungguhnya yahya mengarang Injilnya pada penghabisan hidupnya atas permohonan pendeta-pendeta Asia. Injil Marcion 8. yang dilarang terbit dan harus dimusnahkan). Mereka mengharapkan agar Yahya menulis tentang Al-Masih dan menyerukan sebuah Injil yang belum ditulis oleh ahli-ahli Injil yang lain. Jakarta: Djambatan.

Bahwa putra Nabi Ibrahim as. bukan pula Tuhan. Nabi dan Rasul Allah yang terakhir. yang disalib sebenarnya Yudas Iskariot yang telah diserupakan oleh Tuhan – rupa dan suaranya – dengan rupa dan suara Yesus. yang patut disesalkan. Yesus tidak disalib. Spanyol dan Arab. Tetapi pada tahun 1709. Isi Injil Barnabas banyak persamaannya dengan yang diberitakan Al-Quran. Sedang Yesus sendiri loncat bersama malaikat dan terus diangkat ke hadirat Allah SWT (Pasal 215. sehingga ditarik dari peredaran dan dimusnahkan. 3. bukan Ishaq seperti yang tersebut dalam Perjanjian lama yang ada sekarang ini. 4. Injil Barnabas oleh pihak Gereja digolongkan sebagai Injil yang tidak sah. terutama bagi umat Islam. Datl Injil Barnabas berbahasa Arab itulah. Kholil Sa‟adah pada tahun 1908 dan dimuat dalam majalah Al Manar terbitan Mesir. . Penerjemahan Injil Barnabas dari bahasa Itali ke Bahasa Arab dilakukan oleh Dr. Yesus bukan anak Allah. Injil itu seharusnya berbahasa Aramea. dan 217). Mesias (yang dimaksudkan di sini “pembebas dunia” atau “juru selamat”) atau Almasih yang dinantinantikan itu bukan Yesus akan tetapi Muhammad. Di antara semua Injil yang tersebut di atas – baik yang sah maupun tidak – sesungguhnya Injil Barnabas yang menarik perhatian.AI-Masih dan kemudian ia sampaikan kepada para pengikutnya. Sebab dalam kitab tersebut. tetapi seorang Rasul (utusan) Allah. Dari naskah berbahasa Itali itulah dibuat terjemahannya ke bahasa lain seperti bahasa Inggris. Cremer Toland. diterangkan juga: 1. 2. seorang penasihat Raja Prusia menemukan naskah tertua Injil Barnabas dalam bahasa Italia yang semula tersimpan rapi di perpustakaan seorang terkemuka di Amsterdam. antara lain. Husein Abubakar dan Abubakar Basymeleh menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Hanya saja. yang akan disembelih karena perintah Allah SWT adalah Ismail. 216. karena Nabi Isa Almasih dan kaumnya berbahasa Aramea .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful