P. 1
Prosesor x86

Prosesor x86

|Views: 53|Likes:
Published by rifqiriadhy

More info:

Published by: rifqiriadhy on Oct 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2012

pdf

text

original

Prosesor x86 x86 atau 80×86 adalah nama umum dari arsitektur mikroprosesor yang pertama kali dikembangkan

dan diproduksi oleh Intel. Arsitektur x86 saat ini mendominasi komputer desktop, komputer portabel, dan pasar server sederhana.

Keping Mikroposesor Intel Pentium 4; Seri Northwood Arsitektur ini dikenal dengan nama x86 karena prosesor-prosesor awal dari keluarga arsitektur ini memiliki nomor model yang diakhiri dengan urutan angka “86″: prosesor 8086, 80186, 80286, 386, dan 486. Karena nomor tidak bisa dijadikan merek dagang, Intel akhirnya menggunakan kata Pentium untuk merek dagang processor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Pada tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft). Arsitektur x86 adalah rancangan Set Instruksi Komputer Kompleks (Complex Instruction Set Computer) dengan panjang instruksi yang bervariasi. Word disimpan dengan urutan endiankecil. Kompatibilitas mundur menjadi motivasi terkuat dalam pengembangan arsitektur x86 (keputusan ini menjadi sangat penting dan sering dikritik, terutama oleh pesaing dari pendukung arsitektur prosesor lainnya, yang dibuat frustasi oleh sukses yang berkelanjutan dari arsitektur ini yang secara umum dipandang memilki banyak kelemahan). Prosesor-prosesor terkini dari x86 menerapkan beberapa langkah penerjemah (dekoder) “tambahan” untuk (saat eksekusi) memecah (sebagian besar) instruksi x86 kedalam potongan-potongan kecil instruksi (dikenal dengan “micro-ops”) yang selanjutnya dieksekusi oleh arsitektur setara dengan arsitektur RISC. Bahasa rakitan dari x86 dibahas secara lebih terperinci di artikel Bahasa Rakitan x86. Mikroprosesor x86 dapat bekerja dalam beberapa modus berikut: • Real-mode (Modus Real) • Protected Mode (Modus terproteksi) • Virtual Protected Mode (Modus Terproteksi Virtual)

• •

Compatibility Mode Long Mode/IA32e Full Mode

GENERASI PERTAMA Inilah generasi awal dari CPU dengan arsitektur x86, yang akhirnya menjadi processor yang mendominasi pasar PC. 1. Intel 8086 (1978, Clock : 5 MHz – 10 MHz)

2. Intel 8088 (1979, Clock : 5 MHz – 10 MHz)

GENERASI KEDUA Pada masa ini, perkembangan processor ditandai dengan kebutuhan akan hardware untuk proses perhitungan yang cepat dimana diperkenalkan memory management unit (MMU) untuk mendukung protected mode, dan dukungan untuk kapasitas memory yang lebih besar, serta munculnya AMD sebagai pesaing Intel di pasar x86. 1. Intel 80286 (1982, Clock : 6 MHz – 12,5 MHz)

2. AMD Am286 (1983, Clock : 8 MHz – 20 MHz)

GENERASI KETIGA Era 32-bit dimulai dengan memanasnya hubungan antara Intel dengan AMD. Ini terjadi pada masa generasi ketiga CPU x86. 1. Intel 386 (1985, Clock : 16 MHz – 33 MHz)

2. AMD Am386 (1991, Clock : 12 MHz – 40 MHz)

GENERASI KEEMPAT Pipelining, FPU (floating-point unit) yang terintegrasi, dan cache yang ditanamkan pada chip, adalah fitur-fitur baru yang diimplementasikan pada generasi keempat x86. 1. Intel 486 (1989, Clock : 25 MHz – 100 MHz)

2. AMD Am486 (1992, Clock : 20 MHz – 100 MHz)

3. Diantara dua generasi : Cyrix Cx486

GENERASI KELIMA Generasi kelima x86 diramaikan dengan implementasi arsitektur superscalar, dukungan 64-bit data bus, FPU yang lebih cepat serta mendongkrak kemampuan multimedia dengan MMX. 1. Pentium (1993, clock : 60 – 200 MHz) dan Pentium MMX (1997, clock : 166 -233 MHz)

Memulai debutnya pada 22 Maret 1993, ada banyak peningkatan yang bisa ditemukan pada Pentium, seperti :

Processor pertama yang mengimplementasikan arsitektur superscalar dimana pada processor terdapat dua unit pipeline integer sehingga memungkinkan untuk menjalankan dua instruksi per siklus CPU. Memperbaiki kinerja operasi floating-point dengan mendesain ulang FPU, hingga dapat menjalankan sampai satu instruksi floating-point per siklus CPU.

Penambahan data bus eksternal menjadi 64-bit, untuk meningkatkan kemampuan akses baca dan tulis pada memory.

2. Di antara dua generasi : Cyrix Cx5x86 (1995, clock : 100 – 133 MHz) dan AMD Am5x86 (1995, clock : 133 MHz) http://www.adityarizki.net/2009/06/sejarah-perkembangan-cpu-x86/ http://id.wikipedia.org/wiki/X86

referensi 2 secara gampangnya begini x86 adalah sebuah nama yang di gunakan untuk arsitektur microprocressor yang di gunakan pada komputer, x86 di bagi menjadi dua yaitu x86 32 bit dan x86 64 bit itulah kenapa ada os windows 32 bit dan 64 bit karena windows tersebut mengacu kepada arsitektur itu, untuk arsitektur 32 bit hanya support sampai 3 GB ram Memory, sedangkan 64 bit support sampai 64 gb memory, dulu processor ada yang hanya support dng satu arsitektur namun untuk sekarang hampir semuanya support untuk kedua arsitektur itu untuk yang x64 adalah sebutan microsoft untuk arsitektur 64 bit kalau komputer kan pakai x86 arsitektur kalau handphone dan smartphone memakai arsitektur yang bernama arm arsitektur semoga membantu

ref 3

Salam… Biasanya kita seringkali melihat dalam sebuah system operasi baik Windows maupun Linux ada tulisan X86 dan 64. Nah artikel ini akan memberikan sedikit penjelasan tentang hal tersebut. So, chek this out… (y) Pendahuluan

x86 atau 80×86 adalah nama umum dari arsitektur mikroprosesor yang pertama kali dikembangkan dan diproduksi oleh Intel. Arsitektur x86 saat ini mendominasi komputer desktop, komputer portabel, dan pasar server sederhana.

Keping Mikroposesor Intel Pentium 4; Seri Northwood Arsitektur ini dikenal dengan nama x86 karena prosesor-prosesor awal dari keluarga arsitektur ini memiliki nomor model yang diakhiri dengan urutan angka “86″: prosesor 8086, 80186, 80286, 386, dan 486. Karena nomor tidak bisa dijadikan merek dagang, Intel akhirnya menggunakan kata Pentium untuk merek dagang processor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Pada tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft). Sejarah Arsitektur x86 pertama kali hadir melalui 8086 CPU pada tahun 1978; Intel 8086 adalah pengembangan dari mikroprosesor Intel 8080 (yang dibangun mengikuti arsitektur dari 4004 dan 8008), dan program bahasa rakitan dari 8080 dapat diterjemahkan secara mekanik ke program yang setara ke bahasa rakitan untuk 8086. Arsitektur ini diadaptasi (dengan versi yang lebih sederhana dari versi 8088) tiga tahun kemudian sebagai standar dari CPU pada IBM PC. Kehadiran platform PC secara luas membuat arsitektur x86 menjadi arsitektur CPU yang paling sukses selama ini. (Rancangan CPU lainnya yang sangat sukses, yang dibagun berdasarkan 8080 dan kompatible pada set-instruksi hingga pada tingkatan bahasa-mesin biner adalah arsitektur Zilog Z80.) Perusahaan lain juga membuat atau pernah membuat CPU yang berdasarkan arsitektur x86: diantaranya Cyrix (sekarang diakuisisi oleh VIA Technologies), NEC Corporation, IBM, IDT (juga telah diakuisisi oleh VIA), dan Transmeta. Manufaktur yang paling sukses adalah AMD, dengan seri Athlon-nya, yang meskipun belum se-populer seri Pentium, telah menguasai

sebagian pangsa pasar secara nyata. Menurut beberapa perusahaan riset pangsa pasar CPU AMD telah melampaui penjualan CPU Intel di pasar retail dekstop pada tahun 2006. Rancangan Arsitektur x86 adalah rancangan Set Instruksi Komputer Kompleks (Complex Instruction Set Computer) dengan panjang instruksi yang bervariasi. Word disimpan dengan urutan endiankecil. Kompatibilitas mundur menjadi motivasi terkuat dalam pengembangan arsitektur x86 (keputusan ini menjadi sangat penting dan sering dikritik, terutama oleh pesaing dari pendukung arsitektur prosesor lainnya, yang dibuat frustasi oleh sukses yang berkelanjutan dari arsitektur ini yang secara umum dipandang memilki banyak kelemahan). Prosesor-prosesor terkini dari x86 menerapkan beberapa langkah penerjemah (dekoder) “tambahan” untuk (saat eksekusi) memecah (sebagian besar) instruksi x86 kedalam potongan-potongan kecil instruksi (dikenal dengan “micro-ops”) yang selanjutnya dieksekusi oleh arsitektur setara dengan arsitektur RISC. Bahasa rakitan dari x86 dibahas secara lebih terperinci di artikel Bahasa Rakitan x86. Mikroprosesor x86 dapat bekerja dalam beberapa modus berikut:
    

Real-mode (Modus Real) Protected Mode (Modus terproteksi) Virtual Protected Mode (Modus Terproteksi Virtual) Compatibility Mode Long Mode/IA32e Full Mode

Real-Mode Real-Mode adalah sebuah modus di mana prosesor Intel x86 berjalan seolah-olah dirinya adalah sebuah prosesor Intel 8086 atau Intel 8088, meski ia merupakan prosesor Intel 80286 atau lebih tinggi. Karenanya, modus ini juga disebut sebagai modus 8086 (8086 Mode). Dalam modus ini, prosesor hanya dapat mengeksekusi instruksi 16-bit saja dengan menggunakan register internal yang berukuran 16-bit, serta hanya dapat mengakses hanya 1024 KB dari memori karena hanya menggunakan 20-bit jalur bus alamat. Semua program DOS berjalan pada modus ini. Prosesor yang dirilis setelah 8086, semacam Intel 80286 juga dapat menjalankan instruksi 16-bit, tapi jauh lebih cepat dibandingkan 8086. Dengan kata lain, Intel 80286 benar-benar kompatibel dengan prosesor Intel 8086 yang didesain sebelumnya. Sehingga prosesor Intel 80286 pun dapat menjalankan program-program 16-bit yang didesain untuk 8086 (IBM PC), dengan tentunya kecepatan yang jauh lebih tinggi. Dalam Real-mode, tidak ada proteksi ruang alamat memori, sehingga tidak dapat melakukan multi-tasking. Inilah sebabnya, mengapa program-program DOS bersifat single-tasking. Jika dalam modus real terdapat multi-tasking, maka kemungkinan besar antara dua program yang sedang berjalan, terjadi tabrakan (crash) antara satu dengan lainnya. Protected Mode

Modus terproteksi (protected mode) adalah sebuah modus di mana terdapat proteksi ruang alamat memori yang ditawarkan oleh mikroprosesor untuk digunakan oleh sistem operasi. Modus ini datang dengan mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi. Karena memiliki proteksi ruang alamat memori, maka dalam modus ini sistem operasi dapat melakukan multitasking. Prosesor Intel 80286 memang dilengkapi kemampuan masuk ke dalam modus terproteksi, tapi tidak dapat keluar dari modus tersebut tanpa harus mengalami reset (warm boot atau cold boot). Kesalahan ini telah diperbaiki oleh Intel dengan merilis prosesor Intel 80386 yang dapat masuk ke dalam modus terproteksi dan keluar darinya tanpa harus melakukan reset. Inilah sebabnya mengapa Windows 95/Windows 98 dilengkapi dengan modus Restart in MS-DOS Mode, meski sebenarnya sistem operasi tersebut merupakan sistem operasi yang berjalan dalam modus terproteksi. Virtual Protected Mode Virtual Protected Mode juga kadang disebut sebagai Virtual Real Mode. Dalam modus ini, sebuah prosesor Intel x86 berjalan dalam modus terproteksi tetapi mengizinkan aplikasi-aplikasi 16-bit real-mode agar dapat dijalankan di atas sistem operasi. Microsoft Windows 3.1, yang berjalan di dalam modus Enhanced 386, Windows 95, serta Windows 98 mendukung modus ini sepenuhnya. Sistem-sistem operasi dapat menjalankan beberapa aplikasi 16-bit real-mode secara sekaligus, pada window MS-DOS Prompt yang berbeda-beda, karena memang Microsoft mengimplementasikan sebuah lapisan emulasi yang disebut sebagai DOS Protected Mode Interface (DPMI). Setiap window MS-DOS Prompt yang dibuat, aplikasi hanya berjalan dalam real mode, tapi karena Windows 3.1 (yang berjalan dalam modus Enhanced 386) dan Windows 95/98 berjalan dalam modus terproteksi, aplikasi akan menganggap dirinya berjalan pada komputer yang berbeda, meski pada fisiknya mereka dijalankan pada modus yang sama. Hal ini mengizinkan aplikasi-aplikasi 16-bit real-mode agar dapat dijalankan secara serentak (multitasking), meski pada awalnya aplikasi 16-bit berjalan dalam kondisi single-tasking. DPMI digunakan oleh Windows 3.1 ke atas untuk mengakses extended memory agar dapat digunakan oleh aplikasi Windows. DPMI mengizinkan program-program dapat menggunakan memori yang lebih banyak, meski pada aslinya program tersebut merupakan program 16-bit. Hal ini populer dilakukan, khususnya bagi program-program game komputer DOS, karena gamegame tersebut dapat mengakses lebih dari 1 MB (diberi hak akses oleh sistem operasi). DPMI dapat melakukan switching prosesor dari real-mode ke protected mode atau sebaliknya.

IA32e/AMD64/x64/x86-64 Compatibility Mode
Modus kompatibilitas adalah sebuah modus prosesor berbasis IA32e (x86-64, AMD64, EM64T, atau x64) di mana prosesor sedang menjalankan instruksi 32-bit (sistem operasi 32-bit dan aplikasinya yang dijalankan di atas prosesor x64 atau sistem operasi 64-bit yang menjalankan aplikasi 32-bit). Dalam modus ini, prosesor tersebut bekerja seolah-olah dirinya adalah prosesor x86 32-bit, sehingga hanya dapat mengalamati memori hingga 4 GB saja.

IA32e/x86-64/AMD64/x64/EM64T Long Mode

Modus panjang (long mode) adalah sebuah modus prosesor 64-bit IA32e (x8664/AMD64/x64/EM64T) yang berjalan di atas sistem operasi 64-bit, sehingga ia dapat mengeluarkan seluruh kemampuannya, seperti halnya mengakses memori lebih besar daripada 4 GB (hingga batasan yang dimiliki oleh prosesor dan sistem operasi), dan menjalankan aplikasi 64-bit. Hanya beberapa sistem operasi yang dapat menjalankan prosesor IA32e dalam modus ini, yakni Windows XP Professional x64 Edition, Windows Server 2003, GNU/Linux (versi kernel 2.6 ke atas), Solaris 10 dan beberapa varian UNIX lainnya.

Source: Wikipedia Comment

IPv6
Filed under: Ilmu Komputer — Leave a comment March 9, 2012 Perkembangan teknologi jaringan komputer dewasa ini semakin pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan layanan yang memanfaatkan jaringan komputer. Pada sistem jaringan komputer, protokol merupakan suatu bagian yang paling penting. Protokol jaringan yang umum digunakan adalah IPv4, yang masih terdapat beberapa kekurangan dalam menangani jumlah komputer dalam suatu jaringan yang semakin kompleks. Telah dikembangkan protokol jaringan baru, yaitu IPv6 yang merupakan solusi dari masalah diatas. Protokol baru ini belum banyak diimplementasikan pada jaringan-jaringan di dunia. IP versi 6 (IPv6) adalah protokol Internet versi baru yang didesain sebagai pengganti dari Internet protocol versi 4 (IPv4) yang didefinisikan dalam RFC 791. IPv6 yang memiliki kapasitas address raksasa (128 bit), mendukung penyusunan address secara terstruktur, yang memungkinkan Internet terus berkembang dan menyediakan kemampuan routing baru yang tidak terdapat pada IPv4. IPv6 memiliki tipe address anycast yang dapat digunakan untuk pemilihan route secara efisien. Selain itu IPv6 juga dilengkapi oleh mekanisme penggunaan address secara local yang memungkinkan terwujudnya instalasi secara Plug&Play, serta menyediakan platform bagi cara baru pemakaian Internet, seperti dukungan terhadap aliran datasecara real-time, pemilihan provider, mobilitas host, end-to-end security, ataupun konfigurasi otomatis.
Ref4

X86
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Belum Diperiksa

Langsung ke: navigasi, cari Halaman ini belum atau baru diterjemahkan sebagian dari bahasa Inggris.
Bantulah Wikipedia untuk melanjutkannya. Lihat panduan penerjemahan Wikipedia.

x86 atau 80x86 adalah nama umum dari arsitektur mikroprosesor yang pertama kali dikembangkan dan diproduksi oleh Intel. Arsitektur x86 saat ini mendominasi komputer desktop, komputer portabel, dan pasar server sederhana.

Keping Mikroposesor Intel Pentium 4; Seri Northwood

Arsitektur ini dikenal dengan nama x86 karena prosesor-prosesor awal dari keluarga arsitektur ini memiliki nomor model yang diakhiri dengan urutan angka "86": prosesor 8086, 80186, 80286, 386, dan 486. Karena nomor tidak bisa dijadikan merek dagang, Intel akhirnya menggunakan kata Pentium untuk merek dagang processor generasi kelima mereka. Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Pada tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).

Daftar isi
    

1 Sejarah 2 Rancangan 3 Real-Mode 4 Protected Mode 5 Virtual Protected Mode

  

5.1 IA32e/AMD64/x64/x86-64 Compatibility Mode 5.2 IA32e/x86-64/AMD64/x64/EM64T Long Mode 6 Daftar Pabrikan 7 Lihat pula 8 Pranala Luar

o o

[sunting] Sejarah
Arsitektur x86 pertama kali hadir melalui 8086 CPU pada tahun 1978; Intel 8086 adalah pengembangan dari mikroprosesor Intel 8080 (yang dibangun mengikuti arsitektur dari 4004 dan 8008), dan program bahasa rakitan dari 8080 dapat diterjemahkan secara mekanik ke program yang setara ke bahasa rakitan untuk 8086. Arsitektur ini diadaptasi (dengan versi yang lebih sederhana dari versi 8088) tiga tahun kemudian sebagai standar dari CPU pada IBM PC. Kehadiran platform PC secara luas membuat arsitektur x86 menjadi arsitektur CPU yang paling sukses selama ini. (Rancangan CPU lainnya yang sangat sukses, yang dibagun berdasarkan 8080 dan kompatible pada set-instruksi hingga pada tingkatan bahasa-mesin biner adalah arsitektur Zilog Z80.) Perusahaan lain juga membuat atau pernah membuat CPU yang berdasarkan arsitektur x86: diantaranya Cyrix (sekarang diakuisisi oleh VIA Technologies), NEC Corporation, IBM, IDT (juga telah diakuisisi oleh VIA), dan Transmeta. Manufaktur yang paling sukses adalah AMD, dengan seri Athlon-nya, yang meskipun belum se-populer seri Pentium, telah menguasai sebagian pangsa pasar secara nyata. Menurut beberapa perusahaan riset pangsa pasar CPU AMD telah melampaui penjualan CPU Intel di pasar retail dekstop pada tahun 2006.

[sunting] Rancangan
Arsitektur x86 adalah rancangan Set Instruksi Komputer Kompleks (Complex Instruction Set Computer) dengan panjang instruksi yang bervariasi. Word disimpan dengan urutan endiankecil. Kompatibilitas mundur menjadi motivasi terkuat dalam pengembangan arsitektur x86 (keputusan ini menjadi sangat penting dan sering dikritik, terutama oleh pesaing dari pendukung arsitektur prosesor lainnya, yang dibuat frustasi oleh sukses yang berkelanjutan dari arsitektur ini yang secara umum dipandang memilki banyak kelemahan). Prosesor-prosesor terkini dari x86 menerapkan beberapa langkah penerjemah (dekoder) "tambahan" untuk (saat eksekusi) memecah (sebagian besar) instruksi x86 kedalam potongan-potongan kecil instruksi (dikenal dengan "micro-ops") yang selanjutnya dieksekusi oleh arsitektur setara dengan arsitektur RISC. Bahasa rakitan dari x86 dibahas secara lebih terperinci di artikel Bahasa Rakitan x86. Mikroprosesor x86 dapat bekerja dalam beberapa modus berikut:
  

Real-mode (Modus Real) Protected Mode (Modus terproteksi) Virtual Protected Mode (Modus Terproteksi Virtual)

 

Compatibility Mode Long Mode/IA32e Full Mode

[sunting] Real-Mode
Real-Mode adalah sebuah modus di mana prosesor Intel x86 berjalan seolah-olah dirinya adalah sebuah prosesor Intel 8086 atau Intel 8088, meski ia merupakan prosesor Intel 80286 atau lebih tinggi. Karenanya, modus ini juga disebut sebagai modus 8086 (8086 Mode). Dalam modus ini, prosesor hanya dapat mengeksekusi instruksi 16-bit saja dengan menggunakan register internal yang berukuran 16-bit, serta hanya dapat mengakses hanya 1024 KB dari memori karena hanya menggunakan 20-bit jalur bus alamat. Semua program DOS berjalan pada modus ini. Prosesor yang dirilis setelah 8086, semacam Intel 80286 juga dapat menjalankan instruksi 16-bit, tapi jauh lebih cepat dibandingkan 8086. Dengan kata lain, Intel 80286 benar-benar kompatibel dengan prosesor Intel 8086 yang didesain sebelumnya. Sehingga prosesor Intel 80286 pun dapat menjalankan program-program 16-bit yang didesain untuk 8086 (IBM PC), dengan tentunya kecepatan yang jauh lebih tinggi. Dalam Real-mode, tidak ada proteksi ruang alamat memori, sehingga tidak dapat melakukan multi-tasking. Inilah sebabnya, mengapa program-program DOS bersifat single-tasking. Jika dalam modus real terdapat multi-tasking, maka kemungkinan besar antara dua program yang sedang berjalan, terjadi tabrakan (crash) antara satu dengan lainnya.

[sunting] Protected Mode
Modus terproteksi (protected mode) adalah sebuah modus di mana terdapat proteksi ruang alamat memori yang ditawarkan oleh mikroprosesor untuk digunakan oleh sistem operasi. Modus ini datang dengan mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi. Karena memiliki proteksi ruang alamat memori, maka dalam modus ini sistem operasi dapat melakukan multitasking. Prosesor Intel 80286 memang dilengkapi kemampuan masuk ke dalam modus terproteksi, tapi tidak dapat keluar dari modus tersebut tanpa harus mengalami reset (warm boot atau cold boot). Kesalahan ini telah diperbaiki oleh Intel dengan merilis prosesor Intel 80386 yang dapat masuk ke dalam modus terproteksi dan keluar darinya tanpa harus melakukan reset. Inilah sebabnya mengapa Windows 95/Windows 98 dilengkapi dengan modus Restart in MS-DOS Mode, meski sebenarnya sistem operasi tersebut merupakan sistem operasi yang berjalan dalam modus terproteksi.

[sunting] Virtual Protected Mode
Virtual Protected Mode juga kadang disebut sebagai Virtual Real Mode. Dalam modus ini, sebuah prosesor Intel x86 berjalan dalam modus terproteksi tetapi mengizinkan aplikasi-aplikasi 16-bit real-mode agar dapat dijalankan di atas sistem operasi. Microsoft Windows 3.1, yang berjalan di dalam modus Enhanced 386, Windows 95, serta Windows 98 mendukung modus ini

sepenuhnya. Sistem-sistem operasi dapat menjalankan beberapa aplikasi 16-bit real-mode secara sekaligus, pada window MS-DOS Prompt yang berbeda-beda, karena memang Microsoft mengimplementasikan sebuah lapisan emulasi yang disebut sebagai DOS Protected Mode Interface (DPMI). Setiap window MS-DOS Prompt yang dibuat, aplikasi hanya berjalan dalam real mode, tapi karena Windows 3.1 (yang berjalan dalam modus Enhanced 386) dan Windows 95/98 berjalan dalam modus terproteksi, aplikasi akan menganggap dirinya berjalan pada komputer yang berbeda, meski pada fisiknya mereka dijalankan pada modus yang sama. Hal ini mengizinkan aplikasi-aplikasi 16-bit real-mode agar dapat dijalankan secara serentak (multitasking), meski pada awalnya aplikasi 16-bit berjalan dalam kondisi single-tasking. DPMI digunakan oleh Windows 3.1 ke atas untuk mengakses extended memory agar dapat digunakan oleh aplikasi Windows. DPMI mengizinkan program-program dapat menggunakan memori yang lebih banyak, meski pada aslinya program tersebut merupakan program 16-bit. Hal ini populer dilakukan, khususnya bagi program-program game komputer DOS, karena gamegame tersebut dapat mengakses lebih dari 1 MB (diberi hak akses oleh sistem operasi). DPMI dapat melakukan switching prosesor dari real-mode ke protected mode atau sebaliknya.

[sunting] IA32e/AMD64/x64/x86-64 Compatibility Mode
Modus kompatibilitas adalah sebuah modus prosesor berbasis IA32e (x86-64, AMD64, EM64T, atau x64) di mana prosesor sedang menjalankan instruksi 32-bit (sistem operasi 32-bit dan aplikasinya yang dijalankan di atas prosesor x64 atau sistem operasi 64-bit yang menjalankan aplikasi 32-bit). Dalam modus ini, prosesor tersebut bekerja seolah-olah dirinya adalah prosesor x86 32-bit, sehingga hanya dapat mengalamati memori hingga 4 GB saja.

[sunting] IA32e/x86-64/AMD64/x64/EM64T Long Mode
Modus panjang (long mode) adalah sebuah modus prosesor 64-bit IA32e (x8664/AMD64/x64/EM64T) yang berjalan di atas sistem operasi 64-bit, sehingga ia dapat mengeluarkan seluruh kemampuannya, seperti halnya mengakses memori lebih besar daripada 4 GB (hingga batasan yang dimiliki oleh prosesor dan sistem operasi), dan menjalankan aplikasi 64-bit. Hanya beberapa sistem operasi yang dapat menjalankan prosesor IA32e dalam modus ini, yakni Windows XP Professional x64 Edition, Windows Server 2003, GNU/Linux (versi kernel 2.6 ke atas), Solaris 10 dan beberapa varian UNIX lainnya.
Ref5

English And Computer Training
Yayasan Bina Bangsa Jl. Manekro lr. Nangka 1 no.36 Meulaboh Aceh Barat

Perbedaan x86 (32-bit) dengan x64 (64-bit)

Di dunia komputer kita sering mendengar perkataan 32 dan 64 bit. Perkembangan teknologi sangat meningkat dengan pesat, belum lagi puas menikmati produk yang baru, sudah muncul produk yang lebih baru. Sekarang ini dikenal beberapa produk OS seperti:

1. Windows Xp 32 bit 2. Windows Xp 64 bit 3. Windows Vista 32 Bit 4. Windows Vista 64 bit 5. Windows 7 32 bit 6. Windows 7 64 bit 7. Linux 32 bit atau 64 bit

Dalam dunia komputasi personal, 32-bit dan 64-bit mengacu pada jenis unit pengolahan pusat, sistem operasi, driver, program perangkat lunak, dll yang memanfaatkan bahwa arsitektur tertentu. 32-bit hardware dan software sering disebut sebagai x86 atau x86-32. hardware 64-bit dan software sering disebut sebagai x64 atau x86-64.

Banyak orang yang belum mengerti apakah itu perbedaan OS 32 bit dan 64 bit, mereka mendengar bahwa software os 64 bit lebih bagus dari 32 bit, dan mereka langsung membeli, tapi ketika mereka hendak menginstall di komputer mereka, ternyata os tersebut tidak bisa diinstall pada komputer mereka, mengapa??

Untuk memahami hal tersebut pada posting kali ini akan dibahas apa itu sebenarnya 32 bit dan 64 bit.

System 32-bit memanfaatkan data dalam potongan 32-bit sedangkan sistem 64-bit memanfaatkan data dalam potongan 64-bit. Secara umum, semakin banyak data yang dapat diolah sekaligus, sistem semakin cepat beroperasi. Ada beberapa keuntungan lainnya untuk sistem 64-bit juga, paling praktis untuk kemampuan menggunakan jumlah data yang secara signifikan lebih besar dari memori fisik.

Tetapi penggunaan software OS 32 bit dan Os 64 bit harus mengikuti hardware yang mendukung apakah komputer anda siap untuk menggunakan OS 64 bit atau hanya dapat menggunakan OS 32 bit saja. Kebanyakan prosesor lama saat didasarkan pada arsitektur 32-bit dan 32-bit tidak dapat menggunakan system OS 64 bit. Dengan perkembangan teknologi, saat ini banyak prosessor diciptakan pada arsitektur

64 bit dan mendukung sistem operasi. Prosesor ini juga sepenuhnya kompatibel dengan sistem operasi 32-bit.

Sedikit keterangan tentang processor 32 bit dengan 54 bit, pada dasarnya cara komputer menyimpan data atau membuat referensi untuk data, memori, dll dalam bentuk bit dengan nilai 1 atau 0, itu disebut “digit biner”. Jadi kode biner aliran 1 dan 0, seperti urutan acak 100100100111. Bit-bit ini juga menunjukkan bagaimana prosesor Anda melakukan perhitungan. Dengan menggunakan prosesor 32 bit Anda dapat mewakili nomor dari 0 sampai 4.294.967.295 sementara untuk processor 64-bit dapat mewakili angka 0 sampai 18.446.744.073.709.551.615.

Bagaimana anda mengetahui bahwa Windows anda bekerja untuk mesin 32-bit atau mesin 64-bit?

Untuk Windows Vista dan Windows 7

Lakukan cara ini :

Metode 1: Melalui Control Panel

* Klik Start Tombol Start, Ketik system di kotak Start Search, kemudian klik system dalam daftar Program. * Sistem operasi adalah ditampilkan sebagai berikut:   Untuk versi system 64-bit: 64-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem. Untuk versi sistem operasi 32-bit: 32-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.

Metode 2 : Dengan menggunakan System Informasi Windows

* Klik Start, ketik System pada kotak Start Search, lalu klik pilihan System Informasion * Pilih System Summary pada panel pilihan, maka Operating system akan ditampilkan sebagai berikut   Untuk Operating system 64 bit; tertulis, x64 bit-based PC untuk type system Untuk operating sytem 32 bit, tertulis x86-based PC untuk type system

Untuk Windows Xp

Metode 1 : System Properties dari Control panel

* Klik Start, kemudian klik Run * Ketik sysdm.cpi, pada kotak text dan klik ok * Klik tab General maka informasi tentang system operasi komputer anda akan tampil tulisan informasi :   Untuk operating system versi 64-bit : Windows XP Professional x64 Edition Version < Tahun> akan tampil di bawah System. Untuk operating system versi 32-bit : Windows XP Professional Version akan tambil dibawah System.

Metode 2 : Melihat System Informasi Windows * Klik Start, kemudian klik Run * Ketik perintah winmsd.exe, pada kotak teks kemudian klik Ok * Klik peilihan System Summary pada panel navigasi, pada informasi kotak di sebelah kanan cari item Processor, maka bila tampil tulisan :   X86, berarti komputer anda bekerja dengan windows 32 bit ia64 atau AMD64, berarti komputer anda bekerja pada windows 64 bit

Bagaimana anda mengetahui bahwa Motherboard anda dapat menggunakan Processor 64 bit Metode 1 : Dari buku Manual Saat anda membeli motherboard, disertakan buku manual, anda dapat melihat type soket processor dan bila di buku tersebut tertulis kompatibel untuk processor 64 bit maka anda dapat menggunakan processor 64 bit. Metode 2 : Dengan menggunakan sorftware CPU Z

* Download Software CPU-Z * Jalankan software terebut, lalu klik tab CPU * Lihat pilihan “Package” atau instruction, contohnya akan terlihat processor MMX, SSE, SSE2, SSE3. x86-64, berarti Motherboard dan Processor anda support untuk 64 bit, bila hanya tulisan x86, berarti komputer anda tidak support untuk 64 bit Manfaat sebenarnya dari mengatur ini tidak berasal dari jumlah bit, tetapi oleh struktur yang lebih baik dari sistem 64 bit dibanding dengan sistem 32 bit. Sebuah prosesor 64-bit yang dibuat dengan proses silikon yang lebih maju, memiliki transistor lebih banyak, dan kecepatan lebih cepat.

Adapun sistem operasi 64-bit dan perangkat lunak, sangat banyak, tetapi tidak ada yang dalam versi final. Microsoft telah merilis versi beta dari Windows XP dengan mengambil keuntungan dari teknologi 64 bit, tapi masih ada masalah. Masalahnya adalah ketika Anda menjalankan program perangkat lunak 32bit dalam lingkungan sistem operasi 64-bit. Banyak program tidak akan bekerja dengan baik, seperti Adobe Acrobat dan Windows Media Player, misalnya. Masalah lain adalah RAM. Anda benar-benar membutuhkan sekitar 4 GB RAM untuk mendapatkan kemampuan yang penuh dari prosesor 64-bit, sedangkan pemilik PC yang memiliki memori yang kurang dari 1 GB disarankan tidak menggunakan system 64 bit.

Dengan mengetahui kemampuan komputer anda apakah menggunakan system 32 bit atau 64 bit, dan juga mengetahui apakah processor anda 32 bit atau 64 bit, maka anda tidak salah untuk memilih software yang disediakan seperti :

1. Sekarang setiap driver hardware terdiri dari 2 instaler system antara 32 bit atau 64 bit, dengan demikian anda dapat memilih driver yang sesuai dengan komputer anda. 2. Memilih OS atau CD OS, yang sesuai dengan kemampuan komputer anda. 3. Menginstall atau mencari, membeli software-software yang disesuaikan dengan kemampuan komputer anda.

Ref 6
Evolusi x86 - 1 8080 Generasi pertama - general purpose microprocessor 8 bit data Digunakan pertama kali sbg komputer personal (PC) – Altair 8086 – 5MHz – 29,000 transistors Lebih canggih 16 bit Cache instruksi 8088 (8 bit external bus) - Digunakan pertama kali oleh IBM PC 80286 16 Mbyte memori beralamat Sampai 1Mb 80386 32 bit Mendukung “multitasking” 80486 Lebih canggih Dibangun dalam maths co-processor

Evolusi x86 - 2 Pentium Superscalar Beberapa instruksi di eksekusi secara pararel Pentium Pro Meningkatkan organisasi superscalar Aggressive register renaming Prediksi percabangan Analisis aliran data Spekulasi eksekusi Pentium II MMX technology graphics, video & pengolahan audio Pentium III Penambahan instruksi untuk grafik 3D Evolusi x86 - 3 Pentium 4 Penambahan perangkat multimedia Core Pertama kali x86 dengan dual core Core 2 Arsitektur 64 bit Core 2 Quad – 3GHz – 820 juta transistor 4 prosesor dalam 1 chip Arsitektur x86 - embedded systems Organisasi dan teknologi berubah secara drastis Arsitektur kumpulan instruksi à kompatibel dengan sebelumnya 1 instruksi bertambah setiap bulan Tersedia 500 instruksi

Ref7

Akankan era CPU X86 segera berakhir????
Tahun ini banyak gebrakan baru yang mendorong perkembangan dunia komputer khususnya prosesor. Bila ditahun-tahun sebelumnya para produsen prosesor sibuk membuat arsitektur CPU x86 yang lebih cepat, powerfull, dsb maka tahun ini perkembangan CPU boleh jadi sebagai awal era super computing. Mengapa saya bilang demikian ada banyak perkembangan yang menurut pengamatan saya merupakan era baru dalam dunia komputer. Perkembangan pertama dimulai dengan keluarnya prosesor terbaru AMD yaitu APU. AMD memang sudah sejak lama mengkamanyekan teknologi

Fusion dan sekarang terjawab sudah dengan dikeluarkan APU. Apa yang menarik dari APU ini??? Gagasan awal munculnya APU sebenarnya karena arsitektur CPU X86 yang memiliki keterbatasan. Banyak pihak beranggapan bahwa arsitektur CPU X86 yang sudah berpuluh-puluh tahun digunakan, sudah usang dan perlu diganti. Namun tentunya tidak mudah mengganti arsitektur CPU X86, microsoft sebagai raksasa software mensupport sepenuhnya CPU X86 sehingga selain prosesor X86 tidak bisa menggunakan microsoft. Selain itu Intel merupakan produsen prosesor yang mampu memimpin pasar sehingga sangat sulit untuk beralih ke platform lain. AMD menyadari keterbatasan arsitektur X86 sejak lama dan bergabungnya AMD dan ATI menjadikan posisi AMD kuat. Perkembangan GPU sejak lama sudah mengungguli CPU dalam hal kemampuan komputasi parallel GPU memiliki bandwith yang lebih besar dari CPU hampir 2x lipat lebih. GPU sejatinya dibuat untuk memproses satu perkejaan secara parallel yaitu grafik. GPU tidak mampu mengerjakan perkerjaan heterogenius layaknya sebuah CPU. Kemudian muncul pemikiran untuk memanfaatkan bandiwth GPU yang besar dan menjadi siasia saat tidak digunakan untuk gaming. AMD kemudian membuat sebuah projek untuk mengabungkan CPU dan GPU dalam satu chip. Pekerjaan yang bisa diselesaikan GPU seperti encoding, render grafis, dsb akan dikerjakan oleh GPU dan pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan GPU akan dikerjakan oleh CPU. Hasil yang didapat berupa kenaikan perfoma yang cukup signifikan. Dengan memanfaatkan bandwith GPU untuk melakukan pekerjaan yang sifatnya homogen maka beban CPU menjadi berkurang. Keuntungan lainnya adalah kemampuan multitasking yang semakin meningkat, pengguna dapat mengerjakan pekerjaan officenya sambil merender grafis dengan lancar. Proses mulitask menjadi lebih lancar sebab pekerjaan render grafis dikerjakan oleh GPU dan pekerjaan office dikerjakan CPU sehingga CPU tidak banyak terbebani. AMD kemudian masih terus menyempurnakan proyek APU ini benefit yang ditawarkan adalah efisiensi dan hemat energi. Apakah gabungan CPU dan GPU akan menjadi tren?? Jawabanya adalah iya. Nvidia sejak berselisih dengan intel sudah menyadari potensi dari GPU untuk menggantikan sebuah CPU. Nvidia mengajukan untuk membuat CPU X86 namun ditolak oleh intel. Rencana untuk membeli VIA yang notabene memiliki lisensi X86 untuk membuat CPU pun tidak bisa dilaksanakan, sebab intel berangapan lisensi x86 tidak dapat dipindah tangankan meskipun diakuisisi. Langkah ini menjegal nvidia untuk masuk ke industri CPU sekaligus digunakan intel untuk mempertahankan posisinya. Nvidia tidak tinggal berhenti begitu saja. Melihat sainganya AMD yang telah terjun ke dunia GPGPU membuatnya harus melakukan inovasi agar tidak tertinggal. Terlepas dari masalah penjualan GPU yang saat ini pangsa pasarnya dikuasasi Radeon, Nvidia sudah memiliki proyek GPGPUnya. Langkah pertama yang dilakukan Nvidia adalah membuat bahasa pemograman OpenCL. Bahasa ini digunakan agar program-program komputer dapat dijalankan dengan GPU. Awalnya proyek OpenCL ini tertutup dan dikuasi oleh Nvidia, dukungan developer terhadap proyek ini kurang begitu bagus. Akhirnya Nvidia membuka source OpenCL dan mengajak AMD ikut dalam pengembanganya. Sejak saat itulah proyek ATI Stream miliki AMD mengalami

perkembangan yang cukup bagus. Nvidia menggunakan proyek CUDA Physixnya yang diimplementasikan menggunakan OpenCL untuk dapat digunakan memproses program menggunakan GPU. Nvidia kemudian bekerjasama dengan qualcomm yang merupakan produsen CPU ARM untuk smartphone. Kelihatanya agak aneh mendengarnya namun proyek ini merupakan sebuah jawaban Nvidia untuk melawan prosesor terbaru AMD. Nvidia mencoba menyuntikan GPU-nya kedalam prosesor ARM sehingga prosesor ARM memiliki kemampuan GPGPU layaknya AMD APU. Apakah proyek Nvidia ini didukung oleh microsoft sebagai pengembang OS??? Inilah hal yang menarik dari gebrakan yang dilakukan Nvidia. Microsoft bertahun-tahun lamanya membuat OS untuk desktop komputer menggunakan arsitektur CPU X86. Namun kali ini Microsoft mengumumkan untuk membuat OS yang multiplatform. Windows 8 dikabarkan akan mensupport multiplatform, tidak hanya prosesor X86 saja namun juga prosesor ARM dan Cell. Kabar ini tentunya membuat nvidia semakin mulus melancarkan aksinya. Kelak prosesor ARM Nvidia akan dapat menjalankan windows 8 layaknya prosesor X86. Bahkan microsoft pun telah mendemonstrasikan windows 7 dapat dijalankan dengan sebuah prosesor ARM
Keuntungan dari proyek2 tersebut - AMD APU Pada strategi terbarunya AMD membuat penamaan yang baru untuk prosesornya. Meskipun AMD menciptakan APU namun tidak begitu saja AMD meninggalkan platform X86. AMD tetap memproduksi prosesor X86 yang akan diberi nama bulldozer. Prosesor ini ditujukan untuk kalangan gaming sekaligus untuk bersaing dengan sandy bridge. Sementara untuk segmen low end seperti office serta segmen multimedia seperti untuk keperluan video editing, 3d animasi,dsb AMD memberikan prosesor APU-nya. Prosesor ini nantinya akan memiliki 4 buah core inti dan sebuah GPU seri 6xxx. Seri yang beredar sekarang adalah ontario C-30 dan C-50 serta zacate E-350. Keduanya lebih ditujukan untuk perangkat mobile dengan jumlah inti core 2 buah untuk E-350 dan GPU 6350. Seri pertama ini setara dengan intel atom dan kemampuan grafisnya lebih bagus dari pada core i5. Benefit yang ditujukan ke pengguna adalah kemampuan mengolah HD Content dengan daya rendah. Microsoft sudah menunjuk AMD untuk mengembangkan API-nya (Direct X), ini adalah keuntungan tersendiri bagi AMD. DX 11 memungkinkan penggunaan Direct Compute yang dari awal sudah dirancang untuk mendayagunakan GPU dalam prosesor komputerisasi. Dukungan microsoft terhadap proyek ini ditandai juga dengan penggunaan GPU Accelarator pada Internet explorer 9. Adanya GPU accelator ini sangat membantu APU AMD untuk berkeja maksimal. AMD bekerja sama dengan beberapa perusahaan developer app multimedia kabarnya sudah ada 50 developer yang akan memanfaatkan teknologi APU ini dalam softwarenya. Developer tersebut antara

lain adobe, arch media, Cyberlink, dll sehingga ke depan akan banyak aplikasi multimedia yang mensupport penggunaan APU. Hal ini tidak lepas dari peran microsoft yang memberikan kepercayaan kepada AMD dalam pengembangan API Microsoft (Direct X). - Nvidia ARM Penggunaan prosesor ARM milik Nvidia akan memberikan perlawan dari nvidia untuk AMD. Dampak perlawanan ini tentunya akan menimbulkan persaingan dan meminimalkan adanya monopoli. Dukungan microsoft terhadap prosesor ARM juga menjadi tanda awal dimulainya kebangkitan prosesor ARM Nvidia ini. Di sisi lain Nvidia dapat masuk ke industri perangkat mobile seperti smart phone, dimana nantinya vendor smartphone akan menggunakan prosesor ARM Nvidia yang tentunya akan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna smart phone. Dengan menggunakna prosesor ARM Nvidia ke dalam smart phone, nantinya smartphone dapat digunakan untuk bermain game 3d lebih nyaman serta memperbanyak dukungan terhadap content High Definition - Microsoft multiplatform Menurut saya alasan kenapa microsoft memutuskan untuk multi platform adalah serangan OS Smartphone seperti android dan iphone. Dengan membuat OS yang multiplatform microsoft akan lebih mudah mengembangkan OSnya untuk perangkat smartphone maupun tablet. Microsoft tidak perlu membuat ulang OS untuk perangkat smartphone dan tablet namun cukup menggunakan OS windows 8 dengan sedikit penyesuaian saja. Lalu apa dampaknya bagi CPU X86? 1. Adanya Prosesor APU milik AMD dapat mengancam keberadaan prosesor X86. Bila dikemudian hari developer software dapat mengoptimalkan penggunaan GPU dalam aplikasi mereka maka bukan tidak mungkin prosesor X86 mulai ditinggalkan. 2. Nvidia ARM dan Multiplatform yang ditawarkan microsoft memberikan peluang bagi prosesor platform lain seperti ARM dan Cell untuk menggunakan windows. Selama ini kita tidak dapat membandingkan kemampuan prosesor ARM dan Cell dengan CPU X86 karena platform OS yang berbeda. Multiplatform yang ditawarkan windows pengguna akan dapat melihat dan membandingkan masing-masing platform CPU tersebut. apakah CPU X86 akan digantikan dengan platform baru???? Untuk menjawabnya kita perlu melihat rencana apa yang akan dilakukan intel. Sepengetahuan saya intel saat ini belum memiliki GPU yang cukup powerfull untuk menyaingi GPU AMD dan Nvidia. Bisa jadi ada proyek terselebung, who knows?? Yang jelas mau tidak mau suka tidak suka, intel harus segera beralih dari platform X86. Kompetitor sudah mulai berubah dan developer aplikasi pun sudah mulai menggunakan platform baru. Perkembangan semacam ini menarik bagi saya, dalam beberapa tahun terakhir tidak banyak perubahan yang terjadi dan sekarang mulai tampak perkembangan era komputer ke arah yang lebih baik.

yup brand intel pentium sampe sekarang masih melekat di masyarakat, sulit memang untuk menghapusnya. Bila banyak yang kesulitan menentukan spesifikasi mobo apa yang cocok samap proc ini, vga yang cocok sama proc ini,dst. Dengan AMD APU semua pertanyaan itu akan terjawab. Konsumen tinggal beli 1 paketan CPU+GPU+Mobo sudah dapat satu PC yang kemampuanya sama. Bayangkan klo kita merakit PC dengan Prosesor dan VGA yang g seimbang hasilnya kemampuan tidak keluar sebagaimana mestinya. uang yang dikeluarkan tidak sebanding. Segmen pasar yang ingin dijangkau AMD akan semakin luas. Prosesor bukan hanya untuk gamer saja, orang yang kerja di kantor juga butuh prosesor. Orang kerja di grafis juga butuh prosesor. Tidak semua orang update informasi soal teknologi. Dengan paketan CPU+GPU+Mobo yang ditawarkan AMD lewat prosesor APUnya, konsumen akan lebih mudah milih. Klo office cukup pake yang ini, klo buat multimedia pake yang ini. Tidak perlu repot beli terpisah lagi. Tentunya ini menawarkan peluang yang sangat baik untuk para produsen PC Branded seperti HP, Dell, dll. Biaya produksinya lebih rendah karena cukup beli paketan saja sudah dapat menghemat banyak. Kabarnya Macintosh akan menggunakan AMD untuk prosesornya. Sebab biaya produksi macintosh cukup tinggi dimana dia harus membeli VGA Lagi ke Nvidia, dengan membeli paketan AMD APU ini Macintosh bisa menghemat banyak. Terobosan inilah yang akan meraup banyak pangsa pasar, ketimbang AMD hanya konsen membuat prosesor yang cepat untuk para gamer.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->