P. 1
33807881-Kelas-10-ekonomi-1-sukardi

33807881-Kelas-10-ekonomi-1-sukardi

|Views: 212|Likes:

More info:

Published by: Yany Siirezpectorcerewett Punya'ibadsellalu on Oct 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2014

pdf

text

original

Sections

  • A.Kebutuhan Manusia
  • B..aktor Produksi sebagai Sumber Ekonomi
  • D.Kegunaan Barang Pemuas Kebutuhan
  • E.Masalah Pokok Ekonomi yang Dihadapi
  • ..Biaya Peluang atau Biaya Ekonomi (Opportunity Cost)
  • G.Sistem Ekonomi
  • A.Pelaku Kegiatan Ekonomi
  • B.Arus Lingkar Kegiatan Ekonomi
  • Rangkuman
  • A.Permintaan (Demand)
  • B.Penawaran (Supply)
  • C.Pengertian dan Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan
  • D.Golongan Pembeli dan Penjual
  • E.Perubahan Harga Keseimbangan
  • A.Pembagian Ilmu Ekonomi
  • B.Kedudukan Ilmu Ekonomi dalam Ilmu-ilmu Sosial
  • C.Hukum Ekonomi
  • D.Ilmu Ekonomi dan Kemakmuran
  • E.Tinjauan Ilmu Ekonomi dalam Praktik
  • A.Konsep Pendapatan Nasional
  • B.Definisi Pendapatan Nasional
  • C.Tujuan dan Manfaat Mempelajari Pendapatan Nasional
  • D.Beberapa Macam Pengertian Pendapatan Nasional
  • E.Contoh dan Kajian Pendapatan Nasional
  • G.Pendapatan Per Kapita
  • H.Inflasi
  • 1.Inflasi
  • I.Indeks Harga dan Peranannya dalam Ekonomi
  • A.Konsep Konsumsi
  • B.Tujuan Konsumsi
  • C.Nilai Guna Barang
  • D.Masalah Ekonomi yang Dihadapi Konsumen
  • A.Arus Uang dalam Perekonomian
  • B.Bank dan Lembaga Keuangan
  • C.Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
  • D.Bank Syariah di Indonesia
  • E.Restrukturisasi Perbankan di Indonesia
  • ..Lembaga Keuangan Bukan Bank
  • H.Kebijakan Moneter dan .iskal
  • DA.TAR PUSTAKA
  • DA.TAR GAMBAR DAN TABEL
  • GLOSARIUM
  • INDEKS

SUKARDI

EKONOMI
UNTUK SMA/MA KELAS X

i

Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-Undang

Ekonomi 1 Untuk SMA/MA Kelas X Sukardi
Editor materi Tata letak Tata grafis Ilustrator Sampul : : : : : Titik Maryani Tim Setting/Layout Cahyo Muryono Haryana Humardani Tim Desain

330.07 Suk e

Sukardi Ekonomi 1 Untuk SMA/ MA Kelas X / Oleh Sukardi ; Editor Titik Maryani ; Ilustrator Haryana Humardani. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. viii, 170 hlm. : ilus. ; 25 cm. Bibliografi : hlm. 163-164 ISBN 978-979-068-192-7 (no jld lengkap) ISBN 978-979-068-194-1 1. Ekonomi- Studi dan Pengajaran 2. Maryani, Titik 3. Humardani Haryana 4. Judul

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit Grahadi Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidkan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007 tanggal 2• Juni 2007. berkat rahmat dan karuniaNya. dialihmediakan. dalam hal ini. Pemerintah. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta. digandakan. atau difotokopi oleh masyarakat. Oleh karena itu. untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. saran dan kritik sangat kami harapkan. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini. pada tahun 2008. dicetak. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet ( website ) Jaringan Pendidikan Nasional. dapat diunduh ( down load ) . Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/ penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Februari 2009 Kepala Pusat Perbukuan iii . Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Namun. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini.KATA SAMBUTAN Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. Kami berharap.

Anda harus mempelajari buku ini dengan cara yang tepat. Keempat tujuan dasar ini diusahakan dicapai dengan standar kurikulum dan pembelajaran yang tepat. Dalam kaitan itulah buku ini penulis hadirkan ke hadapan Anda dalam upaya membantu Anda menguasai keempat kemampuan yang dimaksud. Juli 2007 Penulis iv .KATA PENGANTAR Penulis memanjatkan rasa syukur yang tiada terkira besarnya ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya penulisan buku pelajaran Ekonomi untuk SMA ini. Namun. Tujuan pokok pembelajaran bidang studi Ekonomi di SMA meliputi empat aspek. Dengan begitu. Anda diharapkan dapat mencapai empat tujuan dasar di atas serta tujuan sebagaimana yang ditentukan pada setiap bab. (3) membentuk sikap bijak. serta (4) membuat keputusan yang bertanggung jawab tentang nilai-nilai sosial ekonomi. buku ini tentunya masih memiliki kelemahan. para siswa SMA. diharapkan dapat menguasai keempat kemampuan tersebut. Keempat aspek itu adalah (1) memahami konsep ekonomi untuk mengaitkan peristiwa dan masalah ekonomi dengan kehidupan sehari-hari. buku ini tetap dapat memberikan manfaat. dengan segala kelebihan dan kekurangannya. dengan mempelajari ekonomi. Perhatikan dengan saksama isi petunjuk serta lakukan pembelajaran seperti yang dianjurkan dalam petunjuk tersebut. rasional. Penulis juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada beberapa pihak –– terutama kepada penerbit Grahadi –– yang telah membantu proses penulisan buku ini. Oleh sebab itu. Anda. Agar pembelajaran bidang studi Ekonomi yang Anda lakukan terarah pada tujuan tersebut. Surakarta. sebagaimana yang diuraikan pada bagian Petunjuk Penggunaan Buku yang tercantum pada halaman iv. (2) menanamkan sikap ingin tahu terhadap konsep ekonomi. Sungguhpun sudah ditulis dengan usaha yang optimal. dan bertanggung jawab dalam penggunaan ilmu dan keterampilan ekonomi. Demikianlah. penulis berharap. Penulisan buku ini dimaksudkan sebagai wujud kepedulian penulis untuk membantu siswa SMA dalam mempelajari dan menguasai mata pelajaran ekonomi. keempatnya harus menjadi pemahaman yang harus Anda jadikan arahan dan panduan dalam mempelajari bidang studi Ekonomi. Semoga buku ini dapat memberikan sumbangan yang berharga bagi kegiatan pembelajaran bidang studi Ekonomi di SMA seperti yang Anda lakukan saat ini.

DAFTAR ISI
Kata Sambutan .............................................................................. Kata Pengantar ....................................................................................... Daftar Isi ......................................................................... .......................... Cara Penggunaan Buku .................................................................. Bab I Masalah Ekonomi ...................................................................... A. Kebutuhan Manusia ................................................................. B. Faktor Produksi sebagai Sumber Ekonomi.................................. C. Macam-macam Barang atau Benda sebagai Alat Pemuas Kebutuhan .............................................................................. D. Kegunaan Barang Pemuas Kebutuhan ....................................... E. Masalah Pokok Ekonomi yang Dihadapi .................................... F. Biaya Peluang atau Biaya Ekonomi (Opportunity Cost) ................ G. Sistem Ekonomi ...................................................................... Rangkuman .................................................................................. Tes Formatif .................................................................................. iii iv v vii 1 3 6 8 10 10 12 13 18 20 23 25 28 31 32 35 37 42 47 49 50 51 52 55 57 58 58 59 61 65 66

Bab II Konsep-Konsep Ekonomi .......................................................... A. Pelaku Kegiatan Ekonomi ........................................................ B. Arus Lingkar Kegiatan Ekonomi ............................................... Rangkuman .................................................................................. Tes Formatif .................................................................................. Bab III Permintaan, Penawaran, dan Harga Keseimbangan ................ A. Permintaan (Demand) .............................................................. B. Penawaran (Supply) ................................................................. C. Pengertian dan Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan ......... D. Golongan Pembeli dan Penjual ................................................. E. Perubahan Harga Keseimbangan .............................................. Rangkuman .................................................................................. Tes Formatif .................................................................................. Bab IV Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi ........................ A. Pembagian Ilmu Ekonomi ......................................................... B. Kedudukan Ilmu Ekonomi dalam Ilmu-ilmu Sosial ........................ C. Hukum Ekonomi ..................................................................... D. Ilmu Ekonomi dan Kemakmuran ............................................... E. Tinjauan Ilmu Ekonomi dalam Praktik ....................................... Rangkuman .................................................................................. Tes Formatif .................................................................................

v

Bab V Pendapatan Nasional ................................................................. A. Konsep Pendapatan Nasional ................................................... B. Definisi Pendapatan Nasional ................................................... C. Tujuan dan Manfaat Mempelajari Pendapatan Nasional ............... D. Beberapa Macam Pengertian Pendapatan Nasional .................... E. Contoh dan Kajian Pendapatan Nasional ................................... F. Faktor-faktor yang Memengaruhi Tabungan, Konsumsi, dan Investasi ................................................................................. G. Pendapatan Per Kapita ............................................................ H. Inflasi ..................................................................................... I. Indeks Harga dan Peranannya dalam Ekonomi ........................... Rangkuman .................................................................................. Tes Formatif ..................................................................................

69 71 71 74 75 77 84 85 91 98 103 104

Bab VI Konsumsi dan Investasi ............................................................. 107 A. Konsep Konsumsi ................................................................... 109 B. Tujuan Konsumsi ..................................................................... 110 C. Nilai Guna Barang ................................................................... 110 D. Masalah Ekonomi yang Dihadapi Konsumen .............................. 113 Rangkuman .................................................................................. 113 Tes Formatif .................................................................................. 114 Bab VII Uang dan Perbankan ................................................................... A. Arus Uang dalam Perekonomian .............................................. B. Bank dan Lembaga Keuangan .................................................. C. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) ................................................ D. Bank Syariah di Indonesia ........................................................ E. Restrukturisasi Perbankan di Indonesia ...................................... F. Lembaga Keuangan Bukan Bank .............................................. G. Peranan Siswa dalam Memanfaatkan Produk Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya .................................................... H. Kebijakan Moneter dan Fiskal ................................................... Rangkuman .................................................................................. Tes Formatif .................................................................................. Daftar Pustaka ........................................................................................ Daftar Gambar dan Tabel ....................................................................... Glosarium ............................................................................................... Indeks ..................................................................................................... 117 119 128 141 144 148 150 154 155 159 160 163 165 166 168

vi

CARA PENGGUNAAN BUKU
• Tujuan Pembelajaran
Diuraikan secara singkat agar para peserta didik mampu memahami materi dengan benar

• Kata Kunci
Berupa kata-kata pokok yang menjadi pembahasan dalam bab

• Peta Konsep
Disajikan untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi yang kompleks secara tepat.

• Uraian Materi
Disajikan menggunakan bahasa yang menarik supaya mudah dibaca dan dimengerti oleh peserta didik.

• Latihan Soal
Untuk mengetahui pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran tiap subbab.

• Rangkuman
Disajikan untuk mempermudah peserta didik mempelajari uraian materi.

• Tes Formatif
Untuk menguji hasil pembelajaran peserta didik setelah memahami uraian materi.

vii

viii .

Tepat sekali.Bab I Masalah Ekonomi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam bab ini. apa saja sebenarnya yang menjadi kebutuhan manusia? Uraian dalam bab ini akan mengajak Anda untuk mengetahui seputar kebutuhan manusia berikut persoalan ekonomi yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari. kelangkaan sumber ekonomi.1 Manusia bekerja. manusia bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhannya dengan penghasilan yang diterima. Kata Kunci : Kelangkaan Biaya peluang Keinginan Sumber: Haryana Humardani Gambar 1. Apa yang ada di benak Anda jika disodori pertanyaan ini: untuk apa manusia bekerja? Pasti dengan segera Anda akan menjawab bahwa manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup. dan sistem ekonomi untuk memecahkan masalah ekonomi. Kebutuhan sumber daya Kegunaan Sistem ekonomi Masalah Ekonomi 1 . Akan tetapi. membuka usaha. atau melakukan kegiatan lain untuk mencari nafkah dalam rangka memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Anda diharapkan mampu memahami permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

Peta Konsep Masalah Ekonomi Meliputi Mengakibatkan Keterbatasan Sumber Daya Diakibatkan oleh Tenaga Kerja Masalah Ekonomi Sumber Alam Intensitas Kegunaan Melahirkan Sosio Budaya Sistem Ekonomi Terdiri atas Sifat Subjek yang Membutuhkan Mengakibatkan Mengakibatkan Mengakibatkan Keinginan Manusia Barang dan Jasa Terbatas Kelangkaan Mengakibatkan Kebutuhan Barang dan Jasa Beranekaragam Berdasarkan Waktu Modal dan Teknologi Campuran Tradisional Komando Pasar 2 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

tempat tidur. Agar tetap hidup manusia membutuhkan makan setiap hari. Seseorang apabila sudah terpenuhi kebutuhan akan sandang. Kebutuhan manusia ternyata tidak hanya bersifat konkrit (nyata) saja. meja dan kursi. televisi. sepeda motor. ini kita akan mencoba mengenal macam-macam kebutuhan manusia. mobil dan sebagainya. Kebutuhan Sekunder Kebutuhan sekunder antara lain radio. 1. maka manusia sulit untuk melangsungkan kehidupan dan mewujudkan jatidiri sesuai dengan kodratnya.A. 2. dan sebagainya. ingin dihargai atau dihormati. Kebutuhan Manusia Pada dasarnya kebutuhan manusia itu berkaitan dengan kelangsungan hidup dan kepuasan yang diinginkan. yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi karena sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. karena tanpa pemenuhan kebutuhan inipun manusia dapat tetap hidup. Kebutuhan sekunder sebenarnya tidak begitu penting untuk diwujudkan. dan mempunyai tempat tinggal untuk menghindari sengatan matahari. sekunder. sosio budaya. 4. waktu. dan tersier. Semakin bertambah jumlah penduduk. Manusia sebagai makhluk sosial yang berbudaya mempunyai kebutuhan yang berkembang seiring dengan tuntutan kepuasan yang diinginkan. Berikut. Keanekaragaman kebutuhan manusia itu dapat dikelompokkan menjadi lima kategori. sandang dan papan). Taraf hidup semakin meningkat. dan perumahan (pangan. Kebutuhan ini meliputi makanan. Kebutuhan Primer Kebutuhan primer disebut juga kebutuhan pokok atau dasar. pakaian. televisi. Tingkat kebudayaan manusia semakin maju. berpakaian yang layak. keinginan memiliki radio. Lingkungan pergaulan atau tempat tinggal. Menurut Intensitas Kegunaan atau Menurut Tingkatannya Berdasarkan intensitas kegunaannya. 5. Kebutuhan primer disebut juga kebutuhan pokok atau dasar. Kelangsungan hidup manusia merupakan suatu proses yang berkesinambungan dan beragamnya kepuasan yang diinginkan menjadikan kebutuhan manusia menjadi tidak terbatas. yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi karena sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Masalah Ekonomi 3 . pangan. Misalnya. a. sifat. kebutuhan dibedakan menjadi kebutuhan primer. b. siraman air hujan. melainkan juga bersifat abstrak (tidak nyata) misalnya rasa aman dan tenteram. 1. dan subjek yang membutuhkan. dan papan (perumahan) akan berpikir untuk memenuhi kebutuhan lain. Penyebab tidak terbatasnya kebutuhan manusia itu antara lain sebagai berikut. 3. Kebutuhan ini timbul setelah manusia dapat memenuhi kebutuhan primer. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. dan sebagainya. yaitu berdasarkan intensitas kegunaan. Apabila kebutuhan primer ini tidak terpenuhi. dan pengaruh udara.

dan tersier untuk masing-masing orang tidaklah sama. c. dan tabungan hari tua bagi orang yang akan pensiun. Kebutuhan Sekarang Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi saat ini atau tidak dapat ditunda. Kemungkinan bagi orang tertentu. 3. kebutuhan mendesak. Kebutuhan tersier timbul setelah kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder terpenuhi. Batas antara kebutuhan primer. kebutuhan konsultasi kesehatan atau pengacara. misalnya kebutuhan pokok (makanan di waktu lapar) dan kesehatan (obat untuk orang sakit). Misalnya menabung di bank. sebab dengan memenuhi kebutuhan ini manusia akan mempunyai jaminan bagi hidupnya di masa yang akan datang. sedangkan bagi mereka yang penghasilannya rendah merupakan kebutuhan tersier. Setelah manusia mampu memenuhi kebutuhan primer dan kebutuhan sekundernya maka akan timbul kebutuhan yang lain. Kebutuhan Mendesak Merupakan kebutuhan yang sangat kritis (tiba-tiba) dan sifatnya insidentil. baik jangka pendek maupun jangka panjang. kebutuhan ini termasuk hal yang penting. Hal ini berhubungan dengan kedudukan dan status ekonomi orang tersebut di tengah masyarakat. Kebutuhan Tersier (Lux) Kebutuhan tersier atau kebutuhan akan barang mewah antara lain villa. Menurut Waktu Berdasarkan waktunya. asuransi. 2. dan kebutuhan yang akan datang. Pemenuhan kebutuhan tersier ini pada dasarnya berkenaan dengan status atau prestise seseorang. agar lebih dihargai oleh orang lain dan lebih terpandang. Menurut Sosio-Budaya Pada dasarnya kebutuhan ini berkaitan erat dengan lingkungan dan tradisi masyarakat sekaligus sifat-sifat psikologis manusia. Misalnya. kebutuhan sekunder akan menjadi kebutuhan tersier untuk orang yang lain. bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah atau bencana alam. kebutuhan dibedakan menjadi kebutuhan sekarang. sekunder. Misalnya TV berwarna bagi golongan berpenghasilan tinggi merupakan kebutuhan sekunder. a. mobil mewah/kapal pesiar dan kebutuhan mewah lainnya. Berkenaan dengan hal tersebut maka kebutuhan ini meliputi kebutuhan sosial dan kebutuhan psikologis.c. Kebutuhan yang Akan Datang Kebutuhan ini lebih mengarah pada persiapan-persiapan guna menghadapi kebutuhan pada waktu yang akan datang. b. Meskipun dapat ditunda. 4 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

makanan. etika. Meskipun kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak bersifat ekonomis (tidak dapat dibeli dengan uang). Kebutuhan Rohani (Nonmaterial) Kebutuhan ini berkenaan dengan tuntutan rohani sehingga sifatnya tidak berwujud. untuk menenangkan pikiran dari kesibukan kerja sehari-hari. Misalnya kebutuhan untuk membentuk rumah tangga atau keluarga memerlukan perlengkapan rumah tangga dan uang yang tidak sedikit. ketenteraman.a. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kebutuhan jasmani (material) merupakan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk memelihara badannya. dan keyakinan seseorang demi terpenuhinya kepuasan batin. kebahagiaan. a. kebutuhan manusia dibedakan menjadi kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Sekarang ini khususnya di daerah perkotaan sudah semakin berkembang tempat-tempat untuk kegiatan kebugaran jasmani yang pada dasarnya merupakan usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan jasmani. Kebutuhan sosial merupakan kebutuhan yang timbul berkenaan dengan tuntutan pergaulan atau hidup bersama dalam masyarakat. Semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Misalnya kebutuhan orang akan rasa aman dan kebutuhan meyakini suatu agama atau kepercayaan tertentu. tetap saja ada segi ekonominya atau sangat berpengaruh terhadap perilaku seseorang di bidang ekonomi. menyebabkan kebutuhan ini semakin penting dirasakan manusia baik dalam kedudukannya sebagai makhluk pribadi maupun sebagai makhluk sosial. Kebutuhan untuk memeluk agama atau kepercayaaan tertentu menjadikan seseorang merasa tenteram dan mempunyai pegangan atau pedoman dalam hidupnya. dan kebebasan. Misalnya. seseorang atau sekelompok berdarmawisata ke pantai atau ke tempat wisata Kopeng Salatiga. Kebutuhan Sosial Dalam hidup bermasyarakat manusia biasanya mempunyai status atau kedudukan tertentu yang mengharuskan seseorang untuk mempunyai atau melaksanakan berbagai hal supaya dipandang layak atau pantas. Masalah Ekonomi 5 . Kebutuhan rohani berkaitan dengan tuntutan perasaan. b. 4. Menurut Sifat Berdasarkan sifatnya. Misalnya pakaian dinas bagi seorang pegawai negeri atau memberikan sumbangan pada yang membutuhkan. Misalnya kebutuhan akan rasa aman. Kebutuhan Jasmani atau Material Kebutuhan ini berkenaan dengan tuntutan fisik. Misalnya kebutuhan akan minuman. b. Kebutuhan Psikologis Kebutuhan ini berkenaan dengan sifat rohani manusia sehingga tidak bersifat ekonomis dan tidak semuanya dapat dipenuhi dengan usaha ekonomi. dan pakaian yang cukup.

Sumber alami yang lain dan dianggap langka juga termasuk kategori sumber ekonomi. perak. antara lain. dan negara maju lain. Belanda. a.5. Sumber ekonomi ini dapat diperjualbelikan dan tidak semua tanah dimuka bumi ini mengandung bahan tersebut. tembaga. Kelangkaan Sumber Alam Tidak semua negara di dunia memiliki sumber alam yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan manusia. Menurut Subjek yang Membutuhkan Berdasarkan subjek yang membutuhkan. misalnya minyak bumi. Apakah 6 Ekonomi SMA/MA Kelas X . dan pikiran yang tidak sedikit. hasil hutan. Misalnya kebutuhan pakaian seorang guru berbeda dengan seorang petani atau buruh pabrik. serta modal dan teknologi. air. rempah-rempah. Terbatasnya sumber ekonomi membuat manusia melakukan segala usaha bahkan jika perlu dengan pengorbanan tertentu misalnya menghabiskan dana. listrik. Kebutuhan Kelompok atau Kolektif Kebutuhan yang dimanfaatkan atau dirasakan secara bersama-sama dalam masyarakat disebut kebutuhan kelompok (kolektif). Manusia sebagai makhluk pribadi. Sumbersumber daya ini disebut faktor-faktor produksi karena diperlukan dalam proses produksi yang menghasilkan barang dan jasa. sumber daya nara atau manusia (pengusaha. Barang dan jasa merupakan sumber daya ekonomi yang jumlahnya terbatas atau langka. B.aktor Produksi sebagai Sumber Ekonomi Beragamnya kebutuhan hidup dan terbatasnya sumber ekonomi atau barang dan jasa menjadikan manusia harus berusaha mencari jalan keluar. biasanya mengalami kelangkaan sumber alam berupa bahan mentah. mempunyai kepentingan atau kebutuhannya yang berbeda-beda. kelangkaan sumber alam. nikel. Usaha produksi memerlukan sumber daya produksi. agar bisa memenuhi kebutuhan hidup. hutan. Bagi negara-negara maju seperti Amerika. . Sumber daya-sumber daya terdiri dari sumber-sumber alam (tanah. emas. 1. modal dan segala macam alat buatan manusia yang membantu dalam proses produksi). Adapun penyebab kelangkaan sumber ekonomi itu. Kebutuhan Individual Kebutuhan ini berhubungan langsung atau diperuntukkan bagi perseorangan. b. dan sebagainya). dan barang galian lainnya. tenaga kerja. kebutuhan manusia dibedakan menjadi kebutuhan individual dan kebutuhan kelompok atau kolektif. Langka berarti jumlahnya relatif sedikit dibanding dengan jumlah yang dibutuhkan manusia. Misalnya kebutuhan adanya pasar. dan rumah sakit. jalan. Jepang. dan hasil penangkapan dari laut. jembatan. Untuk menghasilkan barang dan jasa diperlukan usaha yang disebut produksi. tenaga. misalnya besi. bahan-bahan tambang.

(d) kurang terampil. Kelangkaan Modal Kekurangan modal berupa uang untuk membiayai kegiatan produksi biasanya dihadapi negara miskin dan negara yang sedang berkembang. Teknologi dalam hal ini berupa alat produksi. misalnya kendala modal untuk pengadaan bahan mentah. 3. Kelangkaan Tenaga Kerja Indonesia dengan jumlah penduduk 210 juta jiwa sebenarnya sangat potensial. Hanya saja ada permasalahan mengenai tenaga kerja yang potensial sekaligus produktif. sedangkan yang dibutuhkan adalah teknologi yang produktivitasnya tinggi. Artinya. tetapi masih tradisional sehingga tingkat produksinya sangat terbatas. (e) kurang memiliki jiwa wiraswasta. Penawaran tenaga kerja dari masyarakat terlalu banyak. dan pembayaran lainnya. sedangkan tenaga kerja yang dibutuhkan sedikit.air termasuk sumber alami yang langka? Demikian juga matahari. (b) kurang terlatih. apabila dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan. dan negara berkembang lain adalah di satu sisi jumlahnya besar tetapi pada sisi lain masih kurang produktif. (c) kurang pengalaman. tenaga ahli termasuk langka. Kolumbia. Di Indonesia dan negara berkembang lainnya. Meskipun tenaga kerja banyak. Permasalahan ketenagakerjaan di negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia. Kelangkaan Teknologi Bagi negara yang sedang berkembang. mayoritas tenaga kerja yang ada di negara-negara itu memiliki sifat: (a) kurang terdidik (tingkat pendidikan rendah). kualifikasi yang dibutuhkan dunia kerja kurang memenuhi syarat. Tugas 1. Kelangkaan Modal dan Teknologi a. dapat disebut langka atau tidak ? 2. membayar gaji. Sebenarnya di negara yang sedang berkembang teknologi itu ada. Brasilia. Diskusikan hasilnya dengan teman semeja Anda serta kumpulkan hasil diskusi kepada guru untuk dinilai! Masalah Ekonomi 7 . yang lebih produktif dan lebih canggih. Contohnya kita membeli mesin tenun dari Cina yang mampu berproduksi dengan cepat untuk menggantikan mesin tenun tradisional yang lebih lambat. India. teknologi dapat dikatakan masih langka sehingga perlu didatangkan dari negara maju. Lakukan pengamatan terhadap kegiatan masyarakat dalam mengatasi kelangkaan sumber daya! 2. b. dan (f) kurang kreatif.

teh botol. tidak sebanding dengan yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan untuk penduduk yang berdiam di kota-kota besar. Untuk memenuhi kebutuhan yang beragam itu. a. dan lain-lain. misalnya roti. barang dibedakan menjadi barang ekonomi dan barang bebas. Menurut Cara Memperoleh Berdasarkan cara memperolehnya. Barang ini sering disebut barang jadi atau barang siap pakai. pasir di padang pasir. minuman kaleng. Barang konsumsi tahan lama merupakan barang yang tidak sekali habis dipakai. makanan dan minuman lainnya. 1. maka air tersebut merupakan barang bebas. Dalam hal ini. air bersih umumnya diperoleh melalui jasa Perusahaan Air Minum atau penjual air keliling. Barang atau Benda Ekonomi Rumah. misalnya pakaian. sinar matahari. Barang ekonomi merupakan barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Macam-macam Barang atau Benda sebagai Alat Pemuas Kebutuhan Keanekaragaman kebutuhan manusia terjadi demi kelangsungan hidup dan kepuasan. jam tangan. Macam-macam barang atau benda dapat diklasifikasikan sebagai berikut. maka diperlukan pengorbanan untuk mendapatkannya. udara. makanan dan minuman. Ada kalanya barang bebas dapat berubah status menjadi barang ekonomi.C. pakaian. Jasa merupakan pemuas kebutuhan manusia yang tidak berwujud. Barang Konsumsi Barang konsumsi merupakan barang yang dapat digunakan atau dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup. Misalnya sepatu. Alat-alat tersebut berupa barang dan jasa. air sudah berubah menjadi barang ekonomi. Menurut Kegunaannya Berdasarkan kegunaannya. a. roti. perabot rumah tangga. b. dan jernih. Misalnya apabila seseorang tinggal di daerah yang sumber airnya melimpah. manusia memerlukan alat pemuas kebutuhan. seperti air laut. yaitu barang konsumsi tidak tahan lama dan barang konsumsi tahan lama. Barang ini tersedia dalam jumlah yang melebihi dan merupakan pemberian alam. baik. Karena sangat terbatas jumlahnya. 8 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Barang konsumsi tidak tahan lama merupakan barang yang dipakai sekaligus habis. Barang atau Benda Bebas Barang bebas merupakan barang pemuas kebutuhan yang jumlahnya tidak terbatas sehingga untuk mendapatkannya tidak perlu mengeluarkan biaya atau pengorbanan. Barang konsumsi dapat dibedakan menjadi dua. sepatu dan perabot rumah tangga. barang dibedakan menjadi barang konsumsi dan barang produksi. Barang atau benda merupakan pemuas kebutuhan yang berwujud. Coba kamu cari contoh barang bebas biasa! 2. dan kendaraan merupakan barang ekonomi.

minuman dalam kaleng. Barang ini disebut juga barang modal. padi. mentega dengan margarine. alat-alat kantor. Menurut Proses Pembuatannya Berdasarkan proses pembuatannya. Barang produksi ada yang satu kali habis pakai dan ada yang tidak habis dalam satu proses produksi. Masalah Ekonomi 9 . Barang Jadi Barang jadi merupakan barang yang sudah diproses produksi dan siap pakai untuk memenuhi kebutuhan. b.b. sedang mesin-mesin. atau buah-buahan dalam kaleng. Misalnya kapas. Barang Setengah Jadi Barang setengah jadi merupakan barang yang sudah diproses tetapi belum siap pakai. dan gedung tidak akan habis dalam sekali produksi termasuk barang produksi. rotan. dan barang jadi. pakaian. 3. Bahan Mentah (Bahan Baku) Bahan mentah merupakan bahan dasar atau barang yang belum mengalami proses produksi. b. bensin dengan kendaraan. benda dibedakan menjadi barang substitusi dan barang komplementer. Barang ini baru dirasakan manfaatnya jika dipakai bersama dengan barang pemuas kebutuhan yang lain. Barang Substitusi Barang substitusi merupakan barang pemuas kebutuhan yang pemakaiannya dapat saling mengganti. Misalnya. kulit. a. Misalnya benang dari kapas untuk membuat kain (tekstil) dan kopra dari kelapa untuk membuat minyak goreng. Artinya barang yang digunakan untuk menghasilkan barang-barang lain. a. barang setengah jadi. tidak ada kain wol dapat diganti dengan wol sintetis. Barang Komplementer Barang komplementer atau barang pelengkap merupakan barang pemuas kebutuhan yang dalam penggunaannya saling melengkapi. kayu. beras dengan jagung. Barang Produksi Bahan mentah. benang untuk pabrik kain akan habis dalam sekali produksi. Misalnya sepatu. benda dibedakan menjadi bahan mentah. Barang produksi merupakan barang yang digunakan dalam proses produksi. Menurut Hubungannya dengan Benda Lain Berdasarkan hubungannya dengan barang lain. 4. tembakau. c. dan sebagainya. Misalnya tinta dengan pulpen. atau kopi dengan gula. kamera dengan filmnya.

2. Kayu gelondongan akan mempunyai nilai guna yang lebih tinggi apabila diubah bentuknya menjadi meja. Kegunaan Bentuk (. dan kegunaan waktu. 10 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 4. Misalnya. 1. Kegunaan Barang Pemuas Kebutuhan Barang akan bermanfaat apabila dapat memuaskan kebutuhan manusia atau pada saat barang itu mempunyai nilai guna (utility). sesudah barang itu dimiliki. Misalnya jas hujan dan payung akan besar manfaatnya pada musim penghujan. Cangkul atau alat pertanian lainnya akan bertambah kegunaannya. jika dimiliki oleh petani dibandingkan jika masih berada di pasar atau di toko. Kegunaan Waktu (Time Utility) Kegunaan macam ini lebih menunjukkan. yaitu kegunaan bentuk. kapas sebagai bahan dasar benang. Masalah Pokok Ekonomi yang Dihadapi Telah diuraikan sebelumnya. E. Kegunaan Tempat (Utility of Place) Ada kalanya barang menjadi lebih berguna jika dipindahkan ke tempat lain. bahwa barang pemuas kebutuhan akan menjadi lebih berguna pada saat barang tersebut dimanfaatkan atau digunakan. Nilai guna barang ada beberapa macam. pasir yang ada di sungai atau di daerah gunung berapi (bekas letusan gunung berapi) akan sangat berguna setelah diangkut ke tempat-tempat lain sebagai bahan bangunan. yakni bagaimana memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber daya ekonomi yang terbatas.D. kursi. pengarang. 3. 5. benang sebagai bahan dasar untuk membuat kain/tekstil. Kegunaan Pemilikan (Ownership Utility) Suatu barang akan menjadi lebih berguna apabila barang tersebut telah dimiliki. kegunaan dasar. dan bentuk lainnya. kain/tekstil merupakan bahan dasar untuk membuat pakaian. dan mahasiswa). kegunaan tempat. Misalnya. Kegunaan pemilikan ini menunjuk pada pertambahan nilai guna barang pemuas kebutuhan.orm Utility) Barang atau benda itu mempunyai nilai guna setelah diubah terlebih dahulu dari bentuk aslinya. kegunaan pemilikan. Kegunaan Dasar (Elementary Utility) Kegunaan macam ini merupakan peningkatan dari bahan dasar menjadi barang jadi yang mempunyai nilai guna lebih tinggi daripada barang atau bahan asalnya. mesin ketik yang dipajang di toko akan mempunyai nilai guna lebih jika sudah dimiliki oleh seseorang (wartawan. Keadaan inilah yang menjadi inti masalah ekonomi. lemari. bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas atau melebihi barang pemuas kebutuhan yang tersedia. Misalnya.

3. apakah tanah yang tersedia akan dimanfaatkan untuk menanam padi. bagaimana cara memproduksi. pabrik maupun perkantoran? Pada perkembangannya. satu suku tertentu di pedalaman atau daerah terpencil. selanjutnya harus dirancang mengenai cara dan langkah memproduksinya. kopi.or Whom) Persoalan yang muncul di sini adalah siapa yang akan menikmati dan memperoleh manfaat dari adanya barang atau jasa? Apakah barang yang dihasilkan dapat sampai ke tangan masyarakat dan dimanfaatkan? Bagaimana hasil produksi didistribusikan kepada masyarakat? Dalam lingkup ini diperlukan langkah-langkah agar hasil produksi dapat tersalur ke tangan masyarakat dan dapat digunakan. ataupun negara berkembang akan menghadapi tiga masalah pokok ekonomi. Pertanyaan tentang bagaimana proses produksi pada umumnya akan dilakukan. barang apa yang akan diproduksi. Bagaimana Cara Memproduksi (How) Setelah ada pilihan yang pasti mengenai jenis dan jumlah barang atau jasa. namun berbagai sistem perekonomian selalu berusaha memecahkannya. dan untuk siapa barang tersebut diproduksi. atau untuk perumahan. Masalah Ekonomi 11 . Ketiga masalah yang saling terkait itu adalah. Untuk Siapa Barang Tersebut Diproduksi (. 2. di mana selalu menjadi bahan pemikiran banyak orang. Barang Apa yang Akan Diproduksi dan Berapa Banyak (What) Setiap masyarakat akan menghadapi beberapa pilihan berkenaan dengan menentukan barang atau jasa yang akan dihasilkan atau diproduksi dan berapa banyak barang atau jasa tersebut harus diproduksi. apakah dengan cara produksi massal yang padat modal (intensifikasi modal) atau padat karya (intensifikasi tenaga) harus dijawab dalam usaha manusia memenuhi kebutuhannya. Misalnya. Pada dasarnya masalah pokok dalam ekonomi yang berkenaan dengan pemenuhan kebutuhan akan selalu dihadapi setiap masyarakat. tetapi juga untuk memperoleh keuntungan maksimal. 1. Tiga masalah ini sangat mendasar dan umum terjadi pada semua corak perekonomian. sehingga tidak terpendam di pihak produsen. permasalahan produk apa yang harus dihasilkan dan berapa banyaknya tidak berhenti pada tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saja. Upaya inilah yang menjadi akar masalah pokok ekonomi.Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. yaitu berusaha menghasilkan atau memproduksi barang-barang pemuas kebutuhan sehingga diharapkan mampu mengimbangi kebutuhan manusia. Baik itu masyarakat suatu negara industri.

Makanan D .. Gambar di bawah ini memperlihatkan hubungan kuantitas makanan dan minuman yang dapat diproduksi dengan sumber-sumber daya masyarakat. tidak semua faktor produksi langsung dapat dipergunakan. misalnya minyak goreng. Biaya tersebut disebut dengan biaya tenggelam (sunk cost). . atau tidak dapat dijual dengan mudah.1 O D1 D2 D Minuman Dari gambar tersebut di atas. maka produksi minuman akan turun dari OD1 menjadi OD2. Catat dan laporkan kepada guru kebijakan perusahaan tersebut dalam penggunaan biaya peluang atau biaya ekonomi! 12 Ekonomi SMA/MA Kelas X . akan lebih sedikit sumber daya yang digunakan untuk memproduksi minuman.2. Tugas 1. dapat dijelaskan bahwa apabila masyarakat memutuskan untuk meningkatkan produk makanan dari O. Biaya Peluang atau Biaya Ekonomi (Opportunity Cost) Biaya peluang atau biaya ekonomi adalah suatu ukuran dari biaya ekonomi yang harus dikeluarkan dalam rangka memproduksi suatu barang atau jasa tertentu dalam kaitannya dengan alternatif lain yang harus dikorbankan.2 . jika lebih banyak sumber daya digunakan untuk memproduksi makanan. Dalam praktik tidak semua sumber daya dapat dipindahkan dengan segera dari satu alternatif produksi ke alternatif produksi yang lain. Amatilah sebuah perusahaan di sekitar tempat tinggal Anda atau cari berita di media massa tentang aktivitas suatu perusahaan! 2. Misalnya. Dalam hal ini. melainkan ada mesin-mesin yang tidak dapat digunakan.. Sebagai contoh suatu jenis perusahaan yang memproduksi tekstil sudah tidak produktif lagi sehingga pengusaha mengalihkannya ke produk lain.1 ke O.aktor produksi yang tidak dapat lagi memberikan kontribusi kepada perusahaan tersebut diperhitungkan sebagai biaya bagi produk penggantinya.

Teknologi yang diterapkan masih sederhana. c. antara lain sebagai berikut. b. Berikut akan kita tinjau tiga macam sistem ekonomi. Tidak memperhitungkan efisiensi penggunaan sumber daya secara maksimal. dan diatur menurut kebiasaan turun temurun. Kecil sekali terjadi perubahan-perubahan yang dapat mengangkat derajat kehidupan masyarakat. tidak untuk mencari keuntungan. Tidak terjadi persaingan. Kelebihan sistem ekonomi tradisional. 1. c. Pembagian kerja belum ada. karena setiap perubahan dianggap tabu. Sistem ekonomi merupakan cara suatu bangsa (masyarakat dan pemerintah) mengatur kehidupan ekonominya. Masalah Ekonomi 13 . termasuk teknologi produksinya masih sederhana. e. Cara masing-masing negara untuk menghadapi ketiga masalah tersebut berbeda-beda. Konflik-konflik tidak terjadi. tergantung pada sistem ekonomi yang digunakan oleh negara yang bersangkutan. d. Kegiatan ekonomi dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dasar. f. Hidupnya terutama dari sektor agraris. b. Sistem Ekonomi Setiap negara menghadapi tiga masalah pokok dalam ekonomi seperti sudah diuraikan terdahulu. a. dan masih menggunakan kebiasaan masyarakat yang berpola dari nilai budaya. sistem ekonomi merupakan jaringan organisasi dan kebijakan yang ditetapkan suatu pemerintahan negara dalam mengatasi masalah ekonomi. Peran masyarakat dalam berusaha masih kurang. sebagai upaya mengatasi masalah pokok dalam ekonomi. antara lain sebagai berikut. karena semua berjalan sesuai dengan kebiasaan. Sistem Ekonomi Tradisional Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi dasar. a. Tidak menimbulkan tekanan jiwa (stres) bagi masyarakat. Cukup aman karena anggota masyarakat tidak dibebani dengan targettarget yang harus dicapai. Masyarakat bekerja semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bukan untuk meningkatkan kesejahteraan. d. Sistem ini ditandai dengan tingkat produktivitas masyarakat yang masih rendah atau pola pemikiran di dalam mengolah faktor-faktor produksi masih terbatas. antara lain sebagai berikut.G. b. Dengan perkataan lain. c. Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional yang menonjol. Kekurangan sistem ekonomi tradisional. d. a. Produksi masih terbatas dan ditentukan sesuai kebutuhan. Masih terdapat pertukaran secara barter.

kegiatan produksi. 14 Ekonomi SMA/MA Kelas X .Pemerintah tidak campur tangan dan tidak berusaha memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat. seluruh kegiatan ekonomi diatur dan ditentukan oleh pemerintah. Krisis ekonomi jarang terjadi karena semua masalah ekonomi diatur dan dikendalikan oleh pemerintah. b. Inisiatif dan kreativitas perorangan dalam sistem ekonomi terpusat tidak dapat berkembang sehingga menghambat kemajuan di bidang ekonomi dan teknologi. Oleh karena proses ekonomi berjalan secara komando dari pusat. d. antara lain sebagai berikut. Ciri-ciri sistem ekonomi komando. dan perusahaan) milik pemerintah. Keputusan mengenai produksi. dan pengawasan secara terpusat (central planning). Kekurangan sistem ekonomi terpusat antara lain sebagai berikut. 3. Pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan ekonomi masyarakat. dan konsumsi sepenuhnya berada di tangan pemerintah. Kebutuhan rakyat terpenuhi secara menyeluruh dan merata karena pendistribusiannya diatur pemerintah. Informasi tidak akurat karena panjangnya jalur birokrasi. Perencanaan ekonomi. baik berupa modal maupun benda-benda konsumsi. Kelebihan sistem ekonomi terpusat antara lain sebagai berikut. Jenis pekerjaan dan pembagian kerja diatur oleh pemerintah. Masyarakat tidak diberi kebebasan dan kesempatan berusaha. distribusi. a. Sistem ekonomi ini disebut juga sistem ekonomi kolektif. Kebebasan pribadi sangat terbatas karena setiap orang diminta untuk taat melaksanakan keputusan-keputusan dan perintah-perintah yang ditetapkan pemerintah. alat produksi. e. f. Kebebasan individu dalam berusaha tidak ada. a. Tidak ada kelas-kelas dalam masyarakat karena semua adalah kelas pekerja pemerintah. c. c. maka sistem ini dinamakan sistem ekonomi komando (sistem ekonomi terpusat). Setiap individu memiliki kebebasan dalam berusaha dan memiliki benda. b. b. Sumber ekonomi (tanah. dan semua keputusan berada di tangan pemerintah pusat.2. Harga dan tingkat bunga ditetapkan oleh pernerintah. sehingga merupakan sistem perekonomian kapitalis bebas berusaha. Milik perseorangan tidak ada kecuali barang-barang yang sudah dibagikan. Hak milik perseorangan tidak diakui. d. Sistem Ekonomi Pasar/Liberal Sistem ini tumbuh bersamaan dengan kapitalisme. Sistem pasar (liberal) memberikan kebebasan secara penuh kepada anggota masyarakat (produsen dan konsumen) untuk menentukan kegiatan ekonomi yang ingin mereka lakukan. Sistem Ekonomi Komando Pada sistem ini. d. c. a.

d. kelompok masyarakat. a. Dengan kebebasan berusaha dan bersaing akan mendorong setiap orang untuk mencari kemajuan. Setiap individu memiliki kebebasan untuk mengatur kehidupan ekonomi sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing. Masalah Ekonomi 15 . kreativitas mencari keuntungan menjadi tinggi. Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi. Kelebihan sistem ekonomi pasar. antara lain sebagai berikut. Sebagai contoh. Adanya persaingan antarpengusaha. Kegiatan ekonomi di semua sektor dilakukan oleh masyarakat atau swasta. bahkan semua kegiatan ekonomi didorong prinsip laba.2 Kegiatan ekonomi di negara Barat seperti ini lazim berlangsung dengan sistem liberal. d. g. dan pasar. Semua alat dan sumber produksi bebas dimiliki perseorangan. c. menyelenggarakan pendidikan dan jasa pelayanan urnum. atau perusahaan-perusahaan. Masyarakat lebih condong menganut sistem ekonomi campuran (mixed economies) dengan sebagian unsur tradisional. pemerintah memegang peranan penting dalam menetapkan aturan main ekonomi. Kegiatan produksi dilakukan dengan tujuan mencari laba. antara lain sebagai berikut. b. dalam sistem kapitalisme Amerika. campur tangan pemerintah tetap ada. Perlu diketahui bahwa kenyataannya tidak ada satu sistem ekonomi yang diterapkan secara murni. sistem ini tidak sesuai dengan Indonesia. c. a.Sistem ekonomi yang memberikan kebebasan sepenuhnya pada masyarakat untuk menentukan kegiatan ekonomi yang akan dilakukan disebut sebagai laissez faire (bahasa Prancis) yang artinya biarkanlah.Tokoh aliran ini diantaranya adalah Adam Smith. Ciri-ciri sistem ekonomi pasar/liberal. b. f. dapat memproduksi berbagai macam barang berkualitas sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga para konsumen dapat memperoleh barang dan jasa sesuai dengan selera. unsur komando (terpimpin). Persaingan dalam sistem ekonomi pasar. Sumber: Encarta Encyclopedia Gambar 1. Setiap orang diberi kebebasan dalam hal pemakaian barang dan jasa. serta mengawasi pencemaran atau gerak-gerik dunia usaha. Pemerintah tidak ikut campur secara langsung dalam kegiatan-kegiatan ekonomi. e. Hak milik diakui dan adanya kebebasan melakukan segala sesuatu yang dianggap baik bagi kepentingan pribadi.

Kelebihan sistem ekonomi campuran antara lain sebagai berikut. ditangani bersamasama antara pemerintah dan swasta. Karena inisiatif dan kreativitas seseorang diakui. c. 4. supaya sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan. termasuk aspirasi dari masyarakat. Konsentrasi modal oleh kaum kapitalis dapat mengakibatkan terjadinya monopoli. dan menciptakan iklim yang sehat 16 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Kekurangan sistem ekonomi campuran adalah sulit untuk menentukan unsur yang benar sesuai dengan kepribadian dan kebutuhan masyarakat sehingga memerlukan ketelitian dan kejelian. produksi dilakukan sebagai usaha bersama untuk kepentingan bersama. Adanya kebebasan produksi dapat mendorong terjadinya krisis ekonomi. terjadi jurang pemisah antara yang kaya dan miskin. d. sektor swasta dan pemerintah samasama diakui keberadaannya. Tugas pemerintah tidak terlalu berat karena mendapat bantuan dari swasta. karena dipengaruhi oleh potensi dan kondisi ekonomi masing-masing negara. Kebebasan bersaing mengakibatkan yang kuat menindas yang lemah. a. a. Sistem ekonomi campuran merupakan perpaduan antara sistem liberal (pasar) dan sistem komando (terpusat). pertumbuhan ekonomi akan teratur dan stabil.Kekurangan sistem ekonomi pasar antara lain sebagai berikut. bagaimana cara memproduksi. c. b. b. Pemecahan masalah perekonomian mengenai barang apa yang akan diproduksi. Pemerintah berkewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pemerataan pendapatan semakin sulit dicapai karena setiap individu berusaha mencari keuntungan bagi diri sendiri. d. Dengan adanya campur tangan pemerintah. dan berapa banyaknya. Adanya campur tangan pemerintah dapat memperkecil pengaruh monopoli swasta. Penerapan masing-masing negara yang memakai sistem ini bervariasi. dan untuk siapa barang tersebut diproduksi. Sistem Ekonomi Indonesia Sistem ekonomi yang digunakan di Indonesia disebut demokrasi ekonomi atau ekonomi Pancasila. 5. Dalam demokrasi ekonomi. maka terdorong untuk mencari keuntungan. Di samping sektor swasta terdapat pula semacam badan perencanaan negara (untuk di negara kita disebut Bappenas) yang merencanakan arah dan perkembangan ekonomi. Demokrasi ekonomi mengutamakan peranan aktif masyarakat dalam kaitannya dengan kegiatan pembangunan. Sistem Ekonomi Campuran Dalam sistem ekonomi campuran.

Pasal 33 UUD 1945 merupakan dasar demokrasi ekonomi. Ayat (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Ayat (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Ayat (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya sebagai pokokpokok kemakmuran rakyat dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. b. f. Penjelasan Pasal 33 Ayat (1) menegaskan bahwa. Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. bimbingan. Adapun bunyi Pasal 33 UUD 1945. Landasan idiil demokrasi ekonomi adalah Pancasila. produksi dikerjakan oleh semua dan untuk semua di bawah pimpinan atau pemilikan anggota-anggota masyarakat. Sumber kekayaan dan keuangan negara digunakan dengan pemufakatan lembaga perwakilan rakyat. inisiatif dan daya kreasi setiap warga negara dikembangkan sepenuhnya dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. d. Sedangkan dunia usaha berkewajiban memberi tanggapan yang positif terhadap pengarahan. Bumi. Masalah Ekonomi 17 . sebagai berikut. Perekonomian daerah dikembangkan secara serasi dan seimbang antardaerah dalam satu kesatuan perekonomian nasional dengan mendayagunakan potensi dan peran serta daerah secara optimal dalam rangka perwujudan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Potensi. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. dan pengawasan terhadap kebijaksanaannya ada pada lembaga perwakilan rakyat pula.bagi perkembangan dunia usaha. Pasal 33 tersebut dijadikan landasan untuk mewujudkan demokrasi ekonomi yang dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut. e. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. sedangkan landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. g. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan bukan kemakmuran orang seorang. h. air. dan berusaha menciptakan iklim yang sehat dalam kegiatan yang dilakukan. Bangun perusahaan yang sesuai adalah koperasi. c. a. Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.

Unsur-unsur bagi penguasaan hajat hidup orang banyak adalah barang dan jasa yang penting bagi kehidupan manusia. b. Dalam hal ini. Masyarakat memegang peranan penting. i. Pemerintah telah merumuskan bidang-bidang yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. f. d. kereta api umum. produksi dikerjakan oleh semua. Sistem ini tidak didominasi oleh modal. e. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah tumbuhnya sistem ekonomi komando. yaitu sebagai berikut: a. c. yang menumbuhkan ekploitasi terhadap manusia dan bangsa lain. air minum. tetapi tidak dominan. mendesak. 18 Ekonomi SMA/MA Kelas X . transmisi. c. b. tetapi tidak dominan. untuk mencegah berkembangnya sistem pasar/liberal. pelayaran. bahwa negara beserta aparatur ekonomi bersifat dominan. b. h. tetapi juga tidak didominasi oleh buruh. Dalam sistem ekonomi Pancasila usaha negara dan swasta tumbuh berdampingan secara seimbang. Sistem etatisme (sistem ekonomi komando). produksi. a. untuk semua. pembangkit tenaga atom. dan jumlahnya terbatas. Sistem free fight liberalism (sistem ekonomi liberal yang bebas). a. Sistem ekonomi ini berdasarkan atas asas kekeluargaan. penerbangan. Persaingan tidak sehat serta pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam berbagai bentuk monopoli dan monopsoni. yang dalam sejarah di Indonesia telah menimbulkan kelemahan struktural ekonomi nasional dan posisi Indonesia dalam perekonomian dunia. telekomunikasi. Peranan negara penting. Secara garis besar terdapat empat bagian yang berkenaan dengan ciri-ciri sistem ekonomi Indonesia. Demikian juga peranan swasta juga penting. dan di bawah pimpinan atau pengawasan anggota-anggota masyarakat. d. pelabuhan-pelabuhan. g. dan mematikan potensi serta daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara. Bumi. dan distribusi tenaga listrik untuk umum. Selanjutnya. c. yaitu sebagai berikut. media massa.Peranan dan kegiatan pemerintah dalam perekonomian ditegaskan dalam Pasal 33 Ayat (2). air. dalam demokrasi ekonomi yang berdasarkan Pancasila harus dihindarkan hal-hal berikut. dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara. yang merugikan masyarakat dan bertentangan dengan cita-cita keadilan sosial.

Kebutuhan manusia dapat dibedakan berdasarkan intensitas kegunaan. • • • • • • Masalah Ekonomi 19 . kesimpulan diskusi harus disertai dengan alasan-alasan yang faktual dan masuk akal. guna waktu. kegunaan. Laporkan secara tertulis hasil diskusi kelompok Anda kepada guru! Rangkuman • Kebutuhan manusia tidak terbatas. Adapun macam-macam sistem ekonomi adalah sistem ekonomi tradisional. campuran. guna dasar. 3. sosiobudaya. waktu. Diskusikan dalam kelompok Anda masing-masing topik “Apakah kegiatan perekonomian Indonesia saat ini sudah sesuai dengan sistem ekonomi Pancasila?” Jangan lupa. dan teknologi. Sistem ekonomi negara Indonesia tercantum dalam UUD 1945 Pasal 33. sifat. pasar. tenaga kerja. guna tempat. Barang sebagai alat pemuas kebutuhan manusia dapat dibedakan menurut cara memperoleh. Bentuklah kelompok-kelompok. proses pembuatan. Tersedianya barang dan jasa dalam jumlah yang terbatas disebabkan kelangkaan sumber alam. modal. atau guna pemilikan. dan for whom? Biaya peluang/ekonomi adalah suatu ukuran dari biaya ekonomi yang harus dikeluarkan dalam rangka memproduksi suatu barang atau jasa tertentu dalam kaitannya dengan alternatif lain yang harus dikorbankan. bentuk. how. dan hubungannya dengan barang lain. Hal tersebut menyebabkan kelangkaan yang merupakan masalah pokok ilmu ekonomi. dan subjek yang membutuhkan. setiap kelompoknya beranggotakan 4–6 siswa! 2. terpusat. Masalah ekonomi dapat dipecahkan melalui sistem ekonomi yang dianut masyarakat dan negara. sebaliknya tersedianya barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Masalah ekonomi dapat dijelaskan melalui pertanyaan-pertanyaan what. Sebuah barang akan bermanfaat sebagai alat pemuas kebutuhan apabila memiliki guna.Tugas 1.

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. Sistem ekonomi pasar c.. kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi c. 8. bertambahnya kemiskinan dan pengangguran d. sifatnya d. dan berikan contohnya! Jelaskan tentang sistem ekonomi nasional Indonesia! Jelaskan sistem dan kehidupan ekonomi di negara komunis! Uraikan kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi berikut! a. 2.Latihan Soal 1.. Sistem ekonomi terpusat d. Apakah inti dari permasalahan ekonomi? Jelaskan macam-macam kebutuhan manusia! Apakah yang menyebabkan terjadinya kelangkaan sumber daya? Jelaskan macam-macam benda berdasarkan cara memperolehnya! Sebutkan macam-macam sistem ekonomi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah ekonomi! Jelaskan masalah pokok ekonomi yang dihadapi masyarakat! Jelaskan pengertian biaya peluang/biaya ekonomis. kemajuan tingkat kebudayaan 2. waktu pemenuhannya b. Pembagian kebutuhan menjadi kebutuhan primer. subjeknya e.. peningkatan taraf hidup e. sekunder. pertambahan jumlah penduduk b.. 6. Berikut adalah penyebab-penyebab tidak terbatasnya kebutuhan manusia. Sistem ekonomi campuran Tes . 7. 10. c. 3... Sistem ekonomi tradisional b.ormatif A. intensitasnya c. 9. dan tersier merupakan pembagian berdasarkan . b. d. atau e! 1. cara pemenuhannya 20 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 5. 4. a. kecuali . a.

radio dan televisi c. kebutuhan terbagi atas . dan air pada saat banjir d. tanah. sumber daya manusia 7. a. telepon dan telepon genggam 5. kebutuhan jasmani dan rohani e. a..... mobil dan vila d. mendesak... dan yang akan datang c. dan lapangan olahraga b.3. Kebutuhan yang pemenuhannya tidak melalui benda adalah .. kebutuhan sosial dan psikologis d. Benda kebutuhan yang jumlahnya terbatas serta untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan disebut .. a. barang-barang yang tergolong kebutuhan tersier adalah . barang substitusi 8. mobil dan barang elektronik bekas Masalah Ekonomi 21 ... sinar matahari. sumber daya peralatan b.. tenaga kerja.. barang konsumsi d. perabot rumah tangga dan pakaian bekas e. a. kebutuhan jasmani e. kebutuhan sekarang... oksigen murni dan air pada musim kemarau c. kebutuhan sekarang d. a.. Kelangkaan sumber alam. sepeda dan sepeda motor e. sumber penerimaan d. a. sumber pengeluaran e. udara. sumber ekonomi c. benda bebas b.... kebutuhan primer b. pasir. dan tersier b. kebutuhan rohani 4. Untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. serta modal dan teknologi menyebabkan terjadinya kelangkaan . play station dan VCD player b. benda ekonomi c. kebutuhan sekunder c. kebutuhan kelompok dan kebutuhan individual 6. barang produksi e. Menurut subjek yang membutuhkan. Contoh-contoh benda bebas adalah . sekunder. kebutuhan primer.

Bagaimana pula cara mengatasi kelangkaan barang dan jasa di tengah situasi krisis ekonomi? 22 Ekonomi SMA/MA Kelas X . barang setengah jadi. baik kebutuhan manusia maupun alat pemuas kebutuhan manusia tidak dapat dibatasi B. a. barang bebas dan barang ekonomi d. Bagaimana cara memenuhi kebutuhan yang tepat di tengah situasi krisis ekonomi saat ini? 10. barang mahal. sementara alat pemuas kebutuhan manusia juga terbatas d. kebutuhan manusia tidak terbatas. Sebut dan jelaskan pembagian kebutuhan berdasarkan waktu pemenuhannya! 2. dan barang mewah e.. barang murah. bagaimana perekonomian Indonesia harus dijalankan sehingga sesuai dengan sistem ekonomi Pancasila? 8. kebutuhan manusia tidak terbatas. sementara alat pemuas kebutuhan manusia tidak terbatas b.. barang terbagi atas . Hal yang menjadi masalah inti ekonomi adalah .. kebutuhan manusia terbatas. Sebut dan jelaskan pembagian barang berdasarkan kegunaannya! 5. apakah sistem ekonomi Pancasila dapat memberi solusi yang tepat bagi bangsa Indonesia? Sertakan alasan-alasan Anda! 9. kebutuhan manusia terbatas.. Apakah kegiatan ekonomi yang dipraktikkan di Indonesia saat ini sudah sesuai dengan sistem ekonomi Pancasila? Berikan alasan-alasannya! 7. Jawablah dengan tepat! 1. Berdasarkan proses pembuatannya. barang mentah. Jelaskan pengertian kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani! 3. sementara alat pemuas kebutuhan manusia terbatas c. sementara alat pemuas kebutuhan manusia juga tidak terbatas e. barang konsumsi dan barang produksi c.9. Jelaskan pengertian barang mentah dan barang jadi berikut contohnya masing-masing! 6. Dalam situasi krisis ekonomi saat ini.. barang substitusi dan barang komplementer b. Menurut Anda. a.. dan barang jadi 10. Sebutkan ciri-ciri tenaga kerja yang dimiliki negara berkembang! 4.

Apakah yang Anda konsumsi setiap hari? Bagaimanakah Anda melakukan kegiatan konsumsi tersebut? Selain konsumsi. Kegiatan produksi tersebut dapat dilakukan dengan cara bekerja (menjadi buruh atau pegawai) atau membuat usaha (membuka toko.1 Industri kecil yang berskala rumah tangga juga melakukan kegiatan produksi atau menghasilkan barang yang kemudian dapat didistribusikan dan dikonsumsi. Rumah tangga keluarga juga dapat melakukan kegiatan produksi. Kata Kunci : Konsumsi Produksi Sumber: Tempo.Bab II Konsep-Konsep Ekonomi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam bab ini. memberi layanan jasa. menyewakan tanah. dalam kehidupan sehari-hari kita juga mengenal kegiatan distribusi dan produksi.aktor produksi Konsep-Konsep Ekonomi 23 . Anda diharapkan mampu memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi konsumen dan produsen. Produksi tidak hanya dilakukan oleh perusahaan. Konsumen perusahaan Produsen Perekonomian sederhana . atau mendirikan perusahaan/pabrik). 27 Agustus 2006 Gambar 2.

Peta Konsep Konsep-Konsep Ekonomi Meliputi Pelaku Ekonomi RumahTangga Keluarga Perusahaan Terdiri atas Perekonomian Sederhana Pemerintah Perekonomian Terbuka Masyarakat Luar Negeri 24 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

2. Dari manakah perusahaan memperoleh faktor produksi? . Dalam ekonomi alat yang dihimpun untuk meningkatkan kegunaan barang disebut faktor produksi atau sumber daya ekonomi. dan masyarakat luar negeri. b. Dengan memiliki uang. Rumah Tangga Keluarga/Rumah Tangga Konsumsi Rumah tangga keluarga termasuk dalam golongan pelaku kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang terdiri atas beberapa orang dengan kebutuhan yang tidak terhingga. c. dan keuntungan/laba usaha. kayu yang berupa balok dijadikan perabot rumah tangga. Menawarkan tanah atau rumah yang dimiliki kepada pihak lain untuk menerima balas jasa yang disebut dengan sewa. Untuk mengubah kayu balok menjadi peralatan rumah tangga dibutuhkan peralatan seperti paku. Adapun cara yang dapat dilakukan oleh rumah tangga keluarga untuk mendapatkan sejumlah uang. pemerintah. a. Menawarkan keahlian atau memakai keahlian yang dimiliki dan balas jasa yang diterima disebut bagian keuntungan atau laba dari perusahaan yang bersangkutan. c. Menawarkan sumber tenaga kerja atau sumber daya manusia untuk mendapatkan balas jasa yang disebut dengan upah atau gaji. Menerima imbalan (balas jasa) atas faktor produksi yang dimiliki. 1.aktor produksi berperan penting dalam produksi perusahaan untuk menghasilkan output atau barang dan jasa hasil produksi. sewa tanah. d. Perusahaan Apakah yang dimaksud perusahaan? Adakah perusahaan di daerah Anda? Bagaimanakah hubungan perusahaan dengan rumah tangga keluarga? Perusahaan termasuk pelaku dalam kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan produksi. Mengonsumsi (membeli) barang dan jasa.A. b. perusahaan. dan tukang kayu. Pelaku Kegiatan Ekonomi Pelaku kegiatan ekonomi masyarakat dikelompokkan atas empat kelompok besar yaitu rumah tangga keluarga. . a. Menawarkan modal yang dimiiki untuk mendapatkan bunga sebagai balas jasa. Imbalan tersebut berupa upah/gaji atas faktor produksi tenaga. cat. bunga modal. Menyediakan dan menyerahkan faktor produksi. Dengan demikian kelompok rumah tangga konsumen melakukan kegiatan sebagai berikut.aktor-faktor produksi dibeli oleh Konsep-Konsep Ekonomi 25 . gergaji. yaitu sebagai berikut. yaitu meningkatkan kegunaan suatu barang. Untuk memenuhi kebutuhannya orang harus bekerja agar dapat memperoleh uang. orang dapat membeli barang dan jasa agar kebutuhannya terpenuhi. Contohnya.

3. dengan cara mengolah faktor produksi yang diterima dari rumah tangga konsumen. dan pertambangan. b. misalnya pemungutan pajak dari rumah tangga konsumsi dan perusahaan. Membayar imbalan atas penggunaan faktor produksi. dan sebagian lain dijual ke luar negeri. yaitu motif mencari penghasilan guna kepentingan umum. Perusahaan negara dikelompokkan menjadi perusahaan umum (perum) dan perusahaan perseroan. Adapun aktivitas pemerintah dalam menjalankan kegiatan ekonomi sebagai berikut: a. keamanan. b. 9 Tahun 1969. Barang hasil produksi dijual ke rumah tangga keluarga sebagai konsumen.perusahaan dari rumah tangga konsumsi. Hal itu berbeda dengan rumah tangga keluarga atau perusahaan. c. kegiatan pengangkutan. perusahaan untuk memenuhi kebutuhan investasinya. Melakukan kegiatan produksi barang dan jasa. Pemerintah Pemerintah menjalankan kegiatan ekonomi berdasarkan motif ekonomi sosial (social economy). Peranan pemerintah sebagai pelaku ekonomi diwujudkan dengan membentuk perusahaan negara (BUMN) menurut Undang-Undang No. Membelanjakan penerimaan negara untuk membeli berbagai kebutuhan pemerintah termasuk menyiapkan sarana dan prasarana yang bersifat kepentingan umum atau public goods. Menjual hasil produksi kepada rumah tangga konsumen.aktor produksi yang dibeli oleh rumah tangga perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. peraturan. pemerintah. dan jalan raya. Mengeluarkan undang-undang. Melakukan kegiatan langsung. Semua kegiatan yang dijalankan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat dalam rangka mencapai cita-cita bangsa serta masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. misalnya kegiatan pendidikan. Misalnya kegiatan menyiapkan tenaga listrik. Dari sinilah dapat diketahui hubungan antara perusahaan dengan rumah tangga keluarga. dan kebijakan yang bertujuan mengumpulkan dana dari masyarakat. perbankan. d. dapat berupa barang konsumsi meskipun barang kapital. Menjalin hubungan ekonomi dengan berbagai negara. c. yang menjalankan kegiatan ekonomi hanya bermotif private economy. artinya motif melakukan kegiatan yang berguna untuknya. artinya pemerintah secara langsung melakukan kegiatan ekonomi di bawah Badan Usaha Milik Negara. 26 Ekonomi SMA/MA Kelas X . . a. Menerima pembayaran atas penjualan barang dan jasa. Dengan demikian kegiatan yang dilakukan oleh kelompok perusahaan ini meliputi hal berikut. d.

Konsep-Konsep Ekonomi 27 . PT Pelni. Mengatur perekonomian dengan peraturan/pengawasan dan perizinan. dan tertib hukum. Hal ini juga berlaku bagi negara. PT Garuda. sekolah. 4. keamanan. Ekspor dan impor barang dan jasa ini dicatat pada daftar yang disebut neraca perdagangan. Hal ini menyebabkan negara membutuhkan kehadiran dan bantuan negara lain agar kebutuhan masyarakatnya terpenuhi. Modal perusahaan perseroan disetor dan diusahakan oleh pemerintah. listrik. air minum. Suatu negara tidak akan dapat mencukupi kebutuhannya sendiri. d. Menjalankan sendiri beberapa jenis perusahaan. Perusahaan umum mengusahakan alat-alat vital dan strategis dengan pembiayaan dan keuntungan untuk negara. Pemerintah di samping bertanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat. Hasil produksi dalam negeri yang dijual ke luar negeri ini disebut ekspor. a. Hasil produksi kita tidak hanya diperuntukkan bagi konsumen dalam negeri saja. di mana negara kita tidak mempu mencukupi semua kebutuhan warga negaranya. b. b. Sering kita menyaksikan baik melalui media televisi. melainkan juga dijual kepada masyarakat luar negeri. Sebaliknya kita juga membeli barang dan jasa dari luar negeri disebut impor.a. Perum Pegadaian dan Perum Perumnas. Jasa Marga. PT Perkebunan XII. rumah sakit. adanya perjanjian kerja sama di bidang ekonomi antara Indonesia dan negara lainnya. pos dan komunikasi. dan penerangan. Perusahaan perseroan. yaitu perseroan terbatas yang beroperasi seperti swasta. pengangkutan umum. Contoh perusahaan ini di antaranya. Kita tidak dapat mencukupi semua kebutuhan kita tanpa bantuan orang lain. Menyelenggarakan prasarana produksi seperti jalan-jalan umum. dan lain-lain. juga memiliki tugas sebagai berikut. f. radio. Mengawasi peredaran jumlah uang. maupun surat kabar. Adanya kerja sama seperti itu menunjukkan bahwa antarnegara terdapat saling ketergantungan. Di Indonesia terdapat kurang lebih 32 perusahaan umum. misalnya melalui bagian statistik harga. Masyarakat Luar Negeri (Masyarakat Internasional) Sebagai makhluk sosial kita tidak dapat hidup tanpa kehadiran orang lain. dan PT Inti. e. Menyediakan informasi. sedangkan semua pembayaran dari dan atau ke luar negeri dicantumkan dalam daftar yang disebut neraca pembayaran. c. riset. Coba kamu jelaskan bagaimana suatu negara dapat membantu negara lain dalam mencukupi kebutuhan rakyatnya! Peranan masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi sangat penting. Merangsang produksi melalui pajak dan subsidi. kereta api. Misalnya.

1. Setiap produsen akan menjual semua barang yang diproduksinya sehingga produsen tidak mempunyai rencana penyediaan stok barang. a. B. pelaku kegiatan ekonomi masingmasing memainkan dua peran. yaitu rumah tangga keluarga dan perusahaan. yaitu sebagai konsumen (firms) dan sebagai produsen (household). Misalnya rumah tangga keluarga selain sebagai pembeli barang dan jasa. Perekonomian Sederhana Perekonomian sederhana adalah gambaran aliran-aliran atau perputaran arus uang dan arus barang di antara dua pelaku kegiatan ekonomi. Sedang dua arus lagi menggambarkan arus uang. Ciri-ciri rumah tangga keluarga dan perusahaan dalam perekonomian sederhana adalah sebagai berikut. serta perekonomian terbuka. Dalam perekonomian itu tidak terdapat kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintah dan tidak terdapat kegiatan perdagangan luar negeri. Untuk memperjelas keterangan tersebut perhatikan gambar berikut: Dari keempat jenis arus itu. 28 Ekonomi SMA/MA Kelas X . b. Semua hasil penjualan produsen dipergunakan untuk membayar jumlah sumber daya yang diperlukan dalam proses produksi.Keempat kelompok pelaku ekonomi di atas masing-masing bertindak sebagai pembeli dan penjual bagi kelompok lain. Setiap rumah tangga tidak ada yang menabung pendapatannya. karena setiap pendapatan dihabiskan untuk membeli barang dan jasa. Sebaliknya perusahaan juga sebagai pembeli faktor produksi dan menjual barang dan jasa kepada konsumen atau rumah tangga keluarga. perekonomian tertutup. c. d. Hubungan timbal balik antarpelaku ekonomi tersebut jika digambar akan berupa arus melingkar yang membentuk suatu sistem tertentu yang dinamakan arus lingkar kegiatan ekonomi. Arus lingkaran kegiatan ekonomi dapat berlangsung di antara pelaku-pelaku ekonomi. Dari waktu ke waktu para produsen tidak melakukan penanaman modal atau penyesuaian atas barang-barang modal yang dimiliki. Arus Lingkar Kegiatan Ekonomi Pada arus lingkaran kegiatan ekonomi. Apabila kedua peranan tadi dihubungkan dalam satu pola akan terbentuk hubungan timbal balik yang menurut istilah ekonomi disebut arus lingkaran kegiatan ekonomi atau circulation flow. dua di antaranya menggambarkan arus barang yaitu (1) arus faktor produksi dan (4) arus barang dan jasa-jasa. juga bertindak sebagai penjual faktor produksi kepada perusahaan. Untuk melihat bagaimana berlangsungnya arus kegiatan akan dijelaskan dalam model perekonomian sederhana. e. yaitu (2) arus pendapatan dan (3) arus pengeluaran.

Penerimaan pemerintah terutama berasal dari pajak. ada arus jasa dari pemerintah kepada masyarakat. Pemerintah ikut serta dalam kegiatan ekonomi nasional yaitu mengadakan berbagai macam transaksi dengan rumah tangga keluarga (konsumen) dan perusahaan (produsen). pajak pertambahan nilai. Jasa pemerintah sebagian besar tidak melalui pasar. hankam. misalnya pendidikan. Balas jasa faktor produksi. tanah dan keahlian perusahaan 2. Warga masyarakat memperoleh balas jasa berupa penghasilan. baik dari rumah tangga maupun dari perusahaan. misalnya mobil dinas. dan untung Perusahaan (. rumah dinas. yang harus dibeli dan dibayar. peralatan kantor. Hubungan Pemerintah dengan Rumah Tangga dan Perusahaan Gambar 2. dan sebagainya. sewa bunga. dan pajak bumi dan bangunan. karena jasa pemerintah tidak diperjualbelikan. Konsep-Konsep Ekonomi 29 . kesehatan. gaji dan upah. yang kemudian disalurkan kembali ke rumah tangga sebagai balas jasa faktor-faktor produksi. modal. dan perlengkapan perang untuk TNI.2 Arus lingkaran kegiatan ekonomi pada perekonomian sederhana. Tenaga kerja. Misalnya pajak penghasilan. Pengeluaran 4. dan sebagainya). Pengeluaran pemerintah (government expenditure) meliputi gaji tenaga kerja (belanja pegawai negeri) dan belanja barang untuk pembayaran barang dan jasa. Barang-barang dan jasajasa Sumber: Dokumentasi Penerbit 2. Dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Hal ini disebut pengeluaran pemerintah. 1. pemerintah memerlukan faktor-faktor produksi serta bermacam-macam barang dan jasa.irma) Rumah Tangga (House Hold) 3. Pajak tersebut dipungut. Hasil produksi pemerintah berupa jasa-jasa untuk kepentingan umum. Mereka membelanjakan uang (pendapatannya) untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan. pemerintahan. Jadi. Arus tersebut berasal dari para warga masyarakat yang menawarkan faktor-faktor produksi (tenaga kerja. modal. Barang dan jasa tersebut dibeli dari para produsen. Pembelanjaan atau pengeluaran masyarakat ini menjadi penerimaan bagi perusahaan.Dengan demikian kegiatan ekonomi merupakan suatu arus lingkaran.

Kegiatan tersebut menimbulkan arus barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri (ekspor).aktor Produksi .aktor Produksi (Pengeluaran Produsen) Pada masyarakat modern. Jadi timbul arus uang dari luar negeri ke dalam negeri. Carilah informasi kegiatan ekspor-impor Indonesia dari media massa atau internet! 2. Catat dan rangkumlah informasi tersebut dengan bahasa Anda sendiri. Di pihak lain kita pun membeli barang dan jasa dari negara-negara lain sehingga menimbulkan arus barang dan jasa dari luar negeri (impor). hasil produksi Indonesia tidak hanya disalurkan ke pembeli dalam negeri. Untuk memperoleh gambaran yang lengkap masih perlu ditambahkan satu unsur lagi. kemudian laporkan kepada guru! 30 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 3. Tugas 1. Contohnya. hampir tidak ada negara yang tertutup sama sekali terhadap hubungan perdagangan antarnegara.Barang/Jasa Pasar Barang (Belanja) Konsumen (Penerimaan) Produsen Belanja pegawai Perusahaan (Produsen) Rumah tangga (Konsumen) Pajak Pemerintah Pajak (Penerimaan Konsumen) Pasar . yaitu masyarakat luar negeri. Ekspor dibayar dengan uang atau valuta asing (devisa) menurut kurs tertentu. Hubungan Ekonomi dengan Masyarakat Luar Negeri Dalam era globalisasi. melainkan dijual juga kepada masyarakat luar negeri. skema untuk menggambarkan arus barang dan jasa serta arus faktor-faktor produksi lebih rumit dibandingkan dalam perekonomian sederhana. sehingga arus uang ke luar negeri. Impor barang dan jasa tersebut dibayar (diimbangi).

atau keahlian pada perusahaan untuk memperoleh uang agar dapat membeli barang/ jasa hasil produksi perusahaan. Jelaskan peranan masyarakat luar negeri dalam perekonomian terbuka! 5. dan masyarakat luar negeri. Masyarakat luar negeri (masyarakat internasional) merupakan pelaku ekonomi dalam perekonomian terbuka. • • • Latihan Soal 1. perusahaan. Adapun pemerintah menjalankan kegiatan ekonomi berdasarkan motif ekonomi sosial. Gambarkan arus lingkar kegiatan ekonomi dalam frekuensi terbuka! Konsep-Konsep Ekonomi 31 . Siapakah yang termasuk rumah tangga konsumen? 2. dan pemerintah.Rangkuman • • • Pelaku ekonomi di Indonesia terdiri atas rumah tangga keluarga. Apakah kegiatan perusahaan ter masuk salah satu pelaku ekonomi?Jelaskan! 3. Sebutkan motif pemerintah dalam menjalankan kegiatan ekonomi! 4. dan masyarakat luar negari. Perekonomian terbuka merupakan lingkaran arus barang dan jasa dan arus faktor-faktor produksi yang melibatkan pelaku-pelaku ekonomi yang terdiri atas rumah tangga keluarga. pemerintah. yaitu mencari penghasilan guna kepentingan umum. Rumah tangga keluarga melakukan kegiatan konsumsi dan produksi dengan menawarkan tanah. Perekonomian sederhana merupakan lingkaran arus barang dan jasa serta arus faktor-faktor produksi yang melibatkan pelaku-pelaku ekonomi yang terdiri atas rumah tangga keluarga. pemerintah. Hubungan dengan masyarakat luar negeri berlangsung melalui perdagangan internasional. Perusahaan termasuk pelaku ekonomi yang berusaha memadukan faktor-faktor produksi. perusahaan. perusahaan. modal. sumber tenaga kerja.

(1). 1 d. pemakai.. konsumen. 3 32 Ekonomi SMA/MA Kelas X . dan pengusaha d.Tes . dan luar negeri e. dan impor b... Berdasarkan gambar bagan di halaman 30. (5). penyalur. Berikut ini adalah peranan rumah tangga dalam kegiatan ekonomi. dan ekspor c. a.. 2. penghasil. penyalur. konsumsi. (5). 4. 4 b. a. (4) Menghasilkan barang. penyalur... pemakai. 2 dan 3 d. (3) Menyerahkan sumber daya. atau e! 1. a. (4). dan (5) 3. Yang merupakan peranan rumah tangga konsumsi ditunjukkan oleh nomor . b. 1. l dan 2 b. (2) dan (3) b. c. (3). 3 dan 4 4.ormatif A. Arus yang berasal dari rumah tangga produsen adalah . 2 e. Pelaku kegiatan ekonomi masyarakat terbagi dalam rumah tangga . dan (3) e. Arus pendapatan masyarakat. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. (2) Memakai barang. produsen. Arus faktor produksi. (5) Mengatur dan menstabilkan. penghasil. Berikut berbagai arus kegiatan ekonomi masyarakat. arus perpindahan faktorfaktor produksi tertera pada kegiatan . 4 dan l c. d. Arus pembelanjaan masyarakat.. pemerintah. 3. 1 dan 3 c. Arus barang dan jasa. dan (4) d. a. pemerintah.. pemakai.. (3). pengecer. (2).. dan (1) c. (4). 4 dan 2 e. produksi. penghasil.. (1) Menerima gaji.. dan luar negeri 2. (2).

. pembeli dan penjual b.. pemilik sumber daya produksi c.. menerima uang dari rumah tangga konsumen/keluarga sebagai balas jasa penyerahan faktor produksi e. Peranan rumah tangga produsen dalam kegiatan ekonomi adalah . Peranan rumah tangga konsumen/keluarga dalam kegiatan ekonomi adalah . penghasil barang dan jasa b. rumah tangga konsumen/keluarga menerima barang dari pemerintah sebagai penyerahan faktor produksi Konsep-Konsep Ekonomi 33 . yaitu . a. a. pemilik sumber daya produksi d. Pada perekonomian tertutup terdapat dua pelaku kegiatan ekonomi. rumah tangga negara dan rumah tangga luar negeri 9. pembeli jasa b. rumah tangga konsumsi dan rumah tangga konsumsi e. pemakai barang dan jasa e.5.. menyediakan faktor produksi e.. membentuk perluasan usaha c... a.. pelopor perekonomian c... RT. penjual barang d.. pelopor memajukan perekonomian d. produsen dan konsumen d. produksi dan distribusi c. Yang merupakan arus pembayaran rumah tangga produksi dari jenis pembayaran kegiatan ekonomi berikut adalah. sebagai balas jasa penyerahan faktor produksi c. a. mengatur dan mengembangkan kegiatan ekonomi 8. rumah tangga produsen menerima sejumlah uang dari rumah tangga konsumen sebagai balas jasa hasil produksi d. penjual dan pembeli 6. penghasil barang dan jasa b. a. RTK menerima uang dari RT. mengatur dan mengembangkan kegiatan ekonomi 7... rumah tangga konsumen/keluarga menyerahkan sejumlah faktor produksi ke rumah tangga produsen b. Peranan utama pelaku kegiatan ekonomi adalah .. pelopor memajukan perekonomian e.

Negara Indonesia dengan masyarakat luar negeri. Rumah tangga konsumen dengan perusahaan. Pemerintah dengan rumah tangga dan perusahaan. Jawablah dengan tepat! 1.10. produksi dan konsumsi b. 34 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 3..aktor Produksi (4) 2. produksi dan distribusi e. 5. Dalam hal arus kehidupan ekonomi dan kaitannya dengan produksi nasional terdapat dua hal pokok.. yaitu . b. Berilah keterangan setiap nomor pada tanda panah yang terdapat dalam gambar di atas! Jelaskan! Berilah contoh kegiatan ekonomi masyarakat yang dijalankan oleh empat kelompok pelaku ekonomi! Sebutkan beberapa komponen yang dapat digunakan mengukur tingkat kemakmuran kemajuan perekonomian! Sebutkan kelompok pelaku ekonomi dalam negara Indonesia! Jelaskan keterkaitan antara pihak-pihak berikut! a. c. 4. konsumsi dan pendapatan d. konsumsi dan distribusi B. pendapatan dan distribusi c. (3) Pasar Barang (5) (1) Rumah tangga (Konsumen) Perusahaan (Produsen) (6) (2) Pemerintah (2) (7) Pasar .. a.

Penawaran. harga keseimbangan. Anda tentu pernah masuk ke dalam sebuah pasar dan melihat aktivitas yang terjadi di dalamnya. Penawaran. dan pasar. mungkin Anda ikut terlibat dalam aktivitas tersebut sebagai pembeli. Dalam bab ini. Anda diharapkan mampu memahami konsep ekonomi terkait dengan permintaan. Atau bahkan. Kata Kunci : Penjual Permintaan Sumber: Haryana Humardani Gambar 3. Anda diajak mengikuti uraian mengenai permintaan.1 Beginilah pasar berikut aktivitas yang terdapat di dalamnya. Penjual memberikan penawaran dan pembeli melakukan permintaan. penawaran. Penjual dan pembeli melakukan transaksi hingga terbentuk harga yang disepakati bersama.Bab III Permintaan. penawaran. Apa saja yang terdapat dan terjadi di sana? Di pasar terdapat penjual dan pembeli. dan Harga Keseimbangan 35 . Pembeli Penawaran Transaksi Pasar Harga kesepakatan Permintaan. dan harga keseimbangan. Di sinilah bertemu penjual dan pembeli yang melakukan transaksi melalui permintaan dan penawaran. dan Harga Keseimbangan Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam bab ini.

Peta Konsep Permintaan. Penawaran. dan Harga Keseimbangan Terdiri atas Pembeli Melakukan Permintaan Tempat Pasar Terjadi Harga Keseimbangan Tempat Penjual Melakukan Penawaran 36 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

dan pada tempat tertentu. Bagaimana hubungan antara jumlah yang diminta atau dibeli dan harga dapat digambarkan? Salah satu cara adalah dengan menggunakan skedul permintaan.000.1 Skedul Permintaan Cabe Merah Situasi A B C D E . Skedul permintaan merupakan tabulasi angka yang menggambarkan atau memperlihatkan jumlah barang yang diminta dengan harga tertentu. Selanjutnya tabel diatas dapat dibuat grafik sebagai berikut.000.000.00 Jumlah yang dibeli per kg 3 4 5 6 7 8 Tabel di atas memperlihatkan jumlah cabe merah yang akan dibeli pada berbagai harga. Permintaan. Harga per kg (Rp) 15. Permintaan terhadap sejumlah barang dan jasa dapat terwujud apabila didukung dengan daya beli konsumen.00 5. Berapa jumlah barang dan jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Perhatikan daftar skedul permintaan khayal terhadap harga satu kilo cabe merah di pasar berikut ini.00 9.000. Permintaan erat kaitannya dengan hubungan antara jumlah harga barang.00 7. agar kebutuhannya terpenuhi maka masyarakat selaku konsumen membeli barang dan jasa atau keperluannya.00 11. biasanya dalam percakapan sehari-hari dinamakan permintaan. pada waktu tertentu.000. Konsep Permintaan Dalam kehidupan sehari-hari.00 13. Penawaran. dan Harga Keseimbangan 37 .000. Permintaan merupakan jumlah suatu barang dan jasa yang dibeli oleh para konsumen pada berbagai kemungkinan tingkat harga yang berlaku. Tabel 3.A. Permintaan (Demand) 1.

Apabila barang yang dibeli pada setiap harga lebih sedikit. sehingga setiap harga menunjukkan kuantitas yang lebih besar dari sebelumnya. kurva permintaan bergeser ke kiri sehingga pada setiap harga menunjukkan kuantitas yang lebih sedikit dari sebelumnya. orang akan berupaya untuk memenuhi kebutuhan dengan menyamakan pertambahan kegunaan benda pemuas kebutuhan yang dikonsumsinya (utilitas marginal). Latar belakang berkenaan dengan hukum permintaan tersebut adalah orang harus memenuhi kebutuhannya sebatas pendapatan tertentu. 2. Hukum Permintaan Hukum permintaan pada dasarnya menerangkan mengenai sifat hubungan antara perubahan harga suatu barang dan perubahan jumlah barang yang diminta. Dengan demikian. maka kurva permintaan bergeser ke kanan.P (Rp ´ 1. Hukum permintaan menjelaskan bahwa apabila harga barang turun permintaan akan bertambah dan apabila harga barang naik permintaan berkurang. Setiap benda atau barang pemenuhan kebutuhan mempunyai kegunaannya masing-masing (utlity). Skedul permintaan dan kurva permintaan dibuat berdasarkan asumsi ceteris paribus. Arah kurva ke kanan bawah menunjukkan bahwa jumlah yang diminta akan meningkat ketika harga turun. Apabila faktor lain yang turut mempengaruhi permintaan berubah maka permintaan tersebut tidak dapat ditunjukkan dengan kurva permintaan yang semula. Ceteris paribus adalah suatu asumsi bahwa semua faktor lain yang turut mempengaruhi dianggap tidak berubah atau konstan. Apabila barang yang dibeli pada setiap harga lebih banyak. Suatu kurva permintaan bergeser dalam banyak cara. dua di antaranya sangat penting. 38 Ekonomi SMA/MA Kelas X .000.00) 15 13 11 9 7 5 0 1 2 3 4 5 6 7 8 Q Kurva permintaan ini menggambarkan atau menghubungkan jumlah yang diminta dengan harga cabe merah.

melainkan oleh faktor-faktor berikut. dan Harga Keseimbangan 39 .aktor-faktor yang Memengaruhi Permintaan Apabila kita simak mengenai berlakunya hukum permintaan. bahwa jumlah suatu barang yang diminta akan berubah apabila barang-barang yang mempunyai hubungan erat juga berubah. karena konsumen beranggapan kalau barang-barang mahal mempunyai kualitas barang yang lebih baik daripada barang yang harganya lebih rendah. 3. . sagu. Kemungkinan Harga Akan Berubah Pada saat harga suatu barang tertentu mengalami kenaikan. permintaan akan barang tersebut juga akan mencapai kenaikan. jagung. dan ketela. Hubungan Kualitas Harga Konsumen seringkali hanya menggunakan patokan harga sebagai pedoman kualitas. setiap benda pemuas kebutuhan akan diminta jika keadaan utilitas marginal dari setiap uang yang dibelanjakan atas barang itu jumlahnya sama dengan utilitas marginal dari setiap uang apabila dibelanjakan barang lain. Adanya Barang yang Mempunyai Hubungan Erat (Substitusi) Sesuai dengan hukum permintaan. maka kemungkinan konsumen akan membeli jagung yang harganya lebih Permintaan. Pada kenyataannya. a. menunjukkan bahwa pada dasarnya hanya menitikberatkan pada pengaruh harga barang dan jumlah barang yang diminta.aktor-faktor yang Menyebabkan Hukum Permintaan Tidak Berlaku Hukum permintaan dapat berlaku apabila terjadi ceteris paribus. Hal tersebut dikarenakan masyarakat mempunyai kekhawatiran apabila barang akan terus naik. Hal ini disebabkan kurang lengkapnya atau sangat sedikitnya informasi yang diterima berkenaan dengan barang-barang yang dimaksudkan. Misalnya antara beras. Penawaran. . c. Hal ini mungkin akan terwujud apabila benda pemuas kebutuhan tersebut (beras dan ikan) memiliki keadaan utilitas marginal yang sama. a. perubahan jumlah suatu barang yang beredar dan dibeli tidak hanya dipengaruhi oleh faktor harga saja. Hukum permintaan tidak dapat berlaku apabila terdapat faktor-faktor berikut. b. Barang Inferior Merupakan barang yang apabila harganya turun maka jumlahnya akan semakin sedikit diminta oleh konsumen dan sebaliknya. Maksudnya. Contoh di masa inflasi harga barang naik tetapi masyarakat justru menambah jumlah barang yang diminta melebihi kebutuhannya karena takut harga akan semakin naik. Akibatnya harga barang-barang yang diminta tinggi. 4.Setiap orang akan merasa puas apabila dapat memenuhi kebutuhan akan beras dan ikan misalnya. Jika harga beras naik.

kualitas maupun variasinya. Selain pertambahan penduduk. apabila penghasilan seseorang tinggi. Sedangkan untuk barang inferior. disebut barang normal. agaknya sudah menjadi semacam kebiasaan apabila penghasilan konsumen ada kenaikan.aktor Non Ekonomis Masalah non ekonomis juga dapat menyebabkan bertambahnya permintaan. biasanya berpengaruh pada permintaan suatu barang. tetapi apabila tidak didasarkan tradisi permintaan akan bersifat elastis. seorang buruh bangunan menerima penghasilan tambahan. maka permintaan ini bersifat inelastis. baik jumlah. sehingga menjadikan bertambahnya permintaan beras. 40 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Sedangkan apabila permintaan akan barang berkurang pada saat penghasilan konsumen meningkat. disebut barang inferior. Mengenai barang inferior ini sebenarnya bersifat relatif. Hal tersebut berlaku sebaliknya. Hal ini berarti akan menambah daya beli yang pada dasarnya akan menambah permintaan. walaupun kenaikan harga cukup tinggi. ia tidak membeli beras lebih banyak lagi melainkan akan menggunakan uangnya untuk menambah lauk-pauk. b. meskipun tidak mutlak demikian. Bagi sebagian masyarakat yang berpenghasilan tinggi konsepsinya tidak lagi kenyang secara fisik. Dengan kata lain. Dalam kenyataan sehari-hari. Demikian sebaliknya. Penghasilan Konsumen Bagi barang normal. Selera Konsumen Masalah permintaan akan suatu barang juga dipengaruhi oleh selera konsumen. . d. 1) Tradisi Apabila pemakaian suatu barang sudah menjadi tradisi. kemungkinan konsumen yang sebelumnya mengkonsumsi jagung akan membeli beras. Apabila selera konsumen terhadap suatu barang meningkat (baik kesenangan atau kegemarannya) maka permintaan atas barang tersebut akan naik. konsumen yang tadinya makan jagung akan beralih makan beras.murah atau membeli yang lainnya. untuk keperluan orang lain belum tentu dianggap sebagai barang inferior. tradisi. maksudnya suatu barang yang dianggap inferior oleh seseorang. gangguan keamanan dalam masyarakat. dan mode. c. faktor non-ekonomis lainnya adalah adanya bencana alam. maka akan semakin banyak orang menerima penghasilan. Salah satu contohnya apabila jumlah penduduk bertambah dan diikuti dengan semakin luasnya kesempatan kerja. maka kecenderungan orang tersebut akan meningkatkan pembeliannya terhadap beras. tetapi “kenyang secara gizi”. Untuk barang-barang yang meningkat permintaannya sehubungan dengan meningkatnya penghasilan konsumen. harga beras murah. orang akan tetap membelinya.

Pergeseran ke kiri disebabkan antara lain penurunan pendapatan. ataupun adanya perubahan selera konsumen. Penawaran. (P) Dx2 Dx Dx1 D1 0 D D2 Q Kurva di atas menunjukkan pergeseran atau perubahan permintaan. turunnya harga salah satu barang substitusi. dari Dx ke DxI menunjukkan adanya suatu penurunan permintaan. keterkaitan antara permintaan dan faktorfaktor tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut. Suatu pergeseran ke kanan dapat disebabkan adanya kenaikan pendapatan. 5. Apabila barang tersebut sedang digandrungi oleh masyarakat. Sedangkan dari Dx ke Dx2 menunjukkan suatu kenaikan permintaan. Perubahan Permintaan Dengan adanya faktor-faktor tersebut di atas. maka permintaan akan bersifat inelastis. Secara matematis sederhana. Gejala yang seperti ini dinamakan pergeseran atau perubahan permintaan. kenaikan harga barang substitusi. ada kemungkinan jumlah barang yang dibeli (permintaan) akan naik atau turun. meskipun harga tidak berubah. Terjadinya penurunan permintaan berarti pada setiap tingkat harga lebih sedikit permintaan. maka berapa pun naiknya harga akan tetap dibeli. selera kosumen yang menyukai barang tersebut. kenaikan jumlah penduduk. dan Harga Keseimbangan 41 .2) Mode Mode juga memengaruhi permintaan terhadap suatu barang. sedangkan adanya kenaikan permintaan berarti lebih banyak yang diminta pada setiap tingkat harga. Permintaan. Pergeseran permintaan diringkaskan dalam grafik seperti di bawah ini. suatu kenaikan harga barang. demikian sebaliknya.

Bagaimana dengan penawaran? Dalam hubungannya memenuhi kebutuhan konsumen (permintaan) akan sesuatu barang. Jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk dijual pada tingkat harga tempat tertentu. Dengan demikian semua variabel yang mempengaruhi jumlah permintaan (Dx) dapat diperhitungkan secara bersamaan. Hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang akan ditawarkan dapat digambarkan dengan menggunakan skedul penawaran. C. B. Selanjutnya rumusan di atas dapat dijabarkan sebagai berikut: jumlah barang yang diminta (Dx) pada dasarnya tergantung pada tingkat harga barang (Hb). D.aktor nonekonomis Pada dasarnya dalam membahas hubungan antara harga dan jumlah permintaan dengan pendekatan matematis ini memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan cara grafis. selera konsumen (D). serta faktor nonekonomis di antaranya adalah jumlah penduduk (E). dan waktu tertentu. Barang dan jasa hasil produksi kemudian dijual kepada konsumen menurut tingkat dan harga tertentu. Konsep Penawaran Setelah kita mengikuti apa yang dibicarakan dalam permintaan.Dx = f (Hb. Pengertian penawaran pada dasarnya berkaitan dengan penyediaan dan penjualan barang dan jasa. sangat tampak bahwa kegiatan ekonomis dalam permintaan dilihat dari sudut konsumennya. Perhatikan tabel skedul penawaran (supply schedule) harga beras berikut ini. 42 Ekonomi SMA/MA Kelas X . tingkat harga barang substitusi (Hb 1) dan tergantung pada pendapatan konsumen (C). Penawaran (Supply) 1. Oleh karena itu. maka pihak pengusaha atau produsen menyediakan barang yang diminta. penawaran dapat diartikan sebagai berikut. HB1. Keunggulan atau kelebihannya terletak pada tidak diharuskannya ada persyaratan ceteris paribus. E) Keterangan: Dx = Jumlah permintaan Hb = Harga barang yang bersangkutan Hb1 = Harga barang substitusi C = Pendapatan konsumen D = Selera konsumen E = .

Tabel 3.00 4.00 5. Permintaan.2 Situasi A B C D E .500 5.500 6.500 4. kurva penawaran pada umumnya naik dari kiri bawah ke kanan atas.00 5. Penawaran.00 6.000.00 6.000. Apabila tabel di atas (3.00 Tabel di atas menunjukkan jumlah barang yang akan ditawarkan oleh produsen pada setiap tingkat harga.500. maka akan terbentuk kurva penawaran sebagai berikut: Harga/kg 6.000.000 4.2) dibuat grafik. Suatu titik pada kurva penawaran berarti menunjukkan jumlah yang akan ditawarkan pada setiap harga.500. Kurva penawaran menghubungkan jumlah yang ditawarkan dengan harga beras. dan Harga Keseimbangan 43 . Skedul Penawaran Beras Jumlah yang dibeli per kg 100 300 500 700 900 1100 Harga per kg (Rp) 4. kemiringan ke kanan atas menunjukkan bahwa jumlah yang ditawarkan meningkat dengan meningkatnya harga. semakin tinggi harga beras maka semakin banyak yang ditawarkan.500. Berdasarkan tabel tersebut nampak sekali bahwa produsen/penjual akan menawarkan barang (beras) sebanyak-banyaknya saat harga beras naik.000 5.000 0 S S Kuantitas/ton 100 300 500 700 900 1100 Berlainan dengan kurva permintaan yang menurun.

Makin rendah harga suatu barang. sehingga berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan di pasar. e. . terutama kebutuhan uang yang mendesak seperti untuk membayar upah. Teknologi Keadaan teknologi yang dimiliki oleh suatu perusahaan menentukan besar kecilnya kapasitas produksi pada perusahaan yang bersangkutan. akan menjual barang lebih rendah dari penjual-penjual lainnya. Hukum penawaran tersebut juga berlaku dengan asumsi bahwa beberapa faktor dianggap tidak mengalami perubahan (ceteris paribus). Hukum Penawaran Isi dari hukum penawaran menyatakan bahwa makin tinggi harga suatu barang. b. membayar utang. Terutama bagi produsen yang lemah keuangannya.aktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut.2. antara lain sebagai berikut. c. Biaya Produksi Penjual menginginkan agar dalam menjual barang dapat menutup biaya produksi yang sudah dikeluarkan. 44 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Kebutuhan Akan Uang Kebutuhan akan uang dari produsen merupakan hal yang sensitif. 3. f. ada beberapa hal atau pengecualian yang menjadikan hukum penawaran tidak berlaku. makin banyak jumlah barang yang ditawarkan. d. Keadaan ini tidak selalu terjadi demikian. . Harapan Keuntungan Setiap penjual mempunyai keinginan yang berbeda-beda dalam menarik keuntungan dalam penjualan barang. semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. tapi karena mempunyai tujuan tertentu. Harapan Harga Masa Depan Bagi penjual yang kuat keuangannya dapat menunda penjualan barangnya sampai harga yang lebih tinggi daripada harga pasar pada saat sekarang.aktor-faktor yang Menyebabkan Hukum Penawaran Tidak Berlaku Dalam kurva penawaran normal pada umumnya naik dari kiri bawah ke kanan atas. contohnya politik dumping dimana menentukan harga sebenarnya bukan harga yang dikehendaki. bisa karena pengusaha atau negara. a. Tujuan-tujuan Tertentu Dalam hal ini biasanya merupakan kebijaksanaan yang harus dipatuhi.

Terjadinya Kurva Penawaran yang Lengkung Membalik Dalam hal ini kurva penawaran mempunyai kemiringan negatif. Terjadinya Kurva Penawaran yang Horizontal 0 Kurva penawaran yang horizontal mengandung makna. bahwa untuk Harga mengundang lebih banyak barang yang ditawarkan tidak perlu dengan kenaikan harga. Penawaran. b.000 10. Misalnya kurva penawaran tenaga kerja yang berbentuk melengkung terbalik.a. Terjadinya Kurva Penawaran yang Vertikal Kurva penawaran vertikal atau yang Harga S berbentuk vertikal menunjukkan bahwa berapapun harga barang. Hal ini terjadi apabila P S beberapa proses produksi dalam jangka panjang terjadi kasus-kasus di mana kenaikan produksi tidak mengakibatkan kenaikan biaya produksi per unit. 0 S x Jumlah S x Jumlah c. Harga/tarif 12.000 8. hal ini terjadi karena setelah mencapai tingkat upah tertentu penawaran tenaga kerja justru menurun bila upah naik lagi. Hal ini disebabkan orang lebih suka menikmati waktunya untuk hal lain di samping memperoleh penghasilan. tidak memengaruhi jumlah barang yang ditawarkan atau jumlah barang yang ditawarkan tetap. dan Harga Keseimbangan 45 .000 0 25 30 35 Jumlah Jam Kerja per Minggu Permintaan.

sebuah pabrik sepatu yang juga memproduksi sandal akan memproduksi sandal lebih banyak apabila harga sepatu turun dan sebaliknya.aktor-faktor yang Memengaruhi Penawaran Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi penawaran antara lain sebagai berikut. b. Dengan demikian sifat hubungannya positif. d. Y. upah yang lebih tinggi dan kenaikan tingkat bunga modal menyebabkan perusahaan menjual harga barangnya lebih sedikit. c. apabila harga barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan bertambah. P = f(X. Harga Barang Lain Bila harga barang lain menurun maka jumlah suatu barang yang ditawarkan dapat bertambah. Ini berarti.4. Harga Barang itu Sendiri Seperti yang dinyatakan dalam hukum penawaran bahwa jumlah barang yang ditawarkan dipengaruhi oleh harga barang itu sendiri. Misalnya. Kurva penawaran bergeser ke kanan berarti jumlah barang yang ditawarkan akan lebih banyak pada harga yang tetap dengan turunnya biaya produksi. Z. Misalkan. dengan diketemukannya mesin atau alat yang lebih efisien menjadikan menurunnya biaya produksi sehingga pengusaha akan menambah jumlah barang yang diproduksi. a. T) Keterangan: P = jumlah barang yang ditawarkan X = harga barang yang bersangkutan Y = harga barang lain T = teknologi Z = biaya produksi Seperti halnya dengan permintaan. maka dalam penawaran juga bisa terjadi pergeseran penawaran. 46 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Secara matematis sederhana. Kemajuan Teknologi Kemajuan teknologi dapat berpengaruh pada jumlah barang yang ditawarkan dan bersifat positif. akan menjadi formula sebagai berikut ini. Biaya Produksi Apabila terjadi kenaikan biaya seperti meningkatnya harga barang mentah. .

Interaksi antara permintaan dan penawaran sangat dipengaruhi oleh hukum permintaan dan penawaran karena hal berikut. C. Hasil tawar menawar antara pembeli dengan penjual dinamakan harga pasar. dan Harga Keseimbangan 47 . b. Pergeseran kurva penawaran ini S2 disebabkan oleh adanya perubahan S dari faktor-faktor yang memengaruhi. 2. Hukum penawaran menyatakan bahwa penawaran cenderung akan bertambah jika harga berangsur naik. a. Konsep Harga Keseimbangan Kecenderungan pembeli ialah menginginkan harga murah dengan kualitas barang yang bagus. Kecenderungan berlawanan ini tidak akan menghasilkan transaksi jika tidak ada kesepakatan harga. kurva bergeser ke kiri. dalam ilmu ekonomi disebut harga keseimbangan atau equilibrium. jumlah barang yang diminta maupun jumlah barang yang ditawarkan sebanding. Harga keseimbangan atau harga pasar adalah suatu harga yang menggambarkan keseimbangan antara jumlah barang yang diminta dengan jumlah barang yang ditawarkan. S sehingga kurvanya bergeser ke kanan S1 dan apabila SS menjadi S2 S2. Hukum permintaan menyatakan bahwa permintaan cenderung akan bertambah apabila harga berangsur turun. Harga keseimbangan ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. Kesepakatan harga pasar terbentuk melalui tawar menawar antara pembeli dan penjual. Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan Proses terbentuknya harga keseimbangan berawal dari adanya interaksi antara pembeli (permintaan) dan penjual (penawaran) yang dilakukan secara wajar. Harga barang Permintaan. sedangkan penjual mempunyai kecenderungan untuk mendapatkan keuntungan banyak. Hal tersebut menggambarkan penawaran berkurang. Pengertian dan Proses Terbentuknya Harga Keseimbangan 1. Pada tingkat harga tertentu. Pergeseran Kurva Penawaran Pertambahan penawaran ditunY jukkan dengan pergeseran kurva S2 penawaran dari SS menjadi S1 S1. Penawaran.5. S1 Pergeseran penawaran adalah X Penawaran barang perubahan kuantitas barang atau jasa yang dijual sebagai akibat pengaruh faktor lain selain harga kenaikan penawaran berarti jumlah barang atau jasa yang dijual menjadi lebih banyak sebagai akibat kenaikan harga.

48 Ekonomi SMA/MA Kelas X .000.Di pasar persaingan sempurna.000. yang dapat digambarkan pada penggabungan skala permintaan dan penawaran berikut ini. Sumbu OY menggambarkan tingkat harga yang berlaku. Permintaan dan penawaran di pasar. pembentukan harga sepenuhnya tergantung pada kekuatan permintaan dan penawaran.000.000 9.00 8.000 6. Skala Permintaan dan Penawaran Sepatu Harga Satuan (Kg) 10. Keseimbangan harga dan jumlah ini disebut harga pasar atau equilibrium price.00 6. Setiap perubahan harga dapat mengubah permintaan dan penawaran.00 9. Titik E merupakan titik perpotongan kurva permintaan dan penawaran.000.000.000.00 7. langsung dapat memengaruhi pembentukan harga.00 Permintaan 100 200 300 400 500 Penawaran 700 50 300 200 100 Sifat Interaksi Kelebihan Penawaran Keseimbangan Kelebihan Permintaan Grafik harga keseimbangan Dari skedul permintaan dan penawaran di atas dapat dibuat grafik sebagai berikut.00 dan jumlah permintaan seimbang dengan jumlah penawaran yaitu 300 kg.000 7. di mana terjadi pada harga Rp8. Perhatikan grafik di bawah ini ! Y B 10.000 8.000 Kelebihan Penawaran E Kelebihan Permintaan O 100 200 300 400 500 600 700 X Sumbu OX menggambarkan tingkat permintaan dan penawaran yang ada.

yaitu pembeli yang daya belinya sama dengan harga pasar. golongan penjual dapat dibedakan menjadi sebagai berikut. sedangkan premi konsumen adalah keuntungan yang diterima konsumen karena harga subjektifnya lebih tinggi dari harga pasar (kemampuan membeli di atas harga pasar). 2. Kurva Premi Konsumen dan Produsen Y C B A D 0 Q Q1 X Jumlah barang Permintaan. Pembeli marginal (batas). Penjual submarginal. 3. Harga pasar akan memisahkan pembeli yang mampu dan pembeli yang tidak mampu. Pembeli supermarginal. yaitu penjual yang mampu menentukan harga subjektifnya sama dengan harga pasar. Pembeli tersebut mendapatkan premi konsumen. Penjual supermarginal. Ditinjau dari kemampuan penentuan harga pasar. Dalam grafik keseimbangan dibawah. 3. Golongan penjual supermarginal memperoleh premi yang disebut premi produsen. dan Harga Keseimbangan E S Keterangan : E = Equilibrium Price (harga keseimbangan) ABE = Premi produsen BCE = Premi konsumen 49 . Ditinjau dari daya beli. Penawaran.D. yaitu penjual yang mampu menentukan harga subjektifnya di atas harga pasar. Harga pasar menjadi pedoman bagi produsen dalam menjual barang produksinya. Penjual mampu mendapatkan premi produsen. Sedangkan pembeli supermarginal memperoleh premi yang disebut premi konsumen. Jika biaya produksinya lebih tinggi daripada harga pasar. 1. 2. 1. produsen tidak dapat menjualnya. yaitu pembeli yang daya belinya di bawah harga pasar. Premi produsen adalah keuntungan yang diterima produsen karena harga subjektifnya lebih rendah dari harga pasar (kemampuan menjual di bawah harga pasar). yaitu penjual yang mampu menentukan harga jual di bawah harga pasar. Penjual marginal (batas). golongan pembeli dapat dibedakan menjadi sebagai berikut. yaitu pembeli yang daya belinya di atas harga pasar. premi produsen dinyatakan pada bidang ABE dan premi konsumen pada bidang BCE. Golongan Pembeli dan Penjual Pada dasarnya antara pembeli maupun penjual terdapat perbedaan harga subjektif dalam memutuskan membeli atau menjual. Pembeli submarginal.

P2 dengan bergesernya kurva perD mintaan dari D menjadi D1. kurva penawaran bergeser ke kiri. Diagram berikut ini melukiskan pergeseran kurva permintaan Kita anggap harga keseim. Pada pihak lain bila permintaan turun sebesar OQ2.E. 1. Diagram berikut ini melukiskan P pergeseran kurva penawaran.P E1 1 taan/penawaran sebesar OQ bila E penawaran tetap. kurva S bergeser ke Sl. maka D2 titik keseimbangan adalah E l Q Q2 Q Q1 dengan tingkat harga naik sebesar O OP1. S yang merupakan titik pertemuan antara harga OP dan permin. Apabila permintaan tetap. Apabila penawaran tetap.P1 S rangnya penawaran dari OQ ke OQ2. maka pada titik keseimbangan E2. karena harga dari OP turun S2 E1 menjadi OP1. 2. Perubahan posisi equilibrium (keseimbangan) dapat juga disebabkan oleh perubahan permintaan dan penawaran sekaligus. Sebaliknya dengan berku. Penurunan permintaan menyebabkan penurunan harga dan jumlah keseimbangan serta kurva permintaan bergeser ke kiri. harga akan naik menjadi OP2 dan titik S1 keseimbangan terjadi pada E2.P bangan mula-mula pada titik E. Kenaikan penawaran menyebabkan penurunan harga dan kenaikan jumlah keseimbangan. Q 0 Q2 Q Q1 Pergeseran kurva permintaan dan kurva penawaran mengakibatkan peruba-han posisi equilibrium. Penurunan penawaran menyebabkan kenaikan harga dan penurunan jumlah keseimbangan. kurva penawaran bergeser ke kanan. Kenaikan permintaan menyebabkan kenaikan harga dan jumlah keseimbangan serta kurva permintaan bergeser ke kanan. maka berlaku hal berikut. 1. 50 Ekonomi SMA/MA Kelas X . permintaan bergeser ke D D2. maka berlaku hal berikut. P2 S terlihat titik keseimbangan E ikut berubah P E menjadi El. Perubahan Harga Keseimbangan Dalam mekanisme harga di pasar. 2. perubahan harga akan terjadi apabila ada perubahan permintaan dan penawaran yang dinyatakan dalam hukum harga (hukum permintaan dan penawaran). Pada kenaikan penawaran dari OQ E2 menjadi OQ1. seperti tampak pada diagram di atas. tingkat harga turun menjadi OP2. Sedangkan P D1 E2 permintaan naik sebesar OQ 1.

Penjual supermarginal memperoleh keuntungan yang disebut premi produsen. .Rangkuman • • • • • • • • • Pengertian permintaan adalah sejumlah barang yang ingin dibeli oleh para pembeli di suatu pasar pada suatu saat tertentu dalam berbagai tingkat harga. Macam-macam penawaran terdiri atas penawaran perseorangan (individu) dan penawaran kolektif (penawaran pasar). Pembeli supermarginal memperoleh keuntungan yang disebut dengan premi konsumen. daya beli masyarakat. Harga keseimbangan terbentuk oleh interaksi antara permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar. antara lain. Pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang ingin ditawarkan oleh para penjual dari suatu pasar pada saat tertentu dalam berbagai tingkat harga. . penjual supermarginal. antara lain. harga barang yang menyimpang dari harga keseimbangan tidak akan bertahan lama. penjual marginal. serta besarnya keuntungan yang diharapkan. dan apabila harga turun maka penawaran turun. tujuan-tujuan tertentu.aktor-faktor yang memengaruhi permintaan.aktor-faktor yang memengaruhi penawaran antara lain teknologi. pembeli submarginal. dan pembeli supermarginal. Pasar menurut ilmu ekonomi adalah pertemuan langsung atau tidak langsung antara pembeli dan penjual yang menghasilkan transaksi. Golongan-golongan pembeli. Hukum permintaan menyatakan bahwa “Apabila harga naik maka permintaan turun. serta harga barang substitusi dan barang komplementer. antara lain. Penawaran digambarkan dari kanan atas ke kiri bawah. pembeli marginal. Dengan adanya mekanisme harga pasar. selera konsumen. Hukum penawaran menyatakan bahwa apabila harga naik maka penawaran naik. jumlah penduduk. Harga keseimbangan ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran. Bentuk umum kurva permintaan digambarkan dari kiri atas ke kanan bawah. penjual submarginal. Penawaran. dan Harga Keseimbangan 51 . Grafik permintaan dan penawaran harga keseimbangan adalah titik perpotongan antara kurva permintaan dan penawaran. dan apabila harga turun maka permintaan naik”. Sifat masyarakat yang dinamis dapat menggeser kurva permintaan dan kurva penawaran. • • • • • Permintaan. intensitas kebutuhan. kebutuhan akan uang. ongkos produksi. Golongan-golongan penjual.

sedangkan daya beli tak bisa mengimbangi. apabila harga dinaikkan terus. harga cenderung naik d. Pilih satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang pada huruf a. a. Penawaran tetap. sebaliknya penjual supermarginal memilik kemampuan menjual di bawah harga pasar. Pada hukum permintaan dan penawaran... Pasar yang dikuasai oleh penjual yang dapat mempermainkan harga.. mengalami peningkatan 2. • Tugas 1. Amatilah kegiatan di dalam sebuah pasar yang ada di sekitar sekolah atau tempat tinggal Anda! 2. Sebaliknya apabila jumlah penawaran berkurang harga akan naik.ormatif A. harga tak menentu b. perubahan harga terjadi hal berikut. naiknya jumlah penawaran mengakibatkan harga turun. mengalami kekurangan e. mencapai tingkat maksimal d.• Pembeli yang memiliki daya beli di atas harga pasar disebut pembeli supermarginal. konstan dan sejajar c. Permintaan tetap. naiknya jumlah permintaan mengakibatkan harga naik. maka akan terjadi . dan harga yang Anda dapatkan dari kegiatan perdagangan yang terdapat di pasar tersebut? Tulis dan laporkan kesimpulan Anda kepada guru untuk dimintakan nilai! Tes .. atau e! 1. Apa kesimpulan Anda tentang permintaan. c. Sebaliknya. harga cenderung turun c. d.. b. Pembeli yang daya belinya di bawah harga pasar disebut pembeli submarginal. a. a. tidak stabil b. penawaran. b. harga cenderung tetap 52 Ekonomi SMA/MA Kelas X . harga tidak terpengaruh c. Pada tingkat harga keseimbangan jumlah barang yang terjual akan . sebaliknya penjual submarginal mempunyai daya jual di atas harga pasar. jika permintaan berkurang mengakibatkan harga turun..

permintaan 8.. keseluruhan harga dan jasa yang dibeli di suatu pasar pada waktu tertentu dengan harga tertentu dengan berbagai tingkat harga d. peningkatan pendapatan konsumen d.3. maka akan menyebabkan . pendapatan masyarakat d. Apabila kenaikan permintaan lebih besar daripada kenaikan penawaran. persediaan e... a. Penawaran. Pernyataan ini berlaku untuk . kenaikan harga dan naiknya jumlah keseimbangan 4..... penawaran d. jumlah barang dan jasa yang diproduksi produsen pada suatu saat b. semakin banyak jumlah barang yang dapat dibeli. artinya . kenaikan harga dan jumlah keseimbangan berubah b. sejumlah barang dan jasa yang dibeli di pasar pada saat tertentu e.. Permintaan adalah... selera masyarakat e. Kurva permintaan sebuah produk akan bergeser ke kanan sebagai akibat adanya.. jumlah barang dan jasa yang diproduksi produsen pada suatu saat 5. semakin rendah harga semakin rendah pembeli c. Makin rendah harga. penurunan harga dan naiknya jumlah keseimbangan e. barang konsumsi c. penurunan harga barang substitusi dari produk tersebut e. dan Harga Keseimbangan 53 . jumlah penduduk b. semakin tinggi harga semakin banyak pembeli b. semakin tinggi harga semakin rendah pembeli d. Salah satu faktor penentu permintaan yang dominan adalah .. a. naik turunnya harga tidak berpengaruh terhadap pembeli Permintaan. distribusi b. harga 7. a.. a. kenaikan harga dan turunnya jumlah keseimbangan d.. penurunan harga produk tersebut b.. Kurva permintaan memanjang dari kiri atas ke kanan bawah. penurunan harga dan jumlah keseimbangan c. a. penurunan penawaran c. jumlah barang dan jasa yang dijual pada berbagai tingkat harga pada waktu tertentu c. semakin rendah harga semakin banyak pembeli e.. peningkatan harga barang komplementer 6. produksi c. a.

. 10. Permintaan adalah . faktor yang tidak akan menyebabkan pergeseran kurva penawaran sepatu adalah . 2. 3. jumlah barang dan jasa yang dijual di berbagai tingkat harga dan waktu d. a. Di antara faktor-faktor di bawah ini. 8. peningkatan harga sepatu d. pengenaan pajak pada produksi sepatu c. peningkatan upah para pekerja pabrik sepatu b... Jawablah dengan tepat! 1. jumlah barang dan jasa yang tersedia di pasar c.. a. 4.. penurunan biaya bahan yang digunakan dalam pembuatan sepatu B. 9.9. jumlah pembelian oleh konsumen b. jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh produsen 10. 6. 7.. 5. jumlah barang dan jasa yang akan dibeli di berbagai tingkat harga dan waktu e. peningkatan efisiensi pada industri sepatu e. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan permintaan? Tuliskan bagaimana hukum permintaan! Sebutkan beberapa hal yang membuat hukum permintaan tidak berlaku! Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan! Jelaskan makna pergeseran permintaan! Jelaskan pengertian permintaan dan penawaran! Sebutkan faktor-faktor yang menghambat permintaan! Bagaimana proses terbentuknya harga keseimbangan? Buatlah grafik pergeseran permintaan! Buatlah kurva premi konsumen dan produsen! 54 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

kebijakan ekonomi diambil oleh pemerintah. Atau. marilah kita pelajari apa dan bagaimana kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah. Dalam level kehidupan bernegara. Dalam hal ini Anda telah membuat sebuah kebijakan kecil dalam kehidupan ekonomi. Kata Kunci : Kebijakan ekonomi Prinsip ekonomi Sumber: Haryana Humardani Gambar 4.Bab IV Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam bab ini.1 Harga barang-barang yang dibeli masyarakat tidak lepas dari kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi. Anda diharapkan mampu memahami kebijakankebijakan yang dikeluarkan pemerintah dalam bidang ekonomi. Apa yang akan Anda lakukan jika pada saat yang sama Anda menginginkan sepatu dan tas. Kini. sedangkan uang yang Anda miliki hanya bisa untuk membeli salah satunya? Anda dituntut untuk memilih membeli sepatu atau tas. Ilmu ekonomi Motif ekonomi Politik ekonomi Moneter fiskal Ekonomi mikro Ekonomi makro Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi 55 . bahkan Anda tidak jadi membelinya dan memutuskan untuk menabung uang Anda.

Peta Konsep

Kebijakan Pemerintah di Bidang Ekonomi

Terdiri atas

Ekonomi Mikro Meliputi

Ekonomi Makro Meliputi

Masalah Ekonomi

Masalah Ekonomi

Usaha-Usaha Penyelesaian

56

Ekonomi SMA/MA Kelas X

A. Pembagian Ilmu Ekonomi
Adanya bermacam-macam bidang yang dipelajari dalam ilmu ekonomi menjadikan ilmu ekonomi terbagi menjadi beberapa cabang. Pembagian ilmu ekonomi dapat dijabarkan sebagai berikut.

1. Ilmu Ekonomi Teori atau Analisis Ekonomi
Ekonomi teori merupakan kumpulan teori-teori di bidang ekonomi, yang berusaha menjelaskan, mencari pengertian, hubungan sebab akibat, dan cara kerja sistem ekonomi. Ekonomi teori merupakan kerangka konsep, yang berangkat dari gejala-gejala konkrit yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Gejala-gejala ini kemudian dianalisis dengan menggunakan metode-metode tertentu, sehingga dapat dilacak adanya pola-pola tertentu yang menjembatani peristiwa-peristiwa ekonomi. Ilmu ekonomi teori dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu ekonomi makro dan ekonomi mikro. a. Ekonomi Makro Membahas tentang cara bekerjanya sistem ekonomi sebagai suatu keseluruhan. Analisisnya bersifat global sehingga tidak memerhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Objek material dalam ekonomi makro dimulai dari mempelajari susunan perekonomian dari segala segi. Dalam ekonomi makro apabila kita membicarakan permintaan, maka yang dimaksud adalah permintaan masyarakat secara keseluruhan. b. Ekonomi Mikro Secara khusus membahas tentang cara bekerjanya sistem ekonomi secara partikular. Objek materialnya adalah perorangan atau perusahaan satu per satu, harga untuk satu jenis barang tertentu. Antara ekonomi makro dan ekonomi mikro mempunyai hubungan sangat erat karena apa yang dibahas pada dasarnya sama. Perbedaannya terletak pada bagaimana membahasnya atau objek formalnya. Materi ekonomi mikro berkenaan dengan prinsip-prinsip, yang dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan sebuah perusahaan, sedangkan ekonomi makro berkenaan dengan kebijakan suatu negara dan masyarakat yang sifatnya menyeluruh serta hubungannya dengan dunia luar.

2. Ilmu Ekonomi Deskriptif
Ekonomi deskriptif merupakan gambaran keadaan ekonomi, dengan mengumpulkan semua kenyataan penting yang berhubungan dengan persoalan ekonomi atau topik tertentu. Gambaran keadaan ekonomi tersebut biasanya dalam bentuk angka-angka, yaitu dengan mencatat peristiwa-peristiwa ekonomi. Misalnya, tabel perkembangan sektor industri tertentu atau keadaan ekonomi suatu daerah tertentu yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi

57

3. Ilmu Ekonomi Terapan
Ekonomi terapan merupakan terapan dari teori ekonomi. Artinya bahwa kerangka-kerangka pengertian dari analisis ekonomi teori digunakan untuk membuat atau merumuskan kebijakan-kebijakan, pedoman-pedoman yang tepat untuk mengatasi masalah ekonomi tertentu. Kita ketahui bahwa banyak masalah-masalah ekonomi yang bermunculan di tengah kehidupan masyarakat. Terhadap masalah tersebut, dicarilah pemecahannya dengan menggunakan teori ekonomi yang sesuai dengan corak masalah yang dihadapi. Dengan demikian, ekonomi terapan lebih bersifat praktis dengan menerapkan pengertian ekonomi pada masalah-masalah tertentu. Berkenaan dengan spesialisasi dan penerapan pada bidang-bidang khusus menimbulkan cabang-cabang ilmu ekonomi, seperti ekonomi koperasi, ekonomi pembangunan, ekonomi moneter, ekonomi dan manajemen perusahaan, ekonomi internasional, ekonomi pertanian.

B. Kedudukan Ilmu Ekonomi dalam Ilmu-ilmu Sosial
Sebagai cabang dari ilmu sosial, ilmu ekonomi dapat dikatakan sangat pesat perkembangannya dibandingkan dengan ilmu-ilmu lain dalam lingkup ilmu sosial. Perkembangan ilmu ekonomi dengan ilmu lainnya telah terjadi misalnya, ilmu ekonomi dengan ilmu politik menimbulkan teori sekaligus ilmu baru, yaitu politik ekonomi (kebijakan ekonomi), dengan geografi timbul ekonomi industri, dengan sejarah menimbulkan sejarah ekonomi. Apabila melihat objek material dari ilmu ekonomi yang antara lain meliputi produksi, distribusi, pembangunan, sistem moneter, perdagangan, dan dunia usaha. Selanjutnya, melihat objek formalnya yang menyangkut kemakmuran manusia. Ilmu ekonomi bukan hanya untuk perkembangan sendiri, melainkan juga memberikan sumbangan terhadap pemecahan masalah dalam hubungannya dengan kebutuhan manusia, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan umat manusia.

C. Hukum Ekonomi
Ilmu ekonomi merupakan bagian dari ilmu sosial yang menyelidiki peristiwaperistiwa ekonomi. Ketentuan-ketentuan yang menerangkan pola hubungan antarperistiwa ekonomi disebut sebagai hukum ekonomi. Hubungan-hubungan antara suatu peristiwa dengan peristiwa lainnya (hukum ekonomi) meliputi dua bagian, yaitu sebagai berikut.

1. Hubungan Sebab-Akibat
Hubungan sebab akibat disebut juga hubungan kausal, yaitu hubungan peristiwa ekonomi yang satu akan mengakibatkan peristiwa yang lain. Peristiwa

58

Ekonomi SMA/MA Kelas X

permintaan akan berkurang. hubungan antara permintaan barang dan harga. Dengan demikian. Sebagai contoh. kejadian ini tidak dapat berlaku sebaliknya. Sebagai contoh. semua harga barang lain tidak berubah. Apabila permintaan barang naik. orang tidak mengira bahwa harga akan terus naik. Apabila tanaman padi terserang hama penyakit. Apabila jumlah uang yang beredar itu bertambah. Perlu ditegaskan di sini. Hal ini tidak dapat berlaku sebaliknya.ungsional Hubungan fungsional disebut juga hubungan saling memengaruhi. Dalam hal ini pada satu sisi permintaan memengaruhi harga. bahwa setiap orang dalam kehidupannya berkeinginan untuk dapat hidup layak atau tercukupi kebutuhan dengan baik dan tanpa banyak mengalami kesulitan. maka produksi akan turun. artinya dengan syarat atau anggapan bahwa faktorfaktor lain yang turut memengaruhi adalah tetap atau tidak berubah. Kita ambil contoh hukum ekonomi yang mengatakan. dan pada sisi lain harga memengaruhi permintaan. yakni hubungan dua peristiwa atau lebih yang saling memengaruhi. Penurunan produksi padi tidak menyebabkan naiknya hama penyakit. maka harga akan naik. jika memenuhi syarat-syarat tertentu. Hukum ini berlaku jika keadaan di luar tetap. Ilmu Ekonomi dan Kemakmuran Coba Anda sebutkan kebutuhan Anda saat ini! Apakah Anda ingin semua kebutuhan Anda terpenuhi? Bukan hal asing bagi kita. maka permintaan berkurang. Hubungan ini tidak dapat berlaku sebaliknya. D. maka harga-harga barang akan naik. 2. hukum ekonomi berlaku apabila keadaan di luar sama dengan keadaan sewaktu menyusun hukum itu. Hubungan . hubungan antara menjangkitnya hama padi dengan penurunan produksi padi. bahwa hukum ekonomi dapat berlaku. dan tenteram. jika harga barang naik. Artinya. antara lain penghasilan tetap. sehingga merasa puas. orang mempunyai kesenangan tetap. yakni kenaikan harga barang tidak menyebabkan jumlah uang yang beredar bertambah. hukum ekonomi itu bersifat hipotesis. tenang. Dengan perkataan lain. Demikian juga hubungan antara jumlah uang yang beredar dalam masyarakat dengan harga. hukum ekonomi itu berlaku ceteris paribus. Peristiwa yang satu memengaruhi peristiwa yang lain dan sebaliknya. Menurut para ahli.lain ini merupakan akibat dari peristiwa yang pertama. Dapatkah dalam kehidupan sehari-hari kelima syarat itu terpenuhi? Agaknya sulit sekali. Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi 59 . tidak ditemukan benda-benda substitusi yang baru. apabila harga barang naik. Sebaliknya.

diperlukan perancangan langkah-langkah yang sistematis dan pertimbangan yang masak. Apakah dengan mempelajari ilmu ekonomi dapat diartikan bahwa kehidupan manusia dapat mencapai kemakmuran? Pencapaian kemakmuran dalam kehidupan manusia dan masyarakat bukan perkara yang mudah. yakni bagaimanakah perhitungan antara input dan output. kesempatan kerja. c. b.Tujuan memelajari ilmu ekonomi. antara sumber produksi dengan hasil. minum. artinya kecenderungan untuk bergerak ke arah pendapatan yang merata. Berkenaan dengan pencapaian kemakmuran material. Di sinilah ilmu ekonomi memegang peranan. pengangguran. Sumbangan ilmu ekonomi berkenaan dengan peningkatan kemakmuran masyarakat terbatas pada kemakmuran material. Ilmu ekonomi hanya memberikan tawaran-tawaran yang rasional. tidak lain agar dapat membantu masyarakat dalam memecahkan masalah berkenaan dengan pemenuhan kebutuhan hidup. pakaian. mobil. yakni berkenaan dengan bagaimana usaha pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah harga. tingkat upah. Setiap orang apabila sudah merasa cukup kebutuhannya akan makan. atau membeli televisi. Tanpa bantuan ilmu ekonomi. 60 Ekonomi SMA/MA Kelas X . inflasi. agar tidak merugikan masyarakat dan negara. Namun bukan berarti dengan peranan ilmu ekonomi itu. e. Pertumbuhan ekonomi. yakni membantu memecahkan masalah dalam hal ketenagakerjaan. yakni ilmu ekonomi membantu memberikan dasar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. artinya pembangunan ekonomi jangan sampai merusak lingkungan dan harus bijak. Membantu para pelaku ekonomi dan masyarakat agar lebih menguntungkan dalam pemakaian sumber produksi. perlu dipikirkan langkah-langkah tertentu sehingga dapat tercapai pemenuhan segala kebutuhan segenap anggota masyarakat. Efisiensi. Mengenai masalahmasalah yang sedang dan akan muncul. d. dan hubungan kerja. kemakmuran pasti tercapai. Sehubungan dengan itu. perumahan. Tingkat pengerjaan yang tinggi. disertai hipotesis dan asumsi sehubungan dengan masalah yang ada. a. sedangkan pada aspek yang lain belum tentu terpenuhi. yang diupayakan pemerintah dan masyarakat. maka akan sulit mencapai ketetapan langkah yang dapat dipertanggungjawabkan. Untuk selanjutnya tergantung pada profesionalisme dan kredibilitas pihak-pihak yang berkepentingan. Stabilitas harga. Distribusi pendapatan yang adil. belum tentu disebut makmur karena baru satu aspek saja yang terpenuhi. Langkah-langkah tersebut didasarkan pada analisis yang cermat terhadap situasi aktual masyarakat. Menurut Wannacoott terdapat lima tujuan mempelajari ekonomi berkenaan dengan menbantu memecahkan masalah dalam memenuhi kebutuhan hidup yaitu sebagai berikut.

utang luar negeri. baik kebutuhan primer. Misalnya. b. dan tinggi rendahnya suku bunga. kebijakan mengenai jumlah uang yang beredar.E. maupun kebutuhan lux atau tersier. baik di bidang anggaran maupun perpajakan. merupakan kebijakan pemerintah dalam mengatur keuangan dan perkreditan negara. konsumsi dan distribusi. merupakan kebijakan pemerintah dalam mengatur keuangan negara. tergantung pada sistem ekonomi mereka anut. c. Politik perdagangan luar negeri. dan motif ekonomi 1. 2. kurs valuta asing. adalah kebijakan pemerintah dalam pengawasan dan pengendalian harga-harga barang dan upah yang merupakan bagian penting dalam usaha stabilitas di bidang ekonomi. namun tujuannya sama yaitu menciptakan kemakmuran rakyat. Politik ekonomi dengan tujuan untuk melindungi dan memajukan industri dalam negeri disebut kebijaksanaan proteksionisme. adalah kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan peningkatan produksi dalam negeri dengan menggunakan sumber-sumber alam secara efisien. Dalam penerapannya. politik ekonomi atau kebijakan ekonomi adalah cara-cara yang ditempuh atau tindakan-tindakan yang diambil oleh pemerintah di bidang ekonomi dalam upaya mencapai kemakmuran. Tinjauan Ilmu Ekonomi dalam Praktik Praktik ilmu ekonomi meliputi politik ekonomi. politik ekonomi antara satu negara dan negara yang lain tidak sama. a. kegiatan ekonomi. dan kerja sama internasional. sekunder. prinsip ekonomi. Meskipun berbeda dalam penerapan politik ekonomi. merupakan kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan penciptaan kesempatan kerja. Untuk mencapai kesemuanya itu. pemberian kredit. Di bawah ini adalah beberapa sarana politik ekonomi yang penting. bahwa kemakmuran masyarakat tergantung pada berhasil tidaknya kegiatan produksi. f. yakni tercukupinya kebutuhan manusia dalam hidup. Sehubungan dengan itu. Dengan demikian dapat dikatakan. neraca pembayaran. maka kegiatan ekonomi meliputi tiga hal. distribusi. e. Politik sosial dan ketenagakerjaan. d. Politik produksi. dan konsumsi. hubungan tenaga kerja dan kesejahteraan para pekerja (karyawan) melalui UMR. Politik moneter. Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi 61 . Politik Ekonomi Pada dasarnya istilah politik menunjuk pada setiap tindakan yang bertujuan untuk memperbaiki. yaitu produksi. Politik harga dan upah. Maksud dari kemakmuran di sini tidak lain adalah kemakmuran material. merupakan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan ekspor dan impor. Kegiatan Ekonomi Pada dasarnya kegiatan ekonomi merupakan suatu aktivitas atau usaha yang dilakukan manusia untuk mewujudkan kemakmuran. Politik fiskal.

akibatnya konsumen akan sulit untuk memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan. Demikian juga. Pengaturan penyebaran barang dan jasa ini banyak ditentukan pada berapa banyak yang ditawarkan (supply) dan permintaan barang dan jasa dari konsumen (demand). Maksudnya adalah usaha menyalurkan atau menyebarluaskan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. dan lapangan usaha jasa-jasa. lapangan usaha perdagangan besar dan eceran. maka barang tidak laku. Berikut ini secara sekilas akan kita telaah masing-masing kegiatan ekonomi tersebut. maupun faktor produksi turunan seperti modal dan keahlian (skill). lapangan usaha sewa rumah. dan perikanan. lapangan industri. Apabila sudah terhimpun. apabila kegiatan distribusi berlangsung baik dan lancar dan hasil produksi tinggi tetapi tidak ada konsumen yang membutuhkan. baik faktor produksi asli seperti sumber alam dan tenaga manusia. Pada dasarnya kegiatan produksi tergantung pada lapangan usaha produksi. Kegiatan produksi adalah usaha untuk menghasilkan atau menambah daya guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini peranan para pedagang atau penyalur sangat penting. lapangan pertambangan dan penggalian. Untuk negara Indonesia. Kegiatan Distribusi Kegiatan distribusi merupakan kegiatan yang membantu melancarkan produksi dan konsumsi. manufaktur. b. dan air minum. pertanian. yakni sistem 62 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Barang-barang dan jasa merupakan hasil dari kegiatan produksi. yakni sebagai penghubung antara produsen dan konsumen ataupun antara produsen dan produsen lainnya. kegiatan yang berkenaan dengan usaha meningkatkan nilai guna suatu barang dan jasa dalam hubungannya dengan kebutuhan masyarakat. ada dua sistem yang umumnya digunakan. Dapat juga dikatakan bahwa kegiatan ekonomi yang menyangkut produksi ialah. Kegiatan Produksi Langkah pertama kegiatan produksi adalah dengan menghimpun faktorfaktor produksi. maka diperlukan adanya kegiatan distribusi. lapangan usaha pemerintah dan pertahanan. gas.Ketiga kegiatan itu antara satu dengan yang lain saling berhubungan. baik yang berupa barang maupun jasa. lapangan usaha listrik. lapangan usaha bank dan lembaga keuangan lain. a. tetapi kegiatan distribusi tidak berjalan baik dan lancar. Sehubungan dengan mendistribusikan barang dari produsen ke konsumen. misalnya menurut Badan Pusat Statistik (BPS) ada 11 (sebelas) lapangan usaha yakni lapangan kehutanan. Meskipun hasil produksi itu tinggi. langkah selanjutnya adalah mengolah dan mengelolanya sehingga menjadi hasil produksi. distribusi barang dan jasa ditentukan oleh pemerintah dan masyarakat. Supaya hasil produksi sampai di tangan konsumen yang membutuhkan. lapangan usaha bangunan.

distribusi langsung dan sistem distribusi tidak langsung. Usaha distribusi barang dan jasa meliputi hal-hal berikut ini. b. meliputi uang. penyaluran hasil produksi dilakukan oleh pedagang. perindustrian. karena apabila membeli di toko swalayan (supermarket) harganya lebih mahal. Kegiatan Konsumsi Kegiatan konsumsi menyangkut tindakan manusia baik secara individu maupun kelompok. Ada juga faktor lain yang memengaruhi tingkat konsumsi seseorang yaitu faktor kebiasaan dan budaya. Prinsip Ekonomi a. dan budaya berarti diperlukan perhitungan yang lebih bijaksana dalam penggunaannya sehingga terjadi keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Dalam memenuhi atau melakukan kegiatan ekonomi. 3. b. kebiasaan. Contoh-contoh di atas menggambarkan bahwa dalam melakukan tindakan ekonomi menggunakan prinsip ekonomi. c. Sedangkan dalam sistem distribusi tidak langsung. Seorang pelajar lebih suka membeli buku-buku pelajaran di koperasi sekolah karena harganya lebih murah jika dibandingkan dengan membeli di toko buku. Bagaimana dengan para siswa. Hal ini menunjukkan bahwa mereka berusaha menggunakan prinsip ekonomi. Perdagangan barang. pertambangan. meliputi hasil-hasil pertanian. agen. Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi 63 . Distribusi jasa. Distribusi tenaga kerja. produsen melakukan penyaluran tanpa melalui pedagang atau perantara. Kegiatan konsumsi ini banyak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan seseorang. dan hiburan. dan alat kebutuhan rumah tangga. Oleh karena konsumsi dipengaruhi oleh tingkat pendapatan. bersikap. dan calo tenaga kerja. maka setiap orang akan selalu berusaha untuk berpikir. apakah prinsip ekonomi berlaku atau sudah Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari ? Prinsip ekonomi tidak hanya berlaku dalam kehidupan ekonomi saja. dalam memakai atau menghabiskan barang dan jasa yang diproduksi. asuransi. Seperti yang dikatakan hukum Angel. alat-alat modal. c. dan berperilaku secara ekonomi. dapat juga diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan yang lain. pariwisata. a. Seorang ibu rumah tangga lebih suka membeli beras di pasar. Dalam sistem distribusi langsung. Penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan cara belajar dari pengalaman sendiri maupun dari orang lain. misalnya melalui Departemen Tenaga Kerja. bahwa besar kecilnya konsumsi seseorang itu dipengaruhi oleh tingkat pendapatan.

Kegiatan ekonomi yang begitu beragam berarti juga menggambarkan motif ekonomi yang beragam. Untuk mengatasi kekurangan yang berkenaan dengan pemenuhan kebutuhan hidup. 4. Pada dasarnya sebuah perusahaan akan terus termotivasi menjalankan usahanya untuk memperoleh keuntungan. Beberapa motif ekonomi yang secara umum mendorong manusia untuk melakukan tindakan ekonomi adalah sebagai berikut. Ada beberapa faktor yang mendorong hal ini. dan terpandang di masyarakat. Sebab-sebab yang mendorong seseorang atau suatu pihak melakukan tindakan ekonomi disebut dengan motif ekonomi. Bahkan apabila sudah memperoleh banyak keuntungan. gengsi. Motif Ekonomi Kebutuhan manusia yang tidak terbatas menjadikan manusia merasa dirinya kekurangan. mereka akan lebih termotivasi untuk berusaha lebih giat. a. Mencari Keuntungan atau Laba Keinginan untuk mencari keuntungan yang berkenaan dengan kegiatan ekonomi biasanya dipegang masyarakat perusahaan. sebagai berikut.Prinsip ekonomi menjadi pedoman bagi setiap orang (pada umumnya) dalam menentukan tindakannya yang berkenaan dengan kegiatan ekonomi. Jadi dalam melakukan kegiatan ekonomi. atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil yang maksimal. keamanan. Seseorang dengan penghasilan yang terbatas harus mempertimbangkan sebaik-baiknya mengenai bagaimana mencukupi atau memenuhi kebutuhan akan makanan. Pengertian prinsip ekonomi disini menunjuk pada usaha dengan alat-alat atau dana yang ada untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya. antara lain. dan ketenteraman. Pemenuhan Kebutuhan Hidup Dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup dapat juga dikatakan keinginan untuk hidup sejahtera dan makmur. minum. dan biaya yang harus dikeluarkan untuk kepentingan produksi. b. 64 Ekonomi SMA/MA Kelas X . di samping menggunakan prinsip ekonomi juga dilatarbelakangi oleh dorongan tertentu. 3) Mewujudkan cita-cita atau harapan yang diinginkan. 2) Mewujudkan keharmonisan. 1) Melangsungkan dan mempertahankan hidup. pakaian. Misalnya kebutuhan akan makanan. Tindakan yang berdasarkan pada pertimbangan matang dari setiap orang agar memperoleh kepuasan yang sebesar-besarnya. dan pakaian. rumah. dan lain-lain seoptimal mungkin. termasuk juga tidak akan berhenti mengembangkan sayapnya. maka manusia berusaha melakukan suatu tindakan tertentu yang biasanya disebut tindakan ekonomi. Demikian halnya dengan seorang produsen harus memperhitungkan berapa hasil yang harus dicapai. minum. 4) Menjaga harga diri.

Tugas 1. memberi bantuan kepada mereka yang tertimpa musibah atau bencana. menjadi orang tua asuh yang berkaitan dengan kesempatan memperoleh pendidikan. kemudian diskusikan dalam kelompok Anda masing-masing! 3. Melalui media massa atau internet. setiap kelompoknya beranggotakan 5–7 siswa! 2. • • Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi 65 . sumbangan untuk tempat ibadah. Catat dan laporkan hasil diskusi kelompok Anda kepada guru! Rangkuman • Ilmu ekonomi teori terbagi atas ekonomi makro dan ekonomi mikro. Ekonomi mikro membahas cara kerja sistem ekonomi secara partikular. Setelah para pengusaha relatif sudah maju dan makmur mereka akan terus bekerja keras dengan harapan dapat menguasai perdagangan yang lebih luas. Memperoleh Kekuasaan Kegiatan ekonomi dalam hal ini ditujukan supaya dapat memperoleh kekuasaan dalam masyarakat. carilah sebuah kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang ekonomi. Politik ekonomi atau kebijakan ekonomi adalah cara-cara yang ditempuh atau tindakan-tindakan yang diambil oleh pemerintah dalam bidang ekonomi dalam upaya mencapai kemakmuran masyarakat. Ketentuan-ketentuan yang menerangkan pola hubungan antarperistiwa ekonomi disebut sebagai hukum ekonomi. Bentuklah kelompok-kelompok. Hubungan antarperistiwa tersebut meliputi hubungan sebab-akibat dan hubungan fungsional. Motif ini erat kaitannya dengan mencari keuntungan. Misalnya memberi sumbangan pada panti asuhan. karena begitu besar perannya dalam masyarakat.c. d. dan sebagainya. Ilmu ekonomi merupakan bagian ilmu sosial yang menyelidiki peristiwaperistiwa ekonomi. Keinginan untuk menguasai dalam hal ini kadang-kadang dapat memengaruhi atau memberi kemungkinan berkuasa di bidang politik. Ekonomi makro membahas cara kerja sistem ekonomi secara keseluruhan. Berbakti terhadap Sesama Manusia Keinginan berbakti terhadap sesama atau berbuat sosial tidak lain adalah untuk menolong sesama manusia.

d. Jelaskan dan berikan contoh kegiatan produksi. Kegiatan distribusi menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Yang merupakan inti masalah ekonomi adalah. Motif-motif ekonomi yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi di antaranya adalah memenuhi kebutuhan hidup. politik perdagangan luar negeri. Kegiatan produksi menghasilkan atau menambah daya guna barang dan jasa. mencari keuntungan atau laba.. • Kegiatan ekonomi dilakukan untuk mencapai kemakmuran. politik harga dan upah. Kegiatan konsumsi adalah kegiatan pemakaian barang dan jasa yang dihasilkan lewat proses produksi.. politik fiskal. Kegiatan ekonomi meliputi tiga hal. serta politik sosial dan ketenagakerjaan. politik produksi. Jelaskan peran ilmu ekonomi bagi kemakmuran manusia! 4. • Latihan Soal 1. politik produksi. politik fiskal. cara memanfaatkan sumber daya alam d. yakni produksi. cara memenuhi kebutuhan hidup b. ekonomi mikro. atau e! 1. b. c. cara meningkatkan pendapatan per kapita c. mendapatkan kekuasaan. dan kegiatan konsumsi! Tes . dan ilmu ekonomi terapan! 3.Kebijakan tersebut di antaranya dilakukan melalui politik moneter. Jelaskan pengertian ilmu ekonomi teori yang disepakati secara umum! 2. dan berbakti kepada sesama.ormatif A. Jelaskan pengertian politik moneter. cara memanfaatkan uang sebaik-baiknya e. cara mencapai kesejahteraan rakyat 66 Ekonomi SMA/MA Kelas X . dan politik perdagangan luar negeri! 5. kegiatan distribusi. a. Motif ekonomi adalah sebab-sebab yang mendorong seseorang atau pihak tertentu melakukan tindakan ekonomi. dan konsumsi. distribusi. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. Jelaskan apa yang dimaksud ekonomi makro.

terhadap barang dan jasa untuk mencapai kemakmuran c.. komplementer d. penggunaan barang dengan boros b. untuk memenuhi hidupnya sehari-hari d.. memenuhi segala macam kebutuhan dan kekurangannya Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Ekonomi 67 .. material dan spiritual d. a.. Benda pemuas kebutuhan yang dipakai ibu ini memiliki ciri . mencari kebutuhan 5. Bu Marwati memasak dengan kompor minyak. memenuhi kebutuhan dan menjadi kaya e. a. Pernyataan berikut ini yang merupakan tindakan yang tergolong ke dalam prinsip ekonomi yaitu . agar dapat berwiraswasta b. a. yang timbuk sejak manusia lahir 4. tergantung satu sama lain b.... dan tersier c. tetapi setelah menjadi tas atau sepatu kegunaannya lebih meningkat. memenuhi kebutuhan untuk mencapai kamakmuran d. elemen c. Tujuan manusia mempelajari ilmu ekonomi adalah . Kulit ular kurang berguna. melakukan tindakan ekonomi b. Hal itu menunjukkan kegunaan . Kebutuhan adalah keinginan manusia .. maka kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi kebutuhan . sekunder. terhadap barang dan jasa untuk kelangsungan hidup b. Kesibukan manusia untuk mencari nafkah dalam berbagai macam bidang usaha menunjukkan bahwa manusia itu sedang.. mencari kekayaan e.. milik e. membeli barang kebutuhan dengan memilih. yang harus dipenuhi manusia e.. a. membeli barang mahal tanpa memerhatikan kualitas c. a. Karena kompor gas rusak... mengadakan pesta yang berlebihan pada upacara perkawinan e... dan membandingkan d.2. waktu b.. Sesuai dengan intensitasnya. a. menawar. individual dan kolektif e... sekarang dan akan datang b. mencari kesibukan d. agar dapat mencari penghasilan c. bentuk 3. saling melengkapi e.. primer. a. jasmani dan rohani 6. tempat d. makan dengan hidangan yang berlebihan 8.. memenuhi kebutuhan c. substitutif 7. kontradiktif c.

Jawablah dengan tepat! 1. Sebutkan contoh aktivitas seseorang yang dilakukan berdasarkan motif nonekonomi! 10. a. Bagaimana cara Anda menerapkan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan Anda? 68 Ekonomi SMA/MA Kelas X . setiap tindakan yang meningkatkan kemakmuran 10. setiap tindakan yang menambah guna ekonomi barang c. setiap tindakan yang menciptakan barang baru e.. jumlah barang dan jasa yang ditawarkan c. Siapakah yang dimaksud dengan konsumen? Berikan contohnya! 7. Siapakah yang dimaksud dengan produsen? Berikan contohnya! 6. besarnya permintaan dan penawaran terhadap barang dan jasa B. Sebutkan pelaku ekonomi formal dan pelaku ekonomi informal di Indonesia! 2.. konsumen sebagai raja d. setiap tindakan yang menghasilkan barang b.. Di negara yang menganut sistem ekonomi liberal. Produksi dalam ilmu ekonomi berarti . setiap tindakan yang dapat menambah kekayaan d. Jelaskan dan beri contoh penerapan prinsip ekonomi! 3.. Sebutkan tiga aktivitas manusia dalam kegiatan ekonomi! 5. pemerintah dan swasta b. Siapakah yang dimaksud dengan distributor? Berikan contohnya! 8.. Jelaskan motif ekonomi yang dapat dilakukan seorang pelajar dan pengusaha! 4. Sebutkan contoh aktivitas seseorang yang dilakukan berdasarkan motif ekonomi! 9.9. a.. produsen dan kaum kapitalis e. mekanisme pasar ditentukan oleh .

Lalu.Bab V Pendapatan Nasional Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam bab ini. Anda diharapkan mampu memahami produk domestik bruto (PDB).1 Inilah sebagian sudut kehidupan di Indonesia yang menunjukkan pendapatan yang tinggi dan makmur. sementara di sudut-sudut yang lain masih terdapat banyak kemiskinan. Bagaimana Anda dapat menyebut bahwa seseorang sejahtera atau makmur? Apa ukuran-ukuran yang Anda gunakan? Mungkin Anda bisa menyebut seseorang sejahtera atau makmur jika ia mempunyai penghasilan yang dapat digunakan untuk memenuhi semua atau hampir semua kebutuhan hidupnya. dan pendapatan nasional (PN). pendapatan nasional bruto (PNB). Sumber: Haryana Humardani Gambar 5. bagaimana ukuran sejahtera untuk sebuah negara? Apakah hanya diukur dari pendapatan negara? Atau. adakah ukuran-ukuran lainnya yang digunakan? Bab ini akan memperkenalkan kepada Anda komponen-komponen pendapatan negara. produk domestik regional bruto (PDRB). Kata Kunci : Pendapatan nasional Inflasi Deflasi Produk nasional Pengeluaran Penjualan Indeks harga Pendapatan perkapita Pendapatan Nasional 69 .

Peta Konsep Pendapatan Nasional Memiliki Metode Perhitungan Terdiri atas Pendekatan Produksi Produk Nasional Bruto Produk Domestik Bruto Pendekatan Pendapatan Pendapatan Nasional Pendekatan Pengeluaran Produk Nasional Neto Pendapatan Perseorangan Pendapatan Bersih Setelah Pajak Inflasi Memiliki Konsep Meliputi Inflasi Ringan Macam Terdiri atas Teori Kuantitas Keynes Strukturalis Inflasi Sedang Inflasi Berat Inflasi Liar Permintaan Biaya Produksi Meliputi Berdasarkan Tingkat Kualitas Pernah atau Tidaknya Meliputi Penyebab Terdiri atas Upaya Mengatasi Kebijakan Moneter Kebijakan .iskal Terdiri atas Dalam Negeri Luar Negeri Asal Melalui 70 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

Pendapatan Nasional 71 . Dengan menilai setiap produk dengan harga. 1. Akan tetapi. misalnya rumah makan atau menerima pesanan makanan untuk umum. seperti memasak.A. Apabila produk nasional dinilai dengan uang disebut pendapatan nasional. pendekatan pendapatan. Setiap penghasilan yang diterima oleh seseorang merupakan pendapatan bagi orang tersebut. Seorang ibu rumah tangga bekerja guna melayani keperluan rumah tangganya. apabila lukisan tersebut dijual oleh orang yang membeli lukisan dari pelukis. karena tidak ada produksi barang atau jasa yang dihasilkan. Namun. maka hasil penjualan itu menjadi pendapatan baginya. Supaya tidak terjadi kekeliruan dalam perhitungan. Seorang pelukis membuat suatu lukisan dan menjualnya kepada orang lain. manusia harus mempunyai penghasilan. Pelukis tersebut memperoleh pendapatan dari hasil penjualan produk yang dihasilkannya. Produk Nasional dan Pendapatan Nasional Barang dan jasa yang dihasilkan oleh setiap golongan masyarakat dalam suatu negara yang dijual kepada orang lain disebut produk nasional. dan pendekatan pengeluaran. Definisi Pendapatan Nasional Definisi pendapatan nasional dapat ditinjau dari tiga pendekatan. maka barang-barang yang dihitung dalam pendekatan produksi hanya barang jadi (barang final). mencuci. dan ibu tersebut sudah menghasilkan barang berupa makanan dan jasa. Produk nasional terdiri atas bermacam-macam produk yang jenisnya berbeda-beda. Akan tetapi barang dan jasa yang dihasilkan tersebut tidak dihitung dalam pendapatan nasional karena tidak dijual kepada orang lain dan tidak mendapatkan balas jasa. Pendekatan Produksi Pendapatan nasional merupakan nilai seluruh barang jadi (barang final) dan jasa-jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu selama satu tahun. maka balas jasa yang diterimanya dapat dihitung dalam pendapatan nasional. B. Produk nasional maupun pendapatan nasional perlu dihitung untuk mengetahui kemajuan ekonomi dalam suatu negara. maka kita dapat mengetahui besarnya pendapatan nasional dalam suatu negara. Tidak ada satuan alat ukur yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah produk yang dihasilkan. Beberapa tahun kemudian. Konsep Pendapatan Nasional Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Maka pendapatan pelukis ini dihitung dalam pendapatan nasional. alat ukur yang paling mudah adalah harga. tidak semua pendapatan yang diterima seseorang dihitung sebagai pendapatan nasional. meliputi pendekatan produksi. Apabila ibu rumah tangga tadi membuka usaha. Pendapatan dari orang perorang dari suatu negara akan dihitung dalam pendapatan nasional. pendapatan itu tidak dihitung dalam pendapatan nasional. sedangkan barang setengah jadi tidak termasuk dalam perhitungan. Oleh sebab itu.

yaitu: (1) pertanian.000.000.00 Ditinjau dari sudut pendekatan produksi secara sistematis.000.00 Rp20. (10) pemerintahan.00 Rp20. sumbangan keempat jenis barang tersebut bagi pendapatan nasional adalah jumlah seluruh nilai tambah.00 Rp 7. Diasumsikan bahwa volume masing-masing produk yang diproduksi adalah satu buah.00 Rp 5. Produk Domestik Bruto (PDB) adalah jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di wilayah suatu negara dalam jangka waktu setahun.000. Contoh perhitungan nilai tambah. (4) listrik.000.00 Rp12.000. pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut.00 Berdasarkan tabel di atas. 00 dan bukan Rp45.+ PnQn NI = National Income (pendapatan nasional) P = Harga barang dan jasa Q = Jumlah barang dan jasa 1.000. (5) bangunan. 72 Ekonomi SMA/MA Kelas X .500. Unit-unit produksi secara garis besar dibagi menjadi 11 sektor atau lapangan usaha.500.000. yakni sebesar Rp20.2.000. Di bawah ini akan diberikan contoh perhitungan nilai tambah. (3) industri pengolahan.000.000.00 Rp 5. dan (11) jasa-jasa. NI = P1Q1 + P2Q2 + P3Q3 +….3 dan n adalah jenis barang dan jasa Menurut pendekatan produksi.000.000. gas dan air minum. (2) pertambangan dan penggalian. (9) sewa rumah.00 Nilai Tambah Rp 5.000. (6) perdagangan. (7) pengangkutan dan komunikasi.000.500.Untuk menghindari terjadinya perhitungan ganda.000. (8) bank dan lembaga keuangan lainnya.00 Rp 7. maka yang dihitung adalah nilai tambah setiap proses produksi sampai barang tersebut tiba di tangan konsumen.000.500.000.000.00 Rp 2.000. Jenis Barang Kapas Benang Kain Mesin Jumlah Harga Rp 5.

Pendekatan Pengeluaran Menurut pendekatan pengeluaran.2. secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut. baik untuk konsumsi maupun investasi) Ekspor Impor Pendapatan Nasional 73 . Jika dilihat dari pendekatan pendapatan. upah. bunga modal dan laba pengusaha maupun pendapatan dari setiap usaha perorangan. pendapatan nasional merupakan seluruh pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun tertentu. Secara sistematis dirumuskan sebagai berikut. NI = R + W + I + P NI R W I P = = = = = National Income (pendapatan nasional) Rent (sewa) Wages (upah) Interest (bunga) Profit (Keuntungan atau laba pengusaha) 3. Pendekatan Pendapatan Dilihat dari pendekatan ini pendapatan nasional merupakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi baik berupa sewa tanah. GNP = C + I + G + (X-M) GNP C I G X M = = = = = = Gross National Product (produksi nasional bruto) Consumption (pengeluaran konsumsi) Investment (investasi) Government expediture (pengeluaran pemerintah.

aktor produksi LN ke PEM Pajak tak langsung C. Makin tinggi nilai pendapatan nasional akan makin tinggi pula tingkat kemakmuran suatu negara.507 Produk Nasional Netto (NNP) 6. Kalau pendapatan nasional lebih dominan dari sektor agraris. 1. Kita dapat membandingkan besarnya pendapatan nasional suatu negara dari tahun ke tahun. Tujuan dan Manfaat Mempelajari Pendapatan Nasional Tujuan perhitungan pendapatan nasional adalah untuk mendapatkan taksiran yang akurat mengenai nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara selama satu tahun. seperti sektor pertanian. Mengukur Tingkat Kemakmuran Tingkat kemakmuran negara dapat diukur dengan menghitung pendapatan nasional. 3. sektor pertambangan dan sektor industri. Selanjutnya dapat diteliti pula susunan sektor-sektor lapangan usaha perekonomiannya. apakah termasuk negara agraris atau industri.753 Produk Nasional Bruto (GNP) 6. Adapun manfaat yang diperoleh dengan mempelajari pendapatan nasional antara lain sebagai berikut. 2. Membandingkan Kemajuan Perekonomian dari Waktu ke Waktu Data mengenai pendapatan nasional dibuat setiap tahun. Mengetahui dan Menelaah Susunan atau Struktur Perekonomian Lewat perhitungan pendapatan nasional kita dapat mengetahui golongan perekonomian dari suatu negara.740 Ke LN . begitu pula sebaliknya. maka struktur perekonomiannya agraris.068 Pendapatan Nasional (Y) 5.Contoh Pendapatan Nasional Produk Domestik Bruto (GDP) 6. Perbandingan tersebut diharapkan dapat memberikan informasi sebagai berikut. Kalau yang lebih dominan adalah sektor industri maka struktur perekonomiannya industri. 74 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

1. pemerintah perlu melakukan pelebaran jalan lebih dini. dan lebih menggunakan data pendapatan nasional dengan harga konstan (tetap). c. Membandingkan Perekonomian Antardaerah dan Antarnegara Data perhitungan pendapatan nasional juga dapat digunakan untuk membandingkan perekonomian suatu daerah dengan daerah lain atau antar suatu negara dengan negara lain. Misalnya pendapatan warga negara Korea Selatan yang bekerja di Indonesia dan keuntungan perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia tidak dihitung dalam Produk Nasional Bruto Indonesia. Ada tidaknya pertambahan atau pengurangan kemakmuran materiil. antara Indonesia dengan Jepang. tetapi tidak termasuk orang asing yang tinggal di negara tersebut. Misalnya. b. kenaikan pendapatan nasional mungkin diikuti dengan peningkatan keinginan masyarakat untuk membeli lebih banyak mobil pribadi. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP) Produk nasional bruto adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh faktor-faktor produksi milik warga negara baik yang tinggal di dalam negeri maupun di luar negeri. Ada tidaknya kenaikan atau penurunan pendapatan per kapita berdasarkan jumlah penduduknya. Beberapa Macam Pengertian Pendapatan Nasional Dalam ilmu ekonomi dikenal enam macam pengertian (konsep) pendapatan nasional. Keenam konsep tersebut adalah sebagai berikut. Ada tidaknya perubahan struktur ekonomi. Dengan melihat kecenderungan perkembangan pendapatan nasional. Perbandingan ini berguna untuk menilai seberapa jauh kita tertinggal atau lebih maju dibandingkan dengan negara lain.a. D. Dalam membandingkan angka pendapatan nasional dari tahun ke tahun. Kenaikan jumlah mobil pribadi akan menimbulkan masalah berupa tidak memadainya lebar jalan raya yang tersedia. Kita dapat membandingkan pendapatan nasional perkapita antara Jawa Tengah dengan Jawa Barat. d. Pendapatan Nasional 75 . kita menghindari perbandingan pendapatan nasional berdasarkan harga yang berlaku. 4. Cara tersebut lebih memberikan gambaran yang sebenamya mengenai kemajuan perekonomian suatu bangsa. pemerintah dapat mengidentifikasikan masalah-masalah baru dan merencanakan program baru untuk menanggulangi masalah tersebut. Ada tidaknya kenaikan atau penurunan perekonomian. sebaliknya pendapatan pekerjapekerja Indonesia (TKI atau TKW) yang bekerja di luar negeri dimasukkan dalam perhitungan Produk Nasional Bruto Indonesia. Oleh karena itu.

2. Jika A = A B B = C = warga Indonesia yang tinggal di Indonesia warga asing yang tinggal di Indonesia warga Indonesia yang tinggal di luar negeri B C Maka: PDB = nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh A dan B. Tidak semua pendapatan nasional jatuh ke tangan pemilik faktor-faktor produksi karena masih harus 76 Ekonomi SMA/MA Kelas X . dan cukai. PendapatanNasional (PN) atauNational Income (NI atau NY) Pendapatan Nasional adalah NNP dikurangi pajak tidak langsung.N dari LN P. PNB = nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh A dan C. Barang dan jasa tersebut diproduksi oleh perusahaan milik warga negara (penduduk negara tersebut) dan oleh penduduk negara lain yang tinggal di negara tersebut. 4. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) Produk Domestik Bruto adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara selama satu tahun.P. Dengan memerhatikan perbedaan antara PDB dengan PNB di atas. PendapatanPerseorangan(Personal Income) Pendapatan Perseorangan adalah jumlah penerimaan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat dalam satu tahun.aktor Neto dari luar negeri) adalah pendapatan faktor-faktor produksi yang diterima dari luar negeri dikurangi pengeluaran untuk membayar faktor-faktor produksi luar negeri.N dari LN (Pendapatan . seperti pajak pertambahan nilai (PPn). bea impor. 3. Produk Nasional Neto (PNN) atau Nett National Product (NNP) Produk Nasional Neto adalah GNP dikurangi depresiasi atau penyusutan (replacement) dari barang-barang modal dalam proses produksi. pajak penjualan (PPh). dapatlah dirumuskan sifat hubungan keduanya sebagai berikut: PDB = PNB . 5.

Tabungan ini dapat mendorong peningkatan pendapatan nasional jika disimpan dalam lembaga keuangan seperti bank. Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan produksi dilakukan dengan menjumlahkan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai lapangan usaha (sektor) di suatu negara selama satu tahun. Dalam era pembangunan ini. pajak perseorangan. 6. Hoarding merupakan kebocoran tabungan yang pada akhirnya akan mengakibatkan menurunnya pendapatan nasional. karena dapat dimanfaatkan untuk investasi. Badan Pusat Statistik (BPS) hanya mengeluarkan perhitungan pendapatan nasional berdasarkan pendekatan produksi dan pendekatan pengeluaran sebagai perbandingan. Pendapatan Nasional 77 . baik untuk keperluan konsumsi ataupun untuk ditabung (saving). iuran jaminan sosial. Pendapatan Bersih Setelah Pajak (Disposable Income) Merupakan pendapatan pribadi/perseorangan (personal income) setelah dikurangi pajak langsung (pajak penghasilan). hadiah (grand). misalnya sumbangan untuk masyarakat miskin di negara lain. sedangkan pendekatan pendapatan hampir tidak pernah digunakan. E.dikurangi untuk laba yang tidak dibagikan. bantuan untuk para pengangguran. Contoh dan Kajian Pendapatan Nasional 1. Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan itu terutama dimaksudkan untuk mengetahui besarnya sumbangan dari beberapa sektor dalam mewujudkan pendapatan nasional. Sedangkan pendapatan yang tidak disimpan di bank tidak dapat dimanfaatkan untuk investasi disebut hoarding. Setiap proyek pembangunan yang produktif akan neningkatkan pendapatan nasional. karena tabungan yang dihimpun dari masyarakat dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan. Pendapatan ini dapat digunakan oleh penerimanya. bea siswa. dana pensiun dan pembayaran transfer (transfer payments) yang diterima oleh perseorangan baik dari negara atau swasta. pemerintah lebih menekankan penggunaan pendekatan produksi dan pengeluaran. Komponen-Komponen Pendapatan Nasional dengan Pendekatan Produksi Dalam perhitungan pendapatan nasional Indonesia. Oleh karena itu. bantuan bencana alam. pemerintah selalu mendorong masyarakat agar giat menabung. Negara yang menggunakan pendekatan pengeluaran dan pendapatan dalam menghitung pendapatan nasional adalah Amerika Serikat.

2 51.646.4 10.261.001.7 2.688.6 4.444.073.296.479.513.4 6. Pertambangan tanpa Migas c.3 10.1 813.1 37.5 87.842.580.418. Peternakan.339.465. Perdagangan Besar & Eceran b.2 10.926.495.9 5.3 375.299.496.4 3. Mesin dan Peralatan 9) Barang lainnya Listrik.254.711.724.013.732.538.2 22.972.669.586.735.979.645.195.750.571.5 33.7 225.9 9.2 6.112.688.285.2 4.0 4.3 2.949.042.9 37.3 11.455. Gas dan Air Bersih a.9 36.836.340. Min.7 12.028. Penggalian Industri Pengolahan a.0 347.650.9 2000 5 66.105.9 3.0 4.2 11.955.298.795.059.609.908.784. Tanaman Bahan Makanan b. Listrik b.459.6 7.788.629.523.431.9 2.8 96.272. Hotel c.869.416.8 8.2 23.5 9.7 4. Kehutanan e.8 5.130.678.346.310.970.456.3 5.8 7.302.8 107.423.1 5.1 11.949. Gas Kota c. Kehutanan & Perikanan a.3 60.5 3.1 7.3 84. Tanaman Perkebunan c.148.3 93.1 226. Kimia & Brg dari Karet 6) Semen & Brg Galian Bukan Logam 7) Logam Dasar Besi dan Baja 8) Alat Angk.0 23.300.4 3.607.9 35.606.5 3.0 7.081.621. Minyak & Gas Bumi b.230.4 10. Air Bersih Bangunan Perdagangan.085.6 6.2 6. Restoran 1997 2 64.1 Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Lapangan Usaha 1997 – 2000 (Milyar Rupiah ) No 1 Lapangan Usaha 1 Pertanian.1 9.5 8733 22.068..4 10.350.5 4 5 6 78 Ekonomi SMA/MA Kelas X .7 746. Peternakan & Hasil-hasilnya d.4 73.0 3.2 5.4 105.4 48.9 7.5 51.1 4.3 10.278.0 7.3 11.160.9 1999 4 65.6 11.694.5 2.668.018.458.189.2 22.8 7..919.7 6. Brg Kulit & Alas Kaki 3) Brg Kayu & Hasil Hutan lain 4) Kertas & Brg Cetakan 5) Pupuk.456.174.9 5.5 6.1 2 3 98.2 2.736.9 23.2 11.468.678.7 2.8 63.486.483.439. & Tembakau 2) Tekstil.3 1998 3 63.0 32.5 4. Industri Migas 1) Pengilangan Minyak Bumi 2) Gas Alam Cair b.0 3.574.7 10.9 95.485.649.7 6.925.136.9 2.709.8 58.6 4.Tabel 5.411.0 352.8 7.410.503.1 6.1 47.3 2.740.903.0 4.8 6.4 48.5 34.6 6. Hotel & Restoran a.798.482.5 60.501.277.7 6.3 7.5 5.769.729.7 6. Industri Bukan Migas 1) Mak.7 919.1 11.610.8 10.882. Peternakan Pertambangan & Penggalian a.9 2.952.1 38.474.595.6 5.278.8 22.8 2.1 33.6 269.9 4.1 10.320.8 7.9 270.4 551.571.2 50.9 4.4 8.1 4.908.

3 28.012.5 9.521. Tulis hasil pekerjaan Anda dan kumpulkan kepada guru! Pendapatan Nasional 79 .761. mengapa PDB tahun 1998.313.476.776.919.373.5 23.8 787.8 3.4 5.785.6 2.1 10.2 226.0 8.0 21.975.052.4 2.4 2.5 25. Jalan Raya 3) Angkt.609.6 16.510.7 5.4 38.936.638.9 398.8 14.3 10629 40231 70345 26.1 19.730. Komunikasi Keuangan.430.3 1.195.255.8 10.3 1.512.205.765. 1999 dan 2000 lebih kecil daripada tahun 1997! 3.832.6 6. Pemerintahan Umum 1) Adm.2 2.9 14.382.5 5.8 218.750.587.001.1 20.284.4 1. Jasa Perusahaan Jasa-Jasa a.896. Diskusikan dengan teman semeja Anda.173.2 2.0 2.8 2.6 5.250.3 3.887.8 363.624.5 26.0 261.864.6 11.648.0 4.8 6.5 2.8 236.783.5 9.113.934.0 5.9 12.245.032. Pemerintah & Pertanahan 2) Jasa Pemerintahan Lainnya b.2 9.2 3.772.2 Tugas Cermati tabel di atas dan lakukan beberapa hal berikut ini! 1.7 Pengangkutan & Telekomunikasi a.9 1.8 11.5 10.2 7.543.681.630.0 8 9 379.2 1.567. Sewa Bangunan e.988.499.365. Lapangan usaha apa saja yang memberikan kontribusi besar bagi PDB tahun 2000? Susunlah hingga lima usaha! 2.678.1 16.374.6 691.471.184.5 15.009.922.5 389.853.475.616.4 692.2 14.766. Laut 4) Angkt.782.1 303.0 21.0 2.475.7 10. Rel 2) Angkt.3 345. Udara 6) Jasa Penunjang Angkutan b.278.732.9 26.2 5.7 397.4 2.763. Lembaga Keuangan Bukan Bank c.058.4 4. Bank b.0 16.5 10.917.906.3 3.465.3 38.665. Sungai.454.825.6 6. Swasta 1) Sosial Kemasyarakatan 2) Hiburan & Rekreasi 3) Perorangan & Rumah Tangga Produk Domestik Bruto Produk Domestik Bruto tanpa Migas 31.6 363.992. Jasa Penunjang Keuangan d.320.3 646.1 14.0 36.160.8 326.666.7 5.9 8.5 27.612.3 29.5 17. Danau & Penyebrangan 5) Angkt.208.0 2.9 341.737. Pengangkutan 1) Angkt.503.5 376.933.6 37.147.8 11.541.9 1.602.318.3 1.7 433.4 37. Persewaan & Jasa Perusahaan a.5 16.557.873.

Pertambangan dan penggalian (Rp.621. dengan pendapatan berupa sewa.PDB Indonesia terutama terbentuk oleh kegiatan-kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang.2 milyar atau 9.7% dari PDB. peternakan. pengeluaran investasi oleh perusahaan. Ketiga sektor tersebut adalah pertanian. Selanjutnya akan dibahas perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran di Indonesia. c. b. keahlian atau kewirausahaan. c. Sektor penghasil jasa terpenting adalah perdagangan. sektor rumah tangga.4%) dan industri pengolahan (Rp.423.1 milyar atau 26. 37.5 milyar atau 16. tanah dan harta tetap lainnya. hotel dan restoran (Rp.085. kehutanan dan perikanan (Rp66. Hasil yang diperoleh melalui pendekatan pendapatan akan sama dengan hasil yang diperoleh melalui pendekatan produksi. pengeluaran konsumsi oleh rumah tangga. sektor perusahaan. Pendekatan pendapatan mengelompokkan faktor-faktor produksi dan pendapatannya menjadi empat. yaitu: a. 3.105. dan d.7% dari PDB).4% dari PDB). dengan pendapatan berupa bunga. sektor masyarakat luar negeri. Komponen-Komponen Pendapatan Nasional dengan Pendekatan Pendapatan Perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan dilakukan dengan cara menjumlahkan pendapatan yang diterima oleh faktorfaktor produksi yang digunakan untuk mewujudkan barang dan jasa yang diproduksi di suatu negara.5% dari PDB. dan d. yaitu : a. Komponen-Komponen Pendapatan Nasional dengan Pendekatan Pengeluaran Untuk menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran. modal. 2.63. pengeluaran konsumsi oleh pemerintah. dengan pendapatan berupa keuntungan. tenaga kerja. c. Tiga sektor utama penghasil barang menyumbangkan sebanyak 52. kegiatan ekonomi suatu negara dikelompokkan menjadi empat sektor.2 milyar atau 16% dari PDB ) sedangkan seluruh sektor jasa menyumbang 45. sektor pemerintah. dan d. dengan pendapatan berupa gaji dan upah. terdapat empat jenis pengeluaran yaitu: a. pengeluaran untuk pembelian barang dan jasa ekspor oleh masyarakat luar negeri. b. 80 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Berdasarkan pengelompokan tersebut. b.431.

Pengeluaran investasi (I) merupakan pengeluaran untuk menambah barang modal tetap dan persediaan (stock) yang terdiri atas bahan baku. Dalam perhitungan pendapatan nasional Indonesia komponen ini dinamakan pengeluaran konsumsi rumah tangga. antara lain untuk pembayaran gaji pegawai negeri dan pembelian alat-alat kantor. Perhitungan pendapatan nasional Indonesia dengan pendekatan pengeluaran menghasilkan tabel yang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dinamakan Pengeluaran Produk Domestik Bruto seperti yang tampak pada tabel berikut. Pengeluaran Konsumsi oleh Pemerintah Pemerintah melakukan pengeluaran untuk melayani masyarakat saat ini dan untuk membentuk barang modal tetap.a. pengeluaran ekspor neto dimasukkan ke dalam komponen ekspor barang-barang dan jasa-jasa dikurangi dengan impor barang-barang dan jasa-jasa. Pengeluaran pemerintah untuk tujuan investasi dimasukkan ke dalam pengeluaran untuk pembentukan modal tetap domestik. jembatan. konsumsi oleh rumah tangga (C) menunjuk pada pengeluaran total rumah tangga. Pengeluaran Konsumsi oleh Rumah Tangga Dalam perhitungan pendapatan nasional. d. Dalam perhitungan pendapatan nasional Indonesia. pengeluaran investasi oleh perusahaan bersama-sama dengan pengeluaran investasi oleh pemerintah dimasukkan ke dalam komponen pembentukan modal tetap domestik bruto dan komponen perubahan stock. c. dan barang jadi. Pendapatan Nasional 81 . Pengeluaran Investasi oleh Perusahaan Investasi adalah pembentuk barang atau jasa untuk menghasilkan barang dan jasa lain. Dalam perhitungan pendapatan nasional Indonesia. b. barang setengah jadi. yaitu selisih antara ekspor (X) dengan impor (M). Pengeluaran untuk Pembelian Barang dan Jasa Ekspor oleh Masyarakat Luar Negeri Pengeluaran masyarakat luar negeri untuk membeli barang dan jasa ekspor (X) dimasukkan dalam perhitungan pendapatan nasional karena pengeluaran itu menaikkan nilai barang dan jasa yang diproduksi. Pengeluaran pemerintah untuk melayani masyarakat dinamakan pengeluaran konsumsi pemerintah (G). Yang diperhitungkan dalam perhitungan pendapatan nasional adalah ekspor neto. seperti pengeluaran untuk membangun prasarana jalan. dan jaringan irigasi.

290.7 313.340.950.5 Ekspor barang-barang dan jasa.7 1.0 64.1 174.615.1 301.jasa Dikurangi : Impor barang-barang dan jasa-jasa Produk Domestik Bruto Pendapatan netto terhadap luar negeri atas faktor Produksi 2) Produksi Nasional Bruto Dikurangi : Pajak tak langsung netto Dikurangi : Penyusutan Pendapatan Nasional 955.126.3 175.952.3) 47.859.5 17.631.Tabel 5.5 1.599. 4.828.207.8 413.9 Catatan: 1) Sisa 2) Angka negatif Keempat komponen pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran menghasilkan rumus perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai berikut: PDB = C + G + I + ( X – M ) Rumus itu banyak digunakan dalam penetapan kebijakan ekonomi.8 627.2 (89.109.063.058.871.8 1.654.384.6 54.355.823.1 21. 82 Ekonomi SMA/MA Kelas X .1 (4) 813.2 Produk Domestik Bruto Menurut Jenis Pengeluaran Produk Nasional Bruto dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Berlaku 1997 – 2000 (Milyar Rupiah ) Jenis Pengeluaran 1997 1998 1999 2000 (1) Pengeluaran konsumsi rumah tangga Pengeluaran konsumsi pemerintah Pembentukan modal tetap domestik bruto Perubahan stok 1) (2) 387.3) 390.2 (83.3 72.4 (82.8 1.1 (5) 867.1 90.997.1) 506.7 847.M). Memperbaiki posisi neraca pembayaran (X .753.4 (18.3 240.591.713.684. 2) Meningkatkan pengeluaran pemerintah.322.319.7 42.174.170.082.0 177. 1) Meningkatkan pengeluaran konsumsi rumah tangga.2 (105.915.6 55.7) 901.9 (3) 64.2 957.633. yaitu dengan cara berikut.518.1 (37.5 1. pemerintah akan berusaha untuk meningkatkan pengeluaran-pengeluaran di sisi kanan persamaan tersebut.787.8 540.820.9 243.415.779.560.031.8 6.716.4) (53.7 31.9 396.499.896.686.7) (78.201.3 37.480.0) 609.2) 497.979. Misalnya untuk meningkatkan PDB.244.183. 3) Meningkatkan investasi oleh perusahaan swasta (I).695.043.893.256.427.534.

9) (3) 260.7 (22.1 85.070.700.7) 373.6 (11. perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) diikuti pula dengan perhitungan Produk Nasional Bruto (PNB) dan Pendapatan Nasional (National Income). PNB. 2) Pajak tidak langsung adalah pajak yang pembebanannya dapat dilimpahkan kepada pihak lain.7 376.2) 19.3 Produk Domestik Bruto menurut Jenis Pengeluaran.4 379. dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Konstan 1993 1997-2000 (Milyar Rupiah) Jenis Pengeluaran 1997 1998 1999 2000 (1) Pengeluaran konsumsi rumah tangga Pengeluaran konsumsi pemerintah Pembentukan modal tetap domestik bruto Perubahan stok 1) (2) 277.2 27.1) 357.9) 134. dan Pendapatan Nasional Pada tabel penggunaan produk domestik bruto.827.917.5 3.948.014.883.341.400.138.022.1 (5) 281.891. dan Pendapatan Nasional di atas dapat dijelaskan sebagai berikut.571.302.6 3.322.Hubungan antara PDB.5 (16. Contoh pajak tidak langsung tersebut adalah Pendapatan Nasional 83 .1 31.7 327.386.557.8 139.3 75.095.374.6 397.767.462.6 106.9 93.856.jasa Produk Domestik Bruto Pendapatan neto terhadap luar negeri atas faktor Produksi 2) Produksi Nasional Bruto Dikurangi : Pajak tak langsung neto Dikurangi : Penyusutan Pendapatan Nasional 92.3 370.546.073.4) (4) 272.020.5 818.3 (24.484.8 88.9 (27.9 332.145. Produk Nasional Bruto.467.965.9) 78.022.1 10.725.9 139.796.604. 1) Pendapatan neto terhadap luar negeri atas faktor produksi adalah selisih antara pendapatan yang diperoleh dari faktor produksi Indonesia di luar negeri dengan pengeluaran yang dibayarkan untuk faktor produksi asing di Indonesia.9 Catatan: 1) Sisa 2) Angka negatif Tabel Produk Domestik Bruto.592.957.822.3 364. Pada umumnya para produsen dapat melimpahkan beban pajaknya kepada konsumen.7 (6.666.123.7 121.5 Ekspor barang -barang dan jasa.2 132.4 28.707.9 (15.116.777. Angka-angka PNB dan Pendapatan Nasional dalam tabel PBD tampak dalam tabel berikut.9 (8.245.778. Produk Nasional Bruto.731.8 662.618 9.3) 92.jasa Dikurangi : Impor barang-barang dan jasa.7 26.157. Tabel 5.666.5 41.66 112.1 433.412.

Berikut akan dibahas aliran penggunaan pendapatan oleh rumah tangga-rumah tangga suatu negara dalam perekonomian tertutup sederhana. Sedangkan Produk Nasional Bruto dikurangi dengan pajak tidak langsung neto dan penyusutan akan menghasilkan Pendapatan Nasional. Komposisi rumah tangga (jumlah dan umur anggota rumah tangga). Konsumsi. Penurunan nilai modal tersebut dinamakan penyusutan. Jumlah pendapatan yang digunakan untuk konsumsi. Dalam perekonomian tertutup sederhana. pendapatan nasional yang diterima oleh rumah tangga digunakan untuk hal berikut. 2. tergantung pada hal berikut. Bagian pendapatan yang tidak dibelanjakan akan digunakan untuk menabung. 3. Perekonomian suatu negara dikatakan tertutup bila tidak mengenal hubungan dengan luar negeri sehingga tidak terdapat transaksi ekspor impor. antara lain. yang disebut dengan saving (S). 84 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Pajak penjualan atas barang mewah (PPn BM). 2. Berdasarkan tabel tersebut di atas Produk Domestik Bruto ditambah dengan pendapatan neto terhadap luar negeri atas faktor produksi menghasilkan Produk Nasional Bruto. Menabung. Secara matematis dapat dirumuskan: Y = C + S Keterangan: Y = pendapatan nasional C = konsumsi S = tabungan Dari rumus di atas dapat diketahui bahwa pendapatan hanya digunakan untuk belanja atau ditabung.aktor-faktor Yang Memengaruhi Tabungan. . Tuntutan lingkungan. 1.Pajak Pertambahan nilai (PPn). Sedangkan perekonomian suatu negara dikatakan sederhana bila tidak mengenal transaksi ekonomi yang dilakukan pemerintah.. . Membeli barang dan jasa. perlu diketahui terlebih dahulu faktor-faktor yang memengaruhi masing-masing komponen pendapatan nasional. Besarnya pendapatan rumah tangga setelah dikurangi pajak penghasilan dan potongan-potongan. dan Investasi Untuk melaksanakan kebijakan ekonomi dalam rangka peningkatan pendapatan nasional suatu negara. yang disebut dengan pengeluaran konsumsi (C). 3) Pengeluaran untuk pembentukan modal tetap dimaksudkan untuk digunakan dalam proses produksi. maka dari waktu ke waktu nilai modal tetap tersebut akan turun. 1. Disebut pajak tidak langsung netto karena sudah dikurangi dengan subsidi.

Tingkat bunga yang tinggi menyebabkan perusahaan kurang berminat melakukan investasi. 1. Bila tingkat bunga bank naik. 1. tabungan akan digunakan untuk pengeluaran investasi. Pengertian dan Kegunaan Pendapatan Per Kapita Pendapatan nasional merupakan gambaran kemampuan suatu negara dalam sumber daya yang masih potensial untuk direalisir menjadi produk nasional. maka akan bertambah tinggi pula tingkat pendapatan nasional yang dapat diperoleh negara yang bersangkutan. Pendapatan nasional pada satu tahun tertentu hanya menggambarkan keadaan statis pada waktu itu. Dalam jangka panjang. Tingkat bunga. demikian pula sebaliknya. 3. Untuk melihat kemajuan ekonomi suatu negara perlu ada dua unsur. Jumlah pendapatan yang diterima dan besarnya bagian yang akan dikeluarkan untuk konsumsi. Jumlah pendapatan yang ingin disimpan untuk tujuan berjaga-jaga dan menghadapi keadaan mendadak di waktu yang akan datang.Sedangkan jumlah pendapatan yang ditabung tergantung pada hal berikut. yaitu sebagai berikut. Kekuatan permintaan konsumen akan barang dan jasa. 2. Pendapatan nasional tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya kriteria untuk melihat kemajuan suatu negara di bidang perekonomian. G. Pendapatan Per Kapita 1. Permintaan konsumen yang kuat menyebabkan meningkatnya laba dan mendorong perusahaan untuk melakukan lebih banyak investasi pabrik dan mesin untuk memenuhi permintaan konsumen. Pendapatan Nasional 85 . 2. Oleh karena itu didapatkan rumus-rumus sebagai berikut: Y=C+S dan Y=C+I Sehingga I = S Adapun faktor yang memengaruhi besamya investasi antara lain sebagai berikut. tentunya setelah dikurangi dengan pengeluaran-pengeluaran mendadak. Tingkat bunga (tingkat bunga merupakan harga modal). orang cenderung mengurangi bagian pendapatan untuk tujuan konsumsi dan meningkatkan tabungan atau investasi. Indonesia yang mempunyai banyak sumber daya belum dapat sepenuhnya mengolah sumber daya itu menjadi produk. Semakin tinggi kemampuan suatu negara dalam mengolah potensi ekonominya.

Pertambahan pendapatan nasional dari tahun ke tahun yang akan menggambarkan pertumbuhan ekonomi. b. Kemudahan memperoleh bahan-bahan kebutuhan hidup yang utama. Pendapatan per kapita diperoleh dengan membagi pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduknya. Dengan demikian diperoleh pendapatan tiap jiwa secara rata-rata dalam negara itu. 2. b. d. peningkatan pendapatan per kapita tidak akan mencapai hasil yang memuaskan. Pendapatan per kapita = NY p Keterangan: NY = pendapatan nasional (national income) p = jumlah penduduk (total population) Meskipun dapat digunakan untuk mengukur kemajuan ekonomi suatu negara. c. Pendapatan per kapita yang akan menggambarkan pendapatan rata-rata penduduk dalam suatu negara. pendapatan per kapita tidak dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemakmuran penduduk suatu negara. pertumbuhan penduduk harus dikendalikan agar tingkat pertumbuhannya tidak melebihi pendapatan nasional. Pembagian (distribusi) pendapatan nasional. pangan. maka negara itu tidak dapat dikatakan makmur walaupun pendapatan nasionalnya tinggi dan pendapatan per kapitanya tinggi. Apabila pertumbuhan penduduk berlangsung tanpa kendali. Penduduk. usaha peningkatan pendapatan nasional merupakan suatu keharusan. bahkan bisa terjadi pendapatan per kapita akan menurun. Usaha peningkatan pendapatan nasional harus disertai dengan pengendalian pertumbuhan penduduk. Jadi. dan papan. Apabila pendapatan nasional hanya menumpuk pada segelintir orang saja. Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk per kapita (tiap orang) dalam suatu negara. Hubungan Pendapatan Nasional. Untuk melihat tingkat kemakmuran suatu negara dapat dilihat dari: a. Kemudahan memperoleh lapangan kerja dengan balas jasa yang setimpal. 86 Ekonomi SMA/MA Kelas X . dan Pendapatan Per Kapita Dalam rangka mencapai kemakmuran suatu negara.a. Pendapatan per kapita dapat dihitung dengan rumus berikut. seperti sandang. kemajuan ekonomi selain diukur dengan pertambahan pendapatan nasional juga diukur dengan pertambahan pendapatan per kapita dari tahun ke tahun. Oleh karena itu. Persentase penduduk negara itu yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

3 4.0 0.9 2.9 4.8 5.4 4 0.5 1.0 8.3 0.3 8.3 5.3 0.0 10.5 -5.) Database April 2002 Pendapatan Nasional 87 .4 2.4 4.0 1. Tabel 5.4 5.8 6.0 6.0 10. tetapi nilai riilnya menurun sebagai akibat kenaikan harga.4 1.Bagi Indonesia yang tingkat pertumbuhan penduduknya relatif tinggi.3 7.8 Catatan : 1) Badan Pusat Statistik/BPS 2) International Monetary . 3.1 3.1 4.3 2.4 0.82 .9 9. Bagi negara-negara yang mengalami inflasi berat.ilipina Singapura Muangthai Pakistan Korea Selatan Jepang India Hongkong Srilangka RRC Bangladesh Myanmar Vietnam 2 4.0 10. usaha pengendalian penduduk dilakukan dengan melaksanakan program keluarga berencana sebagai suatu kebijakan pemerintah.4 3.9 10. Di samping itu perlu pula diperhatikan nilai riil pendapatan.6 3.4 1.5 6.3 7.2 8.7 8.2 4.9 0.8 2.0 6.2 5.2 3 -13.7 7.8 4.0 4.7 6.7 5 4.4 Laju Produk Domestik Bruto Beberapa Negara Menurut Harga Konstan 1997–2001 Negara 1997 1998 1999 2000 2001 1 Indonesia Malaysia .0 6.1 3.2 6.2 5.8 4.0 1.8 5.0 5.7 1.3 4.4 0. kita perlu membandingkan laju Produk Domestik Bruto Indonesia dengan beberapa negara di dunia baik dengan sesama negara berkembang maupun dengan negara-negara maju.3 4.9 8.6 0.9 6. Perbandingan Laju PDB Indonesia dengan Laju PDB Luar Negeri Untuk melihat tingkat kemajuan ekonomi Indonesia dalam dunia internasional.2 10.4 5.1 6 3. pendapatan per kapita riil sulit ditingkatkan.1 7.4 6.9 4. Mungkin saja nilai nominal pendapatan mengalami kenaikan.7 7. Tabel berikut ini menggambarkan laju Produk Domestik Bruto beberapa negara di dunia dibandingkan dengan laju Produk Domestik Bruto Indonesia.und (IM.6 3.8 5.

850 …. Meskipun rata-rata negara lain juga mengalami penurunan. 300 490 24. posisi laju pertumbuhan PDB Indonesia turun tajam mencapai -13. 3. dan kelompok negara berpendapatan tinggi.1%. namun jika kita lihat pada tahun-tahun berikutnya (19992001) laju pertumbuhan PDB Indonesia begitu lambat.Dari tabel di atas. Tetapi memasuki tahun 1998.490 Pertumbuhan PpK Per Tahun 1980 -1993 4. tetap menunjukkan angka positif sebesar 4. Bank dunia (World Bank) mengelompokkan negara-negara di dunia berdasarkan pendapatan per kapitanya menjadi empat lapisan. Indonesia dan Beberapa Negara Lain Negara Indonesia .7 % 3. kelompok negara berpendapatan menengah ke bawah.2 % 1.740 31. Muangthai.. menurut klasifikasi Bank Dunia.5 menunjukkan perbandingan pendapatan per kapita Indonesia dibandingkan dengan negara lain. Jika pada tahun 1984 pendapatan per kapita Indonesia baru berkisar US$450 per tahun.110 3. laju pertumbuhan PDB Indonesia meskipun tidak terlalu tinggi. Tabel 5. Pendapatan Per Kapita dan Kemiskinan Pertumbuhan ekonomi yang baik ditunjukkan dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat. Dengan pendapatan per kapita sebesar itu. Tahun 2002 dan seterusnya diharapkan laju pertumbuhan PDB Indonesia mencapai peningkatan yang signifikan. kini sudah mencapai bilangan yang berkisar US$740. dapat kita lihat bahwa pada tahun 1997.4 % 3.ilipina Thailand Malaysia Singapura Brunei Darusalam India RRC Amerika Serikat Jepang Pendapatan per Kapita (1993.5 % 6. Tabel 5.5 Perbandingan Beberapa Indikator Ekonomi Dasar. 4. yaitu kelompok negara berpendapatan rendah. Hal ini disebabkan oleh krisis ekonomi yang berkelanjutan bahkan meningkat menjadi krisis yang multi dimensi. Pakistan dan sebagainya.6 % 6.0 % 8.7% yang lebih tinggi daripada Jepang.4 % Sumber: World Development Report.2 % -0. Indonesia masih tergolong sebagai negara berpendapatan menengah ke bawah.140 19. 1995 88 Ekonomi SMA/MA Kelas X .1 % …. US$ ) 740 850 2. kelompok negara berpendapatan menengah atas.

selama periode 1980-1993 pendapatan per kapita Indonesia tumbuh 4. dan Brunei Darussalam masing-masing adalah 67. Umur rata-rata orang Indonesia. kendati lebih panjang daripada rakyat India yang hanya 61 tahun. keadaan sebaliknya bisa terjadi. sampai dengan tahun 1993. Pendapatan per kapita bukan merupakan satu-satunya tolok ukur untuk menilai tingkat kemakmuran suatu bangsa atau kesejahteraan rakyat sebuah negara. yang akibat ketidakstabilan di dalam negeri. Sebagai perbandingan. Marilah kita simak sepintas berbagai tolok ukur lain tersebut untuk Indonesia serta perbandingannya dengan beberapa negara lain. Pendapatan per kapita adalah sebuah konsep rata-rata dan belum memperhatikan distribusi pendapatan di kalangan penduduk. Meskipun produk nasional bruto per kapita Cina lebih rendah. Angka ini.ilipina. indeks mutu kehidupan secara fisik (physical quality life of index). Singapura. Tingkat kesejahteraan penduduk dapat pula dilihat melalui alokasi pengeluaran konsumsinya. adalah 63 tahun. pendapatan per kapita Indonesia termasuk yang terendah setelah India dan Cina.ilipina. dan masih banyak lagi.Di dalam lingkup Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Tolok ukur lain mengenai kesejahteraan (sekaligus kemiskinan) penduduk sebuah negara juga dapat dilihat dari angka harapan hidup (life expectacy). Pendapatan Nasional 89 . Thailand. Akan tetapi terhadap Cina. Perekonomian Indonesia masih jauh lebih baik bila dibandingkan dengan India. Semakin sejahtera penduduk suatu negara akan semakin kecil pengeluaran konsumsinya untuk pembelian bahan pangan. berdasarkan data tahun 1993.69.2 persen rata-rata per tahun untuk kurun waktu yang sama. sementara pendapatan per kapita Cina melaju dengan 8. Sedangkan penilaian kesejahteraan penduduk di sebuah negara harus pula memperhatikan distribusi itu di kalangan penduduk. selama periode 1980-1993 mengalami pertumbuhan pendapatan per kapita negatif. namun juga karena pertumbuhannya lebih cepat.75 dan 74 tahun. Bahkan masih lebih rendah daripada . pertumbuhan mereka akhir-akhir ini jauh lebih cepat.2 persen rata-rata per tahun. rasio-dokter-penduduk (doctor-population-ratio). Begitu pula untuk persentase penduduk dewasa yang buta aksara. Hal yang sama berlaku untuk angka kematian bayi dan jumlah dokter per 1000 penduduk (rasio dokter-penduduk). Angka sejenis untuk . masih termasuk yang terendah dalam lingkup ASEAN. Bukan saja karena pendapatan per kapita yang lebih tinggi.

625 2.6 Klasifikasi Negara Menurut Bank Dunia Berdasarkan Produk Nasional Bruto Per Kapita pada Tahun 1993 Kelompok Negara Berpendapatan Tinggi Berpendapatan Menengah–Atas Berpendapatan Menengah–Bawah Berpendapatan Rendah PNB / Kapita (US $) > 8.6 Orang Persen Persen 1990 1991 23 52 27 22 – – 48 52 61 23 10 17 Sumber: World Development Report.4 80 4 1.4 76 9 2.4 69 30 1.7 Beberapa Tolok Ukur Kesejahteraan Nonpendapatan Indonesia dalam Perbandingan Internasional Tolok Ukur Harapan hidup Kematian bayi per 1000 kelahiran Jumlah dokter per 1000 penduduk Penduduk dewasa buta aksara Porsi pengeluaran untuk pangan Satuan Tahun Indo.625 696 – 2. Carilah data mengenai pendapatan per kapita masyarakat Indonesia tahun 2006 di media massa atau internet! 2.4 71 13 0.India RRC Malaysia Amerika Jepang acuan nesia Serikat Tahun Orang 1993 1993 1998 63 56 0.2 61 80 0. 1995 Tabel 5.786 – 8. 1993 dan 1995 Tugas 1.785 < 695 Sumber: World Development Report. Laporkan data tersebut secara tertulis kepada guru disertai komentarkomentar Anda mengenai pendapatan per kapita tersebut! 90 Ekonomi SMA/MA Kelas X .Tabel 5.

Inflasi Berdasarkan Tingkat Kualitas Parah atau Tidaknya 1) Inflasi ringan Inflasi ringan atau inflasi merangkak (creeping inflation) adalah inflasi yang lajunya kurang dari 10% per tahun. Laju inflasi ini secara nyata dapat dilihat dalam gerak kenaikan harga. Pendapatan riil masyarakat terutama masyarakat yang berpenghasilan tetap seperti buruh. Harga barang dan jasa cenderung naik. Macam-Macam Inflasi a. Dari keempat macam inflasi tersebut. Dapat pula dinyatakan bahwa inflasi adalah suatu proses menurunnya nilai uang secara kontinu. Kenaikan harga dari satu dua jenis barang saja bukan merupakan inflasi. yang dapat ditolerir hanyalah inflasi ringan karena kenaikan harga yang perlahan-lahan dapat mendorong investasi. mulai turun dan kenaikan upah selalu lebih kecil dibanding kenaikan harga. 2) Inflasi sedang Merupakan inflasi yang lajunya antara 10% sampai 30% per tahun. tidak dikatakan sebagai inflasi. adalah tingkat harga barang-barang dan jasa tidak tetap. 3) Inflasi berat Inflasi berat adalah inflasi yang lajunya antara 30% sampai 100%. 4) Inflasi liar (hyperinflation) Inflasi liar adalah inflasi yang lajunya di atas 100% per tahun. Kenaikan harga seperti ini tidak dianggap sebagai masalah ekonomi dan tidak memerlukan kebijakan untuk menanggulanginya. Kenaikan harga yang bersifat musiman. Kenaikan harga inilah yang dinamakan inflasi. Kenaikan harga sulit dikendalikan. kecuali bila kenaikan harga itu meluas pada sebagian besar harga barang lainnya. Tingkat sedang ini sudah mulai membahayakan kegiatan perekonomian.H. misalnya hari-hari besar atau terjadi sesekali saja. Pendapatan Nasional 91 . Inflasi adalah suatu proses atau peristiwa kenaikan tingkat harga barang-barang secara umum. Inflasi dikatakan sebagai suatu proses kenaikan harga. sebab pengusaha dapat menikmati kenaikan harga sebagai keuntungan. Biasanya hal ini diperburuk lagi oleh pelaku-pelaku ekonomi yang memanfaatkan keadaan untuk melakukan spekulasi. Dikatakan tingkat harga umum karena barang dan jasa itu banyak sekali jumlah dan jenisnya. Alasannya. Inflasi Dalam bahasan terdahulu dijelaskan bahwa perhitungan pendapatan nasional dapat dinyatakan atas dasar harga yang berlaku dan atas dasar harga tetap (konstan). inflasi seperti ini wajar terjadi pada negara berkembang yang berada dalam proses pembangunan. yaitu adanya kecenderungan harga meningkat terus-menerus. Ada kemungkinan harga sejumlah barang turun sedang barang yang lain justru naik. kecuali harga komoditas hasil pertanian pada waktu panen. 2. Inflasi 1.

Karena harga naik. 1) Inflasi karena tarikan permintaan atau inflasi permintaan Merupakan inflasi yang disebabkan oleh besarnya permintaan masyarakat akan barang-barang. Karena upah naik hargaharga akan naik. c. OPEC menaikan harga minyaknya. Akibatnya harga naik dari P1 ke P2. maka upah harus dinaikkan dan ini akan terus berkelanjutan. inflasi karena defisit anggaran belanja negara yang terus-menerus. harga naik dari P1 ke P2. maka kurva permintaan total bergeser dari Dl ke D2. Akibatnya. inflasi dapat dibedakan 1) Inflasi yang berasal dari dalam negeri (domestic inflation). inflasi dapat dibedakan menjadi sebagai berikut. Jenis inflasi dibedakan menjadi dua sebagai berikut. inflasi yang berasal dari dalam negeri juga dapat disebabkan olej kegagalan panen dan sebagainya. misalnya karena kenaikan harga bahan-bahan baku. Inflasi Berdasarkan Penyebabnya Berdasarkan penyebabnya. p p2 p1 S D2 D1 0 Q1 Q2 Q 92 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Dengan adanya kenaikan biaya produksi. sebagai berikut.b. maka terjadi penurunan sehingga kurva penawaran bergeser dari S1 ke S2. 2) Inflasi yang disebabkan karena kenaikan upah (wage cost push inflation). Inflasi karena kenaikan upah atau gaji sangat ditakuti karena akan menimbulkan spiral antara kenaikan upah dan harga. 2) Inflasi karena kenaikan biaya-biaya produksi (cost push inflation) Inflasi ini terjadi karena perubahan penawaran akibat naiknya biaya produksi. Inflasi ini diatasi pemerintah dengan mencetak uang baru dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pemerintah. misalnya karena kenaikan gaji pegawai negeri yang diikuti dengan kenaikkan upah pada usaha-usaha swasta. harga-harga barang naik. Misalnya. Inflasi Berdasarkan Asalnya Dari segi asalnya. Karena permintaan terhadap suatu barang naik. Inflasi yang disebabkan oleh tarikan permintaan sering disebut demand full inflation. 1) Inflasi yang disebabkan karena kenaikan harga (price push inflation). Selain itu.

kendaraan dan lain-lain yang berasal dari Jepang berpengaruh pada kenaikan harga-harga barang hasil produksi di Indonesia. pemerintah. Teori Klasik Teori klasik berpendapat. Para konsumen. Terdapat beberapa teori mengenai jumlah uang yang beredar. Hal ini terlihat karena hubungan antara jumlah uang dan nilai uang. Produksi tidak dapat dinaikkan karena dibatasi kapasitas produksi. Hal ini menyebabkan keteganganketegangan di pasar. tingkat harga terutama ditentukan oleh jumlah uang yang beredar. b. produsen. Secara garis besar. Misalnya. a. dan luar negeri bersama-sama akan membeli lebih banyak barang yang dihasilkan kapasitas produksi yang ada. Tanpa adanya kenaikan jumlah uang yang beredar tidak akan timbul inflasi. 3. Penyebab Inflasi dan Teori Inflasi Terjadinya inflasi selalu dihubungkan dengan jumlah uang yang beredar. Teori Keynes Menurut pandangan Keynes. Pendapatan Nasional 93 . Bila jumlah uang bertambah. bahan foto. inflasi yang terjadi di Jepang menimbulkan inflasi pula di Indonesia karena kenaikan harga bahan cat. Pertambahan jumlah uang yang beredar disebabkan defisit APBN atau adanya perluasan kredit. yang paling menentukan kestabilan kehidupan ekonomi nasional ialah permintaan masyarakat.P1 D1 ngaruh pada kenaikan harga barang-barang impor. a. inflasi disebabkan oleh hal-hal berikut. antara lain sebagai berikut. Jumlah barang dan jasa yang diproduksi tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar sehingga harga-harga menjadi naik dan timbul lagi inflasi. Ini berarti nilai uang menurun karena daya beli menjadi rendah. Jenis inflasi ini banyak dialami oleh negara-negara berkembang yang sebagian besar usaha produksinya mempergunakan bahan dan 0 Q Q2 Q1 alat dari luar negeri. P2 S1 Inflasi ini timbul karena adanya inflasi di luar negeri yang berpe. 1) Jumlah uang beredar Penyebab inflasi adalah adanya pertambahan dari jumlah uang yang beredar. teori inflasi dibagi dalam tiga kelompok yang menyoroti aspek-aspek tertentu dari proses inflasi.2) Inflasi yang berasal dari luar neP S2 geri (imported inflation). harga-harga akan naik. Teori Kuantitas Menurut teori ini.

Keadaan tersebut menyebabkan permintaan keseluruhan (agregat) meningkat melebihi jumlah barang yang tersedia (penawaran agregat). Teori Keynes Menurut teori Keynes. b) Masyarakat mulai sadar bahwa ada inflasi. akibatnya harga-harga tidak naik namun ini justru merupakan awal dari munculnya inflasi. dan serikat buruh. Pemerintah berusaha memperoleh bagian lebih besar dari output masyarakat dengan jalan mencetak uang baru (untuk menutup defisit anggaran). 94 Ekonomi SMA/MA Kelas X . pengusaha swasta. Kekuatan ini terdiri dari hal berikut. inflasi terjadi karena masyarakat ingin hidup di luar batas kemampuannya (secara ekonomis).2) Psikologi (harapan) masyarakat mengenai kenaikan harga di masa mendatang. Dalam tahap ini orang sudah mulai kehilangan kepercayaan terhadap nilai mata uang. Hal ini menjadikan kenaikan permintaan sehingga harga-harga akan meningkat. 1) Ketidakelastisan dari penerimaan ekspor. Kelompok sosial yang dimaksud adalah pemerintah. Penambahan jumlah uang tidak lagi disimpan tetapi dipergunakan untuk membeli barang. c) Terjadinya pada keadaan inflasi yang sudah parah (hyperinflation). c. Masing-masing kelompok menginginkan bagian yang lebih besar daripada kelompok yang lain. Teori Strukturalis Teori ini memberikan tekanan pada kekuatan dari struktur perekonomian seperti yang terjadi di negara-negara berkembang. yaitu nilai ekspor tumbuh secara lamban dibandingkan dengan pertumbuhan sektor lain. a) Masyarakat tidak mengharapkan harga-harga naik pada masa mendatang sehingga sebagian uang yang diterimanya disimpan. Ada tiga kemungkinan keadaan sehubungan dengan psikologi masyarakat. Ada kekuatan utama dalam perekonomian-perekonomian negara-negara sedang berkembang yang bisa menimbulkan inflasi. Golongan pengusaha swasta ingin melakukan investasi-investasi baru setelah memperoleh kredit dari bank. Hal ini dikatakan menimbulkan celah inflasi atau inflationary gap. b. Terjadi perebutan rezeki di antara kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Akibatnya harga barang-barang akan naik secara umum dan terjadilah inflasi. Proses perebutan ini menyebabkan permintaan masyarakat terhadap barang-barang selalu melebihi jumlah barang-barang yang tersedia. misalnya jumlah uang yang beredar bertambah 20% mengakibatkan harga naik lebih dari 20%. Serikat buruh (pekerja) berusaha memperoleh kenaikan upah. ditandai oleh adanya peredaran uang yang makin cepat.

tanah. Maka impor berkembang lebih cepat. 3) Inflasi menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi di masa depan Inflasi akan semakin berkembang apabila tidak dikendalikan. Inflasi dapat mempengaruhi perekonomian. Di samping itu. 4) Inflasi menimbulkan masalah neraca pembayaran Inflasi menyebabkan harga barang-barang impor lebih murah dibandingkan harga barang produksi dalam negeri. para pemilik modal cenderung melakukan investasi spekulatif. Kenaikan gaji ini mengakibatkan naiknya biaya produksi yang berarti pula naiknya harga.2) Ketidakelastisan penawaran atau produksi bahan makanan yang tumbuh tidak secepat pertambahan penduduk dan penghasilan per kapita. Makin tinggi tingkat inflasi. Selanjutnya muncul tuntutan karyawan supaya gaji dinaikan. 2) Inflasi mengurangi kegairahan penanaman modal untuk mengembangkan usaha-usaha produktif Untuk menghindari kemerosotan nilai uang (modal) yang mereka pinjamkan. misalnya membeli rumah. tetapi ekspor akan bertambah lambat. Keadaan tersebut mengakibatkan terjadinya defisit neraca pembayaran dan kemerosotan nilai mata uang dalam negeri. individu dan masyarakat. 95 Pendapatan Nasional . Pengaruh dan Akibat Inflasi Inflasi merupakan kondisi yang tidak diharapkan terjadi dalam suatu negara. Investasi tersebut lebih menguntungkan daripada melakukan investasi yang produktif. 4. Tingkat bunga yang tinggi akan mengurangi kegairahan penanaman modal untuk mengembangkan usaha-usaha produktif. Demikian seterusnya setiap kenaikan harga akan menimbulkan kembali tuntutan kenaikan upah atau gaji. sehingga harga bahan makanan naik melebihi kenaikan harga barang lain. lembaga-lembaga keuangan dan perbankan akan menaikkan tingkat bunga pinjaman. a. arus modal ke luar negeri akan lebih banyak daripada yang masuk ke dalam negeri. dan menyimpan barang berharga. Gagal mengendalikan inflasi akan menimbulkan ketidakpastian ekonomi dan arah perkembangan ekonomi akan sulit diramalkan. makin tinggi pula tingkat bunga yang mereka tentukan. inflasi menimbulkan dampak sebagai berikut: 1) Inflasi mendorong penanam modal spekulatif Pada masa inflasi. Inilah yang kita kenal sebagai proses inflasi spiral. Pengaruh terhadap Perekonomian Inflasi dapat menyebabkan perekonomian tidak berkembang. Dalam kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi.

Inflasi yang tidak disertai dengan kenaikan suplai uang disebut inflasi yang tidak disahkan. Bagi para pemilik modal kondisi ini sangat menguntungkan. Masyarakat yang memegang uang tunai juga akan dirugikan karena penurunan nilai riilnya. inflasi cenderung menimbulkan kemerosotan pendapatan riil sebagian besar tenaga kerja. Setiap negara mempunyai usaha yang berbeda-beda dalam mengatasi laju inflasi. dan pertokoan) akan mengalami kenaikan. Dengan demikian. 3) Nilai Riil Tabungan Merosot Masyarakat menyimpan sebagian kekayaannya dalam bentuk deposito dan tabungan di bank. pemerintah mencetak uang baru). Inflasi merupakan kondisi yang meresahkan masyarakat dan mengakibatkan kekhawatiran pemerintah. 1) Kesenjangan Distribusi Pendapatan Dalam masa inflasi. nilai riil tabungan tersebut akan merosot. Beberapa kebijakan yang dapat diambil pemerintah dalam menekan tingkat inflasi adalah sebagai berikut. 5. pemerintah selalu berusaha menekan inflasi serendah-rendahnya mengingat inflasi tidak dapat dihapuskan seratus persen. Dengan demikian inflasi memperlebar kesenjangan distribusi pendapatan di antara anggota-anggota masyarakat. Cara Mengatasi Inflasi Inflasi ada yang disahkan (validated). rumah. Adapun alat-alat kebijakan moneter adalah sebagai berikut.b. a. 2) Pendapatan Riil Merosot Sebagian tenaga kerja merupakan para pekerja yang berpenghasilan tetap. Dalam masa inflasi. pendapatan riil penduduk berpenghasilan rendah merosot. Kebijakan Moneter Kebijakan ini adalah kebijakan Bank Sentral untuk mengurangi jumlah uang dengan cara mengendalikan pemberian kredit oleh Bank Umum kepada masyarakat. nilai harta tetap (seperti tanah. Akibat Inflasi terhadap Individu dan Masyarakat Akibat buruk inflasi terhadap individu dan masyarakat dapat dibedakan atas tiga aspek berikut ini. bangunan pabrik. yaitu inflasi yang dibiarkan berlangsung terus-menerus karena pemerintah mengizinkan penambahan suplai uang (misalnya karena defisit anggaran. Sebaliknya. Dengan menaikkan tingkat bunga diharapkan jumlah uang yang beredar 96 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 1) Politik Diskonto Politik dskonto (discount policy) adalah politik Bank Sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan dan menurunkan tingkat bunga. Saat inflasi kenaikan harga-harga selalu mendahului kenaikan pendapatan. Oleh sebab itu. Ini berarti kemakmuran masyarakat merosot.

Misalnya. Dengan membeli surat berharga diharapkan uang yang beredar di masyarakat akan bertambah. Jika pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar di masyarakat berkurang. yaitu dengan jalan membeli dan menjual suratsurat berharga. bank tersebut dapat dan boleh menciptakan uang giral sebanyak maksimum Rp200. Kebijakan . tetapi oleh hambatan perekonomian. 2) Politik Pasar Terbuka Untuk memperkuat politik diskonto. giro dan sebagainya) yang boleh dikeluarkan oleh bank yang bersangkutan. Dapat juga ditempuh cara menggunting uang. Angka perbandingan itu disebut cash ratio. 3) Peningkatan Pinjaman Pemerintah Langkah berikutnya dalam kebijakan fiskal ialah meningkatkan pinjaman pemerintah. Dengan diturunkannya suku bunga diharapkan masyarakat akan menarik uangnya dari bank karena bunga tidak memadai. bank sentral dapat menaikkan besarnya cash ratio. Bank Sentral akan menurunkan suku bunga jika timbul deflasi. Cara yang paling efektif bagi pelaksanaan pinjaman pemerintah ialah membekukan sebagian simpanan masyarakat di bank. Dengan kenaikan tarif pajak. dan begitu pun sebaliknya. seperti produksi bergerak jauh di bawah kapasitas sehingga barang-barang yang dibutuhkan masyarakat tidak cukup tersedia. Sebaliknya dengan menjual surat berharga diharapkan uang yang beredar dalam masyarakat akan tersedot. tetapi hal ini sangat berbahaya bagi negara berkembang karena inflasi di negara berkembang bukan disebabkan kelebihan uang beredar. 3) Politik Persediaan Kas (Cash Ratio Policy) Adalah politik Bank Sentral untuk memengaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan dan menurunkan perbandingan minimum antara uang tunai yang dimiliki oleh bank umum dengan uang giral (cek.iskal 1) Pengaturan Pengeluaran Pemerintah Pemerintah harus menjaga penggunaan anggaran negara agar sesuai dengan perencanaan. b.00 uang tunai yang dimiliki bank umum. Bank Sentral juga menjalankan politik terbuka (open market policy). Sebaliknya. 2) Peningkatan Tarif Pajak Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang utama. maka penghasilan rumah tangga akan berkurang sehingga daya beli masyarakat atas barang dan jasa juga berkurang. Pembelanjaan negara yang melampaui batas yang ditentukan atau direncanakan akan mendorong pertambahan uang beredar dan sebaliknya.000. besar cash ratio adalah 20% berarti untuk setiap Rp1. 00. Pendapatan Nasional 97 . dengan jalan tanpa paksaan atau dengan pinjaman paksa.di masyarakat akan berkurang karena orang akan lebih banyak menyimpan uangnya di bank.

Pengertian Angka Indeks Angka indeks adalah suatu ukuran statistik untuk menyatakan perubahanperubahan relatif yang terjadi dari waktu ke waktu terhadap nilai suatu variabel atau sekelompok variabel. yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Angka Indeks Harga (Price Relative) Angka indeks harga adalah suatu ukuran yang menunjukkan tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada harga dari waktu ke waktu. a. 98 Ekonomi SMA/MA Kelas X . dikenal tiga macam angka indeks yang utama yaitu sebagai berikut. hasil penjualan. 4. setiap kelompok beranggotakan 4–6 siswa! 2. ekspor. Setiap kelompok mencari infomasi tentang inflasi yang sedang berlangsung dalam perekonomian Indonesia! 3. kegiatan produksi. Bentuklah kelompok. Dengan angka indeks. Informasi inflasi tersebut dapat diperoleh dengan cara sebagai berikut: a. Macam-Macam Indeks Dalam bidang ekonomi. pemilik perusahaan. Oleh karena itu. Hasil diskusi kelompok kemudian dirumuskan untuk bahan diskusi kelas (diskusi antarkelompok). Diskusikan informasi yang diperoleh itu dalam kelompok Anda masingmasing! 5. 2) nilai ekspor dan impor. mencari data aktual lewat media massa atau internet. ahli ekonomi. Pihak-pihak yang berkepentingan atas angka indeks.Tugas 1. pejabat pemerintah. Contohnya. 6. wawancara dengan pengamat ekonomi atau para pelaku ekonomi. dan jumlah uang yang beredar. banyak pihak yang membutuhkan angka indeks untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada dua waktu yang berlainan. Indeks Harga dan Peranannya dalam Ekonomi 1. Angka indeks merupakan suatu angka yang dapat digunakan untuk melakukan perbandingan antara kegiatan yang sama dalam waktu yang berbeda. Kumpulkan hasil diskusi kelompok Anda masing-masing kepada guru untuk bahan penilaian! I. yang meliputi: 1) perubahan biaya hidup. dapat diketahui maju mundumya suatu usaha atau kegiatan. 2. antara lain. b. Indeks harga yang disusun dari periode ke periode dapat digunakan untuk mengetahui pola perubahan dari tahun ke tahun. dan penegak hukum.

33 1. dan 5) nilai tukar rupiah terhadap valuta asing.25 1.18 0.46 0.89 0.42 1.93 0.50 1.68 0.09 Pendapatan Nasional 99 .75 3.42 0.54 0.11 0.65 0.55 0.59 1.66 4.06 1.92 1.8 Perumahan Batu bata Genteng Kayu balkon Kontrak rumah Pasir Semen Tegel Sewa rumah tukang Minyak tanah Air minum Listrik Pembantu rumah tangga 1.00 1.17 1. Berikut ini diberikan contoh tabel indeks harga konsumen (IHK).20 Aneka Barang Dokter Rumah sakit Uang sekolah Surat kabar Angkutan kota Bensin Bus antarkota Telepon/pulsa Rokok kretek 1.66 0.60 0. Penimbang IHK untuk Beberapa Barang dan Jasa (%) Makanan Beras Daging ayam Daging sapi Bandeng Susu bubuk Telur ayam ras Tahu tempe Jeruk Pisang Lombok merah Minyak goreng Gula pasir Kopi bubuk Mie baso Kue basah Nasi rames 1.78 0.22 1.86 Sandang Celana panjang Kemeja pria katun Gaun Sepatu wanita Sepatu anak Emas perhiasan 0.35 0.70 3.77 Tabel 5.51 1.71 5.75 0.78 2.11 0. 4) harga emas murni.89 4.3) siklus perdagangan.06 3.56 0.54 1.37 2.64 0.90 0.

c. yang diperoleh dengan cara melakukan perkalian antara harga dan kuantitas. 4. c. a. Angka Indeks Nilai (Value Relative) Angka indeks nilai yaitu angka indeks yang menunjukkan perubahan nilai uang dari suatu periode ke periode lain. Indeks harga merupakan ukuran perbandingan dari suatu harga. Hal-hal inilah yang mendorong para ahli statistik dan ekonomi untuk melakukan penemuan-penemuan baru dalam pengembangan teknik pengukuran perubahan harga dan alat perbandingan tingkat harga dari satu periode ke periode lain. Indeks harga merupakan alat untuk memperlihatkan perubahan-perubahan harga pada satu atau berbagai jenis barang. Adapun ciri-ciri indeks harga adalah sebagai berikut. Ciri-ciri Harga dan Indeks Harga Harga merupakan jumlah unit moneter yang dibutuhkan untuk memperoleh jumlah barang tertentu. Harga dapat dipengaruhi jumlah barang yang tersedia di masyarakat.b. Latar Belakang Perkembangan Indeks Harga Pemenuhan kebutuhan manusia berupa barang dan jasa tidak terlepas dari faktor harga. a. Kenaikan dan penurunan harga tergantung pada jumlah permintaan dan penawaran barang di masyarakat. Para pemimpin atau manajer selalu dihadapkan pada data-data yang harus diolah sehingga bisa digunakan sebagai input untuk pengambilan keputusan. Angka Indeks Kuantita (Quantity Relative) Angka indeks kuantita yaitu angka indeks yang menunjukkan perubahanperubahan yang terjadi pada jumlah komoditas yang dihasilkan atau jumlah komoditas yang dikonsumsi dari waktu ke waktu. Indeks harga digunakan sebagai alat pengukur perubahan harga. b. para pemimpin atau manajer dapat mengelola data-data yang 100 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Harga dapat dijadikan sebagai alat penentuan nilai suatu barang dibandingkan barang lain. Ketegangan-ketegangan produsen sebagai penghasil barang dan konsumen sebagai pembeli dan pemakai barang akan muncul sebagai akibat dari ketidakseimbangan fluktuasi harga barang. b. Ketidakseimbangan ini antara lain berkenaan dengan harga barang produsen yang harus dibeli konsumen tidak seimbang dengan pendapatan konsumen. 5. Peranan Indeks Harga dalam Ekonomi Indeks harga merupakan barometer kondisi ekonomi secara umum. Ciri-ciri harga adalah sebagai berikut. 3. Dengan indeks harga. c.

Indeks Harga Konsumen Indeks harga konsumen menggambarkan perubahan-perubahan harga barang dan jasa yang dibeli konsumen. Alat bagi pemerintah untuk menetapkan kebijaksanaan-kebijaksanaan harga di masa yang akan datang. a. c. perkayuan. Barang-barang yang diukur meliputi barang-barang dari jenis bahan mentah dan barang jadi yang diperjualbelikan di pasar primer. Pada umumnya indeks harga konsumen merupakan ukuran statistik perubahan harga eceran barang-barang dan jasajasa konsumtif. dan perikanan. tanaman perdagangan. Jenis barang-barang yang digunakan bagi penyusunan indeks ini diklasifikasikan dalam sektor-sektor tertentu dan pada tiap sektor dapat dibagi dalam subsektor. 6. data-data tentang harga barang dan jasa harus dikumpulkan dari berbagai kota yang benar-benar menggambar-kan keluarga konsumen yang membelanjakan pendapatannya. Indeks harga dapat dijadikan sebagai dasar untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kemajuan ekonomi dan faktor-faktor yang menghambat kemajuan ekonomi. agar tidak terjadi adanya penetapan harga secara sewenang-wenang oleh produsen yang dapat menyebabkan terjadinya kondisi yang tidak seimbang antara harga barang dan jasa yang harus dibayar konsumen dengan kemampuan membeli konsumen. b. Indeks ini digunakan untuk mengukur perubahan harga selama dua periode dan bukan perubahan oleh kualitas. Indeks harga dapat dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan pola-pola kebijaksanaan ekonomi secara keseluruhan. Sektor pertanian dengan subsektor bahan makanan. Indeks Harga Perdagangan Pasar Indeks ini mengukur arah gerakan harga pada pasar primer. atau penjualan.ada. Harga yang digunakan dalam menyusun indeks ini adalah harga produsen dan bukan harga perdagangan besar. Contohnya adalah sebagai berikut. kehutanan. Pendapatan Nasional 101 . baik mengenai barang-barang maupun golongan barang-barang tertentu. Dilihat dari fungsinya. dan kebijaksanaan moneter. 7. peranan indeks harga dalam kegiatan ekonomi adalah: a. peternakan. Indeks harga dapat dijadikan sebagai dasar perbandingan untuk mengukur tingkat kemajuan ekonomi masa sekarang dengan masa-masa sebelumnya. Saat ini kebutuhan para pemimpin atau manajer akan indeks harga berbagai barang sangat besar sekali yang disebabkan oleh persaingan-persaingan yang sangat ketat pada zaman globalisasi ekonomi. sehingga dapat mengetahui perkembangan usaha atau kegiatan yang dilakukan. kuantitas. dan d. Indeks ini bukan merupakan indeks biaya hidup dalam arti yang sebenarnya karena tidak mengukur perubahan dalam jumlah dan jenis barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen atau jumlah pengeluaran total guna biaya hidup konsumen. Dalam indeks harga konsumen.

Indeks Harga yang Dibayar dan Diterima Petani Indeks harga yang dibayar dan diterima petani merupakan indeks harga yang dibayar dan dibeli oleh petani baik untuk proses produksi maupun biaya hidupnya. Perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar oleh petani pada periode tertentu dinamakan nilai tukar (term of trad). karet. Indeks harga yang diterima petani meliputi pendapatan yang diterima petani yaitu 95% dari seluruh permintaan dalam bentuk yang hasil penjualan produk pertaniannya. barang cetakan. c. barang-barang logam dasar. Diskusikan data yang Anda peroleh dengan teman Anda semeja! 3. plastik. indeks harga perdagangan pasar. minuman. yaitu indeks pembelanjaan untuk konsumsi rumah tangga dan indeks pembelanjaan untuk produksi.b. kertas. batu kali. aspal. semen. barang impor. pasir. barang-barang kimia. Biro Pusat Statistik (BPS) secara periodik menerbitkan laporan indeks harga perdagangan besar di sektor bahan ekspor. Sektor industri dengan subsektor tekstil. pajak. dan upah buruh yang dibayar petani maka indeks ini disebut indeks paritas. mesin-mesin. Carilah data tentang indeks harga di media massa atau internet! Anda dapat memilih salah satu antara indeks harga konsumen. Indeks harga yang dibayar petani digunakan untuk mengukur perubahan harga dan dipengaruhi oleh perubahan kualitas barang-barang yang disimpan oleh para pedagang. hasil industri logam dan tembakau. barang-barang kulit. Tugas 1. 8.2 Indeks harga yang dibayar dan diterima Dalam penyusunan indeks harga petani memengaruhi kegiatan tanam atau produksi ini terdapat dua kategori penting yang dilakukan petani. hasil pengilangan minyak. makanan. indeks harga saham. kerikil. kapur. Catat dan simpulkan hasil diskusi dan serahkan kepada guru! 102 Ekonomi SMA/MA Kelas X . pakaian jadi. Sumber: Haryana Humardani Gambar 5. dan bahan bangunan. dan garam. Sektor pertambangan dan penggalian dengan subsektor batubara. 2. Apabila dalam penyusunan indeks harga ini dimasukkan jumlah bunga hipotek. barang-barang dari tanah liat. atau indeks harga petani.

Berdasarkan pendekatan ini.. pendapatan nasional adalah nilai seluruh barang jadi dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Rangkuman • Berdasarkan pendekatan produksi. angka harapan hidup tahun 1993. GN. NI = R + W + I + P Berdasarkan pendekatan pengeluaran. Jelaskan beberapa pendekatan untuk dapat merumuskan definisi pendapatan nasional dan sebutkan pula definisinya! 4. Berdasarkan pendekatan ini. Jelaskan perbedaan antara pajak tidak langsung dengan pajak langsung dan apa pula yang diperhitungkan sebagai pajak langsung! 3. dan mengapa masuknya barang setengah jadi dalam perhitungan pendapatan nasional akan menimbulkan perhitungan ganda! 2..Latihan Soal 1. Jelaskan perbedaan antara barang jadi dengan barang setengah jadi. Cermati di mana posisi Indonesia tahun 2000 dibanding negara tetangga jika ditinjau dari segi-segi berikut: a. c. + PnQn Berdasarkan pendekatan pendapatan. Berdasarkan pendekatan ini. NI = P1Q1 + P2Q2 + P3Q3 + . pendapatan nasional dirumuskan sebagai berikut. laju produk domestik bruto. Jelaskan berapa macam pendapatan nasional! Sebutkan konsep mana yang akan digunakan untuk menentukan pendapatan per kapita dan berikan juga rumusnya! 5. = C + I + G + (X – M) • • Pendapatan Nasional 103 . pendapatan nasional adalah seluruh pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan pada tahun tertentu. pendapatan nasional dirumuskan sebagai berikut. pendapatan nasional dirumuskan sebagai berikut. pendapatan per kapita tahun 1993. pendapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi. b.

. dan pendapatan bersih setelah pajak. Manfaat penghitungan pendapatan nasional adalah mengukur tingkat kemakmuran. Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk per orang (per kapita) dalam suatu negara. Pendapatan per kapita = NY 5p • Inflasi adalah proses atau peristiwa kenaikan tingkat harga barangbarang secara umum. jumlah uang yang beredar lebih banyak dari jumlah barang 2. deflasi d. Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. produk nasional neto (PNN).• • • Tujuan penghitungan pendapatan nasional adalah mendapatkan taksiran yang akurat mengenai nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam satu tahun. devaluasi e. jumlah uang yang beredar bertambah d. pendapatan nasional (PN). revaluasi c.ormatif A. ketidakseimbangan dalam perekonomian b. menelaah susunan perekonomian. produk domestik bruto (PDB). inflasi b.. Rumusnya adalah sebagai berikut. serta membandingkan perekonomian antardaerah dan antarnegara. Tes . Macam-macam inflasi dibedakan atas tingkat kualitas parah dan tidaknya.. c. d. penyebabnya. b.. jumlah uang yang beredar lebih sedikit dari jumlah barang e. atau e! 1. yakni produk nasional bruto (PNB).. membandingkan kemajuan perekonomian. kencenderungan naiknya harga-harga umum c. atau dapat juga dikatakan suatu proses menurunnya nilai uang secara kontinu. dan asalnya. Yang dimaksud dengan inflasi adalah . depresiasi 104 Ekonomi SMA/MA Kelas X .. pendapatan perseorangan. Apabila jumlah uang yang beredar melebihi jumlah barang yang tersedia akan mengakibatkan . a. a. Pendapatan per kapita diperoleh dengan membagi pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduknya. Terdapat enam konsep pendapatan nasional.

inflasi e. Inflasi yang disebabkan kenaikan permintaan disebut . demandpull inflation e. strukturalisasi e.. para pengusaha b... revaluasi d.. a. supplypull inflation d. spiral inflation 5. spiral inflation b..3.. Inflasi akan menguntungkan . Turunnya nilai uang dalam negeri dibandingkan dengan luar negeri dinamakan .. orang-orang yang berpenghasilan tetap e. menandakan adanya . Inflasi akan merugikan pihak terkait berikut ini. para penabung e... deflasi d. a. a. a. Jika jumlah uang beredar lebih sedikit dari jumlah barang dan jasa. demand pull inflation e. spiral inflation 4. para pengusaha 7. price cost push inflation c.. devaluasi b... pegawai negeri c.. orang yang berpiutang c.. depresiasi b. orang-orang yang mendepositokan uangnya di bank 6. apresiasi Pendapatan Nasional 105 . para pedagang d. devaluasi c. kecuali.. a. demand pull inflation c. Inflasi yang timbul karena kenaikan biaya produksi disebut . a. depresiasi 8. orang yang memilih utang b.. orang-orang yang berutang d.. cost pull inflation d. revaluasi c. wage cost push inflation b.

Bagaimana pendapatan nasional Indonesia? Dari segi pendapatan nasional saat ini. Sebutkan faktor-faktor dominan yang menyebabkan terjadinya inflasi di Indonesia! Mengapa hal tersebut terjadi? 6. Jelaskan perbedaan inflasi dengan tekanan inflator dan jelaskan pula kapan tekanan inflator itu dirasakan! 2...9. turis yang berbelanja di Indonesia B... Devaluasi akan merugikan . Jelaskan dampak inflasi terhadap kegiatan masyarakat! 4. nilai uang dalam negeri turun dibandingkan dengan nilai uang luar negeri c. konsumsi. orang yang berpiutang c. Sebut dan jelaskan faktor-faktor yang memengaruhi tabungan. a. orang yang berbelanja di luar negeri e. Tuliskan rumus untuk menghitung pendapatan per kapita! 106 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Indonesia tergolong negara yang bagaimanakah? 8. Sebutkan kebijakan yang diterapkan untuk mengatasi bahaya inflasi dan jelaskan mengapa inflasi dikatakan sebagai bahaya dalam kehidupan ekonomi! 5. Revaluasi menunjukkan . Sebutkan sumber-sumber penyebab terjadinya inflasi dan sebutkan tingkatan inflasi yang Anda ketahui! 3. Apa yang disebut pendapatan nasional? 7. dan investasi! 10. Jawablah dengan tepat! 1. nilai uang dalam negeri turun di luar negeri 10. orang yang memilih utang b. nilai uang dalam negeri tetap dibandingkan dengan nilai uang luar negeri b. orang yang berpenghasilan tetap d. nilai uang dalam negeri naik dibandingkan dengan nilai uang luar negeri d. Tuliskan rumus untuk menghitung pendapatan nasional dari sudut pendekatan produksi! 9. a. nilai uang dalam negeri dan luar negeri sama-sama naik di masingmasing negara e...

Harga barang Nilai guna Konsumen Tindakan ekonomi Konsumsi dan Investasi 107 . aktivitas konsumsi manusia akan mengalami penurunan.1 Manusia bekerja atau membuat usaha dalam upaya memperoleh pendapatan untuk melakukan konsumsi dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Pada titik tertentu.Bab VI Konsumsi dan Investasi Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi dalam bab ini. Begitulah pula pola konsumsi manusia. Kata Kunci : Konsumsi Tabungan Pendapatan Sumber: Haryana Humardani Gambar 6. Namun. marilah kita ikuti uraian materi berikut ini. untuk hari-hari berikutnya ia hampir pasti akan jenuh dan tidak lagi dapat menikmati makanan kesukaannya. Anda diharapkan mampu memahami pemanfaatan pendapatan dalam bentuk konsumsi dan investasi. Apakah yang terjadi jika seorang penggemar bakso setiap hari makan bakso hingga tiga kali? Dalam tiga atau empat hari. Untuk mengetahui bagaimana pola konsumsi dan kegiatan investasi yang dilakukan manusia. mungkin dia masih akan merasakan kenikmatan dan kepuasan makan bakso.

aktor-.aktor yang Memengaruhi Tujuan 108 Ekonomi SMA/MA Kelas X .Peta Konsep Konsumsi dan Investasi Konsumen Meliputi Pendapatan Digunakan Konsumsi Memiliki Investasi .

Konsumsi dan Investasi 109 . Tingkat Kebutuhan Kebutuhan setiap orang tidaklah sama. 1. Apakah yang dimaksud dengan konsumsi? Konsumsi merupakan kegiatan manusia dalam penggunaan barang dan jasa untuk mengurangi atau menghabiskan daya guna atau manfaat suatu barang dan jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. yaitu sebagai berikut. karena barang dan jasa itu tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia melainkan untuk memproduksi barang dan jasa lain. sekolah dan kursus. Konsep Konsumsi Dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kita mau menerapkan pola hidup ekonomis. Kegiatan konsumsi tidak hanya sebatas pada konsumsi barang namun juga meluas pada konsumsi jasa misalnya jasa pengacara. 3. Tingkat Pendidikan Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang makin tinggi pula kebutuhan yang ingin dipenuhinya. Sebaliknya makin rendah pendapatan sesorang. Seseorang yang tinggal di kota daya belinya akan lebih tinggi jika dibanding yang tinggal di desa. jasa potong rambut. Tingkat Pendapatan Pendapatan merupakan suatu balas jasa dari seseorang atas tenaga atau pikiran yang telah disumbangkan. Barang dan jasa yang digunakan dalam proses produksi tidak termasuk konsumsi. Ada beberapa faktor yang memengaruhi tingkat konsumsi seseorang. kita sering mendengar istilah konsumsi. 4. maka secara tidak langsung kita juga telah meningkatkan kesejahteraan hidup. makin rendah daya belinya karena kebutuhan akan barang dan jasa disesuaikan dengan pendapatan yang rendah itu. biasanya berupa upah atau gaji. 2. Makin tinggi pendapatan seseorang makin tinggi pula daya belinya dan semakin beranekaragamlah kebutuhan yang harus dipenuhi. Kebiasaan Masyarakat Di zaman yang serba modern ini muncul kecenderungan konsumerisme di dalam masyarakat kita. Seorang sarjana lebih membutuhkan komputer dibandingkan seorang lulusan sekolah dasar.A. Seorang yang tinggal di desa pola pikirnya sederhana dan tidak terlalu banyak dituntut akan kebutuhan yang bermacam-macam. Kita pun kadang terseret ke pola hidup konsumerisme dengan membeli barang-barang yang kadang-kadang tidak terlalu kita butuhkan. yaitu dengan membeli barang dan jasa yang betul-betul kita butuhkan.

manfaat. 3. Barang-barang yang baru menjadi mode dalam masyarakat biasanya akan laku keras di pasar sehingga konsumsi bertambah. Hal ini sesuai dengan hukum permintaan. C. 110 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 4. yaitu nilai pakai dan nilai tukar. Dengan tindakan ekonomi orang dapat memilih kebutuhan mana yang diutamakan. B. orang tersebut kita katakan mengikuti mode. Tujuan Konsumsi Setiap hari kita makan. Adanya keterbatasan-keterbatasan manusia dalam memenuhi kebutuhannya membuat manusia harus melakukan tindakan ekonomi yang tepat. Dengan demikian mode dapat memengaruhi konsumsi. Pendapatan seseorang tidak semuanya dihabiskan untuk konsumsi. dan guna (utility) baik secara langsung maupun tidak langsung. Tetapi prinsip di atas tidaklah berlaku pada barang dan jasa yang merupakan kebutuhan pokok. sedangkan kalau harga suatu barang dan jasa turun maka daya beli konsumen akan naik. Usaha itu dilakukan dengan mengkonsumsi barang dan jasa yang dibutuhkan. Nilai Guna Barang Pada hakikatnya manusia memerlukan barang dan jasa karena barang dan jasa itu memberikan kepuasan. mendesak dan kebutuhan yang beranekaragam. Apabila kepuasan itu makin tinggi maka makin tinggi pulalah nilai gunanya atau utilitynya. Tujuan konsumsi antara lain sebagai berikut. Konsumsi dapat memenuhi kebutuhan nilai ganda pada seseorang. 1. Harga Barang Di dalam masyarakat kita kalau harga barang naik maka daya beli konsumen cenderung menurun. Adapun yang dimaksud dengan nilai guna di dalam teori ekonomi adalah suatu kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh seseorang dengan mengonsumsi barang-barang. Konsumsi dapat memenuhi kepuasan seseorang. Konsumsi akan menciptakan tingkat permintaan masyarakat. Manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mode Jika seseorang memakai sepatu sandal yang sedang in dalam masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan konsumsi. Apakah tujuan dari kegiatan konsumsi? Manusia senantiasa berusaha untuk memperoleh kepuasan setinggi-tingginya dan mencapai tingkat kemakmuran dengan memenuhi berbagai macam kebutuhannya. 6.5. Selanjutnya nilai guna barang dan jasa dapat dibedakan menjadi dua. Seorang konsumen harus berprinsip ekonomi yaitu dengan pengeluaran yang sedikit mampu menghasilkan yang sebanyak-banyaknya. 2.

Nilai pakai dapat dibedakan menjadi dua. dan intan mutiara.1. Misalnya emas dan uang. a. Setiap barang dan jasa memberikan daya guna pada pemakainya. b. Nilai Pakai (Value in Use) Nilai pakai adalah kemampuan suatu barang dan jasa untuk digunakan oleh konsumen. Nilai Tukar Objektif merupakan nilai yang diberikan sehubungan dengan benda tersebut dapat ditukarkan dengan benda lain atau kemampuan sesuatu benda sehubungan dengan benda tersebut dapat ditukar dengan benda lain. Misalnya kacamata resep dokter. makin banyak barang yang digunakan. Nilai Tukar Subjektif ialah arti yang diberikan oleh seseorang terhadap sesuatu benda sehubungan dengan benda tersebut dapat ditukar dengan benda lain. Nilai Tukar (Value in Exchange) Nilai tukar adalah kemampuan suatu barang untuk ditukar dengan barang lainnya. Nilai Pakai Objektif merupakan pengertian yang diberikan terhadap sesuatu benda sehubungan dengan benda tersebut dapat memenuhi kebutuhan orang pada umumnya. Hakikatnya konsumen itu dianggap manusia sebagai homo economicus. Konsumen bersifat rasional. lukisan. dan perumahan. Akan tetapi. sehubungan dengan benda tersebut dapat memenuhi kebutuhannya. Konsumsi dan Investasi 111 . Nilai Pakai Subjektif merupakan pengertian yang diberikan oleh seseorang terhadap sesuatu benda. Konsumen bersifat logis. Konsumen mempunyai tujuan ideal dalam membeli dan memakai barang. Misalnya petani memiliki pedati. atau kemampuan sesuatu benda untuk dapat dipakai dalam memenuhi kebutuhan seseorang. atau kemampuan sesuatu benda untuk dapat dipakai dalam memenuhi kebutuhan pada umumnya. Nilai tukar dibedakan menjadi dua. laju pertambahan daya guna yang diperoleh karena mengonsumsikan satu kesatuan barang makin lama makin rendah. a. Asumsi-asumsi barang dan jasa antara lain sebagai berikut. b. pakaian. Jumlah pertambahannya dapat menjadi nol dan apabila penambahan konsumsinya diteruskan jumlahnya bahkan menjadi negatif. Ada beberapa asumsi yang merupakan dasar pemikiran untuk membahas perilaku konsumen yaitu dasar untuk mengukur daya guna suatu barang dan jasa. c. Misalnya beras. 2. Dapat juga dikatakan bahwa nilai tukar subjektif kemampuan sesuatu benda sehubungan dengan penilaian seseorang bahwa benda tersebut dapat ditukarkan dengan benda lain. yaitu nilai pakai subjektif dan nilai pakai objektif. d. a. b. maka makin tinggi daya guna total yang diperolehnya. yaitu nilai tukar subjektif dan nilai tukar objektif.

rumusan di atas merupakan Hukum Gossen I yang menyatakan sebagai berikut. pakaian. Pemuas kebutuhan yang dilakukan secara terus menerus oleh seseorang maka kenikmatannya akan semakin bertambah sampai pada titik optimum. tetapi jika ditambah satu gelas lagi maka dia akan sangat mengurangi rasa haus dan merasa kenyang (Zc). UM C B A D 0 Za Zb Zc Zd Keterangan : UM : tingkat daya guna maksimum Za : banyaknya barang yang dikonsumsi Zb : pertambahan banyaknya barang Zc : maksimum barang yang dikonsumsi Zd : pertambahan jumlah barang yang dikonsumsi dengan tingkat daya guna yang semakin menurun Misalnya orang merasa haus. Jika minum satu gelas lagi maka orang tersebut bukan lagi merasa nikmat. Contohnya seseorang memiliki sejumlah uang untuk memuaskan kebutuhannya dia membeli makanan. dia minum segelas air maka akan merasa nikmat dan mengurangi rasa haus (Za). peralatan rumah tangga.Perhatikan grafik berikut ini. dan pendidikan. tetapi setelah itu pertambahan kenikmatan semakin lama semakin berkurang bahkan akan negatif. 112 Ekonomi SMA/MA Kelas X . rekreasi. melainkan akan merasa tidak enak perutnya (Zd). timbullah Hukum Gossen II yaitu manusia berusaha memuaskan kebutuhan yang beraneka ragam sampai pada titik intensitas yang sama atau harmonis. Selanjutnya untuk penyempurnaan teori itu. Jika kita analisis.

Tanyakan kepada narasumber tersebut beberapa hal berikut: a. dan tahunan. pendidikan. Persoalan yang muncul adalah bagaimana dengan penghasilan tertentu orang dapat memenuhi semua kebutuhan hidupnya dengan sebaik mungkin. seorang konsumen harus bertindak rasional dalam membelanjakan uangnya secara ekonomis. harga barang. b. mingguan. memenuhi kebutuhan nilai ganda pada seseorang dan memenuhi kepuasan seseorang. Bertindak ekonomis artinya setiap pengeluaran harus dipertimbangkan dengan penghasilan. kebutuhan. konsumsi harian. dan tahunan. Kemampuan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia disebut kegunaan atau manfaat (utility). kebiasaan masyarakat. Masalah Ekonomi yang Dihadapi Konsumen Manusia selalu ingin hidup layak dan terpenuhi semua kebutuhan hidupnya. • • • Konsumsi dan Investasi 113 . Terpenuhinya kebutuhan akan menimbulkan rasa kepuasan. Lakukan wawancara dengan seseorang! Pilihlah orang yang berprofesi sebagai pedagang. mingguan. d. bulanan. Untuk menghadapi persoalan seperti di atas. Hasil yang diperoleh dari mengonsumsi barang dan jasa adalah kepuasan (satisfaction). Laporkan secara tertulis hasil wawancara tersebut kepada guru disertai catatan atau komentar Anda! Rangkuman • Konsumsi adalah kegiatan manusia dalam penggunaan barang dan jasa untuk mengurangi atau menghabiskan daya guna atau manfaat suatu barang dan jasa dalam rangka memenuhi hidupnya. dan mode. Tujuan konsumsi antara lain membelanjakan pendapatan. Nilai tukar dibedakan menjadi nilai tukar objektif dan nilai tukar subjektif. bulanan. kebutuhan rutin harian. petani. Konsumsi dipengaruhi oleh tingkat pendapatan. c. Nilai guna bagi di kedudukan ingat nilai pakai dari nilai tukar.D. menciptakan permintaan di masyarakat. atau buruh! 2. harga-harga barang dan jasa yang biasa dibeli atau dipakai. 3. Nilai pakai dibedakan menjadi nilai pakai objektif dan nilai pakai subjektif. pegawai. Tugas 1. sumber-sumber penghasilan yang dia peroleh.

seragam sekolah. Konsumsi menurut pengertian ekonomi adalah .. nilai objektif e. konsumsi 3. nilai tukar d. komplementer c. atau e! 1. d. b. substitusi e. menggunakan benda/jasa b. a. time utility b.Latihan Soal 1. Buku tulis. form utility d.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. place utility e.ormatif A. berarti benda tersebut memiliki . mengumpulkan benda/jasa 2. Terigu merupakan bahan baku bagi pembuatan roti.. Kemampuan suatu benda sehubungan dengan benda tersebut dapat ditukarkan dengan benda lain. dan lain-lain termasuk barang yang dapat langsung memenuhi kebutuhan pelajar. nilai subjektif 114 Ekonomi SMA/MA Kelas X . a. 5. Apakah yang dimaksud dengan konsumsi? Sebutkan tujuan konsumsi! Apakah faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi? Apakah yang dimaksud investasi? Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi investasi! Tes .. a. element utility 4.. nilai pakai c.. jadi b. menyukai benda/jasa c. a.. produksi d. 4. Dalam hal ini terigu berfungsi sesuai dengan .. c.. menghasilkan benda/jasa d. nilai b. pensil.. 2. barang tersebut termasuk benda . 3. service utility c. menyalurkan benda/jasa e...

Pola hidup sederhana adalah faktor-faktor yang memengaruhi tingkat konsumsi ditinjau dari . kebiasaan konsumen c.. nilai pakai objektif b. Amatilah grafik di bawah ini! Nilai Guna E C1 C A B1 B Jumlah barang Berdasarkan grafik di atas. tingkat konsumsi b. Dengan mempelajari masalah konsumsi kita dapat menentukan . nilai tukar subjektif e... pola konsumsi d. a. tujuan konsumsi e. nilai tukar objektif d.... AE Konsumsi dan Investasi 115 . AC d.5. dan oleh pedagang dinilai lebih rendah. adat-istiadat konsumen d... intensitas konsumsi 7. mode barang b.. a.. AB1 c. barang substitusi 6. Penilaian itu didasarkan pada .. nilai pakai subjektif c. nilai guna marginal ditunjukkan oleh . AB b. nilai marginal 8. Sebuah buku tulis dinilai oleh seorang pelajar sangat tinggi. a. a. perilaku konsumsi c. AC1 e.. pendapatan konsumen e.

. 116 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 6. 2. konsumen bersifat logis d. 7.. 1.. konsumen bersifat rasional b.. Mengapa pendidikan seseorang memengaruhi tingkat konsumsinya akan barang dan jasa? Berikan contohnya! B. ketenangan e. 5.9. 3. konsumen mempunyai tujuan ideal c. Hasil yang diperoleh dari mengonsumsi barang dan jasa adalah . konsumen sebagai homo economicus e. kesejahteraan 10. 4. konsumen sebagai homo sapien Jawablah dengan tepat! Jelaskan pengertian konsumsi! Sebutkan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat konsumsi! Jelaskan tujuan konsumsi dalam arti ekonomi! Apa yang dimaksud utility suatu barang/benda? Apa yang dimaksud dengan value in use dan value in exchange? Apakah yang dinamakan nilai guna barang? Jelaskan perbedaan nilai pakai subjektif dan nilai pakai objektif! Jelaskan perbedaan nilai tukar subjektif dan nilai tukar objektif! Berilah dua contoh kepuasan (satisfaction) dalam pemenuhan kebutuhan akan barang dan jasa! 10. a. Berikut adalah asumsi-asumsi barang dan jasa. a.. 8. kepuasan d.. 9. kecuali . kegemaran c. kesenangan b.

Bab VII

Uang dan Perbankan

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, Anda diharapkan mampu memahami fungsi uang dan perbankan yang berhubungan erat dengan masalah keuangan.

Bagaimana jika kehidupan modern yang kompleks saat ini berjalan tanpa uang? Bagaimana pertukaran barang dan jasa berlangsung? Tanpa uang, bagaimana cara manusia memenuhi kebutuhan hidupnya? Kita tahu, sebelum ada uang, untuk mendapatkan barang atau jasa, manusia melakukan apa yang disebut barter. Bagaimana dengan masa sekarang? Barter mungkin saja masih dilakukan orang. Namun, yang jelas, uang telah diciptakan dan difungsikan sebagai alat tukar yang sudah sangat umum digunakan dalam hampir semua kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Kata Kunci : Uang Perbankan

Sumber: Haryana Humardani

Gambar 7.1 Uang, tentu saja, bukan merupakan benda yang asing bagi manusia modern saat ini karena hampir setiap saat manusia menggunakannya untuk berbagai keperluan hidup.

Sistem barter Diskonto

Produk perbankan

Kredit

Kebijakan moneter

Bank sentral

Kebijakan fiskal

Uang dan Perbankan

117

Peta Konsep
Perbankan

Jenis

Tugas Kredit Pasif Bank Sentral Kredit Aktif Bank Umum Bank Swasta Bank Asing

Produk

Bank Umum

Bak Perkriditan Rakyat

Pendekatan Pengeluaran

Uang

Kriteria

.ungsi

Nilai

Jenis

Syarat Psikologis Syarat Teknis

Nominal Eksternal Eksternal

Intrinsik Nominal Eksternal Eksternal

Kwartal Giral

118

Ekonomi SMA/MA Kelas X

A. Arus Uang dalam Perekonomian
1. Pengertian Uang
Pada mulanya selalu berusaha memenuhi segala kebutuhannya dengan cara menghasilkan sendiri barang dan jasa yang mereka perlukan. Saat belum ada tukar menukar, apa yang mereka hasilkan mereka konsumsi sendiri. Jadi, antara produksi dan konsumsi belum ada pemisahan. Seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan, orang tidak lagi mampu menghasilkan sendiri seluruh kebutuhan yang mereka perlukan. Hal inilah yang mendorong mereka untuk mencari jalan agar kebutuhan mereka dapat terpenuhi tanpa harus memproduksi sendiri barangbarang yang mereka perlukan, yaitu dengan cara mengadakan pertukaran atau yang sering dikenal dengan sistem barter. Barter mampu mengatasi masalah ketidakmampuan memproduksi sendiri barang-barang yang diperlukan oleh manusia, namun kesulitan lain muncul, di antaranya sebagai berikut. a. Kesulitan mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan. b. Kesulitan menentukan acuan tukar atau nilai tukar. Kesulitan-kesulitan di atas akhirnya mendorong manusia untuk mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sampai akhirnya ditemukan alat tukar yang disebut uang.

2. Definisi dan Kriteria Uang
Kata uang sangat akrab dalam kehidupan kita sehari-hari. Uang dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu (benda) yang diterima secara umum sebagai alat perantara untuk mengadakan tukar-menukar atau perdagangan. Agar dapat diberlakukan sebagai alat tukar dalam perekonomian, uang harus memenuhi syarat-syarat (kriteria) sebagai berikut. a. Syarat Psikologis Uang harus dapat memuaskan keinginan orang yang memilikinya. b. Syarat Teknis Syarat teknis meliputi hal-hal sebagai berikut. 1) Tahan lama, artinya tidak mudah rusak. 2) Nilainya stabil, artinya nilai sekarang sama dengan nilai yang akan datang. 3) Mudah dibawa, artinya apabila melakukan transaksi dalam jumlah yang besar, pemilik uang tidak mengalami kesulitan dalam membawa dan membayar. 4) Terdiri atas berbagai nilai nominal, artinya dapat dibagi-bagi sehingga dalam melakukan transaksi sekecil apa pun karena uang mempunyai nilai pecahan.
Uang dan Perbankan

119

2) Alat Penimbun Kekayaan Sebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluan konsumsi. Dengan demikian. 1) Alat Pembayaran yang Sah Kebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapat dipenuhi melalui cara tukar menukar atau barter.ungsi Asli . Di tempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama. b. yaitu uang.5) Jumlahnya mencukupi dan tidak berlebihan. Berdasarkan fungsi asli ini uang berperan sebagai alat tukar dan alat satuan hitung. . Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan di masa datang.ungsi asli disebut juga fungsi primer uang. Agar uang dapat berfungsi dengan baik. 120 Ekonomi SMA/MA Kelas X . diperlukan kepercayaan masyarakat yang bersedia untuk menerimanya. . a. Dengan adanya satuan hitung ini kita pun dapat melakukan perbandingan harga suatu barang terhadap barang yang lain. uang memiliki fungsi sebagai berikut.ungsi uang dibagi menjadi fungsi asli dan fungsi turunan. 2) Sebagai Alat Satuan Hitung (Unit of Count) Satuan hitung diperlukan untuk menentukan harga suatu barang.ungsi Turunan Berdasarkan fungsi turunan. . manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang. 1) Alat Tukar (Medium of Exchange) Uang dapat digunakan sebagai alat untuk mempermudah pertukaran. artinya jumlah uang yang beredar haruslah mencukupi kebutuhan perekonomian (dunia usaha) dan tidak berlebihan agar nilainya tidak turun.ungsi Uang Kegunaan uang tercermin dalam fungsi-fungsi uang. orang dapat melihat besarnya uang yang harus dibayarkan guna memperoleh suatu barang atau jasa. . Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan. 3) Alat Pemindah Kekayaan Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. 3. Sebagai alat tukar. uang memungkinkan seluruh transaksi dapat dilakukan dengan mudah.

Inilah yang disebut nilai intrinsik uang. Dengan kata lain yang dimaksud nilai eksternal uang adalah daya beli uang dalam negeri terhadap mata Uang dan Perbankan 121 .000.00 diperlukan logam perak seberat 1 gram.000. Nilai Uang Pada dasarnya nilai uang dapat dilihat dari dua sudut pandang. Contohnya ialah semua jenis mata uang logam sehingga uang logam disebut juga full bodied money. uang sebesar Rp100. Dari dua nilai uang di atas menimbulkan dua istilah fiducier money dan full bodied money.00 adalah sebesar 1 gram emas. 4. 2) . Nilai Uang Dilihat dari Bahan Pembuatannya 1) Nilai Intrinsik Nilai intrinsik uang adalah nilai uang berdasarkan bahan-bahan pembuatan uang. maka nilai nominal uang tersebut adalah seratus ribu rupiah. nilai internal uang adalah daya beli uang terhadap barang dan jasa. Dilihat dari Penggunaannya 1) Nilai internal adalah kemampuan suatu mata uang apabila ditukarkan dengan barang.iducier money. Dengan kata lain.00 sama dengan harga yang senilai dengan 1 gram perak. 2) Nilai Nominal Pada uang Rp100.ull bodied money. yaitu nilai uang dilihat dari bahan pembuatannya dan dilihat dari penggunaannya. a. Contohnya ialah semua uang kertas.00 tertera angka seratus ribu rupiah.000. Contohnya. Dengan adanya kegiatan investasi kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.4) Standar Pencicilan Utang Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang. 2) Nilai eksternal adalah kemampuan uang dalam negeri apabila dibandingkan dengan mata uang asing (valuta asing). yaitu uang yang memiliki nilai nominal sama dengan nilai intrinsiknya. b.00 dapat ditukarkan dengan 1 gram emas. Dengan demikian. 1) . yaitu uang yang memiliki nilai nominal lebih besar daripada nilai intrinsiknya. Contoh uang sebesar Rp200. Ini berarti nilai internal uang Rp200. 5) Alat pendorong Kegiatan Ekonomi Apabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Nilai nominal uang adalah nilai yang tertera pada setiap mata uang yang bersangkutan. untuk membuat uang logam Rp100.

Rp5. 5. Dilihat dari bahan pembuatannya. penggunaan uang kertas lebih mudah dan disukai daripada uang logam.uang asing atau lebih dikenal dengan istilah kurs. 2) Uang Kertas Uang kertas adalah jenis uang yang terbuat dari kertas.000. seperti halnya logam juga dikeluarkan oleh bank sentral (Bank Indonesia) sebagai bank sirkulasi yang mempunyai hak tunggal (hak aktroi) untuk mencetak dan mengedarkan uang kartal.000.00).00. Cek adalah surat perintah tertulis dari orang yang memiliki 122 Ekonomi SMA/MA Kelas X . yaitu: 1) Uang Logam Uang logam emas dan perak adalah salah satu jenis uang yang sudah sejak berabad-abad digunakan oleh masyarakat di berbagai negara di dunia. b. dan Rp100.00. di antaranya uang logam yang beredar saat ini adalah uang yang nominalnya Rp25. Kedua jenis uang logam tersebut digunakan sebagai uang karena disukai dan dinilai tinggi oleh masyarakat pada umumnya. Jenis–Jenis Uang Pada dasarnya uang yang beredar di masyarakat itu ada dua jenis.000.00. Rp500. Uang kertas yang berlaku di Indonesia.000. Uang kartal ini terdiri atas uang logam dan uang kertas.00. Pembayaran dengan uang giral dapat dilakukan dengan mengeluarkan cek dan atau giro. uang Rp100.000.000. Uang logam yang beredar di Indonesia adalah uang logam yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia yang bertindak sebagai bank sirkulasi. Adapun uang kertas yang beredar di Indonesia saat ini adalah uang kertas yang bernominal uang pecahan Rp100.00.00. Rp100.00. Uang kertas ini berlaku dalam pertukaran di masyarakat karena dijamin oleh undang-undang bahwa uang kertas tersebut berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.000.00.000. Rp1. Rp500.00 mempunyai nilai eksternal sama dengan 10 Dollar Amerika Serikat.00. Contohnya. Untuk pembayaran dalam jumlah yang besar. uang kartal dibagi menjadi dua.000.00. Uang giral bukan merupakan alat pembayaran yang sah dan orang boleh menolak pembayaran dengan uang giral. Rp20. Rp10. Rp50. uang giral sewaktu-waktu dapat dijadikan alat pembayaran yang sah.00 mampu ditukarkan dengan 10 Dollar Amerika Serikat (US$ 10 = Rp100. Uang Kartal Uang kartal adalah uang yang beredar sehari-hari sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh semua masyarakat. Ini berarti uang Rp100.000.00.00 dan Rp1. Dengan kesepakatan kedua belah pihak yaitu pihak yang berhutang dan yang punya piutang. Uang Giral Uang giral adalah saldo tagihan di bank. yaitu uang kartal dan uang giral.00. a. Uang kartal sering disebut uang primer. Rp50.

00 Rp5.00 Rp50.00 Rp10.00 Rp1. Jenis Uang Uang logam Contoh Uang emas dan uang perak Rp50.00 Rp20. Uang giral dapat terjadi apabila orang menitipkan uang kartal kepada bank dan pihak bank membukukan setoran uang tersebut ke dalam rekening atas nama penyimpan yang bersangkutan.tabungan atau simpanan di bank atau orang yang namanya tertera dalam cek. perhatikanlah daftar berikut.000. Tabel 7.000.00 Rp500. Uang giral seperti ini sering disebut demand deposito. giro bilyet. Untuk lebih memahami mengenai jenis-jenis uang secara lengkap. Uang giral yang demikian disebut loan deposito.00 Rp500.000. Uang kartal 2. Berdasarkan Bahan pembuatan 1.000.00 dan Rp1. Lembaga yang mengeluarkan 1.000. Uang giral - Uang dan Perbankan 123 .00 Rp100.000. wesel dan lain-lain yang sejenis 2.00 Uang kertas Rp100. seperti cek. maupun deposito yang dapat digunakan sewaktuwaktu untuk pembayaran. Uang kertas 2.1 Jenis-Jenis Uang No 1.000. Sedangkan yang dimaksud dengan giro adalah simpanan pada suatu bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau dengan menggunakan cara pemindahbukuan.00 Rp 100. Uang giral juga dapat terjadi apabila orang melakukan pinjaman kepada bank tetapi pinjaman tersebut tidak langsung diambil melainkan dititipkan lagi di bank dalam rekening atas nama peminjam.00 Uang yang beredar sehari-hari yaitu uang kertas dan uang logam Giro (rekening koran).

1) Alasan Transaksi Alasan menahan uang didasarkan pada keinginan untuk membiayai transaksi kebutuhan hidup sehari-hari (transacsion motive). Misalnya.uang logam dan uang kertas yang beredar sehari-hari . . Dengan tersedianya uang. segala kebutuhan atau keperluan usaha setiap hari dapat dipenuhi dengan cepat.cek. Nilainya 1. wesel dan lain–lain yang sejenis . salah satu anggota keluarga mendadak sakit.Lanjutan (Tabel Jenis-Jenis Uang) 3. kulit harimau. alasan berjaga-jaga. Adapun motif memegang uang dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut. Motif Memegang Uang Tiap rumah tangga dalam sektor perekonomian mempunyai alasan (motif) memegang atau menyimpan uang tunai. Uang bernilai 4. yaitu uang yang tidak bisa dipakai sebagai alat pembayaran transaksi 2. Uang kartal 3.Uang logam bernilai penuh . Makin tinggi pendapatan. Pendapat ini dikemukakan oleh J. Sejarah penggunaan 1.M Keynes yang disebut theory liquidity preference (teori hasrat menahan uang tunai). rempahrempah dan lain-lain uang kuasi .time deposit (tabungan berjangka). giro. yaitu karena alasan transaksi. tembakau. Keperluan untuk transaksi tergantung pada pendapatan. 124 Ekonomi SMA/MA Kelas X . lempengan perak.Uang kertas tidak penuh . dan alasan berspekulasi. makin tinggi pula keperluan untuk transaksi. 1) Alasan Berjaga-jaga Alasan berjaga-jaga (precautionary motive) adalah alasan transaksi untuk menghadapi keadaan darurat dan yang terjadi tanpa diduga-duga. Uang 2. Uang bank 6.lempengan emas.aktor-faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Uang dan Jumlah Uang yang Beredar dalam Masyarakat a. Uang barang . Keperluan uang untuk alasan berjaga-jaga (darurat) tergantung pada besarnya pendapatan.

jika tingkat suku bunga tinggi. jika seseorang mengadakan pembelian dengan menggunakan kartu kredit. Uang dan Perbankan 125 .aktor yang Memengaruhi Jumlah Uang yang Beredar dalam Masyarakat . 5) . Sebaliknya.3) Alasan Spekulasi Alasan spekulasi (speculative motive) timbul karena adanya keinginan memperoleh keuntungan berdasarkan ramalan dan perhitungan pada masa yang akan datang.aktor-faktor yang memengaruhi jumlah uang yang beredar dalam masyarakat meliputi pendapatan. harga-harga barang. dan kekayaan yang dimiliki masyarakat. Misalnya apabila harga barang naik. masyarakat akan enggan menyimpan uangnya di bank sehingga jumlah uang yang beredar akan meningkat. 3) Selera Masyarakat Selera masyarakat akan memengaruhi jumlah uang yang beredar. 2) Tingkat Suku Bunga Tingkat suku bunga akan memengaruhi uang yang beredar. Apabila tingkat suku bunga rendah. Semakin tinggi pendapatan masyarakat. 6) Kekayaan yang Dimiliki Masyarakat Jumlah uang yang beredar dalam masyarakat semakin besar apabila ragam (variasi) bentuk kekayaan sedikit. b.aktor-. seseorang membeli saham sekarang dan menjualnya pada masa akan datang.asilitas Kredit . Misalnya.asilitas kredit (cara pembayaran) dengan menggunakan kartu kredit atau cara angsuran akan memengaruhi jumlah uang yang beredar dalam masyarakat. . maka permintaan uang tunai akan semakin menurun. apabila ragam bentuk kekayaan semakin banyak atau luas (misalnya tabungan. Misalnya. fasilitas kredit (sistem atau cara pembayaran). tingkat suku bunga uang. 1) Pendapatan Pendapatan adalah jumlah uang yang diterima oleh masyarakat dalam jangka waktu tertentu. jumlah uang beredar akan turun. semakin besar pula jumlah uang yang beredar dalam masyarakat dan sebaliknya. Sebaliknya. selera masyarakat. peningkatan terhadap mode pakaian baru akan memengaruhi uang yang beredar. 4) Harga Barang Harga barang akan memengaruhi jumlah uang yang beredar. maka jumlah uang yang beredar dalam masyarakat akan menurun. surat berharga dan lainlain). Misalnya. maka jumlah dan peredaran uang akan semakin cepat.

ada beberapa negara tertentu memakai mata uang yang sama meskipun nilai tukarnya berbeda.ranc Rubel Dollar Singapura Rupee Krona .ranc Belgia Rubel Cruzeiro Dollar Brunei Lev Peso Yuan Krona Dirham Markka Quetzal . 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 Negara Israel Italia Jepang Jerman Kamboja Korea Selatan Korea Utara Kuwait Lebanon Libya Malaysia Mesir . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Negara Afganistan Afrika Selatan Albania Aljazair AS Arab Saudi Argentina Australia Austria Bangladesh Belanda Belgia Bolarusia Brasil Brunei Bulgaria Cile Cina Denmark Emirat Arab . Australia. Singapura. Hongkong dan Brunei Darussalam. misalnya mata uang dolar digunakan oleh negara Amerika Serikat. perhatikan tabel berikut ini! Tabel 7. Setiap negara memiliki satuan mata uang yang berbeda.2 Mata Uang Negara-Negara di Dunia No. Mata uang negara In-donesia adalah rupiah. Mata Uang Asing Mata uang asing sering juga disebut valuta asing atau devisa.ranc Swiss Dollar Baht Lira Shilling Dong Riyal Dinar Drachma Sumber: KBBI.orint Ruppe Rupiah Poundsterling Rial Dinar Irak No.7. Namun. Mata Uang Asing dan Kurs Valuta Asing a. Untuk mengenal nama-nama mata uang negara yang penting di seluruh dunia. 2005 29 Pound 126 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Kanada.ilipina Polandia Portugal Prancis Rusia Sigapura Sri Lanka Swedia Swiss Taiwan Thailand Turki Uganda Vietnam Yaman Yordania Yunani Mata Uang Shekel Lira Yen Deutsche Mark Riel Won Won Dinar Pound Dinar Ringgit Pound Peso Zloty Escudo .inlandia Guatemala Hongaria India Indonesia Inggris Iran Irak Irlandia Mata Uang Afghani Rand Lek Dinar Dollar Riyal Peso Dollar Schilling Taka Golden .

Kurs beli.000.000.00 Contoh 2 Jika Tuan Hanif memiliki uang rupiah sebesar Rp10. Kurs jual US$1 = Rp7.00 2) ¥5. Dengan begitu. kita harus menukarkan rupiah dengan uang asing yang kita butuhkan.080. sedangkan kurs beli US$1 = Rp7. Uang dan Perbankan 127 .000 x Rp250. Apabila kita membutuhkan valuta asing. b.000. kurs yang akan digunakan adalah kurs jual. 1) US$1. yaitu kurs antara kurs jual dan kurs beli (penjumlahan kurs beli dan kurs jual yang dibagi dua). Adapun uang yang akan diperolehnya adalah sebagai berikut.000. Jumlah uang asing yang akan diperoleh Tuan Hanif adalah sebagai berikut. kurs yang berlaku adalah kurs beli. kemudian ia ingin menukarkannya dengan dolar atau dengan yen. Adapun macam-macam kurs yang sering kamu temui di bank atau tempat penukaran uang asing (money changer).250.00.000. Contoh 1 Nona Sabilla mendapat kiriman uang dari pamannya yang bekerja di Amerika Serikat sebesar US$1. Kurs tengah.00 = Rp 1. Jika kita mengimpor mobil dari Jepang.000 x Rp7.250.00 (+) Rp 8.00. berapa dolar atau yen yang akan ia peroleh? Oleh karena Tuan Hanif sebagai pemilik rupiah yang akan ditukar dengan valuta asing.000.00 dan ¥1 = Rp240. Kurs (Nilai Tukar) Valuta Asing Valuta asing atau mata uang asing adalah alat pembayaran luar negeri. yaitu kurs yang digunakan apabila bank atau money changer menjual valuta asing atau apabila kita akan menukarkan rupiah dengan valuta asing yang kita butuhkan. Kurs jual. Dengan demikian. Nona Sabilla sebagai orang yang berniat untuk menukar valuta asingnya atau menjualnya kepada bank atau money changer.000 dan kiriman kakaknya yang bekerja di Jepang sebesar ¥5. c.000. yaitu kurs yang digunakan apabila bank atau money changer membeli valuta asing atau apabila kita akan menukarkan valuta asing yang kita miliki dengan rupiah. kita dapat membayarnya dengan yen. di antaranya sebagai berikut.00.00 = Rp 7. a.00 dan ¥1 = Rp250. Berapa rupiah uang yang akan diterima Nona Sabilla? Oleh karena Nona Sabilla sebagai pemilik valuta asing. Nilai kurs yang sering digunakan dalam pertukaran valuta asing adalah kurs jual dan kurs beli.200. maka bank sebagai penjual dolar atau yen kepada Tuan Hanif. Perbandingan nilai mata uang asing dengan mata uang dalam negeri (rupiah) disebut kurs. Yen bagi kita merupakan valuta asing.b.000.

00 : Rp240.00 4.00 4.00 = US$1.400.00 1.00 4. nilai nominal c. Valuta Asing Dolar Amerika Serikat (USD) Dolar Australia (AUD) Dolar Canada (CAD) . nilai ekstemal 4. Kegiatan tersebut kemudian berkembang dengan menerima titipan simpanan uang logam dari masyarakat.000. Sebutkan syarat/kriteria agar uang laku diberlakukan sebagai alat tukar! 2. yaitu membeli dan menjual uang logam (emas atau perak).00 4.) Dolar Singapura (SGD) Baht Thailand (THB) Dolar Taiwan (TWI) Beli 7. 2) Yen = Rpl0. nilai intrinsik b.235.100.080.R. Jelaskan apa yang dimaksud nilai berikut! a.080.200.500.080.090. Sebagai tanda bukti penyimpanan.750.00 Latihan Soal 1.000. Apa yang dimaksud uang kartal dan uang giral? 5. Bank dan Lembaga Keuangan 1. Sejarah dan Pengertian Bank Bank berasal dari bahasa Yunani banco yang artinya meja (meja ter-sebut digunakan untuk tempat tukar-menukar uang).00 1.00 1.00 Jual 7. Jelaskan fungsi asli dan fungsi turunan uang! 3.120.1) Dolar = Rp10.00 4.090.00 188.000 Untuk mengetahui nilai kurs beberapa mata uang asing terhadap mata uang rupiah yang berlaku.250.00 : Rp7.00 = ¥42.00 225. Pada awalnya pekerjaan bank sebagai pedagang uang. Jelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan uang dan jumlah uang yang beredar! 6.00 192. Jelaskan yang dimaksud valuta asing dan nilai tukar valuta asing! B.00 221.560. perhatikan daftar berikut. nilai internal d.ranc Prancis (. 128 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

secara umum fungsi bank dapat dikelompokkan sebagai berikut. Bank berfungsi sebagai penerima kredit (kredit pasif) atau lebih dikenal dengan penghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk: 1) simpanan atau tabungan biasa yang pengambilannya dapat dilakukan setiap saat. wesel. pembiayaan untuk mengembangkan koperasi. bank dapat melakukan jasa pengiriman uang.pedagang uang memberikan nota emas Smith (Gold Smith Notes’). baik kredit produktif maupun kredit konsumtif. a. 2. Bank Umum Bank umum dapat mengkhususkan diri untuk melaksanakan kegiatan tertentu atau memberi perhatian yang lebih besar kepada kegiatan tertentu. pengembangan ekspor nonmigas dan pengembangan pembangunan perumahan. a. Menurut Undang-Undang No. Uang dan Perbankan 129 . Bank dapat berfungsi sebagai perantara lalu lintas moneter. bank juga memberikan pelayanan (jasa) dalam bidang keuangan lainnya kepada masyarakat. dan 3) simpanan dalam bentuk giro atau rekening koran yaitu simpanan atas nama penyimpan yang hanya bisa diambil dengan menggunakan cek atau bilyet giro. Selain menghimpun atau menyalurkan dari dan ke masyarakat. Adapun yang dimaksud dengan mengkhususkan diri untuk melaksanakan kegiatan tertentu. giro. b) BNI 46 (Bank Negara Indonesia). seperti: a) BRI (Bank Rakyat Indonesia). cek. c. Bank adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya ke masyarakat. 1) Bank umum milik negara. bank dapat melakukan pemberian kredit kepada masyarakat. pengembangan usaha golongan ekonomi lemah atau pengusaha kecil. antara lain. bank umum milik swasta. yang sekarang dikenal dengan uang giral. inkaso. a. dan lain-lain. Dalam hal ini. dan bank umum milik koperasi. yaitu bank umum yang seluruh atau sebagian besar modalnya adalah milik negara. melaksanakan kegiatan jangka panjang. Jenis-jenis Bank Pembagian jenis-jenis bank menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 pasal 5 adalah sebagai berikut. 2) deposito atau tabungan berjangka yang hanya bisa diambil pada jangka waktu tertentu. Bank berfungsi sebagai pemberi kredit (kredit aktif) kepada masyarakat. fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat. Selanjutnya pedagang uang memberikan pinjaman uang kepada orang yang memerlukannya. 10 tahun 1998 pasal 3. Bank umum menurut kepemilikan modalnya dapat dibedakan menjadi bank umum milik negara. Jika kita perhatikan pengertian bank tersebut.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) BPR adalah bank yang hanya diperbolehkan menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan yang berbentuk tabungan. Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK). Adapun bank umum milik swasta asing di antaranya Bangkok Bank. 3) Bank umum milik koperasi adalah bank umum yang modalnya berasal dari perkumpulan koperasi. deposito berjangka. Lumbung Desa. BDN (Bank Dagang Negara). dan lain-lain sejenisnya. baik terhadap bank-bank pemerintah maupun bankbank swasta nasional dan asing. dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu dengan cara memberikan kredit kepada masyarakat. Tata Perbankan Menurut Undang-Undang No. City Bank. BEI. usaha jual beli valuta asing. BPR tidak diperkenankan untuk menerima simpanan dalam bentuk giro. c) d) e) f) g) 3. BBD (Bank Bumi Daya). Bank of Tokyo. Adapun bank umum milik swasta nasional di antaranya BCA.BTN (Bank Tabungan Negara). membina dan mengawasi seluruh dunia perbankan yang ada. Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Bank Lippo dan bank-bank swasta lainnya. Bank Pegawai. Bank Karya Produksi Kerja (BKPD) dan atau lembaga lainnya yang dipersamakan. a. Contoh bank yang termasuk BPR menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun l992 tentang Perbankan pasal 58 adalah Bank Desa. Hongkong Bank. Bank Sentral. hingga Bank Indonesia sebagai Bank Sentral bertindak sebagai pembimbing pelaksana kebijaksanaan moneter. yang bertugas membimbing pelaksanaan kebijaksanaan keuangan pemerintah dan mengoordinasi. dan Bapindo (Bank Pembangunan Indonesia). Sejak tahun 1999. dan Bapindo telah melakukan merger (penggabungan asset dan pengelolaan) dan berubah nama menjadi Bank Mandiri. adalah bank umum yang modalnya dimiliki oleh perorangan baik swasta nasional maupun swasta asing. Badan Kredit Kecamatan (BKK). 2) Bank umum milik swasta. Lumbung Putih Nagari (LPN). BEI (Bank Ekspor Impor). Bank Niaga. BDN. yaitu sebagai berikut. penyertaan modal dan melakukan jasa perasuransian. 14/1967 Tata perbankan di Indonesia disusun sedemikian rupa. Jenis-jenis lembaga perbankan di Indonesia menurut fungsmya dibedakan menjadi lima. 130 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Contohnya adalah Bukopin (Bank Umum Koperasi Indonesia). dengan mengoordinir. b. BBD. tidak diperkenankan ikut serta dalam jasa lalu lintas pembayaran. Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK). membimbing dan mengawasi seluruh perbankan. ialah Bank Indonesia.

yaitu Bank Desa. koperasi. swasta. Bank Pegawai. yang terdiri seorang gubernur dan 5-7 orang direktur yang diangkat oleh presiden. yaitu Menteri Keuangan sebagai ketua. Karena peredaran uang menyangkut kepentingan bangsa dan negara. dan asing. Kebijaksanaan pemerintah di bidang moneter disampaikan pada Bank Sentral melalui Dewan Moneter. yang didirikan pada tanggal 11 Oktober 1827 atas inisiatif pemerintah Hindia-Belanda. 4. c. Bank Indonesia adalah bank milik negara dan merupakan badan hukum. Uang dan Perbankan 131 . menteri yang membidangi perekonomian dan Gubernur Bank Indonesia. Bank Pembangunan. pemerintah daerah. harus menurut bimbingan dari bank Indonesia. Bank Umum. Bank Pasar. Bank Koperasi dan lain-lain yang dapat dipersamakan dengan itu. swasta. d. Bank umum dapat dimiliki atau diselenggarakan oleh negara. 13 tahun 1968. ialah bank yang dalam pengumpulan dananya terutama menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan memperbungakan dananya dalam kertas-kertas berharga yang solide (aman). kepenuhan kesempatan kerja dan peningkatan taraf hidup rakyat. Dewan moneter terdiri atas tiga anggota. Bank pembangunan dapat dimiliki dan diselenggarakan oleh negara. swasta dan koperasi. diatur dengan Undang-undang No. Bank Tabungan. Bank tabungan dapat dimiliki dan diselenggarakan oleh negara. Jika bank tabungan hendak memberikan kredit. Dewan moneter bertugas membantu pemerintah dalam merencanakan dan menetapkan kebijakan moneter. koperasi. dengan mengajukan patokan-patokan dalam rangka usaha menjaga kestabilan moneter. ialah bank yang bertugas dalam usaha pengumpulan dana terutama menerima simpanan dalam bentuk Giro dan Deposito dan dalam usaha perkreditan terutama memberikan kredit jangka pendek. sebagai Bank Sentral dan Bank Sirkulasi. ialah bank yang dalam pengumpulan dananya terutama menerima simpanan dalam bentuk deposito atau mengeluarkan kertas-kertas berharga jangka menengah dan panjang di bidang pembangunan. e. tanggung jawab atas politik moneter dan perkreditan berada di tangan pemerintah. Segera sesudah didirikan dijadikan bank sirkulasi dan pada tanggal 6 Desember 1951 dinasionalisasi menjadi Bank Sentral Republik Indonesia. Tugas-tugas Bank Indonesia Bank Indonesia. dan asing. Bank-bank sekunder lainnya.b. Bank Indonesia dipimpin oleh direksi. sedang pelaksanaannya diserahkan pada Bank Sentral. Lumbung Desa. Bank Indonesia adalah lanjutan dari De Javasche Bank.

j) Memindahkan uang. memperlancar dan mengatur lalu lintas pembayaran giral dan menyelenggarakan clearing antarbank. h) Dapat mengadakan ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan penggunaan dana-dana oleh lembaga-lembaga keuangan (kecuali badan-badan asuransi). g) Memberikan kredit likuiditas kepada bank-bank.a. membeli dan menjual kertas-kertas perbendaharaan negara. a) Bertindak sebagai pemegang kas pemerintah. 2) Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja. 1) Sebagai Bank Sirkulasi. e) Meminta laporan dan mengadakan pemeriksaan terhadap segala aktivitas bank guna mengawasi pelaksanaan ketentuan-ketentuan perbankan. Bank Indonesia mempunyai hak tunggal mengedarkan uang kertas dan uang logam. f) Menetapkan tingkat dan struktur bunga secara kualitatif dan kuantitatif atas pemberian kredit oleh perbankan. yang merupakan alat pembayaran yang sah. d) Membantu pemerintah dalam penempatan surat-surat utang negara. b) Membina perbankan dengan jalan memperluas. dapat diperinci lebih lanjut sebagai berikut. 132 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Tugas pokok tersebut. b) Menyelenggarakan pemindahan uang untuk pemerintah. 2) Sebagai Bank Sentral. Tugas Pokok Bank Indonesia Tugas pokok Bank Indonesia menurut Undang-Undang No. c) Memberikan kredit kepada pemerintah dalam rekening koran. Dalam urusan perbankan dan perkreditan Bank Indonesia bertugas sebagai berikut. guna peningkatan taraf hidup rakyat. a) Memajukan perkembangan yang sehat dari urusan kredit dan perbankan. baik dengan pemberitahuan secara telegram (TT) maupun dengan surat (MT). Bank Indonesia adalah bank pusat bagi bank-bank lainnya. 13/1968: 1) Mengatur. 3) Sebagai pemegang kas pemerintah Bank Indonesia bertugas sebagai berikut. menjaga dan memelihara kestabilan rupiah. i) Mendorong pengerahan dana-dana masyarakat oleh perbankan untuk tujuan usaha pembangunan yang produktif dan berencana. c) Menetapkan ketentuan-ketentuan umum tentang solvabilitas dan likuiditas bank-bank. k) Memberi jaminan bank (bank garansi) dengan tangungan yang cukup. d) Memberikan bimbingan kepada bank-bank guna penatalaksanaan bank secara sehat.

Bank Dagang Negara (Undang-Undang No. b. Bank Bumi Daya (Undang-Undang No. pada tahun 1955 ditetapkan sebagai bank umum. a) Menyusun rencana devisa dengan memperhatikan posisi likuiditas dan solvabilitas internasional untuk diajukan kepada pemerintah melalui dewan moneter. 17/1968) BNI ’46 didirikan pada tahun 1946 dengan maksud menjadi bank sentral dan bank sirkulasi RI.4) Dalam hubungan internasional Bank Indonesia bertugas sebagai berikut. Bank Rakyat Indonesia (Undang-Undang No. 1) Pemberian kredit pada sektor koperasi. d. c) Mengawasi dan mengoordinir pembayaran internasional. dan mendorong serta membimbing ke arah usaha bersama atas asas sendi perkoperasian. dengan lapangan khusus perdagangan. dengan mengutamakan sektor perkebunan dan kehutanan dan industri yang menunjang sektor-sektor tersebut. Tetapi karena keadaan berubah.terutama di bidang pertanian dan perikanan. a. 19/1968) Tugas dan usaha BBD diarahkan pada perbaikan ekonomi rakyat dan pembangunan ekonomi nasional dengan jalan melakukan usaha bank umum. yang beroperasi di Indonesia sejak pertengahan abad yang lalu. 5. b) Mengawasi. Bank Negara Indonesia 1946 (Undang-Undang No. Uang dan Perbankan 133 . Membantu kaum tani dan nelayan yang belum tergabung dalam koperasi untuk mengembangkan usaha-usahanya dalam bidang pertanian dan perikanan. mengurus dan menyelenggarakan tata usaha cadangan emas dan devisa milik negara. c. yang melingkupi: Membantu perkembangan koperasi. 18/ 1968) BDN melakukan usaha bank umum. tani dan nelayan. ekspor dan impor. Sesuai dengan Undang-undang Pokok Perbankan 1968 kemudian dikhususkan pada sektor industri dan perhubungan. Bank-bank Lain dan Tugas Pokoknya Bank Umum milik negara ada lima sebagai berikut. dengan mengutamakan sektor pertambangan dan perhubungan. dengan mengutamakan sebagai berikut. 21/1968 ) Tugas dan usaha BRI diarahkan pada perbaikan ekonomi rakyat dan pembangunan ekonomi nasional. BDN merupakan lanjutan dari Escomptobank.

20/1968) Tugas dan usaha Bank Tabungan Negara menurut Undang-Undang No. Bank ini juga bertugas memupuk kesadaran rakyat akan menfaat menabung. 134 Ekonomi SMA/MA Kelas X . sehingga dana-dana yang terhimpun itu dapat dimanfaatkan guna perbaikan ekonomi rakyat dan pembangunan ekonomi. BRI juga diserahi pelaksanaan Kredit BIMAS. Sesuai dengan Undang-undang Pokok Perbankan 1967. Bank Tabungan Negara (Undang-Undang No. Bank Ekspor Impor Indonesia (Undang-Undang No. dipimpin oleh Direksi yang jumlah anggota beserta wewenangnya ditetapkan dalam undangundang. lumbung desa. Bank Pembangunan Indonesia Bapindo adalah lanjutan dari Bank Industri Negara yang didirikan pada tahun 1952.2) Membantu rakyat yang belum tergabung dalam koperasi dan menjalankan kegiatan dalam bidang kerajinan. Bank Umum Milik Negara didirikan dengan undang-undang. Tugas dan usaha pokok dan permodalan juga ditetapkan dengan undang-undang. berdasarkan petunjuk dan pimpinan Bank Indonesia. perusahaan rakyat dan perdagangan kecil. 20/1968 adalah meningkatkan pengerahan dana-dana dari masyarakat. pengolahan dan pemasaran bahan-bahan ekspor. g. f. Kredit jangka pendek diberikan untuk membiayai eksploitasi perusahaan. Tugas pokoknya adalah membantu pemerintah untuk membiayai pembangunan dengan jalan memberikan kredit untuk proyek-proyek pembangunan yang dapat dilunasi dengan hasil dari proyek-proyek itu sendiri. e. 22/1968) Usaha yang harus diutamakan oleh Bank Eksim adalah sektor produksi. 3) Pemberian bantuan terhadap usaha negara dalam rangka pelaksanaan politik agraria dan pembangunan masyarakat desa. terutama dalam bentuk tabungan. BTN merupakan lanjutan dari Bank Tabungan Pos yang didirikan pada tahun 1898. Bank Rakyat Indonesia sudah mempunyai sejarah yang lama dan berjasa dalam perkreditan rakyat dengan prosedur yang sederhana dan bunga ringan. 4) Pembinaan dan pengawasan bank desa. perindustrian rakyat. Kredit jangka panjang diberikan untuk rehabilitasi dan perluasan perusahaan dan investasi yang bersifat quick yielding di bidang industri. bank pasar dan bank-bank sejenis lainnya.

Uang dan Perbankan 135 . i. Adapun yang menjadi tugas pokok dari Bank Sentral ada tiga. BDN. bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak-pihak lainnya. Bank-bank tersebut adalah BBD. Bank-bank nasional bekerja sama dalam Perhimpunan Bank-bank Nasional Swasta (PERBANAS) sejak tahun 1952. Adapun kesulitan yang dihadapi oleh bank swasta antara lain sebagai berikut. 1) Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter melalui: a) kebijakan operasi pasar terbuka. yang berbentuk PT dan berbadan hukum Indonesia. 23 Tahun 1999 Menurut Undang-Undang No 23 tahun 1999 tentang Perbankan ditetapkan pokok-pokok sebagai berikut. Bank Eksim. kecuali untuk hal-hal yang diatur secara tegas dalam undang-undang. Tujuan utama Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan rupiah. Bank Asing Bank asing diperbolehkan berusaha di Indonesia hanya dengan izin Menteri Keuangan. yaitu sebagai berikut. sehingga bank menghadapi masalah likuiditas dan solvabilitas. 2) Perkreditan: pengembalian kredit kerap kali macet. Mendirikan bank harus dengan izin Menteri Keuangan. 6. 3) Pengertian masyarakat mengenai perbankan masih kurang dan kebiasaan menabung di bank perlu ditumbuhkan. 4) Persaingan dari bank-bank pemerintah dan bank asing. harus berbetuk badan hukum PT yang sahamnya dimiliki oleh warga negara Indonesia dan memiliki gedung kantor beseta peralatan yang memenuhi syarat. Menurut UndangUndang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang dimaksud dengan Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen. bidang pekerjaannya sebagai bank umum atau bank pembangunan. Bank Sentral dan Tugasnya Bank Sentral Republik Indonesia adalah Bank Indonesia. yaitu menjual SBI (Sertifikat Bank Indonesia) untuk mengurangi jumlah uang yang beredar atau membeli surat berharga dari masyarakat untuk menambah uang beredar. dan Bapindo. Pemerintah menganjurkan penggabungan (merger) bank-bank kecil menjadi bank-bank besar dan kuat. Izin tersebut hanya diberikan kepada bank yang merupakan cabang dari suatu bank yang sudah ada di luar negeri atau yang merupakan joint antara bank asing dan bank nasional di Indonesia. UU No.h. 1) Permodalan: sukar menarik deposito. tabungan masyarakat yang belum biasa dengan bank dan berpenghasilan rendah. a. Bank Swasta dan Koperasi Dalam tata perbankan Indonesia diberikan tempat yang wajar kepada bank swasta nasional. Diantara bank-bank diatas melakukan merger atas perintah Bank Indonesia.

seperti jasa transfer dana dalam nilai yang besar dan lain jenisnya. dan f) Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta mencabut. bahan yang digunakan dan tanggal mulai berlakunya sebagai alat pembayaran yang sah. antara lain: a) memberikan dan mencabut izin usaha bank. jika menurunkan pagu kredit untuk mengurangi jumlah uang yang beredar. c) menetapkan penggunaan alat pembayaran. d) mengatur sistem kliring (transaksi antarbank) dalam mata uang rupiah atau mata uang asing.kebijakan diskonto. Bank Indonesia. misalnya kebijaksanaan bank sentral untuk menaikkan cadangan wajib minimum yang bertujuan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dan menurunkan cadangan wajib minimum yang bertujuan untuk menambah jumlah uang yang beredar. b) mewajibkan penyelenggara sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya. mengatur dan mengawasi bank umum. Bank Indonesia memiliki hak oktroi (hak tunggal) untuk mencetak uang dan mengedarkan uang kartal. yaitu menentukan tingkat suku bunga kredit terhadap bank umum. Bank Sentral dapat melayani Bank Umum dalam memberikan pinjaman dan menerima uang simpanan dari bank umum tersebut. penutupan dan pemindahan kantor bank. Bank Indonesia sering disebut sebagai bank kepada bank (banker’s of bank) atau sering juga disebut sebagai sumber pinjaman terakhir (lender of last resort). Kewenangan Bank Indonesia. dan d) kebijakan pengaturan kredit atau pembiayaan. dalam menjalankan tugasnya. jika suku bunga terhadap bank umum dinaikkan maka tujuannya untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dan jika suku bunga diturunkan tujuannya untuk menambah jumlah uang yang beredar. Bank Indonesia dapat menaikkan pagu (batas atas) kredit. menarik dan memusnahkan uang kartal dari peredaran. tujuannya untuk menambah jumlah uang yang beredar. harga dan ciri uang yang akan dikeluarkan. b) 136 Ekonomi SMA/MA Kelas X . b) memberikan izin pembukaan. e) Menetapkan macam. karena bank sentral hanya melayani bank umum. 2) Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem moneter dilakukan melalui: a) melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran. Bank Sentral tidak melayani masyarakat umum. c) kebijakan cadangan wajib minimum (giro wajib minimum) yang harus ditaati oleh bank umum. Maksudnya. 3) Bank Indonesia mengatur dan mengawasi bank lain. Dengan kata lain.

Tugas Bank Umum Bank umum adalah bank yang memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. 4) Tugas lain dari Bank Sentral. 8) Bank Umum tidak boleh melakukan usaha asuransi. mengatur dan mengembangkan sistem informasi antarbank. pihak terkait dan pihak terafiliasi dari bank umum. Tugas pokok Bank Umum selain menghimpun dana dari masyarakat dan memberi pinjaman kepada masyarakat. 6) melakukan giro dan inkaso antarbank. Untuk mencapai tujuan ini. sertifikat deposito. dan mengawasi kegiatan bank umum dan lembaga keuangan lainnya. 5) melayani jasa pengiriman uang (transfer) antarbank. juga dapat memberikan jasa pada lalu lintas keuangan masyarakat. 3) menerima titipan barang-barang berharga. perusahaan anak. yaitu sebagai berikut. memberikan izin kepada bank untuk menjalankan kegiatan-kegiatan usaha tertentu. hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan cara menjaga keseimbangan antara nilai ekspor dan impor. 7) melakukan kegiatan yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak bertentangan dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Uang dan Perbankan 137 . akan tetapi boleh mendirikan anak perusahaan yang melakukan asuransi. yaitu mengawasi kegiatan perdagangan luar negeri dalam rangka menjaga kestabilan nilai mata uang dalam negeri. Salah satu usaha yang dapat dilakukan Bank Sentral untuk menjaga kestabilan ekonomi adalah dengan cara mempertahankan kurs mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing. 1) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro. Hal lainnya yang harus pula dilakukan adalah menjaga tersedia cadangan devisa (valuta asing) yang cukup yang sewaktuwaktu dapat digunakan untuk membiayai pembayaran uang asing. 4) melakukan kegiatan dalam valuta asing. 2) memberikan kredit kepada masyarakat atau ke perusahaan lain. tabungan dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. berkala maupun setiap waktu terhadap perusahaan induk. Berikut ini adalah usaha-usaha yang dapat dilakukan oleh bank umum. b. deposito berjangka.c) d) e) f) g) memberikan persetujuan dan atas kepemilikan dan kepengurusan bank. melakukan pengawasan dan pemeriksaan langsung maupun tidak langsung. dan 9) kegiatan usaha Bank Umum secara konvensional dapat juga melakukan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (bagi hasil).

maksudnya bahwa bank umum dapat menciptakan uang giral. 1) Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan seperti tabungan. 5) Melakukan usaha penyertaan modal. 4) menempatkan dananya dalam bentuk SBI (Sertifikat Bank Indonesia). bank umum dapat menjadi partner perusahaan untuk menyediakan dana yang sesuai dengan irama kehidupan perekonomian. 7.Berikut ini adalah keistimewaan yang dimiliki oleh bank umum. 2) Bank umum dapat menciptakan daya beli baru dalam perekonomian. seperti transfer. Tugas Pokok Bank Perkreditan Rakyat Bank perkreditan rakyat adalah bank yang hanya menerima simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito. deposito dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan. 1) Bank umum dapat menciptakan tabungan yang sewaktu-waktu dapat diambil dengan cek atau giro (tabungan giral). c. 3) Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing dan pembayaran ke luar negeri. Bank perkreditan rakyat dilarang untuk melakukan usaha-usaha sebagai berikut: 1) Menerima simpanan dalam bentuk giro. 3) Menyediakan pembiayaan bagi nasabah dengan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan peraturan pemerintah. 3) Bank umum memberikan pinjaman jangka pendek. Masyarakat Kekurangan Dana BANK Jasa-jasa dalam Bidang Keuangan Masyarakat Kelebihan Dana 138 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 2) Memberikan pinjaman kepada masyarakat. Kegiatan bank umum dapat dilihat pada bagan berikut ini. Kegiatan atau tugas bank perkreditan rakyat (BPR) adalah sebagai berikut. Selain itu bank juga memberikan pelayanan jasa-jasa kepada masyarakat dalam bidang keuangan lainnya. kliring atau wesel. sedangkan di lembaga keuangan lain tabungan hanya boleh diambil oleh pemilik tabungan saja. 2) Melakukan lalu lintas moneter. Maksudnya. Produk Perbankan Bank membeli dana dari masyarakat (kredit pasif) dan menjual kredit kepada masyarakat (kredit aktif). Tabungan giral yang berupa cek atau giro boleh diambil oleh seseorang yang bukan pemiliknya. Sertifikat Deposito dan atau tabungan pada bank lain. 4) Melakukan usaha asuransi.

1) Giro Giro adalah simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan penarikannya hanya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau bilyet giro (giro = giral). 2) Kredit Reimburs Kredit reimburs (letter of credit) adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah) atas pembelian sejumlah barang yang dibayar terlebih dahulu oleh bank. 3 bulan. 6 bulan. Jaminan kredit koran adalah surat-surat berharga. Atas permintaan A kepada bank. Misalnya. bank membayar lebih dahulu kepada si B. 2) Deposito Berjangka Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Uang dan Perbankan 139 . 5) Deposit on Call Deposit on Call adalah simpanan tetap yang berada di bank selama deposan (pemilik deposito) tidak membutuhkannya. Jika barang sudah tiba di tempat A kemudian dijual. maka hasil penjualan diserahkan kepada bank sesuai dengan jumlah pembayaran bank kepada B. 1) Kredit Rekening Koran (R/K) Bank memberikan pinjaman kepada langganan (nasabah) yang dapat diambil sebagian-sebagian sesuai dengan kebutuhan.. Kredit Pasif Cara-cara bank menghimpun dana (membeli dana) dari masyarakat dapat berupa hal berikut. 4) Tabungan Tabungan adalah simpanan yang penarikannya tidak terikat pada jangka waktu tertentu. b. 6) Deposito Automatic Roll Over Deposito Automatic Roll Over adalah deposito yang sudah jatuh tempo tetapi belum ditarik oleh deposan dan bunganya langsung diperhitungkan secara otomatis.a. Jika ingin mengambil simpanan. A di Jakarta membeli barang dari B di Medan. Kredit Aktif Cara-cara bank menyalurkan dana kepada masyarakat (penjualan dana kepada masyarakat) dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut. barang-barang yang ada dalam gudang peminjam dan penyerahan barang-barang bergerak atau tidak bergerak. atau 12 bulan. 3) Sertifikat Deposito Sertifikat deposito adalah deposito berjangka yang bukti penyimpanannya dapat diperdagangkan. deposan lebih dahulu harus memberitahukan kepada bank. misalnya 1 bulan.

1) Mengirim uang transfer Pengiriman uang antardaerah dan antarnegara dilaksanakan oleh bank atas permintaan masyarakat. 6) Menjamin penempatan surat-surat berharga (efek) Bank menjamin kesediaan dana bagi perusahaan yang menjual sahamnya kepada masyarakat. setelah nasabah menyerahkan dokumen pengiriman barang yang telah disetujui oleh kapten kapal yang mengangkut barang tersebut. Jika nasabahnya tidak memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian maka bank yang akan membayar kerugian yang terjadi. 2) Mendiskonto Masyarakat membeli atau menjual surat-surat berharga yang dijamin oleh suatu bank. Untuk menunjang usaha pokok tersebut.3) Kredit Aksep Kredit aksep adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah) dengan mengeluarkan wesel yang dapat diperdagangkan. 3) Melaksanakan inkaso Bank menagih wesel (surat utang) atas nama nasabahnya dari pihak lain. 5) Menyewakan tempat penyimpanan barang atau surat berharga Bank menyewakan tempat penyimpanan barang-barang berharga bagi nasabahnya. Misalnya. bank memberikan jasa-jasa pelayanan kepada masyarakat sebagai berikut. Jasa-Jasa Perbankan Usaha pokok bank adalah membeli dana dari masyarakat kemudian menjual kembali dana tersebut kepada masyarakat. surat-surat berharga yang dimiliki nasabah dapat disimpan di peti (safe deposit) yang disediakan oleh bank. 4) Menyediakan jaminan bank (garansi bank) Bank menjamin nasabahnya dalam melaksanakan suatu perjanjian atau transaksi. 5) Kredit dengan Jaminan Surat-surat Berharga Kredit dengan jaminan surat-surat berharga adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah) untuk membeli surat-surat berharga dan sekaligus surat-surat berharga tersebut berlaku sebagai jaminan. 4) Kredit Dokumenter Kredit dokumenter adalah pinjaman yang diberikan kepada langganan (nasabah). c. walaupun saham tersebut belum terjual di bursa efek. 140 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 7) Menerbitkan kartu kredit (credit card) Bank menerbitkan kartu kredit untuk nasabah yang melakukan transaksi pembelian di sejumlah departement store atau pembayaran jasa-jasa ke berbagai biro.

maka keberadaan lembaga yang Uang dan Perbankan c) 141 . Dalam hubungan ini dunia perbankan memainkan peranan yang penting. Bank Pegawai. Pengertian Bank Perkreditan Rakyat (BPR) a) b) BPR adalah lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka. Status BPR diberikan kepada Bank Desa. tabungan dan bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu serta menyalurkan dana sebagai usaha BPR. Di satu pihak bank menerima uang dari dunia produsen atau konsumen.8) Mengeluarkan cek perjalanan Mengeluarkan cek perjalanan (traveler cheque) bagi nasabahnya untuk memudahkan nasabah tersebut membiayai transaksi-transaksi selama dalam perjalanan. juga kepada pemerintah akan menyebabkan jumlah uang yang beredar dalam mayarakat bertambah. Sebagian dari uang itu hanya melalui bank (untuk pembayaran dengan perantaraan bank). Bank-Bank Peredaran Uang Telah kita lihat bahwa besarnya jumlah uang yang beredar (M) dapat memengaruhi keseimbangan antara arus uang dan arus barang serta kestabilan harga. penting untuk mengetahui bagaimana jumlah uang yang beredar dapat bertambah atau berkurang. Bank Pasar. Bank Karya Produksi Desa (BKPD) dan/atau lembaga-lembaga lainnya yang dipersamakan dengan itu berdasarkan UU Perbankan Nomor 7 Tahun 1992 dengan memenuhi persyaratan tata cara yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. C. Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Karena itu. melainkan ditabung di bank. Kredit Usaha Rakyat Kecil (KURK). Lumbung Desa. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) 1. Lumbung Putih Nagari (LPN). Badan Kredit Desa (BKD). maupun tukar menukar uang asing dengan uang asing lainnya. Uang yang ditabung atau didepositokan pada bank itu menyebabkan jumlah uang yang beredar berkurang. Lembaga Perkreditan Kecamatan (LPK). serta masih diperlukan oleh masyarakat. d. Bank tidak hanya ikut serta dalam peredaran uang dengan menyalurkan uang untuk pembayaran-pembayaran tetapi juga dapat memperbesar atau memperkecil jumlah uang dalam peredaran. tetapi sebagian merupakan uang yang untuk sementara waktu tidak dibelanjakan oleh masyarakat untuk produksi atau konsumsi. Badan Kredit Kecamatan (BKK). 9) Membeli atau menjual uang asing Bank melaksanakan kegiatan tukar menukar uang asing menjadi uang rupiah (domestik) dan uang rupiah (domestik) menjadi uang asing. Ketentuan tersebut diberlakukan mengingat bahwa lembaga-lembaga tersebut telah berkembang dalam lingkungan masyarakat Indonesia. Pemberian kredit kepada produsen dan konsumen.

Sasaran BPR Melayani kebutuhan petani. c) Menyediakan pembiayaan bagi nasabah berdasarkan prinsip bagi hasil sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah. dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.dimaksud diakui. Oleh karena itu. 5. pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak. Usaha yang Tidak Boleh Dilakukan BPR Ada beberapa jenis usaha seperti yang dilakukan bank umum tetapi tidak boleh dilakukan BPR. tabungan. Keuntungan BPR diperoleh dari spread effect dan pendapatan bunga. e) Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Tujuan BPR Menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan. 142 Ekonomi SMA/MA Kelas X . pedagang. karena sasaran ini belum terjangkau oleh bank umum dan untuk lebih mewujudkan pemerataan layanan perbankan. b) Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing. a) Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka. deposito berjangka. pemerataan kesempatan berusaha. Untuk menjamin kesatuan dan keseragaman dalam pembinaan dan pengawasan. e) Melakukan usaha lain di luar kegiatan usaha sebagaimana yang dimaksud dalam usaha BPR. pegawai dan pensiunan. UU Perbankan Nomor 7 Tahun 1992 memberikan kejelasan status lembaga-lembaga dimaksud. Usaha BPR Usaha BPR meliputi usaha untuk menghimpun dan menyalurkan dana dengan tujuan mendapatkan keuntungan. 4. b) Memberikan kredit. SBI adalah sertifikat yang ditawarkan Bank Indonesia kepada BPR apabila BPR mengalami over likuiditas. sertifikat deposito dan/atau tabungan pada bank lain. c) Melakukan penyertaan modal dengan prinsip prudent banking dan concern terhadap layanan kebutuhan masyarakat menengah ke bawah. d) Melakukan usaha perasuransian. maka persyaratan dan tata cara pemberian status lembaga-lembaga dimaksud ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. 2. pengusaha kecil. pemerataan pendapatan dan agar mereka tidak jatuh ke tangan para pelepas uang (renternir dan pengijon). Adapun usaha-usaha BPR adalah sebagai berikut. 3. peternak. seperti: a) Menerima simpanan berupa giro.

sahamnya hanya dapat diterbitkan dalam bentuk saham atas nama. serta akusisi BPR wajib mendapat izin Menteri Keuangan sebelumnya setelah mendengar pertimbangan Bank Indonesia. BPR wajib memenuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai batas maksimum pemberian kredit. BPR wajib mempunyai keyakinan atas kemampuan dan kesanggupan debitur untuk melunasi utangnya sesuai dengan perjanjian. pemberian jaminan atau hal lain yang serupa. BPR wajib memenuhi ketentuan Bank Indonesia mengenai batas maksimum pemberian kredit. c) Dalam memberikan kredit. Bentuk Hukum BPR Bentuk hukum BPR dapat berupa Perusahaan Daerah (Badan Usaha Milik Daerah)/ Koperasi. 2) BPR yang berbentuk hukum koperasi. konsolidasi. yaitu: a) Dalam memberikan kredit. pejabat BPR lainnya. termasuk kepada perusahaanperusahaan dalam kelompok yang sama dengan BPR tersebut. anggota direksi (dan keluarga). anggota dewan komisaris (dan keluarga). b) Dalam memberikan kredit. 5) Merger dan konsolidasi antara BPR. Batas maksimum tersebut adalah tidak melebihi 30% dari modal yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia. dan akuisisi ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Perseroan Terbatas (berupa saham atas nama) dan bentuk lain yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. 7. ketentuan mengenai merger. 4) Perubahan kepemilikan BPR wajib dilaporkan kepada Bank Indonesia. Batas maksimum tersebut tidak melebihi 10% dari modal yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia. yang dapat dilakukan oleh BPR kepada pemegang saham (dan keluarga) yang memiliki 10% atau lebih dari modal setor.6. anggota dewan komisaris (dan keluarga). pemberian jaminan atau hal lain yang serupa. Uang dan Perbankan 143 . kepemilikannya diatur berdasarkan ketentuan dalam undang-undang tentang perkoperasian yang berlaku. Alokasi Kredit BPR Dalam mengalokasikan kredit. pejabat BPR lainnya. anggota direksi (dan keluarga). a. yang dapat dilakukan oleh BPR kepada peminjam atau sekelompok peminjam yang terkait. 3) BPR yang berbentuk hukum perseroan terbatas. Kepemilikan BPR 1) BPR hanya dapat didirikan dan dimiliki oleh warga negara Indonesia. ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh BPR. badan hukum Indonesia yang seluruh pemiliknya warga negara Indonesia dan pemerintah daerah. badan hukum Indonesia yang seluruh pemiliknya warga negara Indonesia. serta perusahaan-perusahaan yang di dalamnya terdapat kepentingan pihak pemegang saham (dan keluarga) yang memiliki 10% atau lebih dari modal disetor. pemerintah daerah atau dapat dimiliki bersama di antara warga negara Indonesia.

Akan tetapi. 2. Kelompok kerja yang disebut Tim Perbankan MUI. Pada saat penandatanganan akta pendirian ini terkumpul komitmen pembelian saham sebanyak Rp84 miliar. dan 4) Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP) untuk perluasan usaha bagi para pengusaha kecil. yang sempat tumbuh mengesankan. Di antaranya Baitui Tamwil-Salman.8. 3) Kredit Investasi Kecil (KIK) untuk industri kecil (home industry). M. yakni Koperasi Ridho Gusti. Saefudin. D. A. untuk menyalurkan dana berupa: 1) Kredit Usaha Tani (KUT) untuk melayani petani kecil. 144 Ekonomi SMA/MA Kelas X . a. BPR adalah bank yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana kepada masyarakat dengan skala yang kecil dan jangka pendek. M. diskusi mengenai bank syariah sebagai pilar ekonomi Islam mulai dilakukan. Jawa Barat. bertugas melakukan pendekatan dan konsultasi dengan semua pihak terkait. Para tokoh yang terlibat dalam kajian tersebut adalah Karnaen A. dan lain-lain. b. Produk Bank Perkreditan Rakyat Sesuai dengan tugas dan fungsi utamanya. Berdasarkan amanat Munas IV MUI/ dibentuk kelompok kerja untuk mendirikan bank Islam di Indonesia. Bogor. Akte pendirian PT Bank Muamalat Indonesia ditandatangani pada tanggal 1 November 1991. PT Bank Muamalat Indonesia (BMI) Bank Muamalat Indonesia lahir sebagai hasil kerja Tim Perbankan MUI tersebut di atas. prakarsa lebih khusus untuk mendirikan bank Islam di Indonesia baru dilakukan pada tahun 1990. Bank Syariah di Indonesia 1. hasil lokakarya tersebut dibahas lebih mendalam pada Musyawarah Nasional MUI TV yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya Jakarta 22-25 Agustus 1990. Pada awal periode 1980-an. Berbagai uji coba pada skala yang relatif terbatas telah diwujudkan. Bentuk produk yang dapat dikeluarkan BPR antara lain sebagai berikut. Amin Azis. untuk menghimpun dana (kredit pasif) berupa tabungan dan deposito berjangka. Latar Belakang Bank Syariah Berkembangnya bank-bank syariah di negara-negara Islam berpengaruh ke Indonesia. Perwataatmadja. M. Di Jakarta juga dibentuk lembaga serupa dalam bentuk koperasi. Bandung. 2) Kredit Candak Kulak (KCK) untuk melayani pedagang kecil. Dawam Raharjo. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 18 – 20 Agustus 1990 menyelenggarakan Lokakarya Bunga Bank dan Perbankan di Cisarua.

Perbedaan Antara Bank Syariah dan Bank Konvensional Dalam beberapa hal. dimana pembahasan perbankan dengan sistem bagi hasil diuraikan hanya sepintas lalu dan merupakan sisipan belaka. Setiap akad dalam perbankan syariah. riset. baik dalam hal barang. NPWP. a.Pada tanggal 3 November 1991. proposal.382. dan moneter. pada tanggal 1 Mei 1992. Dengan modal awal tersebut. dan Makasar. Hal ini sangat jelas tercermin dalam UU No. dalam acara silaturahmi presiden di Istana Bogor. 3. laporan keuangan dan sebagainya. pelaku transaksi. Bandung. akuntansi. kredit. maupun ketentuan.000. Pada awal pendirian Bank Muamalat Indonesia. lainnya harus memenuhi ketentuan akad. 10 Tahun 1998. Undang-undang tersebut juga memberikan arahan bagi bank-bank konvensional untuk membuka cabang syariah atau bahkan mengkonversi diri secara total menjadi bank syariah. 7 Tahun 1992. bank konvensional dan bank syariah memiliki persamaan pada sisi teknis penerimaan uang. Sebagian bank tersebut ingin menjajaki untuk membuka divisi atau cabang syariah dalam institusinya. Dalam undang-undang tersebut diatur dengan rinci landasan hukum serta jenis-jenis usaha yang dapat dioperasikan dan diimplementasikan oleh bank syariah. 4. Hal demikian diantisipasi oleh Bank Indonesia dengan mengadakan Pelatihan Perbankan Syariah bagi para pejabat Bank Indonesia dari segenap bagian. total modal awal disetor sebesar Rp106. Hingga September 1999. Semarang. Akad dan Aspek Legalitas Dalam bank syariah. mekanisme transfer.00. seperti hal-hal berikut: Uang dan Perbankan 145 . usaha yang dibiayai dan lingkungan kerja. struktur organisasi. Balikpapan. Sebagian lainnya bahkan berencana mengonversi diri sepenuhnya menjadi bank syariah. akad yang dilakukan memiliki konsekuensi duniawi dan ukhrawi karena akad yang dilakukan berdasarkan hukum Islam. pengawasan. Surabaya. keberadaan bank syariah ini belum mendapat perhatian yang optimal dalam tatanan industri perbankan nasional. Sejumlah bank mulai memberikan pelatihan dalam bidang perbankan syariah bagi para stafnya.216. Peluang tersebut ternyata disambut antusias oleh masyarakat perbankan. terdapat banyak perbedaan mendasar di antara keduanya. teknologi komputer yang digunakan. Akan tetapi. tidak terdapat rincian landasan hukum syariah. Era Reformasi dan Perbankan Syariah Perkembangan perbankan syariah pada era reformasi ditandai dengan disetujuinya Undang-Undang No. Landasan hukum operasi bank yang menggunakan sistem syariah ini hanya dikategorikan sebagai “bank dengan sistem bagi hasil”. Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi. serta jenis-jenis usaha yang diperbolehkan. syarat-syarat umum memperoleh pembiayaan seperti KTP. terutama aparat yang berkaitan langsung seperti DPNP (Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan). Bank Muamalat Indonesia telah memiliki lebih dari 45 outlet yang tersebar di Jakarta. Perbedaan itu menyangkut aspek legal.

tetapi unsur yang sangat membedakan antara bank syariah dan bank konvensional adalah keharusan adanya Dewan Pengawas Syariah yang bertugas mengawasi operasional bank dan produkproduknya agar sesuai dengan garis-garis syariah. Harga barang dan jasa harus jelas. Barang dan jasa harus halal sehingga transaksi atas barang dan jasa yang haram menjadi batal demi hukum syariah. harga. Dewan pengawas syariah biasanya diletakkan pada posisi setingkat Dewan Komisaris pada setiap bank. karena akan berdampak pada biaya transportasi. seperti: penjual. bisnis dan usaha yang dilaksanakan tidak terlepas dari saringan syariah. Lembaga Penyelesaian Sengketa Berbeda dengan perbankan konvensional. 2) Syarat Seperti syarat-syarat berikut. misalnya dalam hal komisaris dan direksi. Karena itu. biasanya penetapan anggota Dewan Pengawas Syariah dilakukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham. tetapi menyelesaikannya sesuai tata cara dan hukum materi syariah. Dalam perbankan 146 Ekonomi SMA/MA Kelas X . barang. bank syariah tidak mungkin membiayai usaha yang terkandung di dalamnya hal-hal yang diharamkan. Barang yang ditransaksikan harus sepenuhnya dalam kepemilikan.1) Rukun. c. Tidak boleh menjual sesuatu yang belum dimiliki atau dikuasai seperti yang terjadi pada transaksi short sale dalam pasar modal. Hal ini untuk menjamin efektivitas dari setiap opini yang diberikan Dewan Pengawas Syariah. jika pada perbankan syariah terdapat perbedaan atau perselisihan antara bank dan nasabahnya. b. dan akad/ijab-qabul. Struktur Organisasi Bank syariah dapat memiliki struktur yang sama dengan bank konvensional. Bisnis dan Jenis Usaha yang Dibiayai Dalam bank syariah. Lembaga yang mengatur hukum materi dan atau berdasarkan prinsip syariah di Indonesia dikenal dengan nama Badan Arbitrase Muamalah Indonesia atau BAMUI yang didirikan secara bersama oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Majelis Ulama Indonesia. Karena itu. kedua pihak tidak menyelesaikannya di pengadilan negeri. pembeli. Tempat penyerahan (delivery) harus jelas. d.

Melakukan investasi. Hubungan dengan nasabah dalam bentuk hubungan debitur – kreditur. baik secara langsung maupun tidak langsung? e. Bank Islam 1. Demikian pula dalam hal reward dan punishment. Demikian pula dalam menghadapi nasabah. Investasi yang halal dan lainnya. 3. jual – beli atau sewa. Profit dan oriented. Bank Konvensional 1. di antaranya sebagai berikut. Memakai perangkat bunga. sehingga tidak ada aurat yang terbuka dan tingkah laku yang kasar. 5. 5. Di samping itu. mengatakan bahwa senyum adalah sedekah. Perbandingan antara Bank Syariah dan Konvensional Perbandingan antara bank syariah dan bank konvensional disajikan dalam daftar berikut. Hubungan dengan nasabah dalam bentuk hubungan kemitraan. 1) Apakah objek pembiayaan halal atau haram? 2) Apakah proyek menimbulkan kemudharatan untuk masyarakat? 3) Apakah proyek berkaitan dengan perbuatan mesum/asusila? 4) Apakah proyek berkaitan dengan perjudian? 5) Apakah usaha itu berkaitan dengan industri senjata yang ilegal atau berorientasi pada pengembangan senjata pembunuh massal? 6) Apakah proyek dapat merugikan syiar Islam. Nabi saw. 2. karyawan bank syariah harus skillfull dan profesional (fathanah) dan mampu melakukan tugas secara team work di mana informasi merata di seluruh fungsional organisasi (tabligh). Selain itu cara berpakaian dan tingkah laku dari para karyawan merupakan cermin bahwa mereka bekerja dalam sebuah lembaga keuangan yang membawa nama besar Islam.syariah suatu pembiayaan tidak akan disetujui sebelum dipastikan beberapa hal pokok. 4. 2. harus melandasi setiap karyawan sehingga tercermin integritas eksekutif muslim yang baik. Uang dan Perbankan 147 . Dalam hal etika. Penghimpunan dan penyaluran dana harus sesuai dengan fatwa Dewan Pengawas Syariah. Berdasarkan prinsip bagi hasil. Lingkungan Kerja dan Coporate Culture Sebuah bank syariah selayaknya memiliki lingkungan kerja yang sejalan dengan syariah. f. Profit dan falah oriented 4. misalnya sifat amanah dan shidiq.investasi yang halal saja. akhlak harus senantiasa terjaga. 3. diperlukan prinsip keadilan yang sesuai dengan syariah. Tidak terdapat dewan sejenis.

E. Untuk menaati peraturan kehati-hatian Capital Adequacy Ratio (CAR) dari sistem perbankan telah mencapai lebih dari 12%. Pakto 88 (Paket 27 Oktober 1988) di Bidang Perbankan a) b) c) d) e) f) a) Pemberian izin pada bank untuk melakukan kegiatan valuta asing. Ekspansi pinjaman bank tumbuh rata-rata 64% dan deposit bank tumbuh rata-rata 76% per tahun. telah dilakukan kebijakan restrukturisasi perbankan dalam bentuk paket-paket kebijakan. Meningkatkan peran bank Indonesia dalam kontrol moneter. bank perkreditan rakyat. Undang-Undang Perbankan yang Baru (Maret 1992) Menurut UU perbankan Maret 1992. Sementara itu. jauh di atas persyaratan minimum yang berlaku saat ini. dan bank dengan sistem bagi hasil. bank nasional dikelompokkan menjadi sebagai berikut: bank komersial. Diperbolehkan mendirikan bank swasta baru dan bank perkreditan rakyat (BPR) baru. bank perkreditan rakyat (BPR) tumbuh dari sekitar 8. Membuka kantor cabang pembantu bagi bank asing dan perusahaan penukar uang. Pada jangka waktu yang sama. Jumlah bank meningkat secara signifikan dari 124 buah pada bulan Oktober 1988 menjadi 240 buah pada Juni tahun 1996. Industri perbankan Indonesia mencatat kemajuan yang dinamis. baik dari segi jumlah bank atau kantor atau dari segi mobilisasi sumber-sumber keuangan. Bank dan lembaga keuangan bukan bank diperbolehkan membuka kantor cabang. Restrukturisasi Perbankan di Indonesia Dalam rangka pengembangan perbankan di Indonesia. Menurunkan persyaratan cadangan minnimum dari 15% menjadi 2%. yaitu 8%. 1. sementara cabang-cabangnya meningkat dari 1.300 buah pada bulan Agustus tahun 1996.840 buah. Pembentukkan bank patungan dengan saham dimiliki pihak swasta asing dan peserta dalam negeri.928 buah menjadi 6. Dalam lima tahun terakhir. Perkembangan ini juga 148 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Paket Januari 1990 di Bidang Perbankan b) c) Semua bank nasional diwajibkan untuk mengalokasikan paling sedikit 20% dari portepel pinjaman mereka bagi sektor usaha kecil. 2.000 buah pada bulan Oktober tahun 1988 menjadi hampir 9. bisnis bank secara total meningkat tajam dari sekitar Rp68 triliun menjadi Rp.6 miliar. Perkembangan industri perbankan yang sangat mengesankan ini diikuti oleh kinerja yang luar biasa dari pasar uang domestik.1 miliar menjadi US$6. Meningkatkan peran bank nasional dalam sistem kredit nasional. peputaran pasar uang rupiah per hari dari pasar valuta asing dalam negeri meningkat dari US$1. 447 triliun atau meningkat 70% per tahun.

Bank-bank harus bersaing dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. terutama pasar modal. Pendanaan untuk dunia usaha. Perumusan kebijakan perbankan akan selalu disesuaikan dengan tingkat perkembangan industri perbankan. Reformasi keuangan juga telah mendorong mekanisme pasar yang lebih efektif dalam sistem perbankan dan karenanya mendorong fungsinya sebagai perantara keuangan. 3. telah melangkah jauh dari sekadar pinjaman bank yang tradisional ke bentuk-bentuk lain dari pendanaan. Industri perbankan dituntut untuk menyediakan produk-produk keuangan yang lebih terdiversifikasi sejalan dengan ekonomi Indonesia yang juga semakin terdiversifikasi. Tantangan Perbankan di Masa Depan Di bidang perbankan ada lima tantangan. bankbank Indonesia harus terus meningkatkan daya saing mereka baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Industri perbankan harus mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan-perkembangan eksternal yang didorong oleh kekuatan-kekuatan globalisasi. Bank sekarang telah menjadi lebih mandiri dalam kemampuannya untuk merumuskan strategi bisnis mereka. surat berharga dan sekuritas. kegiatan-kegiatan valuta asing dan kegiatan-kegiatan turunannya di luar neraca (off balance sheet). Lebih lanjut. Agar mampu berkompetisi secara internasional. pinjaman sindikasi. namun juga telah menyediakan berbagai layanan perbankan pada masyarakat. misalnya. Dalam hal ini Bank Indonesia terus-menerus merangsang perkembangan perbankan berdasarkan pada prinsip-prinsip kehati-hatian. d. e. Dengan adanya General Agreement on Trades of Services (GATS). makin banyak bank terlibat dalam kegiatan yang menghasilkan pendapatan daxifee (fee-based excore). mendukung program pengentasan kemiskinan dan menyediakan berbagai skema pembiayaan bagi semua segmen ekonomi dengan layanan-layanan yang lebih luas. a. Uang dan Perbankan 149 .diikuti oleh bertambah macamnya produk-produk keuangan termasuk sekuritisasi. Bank Indonesia akan terus memperbaiki regulasi agar sesuai dengan kondisi yang ada sambil tetap mengantisipsi tantangan masa depan. yaitu sebagai berikut. Industri perbankan harus meningkatkan perannya dalam membiayai kebutuhan-kebutuhan investasi. a. bank-bank Indonesia harus menyesuaikan diri dengan standar-standar internasional tentang praktik-praktik perbankan. c. Perkembangan ini menunjukkan bahwa sektor perbankan tidak hanya berprestasi secara efektif dalam fungsi tradisionalnya sebagai perantara dana untuk tujuan investasi dan tabungan. Peningkatan profesionalisme berdasarkan prinsip-prinsip kehati-hatian merupakan kunci sukses dalam industri perbankan. b.

LKBB bertujuan mendorong perkembangan pasar uang dan pasar modal serta membantu permodalan sejumlah perusahaan. Tugas 1. Bank Indonesia akan merangsang industri perbankan untuk mengembangkan skema pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan. Bank Indonesia akan meningkatkan usaha-usaha untuk restrukturisasi perbankan Indonesia maupun penyelesaian bank dan utang bermasalah. Lembaga Keuangan Bukan Bank Lembaga keuangan bukan bank (LKBB) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan dalam bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana dan menyalurkannya ke masyarakat guna membiayai investasi perusahaan. PT Private Development . Lembaga Pembiayaan Pembangunan dan Lembaga Perantara Penerbitan dan Perdagangan Surat Berharga Lembaga pembiayaan pembangunan dan lembaga perantara penerbitan dan perdagangan surat-surat berharga mempunyai kegiatan menghimpun dana dengan jalan mengeluarkan surat berharga. berdasarkan pada prinsip-prinsip kehati-hatian dan didukung dengan daya saing yang meningkat. Hal ini termasuk usaha-usaha untuk memasukkan prinsip perbankan yang mampu mengatur diri sendiri dalam praktik-praktik perbankan. serta melakukan usaha sebagai makelar. PT Merchant Investment Cooperation (Merincop) dan PT Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia. PT Indonesia Investment International (PT Indovest). Kemukakan komentar Anda secara tertulis apakah kehidupan perbankan Indonesia saat ini sudah sesuai dengan isi undang-undang tersebut! 3. sebagai perantara dalam mendapatkan partner dari dalam dan luar negeri.CI). e. Misalnya PT Pembangunan Usaha Indonesia (PT Bahana). Tulis komentar Anda dalam bentuk karangan bebas (artikel atau esai) dan kumpulkan kepada guru! . komisioner dan pedagang efek dalam pasar uang dan pasar modal. d..b. Carilah buku undang-undang terbaru tentang perbankan dan pelajari isinya dengan saksama! 2. Bank Indonesia akan terus merangsang industri perbankan untuk memperluas layanan mereka untuk usaha kecil dan koperasi. Penyeliaan perbankan akan didorong dan diarahkan pada tercapainya struktur perbankan yang kuat dan sehat.inance Company of Indonesia Limited (PT PD. 150 Ekonomi SMA/MA Kelas X . c. 1. LKBB meliputi pihak-pihak berikut.

2) Mengurangi kekhawatiran dalam kehidupan. Contoh lembaga yang melakukan kegiatan seperti itu adalah PT Papan Sejahtera. Badan hukum dari perusahaan itu dapat perseroan terbatas. Di Indonesia. b. perseroan komanditer dan firma. bahkan hampir semua aspek kehidupan manusia dapat diasuransikan. Secara umum asuransi dan kehadirannya dalam negara sedang membangun seperti di Indonesia merupakan usaha dalam menggerakkan dana masyarakat. Asuransi pada prinsipnya memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bahaya-bahaya yang tak terduga dan mengambil risiko dari pihak lain. 5) Menyediakan kebutuhan keuangan dalam masyarakat. 6) Menjamin stabilitas usaha. Peranan perusahaan asuransi antara lain sebagai berikut. Sedangkan praktek suatu perusahaan asuransi tergantung dari premi yang diterima dari tertanggung. pada tahun 1993 jumlah perusahaan asuransi ada 145 perusahaan yang terdiri atas 46 perusahaan asuransi jiwa. Di Indonesia. Asuransi Asuransi merupakan salah satu jenis lembaga keuangan selain bank. Kegiatan asuransi itu sendiri mencakup bidang yang sangat luas.Selain kegiatan-kegiatan di atas. Peranan Asuransi Perusahaan asuransi banyak berkembang di negara yang telah maju. lembaga-lembaga itupun melakukan kegiatan khusus berupa pemberian kredit pembelian rumah. 2. di antaranya adalah sebagai berikut. perusahaan asuransi makin penting sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. 1) Menambah lapangan dan kesempatan kerja di dalam masyarakat. 3) Mengurangi atau memperkecil kerugian yang ditanggung. 90 perusahaan asuransi kerugian. 1) Asuransi jiwa 2) Asuransi pengangkutan 3) Asuransi kesehatan 4) Asuransi sosial 5) Asuransi mobil 6) Asuransi tenaga kerja Uang dan Perbankan 151 . a. 4 perusahaan reasuransi dan 5 perusahaan asuransi sosial. Bidang-bidang Usaha Asuransi Bidang usaha asuransi dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk. Hal ini tidak berarti bahwa di negara yang sedang membangun perusahaan asuransi kurang berkembang. Penyelenggara asuransi dapat berbentuk perusahaan pemerintah maupun swasta. Karena kemajuan kegiatan asuransi akan berdampak kepada penyediaan dana pembangunan. 4) Memperlancar kegiatan-kegiatan ekonomi dalam masyarakat.

yang dimaksudkan dana pensiun adalah salah satu lembaga keuangan selain bank yang berusaha menghimpun dana untuk jangka panjang dan untuk menjamin kelanjutan penghasilan hari tua karyawan yang sudah berhenti bekerja setelah umur pensiun dan keluarganya. b. f. Dana pensiun mempunyai peran ganda. Dana pensiun memberi motivasi kerja bagi para pesertanya karena hari tua yang terjamin. a. 152 Ekonomi SMA/MA Kelas X . perlu dilakukan pengelolaan dana pensiun secara sungguh-sungguh dan dilindungi undang-undang. Dana pensiun mendorong peningkatan produktivitas kerja. 4.3. Dana pensiun merupakan lembaga atau badan hukum yang dapat menciptakan lapangan kerja atau kesempatan kerja dalam masyarakat. di antaranya sebagai berikut. baik bagi pembangunan secara umum maupun bagi peserta yang bersangkutan secara khusus. Selain itu. d. Leasing Leasing adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan. pegadaian gelap dan pinjaman dengan persyaratan yang memberatkan dan tidak sewajarnya. Artinya. Dana pensiun menghilangkan kekhawatiran di hari tua. Dana pensiun merupakan penghimpun dana yang berguna untuk memelihara kesinambungan pembangunan ekonomi. barang-barang modal disewa dan sekaligus dibeli secara kredit. Penyelenggara dana pensiun harus seizin dari menteri keuangan. Usaha leasing ini juga sering disebut sewa guna usaha. Dana Pensiun Dana pensiun dibentuk karena dua kepentingan. yaitu dari sisi perusahaan atau pemberi kerja dan dari sisi pegawai atau karyawan. Dana pensiun memberi kelanjutan penghasilan setelah pesertanya pensiun atau berhenti kerja. Sedangkan dari pihak perusahaan atau pemberi kerja ingin meningkatkan kesejahteraan para karyawannya. pegadaian diharapkan dapat turut membantu atau setidaknya menghilangkan pratik ijon. e. Pegadaian Perusahaan umum pegadaian merupakan adalah satu jenis lembaga keuangan nonbank yang diselenggarakan oleh pemerintah. Pegawai tentunya menginginkan adanya jaminan secara ekonomi pada hari tuanya pada saat mereka tidak bekerja lagi. 5. Kegiatan utama dari pegadaian adalah menyalurkan pinjaman berdasarkan hukum gadai dalam rangka membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah. Berdasarkan UU No. Dengan peranan yang mulia itu. dengan jangka waktu tertentu dan berdasarkan pembayaran berkala. c. 11 tahun 1992 tentang dana pensiun.

Penyelenggaraan pinjaman melalui pegadaian adalah dengan menggunakan jaminan benda-benda bergerak. pegadaian juga menyelenggarakan penjualan emas. Hal ini mungkin terjadi karena pemberian pinjaman selalu lebih rendah di harga taksir barang-barang yang dijaminkan tersebut. Apabila harga jual dalam lelang lebih tinggi dari nilai pinjaman. Koperasi Simpan Pinjam Koperasi simpan pinjam atau koperasi kredit merupakan salah satu jenis koperasi yang anggota-anggotanya mempunyai kepentingan langsung dalam bidang kredit atau pinjaman. Menambah pengetahuan tentang perkoperasian Indonesia dan berkoperasi. Prinsip dasar koperasi ini tidak berbeda dari koperasi pada umumnya. kelebihan tersebut akan dikembalikan kepada peminjam. ada juga pinjaman yang digunakan untuk keperluan usaha produktif terutama dalam membantu permodalan nasabah di bidang di bidang pertanian dan usaha-usaha kecil lainnya. karena didorong untuk menabung. mesin jahit. Mendidik para anggota supaya dapat memupuk modal dengan tabungan secara teratur. e. Pada perkembangannya lebih lanjut. Mendorong para anggota untuk hidup hemat. televisi dan sepeda motor. Kehadiran koperasi simpan pinjam dalam pembangunan ekonomi sangat penting karena koperasi simpan pinjam ikut mempercepat perputaran modal dalam mayarakat dan mendorong kegiatan-kegiatan usaha kecil yang lebih banyak dikerjakan di desa-desa dan membantu penyebaran dan pemerataan pendapatan masyarakat.Selain memberi layanan pinjaman dengan sistem gadai. Mendorong sikap hidup setia kawan dan saling membantu dalam kegiatan simpan pinjam. sepeda. Uang dan Perbankan 153 . pegadaian juga menyelenggarakan jasa taksiran untuk perhiasan dan jasa penitipan barang dan surat-surat berharga. Selain dipakai untuk menutup kebutuhan konsumtif jangka pendek. Koperasi simpan pinjam menjalankan kegiatan tabungan dan pinjaman. Apabila peminjam tidak menebus barang yang digadaikan sampai batas waktu yang disepakati. Membantu keperluan kredit kepada para anggota yang sangat membutuhkan dengan syarat-syarat yang ringan. Ini berarti pegadaia cenderung melayani pinjaman jangka pendek. 6. dengan maksud modal sendiri dan modal koperasi menjadi semakin kuat. a. c. seperti perhiasan emas. baik berupa emas perhiasan maupun emas batangan di beberapa kantor cabang pegadaian tersebut. Tujuan dari Koperasi Simpan Pinjam adalah sebagai berikut. b. Jangka waktu pinjaman melalui pegadaian biasanya satu tahun atau kurang. pihak Perum Pegadaian berhak melelang barang-barang jaminan tersebut kepada masyarakat umum. d.

yang perlu mendapat perhatian adalah pengawasan penggunaan kredit tersebut agar terhindar dari penyelewengan penggunanya dan berdaya hasil yang maksimal. Misalnya. siswa terhindar dan kehilangan atau perampokan. Pemanfaatan Produk Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya a. G. 154 Ekonomi SMA/MA Kelas X . d. Tabungan Tabungan adalah penyimpanan uang di bank yang pengambilannya tidak terikat pada jangka waktu tertentu. b. 2.Untuk mencapai tujuan pemberian kredit. Pengiriman Uang Pengiriman uang dilakukan oleh bank dari daerah ke daerah lainnya. Demikian juga hendaknya para siswa sejak dini dan memanfaatkan jasa-jasa perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Keamanan Dengan menyimpan uang di bank. Hidup Hemat Dengan menyimpan uang di bank siswa dapat mengurangi/menghindari pembelian barang yang tidak bermanfaat. b. Membantu Program Pemerintah Uang yang disimpan di bank dapat dipinjamkan kepada perusahaan untuk memperluas usahanya. siswa memperoleh imbal jasa yang disebut bunga bank. 1. Dengan cara itu siswa tidak perlu menda-tangi orang tuanya yang akan memerlukan biaya tinggi serta waktu yang lama. Dengan demikian akan meningkatkan produksi. Penghasilan Dengan menyimpan uang di bank. atau bilamana terjadi kebakaran rumah maka uang tidak musnah terbakar. Peranan Siswa dalam Memanfaatkan Produk Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya Transaksi-transaksi pembayaran yang dilakukan oleh masyarakat negara maju sudah lebih banyak menggunakan jasa perbankan. Alasan dan Tujuan Pemanfaatan Jasa Perbankan dan Lembaga Keuangan Lainnya a. c. seorang siswa yang bersekolah jauh dari orang tuanya dapat memperoleh kiriman uang dari orang tuanya melalui bank. sesuai dengan pemerintah.

000. Kebijakan Moneter dan . seorang pedagang memperoleh laba bersih dalam satu bulan Rp20. Uang tabungan mungkin berasal dari sumber-sumber berikut.00.000. kakak atau paman karena berhasil menjadi juara kelas. Bilamana terjadi kekurangan atau kelebihan uang. baik kebutuhan sekarang maupun kebutuhan masa depan. Dalam kondisi tersebut. Cara Menabung Manusia senantiasa berusaha untuk memenuhi berbagai kebutuhan. c. 3. besar tabungan sama dengan pendapatan dikurangi konsumsi. Contoh. Pengertian Kebijakan Moneter Kestabilan moneter negara sedang berkembang adalah kondisi yang memperlihatkan jumlah uang yang beredar mencukupi untuk mendukung seluruh transaksi dalam perekonomian. b. Sebagai siswa. naik kelas.00 dan sisanya disimpan di bank. dan neraca pembayaran berjalan seimbang dan diusahakan surplus.c. selain harus memenuhi kebutuhan sekarang juga harus memenuhi kebutuhan yang akan datang. a. terlihat bahwa pendapatan (P) sama dengan konsumsi (K) ditambah tabungannya (T). Dengan kata lain. Upah kerja pada waktu libur sekolah. Uang dan Perbankan 155 . Asuransi Beasiswa Asuransi beasiswa adalah pertanggungan dalam bidang pendidikan. Bila konsumsinya dalam satu bulan Rp2. Setiap anggota masyarakat dapat menabung. ibu. Meneruskan pendidikan tentu memerlukan biaya yang besar. Keuntungan berdagang di luar jam pelajaran atau pada saat libur semester. jumlah tabungannya sebesar Rp18.000.000. Hadiah dari bapak. Dengan demikian. Sistem dan Kebijakan Moneter Kebijakan moneter diatur dan dilaksanakan dengan tujuan agar perkembangan perekonomian terus meningkat.00. untuk masa depan memerlukan biaya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya pendidikan siswa ke tingkat yang lebih tinggi bilamana orang tua siswa sejak awal telah mengasuransikan pendidikan anaknya.iskal 1. jumlah uang yang beredar tidak berlebih ataupun kurang. a. laju inflasi menjadi rendah. Untuk itulah siswa perlu membiasakan menabung. maka pemerintah harus mengambil suatu tindakan atau kebijakan sehingga jumlah uang yang beredar kembali stabil. Contohnya. Penyisihan atau pengumpulan sebagian bekal sekolah.000. Hal tersebut berarti: P=K+T H.000. d.

156 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 2. Peningkatan produksi biasanya diikuti dengan perbaikan nasib para karyawan ditinjau dari segi upah maupun keselamatan kerja. Untuk mendapatkan neraca pembayaran yang seimbang. Perubahan jumlah uang yang beredar itu pada akhirnya akan memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat.Kebijakan moneter adalah tindakan penguasa moneter (biasanya Bank Sentral) untuk memengaruhi jumlah uang yang beredar. 2) Kesempatan kerja Kesempatan kerja akan meningkat apabila produksi meningkat. Macam Kebijakan Moneter oleh Bank Sentral Apabila jumlah uang beredar dalam masyarakat berlebih atau berkurang. Tujuan Kebijakan Moneter Kebijakan moneter bertujuan untuk mencapai kestabilan ekonomi yang diwujudkan dalam kestabilan harga-harga barang sehingga iklim berusaha terkondisi sedemikian rupa dan pada gilirannya tercapai peningkatan kegairahan berusaha. 1) Stabilitas ekonomi Stabilitas ekonomi adalah suatu keadaan pertumbuhan ekonomi berlangsung secan terkendali dan berkelanjutan. b. 4) Neraca pembayaran internasional Neraca pembayaran dapat dikatakan dalam keadaan seimbang bila jumlah nilai barang yang diekspor sama dengan nilai barang yang diimpor. Perbaikan upah dan keselamatan kerja akan meningkatkan taraf hidup karyawan dan akhirnya kemakmuran dapat tercapai. pemerintah sering menjalankan kebijakan moneter. (Di Indonesia wewenang itu dipegang oleh Bank Indonesia). maka penguasa moneter (Bank Indonesia) dapat melakukan tindakan sebagai berikut. 3) Kestabilan harga Kestabilan harga ditandai dengan stabilitas harga barang dari waktu ke waktu. Artinya pertumbuhan arus barang/ jasa dan arus uang berjalan seimbang. Harga yang stabil menyebabkan masyarakat percaya bahwa membeli barang pada tingkat harga sekarang sama dengan tingkat harga yang akan datang atau daya beli uang dari waktu ke waktu adalah sama. Sedangkan lembaga yang berwenang untuk menjalankan tindakan memengaruhi jumlah uang yang beredar adalah bank sentral. Istilah kebijakan moneter banyak dipakai untuk menyebutkan seluruh tindakan untuk memengaruhi jumlah uang beredar dan atau harga uang (yakni tingkat bunga. Tujuan kebijakan moneter meliputi hal-hal berikut. dengan melakukan devaluasi. Macam Kebijakan Moneter a. Misalnya.

1) Politik Diskonto Pada politik diskonto (discount policy), Bank Sentral menetapkan tingkat suku bunga pada tingkat tertentu. a) Menaikkan suku bunga Suku bunga dinaikkan jika jumlah uang yang beredar dalam masyarakat berlebih. Dengan naiknya suku bunga, masyarakat akan berlombalomba menabung uang di bank. Di pihak lain, para pengusaha mengurangi investasi yang dibiayai dengan pinjaman. b) Menurunkan suku bunga Suku bunga diturunkan jika jumlah uang yang beredar dalam masyarakat kurang. Penurunan suku bunga akan mendorong pengusaha mengadakan investai dengan meminjam uang dari bank. 2) Kebijakan politik pasar terbuka (open market policy) Dalam hal ini Bank Sentral menawarkan surat berharga, misalnya obligasi dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) ke pasar uang dan pasar modal. Jika bank membeli surat berharga, uang akan mengalir ke masyarakat atau pasar uang menjadi luas, sebaliknya jika bank menjual surat berharga, uang kembali masuk ke Bank Sentral dan volume uang di masyarakat menjadi berkurang. Penjualan surat berharga ini juga ditujukan kepada bank-bank, sehingga akan berkurangnya uang dari masyarakat. Tetapi berkurangnya uang di tangan badan-badan kredit akan menyebabkan pemberian kredit akan berkurang. Berkurangnya jumlah uang di tangan masyarakat menyebabkan permintaan terhadap barang berkurang. Barang di pasar hanya dapat dijual seluruhnya apabila harga telah turun atau inflasi dapat ditekan. b. Contoh Kebijakan Moneter Di sisi moneter, kebijakan diarahkan pada upaya mencapai sasaran uang primer yang konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi melalui upaya-upaya menurunkan suku bunga. Sebab dengan turunnya suku bunga, akan mendorong sektor riil untuk tumbuh berkembang yang pada gilirannya perekonomian akan meningkat, pengangguran berkurang. 1) Guna mengatasi defisit anggaran yang sangat tinggi pada tahun 1950, Menteri Keuangan RIS Mr. Syarifudin Prawiranegara mengambil kebijakan moneter dengan menggunting uang kertas NICA lima rupiahan ke atas menjadi dua potong. Potongan pertama menjadi nilai separuhnya dan potongan kedua yang juga bernilai separuhnya dapat ditukarkan dengan obligasi negara, yang disebut “Obligasi Pinjaman Darurat”, Kebijakan moneter ini dikenal sebagai ‘gunting Syarifudin’. 2) Guna mengatasi inflasi yang luar biasa, pada bulan Agustus 1950 Pemerintah RI, yaitu Presiden Soekarno dan Perdana Menteri Djuanda mengambil tindakan drastis di bidang moneter dengan melakukan sanering (pemotongan nilai uang). Uang kertas bernilai Rp5.000,00 dan Rp1.000,00 dinyatakan bernilai Rp50, 00 dan Rp10,00, sedang deposito di bank dibekukan hingga 90%.
Uang dan Perbankan

157

3) Akibat peristiwa pemberontakan G30S/PKI tahun 1965, keadaan perekonomian makin buruk, nilai rupiah makin merosot, harga-harga melambung jauh dari kemampuan daya beli rakyat. Pada bulan Desember 1965, pemerintah kembali melakukan sanering (pemotongan nilai uang). Uang bernilai Rp1000,00 diturunkan nilainya menjadi Rp1,00. Upaya pemerintah ini juga tidak berhasil memperbaiki perekonomian. Bahkan nilai rupiah terus merosot dan inflasi tahun 1966 mencapai 635%. 4) Sejak Pelita I (1969-1973) kebijakan moneter yang dilancarkan pemerintah adalah sebagai berikut. a) Mengesahkan anggaran berimbang yang menghindari pinjaman domestik untuk pembiayaan pengeluaran pemerintah. b) Mempertahankan kebijakan moneter yang hati-hati. c) Menjaga nilai tukar (kurs) yang realistis guna memberi kepastian bahwa komoditas ekspor Indonesia kompetity dan mekanisme pasar berjalan di pasar valuta asing. d) Menerapkan kontrol moneter, di antaranya sebagai berikut. (1) Mengenakan batas tertinggi terhadap kredit bank. (2) Menentukan tingkat suku bunga bank-bank pemerintah. (3) Menyediakan kredit likuiditas pada sektor-sektor ekonomi tertentu. 5) Pada tahun 1983 pemerintah mengambil langkah untuk melaksanakan deregulasi sistem perbankan di bidang terkait dengan kebijakan: a) Skema kerja Bank Indonesia tentang kredit disederhanakan dengan membatasi pemberian kredit untuk sektor-sektor yang berprioritas tinggi saja. Batas maksimal terhadap kredit bank dan tingkat suku bunga ditiadakan. Bank pemerintah diperbolehkan menyusun sendiri kebijakan kredit dan tingkat suku bunga tabungan masing-masing. b) Dalam rangka penerapan operasi pasar terbuka. Bank Indonesia memperkenalkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) yang dapat diperjualbelikan di pasar modal. 6) Pada tanggal 27 Oktober 1988 pemerintah melakukan serangkaian tindakan penyesuaian dalam bidang keuangan, kontrol moneter dan perbankan. Kebijakan ini dikenal sebagai Pakto 88. Tujuan Pakto 88 adalah untuk memobilisasi dana agar lebih intensif dan efisien. a) Bank dan lembaga keuangan non-bank diperbolehkan membuka kantorkantor cabang dan memberikan izin berdirinya bank swasta baru. b) Memperluas layanan perbankan untuk meningkatkan ekspor, terutama ekspor non-migas dan membuka pelayanan perdagangan valuta asing. c) Menurunkan persyaratan cadangan minimum bank dari 15% ke 2%. 7) Pada tahun 1990 (Januari) sistem kredit nasional diperbaiki dengan merampingkan kredit likuiditas pada tiga bidang utama, yaitu: pengadaan pangan, koperasi dan investasi. Kebijakan ini dikenal sebagai Pakjan 90. Sejak Januari 1990 semua bank nasional diwajibkan untuk mengalokasikan paling sedikit 20% dari portepel pinjaman mereka bagi sektor usaha kecil.

158

Ekonomi SMA/MA Kelas X

Tugas 1. Carilah berita dan artikel tentang kebijakan keuangan dan perpajakan yang dilakukan pemerintah di majalah dan surat kabar! 2. Gunting dan klipinglah berita dan artikel itu dengan rapi! 2. Berikan komentar-komentar Anda secara tertulis di lembar terpisah terhadap setiap berita dan artikel yang Anda kliping tersebut! 3. Kumpulkan hasil pekerjaan Anda kepada guru untuk mendapatkan nilai! Hasil pekerjaan Anda berarti terdiri atas kliping dan komentar terhadap berita dan artikel yang Anda kliping.

Rangkuman

Uang adalah benda yang diterima secara umum sebagai alat perantara (alat pembayaran) yang sah untuk mengadakan tukar-menukar atau perdagangan. Syarat-syarat uang sebagai alat tukar mencakup syarat psikologis dan syarat teknis. .ungsi uang terbagi atas fungsi asli (primer) dan fungsi turunan. Berdasarkan fungsi asli, uang berperan sebagai alat tukar dan sebagai alat satuan hitung. Berdasarkan fungsi turunan, uang berperan sebagai alat pembayaran yang sah, alat penimbun kekayaan, alat pemindah kekayaan, standar pencicilan utang, dan alat pendorong kegiatan ekonomi. Nilai uang terbagi menjadi nilai berdasarkan bahan pembuatnya dan berdasarkan penggunaannya. Berdasarkan bahan pembuatnya, nilai uang terdiri atas nilai intrinsik dan nilai nominal. Berdasarkan penggunaannya, nilai uang terdiri atas nilai internal dan nilai eksternal. Jenis uang digolongkan menjadi dua, yakni uang kartal dan uang giral. Uang kartal terdiri atas uang logam dan uang kertas. Uang giral merupakan alat pembayaran yang dikeluarkan bank dalam kondisi tertentu, seperti cek, giro, demand deposito, dan loan deposito. Valuta asing atau mata uang asing adalah alat pembayaran luar negeri. Perbandingan nilai mata uang asing dengan mata uang dalam negeri (rupiah) disebut kurs. Kurs terdiri atas kurs beli, kurs jual, dan kurs tengah. Bank adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kepada masyarakat. .ungsi bank dikelompokkan menjadi tiga, yakni sebagai penerima kredit (kredit pasif), sebagai pem-beri kredit (kredit aktif), dan sebagai perantara lalu lintas moneter.

Uang dan Perbankan

159

• • Berdasarkan fungsinya.. dan sebutkan contoh-contohnya 4. Jelaskan yang dimaksud dengan kredit pasif. d. tidak mudah rusak (tahan lama) c. Apa yang dimaksud dengan jasa-jasa perbankan? Sebutkan contohcontohnya! 5. Status bank sentral di Indonesia berada pada Bank Indonesia. yakni menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.. Jelaskan apa yang disebut dengan Bank Mandiri! 2. memiliki nilai yang stabil d. Sebutkan siapa Gubernur Bank Indonesia sekarang. dan bank sekunder. atau e! 1. kecuali . serta mengatur dan mengawasi bank-bank lain. Bagaimana tata cara pengangkatan seorang Gubernur Bank Indonesia ? 3. bank umum. yakni bank sentral.. c. jenis-jenis bank dikelompokkan menjadi lima. praktis atau mudah dibawa e. kredit aktif. Latihan Soal 1. mengatur dan menjaga kelancaran sistem moneter. bank pembangunan. a. b. terdiri atas berbagai nilai nominal 160 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Jelaskan yang dimaksud dengan bank syariah dan bank muamalat Indonesia Tes . digunakan secara terbatas b. bank tabungan. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a. Bank sentral memiliki tiga tugas pokok.ormatif A. Tujuan utama kegiatan Bank Indonesia adalah menciptakan dan memelihara kestabilan rupiah. Berikut ini adalah syarat-syarat teknis uang sebagai alat pembayaran.

000. Bank yang bertugas melakukan pengumpulan dana terutama melalui simpanan dalam bentuk giro dan deposito serta melakukan usaha perkreditan terutama melalui pemberian kredit jangka pendek adalah bank .. uang harus dapat digunakan untuk keperluan . Nilai nominal uang dari selembar uang kertas sebesar Rp10... Pembagian uang sebagai alat pembayaran yang sah. Rp10. menentukan harga suatu barang d.00 – nilai kertas e. fungsi perdagangan 4. fungsi turunan c. fungsi asli b. tabungan e.. jumlah barang dan jasa d. memindahkan kekayaan kepada orang lain e.. kecuali . membayar barang yang telah dibeli c. a.. Rp10. a.00 b...2. membayar utang piutang 3. fasilitas kredit dan harga barang e. fungsi pertukaran e.000.00 : nilai kertas d. memberikan imbalan atas jasa yang diperoleh b. perkreditan c.. alat penimbun dan pemindah kekayaan. pendapatan masyarakat b. a.000.. standar pencicilan utang.000. Rp10. dan pendorong kegiatan ekonomi merupakan pembagian uang berdasarkan .. tingkat suku bunga c. sebesar nilai kertas pembuatnya 5. umum d.00 x nilai kertas c. a.. Sebagai alat satuan hitung. sentral b.000. kekayaan yang dimiliki masyarakat 6. Rp10... pembangunan Uang dan Perbankan 161 . a. fungsi pembayaran d.. Berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi jumlah uang yang beredar di tengah masyarakat.00 adalah .

a. Bank Indonesia (BI) e. melakukan usaha perasuransian B. Status Bank Sentral Indonesia dipegang oleh . Jelaskan perbedaan nilai intrinsik dan nilai nominal uang! 4. a. sertifikat deposito c. a. Jawablah dengan tepat! 1. Apakah yang disebut uang? 2. melakukan penyertaan modal e. Bank Mandiri 8.. menerima simpanan berupa giro c. tetapi tidak diperbolehkan dilakukan oleh bank perkreditan rakyat. Bank Rakyat Indonesia (BRI) b.. a... Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu disebut simpanan .. Apakah alasan-alasan masyarakat memegang (menyimpan) uang? 162 Ekonomi SMA/MA Kelas X . Jelaskan fungsi uang sebagai alat pembayaran yang sah dan alat penimbun kekayaan! 3... deposito berjangka b. mencabut kredit yang diberikan kepada nasabah 9. melakukan pemeriksaan terhadap bank e.. memberikan persetujuan atas kepengurusan bank c.. mengembangkan sistem informasi antarbank d.. Bank Negara Indonesia 1946 (BNI 1946) c. kecuali . deposito konvensional e. Dalam menjalankan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap bankbank lain..7. kecuali . Bank Sentral dapat melakukan hal-hal berikut ini. deposito automatic roll over d.. Bank Tabungan Negara (BTN) d. deposito bersyarat 10. Berikut ini usaha-usaha yang lazim dijalankan oleh bank umum. menghimpun dana dari masyarakat b. melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing d. memberikan dan mencabut izin usaha bank b. Mengapa uang kertas disebut sebagai fiducier money dan uang logam disebut sebagai full bodied money? 5.

Yogyakarta: Yayasan Kanisius. 2001. Dunia Ekonomi Kita: Uang. Bank. Ekonomi SMU Kelas 2. Abdul dkk. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan. Departemen Keuangan: Jakarta. Ekonomi Moneter. dkk. 2000. 1986. Menjadi Manusia. Undang-Undang Ketenagakerjaan. Jakarta: Pradnya Paramita. Ekonomi Mikro (Kumpulan soal dan jawaban). Daftar Pustaka $! . Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. 1995. Hutabarat. 2006. Departemen Keuangan RI. Yogyakarta: Badan Penerbit . Jacob Sumardjo. Buku 1.akultas Ekonomi UGM. Ekonomi 2. Redaksi Sinar Grafika. Choliq. Jakarta: Yayasan Obor. 1982. Jakarta: Erlangga. Dasar-Dasar Ekonomi Perusahaan. 2004. 1990. 1992. 1990. Koperasi. 1995. Gilarso. Khalwaty.DA. H. 1995. Nopirin. Jakarta: Yudhistira. Jakarta: Penerbit Sinar Grafika. Klaten: PT Intan Pariwara. Yogyakarta: Badan Penerbit . T.akultas Ekonomi UGM. Partadiradja. Standar Isi Kurikulum 2006 Mata Pelajaran Ekonomi untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA). Rahardja. Bandung: Rosdakarya. Ace.Tinjauan Ekonomi Atas Dampak Paket Deregulasi Tahun 1988 pada Sistem Keuangan Indonesia. Djojohadikusumo. 2000. Anwar. Nasution. Ekonomi Moneter. Pasar Modal dan Bepepam. Jakarta: PT Gramedia. Pengantar Ekonomika. Badan Standar Nasional Pendidikan. Cetakan Ketujuh. Maksum.akultas Ekonomi UGM.TAR PUSTAKA Amin. Delina dkk. Rasjidin. Ekonomi untuk Kelas 2. Prathama. 1993. Ekonomi SMU Kelas 2. Hasan. 1984. Tajul. Perkembangan Pemikiran Ekonomi. 1995. Inflasi dan Solusinya. Yogyakarta: Badan Penerbit . Habibie. Sumitro. Jakarta: Widya Press. ––––––––. Rusjdin dkk. 1991. Bandung: Penerbit Pionir Jaya.

2005. Edisi ketiga. 2003. Cetakan kesembilan belas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional RI dan Balai Pustaka. Yogyakarta: Badan Penerbit . 1991. 2003. Kelembagaan Perbankan. Sadono. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Kamus Besar Ekonomi. Cetakan ketiga. Sukirno. Pengantar Teori Mikroekonomi. 1998. Drs. Sigit dan Sujana Ismaya. 1990. dkk. Perbankan Pendekatan Manajerial.Reksoprayitno. Semarang: Satya Wacana. $" Ekonomi SMA/MA Kelas X . Bandung: CV Pustaka Grafika. Suyatno. Mobilisasi Dana dalam Era Deregulasi. Manajemen Bank Umum. Jakarta: Yayasan Padi dan Kapas. Thomas dkk. 1992. Winarno. Tim Redaksi Kamus Besar Indonesia. Sjahrir. Wasis. Soediyono. Edisi ketiga. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Kamus Besar Bahasa Indonesia.akultas Ekonomi UGM.

.................... Skedul Penawaran Beras ..................6 5........ Produk Domestik Bruto Menurut Jenis Pengeluaran Produk Nasional Bruto dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Konstan 1993...1 2........................................1 Gambar 7...1 3.. 23 Arus lingkaran ekonomi pada perekonomian sederhana ......... Laju Produk Domestik Bruto Beberapa Negara Menurut Harga Konstan 1997–2001 ..... 29 Pasar adalah tempat penawaran dan permintaan barang yang mudah disaksikan .........7 5................... 117 Skedul Permintaan Cabe Merah ...................... Produk Domestik Bruto Menurut Jenis Pengeluaran Produk Nasional Bruto dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Berlaku 1997–2000 (Milyar Rupiah) ... Penimbang IHK untuk Beberapa Barang dan Jasa.......................... 55 Sebagian sudut kehidupan di Indonesia menunjukkan pendapatan yang tinggi dan makmur ........1 2......... 37 43 78 82 83 87 88 90 90 99 Gambar 4.. Beberapa Tolok Ukur Kesejahteraan Nonpendapatan Indonesia dalam Perbandingan Internasional .... 107 Berbagai macam bentuk uang......................... Indonesia dan Beberapa Negara Lain ..1 Gambar 6... September 1994 (%) .........2 5..2 5..........................................1 Gambar 5.................1 Manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya .4 5....8 Daftar Gambar dan Tabel $# ...............................DA.......... 69 Manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya .... Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 1993 Menurut Lapangan Usaha 1997–2000 (Milyar Rupiah) ................. Jakarta......... Klasifikasi Negara Menurut Bank Dunia Berdasarkan Produk Nasional Bruto per Kapita pada Tahun 1993 .......................TAR GAMBAR DAN TABEL Gambar Gambar Gambar Gambar 1...........2 3...... 1997–2000 (Milyar Rupiah) ....1 5..3 5...5 5.............. 1 Industri kecil rumah tangga juga memproduksi barang ....... Perbandingan Beberapa Kedudukan Ekonomi Dasar....................... 35 Kebijakan seseorang diperlukan dalam membelanjakan uang ................1 Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel 3............................

hak atas saldo uang di bank bagi mereka yang telah menyimpannya di bank berkenaan dengan urusan pajak atau pendapatan negara surat berharga yang dapat diuangkan di bank simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau surat perintah pembayaran lain atau dengan cara pemindahbukuan penagihan kepada pihak yang wajib membayar (tertagih) berdasarkan warkat (cek. pendapatan. biaya. biasanya kurang dari nilai yang tertera di atasnya penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau pro-yek dengan tujuan mendapatkan keuntungan bersifat saling mengisi. nilai logam yang terkandung di dalamnya. wesel. paham atau gaya hidup yang menganggap barang-barang (mewah) sebagai ukuran kebahagiaan.) untuk kepentingan dan atas risiko pihak yang mempunyai tagihan. gaya hidup yang tidak hemat birokrasi : bruto deposito : : fiskal giral giro inkaso : : : : interaksi intrinsik investasi : : : komplementer : konsumerisme : 166 Ekonomi SMA/MA Kelas X . tindakan menyimpan uang di bank. dsb.GLOSARIUM asuransi : pertanggungan (perjanjian antara dua pihak. timbangan. antarhubungan terkandung di dalamnya (tentang kadar logam mulia di dalamnya mata uang dsb. gaji.). dsb. surat utang. cara bekerja atau susunan pekerjaan yang serbalamban serta menurut tata aturan yang banyak liku-likunya kotor (berat. penjual. kredit yang diberikan bank kepada seseorang.). uang yang disimpan dalam rekening. upah bagi pemu-ngut uang berhubungan. pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran jika terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau menimpa barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat) sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hierarki dan jenjang jabatan. kesenangan. dsb. dsb. hasil yang belum dikurangi bungkus. bersifat melengkapi gerakan atau kebijakan untuk melindungi konsumen dengan menata metode dan standar kerja produsen. hasil keuntungan.. dan pengiklan.

serta hubungan manusia dengan alam sekitar berdasarkan Alquran dan Alhadis (urutan) yang ketiga persetujuan antara dua pihak dalam jual beli atau perjanjian antara dua pihak atau lebih yang menimbulkan hak dan kewajiban (misalnya jual beli dan sewa-menyewa).kurs liberal manufaktur marginal moneter motif neto nominal spekulasi substitusi syariah : : : : : : : : : : : tersier transaksi : : valuta : nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dengan nilai mata uang negara lain bersifat bebas. berpandangan bebas (luas dan terbuka) proses mengubah bahan mentah menjadi barang untuk dapat digunakan atau dikonsumsi oleh manusia. menurut yang tercatat atau apa yang tertulis saja perihal membeli atau menjual sesuatu yang mungkin mendatangkan keuntungan besar. berada di pinggir mengenai atau berhubungan dengan uang atau keuangan alasan seseorang melakukan sesuatu bersih (tentang gaji. tidak terlalu menguntungkan. pendapatan.). dsb. membuat atau menghasilkan dengan tangan atau mesin berhungan dengan batas (tepi). timbangan. hubungan manusia dengan Allah. pelunasan pembayaran alat pembayaran yang dijamin oleh cadangan emas atau perak yang ada di bank pemerintah. tindakan yang bersifat untung-untungan penggantian hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia. hubungan manusia dengan manusia. nilai uang Glosarium 167 . berat isi yang sebenarnya (tidak termasuk bungkusnya) hanya namanya.

116. 82. 78. 38. 4. 159. 90. 100. 119. 65. 80. 18 Ekonomi makro 55. 77. 124. 59 Hubungan sebab akibat 57. 25. 140. 161 G Giral 97. 38. 134. 138. 51. 66. 159. 10. 117. 148. 23. 146. 39. 83. 84. 92. 62. 72. 98. 140. 130. 66 Ekonomi mikro 55. 59. 159. 133 E Ekonomi komando 14. 83. 104 BUMN 26 C Cek 97. 146. 125. 137. 30. 113. 149. 122. 68. 135. 43. 63. 94. 73. 95. 91. 109. 105. 54. 122. 90. 63. 137. 59. 87 Bahan mentah 6. 77. 129. 19. 123. 62. 41. 75. 112. 129. 62. 61. 111. 57. 41. 27. 139. 12. 9. 14. 61. 140. 83. 142. 49. 132. 125. 48. 53. 40. 80. 123. 143. 36. 37. 84. 8. 61. 70. 93. 12. 70. 74. 132. 95. 19. 151. 95. 26. 25. 128. 121. 162 Dewan moneter 131. 82. 18. 56. 21. 129. 152. 161 Fungsi turunan 120. 96. 142. 29. 128. 130. 155 Fungsi asli 120. 129. 57. 157. 128. 85. 161 Alat tukar 119. 33. 154. 53. 104. 152. 101 Bank 4. 118. 81. 6. 7. 95. 155. 46. 81. 138. 44. 142. 78. 97. 87. 71. 161. 105. 160. 142. 144. 30. 103. 161. 137. 161. 136. 157. 39. 84. 123. 104. 123. 159 Giro 97. 100. 131. 89. 132. 72. 122. 131. 42. 32. 26. 117. 85. 132. 48. 47. 145. 81. 97. 30. 51. 146. 21 Benda ekonomi 8. 159 ASEAN 89 Asuransi 4. 31. 139. 139. 129. 47. 127. 162 B Badan pusat statistik 57. 59. 93. 159 Alat penimbun kekayaan 120 Alat satuan hitung 120. 32. 28. 136. 152 Deposito 96. 33. 139. 159. 162 Barang 2. 11. 159. 58 Hukum ekonomi 58. 135. 160. 159 Ceteris paribus 38. 133. 124. 66. 65 168 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 61. 66 Ekspor 27. 145. 97. 124. 158. 39. 138. 57. 45. 133. 31. 42. 107. 103. 162 H Harga barang 37. 67. 101. 51. 141. 127. 76. 94. 120. 75. 103 Fasilitas kredit 125. 137. 81. 131. 101. 136. 159. 52. 22. 46. 138. 15. 144. 73. 157. 21 Biaya ekonomi 12. 54 Household 28 Hubungan fungsional 65. 94. 92. 153. 128. 88. 75. 118. 156. 161 Benda bebas 8. 66 Ekonomi terapan 58. 21 Birokrasi 14 Bruto 69. 29. 65. 77. 138. 72. 105. 124. 76. 84. 120. 124.INDEKS A Adam Smith 15 Alat pembayaran 120. 52. 156. 16. 76. 122. 130. 110. 80. 32. 9. 113. 59 Circulation flow 28 D Dana pensiun 77. 134. 13. 19. 151. 49. 62. 130. 42. 102. 74. 122. 150. 94. 73. 141. 153. 162 Alat pemindah kekayaan 120. 159. 114. 156. 139. 82. 139. 12. 129. 26. 161. 141. 45. 28. 161 Fiskal 55. 152. 115. 161 Harga keseimbangan 35. 158 F Faktor produksi 6. 82. 102. 83. 156. 137. 156. 139. 147. 141. 130. 128. 91. 137. 44. 73. 154. 123. 110. 138. 125.

50. 17. 54. 111. 110 Kegiatan produksi 7. 22. 68. 113. 98. 98. 143. 149. 96. 105. 26. 33. 122. 133. 128. 137. 72. 159. 14. 102 Inflasi 39. 47. 62. 33. 110 Nilai intrinsik 121. 158 Penawaran 7. 66. 83. 44. 47. 91. 41. 94. 23. 61. 119. 50. 108. 61. 16. 95. 114. 109. 144. 115. 81. 126. 109. 121. 141. 94. 93. 67 Komplementer 9. 34. 29. 70. 115. 82. 162 O OPEC 92 P Pancasila 16. 110. 15. 66. 92. 54. 135. 93. 96. 61. 40. 32. 88. 94. 32. 97. 141. 102 Pembeli 28. 33. 31. 120. 159. 100. 130. 134. 157. 138. 73. 151. 93. 68 M Manufaktur 62 Marginal 38. 10. 127. 116 Kertas kerja 2 Keynes 70. 62. 77. 124 N Neto 70. 39. 157. 111. 51. 54. 14. 107. 158. 18. 149 Kepuasan 3. 81. 24. 26. 158 Inkaso 129. 30. 154. 131. 47. 144. 85. 125. 121. 81. 81. 111. 55. 69. 61. 53. 127. 64. 73. 47. 65. 53. 117 Kebijakan moneter 96. 133. 92 L Leasing 152 Liberal 14. 15. 109. 152. 84. 156. 147. 162 Nilai pakai 110. 158 J Jurnal 2 K Kapitalisme 14. 73. 113. 51. 62. 138. 115. 50. 57. 94. 63. 130. 60. 66. 139. 61. 111. 108. 55. 133. 59. 27. 155. 89. 159. 146. 49. 14. 18. 63. 124 Kolektif 6. 35. 30. 26. 32. 60. 73. 66. 34. 61. 161. 80. 76. 51. 66. 51. 32. 82. 155 Koperasi simpan pinjam 153 Kredit aktif 118. 98. 87. 51 Hukum permintaan 38. 114. 35. 58. 157. 86. 102. 118. 54. 68. 134. 89. 15. 129. 145. 128. 25. 158 Nominal 87. 82. 81. 151. 128. 126. 72. 48. 31. 84. 32. 100. 144. 93. 53. 80. 121. 64. 101. 107. 51. 156. 30. 157. 67. 101. 28. 66. 36. 119. 49. 52. 5. 80. 84. 159. 84. 54. 132. 53. 99. 25. 160 Motif 26. 117. 119. 65. 28. 109. 61. 51 Intrinsik 118. 131. 121. 104 Nilai guna barang 10. 34. 52. 60. 128. 108. 115 Nilai tukar 99. 155. 18. 113. 26. 83. 31. 142. 158. 110. 161. 75 Impor 27. 160 Kegiatan distribusi 62. 52. 116. 129. 161 Kegiatan konsumsi 23. 66. 100. 57. 160.Hukum Gossen 112 Hukum penawaran 44. 51. 63. 40. 62. 30. 42. 125 Moneter 55. 33. 61. 110. 92. 107. 97. 121. 159. 113. 51. 112. 137. 155. 80. 28. 162 Investasi 26. 110 I Ilmu ekonomi 19. 110. 92 Kurva permintaan 38. 135. 15. 93. 151. 76. 15. 50. 68. 114. 75. 159. 129. 148. 31. 28. 61. 115. 14. 113. 53. 159. 14. 130. 104. 91 Pembelanjaan 29. 102. 42. 113. 38. 102. 48. 49. 66. 51. 87. 140 Interaksi 47. 43. 113 Kebijakan fiskal 97. 47. 95. 140. 156. 95. 131. 162 Nilai nominal 87. 55. 78. 40. 26. 31. 92. 31. 64. 68. 45. 29. 27. 136. 68. 65. 139. 95. 39. 159. 68. 30. 122. 155. 42. 44. 16. 106. 8. 37. 51. 101. 89. 138. 23. 154 Pemerintah 13. 96. 31. 21. 62. 68. 91. 99. 33. 101. 85. 117. 128. 58. 160 Kurs 3. 156 Indeks harga 69. 26. 160 Kredit pasif 118. 85. 135. 100. 100. 51. 160. 116. 15 Kebiasaan masyarakat 13. 83. 53. 110. 100 Indeks 169 . 77. 46. 41. 67. 46. 60. 138. 134. 98 Kemiskinan 20. 77. 157. 94. 127. 45. 32. 52. 137. 119. 43. 25. 152. 101. 141 Konsumerisme 109 Konsumsi 8. 25. 159 Kurva penawaran 43. 22. 115 Mode 28. 26 Pegadaian 27. 30. 153 Pelaku ekonomi 24. 48. 82. 70. 128. 66 Kegiatan ekonomi 13. 40. 156. 29. 114. 25. 27. 158. 39. 23. 47. 114 Konsumen 14. 80. 34.

60. 96. 162 UUD 1945 17. 96. 120. 158. 4. 80 Pendekatan pengeluaran 71. 17. 94. 104 Produk nasional 69. 26. 136. 88. 95. 91. 103. 129. 42. 109 Psikologis 4. 63. 109. 137. 28. 160 T Tabungan 4. 70. 82. 112. 61. 11. 124. 162 Teknologi 2. 69. 66 Prinsip ekonomi 55. 50. 147. 85. 51. 61. 70. 94. 87. 95. 96. 152. 53. 29. 35. 108. 90. 86. 77. 20. 120. 123. 81. 28. 41. 157 Permintaan 35. 37. 124. 71. 117. 72. 20. 114. 40. 86. 98. 43. 139. 42. 138 proses produksi 6. 159. 130. 119. 95. 83. 148. 19. 62. 66. 51. 41. 64. 109. 137. 72. 140. 82. 51. 84. 78. 36. 65 Politik fiskal 61. 59. 78. 139. 29. 80. 29. 72. 64. 124. 63. 29. 85. 76. 145. 119. 85. 32. 87. 31. 38. 27. 125. 156 Perusahaan 8. 76. 84. 107. 149. 157. 84. 99. 158. 155. 42. 19. 82. 51. 106. 21. 96. 161 Sumber ekonomi 1. 66. 39. 75. 159 Public goods 26 R Rumah tangga konsumsi 25. 141. 14. 64. 144. 73. 153. 20. 106. 149. 140. 12. 66 Politik moneter 61. 153. 132. 6. 130. 139. 100. 39. 145. 31. 46. 154. 40. 96. 76. 113 Tradisi 2. 4. 77. 95. 127. 130. 143. 100. 26 V Valuta 30. 121. 61. 155. 75. 131 Politik produksi 61. 154. 105. 104 Produk perbankan 117. 97. 142. 104. 8. 154. 4. 102. 151. 81. 86. 135. 148. 102. 162 W Wannacoot 60 170 Ekonomi SMA/MA Kelas X . 52. 51. 126. 48. 92. 96. 100. 53. 21. 7. 137. 103. 91. 138. 99. 87. 149 Transaksi 29. 71. 145 Tersier 3. 125. 113.Pendapatan 16. 59. 66. 55. 102. 136. 153. 51. 123. 91. 110. 142. 135. 95. 26. 17. 80. 110. 84. 125. 128. 152. 76. 126. 81. 57. 26. 44. 6. 72. 45. 89. 89. 28. 54. 159. 140. 74. 23. 104. 78. 77. 69. 120. 39. 82. 73. 59. 76. 44. 147. 70. 5. 44. 84. 21. 33 S Sistem liberal 16 Spekulasi 91. 146. 12. 62. 110 Produk domestik bruto 69. 43. 119. 44. 76. 14. 161. 47. 152. 92. 127. 5. 122. 13. 127. 25. 24. 32. 71. 67. 85. 149. 154 Penjual 8. 33. 98. 89. 80. 157 Pertumbuhan ekonomi 16. 155 Politik ekonomi 55. 19. 46. 70. 144. 128. 107. 148. 33. 155. 131. 115 Suku bunga 61. 40. 138. 41. 52. 134. 151. 77. 87. 101. 85. 88. 138. 15. 81. 115. 103. 59. 90. 69. 66. 77. 84. 35. 46. 42. 97. 71. 85. 40. 129. 138. 105. 61. 67 Tingkat bunga 14. 142. 118 Penduduk 3. 160. 97. 146. 26. 93. 53. 34. 124. 155 Transmisi 18 U Uang 1. 67. 28. 151. 60. 145. 63. 75. 83. 104. 42. 158. 21 Syariah 137. 140. 93. 38. 135. 141. 28. 136. 7. 124. 21. 47. 125 Stabilitas harga 60. 3. 36. 15. 113. 71. 27. 84. 139. 160. 150. 34. 134. 101. 121. 31. 156 Tingkat kebutuhan 109 Tingkat pendapatan 63. 21. 70. 149. 51. 57. 13. 61. 58. 40. 113. 125. 141. 9. 76. 142. 157. 156. 68. 113. 30. 119 Nilai nominal 121 Penghasilan 1. 22. 49. 25. 47. 158. 45. 85. 82. 161 Pendekatan pendapatan 77. 143. 21. 7. 154. 150. 75. 156 Substitusi 9. 131. 111. 105. 137. 91. 30. 83. 58. 102. 46. 146. 53. 7. 19. 88. 118. 14. 41. 125. 161. 142. 84. 5.

Indeks 171 .

172 Ekonomi SMA/MA Kelas X .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->