P. 1
Perkembangan Embrio Dan Janin-Signed

Perkembangan Embrio Dan Janin-Signed

|Views: 131|Likes:
Published by mevill
perkembangan embrio dan janin Setelah proses fertilisasi
perkembangan embrio dan janin Setelah proses fertilisasi

More info:

Published by: mevill on Oct 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2015

pdf

text

original

mevill

Perkembangan Embrio dan Janin Setelah proses fertilisasi selesai, maka akan terbentuklah embrio pada kandungan seorang ibu dan yang pada prosesnya akan berubah menjadi janin. Tahapan embrio dimulai pada hari kelima belas atau minggu ketiga dan berlanjut sampai pada pertengahan minggu kedelapan atau sampai dimana embrio mencapai crown-to-rump (CR) dengan panjang 3cm. Setelah melawati minggu ke-8, dengan adanya penyempurnaan dari perkembangan dari beberapa organ dan berkembangnya organ lain, embrio sudah memiliki perkembangan yang cukup dan dapat dikatakan sebagai janin. Hal ini menandakan bahwa fase selanjutnya adalah perkembangan yang terjadi pada fase janin. Dan sisa kehamilan selanjutnya digunakan untuk fase penyempurnaan struktur dan fungsi.

Tabel: Tahap Perkembangan Manusia sebelum lahir sejak periode menstruasi terakhir (Bobak, 1995) Usia Tampak Luar 4 minggu Badan fleksi, membentuk huruf C , terdapat bakal lengan dan tungkai, kepala pada sudut kanan badan 8 minggu Badan mulai terbentuk, hidung rata, mata jauh terpisah, jari-jari sudah terbentuk, kepala mulai terangkat, ekor hampir hilang, mata telinga hidung mulut dapat dikenali Ukuran puncak kepala – bokong (cm) berat (g) Sistem pencernaan Perut berada pada garis tengah dan berbentuk fusiform, hati terlihat jelas, esofagus pendek, Vili usus berkembang, usus halus menggulung di dalam tali pusat, terdapat lipatan palatum, hati 0,4 – 0,5 cm ; 0,4 g 2,5 – 3 cm ; 2 g

usus halus berupa tabung pendek sangat besar

Sistem muskuloskeletal

Semua somit ada

Mula-mula terlihat adanya osifikasi (penulangan)-oksiput, mandibula dan humerus, janin dapat sedikit bergerak, otot-otot badan, anggota gerak, dan kepala sudah dapat dilihat dengan jelas

Sistem sirkulasi

Jantung terbentuk, terlihat 2 serambi, mulai berdenyut, terbentuk lengkung aorta dan vena utama

Pembuluh darah utama sudah hampir selesai dibentuk, darah banyak mengandung sel darah merah berinti Pembentukan rongga pleura dan perikardial, percabangan bronkiolus, lubang hidung tertutup sumbatan epitel

Sistem pernapasan

Bakal paru-paru primer muncul

Sistem ginjal

Bakal ureter rudimenter muncul

Tubulus sekretori dini berdiferensiasi, kandung kemihuretra memisahkan diri dari rektum

Sistem saraf

Lengkungan otak tengah jelas terlihat, tidak terdapat otak belakang atau lengkungan servikal, alur saraf menutup

Korteks serebri mulai membentuk sel-sel khas, diferensiasi korteks serebri, meninges, foramenforamen ventrikel, sirkulasi cairan serebrospinal, medula spinalis meluas sepanjang tulang belakang

Organ sensoris

Mata dan telinga muncul sebagai Pleksus koroid primordial pembuluh optik dan otosis terbentuk, ventrikel relatif besar dibandingkan korteks, perkembangan terus berlanjut,

mata saling mendekat dengan cepat, terbentuk telinga dalam Sistem genital Genital ridge muncul pada minggu kelima Testis dan ovarium dapat dibedakan, genitalia eksterna tidak dapat dibedakan (pria atau wanita), tetapi mulai berdiferensiasi

12 minggu Tampak Luar Kuku terbentuk, lebih menyerupai manusia, kepala tegak tetapi besarnya tidak sebanding, kulit merah muda, lembut

16 minggu Kepala masih dominan, wajah menyerupai manusia, pada pemeriksaan kasar, mata, telinga, dan hidung mulai menyerupai bentuk sebenarnya, perbandingan lengan-kaki sesuai, muncul rambut kepala

Ukuran puncak kepala – bokong (cm) berat (g) Sistem pencernaan

6-9 cm ; 19 g

11,5-13,5 cm; 100 g

Empedu disekresi, penyatuan langit-langit selesai, usus halus terpisah dari medula spinalis dan mulai menempati tempat khusus

Mekonium di dalam usus, mulai menyekresi beberapa enzim, anus terbuka

Sistem muskuloskeletal

Beberapa tulang mulai dibentuk, osifikasi meluas, lengkung

Kebanyakan tulang dapat dibedakan di seluruh tubuh,

servikal dan sakral bagian bawah muncul rongga sendi, pergerakan dan tubuh mulai menjadi tulang, lapisan otot polos mulai terdapat otot dapat dideteksi

di rongga visera Sistem sirkulasi Pembentukan darah di sumsum tulang Otot jantung telah berkembang dengan baik, pembentukan darah secara aktif di limpa Sistem pernapasan Paru-paru mendapatkan bentuk yang tetap, muncul pita suara Serabut elastis muncul pada paruparu. Muncul bronkiolus terminalis dan respiratorious Sistem ginjal Ginjal dapat mensekresi urine, kandung kemih menggembung seperti kantung Sistem saraf Konfigurasi struktural otak secara garis besar selesai, medula spinalis menunjukkan pembesaran di daerah servikal dan lumbar, terbentuk foramen ventrikel keempat, mulai menghisap jari Organ sensoris Mulai ada bakal pengecap yang pertama, karakteristik dan organisasi mata mulai terjadi Sistem genital Jenis kelamin dapat dikenali, organ-organ seks internal dan eskternal semakin spesifik Testis dalam posisi turun ke dalam skrotum, vagina terbuka Organ-organ perasa berdiferensiasi Ginjal menempati tempat yang tetap, mulai mempunyai bentuk dan fungsi yang khas Lobus-lobus serebri terbentuk, serebelum mulai menonjol

20 minggu Tampak Luar Verniks kaseosa muncul, tanugo muncul, tungkai bertambah

24 minggu Tubuh menjadi langsing, tetapi dengan perbandingan sesuai, kulit

panjang, mulai terlihat kelenjar sebasea

menjadi merah dan berkeriput, terdapat verniks kaseosa, pembentukan kelenjar keringat

Ukuran puncak kepala – bokong (cm) berat (g) Sistem pencernaan

16-18,5 cm ; 300 g

23 cm ; 600 g

Deposit enamel dan dentin, kolon asenden dapat dikenali

Sistem muskuloskeletal

Sternum mengalami osifikasi, gerakan janin cukup kuat untuk dirasakan ibu

Sistem sirkulasi

Pembentukan darah meningkat dalam sumsum tulang tetapi berkurang di hati

Sistem pernapasan

Lubang hidung terbuka kembali, gerakan primitif mirip pernapasan dimulai

Terdapat duktus dan sakus alveolaris, lesitin mulai muncul pada cairan amnion (minggu ke 26 sampai minggu ke 27)

Sistem ginjal Sistem saraf Secara kasar otak terbentuk, mielinisasi medula spinalis dimulai, medula spinalis berakhir pada tingkat S-1 Organ sensoris Hidung dan telinga membentuk hidung Sistem genital Testis pada cincin inguinalis dalam Dapat mendengar Korteks serebri dilapisi secara khas, proliferasi neuron pada korteks serebri berakhir

proses turun ke dalam skrotum

28 minggu Tampak Luar Badan langsing, keriput berkurang dan berwarna merah, terbentuk kuku

30-31 minggu Lemak subkutan mulai terkumpul, tampak lebih bulat, kulit merah muda dan licin, mengambil posisi persalinan

Ukuran puncak kepala – bokong (cm) berat (g) Sistem pencernaan Sistem muskuloskeletal

27 cm ; 1100 g

31 cm ; 1800-2100 g

Astragalus (talus, tulang tumit) menjalani osifikasi, gerakan lemah dan cepat, tonus minimum

Falang medial keempat mengalami penulangan, terlihat primordial, gigi permanen, dapat menengok kesamping

Sistem sirkulasi Sistem pernapasan Lesitin terbentuk pada permukaan alveolus Sistem ginjal Sistem saraf Tampak fisura serebralis, pembentukan lipatan otak dengan cepat, siklus tidurbangun yang tidak tetap, dapat menangis lemah atau belum sama sekali, refleks menghisap lemah Rasio L/S = 1,2 : 1

Organ sensoris

Kelopak mata terbuka kembali, lapisan retina selesai dibentuk, dapat menerima cahaya, pupil dapat bereaksi terhadap cahaya

Terdapat rasa kecap, sadar akan suara di luar tubuh ibu

Sistem genital

Testis turun ke dalam skrotum

36 minggu Tampak Luar Kulit merah muda, tubuh bulat, lanugo menghilang di seluruh tubuh

40 minggu Kulit halus dan berwarna merah muda, verniks kaseosa sedikit, rambut sedang atau banyak, lanugo hanya pada bahu dan tubuh bagian atas saja, tampak tulang rawan hidung dan cuping hidung

Ukuran puncak kepala – bokong (cm) berat (g) Sistem pencernaan

5 cm ; 2200 – 2900 g

40 cm ; 3200 g

Terdapat pusat osifikasi femoral distal, gerakan pasti dan dapat bertahan, tonus cukup kuat, dapat membalik dan mengangkat kepala

Gerakan aktif dan bertahan, tonus baik, dapat mengangkat kepala

Sistem muskuloskeletal Sistem pernapasan Rasio L/S > 2 : 1 Percabangan paru-paru hanya selesai dua pertiga Sistem sirkulasi

Sistem ginjal

Pembentukan nefron baru berhenti

Sistem saraf

Ujung medula spinalis setinggi L-3, siklus bangun-tidur tetap

Mielinisasi otak dimulai, siklus bangun-tidur teratur diselingi periode bangun, menangis jika lapar dan merasa tidak nyaman, refleks mengisap kuat

Organ sensoris Sistem genital Testis di dalam skrotum, labia mayora berkembang baik

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->