P. 1
Perintah Dasar Terminal Linux

Perintah Dasar Terminal Linux

|Views: 211|Likes:
Published by Ambar Pravitasari

More info:

Published by: Ambar Pravitasari on Oct 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2015

pdf

text

original

PERINTAH DASAR LINUX(UBUNTU

)
$ date Perintah date berfungsi untuk menampilkan tanggal. Perintah ini bisa ditambahkan dengan berbagai option : date +%d = berfungsi untuk menampilkan tanggal saja date +%H = menampilkan jam saja. date +%B = menampilkan bulan saja. date +%Y = untuk menampilkan tahun Anda juga bisa mengkombinasikan semua perintah di atas. Contoh : $ date +”%d %B %Y” maka hasilnya akan menampilkan tanggal bulan dan tahun. Masih banyak tambahan pada perintah date. Untuk lebih lengkapnya ketik : $ man date $ ls Perintah ls berfungsi untuk menampilkan isi dari suatu direktori. Tambahan untuk perintah ls : ls –a = menampilkan seluruh isi direktori termasuk yang di hidden ls –A = menampilkan seluruh isi direktori kecuali folder . dan .. ls –s = menampilkan isi direktori berdasarkan ukuran. ls –t = menampilkan isi direktori berdasarkan tanggal modifikasi. Untuk selengkapnya ketik : $ man ls $ cat Perintah ini berfungsi untuk menampilkan isi suatu file dan juga membuat file. Untuk membuat file, ikuti perintah berikut : $ cat(spasi)>(spasi)nama file yang akan dibuat. Lalu enter Tulis isi file sesuka anda dan setelah selesai tekan tombol ctrl+d.

Untuk melihat file yang telah dibuat tadi, ketik : $ cat(spasi)nama file yang telah anda buat tadi. $ mv Perintah ini berfungsi untuk memindahkan suatu file dan juga untuk me-rename : Untuk me-rename: $ mv(spasi)nama file semula(spasi)nama file baru Sedangkan untuk memindahkan file: $ mv(spasi)nama file yang akan dipindahkan(spasi)tempat tujuan $ mkdir Perintah ini berfungsi untuk membuat direktori baru. Contoh: $ mkdir(spasi)nama direktori yang akan anda buat lalu enter $ rmdir Perintah ini berfungsi untuk menghapus direktori. Contoh: $ rmdir(spasi)nama direktori yang akan anda hapus. Untuk menhapus direktori yang ada isinya, gunakan perintah berikut ini: $ rm(spasi)-r(spasi)nama folder yang akan dihapus $ whoami Perintah ini berfungsi untuk menampilkan nama user. $ hostname Perintah ini berfungsi untuk menampilkan hostname. $ pwd Perintah ini berfungsi untuk memberitahukan dimana posisi user. $ cp Perintah ini berfungsi untuk mengcopy file.

misalnya dengan mengetikkan perintah man: man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut. berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali! Daftar Perintah Menurut Alfabet 1. Perintah-Perintah Dasar Linux Sebagai panduan Anda. Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Sebenarnya. & Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh: . Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja.Perintah-Perintah Dasar Linux Sekilas Tentang Command Line Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini. Anda dapat melihat manualnya. Contoh: $ man ls Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya. Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.

Lihat juga: Silahkan lihat juga perintah bg dan fg. Contoh: # adduser udin # passwd udin Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root. alias Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Jika Anda menjalankan perintah adduser. untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir. Lihat juga perintah unalias. . cobalah bereksperimen dengan perintah berikut: $ alias dir=ls -ar –color:always Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu. adduser Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user. Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat.wikibooks. yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita. cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd.wget http://id. 2. 3. Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. maka buatlah aliasnya sbb: $ alias dir=ls Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni.org & Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #.

Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:    1. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Sintaks penulisannya adalah sbb: # chgrp <grup baru> <file> 8. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin. chgrp Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. bg Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. g (group). cd Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS. Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group. Lihat juga perintah fg. w untuk write. x untuk execute. cat Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. 2. r untuk read. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. perintahnya adalah: . Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user). 5. 7. dan 3. Contoh: $ cat /nama/suatu/file 6. Dengan menggunakan letter coding. chmod Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori.4.

fg Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka. perintahnya adalah: $ chmod 644 coba3 Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux. Lihat juga perintah bg diatas. 2 (write) dan 1 (execute). kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard. perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. 2 dan 1 dimana 4 (read).$ chmod ug+rx coba1 Untuk mencabut ijin-ijin tersebut: $ chmod ug-rx coba1 Dengan menggunakan sitem numeric coding. 11. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2: $ cp <file1> <file2> 10. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain). find Untuk menemukan dimana letak sebuah file. cp Untuk menyalin file atau copy. metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan . permission untuk user. Misalnya untuk memberikan ijin baca(4). Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian. untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. 4. chown Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori $ chown <user id> <file> 9. perintahnya adalah: $ chmod 700 coba2 Contoh lain. tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner. baca(4) saja kepada group dan other.

grep Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total 13. /public/docs/statistik/prospek.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.ditampilkan. . 14.doc -print Contoh hasil: . /public/docs/account. unzip dan zip.doc .doc 12.doc . Format perintah: $ grep <teks> <file> Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori: $ grep marginal <file> diferent. Lihat juga file tar. fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown. -name *.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob. gzip ini adalah software kompresi zip versi GNU. halt Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root.doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar: $ find ./public/docs/statistik/presconf. silakan melihat manual page-nya. /public/docs/balance. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc . Sintaksnya sangat sederhana: $ gzip <namafile> Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik.

man . kill Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan.localdomain 16. login Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. 17. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. 20. 18. 19. Format penulisan: $ kill <sinyal> <pid> PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah: ps aux | grep <myusername> less Fungsinya seperti perintah more. Ls Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. logout Untuk keluar dari sistem. Tujuannya adalah menghentikan proses.15. Contoh pemakaian: [user@localhost mydirectoryname] $ hostname localhost. hostname Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.

more Mempaging halaman. a 23. seperti halnya less 24. $ man <perintah> 21. sama dengan perintah md di DOS. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah. mount Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. mesg Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. $ mount /dev/hda3 on / type ext2 (rw) none on /proc type proc (rw) /dev/hda1 on /dos type vfat (rw) /dev/hda4 on /usr type ext2 (rw) none on /dev/pts type devpts (rw.mode=0622) 25. mv Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. 22. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu.Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. ketikkan perintah mount. mkdir Membuat direktori baru. Lihat juga perintah umount. Bila . $ mesg y atau mesg n Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.

Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini! 29. 27. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori. pwd Print working directory. tail Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file.kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root.> . Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter. seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del. 30. passwd Digunakan untuk mengganti password. rmdir Untuk menghapus direktori kosong. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file. su Untuk login sementara sebagai user lain. rm Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. 26. shutdown Perintah ini untuk mematikan sistem. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. 32. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan: $ tail <jumlah baris> <file file …. 28. atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada. 31.

Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. talk Untuk mengadakan percakapan melalui terminal.gz Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile. sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.33. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas. begitu sebaliknya.tar. 34. yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mountpointnya. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan: $ unzip <namafile> Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip. .tar.gz 35. tar Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. gunakan perintah: $ unalias dir unzip Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain. umount Adalah kebalikan dari perintah mount. # umount <filesystem> 36. unalias Kebalikan dari perintah alias. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar.gz /nama/direktori/* Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori.tar.tar. lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip. Sintaknya sebagai berikut: $ tar <aksi> <option> <file atau direktori> Contoh: $ tar -czvf namaFile.gz $ tar -xzvf namaFile. perintah ini akan membatalkan sebuah alias.

37. jenis terminal. who Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user. everyone…. waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.org/wiki/Perintah-perintah_dasar” . misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan. Lihat juga perintah gzip dan unzip. 38. kecepatan mouse. Diperoleh dari “http://id. xset Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini: $ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik> $ xset m <akselerasi> <threshold> 41. xhost + Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X. server akan saya matikan 10 menit lagi. segera simpan pekerjaan kalian. zip Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. # wall Dear.wikibooks. Misalnya: $ who root ttyp0 May 22 11:44 flory ttyp2 May 22 11:59 pooh ttyp3 May 22 12:08 39. wall Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. 40. parameter screen saver dan sebagainya. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name. font..

menambah paket. maka kita ketikkan man rm md Perintah untuk membuat direktori baru nano / pico / vi Merupakan perintah eksternal yang digunakan untuk mengedit file sudo Perintah command yang digunakan untuk berpindah ke status super user apt-get Perintah yang digunakan untuk menginstall. contohnya kita ingi tahu penggunaan perintah command rm. reinstall paket-paket yang ada di system linux anda (Distro turunan dari Debian) apt-cache Digunakan untuk mengorganisasi daftar paket dalam system linux anda.Perintah Dasar Linux Yang Sering Dipakai Command Linux adalah barisan perintah di Linux yang dapat di eksekusi oleh shell Linux. uninstall. kita gunakan perintah rm -rdfv [nama folder] man Digunakan untuk melihat manual atau keteranangan dari perintah command lain.d/[nama service] . mencari. /etc/init. Berikut ini daftar Perintah Linux yang sering dipakai kususnya di Linux Ubuntu Desktop. kususnya yang serisng saya pakai juga             cd Merupakan perintah command untuk berganti posisi direktori ls Perintah untuk menampil isi direktori cp Perintah command yang digunakan untuk mencopy file / folder mv Perintah yang berfungsi untuk memindah atau merename file/folder rm Perintah linux yang digunakan untuk menghapus file atau direktori. Memang tidak bisa dipungkiri kalu sampai saat ini. menghapus. Contoh : untuk menghapus sebuah folder beserta isinya. setting dan konfigurasi di Linux masih sangat dekat dengan perintah-perintah mode teks.

berkas konfigurasi boot /dev . Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :                  /bin .. dll.mount (memuat) removable media seperti CD-ROM.d/ contoh : restart servis printer dengan mengetikkan sudo /etc/init.direktori pangkal untuk root.berkas peranti (device) /etc .direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem. Manajemen servis dengan cara mengeksekusi file yang terletak di folder /etc/init.menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/) /media .direktori pangkal (home) untuk pengguna /lib . Pindah Direktori: .cd (/direktori/lokasi) Perintah cd perintah (ChangeDirectory) akan mengubah dari direktori Anda saat ini ke direktori yang Anda tentukan.mkdir (nama direktori) Perintah mkdir (MaKeDIRectory) untuk membuat direktori. /home . dll (etc).cp (nama berkas atau direktori) (ke direktori atau nama berkas) .sistem biner penting /sys .aplikasi biner penting /boot .. kamera digital. Contoh : mematikan Mozilla Firefox yang sedang crach ketikkan command pkill firefox Di bawah direktori root (/).berkas sementara (temporary) /usr . skrip startup. diucapkan 'slash-root' /sbin .ls Perintah ls (LiSt) melihat daftar berkas dalam suatu direktori. ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Menyalin Berkas/Direktori: .mengandung informasi mengenai system /tmp . termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan /root .berkas variabel seperti log dan database Perintah Umum        Menilik Direktori .. Membuat Direktori: .d/cups restart pkill Perintah command yang digunakan untuk mematikan aplikasi yang sedang crash.tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional) /proc ..untuk me-mount sistem berkas /opt .tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users) /var .berkas konfigurasi. /mnt .libraries yang diperlukan oleh sistem /lost+found .

Perintah ini menggunakan indeks dari berkas dalam sistem Anda untuk bekerja dengan cepat: untuk memutakhirkan indeks ini jalankan perintah updatedb. Ganti Name Berkas/Direktori . Keterangan : Bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal sebaiknya menjalankan perintah .  login Fungsi : Untuk membuat atau mengubah kata sandi .mv (nama berkas atau direktori) Perintah mv (MoVe) akan mengganti nama/memindahkan setiap berkas atau direktori yang Anda tentukan.       Perintah cp (CoPy) akan menyalin setiap berkas yang Anda tentukan. hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang lebih lengkap dari ada who. Berikut ini hanya beberapa command yang umum terdapat di setiap distribusi GNU/Linux khususnya distribusi Ubuntu. Untuk menjaga kerahasiaan. Keterangan : Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi pemakai sendiri (ID).  password Fungsi : Memasukkan kata sandi setelah login. Perintah cp r akan menyalin setiap direktori yang Anda tentukan. Perintah ini berjalan otomatis setiap hari. Menghapus Berkas/Direktori: .mv (nama berkas atau direktori) Perintah locate akan setiap nama berkas yang anda tentukan yang ada di dalam komputer. Untuk kembali ke mode Grafical User Interface (GUI) tekan ctrl+alt+F7. Terminal atau console ini dikenal dengan istilah Command Line Interface (CLI) yang bisa diaktifkan dengan cara klik menu Applications → Accessories → Terminal.  login Fungsi : Untuk masuk ke dalam jaringan . Keterangan : Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka user tidak perlu memasukkan kata sandi. Perintah rm -rf akan menghapus setiap direktori yang Anda tentukan. apabila komputer Anda nyala terus setiap hari.  logout Fungsi : Untuk keluar dari sistem atau mengakhiri satu sesi login . Selain itu bisa juga dengan bekerja diconsole murni dengan menakan kombinasi tombol ctrl+alt+F1 dimana F1 bisa diganti sampai F6. Perintah Dasar GNU/Linux Perintah-perintah (command) dasar di GNU/Linux di jalankan di suatu terminal shell yang biasa disebut terminal atau console.rm (nama berkas atau direktori) Perintah rm perintah (ReMove) akan menghapus setiap berkas yang Anda tentukan.  who Fungsi : Untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login). Mencari Berkas/Direktori: . Dan perintah ini harus dijalankan dengan hak istimewa administratif.  finger Fungsi : Finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who. pengetikan tombol password tidak ditampilkan di layar.

 exit Fungsi : Untuk keluar dari sistem . Format : cmp file1 dan file2 Keterangan : Perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut identik (sama persis).  date Fungsi : Menunjukkan atau mengatur tanggal. Format : clear Atau bisa juga tekan kombinasi tombol ctrl+D  cmp Fungsi : Membandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.  ls Fungsi : Menampilkan daftar file dalam directori aktif. Option-option yang disediakan : -a : Tampilkan semua file di directory termasuk isian. perintah itu mencetak informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file dalam directori.  chmod Fungsi : Mengubah permission suatu direktori/file. Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan hanya nama file.ini. Untuk option nama. -o : Tampilkan hanya nama directory -g : Cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang -I : Cetak nomor untuk setiap pemakai -l : Tampilkan seluruh file secara lengkap -o : Cetak ID pemakai (bila pemakai –1) -r : Ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun -t : Atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir.  cal Fungsi : Mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999. Format : chmod 777 nama_file  clear Fungsi : Bersihkan layar. Bila “nama” sebuah file. (sama dengan perintah CLS di DOS) . maka hanya informasi file bersangkutan yang dicetak. Format : $ cp file1 file2 → mengcopy file1 ke file2 Misalnya : $ cp coba3 /home/syarif/nsmail → mengcopy file coba3 ke direktori lain .  whoami Fungsi : Untuk mengetahui user siapa yang digunakan sedang login di suatu komputer/terminal. bila “nama” merupakan sebuah directory. Keterangan : Sama dengan perintah log out. agar hak akses pada log in-nya tidak disalahgunakan oleh orang lain yang tidak berhak. Keterangan : Digunakan bila menemukan terminal yang belum logout atau exit dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut diaktifkan. Bentuk panjang ditandai dengan menggunakan option –l.  cp Fungsi : Menggandakan file1 menjadi file2. Keterangan : Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directori dan file. yang akan menampilkan nama-nama file beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan. tidak berdasarkan nama -o : Atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir.

 cat Fungsi : Menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE pada DOS). Format : history  wc Fungsi : Menghitung jumlah kata. Format : $ mv file1 file2 → Renama file1 menjadi file2 Atau $ mv coba3 /home/syarif/nsmail → Memindahkan file coba3 ke direktori lain Keterangan : mv akan memindahkan satu file ke file lain atau memindahkan satu file atau lebih.  rm Fungsi : Menghapus file. Grep sangat berguna untuk menemukan kata tertentu dalam beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable dalam sekelompok program. Misalnya : grep – n ‘shutdown’ /etc/*. Format : rm nama-file atau rm /path_file_berada  mv Fungsi : Memindahkan letak suatu file atau bisa juga buat rename nama file.  more Fungsi : Menampilkan isi text file per layar. Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor isi dari sebuah file text.  mkdir . Jika file dililihat menggunakan perintah ini bukan file text maka akan keluar karakterkarakter aneh pada layar. Format : man nama-perintah  grep Fungsi : Mencari isi suatu file di sembarang directori.. Tekan spasi untuk melihat isi file di layar berikutnya.  history Fungsi : Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan sebelumnya. di dalam sembarang direktori pada semua file. Untuk menghindari tercetaknya karakterkarakter aneh tersebut dapat digunakan perintah cat –v. Perintah ini sangat bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX karena dapat membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.Keterangan : Perintah cp akan meng-copy satu file ke file lain atau meng-copy satu file atau lebih ke sebuah direktori. ke sebuah direktori. jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file . Format : more nama-file Keterangan : Dengan perintah ini isi file dapat ditampilkan perlayar sehingga dapat diperiksa secara detail. Format : grep –n ‘nama-file’ didirektori Keterangan : Perintah grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris tertentu. Format : wc nama-file  man Fungsi : Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX.

Format : adduser nama-user  ps Fungsi : Digunakan untuk memonitoring informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX. Keterangan : Di DOS peritahnya adalah RD (remove directory). Format : pwd  cd Fungsi : Masuk kelokasi direktori tertentu. Keterangan : Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan memakai perintah write. Perintah ini tidak dapat menolak ijin bagi super user untuk mengirim pesan. Keterangan : Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar pemakai yang ditentukan. maka akan pindah ke direktori etc  adduser Fungsi : Menambahkan user baru disistem. Format : pr nama-file > /dev/lp0  write pemakai [tty] Fungsi : Mengirim pesan ke pemakai yang sedang login. Apa saja yang diketikkan dari keyboard akan tampak di layar penerima.Fungsi : Membuat direktori. Format : mkdir nama-direktori Misalnya : ~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus) Keterangan : Di DOS peritahnya adalah MD (make directory)  rmdir Fungsi : Menghapus direktori yang kosong . Format : ps -aux  kill Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.  pr Fungsi : Mencetak isi file ke printer. Format : & namaprogram  bc Fungsi : Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.  mesg [pilihan] Fungsi : Menolak pesan dari pemakai lain. Keterangan : Fasilias ini tida ada pada versi UNIX standar. Format : cd path-direktori Contoh : ~$ cd /etc .  pwd Fungsi : Menunjukkan direktori aktif. Format : rmdir nama-direktori Atau ~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori sekaligus) Jika directori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan pesan. Format : kill idproses Keterangan : Id proses dapat dilihat pada kolom PID pada keluaran perintah ps -aux diatas.  & Fungsi : Menjalankan program di belakang layar (multitasking).  mail [penerima] .

Fungsi : Mengirimkan dan membaca pesan berupa surat. Keterangan : Bagi super user.  #sudo SuperUser Do. Perintah Dasar Berbasis Teks (Teks User Interface) di Linux Terminal Tutorial Linux seperti ini sangat dibutuhkan bagi kita yang ingin lebih mendalami Linux. Untuk perintah ls sendiri sering dibuatkan alias ls –color. biasanya hijau untuk execute. Inilah beberapa Perintah Dasar Berbasis Teks (Bash Script) di Linux Terminal yang akan kita bahas pada tutorial belajar linux ini.  wall Fungsi : Pengiriman pesan oleh super user.  #ls -al Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden. akan lebih efisien dan cepat jika tetap menggunakan perintah TUI (Teks User Interface) /teks mode. “–help” sama dengan perintah pada DOS “/h”. #any_command –help Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. lalu ditampilkan layar per layar. agar pada waktu di ls ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya. Keterangan : Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang mengirimkan pesan ke user lain atau membaca pesan dari user lainnya. Pada linux perintah dir hanya berupa alias dari perintah ls.  #cd directory . mendapatkan akses root atau administrator pada user biasa tanpa harus login sebagai root user  #ls Melihat isi file dari direktori aktif. dsb. walapun saat ini perintah-perintah berbasis teks di Linux sudah banyak yang memiliki GUI (Graphical User Interface) sehingga lebih memudahkan user linux pemula namun pada beberapa perintah dasar linux. sistem operasi UNIX menyediakan pengiriman pesan keseluruhan pemakai yang sedang log in saat itu dan perintah ini hanya dapat dilakukan oleh super user.

 #mv /source /destination Memindahkan atau mengganti nama file ln -s source destination Membuat Simbolic Links. karena root dengan mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas. Hati-hati menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root. mrd. tidak ada perintah untuk undelete di Linux  #more filename Untuk melihat isi suatu file.  #cp /source /destination Mengopi suatu file. mdel.Change directory. gunakan cp -r untuk copy suatu directory  #mcopy /source /destination Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. dengan tambahan perintah more. mcd. mren. . mmd. Menggunakan cd tanpa nama direktori akan menghantarkan anda ke home direktori. mformat…. contoh ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA /etc/X11/X. mmove. maka isi file tersebut ditampilkan layar per layar. dan tekan tombol “q” apabila ingin keluar. Contoh mcopy a:autoexec. direktori dan subdirektorinya.  #pico filename Edit suatu text file. Dan cd – akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.  #less filename Melihat suatu file layar per layar. Gunakan man mtools untuk command yang sejenis : mdir.bat ~/junk . membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X  #rm /files Menghapus file  #mkdir /directory Membuat direktori baru  #rmdir /directory Menghapus direktori yang telah kosong  #rm -r /files (recursive remove) Menghapus file.

gz” or *.bz2 Meng-uncompress file dengan format (*. sangat berguna untuk mengedit file seperti /etc/fstab.  #locate filename Mencari file dengan string “filename”. digunakan pada file yang besar.zip Meng-uncompress file dengan format (*.html Melihat file html atau browse ke net dengan text mode. Sangat mudah dan cepat dari perintah di atas.zip) dengan utiliti “unzip” yang kompatibel dengan pkzip for DOS.gz atau *. Namafile tersebut mungkin saja berisi wildcard (*.tar.gz -C /opt (meletakkan file tersebut di direktori /opt  #tar -xvf filename.  #gunzip filename. untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C direktori. sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.bz2) dengan utiliti “bzip2″.gz Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*. dengan menonaktifkan fungsi word wrap.tar Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.  #tar -zxvf filename. dimana gambar/image tidak dapat ditampilkan.  #bunzip2 filename.  #talk username1 Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita (atau gunakan talk username1@machinename untuk berbicara dengan komputer . dengan menggunakan gzip (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.tgz). tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat.  #lynx file.?). contoh tar -zxvf filename. #pico -w filename Edit suatu text file.  #find / -name “filename” Mencari “filename” pada komputer anda dimulai dengan direktori /.tar).tar.  #unzip filename.tar.z).gz Meng-uncompress sebuah file zip (*.

Telnet sangat tidak aman.  #telnet server Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan protokol TELNET. maka anda akan mendapatkan pesan kesalahan pada password anda. oh ya . ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote mesin. masukkan passwordnya. ketikkan talk username2.  #ssh user@ipaddress (Secure Shell) Untuk mengakses mesin lain.  #scp /source /destination . Loginname dan password. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin. setiap yang anda ketik menjadi “open text”.lain). Idem dengan rlogin.  #rlogin user@ipaddress (remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. dan anda akan mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu dirasakan mengganggu. gantikan dengan ssh. Juga tidak aman.  #mc Menjalankan “Morton Commander” … eh… salah maksudnya “Midnight Commander” sebagai file manager. Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb. juga dengan password anda! Gunakan ssh alih-alih telnet untuk mengakses mesin secara remote. gunakan scp dari keluarga ssh sebagai gantinya. Dan gunakan perintah who atau rwho untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut. Untuk menerima undangan percakapan.  #ftp user@ipaddress Ftp ke mesin lain. Telnet akan menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan mesin tersebut. Sangat tidak aman juga. anda bisa menggunakan perintah mesg n untuk menolak pesan tersebut. cepat dan bagus. maka password anda tidak akan berlaku. gunakan ssh sebagai gantinya..  #rsh user@ipaddress (remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine.

bisa disamakan dengan Adobe Photoshop. Anda harus memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin host dengan perintah xhost  #shutdown -h now (sebagai root) Shut down sistem. versi pada waktu tulisan ini dibuat telah mencapai versi 4. . gimp (pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus. Umumnya digunakan untuk remote shutdown. untuk pindah antar GUI gunakan .  #. Sama seperti perintah “win” under DOS dengan Win3.  #xterm (pada X terminal) . yang membedakan adalah program ini gratis.7 netscape -display host:0.  #netscape (pada X terminal) menjalankan netscape.1  #startx — :1 Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan display 0).. Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan. Sangat lucu deh ….0 (pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan outputnya pada mesin yang bernama host display 0 screen 0./program_name Menjalankan program pada direktori aktif. seperti games-games lama ….  #startx Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. etc. . contoh scp user@ipaddress:/source /destination minicom Program Minicom (dapat dikatakan seperti “Procomm/Hyperterminal for Linux”). tapi ini akan lebih banyak memakan memori. yang mana tidak terdapat pada PATH anda  #xinit Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan exit  #xboing (pada X terminal).(secure copy) untuk copy file ke atau dari mesin lain. Gunakan untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan oleh user)..

 #halt reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. . Gunakan perintah netconf (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin tersebut. jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.  #finger username Melihat informasi user.. coba jalankan. Coba man man. contoh merubah tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah: date 123123572000  #time Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info lainnya.  #rwho -a Melihat semua user yg login pada network anda. finger root  #last Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer. Layanan perintah rwho ini harus diaktifkan. Perintah info topic Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara any_command –help.  #apropos topic Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik. Jangan dibingungkan dengan perintah date who Melihat user yang login pada komputer kita.  #man topic Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuaidengan topic. atau edit file /etc/hosts  #whoami Mencetak login name anda  #id username Mencetak user id (uid) atau group id (gid)  #date Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer.  #pwd Melihat direktori kerja saat ini  #hostname Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). lalu tekan q untuk keluar dari viewer. Lebih simple dari perintah di atas.

terhitung proses reboot terakhir. . Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files). dimulai dari root (in human legible form).  #cat /proc/filesystems Melihat filesystem yang digunakan.  #cat /etc/printcap Melihat printer yang telah disetup  #lsmod (as root) Melihat module-module kernel yang telah di load. walaupun tanpa terminal  #uname -a Informasi system kernel anda  #free Informasi memory (dalam kilobytes).  #cat /proc/interrupts Melihat alamat interrupt yang dipakai.  #cat /proc/version Melihat Versi dari Linux dan informasi lainnya.  #df -h (=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in humanreadable form)  #du / -bh (=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori. #uptime Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang.  #ps (=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user  #ps aux Melihat seluruh proses yang dijalankan.  #cat /proc/cpuinfo Cpu info.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->