SKALA WAKTU GEOLOGI

Oleh BAGAS SETYADI NPM 1215051010

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMPUNG BANDARLAMPUNG 2012 Skala waktu geologi

Skala waktu geologi digunakan oleh para ahli geologi dan ilmuwan untuk menjelaskan waktu dan hubungan antar peristiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi. para ahli sejarah mengetahui bahwa bumi memiliki sejarah yang panjang. Diagram skala waktu geologi Sebelum perkembangan dari skala waktu geologi pada abad ke-19. Tabel periode geologi yang ditampilkan di halaman ini disesuaikan dengan waktu dan tatanama yang diusulkan oleh International Commission on Stratigraphy dan menggunakan standar kode warna dari United States Geological Survey. namun skala waktu yang digunakan sekarang dikembangkan sejak 200 tahun terakhir dan .

Skala waktu geologi saat ini dibuat berdasarkan pada pentarikhan radiometri dan rekaman kehidupan purba yang terawetkan di dalam lapisan batuan. yang tak memiliki peninggalan fosil yang dapat diandalkan perkiraan usianya. para ilmuwan memperkirakan umur bumi berkisar dari 4. Bukti-bukti dari penanggalan radiometri menunjukkan bahwa bumi berumur sekitar 4.000 tahun hingga ratusan juta tahun. Sebagai contoh. Sebelum adanya pentarikhan radiometri. yang mengukur kandungan unsur radioaktif dalam suatu objek untuk menentukan umurnya. Periode yang lebih tua. seperti kepunahan massal. . Waktu geologi bumi disusun menjadi beberapa unit menurut peristiwa yang terjadi pada tiap periode. Skala waktu geologi membantu para ilmuwan memahami sejarah bumi dalam bagian-bagian waktu yang teratur. Sebagian besar batas pada skala waktu geologi sekarang berhubungan dengan periode kepunahan dan kemunculan spesies baru.terus-menerus diperbaiki. batas antara zaman Kapur dan Paleogen didefinisikan dengan peristiwa kepunahan dinosaurus dan baerbagai spesies laut. diketahui bahwa umur bumi adalah sekitar 4.570 juta tahun. didefinisikan dengan umur absolut. Saat ini. Masing-masing zaman pada skala waktu biasanya ditandai dengan peristiwa besar geologi atau paleontologi.6 milyar tahun.

(kala terakhir) terlalu kecil untuk dapat terlihat jelas pada garis waktu ini. .Rentang waktu Rentang waktu kedua dan ketiga masing-masing merupakan subbagian dari garis waktu sebelumnya yang ditandai dengan atau tanda bintang (asterisk). era. period. era diterjemahkan menjadi masa. sedangkan epoch diterjemahkan menjadi kala. Holosen. Peristilahan Dalam bahasa Inggris. Dalam bahasa Indonesia. dan stage. berturut-turut skala waktu geologi dari yang terbesar adalah eon. epoch. eon kadang diterjemahkan menjadi kurun. period diterjemahkan menjadi periode atau zaman.

dan Zaman terbagi menjadi beberapa Kala. Tinggi tiap baris tidak menggambarkan rentang waktu tiap subdivisi waktu. Proterozoikum dan Fanerozoikum. ditandai oleh .8 milyar hingga 2. dimulai sekitar 3. Kurun Arkaikum adalah kurun pertama. Kurun sebelum Arkaikum. Ada tiga Kurun: Arkaikum. Interval terpanjang adalah Kurun. Setiap Kurun terbagi menjadi beberapa Masa. dikenal sebagai Pra-Arkaikum.5 milyar tahun yang lalu. Skala waktu ini membagi sejarah bumi ke dalam beberapa interval waktu yang berbedabeda panjangnya dan terukur dalam satuan tahun kalender. Setiap Masa terdiri dari beberapa Zaman.Tabel waktu geologi Skala waktu ini didasarkan pada International Commission on Stratigraphy.

Masa Mesozoikum berakhir dengan kepunahan massal yang memusnahkan sekitar 80 persen organisme saat itu. dan Zaman Kapur (145 – 65 juta tahun yang lalu). Masa Mesozoikum terbagi menjadi Zaman Trias (251 – 200 juta tahun yang lalu). Mesozoikum (251 – 65 juta tahun yang lalu) dan Kenozoikum (65 juta tahun yang lalu hingga sekarang). Kurun Proterozoikum dimulai sekitar 2. Masa Paleozoikum terbagi menjadi enam Zaman. Dari yang tertua hingga termuda adalah Kambrium (542 – 488 juta tahun yang lalu). Kurun Fanerozoikum dimulai sekitar 542 juta tahun yang lalu dan berlanjut hingga sekarang. Devonium (416 – 359 juta tahun yang lalu). Masa Mesozoikum dimulai dengan kemunculan banyak jenis hewan baru. Terbagi menjadi tiga Masa: Paleozoikum (542 – 251 juta tahun yang lalu). Masa ini berakhir dengan kepunahan massal lebih dari 90 persen organisme pada akhir Zaman Permium.5 milyar tahun yang lalu hingga 542 juta tahun yang lalu. atau cumi-cumi purba. Kurun Arkaikum dan Proterozoikum juga disebut Pra-Kambrium. Kepunahan ini kemungkinan disebabkan oleh tabrakan . Silurium (444 – 416 juta tahun yang lalu). yang terawetkan sebagai kumpulan fosil dalam sikuen batuan di seluruh dunia. termasuk dinosaurus dan ammonite. Karbon (359 – 299 juta tahun yang lalu). Penyebab kepunahan pada akhir Permium ini belum diketahui pasti hingga saat ini. dan Permium (299 – 251 juta tahun yang lalu). Zaman Jura (200 – 145 juta tahun yang lalu). Kemunculan besar-besaran dari hewan invertebrata menandai akhir dari Proterozoikum dan dimulainya Kurun Fanerozoikum.pembentukan planet bumi. Ordovisium (488 – 444 juta tahun yang lalu). Masa Paleozoikum diawali dengan kemunculan banyak bentuk kehidupan yang berbeda-beda.

Pleistosen (1. Kala Eosen (56 – 34 juta tahun yang lalu) dan Oligosen (34 – 23 juta tahun yang lalu). yaitu suksesi fosil. Meksiko.3 juta tahun yang lalu). Prinsip pertama adalah Hukum Superposisi. Zaman Neogen terbagi menjadi empat Kala: Kala Miosen (23 – 5.3 – 1.500 tahun yang lalu hingga sekarang). Kala Holosen ditandai oleh penyusutan yang cepat dari benua es di Eropa dan Amerika Utara. perubahan iklim. berhubungan dengan fosil yang terekam di dalam batuan sedimen.8 juta – 11.8 juta tahun yang lalu). Paleogen (65 – 23 juta tahun yang lalu) dan Neogen (mulai dari 23 juta tahun yang lalu hingga sekarang). ilmuwan menggunakan tiga prinsip sederhana. Pemetaan mendalam di seluruh dunia menunjukkan bahwa . yang menyatakan bahwa setiap kenampakan batuan atau struktur yang memotong dan mengganggu lapisan batuan selalu lebih muda daripada lapisan batuan yang dipotong tersebut. Prinsip kedua adalah Hukum Hubungan Potong-memotong.500 tahun yang lalu) dan Holosen (dimulai dari 11. Dalam penentuan umur relatif lapisan batuan. Pliosen (5. Masa Kenozoikum terbagi menjadi dua Zaman. yang menyatakan bahwa pada perlapisan batuan yang tidak terganggu. Prinsip ketiga. kenaikan yang cepat dari muka air laut. lapisan batuan yang lebih muda akan berada di atas lapisan batuan yang lebih tua. dan ekspansi kehidupan manusia ke segala penjuru dunia Metode Pentarikhan Ahli geologi dapat menentukan umur lapisan batuan dalam bentuk umur absolut atau umur relatif.asteroid ke bumi yang sekarang kawah bekas tabrakan ditemukan di sebelah utara Semenanjung Yucatan. Zaman Paleogen terdiri dari tiga Kala: Kala Paleosen (65 – 56 juta tahun yang lalu).

meskipun berbeda letak geografis. namun tidak menunjukkan umur absolut batuan tersebut. batuan Kenozoikum mengandung fosil sisa-sisa tumbuhan bunga dan banyak fosil mamalia. fosil benih dan sisa serangga. atau radiokarbon. Waktu-paruh unsur adalah waktu yang diperlukan untuk meluruhkan separuh dari atom unsur tersebut. yang menggunakan sifat peluruhan unsur radioaktif dalam batuan untuk menentukan umurnya. Ahli geologi mengukur banyaknya kandungan Karbon-14 dan Nitrogen-14 pada kayu. Yang paling penting adalah metode pentarikhan radiometri. ahli paleontologi dapat menyimpulkan bahwa sikuen batuan yang mengandung jenis fosil yang sama kemungkinan juga memiliki umur yang sama. kertas. Unsur radioaktif meluruh untuk membentuk isotop unsur (atom unsur yang memiliki massa yang berbeda namun memiliki sifat-sifat kimiawi yang sama). digunakan pada penentuan umur material organik yang umurnya kurang dari 50. Ahli geologi juga memiliki beberapa metode untuk menentukan umur sebenarnya dari suatu lapisan batuan.batuan yang terbentuk pada interval waktu tertentu mengandung kombinasi fosil yang tertentu pula. Dua macam peluruhan radioaktif yang paling banyak digunakan oleh ahli geologi adalah peluruhan Karbon-14 menjadi Nitrogen-14 dan peluruhan Potasium-40 menjadi Argon-40.000 tahun yang lalu. Ketiga metode ini digunakan untuk penentuan umur relatif pada batuan. Batuan Paleozoikum mengandung fosil trilobita dan graptolit. Karbon-14. arang. Unsur yang berbeda memiliki waktu-paruh yang berbeda pula. Dengan menggunakan petunjuk kandungan fosil di dalam sikuen batuan. batuan Mesozoikum mengandung fosil sisa-sisa dinosaurus dan ammonite. cangkang. bahkan pada air yang .

teknik ini juga digunakan pada fosil pohon dari Kala Holosen. . juga dapat digunakan untuk penentuan umur absolut. Rasio Karbon-14 dan Nitrogen-14 menyediakan estimasi yang bagus untuk penentuan umur dari sampel tersebut. Rasio dari Potasium-40 menjadi Argon-40 menyediakan estimasi yang bagus untuk menentukan umur batuan selama batuan tersebut tidak terpanaskan oleh temperatur di atas 125°C (257°F). Lapisan tebal dari sedimen berukuran kasar terendapkan selama musim semi oleh aliran air permukaan. Dendrokronologi adalah teknik yang menggunakan lingkaran tahunan pada batang pohon pada iklim yang hangat untuk menentukan umur batang pohon tersebut. sehingga teknik ini berguna untuk menentukan umur pohon yang berkisar antara 3. seperti analisis varve. beberapa pohon dapat hidup hingga ribuan tahun.mengandung karbon terlarut.000 tahun yang lalu. dendrokronologi dan paleomagnetisme. dan lapisan sedimen halus yang lebih tipis terendapkan selama musim dingin. Ahli geologi juga dapat menggunakan Potasium-Argon untuk menentukan umur batuan yang berkisar dari 100. Beberapa teknik non-radiometri. Para ahli kebumian akan mengekstrak inti sedimen dari danau glasial ini dan menghitung berapa banyak varve pada sedimen tersebut. Panas akan menyebabkan Argon menguap dan membuat umur batuan akan tampak lebih tua daripada sebenarnya. Varve adalah lapisan sedimen yang terendapkan setiap tahun pada danau glasial.000 tahun yang lalu hingga setua umur bumi itu sendiri. keduanya membentuk lapisan yang disebut varve.000 hingga 4. Namum. setiap satu varve menunjukkan umur satu tahun.

mineral magnetik di dalamnya berorientasi kepada medan magnetik bumi. Ketika lava mendingin hingga pada titik tertentu.Paleomagnetisme melibatkan pengukuran sudut molekul magnetik pada batuan. Ilmuwan mengetahui waktu pembalikan magnetik. Ketika lava masih panas. orientasi magnetik dari batuan yang membeku selama waktu yang berbeda juga akan berbeda. sehingga orientasi magnetik dari sampel batuan dapat menunjukkan estimasi umur batuan tersebut. . mineral magnetik ini akan tekunci ditempatnya dalam batuan. Karena medan magnetik bumi selalu berubah orientasinya beberapa waktu sepanjang sejarah bumi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful