P. 1
Counter

Counter

|Views: 23|Likes:
Published by anon_297261838

More info:

Published by: anon_297261838 on Oct 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Perkembangan tekhnogi semakin lama semakin canggih. Segala alat untuk kehidupan sehari-hari sudah banyak yang berubah menjadi teknologi alat digital. Dipabrik-pabrik, jarang sekali ditemukan alat analog kebanyakan alat mereka sudah digital. Sebagai mahasiswa teknik elektro sangatlah wajib untuk memahami sebuah teknologi digital yag didalamya terdapat materi tentang register dan counter. Dalam sistem digital register merupakan tempat penampungan sementara sebuah grup bit data. Sedangkan counter merupakan pencacaha atau penghitung. Karena pentingnya materi teknik digital bagi mahasiswa elektro,maka kali ini kami melakukan praktikum tentang register dan counter yang merupakan dasar dari teknik digital. 1.2. Tujuan 1. Mahasiswa mengerti cara kerja rangkaian Counter 2. Mahasiswa mampu menganalisis komponen-komponen Counter

1.3. Landasan Teori Counter adalah rangkaian sirkuit digital atau kadang-kadang berbentuk chip yang bisa dipakai untuk menghitung pulsa atau sinyal digital yang umumnya dihasilkan dari osilator. Penghitung ini bisa menghitung pulsa secara biner murni (binary counter) ataupun secara desimal-terkodekan-secara-biner (decimal counter). Dalam penghitung biner murni, angka 9 dinyatakan dalam bentuk bilangan biner 1001, dan berikutnya angka 10 dinyatakan dalam bentuk biner 1010. Sedangkan dalam penghitung desimal-terkodekan-secara-biner, angka 9 adalah biner 1001, tetapi angka 10 dinyatakan dalam bentuk: 0001 0000. Angka desimal 100 dalam biner murni adalah 1100100, sedangkan dalam BCD adalah 0001 0000 0000 (3 buah digit desimal masingmasing dari kelompok 4 bit).

BAB II METODOLOGI PRAKTIKUM

2.1. Alat dan Bahan      LED IC SN74LS3N IC NE556 Trigger Resistor

2.2. Prosedur Praktikum 1. Counter, menghubungkan output pada led Y0 sampai Y7. 2. Menekan tombol Clock n-kali 3. Mencatat output led hidup sebagai logika 1 dan mati logika 0 4. Membuat kesimpulan.

2.3. Gambar Rangkaian Percobaan

Counter

Pencacah dengan menggunakan flip-flop JK

BAB III ANALISA HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN

3.1. Data Hasil Percobaan CLOCK 1 2 3 8 10 12 14 18 23 89 D0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 D1 0 1 10 1 0 1 1 0 1 0 D2 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 D3 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 D4 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 D5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 D6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 D7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1

3.2. Pembahasan Percobaan terakhir dari praktikum teknik digital mengenai counter, dimana counter adalah rangkaian yang berfungsi untuk menghitung detak (clock) yang dihasilkan oleh rangkaian maupun dari perlakuan kita. Perlakuan itu dapat berupa memberikan pulsa-pulsa digital yaitu dengan menekan saklar (push button) agar push button mengeluarkan sinyal detak (pulsa). Indikator output dari rangkaian pada praktikum kali ini menggunakan LED (light Emitting Diode) dimana diode ini berjumlah tujuh buah yang terdiri dari diode D0 hingga D6. Indikator akan menyala apabila kita telah memberikan pulsa dan akan menunjukkan bilangan biner dari pulsa yang kita berikan, indicator dari bilangan biner ini adalah menyalanya LED sesuai dengan bilangan yang kita berikan dari clock. Komponen utama dari rangkaian counter adalah IC SN74LS3N dimana IC ini merupakan perangkat yang digunakan khusus untuk rangkaian counter, namun dalam praktikum ini kita merangkai counter dari JK flip-flop dengan rangkaian JK flip-flop seperti dibawah,

Dari percobaan kita dapat menganalisa jumlah clock yang kita berikan akan ditampilkan oleh LED berupa bilangan biner. Kita ambil contoh untuk nilai clock 8, maka LED yang akan menyala adalah LED D3, karena biner dari decimal 8 adalah 0001 dan biner ini apabila kita desimalkan akan menjadi 0x20+0x21+0x22+1x23 =8. Kemudian kita tambahkan clock awal yaitu 8 dengan 2 pulsa lagi sehingga akan diperoleh pulsa total sejumlah 10, dan LED yang akan hidup adalah D1 hingga D3 karena biner dari 10 adalah 0101 dan biner ini apabila kita desimalkan akan diperoleh 0x20+1x21+0x22+1x23 = 30. Clock selanjutnya adalah 14 dimana pulsa ini diperoleh dari nilai awal yaitu 10 ditambah dengan 4 pulsa sehingga kita dapatkan pulsa senilai

14, dan indikator LED yang hidup adalah D1, D2, dan D3, karena biner dari desimal 14 adalah 0111 apabila kita ubah dalam bentuk desimal adalah 0x20+1x21+1x22+1x23 = 49.

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan Kesimpulan dari praktikum yang telah kami laksanakan adalah 1. Counter merupakan rangkaian yang berfungsi untuk menghitung detak (clock) yang dihasilkan oleh rangkaian maupun dari perlakuan kita. 2. Indikator akan menyala apabila kita telah memberikan pulsa dan akan menunjukkan bilangan biner dari pulsa yang kita berikan. 3. Jika nilai biner 0 maka indikator tidak menyal. 4. Jika nilai biner 01maka indikator menyala. 5. Komponen utama dari rangkaian counter adalah IC SN74LS3N. 6. Jumlah clock yang kita berikan akan ditampilkan oleh LED berupa bilangan biner.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->