Proses Metamorfosis Pada Kupu-Kupu

Rekaman fosil menunjukkan bahwa kupu-kupu telah berada di Bumi ini setidaknya sejak 40-50 juta tahun yang lalu. Meskipun begitu, masih banyak hal dalam diri kupu-kupu yang belum dipahami sepenuhnya dan menjadi misteri. Yang kita tahu dengan pasti, siklus hidup kupu-kupu yang lengkap terdiri dari empat tahap yang meliputi telur, larva (ulat), pupa (kepompong), dan akhirnya kupu-kupu dewasa. Dan ternyata, dalam setiap tahapan kehidupan hewan ini, terdapat kisah menarik tersendiri yang sayang untuk kita lewatkan. Berikut BerbagaiHal sampaikan proses yang terjadi ketika ulat bermetamorfosis untuk menjadi kupu-kupu.

Telur Hal menarik pada binatang yang satu ini sudah langsung dapat kita jumpai ketika mereka masih berupa telur. Kupu-kupu akan tertarik pada jenis tanaman tertentu, dan kupu-kupu betina akan bertelur pada jenis tanaman dimana ulat akan makan. Telur kupu-kupu biasanya akan dilekatkan ke bagian bawah daun dengan zat yang berfungsi sebagai semacam lem yang sangat kuat. Sampai saat ini, tidak diketahui bagaimana struktur dan bahan kimia apa yang membentuk lem tersebut. Tetapi lem ini bekerja dengan sangat baik, bahkan ikatan telur dan daun yang dibentuk oleh lem ini jauh lebih kuat dibanding telur dan daun itu sendiri. Tahapan telur ini dapat berlangsung dari beberapa minggu, sampai beberapa bulan, sebelum akhirnya menetas dan menjadi larva.

.

Pada tahap kehidupan ini. ada sel embrio yang akan membentuk kaki. dan sel embrio yang berbeda akan membentuk jaringan tubuh yang berbeda pula. Pada tahap ini. tetapi mereka akan berhenti tumbuh pada titik tertentu dalam perkembangan ulat dan hanya mulai tubuh lagi bila telah waktunya bagi ulat untuk berubah menjadi kupu-kupu. ada beberapa fakta menarik yang berhasil diketahui melalui penelitian yang dilakukan di Georgetown University. sayap. . Pupa (Kepompong) Ulat kemudian akan membentuk sebuah cangkang kecil yang biasa kita sebut dengan kepompong. ulat mulai melepaskan enzim yang akan mencerna hampir semua bagian tubuhnya sendiri. antena. Makhluk-makhluk kecil ini sangat rakus dan dengan cepat mulai menggerogoti setiap daun yang dilihatnya. pertumbuhan ulat sangat luar biasa cepat. ulat akan memiliki panjang sekitar 5 cm. yaitu beberapa sel embrio khusus yang dimilikinya. Sehingga. yang tersisa di dalam kepompong hanya berupa semacam cairan yang sangat kaya akan nutrisi yang berguna untuk perkembangan menjadi kupu-kupu. sehingga ia akan berganti kulit beberapa kali untuk menyesuaikan tubuhnya yang menjadi berukuran lebih besar. neuron yang menyimpan memori ulat dapat berhasil selamat dari proses pencernaan enzim yang mencerna hampir seluruh tubuh ulat. ulat lalu akan memulai proses yang menakjubkan untuk berubah menjadi kupu-kupu dewasa. yang berarti tiba saatnya untuk ulat tersebut melanjutkan hidupnya ke tahapan selanjutnya yaitu berubah menjadi kepompong. Kepompong dapat dibuat oleh ulat dari dua buah daun yang dibungkus benang sutra atau kepompong yang sepenuhnya dibuat dari benang sutra. Entah bagaimana. organ kupu-kupu dan lain-lain. Selain neuron. Ulat lalu akan mengeluarkan hormon-hormon tertentu. Proses metamorfosis dari ulat menjadi kupu-kupu ini membutuhkan jumlah energi yang sangat besar. Penelitian tersebut menemukan bahwa kupu-kupu masih memiliki setidaknya beberapa dari ingatan yang mereka miliki ketika mereka masih berwujud ulat. Di dalam pupa atau kepompong ini. Hal ini dibuktikan oleh fakta bahwa berat kupu-kupu dewasa ketika pertama kali muncul hanya sekitar setengah dari berat waktu sekitar 3 hari setelah kepompong terbentuk.Larva atau ulat akan menetas dari telur sekitar enam hari kemudian. Sel embrio ini juga terdiri dari beberapa jenis yang berbeda. Sebagai contoh. Pada akhir siklus ini. Selain itu. sel embrio akan menggunakan nutrisi yang berasal dari bagian tubuh ulat yang dicerna dan kemudian membentuk bagian-bagian dari tubuh kupu-kupu. Setelah waktu tersebut tiba. Pada masa ini. Tahap ini rata-rata akan berlangsung selama dua belas hari. ada juga bagian tubuh ulat lainnya yang berhasil selamat dari proses "penghancuran diri" yang dilakukan oleh ulat. bagaimana neuron ini selanjutnya dimasukkan ke dalam otak kupu-kupu yang berukuran lebih besar dan lebih kompleks dibanding otak ulat masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Sel embrio ini sudah ada sejak awal kehidupan ulat.

Setelah mereka keluar.Kupu-Kupu Setelah proses metamorfosis selesai. mereka menggunakan cakar tajam mereka untuk merobek kepompong dan keluar dari sana. Kepompong yang melunak akan terlihat transparan. . ketika kepompong telah melunak. pengerasan dan pengeringan sayap mereka dan menyesuaikan diri dengan tubuh baru mereka. kupu-kupu akan menggunakan cairan khusus yang diformulasikan untuk melunakkan kepompong. Proses ini dapat berlangsung beberapa jam dan saat ini adalah saat ketika kupukupu sangat rentan karena mereka tidak dapat terbang dan sama sekali tidak memiliki bentuk pertahanan apa pun. mereka akan memulai proses pengembangan.