Cara Meningkatkan Prestasi

1 Votes Bagaimana cara meningkatkan prestasi diri, baik prestasi belajar, prestasi kerja, ataupun prestasi olah raga? Jawabannya adalah kita butuh tiga kunci. Pertama, kenali potensimu. Kedua, latih dan terus latih secara disiplin potensi tersebut. Ketiga, berani berkompetisi untuk membuktikan potensimu. Kunci pertama wajib kita lakukan. Tanpa pengetahuan yang cukup mengenai potensi diri, kita akan sulit mengembangkan potensi untuk berprestasi. Seulet apapun orang berusaha, pada akhirnya akan kalah sama orang bertalenta yang bekerja keras. Ingat, kerja keras dan terus latihan memang lebih baik daripada bakat bawaan. Tapi orang yang berbakat akan lebih cepat mengukir prestasi jika dia bekerja keras. Ingat, mengenali potensi diri bukan hanya sekedar mengetahui bakat, namun juga menumbuhkan minat, menentukan karakteristik, mencari model yang tepat, strategi latihan dan sebagainya. Kunci kedua: kerja keras. Latihan, latihan, & latihan. Terus kembangkan potensi yang sudah ditemukan. Ada yang berbakat main bola, bulu tangkis, pelajaran fisika, matematika, menulis, melukis, melawak, dan sebagainya. Potensi tersebut harus terus diasah atau jika tidak hanya akan terkubur dalam diri kita. Kunci terakhir : kamu harus berani keluar untuk berkompetisi. Prestasi tidak akan ada jika kita tidak mau membuktikannya, right? You must go on! Berani keluar, go public! Kepakkan sayapmu seluasnya! Cari kompetisi sebanyak-banyaknya. Yakinlah suatu saat engkau akan juara. Namun, ada satu hal yang harus digaris bawahi. Prestasi itu tidak ada artinya dalam hidup kita jika tidak diiringi oleh budi pekerti (moral). Buat apa segudang prestasi kalau generasi ini tidak berakhlaq? Buat apa ratusan medali emas sea games kalau muda-mudi kita hobi maksiat? Buat apa juga capaian medali-medali emas di olimpiade science kalau orang-orang kita masih suka korupsi? Buat apa trilyunan rupiah digelontorkan untuk prestasi otak ataupun otot tapi Negara mengabaikan prestasi hati ??? Buat apa berakhlaq setan hanya untuk mengejar gengsi bung! Menggelar pesta-pesta mewah di atas penderitaan rakyat! Membeli barang-barang mewah hanya untuk dipamerkan tetangga. Lebih baik tidak kenal gengsi daripada tidak tahu malu !!!

Baru di usia sekitar 4-5 tahun anak mulai mampu berkonsentrasi dan menyelesaikan suatu tugas sampai selesai. Jika anak usia batita tampak tidak bisa diam. Karena memang kondisi anak-anak usia batita yang biasanya tidak bisa diam. berarti ada sesuatu dengan diri si anak. Anak yang hiperaktif malah sama sekali tidak bisa konsentrasi pada semua hal. orang tua hendaknya tidak bisa secara langsung menyimpulkan anaknya mengalami gangguan konsentrasi. kesulitan anak untuk mengerjakan. dll. baru bisa didapat setelah dibandingkan dengan anak normal umumnya. misalnya kurang menariknya materi. Faktor Penyebab . faktor lingkungan yang ramai. Rentang perhatian pada anak pra-sekolah sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. untuk suatu pekerjaan. Jika anak bisa konsentrasi 5 menit saja. perhatiannya sudah berubah dan itu terjadi pada semua hal. Kalau memang si anak tidak mengalami kelainan misalnya hiperaktif. Kondisi Wajar Dengan keadaan anak yang sulit berkonsentrasi. berarti si anak memang lebih dibanding ratarata anak umumnya. Kemampuan anak berkonsentrasi berbedabeda sesuai dengan usianya. ia memang sedang berada dalam fase eksplorasi. anak juga bisa diam. Jadi. dilempar dan diambil kembali. bila lebih dari 5 menit. Rentang perhatian anak dalam menerima informasi melalui aktivitas apapun juga berbeda. Sedikit-sedikit. dan berlari ke sana kemari untuk menjelajah.Kurangnya Daya Konsentrasi Anak. Masalahnya. kalau disuruh diam anak. dia tidak bisa menuntaskannya. Untuk anak-anak memang sangat dibutuhkan kemampuan yang aktif untuk menyampaikan materi dan disesuaikan dengan perkembangan motoriknya. Akan tetapi kesimpulan bahwa seorang anak sulit konsentrasi. Sedangkan yang dimaksud dengan kesulitan konsentrasi adalah bila tidak fokus dalam memperhatikan suatu hal atau perhatiannya terpecah dan mudah beralih. Di usia ini kemampuan batita untuk mempertahankan atensi memang relatif pendek. Perlu diwaspadai jika si kecil berumur 5 tahun memegang sesuatu lalu sesaat kemudian sudah dilempar (benda apa saja). seolah-olah hiperaktif. secara umum dapat dikatakan konsentrasinya cukup baik. Bagaimana Cara Mengatasinya ? Konsentrasi adalah bagaimana anak fokus dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu sehingga pekerjaan itu mampu dikerjakan dalam waktu tertentu. digigit. mungkin sebenarnya normal. ingin mencoba semuan benda untuk dipegang. Berbda dengan anak normal yang mungkin hanya pada hal-hal tertentu saja ia tidak bisa diam atau dalam keadaan bosan. diremas.

Ada tiga hal yang menyebabkan terjadinya kesulitan berkonsentrasi. ia mendengar suara ramai dan itu lebih menarik perhatiannya sehingga tugasnya pun diabaikan. anak diberi tugas menggambar.Sulit berkonsentrasi. Faktor psikologis Faktor psikologia anak juga bisa mempengaruhi konsentrasi anak. Jika anak lamban/lambat disebabkan karena hormone yang dihasilkan oleh neurotransmitter-nya kurang. ada dua hal yang bisa mempengaruhi. Contoh yang berbeda. Pada saat yang bersamaan. Jadi. terlebih dahulu harus dilihat apa penyebab anak sulit berkonsentrasi? Banyak para orang tua yang bingung dan khawatir mengenai anaknya yang sulit berkonsentrasi atau anaknya termasuk hiperaktif. Akibatnya. misalnya “suasana di sekolah yang berbeda dengan suasana di rumah. sehingga ketakutan dan kekhawatiran si anak membuatnya sulit untuk konsentrasi. Konsentrasi atau perhatian biasanya berada di otak daerah frontal (depan) dan parientalis (samping). karena mempunyai teman yang lebih berani. orang tua dapat membantu anak untuk meminimalkan lingkungan sedemikian rupa agar anak bisa fokus atau memusatkan . Faktor internal Berkenaan dengan faktor internal adalah faktor dari dalam dirinya sendiri antara lain karena adanya gangguan perkembangan otak dan hormon yang dihasilkan lebih banyak sehingga anak cenderung menjadi hiperaktif. maka anak tidak dapat berkonsentrasi karena input yang masuk ke otak terganggu. ketika mengerjakan sesuatu ia bisa menjadi tidak konsentrasi sehingga tidak fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya. misalnya. karena faktor psikologis anak yang disebabkan karena kurangnya kemampuan bersosialisasi bisa membuat anak menjadi kurang berkonsentrasi di sekolah. Akibatnya. konsentrasi di kelas untuk menerima pelajaran menjadi berkurang. Apabila penyebabnya karena faktor lingkungan. Jadi. Karena itulah penyebab sulitnya berkonsentrasi harus dicari terlebih dahulu apakah karena faktor eksternal atau internal. Anak yang mengalami tekanan. seperti penglihatan. Gangguan ini bukan merupakan bawaan melainkan bisa didapat misalnya karena terkena infeksi otak. stimulasinya pun tidak bagus. Sehingga bisa mengakibatkan lambannya konsentrasi. Anak kaget. Pola pengasuhan yang permissive yaitu pengasuhan yang sifatnya menerima atau membolehkan apa saja yang anak lakukan. karena sistem di otak dalam memformulasikan fungsi-fungsi aktivitas. yaitu: Faktor eksternal. Sehingga anak kurang dilatih untuk menyelesaikan suatu tugas sampai selesai dan jika ia mengalami kesulitan orang tua bisa membantunya sehingga ia mampu menyelesaikannya tidak dibiarkan saja anak beralih melakukan sesuatu yang lain. motorik. Gangguan di daerah ini bisa menyebabkan kurang atensi atau perhatian. pendengaran. Berarti lingkungan mempengaruhi konsentrasinya. antara lain: Lingkungan. di seluruh jaringan otak itu terganggu. dan lainnya. Untuk faktor lingkungan.

Misalnya: ketika ia mengikuti lomba mewarnai anak harus menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu. sebaiknya orang tua mulai melatih anak berkonsentrasi mulai dengan memberikan tugas yang sederhana sampai tugas yang tingkat kesulitannya lebih tinggi. selalu ada usaha yang dilakukan. Bisa juga anak kurang tertarik dengan mewarnai karena merasa bosan dengan aktivitas yang menuntutnya untuk duduk diam. Jika anak terlalu lama maka ia tidak jadi diajak-jalan. anak tidak terlalu bermasalah kecuali jika anak memang mempunyai kelainan. langkah selanjutnya adalah menganalisa penyebab kesulitan anak. Sehingga ketika anak bersekolah mampu mengikuti penjelasan dari gurunya. Melakukan aktivitas yang dapat melatih konsentrasi anak Sebelum bersekolah. Dalam mencari strategi yang tepat untuk mengatasi perilaku anak yang sulit. barulah mencari solusi dan strategi yang tepat agar anak bersedia bekerja sama menyelesaikan tugasnya. sehingga ketika ia berada di luar rumah ia begitu senangnya sehingga ia lupa dengan tugasnya. Namun sebelumnya hadiah yang diberikanpun rundingkanlah terlebih dahulu dan sesuaikan dengan kemampuan. Begitu juga dalam penerapannya orang tua bisa dengan menggunakan pemberian hadiah. Anak-anak memang senang denga hadiah namun hati-hati dalam pemberiannya agar tidak terlalu berlebihan. Memasuki usia 4-5 tahun anak sudah mulai paham dan bisa diajak kerja sama. Dalam pemberian hadiah. Jika ia cepat menyelesaikan tugasnya ia akan diajak berjalan-jalan dan bermain di mall. Sedangkan untuk konsentrasi lambat diterapi untuk meningkatkan konsentrasinya. Orang tua bisa menentukan target dan waktu pencapaian sesuai dengan kemampuan anak. ketika anak bisa menyelesaikan suatu pekerjaan yang kita tugaskan ia kita beri stiker. Mencari strategi yang sesuai dengan anak. Umumnya kalau sudah diberi obat. harapannya anak lebih berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugasnya. Biasanya kalau sudah memasuki usia sekolah. anak sibuk melihat pekerjaan teman sehingga ia tidak mengerjakan gambarnya. kemudiasetelah stiker terkumpul 5 barulah diberi hadiah. . Latihlah anak untuk mampu konsentrasi dalam situasi yang berbeda-beda. Dengan begitu. di mana rentang konsentrasi-nya sudah lebih panjang. untuk membuat aturan bersama-sama. Misalnya dengan system stiker. mulai dari belajar sambil ditemani. Hal ini bisa disebabkan karena kesempatan bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya kurang. Sedangkan untuk anak yang mengalami gangguan konsentrasi yang lebih disebabkan karena faktor dari dalam dirinya seperti hiperaktif. bisa didiskusikan bersama dengan anak. terapi yang diberikan adalah secara medik/obat dan terapi perilaku. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi anak sulit berkonsentrasi : Mencari tahu penyebab kesulitan anak berkonsentrasi. Dalam membuat peraturan dan batasan waktu pengerjaan sesuaikan dengan kemampuan anak. belajar sendiri sampai belajar konsentrasi bersama teman-temannya. pujian atau pemberian yang ia suka sehingga anak termemotivasi untuk menyelesaikan apa yang sedang ia lakukan. Misalnya: ketika mengikuti lomba mewarnai. hiperaktifnya berkurang. Setelah itu.perhatiannya. Dari beberapa faktor penyebab kesulitan konsentrasi yang telah dibahas diatas.

. Gunanya. Kotak susu bekas dapat dibuat menjadi puzzle sederhana. Memindahkan air dari mangkuk/baskom kedalam botol dengan menggunakan tutup botol tersebut. Jadi secara fisik dan mental akan lebih sehat lagi. aktif bergerak akan membantu proses disintesa protein-protein sebagai penumbuh saraf otak yang baru. Atau jika bosan bisa dengan menempelkannya di sebuah tempat (tempayan) dengan digambar pola terlebih dahulu. Misalnya olah raga : 1. Dengan demikian secara tidak langsung melatih anak untuk mengikuti instruksi dan mampu melakukannya dengan tepat dan cepat. Menjumput (menggunakan jempol dan telunjuk) butiran kacang merah. jelaslah bahwa aktivitas olah raga bisa membantu regenerasi kerja otak. terutama dengan gaya bebas juga merupakan olahraga yg baik untuk anak. Sebisa mungkin orang tua kreatif memberikan variasi kegiatan agar anak tidak bosan. Terus evaluasi rentang waktu konsentrasi anak. jagung kedelai sambil menghitung jumlahnya. Dengan demikian. 3. Sepak bola juga bisa melatih anak untuk menendang bola dengan lurus dan fokus mengarah ke gawang. 1. 4. karena berenang bisa menstimulasi indera-in sensoris. Menyusun balok secara horisontal keatas maupun vertikal dalam bentuk barisan.Aktivitas bermain Dalam permainan biasanya ada instruksi yang diberikan. melatih konsentrasi. yang dapat membantu menyimpan memori jangka panjang. juga menstimulasi otak kanan dan kiri (pada gerakan gaya bebas). dengan memperkenalkan beragam aktivitas meski rentang konsentrasinya masih pendek. selain melatih konsentrasi juga melatih motorik halus anak.Aktivitas olah raga Dari penelitian menunjukkan bahwa dengan aktif bergerak dan berolah-raga dapat meningkatkan kecerdasan karena dengan berolah-raga aliran darah dan oksigen ke otak akan lebih baik. Menyusun balok bisa juga dilakukan. berolah raga dan seni juga bisa melatih konsentrasi anak.Aktivitas seni . .Manfaatkan tingginya rasa ingin tahu anak. Pendeknya rentan waktu konsentrasi anak bisa juga disebabkan karena kurangnya latihan atau stimulasi melakukan suatu tugas. Dilakukan dengan tangan kanan dan kiri secara bergantian. Penelitian lain juga menunjukkan. Melalui aktivitas bermain. selain memperkaya pengetahuan. Berenang. Bermain Puzzle juga diyakini dapat meningkatkan konsentrasi dan memori anak. selain manfaat kesehatan yang akan kita peroleh. . juga mempertahankan daya konsentrasi anak. 2. 2.

Efeknya dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak. Oleh karena itu kalau orang tua mau memanfaatkan fungsi musik sebagai terapi dirumah. Semua aktivitas yang dilakukan membutuhkan usaha maksimal. Semua aktivitas yang dilakukan tidak ada yang sifatnya instan. Musik bisa membuat kita menjadi rileks dan riang. banyak orangtua yang menerapkan terapi ini pada buah hatinya. Dikalangan masyarakat cara seperti ini mungkin sudah tidak asing lagi. termasuk dalam hal konsentrasi. Emosi positif inilah yang membuat fungsi berfikir seseorang menjadi maksimal. banyak sekali cara-cara yang diterapkan sebagai bentuk usaha dalam peningkatan kecerdasan otak dan daya konsentrasi anak. karena musik merangsang pertumbuhan sel otak. yang merupakan emosi positif. selain hasilnya akan sangat bagus bagi perkembangan anak. mengarahkan dan memotivasi anak. dan kesabaran dalam melatih. konsistensi. yaitu kemampuan untuk mengenali atau menafsirkan lingkungannnya dalam bentuk bahasa. memori dan visual. Peran musik memang sangat besar untuk merangsang perkembangan otak anak. bisa juga membuat atmosfer rumah lebih bersemangat tapi semuanya tergantung dari musik yang didengarkan. Musik mampu meningkatkan pertumbuhan otak anak. Semuanya ada pengorbanan. terutama untuk orang tua.Di era yang serba modern seperti saat ini. cepat mendapatkan hasil. Salah satunya melalui terapi musik. . agar meluangkan waktu bersama dengan anak dan melatihnya dengan penuh kesabaran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan dengan mendengarkan musik di pagi hari akan meningkatkan daya konsentrasi siapapun yang mendengarkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful