A.

KELIMPAHAN UNSUR DI ALAM
Dari +- 112 unsur yang telah ditemukan, sekitar 90 jenis merupakan unsur yang terdapat di alam sedangkan sisanya merupakan unsur-unsur buatan. Sebagian besar dari unsur-unsur tersebut terdapat dalam bentuk senyawanya atau lazim disebut mineral. Batuan,tanah atau pasir yang mengandung mineral disebut bijih. Beberapa bijih logam yang banyak ditemukan di Indonesia adalah: Bijih Besi Mineral Magnesit Hematite Pirit Siderit Kalkosit kalkopirit Bauksit Kriolit Mika Silikat Kasiterit Rumus kimia Fe3O4 Fe2O3 FeS2 FeCO3 Cu2S CuS.Fe2S3 Al2O3.n(H2O) Na3AlF6 K2MgAl2SiO3 Al2Si2O7.2H2O SnO2 Daerah panambangan Kalbar,Sumbar,dan Pantai Selatan Jawa (Cilacap dan Pelabuhan Ratu) Tembaga Pura(irian), Sulsel, dan Jabar Pulau Bintan dan kayang(Riau), Kuala Tanjung

Tembaga Alumunium

Timah

Pulau Bangka,Belitung, dan Singkep (Sumsel) Nikel Pentlandit (feNi)S Pomala(Sultra), Pulau Garnierite NiMgSiO4 Gebe(Halmahera),Sor oako (sulsel),dan sekitar Peg. Cuclop (irian) Emas dan Perak biasanya terdapat sebagai unsur bebas dan banyak ditambang diseluruh Indonesia. B. PENGOLAHAN BIJIH LOGAM

Pengolahan bijih logam menjadi logam murni dinamakan proses metalurgi. Proses ini biasanya meliputi tiga tahap utama, yaitu pemekatan bijih, proses reduksi, dan proses pemurnian. Pemurnian umumnya dilakukan melalui elektrolisis. C. GAS MULIA

Gas mulia adalah unsur – unsur yang terdapat pada golongan VIIIA system periodic, yaitu Helium(He), Neon (Ne), Argon(Ar), Kripton(Kr), Xenon(Xe), dan Radon(Rn). Disebut gas mulia karena sifatnya yang sangat sukar untuk bereaksi. 1. Gas Mulia di alam

Unsur-unsur gas mulia semuanya terdapat di alam, kecuali radon yang hanya terdapat sebagai isotop radioaktif berumur pendek.

XeF6 Senyawa Oksiflourida : XeOF4.20 Ar Argon 9. 3.XeF.Dengan bertambahnya jari-jari atom. a. Sifat fisis Gas mulia merupakan unsur gas pada suhu kamar dan mendidih hanya beberapa derajat di atas titik cairnya. Senyawa fluoride : XeFe2. Sifat-sifat gas mulia Sifat-sifat gas mulia. maka kereaktifan gas mulia semakin bertambah. Kripton hanya membentuk senyawa dari Radon sukar dipelajari karena bersifat radioaktif dengan waktu paruh yang pendek. Senyawa-senyawa gas mulia Senyawa Xenon Senyawa Xenon senyawa yang paling banyak dibuat. Sifat kimia kereaktifan gas mulia sangat rendah akibat dari konfigurasi elektronnya dengan 8 elektron pada kulit terluar (2 untuk He). a. titik leleh. Membuat lampu-lampu reklame yang memberi cahaya merah.XeO2F2 Senyawa Oksida : XeO3 Senyawa krypton dan Radon Senyawa dari krypton dan Radon hanya sedikit yang hanya sedikit yang dikenal.14 Xe Xenon 0. . meliputi: • • • b. Jari-jari atom. meliputi sifat fisis dan kimia. 2. 4. • • Kegunaan gas mulia Kegunaan He Untuk pengisi balon meteorologi maupun kapal balon. serta titik didih gas mulia bertambah seiring bertambahnya no atom. b.087 Rn Radon Di udara gas mulia yang paling banyak jumlahnya adalah Argon(Ar) sedangkan di alam yang paling banyak jumlahnya adalah Helium(He). sedangkan energy pengionannya berkurang.24 Ne Neon 18. merupakan konfigurasi electron yang paling stabil.340 Kr Kripton 1. a.Kelimpahan di udara: Simbol Nama Unsur Kelimpahan (ppm-volume) He Helium 5.

molekul X2 mengalami disosiasi menjadi atom-atomnya. Membuat indikator tegangan tinggi. Kegunaan Ar Untuk pengisi lampu pejar karena tidak bereaksi dengan kawat wolfram. • • D. Untuk lampu kilat fotografi berkecepatan tinggi. a.• • b. Br berupa cair yang mudah menguap. I padat berwarna hitam. 4) Kelarutan Kelarutannya dalam air berkurang dari f ke I.Klorin(Cl). sehingga energy ikatan dari F2 ke I2 berkurang. Br berwarna merah tua. 2) Wujud Halogen Pada suhu kamar:F dan Cl berupa gas.Iodin(I). b. c. Semua halogen berbau merangsang dan menusuk. Standar panjang untuk meter. I berupa zat padat yang mudah menyublim. 3) Warna dan bau F berwarna kuning muda. • • • d. Kegunaan Kr Dengan Ar untuk pengisi lampu fluorisensi (lampu tabung). halogen (X) terdapat sebagai molekul diatomic(X2). Kegunaan Xe Pembuatan tabung electron Ruang gelembung Halogen Golongan halogen meliputi fluorin(F). Kesetabilan molekul X2 berkurang dari F2 ke I2 sesuai dengan pertambahan jari-jari atom. Pendingin untuk menciptakan suhu rendah. Sifat asam . dan tabung televisi. seperti CCl4 atau CHCl3. sedang Uap I berwarna ungu. Pada pemanasan. Halogen artinya pembentuk garam karena dapat bereaksi dengan logam membentuk garam.Bromin(Br). penangkal petir. Halogen lebih mudah larut dalam pelarut nonpolar. 1) Sifat fisis Struktur halogen Dalam bentuk unsur. Cl berwarna hijau muda.dan Astatin(At).

walaupun memiliki Mr terkecil tetapi memiliki ikatan antar molekul yang sangat kuat “ikatan hydrogen” sehingga titik didihnya paling tinggi. dan +7 ) untuk Cl. asam bromida (HBr). Asam halida (HX) Asam halida terdiri dari asam fluorida (HF). yaitu: asam halida. Semakin kuat ikatan antarmolekul maka titik didih semakin tinggi.Sifat asam yang dapat dibentuk dari unsur halogen.I karena oksigen lebih elektronegatifan. Urutan kekuatan asam : HF < HCl < HBr < HI b. asam klorida (HCl). Asam Oksihalida Asam oksihalida adalah asam yang mengandung oksigen. Reaksi Kimia .Br. semakin keatas ikatan antara atom HX semakin kuat. dan asam iodida (HI). Titik didih asam halida Titik didih dipengaruhi oleh massa atom relative (Mr) dan ikatan antar molekul : • • • Semakin besar Mr maka titik didih semakin tinggi. c. Kekuatan asam halida bergantung pada kekuatan ikatan antara HX atau kemudahan senyawa halida untuk memutuskan ikatan antara HX. a. Dalam golongan VII A. Pembentukannya : X2O + H2O → 2HXO X2O3 + H2O → 2HXO2 X2O5 + H2O → 2HXO3 X2O7 + H2O → 2HXO4 Biloks Halogen +1 +3 +5 +7 Oksida Halogen X2O X2O3 X2O5 X2O7 Asam Oksilhalida HXO HXO2 HXO3 HXO4 Asam Oksilklorida HClO HClO2 HClO3 HClO4 Asam Oksilbromida HBrO HBrO2 HBrO3 HBrO4 Asam Oksiliodida HIO HIO2 HIO3 HIO4 penamaan Asam hipohalit Asam halit Asam halat Asam perhalat c. dan oksilhalida.+3. Halogennya memiliki bilangan oksidasi ( +1. Pengurutan titik didih asam halida: HF > Hi > HBr > HCl Pada senyawa HF.

metalloid. Reaksi dengan air Flourin bereaksi dengan air akan membentuk larutan asam dan oksigen. basa. hidrogen. logam. non-logam. 2F2 + 2H2O → 4HF +O2 (dalam tempat gelap) Klorin dan bromin bereaksi dengan air membentuk larutan asam halida dan asam oksilhalida. I2 + H2O → (tidak bereaksi) Tetapi I2 larut dalam larutan KI I2 + KI → KI3 Reaksi dengan hidrogen Semua halogen bereaksi dengan hidrogen membentuk hydrogen halida (HX) serta bereaksi menurun dari F2 ke I2. Contoh : F2 + H2 → 2HF Cl2 + H2 → 2HCl Br2 + H2 à 2HBr I2 + H2 → 2HI (bereaksi kuat di tempat gelap) (bereaksi di tempat terang) (bereaksi pada suhu 500oC) (bereaksi dengan pemanasan katalis Pt ) Reaksi dengan logam Halogen bereaksi dengan sebagian besar logam menghasilkan senyawa garam/halida logam. dan antar halogen. Cl2 + H2O → HClO + HCl Br2 + H2O → HBrO + HBr Iodine tidak dapat larut dalam air sehingga tidak bereaksi.Unsur-unsur halogen dapat bereaksi dengan air. 2Na + Cl2 → NaCl .

Contoh : X2 + 2NaOH ( encer. Br. Contoh : Xe + F2 → XeF2 2Kr + 2F2 → KrF4 2P + 3Cl2 → 2PCl3.) dan hipohalida ( XO. dingin ) → NaX +NaXO + H2O ( X = Cl. Contoh Na+. I ) 2F2 + 2NaOH ( encer. dingin ) → 2NaF + OF2 + H2O 2F2 + 2NaOH ( pekat. panas ) → NaX + O2 + H2O Reaksi antar unsur halogen . Al3+. Br.).2Fe + 3Cl2 → 2FeCl3 Sn + 2Cl2 → SnCl4 Mg + Cl2 → MgCl2 2Al + 3Cl2 → 2AlCl3 Halida logam yang terbentuk bersifat ionic jika energi ionisasina rendah dan logamnya memiliki biloks rendah.). Mg2+. Reaksi dengan non-logam Halogen bereaksi dengan non-logam membentuk asam halida/senyawa halide.fosfor. sedangkan reaksi halogen dengan basa pekat panas menghasilkan halida ( X.) dan halat ( XO3. Hamper semua halide bersifat ionik. dan beberapa unsur lain. Reaksi dengan unsur metalloid 2B +3Cl2 → 2BCl3 2Si + 2Cl2 → SiCl4 Reaksi dengan basa Reaksi halogen dengan basa enser dingin menghasilkan halida ( X. Halogen dapat bereaksi dengan oksigen. Sedangkan yang bersifat semi ionok adalah AlCl3. I ) X2 + 2NaOH ( pekat. dingin ) → NaX +NaXO + H2O ( X = Cl.

Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang ( breaching agent ) untuk kain dan kertas. 3. Seng klorida (ZnCl2) sebagai bahan pematri (solder). Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan campuran pasta gigi. . Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )2 ] sebagai zat disenfekton pada air ledeng. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC. 2. 9. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator.) sebagai serbuk pengelontang atau kapur klor. 5. 5.+ zat pewarna → Cl. XY3. ClO. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai. Kegunaan Halogen Fluorin 1. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur. CaOCl2/( Ca2+ )( Cl.)( ClO. XY5. 6. 4. 3. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. XY7 (X adalah halogen yang lebih elektronegatif). Senyawa yang terbentuk memiliki 4 kategori : XY. Kalium klorat (KCl) bahan pembuat mercon dan korek api. Untuk mengekstrasi logam tersebut. Klorin 1. 7. Contoh : F2 + Cl2 → 2FCl Cl2 + 3I2 → 2ClI3 e. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman. Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin.+ zat tak berwarna 6. 8. Reaksi : CaSiO3 + 8HF → H2SiF6 + CaF2 + 3H2O 2. Asam flourida digunakan untuk mengukir (mengetsa) gelas.Unsur-unsur halogen memiliki harga elektronegativitas yang berbeda sehingga akan terbentuk senyawa kovalen. 4. 7. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan alumunium.

di kerak bumi termasuk logam terbanyak keempat setelah Al. 4. Sebagai obat antiseptic mengidentifikasi amilum Kalium Iodat(KIO3)ditambahkan pada garam dapur Iodoform(CHI3)merupakan zat organic Perak Iodida(AgI)digunakan dalam film fotografi. Jari-jari atom pada golongan alkali dari Li ke Cs jari-jarinya semakin besar. ditemukan sebagai unsur baru dengan teknik spektroskopi. Semakin besar jari-jari . 3. Logam-logam ini juga bersifat sebagai reduktor dan mempunyai warna nyala yang indah sehingga dipakai sebagai kembang api. Iodin 1. 2. Setelah itu pada tahun 1861. Walaupun keberadaan ion natrium dan kalium telah dikenali sejak lama.Bromin 1. dan Davy segera setelah itu mengisolasinya dari Li2O dengan metode elektrolisis. E. 4. Rb (rubidium) dan Cs (cesium). Davy di abad ke-19. Akhirnya Na (natrium) dan juga Kalium (1807) bisa diisolasi dengan mengelektrolisis garam leleh KOH atau NaOH oleh H. Kemudian Li (litium) ditemukan sebagai unsur baru di tahun 1817. dan Ca. Fr (fransium) ditemukan dengan menggunakan teknik radiokimia tahun 1939. sejumlah usaha untuk mengisolasi logam ini dari larutan air garamnya gagal sebab kereaktifannya yang tinggi pada air. Logam alkali Golongan IA disebut juga logam alkali. Fe. 5. Natrium bromide (NaBr)sebagai obat penenang saraf Perak bromide(AgBr)disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi Metil bromide(CH3Br)zat pemadam kebakaran Etilen dibromida(C 2H4Br2)ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2. Semakin banyak jumlah kulitnya. maka semakin besar jari-jari atomnya. Sifat Kimia Energi Ionisasi Energi ionisasi pertama adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron yang terikat paling lemah dari satu mol atom dalam keadaan gas. 3. kelimpahan alaminya sangat rendah karena memiliki waktu paro 21 menit. sesuai dengan pertambahan jumlah kulitnya. Energi ionisasi dalam satu golongan berhubungan erat dengan jari-jari atom. Khususnya Na (natrium). 2. Logam alkali melimpah dalam mineral dan terdapat di air laut.

natrium (Na) jauh lebih cepat. Semakin kuat sifat logamnya maka semakin kuat sifat basanya. dan Cs membentuk super oksida MO2. Jari-jari ionnya mempunyai ukuran yang lebih kecil dibandingkan jari-jari atomnya. peroksida (bilangan oksigen = -1). Rb. atau superoksida (bilangan oksida =-1/2). maka daya tarik antara proton dan elektron terluarnya semakin kecil. Untuk . Litium (Li) sedikit bereaksi dan sangat lambat. Sehingga energi ionisasinya pun semakin kecil. Pada logam alkali yang memiliki satu elektron valensi ia akan lebih mudah membentuk ion positif agar stabil dengan melepas satu elektron tersebut. K biasanya disimpan dalam minyak untuk menghindari adanya kontak dengan oksigen. Litium (Li) sedikit bereaksi dan sangat lambat. sedangkan rubidium (Rb) dan cesium (Cs) menimbulkan ledakan. K. Reaksi ini berlangsung sangat eksotermis yang berarti ia akan menimbulkan panas ketika bereaksi dengan air. Berkurangnya jumlah elektron menyebabkan daya tarik inti terhadap lintasan elektron yang paling luar menjadi lebih kuat sehingga lintasan elektron lebih tertarik ke arah inti. kalium (K) terbakar. sodium (Na) jauh lebih cepat. Oksida yang terbentuk dari logam alkali bermacam-macam. Li. karena ion logam alkali membentuk ion positif. Dari Li ke Cs pelepasan OH. Reaksi antara logam dan air adalah sebagai berikut: 2M + 2H2O → 2MOH + H2 Logam akan berikatan dengan OH-. kalium (K) terbakar sedangkan rubidium (Rb) dan cesium (Cs) menimbulkan ledakan. Li menjadi Li+. Bila jumlah oksigen berkurang atau dengan tekanan rendah dapat membentuk oksida normal Na2O. K manjadi K+ dan yang lainnya. Maka Cs yang paling membentuk basa kuat. Ion positif mempunyai jumlah elektron yang lebih sedikit dibandingkan atomnya.akan semakin mudah (berhubungan dengan energi ionisasi) sehingga konsentrasi OH. Dari Li sampai Cs. Reaksi antara logam dan air adalah sebaga berikut: 2M + 2H2O → 2MOH + H2 Reaksi dengan Oksigen Logam alkali juga bereaksi dengan oksigen membentuk oksida.yang terbentuk akan semakin tinggi. kecenderungan logam alkali untuk menghasilkan senyawa peroksida atau superoksida semakin besar karena sifat logamnya semakin reaktif. Li membentuk oksida normal Li2O.atom. Na membentuk peroksida Na2O2. Na. Reaksi dengan Air Logam alkali bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan basa kuat. Na menjadi Na+. Reaksi-reaksi Reaksi dengan air Logam alkali bereaksi dengan air menghasilkan gas hidrogen dan logam hidroksida. Reaksi dengan Oksigen Logam alkali juga bereaksi dengan oksigen membentuk oksida ( bilangan oksigen = -2).

Disamping sebagai pemindah panas dan sebagai getter. Berlimpahnya senyawa natrium dialam menyebabkan logam ini relatif murah dibandingkan dengan logam-logam alkali yang lain. 4L + O2 → 2L2O Untuk menghasilkan peroksida. Logam natrium digunakan sebagai reduktor dalam pembuatan logam titanium dari senyawanya. Oleh karena logam alkali mudah bereaksi dengan air atau oksigen. Jika oksigennya berlebih maka akan terbentuk superoksida. logam-logam alkali sering dipakai sebagai pengikat (getter) uap air atau gas O2 pada proses pembuatan tabung-tabung vakum peralatan elektronika.sinar kuning natrium ini mempunyai kemampuan untuk menembus kabut. dimana logam alkali menyerap panas. .menghasilkan oksida logam alkali. logam natrium memiliki beberapa kegunaan lain sebagai berikut. a. b. 2L(s) + H2(g) → 2LH(s) Kegunaan logam dan senyawa-senyawa yang mengandung alkali Logam-logam alkali mempunyai titik leleh yang rendah sehingga dapat digunakan sebagai medium pemindah panas pada suatu reaktor nuklir. 2L(s) + X2 → 2LX Reaksi dengan Hidrogen Reaksi yang berlangsung akan menghasilkan senyawa hidrida. Uap yang timbul kemudian dipakai untuk menjalankan generator listrik. lalu dialirkan melalui pipa-pipa ke pusat reaktor. Reaksi ini menghasilkan garam halida. Emisi warna kuning yang cemerlang tatkala dipanaskan menyebabkan uap natrium dipakai sebagai lampu penerangan dijalan-jalan raya atau pada kendaraan. Selanjutnya panas tersebut ditransfer oleh alkali cair kepada bagian diluar reaktor untuk menguapkan air. Logam alkali yang banyak digunakan adalah natrium. Logam alkali mudah dilelehkan. 2L(s) + O2→ L2O2(s) L(s) + O2→ LO2 Reaksi dengan unsur-unsur Halogen Unsur halogen bersifat sebagai pengoksidasi. Senyawa hidrida adalah senyawa yang mengandung atom hidrogen dengan bilangan oksidasi negatif. jumlah oksigen harus dibatasi dan digunakan suhu yang rendah (di bawah 180oC). selain jumlah okseigen yang dibatasi juga harus disertai pemanasan.

K2Cr2O7. Pembuatan zat warna (proses diazotasi). Garam dapur (garam meja).kertas dan tekstil. bahan pembuat logam kalium dan KOH KOH. Dibawah ini tercantum beberapa contoh senyawa alkali beserta keguanaannya. Penyedap masakan (vetsin). K-hidrogentartrat. industri gelas. Magnesium (Mg). Obat penenang saraf (sedative).TiCl4 + 4Na® Ti +4NaCl c. Pb +4Na +4C2H5Cl® Pb(C2H5)4 = 4NaCl Senyawa-senyawa alkali lebih banyak kenggunaanya jika dibandingkan dengan logam-logam murninya. zat peledak. obat-obatan. Logam natrium digunakan dalam pembuatan tetra etil timbal. NaHCO3. NaOH. Zat pengawet makanan dalam kaleng. Stronsium (Sr). Oleh sebab itu. KNO3. terutama garam-garam natrium dan kalium. Zat pengelantang(bleaching) untuk kain. Zat anti beku darah. pencegahan korosi. campuran pada minuman dalam botol (beverage) agar menghasilkan CO2. mercon. bahan pembuatan senyawa nitrat yang lain NaNO2. Barium (Ba). Na-salsilat. zat desinfektan. NaOCl. Larutan pencuci (”hipo”) dalam fotografi. Na2S2O3. . dan Radium (Ra). Obat diuretik dan saluran kemih. Dan istilah tanah karena oksidasinya sukar larut dalam air. sebab jumlahnya cukup berlimpah di alam. KCl. Pelarut dalam sintesis logam alumunium. logam Na. dan gas klorin. Na3AlF6. KBr. obat rematik. Pupuk. Bahan pembuat sabun mandi. Soda cuci. Bahan mesiu.obat pencahar (cuci perut). Campuran garam dapur (sumber iodine bagi tubuh manusia). Na2SO4. Na-sitrat. F. bahan pemadam api. KClO3. Zat pengoksidasi (oksidator). Na-benzoat. Logam alkali tanah Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang terdapat di golongan IIA. Bahan korek api. Na2CO3. bahan pembuat HNO3. K-sitrat. Obat antipiretik (penurun panas). zat pembersih (cleanser) peralatan rumah tangga. Di sebut logam karena memiliki sifat sifat seperti logam. zat ini ketukan yang ditambahkan pada bensin. NaNO3. Yang termasuk ke dalam golongan II A yaitu : Berilium (Be). Calcium (Ca). • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • NaCl. Indicator dalam titrasi argentomeri.Na2CO3. KIO3. pelunak kesadahan air. istilah “alkali tanah” biasa digunakan untuk menggambarkan kelompok unsur golongan II A. pembuat plat potografi. zat pengering untuk senyawa organik. KMnO4. Zat pengoksidasi. Soda (soda kue). Soda kaustik. K2CrO4. elektrolit batu baterai batu alkali. Bahan pembuat kue (serbuk tartar). Pupuk. Disebut alkali karena mempunyai sifat alkalin atau basa jika direaksikan dengan air. Na-glutamat. dan banyak ditemukan dalam bebatuan di kerk bumi. garam Glauber. ekstrasi senyawa-senyawa aromatic dari batubara. bahan utama dalam industri sabun. pemurnian bauksit. bahan pembuat kue. bahan baku pembuatan NaOH.

3Mg(s) + N2(g) → Mg3N2(s) . Logam Kalsium. Berilium dan Magnesium dapat bereaksi dengan oksigen. Contoh reaksi logam alkali tanah dan air berlangsung sebagai berikut. unsur ini mudah bereaksi dengan oksigen. Barium. dan Radium bereaksi sangat cepat dan dapat bereaksi dengan air dingin. Ikatan yang dimiliki kebanyakan senyawa logam alkali tanah adalah ikatan ionik. setelah di tambah 2 elektron pada lapisan kulit S paling luar. Oksida Berilium dan Magnesium yang terbentuk akan menjadi lapisan pelindung pada permukaan logam. Ca(s) + 2H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + H2(g) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Oksigen Dengan pemanasan. sedangkan logam Magnesium bereaksi sangat lambat dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. sehingga tidak ditemukan dalam bentuk monoatomik . agar mencapai kestabilan.Barium dapat membentuk senyawa peroksida (BaO2) 2Mg(s) + O2 (g) → 2MgO(s) Ba(s) + O2(g) (berlebihan) → BaO2(s) Pembakaran Magnesium di udara dengan Oksigen terbatas pada suhu tinggi akan dapat menghasilkan Magnesium Nitrida (Mg3N2) 4Mg(s) + ½ O2(g) + N2 (g) → MgO(s) + Mg3N2(s) Bila Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan didapatkan gas NH3 Mg3N2(s) + 6H2O(l) → 3Mg(OH)2(s) + 2NH3(g) Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Nitrogen Logam alkali tanah yang terbakar di udara akan membentuk senyawa oksida dan senyawa Nitrida dengan demikian Nitrogen yang ada di udara bereaksi juga dengan Alkali Tanah. elektron paling luarnya telah siap untuk di lepaskan. Contohnya konfigurasi elektron pada Magnesium (Mg) yaitu : 1s22s22p63s2 atau (Ne) 3s2.Tiap logam memiliki kofigurasi elektron sama seperti gas mulia atau golongan VIII A. Reaksi-reaksi Reaksi Logam Alkali Tanah dengan Air Berilium tidak bereaksi dengan air. Stronsium. dan logam murni yang ada di udara. membentuk lapisan luar pada oksigen. Contoh. Karena. Unsur alkali tanah memiliki reaktifitas tinggi.

Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuat.Reaksi Logam Alkali Tanah Dengan Halogen Semua logam Alkali Tanah bereaksi dengan halogen dengan cepat membentuk garam Halida. Magnesium (Mg) 1. Mirip dengan Berilium yang membuat campuran logam semakin kuat dan ringan sehingga biasa digunakan pada alat alat rumah tangga. 2. Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik. Kalsium digunakan pada obat obatan. . 2. Sedangkan alkali tanah yang lain berikatan ion. 3. Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips yang berfungsi untuk membalut tulang yang patah.Selain itu digunakan untuk membuat kapur tulis dan gelas. Oleh karena daya polarisasi ion Be2+ terhadap pasangan elektron Halogen kecuali F-. Contoh. bubuk pengembang kue dan plastik. karena senyawa MgO memiliki titik leleh yang tinggi. Ca(s) + Cl2(g) → CaCl2(s) APLIKASI LOGAM ALKALI TANAH Berilium (Be) 1. 2. Kalsium (Ca) 1. Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir 4. Kalsium Oksida (CaO) dapat mengikat air pada Etanol karena bersifat dehidrator.dapat juga mengeringkan gas dan mengikat Karbondioksida pada cerobong asap. akan tetapi bermasa lebih ringan. 3. 3. Biasanya paduan ini digunakan pada kemudi pesawat Zet. kecuali Berilium. sekaligus sebagai pencegah maag 4. maka BeCl2 berikatan kovalen. Senyawa Mg(OH)2 digunakan dalam pasta gigi untuk mengurangi asam yang terdapat di mulut dan mencagah terjadinnya kerusakan gigi. maka Berilium sangat penting sebagai komponen televisi. Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan seperti komponen semen dan cat tembok. 4. Magnesium digunakan untuk memberi warna putih terang pada kembang api dan pada lampu Blitz. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X.

Untuk pengoperasian mercusuar yang mengubah energi panas menjadi listrik dalam baterai nuklir RTG (Radiisotop Thermoelectric Generator).5. 13Al. 7. 15P. 2. 17Cl dan 18Ar. 16S. Unsur-Unsur Perioda Ketiga Unsur-unsur periode ketiga terdiri atas 11Na. hanya sekerar meningkatkan. Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api. Stronsium (Sr) 1. orbital 3s dan 3p terisi oleh elektron. Barium (Ba) 1. BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X meskipun beracun. 14Si. berikut versi singkat konfigurasi elektron untuk delapan unsur periode 3 adalah: 11 Na Mg [Ne] 3s1 [Ne] 3s2 [Ne] 3s2 3p1 [Ne] 3s2 3p² [Ne] 3s2 3p³ [Ne] 3s2 3p4 [Ne] 3s2 3p5 21 13 Al Si P S Cl 14 15 16 17 . Terdiri dari golongan IA sampai VIIIA yang mempunyai keperiodikan sifat secara teratur. 3. Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer. Kalsium Karbida (CaC2) disaebut juga batu karbit merupakan bahan untuk pembuatan gas asetilena (C2H2) yang digunakan untuk pengelasan. Kalsium banyak terdapat pada susu dan ikan teri yang berfungsi sebagai pembentuk tulang dan gigi. 2. 3. BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastic karena memiliki kerapatan yang tinggi dan warna terang. Stronsium dalam senyawa Sr(no3)2 memberikan warna merah apabila digunakan untuk bahan kembang api. Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah dan juga sebagai sumber basa yang harganya relatif murah 6. 12Mg. Sifat atom Pada periode 3 dalam tabel periodik. G.

90 2. Afinitas electron Afinitas electron adalah energi yang dibebaskan oleh suatu atom saat menerima satu electron. 1. 2.18 Ar [Ne] 3s2 3p6 Dalam tiap kasus.61 1.Dari Na sampai Cl jari jari atom semakin berkurang dikarenakan jumlah kulit tetap. Jari jari adalah jarak dari inti atom sampai kulit atom terluar. Pada unsur Al dan S terjadi penyimpangan energi ionisasi yang disebabkan karena konfigurasi electron Al dan S kurang stabil sehingga mudah untuk melepas satu elektron. Na -52. Na < Mg < Al < Si < P < S < Cl < Ar 0.19 2.5 Si -134 P -72 S -200 Cl -349 Ar 0 .58 3. Dari kiri kekanan umumnya energi ionisasi cenderung meningkat hal ini disebabkan karena jumlah kulit yang terisi pada unsur unsur periode tiga tetap sedangkan jumlah electron valensi yang mengisi kulit terluar semakin banyak sehingga gaya tarik inti semakin kuat. [Ne] menunjukkan struktur elektronik yang lengkap dari atom neon. tapi jumlah elektron semakin bertambah sehingga gaya tarik inti semakin kuat akibatnya jari-jari semakin mengecil.16 - 3. Sifat jari jari Diagram di bawah ini menunjukkan bagaimana perubahan jari-jari atom pada unsur-unsur periode 3. EnErgi ionisasi pertama EnErgi ionisasi pertama adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron yang terkait paling lemah dari satu mol atom dalam keadaan gas menjdi satu mol ion dalam keadaan gas dengan muatan +1. Energi afinitas dari kiri kekanan semakin besar karena dipengaruhi oleh kestabilan unsur-unsur tersebut.31 1. Elektronegativitas / keelektronegatifan Keelektronegatifan adalah ukuran kecenderungan atom untuk menarik pasangan elektron ikatan.8 Mg 0 Al -42. 4.93 1.jika gaya tarik semakin kuat energi yang dibutuhkan untuk melepas satu electron semakin besar.

Si(OH)4. S memiliki sifat reduktor yang lemah dari fosfor. Sifat Logan dan Nonlogam Na. atau tiga molekul air. Karena ikatan O-H bersifat polar. Sifat Asam dan Basa Jika energi ionisasinya kecil. S(OH)6.Nilai afinitas electron dari unsur Mg sama dengan nol karena pada kulit terahirnya sudah terisi penuh(stabil) begitu pula unsur Ar. Si merupakan unsur semi-logam yang sangat sulit melepaskan elektron. P(OH)5. Al mempunyai sifat reduktor yang lebih lemah daripada Mg. Mg(OH)2. dapat bereaksi dengan air. dua. maka ikatan M-OH akan bersifat kovalen dan tidak dapat melepas ion OH-. Mg. • • • • • • Mg mempunyai sifat reduktor yang lebih lemah daripada Na yang merupakan reduktor terkuat. Unsur Na Mg Al Si P S Cl Hidroksida NaOH Mg(OH)2 Al(OH)3 atau HAlO2 H2SiO3 H3PO3 H3PO4 H2SO3 H2SO4 HClO HClO2 HClO3 HClO4 8. Ar (gas mulia dan merupakan gas radioaktif). dapat bereaksi dengan air panas. 7. Sifat logam unsur-unsur periode 3 dari kiri ke kanan semakin berkurang karena harga keelektronegatifannya semakin besar sehingga semakin mudah membentuk ion negatif. jika energi ionisasinya relatif besar. Al (unsur logam). dalam air melepas ion OH-. 5. Sifat Oksidator dan Reduktor Unsur periode 3 dari kiri ke kanan sifat reduktornya semakin berkurang karena energi ionisasinya semakin besar sehingga sukar melepas elektron. Cl (unsur-unsur nonlogam). P. Sebaliknya. logam. tidak dapat bereaksi dengan air. Sifat Hidroksida Sifat hidroksida unsur perioda 3 bergantung pada energi ionisasi unsur tersebut. Si( unsur semilogam). maka ikatan M-OH bersifat ionik dan hidroksida bersifat basa. dan nonlogam. dan Cl(OH)7 tidak stabil. P memiliki sifat oksidator yang lemah. dan Cl(OH)7. Hidroksida-hidroksida itu melepas satu. Jika energi ionisasinya rendah. Cl merupakan oksidator terkuat. Hidroksida unsur perioda 3 terdiri atas NaOH. P(OH)5. Nama Hidroksida Natrium hidroksida Magnesium hidroksida Alumunium hidroksida atau asam aluminat Asam silikat Asam fosfit Asam fosfat Asam sulfit Asam sulfat Asam hipoklorit Asam klorit Asam klorat Asam perklorat / asam sangat kuat Sifat Basa kuat Basa lemah Amfoter Asam sangat lemah Asam lemah Asam lemah Asam lemah Asam kuat Asam kuat Asam kuat Asam kuat Asam sangat kuat . maka mudah untuk melepas elektron sehingga larutan tersebut bersifat basa. Tidak dapat bereaksi dengan air tetapi dapat bereaksi dengan oksidator kuat dan logam. dapat bereaksi dengan air dan logam. Al(OH)3. S(OH)6. maka ikatan itu dapat mengalami hidrolisis sehingga melepas ion H+ dan larutannya bersifat asam. 6.S.

UNSUR Konduktor/isolator Oksida (utama) Ikatan Sifat oksida Hidroksida Kekuatan basa/asam Klorida Ikatan Senyawa dengan hidrogen Ikatan Reaksi dengan air Na 12Mg Konduktor Na2O MgO Ion Basa NaOH Mg(OH)2 Basa Basa lemah kuat NaCl MgCl2 Ion 11 13 Al Al2O3 Amfoter Al(OH)3 Basa lemah AlCl3 AlH3 Si Isolator SiO2 Kovalen Asam H2SiO3 Asam lemah SiCl4 Kovalen 14 15 P 16 S 17 Cl P2O5 H3PO4 Asam lemah PCl5 PH3 SO3 H2SO4 Asam kuat SCl2 H2S Asam lemah Cl2O7 HClO4 Asam kuat Cl2 HCl Asam kuat NaH Ion MgH2 Kovalen SiH4 Menghasilkan bau dan gas H2 Tidak bersifat asam .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful