P. 1
4. Penghubung & Tabel Kebenaran

4. Penghubung & Tabel Kebenaran

|Views: 38|Likes:
Published by alhibarsyah_aal8855

More info:

Published by: alhibarsyah_aal8855 on Oct 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

KALKULUS PROPOSIONAL

 PENGERTIAN PROPOSIONAL
 MACAM-MACAM PENGHUBUNG
 TABEL KEBENARAN


Proposisi
 Proposisi merupakan sebuah pernyataan atau
kalimat yang punya nilai kebenaran
(benar = 1 / salah = 0).
 Proposisi adalah kalimat yang hanya benar saja atau
salah saja, akan tetapi tidak sekaligus benar dan
salah
 Proposisi disimbolkan dengan huruf p, q, dsb.
 Biasanya berbentuk kalimat deklaratif, Kalimat tanya
dan kalimat perintah tidak termasuk pernyataan.


Proposisi
 Proposisi yang terjadi berdasarkan observasi
disebut proposisi empirik
Contoh :Air mendidih pada suhu 100
0
C

 Proposisi yang sifat kebenaran atau
kesalahannya langsung nampak kepada
pikiran dan oleh karenanya harus diterima
disebut proposisi mutlak
Contoh :Matahari terbit dari sebelah timur

Contoh bukan proposisi:
o Berapa harga tiket ke Malaysia?
o Silakan duduk.

Kalimat-kalimat yang tidak termasuk Pernyataan
adalah :
 Kalimat Perintah
 Kalimat Pertanyaan
 Kalimat Keheranan
 Kalimat harapan
 Kalimat ……walaupun…..

Proposisi
Permainan
“Gajah lebih besar daripada tikus.”
5
Apakah ini sebuah pernyataan?
YA
Apakah ini sebuah proposisi? YA
Apakah nilai kebenaran
dari proposisi ini?
BENAR
“520 < 111”
6
Apakah ini sebuah pernyataan?
YA
Apakah ini sebuah proposisi? YA
Apakah nilai kebenaran
dari proposisi ini?
SALAH
“y > 5”
7
Apakah ini sebuah pernyataan? YA
Apakah ini sebuah proposisi?
TIDAK
Nilai kebenaran dari pernyataan tersebut
bergantung pada y, tapi nilainya belum
ditentukan.
Pernyataan jenis ini kita sebut sebagai fungsi
proposisi atau kalimat terbuka.
“Sekarang tahun 2003 dan 99 < 5.”
8
Apakah ini sebuah pernyataan?
YA
Apakah ini sebuah proposisi? YA
Apakah nilai kebenaran
dari proposisi ini?
SALAH
“Tolong untuk tidak tidur selama kuliah”
9
TIDAK
TIDAK
Hanya pernyataanlah yang bisa menjadi
proposisi.
Ini adalah sebuah permintaan.
Apakah ini sebuah pernyataan?
Apakah ini sebuah proposisi?
“x < y jika dan hanya jika y > x.”
10
Apakah ini pernyataan ? YA
Apakah ini proposisi ? YA
Apakah nilai kebenaran
dari proposisi ini ?
BENAR
… karena nilai kebenarannya
tidak bergantung harga
spesifik x maupun y.
Contoh 1. Semua pernyataan di bawah ini adalah
proposisi:
(a) 13 adalah bilangan ganjil
(b) Soekarno adalah alumnus UGM.
(c) 1 + 1 = 2
(d) 8 > akar kuadrat dari 8 + 8
(e) Ada monyet di bulan
(f) Hari ini adalah hari Rabu
(g) Untuk sembarang bilangan bulat n > 0, maka
2n adalah bilangan genap
(h) x + y = y + x untuk setiap x dan y bilangan
riil 
11
 Semua rumah mempunyai atap
 Semua kendaraan motor beroda dua
 Semua manusia tidak akan kekal
 Semua laki-laki menggunakan rok
 Semua laki-laki menggunakan anting

Contoh 2. Semua pernyataan di bawah ini
bukan pernyataan & bukan proposisi
(a) Jam berapa kereta api Argo Bromo tiba
di Gambir?
(b) Isilah gelas tersebut dengan air!
(c) x + 3 = 8
(d) x > 3

Kesimpulan: Proposisi adalah kalimat berita
13
Proposisi dilambangkan dengan huruf kecil
p, q, r, ….

Contoh:
p : 13 adalah bilangan ganjil.
q : Soekarno adalah alumnus UGM.
r : 2 + 2 = 4
14
Mengkombinasikan Proposisi
 Misalkan p dan q adalah proposisi.
1. Konjungsi (conjunction): p dan q
Notasi p . q

2. Disjungsi (disjunction): p atau q
Notasi: p v q

3. Ingkaran (negation) dari p: tidak p
Notasi: ~p

15
Mengkombinasikan Proposisi
 p dan q disebut proposisi atomik
 Proposisi atomik adalah proposisi yang bukan
merupakan kombinasi proposisi lain
 Kombinasi p dengan q menghasilkan proposisi
majemuk (compound proposition)
 Proposisi majemuk adalah proposisi yang disusun
dari proposisi-proposisi atomik
16
Contoh 3. Diketahui proposisi-proposisi
berikut:
p : Hari ini hujan
q : Murid-murid diliburkan dari sekolah

p . q : Hari ini hujan dan murid-murid diliburkan
dari sekolah
p v q : Hari ini hujan atau murid-murid diliburkan
dari sekolah
~p : Tidak benar hari ini hujan
(atau: Hari ini tidak hujan)

17
18
Contoh 4. Diketahui proposisi-proposisi berikut:
p : Pemuda itu tinggi
q : Pemuda itu tampan

Nyatakan dalam bentuk simbolik:
(a) Pemuda itu tinggi dan tampan
(b) Pemuda itu tinggi tapi tidak tampan
(c) Pemuda itu tidak tinggi maupun tampan
(d) Tidak benar bahwa pemuda itu pendek atau tidak
tampan
(e) Pemuda itu tinggi, atau pendek dan tampan
(f) Tidak benar bahwa pemuda itu pendek maupun
tampan
Penyelesaian:
(a) p . q
(b) p . ~q
(c) ~p . ~q
(d) ~(~p v ~q)
(e) p v (~p . q)
(f) ~(~p . ~q)
Penghubung/Konektif
 Jika p dan q adalah proposisi, dapat dibentuk
proposisi (majemuk) baru (compound
proposition) dengan menggunakan konektif
 Macam-macam konektif:
 NOT (negasi) Simbol ÷ atau ‾
 AND (konjungsi) Simbol ^
 Inclusive OR (disjungsi) Simbol v
 Exclusive OR Simbol ©
 Implikasi Simbol ÷
 Implikasi ganda Simbol ÷
Tabel Kebenaran
Negasi (NOT)
p ÷p
0 1
1 0
Contoh:
 p = Jono seorang mahasiswa
 ÷p = Jono bukan seorang mahasiswa
Tabel Kebenaran
Konjungsi (AND)
p q p .q
0 0 0
0 1 0
1 0 0
1 1 1
Contoh :
 p = Harimau adalah binatang
buas
 q = Malang adalah ibukota
Jawa Timur
 p ^ q = Harimau adalah
binatang buas dan Malang
adalah ibukota Jawa Timur
 p ^ q salah.
 Perhatikan bahwa tidak perlu
ada keterkaitan antara p dan q
Tabel Kebenaran
Disjungsi (atau)
p
Q p v q
1 1 1
1 0 1
0 1 1
0 0 0
Contoh:
 p = Jono seorang mahasiswa
 q = Mira seorang sarjana hukum
 p v q = Jono seorang mahasiswa atau Mira
seorang sarjana hukum
Jointdenial (Not-Or/NOR)
p q p v q p+q
1 1 1 0
1 0 1 0
0 1 1 0
0 0 0 1
 Jointdenial adalah pernyataan gabungan yang
dihasilkan dari menegasikan Disjungsi
 Dengan Notasi NOR (p+q)
Not And (NAND)
p
Q p . q ~(p . q)
1 1 1 0
1 0 0 1
0 1 0 1
0 0 0 1
Nand adalah pernyataan gabungan yang dihasilkan
dari menegasikan Konjungsi/And
Exclusive Or (EXOR)
p
Q (p © q)
1 1 0
1 0 1
0 1 1
0 0 0
Xor adalah pernyataan gabungan dimana salah satu
p atau q (tidak kedua-duanya) adalah benar
p = Saya akan mendapat nilai A di kuliah ini
q = Saya akan drop kuliah ini
p©q = Saya akan mendapat nilai A atau saya akan drop di
kuliah ini (tapi tidak dua-duanya!)
Exclusive NOr (EXNOR)
p
Q ~(p © q)
1 1 1
1 0 0
0 1 0
0 0 1
ExNor adalah pernyataan gabungan ingkaran dari
EXOR.
 Negasikan :
• Joko adalah ketua kelas
 Konjungsikan
• P : Yang sedang bermain musik adalah Ofan
• Q : Yang sedang bermain musik adalah Efan
 Disjungsi
• P : Taufik adalah pemain badminton
• Q : Markis kido adalah pemain badminton


IMPLIKASI (1)
 Notasi: ÷
 Jika P dan Q adalah dua pernyataan, maka
implikasi pernyataan P ÷ Q dapat dibaca
sebagai IF P, THEN Q. P dan Q adalah suatu
pernyataan conditional. P disebut antecedent
dan Q adalah consequent.
 Implikasi tidak mempunyai sifat simetri dalam
arti bahwa P÷Q tidak sama dengan Q÷P.
IMPLIKASI (2)
 Contoh:
 P : Langit cerah hari ini. Q: 2+7 >4.
P÷Q : Jika langit cerah hari ini, maka 2+7 >4.
 P: Ibu ke pasar. Q: Didi ke sekolah.
P÷Q : Jika ibu ke pasar, maka Didi ke sekolah.
 Tulis dalam bentuk simbolis: “Kalau William
mengambil Kalkulus atau Harry mengambil
Sosiologi, maka Charles akan mengambil Bahasa
Inggris.”
J: William mengambil Kalkulus.
K: Harry mengambil Sosiologi.
L: Charles mengambil Bahasa Inggris.
Hasilnya adalah: (J v K) ÷ L
IMPLIKASI (3)
 P ÷ Q ÷ (ekuivalen dengan) ~P v Q.
Buktikan dengan tabel kebenaran!
 ~(P ÷ Q) ÷ ~(~P v Q) ÷ P . ~Q.
 Tabel Kebenaran:

IMPLIKASI (4)
 Dari suatu implikasi, bisa dibentuk implikasi
yang lain, yaitu:
 Konvers (Q ÷ P)
 Invers (~P ÷ ~Q)
 Kontraposisi (~Q ÷ ~P)
 P ÷ Q ÷ ~Q ÷ ~P
 Buktikan dengan tabel kebenaran!
 Jika saya tidak masuk, maka kalian senang.
Kn: Jika kalian senang, maka saya tidak
masuk.
In: Jika saya masuk, maka kalian tidak
senang.
Kt: Jika kalian tidak senang, maka saya
masuk.
Ng: Saya tidak masuk dan kalian tidak
senang.
BIIMPLIKASI (1)
 Notasi: ÷
 Jika P dan Q adalah dua pernyataan, maka
biimplikasi pernyataan P ÷ Q (dibaca P jika
dan hanya jika Q) mempunyai nilai T
bilamana baik P dan Q keduanya mempunyai
nilai kebenaran yang sama.
 P÷Q mempunyai sifat simetri yaitu:
P÷Q = Q÷P.
BIIMPLIKASI (2)
 Contoh:
 P=Q jika dan hanya jika P_Q dan Q_P.
 P ÷ Q ÷ (P÷Q) . (Q÷P)
 Tabel Kebenaran:

TAUTOLOGI dan KONTRADIKSI
 Tautologi adalah pernyataan yang nilainya
selalu benar.
 Contoh: P v ~P (buktikan!)
 Kontradiksi adalah pernyataan yang nilainya
selalu salah.
 Contoh: P . ~P (buktikan!)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->