10 Nama-Nama Malikat dan Tugas-Tugasnya yang Wajib Kita Ketahui

Jaman sekarang ini orang lebih akrab dengan internet dan teknologi terkini, tidak ada masalah juga sih.... yang penting tetap sesuai dengan aturanaturan. iya kan???? ^_^ Banyak remaja yang sering leng-long kalau ditanya tentang agama... saya juga termasuk sih... hehee Belajar lagi deh... inget-inget pelajaran jaman SD dulu, tentang Malaikat... iyaa... 10 malaikat dan tugas-tugasnya yang wajib diimani. Malu dong sama adek yang lagi hapal-hapalnya .... Pengertian Malaikat adalah ciptaan Allah yang ghaib, yang tidak mempunyai nafsu dan pikiran, tidak berbapak dan tidak beribu, juga tidak beranak. Malaikat hanya mengerjakan apa yang diperintahkan Allah kepada mereka. Malaikat ada baaaaanyak banget, tapi yang wajib diimani hanya ada sepuluh. Keimanan kepada malaikat masuk ke dalam rukun Iman yang kedua, maka setiap orang islam yang mengaku muslim harus mengimani keberadaan malaikat. Nama-Nama 10 Malaikat dan Tugasnya 1. Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu Allah kepada nabi dan rasul. 2. Malaikat Mikail yang bertugas memberi rizki / rejeki pada manusia. 3. Malaikat Israfil yang memiliki tanggung jawab meniup terompet sangkakala di waktu hari kiamat. 4. Malaikat Izrail yang bertanggungjawab mencabut nyawa. 5. Malikat Munkar yang bertugas menanyakan dan melakukan pemeriksaan pada amal perbuatan yang buruk manusia di alam kubur. 6. Malaikat Nakir yang bertugas menanyakan dan melakukan pemeriksaan pada amal perbuatan Munkar.

baik manusia di alam kubur bersama Malaikat

7. Malaikat Raqib / Rokib yang memiliki tanggung jawab untuk mencatat segala amal baik manusia ketika hidup. 8. Malaikat Atid / Atit yang memiliki tanggungjawab untuk mencatat segala

perbuatan buruk / jahat manusia ketika hidup. 9. Malaikat Malik yang memiliki tugas untuk menjaga pintu neraka. 10. Malaikat Ridwan yang berwenang untuk menjaga pintu sorga / surga. Perbedaan Malaikat dengan Jin, Setan / Syetan dan Iblis Malaikat terbuat dari cahaya atau nur sedangkan jin berasal dari api atau nar. Malaikat selalu tunduk dan taat kepada Allah sedangkan jin ada yang muslim dan ada yang kafir. Yang kafir adalah syetan dan iblis yang akan terus menggona manusia hingga hari kiamat agar bisa menemani mereka di neraka. Malaikat tidak memiliki hawa nafsu sebagaimana yang dipunyai jin. Jin yang jahat akan selalu senantiasa menentang dan menjalankan apa yang dilarang oleh Tuhan Allah SWT. Malaikat adalah makhluk yang baik dan tidak akan mencelakakan manusia selama berbuat kebajikan, sedangkan syetan dan iblik akan selalu mencelakakan manusia hingga hari akhir. Semoga dengan ini semuanya bisa mengigat kembali para Malikat-Malaikat kita & tugas-tugas-Nya dan bisa menyebarkannya ke penjuru dunia,Amiiinnn.

RUKUN ISLAM 1.Mengucap dua kalimat syahadat. 2.Menunaikan sholat lima waktu dalam sehari semalam. 3.Mengeluarkan zakat. 4.Berpuasa pada bulan Ramadhan. 5.Melaksanakan haji bagi mereka yang mampu. RUKUN IMAN 1. Iman kepada ALLAH 2. Iman kepada Malaikat-malikat ALLAH 3. Iman Kepada Kitab-kitab ALLAH

dan beliau sendiri membenarkan urutan puasa Ramadlan sebelum haji 10 RUKUN ISLAM I) Bersaksi untuk 2 hal: a) Laa Ilaaha Illallah (Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah) b) Muhammad adalah utusan Allah. Iman Kepada Rasul-rasul ALLAH 5.R alBukhari dan Muslim) PENJELASAN: Pada lafadz alBukhari haji disebutkan sebelum puasa Ramadlan. menunaikan zakat. dan menegakkan sholat. haji. Iman kepada hari Kiamat 6. puasa Ramadlan didahululan terhadap haji. 2012 oleh : Ustadz Kharisman Dari Ibnu Umar –semoga Allah meridhai keduanya (Umar dan anaknya)beliau berkata: Rasulullah shollallahu „alaihi wasallam bersabda: Islam dibangun atas 5 (rukun): Persaksian (syahadat) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah. Sebagian Ulama‟ menyatakan bahwa periwayatan yang menyebutkan haji sebelum puasa Ramadlan adalah periwayatan secara makna9. dan puasa Ramadlan (H. Sedangkan secara urutan. Persaksian tersebut mengandung konsekuensi: . Iman kepada Qada dan Qadar Hadits Ibnu Umar Tentang Rukun Islam (Hadits Ke-3 Arbain Annawawiyyah) March 8.4. Hal ini pernah dikonfirmasikan secara langsung kepada Ibnu Umar.

rukun. namun kalau tidak bisa. Dzhuhur. karena memang tidak ada tuntunannya dari Nabi shollallaahu „alaihi wasallam untuk melafalkan niat Rukun-rukun Sholat 14 : 1. dan kewajiban-kewajiban.Konsekuensi syahadat Laa Ilaaha Illallah : mempersembahkan ibadah hanya kepada Allah semata. Bagi orang yang melihat langsung ka‟bah ia harus menghadap ke dzat/ benda ka‟bah. 5) 6) Sudah masuk waktu sholat 13 Niat Sebagaimana telah dijelaskan pada hadits pertama bahwa niat tempatnya adalah di hati dan tidak dilafalkan. 4) Menghadap ke arah kiblat. dan mengingkari segala bentuk penyembahan kepada selain Allah Konsekuensi persaksian bahwa Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam adalah utusan Allah: (i) (ii) (iii) Membenarkan kabar dari Nabi. dalam sholat wajib. serta sunnah-sunnah. dan pahalanya menjadi setengah sholat berdiri. Takbiratul Ihram : ucapan “Allahu Akbar”. 1. Wanita: seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan. dan tempat sholat 12 3) Menutup aurat. Berdiri bagi yang mampu. Isya‟. pakaian. Persis sudutnya lebih baik. Ashar. II) Menegakkan sholat Sholat yang wajib ditegakkan adalah sholat 5 waktu sehari semalam: Subuh. . (iv) Tidak beribadah kepada Allah Subhaanahu Wa Ta‟ala kecuali dengan aturan/ syariat yang dituntunkan Nabi. Syarat sah sholat: 1) 2) Suci dari hadats besar dan kecil 11 Suci dari najis pada tubuh. tidak mengapa sholat dengan duduk meski mampu berdiri. bagi pria: dari pusar hingga lutut. sedangkan bagi orang yang jauh dari ka‟bah cukup menghadap ke arah Makkah. bagi orang di Indonesia cukup menghadap ke arah Barat (antara Selatan dan Utara). Untuk sholat sunnah. Sholat tersebut memiliki syarat-syarat sah. Mentaati perintah Nabi Menjauhi larangan Nabi. Maghrib.

Ucapan “Subhaana Robbiyal „Adzhiim” minimal sekali pada saat ruku‟ 5. Sempurna : membungkukkan badan dan posisi punggung rata dan sejajar dengan kepala. 1. Gerakan duduk tasyahhud awal. Duduk di antara dua sujud 10.. kedua lutut. 1. Zakat yang wajib ada 2 : Syarat suatu harta wajib dizakati adalah : . Membaca Al-Fatihah 2. Ucapan “Robbanaa wa lakal hamdu” pada saat I‟tidal..!!!!!! Minimal: membungkukkan badan sehingga memungkinkan tangan menyentuh lutut. Gerakan duduk tasyahhud akhir 13. Bacaan tasyahhud akhir dan sholawat kepada Nabi di tasyahhud akhir 12.. Urut pada setiap gerakan Kewajiban dalam sholat 15: 1. kedua telapak tangan. 3. Terdapat tujuh anggota sujud: dahi. Gerakan ruku’. Mencapai nishab (kadar minimal dikeluarkannya zakat).. ujung jari. Gerakan sujud. sedangkan gerakan mengangkat tangannya adalah Sunnah. Ucapan “Robbighfirlii” minimal sekali saat duduk di antara dua sujud 7. Bacaan takbir selain takbiratul ihram. Ucapan “Sami‟allaahu liman hamidah” saat bangkit dari ruku‟ untuk Imam dan orang yang sholat sendirian 3. 2. hidung. Ucapan “Subhaana Robbiyal A‟laa” minimal sekali saat sujud 6. Gerakan I‟tidal : posisi berdiri tegak setelah dari ruku‟. Gerakan bangkit dari sujud 2. Gerakan bangkit dari ruku‟ 2. III) a) b) a) b) Menunaikan Zakat Zakat Fithri atau umumnya disebut zakat fitrah 17 Zakat harta (maal) Dimiliki secara sempurna. 1.. Bacaan Tasyahhud Awal 8. Thuma‟ninah : tenang dan tidak tergesa-gesa pada setiap gerakan 11. Salam 14. 16 4.Ucapan “Allahu Akbar” adalah rukun.

karena wajib memberikan nafkah kepada mereka ketika mereka membutuhkan. Memiliki pemilik (ditanam manusia) Nishabnya adalah 300 sha‟ (sekitar 750 -900 kg). Nishab perak : sekitar 460 – 595 gram perak murni. Zakat harta tidak boleh diberikan kepada orang-orang yang harus dinafkahi seperti anak. dan yang semakna dengan makan dan minum (contoh: infus) b) c) d) Berhubungan suami istri atau mengeluarkan mani secara sengaja Muntah secara sengaja Berbekam (termasuk juga donor darah). Harta yang wajib dizakati adalah: Nishab emas : sekitar 70-92 gram emas murni 24 karat. Golongan yang berhak menerima zakat harta adalah 8 golongan yang disebutkan dalam al-Qur‟an surat atTaubah ayat 60. IV) Shoum (puasa) Ramadlan Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari di bulan Ramadlan Pembatal-pembatal puasa: a) Makan. sapi. orang tua. Seseorang yang berpuasa harus meninggalkan segala hal yang mengurangi pahala puasa. minum. 18 Zakat yang dikeluarkan adalah 2. . kambing) iii) Pertanian. dan 5% jika pengairan menggunakan biaya. Nishab mata uang disetarakan dengan nishab emas. Zakat pertanian harus dikeluarkan setiap selesai panen sebesar 10% jika pengairan secara alami tanpa biaya.c) i) Telah mencapai haul (sempurna dimiliki 1 tahun). Emas dan perak (mata uang). Segala jenis dosa mengurangi atau bisa membatalkan pahala puasa.5%. istri. ii) Hewan ternak (unta. Syarat zakat pertanian : a) b) c) d) e) Berbentuk biji atau buah-buahan Dapat ditakar atau ditimbang Dapat disimpan lama.

haji tidak sah.V) Menunaikan ibadah haji ke Baitullah bagi yang mampu. Mabit di Mina. Jika kewajiban tidak dikerjakan. Thawaf Wada‟. urutan penyebutan rukun itu tidak diperhatikan.Wushtho. melontar jumroh Ula.Periwayatan secara makna. maksudnya periwayatan yang tidak menukil secara persis sama lafadznya. Wukuf di Arafah. harus membayar dam (dua ekor kambing disembelih di Makkah dan dibagikan pada fakir miskin di daerah tersebut). Jika rukun tidak dikerjakan. Mabit di Muzdalifah. Sa‟i. CATATAN KAKI 9. Karena itu. Tawaf Ifadhah. Rukun haji: Ihram. Kewajiban haji : Ihram (berniat) haji dari Miqot. . dan Aqobah. Periwayatan ini melalui jalur perawi bernama Handzholah. Yang diperhatikan adalah maknanya sama.

10 Dari jalur Sa‟ad bin Ubadah dari Ibnu Umar yang diriwayatkan Muslim: Dari Sa‟ad bin Ubaidah dari Ibnu Umar dari Nabi shollallaahu „alaihi wasallam beliau bersabda: Islam dibangun di atas 5 (rukun): Mentauhidkan Allah. Kadar mandi wajib yang sah. mencuci kedua kaki hingga mata kaki. berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung. Wudhu‟ dan mandi membutuhkan air.Contoh hadats besar : mengalami junub setelah berhubungan suami-istri atau mimpi basah (ihtilam). minimal adalah berniat. mencuci wajah. tidur pulas.R Muslim) 11. menunaikan zakat. puasa Ramadlan dan haji. wadi).haidl dan nifas bagi wanita. membaca bismillah (Sunnah). puasa Ramadlan dan haji. Demikianlah aku mendengar dari Rasulullah shollallaahu „alaihi wasallam (H. minimal adalah: berniat. buang air besar. Tata cara bertayammum adalah : berniat dalam hati. Jika tidak ada air atau tidak mampu menggunakan air (karena sakit atau sebab lain) maka bertayammum. Cara menghilangkan hadats kecil adalah dengan berwudlu‟. menegakkan sholat. tayamum . makan daging unta. Seorang laki-laki bertanya (kepada Ibnu Umar): haji dan puasa Ramadlan? (Ibnu Umar) berkata: Tidak. dan mengguyurkan air ke seluruh tubuh. mengusap kepala kemudian telinga. Kadar wudlu‟ yang sah. Hadats kecil adalah semisal: keluarnya sesuatu dari kemaluan dan dubur (kencing. berkumurkumur bersamaan dengan memasukkan air ke hidung kemudian mengeluarkannya. mencuci kedua tangan sampai siku. madzi. buang angin. Cara menghilangkan hadats besar adalah dengan melakukan mandi wajib.

Sebagian Ulama‟ membagi jenis berdasarkan kadarnya menjadi 3: a) Najis ringan è Air kencing anak kecil yang belum memakan apapun kecuali ASI è Madzi : cairan tipis. Waktunya hingga matahari tenggelam. asalkan bau dan rasanya telah hilang. c) Najis berat è Jilatan anjing Cara membersihkannya adalah dengan mencuci sebanyak 7 kali salah satunya dengan tanah. putih. 12. . Dzhuhur : dari matahari tergelincir hingga bayangan suatu benda sama dengan tingginya. membaca bismillah. kemudian mengusap telapak tangan ke muka. Ashar. Waktu ini adalah bagi orang yang memiliki kelapangan. menepukkan kedua telapak tangan ke tanah/ debu yang suci dengan sekali tepukan. meniup kedua telapak tangan sebelum membasuhnya. dimulai dari ujung-ujung jari hingga pergelangan tangan. asalkan zat najisnya hilang.tayamum. lengket yang keluar pada kemaluan laki-laki ketika bangkit syahwatnya. 13. Baik dengan air ataupun media lain. Tidak boleh menunda hingga terbenamnya matahari. Waktu dharuri : waktu darurat untuk orang-orang tertentu yang karena udzur tidak bisa melakukan di waktu ikhtiyari. Cara membersihkannya cukup dengan memercikkan air ke tempat yang terkena najis. Setelah itu mengusap telapak tangan yang satu dengan yang lain secara bergantian. Jika masih tersisa sedikit warnanya maka dimaafkan.. b) Najis sedang è Kencing dan kotoran manusia è Kencing dan kotoran hewan yang dagingnya tidak halal dimakan è Darah haid dan nifas è Daging babi Cara membersihkannya dengan menghilangkan zat najis yang melekat. memiliki 2 waktu: Waktu ikhtiyari : dari berakhirnya waktu Dzhuhur hingga matahari berwarna kuning kemerahan (sekitar 20 menit sebelum matahari tenggelam).Waktu-waktu sholat: Subuh : dari terbitnya fajar shodiq hingga terbitnya matahari.

Isya‟.Bisa menggunakan lafadz-lafadz sebagai berikut (semuanya berdasarkan hadits yang shahih): Robbanaa wa lakal hamdu Robbanaa lakal hamdu Allahumma Robbanaa wa lakal hamdu Allahumma Robbanaa lakal hamdu 17. Penyerahan zakatul fithri paling awal adalah 2 hari sebelum Iedul Fithri sebagaimana dilakukan Ibnu Umar. di antaranya al-Lajnah ad-Daimah berpendapat bahwa nishab mata uang mengikuti perak. Wallaahu A‟lam Sebarkan : PENJELASAN RINGKAS RUKUN IMAN Posted on January 7. sedangkan emas lebih stabil. 2009 by Abu Mushlih [1] IMAN KEPADA ALLAH . Zakat fithri hanya diberikan kepada fakir miskin. Ukurannya adalah sekitar 2. 14 Rukun sholat adalah gerakan atau bacaan sholat yang jika ditinggalkan karena lupa atau sengaja menyebabkan sholat batal atau rokaat yang sedang berjalan batal. Namun. 15. Sebagian Ulama‟. seperti zakat peternakan. jika karena tidak sengaja. Kewajiban dalam sholat adalah bacaan atau gerakan yang jika ditinggalkan secara sengaja menyebabkan sholat batal. memiliki 2 waktu: Waktu ikhtiyari : dari berakhirnya waktu Maghrib hingga pertengahan malam. pendapat yang lebih kuat adalah mengikuti emas. Waktu dharuri : hingga terbitnya fajar. Zakat fithri adalah zakat yang harus dikeluarkan muslim dalam bentuk makanan sebelum Iedul Fithri.5 – 3 kg bahan makanan pokok (beras).Maghrib : dari tenggelamnya matahari hingga hilangnya warna merah di ufuk barat. harus diganti dengan sujud sahwi 16. lebih sesuai atau mendekati. karena : (i) takaran perak di zaman Nabi dengan saat ini jauh berbeda. (ii) Kalau XX\disetarakan dengan nishab zakat yang lain.

maka ia pun terbelah dan setiap sisinya menjadi setinggi gunung yang tinggi.” (QS. Maka tidak ada kemungkinan selain alam ini pasti diciptakan oleh Allah ta‟ala. ini merupakan dalil syari‟at tentang keberadaan/wujud Allah. “Hampir-hampir saja hatiku terbang. “Setiap bayi dilahirkan pasti dalam keadaan di atas fitrah. Bukhari). Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. alAnbiya‟ : 72). dalil syari‟at dan juga indera. Ketika mendengar dibacakannya ayat ini maka Jubair bin Muth‟im yang pada saat itu masih kafir mengatakan. hal itu dia yakini tanpa perlu berpikir panjang atau pun belajar ilmu tertentu. Sedangkan secara indera adalah kita bisa menyaksikan terkabulnya doa yang dipanjatkan oleh orang. Begitu pula adanya kitab-kitab suci yang semuanya berbicara tentang Allah.” (HR.Iman terhadap wujud Allah Nubdzatun fil „Aqidah hal. Iman terhadap Rububiyyah Allah Nubdzatun fil „Aqidah hal. 19 . Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan dia beragama Yahudi. asy-Syu‟ara‟ : 63). Bukhari). Seperti contohnya mukjizat nabi Musa yang membelah lautan dengan tongkatnya. Tidak mungkin mereka menciptakan dirinya sendiri. akal sehat. Adapun secara akal maka sesungguhnya keberadaan makhluk yang ada sejak dahulu hingga sekarang ini semua menunjukkan pasti ada yang menciptakan mereka. “Maka Kami wahyukan kepada Musa pukulkanlah dengan tongkatmu ke laut itu. Secara fitrah setiap manusia pasti mengakui bahwa ada yang menciptakan dirinya.” (QS. atau terjadi secara tiba-tiba tanpa pencipta. ingatlah ketika dia menyeru (Rabbnya) sebelum itu dan Kami pun mengabulkan doanya. Allah berfirman (yang artinya). Allah berfirman (yang artinya). “Dan Nuh.” (HR. Nasrani atau Majusi. Demikian pula apa yang disaksikan oleh umat para nabi berupa mukjizat nabi yang diutus kepada mereka. “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun yang ada sebelumnya ataukah mereka menciptakan diri mereka sendiri?” (QS. Allah berfirman (yang artinya). Tidak ada yang menyimpang dari keyakinan ini selain orang yang sudah terpengaruh faktor lain yang menyimpangkannya dari fitrah tersebut. itulah saat pertama kali iman menyentuh dan bersemayam di dalam hatiku. athThur : 35). Sebagaimana yang terjadi pada Nabi Nuh. 15 Iman terhadap wujud Allah ditopang oleh fitrah.

” (QS. “Ingatlah sesungguhnya menciptakan dan memerintah adalah hak-Nya.” (QS. Fathir : 13). Allah juga berfirman (yang artinya). “Itulah Allah Rabb kalian. “Dan sungguh jika kalian tanyakan kepada mereka. siapakah yang menciptakan mereka. maka mereka pasti menjawab.” (QS. “Hai kaumku.” (QS. sembahlah Allah. al-Hajj : 62). “Demikian itulah kuasa Allah. Allah juga berfirman (yang artinya). Sedangkan sesembahan yang kalian seru selain-Nya tidaklah menguasai apapun walaupun hanya setipis kulit ari. Orang-orang musyrik pun sudah mengakui hal ini bahwa tidak ada yang menguasai alam ini dan menciptakan langit dan bumi selain Allah. Maka segala sesuatu yang disembah selain Allah adalah batil. Allah berfirman (yang artinya). az-Zukhruf : 87). “Sesembahan kalian adalah sesembahan yang esa. Tidak ada sesembahan selain Dia. az-Zukhruf : 9). 21 Artinya kita mengimani bahwa hanya Allah sesembahan yang benar dan tidak ada sekutu bagi-Nya. al-Baqarah : 163).” (QS. al-A‟raaf : 54). maka pasti mereka akan mengatakan : Allah…” (QS.” (QS. Sang pemilik kerajaan. Kita wajib mengimani bahwa tidak ada pencipta.Rabb adalah Dzat yang memiliki kuasa menciptakan. al-A‟raaf : 59). di dalam al-Qur‟an ataupun as-Sunnah sesuai . Iman terhadap Asma wa Sifat Allah Nubdzatun fil „Aqidah hal. mengatur urusan dan memerintah. Iman terhadap Uluhiyyah Allah Nubdzatun fil „Aqidah hal. siapakah yang menciptakan langit dan bumi. Allah berfirman (yang artinya). “Dan sungguh jika kalian tanyakan kepada mereka. tidak ada sesembahan yang benar bagi kalian selain Dia. Allah berfirman (yang artinya). yang menciptakannya adalah Dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. pengatur dan yang berhak memerintah semua makhluk selain Allah semata. Oleh sebab itu dakwah yang diserukan oleh para rasul adalah sama yaitu. Tidak ada orang yang mengingkari hal ini kecuali dikarenakan kesombongan dan kecongkakan seperti halnya Fir‟aun. 23 Yaitu dengan menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah yang disebutkan oleh Allah atau rasul-Nya. Dia adalah sesembahan yang haq sedangkan segala yang diseru selain-Nya adalah sesembahan yang batil.

dan tanpa menentukan bentuk dan caranya. Allah menganugerahkan kepada mereka ketundukan yang penuh terhadap perintah-Nya dan kekuatan yang hebat sehingga dapat melaksanakannya. Allah menciptakan mereka dari cahaya. “Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan-Nya dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Mengimani malaikat mengandung :   Keimanan terhadap wujud/keberadaan mereka Mengimani nama-nama mereka yang kita ketahui dan keberadaan mereka meskipun tidak kita ketahui namanya . Maka menyerupakan Allah dengan makhluk jelas sebuah kebatilan. Dan pertentangan ini sangat mustahil terjadi.” (QS. Padahal Allah sendiri yang menetapkan adanya nama atau sifat tersebut. Bukhari dan Muslim). Sedangkan kaum musyabbihah menetapkan nama dan sifat akan tetapi menyerupakan hakikatnya dengan nama dan sifat makhluk. serta tidak disertai dengan menyerupakannya dengan makhluk. Hal ini jelas tidak benar karena itu sama saja mengatakan bahwa di dalam al-Qur‟an terdapat pertentangan. Menurut mereka itulah yang dimaksud oleh dalil. asy-Syura : 11). Jumlah mereka banyak. [2] IMAN KEPADA MALAIKAT Kandungan iman kepada malaikat Rujukan : Nubdzatun fil „Aqidah hal. Allah berfirman (yang artinya). sifat ataupun sebagian darinya dengan alasan bahwa apabila kita menetapkan hal itu akan menyebabkan terjadinya penyerupaan Allah dengan makhluk. karena sama nama belum tentu hakikatnya sama. apabila mereka sudah keluar darinya maka mereka tidak lagi kembali (HR. tanpa menolak. tanpa menyimpangkan maknanya. Hal itu sebagaimana diceritakan oleh Nabi dalam hadits Anas yang mengisahkan peristiwa mi‟raj Nabi ke langit bahwa di baitul ma‟mur ada tujuh puluh ribu malaikat yang mengerjakan shalat di sana.dengan kemuliaan-Nya. tidak ada yang dapat menghitung semuanya kecuali Allah. padahal Allah sendiri menyatakan bahwa tidak ada yang serupa dengan-Nya. Dalam mengimani hal ini terdapat dua kelompok besar yang menyimpang yaitu mu‟aththilah dan musyabihah. Mu‟aththilah menolak nama. 27 Malaikat adalah makhluk ghaib yang senantiasa taat beribadah kepada Allah.

petunjuk bagi mereka agar mereka bisa mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. 29 Iman kepada malaikat akan dapat membuahkan manfaat yang agung di antaranya :   Mengetahui kebesaran Allah ta‟ala dan kemahakuasaan-Nya Bersyukur kepada Allah atas perhatian-Nya kepada manusia di mana Allah menciptakan malaikat yang menjaga mereka. sedangkan pemberlakuan kitab suci terdahulu telah dihapuskan semuanya oleh alQur‟an Buah iman kepada Kitab Rujukan : Nubdzatun fil „Aqidah hal. adapun yang tidak kita ketahui namanya maka kita mengimaninya secara global Membenarkan berita yang sahih yang terdapat di dalamnya sebagaimana berita-berita yang terdapat di dalam al-Qur‟an dan beritaberita di dalam kitab suci terdahulu yang tidak diubah-ubah atau diselewengkan Mengamalkan hukumnya yang belum dihapus oleh al-Qur‟an dan merasa ridha dan pasrah kepada ketentuannya. 33 Iman kepada kitab membuahkan : . 32 Yang dimaksud dengan kitab di sini adalah kitab-kitab suci yang Allah turunkan kepada para rasul-Nya sebagai bukti kasih sayang-Nya kepada manusia. Iman kepada kitab-kitab mengandung empat hal :     Mengimani bahwa kitab-kitab tersebut benar-benar turun dari sisi Allah Mengimani nama-nama kitab yang kita ketahui.  Mengimani sifat-sifat mereka yang diberitakan kepada kita Mengimani perbuatan atau tugas mereka yang kita ketahui Buah iman kepada malaikat Rujukan : Nubdzatun fil „Aqidah hal. mencatat amalamal mereka Mencintai ketaatan malaikat terhadap perintah Rabbnya [3] IMAN KEPADA KITAB-KITAB Kandungan iman kepada Kitab  Rujukan : Nubdzatun fil „Aqidah hal.

34 Secara bahasa Rasul artinya orang yang diutus untuk menyampaikan sesuatu. Sedangkan pengertian rasul dalam syari‟at adalah orang yang mendapatkan wahyu dengan syari‟at serta diperintahkan untuk menyampaikannya.” (QS. Itulah yang kita baca dengan lisan kita. perbuatan dan ketetapannya. “Dan Kami turunkan kepadamu alQur‟an agar kamu jelaskan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka dan supaya mereka mau berpikir. Diturunkan dari-Nya. Allah juga berfirman (yang artinya).” (QS. bukan makhluk. lafaz maupun maknanya. Dan Rasulullah shallallahu „alaihi wa sallam telah menunaikan tugasnya untuk menjelaskan al-Qur‟an ini dengan ucapan. al-Qur‟an diturunkan kepada Nabi yang terakhir dan ia merupakan kitab suci terakhir yang diturunkan kepada manusia dan menghapus syari‟at-syari‟at terdahulu. Menyadari perhatian Allah kepada hamba-hamba-Nya di mana Allah telah menurunkan kitab-kitab kepada masing-masing kaum sebagai petunjuk untuk mereka  Mengetahui kebijaksanaan Allah dalam menetapkan syari‟at-Nya di mana Allah menetapkan syari‟at yang sesuai dengan keadaan masingmasing kaum Iman terhadap al-Qur’an Rujukan : Kitab Tauhid li Shafits Tsani hal.” (QS. sedangkan rasul yang terakhir adalah Muhammad shallallahu „alaihi wa sallam. dihafal di dalam dada dan kita dengar dengan telinga kita. Allah ta‟ala berfirman (yang artinya). dan ia akan tetap ada hingga tiba waktunya diangkat di akhir zaman nanti. yang ditulis di dalam mushaf. 53 al-Qur‟an adalah kalamullah. Didengar oleh Jibril dan disampaikan kepada Muhammad shallallahu „alaihi wa sallam dan kemudian beliau menyampaikannya kepada para sahabatnya. [4] IMAN KEPADA PARA RASUL Definisi rasul Nubdzatun fil „Aqidah hal. “Sesungguhnya Kami telah wahyukan kepadamu al kitab sebagaimana Kami mewahyukan kepada Nuh dan nabi-nabi sesudahnya. Rasul yang pertama adalah Nuh „alaihis salam. Allah ta‟ala berfirman (yang artinya). an-Nahl : 44). an-Nisaa‟ : 163). . al-Ahzab : 40). al-Qur‟an yang ada di tangantangan kita itulah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad. “Bukanlah Muhammad itu sekedar bapak dari salah seorang dari kalian akan tetapi dia adalah seorang utusan Allah dan penutup nabinabi.

38  Iman kepada rasul membuahkan berbagai faidah di antaranya :  Mengetahui rahmat Allah ta‟ala dan perhatian-Nya kepada hambahamba-Nya di mana Allah mengutus untuk mereka para rasul yang menunjukkan kepada mereka kepada jalan Allah dan menjelaskan kepada mereka tata cara beribadah kepada-Nya . Allah berfirman (yang artinya). maka barangsiapa yang mengingkari risalah salah satu saja di antara mereka sama saja dia telah kafir kepada mereka semua. 36 Iman kepada para rasul mengandung beberapa hal : Mengimani bahwa risalah mereka adalah haq dari sisi Allah. Adapun rasul adalah lelaki merdeka yang mendapatkan berita dari Allah dengan syariat serta diprintahkan untuk menyampaikannya kepada kelompok orang yang tidak mengetahuinya atau kaum yang menyelisihinya dari kalangan orang-orang yang menjadi sasaran dakwahnya. dan apabila tidak kita ketahui maka kita mengimani mereka secara global  Membenarkan berita yang benar-benar diberitakan oleh mereka  Mengamalkan syari‟at rasul yang diutus kepada kita yaitu Nabi Muhammad shallallahu „alaihi wa sallam Buah iman kepada para Rasul Nubdzatun fil „Aqidah hal. Kandungan iman kepada para Rasul Nubdzatun fil „Aqidah hal.  Mengimani rasul yang kita ketahui namanya. Maka rasul adalah hakim di antara mereka.” (QS. sehingga tidak bisa menjadi rasul kecuali nabi. Rasul diutus kepada orang yang belum mengenal agama Allah dan syari‟at-Nya atau kepada orangorang yang telah mengubah syariat dan agama dalam rangka mengajari dan mengembalikan mereka kepada ajaran yang benar. Sedangkan nabi hanya diutus untuk mendakwahkan syariat sebelumnya yang sudah ada.Perbedaan nabi dengan rasul Kitab Tauhid li Shafits Tsani hal. asy-Syu‟ara‟ : 105). Kenabian merupakan sayrat kerasulan. “Kaum Nuh mendustakan seluruh rasul. Setiap rasul adalah nabi dan tidak sebaliknya. 61 Nabi secara istilah adalah seorang lelaki merdeka yang mendapatkan berita dari Allah ta‟ala dengan syari‟at terdahulu untuk dia ajarkan kepada orangorang di sekelilingnya yang telah menganut syariat terdahulu tersebut.

Allah berfirman (yang artinya). Iman kepada hari akhir mengandung 3 hal :   Iman akan terjadinya hari kebangkitan.” (QS. Bukhari dan Muslim).  Bersyukur kepada Allah atas nikmat yang sangat agung ini Mencintai para Rasul „alaihimush shalatu was salam dan mengagungkan mereka. an-Najm : 3-4).” (HR. Beliau bersabda. tidak berpakaian. Iman terhadap adanya hisab dan pembalasan amal. “Dan tidaklah ia (Muhammad) berbicara dengan hawa nafsunya. dan belum berkhitan. Nabi bersabda. “Tidaklah beriman salah seorang dari kalian sampai aku lebih dicintainya daripada anak dan orang tuanya. bahkan hal itu tergolong ibadah yang paling agung. yaitu dihidupkannya orang-orang yang telah mati ketika ditiupnya sangkakala untuk kedua kalinya maka bangkitlah mereka untuk menghadap Allah dalam keadaan tidak beralas kaki. Dan kita juga tidak boleh sembarangan membicarakan sahih tidaknya hadits tanpa landasan ilmu.   Di samping itu kita juga dilarang melakukan perbuatan melampaui batas dan berlebih-lebihan dalam memuji beliau. [5] IMAN KEPADA HARI AKHIR Kandungan iman kepada hari Akhir Nubdzatun fil „Aqidah hal. dan dari seluruh manusia. Hal ini merupakan konsekuensi dari . Dan salah satu konsekuensi kecintaan kepada Allah adalah kecintaan kepada Rasul. “Janganlah kamu memujiku sebagaimana kaum Nashara memuji Isa putera Maryam. memuji mereka dengan pujian yang sepantasnya karena mereka adalah para utusan Allah yang telah menunaikan dengan baik kewajiban beribadah kepada-Nya serta menyampaikan risalah kepada umat manusia. Bukhari dan Muslim).” (HR. Setiap orang akan dibalas berdasarkan amalnya. namun itu adalah wahyu yang diwahyukan kepadanya. 65  Wajib bagi setiap orang untuk mencintai Allah. Mencintai dan mengagungkan Rasulullah Kitab Tauhid li Shafits Tsalits hal. Termasuk bentuk pengagungan kepada beliau adalah dengan menjunjung tinggi sunnah-Nya. Sesungguhnya aku hanyalah seorang hamba. 40 Hari akhir adalah hari tatkala umat manusia dibangkitkan dari kuburnya untuk dihisab dan dibalas amal-amalnya. Maka katakanlah bahwa aku adalah hamba dan utusan-Nya.

 Siksa dan nikmat kubur. Pada saat itu Allah akan memberikan ketegaran bagi hamba-hamba-Nya yang beriman sehingga ia akan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan baik. Surga adalah negeri yang penuh dengan kenikmatan yang Allah persiapkan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Siksa kubur diperuntukkan bagi orang-orang zalim yaitu orang munafik dan orang kafir. apa agamanya dan siapa Nabinya. 46 Iman kepada hari akhir akan membuahkan :    Menumbuhkan semangat dalam melakukan ketaatan Memunculkan perasaan takut untuk berbuat maksiat Menghibur hati seorang mukmin yang mengalami kehilangan sebagian kenikmatan dunia [6] IMAN KEPADA TAKDIR Kandungan iman kepada Takdir Nubdzatun fil „Aqidah hal. Keduanya merupakan tempat tinggal abadi bagi manusia. Sedangkan neraka adalah negeri yang penuh  dengan siksaan yang dipersiapkan oleh Allah bagi orang-orang yang kafir dan zalim. bahkan Allah juga memerintahkan untuk memerangi orang-orang yang menentang rasul-Nya. Fitnah kubur dan siksa kubur Nubdzatun fil „Aqidah hal. Adapun nikmat kubur diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman dan tulus lagi jujur Buah iman kepada hari Akhir Nubdzatun fil „Aqidah hal. 53 Iman kepada takdir mencakup empat hal : . Yaitu pertanyaan kepada mayit setelah ia dikuburkan mengenai siapakah Rabbnya. kalau seandainya setelah itu semua tidak ada balasan dan maka niscaya ini semua merupakan sebuah kesia-siaan yang Allah tentu saja terbebas darinya Iman terhadap surga dan neraka.kebijaksanaan Allah ta‟ala yang telah menurunkan kitab-kitab dan mengutus para rasul serta mewajibkan umat manusia untuk menerima dan melaksanakan ajaran mereka. seperti :  Ujian di alam kubur. 44 Kita juga wajib mengimani segala peristiwa yang terjadi setelah kematian.

mereka memiliki pilihan dan kemampuan. Allah juga berfirman (yang artinya). 113 Takdir ada bermacam-macam :    Takdir umum yang mencakup segala sesuatu yaitu yang sudah Allah tetapkan sejak 50 ribu tahun sebelum diciptakannya langit dan bumi Takdir umri. 54 Manusia tidak hidup dalam keadaan dipaksa.” (QS. baik hal itu berkaitan dengan diri-Nya ataupun makhluk  Mengimani bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini merupakan makhluk Allah.” (QS. yaitu takdir yang dituliskan ketika seoang bayi mulai mengawali kehidupannya di dalam rahim ibunya . sifat maupun gerak-geriknya Kehendak manusia Nubdzatun fil „Aqidah hal. Sedangkan dalil kenyataan menunjukkan bahwa setiap orang menyadari bahwa dirinya mempunyai kehendak dan kemampuan yang dengan itu dia bisa melakukan sesuatu atau meninggalkannya. baik itu berupa dzat. Dalil dari syari‟at antara lain firman Allah (yang artinya). Hal ini ditunjukkan oleh dalil syari‟at maupun dalil kenyataan. baik yang terkait dengan perbuatan Allah sendiri ataupun perbuatan makhluk  Mengimani bahwa Allah telah menulis ilmunya di dalam Lauhul mahfuz sejak 50 ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi  Mengimani bahwa segala kejadian di alam ini tidak terjadi kecuali dengan kehendak Allah. 58 Iman kepada takdir akan menghasilkan : Sikap bersandar kepada Allah dalam melakukan usaha  Menahan munculnya sikap ujub atau kagum terhadap diri sendiri  Tenang ketika menghadapi musibah yang menimpa Macam-macam taqdir Kitab Tauhid li Shafits Tsani hal. “Maka baransgiapa yang berkehendak silakan mengambil jalan untuk kembali kepada Rabbnya. Mengimani bahwa Allah telah mengetahui segala sesuatu baik secara global maupun terperinci. at-Taghabun : 16). an-Naba‟ : 39). Buah iman kepada Takdir Nubdzatun fil „Aqidah hal. “Bertakwalah kepada Allah sekuat kemampuan kalian.

yaitu takdir yang dituliskan terjadi pada setiap harinya. Takdir sanawi. yaitu takdir yang dituliskan saat Lailatul Qadar di setiap tahunnya Takdir yaumi. baik itu terkait dengan rezeki. hidup maupun matinya seseorang  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful