P. 1
Sensus Penduduk

Sensus Penduduk

|Views: 62|Likes:

More info:

Published by: Yusrizal Authooq Rizal on Oct 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/24/2013

pdf

text

original

Sensus penduduk

Pengertian dan fungsi sensus. Sensus, kadangkala juga disebut cacah jiwa adalah sebuah proses mendapatkan informasi tentang anggota sebuah populasi (tidak hanya populasi manusia). Sensus digunakan (pemilu untuk demokrasi), pengumpulan pajak, juga digunakan dalam ekonomi. Sensus adalah cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan semua unit populasi di seluruh wilayah Republik Indonesia untuk memperoleh karakteristik suatu populasi pada saat tertentu. Sensus dilaksanakan sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun sekali yang meliputi: Sensus Penduduk, yang dilaksanakan pada tahun berakhiran angka 0 (nol; Sensus Pertanian, yang dilaksanakan pada tahun berakhiran angka 3 (tiga); Sensus Ekonomi, yang dilaksanakan pada tahun berakhiran angka 6 (enam). Manfaat sensus Pencacahan dalam sensus penduduk dilaksanakan untuk mengumpulkan karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh penduduk baik yang bertempat tinggal tetap maupun yang tidak mempunyai tempat tinggal tetap (tuna wisma, anak buah kapal Indonesia, manusia/ orang perahu, dan suku terasing). Karakteristik pokok dan rinci tersebut mencakup karakteristik tentang penduduk, perumahan dan lingkungannya, dan karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup standar bidang kependudukan. Sensus penduduk terakhir dilaksanakan pada tahun 2000, dengan desain untuk pencacahan lengkap terhadap perumahan (12 karakteristik) dan penduduk (15 karakteristik). Pencacahan dalam sensus pertanian dilaksanakan untuk mengumpulkan karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh petani, perusahaan pertanian, dan pengukuran obyek kegiatan statistik pertanian. Karakteristik pokok dan rinci tersebut mencakup karakteristik petani, tanah, tanaman, kegiatan usaha di bidang pertanian, serta karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup statistik dasar bidang pertanian.

persewaan dan jasa perusahaan. jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil sensus ini adalah sebanyak 237. bangunan dan keuangan. Jawa Timur. listrik.048.021.985. pemakaian bahan baku.580 laki-laki dan 118.380. dan industri jasa. Laju pertumbuhan penduduk Indonesia sebesar 1.075 orang.826 orang. gas dan air bersih.783 perempuan.363 orang.Pencacahan dalam sensus ekonomi dilaksanakan untuk mengumpulkan karakteristik pokok dan rinci terhadap seluruh perusahaan dan kegiatan usaha di bidang ekonomi (kecuali pertanian) di seluruh wilayah Indonesia baik yang diusahakan secara permanen maupun tidak permanen termasuk pertambangan dan penggalian. Distribusi penduduk Indonesia: Pulau Pulau Jawa Pulau Sumatra Pulau Sulawesi Pulau Kalimantan Bali dan Nusa Tenggara Papua dan Maluku Persentase 58% 21% 7% 6% 6% 3% Jawa Barat.556. Kelembagaan Badan yang mengurusi sensus adalah badan pusat statistik atau yang lebih dikenal dengan (BPS).[ Sedangkan Provinsi Sumatera Utara merupakan wilayah yang terbanyak penduduknya di luar Pulau Jawa. Karakteristik produksi.687 orang. dan 32. yang terdiri dari 119.476. Rata-rata tingkat kepadatan penduduk Indonesia adalah sebesar 124 orang per km². Jenis jenis sensus .] Provinsi yang paling rendah tingkat kepadatan penduduknya adalah Provinsi papua barat yaitu sebesar 8 orang per km². Menurut publikasi BPS pada bulan Agustus 2010. yaitu masing-masing berjumlah 43.49 persen per tahun.Provinsi yang paling tinggi kepadatan penduduknya adalah Provinsi DKI Jakarta. dan Jawa Tengah adalah tiga provinsi dengan urutan teratas yang berpenduduk terbanyak. BPS merupakan satu-satunya badan resmi yang dibentuk pemerintah negara republik Indonesia untuk bertugas sebagai surveier data-data mengenai penduduk. 37.440 orang per km². yaitu sebesar 14.011 orang. serta karakteristik lain yang termasuk dalam lingkup statistik dasar bidang ekonomi. industri pengolahan. yaitu sebanyak 12.507.

8 persen dihuni oleh 1. 2000. Metode Householder.5 persen penduduk.9 persen dihuni oleh 7.21 persen). 1) Sensus de facto ialah penghitungan penduduk atau pencacahan jiwa yang dikenakan pada setiap orang yang pada waktu diadakan pencacahan berada di dalam negara atau daerah yang bersangkutan.2 persen dari luas seluruh wilayah Indonesia dihuni oleh 21. Jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 adalah sebanyak 237 641 326 jiwa. 2) Sensus de yure ialah penghitungan penduduk atau pencacahan jiwa yang hanya dikenakan kepada penduduk yang benar-benar berdiam atau bertempat tinggal di negara bersangkutan atau di daerah itu atau berdasarkan pada tempat tinggal yang tetap. Sensus Penduduk terakhir yaitu Sensus Penduduk 2010 (SP2010) yang telah dilaksanakan tentang Sensus Pen tanggal 1-31 Mei 2010. Sensus penduduk dibedakan menjadi dua macam berdasarkan pada status tempat tinggal penduduk yaitu sebagai berikut.8 persen penduduk. data yang diperoleh lebih terjamin kelengkapannya dan penduduk sulit untuk memalsukan data. 1990. Sedangkan kekurangannya adalah waktu yang diperlukan lebih lama karena jumlah petugas yang terbatas dan wilayah yang luas. Data yang dikumpulkan adalah data dasar Kependudukan dan merupakan dasar bagi survei-survei kependudukan lainnya. Metode Canvasser. dan Papua yang luasnya 21. Sedangkan pengumpulan data menggunakan metode Wawancara langsung . Kalimantan yang luasnya 28. Mortilitas/Kematian dan juga Keterangan Perumahan. Maluku yang luasnya 4.3 persen penduduk. Sensus Penduduk merupakan kegiatan besar BPS yang senantiasa dilakukan setiap sepuluh tahun sekali.Sensus Penduduk di Indonesia sudah dilaksanakan sebanyak 6 kali sejak Indonesia merdeka : 1961. Daftar pertanyaan dapat dikirimkan atau dititipkan pada aparat desa. Karakteristik demografi dan sosial penduduk.8 persen dihuni oleh 57. Cakupan responden meliputi Seluruh Penduduk Indonesia. Fertilitas/Kelahiran.Berdasarkan metode pengisiannya.79 persen) dan di daerah perdesaan sebanyak 119 321 070 jiwa (50.3 persen penduduk. Sulawesi yang luasnya 9. yang mencakup mereka yang bertempat tinggal di daerah perkotaan sebanyak 118 320 256 jiwa (49. Penyajian data diharapkan sampai dengan tingkat Desa. yaitu pelaksanaan sensus di mana petugas mendatangi tempat tinggal penduduk dan mengisi daftar pertanyaan. Kegiatan ini menghasilkan Jumlah Penduduk. dan 2010. yaitu pelaksanaan sensus di mana pengisian daftar pertanyaan dilakukan oleh penduduk sendiri. Data Hasil Sensus Penduduk 2010 Di Indonesia dapat dilihat web terkait . 1971. Keunggulan metode ini.5 persen penduduk.5 persen dihuni oleh 5. Jawa yang luasnya 6. Sedangkan kekurangannya adalah data yang diperoleh kurang terjamin kebenarannya karena ada kemungkinan penduduk tidak mengisi data sesuai dengan kondisi sebenarnya. 1980.1 persen dihuni oleh 1. sensus dibedakan menjadi: a. b.1 persen penduduk. Kelebihan cara ini adalah waktu yang diperlukan lebih cepat karena petugas tidak harus mendata satu per satu penduduk. Penyebaran penduduk menurut pulau-pulau besar adalah : pulau Sumatera yang luasnya 25.

TUGAS VI SENSUS PENDUDUK OLEH ANDRE DELFIKO 12030089 DOSEN PEMBIMBING: YENI ERITA.Pd PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN ( STKIP )PGRI SUMATERA BARAT PADANG 2012 . M.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->