PROTEIN Tugas Terstuktur Mata Kuliah Biokimia JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS

BRAWIJAYA MALANG 2009
1. I. PENDAHULUAN

Protein merupakan komponen utama dalam sel hidup yang memegang peranan penting dalam proses kehidupan. Protein berperan dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. Protein dalam bentuk enzim beperan sebagai katalis dalam bermacam macam proses biokimia. Sebagai alat transport, yaitu protein hemoglobin mengikat dan mengangkut oksigen dalam bentuk ke seluruh bagian tubuh. Protein juga berfungsi sebagai pelindung, seperti antibodi yang terbentuk jika tubuh kemasukan zat asing, serta sebagai sistem kendali dalam bentuk hormon, Protein pembangun misalnya glikoprotein terdapat dalam dinding sel, keratin yang terdapat pada kulit, kuku dan rambut. Sebagai komponen penyimpanan dalam biji-bijian. Protein juga merupakan sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino. Dalam tinjauan kimia protein adalah senyawa organik yang kompleks berbobot molekul tinggi berupa polimer dengan monomer asam amino yang dihubungkan oleh ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan sulfur serta Posfor. Protein dapat digolongkan berdasarkan bentuk dan proses pembentukan serta sifat fisiknya. Terdapat empat struktur protein yaitu struktur primer, sekunder, tersier dan kuartener. Struktur primer adalah rantai polipeptida sebuah protein terdiri dari asam-asam amino yang dihubungkan satu sama lain secara kovalen melalui ikatan peptida yang membentuk rantai lurus dan panjang sebagai untaian polipeptida tunggal. Gambar 1. Struktur primer sederhana yang disusun oleh 4 jenis asam amino Struktur yang kedua adalah struktur sekunder. Pada struktur sekunder, protein sudah mengalami interaksi intermolekul, melalui rantai samping asam amino. Ikatan pembentuk struktur ini didominasi oleh ikatan hidrogen antar rantai samping yang membentuk pola tertentu bergantung pada orientasi ikatan hidrogennya. Ada dua jenis struktur sekunder, yaitu a-heliks dan b-sheet (lembaran). Gambar 2. Protein dengan struktur sekunder Struktur tersier merupakan struktur yang dibangun oleh struktur primer atau sekunder dan distabilkan oleh interakasi hidrofobik, hidrofilik, jembatan garam, ikatan hidrogen dan ikatan

disulfida (antar atom S) sehingga strukturnya menjadi kompleks. Protein globular dan protein serbut atau serat atau fiber merupakan contoh struktur tersier. Protein Globular merupakan protein yang larut dalam pelarut air dan dapat berdifusi dengan cepat, dan bersifat dinamis dimana seluruh interaksi antar struktur sekunder atau primer tervisualisasi dengan baik. Gambar 3. Struktur tersier dari protein Globular Protein serabut bersifat tidak larut dalam air merupakan molekul serabut panjang dengan rantai polipeptida yang memanjang pada satu sumbu dan tidak berlipat menjadi bentuk globular. Struktur kuartener merupakan hasil interaksi dari beberapa molekul protein tersier, setiap unit molekul tersier disebut dikenal dengan subunit. Gambar 4. Struktur kuartener yang diwakili oleh molekul hemoglobin Untuk pembahasan protein dikaji terlebih dahulu monomer penyusun protein yaitu asam amino. Asam amino adalah senyawa organik yang memiliki gugus fungsional karboksilat (COOH) dan amina (NH2) yang terikat pada satu atom karbon yang sama, atom ini juga umumnya merupakan C asimetris. Secara rinci struktur asam amino dibangun oleh sebuah atom C yang mengikat empat gugus yaitu; gugus amina (NH2), gugus karboksilat (COOH), atom hidrogen (H), dan satu gugus sisa R. Gugus ini yang membedakan satu asam amino dengan asam amino lainnya. Penggolongan Asam amino didasari pada sifat dan struktur gugus sisa (R), seperti gugus R yang bersifat asam, basa, gugus R yang mengandung belerang atau hidroksil, R sebagai senyawa aromatik, alifatik dan yang siklik. Namun penggolongan yang umum dipergunakan adalah sifat polaritas dari gugus R, yaitu asam amino dengan R yang bersifat non polar, asam amino dengan R polar tapi tidak bermuatan, asam amino dengan gugus R yang bermuatan negatif, dan asam amino dengan gugus R bermuatan positif. Dalam tubuh manusia terdapat beberapa asam amino yang tidak disintesa dalam tubuh yang disebut asam amino esensial, yaitu Arginin, (Arg), Histidin (His), Isoleusin (Ile), Leusin (Leu), Lisin (Lys), Methionin (Met), Phenilalanin (Phe), Threonin (Thr), Triptofan (Trp) dan Valin (Val). Dua molekul asam amino dapat saling berikatan membentuk ikatan kovalen melalui suatu ikatan amida yang disebut dengan ikatan peptida. Ikatan kovalen ini terjadi antara gugus karboksilat dari satu asam amino dengan gugus amino dari molekul asam amino lainnya dengan melepas molekul air. Gambar 14.26. Mekanisme pembentukan ikatan peptida sebagai rantai protein

1. II. PENGGOLONGAN PROTEIN BERDASARKAN FUNGSI BIOLOGI

Protein sebagai makromolekul (molekul besar) mampu menunjukkan berbagai fungsi biologi. Atas dasar peran ini maka protein dapat diklasifikasikan sebagai berikut enzim, protein transport,

Enzim Golongan Ribonuklease Tripsin Hemoglobin Albumin serum Mioglobin b1-Lipoprotein Gliadin (gandum) Ovalbumin (telur) Kasein (susu) Feritin Aktin Miosin Tubulin Dynein Keratin Fibroin Kolagen Elastin Proteoglikan Antibodi Fibrinogen Contoh 2. Protein Struktural 6. protein pertahanan dan protein pengatur. Protein Pengatur .protein nutrient dan penyimpan. protein kontraktil atau motil. Protein Nutrien dan Penyimpan 4. Protein Kontraktil atau Motil 5. protein struktural. 1. No. Protein Transport 3. Protein Pertahanan 7.

Enzim ini sangat spesifik dalam aksi katalitiknya. tanpa memandang panjang atau derat asam amino pada rantai polipeptida. telah ditemukan di dalam berbagai bentuk kehidupan. Beberapa contoh enzim yang banyak dimanfaatkan saat ini seperti. Hampir semua reaksi kimia biomolekul organik di dalam sel dikatalisa oleh enzim. enzim. Contoh protein yang berfungsi sebagai enzim adalah Ribonuklease dan Tripsin. tempat molekul ini mengkatalisa hidrolisis ikatan tertentu pada asam ribonukleat yang terdapat pada makanan yang masuk. merupakan protein yang dapat berfungsi sebagai katalisator. Protein sebagai protein transport . Gambar 5. Enzim merupakan protein yang mempunyai fungsi sebagai katalis yang mempercepat laju reaksi dengan menurunkan energi aktivasi dari reaksi tersebut.Trombin Toksin Botulinus Toksin Difteri Bisa ular Risin Insulin Hormon tumbuh Kortikotropin Represor Tabel 1. Tripsin adalah enzim yang hanya mengkatalisa hidrolisis ikatan peptida dengan gugus karboksil yang ada pada residu lisin atau arginin. glukosa oksidase yang mengkatalisis glukosa menjadi asam glukonat. Struktur Tripsin 1. Protein sebagai enzim Enzim. Lebih dari 2000 jenis enzim. Penggolongan protein berdasarkan fungsi biologi 1. Protein yang paling bervariasi dan mempunyai kekhususan tinggi adalah protein yang mempunyai aktivitas katalisa. Hampir seluruh reaksi kimia yang terjadi di tingkat sel dikatalisis oleh enzim. masing-masing dapat mengkatalisa reaksi kimia yang berbeda. yakni. urikase yaitu enzim yang dapat membongkar asam urat menjadi alantoin. merupakan enzim yang disekresikan oleh pankreas ke dalam usus kecil. Ribonuklease adalah protein globular berukuran kecil lainnya.

Dua protomer ab-nya terhubung secara simetris dengan rotasi lipatan dua. Oleh karena itu. Gambar 7. Mioglobin yang mendistribusikan oksigen ke otot Contoh lainnya adalah Hemoglobin. Fungsinya adalah untuk menyimpan oksigen yang terikat dan untuk meningkatkan transport oksigen ke mitokondria. protein pertama yang dikarakterisasikan dengan ultra sentrifugasi dan dihubungkan dengan fungsi fisiologis spesifik (dari transpor oksigen). evolusi organisme yang besar dan kompleks. yang merupakan protein transport yang terdapat dalam sel darah merah. Organisme yang sangat kecil tidak membutuhkan protein ini karena kebutuhan respirasinya dicukupkan dengan difusi pasif yang sederhana dari oksigen sepanjang tubuh. Protein transport lain yang terdapat dalam membran sel berperan untuk membawa beberapa molekul seperti glukosa. Akan tetapi. Mioglobin merupakan protein pengikat oksigen yang relatif kecil (BM 16. Struktur Hemoglobin 1. suatu monomerik yang mengikat oksigen pada otot. Hemoglobin membawa oksigen dari paru-paru. Hemoglobin dapat mengikat oksigen ketika darah melalui paru-paru. membutuhkan perkembangan sistem sirkulasi secara aktif membawa oksigen dan nutrisi ke jaringan darah untuk organisme ini harus mempunyai pembawa oksigen seperti hemoglobin karena kelarutan oksigen dalam plasma darah terlalu rendah untuk membawa oksigen yang cukup untuk kebutuhan metabolisme. Protein transport di dalam plasma darah mengikat dan membawa molekul atau ion spesifik dari satu organ ke organ lain. Gambar 6. dan dalam sel sabit anemia merupakan yang pertama dalam menunjukkan mutasi yang menyebabkan perubahan asam amino tunggal. atau kulit hewan menuju kapiler-kapiler yang berfungsi dalam respirasi. . akan tetapi merupakan sistem pembawa oksigen modern yang menyediakan jumlah oksigen secara akurat menuju jarngan-jaringan di bawah kondisi apapun. Subunit a dan b-nya terhubung secara struktur dan evolusi terhadap satu sama lain dan terhadap mioglobin. Oksigen dibawa dan dilepaskan pada jaringan periferi yang dapat dipergunakan untuk mengoksidasi nutrient (makanan) menjadi energi. Hemoglobin menyusun 33% dari berat tubuh manusia. Contoh protein transport adalah mioglobin. Hemoglobin adalah salah satu protein pertama yang dapat ditentukan massa molekulnya secara akurat. Molekul hemoglobin adalah suatu tetramer a2b2 yang terdiri dari 2 rantai a yang identik dan 2 rantai b yang identik. yang mempergunakan oksigen selama oksidasi nutrien sel. asam amino dan nutrient lainnya melalui membran menuju sel. protein ini merupakan cadangan makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan. laju difusi oksigen sepanjang jaringan lebih tebal dari 1mm adalah terlalu lamban untuk menopang kehidupan.700) yang ditemukan pada sel otot. karena laju transpor dari difusi zat bervariasi secara terbalik dengan pangkat dari jarak yang harus ditempuh. Protein sebagai protein penyimpan Protein nutrient sering disebut juga protein penyimpanan.Protein transport adalah protein yang dapat mengikat dan membawa molekul atau ion yang khas dari satu organ ke organ lainnya. Hemoglobin bukanlah hanya sebuah tangki oksigen sederhana. seperti Annelida (contoh cacing tanah). Beberapa contoh protein ini. insang. Struktur dari hemoglobin (hemoglobin tetramer) adalah molekul spheroidal dengan dimensi 64x55x50 Amstrong. Pada plasma darah terdapat lipoprotein yang berfungsi mengangkut lipida dari hati ke organ.

Protein sebagai protein kontraktil Protein kontraktil juga dikenal sebagai protein motil. Ovalbumin protein utama putih telur. Dalam kondisi asam (pH rendah) kasein akan mengendap karena kasein memiliki kelarutan (solubility) yang rendah pada kondisi asam. Kasein merupakan garam.sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari seperti ovalbumin merupakan protein utama putih telur. kasein disebut parakasein.6. contoh yang telah dikenal adalah protein biji dari gandum. Kasein relatif hidrofobik sehingga kurang larut dalam air. atau bergerak seperti aktin dan miosin. aktin globular (G-aktin) dan aktin serat (F-aktin). Terutama. namun tidak berinteraksi dimana tidak membentuk jembatan disulfida sehingga relatif tidak memiliki struktur tersier. Yang berhubungan erat dengan filamen tebal pada otot kerangka adalah filamen tipis. di dalam sel organisme protein ini berperan untuk berkontraksi. Ferritin jaringan hewan merupakan protein penyimpan besi. mengubah bentuk. Kasein terdiri dari jumlah yang cukup tinggi dari prolin peptida. Kasein tidak tergumpalkan oleh panas. Dua filamen F-aktin saling membelit terhadap sesamanya membentuk struktur dua untaian serupa tambang Gambar 9. kasein sebagai protein utama dalam susu. dan kasein. protein utama susu merupakan contoh lain dari protein nutrien. kasein merupakan golongan fosfoprotein. yang merupakan kumpulan ikatan protein yang mengandung asam fosfat. Sementara protein tidak larut dalam larutan garam netral. Contoh lainnya adalah tubulin pembentuk mikrotubul merupakan zat utama penyusun flagel dan silia yang menggerakkan sel. Biji berbagai tumbuhan menyimpan protein nutrien yang dibutuhkan untuk pertumbuhan embrio tanaman. Ketika berkoagulasi dengan renin. Struktur F-Aktin . protein tidak dapat terdenaturasi. yang terdiri dari protein aktin. Kasein adalah protein yang terdapat dalam susu dan digunakan sebagai agen pengikat pada berbagai macam makanan. Secara teknis. dan beras. Karena pH susu 6. Kedua protein ini merupakan filamen yang berfungsi untuk bergerak di dalam sistem kontraktil dan otot kerangka. Oleh karena itu. Aktin serat sebenarnya merupakan untaian panjang molekul G-aktin(BM 46. artinya kasein tidak memiliki muatan ion bersih. Struktur Kasein 1. jagung. Titik isoelektrik kasein adalah 4. Aktin terdapat dalam dua bentuk. Contoh lainnya adalah protein yang menyimpan zat besi yaitu ferritin yang terdapat di dalam jaringan hewan. mudah didispersikan dalam larutan basa encer dan larutan garam seperti natrium oksalat dan natrium asetat. Salah satu contoh protein kontraktil adalah Aktin.000) yang bergabung membentuk suatu filamen. Hal ini dipicu oleh asam dan enzim rennet yang merupakan enzim proteolitik. kasein memiliki muatan negatif dalam susu. Struktur G-Aktin Gambar 10.6. Gambar 8. Protein yang dimurnikan tidak dapat larut dalam air.

b-keratin. mempunyai pola X-ray dalam keadaan normalnya. Persendian mengandung protein elastin yang dapat meregang dalam dua arah. analisis X-ray mengindikasikan bahwa struktur heliks a memanjang dengan pengaturan kembali yang seiring dari ikatan hidrogen untuk membentuk lembaran plat-b. Makrofibril tersusun dari mikrofibril (80 Amstrong dalam diameter) yang tertumpuk bersama oleh matriks protein amorfus yang kaya akan kandungan sulfur. Sejumlah molekul miosin tersusun bersama-sama membentuk filamen tebal pada otot. a-keratin kaya akan residu Cys. Fibroin merupakan protein serabut yang tidak larut. Dalam proses ini. Kepala molekul miosin mengandung aktivitas enzim. 1. masingmasing berberat molekul kira-kira 18.000.000. Ekor panjangnya terdiri dari dua rantai berberat molekul masing-masing 200. yang cross-link secara sejajar dengan ikatan peptida. dan b-keratin yang terdapat dalam burung dan reptil. Misalnya kolagen adalah protein utama dalam urat dan tulang rawan yang memiliki kekuatan dan liat. Gambar 11. Salah satu contoh protein struktural adalah keratin. Berat molekul protrin ini 450. dan mengandung enam rantai polipeptida.000. Komponen utama dari serat sutra dan jaring labah-labah adalah protein fibroin. yang tersusun utamanya dari a-keratin. seperti kulit dan belulang. Protein ini adalah komponen dasar dari lapisan luar epidermal dan anggota badan yang berkaitan seperti rambut. terlipat menjadi konformasi globular. seperti rambut. serabut a-keratin dapat diregangkan dua kali panjang dari panjang awalnya dengan memberikan panas lembab. Protein sebagai protein struktural Protein struktural. keduanya disebut rantai berat. Ikatan disulfidanya dipotong. dan tidak dapat meregang. dua dari sifat biologis utama suatu a-keratin. dan kuku adalah lebih lembut dari keratin lunak. jenis protein ini berperan untuk menyangga atau membangun struktur biologi makhluk hidup.Contoh lainya adalah miosin merupakan molekul serupa batang yang berukuran relatif panjang dengan ekor yang merupakan dua polipeptida a-heliks yang melilit terhadap satu sama lain. terdapat dalam semua vertebrata tingkat tinggi. Kepala miosin bersifat globular. dan mengandung ujung rantai berat dan juga empat rantai ringan. terdiri dari struktur hierarki. tanduk. Keratin adalah protein yang tidak reaktif secara kimiawai dan tahan lama secara mekanik. karena ikatan disulfidanya dapat melawan gaya yang cenderung akan mendeformasikannya. yang mengkatalisa hidrolisa ATP menghasilkan ADP dan fosfat. Miosin juga terdapat pada sel bukan otot. miosin juga mempunyai “kepala” dengan susunan yang kompleks dan dilengkapi dengan aktivitas enzim. akeratin diklasifikasikan sebagai “keras” atau “lunak” berdasarkan pada apakah kandungan sulfurnya tinggi atau rendah. dimana tiap-tiapnya mengandung mikrofibril (2000 Amstrong dalam diameter) yang terorientasi secara paralel terhadap serabut rambut. kerangka. Rambut biasanya mempunyai diameter 20mm dan terdiri dari sel mati. Hal ini berguna untuk kelarutan dan ketahannya terhadap regangan. Studi mikroskopik elektron menunjukkan bahwa rambut. kuku dan bulu. seperti bulu. tetapi protein ini bersifat fleksibel dan lentur. rambut dan bulu-buluan merupakan protein keratin yang liat dan tidak larut dalam air. Keratin keras. kira-kira 160 nm panjangnya. Rantai ini mempunyai sambungan fleksibel seperti engsel. Keratin diklasifikasikan sebagai a-keratin yang terdapat dalam mamalia. Jenis lain adalah kuku. tanduk. Struktur Keratin .

yang lainnya mempunyai dua residu asam amino. dan senyawa Lysinonorleucine. yang mengatur transport Ca2+ dan fosfat. yang juga terdapat dalam kolagen. yang satu mempunyai 30 residu asam amino. Insulin mengandung 2 rantai polipeptida. seperti insulin. Lysinonorleucine adalah hasil dari reduksi basa Schiff (ikatan imine) yang terbentuk oleh kondensasi dari rantai samping sebuah Lys dengan allysine. menyebabkan penyakit diabetes. dan kaya akan Pro. elastin hanya mengandung sedikit Hydroxyproline dan residu polar. Pengamatan . Merupakan komponen dasar dari jaringan konektif elastis kuning yang terdapat pada paru-paru. Contohnya adalah insulin. Elastin adalah protein dengan sifat elastis seperti penghapus. Jaringan konektif putih yang tidak elastis dari tendon hanya mengandung jumlah elastin yang sedikit. Elastin membentuk jaringan tiga dimensi serat yang menempati kecenderungan waktu tertentu yang tak tampak dalam mikroskop elektron. Akan tetapi. Protein sebagai protein regulator Beberapa protein membantu mengatur aktivitas seluler atau fisiologi. Kedua rantai polipeptida pertama-tama dipisahkan dengan pemotongan jembatan disulfida. yang memotong tiap residu sistin menjadi 2 residu asam sistat. Sanger mempergunakan pengoksidasi asam performat. Molekul ini memiliki 2 rantai polipeptida. Hormon pertumbuhan dari pituitary dan hormon paratiroid. Kedua rantai disambung oleh dua jembatan disulfida (S-S) dan salah satu rantai mempunyai ikatan disulfida internal. Desmosine dan Isedesmosine mempunyai bentuk unik terhadap elastin dan berperan untuk warna kuning. Desmosine. Insulin sapi mempunyai berat molekul kira-kira 5700. Rantai silang initernyata juga berperan dalam sifat elastik dari elastin dan ketidaklarutannya. Insulin merupakan protein pertama yang ditentukan deretnya. terutama hati dan otot. Insulin adalah sebuah hormon polipeptida yang mengatur metabolisme karbohidrat. Di antara jenis ini terdapat sejumlah hormon. dinding pembuluh darah yang besar seperti aorta. dimana seratnya dapat memanjang beberapa kali dari panjang normalnya. dan kekurangannya. rantai A dengan 21 residu asam amino dan rantai B dengan 30 residu asam amino. dan persendian elastis seperti yang ada pada leher. Elastin mengandung sepertiga Gly. satu pada masingmasing rantai. yang disebut represor mengatur biosintesa enzim oleh sel bakteri. bukan Hydroxylysine. Hormon tersebut juga mempengaruhi jaringan tubuh lainnya. Hormon insulin dihasilkan oleh sel B pada pankreas yang merupakan pembawa pesan kimia yang diangkut oleh darah menuju organ lain. dan Isodesmosine. Untuk tujuan ini. Struktur Elastin 1. Di sini insulin berikatan dengan reseptor pada permukaan sel dan merangsang kapasitas sel untuk menggunakan glukosa sebagai bahan bakar metabolik. yang mengatur metabolisme gula. dan merupakan hasil dari kondensasi 3 allysine dan 1 lysine rantai samping. Kortikotropin merupakan protein struktural yaitu suatu hormon dari kelenjar pituitary anterior yang merangsang korteks adrenal. Elastin memiliki komposisi asam amino yang berbeda dan sebagian besar mengandung residu non polar yang kecil. lebih dari sepertiga Ala+Val. Selain merupakan efektor utama dalam homeostasis karbohidrat.Contoh lain adalah Elastin. hormon ini juga ambil bagian dalam metabolisme lemak (trigliserida) dan protein – hormon ini memiliki properti anabolik. Protein pengatur lain. Insulin yang mengatur metabolisme gula dan kekurangannya menyebabkan penyakit diabetes. Gambar 12. Rantai ini kemudian dipisahkan dan deret masing-masing ditentukan. Rantai silang kovalen dalam elastin terbentuk dari allysine aldol.

senyawa ini tidak identik dengan insulin manusia. kambing. Molekul ini mempunyai sisi pengikat yang bersifat komplementer terhadap bentuk struktur spesifik molekul antigen. Molekul antibodi muncul di dalam serum darah dan jaringan tertentu spesies vertebrata sebagai reaksi terhadap injeksi suatu antigen. Walaupun insulin yang diisolasi dari pankreas beberapa spesies. Imunoglobulin atau antibodi pada vertebrata adalah protein khusus yang dibuat oleh limfosit yang dapat mengenali dan mengendapkan atau menetralkan serangan bakteri. Pasien dengan diabetes mellitus tipe 1 bergantung pada insulin eksogen (disuntikkan ke bawah kulit atau subkutan) untuk keselamatannya karena kekurangan absolut hormon tersebut. seperti risin. Insulin digunakan dalam pengobatan beberapa jenis diabetes mellitus. juga tampaknya berfungsi di dalam pertahanan tubuh. toksin bakteri. atau makromolekul asing lain. Pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 memiliki tingkat produksi insulin rendah atau kebal insulin. Salah satu contoh yang melibatkan antibodi adalah ketika kulit . dan aktivitas biologinya dalam menjalankan metabolisme gula. pada posisi lain asam amino mungkin berbeda dari satu spesies ke spesies lain.deret asam amino kedua rantai tidak memperlihatkan pola yang nyata atau suatu pengulangan adanya asam amino tertentu. Antibodi bersifat sangat spesifik tehadap protein asing yang menimbulkan pembentukannya. Contohnya adalah antibodi. Setiap detik. Gambar 13. Penggantian sebagian atau kedua rantai oleh pemotongan selektif menyebabkan hilangnya beberapa atau semua aktivitas molekul. lebih jauh lagi jembatan disulfida harus utuh. Struktur Insulin 1. asam amino yang ditemukan selalu sama walaupun spesies sumber insulin berbeda. virus. dan terkadang membutuhkan pengaturan insulin bila pengobatan lain tidak cukup untuk mengatur kadar glukosa darah. atau protein asing dari spesies lain. merupakan hormon aktif di dalam manusia dan dipergunakan dalam pengobatan pasien penyakit diabetes. Protein sebagai protein pertahanan Banyak protein mempertahankan organisme dalam melawan serangan oleh spesies lain atau melindungi organisme tersebut dari luka. dan ikan paus. Molekul antibodi mempunyai dua sisi pengikat yang membuatnya mampu membentuk kisi-kisi tiga dimensi molekul antibodi dan antigen secara berganti-ganti. Penentuan deret asam amino rantai insulin yang berhasil baik ini telah mendorong penelitian intensif mengenai hubungan diantara struktur insulin yang diisolasi dari berbagai spesies. Ribuan atau jutaan jenis antigen yang masuk akan merangsang dibentuknya ribuan atau jutaan jenis antibodi pula. Bisa ular. di samping kepada ikatan antar rantai pada titik-titik tertentu. Fibrinogen dan trombin merupakan protein penggumpal darah yang menjaga kehilangan darah jika sistem pembuluh terluka. protein. Antibodi merupakan molekul protein berbentuk-Y yang mengandung empat rantai polipeptida. dan protein tumbuhan beracun. Akan tetapi. Yang nyata adalah bahwa pada posisi tertentu pada masing-masing insulin. babi. Kedua rantai A dan B insulin diperlukan bagi aktivitas biologi. sebagai contoh sapi. tambahan pula deret kedua rantai cukup berbeda. Pengamatan ini secara kuat menunjukkan bahwa aktivitas insulin tergantung kepada deret asam amino pada rantai polipeptidanya. Tiap antigen dapat menimbulkan jenis antibodi spesifik masing-masing yang akan mengenali dan bergabung hanya dengan antigen yang menimbulkan pembentukannya atau molekul lain yang berdekatan. sekitar 2000 molekul antibodi diproduksi oleh sel limfosit B.

. J. diakses dari www.terkena infeksi karena luka maka akan timbul nanah. 1990. Monelin. and Voet.wordpress. Inc. diakses pada 3 Oktober 2009 Voet. diakses pada 3 Oktober 2009 http://impras7.com/2009/10/23/protein/ . G.. yang bersifat hampir sempurna elastis.. 2009. 2008. A. D.. diakses dari http://pustaka.com/file. I.ac. New York Zulfikar. Jakarta Shiddieqy.id/wpcontent/uploads/2009/09/pikiranrakyat-20090903-kuatberpuasadengansusu.pdf. Merupakan hal yang luar biasa bahwa semua protein ini dengan sifat dan fungsi yang amat berbeda terbuat dari 20 asam amino yang sama. Kuat Berpuasa dengan Susu. Gambar 14. suatu protein tanaman dari Afrika yang mempunyai rasa yang amat manis. 1988. L. Biochemistry. Erlangga. Protein Lain Terdapat banyak protein lain yang fungsinya agak eksotik dan tidak mudah diklasifikasikan.php/1/kimiakesehatan_3_zulfikar.ilmuku. Persendian sayap beberapa insekta dibuat dari protein resilin. DAFTAR PUSTAKA Lehninger.unpad. Dasar-Dasar Biokimia Jilid I.pdf. Antibodi 1. Nanah ini merupakan sel darah putih penghasil antibodi yang mati setelah berperang melawan antigen. Plasma darah beberapa ikan Antartika mengandung protein antibeku yang melindungi darah ikan dari pembekuan. John Willey & Sons. Kimia Kesehatan. Protein ini sedang dipelajari sebagai pemanis makanan yang tidak menggemukkan dan tidak beracun untuk manusia..

yaitu protein yang memberikan kemampuan pada sel dan organisme untuk mengubah bentuk atau bergerak. kuku. Contohnya ialah protein yang terdapat dalam biji – bijian seperti gandum. dan membawanya ke jaringan periferi. 3. seperti insulin yang mengatur metabolism gula darah. yaitu protein yang berperan dalam system kontraksi otot kerangka. 6. Contohnya adalah imunoglobin atau antibodi yang terdapat dalam vertebrata. Protein struktur. Bisa ular dan toksin bakteri juga tampaknya berfungsi sebagai protein pertahanan.000 jenis enzim telah ditemukan di dalam berbagai bentuk khidupan. Hemoglobin dalam sel darah merah mengikat oksigen dari paru – paru. Protein pertahanan (antibodi). Protein nutrien dan penyimpan. Protein ini dapat mengenali dan menetralkan bakteri. Kekurangan insulin akan menyebabkan penyakit diabetes. Contoh lain adalah keratin yang terdapat pada rambut. Hamper semua reaksi senyawa organik dalam sel dikatalisis enzim. bentuk. Protein pengatur. Berikut ini penggolongan protein menurut fungsi biologisnya. atau protein asing dari spesi lain. 2. Protein kontraktil. yaitu protein yang melindungi organism terhadap serangan organism lain (penyakit). asam amino. Berdasarkan fungsi biologisnya.html . fibrion yaitu komponen utama dalam serat sutra dan jarring laba – laba. Fibrinogen dan thrombin merupakan protein penggumpal darah jika system pembuluh terluka. 7. http://sriastutikkimia. dan nutrient lain melalui membrane ke dalam sel.com/2011/03/penggolongan-protein_1027. 5. protein dapat dibedakan atas 7 golongan. yaitu: 1.blogspot. Contohnya ialah aktin dan miosin.Penggolongan Protein Diposkan oleh IMOET BFF di 00:03 Protein dapat dibeda – bedakan komposisi kimia. yaitu protein yang berperan sebagai penyangga untuk memberikan struktur biologi kekuatan atau perlindungan. Lebih dari 2. Protein transpor. Ovalbumin pada telur dan kasein pada susu juga merupakan protein nutrien. ialah protein yang berfungsi sebagai cadangan makanan. Lipoprotein dalam plasma darah membawa lipid dari hati ke organ lain. Enzim. atau fungsi biologisnya. Protein transpor lain terdapat dalam dinding sel dan menyesuaika strukturnya untuk mengikat dan membawa glukosa. beras. yaitu protein yang berfungsi sebagai biokatalis. 4. yaitu protein yang berfungsi mengatur aktivitas seluler atau fisiologi. yaitu protein yang mengikat dan memindahkan molekul atau ion spesifik. Contohnya ialah hormon. yaitu komponen utama dalam urat dan tulang rawan. dan bulu ayam/burung. virus. Contohnya ialah kolagen. dan jagung.

Klasifikasi Protein Klasifikasi Protein dapat dibeda-bedakan berdasarkan bentuk. Secara singkat penjelasan tentang protein sebagai berikut : A. nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. ia akan melipat-lipat dan membentuk suatu struktur tertentu yang sangat presisi sekaligus sulit diprediksi hingga saat ini. oksigen. Alat pengangkut dan penyimpan Misalnya hemoglobin mengangkut oksigen dalam eritrosit sedangkan mioglobin mengangkut oksigen dalam otot. hidrogen. senyawa pembentuk .penunjang mekanis.unimus. Meskipun protein hanya tersusun atas asam amino yang ada 20 jenis saja. namun untuk dapat berfungsi.ac. • Klasifikasi Protein dibedakan berdasarkan bentuknya : .Protein adalah senyawa organik kompleks dengan berat molekul tinggi. protein merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Protein mengandung molekul karbon. Karena strukturnya yang unik dan presisi itulah maka protein memiliki fungsi yang spesifik yang berbeda satu dengan lainnya. 05 Juni 2012 PROTEIN Protein merupakan senyawa polimer organik yang berasal dari monomer asam amino yang mempunyai ikatan peptida. Istilah protein berasal dari bahasa Yunani “protos” yang memiliki arti “yang paling utama”.id/download.kelarutan. Media perambatan impuls syaraf misalnya berbentuk reseptor.php?id=1909 Selasa. Fungsi utama protein Sebagai enzim.donlod : http://digilib. dan Pengendalian pertumbuhan. keberadaan asam amino esensia atau fungsi biologisnya. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.

serum. tembaga dan seng. Satu sama lain sehingga menyerupai batang yang kaku. konsentrasi meningkat. Globulin terdapat dalam otot. 2. Metaloprotein adalah protein yang terikat dengan mineral seperti feritin dan hemosiderin adalah protein dimana mineralnya adalah zat besi. dan gizi tumbuh-tumbuhan. 3. mempunyai kekuatan mekanis yang tinggi untuk tahan terhadap enzim pencernaan. Albumin terdapat dalam telur. mudah berubah dibawah pengaruh suhu. Protein Konjugasi Merupakan protein sederhana yang terikat dengan baha-bahan non-asam amino. Nukleoprotein adalah kombinasi protein dengan karbohidrat dalam jumlah besar. Nukleoprotein terdaoat dalam inti sel dan merupakan bagian penting DNA dan RNA. Histon terdapat dalam jaringan-jaringan seperti timus dan pancreas. kuning telur. Protamin dihubungkan dengan asam nukleat.1. terkoagulasi oleh panas. Elasti terdapat dalam urat. Contohnya : albumin telur. Kolagen merupakan protein utama jaringan ikat. • Klasifikasi Protein dibedakan berdasarkan kelarutannya dibagi menjadi : 1. Protein bentuk serabut (fibrous) Protein ini terdiri atas beberapa rantai peptida berbentu spiral yang terjalin. Protein Globuler Berbentuk bola terdapat dalam cairan jaringan tubuh. . mengendap dalam larutan garam. Globulin : tak larut air. larut dalam larutan garam. albumin serum. konsentrasi garam dan mudah denaturasi. susu. Lipoprotein terdapat dalam plasma-plasma yang terikat melalui ikatan ester dengan asam fosfat sepertu kasein dalam susu. Keratini adalah protein rambut dan kuku. arteri (pembuluh darah) dan jaringan elastis lain. Contohnya : Ixiosinogen dalam otot. Karakteristik protein bentuk serabut adalah rendahnya daya larut. dan hemoglobin. Miosin merupakan protein utama serat otot. Albumin : larut dalam air terkoagulasi oleh panas. Protein ini larut dalam larutan garam dan encer. otot. plasma. 2.

dan Valin. Lisin. Contohnya : hisron dalam Hb. Contohnya : prolaamin dalam gandum. Contohnya : Histo dalam Hb. Molekul enzim biasanya berbentuk globular (bulat). Methionin (asam amino esensial) fungsinya dapat digantikan sistin (semi esensial) secara tidak sempurna. Triptopan. • Klasifikasi protein menurut fungsi biologisnya. yang dapat dibedakan menjadi 8 golongan : 1. • Klasifikasi Protein dibedakan berdasarkan keberadaan asam amino esensial. Protein terkonjugasi (protein-protein yang terdapat di dalam membran sel) yang bila dihidrolisis menghasilkan asam-asam amino dan senyawa lain. Leussin. Contoh : Hb 2. Klasifikasi Protein dibedakan berdasarkan senyawa pembentuknya tebagi sebagai berikut: 1. sebagian terdiri dari satu rantai polipeptida dan . akan tetapi paling tidak dapat menghematnya. dimana enzim berfungsi sebagai biokatalisator reaksi kimia dalam jasad hidup. Threonin. Penilalanin yang fungsinya dapat digantikan tirosin (semi esensial) tidak secara sempurna. 5. 4. • Glutelin : tak larut dalam pelarut netral tapi larut dalam asam atau basa encer.3. Lebih dari 2. Contohnya : salmin dalam ikatan salmon. Histon : Larut dalam air dan tak larut dalam ammonia encer.000 jenis enzim telah ditemukan di dalam berbagai bentuk kehidupan. Protamin : protein paling sederhana dibanding protein-protein lain. Dikelompokkan kedelapan asam amino esensial yang harus disediakan dalam bentuk jadi dalam menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari yaitu : Isoleusin. Enzim Enzim merupakan golongan protein yang terbesar dan paling penting. Protein sederhana (misalnya serum darah albumin) yang bila dihidrolisis hanya menghasilkan asam-asam amino saja) atau protein saja. larut dalam air dan tak terkoagulasi oleh panas. Plolamin/Gliadin : larut dalam alcohol 70-80% dan tak larut dalam air maupun alcohol absolut. 6.

dan bulu ayam/burung. sitokrom (berperan dalam proses pemindahan elektron).penyangga untuk memberikan struktur biologi kekuatan atau perlindungan. Protein Kontraktil protein yang berfungsi memberikan kemampuan pada sel dan organisme untuk mengubah bentuk atau bergerak. Sebagai contoh adalah ribonuklease (enzim yang mengkatalisis hidrolisis RNA). asam amino. tripsin (katalisator pemutus ikatan peptida). yaitu komponen utama dalam serat sutera dan jaring laba-laba. kuku. 3. 2. Protein Pembangun Protein ini berfungsi sebagai pembentuk struktur. Protein transpor lain terdapat dalam dinding sel dan menyesuaikan strukturnya untuk mengikat dan membawa glukosa. Lipoprotein dalam plasma darah membawa lipid dari hati ke organ lain. aktin (filament yang bergerak miofibril). Sebagai contoh adalah myosin (filament tak bergerak dalam miofibril). dan membawanya ke jaringan periferi. 4. yaitu komponen utama dalam urat dan tulang rawan. dan nutrien lain melaluai membran ke dalam sel. Protein Pengangkut Protein yang mengikat dan memindahkan molekul atau ion spesifik. fibroin. Hampir semua reaksi senyawa organik dalam sel dikatalis enzim.ada yang lebih dari satu rantai polipeptida. Contoh lain adalah keratin yang terdapat pada rambut. . dinein (dalam rambut getar dan flagel). Hemoglobin dalam sel darah merah mengikat oksigen dari paru-paru. Sebagai contohnya ialah kolagen.

B. Struktur Protein . atau protein asing dari spesi lain. serum albumin (pengangkut asam lemak dalam darah). Protein Hormon Seperti halnya enzim. Sebagai contohnya adalah imunoglobin atau antibodi yang terdapat dalam vertebrata. risin (racun dalam beras). Protein Cadangan Protein ini disimpan untuk berbagai proses metabolisme dalam tubuh berfungsi sebagi cadangan makanan. mioglobin (pengangkut oksigen dalam otot).Sebagai contoh adalah hemoglobin (alat pengangkut oksigen dalam darah). Sebagi contoh adalah ovalbumin (protein pada putih telur). Sebagai contoh adalah insulin (mengatur metabolisme glukosa). feritin (cadangan besi dalam limfa). Sebagai contoh adalah Clostridium botulinum (keracunan bahan makanan). Protein Pelindung Protein yang melindungi organisme terhadap serangan oraganisme lain (penyakit). 8. adrenokortikotrop (mengatur sintesis kortikosteroid). 6. β-lipoprotein (pengangkut lipida dalam darah). 5. Golongan ini umumnya terdapat dalam darah vertebrata. Fibrinogen dan trombin merupakan protein penggumpal darah jika sistem pembuluh terluka. bisah ular (penyebab terhidrolisisnya fosfogliserida). kasein (protein susu). virus. Protein Bersifat racun Beberapa protein bersifat racun terhadap hewan kelas tinggi. hormon termasuk protein yang aktif. 7. protein yang berfungsi mengatur aktivitas seluler atau fisiologi. Protein ini dapat mengenali dan menetralkan bakteri.

1. Sebagai contoh: Gly-Gly-ser-ala struktur utama untuk polipeptida terdiri dari glisin. agar. sekunder. Struktur primer dapat dianggap sebagai deskripsi lengkap semua ikatan kovalen dalam suatu rantai polipeptida atau protein. dari asam N-terminal amino (glisin) untuk asam C-terminal amino (alanin). Protein terbentuk dari ikatan antarmolekul asam amino (disebut ikatan peptida). seperti pegas atau per. Struktur Primer Struktur primer merupakan rantai pendek dari asam amino dan dianggap lurus. 4. Rangkaian asam amino yang membentuk protein sering dikelompokkan ke dalam empat tingkatan struktur. Namun. Cara yang paling umum untuk menunjukkan struktur utama adalah untuk menulis urutan asam amino menggunakan singkatan tiga huruf standar untuk asam amino. yaitu primer. serin . Struktur Sekunder Struktur sekunder merupakan rangkaian lurus (struktur primer) dari rantai asam amino. setiap gugus mengadakan ikatan hidrogen sehingga rantai asam amino membentuk struktur heliks. Struktur Tersier Struktur tersier terbentuk jika rangkaian heliks (struktur sekunder) menggulung karena adanya tarik-menarik antarbagian polipeptida sehingga membentuk satu subunit protein yang disebut struktur tersier. dan kuarterner. 2. Struktur Kuartener . 3. Dua molekul asam amino dapat berikatan (berkondensasi) dengan melepas molekul air sebagai berikut. glisin. tersier.Struktur utama dari polipeptida dan protein adalah urutan asam amino dalam rantai polipeptida dengan mengacu pada lokasi dari setiap ikatan disulfida. dan alanin .

dari tiga molekul asam amino disebut tripeptida. diikuti oleh asam amino berikutnya. Berikut ini adalah gambar Ikatan Peptida. Berikut ini adalah gambar 4 struktur protein. Suatu rangkaian asam amino diberi nama dengan cara menambahkan akhiran -il pada asam amino awal (yang memiliki gugus fungsional bebas -NH2). diberi nama glisilalanilfenilalanin. Misalnya. C. maka jumlah Asam Amino penyusun polipeptida disebut residu. dan fenilalanin.Struktur kuarterner terbentuk jika antarsubunit protein (dari struktur tersier) berinteraksi membentuk struktur kuarterner. alanin. Setiap molekul protein mengandung sekitar 20 jenis asam amino yang berikatan. dan dari banyak molekul asam amino disebut polipeptida. dengan jumlah asam amino yang dapat mencapai ribuan. Karena reaksi pembentukan peptida membebaskan 1 molekul air. Antarmolekul asam amino tersebut berikatan kovalen yang disebut ikatan peptida. kemudian diakhiri dengan nama asam amino terakhir (yang memiliki gugus fungsi bebas -COOH) tanpa akhiran -il. Ikatan peptida ini terjadi antara atom C (dari gugus -COOH) dan atom N dari (gugus .NH2). Protein yang terbentuk dari dua molekul asam amino disebut dipeptida. Protein termasuk kopolimer. senyawa tripeptida yang terbentuk dari asam amino glisin. . Rantai Peptida Protein merupakan senyawa makromolekul yang terbentuk dari hasil polimerisasi kondensasi berbagai asam amino.

Elektroforesis protein juga dapat dilakukan pada urin. alpha 1. gamma dan protein. molekul biologi yang bermuatan positif akan bermigrasi ke elektroda . Elektroforesis yang dibahas di bawah ini menggunakan matriks berupa gel poliakrilamida (PAGE = poly-acrilamida gel electrophoresis) untuk separasi sampel protein.Berdasarkan konvensi. Elektroforesis merupakan proses bergeraknya molekul bermuatan pada suatu medan listrik. bentuk dan ukuran.Elektroforesis untuk makromolekul memerlukan matriks penyangga untuk mencegah terjadinya difusi karena timbulnya panas dari arus listrik yang digunakan. Bila berada dalam suatu medan listrik. Kecepatan molekul yang bergerak pada medan listrik tergantung pada muatan. Gel poliakrilamid dan agarosa merupakan matriks penyangga yang banyak dipakai untuk separasi protein dan asam nukleat. Dengan demikian elektroforesis dapat digunakan untuk separasi makromolekul (seperti protein dan asam nukleat). beta. Elektroforesis protein serum (SPEP) adalah tes skrining yang mengukur protein darah utama dengan memisahkan mereka ke dalam lima fraksi yang berbeda: albumin. Elektroferisis Elektroforesis adalah teknik yang digunakan untuk memisahkan unsur-unsur yang berbeda (pecahan) dari sampel darah menjadi komponen-komponen individu. Banyak molekul biologi bermuatan listrik yang besarnya tergantung pada pH dan komposisi medium dimana molekul biologi tersebut terlarut. Struktur molekul polipeptida Rantai peptida biasa disebut “backbone” alias tulang punggung sedangkan gugus R biasa disebut gugus samping. D. penyebutan urutan Asam Amino dimulai dari Asam Amino yang memiliki gugus –NH2 (disebut N terminal) hingga yang memiliki gugus –COOH bebas (C terminal). ataupun dilakukan kuantifikasi dengan densitometer. Posisi molekul yang terseparasi pada gel dapat dideteksi dengan pewarnaan atau autoradiografi. alpha 2.

Protein bergabung dengan SDS lalu bercas negartif. tiamina. Regenerasi serta pemeliharaan konsentrasi koenzim terjadi dalam sel. merkaptoetanol atau ditiotreitol. Coenzyme Koenzim adalah suatu molekul organik yang merupakan kobaktor non protein dari enzim. protein dipisahkan dalam bentuk aslinya berdasarkan cas. Beberapa koenzim seperti riboflavin. E. Kobaktor enzim walaupun jumlahnya kecil dalam sel tetapi sangat esensial bagi kerja beberapa enzim. Gugus kimiawi yang dibawa mencakup ion hidrida (H–) yang dibawa oleh NAD atau NADP+. adalah dapat dikatakan koenzim merupakan substrat yang khusus. dan gugus metil yang dibawa oleh S-adenosilmetionina. metenil. Model pengisian ruang koenzim NADH Koenzim adalah kofaktor berupa molekul organik kecil yang mentranspor gugus kimia atau elektron dari satu enzim ke enzim lainnya. saiz. ataupun substrat sekunder. Didalam elektroforesis tak-penyahaslian (nondenaturing) atau elektroforesis natif. dan dipisahkan hanya berdasarkan saiz. ataupun gugus metil yang dibawa oleh asam folat. Satu lagi bentuk elektroforesis yang selalu digunakan bagi pemisahan protein ialah elektroforesis penyahaslian. gugus asetil yang dibawa oleh koenzim A. Protein dilarutkan didalam suatu larutan penimbal yang mengandungi SDS dan agen penurun.negatif dan sebaliknya. Oleh karena koenzim secara kimiawi berubah oleh aksi enzim. Contoh koenzim mencakup NADH. Contohnya. Prinsip inilah yang dipakai dalam elektroforesis untuk memisahkan molekul-molekul berdasarkan muatannya. formil. dan bentuk molekul tersebut. dan oleh karena itu memegang peranan. NADPH dan adenosina trifosfat. Elektroforesis gel poliakrilamid (PAGE) dengan suatu detergen anion. sekitar 700 enzim diketahui menggunakan koenzim NADH. untuk menceraikan protein menjadi subunit dan menurunkan ikatan disulfat (Rajah 1). dan S-adenosilmetionina melalui metionina adenosiltransferase. yang dibutuhkan untuk fungsi katalitiknya. NADPH diregenerasi melalui lintasan pentosa fosfat. Sebagai contoh. dan asam folat adalah vitamin. sodium dodesil sulfat (SDS) digunakan untuk memisahkan subunit protein mengikut saiz. .

terlihat bahwa struktur alfa-helix terbentuk oleh ‘backbone‘ ikatan peptida yang membentuk spiral dimana jika dilihat tegak lurus dari atas. terdapat susunan Asam Amino yang membentuk suatu struktur yang reguler dengan sudut-sudut geometri tertentu. ikatan hidrogen terjadi antara dua bagian rantai yang pararel sehingga membentuk lembaran yang berlipatlipat. Struktur sekunder protein Pada gambar sebelah kiri. Satu putaran terdiri atas 3. Struktur ini terjadi akibat adanya ikatan hidrogen antar Asam Amino.6 residu asam amino dan struktur ini terbentuk karena adanya ikatan hidrogen antara atom O pada gugus CO dengan atom H pada gugus NH (ditandai dengan garis warna oranye). arah putarannya adalah searah jarum jam menjauhi pengamat (dinamakan alfa). http://sitisariinah.com/2012/06/protein. Struktur Sekunder Protein Pada bagian tertentu dari protein.blogspot. namun seperti terlihat pada gambar sebelah kanan. Seperti halnya alfa-helix.F. pada bagian tertentu mereke tidak membentuk struktur yang reguler.html . Ada dua struktur sekunder utama yaitu alfa-helix dan beta-sheet. struktur beta-sheet juga terbentuk karena adanya ikatan hidrogen. Tidak semua bagian protein membentuk struktur alfa-helix dan beta-sheet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful