BENTONITE DI INDONESIA

Pengertian
Bentonit adalah istilah pada lempung yang mengandung monmorillonit dalam dunia perdagangan dan termasuk kelompok dioktohedral. Penamaan jenis lempung tergantung dari penemu atau peneliti, misal ahli geologi, mineralogi, mineral industri dan lain-lain. Dalam keadaan awal, Na-bentonit berkemampuan tinggi untuk menyerap warna dan dapat ditingkatkan lagi dengan melalui proses pengolahan dan pemanasan. Bentonit dapat dibagi menjadi 2 golongan berdasarkan kandungan alumunium silikat hydrous, yaitu activated clay dan fuller’s Earth. Activated clay adalah lempung yang kurang memiliki daya pemucat, tetapi daya pemucatnya dapat ditingkatkan melalui pengolahan tertentu. Sementara itu, fuller’s earth digunakan di dalam fulling atau pembersih bahan wool dari lemak. Berdasarkan tipenya, bentonit dibagi menjadi dua, yaitu :  Tipe Wyoming (Na-bentonit – Swelling bentonite) Na bentonit memiliki daya mengembang hingga delapan kali apabila dicelupkan ke dalam air, dan tetap terdispersi beberapa waktu di dalam air. Dalam keadaan kering berwarna putih atau cream, pada keadaan basah dan terkena sinar matahari akan berwarna mengkilap. Perbandingan soda dan kapur tinggi, suspensi koloidal mempunyai pH: 8,5 - 9,8, tidak dapat diaktifkan, posisi pertukaran diduduki oleh ion-ion sodium (Na+). Penggunaan yang utama adalah untuk lumpur (bor) pembilas dalam kegiatan  pemboran, pembuatan pellet biji besi, penyumbat kebocoran

bendungan/kolam. Mg, (Ca-bentonit - non swelling bentonite) Tipe bentonit ini kurang mengembang apabila dicelupkan ke dalam air, dan tetap terdispersi di dalam air, tetapi secara alami atau setelah diaktifkan mempunyai sifat menghisap yang baik. Perbandingan kandungan Na dan Ca rendah, suspensi koloidal memiliki Ph : 4 - 7. Posisi pertukaran ion lebih banyak diduduki oleh ion-ion kalsium dan magnesium. Dalam keadaan kering bersifat

Jawa. Nanggulan. dan power shovel. Potensi dan Cadangan Endapan bentonit Indonesia tersebar di P. serta pada umumnya terdiri dari jenis kalsium (Ca-bentonit) . Penambangan Kebanyakan endapan bentonit terdapat dekat dengan permukaan tanah atau ada yang sudah tersingkap akibat proses pelapukan. pemanasan. biru. Leuwiliang. yaitu penghancuran. Boyolali. dan lain-lain. sehingga bekas penambangan dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain. dengan cadangan diperkirakan lebih dari 380 juta ton. Pengolahan Hasil penggalian endapan bentonit dari tambang berupa bongkahbongkah. antara lain: power scraper. yaitu di Tasikmalaya. Kalimantan dan P. a. Soro-langun-Bangko. kuning. Indikasi endapan Na-bentonit terdapat di Pangkalan Brandan. dragline excavator. yang akan digunakan untuk menimbun daerah endapan bila selesai ditambang. Sumatera. dragline scraper. Penggunaan bentonit dalam proses pemurnian minyak goreng perlu aktivasi terlebih dahulu. Peralatan yang digunakan dalam proses penggalian dan pengupasan tanah penutup.rapid slaking. Beberapa lokasi yang sudah dan sedang dieksploitasi. Pengembangan bentonit Bentonit mempunyai sifat menyerap sebab ukuran partikel koloidnya amat kecil dan memiliki kapasitas permukaan ion yang tinggi. Pengembangan bentonit disebabkan oleh adanya penggantian isomorphous pada lapisan oktohedral (Mg oleh Al) dalam menghadapi kelebihan muatan di ujung kisi-kisinya. oleh karena itu penambangan dilakukan dengan cara penambangan terbuka sistim jenjang. P. penggilingan dan pengayakan. sebagian P. Sulawesi. berwarna abu-abu. Adanya gaya elektrostatis yang mengikat kristal . (raw material) diangkut dengan truk ke pabrik untuk diolah melalui beberapa tahapan proses. Lapisan tanah atas dikupas dan dipindah ke suatu tempat penimbunan. merah dan coklat.

dan jumlah tanah pemucat yang sama menunjukkan bahwa hasil penghilangan warna maksimum pada temperatur tertentu. Na+ dan Ca+2 dengan H+ dalam ruang interlamelar.pada jarak 4. keasaman. Faktor-faktor tersebut tergantung juga pada komposisi mineral lempung bentonit dan cara aktivasi. . b. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah sifat dasar. Penurunan pemucatan karena daya serap lempung akan habis. Montmorillonit memiliki struktur bertingkat dan kapasitas pertukaran ion yang aktif di bagian dasar. strukturnya dapat diganti seperti struktur bagian dasar. tekanan. distribusi ukuran pori. maka jarak antara unit makin melebar dan lapisannya membentuk serpihan. yaitu dengan penambahan asam agar terjadi penggantian ion-ion K+. Pada kondisi suhu. dan akan melepaskan ion-ion Al+3. Fe+3 dan Mg+2 dari kisi strukturnya sehingga lempung lebih aktif. Pengaruh waktu Pengontrolan minyak dengan tanah pemucat sangat dipengaruhi oleh waktu. Beberapa hasil aktivasi dapat diterangkan seperti di bawah ini. Bila dicampur air akan mengembang. serta memiliki permukaan luas jika dalam zat pengsuspensi. dan nilai SiO2 atau Al2O3 dari endapan bentonit.5° dari permukaan cukup kuat untuk mempertahanan ion di permukaan unit-unitnya. aktivasi bentonit Aktivasi bentonit bertujuan untuk menaikkan daya adsorpsi dan memperoleh sifat bentonit yang diinginkan. Biasanya dipakai asam sulfat. Tingkat kejernihan tidak begitu besar setelah suhu mencapai 140-150 oC. Pada proses pemucatan minyak kedele penghilangan warna minimum pada suhu sekitar 100o C.  Aktivasi dengan pemanasan Pada proses penjernihan minyak sawit dengan bentonit sebagai absorben memperlihatkan bahwa bentonit mulai aktif menyerap warna pada suhu 80o – 130 oC. bahkan  cenderung menurun. dan cenderung menurun bila kontak diperpanjang. dan tetap menjaga unit itu tidak saling merapat. Oleh karena itu. Aktivasi bentonit sangat dipengaruhi oleh konsentrasi asam.

bentonit akan terdeareasi. Sifat bentonit yang perlu diperhatikan sehubungan dengan pemanfaatannya adalah :  Komposisi dan jenis mineral yang dikandung dalam bentonit. Untuk lumpur pemboran. Pengaruh tekanan Proses penghilangan warna dari bahan pemucat dipengaruhi juga oleh luas permukaan tanah pemucat yang dikontakkan dengan minyak. sesuai sifatnya mampu membentuk suspensi kental setelah bercampur dengan air. illit. sehingga luas permukaan akan lebih besar. Dengan aktivasi ini diharapkan terjadi perubahan sifat hidrasi. Hal itu dapat dilakukan melalui aktivasi bentonit untuk bahan lumpur bor. Dengan menurunkan tekanan pori-pori tanah pemucat sampai tekanan atmospir. swelling. plagioklas. . Dengan penambahan zat kimia pada kondisi tertentu. perlu ada penambahan polimer. penekanan dan aspek lainnya. kwarsa. Ca-bentonit dapat dimanfaatkan sebagai bahan lumpur bor setelah melalui pertukaran ion. pengisi (filler). yaitu Sodium (Na) bentonit dan Ca-bentonit. Aktivasi bentonit untuk lumpur bor Aktivasi bentonit untuk lumpur bor adalah proses merubah Ca-bentonit menjadi Na-bentonit dengan cara penambahan senyawa alkali. Penggunaan dan Spesifikasi Ada dua jenis bentonit yang dipakai dalam industri. yaitu sodium karbonat (NaCO3) dan sodium hidroksida (NaOH). Sedangkan Ca-bentonit banyak dipakai sebagai bahan penyerap. sepiolit dan lempung lain yang telah diaktifkan. reologi. dan sifat lainnya dari bentonit. c. dispersi.077 mm Hg. Na-bentonit dimanfaatkan sebagai bahan perekat. Tekanan yang umum dilakukan di industri-industri adalah 5. Agar reaksi lebih sempurna perlu diperhatikan aspek waktu kontak. lumpur bor. kristobalit. dan lainnya. sehingga terjadi perubahan menjadi Na-bentonit dan diharapkan terjadi peningkatan sifat reologi dari suspensi mineral tersebut Agar mencapai persyaratan sebagai bahan lumpur sesuai dengan spesifikasi standar. kaolinit. sehingga dapat digunakan untuk lumpur bor. yaitu atapulgit. bentonit bersaing dengan jenis lempung lain. antara lain monmorillonit.

Fe2O3 H2O dll. Al2O3.  pendingin dan pelumas mata bor. kromit dan lainlain.  menahan tekanan air. Jumlah bentonit yang dipakai untuk pengecoran logam antara 4 – 6 % dari berat alat cetak. sifat pemucatan. gas atau minyak yang keluar dari batuan yang ditembus dan mencegah peresapan kembali. adhesi. bentonit alam disebut juga bentonit Wyoming.  menahan kotoran bor tidak mengendap walaupun kegiatan pemboran sedang dihentikan. CaO. 2.  Penggunaan Na-bentonit (sodium bentonit) 1. atau dari OCMA.  Sifat teknologi. Pengecoran pada suhu dan tekanan tinggi diperlukan pengikatan yang lebih sempurna dengan pemakaian bentonit antara 8 – 10 % . Bentonit untuk pemboran minyak dan gas bumi harus memiliki sifat mengembang sesuai standar API yang biasa disebut RP 29. yaitu unsur-unsur kimia yang terkandung antara lain. Sifat daya tahan terhadap panas dari kedua jenis bentonit tersebut tidak sebaik lempung tahan api yang berupa butiran seperti kuarsa.  sebagai penahan stang/tali bor yang makin berat dengan bertambahnya kedalaman atau panjang stang bor yang digunakan. Sebagai lumpur bor Fungsi utama Na-bentonit sebagai lumpur bor adalah :  menaikkan daya suspensi air pembilas. sedangkan bentonit sintetis disebut brekbond 2 (Inggris) dan berkonit (Italia). RP 13B. zircon. Dalam dunia perdagangan. Na2O. Pengecoran Logam Bentonit yang dipakai pada industri pengecoran logam besi atau bukan besi adalah bentonit alam dan sintetis yang berfungsi sebagai bahan pengikat dalam alat cetak. sifat ini antara lain. sifat penyerapan dan sifat lainnya.  Sifat pertukaran ion. MgO. SiO2. Komposisi kimia. serta penguat lapisan atau penahan pada dinding lubang bor dan mencegah terjadinya longsor.

5. Tujuan pemakaian Na-bentonit adalah untuk menunjang kekuatan dinding diafragma dan tembok/fondasi yang masuk ke dalam tanah.1 – 1 % dari jumlah berat alat cetak. konsentrasi CaO. pemoles atau ampelas. 3. Bahan pencuci atau pemutih Pemakaian Na-bentonit sebagai bahan pemutih dan pencuci termasuk mahal. Batu gamping (kapur tohor=CaO) atau kapur padam (Ca(OH)2) berfungsi menurunkan suhu pembakaran dan mencegah terjadinya retak-retak. Syarat tersebut didasarkan pada kandungan uap air. Sifat bentonit yang dimanfaatkan adalah sifat tiksotropinya. tetapi memberikan hasil yang baik dan banyak dilakukan. Persyaratan bentonit untuk pembuatan alat cetak pengecoran logam (besi baja) biasanya mengacu kepada syarat standar Steel Founder’s Society of America (SFSA). perlu ditambahkan batu gamping dan kokas.6 % dan silika naik 0. Pembutan pelet konsentrat besi dan logam Lain Pemanfaatan bentonit dalam proses pembuatan pelet konsentrat bijih besi dianggap cukup mahal. pembaharuan cukup dengan menambahkan bentonit 0. bendungan dan bangunan yang berhubungan langsung dengan air tanah dan air laut. Nilai batas cair bagi lempung bentonit atau jenis lempung lain harus lebih besar dari 600o C. seperti jembatan. Selain sebagai penyelubung. juga berfungsi sebagai penahan atau pengisi lubang.5 %. derajat pH dan batas cair. Untuk itu.dari jumlah berat alat cetak. 4. sementara kokas berfungsi untuk mengikat kelebihan silikat dan terbentuknya silikon karbid yang dapat digunakan sebagai bahan penggosok. Teknik sipil Pemakaian bentonit dalam teknik sipil masih terbatas pada pembangunan konstruksi beton. kadar besi turun 0. celah dan pori-pori batuan atau formasi di sekitar dinding atau tembok/fondasi. fungsi bentonit banyak digantikan oleh lempung asam aktif atau fuller’s earth. Bentonit yang digunakan 3 – 10 %. Atas pertimbangan biaya. apabila dipakai campuran bentonit sekitar 1 % dapat terjadi kontaminasi. Selain itu. Apabila alat cetak mengalami keausan atau rusak. .

Sebagai subtitusi Na-bentonit dipakai lempung asam. pencuci dan pembersih minyak bakar. Walaupun demikian. Pemakaian Ca-bentonit untuk bahan pembuatan sodium bentonit lebih banyak keuntungan daripada jenis lempung lain. . dan lempung asam. antara lain untuk lumpur pemboran. Biasanya. yaitu bahan pemutih sintetis precipitated calcium carbonate (PCC). keramik dan lainnya. industri obat-obatan. dan bahan baku pembuatan lempung aktif. Ca-ben-tonit tidak memiliki sifat mengembang yang baik sebab tidak adanya ion Na+ di dalam kesatuan sel pada kisi kristal montmorilonit. Pemakaian Ca-bentonit pada dasarnya sama dengan pemakaian lempung yang tergolong fuller’s earth. Dalam industri pakan ternak (terutama unggas) bentonit berfungsi sebagai pengikat dengan pembuatan sama seperti pembuatan pelet konsentrat bijih besi dan ogam lain). atau talk yang lebih mudah diperoleh dan dari sisi harga lebih murah. pirofilit. pembuatan cat dan lain-lain dipandang sangat mahal. terutama saat penggerusan. kertas. yaitu 1-2 % dari berat pakan yang diolah. Penggunaan lainnya Penggunaan Na-bentonit di bidang pertanian dan peternakan (sebagai katalis). kimia. Ca-bentonit (kalsium bentonit) Berbeda dengan Na-bentonit. Ca-bentonit memiliki sifat pertukaran ion yang baik dan menghasilkan produk sampingan yang berharga. bahan yang digunakan mempunyai kelembaban sekitar 33 % dan ukuran butir 5 cm. Tetapi pemanfaatan yang utama adalah untuk pembuatan sodium bentonit sintetis. fuller’s earth. kecuali lempung asam. Selain yang diterangkan di atas terdapat lempung sejenis yang pemanfaatannya sama atau hampir sama dengan Bentonit. yaitu atapulgit. selanjutnya digerus dengan ukuran butir mencapai 90 – 100 mesh. sepiolit. penggunaan bentonit untuk tujuan tersebut masih dilakukan oleh industri atau pengusaha tertentu. Bahan lalu dikeringkan hingga kelembaban antara 3-10 %.6. minyak goreng. penyaringan dan pengeringan.

Kenaikan produksi ini tidak terlepas dari konsumsi bentonit di industri pemakai yang terus bertambah dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 13. sesuai dengan keberadaan industri pemakai utama bentonit.79 %. yaitu sekitar 70 % (68.Perkembangan Pemasokan dan Permintaan Bentonit Indonesia Sampai saat ini. Produksi tahun 1981 tercatat sebesar 4. seperti NKH. dan lain-lain. Sebaliknya. Dari. Pada tahun 1998 produksi mineral bentonit menurun menjadi 83. Pemakaian bentonit impor oleh industri minyak sawit lebih ditekankan kepada kemampuan bleaching yang tinggi (> 65 %). Tonsil. logam untuk bangunan. kemudian industri minyak kelapa . Pemakaian bentonit oleh beberapa industri pemakai dengan alasan lebih ekonomis dan kualitas produk akhir. Ca-ben-tonit juga dikenal dengan nama lain. Kebutuhan Na-bentonit di dalam negeri dipakai dalam kegiatan pemboran menengah dan pemboran dalam.910. dan industri mesin cor). karena mutu bahan galian dianggap kurang dapat diandalkan untuk menghasilkan produk-produk dengan kualitas cukup dan baik. Jawa. karena kemampuan bleaching bentonit domestik dinilai masih sangat rendah (27 – 38 %).372 ton dan tahun 1999 naik menjadi 90. kemudian diikuti oleh industri margarine. Produsen Ca-bentonit sebagian besar berada di kota besar di P. terutama Industri minyak sawit. Dalam dunia perdagangan. produsen dan produksi Ca-bentonit berkembang cukup pesat. dengan laju perubahan tahunan sebesar 22.173 ton dan terus meningkat sampai dengan tahun 1996 sebesar 99. sehingga pertumbuhan tahunannya sulit untuk dievaluasi.208 ton. Adanya Impor bentonit diperkirakan sebagian besar berupa Na-bentonit yang digunakan dalam kegiatan eksplorasi minyak bumi. dapat dilihat asal impor bentonit tahun terakhir 1999. Produksi mineral bentonit dalam kurun 1981-1999 secara umum meningkat. produsen Na-bentonit bukan sebagai produsen tambang tetapi hanya sebagai pemasok saja. sehingga perlu aktivasi terlebih dahulu. industri minyak sawit mengkonsumsi bentonit. Pada tahun 1999. Galleon.435 ton.6 ton). Pemakai utama Ca-bentonit adalah industri minyak sawit dan minyak kelapa.92 %. walaupun ada. jumlah dan kontinuitas produksi dapat dikatakan tidak pasti. Menjadi masalah krusial dengan pemakaian mineral asal domestik.

19 % pada tahun 1999.sekitar 16 % (15.751.22 % dan 25. Ekspor bentonit sebagian besar diperkirakan masih belum diaktivasi .66 % untuk nilainya. mesin. Sementara minyak goreng kelapa sawit dibutuhkan lebih tinggi lagi yaitu 4 % atau untuk setiap per ton minyak goreng kelapa sawit dibutuhkan 40 kg kalsium bentonit.2 % dan hanya naik 0. kemudian dilakukan proses deodorizing. Produk Domestik Bruto (PDB) dalam kurun pengamatan hanya naik sekitar 4. atau untuk setiap per ton minyak goreng kelapa perlu 20 kg Ca bentonit. sabun. Beberapa industri pemakai bentonit lain yang cukup banyak adalah minyak goreng kelapa dan Industri margarine dengan laju pertumbuhan sebesar 8.2 ton) dikonsumsi oleh industri margarine. Kebutuhan bentonit dalam setiap jenis industri minyak goreng berlainan. Produksi minyak goreng sawit dalam kurun pengamatan meningkat cukup berarti dengan laju tahunan sebesar 17. kebutuhan Ca-bentonit prosentasenya lebih tinggi lagi.86 % per tahun. Untuk industri margarine. ditandai dengan nilai rupiah yang merosot. Untuk dapat dijadikan minyak goreng dilakukan proses penjernihan dengan bentonit. Tahun 1999 produksi minyak goreng telah mencapai 2. kosmetika dan cat.782.4 juta. Ekspor bentonit diperkirakan dari jenis Ca-bentonit. pengecoran logam.1 ton) dan sisanya sebesar 14% (13. Ekspor bentonit dalam tahun pengamatan walaupun berfluk-tuasi.00 % dan sisanya ke Malaysia dan Taiwan. Untuk minyak goreng kelapa rata-rata dibutuhkan sekitar 2 persen dari hasil akhir. sejak itu. yaitu berkisar antara 4 – 5 % dari produk akhir atau untuk setiap ton perlu 40 – 50 kg kalsium bentonit. Kenaikan produksi tersebut didorong oleh pertambahan jumlah penduduk Indonesia yang otomatis menambah pemakaian bentonit dari jenis kalsium. . padahal sampai Juli 1997.3 % masing-masing.51 %. Sementara itu. Ekspor pada tahun 1999 sebagian besar ditujukan ke Singapura sekitar 89. Namun. Dari sisi industri pemakai Ca-bentonit industri minyak goreng adalah sebagai pemakai utama untuk pengolahan Crude Palm Oil (CPO).67 % untuk volume dan 12. namun cenderung meningkat dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 14. tahun 1998 (PDB) turun 13. perkembangan kenaikan ekonomi nasional cukup menakjubkan.

apakah mengandung Na atau Ca. Dalam pengolahannya sesuai dengan jenis bentonite nya. Kegunaan bentonite juga berbeda sesuai jenis bentoite nya. . Bentonite terbagi jenisnya Na. Bentonite banyak terdapat dipermukaan.bentonit dan Ca.bentonite.KESIMPULAN Bentonite merupakan bahan galian lempung yang mengandung monmorilorit. sehingga metode penambangannya dengan tambang terbuka. Bentonite di Indonesia tersebar di pulau jawa dan sumatera sebagian lagi terdapat di pulau kalimantan dan sulawesi dimana diperkirakan jumlahnya masih 380 juta ton dan kebanyakan jenisnya Ca.bentonit.

00 . 6 Maret 2012. Bentonite.wikipedia. http://id. http://achmadinblog. Bentonite. diunduh pada 22.com/2010/11/30/bentonit/.45 Achmadin. 2010. 6 Maret 2012 diunduh pada 23. 2010.DAFTAR PUSTAKA   Anonim.wordpress.org/wiki/Bentonite.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful