ANATOMI & FISIOLOGI PANKREAS

A.Anatomi dan Fisiologi Pankreas Pankreas adalah organ pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti: 1.Insulin yang dihasilkan sel beta. 2.GHS yang dihasilkan sel epsilon. 3.GHIH yang dihasilkan sel delta. Pankreas terletak di retroperiotoneal rongga abdomen bagian atas, dan terbentang horizontal dari cincin duodenal ke lien. Panjang sekitar 10-20 cm dan lebar 2,5-5 cm. mendapat pasokan darah dari arteri mensenterika superior dan splenikus. Pankrea berfungsi sebagai organ endokrin dan eksokrin. Fungsinya sebagai organ endokrin didukung oleh pulau-pulau Langerhans. Pulau-pulau Langerhans terdiri tiga jenis sel yaitu; sel alpha yang menghasilkan glukoagon, sel beta yang menghasilkan insulin, dan sel deltha yang menghasilkan somatostatin namun fungsinya belum jelas diketahui.

Organ sasaran kedua hormon ini adalah hepar, otot dan jaringan lemak. Glukagon dan insulin memegang peranan penting dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Bahkan keseimbangan kadar gula darah sangat ,dipengaruhi oleh kedua hormon ini. Fungsi kedua hormon ini saling bertolak belakang. Kalau secara umum, insulin menurunkan kadar gula darah sebaliknya untuk glukagon meningkatkan kadar gula darah. Perangsangan glukagon bila kadar gula darah rendah, dan asam amino darah meningkat. Efek glukoagon ini juga sama dengan efek kortisol, GH dan epinefrin.Dalam meningkatkan kadar gula darah, glukagon merangsang glikogenolisis (pemecahan glikogen menjadi glukosa) dan meningkatkan transportasi asam amino dari otot serta meningkatkan glukoneogenesis (pemecahan glukosa dari yang bukan karbohidrat). Dalam metabolisme lemak, glukagon meningkatkan lipolisis (pemecahan lemak).Dalam menurunkan kadar gula darah, insulin sebagai hormon anabolik terutama akan meningkatkan difusi glukosa melalui membran sel di jaringan. Efek anabolik penting lainnya dari hormon insulin adalah sebagai berikut: a. Efek pada hepar 1) Meningkatkan sintesa dan penyimpanan glukosa 2) Menghambat glikogenolisis, glukoneogenesis dan ketogenesis 3) Meningkatkan sintesa trigliserida dari asam lemak bebas di hepar b. Efek pada otot 1) Meningkatkan sintesis protein 2) Meningkatkan transportasi asam amino 3) Meningkatkan glikogenesisc. Efek pada jaringan lemak : 1) Meningkatkan sintesa trigliserida dari asam lemak bebas 2) Meningkatkan penyimpanan trigliserida 3) Menurunkan lipolisis

B.Pankreas ( Sediaan Seksional ) Pankreas memiliki unsur eksokrin maupun endokrin yang menempati sebagian besar

Pankreas menghasilkan cairan alkalis dan banyak enzim pencernaannya yang merombak protein. Produk sekresi asini dikeluarkan melalui duktus interrkalaris ( intralobular ) yang sempit. Sebagai respons atas adanya chymus asam di usus halus ( duodenum ). Duktus interlobular dilapisi epitel selapis kuboid yang makin tinggi dan menjadi berlapis pada duktus yang lebih besar. kolesistokinin merangsang selsel asinar di pankreas untuk menyekresi sejumlah besar enzim pencernaan. maka pankreas menghasilkan banyak enzim pencernaan dan hormon.Pulau Langerhans ( sediaan khusus ) . Sekresi pankreas diatur oleh rangsangan hormonal maupun vagal ( vagus ). Enzim pancreas yang diproduksi sel-sel asinar memasuki duodenum dalam bentuk tidak aktif dan kemudian diaktifkan oleh sebuah hormon yang diskresi mukosa usus. Duktus ini memiliki lumen kecil dengan epitel kuboid rendah. yang tidak atau sedikit mempunyai aktifitas enzimatik. tersusun dalam banyak lobulus kecil. Lobuli di kelilingi septa intradan interlobular. duktus. tiap-tiap jenis selnya tidak dapat dikenali. yang dipisahkan dari jaringan asini eksokrin disekelilingnya oleh selapis serat retikilar halus. saraf. Pulau Langerhans mengandung beberapa sel penghasil-hormon namun pada sediaan histologi rutin. dan diantaranya terdapat serat-serat jaringan ikat halus dan anyaman kapilar luas. dan karbohidrat menjadi molekul-molekul lebih kecil agar diabsorpsi di usus halus.Korelasi Fungsional ( Pankreas Eksokrin ) Fungsi pankreas dilaksanakan oleh populasi khusus. Di dalam massa acini serosa. Pulau ini adalah bagian endokrin pankreas dan merupakan ciri khas pankreas. Sebagai respons atas lemak dan protein di dalam usus halus. Pulau Langerhan biasanya lebih besar dari asini dan tampak sebagai kelompok padat sel-sel epitelial yang ditembus oleh banyak kapilar.kelenjar. Duktus ekskretorius meluas ke dalam setiap asinus dan tampak sebagai sel sentroasinar yang terpulas pucat di dalam lumennya. Dua hormon intestinal. dengan pembuluh darah. terdapat pulau langerhans yang terisolasi. yaitu sekretin dan kolesistokinin yang disekresi oleh sel enteroendrokin ( APUD ) dari mukosa duodenum ke dalam aliran darah. Pulau Langerhans adalah massa sel endokrin berbentuk bulat dengan berbagai ukuran. Duktus interkalaris kemudian berlanjut sebagai duktus interlobular yang terdapat di dalam septa jaringan ikat yang terdapat diantara lobuli. lemak. Karena pankreas adalah organ endokrin dan eksokrin. mengatus sekresi pankreas. terdiri atas asini serosa yang berhimpitan. sekretin merangsang sel pankreas mensekresi banyak cairan berair yang kaya ion Na-bikarbonat. Sebuah asinos pankreas terdiri atas sel-sel zimogen penghasil protein berbentuk pyramid mengelilingi sebuah lumen sentral yang kecil. Cairan ini. Fungsi cairan ini adalah untuk menetralkan chymus asam tadi dan menciptakan lingkungan optimal bagi aktifitas enzim pankreas.Pulau Langerhans Sel-sel endokrin pulau tersusun berderet atau dalam kelompok kecil. Simpai jaringan ikat tipis memisahkan pankreas endokrin dari asini serosaeksokrin yang terpulas gelap. Di dalam beberapa asini serosa terlihat sel-sel sentroasinar pucat. D. Pankreas eksokrin yang merupakan bagian terbesar dari kelenjar. C. E. dan kadang-kadang badan Pacini. Sel-sel ini merupakan bagian sistem duktus yang menghantar keluar produk sekresi asini ke dalam duktus interkalaris tidak ada sel mioepitel yang mengelilingi asini sekresi pada pankreas. Sel sentroasinar berlanjut sebagai epitel duktus interkalaris. dihasilkan terutama oleh sel-sel sentroasinar dan sel-sel yang melapisi dukttus interkalaris yang lebih halus.

Sel ini paling sedikit. dan mungkin terdapat pada bagian mana saja dari pulau pankreas. otot. dan asam lemak dihati menjadi glukosa . dan sel lemak. asam amino. Efek insulin terhadap kadar glukosa darah berlawanan dengan glukagon. Sel Beta pulau Langerhans menghasilkan hormon insulin yang pembebasannya dirangsang oleh meningkatnya kadar glukosa darah setelah makan.glukagon dari sel beta penghasil insulin. Insulin juga meningkatkan konversi glukosa menjadi glikogen didalam hati. Fungsi fisiologis utama insulin adalah menurunkan kadar glukosa darah dengan meningkatkan transport membran glukosa kedalam sel-sel hati. menandakan pulau Langerhans ini kaya vaskularisasi.Korelasi Fungsional-Endokrin Pankreas Pankreas menghasilkan dua hormon utama yang terutama mempengaruhi kadar gula darah serta metabolismenya. Sel ini menurunkan dan menghambat aktifitas sekresi sel alfa ( penghasil glukagon ) maupun sel beta ( penghasil insulin ) melalui pengaruh lokal didalam pulang Langerhans. yang merupakan bagian terbesar Pankreas. Sebuah simpai jaringan ikat tipis mengelingi pulau Langerhans dan memisahkannya dari sel-sel pancreas lain. Pulau Langerhans sangat vaskular dengan banyak pembuluh darah dan vaskuler. Kapiler disekitar sel-sel indokrin yang berbeda.Bagian Endokrin ( Pulau Lagerhans ) dan Eksokrin Pulau Pankreas ( Lagerhans ) yaitu bagian Endokrin. Sel Delta menyekresi hormone somatostasin. Duktus Ekskrotorius terkecil didalam pankreas adalah duktus interkalaris yang dilapisi epitel selapis kuboit. Fungsi sel F sampai hari ini belum banyak diketahui. . Sel Alfa pulau Langerhans menghasilkan hormon glukagon yang dibebaskan sebagai respons atas kadar glukosa darah yang rendah. konversi ini meningkatkan kadar glukosa darah. F. Setiap asinus sekresi eksokrin terdiri atas kelompok sel berbentuk piramid. Sel Sentroasinar tampak jelas pada beberapa asini disekitarnya. adalah kelenjar tubuloasinar kompleks. Fungsi ini tercapai dengan mengonversi glikogen. Sel beta juga lebih banyak kira-kira 70% dari massanya. Sel-sel ini adalah sel pelapis terminal sistem duktus ekskretorius.Pulau Langerhans ini untuk membedakan sel alfa penghasil. Fungsi fisiologis utama Glukagon adalah meningkatkan kadar glukosa darah. dengan bentuk bervariasi. Sel-sel pulau dipisahkan dari asini serosa oleh simpai jaringan ikat tipis. tersusun mengelilingi lumen kecil. Sel delta ( tidak tampak ) juga terdapat pada pulau. Dipusat kebanyakan asini sekretoris terlihat satu atau lebih sel sentroasinar. Bagian eksokrin. G. Umumnya sel alfa teletak ditepi pulau dan sel beta dibagian lebih dalam atau lebih di pusat pulau.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful