P. 1
Kode Etik Guru & Tupoksi

Kode Etik Guru & Tupoksi

|Views: 105|Likes:
Published by Upi Supriatna

More info:

Published by: Upi Supriatna on Oct 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

KODE ETIK GURU PGRI ( persatuan Guru Republik Indonesia ) menyadari, bahwa pendidikan adalah merupakan suatu bidang

pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bangsa dan Tanah Air serta kemanusiaan pada umumnya, dan guru Indonesia yang berjiwa Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 merasa ikut bertanggungjawab untuk menunaikan karyanya sebagai guru berpedoman dasar sebagai berikut: 1. Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangunan yang ber- Pancasila a. Guru menghormati hak individu, agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dari anak didiknya masing-masing. b. Guru menghormati dan membimbing kepribadian anak didiknya. c. Guru menyadari bahwa inteligensi, moral dan jasmaniadalah tujuan pendidikan. d. Guru melatih anak didik memecahkan masalah-masalah dan membina daya kreasinya agar dapat menunjang masyarakat yang sedang membangun. e. Guru membantu sekolah di dalam usaha menanamkan pengetahuan dan ketrampilan kepada anak didik. 2. Guru memiliki kejujuran profesianal dalam menerapkan kuruikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masaing-masing. a. Guru menghargai dan memperhatikan perbedaan dan kebutuhan anak didiknya masing-masing. b. Guru hendaknya fleksibel di dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masaing-masing. c. Guru memberikan pelajaran di dalam dan di luar sekolah berdasarkan kurikulum yang berlaku tanpa membeda-bedakan jenis dan posisi orang tua muridnya. 3. Guru mengadakan komunikasi, terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan . a. Komunikasi guru dan anak didik di dalam dan di luar sekolah dilandaskan pada rasa kasih sayang. b. Untuk berhasilnya pendidikan, guru harus mengetahui kepribadian anak dan latar belakang keluarganya. c. Komunikasi diadakan hanya semata-mata untuk kepentingan pendidikan anak didik. 4. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah, memelihara hubungan dengan orang tua murid dengan sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik. a. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah sehingga anak didik betah berada dan belajar di sekolah. b. Guru menciptakan hubungan baik dengan orang tua sehingga dapat terjalin pertukaran informasi timbal balik untuk kepentingan anak didik. c. Guru senantiasa menerima dengan lapang dada setiap kritik membangun yang disampaikan orang tua murid/ masyarakat terhadap kehidupan sekolahnya. 5. Guru memelihara hubungan baik dengan masyarakat di sekitar sekolahnya maupun masyarakat yang lebih luas untuk kepentingan pendidikan. a. Guru memperluas pengetahuan masyarakat mengenai profesi keguruan.

6.

7.

8.

9.

b. Guru menyebarkan dan turut merumuskan program-program kepada dan dengan masyarakat sekitarnya, sehingga sekolah tersebut berfungsi sebagai pusat pembinaan dan pengembangan kebudayaan di tempat itu. c. Guru harus berperan agar dirinya dan sekolahnya dapat berfungsi sebagai pembaru bagi kehidupan dan kemajuan daerahnya. d. Guru turut bersama-sama masyarakat sekitarnya di dalam berbagai aktivitas e. Guru mengusahakan terciptanya kerja sama yang baik antar sekolah, orang tua murid dan masyarakat bagi kesempatan usaha pendidikan atas dasar kesadaran bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersam antar pemerintah, orang tua murid dan masyarakat. Guru secara sendiri dan atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu profesinya. a. Guru melanjutkan studinya dengan: 01 membaca buku-buku, 02 mengikuti workshop/ seminar, konferensi dan pertemuan-pertemuan pendidikan dan keilmuan lainnya, 03 mengikuti penataran, 04 mengadakan kegiatan – kegiatan penelitian. b. Guru selalu bicara, bersikap dan bertindak dengan martabat profesinya. Guru menciptakan dan memelihara hubungan antar sesama guru baik berdasarkan lingkungan kerja maupun di dalam hubungan keseluruhan. a. Guru senantiasa bertukar informasi/ pendapat , saling menasehati dan bantu membantu satu sam lain baik dalam hubungan kepentingan pribadi maupun dalam penunaian tugas profesi. b. Guru tidak melakukan tindakan –tindakan yang merugikan nama baik rekanrekan seprofesinya dan menunjang martabat guru baik secara pribadi maupun keseluruhan. Guru secara bersama-sama memelihara, membina dan meningkatkan organisasi guru profesional ( PGRI ) sebagai sarana pengabdiannya. a. Guru menjadi anggota dan membantu organisasi guru yang bermaksud membina profesi dan pendidikan pada umumnya, b. Guru senantiasa berusaha menciptakan persatuan diantara sesama pengabdi pendidikan, c. Guru senantiasa berusaha agar menghindarkan diri dari sikap- sikap, ucapanucapan dan tindakan yang merugikan organisasi. Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan dalam bidang pendidikan. a. Guru senantiasa setia terhadap kebijaksanan dan ketentuan pemerintah dalam bidang pendidikan kepada orang tua murid dan masyarakat sekitarnya, b. Guru berusaha membantu menyebarkan kebijaksanaan kepemimpinan pendidikan di lingkungan atau di daerahnya sebaik-baiknya.

Dikutip dari: Ahmad Rohani H.M. Drs, Pedoman Penyelenggaraan Administrasi Sekolah, Bumi Aksara, 1990.

sekolah dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah. karyawan dan siswa bahkan dituntut mampu memberikan contoh mangajar/BK dengan baik. 2. 7) Menentukan kebijaksanaan. masyarakat dan instansi terkait 7. Selain itu juga harus mampu membimbing guru. b) Kepala Sekolah selaku manajer mempunyai tugas : 1) Menyusun perencanaan. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku.TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI) PENGELOLA SEKOLAH Sekolah Merupakan lembaga pendidikan yang berfungsi sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan jalur sekolah. Melaksanakan bimbingan dan konseling bagi siswa di sekolah 4. 5) Melaksanakan pengawasan. Melaksanakan pendidikan di sekolah selama jangka waktu tertentu sesuai dengan jenis. 4) Mengkoordinasikan kegiatan. innovator dan motivator (EMASLIM-WAN) a) Kepala Sekolah selaku Edukator Kepala Sekolah selaku Edukator bertugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien (lihat 5 tugas pokok guru).  Ketatausahaan  Siswa  Ketenagaan  Sarana dan prasarana  Keuangan/RAPBS 12) Mengatur Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) 13) Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi terkait . 10) Mengatur proses belajar mengajar. Membina kerja sama dengan orang tua. 2) Mengorganisasikan kegiatan. 6) Melakukan evaluasi terhadap kegiatan. 3) Mengarahkan kegiatan. Fungsi dan Tugas Pengelola Sekolah : Kepala Sekolah Kepala Sekolah berfungsi dan bertugas sebagai edukator. Membina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) 5. jenjang dan sifat sekolah tersebut. 11) Mengatur administrasi. Leader. secara garis besar memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut : 1. Bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota Kepala daerah melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten /Kota setempat Dalam melaksanakan tugasnya. Melaksanakan urusan tata usaha 6. 3. 8) Mengadakan rapat 9) Mengambil keputusan. manajer. administrator supervisor.

dapat mengendalikan emosi.c) Kepala Sekolah selaku Administrator menyelenggarakan administrasi : 1) Perencanaan 2) Pengorganisasian 3) Pengarahan 4) Pengkoordinasian 5) Pengawasan 6) Kurikulum 7) Kesiswaan 8) Ketatausahaan 9) Ketenagaan 10) Kantor 11) Keuangan 12) Perpustakaan 13) Laboratorium 14) Ruang ketrampilan/kesenian 15) Bimbingan konseling 16) UKS 17) OSIS 18) Serbaguna 19) Media 20) Gudang 21) 7 K d) Kepala Sekolah selaku Supervisor bertugas menyelenggarakan supservisi mengenai : 1) Proses belajar mengajar 2) Kegiatan bimbingan dan konseling 3) Kegiatan ekstrakurikuler 4) Kegiatan ketatausahaan 5) Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan instansi terkait 6) Sarana dan prasarana 7) Kegiatan OSIS 8) Kegiatan 7 K e) Kepala Sekolah sebagai leader diharapkan : 1) Memiliki kepribadian yang kuat . dan siswa dengan baik 3) Memiliki dan memahami visi – misi sekolah 4) Memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan cepat dan tepat 5) memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik. . bertanggung jawab. percaya diri. karyawan. f) Kepala Sekolah sebagai Inovator diharapkan : 1) Memiliki kemampuan mencari/menemukan gagasan baru untuk pengembangan sekolah. berjiwa besar. antara lain jujur. bisa sebagai panutan dan lain-lain 2) Memahami kondisi guru. berani mengambil keputusan.

Urusan Kurikulum a. Bertindak selaku koordinator program kegiatan sekolah. Wakasek a. laporan hasil belajar siswa. Kepala Sekolah dapat mendelegasikan kepada wakil Kepala Sekolah Pembagian tugas para Pembantu Pimpinan. pengarahan.  mengatur program penilaian. Koordinator Pelaksanaan PBM di sekolah. kelulusan.  melakukan supervisi administrasi dan akademis.  mengatur pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Bertanggungjawab terhadap penyusunan laporan. 2.  mengatur pelaksanaan kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. f. Membantu Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugas : b. 1. Menyusun Program Kerja Sekolah. d. yakni terdokumentasikannya Kurikulum yang dijalankan di SMP 13 Semarang. c. pengaturan ketenagaan.  mengatur mutasi siswa.2) Memiliki kemampuan melaksanakan pembaharuan dan kebijakan terkini di bidang pendidikan. Melaksanakan identifikasi dan pengumpulan data.  menyusun laporan b.  mengatur pengembangan MGMP dan bertindak selaku koordinator mata pelajaran. serta pembagian raport dan STTB. g. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Isi (standar-1)di sekolah. Melaksanakan pengorganisasian. meliputi :  menyusun dan menjabarkan kaldik.  mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan. g) Kepala Sekolah sebagai Motivator harus memiliki kemampuan : 1) Mengatur lingkungan kerja dengan baik 2) Mengatur suasana kerja yang kondusif untuk bekerja/ belajar 3) Menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman sehingga kepuasan kepada warga sekolah h) Kepala Sekolah sebagai Wirausahawan 1) Peka terhadap perubahan 2) Membangun jaringan dengan pihak eksternal (instansi terkait) 3) Beranian mengambil resiko 4) Mempromosikan sekolah Dalam melaksanakan tugasnya. Bertanggungjawab atas realisasi semua kegiatan yang disusun Ketua Urusan terhadap Kepala Sekolah. memberikan . e. kriteria kenaikan kelas. pengkoordinasian.  menyusun pembagian tugas guru dan karyawan. pengawasan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan sekolah. serta kepemilikan perangkap pembelajaran secara lengkap.

meliputi :  tersedianya perangkat penilaian berbagai ragam untuk semua mata pelajaran semua jenjang kelas/tingkatan.  Peningkatan prestasi non akademik tiap tahunnya. Pemenuhan semua dokumen regulasi sekolah.ulangan kenaikan kelas dll.ujicoba. antara lain : Peraturan Perundangan.  Mengimplementasikan MBS  Kepeminpinan sekolah yang tangguh  Terselenggaranya penggalangan partisipasi masyarakat secara optimal  Terdapat jaringan informasi akademik diinternal maupun ekternal sekolah  Terciptanya jaringan kerja yang efektive dan efesien baik secara vertikal dan horizontal. yang meliputi :  Terdapat dokumen rencana pengembangan sekolah (RPS) tiap tahun baik jangka pendek.menengah maunpun panjang. 3.  Tersedianya perlengkapan administrasi sekolah sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi standar e government yang efesien dan efektive.  terselenggaranya berbagai model evaluasi. Permendiknas. meliputi :  Peningkatan gain score achievement (GSA) pada setiap semester/tahun.  Terdapat dokumen pengembangan pendayagunaan SDM sekolah dengan cara membuat dan pembagian tugas secara jelas beserta pelaksanaannya.  Terdapat struktur dan keorganisasian sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah beserta tupoksi dan pedoman kerjanya.  Terlakasananya pembelajaran secara efektive dan efesien dengan dibuktikan oleh presteasi yang dicapai dan pemamfaatan input pendidikan yang ada.c. tengah semester. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (standar-3). ulangan harian. Surat Edaran dari dinas terkait dan sejenisnya yang semuanya digunakan sebagai payung hukum terhadap semua kegiatan yang diselenggarakan di sekolah. Juklak dan Juknis. Urusan Regulasi a. AD/ART.ulangan akhir semester.terhadap pencapaian ketuntasan kompetensi untuk semua mata pelajaran. b. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Penilaian Pendidikan (Standar-8).  Terdapat berbagai model pengembangan pengelolaan sekolah . Perda.dan jenis lainnya untuk peningkatan prestasi peserta didik.  Terdapat dokumen pengembangan bank soal  Terdapat berbagai macam lomba.  Peningkatan rata-rata pencapaian gain score achievement(GSA) pada setiap tahun terhadap mata pelajaran yang di UN-kan berdasarkan kepada standar kompetensi yang ditetapkan. d. Pemenuhan standar Pengelolaan di sekolah (Standar-6). Perwal.  Peningkatan jumlah lulusan yang diterima di sekolah favorit.

penyusunan buku saku guru/pegawai. Bertanggung jawab terhadap Pemenuhan Standar Pengelolaan di sekolah (Standar-6). c. d. Mengatur pelaksanaan peringatan hari besar nasional dan keagamaan. dsb. Penelusuran alumni 5. Paskibra. b. buku pribadi. g. . Menjamin faliditas isi serta menjaga kebenaran data Website Sekolah. kebersihan. Kaldik. 4. c. Mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7 K (keamanan. buku saku. i. Menyelenggarakan cerdas cermat. Pengembangan pengawasan dan evaluasi (monitoring). Mengatur program pesantren kilat. Bertindak selaku asisten kurikulum (membantu tugas kurikulum). k. tatib siswa. buku Induk. Menyediakan format yang diperlukan Guru dalam memberikan layanan PBM. Menyusun program kegiatan kesiswaan b. Mengatur penyelenggaraan LDKS (Latihan dasar Kepemimpinan Siswa) f. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Sekolah. Urusan Administrasi a. kesehatan dan kerindangan) g. Menyiapkan perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana program kerja sekolah. kelompok ilmiah remaja (KIR). dsb. peraturan akademik. f. keindahan. olah raga prestasi p. leger. j. Mengatur penyelenggaraan pentas seni dan bazar n. m. kekeluargaan. i. Mengatur program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling e. l. seperti : RKAS. e. Mengatur pengelolaan mading. Menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladan sekolah o. Menyeleksi calon untuk diusulkan mendapat beasiswa q. mutasi. d. ketertiban. Perangkat Pembelajaran.  Terdapat dokumen laporan kepada berbagai pihak yang relevan baik  menyangkut akademik non akademik atau manajemen sekolah lainnya. raport. Terdapat sistim pengelolaan dalam income generating activities atau unitunit produksi/usahadi sekolah maupun kerjasama dengan pihak lain untuk menggalang partisipsdi masyarakat secar profesional. Mengatur pelaksanaan lomba akademik dan non akademik. Penyusun profil sekolah dan bertanggungjawab terhadap kebenaran informasi. h. Pemenuhan kelengkapan dokumen kesiswaan seperti. patroli keamanan sekolah (PKS). Mengatur dan membina program kegiatan OSIS meliputi kepramukaan. Perencana dan Pembina kegiatan kesiswaan. penyusunan jadwal. h. Sebagai Central data Sekolah (bank data) yang mengakomodir dan mendokumentasikan semua kegiatan sekolah. palang merah remaja (PMR). j. Urusan Kesiswaan dan Pembina OSIS a. Mengatur pelaksanaan upacara dan senam siswa. Mengakomodir dan mendokumentasikan semua jenis kegiatan dari semua Urusan. usaha kesehatan sekolah (UKS).

komputer. f. taman baca. pemasangan hodspot. Pengembangan peralatan dan inovasi-inovasi pusat-pusat sumber belajar. Pemeliharaan Taman. 7. TU. c. Menyusun laporan pelaksanaan tugas. Urusan Sarana dan Prasarana a. Kepala Sekolah. TV. Penyediaan air. d. n. penambahan line telephon. g. R. e. s. R. Urusan Kepegawaian a. Guru. UKS. 6. g. pembangunan lab IPA. perbaikan. Pengembangan dan pemenuhan sarana dan prasarana minimal. k. seperti : perbaikan ruang kelas. . meja kursi siswa dan guru. dorloop. h. d. Merencanakan program pengadaannya. m. Saluran. Pengembangan atau peningkatan kompetensi pendidik aspek kepribadian. baik bagi peserta didik. Pengembangan atau peningkatan kompetensi tenaga TU dan lainnya. BK. Kamar Kecil. khususnya  Peningkatan gain score achievement (GSA) pada setiap semester/tahun. R. seperti : pengadaan laptop. yang meliputi : b.  Peningkatan prestasi non akademik tiap tahunnya. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan (standar-4). dan pengisian. pembangunan perpustakaan. Pengembangan atau peningkatan peralatan/bahan perawatan sarana dan prasarana pendidikan. audio visual. Mengelola perawatan. tempat sampah. LCD.terhadap pencapaian ketuntasan kompetensi untuk semua mata pelajaran. Merencanakan kebutuhan sarana prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar. Menyusun laporan pelaksanaan tugas. Tempat Ibadah. R. f. Pengembangan jaringan internet. pengadaan RKB. Pengembangan atau peningkatan kompetensi pendidik aspek pedagogik . e. i. yang meliputi : b. l. h. R. R. Pengembangan atau peningkatan kompetensi kepala sekolah. seperti : c. Pengembangan dan Pemenuhan Sarana dan Prasarana lainnya. lab bahasa. dsb. Pengembangan dan Pemenuhan Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian lainnya. dsb. Pengembangan atau peningkatan kompetensi pendidik aspek sosial. Penyusunan proposal. Mengatur pemanfaatan sarana prasarana. Multimedia.r. dsb. Mengatur pembukuannya. j. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana Pendidika (standar-5). Pengembangan atau peningkatan kompetensi pendidik aspek profesionalitas.  Peningkatan jumlah lulusan yang diterima di sekolah favorit. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (standar-3). Pelaksanaan monitoring dan evaluasi oleh kepala sekolah terhadap kinerja pendidik dan tenaga TU atau lainnya. pendidik maupun tenaga kependidikan.

Workshop dsb. g. Memantau kehadiran Guru dan TU dalam kegiatan sekolah. i. 8. bakti sosial. f. Mengadakan lokakarya aplikasi MBS dan kajian kondisi sekolah. Membantu penghitungan angka kredit guru. Koordinator ME untuk bidang tugas kinerja sekolah. Pengembangan peran serta masyarakat dan kemitraan. e. m. a. c. seperti : kunjungan terhadap warga sekolah yang sakit. n. dsb. Kordinator kegiatan sosial sekolah. pelatihan. l. p. o. pendidik. k. seperti pelaksanaan IHT. j. q. baik donatur tetap maupun tidak tetap  Penggalangan dana dari berbagai sumber termasuk dari sponsor  Penciptaan usaha-usaha di sekolah atau di luar sekolah sebagai Income Generating Activities  Pendayagunaan potensi sekolah dan lingkungan yang menghasilkan keuntungan ekonomik  Menjalin kerjasama dengan alumni. seperti :  Koordinasi dengan pengurus komite  Sidang pleno komite  Rapat pengurus komite  Penyusunan dan sosialisasi AD/ART komite h. r. Memantau aktifitas guru dalam kegiatan PBM. Menyusun laporan pelaksanaan tugas. serta menindak lanjuti pelaksanaannya. . gebyar pendidikan. Peningkatan kuantitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. dsb. seperti : bazar. tenaga kependidikan dan Kepala Sekolah. Mengatur dan mengembangkan hubungan dengan Komite Sekolah dan Peran Komite. takziah. khususnya untuk penggalangan dana pendidikan. Mengatur pelaksanaan Studi banding ke sekolah lain. d.i. Membantu sertivikasi guru. b. Secara kondisional. Membantu penyusunan SK pembagian tugas mengajar dan SK kepanitian dalam kegiatan di sekolah. j. melakukan kegiatan kunjungan rumah pada siswa tertentu. Membantu pelaksanaan supervisi guru dan urusan lainnya yang dilakukan KS. dies natalis. ajang kreativitas sekolah. Menyelenggarakan pameran hasil pendidikan sekolah. Mempersiapkan perangkat kegiatan rapat dinas sekolah. yang meliputi :  Pengembangan jalinan kerja dengan penyandang dana. Mengadakan kegiatan untuk peningkatan SDM guru dan TU. Melakukan komunikasi aktif dengan instansi/lembaga terkait yang menunjang terciptanya iklim sejuk di sekolah. Ikut bertanggung jawab terhadap pemenuhan standar pembiayaan sekolah (standar-6). Urusan Hubungan Masyarakat. Melakukan promosi sekolah secara berkelanjutan.

Melaksanakan pengembangan budaya dan lingkungan sekolah b. senam bersama. h. f. e. kerindangan. 10. Menjaga pelaksanaan 5 Tertib. Mengatur pelaksanaan kegiatan dalam rangka pegembangan anak. Menjaga disiplin warga sekolah dalam kegiatan.k. Guru CERDAR. kenyamanan. Menjaga kebersihan lingkungan. yaitu : tertib waktu. Mengatur penyusunan tatatertib/tatakrama siswa. dsb. Urusan Kultur Sekolah a. Komite KUAT. Koordinator pelaksana 7 K di sekolah ((keamanan. Menyusun analisis permasalahan yang muncul untuk menuju RSBI atau SSN mandiri dan membuat alternatif pemecahan masalah. Mengakomodir semua kegiatan yang diusulkan oleh guru atau urusan dan membuat rekapan untuk diproses menjadi RAPBS/APBS. Menjabarkan pertelaan tugas dan menyusun tupoksi. tertib berpakaian. doa bersama. h. masuk kelas tidak terlambat. kesehatan dan kerindangan). Sekolah DISIPLIN. m. tertib keuangan dan tertib menempatkan/tempat. g. keindahan. Mengadakan lomba kebersihan kelas secara temporer. kebun bunga. k. Mengatur pemasangan slogan. misi. dan kegiatan sekolah. penghijauan. Menyusun laporan pelaksanaan tugas. penataan taman. kata bijak dan papan informasi. Mengatur pelaksanaan kegiatan dengan pihak luar sekolah. b. Sosialisasi regulasi sekolah. d. d. p. Mengatur kegiatan pembiasaan sekolah. Menyusun kepanitiaan yang terlibat dalam kegiatan sekolah. g. Sosialisasi secara berkelanjutan pada seluruh warga sekolah tentang kultur sekolah. n. Urusan Organisasi a. l. kekeluargaan. kebersihan. Menyusun analisis swot. yang meliputi :  Pelaksanaan supervisi klinis oleh kepala sekolah  Membuat jaringan informasi akademik di internal maupun eksternal sekolah (SIM)  Membuat atau menciptakan jaringan kerja yang efektif dan efisien baik secara vertikal dan horisontal . Mengatur kode etik warga sekolah. Orang Tua DOA. simbol. pembenahan saluran air. i. ketertiban. Mengatur dan menyusun struktur organisasi semua kegiatan sekolah. program. Menyusun buku saku sekolah. c. j. Menentulan langkah strategis yang menghubungkan Visi. e. yaitu : siswa SIAP. c. tujuan. Sabtu bersih. penyediaan alat kebersihan sekolah. seperti : imtaq. Menyusun laporan pelaksanaan tugas 9. Bertanggungjawab terhadap pemenuhan Standar Proses (standar-2). datang ke tempat kerja tidak terlambat. f. sasaran. tertib administrasi. gemar membaca. o.

khususnya penerapan metode atau strategi pembelajaran kontekstual atau CTL (Contextual Teaching and Learning)  Pengembangan dan inovasi-inovasi bahan pembelajaran baik secara kwantitas maupun kwalitas. belanja barang/jasa serta belanja pegawai). 11.  Pengembangan dan inovasi-inovasi model-model pengelolaan atau manajemen kelas Menyusun laporan pelaksanaan tugas. yang pada dasarnya mengembangkan aspek-aspek manajemen untuk pengembangan standarstandar pendidikan  Melaksanakan dan membuat pelaporan-pelaporan kepada berbagai pihak yang relevan. b. Menyusun rekapitilasi kegiatan dan kebutuhan sekolah yang berhubungan dengan dana. yang meliputi :  Penggalangan dana dari berbagai sumber termasuk dari sponsor  Penciptaan usaha-usaha di sekolah atau di luar sekolah sebagai Income Generating Activities  Pendayagunaan potensi sekolah dan lingkungan yang menghasilkan keuntungan ekonomis 12. baik menyangkut bidang akademik. Bertanggung jawab atas pembayaran pajak. Konseptor penggunaan anggaran dari setiap kegiatan. Tugas dan tanggung jawab seorang guru meliputi : a.  Implementasi model-model manajemen.i. d. a. i. non akademik atau manajemen sekolah lainnya  Pengembangan dan inovasi-inovasi metode pengajaran pada semua mata pelajaran. Guru Guru bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien. h. e. f. Membuat perangkat program pengajaran  Silabus . Mengelompokkan anggaran yang disusun berdasarkan jenis kegiatan (belanja modal. Koordinator penyusun RAPBS dan APBS. Mengelompokkan anggaran yang disusun berdasarkan sumber. g. Menentukan perkiraan Cost tiap siswa per bulan yang dibutuhkan dari kegiatan yang disusun sekolah.  Pengembangan dan inovasi-inovasi sumber pembelajaran baik secara kwantitas maupun kwalitas. c. Ikut bertanggung jawab terhadap pemenuhan standar pembiayaan sekolah (standar-6). Bertanggung jawab atas kebenaran SPJ yang dibuat pengguna anggaran per kegiatan. Urusan Keuangan. Menentukan besaran dana yang menjadi tanggungan siswa/orang tua per bulan setelah dikurangi subsidi pemerintah. j.

Wali Kelas Wali kelas membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut : a. i. o. m. Pengisian Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar h. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa Mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pelajaran Mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum Mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya 13. k. Pembagian Buku Laporan Penilaian Hasil Belajar 14. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa (legger) e. Guru Bimbingan dan Konseling Bimbingan dan Konseling membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut : . d. ulangan harian. h. Penyelenggaraan administrasi kelas meliputi :  Denah tempat duduk siswa  Papan absensi siswa  Daftar pelajaran kelas  Daftar piket kelas  Buku absensi siswa  Buku kegiatan pembelajaran/buku kelas  Tata tertib kelas c. l.b. Penyusunan /pembuatan statistik bulanan siswa d. j. ujian akhir Melaksanakan analisis hasil ulangan harian Menentukan KKM Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayakan Mengisi daftar nilai siswa Melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan) kepada guru lain dalam kegiatan proses belajar mengajar Membuat alat pelajaran/alat peraga Menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum. c. p. g. e. f. q.  Program tahunan  Program semester  Rencana Program Pengajaran  Resume Materi Pelajaran  LKS Melaksanakan kegiatan pembelajaran Melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar. Pencatatan mutasi siswa g. n. ulangan umum. Pembuatan catatan khusus tentang siswa f. Pengelolaan kelas b.

serta masyarakat g. Menjaga kebersiahan lab. Penyimpanan buku-buku perpustakaan/media elektronika h. Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam. Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling g. Pustakawan Sekolah Pustakawan sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut : a. c. Mengatur penyimpanan dan penggunaan perangkat lab. Perencanaan pengadaan perangkat/kelengkapan lab. guru dan tenaga kependidikan lainnya. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling f. memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai e. Inventarisasi dan pengadministrasian buku-buku /bahan pustaka/ media elektronika f. Menyusun tata tertib perpustakaan i. Melakukan layanan bagi siswa. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara berkala 16. Pengurusan pelayanan perpustakaan c. . Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium c. Memelihara dan perbaikan alat-alat laboratorium e. Menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling i. Laboran Pengelola laboratorium membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut : a. Perencanaan pengadaan buku/bahan pustaka/media elektronika b. Perencanaan pengembangan perpustakaan d. d. Penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling b. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium 17. Pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/bahan pustaka/media elektronika e. Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar h. f. Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling 15. Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan lab. Menjamin bahwa perlengkapan lab. Koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar c. Memberikan layanan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar d. siap pakai (tidak rusak). b. Inventarisasi dan pengadministrasian peminjaman alat-alat laboratorium f. e. Inventarisasi dan pengadministrasian perlengkapan lab. Koordinator Lab Komputer/Lab Bahasa a. Memelihara dan memperbaiki kerusakan perlengkapan lab. Mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium d. Perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium b.a. g.

Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan lab. Inventarisasi dan pengadministrasian alat-alat media f. 18. Menyusun laporan pemanfaatan alat-alat media . Menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan media c. Teknisi Media Teknisi media membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan berikut : a. Pengurusan administrasi ketenagaan dan siswa d. pemeliharaan dan perbaikan alat-alat media e.h. Pembinaan dan pengembangan karir pegawai tata usaha sekolah e. Menyusun program kegiatan teknisi media d. Mengkoordinasikan dan melaksanakan 6 K g. Penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara berkala 19. Pengelolaan keuangan sekolah c. Penyusunan administrasi data/statistik sekolah f. Koordinator Tata Usaha Sekolah Kepala Tata Usaha Sekolah mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut : a. Penyusunan program kerja tata usaha sekolah b. Merencanakan pengadaan alat-alat media b. Mengatur penyimpanan.

4) Membantu guru dalam mencari alternatif dan pemecahan masalah yang berhubungan dengan proses pembelajaran. guru dan pegawai sekolah yang diatur sebagai berikut. kepedulian serta suka membantu. kepribadian yang mantap. . kejujuran. 3) Kepala sekolah harus memiliki keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME. kedisplinan. pegawai sekolah. keberanian moral. 5) Tidak menegur atau memarahi guru di depan guru-guru lain atau di depan siswa. keberhasilan dan keamanan. Pasal 2 Kepala Sekolah Kepala Sekolah Sebagai Pribadi 1) Kepala sekolah sebagai bagian dari warga sekolah mempunyai peran sebagai pendidik. kemitraan (kolegial) dan kekeluargaan. Tata krama dan tata tertib di sekolah merupakan nilai dasar yang secara konsekuen harus dilaksanakan oleh warga sekolah untuk membentuk budi pekerti siswa sehingga berakhlak mulia. 1. kepala sekolah hendaknya mengacu pada nilai-nilai dasar seperti keimanan dan ketaqwaan. supervisor. guru dan pegawai sekolah. pemrakarsa. Untuk mendukung terlaksananya tatakrama dan tata hubungan kepala sekolah dengan siswa.TATA KRAMA DAN TATA TERTIB KEHIDUPAN SOSIAL SEKOLAH BAGI KEPALA SEKOLAH GURU DAN PEGAWAI SEKOLAH Pasal 1 Ketentuan Umum Tata hubungan kepala sekolah dengan semua waga sekolah (guru. disiplin tinggi. 6) Tidak berdebat sengit atau bertengkar dengan guru di depan siswa Hubungan Kepala Sekolah dengan Pegawai 1. 3) Bersikap terbuka terhadap semua masukan. 3. 2) Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. 2) Kepala sekolah dan guru memiliki visi yang sama dalam merancanakan dan melaksanakan program pembelajaran. budi pekerti yang luhur. pemimpin. manajer. budi pekerti. administrator. tata krama. melakukan analisis hasil evaluasi dan mengadakan program tindak lanjut program pembelajaran. evaluasi belajar. dan siswa) hendaknya mengacu pada nilai-nilai dasar seperti ketaqwaan. serta konsekuen melaksanakan tatakrama dan tata tertib sekolah. dan motivator merupakan figur yang harus menjadi teladan bagi siswa. tata tertib. Hal ini diperlukan agar suasana kondusif di sekolah dapat terwujud sehingga kinerja semua warga sekolah meningkat. Hubungan Kepala Sekolah dengan Guru 1) Kepala sekolah melakukan kerjasama yang baik dan harmonis dengan semua guru untuk mewujudkan sekolah yang efektif. Hubungan kepala sekolah dengan gurur mencakup hubungan kedinasan. 2. 3. saran dan kritik. objektif dan berlaku adil. 2. mempunyai wawasan luas dan kewibawaan.

kepribadian yangmantap.1) Kepala sekolah sebagai administrator hendaknya dapat memberi contoh dan membantu kelancaran tugas-tugas pegawai administrasi. . melaksanakan tugas pokoknya. konsisten terhadap kesepakatan yang dibuat demi peningkatan mutu sekolah. jujur. tatakrama sesuai yang berlaku di daerah setempat. 2) Dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru hendaknya menaati ketentuandan peraturan yang berlaku di sekolah. serta melaksanakan program tindak lanjut. yaitu membuat program pembelajaran. mengevaluasi pembelajaran. adil. 6) Saling tukar informasi positf demi kemajuan di bidang pembelajaran dan program inovasi pembelajaran. 2. Hubungan Kepala Sekolah dengan Siswa 1) Kepala sekolah melayani kebutuhan belajar siswa dan membantu memecahkan masalah kesulitan belajar siswa. 3) Tidak memarahi atau mempermalukan siswa di depan siswa lain atau di depan umum. menganalisis hasil pembelajaran. berwibawa dan berakhlak mulia. melaksanakan pembelajaran yang efektif. 3) Dalam meningkatkan kinerja pegawai di sekolah perlu adanya supervise administrasi yang berkelanjutan oleh kepala sekolah. 2) Memotivasi siswa untuk meningkatkan prestasinya baik kurikuler maupun ekstrakurikuler. Guru sebagai Pribadi 1) Memiliki keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME. 3) Melaksanakan lima pembelajaran tugas pokoknya. 5) Berkominikasi aktif sehingga dapat menyampaikan saran dan kritik dengan bahasa yang sopan dan santun. Pasal 3 Guru dan Tenaga Kependidikan 1. yaitu membuat program pembelajaran. kepala sekolah bekerjasama dengan kepala tata usaha. menjadi panutan bagi siswa. disiplin. 4) Menepati janji terhadap teman sejawat. 2) Diperlukan adanya saling pengertian dan tenggang rasa antara sesama guru. Hubungan Guru dengan Guru 1) Hubungan guru dengan teman kolega dimaksudkan untuk menjalin hubungan kerja yang baik antar guru di sekolah sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang harmonis dalam mendukung program sekolah efektif. 4. seperti tidak merokok saat mengajar di depan kelas atau di lingkungan sekolah dan lain-lain. 2) Perlu kerjasama yang baik antara kepala sekolah dengan seluruh pegawai termasuk dengan petugas kebersihan sekolah. 4) Dalam membuat rincian tugas pegawai dan analisis pekerjaan. 3) Mau menerima pendapat sesama guru dan saling membantu memcahkan masalah yang dihadapi. Saling membantu dalam melaksanakan tata tertib sekolah dan melaksanakan lima tugas pokok guru.

berkarya dan berkreasi. 6) Tidak mempermalukan siswa di depan siswa lain. dan keadaan fisik siswa. 5) Guru dapat menerima perbedaan pendapat siswa dan berani mengatakan yang benar dan salah tanpa menyinggung perasaan. 3) Memotivasi siswa dalam belajar. . mengikuti pelatihan. Pendekatan terhadap siswa harus mengikuti prinsip-prinsip bimbingan terhadap siswa.3. misalnya: hadir tepat waktu di kelas dalam kegiatan pembelajaran dan berpenampilan rapi. 2) Membantu memperlancar tugas administrasi. 3) Memberikan masukan/saran untuk memajukan karier pegawai dan mampu memotivasi pegawai agar melanjutkan studi yang lebih tinggi. 10) Tidak berdebat sengit dengan guru lain. Keindahan. 11) Mengingatkan teman guru yang melakukan kesalahan secara sopan. seminar. misalnya: mengisi kartu cuti dan menyerahkan kelengkapan berkas kenaikan pangkat. 5. kegiatan MGMP. 9) Tidak menjelekkan atau mengkritik guru atau pegawai sekolah di depan siswa. Kekeluargaan. 2) Membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajar tanpa membedakan status sosial. misalnya. 4) Menjalankan tugas yang diberikan kepala sekolah dan siap menerima. Hubungan Guru dengan Siswa 1) Memberikan contoh dalam penegakan disiplin dan tata tertib. 3) Tidak menjelekkan atau mengkritik kepala sekolah di depan siswa atau di depan umum. 2) Mau menerima kritik dan saran setelah disupervisi klinis untuk pengembangan pembelajaran. 4. dan semacamnya serta mengimbaskan pengetahuannya kepada teman guru sejawat. 12) Aktif melaksanakan kegiatan di luar KBM. 5) Memberikan masukan atau saran positif dalam pengembangan pembelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler. 8) Memberi pujian bila teman guru melakukan hal yang baik. 7) Memberi contoh positif yang dapat memotivasi teman dalam peningkatan profesionalisme guru. 4) Mampu berkomunikasi dengan siswa untuk meningkatkan prestasi siswanya. Kesejahteraan. tetapi menunjang profesi. atau pegawai sekolah di depan siswa. Kebersihan. Hubungan Guru dengan Pegawai 1) Saling menghormati dan berlaku sopan santun. ekonomi. Hubungan Guru dengan Kepala Sekolah 1) Melaksanakan dengan baik tugas-tugas yang diberikan kepala sekolah. dan Kerindangan) di sekolah. Ketertiban. serta membantu kepala sekolah dalam pengembangan dan peningkatan mutu sekolah/ kinerja belajar. 6) Memberikan gagasan-gagasan baru dalam melaksanakan dan meningkatkan7K (Keamanan.

Hubungan Pegawai dengan Guru 1) Pegawai mampu melayani dan mengurus guru dalam hal kepegawaian. 4) Menyampaikan ide-ide positif guna kemajuan dan peningkatan kinerja sekolah. 6) Mampu mengungkapkan pendapat. 4) Memuji siswa bila yang dilakukan siswa itu baik. 3) Berpakaian sopan dan rapi 4) Melaksanakan pekerjaan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. 3) Mau memberi saran dan menerima kritik guru. 7) Memiliki motivasi untuk mengembangkan karir. Pegawai Sebagai Pribadi 1) Sadar akan tugas. 2) Sanggup melaksanakan tugas yang diberikan oleh kepala sekolah. 2) Saling menghargai tugas masing-masing dan mau menerima pendapat yang benar dari guru. 2) Hadir dan pulang tepat waktu sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. 5) Saling menghormati dan menghargai teman sejawat. 3) Mau menerima pendapat siswa bila yang dilakukan siswa itu benar dan mau menegur siswa bila melakukan kesalahan. 2) Ikut berperan aktif dalam kegiatan siswa. 2. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki tatakrama dan budi pekerti yang baik. Hubungan Pegawai dengan Siswa 1) Memberikan pelayanan yang optimal kepada siswa dalam menunjang proses pembelajaran. . serta siap membantu tugas-tugas kepala sekolah demi kelancaran penyelenggaraan sekolah dan peningkatan mutu sekolah. Hubungan Pegawai dengan Kepala Sekolah 1) Memiliki program yang diketahui oleh kepala sekolah. dan menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas. dan berkomunikasi dengan bahasa yang baik dan benar.Pasal 4 Pegawai Sekolah 1. 4. 3. seperti membantu guru memproses usulan kenaikan pangkat. dan melaksanakannya dengan baik. berlaku jujur dan berakhlak mulia. 3) Saling menghargai dan menghormati.

000. Guru / Karyawan. Ta’ziyah / kematian: a. 3. Pasal 2 Tujuan 1. Takziyah/ Kematian Besuk orang sakit Punya Hajat/ Kerja Pindah Tugas Purna Tugas Anjangsana Keluarga Kejadian Insidentil Pasal 4 Pendanaan Dana Sosial diperoleh dari iuran wajib bulanan dari semua guru dan karyawan.000. Kegiatan sosial adalah salah satu bentuk kegiatan organisasi SMP 13 Semarang dalam bidang sosial kemasyarakatan. mendapat dana sosial sebesar Rp 500. 5.00 ( satu juta dua ratus delapan puluh ribu rupiah ).00( lima ratus ribu rupiah) b. . Sumber lain yang tidak mengikat. Pasal 3 Kegiatan 1. Membantu meringankan beban/ masalah yang menimpa guru/karyawan.00 ( dua puluh ribu rupiah ) Pengumpulan dana melalui Bendahara Gaji / Honor. yang terdiri dari PNS dan Non PNS. 4. dinamis dan bertanggungjawab. 5. dinamis dan sejahtera. Besarnya iuran perorang adalah Rp 20. 2.00 = Rp 1.PERATURAN KEGIATAN SOSIAL Dalam rangka menjaga kebersamaan dan kekeluargaan keluarga besar SMP 13 Semarang. 2. 3. Pasal 1 Umum 1.280. Jumlah pemasukan sebesar: 64 x Rp 20.00 ( tiga ratus ribu rupiah ) 1.000.000. tanpa membedakan PNS dan Non PNS. Mewujudkan kultur sekolah yang kondusif. Mempererat tali persaudaraan dan kekeluargaan guru/karyawan. Pasal 5 Distribusi 1. 6. 4. 3.000. 7. 2. Suami / istri / anak mendapat dana sosial sebesar Rp 300. 2. Kegiatan yang melibatkan semua unsur guru dan karyawan SMP 13 Semarang. perlu dibentuk aturan tentang kegiatan sosial dengan harapan dapat digunakan sebagai pedoman demi terwujudnya kultur sekolah yang konstruktif.

Dinas lebih dari 16 tahun mendapat dana Rp 600. 6.000. Dinas 10 – 16 tahun mendapat dana Rp 500.000.000. maksimal 2 x dalam 1 tahun. dibantu dengan iuran darma wanita sebesar Rp 150.000.000. c. maksimal 1 x dalam 1 tahun.) a.00 (dua ratus ribu rupiah) maksimal 1 x dalam 2 tahun.00 b.00. Kebanjiran b. Pernikahan b.2. b.000. Purna tugas ( pensiun ) Bagi guru dan karyawan yang purna tugas mendapat dana sosial sebesar Rp 1.00 ( dua ratus lima puluh ribu rupiah ) Keterangan: Jarak tempuh maksimal 60 km. Orang tua / Mertua ( kandung) mendapat dana sosial sebesar Rp 200.000. 5. Biaya pelepasan dan konsumsi pindah tugas / purna tugas ditanggung sekolah. Suami / istri / anak ( yang masih dalam tanggungan ) mendapat dana social sebesar Rp 250. c.00 d. secara bergilir. Keterangan: Jarak tempuh maksimal 60 km. 4. Guru / Karyawan ( opname ) mendapat dana sosial Rp 300. Kejadian insidentil (besarnya bantuan menyesuaikan. 7. Masa berlaku peraturan kegiatan sosial ini adalah 2(dua) tahun.00 ( tiga ratus ribu rupiah ). diberikan di kantor. diberikan di kantor. 2. Orang tua / Mertua mendapat dana sosial sebesar Rp 250. Melahirkan ( PRIBADI ) Pindah tugas a. Khitanan c. Besuk orang sakit a. 3. Pindah tugas / purna tugas Kepala Sekolah akan diatur tersendiri dan dimusyawarahkan seluruh Pembantu Pimpinan.000. Perampokan Pasal 6 Masa Berlaku 1. Pasal 7 Lain-lain 1.00 ( satu juta rupiah ). Kebakaran c. berdasarkan kesepakatan bersama.000. Peraturan ini berlaku mulai tanggal 1 Juli 2008. Dinas di bawah 6 tahun mendapat dana sosial Rp 300.000. Punya hajat / kerja (tidak mendapat dana social) a. 2. Anjangsana Keluarga Anjangsana keluarga dilaksanakan setiap 3(tiga) bulan sekali.00(seratus lima puluh ribu ). .00 c. dari dana dari sosial dan sumbangan dari sekolah sebesar + 5 gram emas.000. Dinas 6 – 10 tahun mendapat dana sosial Rp 400. Biaya kegiatan ditanggung oleh kelompok yang mendapat giliran.00 ( dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Kontribusi yang diakibatkan dari kegiatan (nomor 4) diatas menjadi tanggungjawab bersama( Kas Dana Sosial).3. OSIS ikut berpartisipasi dalam pengumpulan dana untuk pindah tugas / purna tugas guru / karyawan. sedang bila terjadi di luar kota dapat dilakukan dengan perwakilan secara bergantian di bawah koordinasi Humas dan Urusan Sosial. 5. koperasi menyisihkan sebagian dari hasil usaha yang dilakukan untuk diberikan pada guru/karyawan dalam bentuk Tunjangan Hari Raya(THR) yang diserahkan 1(satu ) kali dalam setahun menjelang Hari Raya Idul Fitri. 6. selanjutnya peraturan ini bersifat mengikat. Kegiatan sosial untuk takziyah. Demikian peraturan ini dibuat. besarnya dana menyesuaikan. 4. Penggunaan dana sosial hendaknya berkonsultasi dengan kepala sekolah. . setelah dibaca/ dibacakan sehingga semua pihak memahami makna yang terkandung didalamnya. bila terjadi di dalam kota dapat diikuti oleh semua guru/karyawan. 7.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->