P. 1
KONSEP BPK ISBD (2)

KONSEP BPK ISBD (2)

|Views: 384|Likes:
Published by Ant Khusus

More info:

Published by: Ant Khusus on Oct 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2014

pdf

text

original

Sections

  • A. HAKIKAT, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP
  • 1. Hakikat Ilmu Soaial dan Budaya Dasar (ISBD)
  • 2. Tujuan Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD)
  • 3. Ruang Lingkup Mata Kuliah Pengantar Ilmu Sosial Dan Budaya
  • (ISBD)
  • B. ISBD SEBAGAI MBB DAN PENDIDIKAN UMUM
  • C. ISBD SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SOSIAL-
  • BUDAYA
  • A. HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
  • B. HAKIKAT MANUSIA DALAM KAJIAN ISLAM
  • C. HAKIKAT MANUSIA DALAM KEBUDAYAAN
  • D. ETIKA DAN ESTETIKA BERBUDAYA
  • E. PROBLEMATIKA KEBl1DAYAAN INDONESIA
  • A. HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK
  • SOSIAL
  • B. FUNGSI DAN PERAN MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN
  • MAKHLUK SOSIAL
  • C. DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL: AKULTURASI, ASIMILASI, DAN
  • INOVASI
  • 1. Akulturasi Budaya
  • 2. Asimilasi Budaya
  • 3. Inovasi (Pembaruan) Campuran, Bermanfaat Bagi Proses Asimilasi
  • D. DILEMA ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN KEPENTINGAN
  • MASYARAKAT
  • A. HAKIKAT PERADABAN MANUSIA
  • B. MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB DAN MASYARAKAT
  • ADAB
  • C. EVOLUSI BUDAYA DAN WUJUD PERADABAN DALAM
  • KEHIDUPAN SOSIAL-BUDAYA
  • D. DINAMIKA PERADABAN GLOBAL
  • E. PROBLEMATIKA PERADABAN PADA KEHIDUPAN MANUSIA
  • A. HAKIKAT KERAGAMAN DAN KESETARAAN MANUSIA
  • B. KEMAJEMUKAN DALAM DINAMIKA SOSIAL DAN BUDAYA
  • C. KERAGAMAN DAN KESETARAANSEBAGAI KEKAYAAN SOSIAL-
  • BUDAYA BANGSA
  • D. PROBLEMATIKA KERAGAMAN DAN KESETARAAN SERTA
  • SOLUSINYA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN NEGARA
  • A. MANUSIA DAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN
  • B. NILAI BUDAYA
  • C. PERLUNYA KESEIMBANGAN NILAI-NILAI INSANI
  • D. KESALEHAN PRIBADI DAN SOSIAL
  • A. HAKIKAT DAN MAKNA SAINS, TEKNOLOGI, DAN SENI BAGI
  • MANUSIA
  • 1. Hakikat dan Makna Sains
  • 2. Hakikat dan Makna Teknologi
  • 3. Hakikat dan Makna Seni
  • B. DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK PADA KEHIDUPAN SOSIAL
  • DAN BUDAYA
  • C. PERMASALAHAN PEMANFAATAN IPTEK DI INDONESIA
  • A. EKOLOGI MANUSIA DAN KESADARAN INDIVIDU DALAM
  • PENGELOLAAN LINGKUNGAN
  • B. KESADARAN INDIVIDU DALAM MASYARAKAT
  • C. PENCEMARAN LINGKUNGAN
  • D.PENGENDALIAN PENCEMARAN
  • E. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP INDIVIDU
  • D. ISU-ISU PENTING TENTANG PERSOALAN LINTAS BUDAYA
  • A. KESIMPULAN
  • B. TINJAUAN KE DEPAN

1

BAB I PENGANTAR ILMU SOSIALDAN BUDAYA DASAR
A. HAKIKAT, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP 1. Hakikat Ilmu Soaial dan Budaya Dasar (ISBD) Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) merupakan Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) dengan visi “Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia yang dilandasi nilai-nilai estetika, etika, dan mmoral dalam kehidupan bermasyarakat”.Adapun misinya adalah “Memberikan landasan dan wawasan yang luas, serta menumbuhkan sikap kritis, pekam dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungannya”. ISBD bukanlah suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan suatu rangkaian pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk social yang berbudaya, dan masalah-masalah yang terwujud daripadanya.Selain itu, mata kuliah ini pada prinsipnya sebagai pengatur dasar menuju pengenalan teori ilmu-ilmu social dan kebudayaan sehingga diharapkan mahasiswa dapat memiliki wawasan keilmuan yang bersifat multidisipliner tentang keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

2. Tujuan Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) Berdasarkan hakikat keilmuan di atas, maka tujuan Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) yang merupakan bagian dari Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) adalah:

2

a.

Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk social dalam kehidupan bermasyarakat.

b.

Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman, kesederajatan, dan kemartabatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika, dan moral bermasyarakat. dalam kehidupan

c.

Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup

bermasyarakat, selaku individu dan makhluk social yag beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya dan mampu memecahkan maalah social budaya secara arif.

3. Ruang Lingkup Mata Kuliah Pengantar Ilmu Sosial Dan Budaya (ISBD) Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) pada perguruan tinggi, berikut ini adalah ruang lingkup dan sub bahasannya. a. Pengantar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) 1. Hakikat dan ruang lingkup ISBD 2. ISBD sebagai MBB dan pendidikan umum; dan 3. ISBD sebagai alternative pemecahan masalah social budaya b. Manusia sebagai Makhluk Budaya: 1. Hakikat manusia sebagai makhluk budaya; 2. Apresiasi terhadap kemanusiaan dan kebudayaan; 3. Etika dan estetika berbudaya 4. Memanusiakan manusia melalui pemahaman konep-konsep dasar manusia; dan 5. Problematika kebudayaan

3

c. Manusia sebagai Individu dan Makhluk Sosial; 1. Hakikat manusia sebagai individu dan makhluk social; 2. Fungsi dan peran manusia sebagai individu dan makhluk social; 3. Dinamika interaksi social; dan 4. Dilema antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat; d. Manusia dan Peradaban 1. Hakikat peradaban; 2. Manusia sebagai makhluk beradab dan masyarakat adab; 3. Evolusi budaya dan wujud peradaban dalam kehidupan socialbudaya; 4. Dinamika peradaban global; dan 5. Problematika peradaban pada kehidupan manusia e. Manusia, Keragaman dan Kesetaraan; 1. Hakikat keragaman dan kesetaraan manusia; 2. Kemajemukan dalam dinamikan social dan budaya; 3. Keraganan dan kesetaraan sebagai kekayaan social, budaya bangsa; dan 4. Problematika keragaman dan kesetaraan serta solusinya dalam kehidupan masyarakat dan negara f. Manusia, Nilai, Moral, dan Hukum 1. Hakikat, fungsi, dan perwujudan nilai, oral dan hukum dalam kehidupan manusia, masyarakat dan negara; 2. Keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan sebagai wujud masyarakat yang bermoral dan menaati hukum dan 3. Problematika nilai, moral, dan hokum dalam masyarakat dan negara g. Manusia, Sains, Teknologi dan Seni: 1. Hakikat dan makna sains, teknologi dan seni bagi manusia; 2. dampak penyalahgunaan IPTEKS pada kehidupan social dan budaya; dan 3. Problematika pemanfaatan IPTEKS di Indonesia

Hakikat dan makna lingkungan bagi manusia. 3. Dengan wawasan tersebut diharapkan perguruan tinggi mampu menghasilkan tenaga ahli dengan tigas jenis kemampuan secara simultan. Manusia dan Lingkungan 1. serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.4 h. ISBD SEBAGAI MBB DAN PENDIDIKAN UMUM ISBD sebagai bagian dari Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) mempunyai tema pokok. tingkah laku dan tidnakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia. Problematika lingkungan social-budaya yang dihadapi masyarakat. yaitu hubungan timbale balik antara manusia dengan lingkungannya. kemasyarakatan dan kenegaraan. Kemampuan professional: kemampuan dalam bidang profesi sesuai keahlian bersangjutan. 2. . yang meliputi: 1. Kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia 3. kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan. serta mampu menawarkan alternative pemacahannya. istematis. maupun berpikir logis. analisis. dan 4. Kemampuan akademis. memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi. para ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. 2. B. Kemampuan personal: para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap. kritis. Isu-isu penting tentang persoalan lintas budaya dan bangsa. mengusai peralatan analiss. memahami dan mengenal nilai-nilai keragaman.

5 C. kemampuan akademik dan kemampuan professional sehingga para lulusan akan mampu mengenali masalah dan mengatasi masalah tersebut dengan bijaksana. sikap. . Di samping diurai kondisi objektif konteks keindonesiaan. Dengan itu problematika kemanusiaan dan peradaban manusia merupakan fakta objektif yang penting dikenali secara menunjung tinggi pemikiran serta nilai-nilai luhur tradisi. dan perilaku melalui mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) diharapkan mahasiswa dapat menjadi manusia yang memiliki kemampuan personal. Pendekatan multidisipliner dipilih guna menstimulus mahasiswa berpikir terbuka dan kritis atas apa yang didengar. buku ini juga mengulas lesson learns atau pelajaran berharga dari akta atau fenomena social yang terjadi di sekitar lingkungan kita baik yang dialami secara langsung atau tidak langsung dalam perspektif lintas keilmuan secara simultan. dimengerti. dipahami. ISBD SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SOSIALBUDAYA Dengan bekal wawasan. dan dikonsepsikannya selama ini agar dapat didiskusikan dan dikomunikasikan menjadi pengetahuan yang ilmuah.

tetapi kenyataan yang sebenarnya adalah “ide” yang bersifat rohani dan/atau intelegensi. Untuk aliran materialisme misalnya mempunyai pemikiran bahwa materi atau zat merupakan satu-satunya kenyataan. bukan materi yang menjadi “kenyataan”.Tetapi pentin ditegaskan di sini bahwasanya hingga kini jawaban tentang siapa manusia itu tampaknya belum juga terpuaskan atau belum final. karena itu semua peristiwa dapat terjadi melalui proses materiil. Menurut aliran idelisma. yakni kejadian “adanya adalah juga bagian dari proses-proses materiil itu sendiri. idealisme. konstruk pemikiran tentang haikat manusia.Bahwasanya diskusi klasik yang hingga kini masih dibincangkan seputar manusia adalah pertanyaan siapakah sebenarnya manusia itu. realisme. keduanya tidak mengenal adanya kenyatan bersifat spiritual.Karena itu. bagi aliran ini kenyataan yang sebenarnya adalah alam semesta yang bersifat badaniah. konsep. Sebaliknya.6 BAB 2 HAKIKAT MANUSIASEBAGAI MAKHLUK BUDAYA A. bagi pemikir atau filsuf dari airan idelisme mereka menyangkul secara mendasar pemikiran materialisme di atas.Dengan pertanyaan tersebut sejauh ini telah menghasilkan pelbagai teori. dan aliran agamawan (teologis). Substansi pemikiran dari dua aliran di atas diyakini secara bersamaan oleh aliran realisme. Demikian pula analogi yang terjadi pada manusia. Bagi aliran realisme kenyataan dapat berupa kenyataan dunia batin atau rohani dan dapat berupa kenyataan dunia batin atau rohani .Aliran ini baik dari kalangan aliran materilalisme didaktik atau humanistic. yaitu materialisme. HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA Sebelum mengulas manusia sebagai makhluk budaya penting bagi kita mencermati kajian tentang filsafat manusia secara singkat dan mendasar. Karena itu.Secara sederhana aliran tersebut dapat diklasifikasikan dalam beberapa aliran utama. manusia oleh aliran ini dipandang bukan sebagai materi tetapi makhluk yang berjiwa/berkerohanian.

filsafat manusia lebih dekat dengan kajian psikologi filosofis atau psikologi rasional. tetapi tampaknya pendekatan psikolog dianggap kurang mencakup diskusi tentang manusia secara holistis. Aliran teologis ini jika dicermati tidak memiliki irisan dengan pemikiran aliran-aliran sebelumnya.7 dan dapat juga berupa kenyataan dunia materi. makhluk rohani. umumnya berusaha mendudukkan hakikat manusia sebagai makhluk di antara makhluk-makhluk lainnya di muka bumi ini. dan sekaligus makhluk materiil. manusia menurut aliran ini diyakini sebagai makhluk materi. adalah dapat dipandang sebagai makhluk kejiwaan/kerohanian. Bandingkan berikutnya dengan pemikiran para tokoh aliran teologis. tetapi keduanya tidak bersifat abadi dan/atau sebagai hakikat asli. Artinya. Demikian juga melalui perasaan manusia. ia dapat hidup jauh lebih berkembang (survival) daripada pengetahuan makhluk lainnya. Menurut aliran ini. yakni karena hubungannya dengan Tuhan. Hakikat manusia dengan demikian. . Di mana awalnya. mereka dapat mengembangkan eksistensi kemanusiaannya menajdi lebih beradab disbanding makhluk lainnya. berarti: “manusia”). hakikat asli atau kenyataan utama adalah Tuhan itu sendiri. tetapi juga roh dan badannya. sekaligus membandingkan di antara keduanya. Adapun yang membedakan manusia dari makhluk lainnya dalam hal pengetahuan dan perasaan (emosional dan kejiwaan). Secara lebih mendalam pendekatan keilmuan yang umumnya digunakan untuk membincangkan hakikat manusia ini adalah melalui ilmu antropologi filsafat atau filsafat manusia (anthropos dalam bahasa Yunani. Karena sesungguhnya diskusi tentang filsafat manusia tidak saja membahas aspek jiwa dan raganya. Kesamaan manusia sebagai makhluk dengan makhluk lainnya adalah pada dorongan naluriah (animal instinct) yang termuat dalam tiap gen mereka. Jika kita tarik benang merah dari pemikiran beberapa aliran di atas. Karana mereka cenderung meletakkan kedudukan manusia secara berbeda dengan makhluk lain di muka bumi. Keduanya dalam pandangan realisme adalah hakikat asli dan abadi. Melalui pengetahuan yang dimiliki manusia.

8

Dalam pandangan Adelbert Snijders, filsafat manusia dirumuskan sebagai refleksi atas pengalaman yang dilaksanakan secara rasional, kritis serta ilmiah, dan dengan maksud untuk memahami diri manusia dari segi yang paling asasi. Yakni, memahami manusia sebagai suatu kesatuan, di mana dalam kesatuan itu terdapat unsur “keduanya” (jiwa dan badan). Tujuan dari kajian filsafat manusia tidak lain adalah untuk memahami diri manusia dari segi yang paling mendasar tersebut. Berikut ini akan dikupas pandangan beberapa tokoh, pemikiran, dan alirannya. Sebagaimana pemiiran Plato dan Plotinos, bahwa manusia adalah makhluk ilahiah. Bahkan lebih ekstrem disampaikan Deserates, menurutnya manusia memiliki kebebasaan mirip seperti kebebasan yang dimiliki Tuhan. Tetapi, pandangan manusia sebagai makhluk ilahah tersebut ditolak oleh Epikuros dan Lukretius. Menurut keduannya manusia tak lebih dari makhluk hidup berumur pendek, ia lahir karena kebetulan, dan akhirnya sama sekali lenyap. Demikian juga seperti yang disampaikan Voltaire, manusia tidak berbeda secara esensial ibarat binatang yang paling tinggi atau sempurna. Pandangan lain tentang manusia disampaikan Hobbes. Ia berpendapat bahwa manusia pada dasarnya memiliki sifat agresif dan jahat. Tetapi Rousseau justru melihat sebaliknya, yaitu manusia dalam kodratnya adalah baik. Belakangan para pemikir, seperti Buber, Marcel, Levinas, dan Mounier menegaskan bahwa setiap manusia memiliki suatu kepribadian dengan kompeksitas manusia memiliki suatu kepribadian dengan kompleksitas nilai yang unik. Tetapi, pemikiran lainnya justru meletakkan manusia sebagai makhluk yang tak berarti atau “keinginan” yang sia-sia. Dapat disimpulkan bahwa para pemikir filsafat manusia dan ilmuwan memiliki pandangan yang berseberangan di antara dua titik secara ekstrem baik mereka yang berlatar periode kesejahteraan yang sama atau berbeda. Namun perdebatan hakikat manusia (lebens-philosophie)menurut penilaian filsuf mazhab Frankfurt Jerman Max Horkheimer (1895-1973) merupakan diskursus ilmiah yang sehat, yang dapat membuka kebekuan berpikir rasional yang abstrak dan menjadi lawan dari debut kapitalisme yang selama ini

9

berkembang pesat. Sebagai pengkritik positivisme, Horkheimer menyatakan selama ini saintisme tak lebih pendukung status-quo yang bersembunyi di balik objektivitas. Segala bentuk demikian menurut Horkheimer dan juga Habermas, telah dijerumuskan oleh kepentingan kognitif, dan karenanya tidak bebas nilai, termasuk teori kritis yang didorong oleh kepentingan emansipatoris (Sulistyanta, 2005). Menurut Jurgen Habermas (1929), bahwa kekuatan kritik erat kaitannya dengan metodologi maupun kondisi sejarah yang melatari, yakni kesadaran akan kritis social pada histories (sejarah) tertentu. Jika dicermati sesungguhnya kajian filsafat manusia tumbuh subur bersamaan dengan ideology kapitalisme yang sedang mendominasi arus keilmuan. Kritik mendasar yang hendak disampaikan para pengkaji filsafat manusia adalah seraun untuk tidak membatasi cara pandang keilmuan, selalu berpikir reflektif, dan jangan membuang cirri utama manusia sebagai makhluk yang selalu bertanya dan berpikir. Karena itu, berpikir refleksi merupakan aktivitas rohaniah, menemukan kebenaran untuk kehidupan bersama, sebagai makhluk eksentrik. Dengan berpikir kritis dan refleksi tidak menjadikan seseorang jauh dari Tuhan, berbeda dengan pemikiran kapitalis yang lebih mendekatkan seseorang pada materi atau kebendaan. Ungkapan Descartes yang dikenal luas “cogito ergo sum” (aku berpikir, maka aku ada). Cogito (aku berpikir) adalah suatu kepastian tak tergoyahkan, ia ingin suatu kepastian tentang ekesistensi Tuhan dan ketidakmatian jiwa manusia. Hal yang sama dikemukakan Maine de Biran yang bertitik tolak pada volo (aku mau), dengan merefkeksikan “aku mau”, ia menemukan paham tentang diri dan pengaruh afeksi atas segala kepastiannya. Atau filsafat karl Marx dengan ungkapan “manusia adalah makhluk yang bekerja”. Artinya, sebagai makhuk paradoksal, manusia itu bebas dan terikat, otonom dan tergantung, terbatas dan tidak terbatas. Sebagai makhluk yang dinamis, manusia bebas dan bertanggung jawab, tetapi dalam kebebasan juga hadir suatu dorongan metafisika, suatu orientasi dasariah untuk menuju diri yang sejati. Sebagai makhluk multidimensional, manusia meskipun sebagai

10

suatu kesatuan, tetapi di dalam kesatuan itu ditemukan pelbagai dimensi ontologis dengan tingkatan yang berbeda. Herbert Marcuse, mengatakan meskipun seolah-olah manusia itu onedimensional man, yang terkurung dalam dimensi produksi-konsumsi, tetapi konsumerisme itu sesungguhnya bertentangan dengan panggilannya sebagai makhluk pluridimensional. Panggilan atau seruan itu berkaitan erat dengan hakikat manusia. W Luijpen, mengatakan being man is having to be man (diri manusia merupakan suatu seruan etis untuk manusia).

B. HAKIKAT MANUSIA DALAM KAJIAN ISLAM Melengkapi kajian hakikat manusia pada bahasan sebelumnya, maka dipandang penting untuk mendiskusikan hakikat manusia dalam perspektif Islam. Mengkaji manusia dalam perspektif keislaman tidak dapat dilepaskan dari konteks masyarakat muslim itu sendiri. Sebagaimana disebutkan Fazlur Rahman bahwasanya masyarakat Islam dibentuk karena ideologinya, yaitu Islam (Fazlur Rahman, 1980: 43). Ideologi adalah Weltanchauiting, yang menjelaskan realitas dalam perspektif tertentu. Ideologi adalah cara memandang realitas. Di antara realitas penting yang diulas ideologi adalah hakikat manusia. Konteks manusia dan masyarakat tersebut sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an, terdapat sekurangnya tiga istilah kuncui yang mengacu kepada makna pokok manusia, yaitu: basyar,insan, dan al-nas. Basyar disebut dalam AI-Qur'an sebanyak 27 kali. Dalam seluruh ayat tersebut, kalimat basyar menunjuk pada referensi manusia- sebagai makhluk biologis. Lihatlah bagaimana Maryam berkata: Tuhanku, bagaimana mungkin aku mempunyai anak, padahal aku tidak disentuh basyar (QS. 3: 47); atau bagaimana kaum yang diseru para nabi menolak ajarannya, karena nabi hanyalah basyar-manusia biasa yang "seperti kita", bukan manusia superstar. Kata basyar juga dihubungkan dengan ungkapan mitslukum (sebanyak tujuh kali) dan mitsluna (sejumlah enam kali). Nabi Muhammad SAW., disuruh Allah untuk menegaskan bahwasanya dirinya secara biologis, ia tak ubahnya sama seperti manusia yang lain: Katakanlah, aku ini manusia biasa (basyar)

33: 33). dan memutuskan. dan makan dengan menggunakan tangan. mendengar. tetapi merupakan sifat-sifat psikologis (atau spiritual). ini bukan basyar. Dan tidak Kami utus sebelumnya para utusan kecuali mereka itu memakan makanan dan berjalanjalan di pasar. 30: 30). berbicara. maka secara singkat bahwasanya konsep basyar selalu dihubungkan dengan sifat-sifat biologis manusia semata. tidak ada makhluk Allah yang lebih bagus daripada manusia. dan seterusnya. dan ini adalah sifat-sifat rabbaniyah.11 seperti kamu. dan QS. mengetahui. orang-orang kafir selalu berkata: Bukankah ia basyar seperti kamu. hanya saja aku diberi wahyu bahwa Tuhanmu ialah Tuhan yang satu (QS. berkehendak. QS. mereka berkata. Rasul itu memakan makanan dan berjalan-jalan di pasar. . Ketika wanita-wanita Mesir takjub melihat ketampanan Yusuf as. 41: 6). melihat. Yusuf Ali (1977: 1759). 18: 110. tetapi ini tidak lain kecuali malaikat yang mulia (QS. 95: 4) dengan menunjukkan karakteristik fisiologi manusia. Ya Allah. berkuasa. Sama tidak tepatnya ketika menafsirkan: Sesungguhnya telah kami jadikan insan dalam bentuk yang sebaikbaiknya (QS. Tetapi Ibn „Arabi berkata. Mereka berkata. yaitu butuh makan. 25: 7. yaitu berjalan tegak. and man's duty is to preserve the pattern on which God has made him (QS. 12: 31). Dari uraian tersebut. minum. Keeenderungan para rasul untuk tidak patuh pada dosa dan kesalahan bukanlah masuk kategori sifatsifat biologis. ia makan apa yang kamu makan. adalah tidak tepat jika menafsirkan kalimat basyarun mitsluklim sebagai manusia seperti kita dalam hal berbuat dosa. 5: 65) menyebutkan umumnya para mufasir mengartikan ayat ini untuk menunjukkan kelebihan manusia secara fisiologis.. Allah membuatnya hidup. 25: 20. Sebaliknya. Al-Syaukani (1964. dengan tepat menafsirkan ayat ini to man God gave the purest and the best nature. dan ia minum apa yang kamu minum (QS. seks. berjalan di pasar. Ayat ini juga ditegaskan dalam QS. Tentang para nabi.

8. tetapi memusuhi kebenaran (2:204). yang menyembah Allah dengan iman yang lemah (22: 11. pada kata al-Nas). melalaikan ayat-ayat Allah (10: 92). tetapi sebetulnya tidak beriman (2:8). dan 12: 38). di samping ada sebagian orang yang rela mengorbankan dirinya untuk mencari kerelaan Allah. petunjuk. konsepsi insan secara tegas berbeda dengan basyar. 45: 26. semua konteks insan menunjuk pada sifat-sifat psikologis atau spiritual. 68.12 Artinya. 12: 103. banyak ayat yang menunjukkan kelompok-kelompok sosial dengan karakteristiknya. yang memesonakan orang dalam pembicaraan tentang kehidupan dunia. 34: 28. dan 40: 57). yang berdebat dengan Allah tanpa ilmu. Kecuali kategori ketiga yang akan kita jelaskan kemudian. kafir (17: 89. kita menemukan kelompok manusia yang menyatakan beriman. yang mengambil sekutu terhadap Allah (2:165). al-Mu'jam. dan kebanyakan harus menanggung azab (22: 18). Kedua. Sementara istilah al-Nas sebagai konsep kunci ketiga mengacu pada manusia sebagai makhluk sosial. Inilah manusia yang paling banyak disebut dalam Al-Qur'an (240 kali. dan 25: 50). 28. insan dihubungkan dengan proses penciptaan manusia. tidak beriman (11: 17. 30: 6. dan 29: 10). kita dapat menyimpulkan. Dan ketiga. insan dihubungkan dengan predisposisi negatif diri manusia. dan 13: 1). dan Al-Kitab (22: 3. fasik (5: 49). Pertama. dan 31: 20). 2: 243. tidak bersyukur (40: 61. al-Baqi. 36. Kedua. baik dari segi ilmu maupun dari segi iman. Dengan memerhatikan ungkapan ini. yang hanya memikirkan kehidupan dunia (2:200). 12: 21. sebagian besar manusia mempunyai kualitas rendah. Kita dapat mengelompokkan konteks insan tersebut dalam tiga kategori pokok. yang menjual pembicaraan yang menyesatkan (31:6) . Pertama. Ayat-ayat itu lazimnya dikenal dengan ungkapan wa min alNas (dan di antara sebagian manusia). lihat „Abd. insan dihubungkan dengan keistimewaannya sebagai khalifah atau pemikul amanah. 30. Menurut Al-Qur'an sebagian manusia itu tidak berilmu (7: 187. dengan memerhatikan ungkapan aktsar al-Nas. Ayat-ayat . Jika ditelisik didapatkan penyebutan insan disebut sebanyak 65 kali dalam AlQur'an.

yaitu membanggakan kebudayaannya sendiri dan menganggap rendah kebudayaan lain. 39: 27). 27: 62. normatif. 2: 88. Sayangnya kemudian. mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. dan artefact. yaitu yang bersifat kognitif. social system. Contoh sikap chauvinism seperti yang dikemukakan oleh Adolf Hitler misalnya. 14: 1. dan materiil. jika kamu ikuti kebanyakan yang ada di bumi. dan 32: 9). 23: 78. C. Surat 11: 16 menyimpulkan bukti kedua ini. yang selamat dari azab Allah (11: 116). Koentjaraningrat berusaha merangkum pengertian kebudayaan dalam tiga wujudnya. Al-Nas sering dihubungkan Al-Qur'an dengan petunjuk atau AlKitab (57: 25. yaitu kebudayaan sebagai wujud cultural system. yaitu aliran ideasional dan aliran behaviorisme/materialisme. Ketiga. yang berilmu atau dapat mengambil pelajaran (18: 22. Demikian juga Inggris denganslogan: Right or Wrong is My Country. HAKIKAT MANUSIA DALAM KEBUDAYAAN Kebudayaan sering kali dipahami dengan pengertian yang tidak tepat. 7: 3. Artinya. 7: 10.13 ini dipertegas dengan ayat-ayat yang menunjukkan sedikitnya kelompok manusia yang beriman (4: 66. Akan tetapi. kebudayaan tersusun atas beberapa komponen utama. dengan kalimat Deutschland Uber Alles in der Welt (Jerman di atas segala-galanya dalam dunia). 4: 170. 38: 24. yang tidak diperdayakan setan (4:83). . Dari berbagai definisi yang telah dibuat tersebut. yang bersyukur (34: 13. Al-Qur'an menegaskan bahwa petunjuk Al-Qur'an bukanlah hanya dimaksudkan pada manusia secara individual. tetapi juga manusia secara sosial. dan 4: 155). 40: 58. ternyata definisi-definisi tersebut tetap saja kurang memuaskan. dan 69:42). Beberapa ahli ihnu sosial telah berusaha merumuskan berbagai definisi tentang kebudayaan dalam rangka memberikan pengertian yang benar tentang apa yang dimaksud dengan kebudayaan tersebut. 67: 23. cara pandang orang melihat kebudayaan sering kali terjebak dalam sifat chauvinism. 4: 46. 24: 35. Terdapat dua aliran pemikiran yang berusaha memberikan kerangka bagi pemahaman tentang pengertian kebudayaan ini.

kebudayaan. karena menjadi manusia tidak lain adalah merupakan bagian dari hasil kebudayaan itu sendiri. yaitu 3) sebagai kebudayaan. budaya bukanlah sesuatu yang statis dan kaku. relatif. sosialisasi. pembawa kebudayaan adalah pihak luar dan/atau anggota masyarakat setempat yang membawa budaya asing atau baru dalam tatanan masyarakat setempat. Sebaliknya. bahkan meskipun itu adalah sebuah tradisi. Karena itu. Padahal seharusnya dalam memahami kebudayaan kita perlu jujur dan berpegangan pada sifat-sifat kebudayaan yang variatif. Sebagaimana dikatakan Van Peursen (1988). budaya baru sulit diterima dan butuh waktu bertahap untuk penyesuaian jika budaya baru tersebut ada kemungkinan diterima. pembawa manipulator kebudayaan. Selanjutnya. Tidak semua anggota masyarakat dapat beradaptasi dengan budaya baru yang datang dari luar. dan counter-culture (meremehkan kultur lain). Kecuali tindakan yang sifatnya naluriah saja (animal instinct) yang bukan merupakan kebudayaan. universal.14 Demikian pula Jepang yang menganggap bangsanya merupakan keturunan Dewa Matahari. Sebab suatu budaya dalam masyarakat terus-menerus berubah. seperti melalui proses internalisasi. bukannya sebagai kata benda. Tindakan yang berupa kebudayaan tersebut dibiasakan dengan cara belajar. Sebagai penganut kebudayaan seseorang hanya menjadi pelaku tradisi dan kebiasaan yang berkembang dalam masyarakatnya. dan alkulturasi. proses pengalihan kebudayaan tidak akan terjadi. dan 4) pencipta kebudayaan. Antara manusia dan kebudayaan terjalin hubungan yang sangat erat. Sementara manipulator kebudayaan adalah anggota masyarakat yang melakukan aktivitas . Umumnya. Manusia mempunyai 1)penganut empat kedudukan 2) terhadap kebudayaan. tetapi senantiasa berubah sesuai perubahan sosial yang ada. Dan biasanya proses pengalihan atau perubahan budaya difasilitasi oleh adanya kontak komunikasi melalui bahasa. hubungan antara manusia dengan kebudayaan juga dapat dilihat dari kedudukan manusia tersebut terhadap kebudayaannya. bahwasanya budaya semestinya diperlakukan sebagai kata kerja. Tanpa bahasa. Hampir semua tindakan manusia merupakan produk kebudayaan.

Apa yang dilakukan oleh manusia tersebut dapat disebut sebagai proses kebudayaan. B. yaitu terdiri dari sistem religi dan upacara keagamaan. Substansi penjelasan Taylor tersebut pada dasarnya telah rnerangkum semua definisi tentang kebudayaan yang pernah muncul (Jujun S. manusia melakukan banyak tindakan melalui . Dalam rangka bertahan atau survive. sistem pencarian. seni. Namun Kuntjaraningrat (1974). Kedudukan tertinggi adalah manusia sebagai pencipta kebudayaan. Dengan demikian. Suriasumantri. atau budaya baru yang dapat diterima secara masif. 1871:21). moral. atau yang bisa kita sebut sebagai way of life. adat. serta sistem teknologi peralatan. yaitu mendorong secara sadar atau tidak sadar ke semua lapisan masyarakat untuk melakukan revitalisasi kebudayaan lama atau meneiptakan dan menemukan kembali kesepakatan barn terkait ide. Pembentukan kebudayaan sebagaimana diuraikan di atas sesungguhnya dikarenakan manusia dihadapkan pada persoalan yang meminta pemecahan dan penyelesaian atas kondisi kehidupan yang dialaminya. Taylor. Dalam kehidupannya. kepercayaan. aktivitas bermasyarakat. sistem pengetahuan. hukum. serta kemampuan dan kebisaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai bagian dari anggota masyarakat (E. maka manusia harus mampu memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya sehingga manusia melakukan berbagai cara agar tetap mampu beradaptasi dengan perubahan sosial yang terjadi. Kebudayaan yang digunakan oleh manusia untuk menyelesaikan masalah-masalahnya. Dan secara naluriah. kesenian. 2003: 261). bahasa. pedoman hidup yang digunakan setiap individu dalam bertingkah laku. kemudian membaginya menjadi unsur-unsur kebudayaan secara lebih terperinci. sistem kemasyarakatan. sistem dan organisasi kemasyarakatan. manusia mempunyai kebutuhan yang beragam dan terus bertambah mengikuti deras laju perubahan lingkungan sosial di sekitarnya. maka secara definitif makna kebudayaan sendiri adalah keseluruhan pengetahuan.15 kebudayaan atau mengatasnamakan budaya setempat tetapi tidak sesuai dengan nilai-nilai atau ide luhur sebagaimana yang seharusnya dilakukan.

16 pelbagai cara agar kebutuhan dasarnya terpenuhi. Sementara pada manusia. Nilai-nilai budaya dan segenap hasilnya adalah muncul dari tata cara hidup yang merupakan kegiatan manusia atas nilai-nilai budaya yang dikandungnya. Pada binatang. atau kebudayaan pendahulunya. afiliasi. Cara hidup manusia tidak lain adalah bentuk konkret (nyata) dari nilai-nilai budaya yang bersifat abstrak (ide). Jika disimpulkan. Karena itu. Dengan bahasa lain nilai budaya hanya bisa diketahui melalui budi dan jiwa. sementara tata cara hidup manusia dapat diketahui . maka inti dari kebudayaan adalah nilai-nilai dasar dari segenap wujud kebudayaan atau hasil kebudayaan. harga diri. kebudayaan tak ubahnya seperti kompas penyelamat (survival kit) bagi keberlanjutan nilai-nilai kemanusiaan. juga kemampuan untuk terus belajar. Kebudayaan dalam konteks ini yang menjadi pembeda antara manusia dan binatang. rasa aman. yang mungkin tidak jauh berbeda dengan manusia. Dengan kemampuan berkomunikasi dan belajar menjadikan manusia terus meningkatkan kecerdasan dan eara berpikirnya. dan fantasi. Selain itu. tradisi. manusia juga memiliki kehalusan perasaan atau kejiwaan yang di dalamnya terkandung dorongan-dorongan hidup dasar. insting. Cara pemenuhan kebutuhan dasarnya itulah yang membedakaan manusia dengan makhluk hidup lainnya yang juga memiliki kebutuhan dasar. berpikir. dan pengembangan potensi. kebutuhan pokoknya terpusat pada fisiologi dan rasa aman. yaitu fisiologi. Maslow dalam Jujun (2003: 262). dan menguasai objek-objek yang bersifat fisik. Nilai yang diberikan oleh manusia inilah yang menjadi tujuan dan substansi dari kebudayaan itu sendiri. demikian juga pemenuhannya dilakukan secara instingtif atau naluriah. pemenuhan kebutuhannya diperoleh melalui cara hidup berdasarkan kebiasaan. Kejiwaan atau budi yang dimiliki manusia menjadi motor atau penggerak bagi tereiptanya hubungan bermakna dengan alam sekitarnya melalui penilaian atas objek dan kejadian. kemauan. membagi kebutuhan manusia dalam lima kelompok kebutuhan mendasar. perasaan. berkomunikasi. Manusia memiliki kemampuan dasar selain instingtif.

1948 hlm. White. Dari ide kebudayaan dan tata cara hidup manusia kemudian terwujud produk (artefak) kebudayaan sebagai sarana untuk memudahkan atau sebagai alat dalam berkehidupan. Kebudayaan. kebudayaan tingkah laku. Bronislaw. technological. namely.... 1999. we shall distinguish three sub-system of culture. dan kebudayaan kebendaan)1.. atau blueprint. cultural behavior. and ideological system. 3. 364 1 . ilmu pengetahuan. bahasa dan komunikasi. we speak of them as cultural knowledge. Sistern Kepercayaan dan Pengobatan Tradisional (Disertasi). Lihat juga Malinowski.17 oleh pancaindra.. atau desain untuk kehidupan) yang secara selektif dapat digunakan untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan yang dihadapi. Spradley yang menyatakan "Culture is the acquired knowledge that people use to interpretation experience and to generate social behavior . Jakarta: Universitas Indonesia..” Definisi ini tampaknya sejalan dengan James P. . seperti pada Gambar 1. Mendukung dikemukakan konsepsi kebudayaan sebelumnya. organisasi sosial. serta kesenian. 91. sociological. adalah sebagaimana keseluruhan Parsudi Suparlan. dan Tumanggor.. Sarana kebudayaan adalah perwujudan secara fisik atas nilai-nilai budaya dan tata cara hidup yang dilakukan manusia guna memudahkan atau menjembatani tercapainya pelbagai kebutuhan manusia. “kebudayaan pengetahuan yang dipunyai manusia sebagai makhluk sosial. hlm. menciptakan materi kebudayaan dalam unsur budaya universal: agama. dengan demikian adalah ide berupa model-model pengetahuan yang dijadikan landasan atau acuan oleh seseorang sebagai anggota masyarakat melakukan aktivitas sosial.. 1949 hlm. teknologi. Magic.. and Cultural artifacts" (Kebudayaan adalah pengetahuan yang diperoleh yang digunakan penduduk untuk menginterpretasi pengalaman dan melahirkan tingkah laku sosial . kita katakan semua itu sebagai kebudayaan pengetahuan. New York: Doubleday Canada Ltd. Inc. ekonomi. Garden Ciry New York: Doubleday & Company. Science and Religion and Other Essays. dan untuk mendorong dan menciptakan tindakan-tindakan yang diperlukannya (menghasilkan kelakuan dan benda/peralatan).These three categories comprise the system of culture as a whole" (dalam The Science of Culture: A Study of Man and Civilization). yang isinya adalah perangkat model-model pengetahuan (pedoman hidup. Leslie A katakan ". Rusmin.

18 .

Kondisi ini menyambung kepada pemahaman tentang kehidupan dankematian. sistem keyakinan. perbuatan dan keadilan. 3) Teknologi Antropologi dan sosiologi juga menjumpai bahwa setiap warga masyarakat pendukung suatu kebudayaan memiliki kemampuan secara ide hingga melaksanakan kegiatan bersama melahirkan peralatan hidup yang difungsikan untuk memenuhi kebutuhan pada pelbagai unsur kebutuhan budaya universal lainnya. sistem peribadatan/ritual. dan kehidupan abadi serta keadilan tertinggi atas kebaikan dan keburukan (pahala atau dosa) atas pola pikir. sikap. . semua masyarakat pendukung suatu kebudayaan. 1) Agama Dalam temuan antropologi dan sosiologi. yaitu hubungannya dengan Maha Pencipta (Tuhan). 2) Ilmu pengetahuan Dari penelitian antropologi dan sosiologi. dan emosi keagamaan. komponen-komponen pokokyang terdapat dalam setiap agama meliputi adanya: umat beragama. kefanaan dankeabadian. dan perilaku selama di dunia fana. sistem peralatan ritus. memiliki sistem pengetahuan yang utuh menanggapi keberadaan alam nyata (natural) dan nirnyata (supernatural). termasuk dari suatu suku bangsa kepada suku bangsa lainnya. Agama sering menjadi kuat dominasinya jika ia kuat penekanannya pada nilai tertinggi "ultimate value".19 Legenda: Setiap kotak unsur kebudayaan ini terbuka satu sama lainnya.

dan penjabaran penghasilan). buruh. kampung/kewilayahan. jaringan kawin-mawin. regional. kegiatan pasar. dan tatakrama. produksi. Baikuntuk umum maupun untuk sendiri. dapat diketahui simbol-simbol lain yang wujudnya lebih konkret dari wujud pertama untuk dapat menjadi pembeda atau berlaku sebagai cultural traits antara kebudayaan yang satu dengan lainnya. tulisan. eceran. Selain itu. dan foto. orang tua. hingga internasional. Wujud konkret dari simbol- . 6) Bahasa dan komunikasi Setiap masyarakat pendukung suatu Icebudayaan memiliki simbol-simbol bunyi dan intonasi serta isyarat yang digunakan untuk menyampaikan sesuatu maksud kepada seseorang atau khalayak untuk dipahami dan dilaksanakan. teman sebaya. Semua komponen ini dimiliki sebagai unsur kebudayaan bahkan menjadi faktor pembangunan dari setiap suku bangsa mulai dari tingkat sektoral. pentas. Unsur-unsur itu juga akan melintasi batas-batas wilayah tersebut (cross cultural). keetnisan. dan tamu. Rentangan kekuatan ekonomi (investasi. teater. dan politik). anak-anak. komunikasi). nasional. Ada yang esensinya world view. barter. distribusi. keagenan.20 4) Ekonomi Antropologi serta sosiologi juga menemukan dalam setiap masyarakat kebudayaan adanya bentuk-bentuk ekonomi (berburu-meramu. bercocok tanam. ungkapan. Muncul pula dalam berbagai bentuk: ukiran. dari hati ke hati. pasar/ uang. gambar. 7) Kesenian Antropologi menemukan bahwa pada setiap masyarakat kebudayaan mempunyai ungkapan seni berupa simbol pernyataan rasa senang dan susah (suka duka). 5) Organisasi sosial Pada setiap masyarakat pendukung kebudayaan akan selalu terdapat variasi kelompok warga masyarakat (kemargaan. tulisan. penjelasan alam semesta. maupun seni. Ada untuk pereakapan. profesi. dan gerak/tari. Ada kata-kata untuk umum.

menyebutnya). keris. sampai Candi Borobudur. Hal ini tiada lain adalah representasi dari pola pikir atau pengetahuan atau logika masyarakat pengampu kebudayaan tertentu. seperti pola makan. Selain adat istiadat. elemen lainnya ialah budaya materiil. wujud kedua ialah pola-pola perilaku yang merupakan representasi dari adat istiadat sebuah kebudayaan tertentu. Kemudian. yakni lingkungan. hingga pola-pola yang bersangkutan dengan aktivitas sebuah komunitas. terkandung nilai-nilai atau tata aturan dari adat istiadat yang berlaku. Ada empat bentuk yang dapat diidentifikasi dan dikategorikan sebagai peninggalan budaya. Tata aturan yang berlaku tersebut merupakan ejawantah dari pandangan hidup atau sistem nilai dalam masyarakat tertentu. mulai dari bendabenda dengan ukuran yang relatif kecil hingga benda-benda yang sangat besar (dari emblem kerajaan Sultan Nata Sintang. misalnya). Barangkali. Pertama. kerja. Pierre Bourdieu. terdapat satu lagi bentuk peninggalan yang merupakan wujud keempat. Bentuk kedua ini meliputi hal-hal keseharian. Di dalam pola-pola keseharian itu. Budaya materiil (material culture) atau artefak atau benda-benda hasil produksi suatu kebudayaan merupakan hal-hal dalam kebudayaan yang paling konkret (empiris). kain songket. habitus (sebagaimana sosiolog Perancis. benda-benda fisik atau material culture. dalam konteks tinggalan budaya di sini. atau yang kita kenal dengan istilah adat istiadat sebagai wujud kedua dari kebudayaan. Sistem nilai atau pandangan hidup ini bisa berupa falsafah hidup atau kearifan lokal dari suatu masyarakat dalam memandang atau memaknai lingkungan sekitarnya. Wujud ketiga ini bersifat lebih abstrak dibanding kedua wujud sebelumnya. kebiasaan. belajar. muncul pertanyaandalam benak kita mengapa lingkungan dapat dikategorikan sebagai warisan budaya? Lantas. Selain itu. di mana pandangan hidup ini merupakan wujud ketiga dari kebudayaan. berdoa.21 simbol tersebut ialah perilaku. seperti pola upacara adat ataupun ritual Ngaben di masyarakat Bali. Wujud pertama ini mencakup seluruh benda-benda basil kreasi manusia. lingkungan seperti apa yang .

yakni pegunungan atau dataran tinggi dan pesisir atau pantai. seperti masyarakat petani salak di Yogyakarta atau masyarakat petani kopi di kawasan pegunungan Minahasa. dan (2) lingkungan buatan (built environment) yakni lingkungan yang merupakan hasil kreasi manusia. Adapun. Perbedaan kedua ialah pola pikir masyarakatnya atau cara pandang mereka terhadap hidupnya. serta aturan-aturan yang berlaku dalam suatu masyarakat. Lingkungan atas dasar kategori sifat ini masih dapat dipilah lagi menjadi: 1. dan sebagainya). pengetahuan. atau masyarakat Suku Laut di Thailand Selatan dengan masyarakatnya yang agraris. meliputi perilaku-perilaku manusia atau pelbagai aktivitas sosial yang berupa interaksi antar-individu serta berbagai aktivitas individu. Letak perbedaan pertama yang tampak dengan jelas ialah kawasan atau lingkungan di mana mereka menjalani siklus kehidupannya (lahir. 3. norma-norma. mencakup pandangan-pandangan. bekerja. Lingkungan dapat menjadi bagian dari tinggalan budaya (artifacts). dapat dibandingkan masyarakat pesisir atau nelayan di sepanjang Pantai Utara Jawa di Cirebon. Lingkungan budaya. oleh karena itu. Sebagai ilustrasi. lingkungan memainkan peran sebagai bagian yang tak terpisahkan bagi terciptanya kebudayaan itu sendiri. di mana lingkungan jenis ini memiliki pengertian keseluruhan unsur di luar diri manusia yang bukan ciptaan manusia. ada baiknya bila mengetahui terlebih dulu pengertian lingkungan di dalam tulisan ini. menjelaskan bahwa lingkungan atau environment secara garis besar dapat dibedakan berdasarkan (1) sifat atau keadaannya dan (2) asal usulnya.22 termasuk peninggalan budaya? Sebelum masuk pada pemaparan atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. makhluk hidup. masyarakat nelayan di Kepulauan Karimunjawa. dan segala unsur-unsur alam. lingkungan yang dilihat dari asal usulnya berupa: (1) lingkungan alami (natural environment). Ahimsa-Putra (2004: 38). Pola pikir masyarakat pesisir dengan masyarakat pegunungan sudah tentu . berinteraksi. kawin. 2. Lingkungan fisik. berupa benda-benda yang ada di sekitar kita. Lingkungan sosial.

Sebab semua materi yang terkandung dalam kebudayaan yang diperoleh manusia selain dilalui secara sadar juga dilalui dengan proses belajar. adat istiadat. lingkungan sebagai salah satu entitas penting dalam pembentukan sebuah kebudayaan dapat dikategorikan sebagai warisan atau tinggalan budaya. Sehingga nilai-nilai kebudayaan senantiasa berkelanjutan dari waktu ke waktu. Dengan demikian. dari kebudayaan masa lalu menuju kebudayaan masa kini. yang muncul lewat penghayatan manusia atas lingkungannya. D. 2008: 11-12). yakni sistem nilai. ETIKA DAN ESTETIKA BERBUDAYA Perjalanan kebudayaan manusia dalam sejarahnya erat kaitannya dengan pendidikan. Perbedaan ini terletak pada tataran perangkat pengetahuan (sistem simbol) masyarakat yang pada gilirannya memengaruhi cara mereka memaknai persoalan-persoalan atau hal-hal yang berkaitan dengan lingkungannya. Penghayatan terhadap lingkungan inilah yang kemudian menghasilkan kearifan lokal atau kebudayaan yang khas pula. maka manusia mengikat waktu (Jujun. bahwa kebudayaan mempunyai kemampuan mengikat waktu. sebuah pengetahuan yang khas pada masyarakat tertentu.23 berlainan. sebagaimana disampaikan oleh Alferd Korybski. Artinya. tidak menutup kemungkinan kebudayaan pada masa lalu yang pernah ditinggalkan akan kembali digunakan oleh generasi mendatang. Dengan itu seseorang dikatakan berbudaya pada hakikatnya ketika ia telah menjaga nilai-nilai luhur dan . ada juga yang ditinggalkan atau tidak digunakan. lnilah yang dinamakan kearifan lokal. dan artefak-artefak budaya (Ahimsa-Putra. Meskipun demikian. sehingga ia harus dilindungi dan dilestarikan. dengan hidupnya. Melalui proses belajar itulah transfer nilai-nilai kebudayaan terhadap generasi ke generasi berikutnya dilakukan. binatang mengikat ruang. Jika tanaman hanya mampu mengikat bahan-bahan kimiawi yang penting bagi pertumbuhan tanaman itu. 2003: 263). Adakebudayaan masa lalu yang tetap dipertahankan dalam kebudayaan masa kini.

kebudayaan Indonesia mencapai kebersamaannya dengan menyatukan kerajaan yang ada di Nusantara oleh Patih Gajah Mada. Kesatuan ini jelas menjadikan kebudayaan di Indonesia semakin dinamis. Terlihat mulai munculnya berbagai persoalan kebudayaan. Pada masa Kerajaan Majapahit. Dengan ditutupnya Terusan Suez membuat banyak negara di belahan dunia Barat mengalihkan perhatiannya ke wilayah-wilayah tropis untuk mencari rempahrempah. Indonesia yang menganut agama tersebut seperti Kutai. Tarumanegara. ketika agama Islam mulai banyak dianut oleh masyarakat di Indonesia. Perubahan keyakinan ini membuat banyak perubahan di bidang lain. Marcopolo. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya kerajaan yang pernah ada di wilayah Barat dan Tengah. sudah dimulai sejak masuknya agama Hindu dan Buddha. kesetaraan antara sesama manusia. seperti Vasco da Gama. Keadaan ini semakin terlihat. dan Majapahit. dan Bartholomeus . maka kita akan berbicara tentang sejarah panjang pertemuan antar kebudayaan daerah Indonesia dengan kebudayaan dari luar Indonesia. dan lain-lain. yang terkenal dengan Sumpah Palapa. berdirinya kerajaan-kerajaan baru. salah satunya seperti hubungan kerajaan di daerah dengan Majapahit. bahkan hingga tingkat kerajaan. Kebudayaan nyakkebudayaan Indonesia ada di adalah dunia. semakin berkembangnya sastra. Mendiskusikan kebudayaan Indonesia. Kebudayaan daerah Indonesia yang masih sederhana kemudian bertemu dengan agama Hindu dan Buddha yang menjadi sedemikian meluas dan dianut oleh banyakmasyarakat di Indonesia.24 tatanan kemasyarakatan yang telah berlaku sebelumnya. dan dengan tetap terbuka terhadap kemungkinan masuknya kebudayaan baru. Padjajaran. Tokoh-tokoh. awal masa penjajahan melanda wilayah Nusantara. Sriwijaya. Perjalanan kebudayaan Indonesia dipengaruhi oleh masuknya Portugis. salah satu dari sekian ba- yang Keberadaannya-sama dengan kebudayaan laintelah berlangsung dalam waktu yang lama. Pertemuan antar kebudayaan-kebudayaan di Indonesia.

telah banyak usaha yang dilakukan untuk merumuskan apa itu kebudayaan Indonesia. Meskipun dalam kesabaran yang panjang pula akhirnya Nusantara menapaki jalan menuju persatuan. Dalam hal ini. Strategi perang dengan taktik memecah belah atau devide et impera membuat perlawanan yang diberikan oleh para pejuang di daerah menjadi tidak berarti. polemik tentang dasar negara. Saat itu. terjadi perubahan yang besar dalam banyak bidang kehidupan kita. tetapi juga tentang perlawanan kebudayaan. dan persoalan kebudayaan nasional mulai terlihat. Oleh karena itu. Masa tersebut. Namun hingga saat ini. usaha perumusan tersebut belum membuahkan hasil yang final dan memuaskan. membuat para perumus tidak ingin menghilangkan kebudayaan yang sudah lama hidup di negeri ini. mulai dari negeri Aceh hingga Maluku. Perubahan bentuk pemerintahan. Peperangan yang digerakan oleh semangatmempertahankan diri. Salah satu wilayah yang mereka temukan adalah tanah Nusantara. perlawanan di seluruh wilayah Nusantara masih terus diberikan terhadap kedatangan para pendatang asing yang bermaksud menjajah. dari Tiongkok hingga Eropa. yang akhirnya menjadikan Nusantara sebagai wilayah jajahan dalam periode masa yang panjang. dari kerajaan kepada negara. Kekayaan kebudayaan yang telah terkenal kebesarannya ke seluruh mancanegara. dipenuhi dengan berbagai peperangan di berbagai daerah Nusantara.25 Diaz. bukan hanya kisah perlawanan fisik semata. mencari sebuah wilayah perdagangan baru. Bahkan kita tampaknya perlu jujur bahwa . Peristiwa paling dikenang adalah ketika Indonesia akhirnya memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Kekayaan kebudayaan yang sedemikian hebat dari wilayah Indonesia. menjadi Negara RepublikIndonesia. bahasa. mulai dari "kecil-kecilan" hingga akhirnya memuncak pada perlawanan secara serentak terhadap penjajahan di bumi Nusantara. misalnya dapat disoroti perubahan bentuk pemerintahan. menjadi sebuah perubahan yang menuntut adanya kesatuan wilayah dan kebudayaan di Indonesia. Meskipun demikian. Undang-Undang Dasar. Jika dikaji selama dalam masa penjajahan tersebut. Pada masa ini pula.

dikembangkan. seni bertutur. yang terlihat lewat gairah dan ketertarikan kepada kebudayaan Timur sebagai penawar kegelisahan mereka. Sudah saatnya kebudayaan Indonesia memiliki kesejajaran dengan budaya barat. dan lain-lain). Berpedoman pada kebudayaan Indonesia.26 masyarakatIndonesia telah banyak yang teralihkan perhatiannya kepada kebudayaan yang dibawa oleh bangsa Eropa dan Amerika. d. Toleransi. Tanamkan minat sejak dini pada kebudayaan daerah Indonesia. Jangan tinggalkan kebudayaan Indonesiakarenakekayaan menunggu untuk dikenali. e. kebudayaan manusia Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah didesak oleh serbuan kebudayaan asing melalui . hingga akhirnya dapat hidup mencapai kebesarannya. Oleh karena itu. c. penting bagi kita semua melakukan upaya pengembangan kebudayaan Indonesia secara terus-menerus. Tanggung jawab. mulai disadari bahwa kebudayaan daerah di Indonesia memiliki keunggulan mulai dari pandangan tentang alam hingga pranata sosial. Untuk itu. yang dahulu pernah dimiliki. Prinsip-prinsip pengembangan kebudayaan Indonesia sebagaimana telah dilakukan oleh generasi sebelumnya penting mempertimbangkan hal-hal berikut: a. Dan masyarakat Barat juga mulai menyadari kekurangan kebudayaan mereka sendiri. b. Menepati janji. Konteks keindonesiaan. membangun rumah kebudayaan daerah. Jujur. Mempelajari dan mengenali kebudayaan daerah Indonesia (tarian. f. kerajinan tangan. Mengenali dan mengembangkan kebudayaan Indonesiaadalah tugas yang diemban oleh setiap warga negara Indonesia. alat musik daerah. Rumusan nilai-nilai luhur yang tertuang dalam UUD Dasar 1945 dan Pancasila perlu untuk terus disempurnakan secara berkelanjutan agar kebudayaan nasional sebagai identitas kebangsaan teraktualisasi secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita.

Proses akulturasi budaya asing dengan budaya lokal masih kental dengan pengejawantahan nilai-nilai asing itu sendiri dibanding menjadi sebuah kebudayaan milik sendiri. Di era tahun 2000-an. berkeputusan. Bandingkan antara kegiatan para remaja yang keluar masuk pub. implikasi lain dari lahirnya bentuk-bentuk baru dari peradaban dan kebudayaan postmodern di . Keadaan masyarakat di era milenium kelima tersebut memiliki konsekuensi logis pada situasi yang akan menggiring kita. Dalam lingkup sosiokultural yang lebih sempit.27 deras arus globalisasi (tata cara hidup sosial lintas-antarbenua). misalnya terlihat begitu mencolok perilaku atau tata cara hidup generasi muda yang dekat dengan budaya asing. yakni pola atau cara berpikir dan cara memandang dunia. dalam realitasnya. kebudayaan yang ditampilkan kebanyakan generasi muda saat ini bukan melalui proses belajar dan secara sadar mewakili kebutuhan mendasar mereka. diskotek dan tempat hiburan malam lainnya terutama di kota-kota besar dan metropolitan dengan kegiatan gotong royong. Dari kenyataan itu. tetapi lebih mengikuti tren kebudayaan baru dari luar (budaya global). ataupun postmodern. membatik. salah satu implikasi globalisasi ialah pada munculnya pola-pola baru dari suatu kebudayaan dalam beragambentuk dan tatanannya. pascamodern. (Al Mudra. Artinya. belajar pantun. hingga bertindak dalam ritme yang relatif cepat. untuk berpikir. tidak bisa dimungkiri bahwa realitas sosial semacam ini sesungguhnya lahir karena transformasi yang signifikan pada core kebudayaan itu sendiri. dan lainnya yang menjadi wujud kebudayaan leluhur masa lalu. silaturahmi (kunjung mengunjungi) sanak famili. sebagai "warga dunia". Contoh-contoh akibat globalisasi sebelumnya menunjukkan bahwa. globalisasi mampu menjadi penentu arah perkembangan kebudayaan dan peradaban manusia di dunia. 2007a dan 2008a) Dalam konteks sosial-budaya masyarakatIndonesia. Sementara kebudayaan milik daerah atau nasional sendiri sering kali sulit beradaptasi dengan budaya asing.Kebudayaan dengan corak baru ini kerap kita sebut sebagai kebudayaan pasca-industri.

” begitu kira-kira teori Erns Cassirer. Oleh karena itu. sudah sepantasnya kita berupaya menjaga. dan semacamnya. Disebutkan olehnya bahwa kebudayaan atau budaya merupakan eiri penting (khas) dari manusia. Benefit lain yang bisa dipetik ialah bahwa bangsa ini juga dapat berangsur melepaskan diri dari hegemoni budaya asing (A1 Mudra. Hal ini berpegang pada prinsip "al muhafadhatu „ala al qadimi as sholih wal akhdzu bi al jadidi al ashlah". meski tetap menjaga maratabat dan jati diri bangsa. maka yang akan terjadi ialah sebuah krisis idcntitas (jati diri). mengemas. tidakup-to-date. 2005). bahasa. Produk-produk budaya lokal mulai ditinggalkan lantaran dianggap ketinggalan zaman. Penting untuk digarisbawahi di sini.28 atas ialah mulai ditinggalkannya produk-produk kebudayaan lokal (seni. masyarakat yang dinamis tidak selalu menolak pengaruh budaya luar. melainkan terletak pada sikap penafian budaya lama (peninggalan nilai luhur nenek moyang) oleh generasi masa kini. Persoalannya bukan terletak pada boleh tidaknya diterima dan dipraktikkannya budaya hybrid tersebut. 2002. tidak perlu serta-merta ditolak. Ketika warisan budaya tiada lagi diindahkan. (Ibid. pola-pola perilaku. 2007b) “Hanya manusia yang memiliki kebudayaan. akhirnya lebih memilih untuk mengadopsi budaya baru atau budaya kekinian (hybrid culture) yang telah berasimilasi dengan budaya Barat. dan memublikasikan kekayaan warisan budaya kita kepada dunia untuk mengukuhkan identitas kita sebagai bangsa yang bermartabat. meski tidak semua. maupun benda budaya lainnya) oleh masyarakatnya. merawat. bangsa ini akan dihargai dan dipandang secara terhormat oleh bangsa lain. 2004. 2007b). kuno. hanya dengan memahami dan menjaga kekayaan warisan budaya dan sejarah. dalam bukunya An Essay on Man (1945 via Ahimsa-Putra. Oleh karenanya. Mengulang bahasan sebelumnya. . Sebab. dan mengadopsi sesuatu (budaya) yang baru yang lebih baik. generasi terkini dengan basis kulturalnya masing-masing kemudian. yang membedakan manusia dengan binatang. Produk budaya asing yang mendorong kepada perbaikan hidup dankemajuan. seorang ahli lingustik asal Swiss. yang maknanya adalah menjaga warisan (budaya) lama yang baik.

aktivitas bersosial dan bermasyarakat. dan proses simbolisasi ini melahirkan kebudayaan. Sebab itu. suara. sehingga pemaknaan atau penafsiran yang lahir juga beragam (lihat juga Geertz. Hal inilah yang kemudian melahirkan diversivitas budaya dalam kehidupan manusia. dan lain sebagainya. Catatan berbudaya seperti apakah yang perlu ditanamkan ke setiap generasi bangsa terhadap kebudayaan Nusantara kita. serta produk kebudayaan yang dihasilkannya. apa yang dimaksud dengan simbol? Definisi konsep simbol atau lambang ialah segala sesuatu yang dimaknai di mana malrna dari suatu simbol itu mengacu pada sesuatu (konsep) yang lain. hanya manusia yang dapat melakukan simbolisasi terhadap sesuatu. sedangkan binatang atau makhluk lainnya tidak? Pendapat ini berangkat dari pemahaman bahwa manusia merupakan animal symbolicum atau binatang yang mengkreasi simbol. dan menciptakan lambang-lambang atau simbol-simbol untuk berkomunikasi dengan sesamanya (Ahimsa-Putra. mengembangkan. maka kebudayaan dalam hal ini dapat didefinisikan sebagai: seperangkat atau keseluruhan simbol yang digunakan atau dimiliki manusia dalam hidupnya untuk bisa melakukan reproduksi dan menghadapi lingkungannya. yang diperoleh lewat proses belajar dalam kehidupannya sebagai anggota suatu masyarakat atau komunitas (Ibid). Adalah di antaranya dengan menjaga sikap jujur dan bertanggung jawab terhadap setiap perubahan nilai. (Ibid. Manusia merupakan makhluk yang mampu menggunakan.) Oleh karena hanya manusia yang dapat melakukan pemaknaan terhadap sesuatu dan sesuatu yang dimaknai ini merupakan sebuah lambang basil kreasi manusia sendiri. . 2004:29).29 mengapa hanya manusia yang memiliki kebudayaan. Sementara itu. pelestarian kebudayaan sendiri merupakan prioritas utama untuk menegaskan identitas kebangsaan dan kenegaraan kita. bunyi. Di sini perlu dicatat bahwa setiap manusia beserta komunitasnya memiliki perangkat simbol (baca: kebudayaan) dan proses simbolisasinya (proses berkembangnya kebudayaan) masing-masing. Wujud lambang-lambang ini bisa berupa teks (tulisan). 1973: 89). Tanpa harus tertutup terhadap kebudayaan luar. gambar. gerak.

keren. Hal ini memang tidak sepenuhnya bermasalah. dan karena itu harus juga diselesaikan . Namun penilaian kebudayaan Barat lebih superior dan kemudian fenomena masyarakat Indonesia meninggalkan kebudayaannya sendiri yang sudah lama dihidupi. sepertinya jauh dari ungkapan-ungkapan tersebut. kerusakan perilaku masyarakatIndonesia. ilmiah. sedangkan kebudayaan daerah di Indonesia. mulai disadari bahwa kebudayaan daerah di Indonesia memiliki keunggulan mulai dari pandangan tentang alam hingga pranata sosial. kerendahdirian masyarakatIndonesia terhadap kebudayaannya sendiri. yang terus terjadi hingga saat ini dan yang paling mendasar adalah peneitraan. seperti di bidang sains (ilmu pengetahuan). Kebudayaan daerah di Indonesia ditinggalkan hanya karena dieitrakan tidak ilmiah. dan pencitraan yang kuat dari media tentang keunggulan kebudayaan Barat. Namun dari beberapa sebab tersebut. Padahal. Menurut banyak ahli permasalahan kemunduran budaya nasional muncul karena persoalan pencitraan. Dikatakan mendasar karena pada saat penjajahan pun sudah terjadi proses pencitraan tersebut. Rendah diri ini disebabkan oleh penjajahan. Ungkapan khusus seperti. akan ditemukan sebuah fenomena yang lazim dihidupi yaitu. keren. Kerendahdirian ini muncul dari hubungan antara kebudayaan Barat dengan kebudayaan daerah di Indonesia.30 E. Barat yang sering diposisikan sebagai pihak superior dan kebudayaan daerah di Indonesia sebagai pihak inferior. Ungkapan-ungkapan tersebut sering kali dilekatkan kepada kebudayaan Barat. Dan juga masyarakat Barat mulai menyadari kekurangan kebudayaan mereka sendiri yang terlihat lewat gairah dan ketertarikan kebudayaan Timur sebagai penawar kegelisahan mereka. dan gaul adalah ungkapan yang secara tidak langsung menujukkan kondisi rendah diri. karena Barat memang memiliki keunggulan dalam bidang-bidang tertentu. funky. PROBLEMATIKA KEBl1DAYAAN INDONESIA Menelusuri pergulatan kebudayaan di Indonesia. tentu menjadi suatu masalah. dan sebagainya.

konflik yang menggunakan atau memanipulasi simbol-simbol budaya. Indonesia sangat perlu menempatkan kebudayaan sebagai konsepsi dan sekaligus strategi. . Tentu. Problem kebudayaan dewasa ini antara lain adalah terjadinya penafsiran budaya yang cenderung keliru. Revitalisasi kebudayaan merupakan proses logis dari bagaimana kebudayaan berperan dalam pembangunan dengan tanpa meninggalkannya atau bahkan melupakannya. Kelembagaan formal dan informal dalam masyarakat bertanggung jawab kepada keutuhan masyarakat.31 dengan cara pencitraan. Hal tersebut akibat miskomunikasi budaya antargenerasi yang terusmenerus terjadi. Minimnya pengenalan ini. sehingga ternyata perjalanan bangsa sampai kini masih menuju pada kondisi yang memprihatinkan secara budaya. Alasannya. kebudayaan harus dilihat dalam tiga aspek sekaligus. Pengenalan ini merupakan salah satu modal untuk memiliki dan mengembangkan kebudayaan Indonesia. Padahal. Padahal tujuan akhir dari pengembangan kebudayaan pada hakikatnya adalah peradaban. dan pelaku pendukung kebudayaan. Ketiga aspek ini dapat menentukan seberapa besar dan kuat peran kebudayaan dalam membangun kehidupan lebih baik. konteks. Kebudayaan selamanya merupakan langkah strategis pembangunan bangsa. Sudah saatnya kita melihat bahwa kebudayaan Indonesia memiliki kesejajaran dengan kebudayaan Barat. Sebagai bangsa yang beradab (civilized society). Contohnya. norma dan aturan. belum ada suatu usaha yang teruji untuk mengakomodasi budaya lokal di tingkat nasional. setelah kebudayaan Indonesia kurang dikenakan dan kurang dikenali oleh sebagian masyarakat Indonesia yang hidup mulai masa 70-an. Pendukung kebudayaan menjadi titik sentral bagaimana proses pengembangan kebudayaan berlangsung secara kelembagaan (instituted process). usaha untuk mengenali kebudayaan Indonesia adalah tugas yang diemban oleh setiap warga negara Indonesia. merupakan salah satu faktor yang membuat rendahnya rasa kepemilikan dan keinginan untuk mengembangkan kebudayaannya sendiri. masing-masing proses pembelajaran. sebagai sistem gagasan yang terdiri dari nilai-nilai.

32 .

Pertama. karena pribadi manusia yang ingin memenuhi kebutuhan pribadi. kepentingan interaksi (social welt). yaitu kepentingan individu dan bersama. Kedua. masyarakat memiliki tiga jenis kepentingan yang memiliki pendekatan rasio berbeda. Dalam perjalanannya. Ketiga. yang menurut Sartre sebagai sprat utama yang mendorong eksistensi manusia menuju peradaban yang maju. Di satu sisi. Apalagi kalau kepentingan kekuasaan dan kepentingan teknis mengabaikan MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK kepentingan sosial. adanya sebuah kebutuhan dasariah manusia untuk membebaskan diri dari segala bentuk dominasi atau kebebasan (Freiheit). Dalam perbedaan kepentingan ini masyarakat mengalami sebuah pertarungan yang sangat tajam dalam kehidupan sosial dan politik. Ini merupakan kepentingan praktis yang sesuai dengan hakikat manusia sebagai makhluk sosial. hal ini berhubungan erat dengan distribusi kekuasaan dalam masyarakat. yaitu suatu ajaran tentiang norma dan tingkah laku yang berlaku dalam suatu kehidupan manusia.33 BAB 3 MANUSIA SEBAGAI INDIVIDUDAN MAKHLUK SOSIAL A. Terkadang muncul suatu penolakan dan penerimaan yang pada akhirnya bermuara pada etika. kepentingan-kepentingan tersebut kadang saling berhadapan dan kadang pula saling berkait. Kepentingan kekuasaan. Artinya. Menurut Jurgen Habermas (2001). titik kompromi antara kepentingan individu dan bersama ditimbang menurut kadar etis-tidaknya kedua kepentingan tersebut. Hal ini sangat kuat berhubungan dengan penyediaan sumber daya natural dan juga kerja (instrumentalis). Freiheit. Kepentingan bersama didasarkan manusia sebagai makhluk sosial (kelompok) yang ingin memenuhi kebutuhan bersama. kepentingan teknis (objective welt). Di sisi lain. Kepentingan individu didasarkan manusia sebagai makhluk individu. Kalau kepentingan kekuasaan mengarah pada tendensi . HAKIKAT SOSIAL Di dalam diri manusia terdapat dua kepentingan.

Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak mungkin dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri.34 untuk menciptakan distorsi terhadap komunikasi. pribadi manusia dituntut mampu berinteralai. yang terdiri dari: 1. seperti berjudi. Yakni memiliki unsur-unsur keharusan biologis. 3. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan. Dorongan untuk makan. Dorongan untuk mempertahankan diri. Manusia sebagai makhluk individu diartikan sebagai person atau perseorangan atau sebagai diri pribadi. bekerja sama. Manusia sebagai diri pribadi merupakan makhluk yang diciptakan secara sempurna oleh Tuhan Yang Maha Esa. Disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur'an bahwa “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. kita membutuhkan adanya sebuah ruang publik (public spare). dan seterusnya. untuk bisa mendamaikan konflik kepentingan ini. Menurut Haber mas. dan mencari alternatif yang tepat tentang segala persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. mabuk. dia selalu membutuhkan bantuan manusia lain. Dalam ajaran agama-agama dunia juga diterangkan sangat jelas kedudukan manusia sebagai makhluk yang mulia. dan saling berlomba-lomba melakukan perubahan menuju yang lebih baik dengan individu lainnya. berinteraksi. Ini merupakan media untuk menjembatani setiap kepentingan karena setiap komponen dalam masyarakat memiliki akses yang sama untuk berbicara. berdiskusi. berzina. 2. manusia sudah disebut sebagai makhluk sosial. Dorongan untuk melangsungkan hubungan beda jenis. membunuh. . dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. artinya manusia sebagai warga masyarakat. korupsi. Sebaliknya. yang menitikberatkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi. Manusia sebagai makhluk sosial. karena itu tidak dibenarkan manusia melakukan perbuatan tercela. Bahkan sejak lahir pun. maka yang terjadi hanya ada penindasan dan redulai. berkomunikasi.

Karena itu. manusia mempunyai kecenderungan sosial untuk selalu meniru guna membentuk diri dalam kehidupan masyaratmya. 2. Secara garis besar. yaitu menerima bentuk-bentuk pembaruan yang berasal dari luar sehingga dalam diri manusia terbentuk sebuah pengetahuan. . Kondisi psikologis seseorang sangat memengaruhi bagaimana manusia berinteralai satu sama lain. dengan demikian tidak dapat dilepaskan dari cara dan bentuk adaptasi mereka terhadap lingkungannya. Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial. Di antara kebutuhan untuk meniru adalah dalam hal: 1.35 Dengan keharusan biologis tersebut menggambarkan betapa individu dalam perkembangannya sebagai seorang makhluk sosial meniscayakan adanya dorongan untuk saling ketergantungan dan membutuhkan antara satu dengan lainnya. dan masyarakat tradisional terhadap pendatang modern. pribumi terhadap pendatang atau sebaliknya. apakah sedang bahagia. Dari gambaran tersebut jelas bagaimana manusia itu membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sebagai pribadi (individu) dan sekaligus sebagui makhluk sosial. yakni: 1. hasrat meniru itu kita dapat lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok. yaitu tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenaga dari manusia sehingga kinerja manusia dalam masyarakat bisa berjalan secara efektif dan efisien. Tekanan emosional. Dalam perkembangannya. Pada umumnya. Penerimaan bentuk-bentuk kebudayaan. Penghematan tenaga. Proses meniru dapat dicontohkan misalnya anak terhadap orang tuanya. komunikasi antar masyarakat menentukan peran manusia sebagai makhluk sosial. Banyak faktor yang mendorong manusia secara individual membutuhkan dirinya sebagai makhluk sosial sehingga terbentuk interaksi sosial antara manusia satu dengan manusia yang lainnya. yang secara lebih luas juga terjadi di dalam kehidupan masyarakat. faktor-faktor personal yang memengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal.

maka ia akan berupaya melakukan interaksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis. Teori Transaksional (Model Pertukaran Sosial) Menurut teori ini. hubungan antarmanusia (interpersonal) berlangsung mengikuti kaidah transaksional. Yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. : 2009) 1. Harga diri yang rendah. alam sekitar. Orang yang merasa atau dengan sengaja terisolasi oleh komunitasnya atau pihak-pihak tertentu. dan makhluk lainnya). 3. Dalam berinteraksi dengan sekitar. tetapi jika merasa rugi. dalam hubungan sesama manusia terdapat model dan kualitasnya yang berbeda. Manusia sebagai makhluk sosial. Ada tiga teori yang dapat membantu menerangkan model dan kualitas hubungan antarmanusia (Achmad Mubarok. Karena itu. B. FUNGSI DAN PERAN MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL Pada hakikatnva. manusia senantiasa berperan ganda. Ketika kondisi seseorang berada dalam kondisi yang direndahkan. Manusia sejak lahir sampai masuk liang kubur selalu membutuhkan kehadiran orang lain selain dirinya. ada hubungan secara vertikal (hubungan dengan Tuhan) dan secara horizontal (hubungan dengan sesama manusia. maka . 2. atau sebaliknya sedih. Karena ketika seseorang merasa direndahkan dengan secara spontan la membutuhkan kasih sayang dari pihak lain atau dukungan moral untuk membentuk kondisi psikologis kembali seperti semula.36 senang. maka hubungan itu pasti mulus. Jika merasa memperoleh keuntungan. berduka dan seterusnya. Isolasi sosial. yaitu apakah masing-masing merasa memperoleh keuntungan dalain transaksinya atau malah merugi. artinya manusia tidak bisa hidup sendirian. Jika manusia tidak berhubungan atau berinteraksi dengan sesama manusia lainnya. maka ia akan memilikihasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain. maka orang tersebut belum bisa dikatakan manusia.

. Dalam hubungan itu kita harus bisa memahami peranan dan kedudukan masing-masing. klasifikasi manusia itu hanya terbagi tiga. Demikian juga sudah tertulis perau apa yang harus dilakukan oleh suami. maka ia akan dicemooh oleh penonton dan ditegur sutradara. istri. Adapun orang dewasa. dan perbedaan-perbedaan lainnya. tidak mengerti tanggung jawab.37 hubungan itu akan terganggu. Menurut teori ini. anak. yang mengatur apa dan bagaimana peran setiap orang dalam pergaulannya. dan jika permintaannya tidak segera dipenuhi ia akan menangis terguling-guling atau ngambek. Dalam skenario itu sudah "tertulis" seorang presiden harus bagaimana. mertua. agama. Adapun orang tua. dan orang tua. Anak-anak itu manja. ras. dan murid harus bagaimana. orang dewasa. seorang guru harus bagaimana. Teori Permainan Menurut teori ini. ibu. dan seterusnya. mantu. ia selalu memaklumi kesalahan orang lain dan menyayangi mereka. Teori Peran Menurut teori ini. yaitu anakanak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis sebagai individu dan makhluk sosial. putus. umumnya setiap suku bangsa memiliki nilai-nilai dan tradisi yang dapat dikembangkan menjadi model kedamaian yang kondusif bagi keeratan antar suku bangsa. ia lugas dan sadar akan tanggung jawab. Manusia memang tidak akan bisa lepas dari berhubungan dengan orang lain. jika seseorang mematuhi skenario. atau bahkan berubah menjadi permusuhan. tetapi jika menyalahi skenario. 3. Tidak ada orang yang merasa aneh melihat anak kecil menangis terguling-guling ketika minta es krim. tetapi orang akan heran jika ada orang tua yang masih kekanak-kanakan. sebenarnya dalam pergaulan sosial itu sudah ada skenario yang disusun oleh masyarakat. ayah. Jangan sampai terjadi kesalahan. 2. maka hidupnya akan harmoni. sadar akibat dan sadar risiko. seorang gubernur harus bagaimana. Karena hal itu bisa membual tidak harmonisnya hubungan kita dengan sesama manusia.

Dapat pula transaksional bersifat kekeluargaan atau kekerabatan seperti dilakukan umumnya etnis Jawa dengan sebutan "sambatan". DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL: AKULTURASI. melaksanakan perkawinan. Adakalanya bersifat barter atau pertukaran langsung seperti jual beli di pasar atau mal-mal. khitanan. Akulturasi Budaya Adalah proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu sedemikian rupa dipengaruhi oleh unsur-unsur suatu kebudayaan lain sehingga unsur-unsur lain itu diterima . Tidak heran dalam nilai-nilai hidup orang Jawa yang masih tetap kuat dipertahankan adalah “mangan ra mangan yang penting kumpul”. jenis pertukaraan ini sering muncul pada perkantoran-perkantoran. ASIMILASI. C. Salah satu anggota keluarga yang sedang tertimpa musibah. yakni secara sederhana dapat diterjemahkan "dapat makan atau tidak. demikian jika merasa dirugikan akan mengarah perpecahan.38 Sebagaimana disebutkan Mubarok di atas. pencinta bola. Pada masyarakat perkotaan. Jenis hubungan transaksional lainnya adalah hubungan pertukaran bersifat pertemanan atau kesetiakawanan. maka anggota keluarga yang lain akan turut membantu meringankan beban persoalan yang sedang menimpa salah satu anggota keluarga tersebut. atau famili. DAN INOVASI 1. yang paling penting adalah keutuhan keluarga". Dalam praktiknya. dan seterusnya. atau komunitas-komunitas tertentu seperti komunitas biker. kerabat. hubungan transaksional ini bermacam-macam sifatnya. pengguna moge (motor gede). masing-masing individu tampaknya biasa melakukan kontak hubungan transaksional. jika merasa beruntung hubungan akan berjalan mulus. tertimpa kecelakaan atau terlilit utang. lembagalembaga profit atau nonprofit. Demikian ini akan dilakukan secara bergiliran dan turuntemurun guna menjaga keutuhan keluarga. Masing-masing individu mendapat manfaat dari proses interaksi secara langsung dan seketika. kematian.

Masalah unsur kebudayaan mana saja yang mudah diganti dan diubah dan unsur kebudayaan mana saja yang tidak mudah diganti dan diubah oleh unsur-unsur kebudayaan asing. Masalah mengenai individu-individu apa yang mudahdan cepat menerima. 3. Individu-individu dari kebudayaan asing yang membawa unsur-unsur kebudayaan asing itu. Masalah mengenai unsur-unsur kebudayaan yang mudah diterima dan yang sukar diterima oleh masyarakat penerima. Saluran-saluran yang dilalui oleh unsur-unsur kebudayaan asing untuk masuk ke dalam kebudayaan penerima. 4. mencatat dan melukiskan suatu proses akulturasi dalam suatu masyarakat. 2.39 dan disesuaikan dengan unsur-unsur kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya identitas kebudayaan asli. Bagian-bagian dari masyarakat penerima yang terkena pengaruh unsurunsur kebudayaan asing tadi. 3. 5. . Masalah mengenai metode untuk mengobservasi. Masalah mengenai ketegangan-ketegangan sosial yang timbul akibat adanya akulturasi. mode pakaian. Kajian akulturasi meliputi lima hal pokok. Contoh yang muncul adalah ketika pihak pribumi mulai menerima penggunaan gaya hidup. 2. 4. seperti bahasa. 5. dan individu-individu apa yang sukar dan lambat menerima unsur-unsur kebudayaan asing. Keadaan masyarakat penerima sebelum proses akulturasi mulai berjalan. dan sopan santun ala barat. Dampak akulturasi terhadap masyarakat meniscayakan seorang peneliti perlu memerhatikan beberapa hal berikul: 1. Reaksi para individu yang terkena unsur-unsur kebudayaan asing. demikian yang dikemukakan Koentjaraningrat (1997): 1.

Pertemuan budaya-budaya antar kelompok itu masing-masing berubah watak khasnya dan unsur-unsur kebudayaannya saling berubah sehingga memunculkan suatu watak kebudayaan yang baru/campuran. . Inovasi (Pembaruan) Campuran. Kelompok manusia ini saling bergaul secara intensif dalam kurun waktu yang lama. atau tindak lanjut inovasi berupa pengakuan. atau penemuan unsur-unsur kebudayaan yang baru berupa gagasan individu atau kelompok. Invention.40 2. 3. Faktor toleransi. pemahaman saling menghargai dan memperlakukan pihak lain secara baik. b. Kurangnya pengetahuan terhadap unsur kebudayaan yang dihadapi (dapat) bersumber dari pendatang ataupun penduduk asli. Faktor penghambat adanya proses asimilasi budaya: 1. Faktor kemanfataan timbal balik. Faktor simpati. Perasaan ego dan superioritas yang ada pada individu-individu dari suatu kebudayaan terhadap kelompok lain. Faktor yang memudahkan/penarik terjadinya asimilasi budaya: a. Discovery. 2. dan penerapan proses koleh masyarakat. b. 3. Sifat takut terhadap kebudayaan yang dihadapi. Kelompok-kelompok manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda. Asimilasi Budaya Proses asimilasi dapat terjadi jika terjadi hal-hal sebagai berikut : 1. penerimaan. kelakuan saling menerima dan memberi dalam struktur himpunan masyarakat. memberi manfaat kepada dua belah pihak c. Bermanfaat Bagi Proses Asimilasi Proses pembaruan (inovasi) dapat digolongkn dalam bentuk: a. 2. 3.

guru-guru anggotaanggota pengurus. penghargaan dan pengakuan.et al. penelitian terhadap situasi yang dihadapinya. dapat berupa pengakuan ilmiah. rangsangan materi. c. telah mengumpulkan data berbagai hasil penelitian tentang upaya pembaugunan dan pengembangan masyarakat dari sekitar 500 studi difusi inovasi di berbagai bidang kajian keilmuan baik secara empiris maupun non-empiris. c. b. sebuah penemuan perlu mendapat dukungan kelompok guna pengakuan sebagai kebutuhan dasar. Sistem perangsang. Goodwin Watson. pemberian gelar.41 Pemanfaatan hasil inovasi bergantung: a. 1972: 621). Mutu serta ketahanan SDM. Proses inovasi menimbulkan suatu perubahan (evolusi). dan pimpinan-pimpinan masyarakat merasa bahwa proyek (inovasi) itu adalah milik mereka bukan sesuatu yang direncanakan dan dilaksanakan oleh orang lain (luar).. . b. d. Persepsi masyarakat pendukung dalam kelompok. dan fasilitas lain. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu secara jelas mendapat dukungan sepenuhnya dari pimpinan tertinggi dari sistem (kehidupan masyarakat) itu. Harus memberikan kemanfaatan bagi masa depan. Resistensi akan berkurang jika partisipan melihat perubahan itu sebagai upaya pengurangan beban mereka sekarang dan bukan justru menambah beban baru. jika tidak pastilah sangat tidak memberikan hasil yang maksimal. Dari situ diperoleh 12 prinsip yang dapat mengurangi penolakan (resistance) atas gagasan baru (innovation) sebagai berikut: a. Resistensi akan berkurang jika administrator. dalam setiap keanggotaan kelompok pasti terdapat individu yang selalu merasa tidak puas dan merasa kekurangan sehingga secara sadar individu ini melaksanakan aktivitas pengkajian. khususnya di negara-negara berkembang yang dilakukan oleh Eicholz dan Rogers (Zaltnian.

Resistensi akan berkurang jika inovasi itu serasi dengan nilai-nilai (values) dan gagasan-gagasan yang telah lama diketahui masyarakat. pembenaran. l. Bennis. Resistensi akan berkurang jika penganjur (proponent) mampu untuk memperkenalkan diri secara baik/jelas (emphertize) terhadap penerima anjuran (opponent).42 d. Resistensi akan berkurang jika dalam inovasi itu partisipan merasa bahwa kemandirian (autonomy) dan keamanan (security) mereka tetap terjamin. Resistensi akan berkurang jika partisipan mendapatkan penerimaan. g. f. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu diadopsi atas dasar keputusan (konsensus) kelompok itu sendiri. memperkenalkan kesulitan-kesulitan yang berarti atauperlu diatasi serta mengambil langkah-langkah seperlunya terhadap hal-hal yang tidak pantas ditakuti. Resistensi akan berkurang jika program inovasi itu menawarkan jenis pengalaman yang dapat menarik minat partisipan. Resistensi akan berkurang jika partisipan diikutkan dalam upaya diagnostik yang membawa mereka untuk menyetujui apa yang jadi problem mendasar (gagasan sentral) dan untuk yang merasakan bahwa hal itu penting dipecahkan dan dicarikan jalan keluarnya. e. i. h. Resistensi akan berkurang jika diberitahukan dengan bijaksana alas penolakan terhadap inovasi karena kesalahpahaman dan salah penafsiran. dukungan. dan jika ketentuan yang dibuat untuk mandapatkan umpan batik (feedback) persepsi masyarakat tentang inovasi serta penjelasanpenjelasan berikutnya sesuai dengan yang mereka butuhkan. serta kepercayaan dari teman-teman mereka satu sama lainnya. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu terbuka atas kritikan perbaikan dan pertimbangan ulang jika dibutuhhan untuk mendapatkan perubahan yang lebih memuaskan. j. 1969: 56-57) . (Warner G. k.

agama. Akan tetapi. teori penerimaan dan penolakan gagasan baru yang dideskripsikan oleh Eicholz dan Rogers di atas disebut dengan namaa rejection-adoption theory. lndividu bersangkutan mulai memberanikan diri untuk menggunakan inovasi sebagai percobaan pendahuluan "experiment". Proses adopsi terjadi disebabkan lima tahap: (1) awareness (kesadaran). judgement". Ketika gagal dicobanya lagi hingga berhasil. inovasi itu dirasakan lebih kompleks dan sulit inovasi dimengerti hingga terjadi Penggunaan ditangguhkan “suspended kesalahpahaman. sementara pertimbangan cenderung mengambil jalan pintas .43 Sementara itu. Meskipun sebelumnya ia telah memiliki pengetahuan lama "traditional". Ketika mengikuti pelajaran. Individu bersangkutan memperluas upaya mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang adat istiadat. yang berkaitan dengan dorongan dan larangan berupa beban sosial dan finansial jika inovasi itu digunakan. Kemudian dengau kesadaran bersedia belajar tentang eksistensi inovasi yang belum diketahui tadi. Tahap ini penggunaan inovasi masih ditangguhkan selama mempertimbangkan “suspended judgment” nilai hakiki yang terkandung di dalamnya sambil membandingkannya dengan cara lama. lndividu bersangkutan menerinia inovasi itu digunakan seterusnya atas dasar percobaan yang berhasil sebelumnya. ia mempelajari keadaan “situational” (3) evolution (penilaian). Individu bersangkutan semua belum memiliki pengetahuan tentang inovasi “ignorance" dan telah memiliki pengetahuan lama "traditional". Semula individu atau kelompok yang bersangkutan tidak mengetahui dan mengabaikan "ignorance" inovasi itu. Individu bersangkutan menilai inovasi itu dan mendorong jiwanya memilih hal-hal yang sesuai dengan kondisi dirinya personal": (4) trial (percobaan). (2)interest (menaruh minat). Jadi. penolakan (rejection) terjadi karena tahapan-tahapan berikut: (1) awareness (kesadaran). (5) adopsi (penggunaan). maka penggunaan itu akan dihentikan (discontinuance). jika pada penggunaan-penggunaan berikutnya terus-menerus gagal. pendapat warga masyarakat umumnya. Sebaliknya.

serta pengalaman.44 saja yaitu penggunaan cara lama lebih mudah. adat istiadat. norma. 1990: 27-28). Dalam diagram ini terlihat ada masa ignorance. Sehingga tidak lagi diiringi dengan upaya belajar yang sungguh-sungguh. penangguhan pertimbangan. pemutusan penggunaan (discontinuance) akan berlangsung dalam waktu panjang yang tidak terpastikan (Zaltman. dan (5) rejection (penolakan). terjangkau secara finansial. Meskipun inovasi itu kelihatannya logis. Skema dari The rejection-adoption theory ini terlihat sebagai berikut (Rusmin Tumanggor.et al. (2) indifference (acuh tak acuh). tetapi kurang mereka perhatikan karena belum biasa dalam masyarakat. dan berhasil juga. Individu bersangkutan semakin acuh tak acuh setelah melihat keadaan "situational". (4) trial (percobaan). akan tetapi kembali saja kepada cara lama yang telah dia ketahui dan biasa dipraktikkan. individu bersangkutan tidak lagi berusaha untuk mencoba hingga berhasil. nilai. individu bersangkutan tidak memahami betul fungsi inovasi itu menggantikan apa dari cara lama. situational. yaitu masa pengabaian. sudah biasa. memerhatikan situasi. susperidedjudgment. Teori penerimaan dan penolakan ini dapat dibandingkan dengan teori pertukaran dari Homans terkait proposisi sukses. Pada masa kebutuhan pemilihan inovasi yang sesuai untuk dirinya “personal”. Sehingga la menyangkal kehadiran inovasi. Ketika individu bersangkutan atau orang lain melakukan percobaan dengan inovasi itu “experiment”. . Individu bersangkutan akan mengakhiri dengan penolakan seterusnya terhadap inovasi tersebut dan tetap mempraktikkan cara biasa. personal dan experimental.. 1972: 624). aman dari segi sosial. kondisi dan kebutuhan diri. Konsekuensi logis dari penolakan ini. terjadi insiden atau kegagalan. dan pendapat orang umumnya. bagaimana kedudukan cara lama yang digantikannya. diragukan bertentangan dengan agama. apa faedahnya yang lebih menonjol daripada cara lama. (3) denial (penolakan).

diperhatikan. sekolah. Apalagi jika orang tersebut sedang menghadapi masalah. baik ringan maupun berat. Contoh nyata yang paling sering kita lihat dan alami adalah bila ada seseorang yang sakit dan terpaksa dirawat di rumah sakit. rasa aman. tidak mungkin terpenuhi tanpa bantuan orang lain. Dengan kunjungan tersebut. kebutuhan sosial (pergaulan. DILEMA ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN KEPENTINGAN MASYARAKAT Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain. Kebutuhan fisik (sandang. Pada saat-saat seperti itu seseorang akan mencari dukungan sosial dari orang-orang di sekitarnya. pengakuan. dan dicintai.pangan. papan). perasaan religiositas. maka sanak saudara ataupun temanteman biasanya datang berkunjung. sehingga dirinya merasa dihargai.45 D. maka orang yang sakit tentu merasa mendapat dukungan sosial. pekerjaan) dan kebutuhan psikis termasuk rasa ingin tahu.Rejection Adoption Ignorance Awareness Stage Gambar TIME Suspended Judgment Awareness Stage Indifference Situation Interest Stage Denial Stage Personal Evaluation Stage Trial Stage Experimental Trial Stage Rejection Disontinuance Adoption Gambar 2 Skema Alur Adoption-Rejection Theory . Rejection From of adoption.

. Tingkatan kepuasan akan dukungan sosial yang diterima.46 Dukungan sosial (social support) didefinisikan oleh Gottlieb (1983) sebagai informasi verbal atau nonverbal. Dukungan sosial bukan sekedar mmeberikan bantuan. Pendapat senada dikemukakan juga oleh Sarason (1983) yang mengatakan bahwa dukungan sosial adalah keberadaan. berkaitan dengan persepsi individu bahwa kebutuhannya akan terpenuhi (pendekatan berdasarkan kualitas). yaitu: 1. karena menyangkut persepsi tentang keberadaan (availability) dan ketepatan (adequacy) dukungan sosial bagi seseorang. Jumlah sumber dukungan sosial yang tersedia. atau kesan yang menyenangkan pada dirinya. tetapi yang penting adalah bagaimana persepsi si penerima terhadap makna dari bantuan itu. mendapat saran. penghargaan atau menolong orang dcngan sikap menerima kondisinya. Hal tersebut penting dipahami oleh individu yang ingin memberikan dukungan sosial. kepedulian dari orang-orang yang dapat diandalkan. merupakan persepsi individu terhadap sejumlah orang yang dapat diandalkan saat individu membutuhkan bantuan(pendekatan berdasarkan kuantitas). dan menyayangi kita. Pandangan yang sama juga dikemukakan oleh Cobb yang mendefinisikan dukungan sosial sebagai adanya kenyamanan. kesediaan. karena sesuatu yang actual dan memberikan kepuasan. saran. perhatian. Dalam hal ini orang yang merasa memperoleh dukungan sosial. dukungan sosial tersebut diperoleh dari individu maupun kelompok. Hal itu erat hubungannya dengan ketepatan dukungan social yang diberikan. Sarason (1983). berpendapat bahwa dukungan sosial itu selalu mencakup dua hal. 2. menghargai. secara emosional merasa lega karena diperhatikan. dalam arti bahwa orang yang menerima sangat meraakan bantuan bagi dirinya. bantuan yang nyata atau tingkah laku yang diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subjek di dalatn lingkungan sosialnya atau yang berupa kehadiran dan hal-hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau berpengaruh pada tingkah laku penerimanya.

Namun perlu diketahui seberapa banyak sumber dukungan social ini efektif bagi individu yang memerlukan. dihargai. sehingga dukungan social memiliki makna yang berarti bagi kedua belah pihak. b. Sumber-sumber dukungan social banyak diperoleh individu dari lingkungan sekitarnya. istri. Dukungan social yang natural diterima seseorang melalui interaksi social dalam kehidupannya secara spontan dengan orang-orang yang berada di sekitarnya. Menurut Rook dan Dooley (1985). Orang yang menerima dukungan social memahami makna dukungan social yang diberikan oleh orang lain. Sumber dukungan social yang natural memiliki kesesuaian dengan norma yang berlaku tentang kapan sesuatu harus diberikan. . Sumber dukungan social yang bersifat natural berbeda dengan sumber dukungan social yang bersifat artificial dalam sejumlah hal. misalnya dukungan social akibat bencana alam melalui berbagai sumbangan social. Keberadaan sumber dukungan social natural bersifat apa adanya tanpa dibuat-buat sehingga lebih mudah diperoleh dan bersifat spontan. dan kerabat). Sumber dukungan social sesuai dengan situasi dan keinginannya yang spesifik.47 Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa dukungan social merupakan bantuan atau dukungan yang diterima individu dari orangorang tertentu dalam kehidupannya dan berada dalam lingkungan social tertentu yang membuat si penerima merasa diperhatikan. Perbedaa tersebut terletak dalam hal sebagai berikut : a. suami. teman dekat atau relasi. Sumber dukungan social merupakan aspek paling memerlukan. Sementara itu. misalnya anggota keluarga (anak. Sumber dukungan social yang natural berakhir dari hubungan yang telah berakar lama. yang dimaksud dengan dukungan artikulasi adalah dukungan social yang dirancang ke dalam kebutuhan primer seseorang. dan dicintai. ada dua sumber dukungan social yaitu sumber artikulasi dan natural. c. Dukungan social itu bersifat nonformal.

e. Kerekatan emosional (etttotional attachment) Jenis dukungan sosial semacam ini memungkinkan seseorang memperoleh kerekatan (kedekatan) emosional sehingga menimbulkan rasa aman bagi yang menerima. Adapun komponen-komponen tersebut adalah: 1. atau anggota keluarga/ teman dekat/sanak keluarga yang Arab dan memiliki hubungan yang harmonis. Sumber dukungan semacam ini memungkinkan lansia mendapatkan rasa aman. Para ahli berpendapat bahwa dukungan social dapat dibagi ke dalam berbagai komponen yang berbeda-beda. serta melakukan kegiatan yang sifatnya rekreatif secara bersama-sama. menjadi sangat penting untuk dapat memberi dukungan sosial atau dukungan moral (moral suppport). f. Sumber dukungan sosial semacam ini yang paling sering dan umum adalah diperoleh dari pasangan hidup. Sumber dukungan social yang natural terbebas dari beban dan label psikologis.48 d. mulai dari pemberian barang-barang nyata hingga sekadar menemui seseorang dengan menyampaikan salam.1994: 371). Sumber dukungan social yang natural berakar dari hubungan yang telah berakar lama. Sumber dukungan social yang natural memiliki keragaman dalam penyampaian dukungan social. aman. Bagi lansia adanya orang kedua yang cocok. Orang yang menerima dukungan sosial semacam ini merasa tenteram. Adanya kepedulian oleh masyarakat . nyaman serta merasa memiliki dan dimiliki darn kelompok. perhatian. dan damai yang ditunjukkan dengan sikap tenang dan bahagia. mengemukakan adanya enam komponen dukungan social yang disebut sebagai “The Social Provision Scale”¸di mana masing-masing komponen dapat dapat berdiri sendiri-sendiri. lntegrasi sosial (social integration) Jenis dukungan sosial semacam ini memungkinkan lansia untuk memperoleh perasaan memiliki suatu kelompok yang memungkinkannya untuk membagi minat. terutama yang tidak memiliki pasangan hidup. 2. Misalnya Weiss (Cutrona dkk. namun satu sama lain saling berhubungan.

ceria. Bentuk lain dukungan sosial berupa pengakuan adalah mengundang para lansia pada seliap event/hari besar untuk berpartisipasi dalam perayaan tersebut bersama-sama dengan para pegawai yang masih berusia produktif. Sumber dukungan sosial semacam ini dapat berasal dari keluarga atau lembaga/instansi atau perusahaan/organisasi di mana sang lansia pernah bekerja. Untuk lansia yang tinggal di lembaga. Uang pensiun mungkin dapat dianggap sebagai salah satu bentuk dukungan sosial juga. . dan dapat mencurahkansegala ganjalan yang ada pada dirinya untuk bercerita. maka para mantan pejabat yang telah pensiun/memasuki masa lansia biasa diundang hadir dalam upacara ataupun resepsi yang diadakan oleh instansi tersebut. Contoh: Setiap hari besar TNI. Dukungan sosial jenis ini pada umumnya berasal dari keluarga. 4. sehingga para lansia mendapat pelayanan yang memuaskan. 3.atau mendengarkan ceramah ringan yang sesuai dengankebutuhan lansia.49 untuk mengorganisasi lansia dan melakukan kegiatan bersama tanpa ada pamrih akan banyak memberikan dukungan sosial. lansia mendapat dukungan sosial berupa jaminan bahwa ada orang yang dapat diandalkan bantuannya ketika lansia membutuhkan bantuan tersebut. Ketergantungan yang dapat diandalkan (reliable reliance) Dalam dukungan sosial jenis ini. Adanya pengakuan (reanssurance of worth) Pada dukungan sosial jenis ini lansia mendapat pengakuan atas kemampuan dan keahliannya serta mendapat penghargaan dari orang lain atau lembaga. Hal itu semua merupakan dukungansosial yang sangat bermanfaat bagi lansia. misalnya pada Sasana Werdha ada petugas yang selalu siap untuk membantu para lansia yang tinggal di lembaga tersebut. Karena jasa. kemampuan dan keahliannya maka ia tetap mendapat perhatian dan santunan dalam berbagai bentuk penghargaan. bila seseorang menerimanya dengan rasa syukur.Mereka merasa bahagia.

Jenis dukungan sosial ini memungkinkan lansia untuk memperoleh perasaan bahwa orang lain tergantung padanya untuk memperoleh kesejahteraan. Dukungan sosial jenis ini bersumber dari guru. saran.50 5. atau nasihat yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan dan mengatasi permasalahan yang dihadapi. . Itulah sebabnva sangat banyak lansia yang merasa sedih dan kurang bahagia jika berada jauh dari cucu-cucu ataupun anak-anaknya. figur yang dituakan. 1994). dan juga orang tua. Bimbingan (guidance) Dukungan sosial jenis ini adalah berupa adanya hubungan kerja ataupun hubungan sosial yang memungkinkan lansia mendapatkan informasi. pamong dalam masyarakat. alim ulama. 6. Menurut Weiss (Cotuna dkk. Kesempatan untu mengasuh (opportunity for nurturance) Suatu aspek penting dalam hubungan interpersonal akan perasaan dibutuhkan oleh orang lain. sumber dukungan sosial ini adalah keturunan (anak-anak) dan pasangan hidup.

dan indah. penegakan satu peradaban tergantung pada kelompok dengan nilai yang Wanutnya. Juga bisa tantangan zaman berbeda.51 BAB 4 MANUSIA DAN PERADABAN A. antara dimensi masa lalu dan masa kini kerap mendatangkan kebimbangan pada kita. Respon dengan cara berbeda itu bahkan yang tidak beradab sekalipun dimungkinkan bisa terjadi. dan politik. yang teridentifikasi melalui unsur-unsur objektif umum. Peradaban adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut bagian-bagian atau unsur-unsur suatu kebudayaan yang dianggap halus maju. . Peradaban adalah sebuah entitas terluas dari budaya. Sekurangnya tiga inti peradaban. Karena itu manusia beradab salah satunya memiliki ciri mampu mengendalikan dirinya. (2) kelompok tertentu. Padahal masa lalu itu sesuatu yang sudah selesai masa kini dan masa depan menyediakan kreativitas yang baru. budi bahasa. Agaknya dengan dimensi peradaban itu. namun merupakan kesatuan yang utuh. teknologi. yaitu: (1) nilai. Ibarat buku masa kini dan akan datang. seperti bahasa sejarah. HAKIKAT PERADABAN MANUSIA Hakikat peradaban bisa kita mulai dengan definisi ”peradaban” itu sendiri. maka nilai yang dipakai berbeda pula. dan kebudayaan suatu bangsa. Dalam definisi peradaban juga mengandung adanya perkembangan pengetahuan dan kecakapan. Peradaban mengambil padanan kata civilization yang berarti nilai hidup satu kelompok atau dalam merespons tantangan masa yang dihadapinya dalam era tertentu (Oxport Dictionaty English oleh Hassan Shadily: 2003). Dengan demikian. dan (3) tantangan zaman. sehingga orang memungkinkan memiliki tabiat ”beradab”. Peradaban juga sering menunjukpada kemajuan ekonomi. serta tantangan zamannya. merupakan sambungan halaman demi halaman yang berbeda. yakni menyangkut sopan santun. Pengertian demikian memungkinkan respons suatu kelompok orang akan berbeda dengan kelompok lainnya.

Islam. sebuah peradaban mengalami pasang surut. . Kondisi ini terjadi pada masyarakat modern di mana dalam perjalanannya telah melahirkan adanya proses globalisasi. Terkadang. Peradaban yang mampu bertahan (Peradaban Mayor) antara lain: Peradaban Tionghoa. yaitu transportasi dan komunikasi. Amerika Latin. dan Afrika. banyak juga peradaban yang hilang ditelan bumi dan terkubur di dalam pasir-pasir masa. tetapi keduanya bisa disebut budaya Italia yang membedakan mereka dari karakteristik desa-desa di Jerman. dan institusi-institusi oleh umat manusia di seluruh dunia. Karena itu negara-negara maju yang mempunyai kekuatan akses yang besar akan mampu membentul: opini dunia. Sepanjang sejarah umat manusia. Barat. suatu peradaban mampu berkembang dengan pesat. Dalam alam yang serba canggih. negara-negara maju mampu memprakarsai format “peradaban masyarakat dunia”. dan mempunyai kemampuan untuk menghadirkan selalu produk budaya yang up-to-date. Dengan dua modal tersebut suatu kebudayaan akan memiliki banyak peluang untuk disosialisasikan ke segala penjuru negeri. kebiasaan. institusi. suatu kebudayaan dapat diserap dan merambah ke seluruh dunia jika memiliki perangkatnya. maupun melalui identifikasi diri yang subjektif. Mengglobal berarti mendunia. Hindu. Ortodoks. keyakinankeyakinan. orientasi-orientasi. mampu beradaptasi. Artinya. perilaku-perilaku. dan memengaruhi kehidupan manusia. taklagi relevan dengan kehidupan manusia.52 agama. Mungkinkah lahir sebuah peradaban universal? Asumsi ini lahir dari satu pemikiran bahwa suatu budaya senantiasa tidak lepas dari kemanusiaan dan adanya penerimaan secara umum terhadap nilai-nilai. Jepang. Akan tetapi. Budaya di sebuah desa di ItaliaSelatan mungkin berbeda dengan yang di Utara.

Darwin berpendapat bahwa berdasarkan pola evolusi bersifat graduai. Jadi. Dalam perkembangannya. antara lain: evolusi pada makhluk hidup adalah perubahan-perubahan yang dialami makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam kurun waktu yang lama dan diturunkan. Melalui pemikiran evolusi inilah kemudian pelbagai pandangan dari cabang ilmu biologi dipersatukan. Ide tentang terjadinya evolusi biologis sudah lama menjadi pemikiran manusia. teori evolusi Darwin mendapat tantangan (terutama dari golongan agama. Definisi evolusi biologi bermacam-macam tergantung dari aspek biologi yang dikaji. MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB DAN MASYARAKAT ADAB Sejak dahulu kala manusia selalu mempertanyakan asal usul kehidupan dan dirinya. Namun di antara berbagai teori evolusi yang pernah diusulkan. dan/atau evolusi biologi. berdasarkan arah adaptasinya bersifatgradual dan berdasarkan hasilnva sendiri selalu dimulai terbentuknya. transformasi. dan yang menganut paham teori penciptaan Universal Crastion). bukanlah murni seperti yang diusulkan oleh Darwin. yaitu melaui konsep penciptaan. dukungan dan pengayaan-pengayaan.53 B. Beberapa definisi yang umum dijumpai di buku-buku biologi. Darwin (1858) mengajukan dua teori pokok: yaitu spesies yang hidup species berasal dari spesies yang hidup sebelumnya. sehingga lama kelamaan dapat terbentuk species baru. Atau evolusi juga sering dimaksudkan sebagai perubahan karakter adaptif pada populasi dari masa ke masa. Atau evolusi diartikan dengan perubahan frekuensi gen pada populasi dari masa ke masa. teori sendiri juga berevolusi sehingga teori evolusi biologis yang sekarang kita kenal dengan label "Neo-Darwinian" dan "Modern Sintesis". dan evolusi terjadi melalui seleksi alam. Berbagai istilah di bawah ini merupakan hasil pengayaan yang mencerminkan pergulatan pemikiran dan argumentasi ilmiah seputar teori evolusi berdasarkan kecepatan evolusi (evolusi kuasi . Perkembangan tentang teori evolusi tersebut sangat menarik untuk diikuti. Jawaban sementara atas pertanyaan tersebut ada tiga alternatifi. tampaknya teori evolusi oleh Darwin yang paling sering dijadikan rujukan pokok.

yaitu: 1. 2. Mendapat pembelaan dari penganut Darwin antara lain. Seleksi alam tidak lagi menjadi satu-satunya agen penyebab terjadinya evolusi. Evolusi terjadi melalui seleksi alam. Goldschmidt (1940). . aliran gen. b. Dobzhansky (1937). Fisher (1930). Perubahan dan genotipe yang terakumulasi seiring berjalannya waktu. dan Mayr (1942). punctual. dan saltasi). Dengan berbagai pekembangan dalam ilmu biologi. melainkan ada tambahan faktor-faktor penyebab lain. danyang menganut paham teori penciptaan (Universal Crastion) b. dan genetic drifi. Mendapat kritik dan pengayaan dari banyak ahli antara lain Morgan (1915). Secara umum. yaitu: mutasi. in nature favorable variantions and ultimately eliminating those that are injurious”.54 dankuantum). Oleh karenanya. Pada 1858 Darwin memublihasikan The Originyang memuat dua teori utama. tanggapan ahli lain terhadap teori Darwin adalah: a. proses evolusi oleh seleksi alam (NeoDarwinian) terjadi lcarena adanya: a. c. Topik yang akan dibahas di bawah ini meliputi perkembagan teori evolusi Darwin dan implikasi dari teori evolusi biologi Darwin terhadap cara pandang kita tentang keberadaan makhluk dan alam semesta. Mendapat tantangan terutama dari golongan agama. khususnya genetika maka teori evolusi Darwin diperkaya. Spesies yang hidup sekarang berasal dari spesies lain yang hidup di masa lampau. teori evolusi yang sekarang disebut New Darwinian atau Modern Sinteds. berdasarkan polanya (gradual. Menurut Darwin. Secara singkat. Selelai alam adalah “process of presenving. Yoseph Hooker dan Thomas Henry Huxlcy (18251895). Perubahan frekuensi gen dari satu generasi ke generasi berikutnva. agen tunggal penyebab terjadinva evolusi adalah seleksi alam. dan berdasarkan skala produknya (evolusi makro dan mikro).

Oleh karena itu. Menurut Darwin. Goethe mengabstraksikan satu archetype atau Urbild untuk semua tanaman (Urplanze) dan beberapa Bauplane untuk hewan. Darwin pada edisi berikutnya menambahkan ". Teori utama Darwin bahwa spesies yang hidup sekrang berasal dari spesies lain yang hidup di masa lampau dan bila diurut leih lanjut semua spesies makluk hidup diturunkan dari nenek moyang umum yang sama. tetapi itu bukan penjelasan ilmiah". menyimpulkan bahwa penjelasan Owen pada masalah archetype adalah "irzteresting" dan "unity of type"-nya merupakan "hukum" biologi yang penting. Darwin (1959) di halaman 435. e. Untuk para penentangnya. Kelompok "Creationist" yang berpendapat bahwa masing-masing spesies diciptakan khusus oleh Yang Mahakuasa untuk tujuan tertentu. Variasi yang ada merupakan tiruan tidak sempurna dari pola umum "archetypes". Kompetisi antar-individu karena keberadaan besaran individu melebihi sumber daya lingkungan tidak cukup untuk menyokongnya.. Kelompok yang berpendapat bahwa teori Darwin tersebut tidak cukup "ilmiah". Darwin memandang masalah ini . d.. Generasi berikut mewarisi "kombinasi gen yang sukses" dari individu fertile (dan beruntung) yang masih dapat bertahan hidup dari kompetisi. Kemudian Owen lebih keras lagi menentang teorinya.55 c. Pada Origin edisi pertama. dari dua kelompok pertamasebelumnya Darwin cukup menandaskan bahwa Keajaiban-keeajaiban atau intervensi dari kekualan supranatural dalam pembentukan spesies adalah tidak ilmiah. sementara penjelasan terkait dengan archetype tidak ilmiah. Kelompok penganut filsafat "Idealist" yang berpendapat bahwa spesies tidak berubah. c. b. Dalam menanggapi kelompok Idealist (seperti Owen dan Lois Agassiz) Darwin mampu menangkis dengan baik. Para penentang teori ini dikategorikan dalam tiga kelompok utama: a. Produksi varian baru melalui materi genetik yang diturunkan (DNA/RNA). Teorinya akan ditentang banyak pihak. Seperti yang juga diperkirakan oleh Darwin. penjelasan tentang "homologi" dan "unity of types" terkait dengan nenek moyang adalah ilmiah.

atau allele gen dan kompleks gen dari generasi ke generasi berikutnya. Perbedaan fekunditas. Menurut Lemer (1958). sementara konsep archehtype adalah timeless. Jadi. karena anggota populasi dengan genotipe yang berbeda memproduksi keturunan dalam jumlah yang berbeda atau berkembang mencapai matang seksual pada kecepatan yang berbeda. populasi akan bertambah seperti deret ukur dengan tidak ada kematian di antara keturunannya. dan sebagai akibatnya cepat atau lambat akan terjadi perbenturan antar-anggota dalam pemanfaatan sumber daya khususnya bila ketersediaannya terbatas.56 sebagai proses. pertumbuhan eksponensial dan seleksi kemungkinan akan dilanjutkan lagi pada tahun berikutnya. sesungguhnya juga merupakan agen penyeleksi yang kuat karena menentukan perbedaan . Darwin adalah penganut paham materialisme. Musim yang lain kemungkinan mengurangi jumlah individu secara drastis tanpa pilihpilih. dari keturunannya bertahan hidup: sementara sebagian besar lainnya tereliminasi. definisi seleksi alam adalah segala proses yang menyebabkan pembedaan nonrandom dalam reproduksi terhadap genotype. sekalipun jika semua keturunan dapat bertahan hidup dalam beberapa generasi. Hal itu tidak berarti seleksi tidak terjadi. Contohnya adalah pada jenis fauna yang memiliki beberapa generasi dalam satu tahun. Dengan berkembangnya ilmu genetika. Seleksi alam pun juga masih bekerja. teori itu diperkaya sehingga muncul Neo-Darwinian. Secara umum. Darwin mengemukakan bahwa selkcsi alam merupakan agen utama penyebab terjadinya evolusi. Darwin (dan Wallace) menyimpulkan selcksi dari prinsip yang dikemukakan oleh Malthus bahwa setiap populasi cenderung berlambah jumlahnya seperti deret ukur. sering kali merupakan bagian kecil. Anggota populasi yang membawa genotipe yang lebih adaptif (superior) berpeluang lebih besar untuk bertahan daripada keturunan yang inferior. Jumlah individu keturunan yang superior akan bertambah sementara jumlah individu interior akan berkurang dari satu generasi ke generasi lainnya. Hanya sebagian. Jika makanan dan sumber daya yang lain tidak terbatas selama suatu musim.

melainkan mereka yang mampu bereproduksi menghasilkan keturunan dengan jumlah terbanyak yang viable dan fertile. Pada seleksi buatan. (Dobzhansky. Darwin telah menerima. paling agrasif atau paling bertenaga. breader akan memilih varian genetic (individu dengan genotype) tertentu untuk dijadikan induk untuk generasi yang akan dating. namun dengan sedikit keraguan. slogan Herbert Spencer ”survival of the fittest in the struggle for life” sebagai alternative untuk menerangkan proses seleksi alam. justru menyebabkan hilangnya suatu varian genetic atau berkurang frekuensi gen tertentu. namun saat ini slogan itu tampaknya dipandang tidak sepenuhnya tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mutasi menyuplai bahan mentah genetik yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman genetik di mana nantinya seleksi alam bekerja. Permasalahan itu terpecahkan setelah T. yang ditunjukkan dalam angka kematian. (Dobzhansky. Seleksi alam tidak menyebabkan timbulnya meteriil baru (bahan genetic yang baru di masa mendatang akan dapat diseleksi lagi). Dalam kondisi seleksi yang lunak atau halus semua individu atau jenis pembawa genotipe yang bermacam-macam dapat bertahan hidup ketika populasi berkurang. Permasalahan yang timbul adalah dari mana sumber materi dasar atau bahan mentah genetik penyebab keanekaragaman genetik pada varian-varian yang akan datang. Permasalahan yang timbul adalah dari mana sumber materi dasar atau bahan mentah genetik penyebab keanekaragaman genetik pada varian-varian yang akan di objek seleksi oleh alam. yang mana dari varian itu ada yang akan tetap bertahan atau ada yang tereliminasi pada kecepatan yang berbeda-beda. .57 jumlah individu yang dapat betahan hidup dan/atau jumlah individu yang akan mati. Seleksi alam bekerja efektif hanya bila populasi berisi dua atau lebih genotype.H Morgan dan kawan-kawan meneliti mutasi pada lalat buah Drosophilia. Tidak hanya individu atau jenis yang terkuat tetapi mereka yang lumayan pas dengan lingkungan dapat bertahan hidup dan bereproduksi. Individu yang fit (individu yang sesuai dengan lingkungan dapat bertoleransi dengan lingkungan) tidak harus mereka yang paling kuat. 1970). 1970).

". pakar filsafat Islam. e. Tetapi tidak demikian halnya dengan kesimpulan utama teori ini mengenai sifat-sifat evolusioner kehidupan. sampai saat ini banyak kalangan masih meragukan kebenaran teori itu terutama dari kalangan agamawan. Dari segi teologis ada kekhawatiran bahwa teori Darwin akan mengusir Tuhan dari kehidupan. tidak sepenuhnya sependapat dengan Harun Yahya.58 Implikasi dari teori evolusi melalui alam ini sangat luas. Kita tetap menolaknya. proses vang mencakup interaksi antara variasi yang tidak beraturan dan reproduksi yang sukses bersifat oportunistis yang sepenuhnya jauh dari dogma agama. Musolini di Italia. maka pernyataan dalam teori itu masih dianggap benar. teori evolusi Darwin utama belum dapat dikatakan runtuh. Akan tetapi. Harun Yahya yang "menyerang" teori Darwin. Penggantian pola pikir esensialieme oleh pola pikir polulasi. Penggantian cara pandang bahwa dunia tidak statis melainkan berevolusi. b. Bagir (2003). Bagir justru . karena sebelum ditemukan bukti-bukti empiris yang bertentangan dengan kesimpulan teori tersebut. 'Ientang prinsip survival of the littest. Secara ilmiah. kebijakan "eugenic" di Singapura di masa Lee Kuan Yu. Paham creationisme berkurang pengaruhnya. tidak hanya mencakup bidang filsafat namun juga sosial ekonomi. Indonesia kebanjiran buku-buku Islam yang diproduksi Dr. Penjelasan "desain" di dunia oleh proses materialistis seleksi alam. d. c.. Karena betapa pun demikian. dan berkembangnya ekonomi liberal yang dikemas dengan label Social-Darwinian. tetap saja Tuhan bisa dipercayai sebagai Dzat di balik semua gerakan evolusi itu.. namun Haidar Bagir. Saat ini. menanggapinya dengan mengatakan "Sikap kita terhadap keyakinan Darwinian mengenai sifat kebetulan dan materialistik asal usul kehidupan yang terkandung dalam teori itu sudah jelas. f. Penolakan terhadap theology kosmis. dan budaya: a. Memberikan inspirasi yang disalahgunakan untuk tujuan yang tidak baik seperti gerakan Nazi di Jerman.

Menurut antropolog John Hawks dari Universitas of Wisconsin-Madison (2010). seleksi alam yang sedang berlangsung?. lebih baik lcita mendiskusikan apa yang membual kita dapat bertahan hingga kini. Apakah disebabkan oleh kondisi fisik kita yang lebihtahan terhadap penyakit. karena hal itu sesuai dengan kenyataan sehari-hari dan tidak bertentangan dengan kandungan AlQur‟an. Karena itu adalah tidak penting penting memperbedatkan apakah manusia dari spesies yang sama dengan simpanse atau neadethal. Kita tidak boleh terjebak pada penjelasan kausal empiris tentang akar pohon manusia long tanpa akhir. Apakah manusia ada melalui penciptaan atau proses evolusi. 15 Mei 2010). ataukah kebiasaan manusia yang suka berkumpul? Penjelasan dari pertanyaan tersebut lebih bermanfaat untuk dikaji para ahli karena akan menjelaskan perbedaan manusia dengan simpanse ataLl neanderthal. Mengapa manusia dapat bertahan lebih kuat dibanding makhluk lainnva dari proses. Apakah melalui nilainilai kemanusian sehingga melahirkan peradaban modern berupa peralatan-peralatan canggih ataukah memang secara fisik lebih kuat dibandingkan makhluk lainnya? Ataukah karena keahllian manusia dalam berkomunikasi dengan manusia lainnya manusia dalam berkomunikasi dengan manusia lainnya sehingga perlbagai tantangan dan rintangan alam mampu direkayasa dan dicarikan jalan keluarnya? Apa pun . meskipun terdapat temuan inilah manusia secara genetik tidak jauh berbeda dengan simpanse atau neadethal(Kompas. Yakni. ataukah keahlian manusia dalam berkomunikasi. KIta tetap perlu melihat sisi lain berupa pelajaran penting dari diskusi tersebut. Apa yang diperdebatkan tentang hipotesis akar pohon asal mula keluarga manusia di atas oleh banyak ahli mulai dianggap tidak terlalu penting untuk didiskusikan lebih jauh. apakah nenek moyang manusia berasal dari simpanse atau neadethal. adalah lebih bijak jika mulai diteliti faktor yang mcnyebabkan manusia modern dapat bertahan lebih lama hingga kini dantidak punah seperti simpanse atau neadethal.59 membenarkannya dan kita harus mengambil hikmahnya. keduanya adalah dialektika pemikiran tentang asalmula manusia yang cemerlang.

Kita tidak dapat mengganggu sistem bumi sccara keseluruhan. Bahan baku yang diambil dari permukaan bumi untuk menjaga kestabilan ekonomi dari dunia yang sedang berkembang. Kekuatan pendorong dalam peradaban budaya manusia modern ini sangat dipengaruhi . C. tanah. dan kita memperlakukan atmosfer. tempat tinggal. dan kawasan industri.60 jawabannya. tempat berteduh. dan sejumlah produk lainnya bagi populasi dunk yang. Hutan-hutan Uropis yang merupakan tempat tinggal bagi jutaan spesies ditebang untuk pertanian. Penambahan jumlah populasi juga menambah beban bagi potensi pertanian dan kebutuhan lahan semakin meningkat. dan biosfer untuk sebagian besar telah mengikuti perputaran alami. EVOLUSI BUDAYA DAN WUJUD PERADABAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL-BUDAYA Pada perkembangannya. kondisi di atmosfer. Sekarang kegiatan-kegiatan manusia merupakan kekuatan yang penting yang mendorong perubahan-perubahan di dalam lingkungan global. Melalui geologi masa lampau. namun kita telah memengaruhinya dengan menggunakan energi yang menyebabkan polusi sewaktu membuat niakanan. kehidupan manusia modern muncul sejak beberapa ratus ribu tahun terakhir sungguh hanea sekejap jika dibandingkan dengan sejarah planet bumi yang sudah berusia 5 miliar tahun. dan sebagai limbah yang dihasilkan daripenggunaan energi dan barang-barang dalam kehidupan sehari-hari. samudra. padang rumput. meningkat kita melepas senyawa-senyawa lain yang menyebabkan timbulnya lubang di lapisan ozon yang berfungsi melindungi kita dari radiasi ultraviolet dan hita membakar bahan bakar yang menyebabkan terbentuknya gas-gas panas yang tidak dapat keluar dari lapisan atmosfer sehingga jumlahnya terus bertambah. kita tida k dapat menolak bahwa kemampuan manusia dalam bertahan melewati seleksi alam melahirkan pelbagai produk peradaban berharga (baik yang bernilai ositif dan negatif bagi kemanusiaan) yang patut dijadikan pelajaran penting bagi setiap generasi manusia mendatang.

Perkembangan berikutnya menunjukkan bahwa evolusi budaya lebih mendominasi adaptasi biologis manusia terhadap lingkungan manusia. Akibat perkembangan budaya. manusia karena peradaban yang dibawanya dengan teknologi sebagai instrumenyang menyertainya menjadikan pandangan manusia terhadap lingkungan alamiah mengalami perubahan yang berarti. Terlebih lagi ketiha perkembangan teknologi sebagai bagian dari perkembangan budaya yang paling menonjol. padahal kejadian yang sebenarnya lingkungan binaan lingkungan binaan manusia jauh dari kekuasaannya. Peradaban manusia dalam Perkembangan evolusi budaya dan adaptasi biologis dimulai setelah ditemukannya api sebagai alat untuk memenuhi berbagai keperluan dan keinginan. Kita sudah dapat menyaksikan bahwa manusia dapat berkeliaran di dasar samudra tanpa memiliki insang seperti halnya ikan.61 oleh kemampuan akal pikiran dan budi daya manusia dalam mempertahankan kehidupannya di planet bumi ini.Dengan ilmu dan teknologi yang dimilikinya manusia telahmerasa menguasai lingkungan. Akibat kemajuan yang pesat di bidang ilmu pengetahuan dan telanologi menjadikan manusia kurang menyadari pentingnya adaptasi terhadap lingkungan alam. atau bertamasya ke ruang angkasa tanpa harusbersayap. Dengan meningkatknya populasi manusia di planet bumi akan semakin menambah marak kehidupan terhadap lahan dan sumber daya lainnya yang potensial dan strategis bagi kelangsungan hidup kelompok-kelompok manusia yang pada suatu saat terjadi ketergantungan terhadap lingkungan alam. . karena dengan teknologi manusia bisa mengatasi berbagai hal dalam bentuk relung dan kondisi lingkungan tanpa memiliki kemampuanalami. Api merupakan penemuan teknologi paling awal yang membawa peradaban manusia pada kemampuan untuk mengubah lingkungan binaan menjadi lingkungan binaan yang scsuai dengan kehendak dan aspirasinya. Ketergantungan terhadap lingkungan alam akan segera teratasi dengan meningkatnya budaya manusia dalam penguasaan ilmu dan teknologi yang nantinya akan semakin jelas bagaimana manusia akan berperilaku terhadap lingkcungan alam dan perubahan yang menyertainya.

Bukankah semua potensi lingkungan alam tersebut merupakan tanggung jawab kita sebagai pengelola sumber daya bumi demi kemaslahatanumat manusia. sumberdaya air. keharmonisan terhadap: litosfer. Seperti halnya Allah SWT. DAS. lautan. Lebih jauh lagi. Manusia telah mengubah perannya. Fungsi pemeliharaan terhadap lingkungan alam merupakan kesalahan manusia sebagai pemegang . atmosfer. Manusia adalah hamba Allah dan karenanya harus menaati-Nya. Tidak banyak yang menyadari bahwa kehadiran lingkungan alam beserta proses alam yang menyertainya merupakan amanah terhadap manusia. mineral. Dalam pandangan geofilosofi. manusia harus aktif di dunia. tanah lahan. berkat uluran tangan peradaban modern. kualitas kewakilan ini disempurnakan dengan kualitas kehambaan (al-‟ubudiyyah) kepada Allah SWT. serta air. dari makhluk yang diturunkan dari langit dan hidup harmonis dengan bumi menjadi sebuah makhluk ciptaan yang memandang dirinya sebagai yang merangkak dari bawah dan kini menjadi pemangsa dan pembasmi yang sangat mematikan. "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang wakil (khalifah) di muka bumi" (Al-Baqarah: 30). memandang manusia sebagai wakil (al-khalifah) Allah SWT. pantai. memelihara dan mengasuh dunia. Tetapi kini dengan munculnya krisis lingkungan. Sebagai khalifah Allah. di mana ia memainkan peran penting. di atas bumi dan secara eksplisit Al-Qur'an menegaskan. Tidaklah etis bilamana ada manusia yang mengatakan dengan bangganya telah menaklukkan lingkungan alam yangberupa kawasan pegunungan. Dalam pandangan Islam sebagai rahmatan seluruh alam semesta. memelihara keharmonisan lingkungan alam dan menyebaruaskan berkah dan karunia karena ia sehubungan dengan kedudukan manusia sebagai ciptaan yang terdidik dan berbudaya di dunia yang sementara ini merupakan perantara. manusia telah menjadi perusaknya. kehadiran manusia dengan budayanya selalu dipandang sebagai pemelihara alam. manusia sebagai wakil-Nya juga harus memelihara dan mengasuh dengan kasih sayang. serta bahan galian mineral.62 Kemampuan manusia untuk menguasai lingkungan alam hanyalah suatu impian atau khalayan yang kurang mendasar. energi.

bahwa manusia mulai bisa hidup dan merasa aman dalam lingkungan alam yang sudah diubahnya menjadi lingkungan binaan dan secara budaya telah menjauhkan kepekaan manusia terhadap risiko yang dapat ditimbulkannya maupun risiko proses kebumian yang menyertainya. serta dimensi kewakilan-Nya di bunii ini mulai luntur dan makin bias dengan kemajuan peradaban modern. telah menundukkan (sakhhara) lingkungan alam bagi manusia sebagaimana termuat dalam ayat. Menjadi masyarakat manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan terdidik berarti menyadari akan tanggung jawab yang melekat dalam status "wakil Allah SWT" Dalam ayat-Nya bahwa Allah SWI'. kami bersaksi” (al-A‟raaf : 172). dapat diartikan bahwa eksplotasi sumber alam itu lebih ditekankan pada kemaslahatan masyarakat/ umat manusia. Manusia semakin tidak menyadari bahwa dalam setiap perencanaan dan pelalaanaan pembangunan terdapat dimensi perwakilan (al-khalifah) dan kehambaan (al‟-ubudiyyah) serta adanya proses perubahan alam (atmosfer dan litosfer) di dalamnya. lingkungan di mana diperbolehkan untuk dimanfaatkan sebagaimana adanya. Kepekaan manusia dalam dimensi penghambaan kepada Allah SWT. Dengan ayat itu dimaksudkan. Namun apa yang banyak terjadi di sekitar kita saat ini. Perlakuan terhadap sumber daya alam kebumian ini harus menekankan pada kemampuan daya dukung alam. ”Bukanlah Aku ini Tuhanmu? Mereka (yait. Allah SWT menunjukkan hal ini dalam ayat yang terkenal. Secara makro. betul Engkau Tuhan kami. ”Apakah kamu tiada melihat bahwa Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bah tera yang belayar di lautan dengan perintah-Nya” (al-Hajj: 65) tidaklah berarti bahwa dengan perkembangan peradaban di bidang ilmu dan teknologi manusia semena-mena melakukan eksploitasi terhadap lingkungan alam/semesta daya bumi (apa yang ada di bumi). anggota kelompok manusia) menjawab.63 amanah ketika bersaksi di hadapan Sang Pencipta. Perubahan lingkungan alam menjadi lingkungan hinaannya selalu dimulai dengan munculnva . bahwa domunasi atas segala apa yang ada di bumi diperbolehkan bagi manusia sejauh itu sesuai dengan hukumhukum Allah pada sifat-sifat dasar dinamika kebumian bahwa lingkungan alam.

budi daya manusia. Gempa bumi dapat menimbulkan guncangan dan pergeseran pada permukaan. Pada dasarnya terdapat dua jenis proses alam yang dapat mengakibatkan bencana alam. pertama adalah unsur kerugian/kehilangan. dan yang bersumber di atmosfer atau disebut juga proses asal luar atau proses eksogen. bayang-bayang risiko selalu tertutup rapat-rapat. bahkan ke kondisi runtuh maka energi akan menimbulkan getaran yang menyebar melalui tanah dan batuan ke . Terdapat tiga unsur dalam bencana alam yaitu. unsur dadakan sehingga manusia tidak mempunyai waktu untuk menghindar serta Ketiga. Kedua. Unsur dariakan yang dimaksud adalah dalam hal yang menyangkut kcrugian yang hilangnya aset nasional yang potensial. sehingga kemungkinan muncul ancaman baik dari proses alam kebumian maupun lingkungan binaannya kurang mendapat perhatian yang proporsional.64 kesempatan yang lebih baik dan mapan. Bencana alam merupakan peristiwa atau kerugian/kehilangan secara mendadak karena proses alam. tetapi yang berjalan sangat cepat dengan ukuran manusia yang di dalamnya terdapat unsur manusia. Unsur kerugian atau kehilangan dapat berupa kehilangan jiwa manusia. Dari perkembangan peradaban budaya. Setiap manusia memiliki keinginan dan kehendak untuk mengelaploitasi lingkungan alam. Yang termasuk dalam proses endogen adalah gempa bumi dan letusan gunung api. harta benda. manusia telah mengenal apa yang disebut dengan bencana alam. Kerana itu di balik kesempatan yang lebih baik dan mapan. Dilihat dari kacamata geologi. Bila akumulasi energi melebihi kondisi elasto-plastis. juga dapat berupa hilangnya aset nasional yang potensial. Unsur dadakan yang dimaksud adalah dalam hal yang menyangkut kerugian yang ditumbulkannya. Karena itu di balik kemapanan kesempatan itu manusia hanya mampu memandang berbagai manfaat dari manipulasi terhadap lingkungan alam dengan berbagai potensi sumber daya kebumian yang terkandung di dalamnya. adalah unsur proses alamiah. kerusakan lingkungan. Proses alam yang bersumber dari dalam bumi atau juga disebut proses alam asal dalam atau proses endogen. bencana alam merupakan proses alam kebumian.

Aktivitas gunung api merupakan fenomena yang jarang diperhatikan banyak orang kecuali para saintis bidang vulkanologi maupun fisika gunung api. Guguran kubah lava yang menyebabkan awan bersuhu tinggi dan bergerak sangat cepat merupakan bahaya yang sangat fatal terhadap kehidupan manusia maupun lingkungan di lereng gunung api. seperti yang telah terjadi di Aceh. penyakit. Demikian juga bila tcrjadi kelebihan massa air dan curah hujan. maka akan terjadi gelombang tsunami yang sangat berbahaya bila dekat dengan kawasan pantai yang padat dengan aktivitas budaya manusia. sering menimbulkan banjir baik banjir genangan maupun banjir bandang/banjir kiriman. desa. Bilamana hat ini terjadi di perairan samudera. Bencana kekeringan yang pada gilirannya dapat menjadi penyebab paceklik dan kelaparan. Gejala eksogen ialah hujan yang berlebihan misalnya (atau sebaliknya. dan juga kebakaran. runtuhan yang merupakan gejala yang wajar. kemudian bila akumulasi air dalam tanah berlebihan sering terjadi longsoran. kawasan pegunungan. serta angin kencang. kawasan pantai. Demikian juga bila terjadi banjir lahar dingin yang bersifat merusak pada aliran yang dilewatinya. penumpukan kubah lava. lcekeringan).65 permukaan bumi menjadi gempa tektonik yang dahsyat dan memorak porandakan semua aktivitas yang dikenainya. 26 Desember 2004 yang lalu. daerah kantong-kantong kemiskinan atau daerah dengan akses ekonomi yang tinggi atau wilayah yang mempunyai aset nasional. Gelombang air laut pasang dapat pula ditimbulkan oleh angin yang meniup kuat. Semua ini menyangkut gejala alam yang pada hakikatnya merupakan proses alam yang wajar-wajar saja. Bencana . Di kawasan yang berlereng curam dengan kestabilan batuan dan tanahnya tidak baik. Bahan padat hasil erupsi baik berupa aliran lava. Proses alam akan menjadi sebuah bencana alam bilamana proses alam tersebut mengenai semua aktivitas budaya manusia. Apakah aktivitas itu di kota. Angin kencang atau angin ribut dapat menimbulkan bencana. bahan piroklastik merupakan materiil-materiil yang sangat merusak bila mengenai kawasan budaya manusia di lereng-lereng gunung api.

Cimahi. Tetapi jika mengaca betapa dasyatnya bencana alam seperti gempa bumi di Peru. Kenyataan menjadi jelas bahwa lingkungan alam kebumian dan lingkungan binaan manusia memiliki berbagai potensi bencana alam. pertengahan Februari 2005 lalu). seperti gempa bumi tektonik. lingkungan geologi di masa kini (kuarter. gangguan dan degradasi lingkungan akibat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak tepat telah menimbulkan dampak negatif terhadap peri kehidupan dan peradaban lingkungan budaya manusia itu sendiri. tsunami di flores. banjir bandang/banjir genangan. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibanggakan dan diharaphan oleh manusia untuk dapat melindungi dirinya dari ancaman bencana alam justru menimbulkan berbagai bentuk gangguan terhadap lingkungan maupun ekosistem.66 alam yang melanda bumi Akhir-akhir ini hendaknya menjadikan kita sadar betapa tidak berdayanya manusia terhadap lingkungan alam. gampa bumi dan tsunami di Pangandaran dan Cilacap (Juli 2006). Sebagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi tentang tata cara pembuangan sampah/limbah padat pacla media geologi tertentu perlu perlakuan khusus. Meksiko. Hal ini terkadang lepas dari sorotan pada saat manusia merencanakan berbagai kegiatan hidupnya. dan Sumatera Utara. angin kencang. badai salju yang sangat Fatal terhadap perkembangan budaya manusia. banjir di Pantura. Banyuwangi. tanpa disadari jumlah manusia. meskipun dari bencana alam ternyata meningkat. kurang dari 1. harta benda/aset nasional yan menjadi korban bencana alam ternyata meningkat. meskipun dari kacamata geologi maupun klimatologi.8 juta tahun yang lalu hingga sekarang ini) tidak menunjukkan suatu perubahan yang mendasar. gempa bumi di Liwa. bencana awan panas. Kobe. kesalahan dalam manajemen dan teknologi tersebut mengakibatkan satu rangkaian komunikasi budaya masyarakat Leuwigajah (Cimahi) harus hilang seketika (kasus longsoran di lokasi penimbungan sampah di Leuwigajah. Jakarta. tanah longsor di jawa . tsunami. tanah longsor. Aceh. awan panas Merapi. Pada gilirannya. Namun demikian. Dalam dua dasawarsa terakhir hingga memasuki abad ke-21.

tanah longsor di Purworejo. Karena itu. tanah longsor dan banjir bandang di Bohorok dan Pacet (Jawa Timur).67 Barat. gempa bumi dan tsunami gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. gempa bumi di Mandailing Natal Sumatera Utara. sudah sepantasnyalah pertimbangan terhadap risiko bahaya kebumian ini harus mendapat perhatian saksama di Indonesia. gempa bumi di Nabire. maka bukan hanya manusia yang semakin peka terhadap bencana kebumian. Apalagi bila dikaitkan dengan adanya pusat-pusat pertumbuhan wilayah strategis yang sebagian berada di kawasan rawan bahaya keilmuan. Oleh karena itu. sebagai bentuk aktunulasi kekuatan yang kurang diantisipasi dengan kemampuan teknologi eksplorasi sumber daya migas yang andal. keperluan manusia akan lingkungan alam juga semakin meluas dan makin meningkat baik ditinjau dari segi kebutuhan akan ruang untuk hidup maupun kebutuhan akan sumber daya yang terkandung di dalamnya. gempa bumi di lran. gempa bumi di Alor. gempa bumi Bantul dan Klaten. Bila perhatian terhadap sumber bahaya kebumian beserta risikonya lolos dari berbagai rencana pembangunan nasional maupun daerah. bahkan proses pembencanaan alam yang bersumber dari kelalaian peradaban manusia terhadap aneaman bencana kebumian tidak dapat dihindarkan. Belum lagi peristiwa semburan lumpur panas di sekitar sumur eksplorasi Banjar Panji-1 milik Lapindo Brantas di Porong. Akibatnya. tsunami di Biak. merupakan peningkatan bencana alam yang nyata baik ditinjau dari segi kejadiannya maupun jumlah korban manusia yang ditimbulkannya. . bila keperluan manusia akan ruang hidup dan sumber daya bumi yang terkandung di dalamnya tidak dipertimbangkan dengan potensi sumber bencana kebumian. hingga gempa bumi Haiti. Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sumber daya bumi dan sumber bahaya kebumian. longsor di Solok. risiko yang akan ditimbulkannya semakin fatal dan sangat berbahaya. banjir di berbagai tempat di Sumatera-Kalimantan dan Jawa. Lebih berat lagi ketika kita mendapati kenyataan bahwa jumlah penduduk bumi juga semakin meningkat.

satu-satunya alternatif jalan untuk menjamin adanya masa depan yang lebih ainan dan lebih sejahtera bagi kita adalah mengembalikan fitrah manusia pada kekhalifahan dan kehambaan kepada Tuhan dengan konsekuensinya melakukan pembangunan nasional/daerah yang ramah lingkungan kebumiannya dalam mengupayakan kebutuhan pokok umat manusia.68 Akhirnya evolusi budaya manusia akan membawanya kepada perubahan lingkungan awal secara global. tunaaksara dan berlanjutnya kerusakan ekosistem. Peri kehidupan manusia modern saat ini sedang berada pada suatu titik kulminasi yang menentukan proses evolusi sejarah peradaban modern. karena kita mengetahui bahwa perubahan-perubahan akan membawa konsekuensi yang baik maupun yang buruk. degradasi lingkungan global. Karena itu. kelaparan. terlihat bahwa interaksi dinamis antara atmosfer dan litosfer yang berimplikasi pada risiko kehidupan dan hasil budaya bangsa ini telah menunjukkan satu proses pembelajaran yang sangat mendalam tentang makna kehadiran manusia sebagai khalifahtull fill ardh. Kondisi nyata yang sedang kita alami saat ini adalah meluasnya kemiskinan. Dalam menjalankan semua ini kita harus mempunyai suatu visi yang jauh ke depan demi kesatuan dan keutuhan bangsa/umat manusia serta kelestarian pembangunan yang berwawasan lingkungan kebumian. oleh karena itu dalam transformasi kebudayaan untuk mengantisipasi berbagai perubahan termasuk di dalamnya risiko bencana kebumian. memperbaiki taraf hidup semua orang dan mengupayakan perlindungan serta pengelolaan ekosistein yang lebih baik dan bijaksana. peledakan populasi. kita perlu memandang perlunya solidaritas kemanusiaan dalam pelaksanaan pembangunan. ketidaksehatan. Pada dasawarsa terakhir ini. Di samping itu. yaitu apakah terjatuh pada kondisi semakin memburuk atau sebaliknya semakin membaik. Ke mana hakikat kehidupan budaya manusia dan budaya bangsa ini dibawa dalam lingkungan yang sangat dinamis yang melibatkan semua elemen/unsur . Demikian juga kesenjangan antara kaya dan miskin makin berlanjut. dan seterusnya. memerlukan solidaritas kemanusiaan yang berkelanjutan untuk evolusi budaya manusia. Umat manusia adalah satu. global warming.

Mobilitas yang dilakukan atas alasan apa pun telah menjadi fenomena penting yang menandai terbukanya isolasi-isolasi rutinitas kehidupan di pelbagai belahan dunia. D. budaya dan politik. Dalam konteks tersebut pealing memberikan ruang besar bagi terjadinya dialog yang menjembatani kompleksitas persoalan budaya. Namun demikian. Berbagai pergerakan manusia yangberlangsung dapat dikatakan bergerak di luar kendali ruang dan waktu.69 atmosfer dan litosfera bergerak mengikuti ritme sunatullah-Nya. DINAMIKA PERADABAN GLOBAL Mobilitas antar bangsa seperti saat ini menjadi salah satu ciri kuat perkembangan masyarakat global. tidak dapat disangkal pula bahwa berbagai model danberembangan mobilitas antar bangsa tidak lagi mengenal adanya batasan spasial. merupakan dunia terbuka yang benar-benar telah meleburkan sekat-sekatyang membatasi pergerahan manusia dari dan berbagai negara. Globalisasi dengan demikian. baik dalam konteks praksis maupun teoretis. waktu yang menjadi identifikasi identitas sebuah bangsa. teritorial kedaulatan suatu bangsa. Jalan paling yang perlu dilakukan adalah melalui jalur pendidikan. Keterbukaan ruang mobilitas tersebut pada gilirannya menciptakan persinggungan peradaban dan pemikiran yang bersifat dialogis. mampu menjadi katalisator pertumbuhan peradaban. tantangan utama yang dihadapi banyak negara adalah terjadinya ketidakseimbangan pertumbuhan sosial. ruang. dan selalu berpikir bahwa "tidaklah Aku ciptakan ini dengan sia-sia". Melalui pendidikan dibuka ruang mahaluas bagi berlangswngnya berbagai mobilitas. maupun waktu. Dengan demikian. Dalam konteks kehidupan global. termasuh kelimpangan pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada persaingan ketat pasar tenaga kerja secara global. Sehingga hampir menghilangkan ruang. Perbincangan tentang globalisasi (terlebih dibaca dari perspektif negeri periphery istilah Wailerstein) akan mengambil dua pokok pertanyaan: Apa itu globalisasi dan bagaimana dampaknya bagi kehidupan keseharian kita? . Semoga kita mampu mengambil pelajaran dari semua kejadian itu untuk tahun yang akan datang.

sementara kaum miskin terkotak-kotak dalam permasalahannya sendiri (Anjal AnakBerhadapan . adalah contoh nyata betapa dunia sosioikultural berhadapan langsung dngan kekuatan pasar. Dengan bahasa lain bahwasanya akses global hanya dapat tersentuh oleh kaum kaya. Dalam praktiknya. yakni antara kekuatan dominasi ekonomi dan pluralisme sosiokultural. Globalisasi sektor produksi dan konsumsi secara nyata membawa sebuah situasi baru: polurisierung and strafizierung arme Wltbevoekrung in globalisierte Reiche und lokalisierte Arme (polarisasi dan stratifikasi penduduk dunia dan globalitas kaum kaya dan lokalitas kaum miskin) (Beck. Sebuah "transnasional ruang". Negara pun seperti tak bisa berbual banyak terhadap pengaruh deras kaphalisme.70 Globalisasi sebagai sebuah konsep akan mengacu pada intensifikasi kesadaran sebuah dunia secara keseluruhan. dan sekaligus melokalisasi problem sosial Maka. menumbuhkembangkan globalisasi produksi dan konsumsi.” (of Bauman.1997: 101). memformat proses kebangsaan kita. Tak berlebihan bila Giddens (1990). Scott Lash menyebutkkan sebagai proses estetikanisasi dunia kehidupan global. Proses ini menciptakan transnasionalisasi kapital. dan membuat runtuhnya bangunan sosial lama. yang sering tampil sebagaigaya hidup. globalisasi adalah terciptanya sebuah dunia yang tanpa batas. Pengaruh sektor produksi internasional yang berkembang menciptakan pula tingkah laku konsumtif di berbagai belahan bumi. Berbagai kasus kebijakan publik tentang politik swastanisasi pendidikan. Sektor produlai numcul dengan tumbuhnya industri-transnasional. Bahkan. 1998). Perspektif ini mengingatkan pada perdebatan klasik (Marx-Weber). apa yang kini kita kenal sebagai Neo-Liberalisme pun merambah dunia keseharian kita. menyebut bahwa masyarakat kitadewasa ini merupakan masyarakat ”pengembara dalam ruang dan waktu. negeri periphery menjadi ladang subur bagi pertumbuhan tingkah laku konsumtif. Kekuatan ekonomi yangdimotori oleh kapitalisme. yang merambah mendekati pasar dan upah buruh murah. kekuatan kapital lelah menggulung tatanan sosial.

namun lebih dahsyat lagi adalah terjadinya konsekuensi penalaran modernitas. di akhir dasawarsa 60-an yang mengingatkan kepada kita bagaimana . Dalam era globalisasi dan persaingan internasional yang ketat. yang menghidupi dan dihidupi oleh roh modernitas. Adalah John Kendrick (15731624). Risiko adalah kata kunci untuk mendeskripsikan proses kerusakan atau biaya. konflik. problem-problemnya. 1999). daya saing bangsa Indonesia kerap disalip bangsa lain karena kita terlena dari membangun bangsa yang kuat dan mandiri. Akibatnya. dan peristiwa selalu berjalan dalam logika "global". dan lain-lain). tanpa memiliki daya dan kuasa untuk terlibat aktif dalam kemajuan dunia global. sistem komunikasi sosial masyarakat pada situasi yang kaotis dan semakin hilangnya nilai "kepercayaan" institusional dan individual. demikian pula masyarakat negeri-negeri "periphery" mengalami guncangan-guncangan luar biasa pada tatanan sosialnya. pemulung. Beck dalam bukunya ”Risikogesellschaft : Auf dem Weg in eine andere Moderne” (1996)menyebut proses modernitas semacam itu sebagai "masyarakat risiko". Jika di negeri-negeri "pusat" terjadi proses individuasi yang luar biasa. Beck 1986) Konsekuensi-konsekuensi dari penalaran dan praktik modernitas tersebut menciptakan impact-impact yang tak terdeteksi atau tak teramalkan sebelumnya. (Giddens 1990.71 dengan hukum (ABH). Periode transisi ini ditandai oleh proses disembedding of social system. Penyebabnya adalah. (cf Luhman. tidak hanya akibat dari pergeseran sektor produksi menuju sektor konsumsi. Individuasi adalah proses sosial yang tak terelakkan. Spirit modernitas yang menyertai proses globalisasi tersebut kiranya juga menghantam dunia kehidupan warga masyarakat. Dimensi-dimensi tersebut tak pelak mengerucut pada soal bahwa semuanya dimotori oleh kekuasaan pasar yang berideologi neoliberal (globalisme). warga miskin kota. Pemahaman di atas memberikan makna bahwa proses intensifikasi ruang-ruang transnasional. Inilah yang kemudian disebut proses globalisasi. Polarisasi ekonomi tersebut dibarengi pula oleh adanya situasi dunia yang terfragmentasi. PSK.

Setelah konsepsi Descartes memengaruhi segala macam kehidupan. Walaupun keduanya sejatinya berbeda dalam . sistemnya tetap. membagi realitas ke dalam atom-atom penyusun realitas dan kemudian dicari sistemnya terhadap keseluruhan. kemudian ilmu fisika menjelma sebagai bentuk ideologi besar modernisme. kesehatan. begitu juga semua elemen pembentuk alamnya. indeks mutu sumber daya manusia pun dijadikan indikator strategis untuk membangun daya saing suatu bangsa. keberadaan dunia pendidikan terutama pendidikan tinggi menjadi hal yang strategis untuk merepresentasikan tingkat ketercapaian pembangunan ketiga pada sektor itu. Bacon (1561-1626) dan Comte (1798-1857). Untuk menyiapkan sumber daya manusia tersebut. Descrates. Pergeseran pemikiran tersebut berimplikasi pada penentuan targettarget pembangunan yang harus dicapai oleh suatu negara di dunia. termasuk tatanan sosial melalui pemikiran F. Oleh karenanya. PROBLEMATIKA PERADABAN PADA KEHIDUPAN MANUSIA Awal kelahiran modernisme merupakan sebuah proses revolusi peradaban tentang cara pandang manusia terhadap realitas. setelah sekian lama kita berpikir bahwa capital stock merupakan aspek terpenting dalam proses perubahan peradaban manusia.72 pentingnya pembangunan sebuah bangsa yang didasari oleh optimalisasi peran sumber daya manusia (human stock). Dalam konteks itu. bahkan kemudian mampu meruntuhkan dominasi gereja yang kala itu menjadi 'satu-satunya' tafsir kebenaran terhadap segala macam realitas. Alam dalam pemaknaan Descartes adalah kurang lebih dipahami scbagai sesuatu yang 'langsung jadi' dan tidak memiliki perubahan. E. dan ekonomi menjadi sarana yang efektif untuk mendongkrak peraihan indeks mutu sumber daya manusia. maka sektor pendidikan. ia membangun sebuah wacana besar tentang metode pemahaman terhadap realitas yang bertumpu pada konsep democritus. berlanjut kemudian alam pikiran modern mengenal seorang Lamarck (1744-1829) dan Charles Robert Darwin (1809-1882) dengan teori evolusinya di bidang biologi. Bersama para pengikutnya. Melalui fisika Descartes.

realitas yang terdiri atas sistem dan elemen pembentuk sistem (Descrates). Darwin. namun konsep evolusi ini merupakan sebuah revisi terhadap konsep realitas dari sumbangsih Descartes yang menganggap alam sebagai sebuah sistem yang tetap. dimulai saat revolusi industri pada akhir abad ke-17. . Melalui Descartcs. Mekanika Newton atau sering juga disebut dengan mekanika klasik menjelaskan adanya fenomena benda yang relatif besar. tetapi juga dapat digunakan sebagai pendekatan fenomena benda mikroskopis. Bahkan adanya konflik adalah sesuatu yang niscaya sebagai upaya untuk keluar dari kerumitan sosial sekaligus menjadi pemenang dari proses seleksi alam tersebut. dengan kecepatan relatifrendah. penjelasan mekanika Newton tersebut membuka wacana besar yang membentuk peradaban modern semakin sempurna. dan Newton fondasi modernisme semakin kukuh. Sebagaimana dalam kebijaksanaan klasik Cina. Ternyata ide Darwin tersebut kemudian mendapat dukungan dari generasi berikutnya. yaitu Karl Marx (1818-1883) yang dikenal sebagai seorang Darwinian Sosial yang menganggap bahwa prosespergantian sosial pun selalu melalui proses seleksi alam. saat terjadi krisis sesungguhnya terjadi proses transisi. Artinya. Pemikiran ketiga tokoh tersebut menemukan bentuk fungsionalnya saat perkembangan alat-alat teknologi semakin meluas dan mendunia. Berikutnya adalah ilmuwan Sir Isaac Newton (1643-1727).73 memaknai proses evolusi. Bergulirnya percepatan penggunaan teknologi canggih saat ini tidak perlu selalu dimaknai sebagai keadaan yang negatif (Fritjof Capra. dan realitas yang mengalami sebuah evolusi sccara terusmenerus (Darwin) diterangkan dalam konsepsi berbeda yang dikenal dengan konsepsi melanika. 2004). konsep "krisis” menggunakan kata weijiyang terdiri dari huruf-huruf yang berarti "bahaya" dan "kesempatan". Secara makro. Dengan demikian. melalui Newton perkembangan ilmu fisika mengalami proses penyempurnaan. yaitu selain mengandung bahaya juga mengandung kesempatan yang bisa membuat kondisi awal manusia menjadi lebih baik.

teknologi sebagai bentuk aplikasi sains memiliki peran besar dalam pembentukan realitas sosial.74 Dilihat dari proses kelahiran modernisme sebelumnya. bisa dimaknai bahwa peran sains (atau lebih tepatnya natural science) dalam menentukan arah peradaban manusia sangat besar. Hilangnya fleksibilitas dalam masyarakat yang mengalami disintegrasi ini disertai dengan hilangnya harmoni secara umum pada elemen-elemennya. di mana ketika sains memiliki peran besar dalarn proses pembentukan wacana besar yang menjadi fondasi 'kebenaran'. peradaban-peradaban yang berada dalam proses disintegrasi menunjukkan keseragaman dan kurangnya daya temu. Pertanyaan selanjutnya. . Dia akan hancur dan secara berangsur mengalami disintegrasi. Begitu juga peran teknologi. Pada waktu struktur sosial dan pola perilaku telah menjadi kaku sedangkan masyarakat tidak lagi mampu menyesuaikan diri dengan situasi yang berubah. yang mau tak mau mengarah pada meletusnya perpecahan dan kekacauan sosial. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa para saintis berwacana dan para teknolog membumikan pemikiran mereka dalam bentuk peralatan yang berguna bagi kehidupan manusia. Sementara peradaban-peradaban yang sedang berkembang menunjukkan keberagaman dan kepandaian yang tak pernah berhenti. bagaimana peran Sains dan teknologi dalam penentuan bentuk peradaban baru pasca modernisme? Fritjof Capra menyitir Toynbee tentang proses kelahiran Minoritas Kreatif sebagai nukleolus penentu arah peradaban sebagai berikut: Budaya runtuh karena kehilangan fleksibilitas. Demikian juga kontribusi para saintis yang memiliki kompetensi filosofis ternyata terbukti mampu menggiring sejarah umat manusia. peradaban itu tidak akan mampu melanjutkan proses kreatif evolusi budayanya.

tetapi berada dalam kondisi-kondisi baru dan dengan tokoh-tokoh baru pula. minoritas kreatif akan tetap muncul ke permukaan dan melanjutkan proses tantangan dan tanggapan itu. kita mengenal bagaimana konsep cepat lambat mengalami perubahan secara drastis. sehingga terlahir sebuah teknologi informasi yang bergerak dalam logika kuantum yang diprediksikan oleh Tofler akan menjadi tulang punggung benluk Peradaban baru pengganti modernisme. selama proses disintegrasi yang menyakitkan itu. Fritjof Capra. yaitu ketika teknologi komputer berinteraksi dengan realitas sosial. peradaban baru manusia postmodern mulai terbentuk secara perlahan. Proses evolusi budaya ini akan terus berlanjut. 1981) Melalui penjelasan Toynbee di atas. jaring-jaring Cartesian akan sulit untuk menggambarkan karena konsep ruang dan waktu ini sudah berubah secara filosofis. Dengan demikian. Meskipun arus budaya telah menjadi beku dengan melekatkan diri pada pemikiran-pemikiran mapan dan pola-pola perilaku yang kaku. Dunia kemudian juga mengenal adanya pengaruh filosofis dari konsep fisika kuantum terhadap realitas sosial. . tetapi mereka mau tak mau akan tetap runtuh dan mengalami disintegrasi. kita kemudian mengenal bentuk aplikasi teknologi yang dikenal dengan teknologi komputer.75 Namun demikian. Sclain itu. Bahkan setelah ada interaksi antara matematika dengan teknologi elektronika. Bahkan perbedaan konsep nyata dan imajiner yang juga kemudian diklaim oleh dunia IT akan segera teratsi akan semakin meninggalkan jaringjaring Cartesian sebagai satu-satunya yang bisa menggambarkan kenyataan. (Titik Balik Perdaban. dan kelompok minoritas kreatif itu mungkin akan mampu mentransformasikan beberapa elemen lama menjadi konfigurasi baru. Lembaga-lembaga sosial yang dominan akan menolak menyerahkan peran-peran utama kepada kekuatan-kekuatan budaya baru ini. kreativitas masyarakat-kemampuannya untuk menghadapi tantangan-tidak hilang sama sekali. Juga konsep keterbatasan ruang yang bisa diatasi sehingga konsep jauh dan dekat secara filosofis juga mengalami perubahan makna. yang jauh meninggalkan konsep mekanika Newton.

Sekali lagi terbukti. Hal yang cukup memperhatikan adalah budaya pragmatis. moral. ekses modernisme terhadap tatanan sosial pengganti tatanan sosial 'Abad Kegelapan' bisa jadi tidak pernah mereka pikirkan bahkan tidak pernah mereka bayangkan. Adalah sebuah kebutuhan mutlak bagi kita semua saat ini agar para komunitas saintis dan teknolog terus mempertimbangkan dan mengembangkan penerapan sains dan teknologi. rekayasa genetika yang meninggalkan konsep evolusinya Darwin. Sehingga. Hal tersebut secara tidak sadar. sindiran. Demikian juga seorang Darwin dan juga Newton. . Apalagi setelah ilmuwan sosial mahzab kritis dengan post-modernismenya terjebak dalam wacana dan definisi semata.76 Juga dengan berkembangnya pemetaan DNA. pengaruh dominan saintis dan teknolog ternyata masih sangat dominan untuk menentukan masa depan umat manusia. egois bahkan tertutup (elitis) di tengah masyarakat kita. Dengan bahasa lain. Ketika Descartes merumuskan konsep geometri analitis mungkin tidak berpikir tentang implikasi moral dan sosial dari konsepnya tersebut. Apalagi melihat konsep reduksionisnya Descartes yang kemudian mengilhami pembagian bidang spesialisasi ilmu yang di masa peradaban Islam dianggap belum begitu penting. Namun demikian. pengaruh pemikiran yang mereka berikan terhadap perubahan sosial bisa jadi tidak terpikirkan sebelumnya. seluruh kemajuan teknologi perlu terus mempertimbangkan konsekuensi ekologi. disadari atau tidak para saintis dan teknolog akan terus menjadi Penentu arah peradaban. teguran. dan sosial dari proses inovasi maupun inventori yang mereka lakukan. sedikit banyak adalah kontribusi dari kalangan saintis dan teknolog. serta para teolog dan ahli agama yang terus disibukkan dengan perdebatan liberal dan konservatifnya. Adanya 'penyesalan' umat manusia terhadap proses peradaban manusia yang merusak lingkungan dan tatanan sosial akses dari modernisme perlu disikapi dengan bijak. Apalagi dampak negatifnya terhadap kenyataan sosial. dan peringatan dari kalangan ahli ilmu sosial dan juga teolog atau ulama perlu disikapi secara bijak oleh para saintis dan telnolog itu sendiri. Karenanya.

dengan disiplin ilmu dan spesialisasi lain tanpa harus mcmandang bidang ilmu lain lebih rendah. sebagainiana layaknya para nabi yang memandang dirinya sebagai sosok pembebas umat manusia dari segala penindasan. Oleh karena itu. tetapi ia harus turut andil memastikan nasib keberlangsungan hidup dan masa depan generasi umat manusia ke depan. Selain itu. Dengan kebersamaan satu misi tersebut. setiap ilmuwan seyogianya mengemban misi kenabian (profetik) yaitu dengan melakukan transmisi keilmuan untuk peradaban yang lebih maju tanpa merusak tatanan kehidupan manusia dan ekologi lingkungan hidup. sebagai sosok yang mendedikasikan proses inovasi daninventory-nya untuk pembangunan kembali hakikat kemanusiaan yangnyaris musnah. Yakni dengan membangun pemahaman bersarna bahwa sejatinya ilmu adalah untuk kemanusiaan (humanity) dan kemaslahatan bersama (common good). dan juga sebagai para pengingat urnat manusia akan kenyataan bahwa sejatinya mereka adalah makhluk Tuhan. para ilmuwan diharapkan tidak lagi terjebak dalam sekat-sekat pembidangan keilmuwan yang yang dan merusak tujuan mulia dari ilmu pengetahuan. Kuntowidjoyo (1943-2005) juga mengusulkan pentingnya membangun sebuah etika profetis di kalangan saintis dan teknolog. dari pihak saintis dan teknolog tentunya. . Ilmuwan tidak saja menyelesaikan persoalan kehidupan.77 Pertanyaannya bagaimana kita mengembalikan sistem yang memungkinkan terbukanya kembali sekat-sekat komunikasi antara sains dan teknologi.

juga disyaratkan dengan terciptanya karakteristik pluralisme yang kondusif bagi sebuah negara ini mendapatkan gimnasiumnya di Indonesia. HAKIKAT KERAGAMAN DAN KESETARAAN MANUSIA Masyarakat majemuk seperti Indonesia. yang kemudian hari dikenal dengan sebutan „hukum adat‟. Demokrasi yang oleh Robert Dahl (1982). tidak mengherankan jika . tetapi juga secara vertikal atau jenjang menurut kemajuan ekonomi. Persentuhan ragam budaya dan agama antarkelompok masyarakatnya yang telah berlangsung sejak lama ini juga telah melahirkan ragam konflik dan konsensus yang terjadi. sebenarnya dalam masyarakat Indonesia terdapat golongan dominan dan minoritas. Pada hakikatnya. Sebelum RI merdeka pada 1945. agarna. Maka. sebagaimana yang terwujud dalam tindakan-tindakan yang dilakukan terhadap mereka dalam berbagai interaksi baik interaksi sccara individual maupun secara kategorikal baik pada tingkat nasional. seperti ras. KERAGAMAN. yang saling bcrbeda satu dengan lainnya. masing-masing kesatuan sosial tersebut hidup dengan mengacu pada kebudayaan atau subkebudayaannya masing-masing.78 BAB 5 MANUSIA. Sebagai bangsa yang memiliki keragaman etnis. dan budaya yang luar biasa. agama. penduduk yang menghuni wilayah Nusantara dapat dikelompokkan ke dalam berbagai bentuk pengelompokan sosial yang disebut suku bangsa. penerapan ide-ide pluralisme. dan organisasi sosial-politiknya (Suparlan. DAN KESETARAAN A. 1979). Tanpa disadari oleh banyak orang Indonesia. maupun pengelompokan sosial vang didasari oleh sistem penggolongan sosial lain bcrdasarkan satu (atau lebih) unsur tertentu yang diperoleh secara askriptif (warisan). dan multikulturalisme dapat dilangsungkan. dan lain sebagainya. subsuku bangsa. Bahkan lengkap dengan „aturan-aturan hukum‟-nya sendiri. teknologi. bukan hanya beraneka ragarn corak kesukubangsaan dan kebudayaan suku bangsanya secara horizontal. Indonesia sering kali dijadikan ajang pernantauan bagaimana proses-proses demokrasi.

Kedua belah pihak yang bermitra mempunyai kedudukan yang sejajar dalam mencapai tujuan vang disepakati. Dengan prinsip kesetaraan tersebut diharapkan kita kembali memperlihatkan jati diri dan harga diri sebagai bangsa (self-nation-esteem) menghadapi . dimulai dari diri kita sendiri. dihormati. dan keterbukaan harus terus dijunjung tinggi. dihargai. misalnya merasa lebih terhormat atau lebih tinggi kedudukannya. suku. setiap generasi bangsa berdiri satu dengan lainnya dengan sejajar. sehingga anggota atau komunitas lainnya merasa terdiskriminasi dan tertindas oleh dominasi anggota atau komunitas lainnya. artinya setiap gcnerasi melaksanakan pembangunan dan diberi kepercayaan penuh. Karena itu. Semua suku bangsa saling inemberikan potensi terbaik yang mereka miliki kepada Negara Kesatuan RI. yaitu bangsa Indonesia. kerja sama. agama dan yang berbeda satu dengan lainnya melebur dan bersepakat membentuk kesukubangsaan yang satu. apabila telah bersedia menjalin kemitman harus mcrasa sama dan sejajar. Kesetaraan adalah komitmen bersama yang perlu untuk terus dipupuk dan dikembangkan dalam proses berbangsa dan bernegara di NKRI kita. organisasi. Dalam prinsip keselaman tidak boleh terjadi ada satu anggota memaksakan kehendaknyakepada anggota yang lain. harmonis. saling timbal balik.79 para ahli menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia mewujudkan diri sebagai suatu masyarakat yang majemuk dan sudah menjadi pokok pcrhatian dari para ahli tersebut untuk waktu yang lama. golongan. Dengan kalimat mewujudkan diri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRl pada hakikatnya setiap kelompok. Karena itu. Bagaimanapun besarnya suatu institusi atau organisasi dan bagaimanapun kecilnva suatu institusi atau organisasi. dan diberikan pengakuan dalam hal kemampuandan nilainilai yang dimiliki. Dalam prinsip kesetaraan bahwasanya setiap individu. Kesetaraan. untuk menjadi unsur terbaik yang bisa memberikan kiprah gemilang menuju cita-cita besar para founding fathers kita. dalam kemitraan asas toleransi. Untuk itulah kita harus membangun bangsa kita. atau institusi yang telah bersedia menjalin kemitraan harus merasa "duduk sama rcndah berdiri sama tinggi" dengan yang lain.

dari 656 suku di seluruh Nusantara hanya ada seperenam (109 suku) di PIB sedangkan di PIT ada lima perenam (547 suku). dan PIT untuk yang disebut terakhir). keterbelahan ini kurang lebih mengikuti garis-Wallace (Wallace Line) yang terkenal itu ke dalam dua bagian. agama. maupun politik. Teramati ada beberapa perbedaan pokok antara Pola Indonesia Barat dengan Pola Indonesia Timur (selanjutnya disingkat dengan PIB untuk yang pertama. Dalam pandangan Thamrin Amal Thomagola. yang di Indonesia populer dengan sebutan masalah sara. distribusi wilayah agama. Pertama. yaitu: struktur kesukuan. dengan mudah dapat dipahami pada adanya ketidakseimbangan dan kesenjangan yang dapat saja berlanjut ke arah pertikaian antarras. keseluruhan struktur mozaik Nusantara ini terbelah menjadi dua bagian utama. baik secara sosial. . struktur mozaik sosialbudaya yang tegak di Nusantara kita ini dapat dideskripsikan dalam tiga aspek. ekonomi. dan dari aspek tingkat pendidikan. Karena itu. suku bangsa. dan kelompok agama. Dengan proses yang demikian. yang jelas-jelas mengancam integritas Indonesia sebagai suatu nation. B. dari aspek struktur kesukuan. Dari jumlah yang disebut terakhir ini. dapat disimpulkan bahwa keseragaman suku di PIT jauh lebih tinggi dari keragaman suku di PIB. bersosialisasi dan berelapresi satu dengan lainnya.80 pelbagai persoalan kebangsaan yang terus-menerus datang di setiap zaman. pertama. suku bangsa. sehingga menjadikan kelompok-kelompok yang memiliki tingkat perkembangan kebudayaan. KEMAJEMUKAN DALAM DINAMIKA SOSIAL DAN BUDAYA Pada dasarnya. dan bahasa. Dengan prinsip kesetaraan kita bisa membangun kemitraan yang kukuh untuk kemudian saling berinteraksi. tiga perlirna (300an suku) berdiam di Papua Barat. kemajemukan dalam masyarakat Indonesia dapat dipahami sebagai bentuk perbedaan daya adaptasi antar kelompok-kelompok yang berbeda secara ras. yaitu Indonesia Barat dan Indonesia Timur.

terutama dalam bidang kebudayaan. 1990) Ketiga. Batak. Sunda. yaitu: Aceh. intelektual. dalam satu kecarnatan saja dapat ditemukan lebih dari 10 suku. yang secara bersamaan sekaligus dipengaruhi oleh suatu peradaban dari luar seperti zending. yaitu: (1) jumlah proporsional. dan. Sementara dalam tinjaun Koenjaraningrat (1987: 32). Sebaliknya di PIT. dari semibilan suku dominan di Indonesia ada di PIB dan hanya satu berlokasi di PIT. dalam satu kabupaten berdiam lebih dari 20 suku. dan kenegaraan. ada delapan suku. Suku-suku tersebut dikatakan domain berdasarkan tiga kriteria utama. setiap suku di PIB paling kurang mendiami satu provinsi secara utuh. Jawa. (2) punya kerajaan dan masyarakat yang mapan di masa lampau. (Tomagola. yang terwujud kedalam sistem teknologi. serta jaringan hubungan dengan masyarakat lain yang lebih luas. Dengan melihat kebudayaan sebagai suatu mekanisme adaptasi suatu masyarakat dalam menginterpretasikan lingkungan yang dihadapinya. Madura dan Bali. Minang. berladang. yaitu suku Bugis. maka tingkat perkembangan masing-masing kebudayaan dapat dibeda-bedakan berdasarkan daya adaptasinya itu. pemerintahan kolonial. Sunda.81 Kedua. dan. Madura. pengembara. Antara lain dapat dikelompokkan pada masyarakat berburu. dan Bugis. pola-pola pengeksploitasi dan penguasaan sumber daya ekonomi. pengetahuan. suku bangsa di Indonesia dapat juga dipetakan dari model mata pencaharian yang dominan digelutinya. berkebun. Bali. pengaruh kebudayaan Hindu dan agama Islam. Sementara suku-suku dominan lainnya. tani sawah. Perbedaan daya adaptasi ini dapat ditelusuri melalui model-model produksi (models of production) yang dikembangkan oleh masing-masing kelompok masyarakat yang bersangkutan. kadang-kadang dua provinsi atau lebih seperti suku Minang dan Jawa. dan (3) menyumbangkan banyak tokoh nasional dalam hampir semua bidang kehidupan. Jawa. baik lingkungan sosial maupunfisik. besar kemungkinan dalam satu provinsi menampung lebih dari 40 suku. . kebijakanpemerintahan RI. yaitu suku Aceh. Minang. Batak. missi. dan seterusnya. Melayu.

82 .

perbedaan kebudayaan dalam nation Indonesia dapat dilihat secara gradual. Kubu (atau Suku Anak Dalam). . Masing-masing persekutuan hidup itu tidak terintegrasi ke dalain persekutuan (politik) yang lebih luas.83 Dengan cara demikian. serta jaringan hubungan dengan masyarakat yang lebih luas ini. Sulawesi. Masyarakat yang tergolong kepada tribal society ini biasanya hidup dalam persekutuan-persekutuan hidup yang beranggotakan lebih/ kurang 50 jiwa saja. Baik antara kelompok-kelompok yang ada di dalam satu golongan sosial yang dikategorisasikan ke dalam situ kelompok horizontal tertentu. meski batas-batas wilayah pengembaraannya itu tetap dapat ditentukan secara pasti. poly-poly pengeksploitasian dan penguasaan sumber-sumber daya ekonomi. jumlah anggota kelompok masyarakat yang dimaksud relatif kecil. dalam masyarakat orang Jawa. misalnya. dan Irian Jaya. biasanya. relatif memiliki daya adaptasi yang lebih tinggi ketimbang rata-rata orang Mentawai. kelompokkelompok suku bangsa atau subsuku bangsa yang ada di wilayah kedaulatan Republik Indonesia ini setidaknya dapat dibagi kedalam empat kategori utama. Berkaitan dengan sistem pemenuhan kebutuhan sehari-hari ini. atau berbagai suku bangsa (atau subsuku bangsa) yang menghuni pcdalaman Kalimantan. pada umumnya. Berdasarkan tingkat perkembangan sistem teknologi. di mana situ sama lainnya memiliki tingkat daya adaptasi yang berbeda satu lama lainnya. Dari segi komposisi demografi. Minangkabau atau Batak. maupun antar kelompok-kelompok horizontal itu sendiri. pengetahuan. adalah kelompok masyarakat yang dapat dikategorikan sebagai tribal society. Misalnya saja. orang Jawa. Pertanna. Minangkabau dan Batak. Pada umumnya bermata pencaharian berburu dan meramu (hunting and food gathering). ada kelompok-kelompok sosial tertentu yang memiliki daya adaptasi yang tinggi dan ada yang rendah. pola permukiman kelompok masyarakat ini bersifat nomadis (berpindah-pindah tempat). Demikian pula.

84

Di Indonesia, kelompok masyarakat yang terkategori ke dalam tribal society atau masyarakat pemburu dan peramu ini relatif kecil jumlahnya. Sejauh yang dapat diketahui, kelompok masyarakat yang dapat dikategorikan sebagai tribal society hanyalah sebagian dari orang Kubu (Suku Anak Dalam) yang hidup di wilayah belantara Jambi dan Sumatera Selatan. Konon juga terdapat di beberapa daerah pedalaman lrian Jaya, Kalimantan, dan Sulawesi (bagian Tengah). Di samping itu, dalam kenyataannya, untuk kasus Indonesia, kegiatan berburu dan meramu ini sering kali pula dikombinasikan dengan kegiatan berkebun yang teknologinya juga relatif amat sederhana. Jenis tanaman yang umum dibudidayakan adalah keladi dan ubi jalar. Sebab itu pula, oleh Koentjaraningrat, masyarakat ini dikategorikan sebagai masyarakat berkebun. Menurut Koentjaraningrat, khususnya bagi kelompok-kelompok yang telah mengombinasikan sistern berburu dan merarnu ini dengan sistem berkebun, tanaman padi tidak dibiasakan. Sistem dasar kemasyarakatannya juga telah berkembang menjadi desa terpencil tanpa diferensiasi dan stratifikasi yang berarti; gelombang pengaruh kebudayaan menanarn padi, kebudayaan perunggu, kebudayaan Hindu dan agama Islam-setidaknya hingga satu-dua dekade belakangan ini-tidak dialami; dan isolasi dibuka oleh zending dan/atau missi. Kedua, kelompok masyarakat perladangan berputar (rotary

cultinatiotz), atau lebih populer disebut kelompok masyarakat yang mengembangkan sistem pcrladangan berpindah (shifting cultivation). Karena dalam sistem teknologi pertanian yang dikembangkannya ada unsur pekerjaan menebas dan membakar, teknik ini kerap pula disebut sebagai slash and burn cultivation. Demikian pula, karena kegiatan pertanian itu tidak

diselenggarakan secara terus-menerus pada satu bidang lahan tertentu, maka kegiatan pertanian ini sering pula dikategorikan sebagai suatu cara produksi pertanian elcstensif (extensive agriculture). Betapa pun, kelompok masyarakat ini pada dasarnya merupakan kelompok masyarakat yang telah dapat bercocok tanah untuk menghasilkan bahan makanan pokoknya (food producing) scndiri. Sebagian besar kelompok masyarakat ini juga berada di luar Jawa, dengan

85

sedikit pcngecualian di beberapa tempat tertentu saja, seperti pada masyarakat Badui, misalnya. Komposisi demografis kelompok masyarakat ini berjumlah lebih besar bila dibandingkan dengan kelompok masyarakat yang pertama. Bisa mencapai angka ribuan jiwa. Meski begitu, keterikatan anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya masih menekankan pada sistem kekerabatan (kinship system). Secara tradisional kelompok ini belum sepenuhnya terintegrasi pada sisteln sosio-ekonomi pasar yang lebih luas dan sistem sosiopolitik yang lebih besar dan kompleks. Seperti juga pada kelompok pertama, diferensiasi dan stratifikasi sosial-ekonomi belum begitu menonjol, masih bersifat egaliter, dan juga belum mengenal spesialisasi atau pembagian kerja atas dasar keterampilan dan keahlian penguasaan teknologi. Semua anggota masyarakat masih mungkin untuk memiliki akses dan kontrol yang sama atas sumber daya-sumber daya elconomi, khususnya tanah. Hal ini dimungkinkan karena rasio antara jumlah dan kepadatan penduduk dengan luas tanah masih rendah, sehingga mereka masih bisa melakukan perladangan berputar itu. Tanah masih dikuasai seeara kolektif-kecuali pada bidang-bidang tertentu-dan setiap anggota kolektif bisa membuka dan menguasainya. Dalam konteks inilah mengapa masyarakat peladang berputar ini dalam batas-batas tertentu masih dapat dikatakan bersifat egaliter. Namun demikian, karena pertanian perladangan ini mempunyai indeks diversitas tanaman yang tinggi, artinva scbidang lahan ditanami oleh banyak jenis tanaman, maka-dari sudut tertentu-biasanya tidak efektif, dan hasilnya juga tidak begitu tinggi, tidak dapat menghasilkan surplus produksi yang besar, meskipun tingkat kepadatan penduduknya masih rendah. Akibatnya, masyarakat peladang belum sepenuhnya dapat terintegrasi pada sistem ekonomi yang lebih besar.

86

Ketiga, kelompok masyarakat petani (peasant society). Kelompok masyarakat ini adalah kelompok-kelompok masyarakat yang mengembangkan sistem pertanian menetap (sedenter). Berbeda dengan cara bertani pada kelompok peladang berputar terdahulu, kelompok masyarakat ini

mengembanglcan cara produksi pertanian intensif (intensive agriculture), yang di Indonesia dikenal sebagai sistem pertanian lahan basah atau pertanian persawahan. Sistem ini UmIum dikenal oleh kelompok masyarakat yang menghuni Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan di daerah-daerah tertentu di pulaupulau yang ada di gugusan Sunda kecil (terutama di Bali, NTB). Karcna sistem pertanian ini mampu menghasilkan surplus hasil yang cukup besar, kegiatan ekonomi kelompok ini telah terintegrasi ke dalam sistem sosio-ekonomi dan sosiopolitik yang lebih besar dan lebih luas. Bahkan hingga tingkat regional dan global. Keterikatan antar-anggota dalam masyarakat-masyarakat yang bersangkutan tidak lagi melulu berdasarkan sistem kekerabatan, melainkan juga pada ikatan sosiopolitik dan sosioekonomi yang lebih formalistis. Seperti organisasi dan asosiasi. Di samping itu, secara demografis jumlah anggota kelompok masyarakat yang besangkutan cukup besar dan tingkat kepadatan pcnduduk cukup tinggi, serta tkah pula mengenal diferensiasi dan stratifikasi sosialekonomi (dan politik). Artinya, ada di antara anggota masyarakat yang bersangkutan yang tidak atau hanya sedikit memiliki akses dan kontrol pada sumber-sumber daya ekonomi, terutama tanah. Bahkan, orang-orang yang tidak atau sedikit memiliki akses dan kontrol pada tanah itu jumlahnya lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh adanya ketimpangan rasio antara tanah dengan jumlah dan tingkat kepadatan penduduk, jumlah masyarakat petani selalu lebih besar dibandingkan dengan luas lahan pertanian yang tersedia. Keempat, adalah kelompok masyarakat perkotaan. Masyarakat perkotaan adalah suatu masyarakat yang tinggal di suatu lingkungan pemukiman tertentu, yaitu suatu lingkungan di mana para penghuninya dapat memenuhi sebagianbesar kebutuhan ekonominya di pasar setempat. Biasanya barang-barang itu dihasilkan oleh penduduk yang tinggal di daerah

atau berbagai kelompok spesialis yang berpendidilcan dan non-agraris. yang berasal baik dari golongan pribumi dengan latar belakang suku bangsa. Bahasa. sehingga pembagian kerja dalam masyarakat perkotaan ini sangat kompleks. atau mungkin sejak awal abad XX. dan daerah yang berlainan. dan pengusaha-pengusaha mandiri. maupun yang berasal dari golongan minoritas pribumi. kelompok masyarakat ini mulai bertambah dengan orang-orang yang memiliki akses dan kontrol pada sumber-sumber daya ekonomi. serta cara kerja yang . masyarakat perkotaan ini juga disebut sebagai kelompok elite ekonomi dan politik. perusahaan-perusahaan swasta. teknologi. Dilihat dari gaya hidup yang mereka miliki dan kembangkan. Di bawah kelompok elite kota ini ada suatu kelas menengah perkotaan yang jumlahnya lebih besar. agama.87 ”pedalaman” (pedesaan). ketika pemerintah kolonial Belanda mulai memperkenalkan sistem pendidikan sekolah yang modern. yaitu parapegawai pemerintahan. sehingga mereka bisa dimasukkan ke dalam lapisan yang dikategorikan memiliki suatu pola kebudayaan “super kultur metropolitan”. misalnya). yang dapat dikategorikan sebagai elite ekonomi nasional. penguasaan teknologi dan informasi. Setelah masa kolonial. terutama sejak pemerintah Orde Baru memegang tampuk pemerintahan. mereka telah lebih jauh hidup dan menjadi bagian dari kerangka peradaban global. agamawan. Dilihat dari peran sosio-ekonomi dan sosiopolitiknya dalam suatu jaringan kehidupan yang lebih luas. dan informasi. gaya hidup. Dari segi cara hidup kelas menengah ini tidak berbeda jauh dengan lapisan elite. pegawai. Titik awal gejala kota adalah timbulnya golongan literati (golongan intelektual. pujangga. Kelompok ini pada dasarnya mulai terbentuk sejak zaman kolonial. yang biasa disebut sebagai daerah yang melindungi desa. kaum intelektual. Kelompok ini adalah orang-orang yang berlatar belakang pendidikan sekolah yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk Indonesia pada umumnya yang sebagian di antaranya kemudian masuk ke dalam sistem birokrasi pemerintahan kolonial atau menjadi politisi pejuang kemerdekaan.

sistem-sistem kemasyarakatan. akan berpengaruh pada kemampuan beradaptasi atas perkembangan sosial-ekonomi. distribusi wilayah agama. C. yaitu : . Betapa pun. Sosial-budaya begitu kompleksnya menyangkut berbagai segi kehidupan manusia dan masyarakat. Keberagaman dan kesetaraan dalam konteks kekayaan khazanah sosial-budaya bangsa salah satunva adalah dengan mcngembangkan atau merumuskan kebudayaan nasional Indonesia. perbedaan sistem teknologi. dan kompleksitas jaringan hubungan dengan masyarakat yang lebih luas pada masing-masing kategori seperti telah diperinci di atas.88 berorientasi pada peradaban internasional ini menjadi kelompok acuan (reference group) bagi hampir semua kelompok-kelompok masyarakat yang lain. dan dari aspek tingkat pendidikan. yang dihadapi oleh masing-masing kelompok masyarakat yang bersangkutan. Tunggal = satu. serta unsur utama dalam proses pembangunan diri manusia dan masyarakat. ika = itu. Tidak jarang kebhinekaan bangsa kita sampai pada konflik tingkat nasional yang menyebabkan terganggunya integrasi bangsa scbagai cita-cita bangsa. sosial-politik dan sosial-budaya. sehingga Bhineka Tunggal Ika artinya "terpecah itu satu”. Keberagaman dalam konteks Nusantara menjadi konsep kesetaraan sesuai dengan konsep integrasi nasional dengan rumusan Bhineka Tunggal Ika yang artinya Bhina = pecah. secara umum keragaman atas sosial-budaya yang tegak di Nusantara kita ini dapat dideskripsikan dalam tiga aspek. KERAGAMAN DAN KESETARAANSEBAGAI KEKAYAAN SOSIALBUDAYA BANGSA Kita menyadari bahwa Kepulauan Nusantara terdiri atas aneka warna kebudayaan dan bahasa. yaitu: struktur kesukuan. Sehingga keberagaman sosial budaya dan kesetaraan sosial-budaya mampu mengemban fungsi kebudayaan nasional. Namun keberagaman tersebut dalam konteks kekayaan menjadi kekayaan yang patut kita syukuri.

tetapi juga berpotensi mendorong timbulnya konflik sosial yang dapat mengancam sendi-sendi integrasi negara-bangsa (nation-state). agama dan paham keagamaan. tradisi. Suatu sistem gagasan dan perlambang yang memberi identitas kepada warga negara Indonesia. kesamaan leluhur. konsisten. Masyarakat majemuk yang tersusun oleh keragaman lcelompok etnik (etnic group) atau suku bangsa beserta tradisi budayanya itu. tidak. kesenian. D. bahasa. asal usul daerah. hanya berpeluang menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat di masa mendatang. dan bertahan lama. batas-batas sosial-budaya. PROBLEMATIKA KERAGAMAN DAN KESETARAAN SERTA SOLUSINYA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN NEGARA Dalam pen-Takdir-annya sebagai negara kepulauan atau negara maritim yang masyarakatnya bersifat majemuk (plural society). b. .89 a. Kebudayaan dan atribut sosialbudaya sebagai penanda identitas kelompok etnik memiliki sifat stabil. jika dinamika kemajemukan sosial budaya itu tidak dapat dikelola dengan baik. seperti adat istiadat. Sebagai unsur pembentuk sistem sosial masyarakat majemuk kelompok-lcelompok etnik memiliki kebudayaan. pemerintah dan masyarakat Indonesia masih harus belajar banyak dari sejarah perjalanannya sendiri tentang bagaimana mengelola kemajemukan terscbut agar menjadi modal sosial pembangunan bangsa. atau aliran ideologi politik menjadi ciri pemerlain atau peinbeda suatu lcelompok etnik dari kelompok etnic yang lain. Suatu sistem gagasan dan perlambang yang dapat dipakai oleh semua warga negara Indonesia yang beragam (bhineka) itu. dan sejumlah atribut atau ciri-ciri budaya yang menandai identitas dan eksistensi mereka. Kebudayaan yang dimiliki kelompok etnik mcnjadi pcdoman kehidupan mereka dan atribut-atribut budaya yang ada. pakaian tradisional. untuk saling berkomunikasi dalam kesetaraan dengan demikian dapat memperkuat solidaritas sosial-budaya bangsa. sejarah sosial.

Kondisi demikian lebih banyak . Dalam proses interaksi tersebut kelompok etnik atau individu-individu dalam kelompok etnik akan memanfaatkan atribut-atribut sosial-budaya yang dimiliki untuk mencapai tujuan tertentu. demikian pula sebaliknya. Etnisitas (etnicity) atau kesukubangsaan selalu muncul dalam konteks interaksi sosial pada masyarakat majemuk. penghormatan terhadap keadilan sosial. walaupun keduanya berada dalam ruang lingkup orang Jawa. Hal yang sama juga berlaku untuk penyebutan Osing. Dalam kaitannya dengan akses dan perebutan sumber daya di daerah yang bersifat struktural. Tengger. manifestasi etnisitas sering menimbulkan ketegangan dan konflik sosial di antara pihak-pihak yang terlibat atau yang berkepentingan. Pilihan terhadap suatu atribut sosial-budaya bagi seorang individu akan didasarkan pada pilihan rasional (rational choice). Masa otonomi daerah sekarang ini memberikan peluang yang besar bagi timbuhnya konflik sosial berbasis etnisitas.90 Berdasarkan uraian di atas dan dalarn konteks perbandingan yang setara. Bentuk mana yang dipilih di antara atribut-atribut tersebut sebagai penanda identitas diri sangat ditentukan oleh konteks interaksi dan tujuan yang akan dicapai. Arekan atau Samin sebagai sebuah kelompok etnik dan sub-etnik yang berbeda-beda. dalam konteks perbandingan yang setara pada orang Jawa di Jawa Timur. Demikian juga. dan penghargaan terhadap prestasi belum menjadi pandangan dan sikap hidup kita sehari-hari. yang dipertimbangkannya secara saksama bahwa hal itu dapat mencapai tujuan yang diinginkan melalui interaksi sosial tersebut. etnisitas akan terjadi secara intensif dalam masyarakat tradisional atau masyarakat trandisional. Pendhalungan. Orang Jember tidak akan mau disebut sebagai orang Surabaya. orang Jawa disebut sebagai suatu kelompok etnik karena mereka secara budaya memang berbeda dengan orang Madura. Karena perbedaan-perbedaan kultural ini keduanya disebut sebagai sebuah kelompok etnik yang berbeda. di Jawa Timur. Mataraman. Sebagai sebuah realitas sosial yang wajar dan alamiah. bahwa orang Jember tentu berbeda secara kultural dengan orang Surabaya. ketika tradisi berdemokrasi. seperti potensi ekonomi dan kekuasaan politik.

otonomi daerah telah memberikan keleluasaan bagi masyarakat di daerah (bukan pemerintah daerah) untuk mengaktualisasikan diri secara optimal dalam manajemen pembangunan daerah. kampong di komunitas Melayu Kalimantan Barat. pembangkitan kembali satuan-satuan desa adat tradisional (nagari di Minangkabau. Hal-hal ini untuk membangun kembali fondasi sosial-budaya masyarakat. setelah Orde Baru memberangusnya selama masa tiga dasawarsa lebih (Zakaria. yang ketepatan la berasal dari etnik Osing adalah kasus yang kebablasan. dan pakraman di Bali). 2004) Walaupun demikian. Samsul Hadi. Wujud dari penggalian di atas adalah hadirnya asosiasi-asosiasi masyarakat adat Nusantara. masyarakat di daerah (indigenous people) menggali kembali potensi-potensi kelembagaan sosial atau konstruk nilai-nilai budaya lokal yang dianggap berguna untuk menopang eksistensi mereka di tengah arus globalisasi dan dinamika pembangunan daerah. (Siregar dan Wahono (Peny. sehingga berpotensi mengundang kctcgangan sosial. 2002. Misalnya. kasus Osingisasi yang dilakukan olch Bupati Banyuwangi.). seperti sasi di Maluku dan awig-awig di Bali-Lombok. Zakaria. di daerah-daerah yang memiliki struktur masyarakat majemuk proses revitalisasi kebudayaan etnik juga harus memerhatikan eksistensi kebudayaan etnik yang lain. 2000). Undang-undang yang mendasari praktik otonomi daerah memberi pengakuan terhadap eksistensi masyarakat dan kebudayaannya. Kebijakan Bupati Banyuwangi .91 menguntungkan kepentingan pribadi dan kelompok (etnik) daripada kepentingan masyarakat. Dalam ruang politik yang semakin terbuka ini. serta eksplorasi ulang atas revitalisasi pranata-pranata lokal untuk mengelola sumber daya alam secara lestari dan adil. Masalahnya adalah bagaimanakah meminimalkan konflik sosial berbasis etnisitas yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas? Secara normatif. Otonomi daerah menandai era penghargaan terhadap keberagaman dan otonomi masyarakat. khususnya masyarakat di pedesaan agar memiliki kemampuan otonomi yang kukuh dalam menyikapi gerak pembangunan di bawah kebijakan otonomi daerah.

(Sunarlan. seperti masyaralcat Madura di Muncar. Ketapang. Kasus yang lain bisa kita lihat pada beredarnya selebaran gelap mcnjelang pemilihan Bupati Lamongan. Kebijakan politik etnisitas seperti ini lebih bernuansa politik praktis. Kop surat selebaran tertera nama Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional. Senin. Ketua Muhammadiyah Lamongan. Selebaran itu berisi surat perjanjian Calon Bupati Masfuk kepada Forum Rembug Muhammadiyah Lamongan untuk menjadikan Muhammadiyah sebagai ormas Islam terbesar di Lamongan dibandingkan dengan ormas yang lain. dengan membangun patung Gandrung yang menghabiskan dana miliaran rupiah di daerah Watu Dodol. Afnan Anshari mengatakan. Isu yang ada dalam selebaran ini sangat kotor. dan tradisi. “Muhammadiyah tidak pernah menggunakan segala cara untuk meraih tujuannya. Surat perjanjian itu ditandatangani 20 Mei 2005. seni.92 tersebut adalah mengharuskan para petinggi pemerintah kabupaten yang akan menghadapnya harus menggunakan bahasa Osing. dengan jalan mengaktifkan beberapa atribut atau unsur kebudayaan Osing: bahasa. Bahasa Osing scbagai muatan kurikulum lokal diajarkan pada siswa SD-SMP yang sudah berlangsung tiga tahun terakhir. Pengurus Daerah Muhammadiyah dan Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Lamongan menilai skebaran gelap tersebut bisa menyesatkan masyarakat Lamongan. Kebijakan yang berkaitan dengan kurikulum lokal tersebut mengundang reaksi sosial dari para pengelola SD-SMP yang lingkungan sosialnya bukan komunitas Osing. 2004: 170-171) Bupati juga memperkuat posisi kesenian Gandrung sebagai ikon Kabupaten Banyuwangi. dan menginstruksikan kepada seluruh masyarakat Banyuwangi agar mcrayakan tradisi endog-endogan dalam rangka Maulud Nabi Muhaulmad SAW seperti yang selama ini dilakukan oleh komunitas Osing. yakni memperkuat basis konsolidasi kekuasaan dan legitimasi politik Bupati di mata publik menyongsong Pilkada 2005. Kami mendesak agar Panwas Pilkada menindaklanjuti temuan ini secara hokum”. (Kompas Jatim. 27 Juni 2005: A) .

kasus yang terjadi di Banyuwangi untuk membangun “hegemoni budaya Osing” sesungguhnya hanya merupakan sarana penguasa daerah untuk mencapai penguasaan sumber daya ekonomipolitik yang lebih besar. 30 Mei 2005: 1) Benar tidaknya isi selebaran gelap di Lamongan tersebut. Kasus-kasus serupa banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. RH Batubara. "Nama seseorang merupakan urusan pribadi". Forum Komunikasi Batak (FKB) Jawa Timur menyesalkan Calon Wali Kota Surabaya Alisjahbana dari Partai Kebangkitan Bangsa yang selama ini dianggap enggan mencantumkan nama marga Sitepu dalam berbagai kesempatan. khususnya masyarakat muslim Malaysia . Seharusnya sebagai. penghilangan (penyembunyian) nama marga Sitepu bagi Alisjahbana. dari perspektif etnisitas mobilitas identitas etnik yang terkait degan paham keagamaan (Muhammadiyah) juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politik yang bersifat negatif atau positif bagi pihak-pihak yang terlibat dalam persaingan memperebutkan jabatan politik Bupati Lamongan.93 Masih dalam Kaitannya dengan pemilihan kepala daerah. FKB Jatim juga menunjukkan fotokopi ijazah Alisjahbana saat lulus sebagai sarjana teknik ITB Bandung 1974. (Kompas Jatim. Demikian juga. Alisjahbana tetap menggunakan nama marga seperti halnya sejumlah tokoh lain. Kasus seperti ini mirip dengan kebijakan kolonialisme internal (internal colonialism) Pemerintah Thailand terhadap kelompok-kelompok etnik minoritas. yakni Akbar Tanjung dan Sudi Silalahi". Alisjahbana tidak pernah menggunakan nama marganya. Senin. orang yang berdarah Batak. Dalam konteks otonomi daerah. "Nama marga merupakan ikatan turun-temurun. tetapi ada kepentingan tertentu (ekonomi-politik) yang akan diraih dalam proses interaksi social dan jika nama marga itu tetap dilekatkan justru akan menghambat pencapaian kepentingan tersebut. bukan tanpa alasan. Sejak bekerja di Pemerintah Kota Surabaya selama 30 tahun lebih. Ketika dihubungi wartawan untuk konfirmasi. Pilihan tindakan demikian sudah diperhitungkan untung ruginya bagi yang bersangkutan. Alisjahbana mengatakan. Menurut Ketua FKB Jawa Timur. dengan nama lengkap Alisjahbana Sitepu.

seperti Thai-Buddha. identitas keIslam-an. 1999: 33-47). Dalam studi-studi konflik etnik. Sementara itu. kebijakan politik etnik negara dan Pemerintah Thiland memperluas batas-batas social budaya identitas suatu kelompok etnik. Dalam konteks demikian. telah membangkitkan gerakan perlawanan bersenjata masyarakat Pattani terhadap Pemerintah Thailand. senantiasa berhadapan dengan penolakan atau resistensi social dari kelompok-kelompok etnik yang terkena kebijakan tersebut. dan tradisi social budaya sebagai sarana pengikat social dan pembangun solidaritas social. seperti masyarakat Pattani akanmengaktifkan jaringan etnisitas yang berbasis kesamaan asal usul dan leluhur. sejarah social. negara dan kebijakan-kebijakan para penguasanya mengambil peranan yang besar terhadap tumbuhnya peristiwa konflik etnik dan kekerasan social di berbagai negara (Renner. 1994: 1-5). . yang berusaha keras untuk menegaskan aspek-aspek identitas budaya masyarakat Pattani melalui penetrasi kebudayaan Thai dan Buddha. Hal yang sama juga dilakukan oleh Penguasa Orde Baru terhadap Aceh. Di samping terjadinya penetrasi budaya dominant (dominance ulture). Dalam banyak kasus. orang Pattani-Muslim. kebijakan pembangunan regional Pemerintah Thailand yang bersifat deskriminatif dan hanya menguras sumber daya local. (Brown. khususnya etnik yang dianggap kelompok dominant atau pribumi. Konflik-konflik dan kekerasan social berbasis etnisitas yang terjadi di Indonesia menjelang akhir kekuasaan Orde Baru hingga sekarang merupakan akibat dari kesalahan kebijakan pembangunan daerah dan ketidakbecusan penguasa Orde Baru mengelola kemajemukan masyarakat kita (Kusnadi.94 di Pattini di wilayah selatan yang berbatasan dengan Malaysia. Brown. untuk menghimpun kekuatan dan modal perjuangan menghadapi hegemoni negara dan penetrasi kelompok etnik dominan (Thai). kelompok-kelompok etnik minoritas yang terdisriminasi. 1994). etnisitas akan berubah menjadi ideology perjuangan untuk menghadapi negara yang telah membuat diri mereka tidak nyaman dan terancam serta mengganggu kelangsungan hidup kelompok etnik. yang mendorong masyarakat Aceh menjadi anti-Jawa (lihat.

Gagasan sebagian masyarakat beberapa waktu yang lalu untuk membentuk Kabupaten Jember Selatan. (Prasetyo. Banyuwangi Selatan. ketidakadilan hukum. kurang gizi. harus dilihat sebagai persoalan konflik politikkebijakan berbasis etnisitas dengan pernerintah kabupaten setempat. tetapi juga melibatkan penguasa daerah dengan rakyat secara keseluruhan dan antar kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Keetidakpuasan rakyat yang meluas terhadap perilaku pemimpinnva dapat mendorong timbuhnya revolusi sosial. Walaupun kita telah memasuki era demokrasi dan masyarakat mulai tumbuh kekuatannya untuk terlibat dalam proses bernegara. dan mahalnya biaya pendidikan. Bahkan. 2005) Dalam masa otonomi daerah ini yang pendekatan pembangunannya berorientasi pada aspek kewilayahan. atau Kabupaten Sumenep Kepulauan. sebagaimana pcrnah terjadi dalam sejarah sosial kita. para penguasa daerah justru berpesta pora menghambur-hamburkn uang rakyat yang diperoleh dengan jalan menjarah. tetapi praktik-praktik kekuasaan yang muncul lebih parah daripada perilaku kuasa rezim Orde Baru. 2005 dan Putra. eksplorasi etnisitas sebagai ideologi perjuangan kelompok masyarakat yang dirugikan oleh kebijakan pembangunan daerah akansemakin berpeluang. saya perkirakan bahwa sifat rakus politik danserakah ekonomi penguasa di daerah dan kebijakan-kebijakannya yang tidak memihak kepentingan rakyat akan menjadi pemicu konflik sosial yang berskala luas di daerah. Substansi berdemokrasi belum memberikcan keuntungan bagi rakyat dankebijakan-kebijakan publikyang dihasilkan oleh negara juga belum memihak pada kepentingan rakyat. Hal yang sama bukan tidak mungkin akan dilakukan oleh penguasa pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif) era otonomi daerah.95 2001). khususnya untuk memenuhi kebutuhan primernya. 2004ab. (Lucas. busung lapar. Konflik sosial ini tidak hanya terjadi di kalangan internal antar-elite daerah. 2004) Di saat rakyat harus berjuang melawan kemislcinan. Beban kehidupan rakyat semakin berat. Mereka bisa saja menggunakan basis legitimasi berdasarkan unsur-unsur etnisitas yang berkaitan dengan kesamaan .

Kedua pihak mendefinisikan identitas dirinya sebagai kelompok nelayan yang berbeda satu sama lain berdasarkan nilai-nilai sosial-budaya dan sejarah sosial yang membentuk eksistensi mereka. (Kusnadi dkk. Berdasarkan eksplorasi nilai-nilai budaya di atas. yang dianggapnya lebih tepat dan menguntungkan kehidupannya dalam interaksi sosial. atau Sumenep Kepulauan. seperti agama. masyarakat di Jember Selatan. yang telah lama berkonflik memperebutkan sumber daya perikanan di Perairan Selat Madura. sejarah sosial.96 budaya. Aspek lain yang ikut memberikan kontribusi terhadap timbulnya konflik nelayan tersebut adalah semakin tingginya kelangkaan sumber daya ekonomi-perikanan dan kompetisi memperebutkannya. dannilai-nilai baru yang dimunculkan karena faktor karakteristik geografis. tetap dilihat sebagai kasus konflik sosial berbasis etnisitas. tradisi dan adat istiadat. atau nilai-nilai budaya lainnya. Lamongan. merupakan akibat dari kekurangmampuan pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota) dalam memahamkan esensi otonomi daerah yang terkait dengan batas-batas administrasi daerah dan kewenangannya mengelola potensi sumber daya laut setempat kepada masyarakat nelayan di kawasan pesisir. Gresik dengan nelayan Weru Kompleks. 2005) Pada dasarnya. (Kusnadi. dan Sumenep Daratan. Identitas kebudayaan Madura ternyata tidak mampu mendamaikan kedua kelompok nelayan tersebut. Masing-masing pihak mendefinisikan eksistensinya berdasarkan nilai-nilai lokalitas yang kontekstual. Bayuwangi Utara. membedakan dirinya dengan masyarakat di Jember Utara. nasib sosial. konflik sosial berbasis etnisitas yang berlangsung secara masif tidak ada yang semata-mata terjadi karena perbedaan-perbedaan sosial-budaya yang bersifat horizontal. Bangkalan Selatan. 2002) Konflik nelayan Ujung Pangkah. bahasa. walaupun mereka bagian dari masyarakat Jawa Pesisiran. Banyuwangi Selatan. kasus konflik nelayan yang meluas di berbagai daerah perairan Jawa Timur. Pasuruan dan nelayan Kwanyar. kesejarahan. Aspek- . Demikian pula. gaya hidup. Hal yang samajuga berlaku untuk nelayan Madura asal Kraton.

demokratis. Berdasarkan uraian di atas. rezim otonomi daerah dalam masa transisional ini harus belajar bagaimana meminimalisasi timbulnya konflikkonflik sosial yang berbasis etnisitas dan keagamaan. Upaya untuk meretas jalan menuju perdamaian abadi juga sangat sulit karena membutuhkan kesabaran. Dalam situasi demikian. Bahkan semakin tinggi nilai sumber daya yang diperebutkan dan kondisinya terbatas. penguatan kapasitas masyarakat harus dilakukan dengan membangun fondasi kesadaran struktural-kultural bernegara dan berbangsa agar memiliki kemampuan dalam berdiskusi dengan elite daerah untuk memberi arah pada kebijakan pembangunan daerah yang memihak kepentingan masyarakat luas. berorientasi kerakyatan. keseriusan. pada tataran sosial. bukan otonomi pemerintah daerah (pemda). dengan berbagai cara. dan berdimensi keadilan sosial. dengan jalan merumuskan kebijakan pembangunan dan pembuatan regulasi daerah yang bersifat transparan. Otonomi daerah hat-us ditafsiri sebagai otonorni masyarakat untuk membangun daerahnya masing-masing. jalan untuk membangun fondasi kesadaran strukturalkultural di atas masih sangat panjang. . dampak konflik secara psikologis sangat mencekam masyarakat dan secara sosial-ekonomi memberatkan masa depan kehidupan mereka yang terlibat konflik. maka konflik sosial yang terjadi akan semakin intensif dan keras (Kusnadi dan Burhanuddin. karena esensi pemerintah daerah hanya sebagai alat pembangunan daerah. Sementara itu.97 aspek vertikal-struktural. seperti akses dan penguasaan sumber daya ekonomipolitik (kekuasaan) senantiasa terlibat. Di tengah-tengah karakter rezim otonomi daerah yang masih belum beradab dan manusiawi. dan pengorbanan yang besar. 1997).

yakni (a) materi hukum. maka manusia punya kepala. Dari segi fisiologis bisa dikatakan tidak ada beda antara manusia dengan hewan. serta rendahnya budaya hukum masyarakat. maka manusia pun punya kaki. Jika kita mendefinisikan manusia hanya melalui segi fisiologis saja. Ada definisi yang memandangkan dari segi fisiologis ada juga yang memandangnya dari segi sosiologi. NILAI. pengembangan spremasi hukum sangat tergantung pada empat komponen. maka setiap orang (masyarakat dan aparatur hukum) harus mengembalikan pada rasa keadilan hukum masyarakat. kurangnya sarana dan prasarana hukum. Dari segi fisiologis bahwa manusia itu makhluk yang mempunyai fisik hampir sama dengan hewan. maka kita akan dibuat kebingungan. Ada yang bisa melihat dan ada yang (maaf) buta. maka manusia punya telinga. kita harus mendefinisikan manusia . Ada yang gendut. jika terjadi perbedaan seperti itu. ada yang langsing. Hewan punya kepala. maka akan muncul berbagai macam pertanyaan. maka mana yang pantas disebut sebagai manusia? Maka dari itu. Tatkala terjadi dilema antara materi hukum. MANUSIA DAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN Manusia sebagai makhluk sosial dan berbudaya pada dsarnya dipengaruhi oleh nilai-nilai kemanusiaan. kurus. Hewan punya kaki. Nilai tersebut berupa : etika yang erat hubungannya dengan moralitas. Dalam realitas sosial. konflik di antara penegak hukum. DAN HUKUM A. maupun estetika yang berhubungan dengan keindahan. Apa itu manusia? Apa beda manusia dengan makhlukmakhluk lain? Apa nilai-nilai kemanusiaan itu dan berbagai macam definisi manusia. (b) sarana prasarana hukum. dan (d) budaya hukum masnyarakat. Demikian pula dalam pengembangan estetika yang akan menjadi wujud budaya masyarakat sangat mungkin terjadi dilema dan benturan dengan nilai etika.98 BAB 6 MANUSIA. Membicarakan mengenai manusia. Di antara manusia itu saja terjadi perbedaan bentuk fisik. (c) aparatur hukum. MORAL. artinya harus mengutamakan moralitas masyarakat. Hewan punya telinga.

Fitrah manusia adalah punya sisi baik dan buruk. Dengan demikian. Nilai-nilai kemanusiaan adalah suatu hal yang dapat memanusiakan manusia atau bisa dikatakan juga kembali kepada fitrah manusia. tetapi ketika "membumi". karena ia lebih dekat ke kebudayaan lokal setempat Di sisi lain. B. Bagaimana manusia menyempurnakan dirinya? Manusia dalam proses penyempurnaan diri itu membutuhkan yang namanya pengetahuan. Maka. Karena dari segi fisik memang tidak ada beda dengan hewan tetapi yang membedakannya adalah akal. tetapi memiliki variasi tingkat kedekatan dengan kebenaran. itulah nilainilai kemanusiaan. dan norma yang dianut masyarakat yang memengaruhi perilaku mereka dalam . keyakinan. Yang membedakan antara manusia dengan hewan adalah akal. nilai. Pengetahuan yang dirnilikinya itulah yang akan menentukan apakah proses penyempurnaan diri yang dia lakukan itu memang sudah benarbenar sempurna ataukah belem. ada yang berpendapat bahwa manusia itu hewan yang berakal. tetapi saya memilih pandangan yang menyatakan bahwa kebudayaan adalah konsep. Ketika masih di "langit" Islam adalah agama yang sempurna dan mutlak benar. hati. Pengetahuan seperti apa yang betul? Sebagaimana telah kita ketahui bahwa agama Islam adalah agama langit yang kemudian "membumi". maka ia mengalami proses pembudayaan atau pergumulan budaya di mana ada peran manusia yang tidak sempurna sehingga sebagai agarna bumi Islam tidak lagi sebagai agama yang mutlak benar.99 kembali dengan sudut pandang lainnya. NILAI BUDAYA Banyak definisi tentang kebudayaan. maka ada kebudayaan Islam yang sangat dekat dengan syariat (budaya syar'iy) di samping ada kebudayaan yang hanya merupakan sempalan saja dari Islam. Tetapi kita juga jangan lupa bahwa manusia itu juga punya fitrah/kecenderungan untuk menyempurnakan diri. dan fisik. ada kebudayaan umat Islam yang malah tidak ada relevansinya dengan Islam. Definisi manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah dan dianugerahi-Nya akal.

dan solidaritas. 5. maka manusia mengenal nilai agama. 4. dan dengan kesadaran dan cita-citanya manusia merumuskan apa yang bermakna dan apa yang tidak bermakna dalam kehidupannya. ulanusia mengenal adanya teori yang menjadi konsep dalam proses penilaian atas alam sekitar. Kombinasi dari nilai agama dan seni yang sama-sanna menekanlcan intuisi. Ketika manusia menentukan dengan objektif identitas bendabenda atau kejadian-kejadian. Ketika manusia menilai suatu rahasia yang menakjubkan dankebesaran yang menggetarkan di mana di dalamnya ada konsep kekudusan dan ketakziman kepada yang mahagaib. dan fantasi disebut aspek ekspresif dari kebudayaan. maka ada proses penilaian ekonomi atau kegunaan. maka dalam prosesnya hingga menjadi pengetahuan. 1. norma-normanya dan kemauan-kemauannya.100 upaya menjawab tantangan kehidupan yang berasal dari alam sekelilingnya. Di samping sebagai fasilitas. Nilai teori. perasaan. Dengan konsep yang dimiliki manusia berusaha mengolah alam ini. Nilai seni. Berbeda dengan hewan. 3. Kombinasi antara nilai teori dan ekonomi yang senantiasa maju disebut aspek progresif dari kebudayaan. Sekurang-kurangnya ada enam nilai yang amat menentukan wawasan etika dan kepribadian manusia sebagai individu maupun sebagai masyarakat. seni. Nilai kuasa. 2. manusia tidak puas hanya dengan apa yang terdapat dalam alam kebendaan. yaitu: teori. maka manusia mengenal nilai seni. maka ketika itu manusia mengenal nilai kuasa. ekonomi. kuasa. . alam adalah tantangan yang harus diatasi. agama. Ketika manusia merasa puas jika orang lain mengikuti pikirannya. Nilai ekonomi. Nilai agama. yakni dengan logika efisiensi untuk memperbesar kesenangan hidup. Jika yang dialami itu keindahan di mana ada konsep estetika dalam menilai benda atau kejadian-kejadian. Ketika manusia bermaksud menggunakan benda-benda atau kejadian-kejadian.

yang lebih dipengaruhi olch nilai agama dan seni cenderung menjadi sufi dan seterusnya. Malaikat adalah maujud yang diciptakan dari akal murni. Nilai apa yang paling dominan pada seseorang atau sekelompok orang. amarah. yang lebih dipengaruhi oleh nilai kuasa cenderung tega dan nekad. dan lainnya. Demikian pula halnya dengan hewan yang seluruh . Bisa juga ada ilmuwan yang mengabdi kepada materi. Misalnya. sedankan puncak dari budaya ekspresif bermuara pada kepercayaan mitologis dan mistik. Budaya progresif akan mengembangkan cara berpikir ilmiah dan melahirkan berbagai cabang ilmu pengetahuan. seniman. Nilai solidaritas. dengan manusia yang mencapai puncak kesempurnaannya. pekerja sosial. Enam nilai budaya itu merupakan kristalisasi dari berbagai macam nilai kehidupan. hawa nafsu. politisi yang pejuang. syahwat. Pendukung budaya progresif pada umumnya dinamis dan siap digantikan olch generasi penerus dengan penemuan-penemuan baru. artinya. pada malaikat sama sekali tidak terdapat unsur materi. dan sebagainya.101 6. yang telah mencapai tingkat tertinggi dan akhir kesempurnaannya. Kesempurnaan pada suatu maujud (ciptaan) berbeda dengan kesempurnaan pada maujud (ciptaan) lainnya. persahabatan dan simpati sesama manusia. dan sebagainya. memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang sudah final. akan menentukan "sosok" mereka sebagai manusia budaya (al insan madaniyyun bi at thab‟i).Orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai ekonomi cenderung kurang memerhatikan halal dan haram. sebagai dirinya (malaikat). Tetapi ketika hubungan itu menjelma menjadi cinta. ilmuwan yang mistis. yang selanjutnya menentukan konfigurasi kepribadian dan norma etik individu maupun masyarakat. orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai teori cenderung menjadi ilmuwan. schingga ada sosok orang yang materialis. dan merasakan kepuasan ketika membantu mereka maka manusia mengenal nilai solidaritas. insan kamil berbeda dengan malaikat kamil. Terdapat perbedaan antara malaikat. menghargai orang lain. sedangkan pendukung budaya ekspresif biasanya statis atau tradisional. ulama yang rasional.

karena memang mereka tidak diciptakan untuk diuji. Perbedaan antara manusia. ketika tidak hanya kecenderungan pada satu nilaidari sekian banyak nilai yang ia miliki. suatu makhluk yang mulki-malakuti. Orang-orang bijak mengatakan: "Hakikat dan substansi keadilan adalah keseimbangan dan keselarasan". Sesuungguhnya Kami menunjukinya jalan yang hurus. karena itu Kami jadikan dia mendengnr dan melihat. Kemudian ia akan sampai pada satu fase atau tahapan di mana ia akan diuji. tercipta juga keseimbangan dalam perkembangannya. malaikat dan hewan terletak pada susunan unsur dan zatnya. ada yang bersyukur dan ada pula yang kajir. Yakni. Tidak satu pun dari nilai-nilai itu yang berkembang tidak selaras . la dapat dianggap sempurna ketika mampu menyeimbangkan dan menstabilkan serangkaian potensi insaninya. pada diri manusia tertimbun serangkaian potensi. Al-Insan: 2-3) Kami telah menciptakan manusia dari nutfah (sperma) yang di dalamnya terdapat banyak campuran. mereka tidak layak untuk diuji. PERLUNYA KESEIMBANGAN NILAI-NILAI INSANI Kamal atau kesempurnaan manusia terletak pada kestabilan dan keseimbangan nilai-nilainya. Insan kamil adalah manusia yang seluruh nilai insaninya berkembang secara seimbang dan stabil. insane. Yang dirnaksud dengan keseimbangan di sini adalah: seiring dengan perkembangan potensi-potensi insaninya. Lain halnya dengan manusia. Manusia dengan segala kemampuan yang ada pada dirinya dapat dianggap sempurna. adalah maujud yang terdiri dari apa yang ada pada malaikat (akal) dan apa yang ada pada hewan (nafsu). (Q S.102 substansinya bersifat materi. Tidak demikian halnya dengan makhluk-makhluk lainnya. sebagaimana disebut dalam Al-Qur'an: Sesungguhnya Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan). C.

lalu Ibrahim menunaikannya. Akan tetapi. insan yang unggul dan teruji dapat dengan kuat memengaruhi komunitas tanpa dia sendiri terpcngaruh oleh komunitas itu. Seseorang yang saleh dan teruji dan kuat akan bisa menjadikan komunitas sekitarnya salah. Hanya insan yang belum teruji atau lemahlah yang akan terpengaruh oleh lingkungan yang ada. tetapi dalam sebuah komunitas suasana tolong-menolong dan komunikasi biasa bisa memberikan sebuah perubahan yang bertahap. AlBaqarah: 124) D. Kemampuan insan akan semakin terasah dan teruji kalau dia dihadapkan dengan insan yang lain dan pada sebuah komunitas yang berada di sekeliling dia. ketika ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan). (QS.103 dengan nilai yang lain. Al-Qur'an menyebut manusia yang nilai-nilai insaninya berkembang seimbang dan sempurna ini sebagai "imam": Dan (ingatlah). Setiap insan atau personal mempunyai potensi yang diberikan sama oleh Allah dalam rangka beribadah kepada-Nya. akan tetapi tidak sedikit koniunitas justru mewarnai pribadi itu sendiri menjadi sebuah budaya. KESALEHAN PRIBADI DAN SOSIAL Manusia dalam keberadaannya di muka bumi senantiasa berada dalam dua lingkup yaitu dalam lingkup personal (pribadi) dan sosial. Potensi pribadi akan bisa memengaruhi suasana komunitas. Tidak hanya dari segi nilai saja yang disebarkan. . Nilai-nilai kebaikan dari seseorang yang saleh belum teruji kalau dia tidak berinteraksi dengan komunitas sebagai makhluk sosial. Keberadaan insani yang satu merupakan organ yang unik dan beragam. Allah berfirman: Sesunguhnva Aku akan menjadikanmu bagi sehlrult manusia. Potensi personal merupakan sebuah inti atau core manusia dalam mencapai kesempurnaan dirinya sebagai insani menuju insan kamil (manusia yang sempurna). Kesalehan pribadi atau integritas diri merupakan sebuah fondasi yang penting dan utama dalam mengubah diri dan sosial.

yaitu Janganlah kita masuk surga sendirian atau saleh untuk sendiri saja. dan bertahap menjadi sebuah koinunitas yang saleh. Di antara agama-agama yang ada dalam sejarah. Perubahan berawal dari perubahan di sekitar atau sekelompok orang yang mempunyai alam pikiran yang sama dan saling menghargai di antara perbedaau yang ada dan tidak saling mengganggu dan merusak. dari pandangan filosofisnya tentang alam. Islam memiliki keistimewaan tersendiri. hingga pada pedoman kehidupan individual. terlibat pertarungan ideologis hampir di semua bidang dan pengaruh. akan tetapi sekaligus menyatakan dirinya sebagai aliran yang komprehensif yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Perubahan sosial meinang tidaklah sebentar.104 Perubahan sebuah komunitas berawal dari insan-insan yang berubah menuju kesalehan dan satu sama lainnya saling melengkapi dalam menebarkan kesalehan. la tidak membatasi dirinya pada hubungan manusia dengan Tuhan atau penyucian jiwa semata (sebagaimana agama Masehi). akan tetapi memerlukan waktu dan tahapan yang mau tidak mau dikerjakan dengan kesungguhan dan kerja keras yang lama dan berkesinambungan. . tetapi ajaklah mereka yang pengensaleh tetapi terjerumus pada kesalahan atau terkesima oleh inggar-bingar duniawi yang menyesatkan. Islam sebagai agama dan umat. Sebuah unglcapan yang mungkin bisa dijadikan perenungan. Saleh untuk kita dan juga untuk orang lain. tanamkan dalam diri kita kesalehan pribadi dan bersosial.

serta digunakan sebagai alat untuk mengeksploitasi. yang digunakan sebagai acuan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan beserta isinya. yang berarti knowledge atau ilmu pengetahuan (P Medawar. Iptek tanpa nilai sangat berbahaya dan manusia tanpa iptek mencerminkan keterbelakangan. moral. DAN SENI BAGI MANUSIA Dalam setiap kebudayaan selalu terdapat ilmu pengetahuan atau sains dan teknologi. Menurut Immanuel Kant (1724 -1804) pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pcngalaman. dan memanfaatkannya untuk pemenuhan kebutuhan manusia. 1. Tetapi tidak semua ilmu itu boleh dikatakan sains. 1986). Hakikat dan Makna Sains Sains dalam istilah Inggris berarti science berasal dari bahasa Latin yaitu scientia. Yang dimaksud ilmu sains adalah ilmu yang dapat diuji (hasil pengamatan yang sesungguhnya) kebenarannya dan dikembangkan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu . dan hukum yang mendasarinya. Pengertian pengetahuan sendiri sebagai istilah filsafat tidaklah sesederhana dipahami pada umumnya.322SM). melalui berbagai bentuk inovasi dan rekayasa.105 BAB 7 MANUSIA. Kegunaan nyata iptek bagi manusia sangat tergantung dari nilai. Menurut Descrates ilmu pengatahuan adalah serba budi. penciptaan (invention). bahwa pengetahuan menipakan pengetahuan yang dapat diindra dan dapat merangsang budi. HAKIKAT DAN MAKNA SAINS. olch Bacon dan David Home (1711-1776) diartikan sebagai pengalaman indera dan batin. TEKNOLOGI. DAN SENI A. norma. karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemologi) yang melingkupi makna pengetahuan tersebut. Sains dan teknologi dapat berkembang melalui kreativitas penemuan (discovery). TEKNOLOGI. Di antaranya pandangan Aristoteles (384 SM . mengolah.

perencanaan sistematis. terlepas dari prasangka pribadi yang bersifat subjektif. Sains memberilcan penekanan kepada sumbangan pemikiran manusia dalam menguasai ilmu pcngctahuan itu. Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi empat hal: a) Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmiah yang objektif. b) Selektif.106 berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata sehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercayai. dan ini terdapat dalam seluruh alam semesta. Penelitian pengembangan diartikan penggunaan sistematis dari pengetahuan yang diperoleh penelitian untuk keperluan penciptaan bahan-bahan. kebenaran pengetahuan. melainkan mendukung dalam mencapai tujuan ilmu itu sendiri. metode atau proses yang berguma. serta sikap ilmuwan itu sendiri sebagai dasar langkah berkelanjutan llmu pengetahuan itu sendiri mencakup ilmu pcngetahuan alam dan pengetahuan sosial dan kemanusiaan. dan sebagai apa yang disebut generikmeliputi usaha penelitian dasar dan terapan serta pengembangannya. pengetahuan Penelitian dasar bertujuan untuk menambah sebagai ilmiah. Permasalahan ilmu pengetahuan meliputi arti sumber. artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapinya supaya didukung oleh fakta atau gejala. sehingga bcnar-benar objektif. maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian. namun terbuka untuk dibuktikan kembali. tetapi yang tidak mencakup produksi atau engineering-nya. melalui eksperimen secara teori. dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada. Proses mencari kebenaran serta mencari jawaban . c) Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap alat indra dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu. Bukan membahas tujuan ilmu. d) Merasa pasti bahwa setiap pendapat. Untuk mencapai suatu pengalaman yang ilmiah dan objektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah. teori.

2. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola. dalam tulisannya berjudul "The Technological Society" tidak mengatakan teknologi tetapi teknik. Secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis. terutama teknologi sosial pembangunan (the social technology of development) sehingga . dan metode yang pasti. dan cara untuk memperoleh hasil yang sudah distandarisasi dan diperhitungkan sebelumnya. Hakikat dan Makna Teknologi Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. teknologi adalah realitas/kenyataan yang diperoleh dari dunia ide. Batasan ini bukan dalam bentuk teoretis. teknik menurut Ellul adalah berbagai usaha. dari Yunani kuno techne berarti seni kerajinan. melainkan perolehan aktivitas masing-masing dan observasi fakta dari apa yang disebut manusia modern dengan perlengkapan tekniknya. Jadi. melainkan totalitas metode yang dicapai secara rasional dan mempunyai efisiensi (untuk memberikan tingkat perkembangan) dalam setiap bidang aktivitas manusia. tetapi secara luas juga mencakup teknologi sosial. Dalam kepustakaan teknologi terdapat aneka ragam pendapat yang menyatakan teknologi adalah transformasi kebutuhan (perubahan bentuk dari alam). Menurut Ellul. langkah. teknologi atau prosedur untuk memperoleh hasilnya. Teknologi itu sendiri memperlihatkan fenomenanya dalam masyarakat sebagai hal impersonal dan memiliki otonomi mengubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi lingkup teknis. Seperti yang diungkapkan Jacques Ellul (1912-1994). meski arti dan maksudnya sama. keterampilan itu menjadi lebih teknik. istilah teknik digunakan tidak untuk mensin. metode. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti orang yang miliki keahlian tertentu.107 atas persoalan-persoalan secara sistematik dinamakan pendekatan scientific dan ia menjadi landasan perkembangan teknologi yang menjadi salah satu unsur terpenting peradaban manusia.

Teknik berkembang pada suatu kebudayaan. atinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi. Artifisialitas. Luasnya bidang teknologi. d. Teknik meliputi bidang ekonomi. mampu mengonsentrasikan kapital sehingga terjadi sentralisasi ekonomi. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan nonteknis menjadi kegiatan teknis. sampai kenyataan bahwa teknologi adalah segala hal. bahkan dapat menguasai kebudayaan. 1998). Contohnya dengan berkembang pcsatnya ilmu pengetahuan ekonomi. meliputi berbagai kehidupan manusia. organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis. f. saling berinteraksi dan saling bergantung. artinya dalam hal metode.108 teknologi itu adalah metode sistematis untuk mencapai tujuan insani. Otomatisme. Universalisme. memiliki ciri-ciri sebagai berikut: a. artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri. Adapun teknologi dalam makna subjektif adalah keseluruhan peralatan dan prosedur yang disempurnakan. Fenomena teknik pada masyarakat kini. c. artinya teknik mampu menghasilkan barang-barang industri. artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional. Knowledge Economy (KE) menurut salah satu definisi merupakan segala aktivitas ekonomi di mana penciptaan dan eksplorasi pengetahuan (knowledge) memainkan peran utama dalam menciptakan kemakmuran (United Kingdom Department of Trade and Industry. artinya semua teknik bersatu. Dengan teknik. Otonomi. dan segala hal adalah teknologi. artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah. e. Rasionalitas. g. Pembicaraan mengenai knowledge economy di . Teknologi yang berkembang dengan pesat. Monisme. b. digambarkan oleh Ellul sebagai berikut: a. Bahkan ilmu ekonomi juga terserap teknologi.

Bukan rahasia dan juga bukanlah hal yang baru bahwa pengetahuan (knowledge) merupakan hal yang penting dalam kegiatan ekonomi. Jika di masa Revolusi Inkustri kemakmuran diciptakan melalui penggunaan mesin untuk menggantikan tenaga kerja manusia. Setiap kegiatan ekonomi bagaimanapun juga selalu didasari oleh pengetahuan. maka di era perkembangan teknologi informasi banyak orang menghubungkan knowledgeeconomy dengan industri berteknologi tinggi seperti telematika dan jasa-jasa keuangan. Hanya saja yang membedakannya adalah porsi penggunaan pengetahuan dan informasi tersebut dalam kegiatan ekonomi saat ini menjadi semakin intensif sehingga membuat perubahan yang cukup besar dalam kegiatan ekonomi dan mengubah basis dari keunggulan kompetitif (Business Week com). Hat ini seperti dijelaskan ramalan Toffler. Bagaimana untuk menanam benih misalnya atau bagaimana menjual suatu barang tentu memerlukan pengetahuan dan penggunaan pengetahuan tersebut telah semakin meningkat semenjak Revolusi Industri. tampaknya akan terus berubah. Pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menghilangkan batasan-batasan demografi semakin mempercepat proses penyebaran pengetahuan dan akhirnya juga kegiatan ekonomi. Karakteristik khusus dari KE seperti yang digunakan oleh Pemerintah New Zealand dalam pengembangan knowledgeeconomynya menyebutkan bahwa keberadaan dari KE dapat dicirikan melalui . Perkembangan kegiatan ekonomi saat ini yang oleh Tofler telah diramalkan sebeluinnya sebagai gelombang ketiga dengan peranan dari teknologi informasi yang semakin pesat.109 beberapa literatur sering mengaitkannya dengan peran teknologi khususnya teknologi informasi yang kemudian mempereepat penyebaran informasi. Tentu saja ini berkaitan dengan dua latar belakang yang mengantar perkembangan gelombang ketiga ini yaitu globalisasi dan teknologi informasi. Evolusi ini pun berubah dari (natural) resources menuju knowledge di mana pcnggunaan teknologi semakin intensif.

110 peningkatan peran dari pengetahuan sebagai faktor produksi dan dampaknya terhadap kemampuan. Peningkatan dalam intensitas pengetahuan ini didorong oleh kombinasi dua kekuatan yaitu revolusi TI dan peningkatan kecepatan dari perubahan teknologi. Setelah Revolusi Industri di mana produksi barang menjadi semakin efisien melalui penciptaan econornies of scale. Ide bersifat cepat menyebar seperti virus dan teknologi mampu meciptakan skala elconomi. Perkembangan KE juga didukung oleh dua kekuatan. perubahan tersebut merupakan perubahan dari hardware ke software. Gabungan keduanya akan menciptakan keuntungan yang berlipat ganda karena begituide tersebut masuk ke pabrik. Sementara globalisasi didorong oleh deregulasi nasional dan internasional. . Modal utama perusahaan-perusahaan tersebut adalah pada kekuatan "ide". dan inovasi. Perusahaan lainnya Mc Donalds's dengan karyawan 10 kali lebih banyak memiliki 1/10 dari kapitalisasi pasar.000 karyawan. penciptaan ide yang kemudian direalisasikan dalam bentuk produk juga akan semakin menggandakan keuntungan yang didapat. memiliki kapitalisasi pasar sebesar $600 (billion) triliun.Dengan kata lain. Di akhir 2007 lalu Microsoft yang hanya memiliki 31. utama yaitu: peningkatan intensitas pengetahuan dalam kegiatan ekonomi dan maraknya globalisasi dari kegiatan ekonomi. Yang jelas produk masih akan tetap ada namun siapa yang akan mendapatkan keuntungan dari produk tersebut adalah persoalan siapa yang memiliki software (ide) tersebut. maka biaya produksinya akan semakin mendekati nol. organisasi. pembelajaran. Di mana hardware merupakan produk sementara software lebih kepada ide. dan juga revolusi komunikasi yang berbubungan dengan TI. Lihat juga Yahoo! Inc yang sahamnya diperdagangkan pada nilai 40 kali nilai bukunya (Business Week. Kita bisa melihat banyak contoh perusahaan yang telah menikmati kekayaan dari penciptaan ide.com).

manusia harus beradaptasi dengan dunia teknik dan tidak adalagi unsur pribadi manusia yang bebas dari pengaruh teknik. . dan militer. olahraga. menggunakan alat setempat. manajemen. jenis teknologi ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: bersifat padat karya (menyerap banyak tenaga kerja). mekanis elektrik. Contohnya dalam organisasi negara. yaitu: a. Secara hierarki teknologi dibedakan menjadi tiga macam teknologi. berdasarkan penelitian mutakhir. Pada masyarakat teknologi. b. c. Teknik telah menguasai seluruh sektor kehidupan manusia. ada tendensi bahwa kemajuan adalah suatu proses dehumanisasi secara perlahan sampai akhirnya manusia takluk pada teknik. c. jenis teknologi ini mempunyai ciri-ciri antara lain: padat modal. Teknologi tradisional. kerja. menggunakan bahan setempat. Teknologi madya. menggunakan bahan impor. hukum. seperti administrasi. berdasarkan alat penelitian. bagi seorang teknik negara hanyalah merupakan ruang lingkup untuk aplikasi alat-alat yang dihasilkan teknik. dan lain-lain. tetapi dianggap sebagai perusahaan yang harus memberikan jasa dan dibuat berfungsi secara efisien.111 b. Teknik meliputi bidang manusiawi. pemerintahan. menggunakan alat setempat. Negara tidak sepenuhnya bermakna sebagai ekspresi kehendak rakyat. Teknologi modern. Teknologi meliputi bidang organisasional. dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat. jenis teknologi ini mempunyai cirri-ciri antara lain: padat karya. seperti pendidikan. dan obat-obatan. dan berdasarkan kebiasaan dan pengamatan. hiburan. menggunakan keterampilan setempat.

musikus. Manusia adalah pencipta lingkungannya. yakni pembentukan lingkungan materiil menjadi lingkungan yang manusiawi berkat keterampilan dan kreativitas manusia. Maka sejak awal mulanya. Manusia tak pernah tergantung dan tunduk sepenuhnya pada lingkungan alamiah tertentu. Pandangan ini mengatakan bahwa kegiatan artistik yang benar. karena aktivitas sosial pada hakikatnya bersifat artistik. Karya seni merupakan wujud dari keseluruhan serta keagungan hati manusia. Sering kali para artis. Seni adalah suatu nilai hakiki yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Namun alat itu sejak mulanya lebih merupakan alat artis daripada alat seorang pekerja. seni hanya diekspresikan oleh segelintir orang dan audiensi yang eksklusif. Maka keliru bila ada yang menganggap bahwa karya-karya seni itu bersifat individual dan eksklusif. seniman. Dalam seluruh sejarah kebudayaan manusia pun ditandai dengan seni manusia sebagaimana terungkap dalam pelbagai ragaul karya seni. pelukis. pandangan semacam itu dianggap terlalu sempit dan eliteis. manusia pernah didefinisikan sebagia a tool-using animal. manusia adalah sang artis. dan lain sebagainya dianggap orang yang menghasilkan kreasi-kreasi baru yang berbeda dengan sebelumnya. Oleh sebab itu. Hakikat dan Makna Seni Menurut pandangan tradisional. Seni memang tiada lain dari keindahan yang terpancar dari segi batin yang halus. suatu kekuatan yang dapat menghidupkan dan memperkaya batin manusia dan . Namun para pelaku yang dianggap seniman tersebut sering kali hanya dapat berkarya dalam lingkungan estetis kebudayaan mereka dan memanfaatkan idiom-idiom yang digunakan masyarakat meraka. binatang yang menggunakan alat.112 3. terpisah dari masyarakat. apa pun macamnya hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu yang memiliki kreativitas unik. Maka seni merupakan aktif-kreatif-dinamis. Namun dewasa ini. segala aktivitas seni pun tak mungkin dilepaskan dari eksistensi serta aktivitas masyarakat secara keseluruhan. Mungkin sulit memisahkan permulaan kesenian dan kebudayaan manusia.

Salah satu sebabnya. dan agung. berbagai pendapat yang mempertentangkan praksis sains dan teknologi secara bipolar masih sering terdengar. Di sini. Atau melalui Candi Borobudur orang dapat berkontak dengan denyut nadi kehidupan kebudayaan Buddhis. Pertentangan bipolar itu juga terkait dengan pandangan . Oleh sebab itu.113 masyarakat. benar adanya apa yang dikatakan Janet Woll. Kehadiran karya seni selalu mengandaikan kehadiran suatu masyarakat yang berjiwa kreatif. melainkan melambangkan juga kehadiran masyarakat. yang juga berfungsi sebagai jembatan penghubung antar kebudayaan yang berlainan coraknya. misalnya orang mengenal eksistensi kebudayaan Jawa ataupun kebudayaan-kebudayaan lain yang juga memiliki unsur seni Wayang. Adapun seni atau lebih khusus lagi. Oleh sebab itu. dan subjektivitas. Karenanya suatu karya seni selalu bersifat sosial. seniman yang menciptakannya. menghargai dan memahami seni adalah penting. penafsiran personal. Suatu karya seni tidak saja melambangkan kehadiran sang artis. diskursus lersebut tidak mungkin muncul tanpa sejarah. Teknologi. Sudah tentu. Hakikat dan Makna Sains. Seni juga merupakan segi batin masyarakat. Seni adalah nilai yang secara kreatif mendorong manusia kearah pemenuhan martabat manusia sebagai manusia. bahwa scni adalah produk sosial. boleh jadi ialah karena pemahaman umum tentang teknologi sebagai perpanjangan tangan dari sains modern yang dianggap selalu berurusan dengan kepastian rasional dan serba keterukuran dalam logika positivisme. Menonton Wayang. umumnya dilihat sebagai praksis filosofis yang justru identikdengan berbagai ketidakpastian. 4. Memahami seni suatu masyarakat berarti memahaini aktivitas vital masyarakat yang bersangkutan dalam momen yang paling dalam dan kreatif. dan Seni bagi Manusia Dalam kehidupan kita sehari-hari. seni berperan sebagai jalan untuk memahami kebudayaan suatu masyarakat. seni rupa modern. dinamis.

Sebuah pendobrakan terhadap tataran konsep pemisahan seni dan teknologi. menciptakan spesialisasi dalam bidang-bidang kehidupan manusia demi terwujudnya praktik dan disiplin keilmuan yang otonom. Keterkaitan antara keduanya hanya samar-samar terlihat dalam hal keinginan untuk terus menemukan sesuatu yang baru. Pemisahan ini tidak terlepas dari ambisi manusia sendiri untuk mengejar modernitas. 9 Juni lalu. intuisi. terjadi perubahan mendasar dalam konsep tersebut.114 khalayak yang di satu sisi memahami teknologi sebagai perwujudan nyata dari cita-cita kemajuan peradaban modern secara konkret. berdampak pada kehidupan manusia. Sementara di sisi lain. Namun berbagai penemuan tersebut semakin memisahkan seni dan teknologi di masa itu hingga menjangkau dalam tataran konsep. dan video telah menciptakan sintesis antara dunia imaji dalam seni dengan perangkat teknologi reproduksi mekanik. Demikian paparan dari Agung Hujatkajennong pada diskusi yang berlangsung dalam rangka pameran Video Sculpture di Jerman Sejak 1963 di ITB. Pendapat-pendapat tersebut memang tidak sepenuhnya keliru melihat pemisahan yang secara sadar atau tidak memang dilakukan oleh para pelaku teknologi dan seni tersebut. Kelahiran fotografi dan sinema telah membawa perubahan besar dalam kebudayaan manusia. film. . kedua bidang tersebut telah menghasilkan puncak-puncak penemuan dalam kebudayaan modern. di mana eksperimentasi dan riset menjadi tulang punggung dalam pencapaian kesejahteraan manusia. Sejarah sendiri mencatat bagaimana pada paruh pertama abad ke20. Tetapi dalam dekade 60-an. melihat seni sebagai aktualisasi pengalaman batin. dunia pra reflektif manusia dan khazanah rasawi yang tak terjamah. Memang tidak bisa dimungkiri kehadiran kamera. Kehadiran genre video art mempertemukan dua perangkat tersebut bagai dua sisi mata uang logam.

Sejak berkembangnya video art sampai sekarang. politik. Video art yang hadir dalam bentuk kritisme terhadap seni dan teknologi disajikan dalam bentuk berbeda. Di mana seni dan peralatan teknologi sendiri digunakan untuk menggambarkan kritik tersebut. informasi. dan seni memang berada dalam sebuah konteks sama mengusung pada kemajuan budaya manusia. video art memang . menjadi sebuah jargon teknologi informasi yang sangat agresif. Salah satu fenomena yang menjadi kritik terhadap seni dan telrnologi adalah televisi. pendapat bahkan ideologi yang terselubung. ekonomi secara besar-besaran dalam kehidupan manusia. teknologi. yang berkembang dalam praksis seni rupa. Karya-karya purwarupa video art juga mendeskonstruksi konvensi narasi dan pola yang pcnting hadir dalam sinema/film. Video art hadir dalam berbagai bentuk teknologi visual yang secara konseptual seiring dengan diskursu. Video merupakan rangkaian citra bergerak dan suara yang terikat dengan waktu berbeda dengan lukisan. karya-karya dalam video art menuntut kita untuk mendefinisikan kembali model persepsi estetik secara baru karena karakter-karakter inheren medium video yang khusus membedakan dengan seni lukis. Sejak pertarna kali televisi ditemukan telah menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan hiburan. Televisi yang hadir dalam dekade 60-an. video art justru lahir dari kecurigaan dan kritisme terhadap seni dan telrnologi. Agung menjelaskan bahwa seni yang hadir lewat teknologi video memiliki ciri unik sendiri. Ketika fotografi dan film/sinema hadir sebagai kebaruan dari teknologi dan seni. Sistem komunikasi ini yang mampu mendorong perubahan sosial. Kebutuhan akan televisi telah memicu lahirnya sistern komunikasi yang baru. tari. teater. Kritik yang sama terhadap budaya TV dan budaya tontonan juga ditampilkan dalam pameran video art bulan ini.115 Menanggapi berkembangnya video art. bahkan sinema sekalipun. Terlepas dari kehadiran video art sebagai bentuk kritik. Secara sejarah. penggunaan perangkat teknologi terbaru juga menyertai setiap karya yang hadir. Pada tataran tertentu.

Seni sebagai sebuah imaji batin yang mampu dirasa bersanding dengan penerapan teknologi yang agresif. . Misalnya untuk keperluan bidang kesehatan (sinar rontgen). Techne yang merupakan proses kreatif seni dan ilmu pengetahuan juga telah melahirkan teknologi yang tidak hanya modern tetapi juga memenuhi berbagai kebutuhan dan keiuginan manusia. Penggunaan teknologi nuklir.116 merupakan sinergi paling menguntungkan antara seni dan teknologi. Kolaborasi di antara pihak-pihak tersebut akan mengembalikan praksis seni dan teknologi pada fitrahnya sebagai techne. Perkembangan arus informasi dan makin gemerlapnya dunia dengan teknologi. penemuan-penemuan teknologi telah menyumbangkan sistem bahasa yang baru bagi seni. memperbaiki bibit pada bidang pertanian. yang dimanfaatkan untuk keperluan. misalnya: a. Sudah menjadi sifat dasar manusia bila telah terpenuhinya keinginan. seharusnya bisa menjadi stimtilan yang baik bagi para saintis/teknokrat dan seniman di Indonesia untuk lebih memahami proses perubahan budaya di masyarakat berkaitan dengan adaptasi dan aplikasi seni dan teknologi. sehingga perkeinbangan seni tidak mandek dengan kanon-kanon yang klasik seperti seni lukis dan seni patung saja. seharusnya dilengkapi dengan keterlibatan seni dalam perkenalan dengan manusia. maka akan timbul keinginan yang lain atau menambah apa yang telah tercapai. Di satu sisi. Proses-proses kreatif yang hadir dari seni. orang dapat membuat reaktor nuklir yang dapat menghasilkan zat-zat radio aktif. dan lain sebagainya. Dengan tujuan yang sama untuk memajukan budaya manusia sekaligus menyejahterakannya. Dan setiap orang tidak ingin mengalami kesulitan. tetapi setiap orang akan berusaha setiap langkah untuk mendapat kemudahan. Kemudahan itu didapatkan dari kreativitas seni dan ilmu pengetahuan yang menghasilkan teknologi.

tidak berhubungan dengan padang rumput. c. Gambaran kondisi tersebut sebagai berikut: a. manusia mengalami ketegangan akibat penyerapan iptek. misalnya dengan membuat irigasi modern sehingga petani mendapat kemudahan memperoleh air. Teknologi pengendalian air sungai. Manusia melebur dengan mekanisme iptek. pantai. seperti OHP. Alat rumah tangga mempermudah ibu-ibu melaksanakan tugasnya di dapur. B. dan lain-lain yang mempermudah para pendidik melaksanakan tugasnya. seorang pekerja meskipun sakit atau lemah ataupun ada berita duka bahwa anaknya sedang sakit di rumah sakit. b. terlihat dari kondisi kehidupan manusia itu sendiri. Perubahan ruang dan lingkungan manusia. slide. Peleburan manusia dalam mekanisme iptek. Keadaan tertekan demikan. Dalam dunia pendidikan. TV. Bendungan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK PADA KEHIDUPAN SOSIAL DAN BUDAYA Pengaruh negatif iptek secara manusiawi dirasakan pada masyarakat dewasa ini. mungkin pekerjaan itu tidak dapat ditinggalkan sebab akan membuat macet garis produksi dan upah bagi temannya. Manusia pada saat ini telah begitu jauh dipengaruhi oleh iptek. dan mekanisme-mekanisme iptek. menuntut kualitas dari manusia. tetapi kadang manusia tidak hadir didalamnya atau pekerjaannya. teknologi juga dapat membuat macammacam media pendidikan. Contoh pada sistem industri ban berjalan. Iptek telah mengubah lingkungan manusia dan hakikat manusia. Alat-alat transportasi telah mengubah jarak pola komunikasi manusia. akan mengilangkan nilai-nilai sosial dan tidak manusiawi lagi. Lingkungan manusia menjadi terbatas. Situasi tertekan. pepohonan atau gunung . seperti alat-alat masak. sehingga waktu manusia dan pekerjaannya mengalami pergeseran.117 b. Contoh yang sederhana manusia dalam hari makan atau tidur tidak ditentukan oleh lapar atau kantuk tetapi diatur oleh jam.

Melalui iptek bukan menghilangkan kodrat manusia itu sendiri. maka muncul keguncangan. Masyarakat kita masih memegang nilai-nilai asli (primordial) seperti agama atau adat istiadat secara ideologis. Hal ini dibuktikan bila ada perubahan norma dalam masyarakat. Proses sekularisasi sedang berjalan secara tidak disadari. manusia terlepas dari hakikat kehidupan. telah menghilangkan nilai-nilai hubungan sosial suatu komunitas.118 secara langsung. Iptek harus menyelaraskan diri dengan kepentingan manusia bukan sebaliknya. sebagai akibat hilangnya nilai-nilai hubungan sosial. manusia hanya membentuk masyarakat massa. Artinya. Tetapi sekarang waktu menjadi abstrak dengan pembagian jam. Terjadi neurosis obsesional atau gangguan saraf menurut beberapa ahli. politik. d. yang ada hanyalah bangunan tinggi dan padat. sehingga irama kehidupan harus tunduk kepada waktu yang mekanistis dengan mengorbankan nilai kualitas manusia dan nilai sosial. c. sehingga sinar matahari pagi tidak menyentuh permukaan kulit manusia. menit. Iptek manusiawi dalam arti ketat. Sebelumnya. tetapi pertu memanusiakan . Waktu hanya memiliki kuantitas belaka tidak ada nilai kualitas manusiawi dan sosial. Perubahan waktu dan gerak manusia. dan detik. Akibat iptek. Terbentuknya suatu masyarakat massa. bebas dari tekanan-tekanan. yaitu kegagalan adaptasi dan pergantian relasi-relasi komunal dengan relasi yang bersifat teknis. Akibat iptek. akan tetapi struktur masyarakat ataupun dunia norma pokoknya tetap saja hukum ekonomi. Proses massafikasi yang melanda kita dewasa ini. tidur diatur dan diukur sesuai dengan kebutuhan dan peristiwa-peristiwa dalam hidup manusia sifatnya konkret dan alamiah. iptek manusiawi harus memberikan kepada manusia suatu kehidupan manusia yang sehat dan seimbang. artinya ada kesenjangan sebagai masyarakat kolektif. atau persaingan kelas. Struktur sosiologi massa dipaksakan oleh kekuatan-kekuatan iptek dan kebijakan ekonomi (produk industri) yang melampaui kemampuan manusia. padahal individu perlu hubungan sosial. e.

dan masyarakatnya merupakan masyarakat pembuang. Manusia. dan ilmu pengetahuan sebagai bahan bakarnya. mengumpamakan teknologi itu sebagai mesin yang besar atau sebuah eskalator (alat mempercepat) yang dahsyat. Manusia dapat kehilangan individualitas dan personalitasnya dalam mesin organisasi yang besar.119 iptek. namun hakikatnya sistemnya sendiri telah mengalami banyak perubahan. Organisasi. maka kian meningkat pula proses akselerasi yang ditimbulkan oleh mesin pengubah. Tempat. dan lebih sementara. baik hubungan formalnya (departemen.instansi pemerintah. hubungan tempat dengan manusia menjadi lebih sering. Akselerasi perubahan secara drastis dapat mengubah situasi. menjadi sementara. lebih-lebih iptek mampu menghasilkan teknologi yang lebih banyak dan lebih baik. Namun hubungan manusia dengan organisasi hubungan kelompok task force yang semuanya . misalnya. Secara kiasan tempat pun seolah-olah cepat terpakai dan habis. melainkan bersifat dangkal dan terbatas. hubungan manusia dengan manusia pun pada umumnya menjadi sangat sementara dan coraknya fungsional. kecenderungan menjadi superbirokrasi di masa depan. yaitu: 1. 2. hubungan manusia dengan benda tidak awet. pulpen bertinta yang permanen dengan bolpoin yang dibuang setelah habis. secara kiasan terdapat “orang yang dapat dibuang”. perusahaan) maupun hubungan informalnya (kelompok minum kopi). Benda. Manusia bukan menjadi objek iptek tetapi harus menjadi subjek iptek. 4. Jarak fisik semakin tidak berarti. Alvin Toffler. 3. tidak berbeda misalnya dengan minuman kaleng. Dengan meningkatnya ilmu pengetahuan secara kuantitatif dan kualitatif. Kondisi sekarang rnanusia itu menjadi objek iptek dan harus selalu menyesuaikan dengan iptek. Dalam hal ini situasi dapat dianalisis menurut lima komponen dasar. Bandingkan. Hubungan manusia dengan organisasi menjadi mengalir dan beraneka ragam. masyarakat amat mobile penuh dengan ”nomad baru”. Kontak antarmanusia tidak menyangkut keseluruhan personalitas.

120

pada hakikatnya merupakan kelompok ad hoc atau hanya untuk keperluan khusus. 5. Ide, hubungan manusia dengan ide bersifat sementara karena image timbul dan menghilang dengan lebih cepat. Gelombang demi gelombang ide menyusupi hampir di segala bidang aktivitas manusia.

C. PERMASALAHAN PEMANFAATAN IPTEK DI INDONESIA Bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia memiliki

kemampuan yang cukup dalam bidang iptek? Upaya untuk membangun daya saing saja tentunya tidak hanya didasari oleh kcinginan untukmemenangkan pasar tetapi juga harus dengan melihat kemampuan yang dimiliki. Indonesia saat ini masih sangat jauh tertinggal dalam bidang teknologi. Indonesia bukan India yang memiliki tcnaga-tenaga ahli di bidang TI yang kemudian dapat menjual layanannya lintas negara dengan memanfaatkan iptek. Yang tersisa dari Indonesia saat ini mungkin adalah budaya dalam pengertian culture dan heritage. Indonesia berlimpah berbagai ragam budaya yang membentang sepanjang Nusantara. Keanekaragaman budaya ini merupakan salah satu karakteristik unik yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi produk yang akan menjadi implementasi budaya ini. Bentuk nyatanya tentu saja seperti yang saat ini populer

diperbincangkan banyak orang yaitu industri kreatif (atau ekonomi kreatif). Pengembangan ekonomi kreatif memadukan unsure ide, seni, dan teknologi. Indonesia memiliki daya dukung yang sangat melimpah. Manusia Indonesia (secara rata-rata) mungkin seperti saya, tidak terlalu pintar (kalau tidak mau dibilang bodoh). Namun memiliki kreativitas yang cukup seperti kita bisa lihat dari berbagai mcam peninggalan yang kita miliki. Masalahnya kemudian adalah bagaimana untuk mengembangkan potensi iptek kreatif yang dimiliki Indonesia. Satu hal yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana mengakomodasi pengembangan bidang yang relatif baru ini di Indonesia sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang tinggi dan hal lainnya adalah bagaimana untuk menjaga dan mengembangkan

121

sumber dari iptek kreatif ini yaitu penciptaan ide dari manusia-manusia kreatif Indonesia. Seperti dikutip Kompas.com, Hubert Gijzen, Direktur dan Perwakilan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (Unesco), menyampaikan bahwa pengembangan industri kreatif memiliki implikasi ekonomi yang jauh lebih luas, lebih dari sekadar menciptakan nilai tambah yang besar tetapi juga dapat mengangkat pembangunan manusia dan sosial. Dalam membangun industri kreatif yang di dalamnya termasuk industri budaya, kata Hubert, harus didorong terjadinya dialog interkultural. Saya pikir, kesimpulan yang disampaikan oleh Sardono W Kusumo masih dalam diskusi yang sama oleh Kompas, bisa juga menjadi perhatian bahwa penciptaan lingkungan yang mendukung adanya kebebasan untuk berkreasi adalah salah satu sarana untuk terus menjaga agar benih-benih manusia kreatif Indonesia dapat terus tumbuh dan pada akhirnya menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki posisi seperti yang diimpikan Indonesia Forum dalam visi 2020. Dalam hal ini perlu ada kebebasan individu dan negara harus menciptakan iklim untuk tumbuhnya kebebasan berkreasi itu.

122

BAB 8 MANUSIA DAN LINGKUNGAN

A. EKOLOGI MANUSIA DAN KESADARAN INDIVIDU DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN Secara alamiah, manusia berinteraksi dengan lingkungannya, manusia sebagai pelaku dan sekaligus dipengaruhi oleh lingkungan tersebut. Perlakuan manusia terhadap lingkungannya sangat menentukan keramahan lingkungan terhadap kehidupannya sendiri. Manusia dapat memanfaatkan lingkungan tetapi perlu memkihara lingkungan agar tingkat kemanfaatannya bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan. Bagaimana manusia menyikapi dan mengelola lingkungannya yang pada akhirnya akan mewujudkan pola-pola perdaban dan kebudayaan. Ekologi manusia, menurut Amos H. Hawley (1950: 67) dikatakan, "Human ecology maybe defirzed, therefore, in terms that have already been used, as the study of the form and the development of the community in human population” (Ekologi manusia, dengan demikian bisa diartikan, dalam istilah yang biasa digunakan, sebagai studi yang mempelajari bentuk dan perkembangan komunitas dalam sebuah populasi manusia). Frederick Steiner (2002: 3) mengatakan, "This new human ecology over emphasizes complexity over-reductionism, focuses on changes over stable states, and expands ecological concepts beyond the study of plants and animals to include people.This view differs from the environment determinism of the early twentieth century”. (Ekologi manusia baru menekankan pada overreduksionieme yang cukup rumit, memfokuskan pada perubahan negara yang stabil, dan memperluas konsep ekologi melebihi studi tentang tumbuhtumbuhan dan hewan menuju keterlibatan manusia. Pandangan ini berbeda dari determinisme lingkungan pada awal-awal abad ke-20). Menurut Gerald L. Young (1994: 339) dikatakan, “Human ecology, then, is an attempt to understand the inter-relation ships between the human species and is its

It involves both a recognition af the fundamental unity of animate nature and an awareness that there is differentiation within that unity. logos = ilmu) dan mempelajari interaksi lingkungan dengan manusia sebagai perluasan dari konsep ekologi pada umumnya. not only occupies a nicle in nature‟s web of life. ruang lingkup ekologi manusia menurut Hawley adalah sebagaimana pernyataannya. Human ecology. adalah suatu pandangan yang mencoba memahami keterkaitan antara spesies manusia dan lingkungannya). like plant and animal ecology. Steiner menekankan pada era baru ilmu “ekologi manusia” yang memperluas dari ekologi yang hanya mempelajari lingkungan tumbuhan dan hewan menuju keterlibatan manusia secara kompleks). Ruang lingkup ekologi manusia menurut Hawley (1950).123 environment” (dengan demikian. (Ekologi manusia. Man. Young menekankan pada keterkaitan (interaksi) antara manusia dan lingkungannya saja. he also develops among his fellows an elaborate community of relations comparable in many important respects to the more inclusive biotic community” Jadi. yang masing-masing sebagai berikut. ekologi manusia. sebagaimana kita tahu. sebagaimana ekologi tumbuh-tumbuhan dan manusia. Persamaan dari ketiga definisi yang dikemukakan di atas adalah bahwa pengertian “ekologi manusia” merujuk pada suatu ilmu (iokos = rumah/tempat tinggal. merepresentasikan penerapan khusus dari pandangan umum pada sebuah kelas khusus dalam sebuah kehidupan. represents a special application of the general viewpoint to a particular class of living things. melainkan sebuah dia juga mengembangkan antara anggota-anggotanya pengalaman . Ini meliputi dua kesadaran bahwa ada perbedaan dalam kesatuan tersebut. Hawley menekankan pada studi tentang bentuk dan perkembangan komunitas dalam sebuah populasi manusia (masyarakat) dalam kaitannya dengan lingkungan. Manusia. Perbedaan dari ketiga definisi tersebut adalah pada titik tekan (emphasizes) para pakar dalam mendefinisikan “ekologi manusia”. as we have seen. tidak hanya bekerja dalam sebuah tempat di jaringan kehidupan.

Hak orang lain tersebut adalah untuk menikmati dan merasakan keseimbangan alam secara murni. KESADARAN INDIVIDU DALAM MASYARAKAT Kesadaran individu dalam masyarakat mengenai lingkungan hidup dan kelestariannya merupakan hal yang amat penting dewasa ini di mana pencemaran dan perusakan lingkungan merupakan hal yang sulit dihindari. Kesadaran masyarakat yang terwujud dalam berbagai aktivitas lingkungan maupun aktivitas kontrol lainnya adalah hat yang sangat diperlukan untuk mendukung apa yang dilakukan pemerintah melalui kebijakan-kebijakan penyelamatan lingkungannya. Steiner (2002). (2) integrative traits (cirri-ciri yang integrative). hak yang sama juga berlaku di sini. . tindakan suatu kelompok yang hanya ingin menggapai keuntungan pribadi saja sebaiknya juga harus meletakkan rasa toleransi ini. Dengan begitu. Demikian juga halnya dengan perspektif lingkungan. Kesadaran terhadap lingkungan tidak hanya bagaimana menciptakan suatu yang indah atau bersih saja. sebaiknya dihindari dalam perspektif ini. B. Toleransi atau sikap tenggang rasa adalah bagian dari konsekuensi logis dari kita hidup bersama sebagai makhluk sosial.124 hubungan lingkungan yang sebanding dalam tanggung jawab pentingnya atas lingkungan hidup yang lebih terbuka). akan tetapi ini sudah masuk pada kewajiban manusia untuk menghormati hak-hak orang lain. menyatakan bahwa ruang lingkup ekologi manusia meliputi: (1) set of connected stuff (sekelompok hal yang yang sakung terkait). dan (3) scaffolding of place and change (perancah tempat dan perubahan). seperti dikatakan Plato bahwa manusia adalah makhluk sosial yang perlu menghargai satu dan lainnya. Sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya hanya merusak saja. kita bisa mengatakan bahwa kesadaran masyarakat akan lingkungannya adalah suatu bentuk dari toleransi ini. Melanggar konsekuensi ini juga berarti melanggar etika berkehidupan bersama. Oleh karena itu.

Lingkungan merupakan unsur . 2. Oleh karena itu. Lingkungan biologis: segala sesuatu di sekitar kita sebagai benda hidup. Rasa tepa salira yang cukup tinggi. Sebab untuk menjaga semuanya itu tidak ada lagi yang bisa dimintai pertanggungjawaban kecuali manusia sebagai pemakai/ pengguna itu sendiri. Untuk membahas hal ini. Lingkungan fisik segala sesuatu di sekitar kita sebagai benda mati. mencintai. 4. 3. sebagai bentuk usaha kuratif maupun preventif. C. PENCEMARAN LINGKUNGAN Umumnya. dan bertanggungjawab terhadap kerusakan lingkungan. Lingkungan merupakan unsur penentu dari kehidupan mendatang. Lingkungan sosial. sepanjang kehidupan saat ini masih berjalan dengan normal.125 Kondisi senyatanya dari masyarakat kita mengenai kesadaran lingkungan hidup ini tampaknya masih tercermin seperti apa yang dikatakan P. yakni: 1. Suatu kehidupan lingkungan akan sangat tergantung pada ekosistemnya. Tanggung jawab mengenai kelestarian alam masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan kembali. Tidak memikirkan akibat yang akan terjaki. yakni pencemaran lingkungan baik udara maupun air dan sekaligus membahas mengenai cara menanggulanginya. maka dalam bab ini kita akan membahas pada salah satu jenis perusakan lingkungan. dan demikian pula sebaliknya. 2. bahwa ada beberapa hat yang perlu kita perhatikan: 1. Keberadaan lingkungan tersebut pada hakikatnya meski dijaga dari kerusakan yang parah. adalah manusia yang hidup secarabermasyarakat. dan tidak terlaluingin mengganggu. masyarakat secara terus-menerus harus didorong untuk. Kesadaran melapor (jika ada hal-hal yang tidakberkenan dan dianggap sebagai mkawan hukum lingkungan) tampaknya masih kurang. Joko Subagyo. 3. Hal ini dirasakan akan mengakibatkan masalah lingkungan semakin panjang. ahli lingkungan membagi kriteria lingkungan hidup dalam tiga golongan besar. memelihara. Kerusakan suatu lingkungan akan berakibat pada manusia itu sendiri.

di samping perkiraan atas pengaruh yang bersifat kimia. misalnya bisa dikategorikan melalui ukuran zat pencemar yang diizinkan dibuang pada suatu jangka waktu tertentu.126 penentu dari kehidupan mendatang. maupun udata. baik air. Dampaknya pada . Perubahan ini bukannya menunjukkan perkembangan yang optimus dan mengarah pada tuntutan zaman namun malahan sebaliknya. maka hal itu akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup seriuas. semua fasilitas yang digunakan. Pencemaran itu lebih banyak terjadi karena limbah pabrik yang masih murni. Salah satu prosuk dari kerusakan lingkungan itu adalah pencemaran. satuan berat unsur atau senyawa dalam air bungan. maka orientasi untuk menjaga lingkungan semesta pun akan bisa digunakan untuk mencapai tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi semata. Kemunduran yang seperti itu dimulai dari sebuah gejala pencemaran dan kerusakan lingkungan yang belum begitu tampak. maksimum ppm. Kemudian jumlah maksimum yang dapat dibuang dalam setiap unit produksi. metode operasinya dan lain-lain. fisis dan biologis. Unsur senyawa kimia yang diizinkan. Pencemaran air. Misalnya. teknik penggunaannya. sehingga menjadi fatal jika itu tak bisa dimanfaatkan sebagaimana fungsi sebenarnya. Pencemaran berakibat kualitas lingkungan menurun. keadaan lingkungan yang dotata sebaikbaiknya untuk menjaga kehidupan kini dan mendatang. Dengan demikian. Lingkungan alam merupakan prasyarat pokok mengapa dan bagaimana pembangunan itu diselenggarakan. Ini disadari. dan mereka belum melalui proses waste water treatment atau pengolahan. Dengan demikian. tanah. dalam produksi setiap ton kertas tidak diperbolehkan sekian kilogram zat padat dan lain sebagainya. usianya. Misalnya. Misalnya. apabila pelaksanaanya sesuai dengan program yang telah dijalankan. maka dituntut perkiraan mengenai biaya keseluruhan teknologi linkungannya. Bagi program pembangunan itu sendiri. Pencemaran lingkungan yang berdampak pada berubahnya tatanan lingkungan karena kegiatan manusia atau oleh proses alam berakibat lingkungan kurang berfungsi. di samping perkiraan atas sebagainya.

Contohnya: pungutan (charges) pencemaran udara dan air serta uang jaminan pengembalian kaleng atau botol bekas (deposit fees). Selain dari aktivitas unanusia. dan padat yang jika dibuang ke lingkungan hidup akan menimbulkan dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. udara adalah sumber daya alam yang mengalami pencemaran sebagai akibat sampingan dari aktivitas manusia itu. gas.127 lingkungan secara umum. jelas sangat merusak dan berakibat fatal bagi lingkungan secara keseluruhan. Kita perlu memperkirakan pada perencanaan awal suatu pembangunan yang akan kita lakukan. . pembangunan dan peningkatan populasi (jumlah banyaknya penduduk) selama dekade-dekade terakhir mengakibatkan berlipatnya aktivitas manusia dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok kehidupannya. Oleh karena itu. seperti kegiatan gunung berapi. Proses perkembangan teknologi. sistem transportasi. Sehingga dengan cara demikian. Aktivitas manusia itu sendiri merupakan sumber pencemaran yang sangat potensial. Instrumen ekonomis merupakan hal yang relative baru. alam air dan tanah. Kebijaksanaan lingkungan ditujukan kepada pencegahan pencemaran. Di samping adanya sumber daya alam. permukiman akan menimbulkan sisa buangan. proses alami. tiupan angin terhadap lahan gundul berdebu dan lain sebagainva juga merupakan sumber dari pencemaran udara. cair. Mulanya pencemaran diakibatkan dampak teknologi buatan manusia atau hasil produksi yang sudah tidak bisa dimanfaatkan. maka dapat dipersiapkan pencegahan maupun penanggulangan dampak negatifnya dan mengupayakan dalam bentuk pengembangan positif dari kegiatan pembangunan yang dilakukan tersebut. perlu adanya kesadaran bahwa setiap kegiatan pada dasarnya menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup. Akibat pengembangan industri. Sarana utama yang diterapkan adalah pengaturan sifatnta tradisional dan biasanya berupa izin serta persyaratan pemakaian teknologi pencemaran.

Dalain konsentrasi yang berlebih. Dari banyak jenis gas yang berperan dalam masalah udara adalah SO2.PENGENDALIAN PENCEMARAN Salah satu akibat yang paling pasti dari adanya pencemaran adalah perubahan tatanan lingkungan alam atau ekosistem yang sebelumnya secara alami telah terjadi. Konsentrasi bahan pencemar yang terkandung dalam udara bebas dipengaruhi banyak faktor. adalah penting bagi kita untuk menyadari bahwa ini ancaman yang serius bagi manusia. yaitu partikel dan gas. D. dan bergerak. area. Sehingga tingkat pencemaran udara sangat bervariasi baik terhadap tempat maupun waktu. gas-gas tersebut sangat berbahaya bagi manusia dan hewan. .128 Menurut sifat penyebaran bahan pencemarannya. hidrokarbon. yaitu sumber titik. dan geografi. dan berbagai gangguan lain. menurunnya kualitas sumber daya dan kemudian tidak bisa dimanfaatkan lagi. klimatologi. oksidan. Sumber titik dan area dapat dijadikan satu kelompok. NH3 dan H2. Termasuk ke dalam sumber stasioner adalah kegiatan rumah tangga. kondisi metereologi. CO2. yakni sumber stasioner dan bergerak. topografi. yaitu konsentrasi dan volume bahan penceman yang dihasilkan suatu sumber. Bahan pencemar udara digolongkan dalam dua golongan dasar. industri. dan letusan gunung berapi. sifat khas bahan pencemar. pembakaran sampah. sumber penceman udara dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok besar. Akibat lainnya adalah tidak atau kurang berfungsi satu atau beberapa elemen lingkungan dikarenakan kegiatan manusia yang mengakibatkan pencemaran tersebut. Melihat kondisi pencemaran itu. NO2. sehingga pengelompokannya menjadi dua. Karenanya pengetahuan lingkungan perlu ditingkatkan guna mencapai kesadaran masyarakat. dan ini barangkali yang paling fatal adalah. tanaman dan materiil. Adapun sumber bergerak adalah kendaraan angkutan. Akibat lain.

industrialisasi yang tidak memenuhi standat kebijaksanaan lingkungan hidup adalah faktor utama mengapa pencemaran terjadi. maka sudah tidak bisa ditunda lagi bahwa pencemaran haruslah. pemerintah hendaknya memerhatikan pelestarian sungai. Misalnya dan kerusakan dengan dikeluarkannya PP Ni. Karena itu. Sebelumya. Tidak hanya di negara maju di mana industrialisasi sudah mencapai puncaknya. . penggunaan. maka peraturan itu bisa digunakan sebagai pedoman dalam rangka menjalankan aktivitas yang pada akhirnya mengancam bahaya kelestarian sungai. Terlebih lagi karena sungai adalah sumber air yang digunakan untuk makan dan minum bagi makhluk hidup.35 Tahun 1991 tentang Sungai. 11/1974 tentang Pengairan. Terlebih lagi karena sungai adalah kebutuhan sehari-hari. sehingga dengan cara demikian dapat dipersiapkan langkah pencegahan maupun penanggulangan dampak negatifnya dan mengupayakan pengembangan dampak positif dari kegiatan tersebut. Sehubungan dengan itu. maka perlu dengan perkiraan pada perencanaan awal. harus dihindari dan dicegah karena sungai merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.129 Dengan akibat-akibat seperti itu. maka diperlukan analisis mengenai dampak lingkungan sebagai proses dalam pengambilan keputusan tentang pelaksanaan rencana kegiatan. Pelestarian sungai dari pencemaran pengendalian meliputi atas perlindungan. dari pengambangan. tidak sekadar dihindari. Dengan demikian. Hal ini berpedoman pada prinsip bahwa air dalam sungai akan bisa menjadi sumber malapetaka. Pencegahan terhadap pencernaran merupakan upaya yang sangat besar bagi penyelamatan masa depan bumi. sangat penting fungsinya sarana penunjang utama dalam pembangunan nasional. Dengan menyadari bahwa setiap kegiatan pada dasarnya menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup. sifat aslinya. dan udara di dunia ini. Pencemaran pada sungai misalnya. namun juga di negara-negara yang sedang berkembang dimana proses dan praktik industrialisasi mulai diterapkan. Di samping itu. pencemaran memang sudah banyak terjadi. air. sebagai pelaksanaan UU No. sungai sebagai sumber air. akan tetapi diperlukan juga tindakan-tindakan preventif atau pencegahan.

ketentuan mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran serta pemulihan daya tampungnya diatur dengan PP. Jika industrialisai merupakan proyek pembangunan yang tak bisa dihindari guna kemajuan manusia. baik lingkungan fisik maupun sosio-psikologis. Dalam UU No. studi yang menyangkut pengaruh dari pemilihan industri terhadap kemungkinan pencemaran melalui prosedur AMDAL maupun ANDAL. merupakan hal yang harus dihindari kareana. maka setidaknya harua ada landasan bagaimana industrialisasi yang tak merugikan.23/1997 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPLH) Pasal 14 ayat 2 dinyatakan bahwa di samping ketentuan tentang baku mutu lingkungan hidup. . maka masyarakat pun harus mendukung sekaligus mengontrol dari pelaksanaan berbagai kebijakan itu. Hal tersebut meliputi pemilihan lokasi yang dikaitkan dengan rencana tata ruang. Mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP INDIVIDU Lingkungan merupakan salah satu faktor vang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu. Pencegahan pencemaran industri dimulai dari tahap perencanaan pembangunan maupun mnegoperasian industri. Dengan melihat kepedulian pemerintah dalam hal penyelamatan lingkungan hidup. pemilihan teknologi yang akan digunakan dalam proses produksi. Hal ini penting mengingat kebutuhan kelestarian lingkungan yang ada di sekitarnya. dan yang lebih penting lagi adalah pemilihan teknologi yang dapat guna proses pengelolahan limbah industri termasuk daur ulang dari limbah tersebut. termasuk di dalamnya adalah belajar. E. Sebab yang demikian inilah yang disebut sebagai partisipasi dari kesadaran masyarakat. dalam Pasal 17 UULH dinyatakan bahwa: Ketentuan tentang pencegahan dan penanggulangan perusakan dan pencemaran lingkungan hidup beserta pengawasannya yang dilakukan scara menyeluruh dan/atau secara sektoral ditetapkan dengan Peraturan Perundang-undangan.130 Pencemaran akibat industri misalnya. baik polusi udara yang diakibatkannya maupun buangan limbah hasil proses mengelolahan barang mentahnya sangat berbahaya bagi makhluk hidup.

Lingkungan membuat individu sebagai makhluk sosial. Berubahnya tabiat manusia sebagai manusia dalam arti bahwa ia tidak akan mampu bergaul dan bertingkah laku dengan sesamanya. Lingkungan dapat membentuk pribadi seseorang. dapat kita ikuti pada uraian berikut: a. Lingkungan membuat wajah budaya bagi individu. Yang dimaksud dengan lingkungan pada uraian ini hanya meliputi orangorang atau manusia-manusia lain yang dapat memberikan pengaruh dan dapat dipengaruhi. Sehingga kalaupun dia kemudian dididik. karena manusia hidup adalah manusia yang berpikir dan serba ingin tahu serta mencoba- . canggung. walaupun diberinya cukup makanan dan minuman. Dapat kita bayangkan andai kata seorang anak manusia yang sejak lahirnya dipisahkan dari pergaulan manusia sampai kira-kira berusia 10 tahun saja. akan mengakibatkan berubahnva tabiat manusia sebagai manusia. pemalu. Sejauh mana pengaruh lingkungan itu bagi diri individu. Terputusnya hubungan manusia dengan masyarakat manusia pada tahuntahun permulaan perkembangannya. karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami danmengecap alam sekitarnya. karena lingkungan itu senantiasa tersedia di sekitarnya. Lingkungan dengan aneka ragam kekayaannya merupakcan sumber inspirasi dan daya cipta untuk diolah menjadi kekayaan budaya bagi dirinya. maka penyesuaian dirinya itu akan berlangsung sangat lambat sekali. Manusia tidak bisa melepaslcan diri seeara mutlak dari pengaruh lingkungan itu.131 Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empiris yang berarti pengalaman. b. maka sudah dapat dipastikan bahwa dia tidak akan mampu berbicara dengan bahasa yang biasa. sehingga kenyataannya akan menuntut suatu keharusan sebagai makhluk sosial yang dalam keadaan bergaul satu dengan yang lainnya. dan lain-lain. akan tetapi serentak dia dihadapkan kepada pergaulan manusia.

Contoh: air dapat digunakan untuk minum atau menjamu teman ketika berkunjung kerumah. baik secara aloplastik maupun autoplastis. Contoh : seorang juru rawat di rumah sakit. Contoh: air banjir pada musim hujan mendorong manusia untuk mencari cara-cara untuk mengatasinya. sebagai: a) Alat untuk kepentingan dan kelangsungan hidup individu dan menjadi alat pergaulan sosial individu. Contoh : seorang anak yang senantiasa bergaul dengan temanya yang senantiasa bergaul dengan temannya yang rajin belajar. apabila dianggap sesuai dengan dirinya. d) Objek penyesuian diri bagi individu. artinya individu itu berusaha untuk mengubah lingkungannya. karena dirinya telah sesuai dengan lingkungannya. individu melakukan manipulation yaitu mengadakan usaha untuk memalsukan lingkungan panas menjadi sejuk sehingga sesuai dengan dirinya.132 coba terhadap segala apa yang tersedia di alam sekitarnya. Penyesuian diri alloplatis. Adapun penyesuaian diri autoplastis. Contohnya : dalam keadaan cuaca panas individu memasang kipas angin sehingga dikamarnya menjadi sejuk. sedikit banyaknya sifat rajin dari temanya akan diikutinya sehingga lama-kelamaan dia pun menjadi anak yang rajin. pada awalnya dia merasa mual karena bau obat-obatan. b) Tantangan bagi individu dan individu berusaha untuk dapat menundukkannya. namun lamakelamaan dia menjadi terbiasa dan tidak mengalami gangguan lagi. Lingkungan yang beraneka ragam senantiasa memberikan rangsangan kepada individu untuk berpartisipasi dan mengikutinya serta berupaya untuk meniru dan mengentifikasi. Lingkungan memiliki peranan bagi individu. penyesuian diri yang dilakukan individu agar dirinya sesuai dengan lingkungannya. . Dalam hal ini. c) Sesuatu yang diikuti individu.

Secara umum. Kejadian di suatu masyarakat atau di suatu tempat tidak akan luput dari sototan media komunikasi sehingga masyarakat di tempat lain pun mengetahuinya. persoalan lintas budaya menjadi tak terelakan lagi. bisa berwujud pengembangan ilmu pengetahuan. perkembangan sistem pemerintah. ISU-ISU PENTING TENTANG PERSOALAN LINTAS BUDAYA Kebanyakn masyarakat dunia dewasa ini disatukan oleh sistem komunikasi dunia. Ketidakseimbangan perubahan kebudayaan materiil dengan kebudayaan immateriil disebut kesenjangan kebudayaan. Dalam era globalisasi unsur-unsur budaya saling memengaruhi dari satu budaya ke budaya lain. Kesenjangan kebudayaan adalah pertumbuhan atau perubahan unsur kebudayaan tidak sama cepatnya. perekominian. Dari sisi ke-Indonesia-an. persoalan lintas budaya ini adalah: (1) kesenjangan kebudayaan (cultural lag). Iklim keterbukaan itu akibat perkembangan teknologi informasi yang merupakan bagian dari perkembangan iptek. sehingga ukuran norma dan nilai menjadi lebih lunak.133 D. Dengan sistem komunikasi dunia yang terbuka. Globalisasi adalah sistem atau tatanan yang menyebabkan suatu negara tidak mungkin mengisolasi diri akibat kemajuan teknologi dan komunikasi. Ogburn berpendapat. Kesimbangan dalam kehidupan masyarakat (social equilibrium) tidak selalu berarti tidak menginginkan perubahan atau berhenti pada suatu . berkembangnya teknologi yang lebih baik. (2) terjadi guncangan budaya (cultural shock). politik mengarah pada pelaksanaan yang lebih sistematis dan logisrasional. Persoalan lintas budaya dapat diartikan pula sebagai perkembangan modernisasi yang berkembang terus menjadi globalisasi. 1. yaitu : pengaruh positif dan negatif. bahwa perubahan kebudayaan materiil cenderug lebih cepat dibandingkan perubahan kebudayaan immateriil. Dampak negatif dari globalisasi adalah bergesernya norma dan nilai moral. Pengaruh positif. persoalan lintas budaya umumnya terkait dengan perkembangan di dunia memengaruhi atau dipengaruhi. Pengaruh globalisasi tersebut dapat dikelompokkan pada dua macam.

sebagai pengalaman baru yang menarik. yang dimaksud dengan sikap adalah kesediaan mental yang terbina melaiui pengalaman yang memberikan pengarahan atau penbaruh bagaimana seseorang . Tetapi makskudnya. d. Tahap penyesuian diri: sekarang orang tersebut sudah membanggakan sesuatu yang dilihat dan dirasakannya dalam kondisi yang baru.134 titik. di antaranya faktor internal dan eksternal. Menurut Alport. keadaan ekonomi. perubahan yang terjadi dalam suatu unsur tidak mengganggu unsur yang lain atau unsur yang lain diharapkan menyesuaikan diri sehingga terjadi keseimbangan 2. Kecakapan (skill) meyangkut budaya yang dapat dipelajari mengenai lingkungan budaya yang akan dimasuki. sepertibahasa. Guncangan kebudayaan adalah ketidaksesuaian unsur-unsur yang saling berbeda sehingga menghasilkan pola kehidupan sosial ylng tidak serasi fungsinya bagi masyarakat. Tahap inkubasi. dan lain sebagaiuya. Tahap krisis. pada saat inilah terjadi korban cultural shock. korban mampu melampaui tahap kedua. hidup dengan damai. Watak ialah segala tabiat yang membentuk seluruh kepribadian seseorang. Ada empat tahap yang membentuk siklus cultural shock. menurut Brislin (1981) ialah watak (trait) dan kecakapan (skills). ditandai dengan suatu perasaan dendam. yang dalam bahasa sehari-hari biasanya merupakan jawaban dan pertanyaan. c. Selain kedua faktor di atas. yaitu: a. senang bergaul dan seterusnya. keadaan geografis. rasa cemas dalam dirinya sudah berlaku. Tahap kesembuhan. ”Orang macam apa dia?Jababannya : emosional. sikap (uftitude) seseorang berpengaruh terhadap penyesuaian diri antarbudaya. pemberani. bertanggung jawab. kadang-kadang disebut tahap bulan madu. Faktor internal. adat istiadat. Penyesuaian diri antarbudaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. b. tata krama.

135 menanggapi segala macam objek atau situasi yang dihadapinya. c. . dapat yaitu apakah dengan pekerjaan latar yang dilakukannya ditoleransi belakang pendidikannya atau pekerjaan sebelumnya. Suasana lingkungan yang terbuka akan mempermudah seseorang menyesuaikan diri bila dibandingkan dengan suasana lingkungan yang tertutup. Lingkungan yang berasal dari luar dan bernilai positif dapat diadaptasi dan dipraktikkan menjadi kebiasaan keseharian. Suasana lingkungan tempat ia bekerja. Demikian sebaliknya lingkungan yang negatif dapat mengubah atau bahkan merusak kebiasaan yang telah berjalan baik selama ini. Pekerjaan yang itu dilakukannya. b. Dengan demikian penting kemudian mencermati lingkungan sekitar kita dalam beraktivitas dan bertindak. Faktor eksternal vang berpengaruh terhadap penyesuaian diri antarbudaya adalah: a. Besar kecilnya perbedaan antar kebudayaan tempat asalnya dengan kebudayaan lingkungan yang dimasukinya.

nongkrong di mall. KESIMPULAN Mendekati pelbagai realitas dan fenomena sosial-budaya saat ini sering kali membutuhkan pengkajian secara bersama dalam pelbagai sudut pandang yang luas dengan tetap mempertahanhan perspektif keilmiahan masing-masing bidang keilmuan. proses integrasi sosial dan politik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap kukuh terpelihara. Kebudayaan dalam konteks keindonesiaan beberapa tahun terakhir telah diguncang oleh serbuan kebudayaan asing sehingga memengaruhi perilaku dan tata hidup generasi muda. Problematika kehidupan tersebut perlu ditelaah dan disikapi dengan serius guna tidak jatuh pada penafsiran kebudayaan yang keliru. Lahirnva budaya hybrid (persilangan instan) seperti kebiasaan minum Coca Cola. Kebudayaan asing dalam realitasnya harus diakui telah berhasil memengaruhi arah kebudayaan Indonesia yang multikultur. Karena tujuan akhir dari pengembangan kebudayaan sejatinya ialah untuk kemajuan peradaban manusia yang lebih baik. pakaian jeans. Kajian multidisipliner dibutuhkan untuk memberihan penjelasan lebih terbuka dan luas terkait kerumitan sosial-budaya yang telah semakin kompleks. sekaligus instan. Demikian juga tujuan kesejahteraan sosial bagi setiap warga negara RI dapat tercapai. kebudayaan Indonesia haruslah ditempatkan sebagai konsepsi dan strategi dalam pembangunan nasional. Sebagai bangsa yang bermartabat. dan ngedate/pacaran yang di kalangan generasi muda saat ini merupakan perilaku sosial yang dibiasakan dan mendapat pemakluman bersama dari publik. merupakan cermin dari perubahan kebudayaan masyarakat yang dinamis.136 BAB 9 PENUTUP A. Dengan ini. bermain facebook. .

bagaimana menyikapinya untuk pemeliharaan kerukunan di tempat lain? 6) Bagaimana mewujudkan masyarakat multikultur dan memanfaatkan kondisi masyarakat yang multikultur tersebut bagi pembangunan nasional di Indonesia? . terpencil. 4) Kondisi lingkungan hidup yang semakin buruk seperti hutan gundul akibat pembakaran dan pembakaran hutan. Dengan ini. kawasan tertinggal. 3) Kemiskinan. penting menyampaikan tinjauan kondisi terkini untuk dijadikan bahan kajian bersama ke depan. kesetaraan. dan kesadaran hidup sehat. rumah kaca. dan arif atas setiap keragaman budaya dan kultur dalam kehidupan bermasyarakat. peka. Untuk itu. ia memiliki sikap kritis.137 B. pencemaran lingkungan. kejujuran. dan kemartabatan manusia sebagai makhluk individu dan sosial. dan nilai etis yang sering kali ditampilkan di ruang publik? 2) Penataan birokrasi (Good Governance) yang lambat akibat dampak korupsi. dan nepotisme yang telah membakar menjadi permasalahan krusial yang menyedot perhatian publik. dan persoalan kesejahteraan sosial dinilai masih menjadi catatanpenting bagi pembenahan strategi perekonomian Indonesia ke depan. kolusi. TINJAUAN KE DEPAN Mahasiswa dan para pengkaji keilmuan sosial dan budaya perlu memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang keanekaragaman. bagaimana penataan dan pengelolaannya? 5) Pelajaran dari Maluku dan Sulewesi terkait bencana sosial berupa konflik etnik dan religius (1998-2003) menjadi sorotan tajam tentang upaya pembenahan kerukunan hidup antar-umat bcragama yang belum optimal. Beberapa problematika sosialbudaya dan politik yang beberapa tahun terakhir muncul di hadapan publik dan dianggap penting untuk dijadikan sorotan banyak pihak sebagai berikut: 1) Bagaimana menyikapi pelbagai perilaku elite yang telah kehilangan hati nurani. limbah industri. sampah.

utamanya akibat gempa dan tsunami. peternakan. Tidak jarang persoalan tentang beda keyakinan dan akidah berujung pada benturan fisik baik secara horizontal dan vertikal. Hal ini terutama kaitannya dengan pendapatan perekonomian primer masyarakat Indonesia seperti bidang pertanian.138 7) Bagaimana seharusnya generasi muda menyikapi seni dan kesenian di tengah deras globalisasi. khususnyadi Indonesia. 9) Perubahan iklim dan cuaca yang terjadi di hampir seluruh belahan dunia. humaniora. dan TV sangat berpengaruh bagi keberhasilan pendidikan akhlak dan karakter anak-anak bangsa. Bagaimana peran ilmuwan sosial. dan perikanan. yaitu meletakkan mana yang seni dan mana yang pornografi/pornoaksi? Dampak negatif kemajuan teknologi informasi seperti internet. dan agamawan dengan kondisi tersebut? 8) Munculnya beragam keyakinan dan akidah baru termasuk menjamurnya lembaga keagamaan baru di Indonesia menjadi bagian dari kerumitan sosial yang akhir-akhir ini sering muncul ke permukaan. . 10) Pemanfaatan potensi kelautan dan pariwisata nasional yang mulai lesu setelah perubahan iklim dan cuaca dekade terakhir yang tidak menentu. Gejala sosial seperti ini penting menjadi telaah serius ke depan. juga menjadi kajian utama yang dicarikan solusinya ke depan. komputer. HV. teknologi.

139 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->