1

BAB I PENGANTAR ILMU SOSIALDAN BUDAYA DASAR
A. HAKIKAT, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP 1. Hakikat Ilmu Soaial dan Budaya Dasar (ISBD) Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) merupakan Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) dengan visi “Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia yang dilandasi nilai-nilai estetika, etika, dan mmoral dalam kehidupan bermasyarakat”.Adapun misinya adalah “Memberikan landasan dan wawasan yang luas, serta menumbuhkan sikap kritis, pekam dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungannya”. ISBD bukanlah suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan suatu rangkaian pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk social yang berbudaya, dan masalah-masalah yang terwujud daripadanya.Selain itu, mata kuliah ini pada prinsipnya sebagai pengatur dasar menuju pengenalan teori ilmu-ilmu social dan kebudayaan sehingga diharapkan mahasiswa dapat memiliki wawasan keilmuan yang bersifat multidisipliner tentang keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

2. Tujuan Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) Berdasarkan hakikat keilmuan di atas, maka tujuan Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) yang merupakan bagian dari Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) adalah:

2

a.

Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk social dalam kehidupan bermasyarakat.

b.

Menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman, kesederajatan, dan kemartabatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika, dan moral bermasyarakat. dalam kehidupan

c.

Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup

bermasyarakat, selaku individu dan makhluk social yag beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya dan mampu memecahkan maalah social budaya secara arif.

3. Ruang Lingkup Mata Kuliah Pengantar Ilmu Sosial Dan Budaya (ISBD) Untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) pada perguruan tinggi, berikut ini adalah ruang lingkup dan sub bahasannya. a. Pengantar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) 1. Hakikat dan ruang lingkup ISBD 2. ISBD sebagai MBB dan pendidikan umum; dan 3. ISBD sebagai alternative pemecahan masalah social budaya b. Manusia sebagai Makhluk Budaya: 1. Hakikat manusia sebagai makhluk budaya; 2. Apresiasi terhadap kemanusiaan dan kebudayaan; 3. Etika dan estetika berbudaya 4. Memanusiakan manusia melalui pemahaman konep-konsep dasar manusia; dan 5. Problematika kebudayaan

3

c. Manusia sebagai Individu dan Makhluk Sosial; 1. Hakikat manusia sebagai individu dan makhluk social; 2. Fungsi dan peran manusia sebagai individu dan makhluk social; 3. Dinamika interaksi social; dan 4. Dilema antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat; d. Manusia dan Peradaban 1. Hakikat peradaban; 2. Manusia sebagai makhluk beradab dan masyarakat adab; 3. Evolusi budaya dan wujud peradaban dalam kehidupan socialbudaya; 4. Dinamika peradaban global; dan 5. Problematika peradaban pada kehidupan manusia e. Manusia, Keragaman dan Kesetaraan; 1. Hakikat keragaman dan kesetaraan manusia; 2. Kemajemukan dalam dinamikan social dan budaya; 3. Keraganan dan kesetaraan sebagai kekayaan social, budaya bangsa; dan 4. Problematika keragaman dan kesetaraan serta solusinya dalam kehidupan masyarakat dan negara f. Manusia, Nilai, Moral, dan Hukum 1. Hakikat, fungsi, dan perwujudan nilai, oral dan hukum dalam kehidupan manusia, masyarakat dan negara; 2. Keadilan, ketertiban, dan kesejahteraan sebagai wujud masyarakat yang bermoral dan menaati hukum dan 3. Problematika nilai, moral, dan hokum dalam masyarakat dan negara g. Manusia, Sains, Teknologi dan Seni: 1. Hakikat dan makna sains, teknologi dan seni bagi manusia; 2. dampak penyalahgunaan IPTEKS pada kehidupan social dan budaya; dan 3. Problematika pemanfaatan IPTEKS di Indonesia

kritis. analisis. Hakikat dan makna lingkungan bagi manusia. mengusai peralatan analiss. serta mampu menawarkan alternative pemacahannya. Kemampuan akademis. istematis. Kemampuan professional: kemampuan dalam bidang profesi sesuai keahlian bersangjutan. tingkah laku dan tidnakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia. Manusia dan Lingkungan 1. Problematika lingkungan social-budaya yang dihadapi masyarakat. dan 4. 2. B. kemasyarakatan dan kenegaraan. 2. memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi. ISBD SEBAGAI MBB DAN PENDIDIKAN UMUM ISBD sebagai bagian dari Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) mempunyai tema pokok. serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. para ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya. . Isu-isu penting tentang persoalan lintas budaya dan bangsa. maupun berpikir logis. Kualitas penduduk dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia 3. Kemampuan personal: para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap. Dengan wawasan tersebut diharapkan perguruan tinggi mampu menghasilkan tenaga ahli dengan tigas jenis kemampuan secara simultan. memahami dan mengenal nilai-nilai keragaman.4 h. 3. yaitu hubungan timbale balik antara manusia dengan lingkungannya. yang meliputi: 1. kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan.

dipahami.5 C. . Di samping diurai kondisi objektif konteks keindonesiaan. dimengerti. Dengan itu problematika kemanusiaan dan peradaban manusia merupakan fakta objektif yang penting dikenali secara menunjung tinggi pemikiran serta nilai-nilai luhur tradisi. dan dikonsepsikannya selama ini agar dapat didiskusikan dan dikomunikasikan menjadi pengetahuan yang ilmuah. kemampuan akademik dan kemampuan professional sehingga para lulusan akan mampu mengenali masalah dan mengatasi masalah tersebut dengan bijaksana. sikap. dan perilaku melalui mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD) diharapkan mahasiswa dapat menjadi manusia yang memiliki kemampuan personal. ISBD SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SOSIALBUDAYA Dengan bekal wawasan. Pendekatan multidisipliner dipilih guna menstimulus mahasiswa berpikir terbuka dan kritis atas apa yang didengar. buku ini juga mengulas lesson learns atau pelajaran berharga dari akta atau fenomena social yang terjadi di sekitar lingkungan kita baik yang dialami secara langsung atau tidak langsung dalam perspektif lintas keilmuan secara simultan.

bagi aliran ini kenyataan yang sebenarnya adalah alam semesta yang bersifat badaniah. Substansi pemikiran dari dua aliran di atas diyakini secara bersamaan oleh aliran realisme.Secara sederhana aliran tersebut dapat diklasifikasikan dalam beberapa aliran utama. bagi pemikir atau filsuf dari airan idelisme mereka menyangkul secara mendasar pemikiran materialisme di atas. Menurut aliran idelisma. dan aliran agamawan (teologis). Demikian pula analogi yang terjadi pada manusia. HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA Sebelum mengulas manusia sebagai makhluk budaya penting bagi kita mencermati kajian tentang filsafat manusia secara singkat dan mendasar. Untuk aliran materialisme misalnya mempunyai pemikiran bahwa materi atau zat merupakan satu-satunya kenyataan. realisme.Tetapi pentin ditegaskan di sini bahwasanya hingga kini jawaban tentang siapa manusia itu tampaknya belum juga terpuaskan atau belum final.Bahwasanya diskusi klasik yang hingga kini masih dibincangkan seputar manusia adalah pertanyaan siapakah sebenarnya manusia itu. konsep. yakni kejadian “adanya adalah juga bagian dari proses-proses materiil itu sendiri. keduanya tidak mengenal adanya kenyatan bersifat spiritual. Karena itu. konstruk pemikiran tentang haikat manusia.6 BAB 2 HAKIKAT MANUSIASEBAGAI MAKHLUK BUDAYA A. tetapi kenyataan yang sebenarnya adalah “ide” yang bersifat rohani dan/atau intelegensi. bukan materi yang menjadi “kenyataan”. idealisme. Bagi aliran realisme kenyataan dapat berupa kenyataan dunia batin atau rohani dan dapat berupa kenyataan dunia batin atau rohani .Aliran ini baik dari kalangan aliran materilalisme didaktik atau humanistic. Sebaliknya. karena itu semua peristiwa dapat terjadi melalui proses materiil. manusia oleh aliran ini dipandang bukan sebagai materi tetapi makhluk yang berjiwa/berkerohanian.Dengan pertanyaan tersebut sejauh ini telah menghasilkan pelbagai teori.Karena itu. yaitu materialisme.

yakni karena hubungannya dengan Tuhan. Jika kita tarik benang merah dari pemikiran beberapa aliran di atas. Di mana awalnya. . Melalui pengetahuan yang dimiliki manusia. tetapi keduanya tidak bersifat abadi dan/atau sebagai hakikat asli. Secara lebih mendalam pendekatan keilmuan yang umumnya digunakan untuk membincangkan hakikat manusia ini adalah melalui ilmu antropologi filsafat atau filsafat manusia (anthropos dalam bahasa Yunani. Kesamaan manusia sebagai makhluk dengan makhluk lainnya adalah pada dorongan naluriah (animal instinct) yang termuat dalam tiap gen mereka. ia dapat hidup jauh lebih berkembang (survival) daripada pengetahuan makhluk lainnya. Bandingkan berikutnya dengan pemikiran para tokoh aliran teologis. sekaligus membandingkan di antara keduanya. makhluk rohani. berarti: “manusia”). Demikian juga melalui perasaan manusia. Artinya. adalah dapat dipandang sebagai makhluk kejiwaan/kerohanian. Hakikat manusia dengan demikian. Karana mereka cenderung meletakkan kedudukan manusia secara berbeda dengan makhluk lain di muka bumi. tetapi tampaknya pendekatan psikolog dianggap kurang mencakup diskusi tentang manusia secara holistis. mereka dapat mengembangkan eksistensi kemanusiaannya menajdi lebih beradab disbanding makhluk lainnya. Aliran teologis ini jika dicermati tidak memiliki irisan dengan pemikiran aliran-aliran sebelumnya. Adapun yang membedakan manusia dari makhluk lainnya dalam hal pengetahuan dan perasaan (emosional dan kejiwaan). Keduanya dalam pandangan realisme adalah hakikat asli dan abadi. dan sekaligus makhluk materiil. tetapi juga roh dan badannya. filsafat manusia lebih dekat dengan kajian psikologi filosofis atau psikologi rasional. Menurut aliran ini. Karena sesungguhnya diskusi tentang filsafat manusia tidak saja membahas aspek jiwa dan raganya. umumnya berusaha mendudukkan hakikat manusia sebagai makhluk di antara makhluk-makhluk lainnya di muka bumi ini. manusia menurut aliran ini diyakini sebagai makhluk materi.7 dan dapat juga berupa kenyataan dunia materi. hakikat asli atau kenyataan utama adalah Tuhan itu sendiri.

8

Dalam pandangan Adelbert Snijders, filsafat manusia dirumuskan sebagai refleksi atas pengalaman yang dilaksanakan secara rasional, kritis serta ilmiah, dan dengan maksud untuk memahami diri manusia dari segi yang paling asasi. Yakni, memahami manusia sebagai suatu kesatuan, di mana dalam kesatuan itu terdapat unsur “keduanya” (jiwa dan badan). Tujuan dari kajian filsafat manusia tidak lain adalah untuk memahami diri manusia dari segi yang paling mendasar tersebut. Berikut ini akan dikupas pandangan beberapa tokoh, pemikiran, dan alirannya. Sebagaimana pemiiran Plato dan Plotinos, bahwa manusia adalah makhluk ilahiah. Bahkan lebih ekstrem disampaikan Deserates, menurutnya manusia memiliki kebebasaan mirip seperti kebebasan yang dimiliki Tuhan. Tetapi, pandangan manusia sebagai makhluk ilahah tersebut ditolak oleh Epikuros dan Lukretius. Menurut keduannya manusia tak lebih dari makhluk hidup berumur pendek, ia lahir karena kebetulan, dan akhirnya sama sekali lenyap. Demikian juga seperti yang disampaikan Voltaire, manusia tidak berbeda secara esensial ibarat binatang yang paling tinggi atau sempurna. Pandangan lain tentang manusia disampaikan Hobbes. Ia berpendapat bahwa manusia pada dasarnya memiliki sifat agresif dan jahat. Tetapi Rousseau justru melihat sebaliknya, yaitu manusia dalam kodratnya adalah baik. Belakangan para pemikir, seperti Buber, Marcel, Levinas, dan Mounier menegaskan bahwa setiap manusia memiliki suatu kepribadian dengan kompeksitas manusia memiliki suatu kepribadian dengan kompleksitas nilai yang unik. Tetapi, pemikiran lainnya justru meletakkan manusia sebagai makhluk yang tak berarti atau “keinginan” yang sia-sia. Dapat disimpulkan bahwa para pemikir filsafat manusia dan ilmuwan memiliki pandangan yang berseberangan di antara dua titik secara ekstrem baik mereka yang berlatar periode kesejahteraan yang sama atau berbeda. Namun perdebatan hakikat manusia (lebens-philosophie)menurut penilaian filsuf mazhab Frankfurt Jerman Max Horkheimer (1895-1973) merupakan diskursus ilmiah yang sehat, yang dapat membuka kebekuan berpikir rasional yang abstrak dan menjadi lawan dari debut kapitalisme yang selama ini

9

berkembang pesat. Sebagai pengkritik positivisme, Horkheimer menyatakan selama ini saintisme tak lebih pendukung status-quo yang bersembunyi di balik objektivitas. Segala bentuk demikian menurut Horkheimer dan juga Habermas, telah dijerumuskan oleh kepentingan kognitif, dan karenanya tidak bebas nilai, termasuk teori kritis yang didorong oleh kepentingan emansipatoris (Sulistyanta, 2005). Menurut Jurgen Habermas (1929), bahwa kekuatan kritik erat kaitannya dengan metodologi maupun kondisi sejarah yang melatari, yakni kesadaran akan kritis social pada histories (sejarah) tertentu. Jika dicermati sesungguhnya kajian filsafat manusia tumbuh subur bersamaan dengan ideology kapitalisme yang sedang mendominasi arus keilmuan. Kritik mendasar yang hendak disampaikan para pengkaji filsafat manusia adalah seraun untuk tidak membatasi cara pandang keilmuan, selalu berpikir reflektif, dan jangan membuang cirri utama manusia sebagai makhluk yang selalu bertanya dan berpikir. Karena itu, berpikir refleksi merupakan aktivitas rohaniah, menemukan kebenaran untuk kehidupan bersama, sebagai makhluk eksentrik. Dengan berpikir kritis dan refleksi tidak menjadikan seseorang jauh dari Tuhan, berbeda dengan pemikiran kapitalis yang lebih mendekatkan seseorang pada materi atau kebendaan. Ungkapan Descartes yang dikenal luas “cogito ergo sum” (aku berpikir, maka aku ada). Cogito (aku berpikir) adalah suatu kepastian tak tergoyahkan, ia ingin suatu kepastian tentang ekesistensi Tuhan dan ketidakmatian jiwa manusia. Hal yang sama dikemukakan Maine de Biran yang bertitik tolak pada volo (aku mau), dengan merefkeksikan “aku mau”, ia menemukan paham tentang diri dan pengaruh afeksi atas segala kepastiannya. Atau filsafat karl Marx dengan ungkapan “manusia adalah makhluk yang bekerja”. Artinya, sebagai makhuk paradoksal, manusia itu bebas dan terikat, otonom dan tergantung, terbatas dan tidak terbatas. Sebagai makhluk yang dinamis, manusia bebas dan bertanggung jawab, tetapi dalam kebebasan juga hadir suatu dorongan metafisika, suatu orientasi dasariah untuk menuju diri yang sejati. Sebagai makhluk multidimensional, manusia meskipun sebagai

10

suatu kesatuan, tetapi di dalam kesatuan itu ditemukan pelbagai dimensi ontologis dengan tingkatan yang berbeda. Herbert Marcuse, mengatakan meskipun seolah-olah manusia itu onedimensional man, yang terkurung dalam dimensi produksi-konsumsi, tetapi konsumerisme itu sesungguhnya bertentangan dengan panggilannya sebagai makhluk pluridimensional. Panggilan atau seruan itu berkaitan erat dengan hakikat manusia. W Luijpen, mengatakan being man is having to be man (diri manusia merupakan suatu seruan etis untuk manusia).

B. HAKIKAT MANUSIA DALAM KAJIAN ISLAM Melengkapi kajian hakikat manusia pada bahasan sebelumnya, maka dipandang penting untuk mendiskusikan hakikat manusia dalam perspektif Islam. Mengkaji manusia dalam perspektif keislaman tidak dapat dilepaskan dari konteks masyarakat muslim itu sendiri. Sebagaimana disebutkan Fazlur Rahman bahwasanya masyarakat Islam dibentuk karena ideologinya, yaitu Islam (Fazlur Rahman, 1980: 43). Ideologi adalah Weltanchauiting, yang menjelaskan realitas dalam perspektif tertentu. Ideologi adalah cara memandang realitas. Di antara realitas penting yang diulas ideologi adalah hakikat manusia. Konteks manusia dan masyarakat tersebut sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an, terdapat sekurangnya tiga istilah kuncui yang mengacu kepada makna pokok manusia, yaitu: basyar,insan, dan al-nas. Basyar disebut dalam AI-Qur'an sebanyak 27 kali. Dalam seluruh ayat tersebut, kalimat basyar menunjuk pada referensi manusia- sebagai makhluk biologis. Lihatlah bagaimana Maryam berkata: Tuhanku, bagaimana mungkin aku mempunyai anak, padahal aku tidak disentuh basyar (QS. 3: 47); atau bagaimana kaum yang diseru para nabi menolak ajarannya, karena nabi hanyalah basyar-manusia biasa yang "seperti kita", bukan manusia superstar. Kata basyar juga dihubungkan dengan ungkapan mitslukum (sebanyak tujuh kali) dan mitsluna (sejumlah enam kali). Nabi Muhammad SAW., disuruh Allah untuk menegaskan bahwasanya dirinya secara biologis, ia tak ubahnya sama seperti manusia yang lain: Katakanlah, aku ini manusia biasa (basyar)

hanya saja aku diberi wahyu bahwa Tuhanmu ialah Tuhan yang satu (QS. dan seterusnya. Ayat ini juga ditegaskan dalam QS. mereka berkata. 25: 7. 95: 4) dengan menunjukkan karakteristik fisiologi manusia.. ini bukan basyar. Sebaliknya. Sama tidak tepatnya ketika menafsirkan: Sesungguhnya telah kami jadikan insan dalam bentuk yang sebaikbaiknya (QS. berjalan di pasar. orang-orang kafir selalu berkata: Bukankah ia basyar seperti kamu. . minum. 12: 31). 33: 33). dan QS. Tentang para nabi. 30: 30). Rasul itu memakan makanan dan berjalan-jalan di pasar. ia makan apa yang kamu makan. tetapi merupakan sifat-sifat psikologis (atau spiritual). QS. dan makan dengan menggunakan tangan. Ketika wanita-wanita Mesir takjub melihat ketampanan Yusuf as. adalah tidak tepat jika menafsirkan kalimat basyarun mitsluklim sebagai manusia seperti kita dalam hal berbuat dosa. and man's duty is to preserve the pattern on which God has made him (QS. dan memutuskan. 25: 20. mendengar.11 seperti kamu. Keeenderungan para rasul untuk tidak patuh pada dosa dan kesalahan bukanlah masuk kategori sifatsifat biologis. 18: 110. Mereka berkata. 5: 65) menyebutkan umumnya para mufasir mengartikan ayat ini untuk menunjukkan kelebihan manusia secara fisiologis. maka secara singkat bahwasanya konsep basyar selalu dihubungkan dengan sifat-sifat biologis manusia semata. Dari uraian tersebut. 41: 6). yaitu butuh makan. berkuasa. yaitu berjalan tegak. melihat. Yusuf Ali (1977: 1759). Dan tidak Kami utus sebelumnya para utusan kecuali mereka itu memakan makanan dan berjalanjalan di pasar. dan ia minum apa yang kamu minum (QS. berkehendak. dan ini adalah sifat-sifat rabbaniyah. berbicara. seks. tidak ada makhluk Allah yang lebih bagus daripada manusia. mengetahui. Ya Allah. Tetapi Ibn „Arabi berkata. tetapi ini tidak lain kecuali malaikat yang mulia (QS. dengan tepat menafsirkan ayat ini to man God gave the purest and the best nature. Al-Syaukani (1964. Allah membuatnya hidup.

kita menemukan kelompok manusia yang menyatakan beriman. dengan memerhatikan ungkapan aktsar al-Nas.12 Artinya. Pertama. dan 25: 50). Dengan memerhatikan ungkapan ini. di samping ada sebagian orang yang rela mengorbankan dirinya untuk mencari kerelaan Allah. yang berdebat dengan Allah tanpa ilmu. tetapi memusuhi kebenaran (2:204). Kedua. Menurut Al-Qur'an sebagian manusia itu tidak berilmu (7: 187. 34: 28. Dan ketiga. insan dihubungkan dengan proses penciptaan manusia. 2: 243. baik dari segi ilmu maupun dari segi iman. 12: 103. Ayat-ayat itu lazimnya dikenal dengan ungkapan wa min alNas (dan di antara sebagian manusia). dan kebanyakan harus menanggung azab (22: 18). tidak beriman (11: 17. insan dihubungkan dengan keistimewaannya sebagai khalifah atau pemikul amanah. fasik (5: 49). yang hanya memikirkan kehidupan dunia (2:200). Kita dapat mengelompokkan konteks insan tersebut dalam tiga kategori pokok. 68. Sementara istilah al-Nas sebagai konsep kunci ketiga mengacu pada manusia sebagai makhluk sosial. dan 40: 57). yang mengambil sekutu terhadap Allah (2:165). pada kata al-Nas). petunjuk. 28. melalaikan ayat-ayat Allah (10: 92). Inilah manusia yang paling banyak disebut dalam Al-Qur'an (240 kali. kafir (17: 89. tetapi sebetulnya tidak beriman (2:8). yang menyembah Allah dengan iman yang lemah (22: 11. sebagian besar manusia mempunyai kualitas rendah. Kedua. semua konteks insan menunjuk pada sifat-sifat psikologis atau spiritual. Ayat-ayat . dan Al-Kitab (22: 3. lihat „Abd. dan 31: 20). insan dihubungkan dengan predisposisi negatif diri manusia. dan 12: 38). 45: 26. 30: 6. kita dapat menyimpulkan. 30. tidak bersyukur (40: 61. Jika ditelisik didapatkan penyebutan insan disebut sebanyak 65 kali dalam AlQur'an. konsepsi insan secara tegas berbeda dengan basyar. dan 13: 1). dan 29: 10). al-Baqi. banyak ayat yang menunjukkan kelompok-kelompok sosial dengan karakteristiknya. Kecuali kategori ketiga yang akan kita jelaskan kemudian. 12: 21. yang menjual pembicaraan yang menyesatkan (31:6) . Pertama. 36. al-Mu'jam. 8. yang memesonakan orang dalam pembicaraan tentang kehidupan dunia.

. C. 40: 58. 4: 46. Contoh sikap chauvinism seperti yang dikemukakan oleh Adolf Hitler misalnya. Dari berbagai definisi yang telah dibuat tersebut. Akan tetapi. yaitu membanggakan kebudayaannya sendiri dan menganggap rendah kebudayaan lain. 67: 23. 7: 10. 24: 35. Artinya. Terdapat dua aliran pemikiran yang berusaha memberikan kerangka bagi pemahaman tentang pengertian kebudayaan ini. jika kamu ikuti kebanyakan yang ada di bumi. normatif. Ketiga. Surat 11: 16 menyimpulkan bukti kedua ini. Al-Nas sering dihubungkan Al-Qur'an dengan petunjuk atau AlKitab (57: 25. 4: 170. dan materiil. tetapi juga manusia secara sosial. dan artefact. dengan kalimat Deutschland Uber Alles in der Welt (Jerman di atas segala-galanya dalam dunia). mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. yang tidak diperdayakan setan (4:83). Beberapa ahli ihnu sosial telah berusaha merumuskan berbagai definisi tentang kebudayaan dalam rangka memberikan pengertian yang benar tentang apa yang dimaksud dengan kebudayaan tersebut. kebudayaan tersusun atas beberapa komponen utama. 23: 78. Demikian juga Inggris denganslogan: Right or Wrong is My Country. dan 4: 155). yang berilmu atau dapat mengambil pelajaran (18: 22. 2: 88. yang selamat dari azab Allah (11: 116). 39: 27). HAKIKAT MANUSIA DALAM KEBUDAYAAN Kebudayaan sering kali dipahami dengan pengertian yang tidak tepat. yaitu aliran ideasional dan aliran behaviorisme/materialisme. yang bersyukur (34: 13. dan 69:42). social system. 27: 62. ternyata definisi-definisi tersebut tetap saja kurang memuaskan. cara pandang orang melihat kebudayaan sering kali terjebak dalam sifat chauvinism. Sayangnya kemudian. 14: 1. Al-Qur'an menegaskan bahwa petunjuk Al-Qur'an bukanlah hanya dimaksudkan pada manusia secara individual. 7: 3. yaitu yang bersifat kognitif.13 ini dipertegas dengan ayat-ayat yang menunjukkan sedikitnya kelompok manusia yang beriman (4: 66. Koentjaraningrat berusaha merangkum pengertian kebudayaan dalam tiga wujudnya. dan 32: 9). 38: 24. yaitu kebudayaan sebagai wujud cultural system.

sosialisasi. Padahal seharusnya dalam memahami kebudayaan kita perlu jujur dan berpegangan pada sifat-sifat kebudayaan yang variatif. seperti melalui proses internalisasi. Karena itu. universal. bukannya sebagai kata benda. bahkan meskipun itu adalah sebuah tradisi. Antara manusia dan kebudayaan terjalin hubungan yang sangat erat. dan counter-culture (meremehkan kultur lain). karena menjadi manusia tidak lain adalah merupakan bagian dari hasil kebudayaan itu sendiri. Umumnya. yaitu 3) sebagai kebudayaan. dan 4) pencipta kebudayaan. bahwasanya budaya semestinya diperlakukan sebagai kata kerja. tetapi senantiasa berubah sesuai perubahan sosial yang ada. hubungan antara manusia dengan kebudayaan juga dapat dilihat dari kedudukan manusia tersebut terhadap kebudayaannya. pembawa manipulator kebudayaan. budaya bukanlah sesuatu yang statis dan kaku. Sementara manipulator kebudayaan adalah anggota masyarakat yang melakukan aktivitas . Sebagai penganut kebudayaan seseorang hanya menjadi pelaku tradisi dan kebiasaan yang berkembang dalam masyarakatnya. dan alkulturasi. pembawa kebudayaan adalah pihak luar dan/atau anggota masyarakat setempat yang membawa budaya asing atau baru dalam tatanan masyarakat setempat. Tindakan yang berupa kebudayaan tersebut dibiasakan dengan cara belajar. Selanjutnya. Sebagaimana dikatakan Van Peursen (1988). proses pengalihan kebudayaan tidak akan terjadi. Tidak semua anggota masyarakat dapat beradaptasi dengan budaya baru yang datang dari luar. kebudayaan. Tanpa bahasa. Dan biasanya proses pengalihan atau perubahan budaya difasilitasi oleh adanya kontak komunikasi melalui bahasa. budaya baru sulit diterima dan butuh waktu bertahap untuk penyesuaian jika budaya baru tersebut ada kemungkinan diterima.14 Demikian pula Jepang yang menganggap bangsanya merupakan keturunan Dewa Matahari. Hampir semua tindakan manusia merupakan produk kebudayaan. Manusia mempunyai 1)penganut empat kedudukan 2) terhadap kebudayaan. Sebaliknya. Sebab suatu budaya dalam masyarakat terus-menerus berubah. Kecuali tindakan yang sifatnya naluriah saja (animal instinct) yang bukan merupakan kebudayaan. relatif.

hukum. Dalam kehidupannya. maka manusia harus mampu memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya sehingga manusia melakukan berbagai cara agar tetap mampu beradaptasi dengan perubahan sosial yang terjadi. kepercayaan. Kedudukan tertinggi adalah manusia sebagai pencipta kebudayaan. Suriasumantri. manusia mempunyai kebutuhan yang beragam dan terus bertambah mengikuti deras laju perubahan lingkungan sosial di sekitarnya. kemudian membaginya menjadi unsur-unsur kebudayaan secara lebih terperinci. Kebudayaan yang digunakan oleh manusia untuk menyelesaikan masalah-masalahnya. atau budaya baru yang dapat diterima secara masif. sistem pengetahuan. bahasa.15 kebudayaan atau mengatasnamakan budaya setempat tetapi tidak sesuai dengan nilai-nilai atau ide luhur sebagaimana yang seharusnya dilakukan. yaitu mendorong secara sadar atau tidak sadar ke semua lapisan masyarakat untuk melakukan revitalisasi kebudayaan lama atau meneiptakan dan menemukan kembali kesepakatan barn terkait ide. Apa yang dilakukan oleh manusia tersebut dapat disebut sebagai proses kebudayaan. pedoman hidup yang digunakan setiap individu dalam bertingkah laku. adat. 2003: 261). B. aktivitas bermasyarakat. 1871:21). moral. Pembentukan kebudayaan sebagaimana diuraikan di atas sesungguhnya dikarenakan manusia dihadapkan pada persoalan yang meminta pemecahan dan penyelesaian atas kondisi kehidupan yang dialaminya. kesenian. Taylor. Substansi penjelasan Taylor tersebut pada dasarnya telah rnerangkum semua definisi tentang kebudayaan yang pernah muncul (Jujun S. sistem dan organisasi kemasyarakatan. sistem kemasyarakatan. yaitu terdiri dari sistem religi dan upacara keagamaan. Dalam rangka bertahan atau survive. sistem pencarian. seni. Namun Kuntjaraningrat (1974). Dengan demikian. manusia melakukan banyak tindakan melalui . atau yang bisa kita sebut sebagai way of life. serta kemampuan dan kebisaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai bagian dari anggota masyarakat (E. maka secara definitif makna kebudayaan sendiri adalah keseluruhan pengetahuan. Dan secara naluriah. serta sistem teknologi peralatan.

membagi kebutuhan manusia dalam lima kelompok kebutuhan mendasar. Cara pemenuhan kebutuhan dasarnya itulah yang membedakaan manusia dengan makhluk hidup lainnya yang juga memiliki kebutuhan dasar. Karena itu. Selain itu. demikian juga pemenuhannya dilakukan secara instingtif atau naluriah. pemenuhan kebutuhannya diperoleh melalui cara hidup berdasarkan kebiasaan.16 pelbagai cara agar kebutuhan dasarnya terpenuhi. yaitu fisiologi. sementara tata cara hidup manusia dapat diketahui . Jika disimpulkan. Nilai yang diberikan oleh manusia inilah yang menjadi tujuan dan substansi dari kebudayaan itu sendiri. tradisi. afiliasi. harga diri. atau kebudayaan pendahulunya. Sementara pada manusia. Dengan kemampuan berkomunikasi dan belajar menjadikan manusia terus meningkatkan kecerdasan dan eara berpikirnya. Pada binatang. Maslow dalam Jujun (2003: 262). dan fantasi. insting. juga kemampuan untuk terus belajar. berpikir. Cara hidup manusia tidak lain adalah bentuk konkret (nyata) dari nilai-nilai budaya yang bersifat abstrak (ide). Nilai-nilai budaya dan segenap hasilnya adalah muncul dari tata cara hidup yang merupakan kegiatan manusia atas nilai-nilai budaya yang dikandungnya. Kejiwaan atau budi yang dimiliki manusia menjadi motor atau penggerak bagi tereiptanya hubungan bermakna dengan alam sekitarnya melalui penilaian atas objek dan kejadian. berkomunikasi. yang mungkin tidak jauh berbeda dengan manusia. kebutuhan pokoknya terpusat pada fisiologi dan rasa aman. Manusia memiliki kemampuan dasar selain instingtif. kemauan. maka inti dari kebudayaan adalah nilai-nilai dasar dari segenap wujud kebudayaan atau hasil kebudayaan. perasaan. kebudayaan tak ubahnya seperti kompas penyelamat (survival kit) bagi keberlanjutan nilai-nilai kemanusiaan. Kebudayaan dalam konteks ini yang menjadi pembeda antara manusia dan binatang. dan menguasai objek-objek yang bersifat fisik. rasa aman. manusia juga memiliki kehalusan perasaan atau kejiwaan yang di dalamnya terkandung dorongan-dorongan hidup dasar. Dengan bahasa lain nilai budaya hanya bisa diketahui melalui budi dan jiwa. dan pengembangan potensi.

dan kebudayaan kebendaan)1. atau blueprint. bahasa dan komunikasi.. Magic. Dari ide kebudayaan dan tata cara hidup manusia kemudian terwujud produk (artefak) kebudayaan sebagai sarana untuk memudahkan atau sebagai alat dalam berkehidupan. Spradley yang menyatakan "Culture is the acquired knowledge that people use to interpretation experience and to generate social behavior . cultural behavior. 1948 hlm.” Definisi ini tampaknya sejalan dengan James P.. kebudayaan tingkah laku. 1999.. technological. . Leslie A katakan ". Mendukung dikemukakan konsepsi kebudayaan sebelumnya. and ideological system. serta kesenian. Rusmin. adalah sebagaimana keseluruhan Parsudi Suparlan. Kebudayaan. 1949 hlm. “kebudayaan pengetahuan yang dipunyai manusia sebagai makhluk sosial.. Sistern Kepercayaan dan Pengobatan Tradisional (Disertasi). kita katakan semua itu sebagai kebudayaan pengetahuan. New York: Doubleday Canada Ltd.. Science and Religion and Other Essays. Bronislaw. 3... sociological. Jakarta: Universitas Indonesia. teknologi. menciptakan materi kebudayaan dalam unsur budaya universal: agama. Lihat juga Malinowski. dan Tumanggor. dengan demikian adalah ide berupa model-model pengetahuan yang dijadikan landasan atau acuan oleh seseorang sebagai anggota masyarakat melakukan aktivitas sosial. 364 1 . White. dan untuk mendorong dan menciptakan tindakan-tindakan yang diperlukannya (menghasilkan kelakuan dan benda/peralatan). yang isinya adalah perangkat model-model pengetahuan (pedoman hidup. atau desain untuk kehidupan) yang secara selektif dapat digunakan untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan yang dihadapi.. we shall distinguish three sub-system of culture. Garden Ciry New York: Doubleday & Company. seperti pada Gambar 1..These three categories comprise the system of culture as a whole" (dalam The Science of Culture: A Study of Man and Civilization). we speak of them as cultural knowledge. namely.17 oleh pancaindra. Sarana kebudayaan adalah perwujudan secara fisik atas nilai-nilai budaya dan tata cara hidup yang dilakukan manusia guna memudahkan atau menjembatani tercapainya pelbagai kebutuhan manusia. 91. and Cultural artifacts" (Kebudayaan adalah pengetahuan yang diperoleh yang digunakan penduduk untuk menginterpretasi pengalaman dan melahirkan tingkah laku sosial . hlm. organisasi sosial. Inc. ilmu pengetahuan. ekonomi.

18 .

dan kehidupan abadi serta keadilan tertinggi atas kebaikan dan keburukan (pahala atau dosa) atas pola pikir. 1) Agama Dalam temuan antropologi dan sosiologi. Kondisi ini menyambung kepada pemahaman tentang kehidupan dankematian. sikap. perbuatan dan keadilan. semua masyarakat pendukung suatu kebudayaan. sistem peribadatan/ritual. 3) Teknologi Antropologi dan sosiologi juga menjumpai bahwa setiap warga masyarakat pendukung suatu kebudayaan memiliki kemampuan secara ide hingga melaksanakan kegiatan bersama melahirkan peralatan hidup yang difungsikan untuk memenuhi kebutuhan pada pelbagai unsur kebutuhan budaya universal lainnya. termasuk dari suatu suku bangsa kepada suku bangsa lainnya. yaitu hubungannya dengan Maha Pencipta (Tuhan). Agama sering menjadi kuat dominasinya jika ia kuat penekanannya pada nilai tertinggi "ultimate value". sistem peralatan ritus.19 Legenda: Setiap kotak unsur kebudayaan ini terbuka satu sama lainnya. memiliki sistem pengetahuan yang utuh menanggapi keberadaan alam nyata (natural) dan nirnyata (supernatural). sistem keyakinan. dan emosi keagamaan. dan perilaku selama di dunia fana. . kefanaan dankeabadian. komponen-komponen pokokyang terdapat dalam setiap agama meliputi adanya: umat beragama. 2) Ilmu pengetahuan Dari penelitian antropologi dan sosiologi.

Unsur-unsur itu juga akan melintasi batas-batas wilayah tersebut (cross cultural). Baikuntuk umum maupun untuk sendiri. anak-anak. kampung/kewilayahan. dan tamu. kegiatan pasar. penjelasan alam semesta. tulisan. Muncul pula dalam berbagai bentuk: ukiran. dan foto. regional. Selain itu. Ada kata-kata untuk umum. produksi. barter. pasar/ uang. keetnisan. teater. Wujud konkret dari simbol- . nasional. dan politik). eceran. buruh. Ada yang esensinya world view.20 4) Ekonomi Antropologi serta sosiologi juga menemukan dalam setiap masyarakat kebudayaan adanya bentuk-bentuk ekonomi (berburu-meramu. dari hati ke hati. pentas. 7) Kesenian Antropologi menemukan bahwa pada setiap masyarakat kebudayaan mempunyai ungkapan seni berupa simbol pernyataan rasa senang dan susah (suka duka). jaringan kawin-mawin. bercocok tanam. teman sebaya. dan tatakrama. Semua komponen ini dimiliki sebagai unsur kebudayaan bahkan menjadi faktor pembangunan dari setiap suku bangsa mulai dari tingkat sektoral. tulisan. 5) Organisasi sosial Pada setiap masyarakat pendukung kebudayaan akan selalu terdapat variasi kelompok warga masyarakat (kemargaan. dapat diketahui simbol-simbol lain yang wujudnya lebih konkret dari wujud pertama untuk dapat menjadi pembeda atau berlaku sebagai cultural traits antara kebudayaan yang satu dengan lainnya. Ada untuk pereakapan. ungkapan. distribusi. maupun seni. dan penjabaran penghasilan). profesi. hingga internasional. orang tua. gambar. 6) Bahasa dan komunikasi Setiap masyarakat pendukung suatu Icebudayaan memiliki simbol-simbol bunyi dan intonasi serta isyarat yang digunakan untuk menyampaikan sesuatu maksud kepada seseorang atau khalayak untuk dipahami dan dilaksanakan. Rentangan kekuatan ekonomi (investasi. dan gerak/tari. keagenan. komunikasi).

Di dalam pola-pola keseharian itu. elemen lainnya ialah budaya materiil. Tata aturan yang berlaku tersebut merupakan ejawantah dari pandangan hidup atau sistem nilai dalam masyarakat tertentu. di mana pandangan hidup ini merupakan wujud ketiga dari kebudayaan. misalnya). Pierre Bourdieu. belajar. hingga pola-pola yang bersangkutan dengan aktivitas sebuah komunitas. dalam konteks tinggalan budaya di sini. Pertama. wujud kedua ialah pola-pola perilaku yang merupakan representasi dari adat istiadat sebuah kebudayaan tertentu. benda-benda fisik atau material culture. seperti pola makan. habitus (sebagaimana sosiolog Perancis. Barangkali. Sistem nilai atau pandangan hidup ini bisa berupa falsafah hidup atau kearifan lokal dari suatu masyarakat dalam memandang atau memaknai lingkungan sekitarnya. berdoa. terdapat satu lagi bentuk peninggalan yang merupakan wujud keempat. Ada empat bentuk yang dapat diidentifikasi dan dikategorikan sebagai peninggalan budaya. sampai Candi Borobudur. keris. atau yang kita kenal dengan istilah adat istiadat sebagai wujud kedua dari kebudayaan. Kemudian. kebiasaan. Selain itu. lingkungan seperti apa yang . Wujud ketiga ini bersifat lebih abstrak dibanding kedua wujud sebelumnya.21 simbol tersebut ialah perilaku. kain songket. mulai dari bendabenda dengan ukuran yang relatif kecil hingga benda-benda yang sangat besar (dari emblem kerajaan Sultan Nata Sintang. Selain adat istiadat. muncul pertanyaandalam benak kita mengapa lingkungan dapat dikategorikan sebagai warisan budaya? Lantas. menyebutnya). Bentuk kedua ini meliputi hal-hal keseharian. kerja. seperti pola upacara adat ataupun ritual Ngaben di masyarakat Bali. yakni lingkungan. Wujud pertama ini mencakup seluruh benda-benda basil kreasi manusia. terkandung nilai-nilai atau tata aturan dari adat istiadat yang berlaku. Budaya materiil (material culture) atau artefak atau benda-benda hasil produksi suatu kebudayaan merupakan hal-hal dalam kebudayaan yang paling konkret (empiris). Hal ini tiada lain adalah representasi dari pola pikir atau pengetahuan atau logika masyarakat pengampu kebudayaan tertentu.

mencakup pandangan-pandangan. norma-norma. Perbedaan kedua ialah pola pikir masyarakatnya atau cara pandang mereka terhadap hidupnya. masyarakat nelayan di Kepulauan Karimunjawa. dan (2) lingkungan buatan (built environment) yakni lingkungan yang merupakan hasil kreasi manusia. 2. Sebagai ilustrasi. meliputi perilaku-perilaku manusia atau pelbagai aktivitas sosial yang berupa interaksi antar-individu serta berbagai aktivitas individu. ada baiknya bila mengetahui terlebih dulu pengertian lingkungan di dalam tulisan ini. Lingkungan atas dasar kategori sifat ini masih dapat dipilah lagi menjadi: 1.22 termasuk peninggalan budaya? Sebelum masuk pada pemaparan atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Lingkungan sosial. pengetahuan. berinteraksi. di mana lingkungan jenis ini memiliki pengertian keseluruhan unsur di luar diri manusia yang bukan ciptaan manusia. Letak perbedaan pertama yang tampak dengan jelas ialah kawasan atau lingkungan di mana mereka menjalani siklus kehidupannya (lahir. Ahimsa-Putra (2004: 38). 3. Lingkungan dapat menjadi bagian dari tinggalan budaya (artifacts). Lingkungan budaya. makhluk hidup. atau masyarakat Suku Laut di Thailand Selatan dengan masyarakatnya yang agraris. oleh karena itu. serta aturan-aturan yang berlaku dalam suatu masyarakat. Lingkungan fisik. berupa benda-benda yang ada di sekitar kita. seperti masyarakat petani salak di Yogyakarta atau masyarakat petani kopi di kawasan pegunungan Minahasa. Pola pikir masyarakat pesisir dengan masyarakat pegunungan sudah tentu . menjelaskan bahwa lingkungan atau environment secara garis besar dapat dibedakan berdasarkan (1) sifat atau keadaannya dan (2) asal usulnya. yakni pegunungan atau dataran tinggi dan pesisir atau pantai. dan segala unsur-unsur alam. lingkungan yang dilihat dari asal usulnya berupa: (1) lingkungan alami (natural environment). dapat dibandingkan masyarakat pesisir atau nelayan di sepanjang Pantai Utara Jawa di Cirebon. kawin. lingkungan memainkan peran sebagai bagian yang tak terpisahkan bagi terciptanya kebudayaan itu sendiri. bekerja. dan sebagainya). Adapun.

Meskipun demikian. sebagaimana disampaikan oleh Alferd Korybski. adat istiadat. tidak menutup kemungkinan kebudayaan pada masa lalu yang pernah ditinggalkan akan kembali digunakan oleh generasi mendatang. 2003: 263). bahwa kebudayaan mempunyai kemampuan mengikat waktu. dan artefak-artefak budaya (Ahimsa-Putra. Dengan itu seseorang dikatakan berbudaya pada hakikatnya ketika ia telah menjaga nilai-nilai luhur dan . Melalui proses belajar itulah transfer nilai-nilai kebudayaan terhadap generasi ke generasi berikutnya dilakukan. Jika tanaman hanya mampu mengikat bahan-bahan kimiawi yang penting bagi pertumbuhan tanaman itu. Dengan demikian. dari kebudayaan masa lalu menuju kebudayaan masa kini. dengan hidupnya. ETIKA DAN ESTETIKA BERBUDAYA Perjalanan kebudayaan manusia dalam sejarahnya erat kaitannya dengan pendidikan. binatang mengikat ruang. yakni sistem nilai. Penghayatan terhadap lingkungan inilah yang kemudian menghasilkan kearifan lokal atau kebudayaan yang khas pula. yang muncul lewat penghayatan manusia atas lingkungannya. sebuah pengetahuan yang khas pada masyarakat tertentu. Sehingga nilai-nilai kebudayaan senantiasa berkelanjutan dari waktu ke waktu. Artinya. Perbedaan ini terletak pada tataran perangkat pengetahuan (sistem simbol) masyarakat yang pada gilirannya memengaruhi cara mereka memaknai persoalan-persoalan atau hal-hal yang berkaitan dengan lingkungannya. sehingga ia harus dilindungi dan dilestarikan. 2008: 11-12). Sebab semua materi yang terkandung dalam kebudayaan yang diperoleh manusia selain dilalui secara sadar juga dilalui dengan proses belajar. ada juga yang ditinggalkan atau tidak digunakan.23 berlainan. Adakebudayaan masa lalu yang tetap dipertahankan dalam kebudayaan masa kini. lingkungan sebagai salah satu entitas penting dalam pembentukan sebuah kebudayaan dapat dikategorikan sebagai warisan atau tinggalan budaya. D. maka manusia mengikat waktu (Jujun. lnilah yang dinamakan kearifan lokal.

Perjalanan kebudayaan Indonesia dipengaruhi oleh masuknya Portugis. Kesatuan ini jelas menjadikan kebudayaan di Indonesia semakin dinamis. maka kita akan berbicara tentang sejarah panjang pertemuan antar kebudayaan daerah Indonesia dengan kebudayaan dari luar Indonesia. dan dengan tetap terbuka terhadap kemungkinan masuknya kebudayaan baru. Mendiskusikan kebudayaan Indonesia. kesetaraan antara sesama manusia. Marcopolo. ketika agama Islam mulai banyak dianut oleh masyarakat di Indonesia. dan Majapahit. berdirinya kerajaan-kerajaan baru. Pada masa Kerajaan Majapahit. Pertemuan antar kebudayaan-kebudayaan di Indonesia. Kebudayaan daerah Indonesia yang masih sederhana kemudian bertemu dengan agama Hindu dan Buddha yang menjadi sedemikian meluas dan dianut oleh banyakmasyarakat di Indonesia. Sriwijaya. awal masa penjajahan melanda wilayah Nusantara. sudah dimulai sejak masuknya agama Hindu dan Buddha. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya kerajaan yang pernah ada di wilayah Barat dan Tengah. Padjajaran. salah satunya seperti hubungan kerajaan di daerah dengan Majapahit. dan lain-lain. Dengan ditutupnya Terusan Suez membuat banyak negara di belahan dunia Barat mengalihkan perhatiannya ke wilayah-wilayah tropis untuk mencari rempahrempah. yang terkenal dengan Sumpah Palapa. semakin berkembangnya sastra. salah satu dari sekian ba- yang Keberadaannya-sama dengan kebudayaan laintelah berlangsung dalam waktu yang lama. dan Bartholomeus . Keadaan ini semakin terlihat. Tokoh-tokoh. kebudayaan Indonesia mencapai kebersamaannya dengan menyatukan kerajaan yang ada di Nusantara oleh Patih Gajah Mada.24 tatanan kemasyarakatan yang telah berlaku sebelumnya. seperti Vasco da Gama. Perubahan keyakinan ini membuat banyak perubahan di bidang lain. bahkan hingga tingkat kerajaan. Tarumanegara. Terlihat mulai munculnya berbagai persoalan kebudayaan. Kebudayaan nyakkebudayaan Indonesia ada di adalah dunia. Indonesia yang menganut agama tersebut seperti Kutai.

Oleh karena itu. Namun hingga saat ini. Saat itu. Bahkan kita tampaknya perlu jujur bahwa . polemik tentang dasar negara. Perubahan bentuk pemerintahan. Kekayaan kebudayaan yang telah terkenal kebesarannya ke seluruh mancanegara.25 Diaz. usaha perumusan tersebut belum membuahkan hasil yang final dan memuaskan. Undang-Undang Dasar. dari Tiongkok hingga Eropa. perlawanan di seluruh wilayah Nusantara masih terus diberikan terhadap kedatangan para pendatang asing yang bermaksud menjajah. mencari sebuah wilayah perdagangan baru. menjadi Negara RepublikIndonesia. mulai dari negeri Aceh hingga Maluku. dari kerajaan kepada negara. bahasa. Meskipun demikian. misalnya dapat disoroti perubahan bentuk pemerintahan. mulai dari "kecil-kecilan" hingga akhirnya memuncak pada perlawanan secara serentak terhadap penjajahan di bumi Nusantara. Strategi perang dengan taktik memecah belah atau devide et impera membuat perlawanan yang diberikan oleh para pejuang di daerah menjadi tidak berarti. tetapi juga tentang perlawanan kebudayaan. telah banyak usaha yang dilakukan untuk merumuskan apa itu kebudayaan Indonesia. Kekayaan kebudayaan yang sedemikian hebat dari wilayah Indonesia. Meskipun dalam kesabaran yang panjang pula akhirnya Nusantara menapaki jalan menuju persatuan. Dalam hal ini. Peperangan yang digerakan oleh semangatmempertahankan diri. bukan hanya kisah perlawanan fisik semata. dipenuhi dengan berbagai peperangan di berbagai daerah Nusantara. Peristiwa paling dikenang adalah ketika Indonesia akhirnya memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada masa ini pula. menjadi sebuah perubahan yang menuntut adanya kesatuan wilayah dan kebudayaan di Indonesia. Salah satu wilayah yang mereka temukan adalah tanah Nusantara. terjadi perubahan yang besar dalam banyak bidang kehidupan kita. yang akhirnya menjadikan Nusantara sebagai wilayah jajahan dalam periode masa yang panjang. Masa tersebut. dan persoalan kebudayaan nasional mulai terlihat. membuat para perumus tidak ingin menghilangkan kebudayaan yang sudah lama hidup di negeri ini. Jika dikaji selama dalam masa penjajahan tersebut.

kebudayaan manusia Indonesia dalam beberapa tahun terakhir telah didesak oleh serbuan kebudayaan asing melalui . Toleransi.26 masyarakatIndonesia telah banyak yang teralihkan perhatiannya kepada kebudayaan yang dibawa oleh bangsa Eropa dan Amerika. Tanamkan minat sejak dini pada kebudayaan daerah Indonesia. e. Dan masyarakat Barat juga mulai menyadari kekurangan kebudayaan mereka sendiri. Rumusan nilai-nilai luhur yang tertuang dalam UUD Dasar 1945 dan Pancasila perlu untuk terus disempurnakan secara berkelanjutan agar kebudayaan nasional sebagai identitas kebangsaan teraktualisasi secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Jujur. alat musik daerah. d. yang terlihat lewat gairah dan ketertarikan kepada kebudayaan Timur sebagai penawar kegelisahan mereka. Mempelajari dan mengenali kebudayaan daerah Indonesia (tarian. Sudah saatnya kebudayaan Indonesia memiliki kesejajaran dengan budaya barat. hingga akhirnya dapat hidup mencapai kebesarannya. Menepati janji. Berpedoman pada kebudayaan Indonesia. f. Konteks keindonesiaan. Oleh karena itu. membangun rumah kebudayaan daerah. Tanggung jawab. yang dahulu pernah dimiliki. Mengenali dan mengembangkan kebudayaan Indonesiaadalah tugas yang diemban oleh setiap warga negara Indonesia. mulai disadari bahwa kebudayaan daerah di Indonesia memiliki keunggulan mulai dari pandangan tentang alam hingga pranata sosial. dan lain-lain). c. Jangan tinggalkan kebudayaan Indonesiakarenakekayaan menunggu untuk dikenali. penting bagi kita semua melakukan upaya pengembangan kebudayaan Indonesia secara terus-menerus. dikembangkan. b. seni bertutur. Prinsip-prinsip pengembangan kebudayaan Indonesia sebagaimana telah dilakukan oleh generasi sebelumnya penting mempertimbangkan hal-hal berikut: a. Untuk itu. kerajinan tangan.

Keadaan masyarakat di era milenium kelima tersebut memiliki konsekuensi logis pada situasi yang akan menggiring kita. ataupun postmodern. Contoh-contoh akibat globalisasi sebelumnya menunjukkan bahwa. yakni pola atau cara berpikir dan cara memandang dunia. dalam realitasnya. kebudayaan yang ditampilkan kebanyakan generasi muda saat ini bukan melalui proses belajar dan secara sadar mewakili kebutuhan mendasar mereka. Dari kenyataan itu. tidak bisa dimungkiri bahwa realitas sosial semacam ini sesungguhnya lahir karena transformasi yang signifikan pada core kebudayaan itu sendiri. Di era tahun 2000-an. belajar pantun. sebagai "warga dunia". berkeputusan. silaturahmi (kunjung mengunjungi) sanak famili. Sementara kebudayaan milik daerah atau nasional sendiri sering kali sulit beradaptasi dengan budaya asing.Kebudayaan dengan corak baru ini kerap kita sebut sebagai kebudayaan pasca-industri. Artinya. membatik. Bandingkan antara kegiatan para remaja yang keluar masuk pub. untuk berpikir. misalnya terlihat begitu mencolok perilaku atau tata cara hidup generasi muda yang dekat dengan budaya asing. salah satu implikasi globalisasi ialah pada munculnya pola-pola baru dari suatu kebudayaan dalam beragambentuk dan tatanannya. pascamodern. Proses akulturasi budaya asing dengan budaya lokal masih kental dengan pengejawantahan nilai-nilai asing itu sendiri dibanding menjadi sebuah kebudayaan milik sendiri.27 deras arus globalisasi (tata cara hidup sosial lintas-antarbenua). (Al Mudra. globalisasi mampu menjadi penentu arah perkembangan kebudayaan dan peradaban manusia di dunia. tetapi lebih mengikuti tren kebudayaan baru dari luar (budaya global). 2007a dan 2008a) Dalam konteks sosial-budaya masyarakatIndonesia. dan lainnya yang menjadi wujud kebudayaan leluhur masa lalu. diskotek dan tempat hiburan malam lainnya terutama di kota-kota besar dan metropolitan dengan kegiatan gotong royong. implikasi lain dari lahirnya bentuk-bentuk baru dari peradaban dan kebudayaan postmodern di . Dalam lingkup sosiokultural yang lebih sempit. hingga bertindak dalam ritme yang relatif cepat.

Produk budaya asing yang mendorong kepada perbaikan hidup dankemajuan. seorang ahli lingustik asal Swiss. maka yang akan terjadi ialah sebuah krisis idcntitas (jati diri). Oleh karenanya. akhirnya lebih memilih untuk mengadopsi budaya baru atau budaya kekinian (hybrid culture) yang telah berasimilasi dengan budaya Barat. Hal ini berpegang pada prinsip "al muhafadhatu „ala al qadimi as sholih wal akhdzu bi al jadidi al ashlah". bahasa. pola-pola perilaku. Ketika warisan budaya tiada lagi diindahkan. Penting untuk digarisbawahi di sini. meski tidak semua. generasi terkini dengan basis kulturalnya masing-masing kemudian. hanya dengan memahami dan menjaga kekayaan warisan budaya dan sejarah. Mengulang bahasan sebelumnya. kuno.28 atas ialah mulai ditinggalkannya produk-produk kebudayaan lokal (seni. 2005).” begitu kira-kira teori Erns Cassirer. bangsa ini akan dihargai dan dipandang secara terhormat oleh bangsa lain. Benefit lain yang bisa dipetik ialah bahwa bangsa ini juga dapat berangsur melepaskan diri dari hegemoni budaya asing (A1 Mudra. yang maknanya adalah menjaga warisan (budaya) lama yang baik. dalam bukunya An Essay on Man (1945 via Ahimsa-Putra. Produk-produk budaya lokal mulai ditinggalkan lantaran dianggap ketinggalan zaman. Persoalannya bukan terletak pada boleh tidaknya diterima dan dipraktikkannya budaya hybrid tersebut. 2002. (Ibid. tidak perlu serta-merta ditolak. dan mengadopsi sesuatu (budaya) yang baru yang lebih baik. Disebutkan olehnya bahwa kebudayaan atau budaya merupakan eiri penting (khas) dari manusia. mengemas. masyarakat yang dinamis tidak selalu menolak pengaruh budaya luar. Oleh karena itu. merawat. maupun benda budaya lainnya) oleh masyarakatnya. 2007b). yang membedakan manusia dengan binatang. . dan memublikasikan kekayaan warisan budaya kita kepada dunia untuk mengukuhkan identitas kita sebagai bangsa yang bermartabat. dan semacamnya. 2007b) “Hanya manusia yang memiliki kebudayaan. tidakup-to-date. Sebab. meski tetap menjaga maratabat dan jati diri bangsa. melainkan terletak pada sikap penafian budaya lama (peninggalan nilai luhur nenek moyang) oleh generasi masa kini. sudah sepantasnya kita berupaya menjaga. 2004.

sedangkan binatang atau makhluk lainnya tidak? Pendapat ini berangkat dari pemahaman bahwa manusia merupakan animal symbolicum atau binatang yang mengkreasi simbol. Wujud lambang-lambang ini bisa berupa teks (tulisan). Catatan berbudaya seperti apakah yang perlu ditanamkan ke setiap generasi bangsa terhadap kebudayaan Nusantara kita. Hal inilah yang kemudian melahirkan diversivitas budaya dalam kehidupan manusia. 1973: 89). gambar. 2004:29).29 mengapa hanya manusia yang memiliki kebudayaan. Sebab itu. dan menciptakan lambang-lambang atau simbol-simbol untuk berkomunikasi dengan sesamanya (Ahimsa-Putra. yang diperoleh lewat proses belajar dalam kehidupannya sebagai anggota suatu masyarakat atau komunitas (Ibid). suara. mengembangkan. dan proses simbolisasi ini melahirkan kebudayaan. serta produk kebudayaan yang dihasilkannya. bunyi.) Oleh karena hanya manusia yang dapat melakukan pemaknaan terhadap sesuatu dan sesuatu yang dimaknai ini merupakan sebuah lambang basil kreasi manusia sendiri. Di sini perlu dicatat bahwa setiap manusia beserta komunitasnya memiliki perangkat simbol (baca: kebudayaan) dan proses simbolisasinya (proses berkembangnya kebudayaan) masing-masing. Manusia merupakan makhluk yang mampu menggunakan. Tanpa harus tertutup terhadap kebudayaan luar. dan lain sebagainya. apa yang dimaksud dengan simbol? Definisi konsep simbol atau lambang ialah segala sesuatu yang dimaknai di mana malrna dari suatu simbol itu mengacu pada sesuatu (konsep) yang lain. gerak. pelestarian kebudayaan sendiri merupakan prioritas utama untuk menegaskan identitas kebangsaan dan kenegaraan kita. Adalah di antaranya dengan menjaga sikap jujur dan bertanggung jawab terhadap setiap perubahan nilai. . (Ibid. aktivitas bersosial dan bermasyarakat. sehingga pemaknaan atau penafsiran yang lahir juga beragam (lihat juga Geertz. maka kebudayaan dalam hal ini dapat didefinisikan sebagai: seperangkat atau keseluruhan simbol yang digunakan atau dimiliki manusia dalam hidupnya untuk bisa melakukan reproduksi dan menghadapi lingkungannya. Sementara itu. hanya manusia yang dapat melakukan simbolisasi terhadap sesuatu.

karena Barat memang memiliki keunggulan dalam bidang-bidang tertentu. Hal ini memang tidak sepenuhnya bermasalah. sepertinya jauh dari ungkapan-ungkapan tersebut. keren. Dikatakan mendasar karena pada saat penjajahan pun sudah terjadi proses pencitraan tersebut. seperti di bidang sains (ilmu pengetahuan). kerusakan perilaku masyarakatIndonesia. funky. Menurut banyak ahli permasalahan kemunduran budaya nasional muncul karena persoalan pencitraan. Ungkapan khusus seperti. Kebudayaan daerah di Indonesia ditinggalkan hanya karena dieitrakan tidak ilmiah. keren. dan sebagainya. yang terus terjadi hingga saat ini dan yang paling mendasar adalah peneitraan. dan gaul adalah ungkapan yang secara tidak langsung menujukkan kondisi rendah diri. dan karena itu harus juga diselesaikan . Ungkapan-ungkapan tersebut sering kali dilekatkan kepada kebudayaan Barat. Kerendahdirian ini muncul dari hubungan antara kebudayaan Barat dengan kebudayaan daerah di Indonesia. tentu menjadi suatu masalah. kerendahdirian masyarakatIndonesia terhadap kebudayaannya sendiri. Barat yang sering diposisikan sebagai pihak superior dan kebudayaan daerah di Indonesia sebagai pihak inferior. akan ditemukan sebuah fenomena yang lazim dihidupi yaitu. Namun dari beberapa sebab tersebut. Rendah diri ini disebabkan oleh penjajahan. Namun penilaian kebudayaan Barat lebih superior dan kemudian fenomena masyarakat Indonesia meninggalkan kebudayaannya sendiri yang sudah lama dihidupi. Dan juga masyarakat Barat mulai menyadari kekurangan kebudayaan mereka sendiri yang terlihat lewat gairah dan ketertarikan kebudayaan Timur sebagai penawar kegelisahan mereka. ilmiah. PROBLEMATIKA KEBl1DAYAAN INDONESIA Menelusuri pergulatan kebudayaan di Indonesia.30 E. mulai disadari bahwa kebudayaan daerah di Indonesia memiliki keunggulan mulai dari pandangan tentang alam hingga pranata sosial. dan pencitraan yang kuat dari media tentang keunggulan kebudayaan Barat. sedangkan kebudayaan daerah di Indonesia. Padahal.

Sudah saatnya kita melihat bahwa kebudayaan Indonesia memiliki kesejajaran dengan kebudayaan Barat. kebudayaan harus dilihat dalam tiga aspek sekaligus. Pendukung kebudayaan menjadi titik sentral bagaimana proses pengembangan kebudayaan berlangsung secara kelembagaan (instituted process). Indonesia sangat perlu menempatkan kebudayaan sebagai konsepsi dan sekaligus strategi. Alasannya. Minimnya pengenalan ini. . Hal tersebut akibat miskomunikasi budaya antargenerasi yang terusmenerus terjadi. Contohnya. norma dan aturan.31 dengan cara pencitraan. sehingga ternyata perjalanan bangsa sampai kini masih menuju pada kondisi yang memprihatinkan secara budaya. konteks. Tentu. Pengenalan ini merupakan salah satu modal untuk memiliki dan mengembangkan kebudayaan Indonesia. Kelembagaan formal dan informal dalam masyarakat bertanggung jawab kepada keutuhan masyarakat. masing-masing proses pembelajaran. sebagai sistem gagasan yang terdiri dari nilai-nilai. dan pelaku pendukung kebudayaan. merupakan salah satu faktor yang membuat rendahnya rasa kepemilikan dan keinginan untuk mengembangkan kebudayaannya sendiri. Revitalisasi kebudayaan merupakan proses logis dari bagaimana kebudayaan berperan dalam pembangunan dengan tanpa meninggalkannya atau bahkan melupakannya. Sebagai bangsa yang beradab (civilized society). setelah kebudayaan Indonesia kurang dikenakan dan kurang dikenali oleh sebagian masyarakat Indonesia yang hidup mulai masa 70-an. usaha untuk mengenali kebudayaan Indonesia adalah tugas yang diemban oleh setiap warga negara Indonesia. konflik yang menggunakan atau memanipulasi simbol-simbol budaya. Ketiga aspek ini dapat menentukan seberapa besar dan kuat peran kebudayaan dalam membangun kehidupan lebih baik. Problem kebudayaan dewasa ini antara lain adalah terjadinya penafsiran budaya yang cenderung keliru. Padahal tujuan akhir dari pengembangan kebudayaan pada hakikatnya adalah peradaban. Padahal. belum ada suatu usaha yang teruji untuk mengakomodasi budaya lokal di tingkat nasional. Kebudayaan selamanya merupakan langkah strategis pembangunan bangsa.

32 .

Freiheit. Kepentingan bersama didasarkan manusia sebagai makhluk sosial (kelompok) yang ingin memenuhi kebutuhan bersama. yaitu kepentingan individu dan bersama. HAKIKAT SOSIAL Di dalam diri manusia terdapat dua kepentingan.33 BAB 3 MANUSIA SEBAGAI INDIVIDUDAN MAKHLUK SOSIAL A. kepentingan interaksi (social welt). Di satu sisi. Dalam perjalanannya. yang menurut Sartre sebagai sprat utama yang mendorong eksistensi manusia menuju peradaban yang maju. hal ini berhubungan erat dengan distribusi kekuasaan dalam masyarakat. Terkadang muncul suatu penolakan dan penerimaan yang pada akhirnya bermuara pada etika. Menurut Jurgen Habermas (2001). Ini merupakan kepentingan praktis yang sesuai dengan hakikat manusia sebagai makhluk sosial. Kepentingan kekuasaan. Kalau kepentingan kekuasaan mengarah pada tendensi . Di sisi lain. titik kompromi antara kepentingan individu dan bersama ditimbang menurut kadar etis-tidaknya kedua kepentingan tersebut. Dalam perbedaan kepentingan ini masyarakat mengalami sebuah pertarungan yang sangat tajam dalam kehidupan sosial dan politik. masyarakat memiliki tiga jenis kepentingan yang memiliki pendekatan rasio berbeda. Apalagi kalau kepentingan kekuasaan dan kepentingan teknis mengabaikan MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK kepentingan sosial. karena pribadi manusia yang ingin memenuhi kebutuhan pribadi. kepentingan-kepentingan tersebut kadang saling berhadapan dan kadang pula saling berkait. Kedua. Artinya. Kepentingan individu didasarkan manusia sebagai makhluk individu. Hal ini sangat kuat berhubungan dengan penyediaan sumber daya natural dan juga kerja (instrumentalis). Pertama. adanya sebuah kebutuhan dasariah manusia untuk membebaskan diri dari segala bentuk dominasi atau kebebasan (Freiheit). Ketiga. yaitu suatu ajaran tentiang norma dan tingkah laku yang berlaku dalam suatu kehidupan manusia. kepentingan teknis (objective welt).

Bahkan sejak lahir pun. Manusia sebagai diri pribadi merupakan makhluk yang diciptakan secara sempurna oleh Tuhan Yang Maha Esa. Manusia sebagai makhluk sosial. Ini merupakan media untuk menjembatani setiap kepentingan karena setiap komponen dalam masyarakat memiliki akses yang sama untuk berbicara. berkomunikasi. membunuh. berzina. dia selalu membutuhkan bantuan manusia lain. kita membutuhkan adanya sebuah ruang publik (public spare). Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak mungkin dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri. yang menitikberatkan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu. korupsi. karena itu tidak dibenarkan manusia melakukan perbuatan tercela. Dorongan untuk mempertahankan diri. Menurut Haber mas. berinteraksi. 3. manusia sudah disebut sebagai makhluk sosial. dan bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dorongan untuk makan. artinya manusia sebagai warga masyarakat. untuk bisa mendamaikan konflik kepentingan ini. seperti berjudi. Yakni memiliki unsur-unsur keharusan biologis. Disebutkan dalam Kitab Suci Al-Qur'an bahwa “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. mabuk. pribadi manusia dituntut mampu berinteralai. dan mencari alternatif yang tepat tentang segala persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebaliknya. dan seterusnya. Manusia sebagai makhluk individu diartikan sebagai person atau perseorangan atau sebagai diri pribadi. Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan.34 untuk menciptakan distorsi terhadap komunikasi. dan saling berlomba-lomba melakukan perubahan menuju yang lebih baik dengan individu lainnya. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi. Dalam ajaran agama-agama dunia juga diterangkan sangat jelas kedudukan manusia sebagai makhluk yang mulia. . berdiskusi. maka yang terjadi hanya ada penindasan dan redulai. 2. bekerja sama. yang terdiri dari: 1. Telah berabad-abad konsep manusia sebagai makhluk sosial itu ada. Dorongan untuk melangsungkan hubungan beda jenis.

dan masyarakat tradisional terhadap pendatang modern. dengan demikian tidak dapat dilepaskan dari cara dan bentuk adaptasi mereka terhadap lingkungannya. Karena itu. . hasrat meniru itu kita dapat lihat paling jelas di dalam ikatan kelompok.35 Dengan keharusan biologis tersebut menggambarkan betapa individu dalam perkembangannya sebagai seorang makhluk sosial meniscayakan adanya dorongan untuk saling ketergantungan dan membutuhkan antara satu dengan lainnya. yang secara lebih luas juga terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Kondisi psikologis seseorang sangat memengaruhi bagaimana manusia berinteralai satu sama lain. Tekanan emosional. Dalam perkembangannya. Penghematan tenaga. Banyak faktor yang mendorong manusia secara individual membutuhkan dirinya sebagai makhluk sosial sehingga terbentuk interaksi sosial antara manusia satu dengan manusia yang lainnya. apakah sedang bahagia. Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial. Di antara kebutuhan untuk meniru adalah dalam hal: 1. Secara garis besar. faktor-faktor personal yang memengaruhi interaksi manusia terdiri dari tiga hal. 2. komunikasi antar masyarakat menentukan peran manusia sebagai makhluk sosial. manusia mempunyai kecenderungan sosial untuk selalu meniru guna membentuk diri dalam kehidupan masyaratmya. Pada umumnya. yakni: 1. pribumi terhadap pendatang atau sebaliknya. Penerimaan bentuk-bentuk kebudayaan. yaitu tindakan meniru untuk tidak terlalu menggunakan banyak tenaga dari manusia sehingga kinerja manusia dalam masyarakat bisa berjalan secara efektif dan efisien. Dari gambaran tersebut jelas bagaimana manusia itu membutuhkan sebuah interaksi atau komunikasi untuk membentuk dirinya sebagai pribadi (individu) dan sekaligus sebagui makhluk sosial. yaitu menerima bentuk-bentuk pembaruan yang berasal dari luar sehingga dalam diri manusia terbentuk sebuah pengetahuan. Proses meniru dapat dicontohkan misalnya anak terhadap orang tuanya.

dalam hubungan sesama manusia terdapat model dan kualitasnya yang berbeda. Jika merasa memperoleh keuntungan. maka hubungan itu pasti mulus. berduka dan seterusnya. maka ia akan berupaya melakukan interaksi dengan orang yang sepaham atau sepemikiran agar terbentuk sebuah interaksi yang harmonis. maka orang tersebut belum bisa dikatakan manusia. artinya manusia tidak bisa hidup sendirian. atau sebaliknya sedih. Teori Transaksional (Model Pertukaran Sosial) Menurut teori ini. dan makhluk lainnya). 2. Dalam berinteraksi dengan sekitar. tetapi jika merasa rugi. ada hubungan secara vertikal (hubungan dengan Tuhan) dan secara horizontal (hubungan dengan sesama manusia.36 senang. Orang yang merasa atau dengan sengaja terisolasi oleh komunitasnya atau pihak-pihak tertentu. Manusia sebagai makhluk sosial. : 2009) 1. Ada tiga teori yang dapat membantu menerangkan model dan kualitas hubungan antarmanusia (Achmad Mubarok. manusia senantiasa berperan ganda. Manusia sejak lahir sampai masuk liang kubur selalu membutuhkan kehadiran orang lain selain dirinya. yaitu apakah masing-masing merasa memperoleh keuntungan dalain transaksinya atau malah merugi. Karena itu. Jika manusia tidak berhubungan atau berinteraksi dengan sesama manusia lainnya. maka ia akan memilikihasrat yang tinggi untuk berhubungan dengan orang lain. Harga diri yang rendah. hubungan antarmanusia (interpersonal) berlangsung mengikuti kaidah transaksional. FUNGSI DAN PERAN MANUSIA SEBAGAI INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL Pada hakikatnva. 3. Yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Ketika kondisi seseorang berada dalam kondisi yang direndahkan. alam sekitar. maka . Karena ketika seseorang merasa direndahkan dengan secara spontan la membutuhkan kasih sayang dari pihak lain atau dukungan moral untuk membentuk kondisi psikologis kembali seperti semula. B. Isolasi sosial.

seorang gubernur harus bagaimana. tetapi orang akan heran jika ada orang tua yang masih kekanak-kanakan. dan jika permintaannya tidak segera dipenuhi ia akan menangis terguling-guling atau ngambek. Tidak ada orang yang merasa aneh melihat anak kecil menangis terguling-guling ketika minta es krim. Dalam hubungan itu kita harus bisa memahami peranan dan kedudukan masing-masing. sebenarnya dalam pergaulan sosial itu sudah ada skenario yang disusun oleh masyarakat. dan seterusnya. yang mengatur apa dan bagaimana peran setiap orang dalam pergaulannya. Manusia memang tidak akan bisa lepas dari berhubungan dengan orang lain. Menurut teori ini. seorang guru harus bagaimana. klasifikasi manusia itu hanya terbagi tiga. ras. Dalam skenario itu sudah "tertulis" seorang presiden harus bagaimana. ibu. Teori Permainan Menurut teori ini. 2. Teori Peran Menurut teori ini. mertua. yaitu anakanak. ayah. Anak-anak itu manja. umumnya setiap suku bangsa memiliki nilai-nilai dan tradisi yang dapat dikembangkan menjadi model kedamaian yang kondusif bagi keeratan antar suku bangsa. tetapi jika menyalahi skenario. tidak mengerti tanggung jawab. ia lugas dan sadar akan tanggung jawab. istri. Demikian juga sudah tertulis perau apa yang harus dilakukan oleh suami. agama.37 hubungan itu akan terganggu. orang dewasa. maka hidupnya akan harmoni. atau bahkan berubah menjadi permusuhan. sadar akibat dan sadar risiko. . maka ia akan dicemooh oleh penonton dan ditegur sutradara. dan orang tua. Karena hal itu bisa membual tidak harmonisnya hubungan kita dengan sesama manusia. Untuk menjaga hubungan yang harmonis sebagai individu dan makhluk sosial. dan murid harus bagaimana. Adapun orang dewasa. Jangan sampai terjadi kesalahan. putus. 3. dan perbedaan-perbedaan lainnya. mantu. anak. jika seseorang mematuhi skenario. Adapun orang tua. ia selalu memaklumi kesalahan orang lain dan menyayangi mereka.

pengguna moge (motor gede). Salah satu anggota keluarga yang sedang tertimpa musibah. hubungan transaksional ini bermacam-macam sifatnya. tertimpa kecelakaan atau terlilit utang. kerabat. khitanan. atau komunitas-komunitas tertentu seperti komunitas biker. Pada masyarakat perkotaan. Dalam praktiknya. kematian. Jenis hubungan transaksional lainnya adalah hubungan pertukaran bersifat pertemanan atau kesetiakawanan. Demikian ini akan dilakukan secara bergiliran dan turuntemurun guna menjaga keutuhan keluarga. Tidak heran dalam nilai-nilai hidup orang Jawa yang masih tetap kuat dipertahankan adalah “mangan ra mangan yang penting kumpul”. lembagalembaga profit atau nonprofit. DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL: AKULTURASI. demikian jika merasa dirugikan akan mengarah perpecahan. DAN INOVASI 1. ASIMILASI. yakni secara sederhana dapat diterjemahkan "dapat makan atau tidak. Adakalanya bersifat barter atau pertukaran langsung seperti jual beli di pasar atau mal-mal. pencinta bola. atau famili. Akulturasi Budaya Adalah proses sosial yang timbul apabila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu sedemikian rupa dipengaruhi oleh unsur-unsur suatu kebudayaan lain sehingga unsur-unsur lain itu diterima . jika merasa beruntung hubungan akan berjalan mulus. Dapat pula transaksional bersifat kekeluargaan atau kekerabatan seperti dilakukan umumnya etnis Jawa dengan sebutan "sambatan". Masing-masing individu mendapat manfaat dari proses interaksi secara langsung dan seketika. masing-masing individu tampaknya biasa melakukan kontak hubungan transaksional. maka anggota keluarga yang lain akan turut membantu meringankan beban persoalan yang sedang menimpa salah satu anggota keluarga tersebut. dan seterusnya.38 Sebagaimana disebutkan Mubarok di atas. melaksanakan perkawinan. jenis pertukaraan ini sering muncul pada perkantoran-perkantoran. yang paling penting adalah keutuhan keluarga". C.

Kajian akulturasi meliputi lima hal pokok. Bagian-bagian dari masyarakat penerima yang terkena pengaruh unsurunsur kebudayaan asing tadi. Reaksi para individu yang terkena unsur-unsur kebudayaan asing.39 dan disesuaikan dengan unsur-unsur kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya identitas kebudayaan asli. 4. Masalah unsur kebudayaan mana saja yang mudah diganti dan diubah dan unsur kebudayaan mana saja yang tidak mudah diganti dan diubah oleh unsur-unsur kebudayaan asing. Saluran-saluran yang dilalui oleh unsur-unsur kebudayaan asing untuk masuk ke dalam kebudayaan penerima. 5. demikian yang dikemukakan Koentjaraningrat (1997): 1. Individu-individu dari kebudayaan asing yang membawa unsur-unsur kebudayaan asing itu. Keadaan masyarakat penerima sebelum proses akulturasi mulai berjalan. mencatat dan melukiskan suatu proses akulturasi dalam suatu masyarakat. Masalah mengenai individu-individu apa yang mudahdan cepat menerima. Contoh yang muncul adalah ketika pihak pribumi mulai menerima penggunaan gaya hidup. Dampak akulturasi terhadap masyarakat meniscayakan seorang peneliti perlu memerhatikan beberapa hal berikul: 1. 4. 5. mode pakaian. . Masalah mengenai unsur-unsur kebudayaan yang mudah diterima dan yang sukar diterima oleh masyarakat penerima. seperti bahasa. dan sopan santun ala barat. Masalah mengenai ketegangan-ketegangan sosial yang timbul akibat adanya akulturasi. 3. 2. Masalah mengenai metode untuk mengobservasi. 3. dan individu-individu apa yang sukar dan lambat menerima unsur-unsur kebudayaan asing. 2.

atau penemuan unsur-unsur kebudayaan yang baru berupa gagasan individu atau kelompok.40 2. . pemahaman saling menghargai dan memperlakukan pihak lain secara baik. memberi manfaat kepada dua belah pihak c. Bermanfaat Bagi Proses Asimilasi Proses pembaruan (inovasi) dapat digolongkn dalam bentuk: a. Sifat takut terhadap kebudayaan yang dihadapi. 2. penerimaan. atau tindak lanjut inovasi berupa pengakuan. Kurangnya pengetahuan terhadap unsur kebudayaan yang dihadapi (dapat) bersumber dari pendatang ataupun penduduk asli. Faktor yang memudahkan/penarik terjadinya asimilasi budaya: a. kelakuan saling menerima dan memberi dalam struktur himpunan masyarakat. 3. Asimilasi Budaya Proses asimilasi dapat terjadi jika terjadi hal-hal sebagai berikut : 1. Perasaan ego dan superioritas yang ada pada individu-individu dari suatu kebudayaan terhadap kelompok lain. Faktor toleransi. Discovery. Inovasi (Pembaruan) Campuran. b. 2. Pertemuan budaya-budaya antar kelompok itu masing-masing berubah watak khasnya dan unsur-unsur kebudayaannya saling berubah sehingga memunculkan suatu watak kebudayaan yang baru/campuran. Faktor simpati. Kelompok-kelompok manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda. Kelompok manusia ini saling bergaul secara intensif dalam kurun waktu yang lama. dan penerapan proses koleh masyarakat. Faktor penghambat adanya proses asimilasi budaya: 1. 3. Invention. 3. Faktor kemanfataan timbal balik. b.

Proses inovasi menimbulkan suatu perubahan (evolusi). dalam setiap keanggotaan kelompok pasti terdapat individu yang selalu merasa tidak puas dan merasa kekurangan sehingga secara sadar individu ini melaksanakan aktivitas pengkajian. Persepsi masyarakat pendukung dalam kelompok. b. c. 1972: 621). pemberian gelar. dapat berupa pengakuan ilmiah. Dari situ diperoleh 12 prinsip yang dapat mengurangi penolakan (resistance) atas gagasan baru (innovation) sebagai berikut: a. dan pimpinan-pimpinan masyarakat merasa bahwa proyek (inovasi) itu adalah milik mereka bukan sesuatu yang direncanakan dan dilaksanakan oleh orang lain (luar). Mutu serta ketahanan SDM. Resistensi akan berkurang jika partisipan melihat perubahan itu sebagai upaya pengurangan beban mereka sekarang dan bukan justru menambah beban baru.41 Pemanfaatan hasil inovasi bergantung: a. penghargaan dan pengakuan. khususnya di negara-negara berkembang yang dilakukan oleh Eicholz dan Rogers (Zaltnian. guru-guru anggotaanggota pengurus. penelitian terhadap situasi yang dihadapinya. Goodwin Watson. Harus memberikan kemanfaatan bagi masa depan. . sebuah penemuan perlu mendapat dukungan kelompok guna pengakuan sebagai kebutuhan dasar. dan fasilitas lain. b. jika tidak pastilah sangat tidak memberikan hasil yang maksimal. telah mengumpulkan data berbagai hasil penelitian tentang upaya pembaugunan dan pengembangan masyarakat dari sekitar 500 studi difusi inovasi di berbagai bidang kajian keilmuan baik secara empiris maupun non-empiris.et al. d. c.. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu secara jelas mendapat dukungan sepenuhnya dari pimpinan tertinggi dari sistem (kehidupan masyarakat) itu. Sistem perangsang. rangsangan materi. Resistensi akan berkurang jika administrator.

Resistensi akan berkurang jika partisipan diikutkan dalam upaya diagnostik yang membawa mereka untuk menyetujui apa yang jadi problem mendasar (gagasan sentral) dan untuk yang merasakan bahwa hal itu penting dipecahkan dan dicarikan jalan keluarnya. memperkenalkan kesulitan-kesulitan yang berarti atauperlu diatasi serta mengambil langkah-langkah seperlunya terhadap hal-hal yang tidak pantas ditakuti. dukungan.42 d. j. Resistensi akan berkurang jika program inovasi itu menawarkan jenis pengalaman yang dapat menarik minat partisipan. g. h. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu diadopsi atas dasar keputusan (konsensus) kelompok itu sendiri. k. Resistensi akan berkurang jika penganjur (proponent) mampu untuk memperkenalkan diri secara baik/jelas (emphertize) terhadap penerima anjuran (opponent). (Warner G. l. f. Resistensi akan berkurang jika partisipan mendapatkan penerimaan. Bennis. i. pembenaran. serta kepercayaan dari teman-teman mereka satu sama lainnya. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu serasi dengan nilai-nilai (values) dan gagasan-gagasan yang telah lama diketahui masyarakat. 1969: 56-57) . Resistensi akan berkurang jika dalam inovasi itu partisipan merasa bahwa kemandirian (autonomy) dan keamanan (security) mereka tetap terjamin. Resistensi akan berkurang jika diberitahukan dengan bijaksana alas penolakan terhadap inovasi karena kesalahpahaman dan salah penafsiran. e. dan jika ketentuan yang dibuat untuk mandapatkan umpan batik (feedback) persepsi masyarakat tentang inovasi serta penjelasanpenjelasan berikutnya sesuai dengan yang mereka butuhkan. Resistensi akan berkurang jika inovasi itu terbuka atas kritikan perbaikan dan pertimbangan ulang jika dibutuhhan untuk mendapatkan perubahan yang lebih memuaskan.

Proses adopsi terjadi disebabkan lima tahap: (1) awareness (kesadaran). Individu bersangkutan semua belum memiliki pengetahuan tentang inovasi “ignorance" dan telah memiliki pengetahuan lama "traditional". Kemudian dengau kesadaran bersedia belajar tentang eksistensi inovasi yang belum diketahui tadi. Akan tetapi. Sebaliknya. teori penerimaan dan penolakan gagasan baru yang dideskripsikan oleh Eicholz dan Rogers di atas disebut dengan namaa rejection-adoption theory. sementara pertimbangan cenderung mengambil jalan pintas .43 Sementara itu. Individu bersangkutan memperluas upaya mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang adat istiadat. ia mempelajari keadaan “situational” (3) evolution (penilaian). inovasi itu dirasakan lebih kompleks dan sulit inovasi dimengerti hingga terjadi Penggunaan ditangguhkan “suspended kesalahpahaman. (2)interest (menaruh minat). Meskipun sebelumnya ia telah memiliki pengetahuan lama "traditional". Individu bersangkutan menilai inovasi itu dan mendorong jiwanya memilih hal-hal yang sesuai dengan kondisi dirinya personal": (4) trial (percobaan). yang berkaitan dengan dorongan dan larangan berupa beban sosial dan finansial jika inovasi itu digunakan. (5) adopsi (penggunaan). Ketika gagal dicobanya lagi hingga berhasil. lndividu bersangkutan mulai memberanikan diri untuk menggunakan inovasi sebagai percobaan pendahuluan "experiment". judgement". Ketika mengikuti pelajaran. Jadi. agama. lndividu bersangkutan menerinia inovasi itu digunakan seterusnya atas dasar percobaan yang berhasil sebelumnya. Tahap ini penggunaan inovasi masih ditangguhkan selama mempertimbangkan “suspended judgment” nilai hakiki yang terkandung di dalamnya sambil membandingkannya dengan cara lama. pendapat warga masyarakat umumnya. jika pada penggunaan-penggunaan berikutnya terus-menerus gagal. penolakan (rejection) terjadi karena tahapan-tahapan berikut: (1) awareness (kesadaran). maka penggunaan itu akan dihentikan (discontinuance). Semula individu atau kelompok yang bersangkutan tidak mengetahui dan mengabaikan "ignorance" inovasi itu.

. personal dan experimental. diragukan bertentangan dengan agama. yaitu masa pengabaian. dan (5) rejection (penolakan). Skema dari The rejection-adoption theory ini terlihat sebagai berikut (Rusmin Tumanggor. pemutusan penggunaan (discontinuance) akan berlangsung dalam waktu panjang yang tidak terpastikan (Zaltman. Individu bersangkutan akan mengakhiri dengan penolakan seterusnya terhadap inovasi tersebut dan tetap mempraktikkan cara biasa. Dalam diagram ini terlihat ada masa ignorance. nilai. individu bersangkutan tidak memahami betul fungsi inovasi itu menggantikan apa dari cara lama. terjadi insiden atau kegagalan. individu bersangkutan tidak lagi berusaha untuk mencoba hingga berhasil. tetapi kurang mereka perhatikan karena belum biasa dalam masyarakat. (4) trial (percobaan). situational. Individu bersangkutan semakin acuh tak acuh setelah melihat keadaan "situational". susperidedjudgment.et al. Ketika individu bersangkutan atau orang lain melakukan percobaan dengan inovasi itu “experiment”. (3) denial (penolakan). bagaimana kedudukan cara lama yang digantikannya. aman dari segi sosial. Pada masa kebutuhan pemilihan inovasi yang sesuai untuk dirinya “personal”. . terjangkau secara finansial. memerhatikan situasi. adat istiadat. Meskipun inovasi itu kelihatannya logis. Konsekuensi logis dari penolakan ini. akan tetapi kembali saja kepada cara lama yang telah dia ketahui dan biasa dipraktikkan. dan pendapat orang umumnya. Teori penerimaan dan penolakan ini dapat dibandingkan dengan teori pertukaran dari Homans terkait proposisi sukses. (2) indifference (acuh tak acuh). apa faedahnya yang lebih menonjol daripada cara lama. norma. serta pengalaman. penangguhan pertimbangan. 1990: 27-28). 1972: 624). dan berhasil juga. sudah biasa. kondisi dan kebutuhan diri.44 saja yaitu penggunaan cara lama lebih mudah. Sehingga la menyangkal kehadiran inovasi. Sehingga tidak lagi diiringi dengan upaya belajar yang sungguh-sungguh.

Rejection Adoption Ignorance Awareness Stage Gambar TIME Suspended Judgment Awareness Stage Indifference Situation Interest Stage Denial Stage Personal Evaluation Stage Trial Stage Experimental Trial Stage Rejection Disontinuance Adoption Gambar 2 Skema Alur Adoption-Rejection Theory . DILEMA ANTARA KEPENTINGAN INDIVIDU DAN KEPENTINGAN MASYARAKAT Manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain. baik ringan maupun berat. papan).45 D. Pada saat-saat seperti itu seseorang akan mencari dukungan sosial dari orang-orang di sekitarnya. maka orang yang sakit tentu merasa mendapat dukungan sosial. tidak mungkin terpenuhi tanpa bantuan orang lain. Dengan kunjungan tersebut. pengakuan. pekerjaan) dan kebutuhan psikis termasuk rasa ingin tahu. perasaan religiositas. maka sanak saudara ataupun temanteman biasanya datang berkunjung. Apalagi jika orang tersebut sedang menghadapi masalah. sehingga dirinya merasa dihargai. Rejection From of adoption. Contoh nyata yang paling sering kita lihat dan alami adalah bila ada seseorang yang sakit dan terpaksa dirawat di rumah sakit. dan dicintai.pangan. diperhatikan. Kebutuhan fisik (sandang. kebutuhan sosial (pergaulan. rasa aman. sekolah.

Dukungan sosial bukan sekedar mmeberikan bantuan. saran. 2.46 Dukungan sosial (social support) didefinisikan oleh Gottlieb (1983) sebagai informasi verbal atau nonverbal. Sarason (1983). dalam arti bahwa orang yang menerima sangat meraakan bantuan bagi dirinya. perhatian. tetapi yang penting adalah bagaimana persepsi si penerima terhadap makna dari bantuan itu. mendapat saran. penghargaan atau menolong orang dcngan sikap menerima kondisinya. secara emosional merasa lega karena diperhatikan. dukungan sosial tersebut diperoleh dari individu maupun kelompok. Tingkatan kepuasan akan dukungan sosial yang diterima. berpendapat bahwa dukungan sosial itu selalu mencakup dua hal. Hal tersebut penting dipahami oleh individu yang ingin memberikan dukungan sosial. berkaitan dengan persepsi individu bahwa kebutuhannya akan terpenuhi (pendekatan berdasarkan kualitas). Jumlah sumber dukungan sosial yang tersedia. . Pandangan yang sama juga dikemukakan oleh Cobb yang mendefinisikan dukungan sosial sebagai adanya kenyamanan. Dalam hal ini orang yang merasa memperoleh dukungan sosial. karena menyangkut persepsi tentang keberadaan (availability) dan ketepatan (adequacy) dukungan sosial bagi seseorang. karena sesuatu yang actual dan memberikan kepuasan. atau kesan yang menyenangkan pada dirinya. bantuan yang nyata atau tingkah laku yang diberikan oleh orang-orang yang akrab dengan subjek di dalatn lingkungan sosialnya atau yang berupa kehadiran dan hal-hal yang dapat memberikan keuntungan emosional atau berpengaruh pada tingkah laku penerimanya. kesediaan. yaitu: 1. Hal itu erat hubungannya dengan ketepatan dukungan social yang diberikan. menghargai. kepedulian dari orang-orang yang dapat diandalkan. Pendapat senada dikemukakan juga oleh Sarason (1983) yang mengatakan bahwa dukungan sosial adalah keberadaan. merupakan persepsi individu terhadap sejumlah orang yang dapat diandalkan saat individu membutuhkan bantuan(pendekatan berdasarkan kuantitas). dan menyayangi kita.

misalnya dukungan social akibat bencana alam melalui berbagai sumbangan social. Namun perlu diketahui seberapa banyak sumber dukungan social ini efektif bagi individu yang memerlukan. Sumber dukungan social yang natural memiliki kesesuaian dengan norma yang berlaku tentang kapan sesuatu harus diberikan. suami. Dukungan social yang natural diterima seseorang melalui interaksi social dalam kehidupannya secara spontan dengan orang-orang yang berada di sekitarnya. Dukungan social itu bersifat nonformal. Sumber dukungan social yang bersifat natural berbeda dengan sumber dukungan social yang bersifat artificial dalam sejumlah hal. Sumber dukungan social yang natural berakhir dari hubungan yang telah berakar lama. Orang yang menerima dukungan social memahami makna dukungan social yang diberikan oleh orang lain. misalnya anggota keluarga (anak. . teman dekat atau relasi. Keberadaan sumber dukungan social natural bersifat apa adanya tanpa dibuat-buat sehingga lebih mudah diperoleh dan bersifat spontan. Sumber-sumber dukungan social banyak diperoleh individu dari lingkungan sekitarnya. sehingga dukungan social memiliki makna yang berarti bagi kedua belah pihak.47 Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa dukungan social merupakan bantuan atau dukungan yang diterima individu dari orangorang tertentu dalam kehidupannya dan berada dalam lingkungan social tertentu yang membuat si penerima merasa diperhatikan. istri. Perbedaa tersebut terletak dalam hal sebagai berikut : a. dan dicintai. c. Sumber dukungan social sesuai dengan situasi dan keinginannya yang spesifik. Menurut Rook dan Dooley (1985). b. ada dua sumber dukungan social yaitu sumber artikulasi dan natural. dihargai. Sumber dukungan social merupakan aspek paling memerlukan. Sementara itu. yang dimaksud dengan dukungan artikulasi adalah dukungan social yang dirancang ke dalam kebutuhan primer seseorang. dan kerabat).

serta melakukan kegiatan yang sifatnya rekreatif secara bersama-sama. nyaman serta merasa memiliki dan dimiliki darn kelompok. Kerekatan emosional (etttotional attachment) Jenis dukungan sosial semacam ini memungkinkan seseorang memperoleh kerekatan (kedekatan) emosional sehingga menimbulkan rasa aman bagi yang menerima. Adapun komponen-komponen tersebut adalah: 1. mengemukakan adanya enam komponen dukungan social yang disebut sebagai “The Social Provision Scale”¸di mana masing-masing komponen dapat dapat berdiri sendiri-sendiri. atau anggota keluarga/ teman dekat/sanak keluarga yang Arab dan memiliki hubungan yang harmonis. Sumber dukungan social yang natural memiliki keragaman dalam penyampaian dukungan social. Sumber dukungan social yang natural terbebas dari beban dan label psikologis. Orang yang menerima dukungan sosial semacam ini merasa tenteram.48 d. lntegrasi sosial (social integration) Jenis dukungan sosial semacam ini memungkinkan lansia untuk memperoleh perasaan memiliki suatu kelompok yang memungkinkannya untuk membagi minat.1994: 371). Sumber dukungan social yang natural berakar dari hubungan yang telah berakar lama. Para ahli berpendapat bahwa dukungan social dapat dibagi ke dalam berbagai komponen yang berbeda-beda. dan damai yang ditunjukkan dengan sikap tenang dan bahagia. Misalnya Weiss (Cutrona dkk. Sumber dukungan sosial semacam ini yang paling sering dan umum adalah diperoleh dari pasangan hidup. perhatian. terutama yang tidak memiliki pasangan hidup. e. Adanya kepedulian oleh masyarakat . f. Bagi lansia adanya orang kedua yang cocok. Sumber dukungan semacam ini memungkinkan lansia mendapatkan rasa aman. namun satu sama lain saling berhubungan. mulai dari pemberian barang-barang nyata hingga sekadar menemui seseorang dengan menyampaikan salam. aman. 2. menjadi sangat penting untuk dapat memberi dukungan sosial atau dukungan moral (moral suppport).

Karena jasa. Sumber dukungan sosial semacam ini dapat berasal dari keluarga atau lembaga/instansi atau perusahaan/organisasi di mana sang lansia pernah bekerja.atau mendengarkan ceramah ringan yang sesuai dengankebutuhan lansia. Dukungan sosial jenis ini pada umumnya berasal dari keluarga. dan dapat mencurahkansegala ganjalan yang ada pada dirinya untuk bercerita. 4. 3. Adanya pengakuan (reanssurance of worth) Pada dukungan sosial jenis ini lansia mendapat pengakuan atas kemampuan dan keahliannya serta mendapat penghargaan dari orang lain atau lembaga. kemampuan dan keahliannya maka ia tetap mendapat perhatian dan santunan dalam berbagai bentuk penghargaan. sehingga para lansia mendapat pelayanan yang memuaskan. maka para mantan pejabat yang telah pensiun/memasuki masa lansia biasa diundang hadir dalam upacara ataupun resepsi yang diadakan oleh instansi tersebut. Hal itu semua merupakan dukungansosial yang sangat bermanfaat bagi lansia. misalnya pada Sasana Werdha ada petugas yang selalu siap untuk membantu para lansia yang tinggal di lembaga tersebut. Bentuk lain dukungan sosial berupa pengakuan adalah mengundang para lansia pada seliap event/hari besar untuk berpartisipasi dalam perayaan tersebut bersama-sama dengan para pegawai yang masih berusia produktif. ceria. bila seseorang menerimanya dengan rasa syukur. . Ketergantungan yang dapat diandalkan (reliable reliance) Dalam dukungan sosial jenis ini. Untuk lansia yang tinggal di lembaga.Mereka merasa bahagia. lansia mendapat dukungan sosial berupa jaminan bahwa ada orang yang dapat diandalkan bantuannya ketika lansia membutuhkan bantuan tersebut.49 untuk mengorganisasi lansia dan melakukan kegiatan bersama tanpa ada pamrih akan banyak memberikan dukungan sosial. Uang pensiun mungkin dapat dianggap sebagai salah satu bentuk dukungan sosial juga. Contoh: Setiap hari besar TNI.

Kesempatan untu mengasuh (opportunity for nurturance) Suatu aspek penting dalam hubungan interpersonal akan perasaan dibutuhkan oleh orang lain. atau nasihat yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan dan mengatasi permasalahan yang dihadapi. alim ulama. 6. pamong dalam masyarakat. . Bimbingan (guidance) Dukungan sosial jenis ini adalah berupa adanya hubungan kerja ataupun hubungan sosial yang memungkinkan lansia mendapatkan informasi. sumber dukungan sosial ini adalah keturunan (anak-anak) dan pasangan hidup. Dukungan sosial jenis ini bersumber dari guru. saran. Jenis dukungan sosial ini memungkinkan lansia untuk memperoleh perasaan bahwa orang lain tergantung padanya untuk memperoleh kesejahteraan. 1994). Menurut Weiss (Cotuna dkk. figur yang dituakan. Itulah sebabnva sangat banyak lansia yang merasa sedih dan kurang bahagia jika berada jauh dari cucu-cucu ataupun anak-anaknya.50 5. dan juga orang tua.

antara dimensi masa lalu dan masa kini kerap mendatangkan kebimbangan pada kita. Peradaban mengambil padanan kata civilization yang berarti nilai hidup satu kelompok atau dalam merespons tantangan masa yang dihadapinya dalam era tertentu (Oxport Dictionaty English oleh Hassan Shadily: 2003). teknologi. Dalam definisi peradaban juga mengandung adanya perkembangan pengetahuan dan kecakapan. (2) kelompok tertentu. budi bahasa. yang teridentifikasi melalui unsur-unsur objektif umum. Dengan demikian. Ibarat buku masa kini dan akan datang. Juga bisa tantangan zaman berbeda. seperti bahasa sejarah. dan (3) tantangan zaman. HAKIKAT PERADABAN MANUSIA Hakikat peradaban bisa kita mulai dengan definisi ”peradaban” itu sendiri. Karena itu manusia beradab salah satunya memiliki ciri mampu mengendalikan dirinya. Agaknya dengan dimensi peradaban itu.51 BAB 4 MANUSIA DAN PERADABAN A. Peradaban adalah sebuah entitas terluas dari budaya. maka nilai yang dipakai berbeda pula. dan kebudayaan suatu bangsa. . sehingga orang memungkinkan memiliki tabiat ”beradab”. dan indah. Respon dengan cara berbeda itu bahkan yang tidak beradab sekalipun dimungkinkan bisa terjadi. merupakan sambungan halaman demi halaman yang berbeda. penegakan satu peradaban tergantung pada kelompok dengan nilai yang Wanutnya. yakni menyangkut sopan santun. Padahal masa lalu itu sesuatu yang sudah selesai masa kini dan masa depan menyediakan kreativitas yang baru. yaitu: (1) nilai. serta tantangan zamannya. Peradaban adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut bagian-bagian atau unsur-unsur suatu kebudayaan yang dianggap halus maju. Pengertian demikian memungkinkan respons suatu kelompok orang akan berbeda dengan kelompok lainnya. dan politik. Peradaban juga sering menunjukpada kemajuan ekonomi. namun merupakan kesatuan yang utuh. Sekurangnya tiga inti peradaban.

institusi. Budaya di sebuah desa di ItaliaSelatan mungkin berbeda dengan yang di Utara. banyak juga peradaban yang hilang ditelan bumi dan terkubur di dalam pasir-pasir masa. Hindu. suatu kebudayaan dapat diserap dan merambah ke seluruh dunia jika memiliki perangkatnya. Kondisi ini terjadi pada masyarakat modern di mana dalam perjalanannya telah melahirkan adanya proses globalisasi. suatu peradaban mampu berkembang dengan pesat. maupun melalui identifikasi diri yang subjektif. dan mempunyai kemampuan untuk menghadirkan selalu produk budaya yang up-to-date. mampu beradaptasi.52 agama. taklagi relevan dengan kehidupan manusia. sebuah peradaban mengalami pasang surut. Karena itu negara-negara maju yang mempunyai kekuatan akses yang besar akan mampu membentul: opini dunia. orientasi-orientasi. perilaku-perilaku. Artinya. keyakinankeyakinan. Akan tetapi. Mungkinkah lahir sebuah peradaban universal? Asumsi ini lahir dari satu pemikiran bahwa suatu budaya senantiasa tidak lepas dari kemanusiaan dan adanya penerimaan secara umum terhadap nilai-nilai. tetapi keduanya bisa disebut budaya Italia yang membedakan mereka dari karakteristik desa-desa di Jerman. dan memengaruhi kehidupan manusia. Amerika Latin. Mengglobal berarti mendunia. . Barat. dan institusi-institusi oleh umat manusia di seluruh dunia. negara-negara maju mampu memprakarsai format “peradaban masyarakat dunia”. Ortodoks. Terkadang. Jepang. kebiasaan. Sepanjang sejarah umat manusia. Islam. Dalam alam yang serba canggih. yaitu transportasi dan komunikasi. Dengan dua modal tersebut suatu kebudayaan akan memiliki banyak peluang untuk disosialisasikan ke segala penjuru negeri. dan Afrika. Peradaban yang mampu bertahan (Peradaban Mayor) antara lain: Peradaban Tionghoa.

yaitu melaui konsep penciptaan. Jadi. transformasi. Atau evolusi diartikan dengan perubahan frekuensi gen pada populasi dari masa ke masa. Ide tentang terjadinya evolusi biologis sudah lama menjadi pemikiran manusia. Darwin berpendapat bahwa berdasarkan pola evolusi bersifat graduai. Perkembangan tentang teori evolusi tersebut sangat menarik untuk diikuti. dan yang menganut paham teori penciptaan Universal Crastion). Dalam perkembangannya. antara lain: evolusi pada makhluk hidup adalah perubahan-perubahan yang dialami makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam kurun waktu yang lama dan diturunkan. Jawaban sementara atas pertanyaan tersebut ada tiga alternatifi. Melalui pemikiran evolusi inilah kemudian pelbagai pandangan dari cabang ilmu biologi dipersatukan. Atau evolusi juga sering dimaksudkan sebagai perubahan karakter adaptif pada populasi dari masa ke masa. tampaknya teori evolusi oleh Darwin yang paling sering dijadikan rujukan pokok. Definisi evolusi biologi bermacam-macam tergantung dari aspek biologi yang dikaji. MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERADAB DAN MASYARAKAT ADAB Sejak dahulu kala manusia selalu mempertanyakan asal usul kehidupan dan dirinya. dukungan dan pengayaan-pengayaan. dan evolusi terjadi melalui seleksi alam. berdasarkan arah adaptasinya bersifatgradual dan berdasarkan hasilnva sendiri selalu dimulai terbentuknya. sehingga lama kelamaan dapat terbentuk species baru. bukanlah murni seperti yang diusulkan oleh Darwin. dan/atau evolusi biologi. Berbagai istilah di bawah ini merupakan hasil pengayaan yang mencerminkan pergulatan pemikiran dan argumentasi ilmiah seputar teori evolusi berdasarkan kecepatan evolusi (evolusi kuasi . teori evolusi Darwin mendapat tantangan (terutama dari golongan agama. Darwin (1858) mengajukan dua teori pokok: yaitu spesies yang hidup species berasal dari spesies yang hidup sebelumnya. Beberapa definisi yang umum dijumpai di buku-buku biologi.53 B. Namun di antara berbagai teori evolusi yang pernah diusulkan. teori sendiri juga berevolusi sehingga teori evolusi biologis yang sekarang kita kenal dengan label "Neo-Darwinian" dan "Modern Sintesis".

Fisher (1930). Selelai alam adalah “process of presenving. Goldschmidt (1940). teori evolusi yang sekarang disebut New Darwinian atau Modern Sinteds. Dengan berbagai pekembangan dalam ilmu biologi. Oleh karenanya. 2. dan saltasi). danyang menganut paham teori penciptaan (Universal Crastion) b. Secara umum. b. Mendapat kritik dan pengayaan dari banyak ahli antara lain Morgan (1915). Evolusi terjadi melalui seleksi alam. dan Mayr (1942). agen tunggal penyebab terjadinva evolusi adalah seleksi alam. Topik yang akan dibahas di bawah ini meliputi perkembagan teori evolusi Darwin dan implikasi dari teori evolusi biologi Darwin terhadap cara pandang kita tentang keberadaan makhluk dan alam semesta. Menurut Darwin. dan genetic drifi. in nature favorable variantions and ultimately eliminating those that are injurious”. aliran gen. punctual. Secara singkat. Spesies yang hidup sekarang berasal dari spesies lain yang hidup di masa lampau. Mendapat pembelaan dari penganut Darwin antara lain. dan berdasarkan skala produknya (evolusi makro dan mikro). Pada 1858 Darwin memublihasikan The Originyang memuat dua teori utama. yaitu: 1. Perubahan dan genotipe yang terakumulasi seiring berjalannya waktu. . c. berdasarkan polanya (gradual. khususnya genetika maka teori evolusi Darwin diperkaya. melainkan ada tambahan faktor-faktor penyebab lain. proses evolusi oleh seleksi alam (NeoDarwinian) terjadi lcarena adanya: a. Mendapat tantangan terutama dari golongan agama.54 dankuantum). tanggapan ahli lain terhadap teori Darwin adalah: a. Yoseph Hooker dan Thomas Henry Huxlcy (18251895). Seleksi alam tidak lagi menjadi satu-satunya agen penyebab terjadinya evolusi. yaitu: mutasi. Perubahan frekuensi gen dari satu generasi ke generasi berikutnva. Dobzhansky (1937).

c. Para penentang teori ini dikategorikan dalam tiga kelompok utama: a. Oleh karena itu. Darwin memandang masalah ini . d. Kompetisi antar-individu karena keberadaan besaran individu melebihi sumber daya lingkungan tidak cukup untuk menyokongnya. Dalam menanggapi kelompok Idealist (seperti Owen dan Lois Agassiz) Darwin mampu menangkis dengan baik. dari dua kelompok pertamasebelumnya Darwin cukup menandaskan bahwa Keajaiban-keeajaiban atau intervensi dari kekualan supranatural dalam pembentukan spesies adalah tidak ilmiah. penjelasan tentang "homologi" dan "unity of types" terkait dengan nenek moyang adalah ilmiah. Goethe mengabstraksikan satu archetype atau Urbild untuk semua tanaman (Urplanze) dan beberapa Bauplane untuk hewan. Seperti yang juga diperkirakan oleh Darwin. e. Menurut Darwin. tetapi itu bukan penjelasan ilmiah". menyimpulkan bahwa penjelasan Owen pada masalah archetype adalah "irzteresting" dan "unity of type"-nya merupakan "hukum" biologi yang penting. Produksi varian baru melalui materi genetik yang diturunkan (DNA/RNA). Teorinya akan ditentang banyak pihak. Kelompok yang berpendapat bahwa teori Darwin tersebut tidak cukup "ilmiah". Darwin pada edisi berikutnya menambahkan ". sementara penjelasan terkait dengan archetype tidak ilmiah.. Untuk para penentangnya. Variasi yang ada merupakan tiruan tidak sempurna dari pola umum "archetypes". b.. Kelompok "Creationist" yang berpendapat bahwa masing-masing spesies diciptakan khusus oleh Yang Mahakuasa untuk tujuan tertentu. Kemudian Owen lebih keras lagi menentang teorinya. Teori utama Darwin bahwa spesies yang hidup sekrang berasal dari spesies lain yang hidup di masa lampau dan bila diurut leih lanjut semua spesies makluk hidup diturunkan dari nenek moyang umum yang sama. Kelompok penganut filsafat "Idealist" yang berpendapat bahwa spesies tidak berubah. Darwin (1959) di halaman 435. Generasi berikut mewarisi "kombinasi gen yang sukses" dari individu fertile (dan beruntung) yang masih dapat bertahan hidup dari kompetisi. Pada Origin edisi pertama.55 c.

Secara umum. definisi seleksi alam adalah segala proses yang menyebabkan pembedaan nonrandom dalam reproduksi terhadap genotype. Perbedaan fekunditas. Musim yang lain kemungkinan mengurangi jumlah individu secara drastis tanpa pilihpilih. Darwin (dan Wallace) menyimpulkan selcksi dari prinsip yang dikemukakan oleh Malthus bahwa setiap populasi cenderung berlambah jumlahnya seperti deret ukur.56 sebagai proses. Seleksi alam pun juga masih bekerja. Hanya sebagian. Menurut Lemer (1958). Jika makanan dan sumber daya yang lain tidak terbatas selama suatu musim. atau allele gen dan kompleks gen dari generasi ke generasi berikutnya. pertumbuhan eksponensial dan seleksi kemungkinan akan dilanjutkan lagi pada tahun berikutnya. sementara konsep archehtype adalah timeless. karena anggota populasi dengan genotipe yang berbeda memproduksi keturunan dalam jumlah yang berbeda atau berkembang mencapai matang seksual pada kecepatan yang berbeda. populasi akan bertambah seperti deret ukur dengan tidak ada kematian di antara keturunannya. sering kali merupakan bagian kecil. dari keturunannya bertahan hidup: sementara sebagian besar lainnya tereliminasi. Darwin mengemukakan bahwa selkcsi alam merupakan agen utama penyebab terjadinya evolusi. Contohnya adalah pada jenis fauna yang memiliki beberapa generasi dalam satu tahun. Hal itu tidak berarti seleksi tidak terjadi. sesungguhnya juga merupakan agen penyeleksi yang kuat karena menentukan perbedaan . Jadi. teori itu diperkaya sehingga muncul Neo-Darwinian. dan sebagai akibatnya cepat atau lambat akan terjadi perbenturan antar-anggota dalam pemanfaatan sumber daya khususnya bila ketersediaannya terbatas. Anggota populasi yang membawa genotipe yang lebih adaptif (superior) berpeluang lebih besar untuk bertahan daripada keturunan yang inferior. sekalipun jika semua keturunan dapat bertahan hidup dalam beberapa generasi. Darwin adalah penganut paham materialisme. Dengan berkembangnya ilmu genetika. Jumlah individu keturunan yang superior akan bertambah sementara jumlah individu interior akan berkurang dari satu generasi ke generasi lainnya.

Tidak hanya individu atau jenis yang terkuat tetapi mereka yang lumayan pas dengan lingkungan dapat bertahan hidup dan bereproduksi.57 jumlah individu yang dapat betahan hidup dan/atau jumlah individu yang akan mati. Dalam kondisi seleksi yang lunak atau halus semua individu atau jenis pembawa genotipe yang bermacam-macam dapat bertahan hidup ketika populasi berkurang. paling agrasif atau paling bertenaga. namun saat ini slogan itu tampaknya dipandang tidak sepenuhnya tepat. Seleksi alam bekerja efektif hanya bila populasi berisi dua atau lebih genotype. melainkan mereka yang mampu bereproduksi menghasilkan keturunan dengan jumlah terbanyak yang viable dan fertile. breader akan memilih varian genetic (individu dengan genotype) tertentu untuk dijadikan induk untuk generasi yang akan dating. Permasalahan yang timbul adalah dari mana sumber materi dasar atau bahan mentah genetik penyebab keanekaragaman genetik pada varian-varian yang akan di objek seleksi oleh alam. (Dobzhansky. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mutasi menyuplai bahan mentah genetik yang menyebabkan terjadinya keanekaragaman genetik di mana nantinya seleksi alam bekerja.H Morgan dan kawan-kawan meneliti mutasi pada lalat buah Drosophilia. Individu yang fit (individu yang sesuai dengan lingkungan dapat bertoleransi dengan lingkungan) tidak harus mereka yang paling kuat. Permasalahan yang timbul adalah dari mana sumber materi dasar atau bahan mentah genetik penyebab keanekaragaman genetik pada varian-varian yang akan datang. 1970). Darwin telah menerima. Pada seleksi buatan. Seleksi alam tidak menyebabkan timbulnya meteriil baru (bahan genetic yang baru di masa mendatang akan dapat diseleksi lagi). yang mana dari varian itu ada yang akan tetap bertahan atau ada yang tereliminasi pada kecepatan yang berbeda-beda. 1970). justru menyebabkan hilangnya suatu varian genetic atau berkurang frekuensi gen tertentu. (Dobzhansky. yang ditunjukkan dalam angka kematian. slogan Herbert Spencer ”survival of the fittest in the struggle for life” sebagai alternative untuk menerangkan proses seleksi alam. Permasalahan itu terpecahkan setelah T. . namun dengan sedikit keraguan.

Paham creationisme berkurang pengaruhnya.. Penolakan terhadap theology kosmis. Dari segi teologis ada kekhawatiran bahwa teori Darwin akan mengusir Tuhan dari kehidupan. Penggantian pola pikir esensialieme oleh pola pikir polulasi.". proses vang mencakup interaksi antara variasi yang tidak beraturan dan reproduksi yang sukses bersifat oportunistis yang sepenuhnya jauh dari dogma agama.58 Implikasi dari teori evolusi melalui alam ini sangat luas. Musolini di Italia. dan berkembangnya ekonomi liberal yang dikemas dengan label Social-Darwinian. Bagir (2003). f. Saat ini. menanggapinya dengan mengatakan "Sikap kita terhadap keyakinan Darwinian mengenai sifat kebetulan dan materialistik asal usul kehidupan yang terkandung dalam teori itu sudah jelas. Harun Yahya yang "menyerang" teori Darwin. 'Ientang prinsip survival of the littest. namun Haidar Bagir. Indonesia kebanjiran buku-buku Islam yang diproduksi Dr. tetap saja Tuhan bisa dipercayai sebagai Dzat di balik semua gerakan evolusi itu. Karena betapa pun demikian. teori evolusi Darwin utama belum dapat dikatakan runtuh. d. maka pernyataan dalam teori itu masih dianggap benar. Penggantian cara pandang bahwa dunia tidak statis melainkan berevolusi. Memberikan inspirasi yang disalahgunakan untuk tujuan yang tidak baik seperti gerakan Nazi di Jerman. pakar filsafat Islam. dan budaya: a. Tetapi tidak demikian halnya dengan kesimpulan utama teori ini mengenai sifat-sifat evolusioner kehidupan. tidak hanya mencakup bidang filsafat namun juga sosial ekonomi. b. c. Akan tetapi. Kita tetap menolaknya. tidak sepenuhnya sependapat dengan Harun Yahya. sampai saat ini banyak kalangan masih meragukan kebenaran teori itu terutama dari kalangan agamawan. karena sebelum ditemukan bukti-bukti empiris yang bertentangan dengan kesimpulan teori tersebut. e. Secara ilmiah.. Penjelasan "desain" di dunia oleh proses materialistis seleksi alam. kebijakan "eugenic" di Singapura di masa Lee Kuan Yu. Bagir justru .

adalah lebih bijak jika mulai diteliti faktor yang mcnyebabkan manusia modern dapat bertahan lebih lama hingga kini dantidak punah seperti simpanse atau neadethal. lebih baik lcita mendiskusikan apa yang membual kita dapat bertahan hingga kini. Menurut antropolog John Hawks dari Universitas of Wisconsin-Madison (2010). ataukah keahlian manusia dalam berkomunikasi. Yakni. Apa yang diperdebatkan tentang hipotesis akar pohon asal mula keluarga manusia di atas oleh banyak ahli mulai dianggap tidak terlalu penting untuk didiskusikan lebih jauh. Apakah disebabkan oleh kondisi fisik kita yang lebihtahan terhadap penyakit. ataukah kebiasaan manusia yang suka berkumpul? Penjelasan dari pertanyaan tersebut lebih bermanfaat untuk dikaji para ahli karena akan menjelaskan perbedaan manusia dengan simpanse ataLl neanderthal. meskipun terdapat temuan inilah manusia secara genetik tidak jauh berbeda dengan simpanse atau neadethal(Kompas. Karena itu adalah tidak penting penting memperbedatkan apakah manusia dari spesies yang sama dengan simpanse atau neadethal. Mengapa manusia dapat bertahan lebih kuat dibanding makhluk lainnva dari proses. karena hal itu sesuai dengan kenyataan sehari-hari dan tidak bertentangan dengan kandungan AlQur‟an.59 membenarkannya dan kita harus mengambil hikmahnya. 15 Mei 2010). KIta tetap perlu melihat sisi lain berupa pelajaran penting dari diskusi tersebut. keduanya adalah dialektika pemikiran tentang asalmula manusia yang cemerlang. seleksi alam yang sedang berlangsung?. Apakah manusia ada melalui penciptaan atau proses evolusi. Kita tidak boleh terjebak pada penjelasan kausal empiris tentang akar pohon manusia long tanpa akhir. apakah nenek moyang manusia berasal dari simpanse atau neadethal. Apakah melalui nilainilai kemanusian sehingga melahirkan peradaban modern berupa peralatan-peralatan canggih ataukah memang secara fisik lebih kuat dibandingkan makhluk lainnya? Ataukah karena keahllian manusia dalam berkomunikasi dengan manusia lainnya manusia dalam berkomunikasi dengan manusia lainnya sehingga perlbagai tantangan dan rintangan alam mampu direkayasa dan dicarikan jalan keluarnya? Apa pun .

dan biosfer untuk sebagian besar telah mengikuti perputaran alami. C. meningkat kita melepas senyawa-senyawa lain yang menyebabkan timbulnya lubang di lapisan ozon yang berfungsi melindungi kita dari radiasi ultraviolet dan hita membakar bahan bakar yang menyebabkan terbentuknya gas-gas panas yang tidak dapat keluar dari lapisan atmosfer sehingga jumlahnya terus bertambah. Melalui geologi masa lampau. kehidupan manusia modern muncul sejak beberapa ratus ribu tahun terakhir sungguh hanea sekejap jika dibandingkan dengan sejarah planet bumi yang sudah berusia 5 miliar tahun. dan sejumlah produk lainnya bagi populasi dunk yang.60 jawabannya. Penambahan jumlah populasi juga menambah beban bagi potensi pertanian dan kebutuhan lahan semakin meningkat. dan sebagai limbah yang dihasilkan daripenggunaan energi dan barang-barang dalam kehidupan sehari-hari. dan kita memperlakukan atmosfer. Sekarang kegiatan-kegiatan manusia merupakan kekuatan yang penting yang mendorong perubahan-perubahan di dalam lingkungan global. kita tida k dapat menolak bahwa kemampuan manusia dalam bertahan melewati seleksi alam melahirkan pelbagai produk peradaban berharga (baik yang bernilai ositif dan negatif bagi kemanusiaan) yang patut dijadikan pelajaran penting bagi setiap generasi manusia mendatang. kondisi di atmosfer. Hutan-hutan Uropis yang merupakan tempat tinggal bagi jutaan spesies ditebang untuk pertanian. tempat berteduh. Kekuatan pendorong dalam peradaban budaya manusia modern ini sangat dipengaruhi . EVOLUSI BUDAYA DAN WUJUD PERADABAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL-BUDAYA Pada perkembangannya. dan kawasan industri. Kita tidak dapat mengganggu sistem bumi sccara keseluruhan. padang rumput. tanah. namun kita telah memengaruhinya dengan menggunakan energi yang menyebabkan polusi sewaktu membuat niakanan. samudra. Bahan baku yang diambil dari permukaan bumi untuk menjaga kestabilan ekonomi dari dunia yang sedang berkembang. tempat tinggal.

Kita sudah dapat menyaksikan bahwa manusia dapat berkeliaran di dasar samudra tanpa memiliki insang seperti halnya ikan. Api merupakan penemuan teknologi paling awal yang membawa peradaban manusia pada kemampuan untuk mengubah lingkungan binaan menjadi lingkungan binaan yang scsuai dengan kehendak dan aspirasinya. Akibat kemajuan yang pesat di bidang ilmu pengetahuan dan telanologi menjadikan manusia kurang menyadari pentingnya adaptasi terhadap lingkungan alam. atau bertamasya ke ruang angkasa tanpa harusbersayap. Peradaban manusia dalam Perkembangan evolusi budaya dan adaptasi biologis dimulai setelah ditemukannya api sebagai alat untuk memenuhi berbagai keperluan dan keinginan. Perkembangan berikutnya menunjukkan bahwa evolusi budaya lebih mendominasi adaptasi biologis manusia terhadap lingkungan manusia. padahal kejadian yang sebenarnya lingkungan binaan lingkungan binaan manusia jauh dari kekuasaannya.Dengan ilmu dan teknologi yang dimilikinya manusia telahmerasa menguasai lingkungan. . Dengan meningkatknya populasi manusia di planet bumi akan semakin menambah marak kehidupan terhadap lahan dan sumber daya lainnya yang potensial dan strategis bagi kelangsungan hidup kelompok-kelompok manusia yang pada suatu saat terjadi ketergantungan terhadap lingkungan alam. karena dengan teknologi manusia bisa mengatasi berbagai hal dalam bentuk relung dan kondisi lingkungan tanpa memiliki kemampuanalami. Ketergantungan terhadap lingkungan alam akan segera teratasi dengan meningkatnya budaya manusia dalam penguasaan ilmu dan teknologi yang nantinya akan semakin jelas bagaimana manusia akan berperilaku terhadap lingkcungan alam dan perubahan yang menyertainya.61 oleh kemampuan akal pikiran dan budi daya manusia dalam mempertahankan kehidupannya di planet bumi ini. manusia karena peradaban yang dibawanya dengan teknologi sebagai instrumenyang menyertainya menjadikan pandangan manusia terhadap lingkungan alamiah mengalami perubahan yang berarti. Akibat perkembangan budaya. Terlebih lagi ketiha perkembangan teknologi sebagai bagian dari perkembangan budaya yang paling menonjol.

manusia sebagai wakil-Nya juga harus memelihara dan mengasuh dengan kasih sayang. Tetapi kini dengan munculnya krisis lingkungan. DAS. Manusia telah mengubah perannya. di atas bumi dan secara eksplisit Al-Qur'an menegaskan. manusia harus aktif di dunia. di mana ia memainkan peran penting. Seperti halnya Allah SWT. kualitas kewakilan ini disempurnakan dengan kualitas kehambaan (al-‟ubudiyyah) kepada Allah SWT. memelihara keharmonisan lingkungan alam dan menyebaruaskan berkah dan karunia karena ia sehubungan dengan kedudukan manusia sebagai ciptaan yang terdidik dan berbudaya di dunia yang sementara ini merupakan perantara. Dalam pandangan Islam sebagai rahmatan seluruh alam semesta. mineral. serta bahan galian mineral. kehadiran manusia dengan budayanya selalu dipandang sebagai pemelihara alam. Manusia adalah hamba Allah dan karenanya harus menaati-Nya.62 Kemampuan manusia untuk menguasai lingkungan alam hanyalah suatu impian atau khalayan yang kurang mendasar. memandang manusia sebagai wakil (al-khalifah) Allah SWT. Lebih jauh lagi. dari makhluk yang diturunkan dari langit dan hidup harmonis dengan bumi menjadi sebuah makhluk ciptaan yang memandang dirinya sebagai yang merangkak dari bawah dan kini menjadi pemangsa dan pembasmi yang sangat mematikan. manusia telah menjadi perusaknya. serta air. tanah lahan. Fungsi pemeliharaan terhadap lingkungan alam merupakan kesalahan manusia sebagai pemegang . atmosfer. Tidaklah etis bilamana ada manusia yang mengatakan dengan bangganya telah menaklukkan lingkungan alam yangberupa kawasan pegunungan. berkat uluran tangan peradaban modern. "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang wakil (khalifah) di muka bumi" (Al-Baqarah: 30). memelihara dan mengasuh dunia. Bukankah semua potensi lingkungan alam tersebut merupakan tanggung jawab kita sebagai pengelola sumber daya bumi demi kemaslahatanumat manusia. Sebagai khalifah Allah. sumberdaya air. energi. keharmonisan terhadap: litosfer. Dalam pandangan geofilosofi. Tidak banyak yang menyadari bahwa kehadiran lingkungan alam beserta proses alam yang menyertainya merupakan amanah terhadap manusia. lautan. pantai.

dapat diartikan bahwa eksplotasi sumber alam itu lebih ditekankan pada kemaslahatan masyarakat/ umat manusia. Dengan ayat itu dimaksudkan. Perubahan lingkungan alam menjadi lingkungan hinaannya selalu dimulai dengan munculnva . telah menundukkan (sakhhara) lingkungan alam bagi manusia sebagaimana termuat dalam ayat. Allah SWT menunjukkan hal ini dalam ayat yang terkenal. anggota kelompok manusia) menjawab. lingkungan di mana diperbolehkan untuk dimanfaatkan sebagaimana adanya. Menjadi masyarakat manusia sebagai makhluk yang berbudaya dan terdidik berarti menyadari akan tanggung jawab yang melekat dalam status "wakil Allah SWT" Dalam ayat-Nya bahwa Allah SWI'. ”Apakah kamu tiada melihat bahwa Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bah tera yang belayar di lautan dengan perintah-Nya” (al-Hajj: 65) tidaklah berarti bahwa dengan perkembangan peradaban di bidang ilmu dan teknologi manusia semena-mena melakukan eksploitasi terhadap lingkungan alam/semesta daya bumi (apa yang ada di bumi). Secara makro. Kepekaan manusia dalam dimensi penghambaan kepada Allah SWT. Namun apa yang banyak terjadi di sekitar kita saat ini.63 amanah ketika bersaksi di hadapan Sang Pencipta. bahwa manusia mulai bisa hidup dan merasa aman dalam lingkungan alam yang sudah diubahnya menjadi lingkungan binaan dan secara budaya telah menjauhkan kepekaan manusia terhadap risiko yang dapat ditimbulkannya maupun risiko proses kebumian yang menyertainya. betul Engkau Tuhan kami. ”Bukanlah Aku ini Tuhanmu? Mereka (yait. serta dimensi kewakilan-Nya di bunii ini mulai luntur dan makin bias dengan kemajuan peradaban modern. Manusia semakin tidak menyadari bahwa dalam setiap perencanaan dan pelalaanaan pembangunan terdapat dimensi perwakilan (al-khalifah) dan kehambaan (al‟-ubudiyyah) serta adanya proses perubahan alam (atmosfer dan litosfer) di dalamnya. bahwa domunasi atas segala apa yang ada di bumi diperbolehkan bagi manusia sejauh itu sesuai dengan hukumhukum Allah pada sifat-sifat dasar dinamika kebumian bahwa lingkungan alam. Perlakuan terhadap sumber daya alam kebumian ini harus menekankan pada kemampuan daya dukung alam. kami bersaksi” (al-A‟raaf : 172).

Terdapat tiga unsur dalam bencana alam yaitu. Bencana alam merupakan peristiwa atau kerugian/kehilangan secara mendadak karena proses alam. kerusakan lingkungan. bahkan ke kondisi runtuh maka energi akan menimbulkan getaran yang menyebar melalui tanah dan batuan ke .64 kesempatan yang lebih baik dan mapan. Gempa bumi dapat menimbulkan guncangan dan pergeseran pada permukaan. tetapi yang berjalan sangat cepat dengan ukuran manusia yang di dalamnya terdapat unsur manusia. dan yang bersumber di atmosfer atau disebut juga proses asal luar atau proses eksogen. sehingga kemungkinan muncul ancaman baik dari proses alam kebumian maupun lingkungan binaannya kurang mendapat perhatian yang proporsional. Unsur dadakan yang dimaksud adalah dalam hal yang menyangkut kerugian yang ditumbulkannya. Unsur kerugian atau kehilangan dapat berupa kehilangan jiwa manusia. Dari perkembangan peradaban budaya. Kedua. budi daya manusia. Pada dasarnya terdapat dua jenis proses alam yang dapat mengakibatkan bencana alam. pertama adalah unsur kerugian/kehilangan. Karena itu di balik kemapanan kesempatan itu manusia hanya mampu memandang berbagai manfaat dari manipulasi terhadap lingkungan alam dengan berbagai potensi sumber daya kebumian yang terkandung di dalamnya. Dilihat dari kacamata geologi. unsur dadakan sehingga manusia tidak mempunyai waktu untuk menghindar serta Ketiga. Unsur dariakan yang dimaksud adalah dalam hal yang menyangkut kcrugian yang hilangnya aset nasional yang potensial. Yang termasuk dalam proses endogen adalah gempa bumi dan letusan gunung api. juga dapat berupa hilangnya aset nasional yang potensial. bayang-bayang risiko selalu tertutup rapat-rapat. Kerana itu di balik kesempatan yang lebih baik dan mapan. harta benda. manusia telah mengenal apa yang disebut dengan bencana alam. Bila akumulasi energi melebihi kondisi elasto-plastis. bencana alam merupakan proses alam kebumian. Setiap manusia memiliki keinginan dan kehendak untuk mengelaploitasi lingkungan alam. adalah unsur proses alamiah. Proses alam yang bersumber dari dalam bumi atau juga disebut proses alam asal dalam atau proses endogen.

Bilamana hat ini terjadi di perairan samudera. sering menimbulkan banjir baik banjir genangan maupun banjir bandang/banjir kiriman. Demikian juga bila terjadi banjir lahar dingin yang bersifat merusak pada aliran yang dilewatinya. kawasan pegunungan. Proses alam akan menjadi sebuah bencana alam bilamana proses alam tersebut mengenai semua aktivitas budaya manusia. Guguran kubah lava yang menyebabkan awan bersuhu tinggi dan bergerak sangat cepat merupakan bahaya yang sangat fatal terhadap kehidupan manusia maupun lingkungan di lereng gunung api. Angin kencang atau angin ribut dapat menimbulkan bencana. Gejala eksogen ialah hujan yang berlebihan misalnya (atau sebaliknya. Semua ini menyangkut gejala alam yang pada hakikatnya merupakan proses alam yang wajar-wajar saja. Bencana kekeringan yang pada gilirannya dapat menjadi penyebab paceklik dan kelaparan. Bencana . penyakit. kemudian bila akumulasi air dalam tanah berlebihan sering terjadi longsoran. Aktivitas gunung api merupakan fenomena yang jarang diperhatikan banyak orang kecuali para saintis bidang vulkanologi maupun fisika gunung api. Apakah aktivitas itu di kota. bahan piroklastik merupakan materiil-materiil yang sangat merusak bila mengenai kawasan budaya manusia di lereng-lereng gunung api. runtuhan yang merupakan gejala yang wajar. lcekeringan). penumpukan kubah lava. 26 Desember 2004 yang lalu. dan juga kebakaran. daerah kantong-kantong kemiskinan atau daerah dengan akses ekonomi yang tinggi atau wilayah yang mempunyai aset nasional. Gelombang air laut pasang dapat pula ditimbulkan oleh angin yang meniup kuat. Bahan padat hasil erupsi baik berupa aliran lava. Demikian juga bila tcrjadi kelebihan massa air dan curah hujan. seperti yang telah terjadi di Aceh. serta angin kencang.65 permukaan bumi menjadi gempa tektonik yang dahsyat dan memorak porandakan semua aktivitas yang dikenainya. kawasan pantai. desa. Di kawasan yang berlereng curam dengan kestabilan batuan dan tanahnya tidak baik. maka akan terjadi gelombang tsunami yang sangat berbahaya bila dekat dengan kawasan pantai yang padat dengan aktivitas budaya manusia.

kesalahan dalam manajemen dan teknologi tersebut mengakibatkan satu rangkaian komunikasi budaya masyarakat Leuwigajah (Cimahi) harus hilang seketika (kasus longsoran di lokasi penimbungan sampah di Leuwigajah. gampa bumi dan tsunami di Pangandaran dan Cilacap (Juli 2006). tanah longsor. meskipun dari kacamata geologi maupun klimatologi. awan panas Merapi. Sebagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi tentang tata cara pembuangan sampah/limbah padat pacla media geologi tertentu perlu perlakuan khusus. Namun demikian. Banyuwangi. badai salju yang sangat Fatal terhadap perkembangan budaya manusia. angin kencang. Jakarta. tsunami. Kobe. gangguan dan degradasi lingkungan akibat penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak tepat telah menimbulkan dampak negatif terhadap peri kehidupan dan peradaban lingkungan budaya manusia itu sendiri. Pada gilirannya.66 alam yang melanda bumi Akhir-akhir ini hendaknya menjadikan kita sadar betapa tidak berdayanya manusia terhadap lingkungan alam. seperti gempa bumi tektonik. tsunami di flores. Cimahi. Hal ini terkadang lepas dari sorotan pada saat manusia merencanakan berbagai kegiatan hidupnya. pertengahan Februari 2005 lalu). banjir di Pantura. gempa bumi di Liwa. Meksiko. Tetapi jika mengaca betapa dasyatnya bencana alam seperti gempa bumi di Peru. dan Sumatera Utara. meskipun dari bencana alam ternyata meningkat. tanah longsor di jawa .8 juta tahun yang lalu hingga sekarang ini) tidak menunjukkan suatu perubahan yang mendasar. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibanggakan dan diharaphan oleh manusia untuk dapat melindungi dirinya dari ancaman bencana alam justru menimbulkan berbagai bentuk gangguan terhadap lingkungan maupun ekosistem. lingkungan geologi di masa kini (kuarter. tanpa disadari jumlah manusia. bencana awan panas. banjir bandang/banjir genangan. Kenyataan menjadi jelas bahwa lingkungan alam kebumian dan lingkungan binaan manusia memiliki berbagai potensi bencana alam. Dalam dua dasawarsa terakhir hingga memasuki abad ke-21. Aceh. kurang dari 1. harta benda/aset nasional yan menjadi korban bencana alam ternyata meningkat.

67 Barat. Lebih berat lagi ketika kita mendapati kenyataan bahwa jumlah penduduk bumi juga semakin meningkat. Apalagi bila dikaitkan dengan adanya pusat-pusat pertumbuhan wilayah strategis yang sebagian berada di kawasan rawan bahaya keilmuan. maka bukan hanya manusia yang semakin peka terhadap bencana kebumian. tanah longsor di Purworejo. bahkan proses pembencanaan alam yang bersumber dari kelalaian peradaban manusia terhadap aneaman bencana kebumian tidak dapat dihindarkan. Belum lagi peristiwa semburan lumpur panas di sekitar sumur eksplorasi Banjar Panji-1 milik Lapindo Brantas di Porong. Oleh karena itu. Akibatnya. tsunami di Biak. gempa bumi di Alor. longsor di Solok. bila keperluan manusia akan ruang hidup dan sumber daya bumi yang terkandung di dalamnya tidak dipertimbangkan dengan potensi sumber bencana kebumian. Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sumber daya bumi dan sumber bahaya kebumian. gempa bumi dan tsunami gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara. keperluan manusia akan lingkungan alam juga semakin meluas dan makin meningkat baik ditinjau dari segi kebutuhan akan ruang untuk hidup maupun kebutuhan akan sumber daya yang terkandung di dalamnya. sudah sepantasnyalah pertimbangan terhadap risiko bahaya kebumian ini harus mendapat perhatian saksama di Indonesia. Karena itu. Bila perhatian terhadap sumber bahaya kebumian beserta risikonya lolos dari berbagai rencana pembangunan nasional maupun daerah. gempa bumi di Mandailing Natal Sumatera Utara. merupakan peningkatan bencana alam yang nyata baik ditinjau dari segi kejadiannya maupun jumlah korban manusia yang ditimbulkannya. tanah longsor dan banjir bandang di Bohorok dan Pacet (Jawa Timur). hingga gempa bumi Haiti. gempa bumi Bantul dan Klaten. risiko yang akan ditimbulkannya semakin fatal dan sangat berbahaya. banjir di berbagai tempat di Sumatera-Kalimantan dan Jawa. gempa bumi di lran. gempa bumi di Nabire. . sebagai bentuk aktunulasi kekuatan yang kurang diantisipasi dengan kemampuan teknologi eksplorasi sumber daya migas yang andal.

kelaparan. Demikian juga kesenjangan antara kaya dan miskin makin berlanjut. terlihat bahwa interaksi dinamis antara atmosfer dan litosfer yang berimplikasi pada risiko kehidupan dan hasil budaya bangsa ini telah menunjukkan satu proses pembelajaran yang sangat mendalam tentang makna kehadiran manusia sebagai khalifahtull fill ardh. peledakan populasi. Kondisi nyata yang sedang kita alami saat ini adalah meluasnya kemiskinan. kita perlu memandang perlunya solidaritas kemanusiaan dalam pelaksanaan pembangunan. tunaaksara dan berlanjutnya kerusakan ekosistem. dan seterusnya. satu-satunya alternatif jalan untuk menjamin adanya masa depan yang lebih ainan dan lebih sejahtera bagi kita adalah mengembalikan fitrah manusia pada kekhalifahan dan kehambaan kepada Tuhan dengan konsekuensinya melakukan pembangunan nasional/daerah yang ramah lingkungan kebumiannya dalam mengupayakan kebutuhan pokok umat manusia. Peri kehidupan manusia modern saat ini sedang berada pada suatu titik kulminasi yang menentukan proses evolusi sejarah peradaban modern. yaitu apakah terjatuh pada kondisi semakin memburuk atau sebaliknya semakin membaik. Dalam menjalankan semua ini kita harus mempunyai suatu visi yang jauh ke depan demi kesatuan dan keutuhan bangsa/umat manusia serta kelestarian pembangunan yang berwawasan lingkungan kebumian. oleh karena itu dalam transformasi kebudayaan untuk mengantisipasi berbagai perubahan termasuk di dalamnya risiko bencana kebumian. Karena itu. global warming. Di samping itu. Ke mana hakikat kehidupan budaya manusia dan budaya bangsa ini dibawa dalam lingkungan yang sangat dinamis yang melibatkan semua elemen/unsur . ketidaksehatan. karena kita mengetahui bahwa perubahan-perubahan akan membawa konsekuensi yang baik maupun yang buruk. Pada dasawarsa terakhir ini. Umat manusia adalah satu. memperbaiki taraf hidup semua orang dan mengupayakan perlindungan serta pengelolaan ekosistein yang lebih baik dan bijaksana.68 Akhirnya evolusi budaya manusia akan membawanya kepada perubahan lingkungan awal secara global. memerlukan solidaritas kemanusiaan yang berkelanjutan untuk evolusi budaya manusia. degradasi lingkungan global.

Namun demikian. Dalam konteks tersebut pealing memberikan ruang besar bagi terjadinya dialog yang menjembatani kompleksitas persoalan budaya. tidak dapat disangkal pula bahwa berbagai model danberembangan mobilitas antar bangsa tidak lagi mengenal adanya batasan spasial. mampu menjadi katalisator pertumbuhan peradaban. Melalui pendidikan dibuka ruang mahaluas bagi berlangswngnya berbagai mobilitas. teritorial kedaulatan suatu bangsa. Jalan paling yang perlu dilakukan adalah melalui jalur pendidikan. Dengan demikian. merupakan dunia terbuka yang benar-benar telah meleburkan sekat-sekatyang membatasi pergerahan manusia dari dan berbagai negara. Keterbukaan ruang mobilitas tersebut pada gilirannya menciptakan persinggungan peradaban dan pemikiran yang bersifat dialogis. Semoga kita mampu mengambil pelajaran dari semua kejadian itu untuk tahun yang akan datang. Mobilitas yang dilakukan atas alasan apa pun telah menjadi fenomena penting yang menandai terbukanya isolasi-isolasi rutinitas kehidupan di pelbagai belahan dunia. Dalam konteks kehidupan global. dan selalu berpikir bahwa "tidaklah Aku ciptakan ini dengan sia-sia". budaya dan politik. tantangan utama yang dihadapi banyak negara adalah terjadinya ketidakseimbangan pertumbuhan sosial. waktu yang menjadi identifikasi identitas sebuah bangsa. DINAMIKA PERADABAN GLOBAL Mobilitas antar bangsa seperti saat ini menjadi salah satu ciri kuat perkembangan masyarakat global. Perbincangan tentang globalisasi (terlebih dibaca dari perspektif negeri periphery istilah Wailerstein) akan mengambil dua pokok pertanyaan: Apa itu globalisasi dan bagaimana dampaknya bagi kehidupan keseharian kita? . Berbagai pergerakan manusia yangberlangsung dapat dikatakan bergerak di luar kendali ruang dan waktu. Globalisasi dengan demikian.69 atmosfer dan litosfera bergerak mengikuti ritme sunatullah-Nya. ruang. baik dalam konteks praksis maupun teoretis. maupun waktu. termasuh kelimpangan pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada persaingan ketat pasar tenaga kerja secara global. Sehingga hampir menghilangkan ruang. D.

apa yang kini kita kenal sebagai Neo-Liberalisme pun merambah dunia keseharian kita. Bahkan. Proses ini menciptakan transnasionalisasi kapital.” (of Bauman. Sektor produlai numcul dengan tumbuhnya industri-transnasional. Sebuah "transnasional ruang". Negara pun seperti tak bisa berbual banyak terhadap pengaruh deras kaphalisme. menumbuhkembangkan globalisasi produksi dan konsumsi. Perspektif ini mengingatkan pada perdebatan klasik (Marx-Weber). kekuatan kapital lelah menggulung tatanan sosial. Kekuatan ekonomi yangdimotori oleh kapitalisme. Globalisasi sektor produksi dan konsumsi secara nyata membawa sebuah situasi baru: polurisierung and strafizierung arme Wltbevoekrung in globalisierte Reiche und lokalisierte Arme (polarisasi dan stratifikasi penduduk dunia dan globalitas kaum kaya dan lokalitas kaum miskin) (Beck. dan sekaligus melokalisasi problem sosial Maka. memformat proses kebangsaan kita.70 Globalisasi sebagai sebuah konsep akan mengacu pada intensifikasi kesadaran sebuah dunia secara keseluruhan.1997: 101). negeri periphery menjadi ladang subur bagi pertumbuhan tingkah laku konsumtif. Scott Lash menyebutkkan sebagai proses estetikanisasi dunia kehidupan global. menyebut bahwa masyarakat kitadewasa ini merupakan masyarakat ”pengembara dalam ruang dan waktu. Dalam praktiknya. yakni antara kekuatan dominasi ekonomi dan pluralisme sosiokultural. yang sering tampil sebagaigaya hidup. globalisasi adalah terciptanya sebuah dunia yang tanpa batas. Tak berlebihan bila Giddens (1990). Pengaruh sektor produksi internasional yang berkembang menciptakan pula tingkah laku konsumtif di berbagai belahan bumi. Dengan bahasa lain bahwasanya akses global hanya dapat tersentuh oleh kaum kaya. dan membuat runtuhnya bangunan sosial lama. Berbagai kasus kebijakan publik tentang politik swastanisasi pendidikan. 1998). sementara kaum miskin terkotak-kotak dalam permasalahannya sendiri (Anjal AnakBerhadapan . adalah contoh nyata betapa dunia sosioikultural berhadapan langsung dngan kekuatan pasar. yang merambah mendekati pasar dan upah buruh murah.

Dimensi-dimensi tersebut tak pelak mengerucut pada soal bahwa semuanya dimotori oleh kekuasaan pasar yang berideologi neoliberal (globalisme). konflik. Spirit modernitas yang menyertai proses globalisasi tersebut kiranya juga menghantam dunia kehidupan warga masyarakat. pemulung. tanpa memiliki daya dan kuasa untuk terlibat aktif dalam kemajuan dunia global. sistem komunikasi sosial masyarakat pada situasi yang kaotis dan semakin hilangnya nilai "kepercayaan" institusional dan individual. Beck 1986) Konsekuensi-konsekuensi dari penalaran dan praktik modernitas tersebut menciptakan impact-impact yang tak terdeteksi atau tak teramalkan sebelumnya. daya saing bangsa Indonesia kerap disalip bangsa lain karena kita terlena dari membangun bangsa yang kuat dan mandiri. dan lain-lain). Dalam era globalisasi dan persaingan internasional yang ketat. (Giddens 1990. yang menghidupi dan dihidupi oleh roh modernitas. namun lebih dahsyat lagi adalah terjadinya konsekuensi penalaran modernitas. dan peristiwa selalu berjalan dalam logika "global". 1999). (cf Luhman. Adalah John Kendrick (15731624).71 dengan hukum (ABH). Penyebabnya adalah. Beck dalam bukunya ”Risikogesellschaft : Auf dem Weg in eine andere Moderne” (1996)menyebut proses modernitas semacam itu sebagai "masyarakat risiko". Individuasi adalah proses sosial yang tak terelakkan. PSK. Jika di negeri-negeri "pusat" terjadi proses individuasi yang luar biasa. Periode transisi ini ditandai oleh proses disembedding of social system. demikian pula masyarakat negeri-negeri "periphery" mengalami guncangan-guncangan luar biasa pada tatanan sosialnya. warga miskin kota. Risiko adalah kata kunci untuk mendeskripsikan proses kerusakan atau biaya. problem-problemnya. di akhir dasawarsa 60-an yang mengingatkan kepada kita bagaimana . Polarisasi ekonomi tersebut dibarengi pula oleh adanya situasi dunia yang terfragmentasi. tidak hanya akibat dari pergeseran sektor produksi menuju sektor konsumsi. Akibatnya. Pemahaman di atas memberikan makna bahwa proses intensifikasi ruang-ruang transnasional. Inilah yang kemudian disebut proses globalisasi.

Untuk menyiapkan sumber daya manusia tersebut. Setelah konsepsi Descartes memengaruhi segala macam kehidupan. bahkan kemudian mampu meruntuhkan dominasi gereja yang kala itu menjadi 'satu-satunya' tafsir kebenaran terhadap segala macam realitas. Bersama para pengikutnya. keberadaan dunia pendidikan terutama pendidikan tinggi menjadi hal yang strategis untuk merepresentasikan tingkat ketercapaian pembangunan ketiga pada sektor itu. sistemnya tetap. begitu juga semua elemen pembentuk alamnya. termasuk tatanan sosial melalui pemikiran F. berlanjut kemudian alam pikiran modern mengenal seorang Lamarck (1744-1829) dan Charles Robert Darwin (1809-1882) dengan teori evolusinya di bidang biologi. Bacon (1561-1626) dan Comte (1798-1857). E. membagi realitas ke dalam atom-atom penyusun realitas dan kemudian dicari sistemnya terhadap keseluruhan. Dalam konteks itu. Alam dalam pemaknaan Descartes adalah kurang lebih dipahami scbagai sesuatu yang 'langsung jadi' dan tidak memiliki perubahan. Oleh karenanya. maka sektor pendidikan. ia membangun sebuah wacana besar tentang metode pemahaman terhadap realitas yang bertumpu pada konsep democritus. kemudian ilmu fisika menjelma sebagai bentuk ideologi besar modernisme. indeks mutu sumber daya manusia pun dijadikan indikator strategis untuk membangun daya saing suatu bangsa. dan ekonomi menjadi sarana yang efektif untuk mendongkrak peraihan indeks mutu sumber daya manusia. setelah sekian lama kita berpikir bahwa capital stock merupakan aspek terpenting dalam proses perubahan peradaban manusia. Melalui fisika Descartes. Walaupun keduanya sejatinya berbeda dalam . PROBLEMATIKA PERADABAN PADA KEHIDUPAN MANUSIA Awal kelahiran modernisme merupakan sebuah proses revolusi peradaban tentang cara pandang manusia terhadap realitas. Descrates. kesehatan.72 pentingnya pembangunan sebuah bangsa yang didasari oleh optimalisasi peran sumber daya manusia (human stock). Pergeseran pemikiran tersebut berimplikasi pada penentuan targettarget pembangunan yang harus dicapai oleh suatu negara di dunia.

dimulai saat revolusi industri pada akhir abad ke-17. . Darwin. Berikutnya adalah ilmuwan Sir Isaac Newton (1643-1727). penjelasan mekanika Newton tersebut membuka wacana besar yang membentuk peradaban modern semakin sempurna. melalui Newton perkembangan ilmu fisika mengalami proses penyempurnaan. yaitu Karl Marx (1818-1883) yang dikenal sebagai seorang Darwinian Sosial yang menganggap bahwa prosespergantian sosial pun selalu melalui proses seleksi alam. Sebagaimana dalam kebijaksanaan klasik Cina. Artinya. Ternyata ide Darwin tersebut kemudian mendapat dukungan dari generasi berikutnya. Dengan demikian. dan realitas yang mengalami sebuah evolusi sccara terusmenerus (Darwin) diterangkan dalam konsepsi berbeda yang dikenal dengan konsepsi melanika. konsep "krisis” menggunakan kata weijiyang terdiri dari huruf-huruf yang berarti "bahaya" dan "kesempatan". Secara makro. realitas yang terdiri atas sistem dan elemen pembentuk sistem (Descrates). Bergulirnya percepatan penggunaan teknologi canggih saat ini tidak perlu selalu dimaknai sebagai keadaan yang negatif (Fritjof Capra. dan Newton fondasi modernisme semakin kukuh. tetapi juga dapat digunakan sebagai pendekatan fenomena benda mikroskopis. 2004). yaitu selain mengandung bahaya juga mengandung kesempatan yang bisa membuat kondisi awal manusia menjadi lebih baik. namun konsep evolusi ini merupakan sebuah revisi terhadap konsep realitas dari sumbangsih Descartes yang menganggap alam sebagai sebuah sistem yang tetap.73 memaknai proses evolusi. Bahkan adanya konflik adalah sesuatu yang niscaya sebagai upaya untuk keluar dari kerumitan sosial sekaligus menjadi pemenang dari proses seleksi alam tersebut. Melalui Descartcs. Pemikiran ketiga tokoh tersebut menemukan bentuk fungsionalnya saat perkembangan alat-alat teknologi semakin meluas dan mendunia. dengan kecepatan relatifrendah. Mekanika Newton atau sering juga disebut dengan mekanika klasik menjelaskan adanya fenomena benda yang relatif besar. saat terjadi krisis sesungguhnya terjadi proses transisi.

. peradaban itu tidak akan mampu melanjutkan proses kreatif evolusi budayanya. Demikian juga kontribusi para saintis yang memiliki kompetensi filosofis ternyata terbukti mampu menggiring sejarah umat manusia. Begitu juga peran teknologi. bagaimana peran Sains dan teknologi dalam penentuan bentuk peradaban baru pasca modernisme? Fritjof Capra menyitir Toynbee tentang proses kelahiran Minoritas Kreatif sebagai nukleolus penentu arah peradaban sebagai berikut: Budaya runtuh karena kehilangan fleksibilitas. Pertanyaan selanjutnya. peradaban-peradaban yang berada dalam proses disintegrasi menunjukkan keseragaman dan kurangnya daya temu. Hilangnya fleksibilitas dalam masyarakat yang mengalami disintegrasi ini disertai dengan hilangnya harmoni secara umum pada elemen-elemennya. yang mau tak mau mengarah pada meletusnya perpecahan dan kekacauan sosial. teknologi sebagai bentuk aplikasi sains memiliki peran besar dalam pembentukan realitas sosial. Dia akan hancur dan secara berangsur mengalami disintegrasi. bisa dimaknai bahwa peran sains (atau lebih tepatnya natural science) dalam menentukan arah peradaban manusia sangat besar. Sementara peradaban-peradaban yang sedang berkembang menunjukkan keberagaman dan kepandaian yang tak pernah berhenti. Pada waktu struktur sosial dan pola perilaku telah menjadi kaku sedangkan masyarakat tidak lagi mampu menyesuaikan diri dengan situasi yang berubah. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa para saintis berwacana dan para teknolog membumikan pemikiran mereka dalam bentuk peralatan yang berguna bagi kehidupan manusia. di mana ketika sains memiliki peran besar dalarn proses pembentukan wacana besar yang menjadi fondasi 'kebenaran'.74 Dilihat dari proses kelahiran modernisme sebelumnya.

. selama proses disintegrasi yang menyakitkan itu. Dunia kemudian juga mengenal adanya pengaruh filosofis dari konsep fisika kuantum terhadap realitas sosial. sehingga terlahir sebuah teknologi informasi yang bergerak dalam logika kuantum yang diprediksikan oleh Tofler akan menjadi tulang punggung benluk Peradaban baru pengganti modernisme. minoritas kreatif akan tetap muncul ke permukaan dan melanjutkan proses tantangan dan tanggapan itu.75 Namun demikian. yaitu ketika teknologi komputer berinteraksi dengan realitas sosial. jaring-jaring Cartesian akan sulit untuk menggambarkan karena konsep ruang dan waktu ini sudah berubah secara filosofis. Dengan demikian. peradaban baru manusia postmodern mulai terbentuk secara perlahan. tetapi berada dalam kondisi-kondisi baru dan dengan tokoh-tokoh baru pula. Bahkan setelah ada interaksi antara matematika dengan teknologi elektronika. kita kemudian mengenal bentuk aplikasi teknologi yang dikenal dengan teknologi komputer. tetapi mereka mau tak mau akan tetap runtuh dan mengalami disintegrasi. kreativitas masyarakat-kemampuannya untuk menghadapi tantangan-tidak hilang sama sekali. Juga konsep keterbatasan ruang yang bisa diatasi sehingga konsep jauh dan dekat secara filosofis juga mengalami perubahan makna. 1981) Melalui penjelasan Toynbee di atas. dan kelompok minoritas kreatif itu mungkin akan mampu mentransformasikan beberapa elemen lama menjadi konfigurasi baru. (Titik Balik Perdaban. yang jauh meninggalkan konsep mekanika Newton. kita mengenal bagaimana konsep cepat lambat mengalami perubahan secara drastis. Proses evolusi budaya ini akan terus berlanjut. Sclain itu. Bahkan perbedaan konsep nyata dan imajiner yang juga kemudian diklaim oleh dunia IT akan segera teratsi akan semakin meninggalkan jaringjaring Cartesian sebagai satu-satunya yang bisa menggambarkan kenyataan. Fritjof Capra. Meskipun arus budaya telah menjadi beku dengan melekatkan diri pada pemikiran-pemikiran mapan dan pola-pola perilaku yang kaku. Lembaga-lembaga sosial yang dominan akan menolak menyerahkan peran-peran utama kepada kekuatan-kekuatan budaya baru ini.

76 Juga dengan berkembangnya pemetaan DNA. Apalagi setelah ilmuwan sosial mahzab kritis dengan post-modernismenya terjebak dalam wacana dan definisi semata. pengaruh dominan saintis dan teknolog ternyata masih sangat dominan untuk menentukan masa depan umat manusia. ekses modernisme terhadap tatanan sosial pengganti tatanan sosial 'Abad Kegelapan' bisa jadi tidak pernah mereka pikirkan bahkan tidak pernah mereka bayangkan. Demikian juga seorang Darwin dan juga Newton. sedikit banyak adalah kontribusi dari kalangan saintis dan teknolog. teguran. Apalagi melihat konsep reduksionisnya Descartes yang kemudian mengilhami pembagian bidang spesialisasi ilmu yang di masa peradaban Islam dianggap belum begitu penting. Sehingga. Adalah sebuah kebutuhan mutlak bagi kita semua saat ini agar para komunitas saintis dan teknolog terus mempertimbangkan dan mengembangkan penerapan sains dan teknologi. moral. Hal tersebut secara tidak sadar. pengaruh pemikiran yang mereka berikan terhadap perubahan sosial bisa jadi tidak terpikirkan sebelumnya. sindiran. Adanya 'penyesalan' umat manusia terhadap proses peradaban manusia yang merusak lingkungan dan tatanan sosial akses dari modernisme perlu disikapi dengan bijak. Hal yang cukup memperhatikan adalah budaya pragmatis. Apalagi dampak negatifnya terhadap kenyataan sosial. disadari atau tidak para saintis dan teknolog akan terus menjadi Penentu arah peradaban. seluruh kemajuan teknologi perlu terus mempertimbangkan konsekuensi ekologi. serta para teolog dan ahli agama yang terus disibukkan dengan perdebatan liberal dan konservatifnya. Dengan bahasa lain. rekayasa genetika yang meninggalkan konsep evolusinya Darwin. . Karenanya. dan peringatan dari kalangan ahli ilmu sosial dan juga teolog atau ulama perlu disikapi secara bijak oleh para saintis dan telnolog itu sendiri. Sekali lagi terbukti. dan sosial dari proses inovasi maupun inventori yang mereka lakukan. Namun demikian. egois bahkan tertutup (elitis) di tengah masyarakat kita. Ketika Descartes merumuskan konsep geometri analitis mungkin tidak berpikir tentang implikasi moral dan sosial dari konsepnya tersebut.

Oleh karena itu. dan juga sebagai para pengingat urnat manusia akan kenyataan bahwa sejatinya mereka adalah makhluk Tuhan. tetapi ia harus turut andil memastikan nasib keberlangsungan hidup dan masa depan generasi umat manusia ke depan. sebagai sosok yang mendedikasikan proses inovasi daninventory-nya untuk pembangunan kembali hakikat kemanusiaan yangnyaris musnah. Kuntowidjoyo (1943-2005) juga mengusulkan pentingnya membangun sebuah etika profetis di kalangan saintis dan teknolog. Yakni dengan membangun pemahaman bersarna bahwa sejatinya ilmu adalah untuk kemanusiaan (humanity) dan kemaslahatan bersama (common good). dari pihak saintis dan teknolog tentunya. . para ilmuwan diharapkan tidak lagi terjebak dalam sekat-sekat pembidangan keilmuwan yang yang dan merusak tujuan mulia dari ilmu pengetahuan. Dengan kebersamaan satu misi tersebut. Ilmuwan tidak saja menyelesaikan persoalan kehidupan.77 Pertanyaannya bagaimana kita mengembalikan sistem yang memungkinkan terbukanya kembali sekat-sekat komunikasi antara sains dan teknologi. setiap ilmuwan seyogianya mengemban misi kenabian (profetik) yaitu dengan melakukan transmisi keilmuan untuk peradaban yang lebih maju tanpa merusak tatanan kehidupan manusia dan ekologi lingkungan hidup. dengan disiplin ilmu dan spesialisasi lain tanpa harus mcmandang bidang ilmu lain lebih rendah. sebagainiana layaknya para nabi yang memandang dirinya sebagai sosok pembebas umat manusia dari segala penindasan. Selain itu.

yang kemudian hari dikenal dengan sebutan „hukum adat‟.78 BAB 5 MANUSIA. sebenarnya dalam masyarakat Indonesia terdapat golongan dominan dan minoritas. juga disyaratkan dengan terciptanya karakteristik pluralisme yang kondusif bagi sebuah negara ini mendapatkan gimnasiumnya di Indonesia. Indonesia sering kali dijadikan ajang pernantauan bagaimana proses-proses demokrasi. sebagaimana yang terwujud dalam tindakan-tindakan yang dilakukan terhadap mereka dalam berbagai interaksi baik interaksi sccara individual maupun secara kategorikal baik pada tingkat nasional. teknologi. dan organisasi sosial-politiknya (Suparlan. seperti ras. Demokrasi yang oleh Robert Dahl (1982). tetapi juga secara vertikal atau jenjang menurut kemajuan ekonomi. dan budaya yang luar biasa. Bahkan lengkap dengan „aturan-aturan hukum‟-nya sendiri. agarna. Persentuhan ragam budaya dan agama antarkelompok masyarakatnya yang telah berlangsung sejak lama ini juga telah melahirkan ragam konflik dan konsensus yang terjadi. KERAGAMAN. Sebagai bangsa yang memiliki keragaman etnis. Maka. DAN KESETARAAN A. yang saling bcrbeda satu dengan lainnya. bukan hanya beraneka ragarn corak kesukubangsaan dan kebudayaan suku bangsanya secara horizontal. Pada hakikatnya. dan lain sebagainya. penduduk yang menghuni wilayah Nusantara dapat dikelompokkan ke dalam berbagai bentuk pengelompokan sosial yang disebut suku bangsa. maupun pengelompokan sosial vang didasari oleh sistem penggolongan sosial lain bcrdasarkan satu (atau lebih) unsur tertentu yang diperoleh secara askriptif (warisan). tidak mengherankan jika . Tanpa disadari oleh banyak orang Indonesia. 1979). penerapan ide-ide pluralisme. HAKIKAT KERAGAMAN DAN KESETARAAN MANUSIA Masyarakat majemuk seperti Indonesia. dan multikulturalisme dapat dilangsungkan. agama. masing-masing kesatuan sosial tersebut hidup dengan mengacu pada kebudayaan atau subkebudayaannya masing-masing. subsuku bangsa. Sebelum RI merdeka pada 1945.

harmonis. Dalam prinsip kesetaraan bahwasanya setiap individu. yaitu bangsa Indonesia. dan keterbukaan harus terus dijunjung tinggi. Karena itu. artinya setiap gcnerasi melaksanakan pembangunan dan diberi kepercayaan penuh. misalnya merasa lebih terhormat atau lebih tinggi kedudukannya. sehingga anggota atau komunitas lainnya merasa terdiskriminasi dan tertindas oleh dominasi anggota atau komunitas lainnya. Untuk itulah kita harus membangun bangsa kita. agama dan yang berbeda satu dengan lainnya melebur dan bersepakat membentuk kesukubangsaan yang satu. atau institusi yang telah bersedia menjalin kemitraan harus merasa "duduk sama rcndah berdiri sama tinggi" dengan yang lain. Kesetaraan. dimulai dari diri kita sendiri. Dengan prinsip kesetaraan tersebut diharapkan kita kembali memperlihatkan jati diri dan harga diri sebagai bangsa (self-nation-esteem) menghadapi . Dengan kalimat mewujudkan diri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRl pada hakikatnya setiap kelompok. apabila telah bersedia menjalin kemitman harus mcrasa sama dan sejajar. Kesetaraan adalah komitmen bersama yang perlu untuk terus dipupuk dan dikembangkan dalam proses berbangsa dan bernegara di NKRI kita. setiap generasi bangsa berdiri satu dengan lainnya dengan sejajar. Semua suku bangsa saling inemberikan potensi terbaik yang mereka miliki kepada Negara Kesatuan RI.79 para ahli menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia mewujudkan diri sebagai suatu masyarakat yang majemuk dan sudah menjadi pokok pcrhatian dari para ahli tersebut untuk waktu yang lama. Karena itu. organisasi. dihormati. suku. Dalam prinsip keselaman tidak boleh terjadi ada satu anggota memaksakan kehendaknyakepada anggota yang lain. Kedua belah pihak yang bermitra mempunyai kedudukan yang sejajar dalam mencapai tujuan vang disepakati. untuk menjadi unsur terbaik yang bisa memberikan kiprah gemilang menuju cita-cita besar para founding fathers kita. Bagaimanapun besarnya suatu institusi atau organisasi dan bagaimanapun kecilnva suatu institusi atau organisasi. golongan. dihargai. dalam kemitraan asas toleransi. kerja sama. dan diberikan pengakuan dalam hal kemampuandan nilainilai yang dimiliki. saling timbal balik.

struktur mozaik sosialbudaya yang tegak di Nusantara kita ini dapat dideskripsikan dalam tiga aspek. distribusi wilayah agama.80 pelbagai persoalan kebangsaan yang terus-menerus datang di setiap zaman. keseluruhan struktur mozaik Nusantara ini terbelah menjadi dua bagian utama. Dari jumlah yang disebut terakhir ini. kemajemukan dalam masyarakat Indonesia dapat dipahami sebagai bentuk perbedaan daya adaptasi antar kelompok-kelompok yang berbeda secara ras. KEMAJEMUKAN DALAM DINAMIKA SOSIAL DAN BUDAYA Pada dasarnya. baik secara sosial. Dengan proses yang demikian. suku bangsa. ekonomi. yaitu Indonesia Barat dan Indonesia Timur. Karena itu. dan PIT untuk yang disebut terakhir). bersosialisasi dan berelapresi satu dengan lainnya. suku bangsa. agama. Teramati ada beberapa perbedaan pokok antara Pola Indonesia Barat dengan Pola Indonesia Timur (selanjutnya disingkat dengan PIB untuk yang pertama. Dengan prinsip kesetaraan kita bisa membangun kemitraan yang kukuh untuk kemudian saling berinteraksi. yang jelas-jelas mengancam integritas Indonesia sebagai suatu nation. yaitu: struktur kesukuan. dari aspek struktur kesukuan. dan kelompok agama. dengan mudah dapat dipahami pada adanya ketidakseimbangan dan kesenjangan yang dapat saja berlanjut ke arah pertikaian antarras. yang di Indonesia populer dengan sebutan masalah sara. dari 656 suku di seluruh Nusantara hanya ada seperenam (109 suku) di PIB sedangkan di PIT ada lima perenam (547 suku). dapat disimpulkan bahwa keseragaman suku di PIT jauh lebih tinggi dari keragaman suku di PIB. tiga perlirna (300an suku) berdiam di Papua Barat. sehingga menjadikan kelompok-kelompok yang memiliki tingkat perkembangan kebudayaan. pertama. dan bahasa. maupun politik. Dalam pandangan Thamrin Amal Thomagola. keterbelahan ini kurang lebih mengikuti garis-Wallace (Wallace Line) yang terkenal itu ke dalam dua bagian. Pertama. . B. dan dari aspek tingkat pendidikan.

Perbedaan daya adaptasi ini dapat ditelusuri melalui model-model produksi (models of production) yang dikembangkan oleh masing-masing kelompok masyarakat yang bersangkutan. berkebun. setiap suku di PIB paling kurang mendiami satu provinsi secara utuh. dari semibilan suku dominan di Indonesia ada di PIB dan hanya satu berlokasi di PIT. Batak. Dengan melihat kebudayaan sebagai suatu mekanisme adaptasi suatu masyarakat dalam menginterpretasikan lingkungan yang dihadapinya. tani sawah. dan. Madura dan Bali. kebijakanpemerintahan RI. Bali. suku bangsa di Indonesia dapat juga dipetakan dari model mata pencaharian yang dominan digelutinya. besar kemungkinan dalam satu provinsi menampung lebih dari 40 suku. (Tomagola.81 Kedua. Sementara suku-suku dominan lainnya. kadang-kadang dua provinsi atau lebih seperti suku Minang dan Jawa. Antara lain dapat dikelompokkan pada masyarakat berburu. dalam satu kabupaten berdiam lebih dari 20 suku. dan Bugis. Sementara dalam tinjaun Koenjaraningrat (1987: 32). Sunda. pemerintahan kolonial. yaitu suku Bugis. yaitu: (1) jumlah proporsional. Sebaliknya di PIT. missi. dan. yang terwujud kedalam sistem teknologi. Minang. dan (3) menyumbangkan banyak tokoh nasional dalam hampir semua bidang kehidupan. baik lingkungan sosial maupunfisik. serta jaringan hubungan dengan masyarakat lain yang lebih luas. yang secara bersamaan sekaligus dipengaruhi oleh suatu peradaban dari luar seperti zending. 1990) Ketiga. yaitu suku Aceh. pengaruh kebudayaan Hindu dan agama Islam. pengembara. Melayu. (2) punya kerajaan dan masyarakat yang mapan di masa lampau. terutama dalam bidang kebudayaan. intelektual. pola-pola pengeksploitasi dan penguasaan sumber daya ekonomi. Madura. pengetahuan. . Jawa. berladang. dan kenegaraan. Jawa. yaitu: Aceh. maka tingkat perkembangan masing-masing kebudayaan dapat dibeda-bedakan berdasarkan daya adaptasinya itu. Suku-suku tersebut dikatakan domain berdasarkan tiga kriteria utama. Sunda. Batak. ada delapan suku. dalam satu kecarnatan saja dapat ditemukan lebih dari 10 suku. Minang. dan seterusnya.

82 .

Baik antara kelompok-kelompok yang ada di dalam satu golongan sosial yang dikategorisasikan ke dalam situ kelompok horizontal tertentu. Misalnya saja. orang Jawa. meski batas-batas wilayah pengembaraannya itu tetap dapat ditentukan secara pasti. Demikian pula.83 Dengan cara demikian. . Dari segi komposisi demografi. Berkaitan dengan sistem pemenuhan kebutuhan sehari-hari ini. Kubu (atau Suku Anak Dalam). Minangkabau dan Batak. poly-poly pengeksploitasian dan penguasaan sumber-sumber daya ekonomi. pola permukiman kelompok masyarakat ini bersifat nomadis (berpindah-pindah tempat). kelompokkelompok suku bangsa atau subsuku bangsa yang ada di wilayah kedaulatan Republik Indonesia ini setidaknya dapat dibagi kedalam empat kategori utama. Sulawesi. dan Irian Jaya. maupun antar kelompok-kelompok horizontal itu sendiri. misalnya. biasanya. jumlah anggota kelompok masyarakat yang dimaksud relatif kecil. pengetahuan. Berdasarkan tingkat perkembangan sistem teknologi. Masyarakat yang tergolong kepada tribal society ini biasanya hidup dalam persekutuan-persekutuan hidup yang beranggotakan lebih/ kurang 50 jiwa saja. Pada umumnya bermata pencaharian berburu dan meramu (hunting and food gathering). adalah kelompok masyarakat yang dapat dikategorikan sebagai tribal society. Masing-masing persekutuan hidup itu tidak terintegrasi ke dalain persekutuan (politik) yang lebih luas. atau berbagai suku bangsa (atau subsuku bangsa) yang menghuni pcdalaman Kalimantan. di mana situ sama lainnya memiliki tingkat daya adaptasi yang berbeda satu lama lainnya. relatif memiliki daya adaptasi yang lebih tinggi ketimbang rata-rata orang Mentawai. ada kelompok-kelompok sosial tertentu yang memiliki daya adaptasi yang tinggi dan ada yang rendah. serta jaringan hubungan dengan masyarakat yang lebih luas ini. Pertanna. perbedaan kebudayaan dalam nation Indonesia dapat dilihat secara gradual. dalam masyarakat orang Jawa. pada umumnya. Minangkabau atau Batak.

84

Di Indonesia, kelompok masyarakat yang terkategori ke dalam tribal society atau masyarakat pemburu dan peramu ini relatif kecil jumlahnya. Sejauh yang dapat diketahui, kelompok masyarakat yang dapat dikategorikan sebagai tribal society hanyalah sebagian dari orang Kubu (Suku Anak Dalam) yang hidup di wilayah belantara Jambi dan Sumatera Selatan. Konon juga terdapat di beberapa daerah pedalaman lrian Jaya, Kalimantan, dan Sulawesi (bagian Tengah). Di samping itu, dalam kenyataannya, untuk kasus Indonesia, kegiatan berburu dan meramu ini sering kali pula dikombinasikan dengan kegiatan berkebun yang teknologinya juga relatif amat sederhana. Jenis tanaman yang umum dibudidayakan adalah keladi dan ubi jalar. Sebab itu pula, oleh Koentjaraningrat, masyarakat ini dikategorikan sebagai masyarakat berkebun. Menurut Koentjaraningrat, khususnya bagi kelompok-kelompok yang telah mengombinasikan sistern berburu dan merarnu ini dengan sistem berkebun, tanaman padi tidak dibiasakan. Sistem dasar kemasyarakatannya juga telah berkembang menjadi desa terpencil tanpa diferensiasi dan stratifikasi yang berarti; gelombang pengaruh kebudayaan menanarn padi, kebudayaan perunggu, kebudayaan Hindu dan agama Islam-setidaknya hingga satu-dua dekade belakangan ini-tidak dialami; dan isolasi dibuka oleh zending dan/atau missi. Kedua, kelompok masyarakat perladangan berputar (rotary

cultinatiotz), atau lebih populer disebut kelompok masyarakat yang mengembangkan sistem pcrladangan berpindah (shifting cultivation). Karena dalam sistem teknologi pertanian yang dikembangkannya ada unsur pekerjaan menebas dan membakar, teknik ini kerap pula disebut sebagai slash and burn cultivation. Demikian pula, karena kegiatan pertanian itu tidak

diselenggarakan secara terus-menerus pada satu bidang lahan tertentu, maka kegiatan pertanian ini sering pula dikategorikan sebagai suatu cara produksi pertanian elcstensif (extensive agriculture). Betapa pun, kelompok masyarakat ini pada dasarnya merupakan kelompok masyarakat yang telah dapat bercocok tanah untuk menghasilkan bahan makanan pokoknya (food producing) scndiri. Sebagian besar kelompok masyarakat ini juga berada di luar Jawa, dengan

85

sedikit pcngecualian di beberapa tempat tertentu saja, seperti pada masyarakat Badui, misalnya. Komposisi demografis kelompok masyarakat ini berjumlah lebih besar bila dibandingkan dengan kelompok masyarakat yang pertama. Bisa mencapai angka ribuan jiwa. Meski begitu, keterikatan anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya masih menekankan pada sistem kekerabatan (kinship system). Secara tradisional kelompok ini belum sepenuhnya terintegrasi pada sisteln sosio-ekonomi pasar yang lebih luas dan sistem sosiopolitik yang lebih besar dan kompleks. Seperti juga pada kelompok pertama, diferensiasi dan stratifikasi sosial-ekonomi belum begitu menonjol, masih bersifat egaliter, dan juga belum mengenal spesialisasi atau pembagian kerja atas dasar keterampilan dan keahlian penguasaan teknologi. Semua anggota masyarakat masih mungkin untuk memiliki akses dan kontrol yang sama atas sumber daya-sumber daya elconomi, khususnya tanah. Hal ini dimungkinkan karena rasio antara jumlah dan kepadatan penduduk dengan luas tanah masih rendah, sehingga mereka masih bisa melakukan perladangan berputar itu. Tanah masih dikuasai seeara kolektif-kecuali pada bidang-bidang tertentu-dan setiap anggota kolektif bisa membuka dan menguasainya. Dalam konteks inilah mengapa masyarakat peladang berputar ini dalam batas-batas tertentu masih dapat dikatakan bersifat egaliter. Namun demikian, karena pertanian perladangan ini mempunyai indeks diversitas tanaman yang tinggi, artinva scbidang lahan ditanami oleh banyak jenis tanaman, maka-dari sudut tertentu-biasanya tidak efektif, dan hasilnya juga tidak begitu tinggi, tidak dapat menghasilkan surplus produksi yang besar, meskipun tingkat kepadatan penduduknya masih rendah. Akibatnya, masyarakat peladang belum sepenuhnya dapat terintegrasi pada sistem ekonomi yang lebih besar.

86

Ketiga, kelompok masyarakat petani (peasant society). Kelompok masyarakat ini adalah kelompok-kelompok masyarakat yang mengembangkan sistem pertanian menetap (sedenter). Berbeda dengan cara bertani pada kelompok peladang berputar terdahulu, kelompok masyarakat ini

mengembanglcan cara produksi pertanian intensif (intensive agriculture), yang di Indonesia dikenal sebagai sistem pertanian lahan basah atau pertanian persawahan. Sistem ini UmIum dikenal oleh kelompok masyarakat yang menghuni Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan di daerah-daerah tertentu di pulaupulau yang ada di gugusan Sunda kecil (terutama di Bali, NTB). Karcna sistem pertanian ini mampu menghasilkan surplus hasil yang cukup besar, kegiatan ekonomi kelompok ini telah terintegrasi ke dalam sistem sosio-ekonomi dan sosiopolitik yang lebih besar dan lebih luas. Bahkan hingga tingkat regional dan global. Keterikatan antar-anggota dalam masyarakat-masyarakat yang bersangkutan tidak lagi melulu berdasarkan sistem kekerabatan, melainkan juga pada ikatan sosiopolitik dan sosioekonomi yang lebih formalistis. Seperti organisasi dan asosiasi. Di samping itu, secara demografis jumlah anggota kelompok masyarakat yang besangkutan cukup besar dan tingkat kepadatan pcnduduk cukup tinggi, serta tkah pula mengenal diferensiasi dan stratifikasi sosialekonomi (dan politik). Artinya, ada di antara anggota masyarakat yang bersangkutan yang tidak atau hanya sedikit memiliki akses dan kontrol pada sumber-sumber daya ekonomi, terutama tanah. Bahkan, orang-orang yang tidak atau sedikit memiliki akses dan kontrol pada tanah itu jumlahnya lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh adanya ketimpangan rasio antara tanah dengan jumlah dan tingkat kepadatan penduduk, jumlah masyarakat petani selalu lebih besar dibandingkan dengan luas lahan pertanian yang tersedia. Keempat, adalah kelompok masyarakat perkotaan. Masyarakat perkotaan adalah suatu masyarakat yang tinggal di suatu lingkungan pemukiman tertentu, yaitu suatu lingkungan di mana para penghuninya dapat memenuhi sebagianbesar kebutuhan ekonominya di pasar setempat. Biasanya barang-barang itu dihasilkan oleh penduduk yang tinggal di daerah

misalnya). yang dapat dikategorikan sebagai elite ekonomi nasional. Dari segi cara hidup kelas menengah ini tidak berbeda jauh dengan lapisan elite. serta cara kerja yang . Dilihat dari peran sosio-ekonomi dan sosiopolitiknya dalam suatu jaringan kehidupan yang lebih luas. Kelompok ini adalah orang-orang yang berlatar belakang pendidikan sekolah yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk Indonesia pada umumnya yang sebagian di antaranya kemudian masuk ke dalam sistem birokrasi pemerintahan kolonial atau menjadi politisi pejuang kemerdekaan. agama. sehingga pembagian kerja dalam masyarakat perkotaan ini sangat kompleks.87 ”pedalaman” (pedesaan). terutama sejak pemerintah Orde Baru memegang tampuk pemerintahan. perusahaan-perusahaan swasta. Setelah masa kolonial. Kelompok ini pada dasarnya mulai terbentuk sejak zaman kolonial. dan informasi. atau berbagai kelompok spesialis yang berpendidilcan dan non-agraris. pegawai. ketika pemerintah kolonial Belanda mulai memperkenalkan sistem pendidikan sekolah yang modern. yang biasa disebut sebagai daerah yang melindungi desa. teknologi. dan pengusaha-pengusaha mandiri. masyarakat perkotaan ini juga disebut sebagai kelompok elite ekonomi dan politik. gaya hidup. kelompok masyarakat ini mulai bertambah dengan orang-orang yang memiliki akses dan kontrol pada sumber-sumber daya ekonomi. yang berasal baik dari golongan pribumi dengan latar belakang suku bangsa. sehingga mereka bisa dimasukkan ke dalam lapisan yang dikategorikan memiliki suatu pola kebudayaan “super kultur metropolitan”. Dilihat dari gaya hidup yang mereka miliki dan kembangkan. maupun yang berasal dari golongan minoritas pribumi. penguasaan teknologi dan informasi. Bahasa. dan daerah yang berlainan. agamawan. pujangga. Di bawah kelompok elite kota ini ada suatu kelas menengah perkotaan yang jumlahnya lebih besar. Titik awal gejala kota adalah timbulnya golongan literati (golongan intelektual. yaitu parapegawai pemerintahan. kaum intelektual. mereka telah lebih jauh hidup dan menjadi bagian dari kerangka peradaban global. atau mungkin sejak awal abad XX.

secara umum keragaman atas sosial-budaya yang tegak di Nusantara kita ini dapat dideskripsikan dalam tiga aspek. sistem-sistem kemasyarakatan. Sosial-budaya begitu kompleksnya menyangkut berbagai segi kehidupan manusia dan masyarakat. sosial-politik dan sosial-budaya. Tidak jarang kebhinekaan bangsa kita sampai pada konflik tingkat nasional yang menyebabkan terganggunya integrasi bangsa scbagai cita-cita bangsa. distribusi wilayah agama. ika = itu. sehingga Bhineka Tunggal Ika artinya "terpecah itu satu”. dan dari aspek tingkat pendidikan. Keberagaman dalam konteks Nusantara menjadi konsep kesetaraan sesuai dengan konsep integrasi nasional dengan rumusan Bhineka Tunggal Ika yang artinya Bhina = pecah. KERAGAMAN DAN KESETARAANSEBAGAI KEKAYAAN SOSIALBUDAYA BANGSA Kita menyadari bahwa Kepulauan Nusantara terdiri atas aneka warna kebudayaan dan bahasa. yaitu : . yang dihadapi oleh masing-masing kelompok masyarakat yang bersangkutan. akan berpengaruh pada kemampuan beradaptasi atas perkembangan sosial-ekonomi. Sehingga keberagaman sosial budaya dan kesetaraan sosial-budaya mampu mengemban fungsi kebudayaan nasional. serta unsur utama dalam proses pembangunan diri manusia dan masyarakat.88 berorientasi pada peradaban internasional ini menjadi kelompok acuan (reference group) bagi hampir semua kelompok-kelompok masyarakat yang lain. perbedaan sistem teknologi. Betapa pun. Tunggal = satu. yaitu: struktur kesukuan. dan kompleksitas jaringan hubungan dengan masyarakat yang lebih luas pada masing-masing kategori seperti telah diperinci di atas. C. Keberagaman dan kesetaraan dalam konteks kekayaan khazanah sosial-budaya bangsa salah satunva adalah dengan mcngembangkan atau merumuskan kebudayaan nasional Indonesia. Namun keberagaman tersebut dalam konteks kekayaan menjadi kekayaan yang patut kita syukuri.

Masyarakat majemuk yang tersusun oleh keragaman lcelompok etnik (etnic group) atau suku bangsa beserta tradisi budayanya itu. Suatu sistem gagasan dan perlambang yang dapat dipakai oleh semua warga negara Indonesia yang beragam (bhineka) itu. seperti adat istiadat. Kebudayaan yang dimiliki kelompok etnik mcnjadi pcdoman kehidupan mereka dan atribut-atribut budaya yang ada. b. untuk saling berkomunikasi dalam kesetaraan dengan demikian dapat memperkuat solidaritas sosial-budaya bangsa. kesenian. jika dinamika kemajemukan sosial budaya itu tidak dapat dikelola dengan baik. asal usul daerah. Suatu sistem gagasan dan perlambang yang memberi identitas kepada warga negara Indonesia. Sebagai unsur pembentuk sistem sosial masyarakat majemuk kelompok-lcelompok etnik memiliki kebudayaan. tradisi. D. dan bertahan lama. sejarah sosial. agama dan paham keagamaan. konsisten. . PROBLEMATIKA KERAGAMAN DAN KESETARAAN SERTA SOLUSINYA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN NEGARA Dalam pen-Takdir-annya sebagai negara kepulauan atau negara maritim yang masyarakatnya bersifat majemuk (plural society). dan sejumlah atribut atau ciri-ciri budaya yang menandai identitas dan eksistensi mereka. tetapi juga berpotensi mendorong timbulnya konflik sosial yang dapat mengancam sendi-sendi integrasi negara-bangsa (nation-state). Kebudayaan dan atribut sosialbudaya sebagai penanda identitas kelompok etnik memiliki sifat stabil. tidak. batas-batas sosial-budaya. hanya berpeluang menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat di masa mendatang. bahasa.89 a. kesamaan leluhur. pakaian tradisional. atau aliran ideologi politik menjadi ciri pemerlain atau peinbeda suatu lcelompok etnik dari kelompok etnic yang lain. pemerintah dan masyarakat Indonesia masih harus belajar banyak dari sejarah perjalanannya sendiri tentang bagaimana mengelola kemajemukan terscbut agar menjadi modal sosial pembangunan bangsa.

Mataraman. Karena perbedaan-perbedaan kultural ini keduanya disebut sebagai sebuah kelompok etnik yang berbeda.90 Berdasarkan uraian di atas dan dalarn konteks perbandingan yang setara. Demikian juga. etnisitas akan terjadi secara intensif dalam masyarakat tradisional atau masyarakat trandisional. walaupun keduanya berada dalam ruang lingkup orang Jawa. Masa otonomi daerah sekarang ini memberikan peluang yang besar bagi timbuhnya konflik sosial berbasis etnisitas. Orang Jember tidak akan mau disebut sebagai orang Surabaya. seperti potensi ekonomi dan kekuasaan politik. bahwa orang Jember tentu berbeda secara kultural dengan orang Surabaya. Arekan atau Samin sebagai sebuah kelompok etnik dan sub-etnik yang berbeda-beda. demikian pula sebaliknya. orang Jawa disebut sebagai suatu kelompok etnik karena mereka secara budaya memang berbeda dengan orang Madura. ketika tradisi berdemokrasi. di Jawa Timur. Dalam kaitannya dengan akses dan perebutan sumber daya di daerah yang bersifat struktural. Kondisi demikian lebih banyak . Etnisitas (etnicity) atau kesukubangsaan selalu muncul dalam konteks interaksi sosial pada masyarakat majemuk. Sebagai sebuah realitas sosial yang wajar dan alamiah. Pendhalungan. yang dipertimbangkannya secara saksama bahwa hal itu dapat mencapai tujuan yang diinginkan melalui interaksi sosial tersebut. dan penghargaan terhadap prestasi belum menjadi pandangan dan sikap hidup kita sehari-hari. Hal yang sama juga berlaku untuk penyebutan Osing. Pilihan terhadap suatu atribut sosial-budaya bagi seorang individu akan didasarkan pada pilihan rasional (rational choice). Tengger. penghormatan terhadap keadilan sosial. Dalam proses interaksi tersebut kelompok etnik atau individu-individu dalam kelompok etnik akan memanfaatkan atribut-atribut sosial-budaya yang dimiliki untuk mencapai tujuan tertentu. dalam konteks perbandingan yang setara pada orang Jawa di Jawa Timur. Bentuk mana yang dipilih di antara atribut-atribut tersebut sebagai penanda identitas diri sangat ditentukan oleh konteks interaksi dan tujuan yang akan dicapai. manifestasi etnisitas sering menimbulkan ketegangan dan konflik sosial di antara pihak-pihak yang terlibat atau yang berkepentingan.

Masalahnya adalah bagaimanakah meminimalkan konflik sosial berbasis etnisitas yang dapat merugikan kepentingan masyarakat luas? Secara normatif. Hal-hal ini untuk membangun kembali fondasi sosial-budaya masyarakat. setelah Orde Baru memberangusnya selama masa tiga dasawarsa lebih (Zakaria. otonomi daerah telah memberikan keleluasaan bagi masyarakat di daerah (bukan pemerintah daerah) untuk mengaktualisasikan diri secara optimal dalam manajemen pembangunan daerah. masyarakat di daerah (indigenous people) menggali kembali potensi-potensi kelembagaan sosial atau konstruk nilai-nilai budaya lokal yang dianggap berguna untuk menopang eksistensi mereka di tengah arus globalisasi dan dinamika pembangunan daerah. Misalnya. 2004) Walaupun demikian. Undang-undang yang mendasari praktik otonomi daerah memberi pengakuan terhadap eksistensi masyarakat dan kebudayaannya.). sehingga berpotensi mengundang kctcgangan sosial. di daerah-daerah yang memiliki struktur masyarakat majemuk proses revitalisasi kebudayaan etnik juga harus memerhatikan eksistensi kebudayaan etnik yang lain. 2000). kampong di komunitas Melayu Kalimantan Barat. Dalam ruang politik yang semakin terbuka ini. Zakaria. serta eksplorasi ulang atas revitalisasi pranata-pranata lokal untuk mengelola sumber daya alam secara lestari dan adil. (Siregar dan Wahono (Peny. dan pakraman di Bali). pembangkitan kembali satuan-satuan desa adat tradisional (nagari di Minangkabau.91 menguntungkan kepentingan pribadi dan kelompok (etnik) daripada kepentingan masyarakat. Samsul Hadi. Kebijakan Bupati Banyuwangi . khususnya masyarakat di pedesaan agar memiliki kemampuan otonomi yang kukuh dalam menyikapi gerak pembangunan di bawah kebijakan otonomi daerah. seperti sasi di Maluku dan awig-awig di Bali-Lombok. yang ketepatan la berasal dari etnik Osing adalah kasus yang kebablasan. 2002. Otonomi daerah menandai era penghargaan terhadap keberagaman dan otonomi masyarakat. kasus Osingisasi yang dilakukan olch Bupati Banyuwangi. Wujud dari penggalian di atas adalah hadirnya asosiasi-asosiasi masyarakat adat Nusantara.

Kami mendesak agar Panwas Pilkada menindaklanjuti temuan ini secara hokum”. 2004: 170-171) Bupati juga memperkuat posisi kesenian Gandrung sebagai ikon Kabupaten Banyuwangi. Bahasa Osing scbagai muatan kurikulum lokal diajarkan pada siswa SD-SMP yang sudah berlangsung tiga tahun terakhir. (Sunarlan. Kebijakan politik etnisitas seperti ini lebih bernuansa politik praktis. yakni memperkuat basis konsolidasi kekuasaan dan legitimasi politik Bupati di mata publik menyongsong Pilkada 2005. Isu yang ada dalam selebaran ini sangat kotor. dengan membangun patung Gandrung yang menghabiskan dana miliaran rupiah di daerah Watu Dodol. Kasus yang lain bisa kita lihat pada beredarnya selebaran gelap mcnjelang pemilihan Bupati Lamongan. dan menginstruksikan kepada seluruh masyarakat Banyuwangi agar mcrayakan tradisi endog-endogan dalam rangka Maulud Nabi Muhaulmad SAW seperti yang selama ini dilakukan oleh komunitas Osing. (Kompas Jatim. “Muhammadiyah tidak pernah menggunakan segala cara untuk meraih tujuannya. Selebaran itu berisi surat perjanjian Calon Bupati Masfuk kepada Forum Rembug Muhammadiyah Lamongan untuk menjadikan Muhammadiyah sebagai ormas Islam terbesar di Lamongan dibandingkan dengan ormas yang lain. Kop surat selebaran tertera nama Muhammadiyah dan Partai Amanat Nasional. Kebijakan yang berkaitan dengan kurikulum lokal tersebut mengundang reaksi sosial dari para pengelola SD-SMP yang lingkungan sosialnya bukan komunitas Osing. dengan jalan mengaktifkan beberapa atribut atau unsur kebudayaan Osing: bahasa. Pengurus Daerah Muhammadiyah dan Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Lamongan menilai skebaran gelap tersebut bisa menyesatkan masyarakat Lamongan.92 tersebut adalah mengharuskan para petinggi pemerintah kabupaten yang akan menghadapnya harus menggunakan bahasa Osing. seni. Ketapang. Afnan Anshari mengatakan. Surat perjanjian itu ditandatangani 20 Mei 2005. Ketua Muhammadiyah Lamongan. 27 Juni 2005: A) . seperti masyaralcat Madura di Muncar. Senin. dan tradisi.

"Nama marga merupakan ikatan turun-temurun. tetapi ada kepentingan tertentu (ekonomi-politik) yang akan diraih dalam proses interaksi social dan jika nama marga itu tetap dilekatkan justru akan menghambat pencapaian kepentingan tersebut. Menurut Ketua FKB Jawa Timur. Demikian juga. dari perspektif etnisitas mobilitas identitas etnik yang terkait degan paham keagamaan (Muhammadiyah) juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan politik yang bersifat negatif atau positif bagi pihak-pihak yang terlibat dalam persaingan memperebutkan jabatan politik Bupati Lamongan. bukan tanpa alasan. (Kompas Jatim. FKB Jatim juga menunjukkan fotokopi ijazah Alisjahbana saat lulus sebagai sarjana teknik ITB Bandung 1974. Senin. Ketika dihubungi wartawan untuk konfirmasi. Kasus seperti ini mirip dengan kebijakan kolonialisme internal (internal colonialism) Pemerintah Thailand terhadap kelompok-kelompok etnik minoritas. Forum Komunikasi Batak (FKB) Jawa Timur menyesalkan Calon Wali Kota Surabaya Alisjahbana dari Partai Kebangkitan Bangsa yang selama ini dianggap enggan mencantumkan nama marga Sitepu dalam berbagai kesempatan. 30 Mei 2005: 1) Benar tidaknya isi selebaran gelap di Lamongan tersebut. Alisjahbana mengatakan. Alisjahbana tetap menggunakan nama marga seperti halnya sejumlah tokoh lain. khususnya masyarakat muslim Malaysia . Sejak bekerja di Pemerintah Kota Surabaya selama 30 tahun lebih. Kasus-kasus serupa banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.93 Masih dalam Kaitannya dengan pemilihan kepala daerah. RH Batubara. penghilangan (penyembunyian) nama marga Sitepu bagi Alisjahbana. yakni Akbar Tanjung dan Sudi Silalahi". Pilihan tindakan demikian sudah diperhitungkan untung ruginya bagi yang bersangkutan. dengan nama lengkap Alisjahbana Sitepu. Seharusnya sebagai. "Nama seseorang merupakan urusan pribadi". Dalam konteks otonomi daerah. Alisjahbana tidak pernah menggunakan nama marganya. kasus yang terjadi di Banyuwangi untuk membangun “hegemoni budaya Osing” sesungguhnya hanya merupakan sarana penguasa daerah untuk mencapai penguasaan sumber daya ekonomipolitik yang lebih besar. orang yang berdarah Batak.

Di samping terjadinya penetrasi budaya dominant (dominance ulture). Hal yang sama juga dilakukan oleh Penguasa Orde Baru terhadap Aceh. senantiasa berhadapan dengan penolakan atau resistensi social dari kelompok-kelompok etnik yang terkena kebijakan tersebut. Brown. orang Pattani-Muslim. yang berusaha keras untuk menegaskan aspek-aspek identitas budaya masyarakat Pattani melalui penetrasi kebudayaan Thai dan Buddha. etnisitas akan berubah menjadi ideology perjuangan untuk menghadapi negara yang telah membuat diri mereka tidak nyaman dan terancam serta mengganggu kelangsungan hidup kelompok etnik. seperti masyarakat Pattani akanmengaktifkan jaringan etnisitas yang berbasis kesamaan asal usul dan leluhur. negara dan kebijakan-kebijakan para penguasanya mengambil peranan yang besar terhadap tumbuhnya peristiwa konflik etnik dan kekerasan social di berbagai negara (Renner. untuk menghimpun kekuatan dan modal perjuangan menghadapi hegemoni negara dan penetrasi kelompok etnik dominan (Thai). telah membangkitkan gerakan perlawanan bersenjata masyarakat Pattani terhadap Pemerintah Thailand. Sementara itu. Dalam banyak kasus. kebijakan pembangunan regional Pemerintah Thailand yang bersifat deskriminatif dan hanya menguras sumber daya local. khususnya etnik yang dianggap kelompok dominant atau pribumi. Dalam studi-studi konflik etnik. kelompok-kelompok etnik minoritas yang terdisriminasi. 1999: 33-47).94 di Pattini di wilayah selatan yang berbatasan dengan Malaysia. yang mendorong masyarakat Aceh menjadi anti-Jawa (lihat. kebijakan politik etnik negara dan Pemerintah Thiland memperluas batas-batas social budaya identitas suatu kelompok etnik. (Brown. Dalam konteks demikian. seperti Thai-Buddha. 1994). . Konflik-konflik dan kekerasan social berbasis etnisitas yang terjadi di Indonesia menjelang akhir kekuasaan Orde Baru hingga sekarang merupakan akibat dari kesalahan kebijakan pembangunan daerah dan ketidakbecusan penguasa Orde Baru mengelola kemajemukan masyarakat kita (Kusnadi. dan tradisi social budaya sebagai sarana pengikat social dan pembangun solidaritas social. 1994: 1-5). identitas keIslam-an. sejarah social.

95 2001). Keetidakpuasan rakyat yang meluas terhadap perilaku pemimpinnva dapat mendorong timbuhnya revolusi sosial. atau Kabupaten Sumenep Kepulauan. 2005 dan Putra. Substansi berdemokrasi belum memberikcan keuntungan bagi rakyat dankebijakan-kebijakan publikyang dihasilkan oleh negara juga belum memihak pada kepentingan rakyat. Gagasan sebagian masyarakat beberapa waktu yang lalu untuk membentuk Kabupaten Jember Selatan. eksplorasi etnisitas sebagai ideologi perjuangan kelompok masyarakat yang dirugikan oleh kebijakan pembangunan daerah akansemakin berpeluang. Walaupun kita telah memasuki era demokrasi dan masyarakat mulai tumbuh kekuatannya untuk terlibat dalam proses bernegara. saya perkirakan bahwa sifat rakus politik danserakah ekonomi penguasa di daerah dan kebijakan-kebijakannya yang tidak memihak kepentingan rakyat akan menjadi pemicu konflik sosial yang berskala luas di daerah. (Lucas. Beban kehidupan rakyat semakin berat. tetapi juga melibatkan penguasa daerah dengan rakyat secara keseluruhan dan antar kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. 2004ab. dan mahalnya biaya pendidikan. Bahkan. 2004) Di saat rakyat harus berjuang melawan kemislcinan. 2005) Dalam masa otonomi daerah ini yang pendekatan pembangunannya berorientasi pada aspek kewilayahan. Hal yang sama bukan tidak mungkin akan dilakukan oleh penguasa pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif) era otonomi daerah. ketidakadilan hukum. tetapi praktik-praktik kekuasaan yang muncul lebih parah daripada perilaku kuasa rezim Orde Baru. Konflik sosial ini tidak hanya terjadi di kalangan internal antar-elite daerah. Banyuwangi Selatan. (Prasetyo. kurang gizi. busung lapar. Mereka bisa saja menggunakan basis legitimasi berdasarkan unsur-unsur etnisitas yang berkaitan dengan kesamaan . sebagaimana pcrnah terjadi dalam sejarah sosial kita. harus dilihat sebagai persoalan konflik politikkebijakan berbasis etnisitas dengan pernerintah kabupaten setempat. para penguasa daerah justru berpesta pora menghambur-hamburkn uang rakyat yang diperoleh dengan jalan menjarah. khususnya untuk memenuhi kebutuhan primernya.

konflik sosial berbasis etnisitas yang berlangsung secara masif tidak ada yang semata-mata terjadi karena perbedaan-perbedaan sosial-budaya yang bersifat horizontal. Bayuwangi Utara. dannilai-nilai baru yang dimunculkan karena faktor karakteristik geografis. (Kusnadi. atau nilai-nilai budaya lainnya. seperti agama. kasus konflik nelayan yang meluas di berbagai daerah perairan Jawa Timur. Lamongan. Berdasarkan eksplorasi nilai-nilai budaya di atas. Gresik dengan nelayan Weru Kompleks. Kedua pihak mendefinisikan identitas dirinya sebagai kelompok nelayan yang berbeda satu sama lain berdasarkan nilai-nilai sosial-budaya dan sejarah sosial yang membentuk eksistensi mereka. Aspek lain yang ikut memberikan kontribusi terhadap timbulnya konflik nelayan tersebut adalah semakin tingginya kelangkaan sumber daya ekonomi-perikanan dan kompetisi memperebutkannya. Hal yang samajuga berlaku untuk nelayan Madura asal Kraton. yang telah lama berkonflik memperebutkan sumber daya perikanan di Perairan Selat Madura. dan Sumenep Daratan. tradisi dan adat istiadat. atau Sumenep Kepulauan. merupakan akibat dari kekurangmampuan pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota) dalam memahamkan esensi otonomi daerah yang terkait dengan batas-batas administrasi daerah dan kewenangannya mengelola potensi sumber daya laut setempat kepada masyarakat nelayan di kawasan pesisir. gaya hidup. Demikian pula. (Kusnadi dkk. membedakan dirinya dengan masyarakat di Jember Utara. Masing-masing pihak mendefinisikan eksistensinya berdasarkan nilai-nilai lokalitas yang kontekstual. nasib sosial. tetap dilihat sebagai kasus konflik sosial berbasis etnisitas. masyarakat di Jember Selatan. sejarah sosial. Banyuwangi Selatan. Pasuruan dan nelayan Kwanyar. Bangkalan Selatan. 2002) Konflik nelayan Ujung Pangkah. kesejarahan. yang dianggapnya lebih tepat dan menguntungkan kehidupannya dalam interaksi sosial. 2005) Pada dasarnya.96 budaya. Aspek- . Identitas kebudayaan Madura ternyata tidak mampu mendamaikan kedua kelompok nelayan tersebut. walaupun mereka bagian dari masyarakat Jawa Pesisiran. bahasa.

dampak konflik secara psikologis sangat mencekam masyarakat dan secara sosial-ekonomi memberatkan masa depan kehidupan mereka yang terlibat konflik. Di tengah-tengah karakter rezim otonomi daerah yang masih belum beradab dan manusiawi. Sementara itu. pada tataran sosial. rezim otonomi daerah dalam masa transisional ini harus belajar bagaimana meminimalisasi timbulnya konflikkonflik sosial yang berbasis etnisitas dan keagamaan. keseriusan. penguatan kapasitas masyarakat harus dilakukan dengan membangun fondasi kesadaran struktural-kultural bernegara dan berbangsa agar memiliki kemampuan dalam berdiskusi dengan elite daerah untuk memberi arah pada kebijakan pembangunan daerah yang memihak kepentingan masyarakat luas. Berdasarkan uraian di atas. dan pengorbanan yang besar. 1997). dan berdimensi keadilan sosial. demokratis. Bahkan semakin tinggi nilai sumber daya yang diperebutkan dan kondisinya terbatas. Dalam situasi demikian. seperti akses dan penguasaan sumber daya ekonomipolitik (kekuasaan) senantiasa terlibat. karena esensi pemerintah daerah hanya sebagai alat pembangunan daerah. Upaya untuk meretas jalan menuju perdamaian abadi juga sangat sulit karena membutuhkan kesabaran. maka konflik sosial yang terjadi akan semakin intensif dan keras (Kusnadi dan Burhanuddin. dengan berbagai cara. dengan jalan merumuskan kebijakan pembangunan dan pembuatan regulasi daerah yang bersifat transparan. Otonomi daerah hat-us ditafsiri sebagai otonorni masyarakat untuk membangun daerahnya masing-masing. jalan untuk membangun fondasi kesadaran strukturalkultural di atas masih sangat panjang. . bukan otonomi pemerintah daerah (pemda). berorientasi kerakyatan.97 aspek vertikal-struktural.

Ada yang bisa melihat dan ada yang (maaf) buta. (c) aparatur hukum. Hewan punya kepala. Dari segi fisiologis bahwa manusia itu makhluk yang mempunyai fisik hampir sama dengan hewan. Demikian pula dalam pengembangan estetika yang akan menjadi wujud budaya masyarakat sangat mungkin terjadi dilema dan benturan dengan nilai etika. maka kita akan dibuat kebingungan. (b) sarana prasarana hukum. Membicarakan mengenai manusia. Tatkala terjadi dilema antara materi hukum. ada yang langsing. MANUSIA DAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN Manusia sebagai makhluk sosial dan berbudaya pada dsarnya dipengaruhi oleh nilai-nilai kemanusiaan. Di antara manusia itu saja terjadi perbedaan bentuk fisik. maka akan muncul berbagai macam pertanyaan. maupun estetika yang berhubungan dengan keindahan. Hewan punya telinga. serta rendahnya budaya hukum masyarakat.98 BAB 6 MANUSIA. Ada definisi yang memandangkan dari segi fisiologis ada juga yang memandangnya dari segi sosiologi. DAN HUKUM A. Dalam realitas sosial. jika terjadi perbedaan seperti itu. maka manusia punya telinga. kurus. artinya harus mengutamakan moralitas masyarakat. maka mana yang pantas disebut sebagai manusia? Maka dari itu. yakni (a) materi hukum. Dari segi fisiologis bisa dikatakan tidak ada beda antara manusia dengan hewan. Jika kita mendefinisikan manusia hanya melalui segi fisiologis saja. MORAL. kurangnya sarana dan prasarana hukum. Nilai tersebut berupa : etika yang erat hubungannya dengan moralitas. pengembangan spremasi hukum sangat tergantung pada empat komponen. Ada yang gendut. NILAI. kita harus mendefinisikan manusia . Apa itu manusia? Apa beda manusia dengan makhlukmakhluk lain? Apa nilai-nilai kemanusiaan itu dan berbagai macam definisi manusia. dan (d) budaya hukum masnyarakat. Hewan punya kaki. maka manusia punya kepala. konflik di antara penegak hukum. maka manusia pun punya kaki. maka setiap orang (masyarakat dan aparatur hukum) harus mengembalikan pada rasa keadilan hukum masyarakat.

Pengetahuan seperti apa yang betul? Sebagaimana telah kita ketahui bahwa agama Islam adalah agama langit yang kemudian "membumi". Definisi manusia adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah dan dianugerahi-Nya akal. Pengetahuan yang dirnilikinya itulah yang akan menentukan apakah proses penyempurnaan diri yang dia lakukan itu memang sudah benarbenar sempurna ataukah belem. itulah nilainilai kemanusiaan. Maka. Bagaimana manusia menyempurnakan dirinya? Manusia dalam proses penyempurnaan diri itu membutuhkan yang namanya pengetahuan. Ketika masih di "langit" Islam adalah agama yang sempurna dan mutlak benar. tetapi memiliki variasi tingkat kedekatan dengan kebenaran. dan norma yang dianut masyarakat yang memengaruhi perilaku mereka dalam . hati. tetapi saya memilih pandangan yang menyatakan bahwa kebudayaan adalah konsep. Tetapi kita juga jangan lupa bahwa manusia itu juga punya fitrah/kecenderungan untuk menyempurnakan diri.99 kembali dengan sudut pandang lainnya. keyakinan. tetapi ketika "membumi". maka ia mengalami proses pembudayaan atau pergumulan budaya di mana ada peran manusia yang tidak sempurna sehingga sebagai agarna bumi Islam tidak lagi sebagai agama yang mutlak benar. NILAI BUDAYA Banyak definisi tentang kebudayaan. ada yang berpendapat bahwa manusia itu hewan yang berakal. B. dan fisik. maka ada kebudayaan Islam yang sangat dekat dengan syariat (budaya syar'iy) di samping ada kebudayaan yang hanya merupakan sempalan saja dari Islam. Karena dari segi fisik memang tidak ada beda dengan hewan tetapi yang membedakannya adalah akal. ada kebudayaan umat Islam yang malah tidak ada relevansinya dengan Islam. nilai. Fitrah manusia adalah punya sisi baik dan buruk. karena ia lebih dekat ke kebudayaan lokal setempat Di sisi lain. Yang membedakan antara manusia dengan hewan adalah akal. Dengan demikian. Nilai-nilai kemanusiaan adalah suatu hal yang dapat memanusiakan manusia atau bisa dikatakan juga kembali kepada fitrah manusia.

Sekurang-kurangnya ada enam nilai yang amat menentukan wawasan etika dan kepribadian manusia sebagai individu maupun sebagai masyarakat. maka dalam prosesnya hingga menjadi pengetahuan. Kombinasi antara nilai teori dan ekonomi yang senantiasa maju disebut aspek progresif dari kebudayaan. Nilai ekonomi. Di samping sebagai fasilitas. perasaan. Dengan konsep yang dimiliki manusia berusaha mengolah alam ini. Berbeda dengan hewan. 2. yakni dengan logika efisiensi untuk memperbesar kesenangan hidup. 3. Ketika manusia bermaksud menggunakan benda-benda atau kejadian-kejadian. norma-normanya dan kemauan-kemauannya. dan solidaritas. agama. . 5. maka manusia mengenal nilai agama. manusia tidak puas hanya dengan apa yang terdapat dalam alam kebendaan. dan dengan kesadaran dan cita-citanya manusia merumuskan apa yang bermakna dan apa yang tidak bermakna dalam kehidupannya. Nilai seni. kuasa. maka ada proses penilaian ekonomi atau kegunaan. maka manusia mengenal nilai seni. Nilai kuasa. seni. Ketika manusia menentukan dengan objektif identitas bendabenda atau kejadian-kejadian. yaitu: teori. ulanusia mengenal adanya teori yang menjadi konsep dalam proses penilaian atas alam sekitar. ekonomi. 1. Ketika manusia menilai suatu rahasia yang menakjubkan dankebesaran yang menggetarkan di mana di dalamnya ada konsep kekudusan dan ketakziman kepada yang mahagaib. Kombinasi dari nilai agama dan seni yang sama-sanna menekanlcan intuisi. 4. Nilai agama. alam adalah tantangan yang harus diatasi. Nilai teori. Jika yang dialami itu keindahan di mana ada konsep estetika dalam menilai benda atau kejadian-kejadian. maka ketika itu manusia mengenal nilai kuasa.100 upaya menjawab tantangan kehidupan yang berasal dari alam sekelilingnya. dan fantasi disebut aspek ekspresif dari kebudayaan. Ketika manusia merasa puas jika orang lain mengikuti pikirannya.

pada malaikat sama sekali tidak terdapat unsur materi. Malaikat adalah maujud yang diciptakan dari akal murni. pekerja sosial. Budaya progresif akan mengembangkan cara berpikir ilmiah dan melahirkan berbagai cabang ilmu pengetahuan. dan merasakan kepuasan ketika membantu mereka maka manusia mengenal nilai solidaritas. yang selanjutnya menentukan konfigurasi kepribadian dan norma etik individu maupun masyarakat. ilmuwan yang mistis. ulama yang rasional. syahwat. orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai teori cenderung menjadi ilmuwan. schingga ada sosok orang yang materialis. Misalnya. Nilai solidaritas. dengan manusia yang mencapai puncak kesempurnaannya. yang lebih dipengaruhi olch nilai agama dan seni cenderung menjadi sufi dan seterusnya. insan kamil berbeda dengan malaikat kamil. Demikian pula halnya dengan hewan yang seluruh . sebagai dirinya (malaikat). Pendukung budaya progresif pada umumnya dinamis dan siap digantikan olch generasi penerus dengan penemuan-penemuan baru. menghargai orang lain. Enam nilai budaya itu merupakan kristalisasi dari berbagai macam nilai kehidupan. yang telah mencapai tingkat tertinggi dan akhir kesempurnaannya. seniman. sedankan puncak dari budaya ekspresif bermuara pada kepercayaan mitologis dan mistik. dan lainnya. memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang sudah final. artinya. dan sebagainya.Orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai ekonomi cenderung kurang memerhatikan halal dan haram. politisi yang pejuang. Tetapi ketika hubungan itu menjelma menjadi cinta.101 6. Bisa juga ada ilmuwan yang mengabdi kepada materi. Nilai apa yang paling dominan pada seseorang atau sekelompok orang. yang lebih dipengaruhi oleh nilai kuasa cenderung tega dan nekad. sedangkan pendukung budaya ekspresif biasanya statis atau tradisional. akan menentukan "sosok" mereka sebagai manusia budaya (al insan madaniyyun bi at thab‟i). amarah. persahabatan dan simpati sesama manusia. Terdapat perbedaan antara malaikat. hawa nafsu. dan sebagainya. Kesempurnaan pada suatu maujud (ciptaan) berbeda dengan kesempurnaan pada maujud (ciptaan) lainnya.

mereka tidak layak untuk diuji. Sesuungguhnya Kami menunjukinya jalan yang hurus. C. ketika tidak hanya kecenderungan pada satu nilaidari sekian banyak nilai yang ia miliki. karena memang mereka tidak diciptakan untuk diuji. Yang dirnaksud dengan keseimbangan di sini adalah: seiring dengan perkembangan potensi-potensi insaninya. Al-Insan: 2-3) Kami telah menciptakan manusia dari nutfah (sperma) yang di dalamnya terdapat banyak campuran. la dapat dianggap sempurna ketika mampu menyeimbangkan dan menstabilkan serangkaian potensi insaninya. insane. Perbedaan antara manusia. PERLUNYA KESEIMBANGAN NILAI-NILAI INSANI Kamal atau kesempurnaan manusia terletak pada kestabilan dan keseimbangan nilai-nilainya. ada yang bersyukur dan ada pula yang kajir. malaikat dan hewan terletak pada susunan unsur dan zatnya. Orang-orang bijak mengatakan: "Hakikat dan substansi keadilan adalah keseimbangan dan keselarasan". Insan kamil adalah manusia yang seluruh nilai insaninya berkembang secara seimbang dan stabil. pada diri manusia tertimbun serangkaian potensi. adalah maujud yang terdiri dari apa yang ada pada malaikat (akal) dan apa yang ada pada hewan (nafsu). suatu makhluk yang mulki-malakuti. karena itu Kami jadikan dia mendengnr dan melihat. (Q S. tercipta juga keseimbangan dalam perkembangannya. sebagaimana disebut dalam Al-Qur'an: Sesungguhnya Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan). Yakni. Tidak satu pun dari nilai-nilai itu yang berkembang tidak selaras . Kemudian ia akan sampai pada satu fase atau tahapan di mana ia akan diuji.102 substansinya bersifat materi. Manusia dengan segala kemampuan yang ada pada dirinya dapat dianggap sempurna. Lain halnya dengan manusia. Tidak demikian halnya dengan makhluk-makhluk lainnya.

Al-Qur'an menyebut manusia yang nilai-nilai insaninya berkembang seimbang dan sempurna ini sebagai "imam": Dan (ingatlah). akan tetapi tidak sedikit koniunitas justru mewarnai pribadi itu sendiri menjadi sebuah budaya. Kemampuan insan akan semakin terasah dan teruji kalau dia dihadapkan dengan insan yang lain dan pada sebuah komunitas yang berada di sekeliling dia. lalu Ibrahim menunaikannya. Potensi pribadi akan bisa memengaruhi suasana komunitas. . Allah berfirman: Sesunguhnva Aku akan menjadikanmu bagi sehlrult manusia. Kesalehan pribadi atau integritas diri merupakan sebuah fondasi yang penting dan utama dalam mengubah diri dan sosial. AlBaqarah: 124) D. Setiap insan atau personal mempunyai potensi yang diberikan sama oleh Allah dalam rangka beribadah kepada-Nya. Hanya insan yang belum teruji atau lemahlah yang akan terpengaruh oleh lingkungan yang ada. Akan tetapi. Nilai-nilai kebaikan dari seseorang yang saleh belum teruji kalau dia tidak berinteraksi dengan komunitas sebagai makhluk sosial. Potensi personal merupakan sebuah inti atau core manusia dalam mencapai kesempurnaan dirinya sebagai insani menuju insan kamil (manusia yang sempurna). KESALEHAN PRIBADI DAN SOSIAL Manusia dalam keberadaannya di muka bumi senantiasa berada dalam dua lingkup yaitu dalam lingkup personal (pribadi) dan sosial. Tidak hanya dari segi nilai saja yang disebarkan. ketika ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan). insan yang unggul dan teruji dapat dengan kuat memengaruhi komunitas tanpa dia sendiri terpcngaruh oleh komunitas itu. tetapi dalam sebuah komunitas suasana tolong-menolong dan komunikasi biasa bisa memberikan sebuah perubahan yang bertahap. (QS. Keberadaan insani yang satu merupakan organ yang unik dan beragam.103 dengan nilai yang lain. Seseorang yang saleh dan teruji dan kuat akan bisa menjadikan komunitas sekitarnya salah.

tetapi ajaklah mereka yang pengensaleh tetapi terjerumus pada kesalahan atau terkesima oleh inggar-bingar duniawi yang menyesatkan. akan tetapi memerlukan waktu dan tahapan yang mau tidak mau dikerjakan dengan kesungguhan dan kerja keras yang lama dan berkesinambungan. Sebuah unglcapan yang mungkin bisa dijadikan perenungan. hingga pada pedoman kehidupan individual. Islam sebagai agama dan umat. tanamkan dalam diri kita kesalehan pribadi dan bersosial. Saleh untuk kita dan juga untuk orang lain. Perubahan berawal dari perubahan di sekitar atau sekelompok orang yang mempunyai alam pikiran yang sama dan saling menghargai di antara perbedaau yang ada dan tidak saling mengganggu dan merusak. . terlibat pertarungan ideologis hampir di semua bidang dan pengaruh. la tidak membatasi dirinya pada hubungan manusia dengan Tuhan atau penyucian jiwa semata (sebagaimana agama Masehi).104 Perubahan sebuah komunitas berawal dari insan-insan yang berubah menuju kesalehan dan satu sama lainnya saling melengkapi dalam menebarkan kesalehan. akan tetapi sekaligus menyatakan dirinya sebagai aliran yang komprehensif yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Di antara agama-agama yang ada dalam sejarah. Islam memiliki keistimewaan tersendiri. dan bertahap menjadi sebuah koinunitas yang saleh. dari pandangan filosofisnya tentang alam. yaitu Janganlah kita masuk surga sendirian atau saleh untuk sendiri saja. Perubahan sosial meinang tidaklah sebentar.

melalui berbagai bentuk inovasi dan rekayasa. olch Bacon dan David Home (1711-1776) diartikan sebagai pengalaman indera dan batin. 1. penciptaan (invention). DAN SENI A. Iptek tanpa nilai sangat berbahaya dan manusia tanpa iptek mencerminkan keterbelakangan. TEKNOLOGI. DAN SENI BAGI MANUSIA Dalam setiap kebudayaan selalu terdapat ilmu pengetahuan atau sains dan teknologi. serta digunakan sebagai alat untuk mengeksploitasi. Tetapi tidak semua ilmu itu boleh dikatakan sains. TEKNOLOGI. 1986). Pengertian pengetahuan sendiri sebagai istilah filsafat tidaklah sesederhana dipahami pada umumnya. Yang dimaksud ilmu sains adalah ilmu yang dapat diuji (hasil pengamatan yang sesungguhnya) kebenarannya dan dikembangkan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu . mengolah. Kegunaan nyata iptek bagi manusia sangat tergantung dari nilai. yang digunakan sebagai acuan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan beserta isinya. Menurut Immanuel Kant (1724 -1804) pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pcngalaman. norma. Sains dan teknologi dapat berkembang melalui kreativitas penemuan (discovery). Hakikat dan Makna Sains Sains dalam istilah Inggris berarti science berasal dari bahasa Latin yaitu scientia. yang berarti knowledge atau ilmu pengetahuan (P Medawar.322SM). bahwa pengetahuan menipakan pengetahuan yang dapat diindra dan dapat merangsang budi. karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemologi) yang melingkupi makna pengetahuan tersebut. dan hukum yang mendasarinya. HAKIKAT DAN MAKNA SAINS. dan memanfaatkannya untuk pemenuhan kebutuhan manusia.105 BAB 7 MANUSIA. Di antaranya pandangan Aristoteles (384 SM . Menurut Descrates ilmu pengatahuan adalah serba budi. moral.

artinya mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapinya supaya didukung oleh fakta atau gejala. Bukan membahas tujuan ilmu. d) Merasa pasti bahwa setiap pendapat. c) Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan yang tak dapat diubah maupun terhadap alat indra dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu. metode atau proses yang berguma. sehingga bcnar-benar objektif. melalui eksperimen secara teori. Proses mencari kebenaran serta mencari jawaban . dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada. melainkan mendukung dalam mencapai tujuan ilmu itu sendiri. b) Selektif. teori. pengetahuan Penelitian dasar bertujuan untuk menambah sebagai ilmiah. Sikap yang bersifat ilmiah itu meliputi empat hal: a) Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga mencapai pengetahuan ilmiah yang objektif. Sains memberilcan penekanan kepada sumbangan pemikiran manusia dalam menguasai ilmu pcngctahuan itu. Permasalahan ilmu pengetahuan meliputi arti sumber.106 berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata sehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercayai. Untuk mencapai suatu pengalaman yang ilmiah dan objektif diperlukan sikap yang bersifat ilmiah. dan sebagai apa yang disebut generikmeliputi usaha penelitian dasar dan terapan serta pengembangannya. dan ini terdapat dalam seluruh alam semesta. perencanaan sistematis. Penelitian pengembangan diartikan penggunaan sistematis dari pengetahuan yang diperoleh penelitian untuk keperluan penciptaan bahan-bahan. namun terbuka untuk dibuktikan kembali. kebenaran pengetahuan. tetapi yang tidak mencakup produksi atau engineering-nya. serta sikap ilmuwan itu sendiri sebagai dasar langkah berkelanjutan llmu pengetahuan itu sendiri mencakup ilmu pcngetahuan alam dan pengetahuan sosial dan kemanusiaan. maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian. terlepas dari prasangka pribadi yang bersifat subjektif.

istilah teknik digunakan tidak untuk mensin.107 atas persoalan-persoalan secara sistematik dinamakan pendekatan scientific dan ia menjadi landasan perkembangan teknologi yang menjadi salah satu unsur terpenting peradaban manusia. metode. Teknologi itu sendiri memperlihatkan fenomenanya dalam masyarakat sebagai hal impersonal dan memiliki otonomi mengubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi lingkup teknis. dalam tulisannya berjudul "The Technological Society" tidak mengatakan teknologi tetapi teknik. langkah. dari Yunani kuno techne berarti seni kerajinan. keterampilan itu menjadi lebih teknik. Batasan ini bukan dalam bentuk teoretis. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola. teknologi atau prosedur untuk memperoleh hasilnya. tetapi secara luas juga mencakup teknologi sosial. 2. teknik menurut Ellul adalah berbagai usaha. Menurut Ellul. melainkan totalitas metode yang dicapai secara rasional dan mempunyai efisiensi (untuk memberikan tingkat perkembangan) dalam setiap bidang aktivitas manusia. Dalam kepustakaan teknologi terdapat aneka ragam pendapat yang menyatakan teknologi adalah transformasi kebutuhan (perubahan bentuk dari alam). dan cara untuk memperoleh hasil yang sudah distandarisasi dan diperhitungkan sebelumnya. Hakikat dan Makna Teknologi Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia. dan metode yang pasti. teknologi adalah realitas/kenyataan yang diperoleh dari dunia ide. meski arti dan maksudnya sama. terutama teknologi sosial pembangunan (the social technology of development) sehingga . Jadi. Seperti yang diungkapkan Jacques Ellul (1912-1994). melainkan perolehan aktivitas masing-masing dan observasi fakta dari apa yang disebut manusia modern dengan perlengkapan tekniknya. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti orang yang miliki keahlian tertentu. Secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis.

Bahkan ilmu ekonomi juga terserap teknologi. Dengan teknik. Monisme. f. memiliki ciri-ciri sebagai berikut: a. Luasnya bidang teknologi. Fenomena teknik pada masyarakat kini. Otonomi. Pembicaraan mengenai knowledge economy di . mampu mengonsentrasikan kapital sehingga terjadi sentralisasi ekonomi. atinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi. Teknologi yang berkembang dengan pesat. Teknik berkembang pada suatu kebudayaan. Otomatisme.108 teknologi itu adalah metode sistematis untuk mencapai tujuan insani. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan nonteknis menjadi kegiatan teknis. d. artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah. Adapun teknologi dalam makna subjektif adalah keseluruhan peralatan dan prosedur yang disempurnakan. Rasionalitas. Artifisialitas. Universalisme. artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional. artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri. artinya dalam hal metode. sampai kenyataan bahwa teknologi adalah segala hal. b. saling berinteraksi dan saling bergantung. artinya semua teknik bersatu. 1998). bahkan dapat menguasai kebudayaan. organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis. artinya teknik mampu menghasilkan barang-barang industri. meliputi berbagai kehidupan manusia. Teknik meliputi bidang ekonomi. Contohnya dengan berkembang pcsatnya ilmu pengetahuan ekonomi. dan segala hal adalah teknologi. c. Knowledge Economy (KE) menurut salah satu definisi merupakan segala aktivitas ekonomi di mana penciptaan dan eksplorasi pengetahuan (knowledge) memainkan peran utama dalam menciptakan kemakmuran (United Kingdom Department of Trade and Industry. e. g. digambarkan oleh Ellul sebagai berikut: a.

109 beberapa literatur sering mengaitkannya dengan peran teknologi khususnya teknologi informasi yang kemudian mempereepat penyebaran informasi. Bukan rahasia dan juga bukanlah hal yang baru bahwa pengetahuan (knowledge) merupakan hal yang penting dalam kegiatan ekonomi. Tentu saja ini berkaitan dengan dua latar belakang yang mengantar perkembangan gelombang ketiga ini yaitu globalisasi dan teknologi informasi. Hat ini seperti dijelaskan ramalan Toffler. Jika di masa Revolusi Inkustri kemakmuran diciptakan melalui penggunaan mesin untuk menggantikan tenaga kerja manusia. maka di era perkembangan teknologi informasi banyak orang menghubungkan knowledgeeconomy dengan industri berteknologi tinggi seperti telematika dan jasa-jasa keuangan. tampaknya akan terus berubah. Bagaimana untuk menanam benih misalnya atau bagaimana menjual suatu barang tentu memerlukan pengetahuan dan penggunaan pengetahuan tersebut telah semakin meningkat semenjak Revolusi Industri. Perkembangan kegiatan ekonomi saat ini yang oleh Tofler telah diramalkan sebeluinnya sebagai gelombang ketiga dengan peranan dari teknologi informasi yang semakin pesat. Karakteristik khusus dari KE seperti yang digunakan oleh Pemerintah New Zealand dalam pengembangan knowledgeeconomynya menyebutkan bahwa keberadaan dari KE dapat dicirikan melalui . Setiap kegiatan ekonomi bagaimanapun juga selalu didasari oleh pengetahuan. Hanya saja yang membedakannya adalah porsi penggunaan pengetahuan dan informasi tersebut dalam kegiatan ekonomi saat ini menjadi semakin intensif sehingga membuat perubahan yang cukup besar dalam kegiatan ekonomi dan mengubah basis dari keunggulan kompetitif (Business Week com). Pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menghilangkan batasan-batasan demografi semakin mempercepat proses penyebaran pengetahuan dan akhirnya juga kegiatan ekonomi. Evolusi ini pun berubah dari (natural) resources menuju knowledge di mana pcnggunaan teknologi semakin intensif.

Ide bersifat cepat menyebar seperti virus dan teknologi mampu meciptakan skala elconomi. Kita bisa melihat banyak contoh perusahaan yang telah menikmati kekayaan dari penciptaan ide. Perkembangan KE juga didukung oleh dua kekuatan. utama yaitu: peningkatan intensitas pengetahuan dalam kegiatan ekonomi dan maraknya globalisasi dari kegiatan ekonomi. penciptaan ide yang kemudian direalisasikan dalam bentuk produk juga akan semakin menggandakan keuntungan yang didapat. maka biaya produksinya akan semakin mendekati nol. dan inovasi. Lihat juga Yahoo! Inc yang sahamnya diperdagangkan pada nilai 40 kali nilai bukunya (Business Week.Dengan kata lain. Sementara globalisasi didorong oleh deregulasi nasional dan internasional. dan juga revolusi komunikasi yang berbubungan dengan TI.000 karyawan. . Setelah Revolusi Industri di mana produksi barang menjadi semakin efisien melalui penciptaan econornies of scale. Yang jelas produk masih akan tetap ada namun siapa yang akan mendapatkan keuntungan dari produk tersebut adalah persoalan siapa yang memiliki software (ide) tersebut. Di mana hardware merupakan produk sementara software lebih kepada ide. Di akhir 2007 lalu Microsoft yang hanya memiliki 31. Gabungan keduanya akan menciptakan keuntungan yang berlipat ganda karena begituide tersebut masuk ke pabrik.com). memiliki kapitalisasi pasar sebesar $600 (billion) triliun. pembelajaran. Modal utama perusahaan-perusahaan tersebut adalah pada kekuatan "ide". organisasi. Peningkatan dalam intensitas pengetahuan ini didorong oleh kombinasi dua kekuatan yaitu revolusi TI dan peningkatan kecepatan dari perubahan teknologi. perubahan tersebut merupakan perubahan dari hardware ke software.110 peningkatan peran dari pengetahuan sebagai faktor produksi dan dampaknya terhadap kemampuan. Perusahaan lainnya Mc Donalds's dengan karyawan 10 kali lebih banyak memiliki 1/10 dari kapitalisasi pasar.

hiburan. olahraga. dapat dikerjakan oleh keterampilan setempat. Teknik meliputi bidang manusiawi. Teknologi madya. jenis teknologi ini mempunyai cirri-ciri antara lain: padat karya. dan militer. menggunakan bahan setempat.111 b. Teknologi modern. b. c. manajemen. menggunakan bahan impor. tetapi dianggap sebagai perusahaan yang harus memberikan jasa dan dibuat berfungsi secara efisien. . Pada masyarakat teknologi. Teknologi tradisional. Secara hierarki teknologi dibedakan menjadi tiga macam teknologi. c. menggunakan alat setempat. yaitu: a. jenis teknologi ini mempunyai ciri-ciri antara lain: padat modal. seperti pendidikan. dan lain-lain. berdasarkan penelitian mutakhir. bagi seorang teknik negara hanyalah merupakan ruang lingkup untuk aplikasi alat-alat yang dihasilkan teknik. mekanis elektrik. dan berdasarkan kebiasaan dan pengamatan. hukum. menggunakan keterampilan setempat. Negara tidak sepenuhnya bermakna sebagai ekspresi kehendak rakyat. Contohnya dalam organisasi negara. Teknologi meliputi bidang organisasional. kerja. Teknik telah menguasai seluruh sektor kehidupan manusia. manusia harus beradaptasi dengan dunia teknik dan tidak adalagi unsur pribadi manusia yang bebas dari pengaruh teknik. berdasarkan alat penelitian. menggunakan alat setempat. ada tendensi bahwa kemajuan adalah suatu proses dehumanisasi secara perlahan sampai akhirnya manusia takluk pada teknik. dan obat-obatan. pemerintahan. jenis teknologi ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: bersifat padat karya (menyerap banyak tenaga kerja). seperti administrasi.

dan lain sebagainya dianggap orang yang menghasilkan kreasi-kreasi baru yang berbeda dengan sebelumnya. pandangan semacam itu dianggap terlalu sempit dan eliteis. musikus. terpisah dari masyarakat. Manusia tak pernah tergantung dan tunduk sepenuhnya pada lingkungan alamiah tertentu. Namun para pelaku yang dianggap seniman tersebut sering kali hanya dapat berkarya dalam lingkungan estetis kebudayaan mereka dan memanfaatkan idiom-idiom yang digunakan masyarakat meraka. suatu kekuatan yang dapat menghidupkan dan memperkaya batin manusia dan . Maka sejak awal mulanya. Namun alat itu sejak mulanya lebih merupakan alat artis daripada alat seorang pekerja. apa pun macamnya hanya dilakukan oleh orang-orang tertentu yang memiliki kreativitas unik. yakni pembentukan lingkungan materiil menjadi lingkungan yang manusiawi berkat keterampilan dan kreativitas manusia. seniman. manusia pernah didefinisikan sebagia a tool-using animal. seni hanya diekspresikan oleh segelintir orang dan audiensi yang eksklusif. Pandangan ini mengatakan bahwa kegiatan artistik yang benar. Sering kali para artis. Karya seni merupakan wujud dari keseluruhan serta keagungan hati manusia. binatang yang menggunakan alat. pelukis.112 3. manusia adalah sang artis. segala aktivitas seni pun tak mungkin dilepaskan dari eksistensi serta aktivitas masyarakat secara keseluruhan. Seni memang tiada lain dari keindahan yang terpancar dari segi batin yang halus. Manusia adalah pencipta lingkungannya. Hakikat dan Makna Seni Menurut pandangan tradisional. Dalam seluruh sejarah kebudayaan manusia pun ditandai dengan seni manusia sebagaimana terungkap dalam pelbagai ragaul karya seni. Namun dewasa ini. Seni adalah suatu nilai hakiki yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Oleh sebab itu. Maka keliru bila ada yang menganggap bahwa karya-karya seni itu bersifat individual dan eksklusif. Maka seni merupakan aktif-kreatif-dinamis. Mungkin sulit memisahkan permulaan kesenian dan kebudayaan manusia. karena aktivitas sosial pada hakikatnya bersifat artistik.

Sudah tentu. Seni juga merupakan segi batin masyarakat. Hakikat dan Makna Sains. 4. seni rupa modern. Salah satu sebabnya. Teknologi. boleh jadi ialah karena pemahaman umum tentang teknologi sebagai perpanjangan tangan dari sains modern yang dianggap selalu berurusan dengan kepastian rasional dan serba keterukuran dalam logika positivisme. seni berperan sebagai jalan untuk memahami kebudayaan suatu masyarakat. Seni adalah nilai yang secara kreatif mendorong manusia kearah pemenuhan martabat manusia sebagai manusia. Atau melalui Candi Borobudur orang dapat berkontak dengan denyut nadi kehidupan kebudayaan Buddhis. misalnya orang mengenal eksistensi kebudayaan Jawa ataupun kebudayaan-kebudayaan lain yang juga memiliki unsur seni Wayang. dinamis. Karenanya suatu karya seni selalu bersifat sosial. Memahami seni suatu masyarakat berarti memahaini aktivitas vital masyarakat yang bersangkutan dalam momen yang paling dalam dan kreatif. penafsiran personal. umumnya dilihat sebagai praksis filosofis yang justru identikdengan berbagai ketidakpastian. benar adanya apa yang dikatakan Janet Woll. Pertentangan bipolar itu juga terkait dengan pandangan . Kehadiran karya seni selalu mengandaikan kehadiran suatu masyarakat yang berjiwa kreatif. dan agung. menghargai dan memahami seni adalah penting. Suatu karya seni tidak saja melambangkan kehadiran sang artis. yang juga berfungsi sebagai jembatan penghubung antar kebudayaan yang berlainan coraknya. Oleh sebab itu. Oleh sebab itu. Di sini. bahwa scni adalah produk sosial. Adapun seni atau lebih khusus lagi. dan subjektivitas. dan Seni bagi Manusia Dalam kehidupan kita sehari-hari. diskursus lersebut tidak mungkin muncul tanpa sejarah.113 masyarakat. Menonton Wayang. berbagai pendapat yang mempertentangkan praksis sains dan teknologi secara bipolar masih sering terdengar. seniman yang menciptakannya. melainkan melambangkan juga kehadiran masyarakat.

dan video telah menciptakan sintesis antara dunia imaji dalam seni dengan perangkat teknologi reproduksi mekanik. Tetapi dalam dekade 60-an. film. Keterkaitan antara keduanya hanya samar-samar terlihat dalam hal keinginan untuk terus menemukan sesuatu yang baru. melihat seni sebagai aktualisasi pengalaman batin. Sebuah pendobrakan terhadap tataran konsep pemisahan seni dan teknologi. Sementara di sisi lain. Namun berbagai penemuan tersebut semakin memisahkan seni dan teknologi di masa itu hingga menjangkau dalam tataran konsep. Pemisahan ini tidak terlepas dari ambisi manusia sendiri untuk mengejar modernitas. Kelahiran fotografi dan sinema telah membawa perubahan besar dalam kebudayaan manusia. Pendapat-pendapat tersebut memang tidak sepenuhnya keliru melihat pemisahan yang secara sadar atau tidak memang dilakukan oleh para pelaku teknologi dan seni tersebut. . kedua bidang tersebut telah menghasilkan puncak-puncak penemuan dalam kebudayaan modern. intuisi. di mana eksperimentasi dan riset menjadi tulang punggung dalam pencapaian kesejahteraan manusia. 9 Juni lalu. Demikian paparan dari Agung Hujatkajennong pada diskusi yang berlangsung dalam rangka pameran Video Sculpture di Jerman Sejak 1963 di ITB. Memang tidak bisa dimungkiri kehadiran kamera.114 khalayak yang di satu sisi memahami teknologi sebagai perwujudan nyata dari cita-cita kemajuan peradaban modern secara konkret. dunia pra reflektif manusia dan khazanah rasawi yang tak terjamah. berdampak pada kehidupan manusia. Kehadiran genre video art mempertemukan dua perangkat tersebut bagai dua sisi mata uang logam. menciptakan spesialisasi dalam bidang-bidang kehidupan manusia demi terwujudnya praktik dan disiplin keilmuan yang otonom. terjadi perubahan mendasar dalam konsep tersebut. Sejarah sendiri mencatat bagaimana pada paruh pertama abad ke20.

video art memang . politik. Sejak berkembangnya video art sampai sekarang. Kebutuhan akan televisi telah memicu lahirnya sistern komunikasi yang baru. Di mana seni dan peralatan teknologi sendiri digunakan untuk menggambarkan kritik tersebut. bahkan sinema sekalipun. Salah satu fenomena yang menjadi kritik terhadap seni dan telrnologi adalah televisi. informasi. Televisi yang hadir dalam dekade 60-an. Sejak pertarna kali televisi ditemukan telah menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan hiburan. teater. ekonomi secara besar-besaran dalam kehidupan manusia. Secara sejarah. Sistem komunikasi ini yang mampu mendorong perubahan sosial. yang berkembang dalam praksis seni rupa. tari. karya-karya dalam video art menuntut kita untuk mendefinisikan kembali model persepsi estetik secara baru karena karakter-karakter inheren medium video yang khusus membedakan dengan seni lukis. pendapat bahkan ideologi yang terselubung. Agung menjelaskan bahwa seni yang hadir lewat teknologi video memiliki ciri unik sendiri. dan seni memang berada dalam sebuah konteks sama mengusung pada kemajuan budaya manusia.115 Menanggapi berkembangnya video art. teknologi. Kritik yang sama terhadap budaya TV dan budaya tontonan juga ditampilkan dalam pameran video art bulan ini. Karya-karya purwarupa video art juga mendeskonstruksi konvensi narasi dan pola yang pcnting hadir dalam sinema/film. Video art yang hadir dalam bentuk kritisme terhadap seni dan teknologi disajikan dalam bentuk berbeda. Terlepas dari kehadiran video art sebagai bentuk kritik. penggunaan perangkat teknologi terbaru juga menyertai setiap karya yang hadir. video art justru lahir dari kecurigaan dan kritisme terhadap seni dan telrnologi. Video merupakan rangkaian citra bergerak dan suara yang terikat dengan waktu berbeda dengan lukisan. Video art hadir dalam berbagai bentuk teknologi visual yang secara konseptual seiring dengan diskursu. Ketika fotografi dan film/sinema hadir sebagai kebaruan dari teknologi dan seni. menjadi sebuah jargon teknologi informasi yang sangat agresif. Pada tataran tertentu.

Proses-proses kreatif yang hadir dari seni. . Kolaborasi di antara pihak-pihak tersebut akan mengembalikan praksis seni dan teknologi pada fitrahnya sebagai techne. Sudah menjadi sifat dasar manusia bila telah terpenuhinya keinginan. Perkembangan arus informasi dan makin gemerlapnya dunia dengan teknologi. tetapi setiap orang akan berusaha setiap langkah untuk mendapat kemudahan. Techne yang merupakan proses kreatif seni dan ilmu pengetahuan juga telah melahirkan teknologi yang tidak hanya modern tetapi juga memenuhi berbagai kebutuhan dan keiuginan manusia. Penggunaan teknologi nuklir. misalnya: a.116 merupakan sinergi paling menguntungkan antara seni dan teknologi. Seni sebagai sebuah imaji batin yang mampu dirasa bersanding dengan penerapan teknologi yang agresif. Dan setiap orang tidak ingin mengalami kesulitan. Dengan tujuan yang sama untuk memajukan budaya manusia sekaligus menyejahterakannya. orang dapat membuat reaktor nuklir yang dapat menghasilkan zat-zat radio aktif. sehingga perkeinbangan seni tidak mandek dengan kanon-kanon yang klasik seperti seni lukis dan seni patung saja. seharusnya bisa menjadi stimtilan yang baik bagi para saintis/teknokrat dan seniman di Indonesia untuk lebih memahami proses perubahan budaya di masyarakat berkaitan dengan adaptasi dan aplikasi seni dan teknologi. penemuan-penemuan teknologi telah menyumbangkan sistem bahasa yang baru bagi seni. seharusnya dilengkapi dengan keterlibatan seni dalam perkenalan dengan manusia. maka akan timbul keinginan yang lain atau menambah apa yang telah tercapai. Kemudahan itu didapatkan dari kreativitas seni dan ilmu pengetahuan yang menghasilkan teknologi. yang dimanfaatkan untuk keperluan. memperbaiki bibit pada bidang pertanian. Misalnya untuk keperluan bidang kesehatan (sinar rontgen). dan lain sebagainya. Di satu sisi.

B. Gambaran kondisi tersebut sebagai berikut: a. Contoh yang sederhana manusia dalam hari makan atau tidur tidak ditentukan oleh lapar atau kantuk tetapi diatur oleh jam. Dalam dunia pendidikan. DAMPAK PENYALAHGUNAAN IPTEK PADA KEHIDUPAN SOSIAL DAN BUDAYA Pengaruh negatif iptek secara manusiawi dirasakan pada masyarakat dewasa ini. sehingga waktu manusia dan pekerjaannya mengalami pergeseran. seperti OHP. dan mekanisme-mekanisme iptek. Manusia melebur dengan mekanisme iptek. Teknologi pengendalian air sungai. TV. seperti alat-alat masak. akan mengilangkan nilai-nilai sosial dan tidak manusiawi lagi. Bendungan dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. pepohonan atau gunung . Manusia pada saat ini telah begitu jauh dipengaruhi oleh iptek. Perubahan ruang dan lingkungan manusia. teknologi juga dapat membuat macammacam media pendidikan. terlihat dari kondisi kehidupan manusia itu sendiri. menuntut kualitas dari manusia. Lingkungan manusia menjadi terbatas. dan lain-lain yang mempermudah para pendidik melaksanakan tugasnya. pantai. Peleburan manusia dalam mekanisme iptek. Alat-alat transportasi telah mengubah jarak pola komunikasi manusia. Iptek telah mengubah lingkungan manusia dan hakikat manusia. manusia mengalami ketegangan akibat penyerapan iptek. seorang pekerja meskipun sakit atau lemah ataupun ada berita duka bahwa anaknya sedang sakit di rumah sakit.117 b. tetapi kadang manusia tidak hadir didalamnya atau pekerjaannya. Situasi tertekan. Alat rumah tangga mempermudah ibu-ibu melaksanakan tugasnya di dapur. slide. misalnya dengan membuat irigasi modern sehingga petani mendapat kemudahan memperoleh air. b. mungkin pekerjaan itu tidak dapat ditinggalkan sebab akan membuat macet garis produksi dan upah bagi temannya. Keadaan tertekan demikan. Contoh pada sistem industri ban berjalan. tidak berhubungan dengan padang rumput. c.

Iptek manusiawi dalam arti ketat. Terjadi neurosis obsesional atau gangguan saraf menurut beberapa ahli. iptek manusiawi harus memberikan kepada manusia suatu kehidupan manusia yang sehat dan seimbang. e. Masyarakat kita masih memegang nilai-nilai asli (primordial) seperti agama atau adat istiadat secara ideologis. Proses sekularisasi sedang berjalan secara tidak disadari. yaitu kegagalan adaptasi dan pergantian relasi-relasi komunal dengan relasi yang bersifat teknis. Iptek harus menyelaraskan diri dengan kepentingan manusia bukan sebaliknya. akan tetapi struktur masyarakat ataupun dunia norma pokoknya tetap saja hukum ekonomi. padahal individu perlu hubungan sosial. tetapi pertu memanusiakan . sehingga sinar matahari pagi tidak menyentuh permukaan kulit manusia. politik.118 secara langsung. atau persaingan kelas. Waktu hanya memiliki kuantitas belaka tidak ada nilai kualitas manusiawi dan sosial. Akibat iptek. sehingga irama kehidupan harus tunduk kepada waktu yang mekanistis dengan mengorbankan nilai kualitas manusia dan nilai sosial. tidur diatur dan diukur sesuai dengan kebutuhan dan peristiwa-peristiwa dalam hidup manusia sifatnya konkret dan alamiah. menit. Sebelumnya. Struktur sosiologi massa dipaksakan oleh kekuatan-kekuatan iptek dan kebijakan ekonomi (produk industri) yang melampaui kemampuan manusia. manusia hanya membentuk masyarakat massa. d. telah menghilangkan nilai-nilai hubungan sosial suatu komunitas. artinya ada kesenjangan sebagai masyarakat kolektif. yang ada hanyalah bangunan tinggi dan padat. maka muncul keguncangan. manusia terlepas dari hakikat kehidupan. dan detik. Melalui iptek bukan menghilangkan kodrat manusia itu sendiri. Hal ini dibuktikan bila ada perubahan norma dalam masyarakat. bebas dari tekanan-tekanan. Proses massafikasi yang melanda kita dewasa ini. sebagai akibat hilangnya nilai-nilai hubungan sosial. Terbentuknya suatu masyarakat massa. Artinya. Perubahan waktu dan gerak manusia. Akibat iptek. c. Tetapi sekarang waktu menjadi abstrak dengan pembagian jam.

Kondisi sekarang rnanusia itu menjadi objek iptek dan harus selalu menyesuaikan dengan iptek. melainkan bersifat dangkal dan terbatas. Bandingkan. Benda. 3. hubungan tempat dengan manusia menjadi lebih sering. mengumpamakan teknologi itu sebagai mesin yang besar atau sebuah eskalator (alat mempercepat) yang dahsyat. yaitu: 1. hubungan manusia dengan benda tidak awet. Kontak antarmanusia tidak menyangkut keseluruhan personalitas. Manusia dapat kehilangan individualitas dan personalitasnya dalam mesin organisasi yang besar. hubungan manusia dengan manusia pun pada umumnya menjadi sangat sementara dan coraknya fungsional. 4. Jarak fisik semakin tidak berarti. kecenderungan menjadi superbirokrasi di masa depan. namun hakikatnya sistemnya sendiri telah mengalami banyak perubahan. 2. menjadi sementara. Organisasi. Alvin Toffler. Dalam hal ini situasi dapat dianalisis menurut lima komponen dasar. secara kiasan terdapat “orang yang dapat dibuang”. Dengan meningkatnya ilmu pengetahuan secara kuantitatif dan kualitatif.instansi pemerintah. masyarakat amat mobile penuh dengan ”nomad baru”. maka kian meningkat pula proses akselerasi yang ditimbulkan oleh mesin pengubah. dan lebih sementara. Tempat. Secara kiasan tempat pun seolah-olah cepat terpakai dan habis. tidak berbeda misalnya dengan minuman kaleng. pulpen bertinta yang permanen dengan bolpoin yang dibuang setelah habis.119 iptek. dan masyarakatnya merupakan masyarakat pembuang. Namun hubungan manusia dengan organisasi hubungan kelompok task force yang semuanya . Akselerasi perubahan secara drastis dapat mengubah situasi. dan ilmu pengetahuan sebagai bahan bakarnya. lebih-lebih iptek mampu menghasilkan teknologi yang lebih banyak dan lebih baik. misalnya. Manusia bukan menjadi objek iptek tetapi harus menjadi subjek iptek. baik hubungan formalnya (departemen. Manusia. perusahaan) maupun hubungan informalnya (kelompok minum kopi). Hubungan manusia dengan organisasi menjadi mengalir dan beraneka ragam.

120

pada hakikatnya merupakan kelompok ad hoc atau hanya untuk keperluan khusus. 5. Ide, hubungan manusia dengan ide bersifat sementara karena image timbul dan menghilang dengan lebih cepat. Gelombang demi gelombang ide menyusupi hampir di segala bidang aktivitas manusia.

C. PERMASALAHAN PEMANFAATAN IPTEK DI INDONESIA Bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia memiliki

kemampuan yang cukup dalam bidang iptek? Upaya untuk membangun daya saing saja tentunya tidak hanya didasari oleh kcinginan untukmemenangkan pasar tetapi juga harus dengan melihat kemampuan yang dimiliki. Indonesia saat ini masih sangat jauh tertinggal dalam bidang teknologi. Indonesia bukan India yang memiliki tcnaga-tenaga ahli di bidang TI yang kemudian dapat menjual layanannya lintas negara dengan memanfaatkan iptek. Yang tersisa dari Indonesia saat ini mungkin adalah budaya dalam pengertian culture dan heritage. Indonesia berlimpah berbagai ragam budaya yang membentang sepanjang Nusantara. Keanekaragaman budaya ini merupakan salah satu karakteristik unik yang mampu memberikan nilai tambah tinggi bagi produk yang akan menjadi implementasi budaya ini. Bentuk nyatanya tentu saja seperti yang saat ini populer

diperbincangkan banyak orang yaitu industri kreatif (atau ekonomi kreatif). Pengembangan ekonomi kreatif memadukan unsure ide, seni, dan teknologi. Indonesia memiliki daya dukung yang sangat melimpah. Manusia Indonesia (secara rata-rata) mungkin seperti saya, tidak terlalu pintar (kalau tidak mau dibilang bodoh). Namun memiliki kreativitas yang cukup seperti kita bisa lihat dari berbagai mcam peninggalan yang kita miliki. Masalahnya kemudian adalah bagaimana untuk mengembangkan potensi iptek kreatif yang dimiliki Indonesia. Satu hal yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana mengakomodasi pengembangan bidang yang relatif baru ini di Indonesia sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang tinggi dan hal lainnya adalah bagaimana untuk menjaga dan mengembangkan

121

sumber dari iptek kreatif ini yaitu penciptaan ide dari manusia-manusia kreatif Indonesia. Seperti dikutip Kompas.com, Hubert Gijzen, Direktur dan Perwakilan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (Unesco), menyampaikan bahwa pengembangan industri kreatif memiliki implikasi ekonomi yang jauh lebih luas, lebih dari sekadar menciptakan nilai tambah yang besar tetapi juga dapat mengangkat pembangunan manusia dan sosial. Dalam membangun industri kreatif yang di dalamnya termasuk industri budaya, kata Hubert, harus didorong terjadinya dialog interkultural. Saya pikir, kesimpulan yang disampaikan oleh Sardono W Kusumo masih dalam diskusi yang sama oleh Kompas, bisa juga menjadi perhatian bahwa penciptaan lingkungan yang mendukung adanya kebebasan untuk berkreasi adalah salah satu sarana untuk terus menjaga agar benih-benih manusia kreatif Indonesia dapat terus tumbuh dan pada akhirnya menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki posisi seperti yang diimpikan Indonesia Forum dalam visi 2020. Dalam hal ini perlu ada kebebasan individu dan negara harus menciptakan iklim untuk tumbuhnya kebebasan berkreasi itu.

122

BAB 8 MANUSIA DAN LINGKUNGAN

A. EKOLOGI MANUSIA DAN KESADARAN INDIVIDU DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN Secara alamiah, manusia berinteraksi dengan lingkungannya, manusia sebagai pelaku dan sekaligus dipengaruhi oleh lingkungan tersebut. Perlakuan manusia terhadap lingkungannya sangat menentukan keramahan lingkungan terhadap kehidupannya sendiri. Manusia dapat memanfaatkan lingkungan tetapi perlu memkihara lingkungan agar tingkat kemanfaatannya bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan. Bagaimana manusia menyikapi dan mengelola lingkungannya yang pada akhirnya akan mewujudkan pola-pola perdaban dan kebudayaan. Ekologi manusia, menurut Amos H. Hawley (1950: 67) dikatakan, "Human ecology maybe defirzed, therefore, in terms that have already been used, as the study of the form and the development of the community in human population” (Ekologi manusia, dengan demikian bisa diartikan, dalam istilah yang biasa digunakan, sebagai studi yang mempelajari bentuk dan perkembangan komunitas dalam sebuah populasi manusia). Frederick Steiner (2002: 3) mengatakan, "This new human ecology over emphasizes complexity over-reductionism, focuses on changes over stable states, and expands ecological concepts beyond the study of plants and animals to include people.This view differs from the environment determinism of the early twentieth century”. (Ekologi manusia baru menekankan pada overreduksionieme yang cukup rumit, memfokuskan pada perubahan negara yang stabil, dan memperluas konsep ekologi melebihi studi tentang tumbuhtumbuhan dan hewan menuju keterlibatan manusia. Pandangan ini berbeda dari determinisme lingkungan pada awal-awal abad ke-20). Menurut Gerald L. Young (1994: 339) dikatakan, “Human ecology, then, is an attempt to understand the inter-relation ships between the human species and is its

adalah suatu pandangan yang mencoba memahami keterkaitan antara spesies manusia dan lingkungannya). Man. not only occupies a nicle in nature‟s web of life. (Ekologi manusia. he also develops among his fellows an elaborate community of relations comparable in many important respects to the more inclusive biotic community” Jadi. logos = ilmu) dan mempelajari interaksi lingkungan dengan manusia sebagai perluasan dari konsep ekologi pada umumnya. Human ecology. Manusia. like plant and animal ecology. represents a special application of the general viewpoint to a particular class of living things. melainkan sebuah dia juga mengembangkan antara anggota-anggotanya pengalaman . ekologi manusia. sebagaimana ekologi tumbuh-tumbuhan dan manusia. ruang lingkup ekologi manusia menurut Hawley adalah sebagaimana pernyataannya. Steiner menekankan pada era baru ilmu “ekologi manusia” yang memperluas dari ekologi yang hanya mempelajari lingkungan tumbuhan dan hewan menuju keterlibatan manusia secara kompleks). Hawley menekankan pada studi tentang bentuk dan perkembangan komunitas dalam sebuah populasi manusia (masyarakat) dalam kaitannya dengan lingkungan.123 environment” (dengan demikian. tidak hanya bekerja dalam sebuah tempat di jaringan kehidupan. yang masing-masing sebagai berikut. Perbedaan dari ketiga definisi tersebut adalah pada titik tekan (emphasizes) para pakar dalam mendefinisikan “ekologi manusia”. Persamaan dari ketiga definisi yang dikemukakan di atas adalah bahwa pengertian “ekologi manusia” merujuk pada suatu ilmu (iokos = rumah/tempat tinggal. Ruang lingkup ekologi manusia menurut Hawley (1950). sebagaimana kita tahu. Ini meliputi dua kesadaran bahwa ada perbedaan dalam kesatuan tersebut. Young menekankan pada keterkaitan (interaksi) antara manusia dan lingkungannya saja. It involves both a recognition af the fundamental unity of animate nature and an awareness that there is differentiation within that unity. as we have seen. merepresentasikan penerapan khusus dari pandangan umum pada sebuah kelas khusus dalam sebuah kehidupan.

sebaiknya dihindari dalam perspektif ini.124 hubungan lingkungan yang sebanding dalam tanggung jawab pentingnya atas lingkungan hidup yang lebih terbuka). akan tetapi ini sudah masuk pada kewajiban manusia untuk menghormati hak-hak orang lain. seperti dikatakan Plato bahwa manusia adalah makhluk sosial yang perlu menghargai satu dan lainnya. kita bisa mengatakan bahwa kesadaran masyarakat akan lingkungannya adalah suatu bentuk dari toleransi ini. hak yang sama juga berlaku di sini. dan (3) scaffolding of place and change (perancah tempat dan perubahan). Oleh karena itu. tindakan suatu kelompok yang hanya ingin menggapai keuntungan pribadi saja sebaiknya juga harus meletakkan rasa toleransi ini. menyatakan bahwa ruang lingkup ekologi manusia meliputi: (1) set of connected stuff (sekelompok hal yang yang sakung terkait). Melanggar konsekuensi ini juga berarti melanggar etika berkehidupan bersama. Dengan begitu. B. (2) integrative traits (cirri-ciri yang integrative). Hak orang lain tersebut adalah untuk menikmati dan merasakan keseimbangan alam secara murni. Toleransi atau sikap tenggang rasa adalah bagian dari konsekuensi logis dari kita hidup bersama sebagai makhluk sosial. Kesadaran masyarakat yang terwujud dalam berbagai aktivitas lingkungan maupun aktivitas kontrol lainnya adalah hat yang sangat diperlukan untuk mendukung apa yang dilakukan pemerintah melalui kebijakan-kebijakan penyelamatan lingkungannya. Kesadaran terhadap lingkungan tidak hanya bagaimana menciptakan suatu yang indah atau bersih saja. Steiner (2002). . KESADARAN INDIVIDU DALAM MASYARAKAT Kesadaran individu dalam masyarakat mengenai lingkungan hidup dan kelestariannya merupakan hal yang amat penting dewasa ini di mana pencemaran dan perusakan lingkungan merupakan hal yang sulit dihindari. Sehingga kegiatan-kegiatan yang sifatnya hanya merusak saja. Demikian juga halnya dengan perspektif lingkungan.

Sebab untuk menjaga semuanya itu tidak ada lagi yang bisa dimintai pertanggungjawaban kecuali manusia sebagai pemakai/ pengguna itu sendiri. dan bertanggungjawab terhadap kerusakan lingkungan. mencintai. ahli lingkungan membagi kriteria lingkungan hidup dalam tiga golongan besar. dan demikian pula sebaliknya. Keberadaan lingkungan tersebut pada hakikatnya meski dijaga dari kerusakan yang parah. Joko Subagyo. Suatu kehidupan lingkungan akan sangat tergantung pada ekosistemnya. Kesadaran melapor (jika ada hal-hal yang tidakberkenan dan dianggap sebagai mkawan hukum lingkungan) tampaknya masih kurang. sepanjang kehidupan saat ini masih berjalan dengan normal. masyarakat secara terus-menerus harus didorong untuk. 2. sebagai bentuk usaha kuratif maupun preventif. Lingkungan fisik segala sesuatu di sekitar kita sebagai benda mati. bahwa ada beberapa hat yang perlu kita perhatikan: 1. 3. memelihara. Lingkungan merupakan unsur penentu dari kehidupan mendatang. C. 3. Kerusakan suatu lingkungan akan berakibat pada manusia itu sendiri. Oleh karena itu.125 Kondisi senyatanya dari masyarakat kita mengenai kesadaran lingkungan hidup ini tampaknya masih tercermin seperti apa yang dikatakan P. 4. dan tidak terlaluingin mengganggu. Tidak memikirkan akibat yang akan terjaki. PENCEMARAN LINGKUNGAN Umumnya. Untuk membahas hal ini. Lingkungan merupakan unsur . yakni pencemaran lingkungan baik udara maupun air dan sekaligus membahas mengenai cara menanggulanginya. Lingkungan sosial. 2. Tanggung jawab mengenai kelestarian alam masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan kembali. maka dalam bab ini kita akan membahas pada salah satu jenis perusakan lingkungan. yakni: 1. adalah manusia yang hidup secarabermasyarakat. Hal ini dirasakan akan mengakibatkan masalah lingkungan semakin panjang. Rasa tepa salira yang cukup tinggi. Lingkungan biologis: segala sesuatu di sekitar kita sebagai benda hidup.

Perubahan ini bukannya menunjukkan perkembangan yang optimus dan mengarah pada tuntutan zaman namun malahan sebaliknya. Dengan demikian. Dampaknya pada . maka dituntut perkiraan mengenai biaya keseluruhan teknologi linkungannya. Ini disadari. Pencemaran berakibat kualitas lingkungan menurun. Pencemaran air. apabila pelaksanaanya sesuai dengan program yang telah dijalankan. satuan berat unsur atau senyawa dalam air bungan. semua fasilitas yang digunakan. usianya. dan mereka belum melalui proses waste water treatment atau pengolahan. Misalnya. Misalnya.126 penentu dari kehidupan mendatang. tanah. keadaan lingkungan yang dotata sebaikbaiknya untuk menjaga kehidupan kini dan mendatang. dalam produksi setiap ton kertas tidak diperbolehkan sekian kilogram zat padat dan lain sebagainya. maupun udata. Kemudian jumlah maksimum yang dapat dibuang dalam setiap unit produksi. di samping perkiraan atas pengaruh yang bersifat kimia. Unsur senyawa kimia yang diizinkan. Kemunduran yang seperti itu dimulai dari sebuah gejala pencemaran dan kerusakan lingkungan yang belum begitu tampak. Salah satu prosuk dari kerusakan lingkungan itu adalah pencemaran. di samping perkiraan atas sebagainya. Dengan demikian. misalnya bisa dikategorikan melalui ukuran zat pencemar yang diizinkan dibuang pada suatu jangka waktu tertentu. Lingkungan alam merupakan prasyarat pokok mengapa dan bagaimana pembangunan itu diselenggarakan. sehingga menjadi fatal jika itu tak bisa dimanfaatkan sebagaimana fungsi sebenarnya. maka hal itu akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup seriuas. Bagi program pembangunan itu sendiri. teknik penggunaannya. Pencemaran itu lebih banyak terjadi karena limbah pabrik yang masih murni. fisis dan biologis. Pencemaran lingkungan yang berdampak pada berubahnya tatanan lingkungan karena kegiatan manusia atau oleh proses alam berakibat lingkungan kurang berfungsi. Misalnya. metode operasinya dan lain-lain. maka orientasi untuk menjaga lingkungan semesta pun akan bisa digunakan untuk mencapai tingginya tingkat pertumbuhan ekonomi semata. maksimum ppm. baik air.

proses alami. gas. Mulanya pencemaran diakibatkan dampak teknologi buatan manusia atau hasil produksi yang sudah tidak bisa dimanfaatkan. Proses perkembangan teknologi. jelas sangat merusak dan berakibat fatal bagi lingkungan secara keseluruhan. Contohnya: pungutan (charges) pencemaran udara dan air serta uang jaminan pengembalian kaleng atau botol bekas (deposit fees). alam air dan tanah. pembangunan dan peningkatan populasi (jumlah banyaknya penduduk) selama dekade-dekade terakhir mengakibatkan berlipatnya aktivitas manusia dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok kehidupannya. maka dapat dipersiapkan pencegahan maupun penanggulangan dampak negatifnya dan mengupayakan dalam bentuk pengembangan positif dari kegiatan pembangunan yang dilakukan tersebut. Instrumen ekonomis merupakan hal yang relative baru. perlu adanya kesadaran bahwa setiap kegiatan pada dasarnya menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup. Kebijaksanaan lingkungan ditujukan kepada pencegahan pencemaran. Aktivitas manusia itu sendiri merupakan sumber pencemaran yang sangat potensial. Oleh karena itu.127 lingkungan secara umum. Kita perlu memperkirakan pada perencanaan awal suatu pembangunan yang akan kita lakukan. sistem transportasi. . tiupan angin terhadap lahan gundul berdebu dan lain sebagainva juga merupakan sumber dari pencemaran udara. dan padat yang jika dibuang ke lingkungan hidup akan menimbulkan dampak yang besar terhadap kehidupan manusia. permukiman akan menimbulkan sisa buangan. Sehingga dengan cara demikian. Di samping adanya sumber daya alam. udara adalah sumber daya alam yang mengalami pencemaran sebagai akibat sampingan dari aktivitas manusia itu. seperti kegiatan gunung berapi. Akibat pengembangan industri. cair. Sarana utama yang diterapkan adalah pengaturan sifatnta tradisional dan biasanya berupa izin serta persyaratan pemakaian teknologi pencemaran. Selain dari aktivitas unanusia.

klimatologi. dan ini barangkali yang paling fatal adalah. Dalain konsentrasi yang berlebih. Termasuk ke dalam sumber stasioner adalah kegiatan rumah tangga. Melihat kondisi pencemaran itu. NH3 dan H2. dan bergerak. yakni sumber stasioner dan bergerak. topografi. . dan letusan gunung berapi. Sehingga tingkat pencemaran udara sangat bervariasi baik terhadap tempat maupun waktu. hidrokarbon. yaitu konsentrasi dan volume bahan penceman yang dihasilkan suatu sumber. sifat khas bahan pencemar. kondisi metereologi. pembakaran sampah. Konsentrasi bahan pencemar yang terkandung dalam udara bebas dipengaruhi banyak faktor. Dari banyak jenis gas yang berperan dalam masalah udara adalah SO2. gas-gas tersebut sangat berbahaya bagi manusia dan hewan. Sumber titik dan area dapat dijadikan satu kelompok. dan berbagai gangguan lain. Karenanya pengetahuan lingkungan perlu ditingkatkan guna mencapai kesadaran masyarakat. area. NO2. yaitu partikel dan gas.PENGENDALIAN PENCEMARAN Salah satu akibat yang paling pasti dari adanya pencemaran adalah perubahan tatanan lingkungan alam atau ekosistem yang sebelumnya secara alami telah terjadi. Bahan pencemar udara digolongkan dalam dua golongan dasar. sumber penceman udara dapat dikelompokkan ke dalam tiga kelompok besar. Adapun sumber bergerak adalah kendaraan angkutan. Akibat lain. sehingga pengelompokannya menjadi dua.128 Menurut sifat penyebaran bahan pencemarannya. CO2. dan geografi. yaitu sumber titik. Akibat lainnya adalah tidak atau kurang berfungsi satu atau beberapa elemen lingkungan dikarenakan kegiatan manusia yang mengakibatkan pencemaran tersebut. oksidan. D. tanaman dan materiil. industri. menurunnya kualitas sumber daya dan kemudian tidak bisa dimanfaatkan lagi. adalah penting bagi kita untuk menyadari bahwa ini ancaman yang serius bagi manusia.

Sebelumya. akan tetapi diperlukan juga tindakan-tindakan preventif atau pencegahan. industrialisasi yang tidak memenuhi standat kebijaksanaan lingkungan hidup adalah faktor utama mengapa pencemaran terjadi. maka sudah tidak bisa ditunda lagi bahwa pencemaran haruslah. Karena itu. dan udara di dunia ini. Dengan menyadari bahwa setiap kegiatan pada dasarnya menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup. Pencemaran pada sungai misalnya. Sehubungan dengan itu.129 Dengan akibat-akibat seperti itu. pemerintah hendaknya memerhatikan pelestarian sungai. dari pengambangan. maka diperlukan analisis mengenai dampak lingkungan sebagai proses dalam pengambilan keputusan tentang pelaksanaan rencana kegiatan. sehingga dengan cara demikian dapat dipersiapkan langkah pencegahan maupun penanggulangan dampak negatifnya dan mengupayakan pengembangan dampak positif dari kegiatan tersebut. sungai sebagai sumber air. Dengan demikian. maka perlu dengan perkiraan pada perencanaan awal.35 Tahun 1991 tentang Sungai. Misalnya dan kerusakan dengan dikeluarkannya PP Ni. pencemaran memang sudah banyak terjadi. Pelestarian sungai dari pencemaran pengendalian meliputi atas perlindungan. Tidak hanya di negara maju di mana industrialisasi sudah mencapai puncaknya. 11/1974 tentang Pengairan. sebagai pelaksanaan UU No. Terlebih lagi karena sungai adalah kebutuhan sehari-hari. Terlebih lagi karena sungai adalah sumber air yang digunakan untuk makan dan minum bagi makhluk hidup. Hal ini berpedoman pada prinsip bahwa air dalam sungai akan bisa menjadi sumber malapetaka. Di samping itu. namun juga di negara-negara yang sedang berkembang dimana proses dan praktik industrialisasi mulai diterapkan. tidak sekadar dihindari. penggunaan. sangat penting fungsinya sarana penunjang utama dalam pembangunan nasional. . sifat aslinya. harus dihindari dan dicegah karena sungai merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pencegahan terhadap pencernaran merupakan upaya yang sangat besar bagi penyelamatan masa depan bumi. air. maka peraturan itu bisa digunakan sebagai pedoman dalam rangka menjalankan aktivitas yang pada akhirnya mengancam bahaya kelestarian sungai.

maka masyarakat pun harus mendukung sekaligus mengontrol dari pelaksanaan berbagai kebijakan itu. Mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran.130 Pencemaran akibat industri misalnya. Hal ini penting mengingat kebutuhan kelestarian lingkungan yang ada di sekitarnya. maka setidaknya harua ada landasan bagaimana industrialisasi yang tak merugikan. studi yang menyangkut pengaruh dari pemilihan industri terhadap kemungkinan pencemaran melalui prosedur AMDAL maupun ANDAL. Sebab yang demikian inilah yang disebut sebagai partisipasi dari kesadaran masyarakat. baik lingkungan fisik maupun sosio-psikologis. Pencegahan pencemaran industri dimulai dari tahap perencanaan pembangunan maupun mnegoperasian industri. ketentuan mengenai pencegahan dan penanggulangan pencemaran serta pemulihan daya tampungnya diatur dengan PP. termasuk di dalamnya adalah belajar. Hal tersebut meliputi pemilihan lokasi yang dikaitkan dengan rencana tata ruang. . Dengan melihat kepedulian pemerintah dalam hal penyelamatan lingkungan hidup. Dalam UU No. Jika industrialisai merupakan proyek pembangunan yang tak bisa dihindari guna kemajuan manusia. merupakan hal yang harus dihindari kareana. E. dan yang lebih penting lagi adalah pemilihan teknologi yang dapat guna proses pengelolahan limbah industri termasuk daur ulang dari limbah tersebut. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP INDIVIDU Lingkungan merupakan salah satu faktor vang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu.23/1997 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPLH) Pasal 14 ayat 2 dinyatakan bahwa di samping ketentuan tentang baku mutu lingkungan hidup. baik polusi udara yang diakibatkannya maupun buangan limbah hasil proses mengelolahan barang mentahnya sangat berbahaya bagi makhluk hidup. dalam Pasal 17 UULH dinyatakan bahwa: Ketentuan tentang pencegahan dan penanggulangan perusakan dan pencemaran lingkungan hidup beserta pengawasannya yang dilakukan scara menyeluruh dan/atau secara sektoral ditetapkan dengan Peraturan Perundang-undangan. pemilihan teknologi yang akan digunakan dalam proses produksi.

Sehingga kalaupun dia kemudian dididik. Lingkungan dapat membentuk pribadi seseorang. akan mengakibatkan berubahnva tabiat manusia sebagai manusia. dapat kita ikuti pada uraian berikut: a. dan lain-lain. b. Sejauh mana pengaruh lingkungan itu bagi diri individu. pemalu. Berubahnya tabiat manusia sebagai manusia dalam arti bahwa ia tidak akan mampu bergaul dan bertingkah laku dengan sesamanya. karena lingkungan itu senantiasa tersedia di sekitarnya. walaupun diberinya cukup makanan dan minuman. Lingkungan membuat wajah budaya bagi individu. Lingkungan membuat individu sebagai makhluk sosial. maka sudah dapat dipastikan bahwa dia tidak akan mampu berbicara dengan bahasa yang biasa. sehingga kenyataannya akan menuntut suatu keharusan sebagai makhluk sosial yang dalam keadaan bergaul satu dengan yang lainnya.131 Terhadap faktor lingkungan ini ada pula yang menyebutnya sebagai empiris yang berarti pengalaman. canggung. karena dengan lingkungan itu individu mulai mengalami danmengecap alam sekitarnya. maka penyesuaian dirinya itu akan berlangsung sangat lambat sekali. Terputusnya hubungan manusia dengan masyarakat manusia pada tahuntahun permulaan perkembangannya. Yang dimaksud dengan lingkungan pada uraian ini hanya meliputi orangorang atau manusia-manusia lain yang dapat memberikan pengaruh dan dapat dipengaruhi. akan tetapi serentak dia dihadapkan kepada pergaulan manusia. Dapat kita bayangkan andai kata seorang anak manusia yang sejak lahirnya dipisahkan dari pergaulan manusia sampai kira-kira berusia 10 tahun saja. Lingkungan dengan aneka ragam kekayaannya merupakcan sumber inspirasi dan daya cipta untuk diolah menjadi kekayaan budaya bagi dirinya. Manusia tidak bisa melepaslcan diri seeara mutlak dari pengaruh lingkungan itu. karena manusia hidup adalah manusia yang berpikir dan serba ingin tahu serta mencoba- .

sedikit banyaknya sifat rajin dari temanya akan diikutinya sehingga lama-kelamaan dia pun menjadi anak yang rajin.132 coba terhadap segala apa yang tersedia di alam sekitarnya. Contoh : seorang anak yang senantiasa bergaul dengan temanya yang senantiasa bergaul dengan temannya yang rajin belajar. Lingkungan yang beraneka ragam senantiasa memberikan rangsangan kepada individu untuk berpartisipasi dan mengikutinya serta berupaya untuk meniru dan mengentifikasi. Dalam hal ini. Penyesuian diri alloplatis. Contoh: air banjir pada musim hujan mendorong manusia untuk mencari cara-cara untuk mengatasinya. namun lamakelamaan dia menjadi terbiasa dan tidak mengalami gangguan lagi. Lingkungan memiliki peranan bagi individu. Adapun penyesuaian diri autoplastis. b) Tantangan bagi individu dan individu berusaha untuk dapat menundukkannya. Contoh: air dapat digunakan untuk minum atau menjamu teman ketika berkunjung kerumah. baik secara aloplastik maupun autoplastis. pada awalnya dia merasa mual karena bau obat-obatan. sebagai: a) Alat untuk kepentingan dan kelangsungan hidup individu dan menjadi alat pergaulan sosial individu. apabila dianggap sesuai dengan dirinya. penyesuian diri yang dilakukan individu agar dirinya sesuai dengan lingkungannya. . Contoh : seorang juru rawat di rumah sakit. c) Sesuatu yang diikuti individu. d) Objek penyesuian diri bagi individu. karena dirinya telah sesuai dengan lingkungannya. individu melakukan manipulation yaitu mengadakan usaha untuk memalsukan lingkungan panas menjadi sejuk sehingga sesuai dengan dirinya. artinya individu itu berusaha untuk mengubah lingkungannya. Contohnya : dalam keadaan cuaca panas individu memasang kipas angin sehingga dikamarnya menjadi sejuk.

berkembangnya teknologi yang lebih baik.133 D. Pengaruh globalisasi tersebut dapat dikelompokkan pada dua macam. Globalisasi adalah sistem atau tatanan yang menyebabkan suatu negara tidak mungkin mengisolasi diri akibat kemajuan teknologi dan komunikasi. politik mengarah pada pelaksanaan yang lebih sistematis dan logisrasional. Kejadian di suatu masyarakat atau di suatu tempat tidak akan luput dari sototan media komunikasi sehingga masyarakat di tempat lain pun mengetahuinya. persoalan lintas budaya menjadi tak terelakan lagi. perkembangan sistem pemerintah. Dengan sistem komunikasi dunia yang terbuka. persoalan lintas budaya ini adalah: (1) kesenjangan kebudayaan (cultural lag). Kesenjangan kebudayaan adalah pertumbuhan atau perubahan unsur kebudayaan tidak sama cepatnya. bisa berwujud pengembangan ilmu pengetahuan. Iklim keterbukaan itu akibat perkembangan teknologi informasi yang merupakan bagian dari perkembangan iptek. Dalam era globalisasi unsur-unsur budaya saling memengaruhi dari satu budaya ke budaya lain. Dampak negatif dari globalisasi adalah bergesernya norma dan nilai moral. Kesimbangan dalam kehidupan masyarakat (social equilibrium) tidak selalu berarti tidak menginginkan perubahan atau berhenti pada suatu . Ketidakseimbangan perubahan kebudayaan materiil dengan kebudayaan immateriil disebut kesenjangan kebudayaan. sehingga ukuran norma dan nilai menjadi lebih lunak. ISU-ISU PENTING TENTANG PERSOALAN LINTAS BUDAYA Kebanyakn masyarakat dunia dewasa ini disatukan oleh sistem komunikasi dunia. Pengaruh positif. Persoalan lintas budaya dapat diartikan pula sebagai perkembangan modernisasi yang berkembang terus menjadi globalisasi. Ogburn berpendapat. yaitu : pengaruh positif dan negatif. bahwa perubahan kebudayaan materiil cenderug lebih cepat dibandingkan perubahan kebudayaan immateriil. Dari sisi ke-Indonesia-an. perekominian. (2) terjadi guncangan budaya (cultural shock). persoalan lintas budaya umumnya terkait dengan perkembangan di dunia memengaruhi atau dipengaruhi. 1. Secara umum.

Guncangan kebudayaan adalah ketidaksesuaian unsur-unsur yang saling berbeda sehingga menghasilkan pola kehidupan sosial ylng tidak serasi fungsinya bagi masyarakat. sepertibahasa. Tetapi makskudnya. bertanggung jawab. ”Orang macam apa dia?Jababannya : emosional. korban mampu melampaui tahap kedua. d. c. kadang-kadang disebut tahap bulan madu. ditandai dengan suatu perasaan dendam. Tahap kesembuhan. Ada empat tahap yang membentuk siklus cultural shock. yaitu: a. menurut Brislin (1981) ialah watak (trait) dan kecakapan (skills). keadaan geografis. yang dimaksud dengan sikap adalah kesediaan mental yang terbina melaiui pengalaman yang memberikan pengarahan atau penbaruh bagaimana seseorang . dan lain sebagaiuya. hidup dengan damai. keadaan ekonomi. adat istiadat. Selain kedua faktor di atas. yang dalam bahasa sehari-hari biasanya merupakan jawaban dan pertanyaan. di antaranya faktor internal dan eksternal. Watak ialah segala tabiat yang membentuk seluruh kepribadian seseorang. pada saat inilah terjadi korban cultural shock. perubahan yang terjadi dalam suatu unsur tidak mengganggu unsur yang lain atau unsur yang lain diharapkan menyesuaikan diri sehingga terjadi keseimbangan 2. Tahap krisis. Penyesuaian diri antarbudaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. rasa cemas dalam dirinya sudah berlaku. Tahap penyesuian diri: sekarang orang tersebut sudah membanggakan sesuatu yang dilihat dan dirasakannya dalam kondisi yang baru. Kecakapan (skill) meyangkut budaya yang dapat dipelajari mengenai lingkungan budaya yang akan dimasuki. senang bergaul dan seterusnya. Faktor internal. tata krama. sebagai pengalaman baru yang menarik.134 titik. sikap (uftitude) seseorang berpengaruh terhadap penyesuaian diri antarbudaya. Tahap inkubasi. pemberani. Menurut Alport. b.

Lingkungan yang berasal dari luar dan bernilai positif dapat diadaptasi dan dipraktikkan menjadi kebiasaan keseharian. b. . c.135 menanggapi segala macam objek atau situasi yang dihadapinya. Demikian sebaliknya lingkungan yang negatif dapat mengubah atau bahkan merusak kebiasaan yang telah berjalan baik selama ini. Pekerjaan yang itu dilakukannya. Faktor eksternal vang berpengaruh terhadap penyesuaian diri antarbudaya adalah: a. dapat yaitu apakah dengan pekerjaan latar yang dilakukannya ditoleransi belakang pendidikannya atau pekerjaan sebelumnya. Dengan demikian penting kemudian mencermati lingkungan sekitar kita dalam beraktivitas dan bertindak. Suasana lingkungan tempat ia bekerja. Suasana lingkungan yang terbuka akan mempermudah seseorang menyesuaikan diri bila dibandingkan dengan suasana lingkungan yang tertutup. Besar kecilnya perbedaan antar kebudayaan tempat asalnya dengan kebudayaan lingkungan yang dimasukinya.

nongkrong di mall. Kebudayaan dalam konteks keindonesiaan beberapa tahun terakhir telah diguncang oleh serbuan kebudayaan asing sehingga memengaruhi perilaku dan tata hidup generasi muda. sekaligus instan. Karena tujuan akhir dari pengembangan kebudayaan sejatinya ialah untuk kemajuan peradaban manusia yang lebih baik. Kajian multidisipliner dibutuhkan untuk memberihan penjelasan lebih terbuka dan luas terkait kerumitan sosial-budaya yang telah semakin kompleks. Dengan ini. dan ngedate/pacaran yang di kalangan generasi muda saat ini merupakan perilaku sosial yang dibiasakan dan mendapat pemakluman bersama dari publik. Problematika kehidupan tersebut perlu ditelaah dan disikapi dengan serius guna tidak jatuh pada penafsiran kebudayaan yang keliru.136 BAB 9 PENUTUP A. . kebudayaan Indonesia haruslah ditempatkan sebagai konsepsi dan strategi dalam pembangunan nasional. KESIMPULAN Mendekati pelbagai realitas dan fenomena sosial-budaya saat ini sering kali membutuhkan pengkajian secara bersama dalam pelbagai sudut pandang yang luas dengan tetap mempertahanhan perspektif keilmiahan masing-masing bidang keilmuan. pakaian jeans. Kebudayaan asing dalam realitasnya harus diakui telah berhasil memengaruhi arah kebudayaan Indonesia yang multikultur. merupakan cermin dari perubahan kebudayaan masyarakat yang dinamis. proses integrasi sosial dan politik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap kukuh terpelihara. Sebagai bangsa yang bermartabat. Demikian juga tujuan kesejahteraan sosial bagi setiap warga negara RI dapat tercapai. bermain facebook. Lahirnva budaya hybrid (persilangan instan) seperti kebiasaan minum Coca Cola.

ia memiliki sikap kritis. kesetaraan. dan arif atas setiap keragaman budaya dan kultur dalam kehidupan bermasyarakat. limbah industri. bagaimana penataan dan pengelolaannya? 5) Pelajaran dari Maluku dan Sulewesi terkait bencana sosial berupa konflik etnik dan religius (1998-2003) menjadi sorotan tajam tentang upaya pembenahan kerukunan hidup antar-umat bcragama yang belum optimal. penting menyampaikan tinjauan kondisi terkini untuk dijadikan bahan kajian bersama ke depan. 4) Kondisi lingkungan hidup yang semakin buruk seperti hutan gundul akibat pembakaran dan pembakaran hutan. Beberapa problematika sosialbudaya dan politik yang beberapa tahun terakhir muncul di hadapan publik dan dianggap penting untuk dijadikan sorotan banyak pihak sebagai berikut: 1) Bagaimana menyikapi pelbagai perilaku elite yang telah kehilangan hati nurani. dan persoalan kesejahteraan sosial dinilai masih menjadi catatanpenting bagi pembenahan strategi perekonomian Indonesia ke depan. TINJAUAN KE DEPAN Mahasiswa dan para pengkaji keilmuan sosial dan budaya perlu memiliki kesadaran dan pengetahuan tentang keanekaragaman. kolusi. Untuk itu. dan kemartabatan manusia sebagai makhluk individu dan sosial. rumah kaca. terpencil.137 B. pencemaran lingkungan. kejujuran. dan nepotisme yang telah membakar menjadi permasalahan krusial yang menyedot perhatian publik. bagaimana menyikapinya untuk pemeliharaan kerukunan di tempat lain? 6) Bagaimana mewujudkan masyarakat multikultur dan memanfaatkan kondisi masyarakat yang multikultur tersebut bagi pembangunan nasional di Indonesia? . Dengan ini. kawasan tertinggal. dan nilai etis yang sering kali ditampilkan di ruang publik? 2) Penataan birokrasi (Good Governance) yang lambat akibat dampak korupsi. sampah. 3) Kemiskinan. dan kesadaran hidup sehat. peka.

utamanya akibat gempa dan tsunami. humaniora. yaitu meletakkan mana yang seni dan mana yang pornografi/pornoaksi? Dampak negatif kemajuan teknologi informasi seperti internet. peternakan. 10) Pemanfaatan potensi kelautan dan pariwisata nasional yang mulai lesu setelah perubahan iklim dan cuaca dekade terakhir yang tidak menentu. 9) Perubahan iklim dan cuaca yang terjadi di hampir seluruh belahan dunia. dan perikanan. Bagaimana peran ilmuwan sosial. dan TV sangat berpengaruh bagi keberhasilan pendidikan akhlak dan karakter anak-anak bangsa. dan agamawan dengan kondisi tersebut? 8) Munculnya beragam keyakinan dan akidah baru termasuk menjamurnya lembaga keagamaan baru di Indonesia menjadi bagian dari kerumitan sosial yang akhir-akhir ini sering muncul ke permukaan. juga menjadi kajian utama yang dicarikan solusinya ke depan. Hal ini terutama kaitannya dengan pendapatan perekonomian primer masyarakat Indonesia seperti bidang pertanian.138 7) Bagaimana seharusnya generasi muda menyikapi seni dan kesenian di tengah deras globalisasi. khususnyadi Indonesia. komputer. Tidak jarang persoalan tentang beda keyakinan dan akidah berujung pada benturan fisik baik secara horizontal dan vertikal. HV. . teknologi. Gejala sosial seperti ini penting menjadi telaah serius ke depan.

139 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful