PENGENALAN ILMU TAJWID

Posted by dinrip in Apr 20, 2010, under religi Pengenalan Ilmu Tajwid Allah Ta‟ala berfirman : “Maka bacalah Al-Qur‟an dengan tartil (yang sebaik-baiknya).” (QS. Al-Muzammil : 4) Rasulullah bersabda : “Bacalah olehmu Al-Qur‟an, maka sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafaat/pertolongan ahli-ahli Al-Qur‟an (yang membaca dan mengamalkannya).” (HR. Muslim) Rasulullah bersabda : “Orang yang paling baik di antara kamu ialah orang yang belajar Al-Qur‟an dan mengajarkannya kepada orang lain.” (HR. Bukhori) Pengertian Ilmu Tajwid A. Pengertian Tajwid Tajwid menurut bahasa adalah tahsin : memperbaiki atau mendatangkan bacaan dengan baik. Sedangkan menurut istilah adalah Ilmu yang mempelajari cara mengucapkan huruf-huruf Al Qur an tentang tebal dan tipisnya, panjang dan pendeknya, sifat-sifatnya, dan hukum membaca huruf Hijaiyah bila bertemu dengan huruf yang lain. Sehingga menjadi suatu bacaan yang baik. B. Kegunaan Ilmu Tajwid Kegunaan dari mempelajari Ilmu Tajwid adalah : 1. Agar tidak ada kesalahan dalam membaca ayat-ayat Allah (Al Qur an) 2. Agar aya-ayat yang kita baca sesuai dengan ketentuan-ketentuan bahasa Arab, baik cara pengucapan huruf, sifat-sifat huruf dan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan oleh Ulama Ahli Qurro. C. Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid Hukum mempelajari ilmu Tajwid adalah Fardu kifayah, sedangkan mengamalkannya adalah Fardlu Ain bagi setiap orang yang membaca Al Qur an. Dalam hal ini Imam Ibnu Jazari mengatakan : – “Menggunakan atau mengamalkan Ilmu tajwid adalah merupakan suatu keharusan, maka barang siapa yang tidak memperbaiaki bacaan Al Qur a nya dia termasuk berdosa. D. Methode Membaca Al Qur an Perlu diingat bagi para Qori‟, bahwa didalam membaca Ayat-ayat Al Qur an itu sendiri ada tata caranya (ukuran lambat dan cepat dalam membaca ayat Al Qur an) yang disahkan oleh Rasulullah SAW., begitu juga yang diberlakukan dikalangan para Ahlul Qurro‟ wal Ada‟ ada empat yaitu : 1.Tahqiq ( ‫ : ) قيقحت‬Membaca Al Qur an dengan menempatkan hak-hak huruf yang sesungguhnya. Yaitu menempatkan makhrorijul huruf, sifat-sifat huruf, mad-qoshr dan hukumhukum bacaan yang telah ditetapkan oleh Ulama Ahlul Qurro‟. Methode ini baik sekali untuk kalangan Mubtadiin (pemula). 2.Tartil (‫ : ) ليترت‬Membaca Al Qur an dengan pelan-pelan dan tanpa tergesa-gesa dengan memperhatikan makhrorijul huruf, sifat-sifat huruf, mad-qoshr dan hukum-hukum bacaan, sehingga suara bacaan menjadi jelas. Seperti bacaan Mahmud Al Qushairi. Bacaan Tartil belum tentu tahqiq akan tetapi tahqiq sudah pasti tartil.

Pembagian Hukum Nun Mati dan Tanwin Dalam hukum nun mati dan tanwin – jika bertemu dengan huruf hijaiyah yang berjumlah dua puluh delapan terkecuali alif yakni : ‫هـ يء ب ت ث ج‬ ‫حخ ذر سشصضطظعغفقكل‬ Akan menimbulkan empat hukum bacaan yaitu Idhar Halqi. MATERI KBM PAI KELAS VII PERTEMUAN I SMT 2 Hukum Nun Mati dan Tanwin A. Pengertian Yang dimaksud dengan tanwin adalah : “ Tanwin adalah nun mati yang ada pada akhir kalimat isim didalam melafadhkannya atau menyuarakannya tapi bukan didalam tulisannya. mim ( ) dan wau ( ) lam (‫ )ل‬dan raa‟ (‫)ر‬ Idgham Bighunnah dalam pengertian hukum Nun Mati atau tanwin apabila Nun Mati atau tanwin menghadapi salah satu huruf Yaa‟ (‫ . Idghom. 4.)ي‬nun ( ).)ي‬nun ( ). yaitu : • Idgham Bi Ghunnah • Idgham Bila Ghunnah . maksudnya memasukkan sesuatu ke dalam sesuatu. Alif itu tidak menerima harokat (mati) sedangkan hamzah menerima harokat. Iqlab 4.” B. Hukum nun sukun ( ) dan tanwin ( ) terbagi 4. Izhar 3.)ي‬ . Demikianlah beberapa methode membaca Al Qur an yang ada.Hadr ( ‫ : ) ر ح‬Membaca Al Qur an dengan sangat cepat . Idgham 2. sehingga seakan-akan tidak jelas dalam suaranya. memasukkan huruf yang sukun ke dalam huruf yang berharakat. Iqlab dan Ikhfa Haqiqi. dari masing masing methode harus menggunakan kaidah-kaidah Tajwid yang berlaku ( ketika seorang Qori‟ membaca lambat atau cepat ). Menurut istilah tajwid. sehingga menjadi satu huruf yang bertasydid Idgham dalam pengertian hukum Nun Mati atau tanwin apabila Nun Mati atau tanwin menghadapi salah satu huruf yang enam.3.Bi Ghunnah Secara bahasa Idgham artinya memasukkan Bigunnah artinya : dengan dengung Maksudnya : dimasukkan ke huruf yang lain dengan mendengung Huruf-hurufnya adalah : Yaa‟ (‫ . sehingga kesempurnaan bacaan masih tetap dan utuh.)ي‬nun ( ). yaitu Yaa‟ (‫ . Ikhfa‟ Berikut ini penjelasannya : 1. Idgham Secara bahasa artinya : Memasukkan. mim ( ) dan wau ( ) lam (‫)ل‬ dan raa‟ (‫ )ر‬maka disebut idgham Idgham dalam hukun mati atau tanwin terbagi 2. yaitu : 1.Tadwir ( ‫ : )ري ت‬Membaca Al Qur an antara bacaan yang cepat dengan bacaan yang pelan (sedang). Sedangkan cara membaca yang terbaik adalah dengan methode yang pertama yaitu Tahqiq. mim ( ) dan wau ( ) maka disebut idgham Bighunnah Cara membacanya : dengan memasukkan suara Nun Mati atau tanwin kepada huruf Yaa‟ (‫.

Pada waktu mengidghomkan. Dari sudut istilah Ilmu Tajwid: Mengeluarkan sebutan setiap huruf dari makhrajnya (tempat keluarnya) tanpa dengung a. Pada waktu mengidghomkan. disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf yaa‟ (‫)ي‬ • ‫ل‬ : mihaadaww waljibaala.nun ( ). seakan-akan satu huruf. c. Contoh : •‫ل‬ : mayy yaquuwlu. disini fathah tanwin ( ) bertemu dengan huruf wau ( ) . disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf raa‟ (‫)ر‬ • : khoyrullakum.Ha (‫ – )ح‬Gin (‫)غ‬ .Bila Ghunnah Secara bahasa Idgham artinya memasukkan Bilagunnah artinya : tidak memakai Ghunnah(dengung/sengau ).) أ‬Ha‟( ‫„ . Contoh: Kasus ini disebut Izh-har muthlaq. secara Lugot/Bahasa : Al Bayan (Jelas) b.)ي‬nun ( ).Hamzah (‫)أ‬ . seakan-akan satu huruf. menerangkan sesuatu). Istilah Ahli Tajwin: Melapalkan/membaca dengan jelas dengungnya dan tidak panjang bacaannya ketika bertemu nun mati atau tanwin dengan beberapa hurup idhar. mim ( ) dan wau ( ) yang ada dihadapannya sehingga menjadi satu ucapan.) ح‬Ghain( ‫) غ‬dan Kha‟( ‫خ‬ ). Ta‟rif Idhar: Izhar( ‫. Huruf Idlhar ada 6. suara harus ditasydidkan kepada huruf Yaa‟ (‫ .) ر هظإل‬ Dari sudut bahasa: Menyatakan.maka disebut izhar 2.) ـه‬Ain( ‫ .Artinya : dimasukkan ke huruf yang lain tanpa didengungkan. seraya menahan sejenak tanpa memakai Ghunnah (sengau) ketika membacanya. Huruf-hurufnya adalah : lam (‫ )ل‬dan raa‟ (‫)ر‬ Idgham Bilagunnah dalam pengertian hukum Nun Mati atau tanwin apabila Nun Mati atau tanwin menghadapi salah satu huruf lam (‫ )ل‬dan raa‟ (‫ )ر‬maka disebut idgham bilaghunnah Cara membacanya : dengan memasukkan suara Nun Mati atau tanwin sepenuhnya kepada huruf lam (‫ )ل‬dan raa‟ (‫ )ر‬yang ada dihadapannya sehingga menjadi satu ucapan. 2. . kemudian ditahan kira-kira 2 ketukan dengan memakai Ghunnah (sengau) ketika membacanya. suara harus ditasydidkan kepada huruf lam (‫ )ل‬dan raa‟ (‫)ر‬ yang ada di depan Nun Mati atau Tanwin. disini dhommah tanwin (‫ )ر‬bertemu dengan huruf lam (‫)ل‬ Pengecualian : Ketentuan idgham tidak berlaku pada pertemuan nun mati dengan huruf ya dan wawu yang terjadi dalam satu kalimat. Izhar 1.) ع‬Ha‟( ‫ . Contoh : • ‫ : ر‬mirr rabbika.Kho (‫)خ‬ . yang harus dibaca jelas. mim ( ) dan wau ( ) yang ada di depan Nun Mati atau Tanwin.Ha (‫ – )ه‬Ain (‫)ع‬ . izhar dalam pengertian hukum Nun Mati atau tanwin apabila Nun Mati atau tanwin menghadapi salah satu huruf Hamzah( ‫ .

Izh-har Adna. Dinamakan iqlab karena terjadinya perubahan pengucapan nun sukun atau tanwin menjadi mim yang tersembunyi dengan disertai dengung.) يكحل رقل سي‬ ‫) رطسي‬pula. dzal (‫ .) خ‬ 3. Tingkatan Izhar Dilihat dari segi jauh dekatnya kedudukan 6 huruf izhar.) ء فخإل‬ Dari sudut bahasa: As Satru (tersembunyi atau samar-samar).)ط‬dho (‫ . Izhar Halqi( ‫.)س‬sya (‫ . Ia terdapat pada empat tempat sahaja di dalam al-Quran iaitu: ( ‫ق‬ – – – . Izhh-har Ausath. Maksudnya adalah cara membacanya harus samar-samar.Pembagian Idhar: a. Izh-har yang rendah atau lemah.) ع‬Ha‟( ‫ .) قلط ل ر هظإل‬ Dari sudut bahasa: Menyatakan.)ت‬tsa (‫ .) ع‬Kho‟( ‫.3. Izhar yang tinggi atau kuat. Ia dinamakan Mutlaq ialah kerana makhrajnya bukan dari kerongkongan atau bibir. dengan huruf-huruf ikhfa‟.) أ‬Ha‟( ‫„ .)ذ‬jay ( ).)ت‬tsa (‫ . yaitu huruf Ghain( ‫) غ‬dan Kho‟( ‫. Dari sudut istilah Ilmu Tajwid: Mengeluarkan sebutan setiap huruf dari makhrajnya (tempat keluarnya) tanpa dengung.)ض‬tho (‫ . tetapi karena asalnya adalah nun dan tanwin maka cara menyebut huruf mim tidak sepenuhnya bibir tertutup rapat. Ia dinamakan Haqiqi ialah untuk menghasilkan Ikhfa‟ di dalam Nun Sukun dan Tanwin dengan lebih banyak selain dari kedua-duanya. 4. Izhar Mutlaq( ‫. Dari sudut istilah Ilmu Tajwid: Membaca huruf yang sifatnya antara Izhar dan Idgham tanpa sabdu serta mengekalkan sifat dengung pada huruf yang pertama.) خ‬ b. ikhfa dalam pengertian hukum Nun Mati atau tanwin apabila Nun Mati atau tanwin menghadapi salah satu huruf ta (‫ . Izhar Mutlaq dibaca apabila huruf Ya‟ atau Wau terdapat selepas Nun Sukun di dalam satu kalimah. Ia dinamakan Halqi kerana enam hurufnya keluar dari kerongkong.Huruf al iqlab adalah : ba (‫)ب‬ Iqlab dalam pengertian hukum Nun Mati atau tanwin apabila Nun Mati atau tanwin menghadapi ba (‫. Iqlab Iqlab menurut bahasa adalah merubah sesuatu dari bentuknya. disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf ba (‫)ب‬ 4. hukum kedua-duanya adalah Izhar Mutlaq walaupun ia berada di dalam dua kalimah kerana mengikut bacaan riwayat Hafs. menerangkan sesuatu.) أ‬Ha‟( ‫.)ش‬shod ( dohd .) يقلحل ر هظإل‬ Dari sudut bahasa: Menyatakan.) ح‬Ghain( ‫) غ‬dan Kha‟( ‫.)ث‬jim (‫ .(‫ص‬ (‫ . Dari sudut istilah Ilmu Tajwid: Mengeluarkan sebutan setiap huruf dari makhrajnya (tempat keluarnya) tanpa dengung.)ج‬dal ( ).) ـه‬ 2.)ك‬maka disebut ikhfa Huruf-huruf ikhfa‟ adalah sebagai berikut ta (‫ . Ikhfa‟ khfa‟( ‫. sin (‫ .)ذ‬jay ( ). yaitu pada huruf Hamzah( ‫ .)ظ‬fa (‫ .)ف‬qof (‫ .) خ‬ 3.)ق‬kaf (‫.)ب‬maka disebut iqlab Cara membacanya adalah : harus dirubah menjadi mim. Izh-har A‟la.) ـه‬Ain( ‫ . Huruf-huruf tersebut ialah: Hamzah( ‫ .)ج‬dal ( ). dzal (‫ . menerangkan sesuatu. tetapi bibir sedikit terbuka (perlu praktek).( Manakala( ‫لقل ( . Izh-har pertengahan yaitu pada huruf „Ain( ‫ . Sedangkan menurut istilah adalah meletakkan huruf tertentu pada posisi huruf lain dengan memperhatikan ghunnah dan penuturan huruf yang disembunyikan (huruf mim). maka terjadi tingkatan hokum izhar yaitu: 1. sin . Contoh : • : mim ba‟di. antara nun sukun atau tanwin.)ث‬jim (‫ .

)ق‬kaf (‫.)ط‬dho (‫ .)ص‬dhod (‫ .)ك‬ Bila ada nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf al ikhfa‟. .)ق‬dibaca ikhfa‟ dengan tebal seperti ketika membaca huruf tebal tersebut.)ض‬tho (‫ . ‫ ط‬Dzal ‫ . Contoh : . sedang huruf-huruf ikhfa‟ lainnya dibaca ikhfa‟ tipis seperti ketika menyebut huruf-huruf tersebut. atau Ta` ‫ .ف‬Maka dibaca dengan memadukan Nun sukun atau Tanwin dengan salah satu huruf Ikhfaa` Ausath yang ada dihadapannya sehingga terdengar samar mendekati bunyi ”NY” yang lebih dekat kepada suara sengau dari pangkal hidung.(‫ .)ظ‬fa (‫ .ذ‬Jim‫ . maka cara membacanya adalah. Contoh : • : disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf ta (‫)ت‬ •‫س‬ : disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf sya (‫)ش‬ • : disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf dal ( ) • ‫ذر‬ : disini nun sukun ( ) bertemu dengan huruf dzal (‫)ذ‬ Huruf-huruf Mufakham (dibaca tebal) seperti : shod (‫ .)ف‬qof (‫ . ‫ء‬ ‫إ‬ IKHFAA` AB`AD Apabila Nun mati (bersukun) atau Tanwin bertemu dengan salah satu huruf Ikhfaa` Ab`ad yaitu Qaf ‫ ق‬atau Kaf ‫ . kemudian ditahan kira-kira 2 ketukan.)ط‬dho (‫ . . IKHFAA` AUSATH Apabila Nun mati (bersukun) atau Tanwin bertemu dengan salah satu huruf Ikhfaa` Ausath yaitu Syin ‫ .)ض‬tho (‫ . kemudian ditahan sebanyak kira-kira 2 ketukan Contoh : ‫ك‬ . harus disamar-samarkan di bibir. kemudian ditahan kira-kira 2 ketukan. Ab‟ad dan Ausath boleh dibaca dengan dua wajah yaitu Aqrob atau Ausath Contoh : . ج‬Tsa` ‫ .ض‬atau Fa ‫ . س‬Zai . Tha` . Lama ikhfa‟ adalah 2 harakat. Cara membaca ikhfa dibagi menjadi tiga bagian yaitu : IKHFAA` AQRAB Apabila Nun mati (bersukun) atau Tanwin bertemu dengan salah satu huruf Ikhfa Aqrab yaitu Tha` .)ش‬shod (‫ .ك‬maka dibaca dengan cara memadukan Nun bersukun atau Tanwin dengan salah satu huruf Ihkfaa` Ab`ad yang ada dihadapannya sehingga terdengar samar yang mendekati binyi ”NG”. ت‬maka dibaca dengan memasukkan Nun mati (bersukun) atau Tanwin kepada salah satu huruf Ikhfa Aqrab yang ada dihadapannya sehingga terdengar samar dan mendekati bunyi ”N” . Sedangkan selain dari huruf Ikfa‟ Aqrob. Samar-samar antara nun sukun atau tanwin dengan huruf-huruf ikhfa‟ tersebut.)ص‬dhod (‫ .‫ ط‬Dal . ش‬Sin‫ .ث‬Shad ‫ .)س‬sya (‫ .ص‬Dzad ‫ .)ظ‬dan qaf (‫ .