P. 1
Pencitraan Pria Pada Iklan Produk Wanita

Pencitraan Pria Pada Iklan Produk Wanita

|Views: 41|Likes:

More info:

Published by: Angga Haediana Saputra on Oct 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

PENCITRAAN PRIA PADA IKLAN PRODUK WANITA(Studi Semiotika Pada Iklan Produk : NIVEA Body, Slimming Tea

, Sunsilk, dan Enchanteur di Majalah Femina)
Oleh: Ardiyan Dwi Wardana ( 05220177 ) Communication Science
Dibuat: 2010-06-29 , dengan 5 file(s).

Keywords: Kata Kunci: Iklan, Pencitraan, Gender, Maskulinitas. ABSTRAKSI Penggunaan citra wanita dalam iklan sudah umum digunakan. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa citra wanita sering ditampilkan sebagai subordinasi pria dalam iklan. Hal ini menunjukkan fenomena dimana wanita identik dengan kepasifan, sedangkan pria bersifat aktif guna menunjukkan superioritasnya. Citra pria juga selalu identik dengan kejantanan, macho, kuat, serba bisa, dan citra-citra lain yang melekat pada maskulinitas. Banyak asumsi, terutama dari kaum feminis, yang mengatakan fenomena itu disebabkan dominasi pria dalam sistem kapitalis. Sehingga dapat mengontrol media sesuai dengan keinginannya, yaitu melanggengkan budaya patriarki. Atas dasar itu semua, maka penelitian ini bertujuan untuk mengungkap citra dan posisi pria dalam iklan produk untuk wanita, yaitu Nivea Body, Slimming Tea, Sunsilk, dan Enchanteur di majalah Femina yang pemimpin redaksi dan sebagian besar pekerja kreatifnya wanita, serta segmentasinya ditujukan kepada wanita dewasa. Untuk mengetahui bagaimana pria dicitrakan dalam iklan-iklan tersebut, maka peneliti menggunakan Metode Analisis Semiotik dengan Teori Peta Tanda Roland Barthes. Semiotika merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana tanda bekerja dan berproduksi dalam kehidupan dengan teks sebagai salah satu objeknya. Iklan adalah sebuah teks yang di dalamnya terdapat kumpulan tanda – tanda yang mempunyai makna tersembunyi dan ingin disampaikan oleh pembuat iklan kepada konsumen. Dengan menggunakan teori Peta tanda Roland Barthes, peneliti ingin menemukan Penanda (Signifier) dan Petanda (Signified) yang menunjukkan adanya makna tersembunyi pada pencitraan pria, mitos – mitos, serta ideologi yang terdapat di dalamnya. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-interpretatif dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme. Metode dan pendekatan ini digunakan untuk menginterpretasikan bagaimana tanda-tanda dikonstruksi dalam suatu teks, sehingga dapat menyampaikan pesan sesuai dengan keinginan pembuat iklan Berdasarkan hasil penelitian pada keempat iklan, dapat disimpulkan ada dua citra pria yang ditampilkan, pertama, pria dicitrakan sebagai penikmat kecantikan wanita yang ditampilkan sesuai dengan standar mitos kecantikan. Citra pria masih ditampilkan sebagai superordinat bagi kaum wanita, sekalipun iklan tersebut ditujukan kepada konsumen wanita dan ditampilkan pada majalah wanita. Hal ini menunjukkan sebagian wanita memang menerima nilai-nilai yang menempatkan dirinya dalam posisi subordinat, dan menganggap hal itu sebagai sesuatu yang alami (natural). Kedua pria ditampilkan dengan citra maskulinitas baru dalam figur pria metroseksual yaitu pria yang meminjam kode-kode femininitas, seperti kecenderungan untuk merawat tubuh, menjaga penampilan, fashionable. Fenomena metroseksual mulai menggeser konsep maskulinitas klasik dalam iklan yaitu citra pria macho, kuat dan petualang yang banyak ditampilkan dalam iklan minuman berenergi dan rokok. Mitos-mitos yang terdapat dalam iklan, yaitu mitos kecantikan dan maskulinitas baru dalam bentuk pria metroseksual, semuanya bermuara pada ideologi kapitalis yang ingin mempertahankan dan memperluas daerah pemasaran produknya dengan menciptakan

and other images related to masculinity. This method and perspective used to interpreted how the signs constructed in the text. Second. fashionable. Metrosexual phenomenon has rearranged masculinity concept. Men images always reflect the idea of masculinity. especially come from feminist.mitologi yang mempengaruhi perilaku anggota masyarakat pada suatu kebudayaan. so that it can send messages as the advertising-maker want. the research tries to reveal how men images and positions in ads products for women. those are Nivea Body. strong. while men are actively superior. men is depicted in the image of new masculinity as a metrosexual. dan Enchanteur in Femina Magazine whose the top director and employees are women. Myths that are presented in advertisement such as beauty myth and new masculinity in form of metrosexual. Based on analysis result. It indicates many women accept norms that put her in subordination position and consider that as a natural. Sunsilk. ABSTRACT The use of woman image in advertising is very common. Capitalist try to maintain and enlarge their market by creating mythology that impact behaviour of society in some culture. and ideology in the man image. . The images reflect a phenomenon in which woman was identically passive. myths. The method that is used in this research is qualitative-interpretative method with constructivism perspective. Advertisement is a text whose content is combination of signs that have a hidden meaning sent by advertising-maker to the consumers. Metrosexual is a men who borrow feminine codes in such tendency to take care of body and appearance. men’s imaged as a subject who consume women’s beauty whom depicted in accordance with beauty myth. By using Roland Barthez theory researcher want to find signifier and signified to reveal the existence of hidden meanings. moreover the segmentations of Femina Magazine is women. Researcher use Roland Barthes semiotic analysis method to know how men image in the ads. adventurer depict in cigarette and energizing drink. Many assumptions. macho. The research concludes that four advertisement depict two images of men. Many researches have proved that women images in advertising world are often depicted as man subordination. Slimming Tea. have declared that phenomenon is caused men’s domination in capitalist system. superman. Semiotic is science that used to learn how signs work in our life that using text as a object. first. strong. Based on that. The men image apparently still supporting the subordination of women although the product being advertised clearly targets women as consumer and advertised in women magazine. In order they can control media as they want to preserve patriarchy culture. It started to shift classic masculinity in advertising that imaged as macho. Those culminate in capitalist ideology.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->