P. 1
Artikel Sampah

Artikel Sampah

|Views: 110|Likes:
Published by Edwin Aldrin

More info:

Published by: Edwin Aldrin on Oct 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik di SDN Rawajati 08

Jakarta Selatan- Sekitar 50 siswa SDN Rawajati 08 nampak semangat berlarian untuk pergi ke taman lalu lintas yang ada di belakang halaman sekolah, Selasa (26/4) pagi. Di taman itu mereka melakukan praktek pembuatan lubang resapan biopori sebagai bagian pembinaan Jakarta Eco School yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Freeport Peduli. Pada pembinaan ini, mereka diajarkan cara mengolah sampah organik dan non organik dan menumbuhkan perilaku ramah lingkungan hidup. Pada sesi pembuatan lubang resapan diawali dengan melakukan aksi pemungutan sampah organik khususnya dedaunan kering dan ranting pohon. Setelah terkumpul, sampah dedaunan tersebut dimasukkan ke dalam lubang resapan yang sebelumnya mereka buat. Sedikitnya sampah dedaunan yang memenuhi bak sampah 60 liter diolah menjadi kompos melalui lubang resapan itu. “Saat ini kita melakukan upaya pengomposan sampah organik sekaligus mencegah terjadinya banjir di sekitar kita,” terang aktivis Tunas Hijau Aulia Majid Udia Huda. Lubang berdiameter sekitar 10 cm dan kedalaman itu 1 meter itu perlu diisi sampah organik. “Lubang biopori perlu diisi sampah organik yang akan menjadi makanan fauna tanah. Perjalanan fauna tanah menggapai sampah organik itu akan menimbulkan jalur atau rongga di dalam tanah yang berfungsi sebagai lubang-lubang mini untuk peresapan air hujan ke dalam tanah. Tapi, jangan sampai memasukan sampah non organik seperti plastik, steorofom, besi, mika dan lainnya ya. Itu tidak bisa terurai oleh tanah,” tutur Udia Huda. Pada kelompok pembinaan keranjang pengomposan, para siswanya juga tidak kalah antusias. Awalnya mereka penasaran dengan nama keranjang pengomposan. Namun setelah tahu materi tersebut terkait dengan sampah basah khususnya sisa makanan, mereka semakin nampak antusias. Terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan oleh aktivis Tunas Hijau Bram Azzaino yang memberikan materi itu dapat dijawab dengan baik. Diantara pertanyaan Bram itu adalah alasan hujan turun terus di Indonesia dan suhu di Jakarta semakin lama terus meningkat. Mendengar pertanyaan Bram itu, semua siswa kelompok keranjang pengomposan tampak lancar menjelaskan bahwa penyebabnya adalah pemanasan global. “Pemanasan global adalah meningkatnya rata-rata suhu di seluruh permukaan bumi yang disebabkan oleh polusi udara, efek rumah kaca dan gas rumah kaca,” jawab salah satu siswa. Bram menambahkan bahwa bahwa salah satu penyebab gas rumah kaca berasal dari sisa makanan yang dibuang begitu saja tanpa diolah. Selanjutnya kelompok keranjang pengomposan diajak mengumpulkan sisa-sisa makanan yang ada di sekolah. Para siswa tetap semangat meskipun sesekali harus dibantu untuk memilahkan sisa-sisa makanan yang tercampur dengan sampah yang lainnya di tempat sampah. Buah-buahan busuk yang sudah berjatuhan pun ikut diambil ketika berkeliling sekitar taman buah untuk mencari sisa-sisa makanan. Rasa penasaran mereka terpuaskan ketika tahu salah satu keunggulan keranjang pengomposan yang diajarkan. Pembinaan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan peralatan pengolahan sampah organik dan non organik. “Kegiatan yang dilakukan melalui program Jakarta Eco School ini sangat baik karena bertema lingkungan hidup. Seperti kita ketahui lingkungan hidup saat ini semakin tahun tidak semakin membaik. Jika anak sekarang tidak diajarkan pendidikan

Dia berharap semakin banyak sekolah yang mendapat penyuluhan secara menyeluruh kepada seluruh warganya.lingkungan. (suud/bram) .” ungkap Majid.” tutur Majid. maka di masa mendatang lingkungan hidup ini akan semakin rusak. guru pendamping SDN Rawajati 08.

tas. fakta menunjukkan bahwa potensi sampah terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Untuk menanggulangi masalah sampah yang semakin banyak.banjir. Contohnya: Plastik. Pada umumnya. Contoh sampah ini adalah daun. sebagian besar sampah yang dihasilkan di tempat pembuangan akhir (TPA) merupakan sampah organik yang mudah terurai dan sampah anorganik. Metode ini bisa dilakukan dengan cara memilah sampah organik dan anorganik yaitu dengan cara membuat tempat sampah khusus untuk sampah organik dan anorganik. Manfaat sistem 3R • • • • • Mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal. Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari masalah sampah. Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Mengurangi kebutuhan Lahan tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Sampah bisa diolah dengan berbagai cara salah satunya dengan menerapkan prinsip 3R.sisa sayuran dll. Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan dan gangguan berupa bau. jika kita sadari bahwa setiap orang mengeluarkan sampah dan akhirnya sampah tersebut akan menggunung. Mulai dari memisahkan sampah organik dan anorganik lalu menjadikan sebagai pupuk. selokan macet. sampah organic dan . Kita bias mendaur ulang anorganik menjadi sesuatu yang bisa bermanfaat.dll. Kaleng. Reuse sendiri berarti memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai. Apa itu 3R? Reduce berarti mengurangi sampah dengan mengurangi pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu kita butuhkan. Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat. Tetapi. Sedangkan sampah Anorganik adalah sampah yang berasal dari benda-benda yang tidak dapat diuraikan. dll.Pengolahan Sampah Rumah Tangga (Sumbawa Barat Post) Dengan Metode 3R – Sampah merupakan sisa benda atau barang manusia yang telah digunakan dan merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Masalah sampah saat ini termasuk sepele. Dengan memilah sampah organic dan anorganik kita bisa mengolah sampah-sampah tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sampah organik adalah sampah yang terbentuk dari zat-zat organik dan dapat diuraikan. dll. orang-orang mulai memikirkan banyak cara. Recycle adalah mendaur ulang barang.

botol plastic bisa di sulap menjadi tempak alat tulis. Padahal. Paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan. Pengelolaan sampah dengan paradigma baru tersebut dilakukan dengan kegiatan pengurangan dan penanganan sampah. pupuk ataupun untuk bahan baku industri. Sampah rumah tangga yang bisa digunakan untuk dimanfaatkan seperti: koran bekas. Penerapan sistem 3R dalam rumah tangga tersebut bisa menjadi pola hidup peduli lingkungan dan di terapkan pada setiap orang yaitu: 1. plastik detergen. misalnya memanfaatkan buku tulis lama jika masih ada lembaran yang kosong bisa dipergunakan untuk corat coret. kompos. Karena itu.susu. Dengan 3R atau pengolahan pupuk kompos organik mereka bisa mengolah sampah rumah tangga tadi menjadi usaha rumahan atau usaha kelompok masyarakat (UKM). Recycle: mendaur ulang kembali barang lama menjadi barang baru. Misalnya : Kurangi pemakaian kantong plastic. Reuse : Memakai dan memanfaatkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru. Dengan terlebih dahulu menyampaikan apa saja jenis sampah organik dan anorganik rumah tangga. Itu juga salah satu cara pemanfaatan sampah rumah tangga. plastic adalah sampah yang perlu ratusan tahun (200-300 tahun) untuk terurai kembali. misalnya untuk energi. buku-buku cerita lama dikumpulkan untuk perpustakaan mini di rumah untuk mereka dan anak-anak sekitar rumah. . pakailah tas kain yang awet dan bisa dipakai berulang-ulang 2. Sampah yang di hasilkan tadi di biarkan menuju TPA (Tempat Pembuangan Akhir) tanpa menyadari bahwa sampah tersebut bisa sangat berguna bagi pendapatan mereka. Reduce: Mengurangi sampah dengan mengurangi pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu kita butuhkan. bisa di jadikan tas cantik. kardus bekas susu. sampah organic bisa di manfaatkan sebagai pupuk dan sampah anorganik bisa di daur ulang menjadi sesuatu yang bisa di gunakan kembali contohnya: mendaur ulang kertas yg tidak di gunakan menjadi kertas kembali.dompet. Caranya yaitu dengan menerapkan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik dengan membuat tempat sampah yang khusus untuk sampah organik dan anorganik pada setiap rumah warga. Selain itu barangbarang bekas tersebut dapat dimanfaatkan oleh anak-anak. Barang-barang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin misalnya diolah menjadi tempat untuk menyimpan tusuk gigi atau cottonbut. wadah sabun lulur. bukan sebagai sumberdaya yang perlu dimanfaatkan.Penerapan Sistem 3R dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Selama ini sebagian besar masyarakat masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna. dsb.dll. kaleng susu. 3. Masyarakat awam biasanya berpikir bahwa sampah rumah tangga yang di hasilkan tidak akan bermanfaat bagi mereka. Biasanya sampah rumah tangga yang paling sering di jumpai adala sampah dari kantong plastic yang dipakai sekali lalu dibuang.

sesuai jenisnya. seperti kaca. carilah barang yang masih bisa digunakan kembali secara langsung.plastic. Dengan kreatifitas berbagai sampah yang telah terkumpul dan dipilah dapat disulap menjadi barang-barang baru yang bermanfaat. Daur ulang mempunyai pengertian sebagai proses menjadikan bahan bekas atau sampah menjadi menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. Sampah Organik Sampah Organik rumah tangga yang di hasilkan bisa di manfaatkan menjadi kompos. Jika mempunyai waktu dan ketrampilan kenapa tidak melakukan proses daur ulang sendiri di rumah dari sampah rumah tangga yang di hasilkan . Oleh karena itu banyak sekali manfaat yang di hasilkan dari sistem 3R terhadap sampah rumah tangga. Dengan proses daur ulang. . Lakukan Daur Ulang Sendiri. Proses Daur Ulang Rumah tangga Memilah. Apalagi maraknya isu global warming yang sudah menjadi masalah dunia yang harus kita selsaikan bersama. sampah dapat menjadi sesuatu yang berguna sehingga bermanfaat untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru.Mengolah Sampah Organik dan Anorganik dengan Metode 3R Sampah Anorganik – Sampah anorganik bisa di olah dengan proses daur ulang. Setelah dipilah.sayur-sayuran. Bukan saja lingkungan rumah tangga tetapi bagi lingkungan sekitar. Bersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan. kertas. Kita bisa melakukan pengomposan dengan menggunakan drum plastic yang cocok di terapkan untuk mengolah sampah rumah tangga. Manfaat lainnya adalah menghemat energi. Karena sampah tidak selalu akan menjadi barang sisa yang tidak bermanfaat bagi manusia Apabila kita mau menjaga lingkungan sekitar. yakni mengelompokkan sampah rumah tangga yang berdasarkan jenisnya dengan membuat tempat sampah anorganik dan organic . Dengan menerapkan sistem 3R dalam pengelolaan sampah rumah tangga Bisa berdampak positive bagi lingkungan. mengurang kerusakan lahan dan emisi gas rumah kaca dari pada proses pembuat barang baru. mengurangi polusi. Menggunakan Kembali.

dan planet-planet sejenis. tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar. Sampah organik adalah sampah yang bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). ada juga di suatu tempat di jagad raya? sekali lagi beberapa penemuan baru memberikan rasa optimis yang cukup penting. Kompos merupakan hasil pelapukanbahan-bahan organik seperti daun-daunan. sebutlah molekul organik. jerami. yaitu:[7] • Mengurangi (bahasa Inggris: reduce) Sebisa mungkin meminimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Sampah organik sendiri dibagi menjadi : • Sampah organik basah. rumput. hewan. maka tanda apa yang kita punya untuk menyatakan bahwa bahan-bahan pokok kehidupan. jenisnya relatif seragam.[7] Prinsipprinsip ini dikenal dengan nama 4R. dan dedaunan kering. Semakin banyak kita menggunakan material. • Menggunakan kembali (bahasa Inggris: reuse) Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. baik manusia. Jenis-Jenis Sampah Organik Sampah organik berasal dari makhluk hidup. tetapi secara umum minimal 75% terdiri dari sampah organik dan sisanya anorganik. buang (bahasa Inggris: disposable). semakin banyak sampah yang dihasilkan. alang-alang. Contoh sampah organik kering di antaranya kertas. Sampah yang berasal dari pemukiman umumnya sangat beragam. Sampah pasar khusus seperti pasar sayur mayur. sebagian besar (95%) berupa sampah organik sehingga lebih mudah ditangani. Contohnya kulit buah dan sisa sayuran. Prinsip Pengolahan Sampah Berikut adalah prinsip-prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah. . maupun tumbuhan. • Sampah organik kering. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai. atau pasar ikan.Sampah Organik Sampah Organik adalah merupakan barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya. kayu atau ranting pohon. Istilah sampah organik basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Sementara bahan yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. Organik adalah proses yang kokoh dan relatif cepat. sampah. dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia. pasar buah.

. tulang. kucing. sisa makanan berlemak. barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. tetapi saat ini sudah banyak industri tidak resmi (bahasa Inggris: informal) dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. 5. Bahan baku sampah organik (hindari daging.5% ke atas bahan baku. duri ikan. Pengomposan secara sederhana bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.• Mendaur ulang (bahasa Inggris: recycle) Sebisa mungkin. Cara Membuat 1. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Siram dengan air hingga diperoleh kelembapan yang diinginkan (50-60%). Tidak semua barang bisa didaur ulang. Hanya yang patut dipikirkan adalah jumlah bahan organik kering yang digunakan dalam pencampuran bahan baku proses pengomposan. 4. aduk hingga tercampur rata. tergantung dari bahan bakunya. Bahan Dan Peralatan Yang Digunakan 1. Taburkan bioktivator OrgaDec 0. Jangan sampai sampah menjadi gunung buatan baru Cara Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Pengomposan sampah kota umumnya sama saja seperti pengomposan bahan baku lainnya. 2. langsung masukkan ke dalam drum plastik. Ember atau drum plastik yang telah dimodifikasi (dibuat berlubang) dengan kapasitas minimum 100 kg. • Mengganti (bahasa Inggris: replace) Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. 3. kotoran anjing. Cacah bahan baku hingga berukuran 2-5 cm. 3. 2. Bioaktivator cair (metode aerob) atau bioaktivator padat (metode anaerob). dan babi). Pengomposan Menggunakan Drum Plastik Pengomposan menggunakan drum plastik sangat cocok diterapkan untuk mengolah sampah rumah tangga. susu. Inkubasi selama 1-2 minggu. Pada hari ketiga atau hari kedelapan perlu dilakukan pengadukan atau pembalikkan secara manual agar aerasi di dalam drum berlangsung baik.

Kompos Praktis II. kompos aktif ekspres selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik. Setelah 24 jam. Macam-Macam Kompos 1. serta penyakit yang ditularkan olehserangga dan binatang pengerat. 5. Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). serbuk gergaji. Air disesuaikan dengan dosis (20 liter). Tumpuk campuran bahan baku tersebut di atas ubin yang kering dengan ketinggian 30-35 cm. lalu tutup menggunakan karung goni. Mengurangi kebutuhan lahan tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Cara Membuat 1. 5. 4. Kompos Praktis I. lalu campurkan dengan dedak dan kompos yang sudah jadi.Proses Pembuatan Kompos Aktif Ekspres (24 jam) Bahan 1. 5. Tempatkanlah sampah pada tempatnya Kelebihan Mengolah Sampah Organik Berikut ini beberapa manfaat pembuatan kompos menggunakan sampah rumah tangga. Pertahankan temperatur 40-600 C. 2. Cacah atu giling bahan baku kompos hingga agak halus. Dectro disesuaikan dengan dosis (5 sendok makan). mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal. 6. • • • • • • Mampu menyediakan pupuk organik yang murah dan ramah lingkungan. Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat. 2. atau bahan organik apa saja yang dapat difermentasi (20 bagian). 6. selokan macet. 2. 3. Kompos Tinja. daun-daun kering. . Kompos yang sudah jadi (2 bagian). Kompos Sampah Rumah Tangga. Kompos Praktis III. 4. 3. banjir. Dedak 1 bagian. 4. 3. Jerami kering. tanah longsor. sekam. Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan dan gangguan berupa bau. Siramkan secara merata larutan Dectro ke dalam campuran bahan baku sampai kadar airnya mencapai 45-50%. Kompos BIPIK. Larutkan Dectro ke dalam air.

Metode pengelolaan sampah berbeda beda tergantung banyak hal . pembuatannya lama. Pengelolaan sampah Tong sampah biru di Berkshire. lingkungan atau keindahan. dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. pemrosesan . pupuk siap untuk digunakan sebagai penyubur tanah.Kekurangan Mengolah Sampah Organik Setelah menjadi pupuk kompos. pendaur-ulangan . Inggris Pengelolaan sampah adalah pengumpulan . Adapun kekurangan pupuk kompos adalah unsur hara relatif lama diserap tumbuhan. Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang . Oleh karena itu untuk mendukung peningkatan hasil-hasil pertanian diperlukan pupuk buatan. atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat. Metoda Pembuangan Penimbunan darat Artikel utama untuk bagian ini adalah: Penimbunan darat . Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat . berbeda juga antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan . cair . Pengelolaan sampah yg tidak berbahaya dari pemukiman dan institusi di area metropolitan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. dan sulit dibuat dalam skala besar. sedangkan untuk sampah dari area komersial dan industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah. Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia. tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area. pengangkutan . berbeda juga antara daerah perumahan dengan daerah industri. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam . atau pembuangan dari material sampah. Tujuan Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan: • • mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis (Lihat: Pemanfaatan sampah). gas . atau mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup. diantaranya tipe zat sampah .

Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang . Jenis plastik lain seperti (PVC. kertas karton. lubang bekas pertambangan . Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg tidak terpakai . pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar utnuk membangkitkan listik. Metode Daur-ulang Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daur-ulang Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang. contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali. Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya . Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik. dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus). Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang dipasang untuk mengambil gas yang terjadi. atau lubang lubang dalam.Ada beberapa cara daur ulang . Metode metode baru dari daur ulang terus ditemukan dan akan dijelaskan dibawah.Daur ulang . Sedangkan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan . menarik berkumpulnya Hama . Botol HDPE dan PET . LDPE.Penimbunan darat sampah di Hawaii. dan adanya genangan air sampah. Karakteristik desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. metode ini adalah metode paling populer di dunia. (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Kendaraan pemadat sampah penimbunan darat. diantaranya angin berbau sampah . majalah. yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang . Sebuah lahan penimbunan darat yg dirancang dan dikelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. kaleng baja makanan/minuman. atau dari sampah yang sudah tercampur. dan kelengkapan Dilaporkan dipilih pada kemudahan Central European Waste Management (Eropah). Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum . Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah. dan PS) juga bisa di daur ulang. koran. botol kaca . Pengolahan kembali secara fisik Baja di Buang. dan kardus. Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus). PP. Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya.

seperti zat tanaman . Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap. atau dikenal dengan istilah pengkomposan.Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah Green Bin Program (program tong hijau) di Toronto. karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya. Pengolahan biologis Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pengkomposan Pengkomposan. dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen. Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain. Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif. seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan. Material sampah ((organik)) . dimana sampah organik rumah tangga . Gasifikasi dan Gasifikasi busur plasma yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi Gas sintetis(campuran antara karbon monoksida dan hidrogen). Kanada. sisa makanan atau kertas . 2007 Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar. atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat . gas.dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada Tekanan tinggi. Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan . dan cair. . Pemulihan energi Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sampah menjadi energi (Waste-to-energy) Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik Lübeckmechanical biological treatment diJerman. bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos.

pengurangan bobot kaleng minuman). banyak-konsep yang digunakan adalah: Diagram dari hirarki limbah. mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ). menggunakan kembali sampah dan daur ulang.dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh. Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR). mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) . Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah. Konsep pengelolaan sampah Terdapat beberapa konsep tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya. Sehubungan dengan pengelolaan limbah.hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " mengurangi sampah.Metode penghindaran dan pengurangan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Minimalisasi sampah Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk . Beberapa yang paling umum. impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur. yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi minimalisasi sampah. memperbaiki barang yang rusak .(EPR) adalah suatu strategi yang dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk. ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan • • .prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan. prinsip pengotor membayar . antara negara-negara atau daerah. Ini berarti perusahaan yang manufaktur. • Hirarki Sampah . Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produk-produk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah. Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar. Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai . atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah".

3. 4. misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan. integritas bumi dan keanekaragaman hayati. 3. dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies. Lokal. Longsor tumpukan sampah Sumber penyakit Pencemaran lingkungan Menyebabkan banjir Pemanfaatan sampah Pemanfaatan sampah meliputi proses mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis. sehat. 2. Penghematan sumber daya alam Penghematan energi Penghematan lahan TPA Lingkungan asri (bersih. 4. penipisan dan kerusakan hutan. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah. tanah. 2. akumulasi dan distribusi limbah beracun. regional. nyaman) Mengurangi pencemaran Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik 1.Pendidikan dan Kesadaran Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. keamanan negara. misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah. dan global polusi udara. 5. dan penipisan sumber daya alam. dan warisan dari generasi masa depan. Manfaat pengelolaan sampah 1. dan air. atau pembuatan kompos daur-ulang . Termasuk ke dalam pemanfaatan sampah adalah: • • pengomposan.

. Sampah anorganik ialah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati baik berupa produk sinterik maupun hasil prosses teknology pengelolahan bahan tambang atau sumber daya alam dan tidak dapat diuraikan oleh alam. kaleng. tas plastik. Contohnya: botol plastik. baik berupa produk sinterik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang.Sampah anorganik Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->