Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik di SDN Rawajati 08

Jakarta Selatan- Sekitar 50 siswa SDN Rawajati 08 nampak semangat berlarian untuk pergi ke taman lalu lintas yang ada di belakang halaman sekolah, Selasa (26/4) pagi. Di taman itu mereka melakukan praktek pembuatan lubang resapan biopori sebagai bagian pembinaan Jakarta Eco School yang diselenggarakan Tunas Hijau bersama Freeport Peduli. Pada pembinaan ini, mereka diajarkan cara mengolah sampah organik dan non organik dan menumbuhkan perilaku ramah lingkungan hidup. Pada sesi pembuatan lubang resapan diawali dengan melakukan aksi pemungutan sampah organik khususnya dedaunan kering dan ranting pohon. Setelah terkumpul, sampah dedaunan tersebut dimasukkan ke dalam lubang resapan yang sebelumnya mereka buat. Sedikitnya sampah dedaunan yang memenuhi bak sampah 60 liter diolah menjadi kompos melalui lubang resapan itu. “Saat ini kita melakukan upaya pengomposan sampah organik sekaligus mencegah terjadinya banjir di sekitar kita,” terang aktivis Tunas Hijau Aulia Majid Udia Huda. Lubang berdiameter sekitar 10 cm dan kedalaman itu 1 meter itu perlu diisi sampah organik. “Lubang biopori perlu diisi sampah organik yang akan menjadi makanan fauna tanah. Perjalanan fauna tanah menggapai sampah organik itu akan menimbulkan jalur atau rongga di dalam tanah yang berfungsi sebagai lubang-lubang mini untuk peresapan air hujan ke dalam tanah. Tapi, jangan sampai memasukan sampah non organik seperti plastik, steorofom, besi, mika dan lainnya ya. Itu tidak bisa terurai oleh tanah,” tutur Udia Huda. Pada kelompok pembinaan keranjang pengomposan, para siswanya juga tidak kalah antusias. Awalnya mereka penasaran dengan nama keranjang pengomposan. Namun setelah tahu materi tersebut terkait dengan sampah basah khususnya sisa makanan, mereka semakin nampak antusias. Terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan oleh aktivis Tunas Hijau Bram Azzaino yang memberikan materi itu dapat dijawab dengan baik. Diantara pertanyaan Bram itu adalah alasan hujan turun terus di Indonesia dan suhu di Jakarta semakin lama terus meningkat. Mendengar pertanyaan Bram itu, semua siswa kelompok keranjang pengomposan tampak lancar menjelaskan bahwa penyebabnya adalah pemanasan global. “Pemanasan global adalah meningkatnya rata-rata suhu di seluruh permukaan bumi yang disebabkan oleh polusi udara, efek rumah kaca dan gas rumah kaca,” jawab salah satu siswa. Bram menambahkan bahwa bahwa salah satu penyebab gas rumah kaca berasal dari sisa makanan yang dibuang begitu saja tanpa diolah. Selanjutnya kelompok keranjang pengomposan diajak mengumpulkan sisa-sisa makanan yang ada di sekolah. Para siswa tetap semangat meskipun sesekali harus dibantu untuk memilahkan sisa-sisa makanan yang tercampur dengan sampah yang lainnya di tempat sampah. Buah-buahan busuk yang sudah berjatuhan pun ikut diambil ketika berkeliling sekitar taman buah untuk mencari sisa-sisa makanan. Rasa penasaran mereka terpuaskan ketika tahu salah satu keunggulan keranjang pengomposan yang diajarkan. Pembinaan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan peralatan pengolahan sampah organik dan non organik. “Kegiatan yang dilakukan melalui program Jakarta Eco School ini sangat baik karena bertema lingkungan hidup. Seperti kita ketahui lingkungan hidup saat ini semakin tahun tidak semakin membaik. Jika anak sekarang tidak diajarkan pendidikan

guru pendamping SDN Rawajati 08. (suud/bram) . Dia berharap semakin banyak sekolah yang mendapat penyuluhan secara menyeluruh kepada seluruh warganya.lingkungan. maka di masa mendatang lingkungan hidup ini akan semakin rusak.” tutur Majid.” ungkap Majid.

Sampah bisa diolah dengan berbagai cara salah satunya dengan menerapkan prinsip 3R. orang-orang mulai memikirkan banyak cara. Untuk menanggulangi masalah sampah yang semakin banyak. Contoh sampah ini adalah daun.sisa sayuran dll. Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan dan gangguan berupa bau. Kita bias mendaur ulang anorganik menjadi sesuatu yang bisa bermanfaat.banjir. sampah organic dan . Contohnya: Plastik.Pengolahan Sampah Rumah Tangga (Sumbawa Barat Post) Dengan Metode 3R – Sampah merupakan sisa benda atau barang manusia yang telah digunakan dan merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. jika kita sadari bahwa setiap orang mengeluarkan sampah dan akhirnya sampah tersebut akan menggunung.dll. Recycle adalah mendaur ulang barang. Metode ini bisa dilakukan dengan cara memilah sampah organik dan anorganik yaitu dengan cara membuat tempat sampah khusus untuk sampah organik dan anorganik. Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari masalah sampah. dll. selokan macet. fakta menunjukkan bahwa potensi sampah terus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Mengurangi kebutuhan Lahan tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Masalah sampah saat ini termasuk sepele. dll. Dengan memilah sampah organic dan anorganik kita bisa mengolah sampah-sampah tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat. Pada umumnya. Reuse sendiri berarti memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai. Sampah organik adalah sampah yang terbentuk dari zat-zat organik dan dapat diuraikan. Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat. Kaleng. Sedangkan sampah Anorganik adalah sampah yang berasal dari benda-benda yang tidak dapat diuraikan. sebagian besar sampah yang dihasilkan di tempat pembuangan akhir (TPA) merupakan sampah organik yang mudah terurai dan sampah anorganik. Mulai dari memisahkan sampah organik dan anorganik lalu menjadikan sebagai pupuk. Manfaat sistem 3R • • • • • Mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal. Tetapi. Apa itu 3R? Reduce berarti mengurangi sampah dengan mengurangi pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu kita butuhkan.tas.

kaleng susu. Sampah yang di hasilkan tadi di biarkan menuju TPA (Tempat Pembuangan Akhir) tanpa menyadari bahwa sampah tersebut bisa sangat berguna bagi pendapatan mereka. Padahal. . Misalnya : Kurangi pemakaian kantong plastic. bisa di jadikan tas cantik. sampah organic bisa di manfaatkan sebagai pupuk dan sampah anorganik bisa di daur ulang menjadi sesuatu yang bisa di gunakan kembali contohnya: mendaur ulang kertas yg tidak di gunakan menjadi kertas kembali.susu. 3. misalnya untuk energi.dompet. Biasanya sampah rumah tangga yang paling sering di jumpai adala sampah dari kantong plastic yang dipakai sekali lalu dibuang. bukan sebagai sumberdaya yang perlu dimanfaatkan. plastik detergen. Recycle: mendaur ulang kembali barang lama menjadi barang baru. Karena itu. plastic adalah sampah yang perlu ratusan tahun (200-300 tahun) untuk terurai kembali. Pengelolaan sampah dengan paradigma baru tersebut dilakukan dengan kegiatan pengurangan dan penanganan sampah. Paradigma baru memandang sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan. dsb. Dengan 3R atau pengolahan pupuk kompos organik mereka bisa mengolah sampah rumah tangga tadi menjadi usaha rumahan atau usaha kelompok masyarakat (UKM). kompos. Reuse : Memakai dan memanfaatkan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru. Barang-barang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin misalnya diolah menjadi tempat untuk menyimpan tusuk gigi atau cottonbut.Penerapan Sistem 3R dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Selama ini sebagian besar masyarakat masih memandang sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna. buku-buku cerita lama dikumpulkan untuk perpustakaan mini di rumah untuk mereka dan anak-anak sekitar rumah. Penerapan sistem 3R dalam rumah tangga tersebut bisa menjadi pola hidup peduli lingkungan dan di terapkan pada setiap orang yaitu: 1. botol plastic bisa di sulap menjadi tempak alat tulis. pupuk ataupun untuk bahan baku industri. pakailah tas kain yang awet dan bisa dipakai berulang-ulang 2.dll. wadah sabun lulur. Itu juga salah satu cara pemanfaatan sampah rumah tangga. kardus bekas susu. Selain itu barangbarang bekas tersebut dapat dimanfaatkan oleh anak-anak. Reduce: Mengurangi sampah dengan mengurangi pemakaian barang atau benda yang tidak terlalu kita butuhkan. misalnya memanfaatkan buku tulis lama jika masih ada lembaran yang kosong bisa dipergunakan untuk corat coret. Caranya yaitu dengan menerapkan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik dengan membuat tempat sampah yang khusus untuk sampah organik dan anorganik pada setiap rumah warga. Masyarakat awam biasanya berpikir bahwa sampah rumah tangga yang di hasilkan tidak akan bermanfaat bagi mereka. Dengan terlebih dahulu menyampaikan apa saja jenis sampah organik dan anorganik rumah tangga. Sampah rumah tangga yang bisa digunakan untuk dimanfaatkan seperti: koran bekas.

Oleh karena itu banyak sekali manfaat yang di hasilkan dari sistem 3R terhadap sampah rumah tangga. Dengan proses daur ulang. Proses Daur Ulang Rumah tangga Memilah.Mengolah Sampah Organik dan Anorganik dengan Metode 3R Sampah Anorganik – Sampah anorganik bisa di olah dengan proses daur ulang. . Dengan kreatifitas berbagai sampah yang telah terkumpul dan dipilah dapat disulap menjadi barang-barang baru yang bermanfaat.plastic. Dengan menerapkan sistem 3R dalam pengelolaan sampah rumah tangga Bisa berdampak positive bagi lingkungan. Lakukan Daur Ulang Sendiri. Manfaat lainnya adalah menghemat energi. Karena sampah tidak selalu akan menjadi barang sisa yang tidak bermanfaat bagi manusia Apabila kita mau menjaga lingkungan sekitar. Bersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan. sampah dapat menjadi sesuatu yang berguna sehingga bermanfaat untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru. yakni mengelompokkan sampah rumah tangga yang berdasarkan jenisnya dengan membuat tempat sampah anorganik dan organic . mengurangi polusi. sesuai jenisnya. Apalagi maraknya isu global warming yang sudah menjadi masalah dunia yang harus kita selsaikan bersama. Menggunakan Kembali. Sampah Organik Sampah Organik rumah tangga yang di hasilkan bisa di manfaatkan menjadi kompos. Daur ulang mempunyai pengertian sebagai proses menjadikan bahan bekas atau sampah menjadi menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. kertas. mengurang kerusakan lahan dan emisi gas rumah kaca dari pada proses pembuat barang baru. carilah barang yang masih bisa digunakan kembali secara langsung. Bukan saja lingkungan rumah tangga tetapi bagi lingkungan sekitar. Setelah dipilah. Kita bisa melakukan pengomposan dengan menggunakan drum plastic yang cocok di terapkan untuk mengolah sampah rumah tangga. Jika mempunyai waktu dan ketrampilan kenapa tidak melakukan proses daur ulang sendiri di rumah dari sampah rumah tangga yang di hasilkan . seperti kaca.sayur-sayuran.

sampah.Sampah Organik Sampah Organik adalah merupakan barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya. kayu atau ranting pohon. Kompos merupakan hasil pelapukanbahan-bahan organik seperti daun-daunan. • Sampah organik kering. . jerami. dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia. tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar. alang-alang. semakin banyak sampah yang dihasilkan. Sampah organik sendiri dibagi menjadi : • Sampah organik basah. buang (bahasa Inggris: disposable). • Menggunakan kembali (bahasa Inggris: reuse) Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. sebutlah molekul organik. pasar buah. jenisnya relatif seragam. ada juga di suatu tempat di jagad raya? sekali lagi beberapa penemuan baru memberikan rasa optimis yang cukup penting. Jenis-Jenis Sampah Organik Sampah organik berasal dari makhluk hidup. yaitu:[7] • Mengurangi (bahasa Inggris: reduce) Sebisa mungkin meminimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Istilah sampah organik basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai. Sementara bahan yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. dan dedaunan kering. Sampah pasar khusus seperti pasar sayur mayur. Contoh sampah organik kering di antaranya kertas. Semakin banyak kita menggunakan material. maupun tumbuhan. Contohnya kulit buah dan sisa sayuran. Organik adalah proses yang kokoh dan relatif cepat.[7] Prinsipprinsip ini dikenal dengan nama 4R. hewan. tetapi secara umum minimal 75% terdiri dari sampah organik dan sisanya anorganik. Sampah yang berasal dari pemukiman umumnya sangat beragam. atau pasar ikan. sebagian besar (95%) berupa sampah organik sehingga lebih mudah ditangani. dan planet-planet sejenis. Sampah organik adalah sampah yang bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). maka tanda apa yang kita punya untuk menyatakan bahwa bahan-bahan pokok kehidupan. Prinsip Pengolahan Sampah Berikut adalah prinsip-prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah. rumput. baik manusia.

Jangan sampai sampah menjadi gunung buatan baru Cara Mengolah Sampah Organik Menjadi Kompos Pengomposan sampah kota umumnya sama saja seperti pengomposan bahan baku lainnya. Pengomposan Menggunakan Drum Plastik Pengomposan menggunakan drum plastik sangat cocok diterapkan untuk mengolah sampah rumah tangga. tergantung dari bahan bakunya. Taburkan bioktivator OrgaDec 0. Pengomposan secara sederhana bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut. Siram dengan air hingga diperoleh kelembapan yang diinginkan (50-60%). kucing. Bioaktivator cair (metode aerob) atau bioaktivator padat (metode anaerob). tetapi saat ini sudah banyak industri tidak resmi (bahasa Inggris: informal) dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain. langsung masukkan ke dalam drum plastik. Hanya yang patut dipikirkan adalah jumlah bahan organik kering yang digunakan dalam pencampuran bahan baku proses pengomposan. aduk hingga tercampur rata. Inkubasi selama 1-2 minggu.• Mendaur ulang (bahasa Inggris: recycle) Sebisa mungkin. 2.5% ke atas bahan baku. dan babi). susu. Cacah bahan baku hingga berukuran 2-5 cm. Pada hari ketiga atau hari kedelapan perlu dilakukan pengadukan atau pembalikkan secara manual agar aerasi di dalam drum berlangsung baik. 3. barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Ember atau drum plastik yang telah dimodifikasi (dibuat berlubang) dengan kapasitas minimum 100 kg. kotoran anjing. tulang. Bahan Dan Peralatan Yang Digunakan 1. . duri ikan. Bahan baku sampah organik (hindari daging. Cara Membuat 1. 4. • Mengganti (bahasa Inggris: replace) Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. 2. Tidak semua barang bisa didaur ulang. 3. 5. sisa makanan berlemak. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama.

2. lalu tutup menggunakan karung goni. Membantu pengelolaan sampah secara dini dan cepat. 3. mengurangi tumpukan sampah organik yang berserakan di sekitar tempat tinggal. tanah longsor. Air disesuaikan dengan dosis (20 liter). Pertahankan temperatur 40-600 C. 4. Dectro disesuaikan dengan dosis (5 sendok makan). Tumpuk campuran bahan baku tersebut di atas ubin yang kering dengan ketinggian 30-35 cm. sekam. 4. serbuk gergaji. Cacah atu giling bahan baku kompos hingga agak halus.Proses Pembuatan Kompos Aktif Ekspres (24 jam) Bahan 1. lalu campurkan dengan dedak dan kompos yang sudah jadi. 2. Kompos Tinja. selokan macet. Kompos Praktis I. • • • • • • Mampu menyediakan pupuk organik yang murah dan ramah lingkungan. 5. 3. Kompos yang sudah jadi (2 bagian). . banjir. 6. 5. daun-daun kering. Kompos Sampah Rumah Tangga. Siramkan secara merata larutan Dectro ke dalam campuran bahan baku sampai kadar airnya mencapai 45-50%. Cara Membuat 1. Tempatkanlah sampah pada tempatnya Kelebihan Mengolah Sampah Organik Berikut ini beberapa manfaat pembuatan kompos menggunakan sampah rumah tangga. atau bahan organik apa saja yang dapat difermentasi (20 bagian). 2. 6. Menyelamatkan lingkungan dari kerusakan dan gangguan berupa bau. Kompos BIPIK. Mengurangi kebutuhan lahan tempat pembuangan sampah akhir (TPA). Larutkan Dectro ke dalam air. Menghemat biaya pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA). Kompos Praktis III. 5. Macam-Macam Kompos 1. kompos aktif ekspres selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik. 4. Kompos Praktis II. Jerami kering. Setelah 24 jam. serta penyakit yang ditularkan olehserangga dan binatang pengerat. 3. Dedak 1 bagian.

Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara Negara maju dan negara berkembang . Metoda Pembuangan Penimbunan darat Artikel utama untuk bagian ini adalah: Penimbunan darat . Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memulihkan sumber daya alam . atau mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup. gas . berbeda juga antara daerah perumahan dengan daerah industri. sedangkan untuk sampah dari area komersial dan industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah. Adapun kekurangan pupuk kompos adalah unsur hara relatif lama diserap tumbuhan. tanah yg digunakan untuk mengolah dan ketersediaan area. Oleh karena itu untuk mendukung peningkatan hasil-hasil pertanian diperlukan pupuk buatan. pemrosesan . berbeda juga antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan . Tujuan Pengelolaan sampah merupakan proses yang diperlukan dengan dua tujuan: • • mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis (Lihat: Pemanfaatan sampah). diantaranya tipe zat sampah .Kekurangan Mengolah Sampah Organik Setelah menjadi pupuk kompos. cair . atau radioaktif dengan metoda dan keahlian khusus untuk masing masing jenis zat. dan biasanya dikelola untuk mengurangi dampaknya terhadap kesehatan. Inggris Pengelolaan sampah adalah pengumpulan . Pengelolaan sampah Tong sampah biru di Berkshire. pembuatannya lama. pendaur-ulangan . pupuk siap untuk digunakan sebagai penyubur tanah. Pengelolaan sampah bisa melibatkan zat padat . lingkungan atau keindahan. Metode pengelolaan sampah berbeda beda tergantung banyak hal . Kalimat ini biasanya mengacu pada material sampah yg dihasilkan dari kegiatan manusia. pengangkutan . Pengelolaan sampah yg tidak berbahaya dari pemukiman dan institusi di area metropolitan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. dan sulit dibuat dalam skala besar. atau pembuangan dari material sampah.

metode ini adalah metode paling populer di dunia. Pengumpulan bisa dilakukan dari sampah yang sudah dipisahkan dari awal (kotak sampah/kendaraan sampah khusus). menarik berkumpulnya Hama . Botol HDPE dan PET . Jenis plastik lain seperti (PVC. Efek samping lain dari sampah adalah gas methan dan karbon dioksida yang juga sangat berbahaya. majalah. Sebuah lahan penimbunan darat yg dirancang dan dikelola dengan baik akan menjadi tempat penimbunan sampah yang hiegenis dan murah. atau dari sampah yang sudah tercampur.Daur ulang . yaitu mengumpulkan dan menggunakan kembali sampah yang dibuang . Karakteristik desain dari penimbunan darat yang modern diantaranya adalah metode pengumpulan air sampah menggunakan bahan tanah liat atau pelapis plastik. contohnya botol bekas pakai yang dikumpulkan kembali untuk digunakan kembali. dan ditutup untuk tidak menarik hama (biasanya tikus). LDPE. Metode metode baru dari daur ulang terus ditemukan dan akan dijelaskan dibawah. atau lubang lubang dalam. Penimbunan ini biasanya dilakukan di tanah yg tidak terpakai . botol kaca .Ada beberapa cara daur ulang . diantaranya angin berbau sampah . PP. Sedangkan penimbunan darat yg tidak dirancang dan tidak dikelola dengan baik akan menyebabkan berbagai masalah lingkungan . Banyak penimbunan samapah mempunyai sistem pengekstrasi gas yang dipasang untuk mengambil gas yang terjadi. kertas karton. lubang bekas pertambangan . Sampah yang biasa dikumpulkan adalah kaleng minum aluminum . koran. Gas yang terkumpul akan dialirkan keluar dari tempat penimbunan dan dibakar di menara pemabakar atau dibakar di mesin berbahan bakar gas untuk membangkitkan listrik. pertama adalah mengambil bahan sampahnya untuk diproses lagi atau mengambil kalori dari bahan yang bisa dibakar utnuk membangkitkan listik. Pembuangan sampah pada penimbunan darat termasuk menguburnya untuk membuang sampah. Metode ini adalah aktivitas paling populer dari daur ulang . dan kelengkapan Dilaporkan dipilih pada kemudahan Central European Waste Management (Eropah). dan PS) juga bisa di daur ulang. dan kardus. (di bandung kandungan gas methan ini meledak dan melongsorkan gunung sampah) Kendaraan pemadat sampah penimbunan darat. Metode Daur-ulang Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daur-ulang Proses pengambilan barang yang masih memiliki nilai dari sampah untuk digunakan kembali disebut sebagai daur ulang. Pengolahan kembali secara fisik Baja di Buang. dan adanya genangan air sampah.Penimbunan darat sampah di Hawaii. kaleng baja makanan/minuman. Sampah biasanya dipadatkan untuk menambah kepadatan dan kestabilannya .

Kanada. Gas ini kemudian dibakar untuk menghasilkan listrik dan uap.dari produk yang komplek seperti komputer atau mobil lebih susah. Pengolahan biologis Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pengkomposan Pengkomposan. seperti zat tanaman . Contoh dari pengelolaan sampah menggunakan teknik pengkomposan adalah Green Bin Program (program tong hijau) di Toronto. Padatan sisa selanjutnya bisa dimurnikan menjadi produk seperti karbon aktif. Pemulihan energi Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sampah menjadi energi (Waste-to-energy) Komponen pencernaan Anaerobik di pabrik Lübeckmechanical biological treatment diJerman. . Daur-ulang melalui cara "perlakuan panas" bervariasi mulai dari menggunakannya sebakai bahan bakar memasak atau memanaskan sampai menggunakannya untuk memanaskan boiler untuk menghasilkan uap dan listrik dari turbin-generator. atau dikenal dengan istilah pengkomposan. dimana sampah organik rumah tangga . dimana sampah dipanaskan pada suhu tinggi dengan keadaan miskin oksigen. seperti sampah dapur dan potongan tanaman dikumpulkan di kantong khusus untuk di komposkan. Pirolisa dari sampah padat mengubah sampah menjadi produk berzat padat . 2007 Kandungan energi yang terkandung dalam sampah bisa diambil langsung dengan cara menjadikannya bahan bakar.Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagi pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. dan cair. gas. atau secara tidak langsung dengan cara mengolahnya menajdi bahan bakar tipe lain. Pirolisa dan gasifikasi adalah dua bentuk perlakukan panas yang berhubungan . bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos. Gasifikasi dan Gasifikasi busur plasma yang canggih digunakan untuk mengkonversi material organik langsung menjadi Gas sintetis(campuran antara karbon monoksida dan hidrogen). Proses ini biasanya dilakukan di wadah tertutup pada Tekanan tinggi. sisa makanan atau kertas . Produk cair dan gas bisa dibakar untuk menghasilkan energi atau dimurnikan menjadi produk lain. Material sampah ((organik)) . karena harus bagian bagiannya harus diurai dan dikelompokan menurut jenis bahannya.

impor dan / atau menjual produk diminta untuk bertanggung jawab atas produk mereka berguna setelah kehidupan serta selama manufaktur. Tujuan limbah hirarki adalah untuk mengambil keuntungan maksimum dari produk-produk praktis dan untuk menghasilkan jumlah minimum limbah. banyak-konsep yang digunakan adalah: Diagram dari hirarki limbah. Metode pencegahan termasuk penggunaan kembali barang bekas pakai . Tanggung jawab produser diperpanjang dimaksudkan untuk menentukan akuntabilitas atas seluruh Lifecycle produk dan kemasan diperkenalkan ke pasar. Sehubungan dengan pengelolaan limbah. mendesain produk supaya bisa diisi ulang atau bisa digunakan kembali (seperti tas belanja katun menggantikan tas plastik ). yang mengklasifikasikan strategi pengelolaan sampah sesuai dengan keinginan dari segi minimalisasi sampah.Metode penghindaran dan pengurangan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Minimalisasi sampah Sebuah metode yang penting dari pengelolaan sampah adalah pencegahan zat sampah terbentuk .prinsip pengotor membayar adalah prinsip di mana pihak pencemar membayar dampak akibatnya ke lingkungan.hirarki limbah merujuk kepada " 3 M " mengurangi sampah. atau dikenal juga dengan "pengurangan sampah". antara negara-negara atau daerah. Hirarki limbah yang tetap menjadi dasar dari sebagian besar strategi minimalisasi sampah. Ini berarti perusahaan yang manufaktur. menggunakan kembali sampah dan daur ulang.dan mendesain produk yang menggunakan bahan yang lebih sedikit untuk fungsi yang sama (contoh. Beberapa yang paling umum. pengurangan bobot kaleng minuman). Konsep pengelolaan sampah Terdapat beberapa konsep tentang pengelolaan sampah yang berbeda dalam penggunaannya. mengajak konsumen untuk menghindari penggunaan barang sekali pakai (contohnya kertas tissue) . prinsip pengotor membayar . Perpanjangan tanggungjawab penghasil sampah / Extended Producer Responsibility (EPR). ini umumnya merujuk kepada penghasil sampah untuk membayar sesuai dari pembuangan • • . memperbaiki barang yang rusak . • Hirarki Sampah .(EPR) adalah suatu strategi yang dirancang untuk mempromosikan integrasi semua biaya yang berkaitan dengan produk-produk mereka di seluruh siklus hidup (termasuk akhir-of-pembuangan biaya hidup) ke dalam pasar harga produk.

keamanan negara. akumulasi dan distribusi limbah beracun. misalnya WAMITAB Chartered dan Lembaga Manajemen dari limbah. 3. Beberapa perguruan tinggi telah menerapkan Talloires oleh Deklarasi pembentukan pengelolaan lingkungan hidup dan program pengelolaan sampah. dan penipisan sumber daya alam. 4. Penghematan sumber daya alam Penghematan energi Penghematan lahan TPA Lingkungan asri (bersih. sehat. dan air. nyaman) Mengurangi pencemaran Bencana sampah yang tidak dikelola dengan baik 1. 3. dan global polusi udara. penipisan dan kerusakan hutan. Universitas pendidikan kejuruan dan dipromosikan oleh berbagai organisasi. Lokal. integritas bumi dan keanekaragaman hayati. atau pembuatan kompos daur-ulang .Pendidikan dan Kesadaran Pendidikan dan kesadaran di bidang pengelolaan limbah dan sampah yang semakin penting dari perspektif global dari manajemen sumber daya. dari penipisan lapisan ozon dan emisi dari "rumah hijau" gas mengancam kelangsungan hidup manusia dan ribuan lainnya hidup spesies. 4. regional. Longsor tumpukan sampah Sumber penyakit Pencemaran lingkungan Menyebabkan banjir Pemanfaatan sampah Pemanfaatan sampah meliputi proses mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis. 2. dan warisan dari generasi masa depan. misalnya pengelolaan sampah di universitas proyek. 2. Pernyataan yang Talloires merupakan deklarasi untuk kesinambungan khawatir dengan skala dan belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan dan degradasi lingkungan. Termasuk ke dalam pemanfaatan sampah adalah: • • pengomposan. Manfaat pengelolaan sampah 1. tanah. 5.

tas plastik.Sampah anorganik Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati. Sampah anorganik ialah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati baik berupa produk sinterik maupun hasil prosses teknology pengelolahan bahan tambang atau sumber daya alam dan tidak dapat diuraikan oleh alam. baik berupa produk sinterik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang. Contohnya: botol plastik. . kaleng.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful