P. 1
pidato soekarno

pidato soekarno

|Views: 42|Likes:

More info:

Published by: Ben Djoedho Al Ghozie on Oct 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/11/2013

pdf

text

original

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa PIDATO TERTULIS PYM PRESIDEN SUKARNO PADA KONFERENSI BESAR GMNI DI KALIURANG

JOGJAKARTA, 17 FEBRUARI 1959. Terlebih dahulu saya mengucapkan selamat dengan Konferensi Besar GMNI ini. Dengan gembira saya membaca, bahwa asas tujuan GMNI adalah Marhaenisme. Apa sebab saya gembira? Tidak lain dan tidak bukan, karena lebih dari 30 tahun yang lalu saya juga pernah memimpin suatu gerakan rakyat -suatu partai politik- yang asasnya pun adalah Marhaenisme. Bagi saya asas Marhaenisme adalah suatu asas yang paling cocok untuk gerakan rakyat di Indonesia. Rumusannya adalah sebagai berikut: Marhaenisme adalah asas, yang menghendaki susunan masyarakat dan Negara yang didalam segala halnya menyelamatkan kaum Marhaen. Marhaenisme adalah cara perjuangan yang revolusioner sesuai dengan watak kaum Marhaen pada umumnya. Marhaenisme adalah dus asas dan cara perjuangan "tegelijk", menuju kepada hilangnya kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme. Secara positif, maka Marhaenisme saya namakan juga sosionasionalisme dan sosio-demokrasi; karena nasionalismenya kaum Marhaen adalah nasionalisme yang social bewust dan karena demokrasinya kaum Marhaen adalah demokrasi yang social bewust pula. Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme. Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur: Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh) Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain. Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan Yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur. Pokoknya ialah, bahwa Marhaenis adalah setiap orang yang menjalankan Marhaenisme seperti yang saya jelaskan di atas tadi. Camkan benar-benar: setiap kaum Marhaenis berjuang untuk kepentingan kaum Marhaen dan bersama-sama kaum Marhaen! Apa sebab pengertian tentang Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu saya kemukakan kepada Konferensi Besar GMNI dewasa ini? Karena saya tahu, bahwa dewasa ini ada banyak kesimpangsiuran tentang tafsir pengertian kata-kata Marhaenisme, Marhaen dan Marhaenis itu. Saya harapkan mudah-mudahan kata sambutan saya ini saudara camkan dengan sungguh-sungguh, dan saudara praktikkan sebaik-baiknya, tidak hanya dalam lingkungan dunia kecil mahasiswa, tetapi juga di dunia besar daripada massa Marhaen. Sebab tanpa massa Marhaen, maka gerakanmu akan menjadi steril! Karena itu: Lenyapkan sterilitiet dalam Gerakan Mahasiswa! Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen! Agar semangat Marhaenisme bernyala-nyala murni! Dan agar yang tidak murni terbakar mati! Sekian dulu, dan sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Konferensi Besar GMNI, dan mudahmudahan berhasillah Konferensi Besar ini. Jakarta, 17 Februari 1959 PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/ PEMIMPIN BESAR REVOLUSI SUKARNO BAPAK MARHAENISME sumber: http://marhaenis.org

Edisi 05/02 - 05/Apr/1997

Analisa & Peristiwa PIDATO PRESIDEN SUKARNO "NAWAKSARA" Di depan Sidang Umum ke-IV MPRS pada tanggal 22 Juni 1966 Saudara-saudara sekalian,

1

I. RETROSPEKSI Dengan mengucap Syukur Alhamdulillah, maka pagi ini saya berada di muka Sidang Umum MPRS yang ke-lV. Sesuai dengan Ketetapan MPRS No.I/1960 yang memberikan kepada diri saya, Bung Karno, gelar Pemimpin Besar Revolusi dan kekuasaan penuh untuk melaksanakan Ketetapan-ketetapan tersebut, maka dalam Amanat saya hari ini saya ingin mengulangi lebih dulu apa yang pernah saya kemukakan dalam Amanat saya di muka Sidang Umum ke-ll MPRS pada tanggal 15 Mei 1963, berjudul "Ambeg ParamaArta" tentang hal ini:

0

1. Pengertian Pemimpin Besar Revolusi. Dalam pidato saya "Ambeg Parama-Arta" itu, saya berkata: "MPRS telah memberikan KEKUASAAN PENUH kepada saya untuk melaksanakannya, dan dalam memberi kekuasaan penuh kepada saya itu, MPRS menamakan saya bukan saja Presiden, bukan saja Panglima Tertinggi Angkatan Perang, tetapi mengangkat saya juga menjadi: "PEMIMPIN BESAR REVOLUSI INDONESIA". Saya menerima pengangkatan itu dengan sungguh rasa terharu, karena MPRS sebagai Perwakilan Rakyat yang tertinggi di dalam Republik Indonesia, menyatakan dengan tegas dan jelas bahwa saya adalah "Pemimpin Besar Revolusi Indonesia", yaitu: "PEMIMPIN BESAR REPUBLIK RAKYAT INDONESIA"! Dalam pada itu, saya sadar, bahwa hal ini bagi saya membawa konsekuensi yang amat besar! Oleh karena seperti Saudara-saudara juga mengetahui, PEMIMPIN membawa pertanggungan-jawab yang amat berat sekali!! "Memimpin" adalah lebih berat daripada sekedar "Melaksanakan". "Memimpin" adalah lebih berat daripada sekedar menyuruh melaksanakan"! Saya sadar, lebih daripada yang sudah-sudah, setelah MPRS mengangkat saya menjadi "Pemimpin Besar Revolusi", bahwa kewajiban saya adalah amat berat sekali, tetapi Insya Allah S.W.T. saya terima pengangkatan sebagai "Pemimpin Besar Revolusi" itu dengan rasa tanggung jawab yang setinggi-tingginya! Saya Insya Allah, akan beri pimpinan kepada Indonesia, kepada Rakyat Indonesia, kepada Saudara-saudara sekalian, secara maksimal di bidang pertanggungan-jawab dan kemampuan saya. Moga-moga Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Maha Murah, dan Maha Asih, selalu memberikan bantuan kepada saya secukupcukupnya! Sebaliknya, kepada MPRS dan kepada Rakyat Indonesia sendiri, hal ini pun membawa konsekuensi! Tempohari saya berkata: "Jikalau benar dan jikalau demikianlah Keputusan MPRS, yang saya diangkat menjadi Pemimpin Revolusi Besar Indonesia, Revolusi Rakyat Indonesia, maka saya mengharap seluruh Rakyat, termasuk juga segenap Anggota MPRS, untuk selalu mengikuti, melaksanakan, menfi'ilkan segala apa yang saya

berikan dalam pimpinan itu! Pertanggungan-jawab yang MPRS, sebagai Lembaga Tertinggi Republik Indonesia letakkan di atas pundak saya, adalah suatu pertanggungan-jawab yang berat sekali, tetapi denganridha Allah S.W.T. dan dengan bantuan seluruh Rak yat Indonesia, termasuk di dalanlnya juga Saudarasaudara para Anggota MPRS sendiri, saya percaya, bahwa Insya Allah, apa yang digariskan oleh Pola Pembangunan itu dalam 8 tahun akan terlaksana! Demikianlah Saudara-saudara sekalian beberapa kutipan daripada Amanat "Ambeg Parama-Arta". Saudara-saudara sekalian, Dari Amanat "Ambeg Parama-Arta" tersebut, dapatlah Saudara ketahui, bagaimana visi serta interpretasi saya tentang predikat Pemimpin Besar Revolusi yang Saudara-saudara berikan kepada saya. Saya menginsyafi, bahwa predikat itu adalah sekedar gelar, tetapi saya pun - dan dengan saya semua ketentuan-ketentuan progresif revolusioner di dalam masyarakat kita yang tak pernah absen dalam kancahnya Revolusi kita - saya pun yakin seyakinyakinnya, bahwa tiap Revolusi mensyarat-mutlakkan adanya Pimpinan Nasional. Lebih-lebih lagi Revolusi Nasional kita yang multi-kompleks sekarang ini, dan yang berhari depan Sosialisme Panca-Sila. Revolusi demikian ta' mungkin tanpa adanya pimpinan. Dan pimpinan itu jelas tercermin dalam tri-kesatuannya Re-So-Pim, yaitu Revolusi, Sosialisme, dan Pimpinan Nasional. 2. Pengertian Mandataris MPRS. Karena itulah, maka pimpinan yang saya berikan itu adalah pimpinan di segala bidang. Dan sesuai dengan pertanggunganjawab saya terhadap MPRS, pimpinan itu terutarna menyangkut garis-garis besarnya. Ini pun adalah sesuai dan sejalan dengan kemurnian bunyi aksara dan jiwa Undang-Undang Dasar '45, yang menugaskan kepada MPRS untuk menetapkan garis-garis besar haluan Negara. Saya tekankan garis-garis besarnya saja dari haluan Negara. Adalah tidak sesuai dengan jiwa dan aksara kemurnian Undang-Undang Dasar '45, apabila MPRS jatuh terpelanting kembali ke dalam alam Liberale democratie, dengan beradu debat dengan bertele-tele tentang garis-garis kecil, di mana masing-masing golongan beradu untuk memenangkan kepentingan-kepentingan golongan dan mengalahkan kepentingan nasional, kepentingan Rakyat banyak, kepentingan Revolusi kita! Pimpinan itu pun saya dasarkan kepada jiwa Panca-Sila, yang telah kita pancarkan bersama dalam Manipol-Usdek sebagai garis-garis besar haluan Negara. Dan lebih-lebih mendalam lagi, maka saya telah mendasarkan pimpinan itu kepada Sabda Rasulullah S.A.W.: "Kamu sekalian adalah Pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungan-jawabnya tentang kepemimpinan itu di hari kemudian."

yaitu berdaulat dan bebas dalam politik. Itulah jiwa daripada pimpinan saya. berkepribadian dalam kebudayaan dan berdikari dalam ekonomi. terbukti dengan Ketetapan MPRS No. Kedua : bahwa Revolusi kita berjoang mengemban Amanat Penderitaan Rakyat itu dalam persatuan dan kesatuan yang bulat-menyeluruh dan hendaknya jangan sampai watak Agung Revolusi kita. dan sebagai landasan kerja dalam melaksanakan Konsepsi Pembangunan seperti terkandung dalam Ketetapan MPRS No.Saudara-saudara sekalian. yang menjadikan Resopim dan Ambeg Parama-Arta masing-masing sebagai pedoman pelaksanaan garis-garis besar haluan Negara. Pengertian Presiden seumur hidup Malahan dalam Sidang Umum MPRS ke-ll pada bulan Mei tahun 1963 itu Saudara-saudara sekalian telah menetapkan saya menjadi Presiden se-umur-hidup. di mana dengan tegas saya tekankan tiga hal: 1 1. sekali lagi berdikari dalam ekonomi! Saya sangat gembira sekali. 3. baik "Ambeg Parama-Arta". Trisakti." Dan sekarang ini pun saya masih tetap berpendapat demikian! 1 II. bahwa Amanat-amanat saya itu dulu. Amanat itu kemudian disusul dengan amanat saya "Berdikari" pada pembukaan Sidang Umum MPRS ke-lll pada tanggal 11 April 1965. LANDASAN-KERJA MELANJUTKAN PEMBANGUNAN. maupun "Berdikari" telaK Saudarasaudara tetapkan sebagai landasan-kerja dan pedoman pelaksanaan Pembangunan Nasional Semesta Berencana untukmasa 3 tahun yang akan datang. Amanat Penderitaan Rakyat seluruhnya. Dan pada waktu itu pun saya telah menjawab keputusan Saudara-saudara itu dengan katakata: "Alangkah baiknya jikalau nanti MPR.IV/1963. diselewengkan sehingga mengalami dekadensi yang hanya mementingkan golongann-ya sendiri saja.l dan 11 tahun 1960. atau hanya sebagian dari Ampera saja! Ketiga : bahwa kita dalam melaksanakan Amanat Penderitaan Rakyat itu tetap dan tegap berpijak dengan kokoh-kuat atas landasan Trisakti. yaitu sisa jangka-waktu tahapan pertama mulai tahun 1966 s/d 1968 dengan landasan . masih meninjau soal ini kembali. yaitu MPR hasil pemilihan-umum. yakni melaksanakan Amanat Penderitaan Rakyat. seperti yang telah saya nyatakan dalam Amanat "Ambeg Parama-Arta" tersebut tadi. Pertama : bahwa Revolusi kita mengejar suatu Idee Besar. Dan Saudarasaudara telah membenarkan amanat itu. Kembali sekarang sebentar kepada Amanat "Ambeg Parama-Arta" tersebut tadi itu. seluruh rakyat sebulatbulatnya.

maka Saudara-saudara dapat membaca bahwa: "Berdikari bukan saja tujuan. Pengertian Berdikari. yaitu berdaulat dan bebas dalam politik. jiwa self-help atau jiwa berdikari. ya bagi ABRI. Ini berarti. ya bagi DPR. Terutama prinsip Berdikari di bidang ekonomi! Sebab dalam keadaan perekonomian bagaimanapun sulitnya. bagi MPRS sendiri.II/MPRS/1960. Di dalamnya Saudarasaudara akan memperoleh gambaran tentang Strategi Umum Pembangunan 2 tahun 1966-1968. bahwa Lembaga Tertinggi dalam Negara kita. terutama antara semua negara yang baru merdeka. saya telah meminta Bappenas dengan bantuan dan kerja sama dengan Muppenas. Lembaga Tertinggi dari Revolusi kita. dan pola Pembiayaan tahun 1966 s/d 1968 melalui Rencana Anggaran 3 tahun. Dan tidak hanya membenarkan saja. dalam mengemban bersama Amanat Penderitaan Rakyat. Yang ditolak oleh Berdikari adalah ketergantungan kepada imperialis. membenarkan Amanat-amanat saya itu. tetapi yang tidak kurang . 2. Dan di dalam Rencana Ekonomi Perjoangan yang saya sampaikan bersama ini. Lembaga Negara Tertinggi yang menurut kemurnian jiwa dan aksaranya UUD-Proklamasi kita adalah penjelmaan kedaulatan Rakyat. berkepribadian dalam kebudayaan. ya bagi Presiden/Mandataris MPRS/Perdana Menteri ya. untuk menyelesaikan Revolusi Nasional kita yang maha dahsyat sekarang ini. Garis-garis Ekonomi Perjoangan tersebut telah selesai. untuk menyusun garis-garis lebih lanjut daripada Pola Ekonomi Perjoar gan seperti yang telah saya canangkan dalam Amanat Berdikari tahun yang lalu. Rencana Ekonomi Perjoangan. ya bagi DPA. adalah senjata yang paling ampuh di tangan seluruh rakyat kita. Khusus mengenai Prinsip Berdikari ingin saya tekankan apa yang" telah saya nyatakan dalam pidato Proklamasi 17 Agustus 1965. jiwa percaya kepada kekuatan-diri-sendiri. di tangan prajuritprajurit Revolusi kita. melainkan juga menjadikannya sebagai landasan-kerja serta pedoman bagi kitasemua. dan bagi seluruh Rakyat kita dari Sabang sampai Merauke. di dalam situasi nasional dan internasional dewasa ini. 0 3. yaitu Pra-syarat Pembangunan. saya minta jangan dilepaskan jiwa "self-reliance" ini. berdikari di bidang ekonomi. maka dalam melaksanakan Ketetapan-ketetapan MPRS No.V dan Vl tahun 1965 yang lalu. maka Trisakti kita. ya bagi parpol-parpol dan ormas-ormas."Berdikari di atas Kaki Sendiri" dalam ekonomi. yaitu pidato Takari. Karenanya. Memang. ya bagi Kabinet. bukan kerja sama yang sama-derajat dan saling me nguntungkan. melainkan memperluas kerjasama internasional. dan saya lampirkan bersama ini Ikhtisar Tahunan tentang pelaksanaan Ketetapan MPRS No. bahwa berdikari tidak berarti mengurangi.

Revolusi kita terus meningkat dan bergerak cepat. Detailnya seyogyanya ditentukan oleh Pemerintah bersama-sama dengan DPR. didasarkan atas pemeliharaan hubungan yang tepat antara keperluan untuk melaksanakan tugas politik dan tugas ekonomi. . Dan sejak Dekrit 5 Juli 1959 dulu itu. b. c. dalam rangka pemurnian pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945. V. bahwa tidak menyandarkan diri tidak berarti bahwa kita tidak mau kerja sama berdasarkan sama-derajat dan saling menguntungkan. yaitu tahun 1966--1968. MERINTIS JALAN KE ARAH PEMURNIAN PELAKSANAAN UUD 1945 Dalam rangka merintis jalan ke arah kemurnian pelaksanaan UndangUndang Dasar 1945 itulah. TETAP DEMOKRASI TERPIMPIN Sekalipun demikian perlu saya peringatkan di sini. RUU Penyusunan MPR. politik luar-negeri kita dan sebagainya. malahan harus didasarkan atas Manifesto Politik kita. saya dengan surat saya tertanggal 4 Mei 1966 kepada Pimpinan DPRGR memajukan: 0 1 2 a. yang mau-tidak-mau mengharuskan semua Lembagalembaga Demokrasi kita untuk bergerak cepat pula tanpa menyelewengkan Demokrasi Terpimpin kita ke arah Demokrasi Liberal. DETAIL KE-DPR Detail dari tugas-tugas ini kiranya tidak perlu diperbincangkana dalam Sidang Umum MPRS. VI. dan strategi-umum di bidang pembangunan 3 tahun di depan kita. Dekon kita pun adalah Manipohdi bidang ekonomi. Dekon merupakan strategi-umum. karena tugas MPRS ialah menyangkut garisgaris besarnya saja. HUBUNGAN POLITIK DAN EKONOMI Masalah Ekubang tidak dapat dilepaskan dari masalah politik. baik yang hubungan dengan inflasi maupun yang hubungan dengan pembayaran hutang-hutang luar negeri kita. Rakyat dan Revolusi kita.3 tahun 1966 untuk diubah menjadi Undang-Undang supaya DPA dapat ditetapkan menurut pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Demikianlah tugas politik-keamanan kita. 2 III. Adalah jelas. Penetapan Presiden No. politikpertahanan kita. atau dengan lain perkataan "political-economy"-nya pembangunan kita. IV. prinsip untuk melaksanakan Pembangunan dengan tidak menyandarkan diri kepada bantuan negara atau bangsa lain. bahwa UndangUndang Dasar 1945 memungkinkan Mandataris MPRS bertindak lekas dan tepat dalam keadaan darurat demi keselamatan Negara. RUU Pemilihan Umum. kita harus menanggulangi kesulitan-kesulitan di bidang Ekubang kita dewasa ini.pentingnya harus merupakan prinsip dari cara kita mencapai tujuan itu." Dalam rangka pengertian politik Berdikari demikian inilah. politik dalam-negeri kita.3 tahun 1959 jo. DPR dan DPRD. Penetapan Presiden No.

14. . juga dalam hubungan-persamaan dan perbedaannya dengan MPR hasil pemilihan-umum nanti. 5. 10. kesatuan-pendapat. wewenang dan kekuasaan Negara serta Pemerintahan. 11. kesatuan-pikiran dan kesatuan-tindak antara Presiden dan Wakil Presiden. VIII. Dalam pada itu. Presiden memegang dan menjalankan tugas. KEDUDUKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN Undang-Undang Dasar 1945 itu menyebut pemilihan jabatan Presiden dan Wakil Presiden. 12. 16. 15.2 VII. ayat 2). WEWENANG MPR DAN MPRS Tidak lain harapan saya ialah hendaknya MPRS dalam rangka pemurnian pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945 itu menyadari apa tugas dan fungsinya. (pasal 4. yang tegas bertujuan agar terjamin kesatuan-pandangan. 13. masa jabatannya serta isi-sumpahnya dalam satu nafas. Wewenang MPR selaku pelaksanaan kedaulatan Rakyat adalah menetapkan Undang-Undang Dasar dan garis-garis besar daripada haluan Negara (pasal 3 UUD). yang membantu Presiden (pasal 4 ayat 2 UUD). yaitu Undang-Undang Dasar Proklamasi 1945 dan Manipol/Usdek. serta memilih Presiden dan Wakil Presiden (pasal 6 UUD ayat 2). Undang-Undang Dasar serta garis-garis besar haluan Negara telah kita tentukan bersama. 17.

Dunianya alam cipta. Sesudah saya baca kalimat itu dan renungkan kalimat itu. Di dalam world of the mind itu saya berjumpa dengan nabi-nabi besar. Tadinya ada orang yang mengusulkan diberi nama "Sembilan Ucapan Presiden". di luar dan di dalam MPRS menyadari sepenuhnya perbedaan dan persamaannya antara MPRS sekarang. catur-empat setia. bahwa di dalam wolrd of the mind itu. sepuluh-dasa. Dwi. dan di dalam world of the mind itu saya berjumpa dengan pejuang-pejuang kemerdekaan yang berkaliber besar. "Nawa" apa? Ya. Sabda itu seperti raja bersabda. bahwa pidato Presiden dinamakan oleh Presiden NAWAKSARA . dua-duanya perkataan Sanskrit. Saya minta wartawan-wartawan mengumumkan hal ini. Saya berjumpa denganorang-orang besar ini. tetapi saya. Salah satu pemimpin besar daripada sesuatu bangsa yang berjuang untuk kemerdekaan. dengan MPR-hasil-pemilihan-umum yang akan datang. kesetiaan. enam-yam. bahkan kita sering memakai perkataan Dwi. karena dunia jasmani ini tidak memberi hiburan dan kepuasan kepada saya. teks laporan progress saya kepadaMPRS. IX. karena saya tulis. Eka. Karena itu saya ingin memberi nama kepada Amanat ini. ya sembilan apa? Kita itu biasa memakai bahasa Sanskrit kalau memberi nama kepada amanat-amanat. dunia pikiran. NAWA AKSARA atau NAWAKSARA. Di dalam world of the mind itu saya berjumpa dengan pemimpin-pemimpin bangsa yang besar. ada saja yang salah-salah berkata: "Uh. terutama sekali mengenai pribadi saya. Ini sembilan pokok. Sebagaimana biasa saya memberi judul kepada pidato-pidato saya. Pengabdian kepada perjuangan kemerdekaan. tetapi juga the service of freedom is a deathless service. sambil membuka lembaran baru dalam sejarah kelanjutan Revolusi Panca-Sila kita. pengabdian kepada kemerdekaan itupun tidak mengenal maut. deathless cause of my own people. oleh karena saya miskin. tetapi service yang . masih amat muda sekali. ahli falsafah besar. Demikianlah Saudara-saudara. pokok." Maka saya meninggalkan dunia jasmani ini dan saya masuk katagori dalam pidato dan keterangan-keterangan yang sering masuk ke dalam world of the mind. Lebih dahulu tentang hal laporan progress ini. Panca. . bukan saja the cause of freedom is a deathless cause. Dan telah sering saya katakan. di dalam world of the mind itusaya berjumpa dengan ahli falsafah. sembilan golongan. bahwa saya miskin dan oleh karena saya miskin. delapan-hasta.1 Jiwa kesatuan antara kedua pejabat Negara ini. Nanti kalau saya kasih nama Nawa Sabda. The cause of freedom is a deathless cause. saya tuliskan di dalam Amanat ini. bahwa tatkala saya masih muda. Catur. kepada pidato ini "Pidato Sembilan Pokok". Panca adalah lima. Presiden bersabda". Kemudian saya mau menyampaikan beberapa patah kata mengenai diri saya sendiri. sembilan-nawa. saya beri judul apa? Sembilan perkara. The cause of freedom is a deathless cause. Pengabdian yang sungguh-sungguh pengabdian. ia mengucapkan kalimat sebagai berikut: "The cause of freedom is a deathless cause. ada yang bernama Gesuri dan lain-lain sebagainya. deathless cause of all people on this. pokok. jelasnya dari membaca buku-buku. Saudara-saudara semua mengetahui. Tri. Dan lantas saya mendapat keyakinan. Laporan progress itu saya simpulkan dalam sembilan pasal. serta pembagian tugas dan wewenang seperti yang ditentukan dalam Undang-Undang Dasar 1945 hendaknya kita sadari sepenuhnya. saya mau memakai perkataan "Aksara". Saya meninggalkan dunia yang material ini. saya masuk di dalam world of the mind. saya mau beri nama "NAWA AKSARA". agar supaya benar-benar kemurnian pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945 dapat kita rintis bersama. Amanat saya ini. tujuh-sapta. Jadi saya mau beri nama dengan perkataan "Nawa". Tri. pokok. Sembilan. Tri Sakti. bukan service yang hanya lip-service. lzinkanlah saya sekarang mengucapkan beberapa patah kata pribadi kepada Saudara-saudara. Dunia jasmani sekarang ini laksana saya tinggalkan. pokok. sembilan punt. tegasnya. itu judul yang saya berikan kepada pidato ini. di situ saya berjumpa dengan orang-orang besar dari segala bangsa dan segala negara. jadi ada aksara latin. PENUTUP Demikian pula hendaknya kita semua. Panca Azimat. bukan dalam arti tulisan. bukan saja saya tertarik kepada cause of freedom daripada bangsa saya sendiri dan bukan saja saya tertarik pada cause of freedom daripada seluruh umat manusia di dunia ini. dus "NAWA iAKSARA" atau kalau mau disingkatkan "NAWAKSARA". ini saya namakan apa? Sembilan di dalam bahasa Sanskrit adalah "Nawa". uh. Catur Pra Setia. dunia khayal. ada aksara Belanda dan sebagainya. Tidak. karena tertarik kepada cause of freedom ini saya menyumbangkan diriku kepada deathless cause ini. maka demikianlah saya sering ucapkan: "Saya tinggalkan this material world. "NAWA SABDA". Maka oleh karena itu saya ingin memberi judul kepada amanat saya tadi itu. Perjuangan untuk kemerdekaan adalah satu perjuangan yang tidak mengenal mati. ada yang bernama Resopim. tidak mengenal habis. saya tidak mau memakai perkataan "sabda" itu.

manusia bisa berkehendak . dengan segala apa yang ada pada saya ini. Badan manusia bisa hancur. Apakah Tuhan memberi saya dedicate myself. Itu adalah tulisan isi hati. telah memberikan. oleh karena memang service of freedom ini is a deathless service. menurut perasaanku sendiri. Dan saya beritahu kepada Saudara-saudara. agar saya diberi kesempatan untuk ikut menjalankan aku punya service of freedom ini. tidak bisa dikerangkeng. menyumbangkan atau menawarkan diri saya sendiri.dalam saya pada hari seka~ang ini memberi laporan kepadamu. hampir empat tahun dedicate myself to this service of freedom. but also the service of freedom is a deatheless service". badan manusia bisa dimasukkan di dalam penjara. Saudara-saudara. Saudarasaudara. Demikianpun saya selalu bersandarkan kepada keputusan Tuhan itu. dan saya sadar sampai sekarang: the service of freedom is deathless service. kekuatan. service yang betul-betul pengabdian. seluruh. Saya berkata "not only the cause of freedom is deathless cause. saya. . service yang demikian itu adalah satu deathless service. terus selalu memohon kepada Allah S. berilah saya kesempatan. tidak bisa dibuang di tempat pengasingan. Tetapi akhirnya segala sesuatu adalah di tangannya 1 Tuhan.macam-macam Tuhan yang menentukan. Sekianlah. yang tidak mengenal mati.betul-betul masuk di dalam jiwa.W. Yang saya menghendaki supaya seluruh. mogamoga Tuhan selalu memimpin Saudara-saudara sekalian. taufik. God beslist. Dan saya. kepada service of freedom. tidak bisa ditembak mati. seluruh rakyat Indonesia masing-masing juga dedicate jiwa raganya kepada service of freedom ini.T. itu adalah Tuhan punya urusan. telah lebih daripada tiga puluh lima tahun. yang tidak mengenal akhir. Karena itu maka saya terus. Dan saya tertarik oeh saya punya pendapat sendiri. badan manusia bisa dibuang ke tanah pengasingan yang jauh dari tempat kelahirannya. badan manusia bisa ditembak mati. pendapat pemimpin besar daripada bangsa yang saya sitir itu tadi.. hidayat untuk dedicate my self to this great cause of freedom and to this great service. yang berkata "the cause of freedom is deathless cause". De mens wikt. Moga-moga Tuhan selalu memimpin saya. badan manusia bisa dimasukkan di dalam kerangkeng. Inilah Saudara-saudara yang saya hendak katakan kepadamu. ya Rabbi. terus. Tuhan yang menentukan. Cuma saya juga di hadapan Tuhan berkata: Ya Allah. my all to this service of freedom. tetapi ia punya service of freedom tidak bisa ditembak mati.

2006 .petugas negara lainnja untuk tetap mendjalankan tugasnya masing-masing seperti sediakala. Sumber: http://www. Pada hari ini tanggal 2 Oktober '65 saja telah memanggil semua Panglima Angkatan Bersendjata bersama wakil Perdana Menteri kedua Dr. PRESIDEN/ PANGLIMA TERTINGGI ABRI PEMIMPIN BESAR REVOLUSI BUNG KARNO JANG DIUTJAPKAN MELALUI RRI PADA TGL. Kepada seluruh Rakjat lndonesia saja serukan untuk tinggal tetap tenang dan kepada semua menteri dan petugas. Sumber dari buku : Memoar Mayor Jendral Raden Pranoto Reksosamodra. Panglima Kostrad sesuai dengan kebidjaksanaan jang telah saja gariskan.Djen. marilah kita tetap menggelorakan semangat anti nekolim. dan untuk itu perlu dihindarkan segala kemungkinan bentrokan dengan sendjata. Suharto. Untuk melaksanakan pemulihan keamanan dan ketertiban jang bersangkutan dengan peristiwa 30 September tersebut telah saja tundjuk Maj.30. Tuhan bersama dengan kita semua. Pranoto Reksosamodra.J. maka dengan ini saja sekali lagi menyatakan bahwa saja berada dalam keadaan sehat wal'afiat dan tetap memegang tampuk pimpinan Negara dan tampuk pimpinan Pemerintahan dan Revolusi Indonesia. Mengulangi perintah saja sebagai Presiden/Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Pemimpin Besar Revolusi jang telah diumumkan pada tanggal 1 Oktober '65. Dalam tingkatan perdjoangan Bangsa lndonesia sekarang ini.M. Untuk dapat menyelesaikan persoalan ini saja telah perintahkan supaja segera ditjiptakan satu suasana yang tenang dan tertib.3 OKTOBER 1965 DJAM 01. Pimpinan Angkatan Darat pada dewasa ini berada langsung dalam tangan saja dan untuk menyelesaikan tugas sehari-hari dalam Angkatan Darat sementara saja tundjuk Maj. Djen.net/modules/wfsection/article. saja perintahkan kepada seluruh rakyat untuk tetap mempertinggi kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam rangka meningkatkan pelaksanaan Dwikora. Saudarasaudara sekalian.AMANAT P. dan untuk menghilangkan semua keragu-raguan dalam kalangan rakjat. Marilah kita tetap membina semangat persatuan dan kesatuan Bangsa. SaudaraSaudara sekalian. Ass keIII Men/ PANGAD. ISBN 979-96819-3-6. BAGIAN KE EMPATBELAS Halaman 239 sampai dengan 240.php?articleid=151 Koleksi: Perpustakaan Nasional RI.progind. Leimena dan para pejabat penting lainnya dengan maksud untuk segera menyelesaikan persoalan apa yang disebut peristiwa 30 September. ip Penerbit Syarikat Indonesia.

demikian banyák jeritan penderitaan dan putus-harapan. saja berbicara dihadapan para pemimpin bangsa-bangsa dan para pembangun bangsabangsa. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini bagi mereka merupakan suatu harapan akan masa-depan dan suatu kemungkinan-baik bagi zaman sekarang ini. ialah yang lebih taqwa kepadaKu". hati saya diliputi dengan suatu kegirangan yang besar dan hebat. Disinilah buktinya. Disinilah buktinya akan kebenaran perjuangan yang berjalan bergenerasi. ke . Kitab Suci Islam mengamanatkan sesuatu kepada kita pada saat ini. secara tidak langsung. Saya sangat menginginkan agar kata-kata saya akan bergema juga didalam hati mereka itu. dari bangsa-bangsa tua dan dari bangsa-bangsa muda dan dari bangsabangsa yang baru bangkit kembali dari tidur yang lama. Saya sungguh-sungguh merasa sangat terharu melepaskan pandangan saya atas Majelis ini. dan saya juga telah berdo'a agar kata-kata ini akan bergema dalam hati sanubari mereka yang mendengarnya. Soekarno. dalam mengucapkan pidato kepada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. sekalian manusia. 92 juta jiwa yang telah mengalami hidup penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. MEMBANGUN DUNIA KEMBALI Pidato Presiden Republik Indonesia Dimuka Sidang Umum P. mereka yang 92 juta banyaknya disuatu nusantara yang jauh dan luas. Hari ini presiden Soekarno-lah yang berbicara dihadapan tuan-tuan. Namun lebih dari itu. Saya sangat yakin bahwa pemimpin-pemimpin dari negara-negara yang lebih muda dan negara-negara yang lahir kembali dapat memberikan sumbangannya yang sangat positif untuk . Selanjutnya. Dengan jelas tampak dimata saya menyingsingnya suatu hari yang baru. ke-XV tanggal 30 September 1960 *) Disalin dalam EYD dari : Pedoman-Pedoman Pelaksanaan Manifesto Politik Republik Indonesia Penerbitan khusus. seorang anggauta keluarga ummat manusia. saya juga berbicara kepada mereka yang Tuan-tuan wakili. Saya merasa rendah hati berbicara dihadapan rapat agung daripada negarawan-negarawan yang bijaksana dan berpengalaman dari timur dan barat. Saya berbicara kepada Tuan-tuan atas nama rakyat saya. Saya juga merasa gembira sekali untuk menyampaikan atas nama bangsa saya ucapkan selamat datang yang sangat mesra kepada keenambelas Anggauta baru dari Perserikata Bangsa-Bangsa. sedang memperhatikan dan mendengarkan serta mengharap-harap. Hari ini. Qur'an berkata: "Hai. dan pasti tak seorangpun ingin menghindarinya. "Segala kemuliaan bagi Allah ditempat yang Mahatinggi. Departemen Penerangan RI. Para Utusan dan Wakil yang terhormat. rakyat-rakyat benua Amerika dan benua Eropa serta rakyat benua Australia. sedangkan waktu untuk memecahkan masalah-masalah itu selalu sangat terbatas. seorang Bapak. kepada mereka yang telah mengutus Tuan-tuan kemari. dan bahwa matahari kemerdekaan dan emansipasi. Bahwasanya yang lebih mulia diantara kamu sekalian. seorang suami. Disinilah buktinya. saya merasa tertekan oleh suatu rasa tanggung-jawab yang besar. Saya merasa gembira sekali dapat mengucapkan selamat kepada Tuan Ketua atas pengangkatannya dalam jabatannya yang tinggi dan konstruktif.B. Dan juga Kitab Injil agama Nasrani beramanat pada kita.MEMBANGUN DUNIA KEMBALI (TO BUILD THE WORLD A NEW) Pidato Presiden Republik Indonesia di muka Sidang Umum P B. hari ini. dan sejahtera diatas bumi diantara orang yang diperkenanNya". sehingga kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu sekalian kenal-mengenal satu sama lain. Tak seorangpun diantara kita dapat menghindari tanggungjawab itu. bahwa keadilan mulai berlaku. Saya telah memanjatkan do'a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar lidah saya dapat menemukan katakata yang tepat untuk menyatakan perasaan hati saya. Para Yang Mulia. Akan tetapi sidang ini mungkin merupakan sidang Majelis yang terpenting yang pernah dilangsungkan dan kita semuanya mempunyai suatu tanggung-jawab kepada dunia seluruhnya disamping kepada bangsa-bangsa kita masing-masing. sudah terbit di Asia dan Afrika. Bangsa saya sendiri menghadapi banyak masalah.1960. dan bahwa beberapa kejahatan besar sudah dapat disingkirkan. didalam hati besar yang telah mencetuskan demikian banyak teriakan kegembiraan. matahari yang sudah lama kita impikan. didalam hati nurani ummat manusia. bahwa pengorbanan dan penderitaan telah mencapai tujuannya. Mereka itu. Jakarta. Sekarang. dan demikian banyak cinta-kasih dan tawa. Keputusan untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ini bukanlah merupakan suatu keputusan yang mudah bagi saya. kepada mereka yang telah mempercayakan hari depan mereka ditangan Tuan-tuan.XV tanggal 30 September 1960 Tuan Ketua. 92 juta jiwa yang telah membangun suatu Negara diatas reruntuhan suatu Imperium. dari utara dan dari selatan. sesungguhnya Aku telah menjadikan kamu sekalian dari seorang lelaki dan seorang perempuan.B.B. seorang Indonesia. sambil melepaskan pandangan saya kepada Majelis ini. dan rakyat Asia dan Afrika. Namun. ia adalah seorang manusia.

dan saya mengetahui akan tekadnya.tindakannya. sebaliknya kita harus melipat-gandakan usaha kita. tidak mengindahkan takdir dan menolak kenyataan. segala itu saling bersangkut-paut. Dengan berkepercayaan penuh saya mengatakan. maka akan tersedialah dana-dana yang diperlukan untuk membantu bangsa-bangsa yang sangat memerlukan bantuan itu. yang sangat diperlukan ialah bahwa masalah-masalah semuanya itu harus dipecahkan dengan penggunaan prinsip-prinsip yang telah disetujui. berapakah jumlah bangsa yang merdeka disana? Saya tidak akan menghitungnya. lebih menjauhkannya dari kebutuhan dan cita-cita kita. maka dunia kita akan menjadi suatu tempat yang lebih baik. Pertama. bila saya berkata bahwa kinilah saatnya pembangunan bangsa. dan hak-hak azasi nasional. saya mengenal rakyat saya. Kita telah berjanji kepada masa-depan dan itu harus dipenuhi. manakala kemenangan telah menampakkan diri. Bila perjalanan menuju kebebasan itu sudah selesai diseluruh dunia. Bila saya boleh mengatakannya. Kemarin Asia. Lambat dan tak terelakkan. kami dari Indonesia menaruh perhatian yang khusus sekali atas Perserikatan Bangsa-Bangsa. akan berhasil baik. belum semua bangsa-bangsa Asia dan Afrika diwakili disini. dan semua bangsa harus menerima dasar itu. Apakah sebabnya saya percaya. suatu bangsa yang penuh dengan kekuatan dan daya ekonomi. dan saat bangkitnya bangsa-bangsa.memecahkan demikian banyak masalah-masalah yang dihadapi Organisasi ini dan dunia pada umumnya. Dengan singkat. Dan pasti sokongan itu tidak kami berikan karena sesuatu alasan partisan. Inilah zaman bangkitnya bangsa-bangsa dan bergejolaknya nasionalisme. Proses ini tidak dapat dielakkan dan merupakan sesuatu yang pasti. Kami akan terus melakukannya. Akan tetapi. prinsip yang harus diikuti ialah prinsip persamaan kedaulatan bagi semua bangsa. tentu akan gagal bahkan akan mengakibatkan masalah-masalah yang lebih buruk lagi. dan teristimewa suatu bangsa yang tua dan bijaksana serta kuat. kita hidup dizaman pembangunan bangsa-bangsa. Kolonialisme mempunyai hubungan dengan keamanan. yang bagi kami adalah satu-satunya Tiongkok yang sebenarnya. tetapi silahkan melihat disekeliling Majelis ini sekarang! Dan katakanlah apakah saya benar. dua puluh sembilan bangsa-bangsa Asia dan Afrika telah mengirimkan utusannya kekota Bandung Indonesia. Kini Afrika. perlucutan senjata berhubungan dengan perkembangan secara damai dari negaranegara yang belum maju. Tidak. Organisasi bangsa-bangsa ini telah dilemahkan selama masih menolak perwakilan satu bangsa. Karena tindakan. saya yakin akan hal itu karena jalannya sejarah. dengan mengecualikan bangsa itu kita lebih melemahkan Organisasi internasional ini. kebudayaan. namun tindakan-tindakan Perserikatan Bangsa-Bangsa itu telah mempersingkat perjuangan dan telah mencegah banyak pengorbanan dan penderitaan serta kehancuran. Dalam hal ini kita tidak hanya berjuang untuk kepentingan kita sendiri. pendirian kami mengenai persoalan ini di bimbing oleh realisme politik. Kedua. melainkan kita berjuang untuk kepentingan ummat menusia seluruhnya. saya percaya bahwa orang akan mengatakan sekali lagi bahwa: "Dunia yang baru itu diminta untu memperbaiki keseimbangan dunia yang lama". bangsa agung dan kuat dalam arti kwantitet. Lagi pula. kadang-kadang lambat dan tidak dapat dielakkan. Jelaslah bahwa pada dewasa ini segala masalah dunia kita saling berhubungan. Jika kita pada akhirnya berhasil memecahkan satu masalah. kemenangan perjuangan nasional adalah suatu kepastian. baik dipihak kami maupun dipihak lawan-lawan kami. Organisasi bangsa-bangsa ini sangat dilemahkan justru karena ia menolak keanggautaan bangsa yan terbesar didunia. kadang-kadang cepat dan tidak terelakkan. perjuangan untuk kemerdekaan dan kehidupan nasional kami sendiri telah dipersingkat. Sekali lagi saya katakan. bahwa perjuangan kami akan berhasil baik. keamanan mempunyai hubungan dengan persoalan perdamaian dan perlucutan senjata. Kami mempunyai keinginan yang sangat khusus agar Organisasi ini berkembang dan berhasil baik. ciri-ciri suatu peradaban kuno. Dengan secara picik mengecualikan suatu bangsa yang besar. atau cepat dan tak terelakkan. merupakan penggunaan hak-hak azasi manusia. perjuangan kita bahkan untuk kepentingan mereka yang kita tentang. maka terbukalah jalan untuk penyelesaian masalah-masalah lainnya. bagikan dobrakan airbah dari balik sebuah bendungan yang dibangun tidak sempurna. dan dengan demikian. saya mengetahui kehausan mereka yang tiada terhingga akan kemerdekaan nasional. demi perlindungan dirinya dan demi keselamatan ummat manusia. Yah. Setiap tahun kami menyokong diterimanya Tiongkok kedalam Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai anggauta. Saya maksudkan yang sering disebut Tiongkok Komunis. itupun merupakan suatu proses ya. atau dengan ancaman kekerasan. bagaimanapun juga. Menutup mata akan kenyataan ini adalah membuta terhadap sejarah. hal mana tentunya tidak lain dan tidak bukan. atau dengan pemilikan kekuasaan. Saya maksudkan Tiongkok. Memang. Kami tidak memberikan sokongan itu semata mata karena kami mempunyai hubungan baik dengan negara tersebut. dengan atau tanpa kegiatan Perserikatan Bangsa-Bangsa? Saya yakin akan hal itu kerena dua sebab. dimanapun didunia ini. Kini. dan itu merupakan suatu proses yang belum selesai. . akan merupakan suatu tempat yang lebih bersih dan jauh lebih sehat. belum selesai. Kita tidak boleh berhenti berjuang pada saat ini. Bagi semua bangsa-bangsa harus ada: satu dasar. Kita semua. Jika kita berhasil memecahkan misalnya masalah perlucutan senjata. bahwa perjuangan kami. ya. bagaikan lahar menurun lereng sebuah guning-api di Indonesia. hidup di zaman pembangunan bangsa-bangsa dan runtuhnya imperium-imperium. Setiap usaha untuk memecahkannya dengan mempergunakan kekerasan. Lima tahun yang lalu. Dua puluh sembilan bangsa Asia dan Afrika.

akan suatu dunia yang bebas dari ketakutan. Mereka itu dapat mengambil keputusan-keputusan yang vital untuk menentukan wajah baru bagi dunia kita ini dan dengan sendirinya juga wajah baru bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa.Kita bertekad untuk menjadikan Perserikatan Bangsa-Bangsa kuat dan universil serta mampu untuk memenuhi fungsinya yang layak. sebagimana dialami oleh organisasi yang digantikannya. Mungkin setelah berlalunya beberapa generasi perasaan kebanggaan dan tercapainya cita-cita itu menjadi pudar. Namum Majelis Umum ini janganlah hanya dianggap sebagi suatu sidang routine lainnya. Mungkin demikian. . Kita harus mengakui. Yang Tuan-tuan hadapi adalah manusia.perasaaan-perasaan perorangan maupun nasional. Kami yang perjuangan hidupnya tertutup dibawah selubung kolonialisme. Kami yang tadinya membisu dialam kesengsaraan imperalisme tidak membisu lagi. Lagi pula. Kesempatan seperti ini tak akan sering ada. akan hancur.tidak akan menghalangi dipergunakannya kesempatan itu sebaik-baiknya. Berapa banyaknya bangsa-bangsa yang telah memperoleh kemerdekaannya sejak terciptanya Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa? Berapa banyak bangsa-bangsa telah melemparkan rantai penindasan yang membelenggunya? Berapa banyaknya imperium-imperium yang dibangun atas penindasan manusia telah hacur-lebur? Kami yang tadinya tiada bersuara. Sejak hari bersejarah ditahun Sembilanbelas Empatpulut Lima dunia telah berobah. dunia yang telah kita pikirkan dan impikan serta bayangkan. Dengan segala kesungguhan. Kami bermaksud memperjuangkan suksesnya dan menjadikannya effektif. Marilah kita pergunakan kesempatan itu. suatu cita-cita yang agung. Badan itu dapat dijadikan effektif. mungkin akan pecah. . maka ummat manusia sebagai keseluruhan akan menderita. bebas dari penindasanpenindasan nasional. Itulah kebenaran yang sesungguhnya. impian-impian manusia. Hal itu harus dipergunakan sebaik-baiknya. Majelis Umum kembali berkumpul dalam sidang tahunannya. bukanlah pion-pion diatas papan catur yang Tuan-tuan hadapi. dan dia telah berobah kearah perbaikan. Ingatlat bukanlah hanya kata-kata yang Tuan-tuan hadapi. suatu kemungkinan-baik akan adanya persesuaian internasional.bahwa rasa untuk memegang teguh permata kedaulatan dan kemerdekaan yang berharga ini. Mungkin . bila dianggap sebagai suatu sidang routine. bila Tiongkok yang merupakan salah satu negara terkuat dalam dunia ini. dan suatu impian yang agung. Ia mungkin akan lenyap perlahan-lahan dibawah gelombang pertikaian. kita dapat mempersiapkan diri untuk menempatkan diri kita didunia masa-depan itu. citacita manusia dan hari-depan semua manusia. dunia kita. Nasib itu akan ditentukan dengan keikut-serta dan kerjasama kita. bebas dari kekurangan. tetapi saya rasa tidak. saya katakan: kami bangsa bangsa yang baru merdeka bermaksud berjuang untuk kepentingan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dari zaman pembangunan bangsa-bangsa ini telah muncul kemungkinan . Ini saya kemukakan: bagi suatu bangsa yang baru lahir atau suatu bangsa yang baru lahir-kembali milik yang paling berharga adalah kemerdekaan dan kedaulatan. tidak akan ditentukan tanpa kita. dan bila dianggap demikian. Ditahun sembilan belas enam puluh ini. tidak tersembunyikan lagi. Namun bagaimana dapat tercapai suatu perlucutan realistis mengenai perlucutan senjata. Layaklah pada saat ini untuk mempertimbangkan kedudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam hubungan dengan zaman pembangunan dan bangkitnya bangsa-bangsa hari ini. Organisasi ini yang telah memberikan kita suatu harapan untuk 'masa-depan. Kita bertekad. Saya sangat mengharapkan agar soal-soal protokol yang kaku serta perasaan sakit hati yang picik. hanya terdapat dilingkungan bangsa-bangsa yang baru bangkit kembali. Keputusan-keputusan yang penting bagi perdamaian dan masadepan dunia dapat ditentukan disini den sekarang ini juga.saya tidak tahu. bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa menghadapai suatu penimbunan masalah-masalah. Itulah sebabnya mengapa kami senantiasa memberikan sokongann atas ikut-sertanya Tiongkok dalam lingkungan kita. Kini. dan akan dijadikan effektif. itulah permohonan saya! Janganlah memperlakukan masalah-masalah yang akan Tuan-tuan perbincangkan sebagai masalah routine. hanya bila anggautaanggauta seluruhnya mengakui tiada terelakkannya jalan sejarah. Camkanlah kata-kata saya. Disini berkumpul Kepala-Kepala Negara den Kepala-Kepala Pemerintah. tapi mungkin . Itulah rangka Organisasi kita. Badan itu hanya dapat menjadi effektif. tidak membisu lagi. tidak diturut sertakan dalam musyawarah-musyawarah itu? Diwakilinya Tiongkok dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengikut sertakan negara itu dalam masalah dunia yang konstruktif dan dengan demikian akan betul-betul memperkuat lembaga ini. Telah saya katakan. dan tidak mencoba untuk membendung atau mengalihkan ataupun menghambat jalannya itu. . bahwa nasib dunia. saat ini juga. Kita pada saat ini mempunyai kesempatan unik untuk menggabungkan diplomasi perseorangan dengan diplomasi umum. bahwa inilah saat pembangunan bangsa-bangsa dan runtuhnya imperium-imperium. Kesempatan tak akan kembali lagi! Saya menyadari sedalam-dalamnya bahwa hadirnya demikian banyak Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Hal itu dapat kita lakukan. maka kemungkinan besar Organisasi intemasional seluruhnya iri akan terancam dengan kehancuran.ya. di Majelis Umum ini. memenuhi harapan berjuta-juta orang. Bila diperlakukan demikian. Persoalan yang terpenting ini dari semua masalah harus dirundingkan dan dipecahkan dalam rangka Organisasi ini. tetapi hanya bila kita tidak memperlakukan sidang ini sebagai suatu sidang routine. keharusan . masing-masing mengandung kemungkinan ancaman terhadap perdamaian dan kamajuan secara damai. perlucutan senjata merupakan suatu keperluan yang mendesak dalam dunia ini. bila badan tersebut mengikuti jalannya sejarah. masing-masing mendesak. Bila hal ini terjadi.

suatu dunia dimana anak-anak dapat tumbuh dengan bangga dan bebas. Selanjutnya. suatu dunia yang bebas dari sengketa dan ketegangan.kita hidup dalam zaman pembangunan bangsa. . sesuatu pelanggaran terhadap kedaulatan sesuatu bangsa merupakan suatu ancaman potensiil terhadap kedulatan semua bangsa. dan sederajat. Kita telah menerima baik Piagam dan Piagam itu telah ditandatangani oleh Negara-Negara Bangsa yang berdaulat penuh dan sederajat penuh. yang kuno dan yang baru. tetapi saya yakin. Tetapi jika keputusan yang semacam itu diambil. Nasib umat manusia tidak dapat lagi ditentukan oleh beberapa bangsa besar dan kuat. bahwa kami menyambut baik Konperensi Tingkat Tertinggi. Ini adalah suatu badan international. ketika Piagam ditandatangani dikota San Franciscco di Amerika. apakah anggauta-anggautanya harus menyerahkan sesuatu bagian dari kedaulatan mereka kepada badan internasional ini. masing-masing sama berdaulat dan masing-masing berketetapan hati menjaga kedaulatan itu. Dalam gambaran dunia inilah. bangsa yang baru muncul dan yang sudah lama maju dan yang belum maju. saya yakin. lebih eksplosif daripada bom-bom hidrogin. Dunia kita yang satu ini terdiri dari Negara-Negara Bangsa. Yah. Dan selain daripada itu. dan kami dengan gembira menerima pertanggung-jawab itu.Bahkan sekarang ini. Badan ini merupakan suatu organisasi Negara-Negara Bangsa. adalah seorang Arnerika yang tidak tergetar jiwanya mendengarkan kata-kata Declaration of Independence? Adalah seorang Italia yang kini tidak menyambut penggilan Mazzini? Adalah seorang warga Amerika Latin yang tidak lagi mendengar gemahnya suara San Martin? Benar. baik mengengenai waktu maupun tempatnya. suara masa depan. kami insyaf akan pertangungan jawab kami terhadap masa-depan semua bangsa. yang pernah suatu waktu memiliki permata kemerdekaan dan kedaulatan nasional itu. tidak pernah. adakah seorang warga dunia yang tidak menyambut panggilan dan suara-suarai tu? Kita semua tergetar. bahwa mereka masih tetap menganggapnya yang paling dicintai diantara milik-miliknya. suatu dunia dimana keadilan dan kesejahteraan berlaku untuk semua orang. bangsa-bangsa yang lebil kecil. bahwa badan ini harus mempertimbangkan. Bangsa saya berjanji pada diri sendiri untul bekerja mencapai suatu dunia yang lebih baik. sama tidak dapat dilanggarnya. dan kemudian merasakan dirampasnya dari tangan kami oleh bandit-bandit yang bersenjata lengkap. seyakin-yakinnya bahwa didalam kedaulatan dan kemerdekaan nasional ada sesuatu yang kekal. dan kita masih mendengarnya sepanjang zaman. dan yang kini telah kami rebut kembali! Perserikatan Bangsa-bangsa ini adalah suatu organisasi dari Negara-Negara Bangsa yang masing-masing menggenggam permata itu kuat-kuat sebagai sesuatu yang berharga. dan mempunyai harga potensiil yang lebih besar untuk dunia daripada pemecahan atom. Tidak. Apakah kita semuanya dengan suara bulat telah menyetujui untuk menyerahkan suatu bagian dari kedaulatan kita kepada badan ini? Tidak. Keseimbangan dunia telah berobah sejak hari itu dalam bulan Juni. keputusan itu harus diambil secara bebas. dan jauh lebih berharga. Adakah sesuatu bangsa akan menolak janji semacam itu? Beberapa bulan yang lalu. karena kita semua memiliki kedaulatan yang sederajat dan kita semua menganggap kedaulatan yang sederajat itu sama-sama berharga. duaratus tahun kemudian. dasar satusatunya yang mungkin bagi badan semacam itu ialah persamaan yang sejati. pada saat manusia sedang bangkit kembali dari neraka peperangan. sesaat sebelum pemimpin-pemimpin Negara-Negara Besar bertemu sesingkat itu di Paris. tuan Khrushchov menjadi tamu kami di Indonesia. Kita semuanya telah berhimpun dengan sukarela. bangsa yang sedang bertunas. kamipun berhak bersuara dan suara itu pasti akan berkumandang disepanjang zaman. Dan sekali lagi saya katakan dan saya ulang ini karena merupakan dasar dari pengertian terhadap dunia dewasa ini . tetapi bahwa kami skeptis. Kenyataan ini jauh lebih penting daripada adanya senjata-senjata nuklir. Banyak bangsa-bangsa didunia ini telah lama memiliki permata ini. juga akan memilih mati! Betapa lebih berharga hal itu bagi kami. Kedaulatan dari bangsa yang paling baru atau bangsa yang paling kecil sama berharganya. sesuatu yang sekeras dan secerlang permata. dan mereka akan lebih baik mati daripada melepaskannya. dan hanya dapat bekerja sepanjang Negara-Negara Bangsa menghendakinya. Suara-suara itu adalah suara ummat manusia yang menderita. bangsabangsa yang lebih muda. Hal ini bukannya sesuatu yang dapat dipaksakan pada bangsa manapun juga. Saya jelaskan padanya sejelas-jelasnya. Badan ini belumlah super-nasional ataupun supra-nasional. Sebagai suadara dan sederajat. dan masing-masing berhak untuk menjaga kedaulatan itu. yang kami harapkan berhasil. seperti kedaulatan bangsa yang paling besar atau bangsa yang paling tua. Ada kemungkinan. kita harus melihat dunia sekarang ini. sebagai saudara dan sederajat dalam Organisasi ini. limabelas tahun yang lalu. Harus diuputuskan sederajat oleh semua bangsa. dan dengan suara bulat. Juga kami. Bukankah begitu? Apakah bangsa saudara sendiri akan pernah bersedia melepaskan kemerdekaannya? Setiap bangsa yang patut dinamakan bangsa akan memilih mati! Setiap pemimpinya yang patut disebut pemimpin dari bangsa manapun. karena suara-suara itu adalah universil. kita semua menyambut. Mereka telah biasa memilikinya.

sehingga dengan demikian membantah mereka yang menyangkal kemungkinan adanya koeksistensi. Imperialisme belum lagi mati. imperialisme dan kolonialisme didalam salah satu dari banyak manifestasinya adalah sumber ketegangan atau sengketa itu. sedang luka-luka kami masih belum sembuh? Toh masih saja Barat dalam keadaan damai. yang mempunyai peranan didunia ini. dan saya nanti kembali pada soal-soal tersebut. ya. Akan tetapi Saudara-saudara saya di Asia dan Afrika telah mengenal cambuk imperialisme. Sebelum kenyataan-kenyataan ini . karena saya bicara untuk bangsa saya dan karena saya bicara di muka pemimpin-pemimpin bangsa-bangsa. untuk mencoba menentukan hari-depan dunia. Kami bukannya barang perdagangan. tidak akan ada perdamaian dunia ini. Dengan sengaja saya pergunakan kata-kata keras. sama berbahayanya dengan se-ekor harimau yang luka didalam rimba raya tropik. kepada semua anggauta Perserikatan Bangsa-Bangsa : Bergeraklah bersama arusnya sejarah. Banyak diantara Tuan-tuan dalam Sidang ini tidak pernah mengenal imperialisme. bahwa ditengah-tengah suatu revolusi yang meliputi tiga perempat dari dunia. Selama lima belas tahun ini Barat telah mengenal perdamaian. ada ketegangan-ketegangan. Soal-soal demikian itu sangat vital bagi kami. Lakukanlah itu secara jelas dan tegas. kami berhak untuk didengar. karena saya punya pendirian yang tegas mengenai soal itu. Mereka mengenal bahayanya dan kelicikannya serta keuletannya. bahwa hampir tanpa perkecualian. Kami adalah ahli-ahli dalam soal ini! Berdasarkan pengetahuan itu dan berdasarkan pengalaman itu. saya pada saat ini tidak membicarakan soal-soal yang timbul antara Negara-Negara Besar didunia. Mereka telah menderitanya.dan saya sadar bahwa sekarang berbicara untuk Saudara-saudara saya di Asia dan Afrika . ada bahaya. Imperialisme. Lakukanlah sekarang. Dibanyak tempat terdapat ketegangan-ketegangan dan sumber-sumber sengketa potensiil.dan ini memang kenyataan-kenyataan . Kami merasai penyiksaan Vietnam. dan generasi-generasi yang akan datang akan menghargai Tuan-tuan. Lakukanlah itu sekarang! Lakukanlah. tetapi tidak pernah menderitanya sendiri. adalah buta. Kami menderita penganiayaan Korea. Memang. Selain dari pada itu. ya. Kami di Asia tidak pernah mengenal keadaan damai! Setela perdamaian datang untuk Eropah. Sebelum kejahatan-kejahatan dari masa-lampau yang terkutuk itu diakhiri. dan perjuangan untuk mempertahankannya. dan saya pergunakan kata-kata itu dengan sengaja.Empat Negara Besar itu saja. tetapi adalah bangsa-bangsa yang hidup dan yang perkasa. Saya serukan kepada Tuan-tuan: tempatkanlah kewibawaan dan kekuatan moril dari Organisasi Negara-Negara ini dibelakang mereka yang berjuang untuk kemerdekaan. mempunyai tuntutan-tuntutan dan kebutuhan-kebutuhan. Ini saya tegaskan pada Tuan-tuan . merupakan kejahatan yang besar didunia kita ini.imperialisme yang sedang sekarat itu berbahaya. Tetapi tetap merupakan kenyataan. kami merasai akibat bom-bom atom. Perhatikanlah tempat-tempat itu dan tuan akan jumpai. saya katakan pada Tuan-tuan bahwa berlanjutnya imperialisme dalam setiap bentuknya merupakan suatu bahaya yang besar dan yang berlarut-larut. Saya pergunakan kata-kata yang keras. Saya serukan kepada Tuan-tuan. atau sekurang-kurangnnya ketiadaan perang. ya. menuntut batalnya siksaan terhadap kami? Herankah Tuan-tuan. kemenangan kemerdekaan dan nasionalisme sudah pasti. Kami merasai revolusi nasional kami sendiri di Indonesia. arus sejarah sedang melanda bentengnya dan menggerogoti pondamen-pondamennya. Akan tetapi . Ya. dan yang harus memberikan sumbangannya. sebetulnya.diakui. bahwa kini suara saya diperdengarkan sebagai protes? Kami. Banyak diantara Tuan-tuan lahir merdeka dan akan mati merdeka. telah berhasil mempraktekkan koeksistensi selama bertahun-tahun itu. saya tahu bahwa Saudara-saudara saya di Asia dan Afrika mempunyai pendirian yang sama tegasnya. Beberapa diantara Tuan-tuan lahir dari bangsa-bangsa yang telah menjalankan imperialisme terhadap yang lain. Tapi tengoklah sekeliling dunia kita ini. Tentu saja. walaupun saya tidak berani berbicara atas nama mereka. tetapi mereka tidak mempunyai hak moril. barangkali. Mereka yang berjuang untuk kemerdekaan akan mencari sokongan dan . sedang dalam keadaan sekarat. Barat tetap dalam keadaan damai. Lebih tepat. Tetapi tidaklah ada hal yang lebih penting dari pada perdamaian. janganlah mencoba membendung arus itu. mereka mempunyai kekuatan untuk merusak perdamaian.perjuangan untuk kemerdekaan senantiasa dibenarkan dan benar. Herankah Tuan-tuan bahwa kami sekarang menuntut. dan tidak akan lenyaplah ketegangan. Mengenai ini. Mereka yang menentang gerakmaju yang tidak terelakan dari kemerdekaan nasional dan hak menentukan nasib sendiri. Kami di Indonesia mengenalnya juga. tidak dapat menentukan masalah perang dan damai. Apa sekarang ini seharusnya giliran Saudara-saudara kita di Afrika? Apakah mereka harus disiksa. Kedua blok besar. baik secara sendirian maupun bersama-sama. dan Tuan-tuan akan memperoleh dukungan bulat dan tulus-ikhlas dari semua orang yang berkemauan baik. tidak akan ada ketenangan atau perdamaian diseluruh dunia ini.dan camkanlah perkataan saya ini . mereka yang berusaha untuk mengembalikan apa yang tidak dapat dikembalikan merupakan bahaya bagi mereka sendiri dan bagi dunia. Perserikatan Bangsa-bangsa sekarang ini juga berkesempatan untuk membangun bagi dirinya sendiri reputasi dan gengsi yang besar. Kami masih senantiasa menderita kepedihan Aljazair. Majelis Umum ini tentunya akan menghadapi banyak hal-hal yang penting. Imperialisme dan kolonialisme dan pemisahan terus-menerus secara paksa dari bangsa-bangsa merupakan sumber dari hampir semua kejahatan internasional yang mengacam didunia kita ini. yang dulu tidak bersuara.

Renungkanlah dalam-dalam. dan alasan-alasan sinis yang usang itu tidak terdengar lagi. Maafkanlah saya. serta yang sangat kami kagumi itu. Oposisi kami terhadap kolonialisme dan imperialisme timbul baik dari hati maupun dari kepala kami. Saya ikut merasakan kengerian dan ketakutan. Tetapi mengenai persoalan-persoalan peperangan nuklir. Umat manusia diseluruh dunia berteriak minta perdamaian dan ketenangan. telah menyebabkan perobahan ini. dan ini adalah baik. yakni seorang Norodom Sihanouk. Lenyapkanlah sebab-sebab peperangan. sesudah seumur hidup mempelajarinya dan berjuang. jika mereka berada disini daripada mereka mempergunakan seluruh hidupnya dan seluruh kekuatannya untuk menggulingkan imperialisme yang membelenggu mereka? Dan bangsa-bangsa merekapun sudah merdeka. Saya seorang sederhana dan seorang yang cinta damai. saya ikut merasakan ketakutan mereka. Lenyapkanlah sebab-sebab ketegangan dan kita akan merasa tenang. seorang Nasser. Tugas kita bukannya untuk mempertahankan dunia ini. dan hari depan mereka terancam bahaya. dan akhirnya. Mereka yang mempersoalkan perlucutan senjata nuklir jangan lupa bahwa kami. Jika tuan menyangsikan kekuatannya. tiada suatu organisasi ekonomi yang layak untuk menyebabkan musnahnya dunia. kami juga ikut menderita. itu karena saya adalah bagian dari dunia ini. dan hal-hal itu adalah dalam kekuasaan kita. akan tetapi untuk membangun dunia kembali! Hari depan . darimana kami belajar sedemikian banyaknya itu. Mengenai persoalan-persoalan imperialisme dan nasionalisme saya seorang ahli. Bukankah dunia menjadi lebih baik. Dewasa ini. karena sekarang setidak-tidaknya mereka beromong-kosong tentang cita-cita kemerdekaan nasional. Jangan mencegahnya. dan mengenai soal-soal ini saya bicara dengan kewibawaan. alangkah baiknya bilamana mereka berpaling kepada badan ini dan kepada Piagam kita daripada kepada sesuatu kelompok atau bagian dari badan ini. maka kami bangsa-bangsa Asia dan Afrika tidak akan menghiraukannya. Mereka yang mempergunakan senjata penghancur masal itu sekarang harus menghadapi hati nurani mereka sendiri. Lebih daripada itu. Bahayanya besar. Kami hanya akan melihat saja sambil menjauhkan diri. Tidak seorangpun berhak mempergunakan bom-bom hidrogin. dan bangsa saya merdeka. termasuk sistem maupun organisasi itu sendiri. Saya punya anak-anak. karena jika perang nuklir menghancurkan dunia kita ini. Kami sedang memperhatikan dan mengharap-harap. sedang memperhatikan dan mengharap-harap. mengenai patriotisme dan mengenai imperialisme. mungkin dalam keadaan hangus menjadi debu radio aktif. demikian permohonan saya. Nasionalisme. siapakah dalam dunia sekarang ini masih akan membela hal-hal itu? Secara universil hal-hal itu telah dikutuk. janganlah menganggap remeh kekuatan nasionalisme. toh kami diliputi oleh kecemasan. Perkataan itu biasanya dipakai dalam hubungan perlucutan senjata nuklir dan atom. mungkin seperti tetangga tuan atau seperti saudara tuan atau bahkan seperti ayah tuan. Saya minta kepada bangsa-bangsa yang sudah lama berdiri. Saya ikut merasakan kengerian mereka. Saya tidak dapat bicara mengenai detail-detail perlucutan senjata. Untuk menyebut enam dari banyak contoh-contoh. seorang Sekao Toure. mengenái percobaan-percobaan dibawah tanah dan mengenai catatan-catatan seismografik. Dewasa ini dunia diperkaya dan dimuliakan oleh kebijaksanaan dari para pemimpin-pemimpin bangsa-bangsa berdaulat yang baru dibentuk. dan sudah sepantasnya. dengan perasaan heran mengapa negara-negara. Saya tidak iri terhadap mereka. Bukankah dengan demikian dunia menjadi suatu tempat yang lebih baik dan lebih kaya? Memang.akan menilai kita berdasarkan berhasilnya tugas kita ini. Tiada suatu sistim politik. Waktunya singkat. nasionalisme yang mencapai kemenangan dengan gemilang. tengoklah disekitar Majelis ini dan bandingkanlah dengan San Francisco lima belas tahun yang lalu. dan lebih banyak lagi bangsa yang merdeka. seorang Nehru.andai-kata ada hari depan . dan kita akan merasa damai. Oleh karena itu renungkanlah dalam-dalam mengenai nasionalisme dan kemerdekaan. karena nanti badan ini akan dicemarkan namanya dan ditinggalkan. jangan sampai arus sejarah melanda Tuan-tuan. bahwa kami dari Asia dan Afrika menentang kolonialisme dan imperialisme. seorang Mao Tse Tung dan seorang Nkrumah. dan bukan pada persoalan apakah mereka akan merdeka. Tidak satu bangsapun berhak untuk menyebabkan kemungkinan hancurnya semua bangsa-bangsa. Saya seorang Indonesia. Pertentangan sekarang berpusat pada persoalan kapankah daerah-daerah jajahan akan merdeka. Saya tidak dapat memberikan penilaian mengenai pendapat-pendapat yang bersaing tentang pengawasan. Kami menentangnya atas dasar kemanusiaan. pada dewasa ini harus tenggelam dalam rawa . yang dalam hal ini sebelumnya tidak dapat bersuara. dan bangsa itu terancam bahaya. Tetapi saya hendak menegaskan soal ini. Tiadanya persesuaian pendapat dengan kekuatan-kekuatan kolonial berkisar pada soal-soal waktu dan keamanan. kita banyak mendengar dan membaca mengenai perlucutan senjata. mereka harus menghadapi Al Chaliknya. Tidak seorang mahlukpun berhak untuk menggunakan hak hak prerogatif dari Tuhan Yang Maha Esa Kuasa. saya hanya seorang biasa saja. dan kami menentangnya pula dengan alasan bahwa hal ini merupakan suatu ancaman yang besar dan makin besar lagi terhadap perdamaian. Jangan ditunda-tunda. saya tidak perlu membentangkan kepada Tuan-tuan.sekutu-sekutu dimana saja dapat diperolehnya. Jika hanya negara-negara yang bersenjata hidrogin yang tersangkut dalam persoalan ini.

sekalipun hanya sebagian saja dari anggaran belanja pertahanan dari Negara-Negara Besar disalurkan kearah itu. Untuk mencapai perdamaian. Saya kira pada saat ini kita boleh berkata. Sekali lagi saya berbicara berdasarkan pengalaman. Itulah sebabnya saya berbicara dari lubuk hati saya mengenai perlunya bekerja sama untuk menyebabkan matinya yang hina dari imperialisme. Ini adalah pula persoalan saling mempercayai. Kami telah berjuang dengan menggunakan pisau dan bambu runcing. marilah kita pergunakan kenyataan ini sebagai permulaan. Dimana terdapat imperialisme. Ingatlah akan dana-dana yang sangat besar yang dapat digunakan untuk perbaikan dunia dimana kita hidup ini. Kami merupakan suatu bagian dari dunia ini dan kami ingin membantu. Jelaslah. Kami bukanlah musuh Timur maupun Barat. Akan tetapi marilah kita realistis. Mungkin . dan semua generasi yang akan datang diseluruh dunia. maka hal itu adalah melakukan percobaan-percobaan dengan senjata-senjata tersebut. bahwa masalah perlucutan senjata bukan hanya perselisihan pendapat tentang dasar-dasar teknis yang sempit. Kedua kekuatan bersenjata itu saling berhadapan. Kami akan dapat berseru: "Terkutuklah kalian!". yang essensiil sekarang ini. Begitulah keadaannya diseperlima wilayah nasional kami yang pada dewasa ini masih tetap membungkuk di bawah belenggu imperialisme. dan tak lagi melihatnya secara jelas. Mungkin Tuan-tuan memperhatikannya terlampau lama. Soalnya sebenarnya lebih merupakan soal saling tidak mempercayai.kami dapat memperlihatkan kepada Tuan-tuan jalannya menuju kearah satu-satunya perlucutan senjata yang sesungguhnya. Negara-negara lain yang tidak tergabung dalam suatu blok. kita harus menyingkirkan sebab-sebab ketegangan dan sebab-sebab bentrokan itu. produktivitet manusia dan kesejahteraan manusia jika hal itu diselenggarakan. Saya tekankan "dalam rangka organisasi ini". Jika ada suatu sebab untuk bentrokan. Biarkanlah kami membantu memecahkan masalah-masalah ini. Mungkin perantaraan kami dapat juga berharga. jika tidak terdapat senjata lain. Berbicara tentang perlucutan senjata memang baik. adalah. Mungkin kami dapat pula memberikan bantuan dalam mencari suatu penjelesaian. maka manusia akan berjuang dengan bambu runcing. Diperbatasan daerah itu tentara kami berbicara di darat maupun di lautan. tetapi hanya ditangguhkan. berbuat demikian. perlucutan ketidak percayaan dan kebencian manusia. dan kemudian untuk pelucutan senjata yang sungguh-sungguh. Dan yang terbaik adalah pelaksanaan daripada persetujuan perlucutan senjata itu. Biarkanlah kami membantu Tuan-tuan. bahwa dalam bidang teknik dan dalam cara-cara berunding dan berdiplomasi. jika sebab-sebab ketegangan dan bentrokan disingkirkan. Sebetulnya telah jelas. Disanalah kami menghadapi imperialisme dan kekuatan bersenjata dari imperialisme. Tentang adanya akibat genetik yang buruk terdapat persesuaian pendapat. Saya tahu bahwa ada suatu perbedaan pendapat ilmiah tentang akibat genetik daripada percobaan-percobaan itu. Renungkan. Pembicaraan yang sungguh-sungguh tentang perlucutan senjata. renungkan sejenak. Bahkan pelaksanaan dari pada suatu persetujuan perlucutan senjatapun tidak akan merupakan jaminan bagi perdamaian didunia yang dalam kesengsaraan dan kesukaran. . Tetapi berusaha dengan sungguh-sungguh menyusun suatu persetujuan perlucutan senjata akan lebih baik. dan selain itu kami merasa sebagai suatu kewajiban moral untuk memberikan bantuan dimana mungkin. Dan persoalan ini adalah demikian vital bagi seluruh umat manusia. yaitu perlucutan senjata di dalam hati manusia.siapa tahu . Ini adalah suatu jeritan dari hati-sanubari Asia. Tetapi kami tak dapat. Akan tetapi perbedaan ini hanya mengenai jumlah korban-korban. Pernakah mereka yang mengesahkan percobaan-percobaan itu membayangkan akibat-akibat perbuatan mereka? Pernakah mereka melihat kepada anak-anak mereka sendiri dan merenungkan akibat-akibat itu? Pada dewasa ini percobaan-percobaan dengan senjata-senjata nuklir ditangguhkan. Kami bangsa Asia terancam lagi. dan dalam membantu Tuan-tuan. dan kami akan dapat kembali ke dalam dunia kami sendiri yang lebih berimbang dan damai. Tidak sesuatupun lebih mendesak daripada hal ini. Sebelum meninggalkan persoalan perlucutan senjata. kami bantu diri kami sendiri. Ingatlah akan bertambahnya secara hebat kebahagiaan manusia. sehingga seluruh ummat manusia harus dikut sertakan dalam pemecahannya. Ini adalah suatu masalah yang dapat dipecahkan dengan cara-cara itu. saya hendak memberikan suatu ulasan lagi. di dalam rangka organisasi ini. bisa memberi bantuan dalam hal ini! Kami tidak kurang pengalaman dan kepandaian untuk mengadakan pembicaraan-pembicaraan. Kami bangsa Asia telah menderita akibat bom atom. Maka. Jika ada suatu immoralitet yang lebih besar daripada memperagakan senjata-senjata hidrogin. karena hanya Majelis inilah yang mulai mendekati suatu cerminan yang sebenarnya dari dunia dimana kita hidup. Perdamaian hanya akan datang. sesungguhnya antara kami dari Asia-Afrika dan kedua blok itu tidaklah banyak berbeda. apa yang mungkin terjadi jika kita dapat meletakkan suatu dasar bagi perlucutan senjata yang sejati. dan . Saya tahu oleh karena bangsa saya sendiri melakukannya dalam perjuangan kami untuk kemerdekaan.immoralitet. Perlu saja tambahkan sesuatu lagi pada hal ini.perhatikan tidak dilarang. Marilah kita pergunakan kenyataan ini sebagai dasar untuk melarang percobaan. maka keadaan memang berbahaya. dan dimana terdapat penyusunan kekuatan bersenjata yang serentak. Ingatlah akan daya gerak yang maha hebat yang dapat diberikan kepada perkembangan mereka yang kurang maju. dan didasarkan pada suatu harapan yang sungguhsungguh akan suksesnya. bahwa sebenarnya hanyalah desakan dan usaha dari negara-negara non blok akan memberikan hasil yang diperlukan seluruh dunia. Begitulah keadaannya di Irian Barat.

Seperti halnya dengan anak buah yang dipimpinnya. Kami telah berusaha dan dalam hal inipun kami tetap berusaha. suatu hal yang merupakan sebab ketegangan dan suatu ancaman bagi perdamaian. Ini adalah bagian dari usaha kami untuk mengakhiri masalah dunia ini yang merupakan kejahatan yang usang. Kami telah berusaha dengan sungguhsungguh dan dengan penuh kesabaran dan penuh toleransi dan penuh harapan. Usaha kami adalah usaha pembedahan yang sungguh-sungguh untuk menyingkirkan kanker imperialisme dari daerah di dunia. Akan tetapi penderitaan itu merupakan kesakitan kelahiran dari kemajuan dan kemajuan yang eksplosif senantiasa membawa kesakitan. Kami telah berusaha dengan sungguh-sungguh dan bertahun-tahun. Pedang ini diarahkan pada jantung kami. kesabaran hilang.dapat saya katakan bahwa hal itu merupakan suatu keadaan yang eksplosif. Jika mereka gagal untuk secara tepat menilai arus sejarah. Saya katakan dengan segala kesungguhan bahwa keadaan di Irian Barat adalah keadaan yang berbahaya. ia dan anak buahnya serta bangsa saya mengabdi untuk mempertahankan tanah air kami. Ia adalah prajurit profesional dan seorang perajurit yang ulung. Kami telah berusaha dan tetap berusaha. Saya tahu bahwa jika saya kemukakan hal ini. Ya. Singkirkan pengekangan terhadap kemerdekaan dan emansipasi. baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi. Semuanya itu kini telah habis dan Belanda tidak memberikan alternatif lainnya kecuali memperkeras sikap kami. Mencabut sampai ke-akarakarnya kepentingan nasional dun internasional yang sudah bercokol selalu menyebabkan kesakitan dun kegoncangan. adalah bagian dari sumbangan kami kearah terjaminnya perdamaian dunia ini. suatu keadaan yang eksplosif. banyak pikiran akan beralih kepada keadaan di Konggo. dimana kami hidup dan berada. sekali lagi. terdapat penderitaan. diperkuat dengan datangnya kapal induk Karel Doorman dari tanah airnya yang jauh itu. berusaha untuk dapat memutungkan dan melumpuhkan Negara baru itu. Jenderal Nasution tidak bertanggung-jawab atas hal itu. Tetapi lebih daripada itu. Ya. maka kita tidaklah dapat dipersalahkan. dan akhirnya akan menghasilkan pimpinan serta bimbingannya sendiri. Tidak! Ancaman terhadap perdamaian berasal langsung dari adanya imperialisme dan kolonialisrne itulah. Kami mengetahuinya. Sampai mana pergolakan itu adalah soalnya bangsa itu sendiri. . Indonesia tidak bertanggung jawab atas hal itu. kita semua membuat kesalahan-kesalahan dan kita semua belajar dari kesalahan-kesalahan. dan tidak disebabkan oleh berakhirnya imperialisme itu. Tumbangkan imperialisme. Dalam soal-soal dalam negeri Konggo tidak boleh ada cumpur tangan dan sama sekali tidak boleh ada bantuan. Usaha-usaha kami dewasa ini yang sungguh-sungguh untuk mencapai penyelesaian dengan cara-cara kami sendiri. akan tetapi itupun biarlah berlangsung. bukankah imperialisme telah diusir dari Konggo dengan akibat bahwa didaerah itu sekarang terjadi persengketaan dan pertumpahan darah? Tidak demikian halnya! Keadaan di Konggo yang sangat disesalkan adalah langsung disebabkan oleh imperialisme. pergolakan akan timbul. Kami mengetahui pula dari pengalaman-pengalaman kami sendiri bahwa perkembangan itu sendiri menimbulkan pergolakan. Hendaknya kedaulatan itu dihormati. Maka saatitulah keadaan menjadi betul-betul berbahaya. untuk menghancurkan negara ini. yang merupakan masalah kolonialisme dan imperialisme. Suatu bangsa yang sedang bergolak membutuhkan pimpinan dan bimbingan. Belum lama berselang tentara di Irian Barat yang masih muda serta tersesat itu dan yang membela suatu faham yang telah ketinggalan zaman. Tuan-tuan mungkin bertanya. hal ini menyangkut pula Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tentara kami tidak bertanggung jawab atas hal itu. Irian Barat merupakan pedang kolonial yang diancamkan terhadap Indonesia. memang bangsa itu akan membuat kesalahan-kesalahan. dun segera dengan sendirinya dunia akan menjadi suatu tempat yang lebih bersih. ia pertama-tama adalah seorang yang cinta damai. suatu tempat yang lebih baik dari suatu tempat yang lebih aman. Soekarno tidak bertanggung jawab atas hal itu. Ingatlah kedaulatan Konggo tidak kurang daripada kedaulatan setiap bangsa yang diwakili dalam Majelis ini. Imperialisme berusaha untuk mempertahankan kedudukannya di Konggo. karena ini merupakan tanda bagi pertumbuhan dan perkembangan yang cepat. Kami telah berusaha untuk menyelesaikan masalah Irian Barat. dan ancaman terhadap perdamaian akan lenyap. bahkan toleransipun mencapai batasnya. Kami telah berusaha untuk mengadakan perundingan-perundingan bilateral. Masalah Konggo. harus diselesaikan dengan menggunakan prinsipprinsip yang telah saya uraikan tadi. Itulah sebabnya Konggo berkobar. Konggo adalah Negara yang berdaulat. dan kedaulatan ini harus dihormati secara sama. Kami bangsa Indonesia berbicara berdasarkan pengalaman-pengalaman yang pahit. Akan tetapi akibat dari pada kegagalan mereka ialah timbulnya ancaman terhadap perdamaian dan. Ya. Kepala Staf Angkatan Darat Indonesia duduk dalam delegasi saya ini: Namanya Jenderal Nasution. dan seperti juga halnya dengan bangsa yang dibelanya. Harapan lenyap. akan tetapi disamping itu mengancam pula perdamaian dunia. di Konggo. Kami telah berusaha menggunakan alat-alat Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Kekuatan pendapat dunia yang dinyatakan disini.

masa dari Internasional Workers of the World (I. akan merupakan jaminan yang terbaik bahwa antara Aljazair merdeka dan Perancis akan terdapat suatu kerjasama yang akrab dan baik untuk keuntungan bersama. Akhirnya. Kami tidak mempunyai ambisi-ambisi teritorial. Plebesit seperti yang saya sarankan. . Kami tak dapat mengabaikannya karena masalah-masalah itu mengancam kami. Maka. Kerjasama yang sangat akrab dan sangat selaras tidak akan sukar dicapai. Harus pula diderita akibat orang-orang á la Benedict Arnold. Jika tuan bertindak demikian.). "Wobblies". hubungan-hubungan tersebut diputuskan. Ancaman terhap perdamaian tidak datang dari kami. Akan tetapi. pergolakan itu seakan-akan merupakan suatu fungsi dari jangka waktu pertama daripada kemerdekaan. Sekali lagi saya berbicara berdasarkan pengalaman. Mereka tak pernah mengalaminya. Hal itu tidak dapat dibantah lagï. maka tuan pasti akan membunuh Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini. saya hendak. yang telah lama berdiri dan stabil itu.W. kepentingan-kepentingan yang bertentangan dari Negara-Negara Besar adalah soal lain: Dalam hal ini masalah-masalah dikaburkan oleh ancaman-ancaman dengan bom-bom hidrogin dan oleh diulang-ulanginya slogan-slogan lama yang telah usang. dinegara-negara kami terdapat pergolakan. Apa yang belum ditentukan. Toh. Itu merupakan suatu tragedi! Sudah jelas sekali bahwa rakyat Aljazaïr menghendaki kemerdekaan.membunuh harapan dari berjuta-juta manusia. taruhlah kepercayaan pada bangsa itu! Mereka sedang mengalami masa percobaan yang besar dan sedang sangat menderita. marilah saya ambil contoh dari sejarah Amerika. baik secara perseorangan. hanyalah betapa akrab dan selaras suatu kerjasama dihari depan dengan Perancis seharusnya. O. Bagaimanapun juga pergolakan itu adalah merupakan urusan kami sendiri dan tidak merupakan suatu ancaman bagi siapapun. Ijinkanlah saya beralih kemasalah yang lebih luas tentang perang dan damai didunia kita ini. Janganlah bertindak sebagai tangan kanan yang buta dari kolonialisme. Indonesia tadinya tida kmengandung niat untuk merusak hubungan-hubungan yang erat dan selaras dengan Belanda. Maka herankah Tuan-tuan jika terdapat pergolakan pada kami? Bagi kami hal itu adalah biasa dan kami telah menjadi biasa untuk menunggang angin pusar. dan kejahatannya. yang tiada terhitung itu dan mungkin tuan akan menyebabkan hari depan mati dalam kandungan. Harus pula dialami hijrah ke Barat. Andaikata tidak demikan. Harus pula dialami Revolusi Industri dan. maupun secara bersama-sama. Yang pasti adalah bahwa negara-negara yang baru lahir dan yang dilahirkan kembali tidak merupakan ancaman terhadap perdamaian dunia. dan mereka akan menemukan jalannya sendiri kearah penyelesaiannya sendiri daripada masalahmasalahnya sendiri. Kehausan akan kemerdekaan serta ketabahan untuk memperoleh kemerdekaan itu merupakan faktor-faktor pokok dalam situasi ini. Dengan terus terang dan tanpa ragu-ragu . menyinggung pula suatu persoalan besar lain yang kira-kira sama sifatnya. terlalu sering masalah-masalah tersebut nampak seakan-akan tidak sungguh. Apakah itu mengherankan? Coba. bahkan pada taraf sekarang ini. Saya mengerti benar bahwa untuk orang luaran hal ini seringkali tampak seperti gambaran kekacauan dan kerusuhan dan rebut-merebut kekuasaan. rupa-rupanya bahkan dewasa ini. Yang saya maksud ialah Aljazair. Saya katakan pada Tuan-tuan: Janganlah bertindak sebagai alat yang tak tahu apa-apa dari imperialisme. Baru ketika hal itu tak tertahankan lagi. Meskipun demikian.W. meskipun barangkali ia akan bertambah sukar dicapainya dengan terus berlangsungnya perjuangan itu.Marilah kita. ya. dimana kedua belah fihak sedang berlumuran darah dan dihancurkan karena ketiadaan penyelesaian. Kemerdekaan itu sudah ditentukan dengan darah dan air mata dan pastilah akan berdiri suatu Aljazair yang merdeka. meskipun hal itu sering memberi kesempatan-kesempatan untuk mencampuri urusan kami. Sebenarnya. kamipun tidak mempunyai tujuan-tujuan ekonomi yang tidak bisa disesuaikan. ya. mereka tak mengenal keuletannya dan kebengisannya dan banyaknya mukanya. kami desakkan banyak revolusi dalam satu revolusi dan banyak generasi dalam satu generasi. Banyak anggauta organisasi ini dan banyak pejabat organisasi ini mungkin tak begitu menyadari perbuatan-perbuatan imperialisme dan kolonialisme. Akan tetapi tiap-tiap bantuan semacam itu harus jelas didasarkan atas kedaulatan Konggo yang tidak boleh diganggu-gugat. Disini terdapat suatu gambaran yang menyedihkan. Dan seperti sering saya katakan. Plebesit itu hendaknya jangan mengenai soal kemerdekaan. jika diselenggarakan dalam waktu singkat. membantu disana apabila kita diminta oleh pemerintah yang sah dari bargsa itu. Kami dari Asia dan Afrika mengenalnya. pemerintah bangsa itu berpegang teguh pada "memberi terlalu sedikit dan meminta terlampau banyak". dan dengan begitu tuan akan. seperti generasi-generasi yang sudah-sudah. Taruhlah kepercayaan pada mereka sebagai bangsa yang baru merdeka. Disini hendak saya kemukakan peringatan yang sangat serius. tetapi malahan dari fihak negara-negara yang lebih tua. maka perjuangan yang lama dan pahit dan berdarah itu sudah akan berakhir bertahun-tahun yang lalu. bahkan masa "pedagang-pedagang aktentas". Selanjutnya dalam generasi itu juga harus dialami timbulnya perserikatan-perserikatan buruh yang militant. Sebelum meninggalkan persoalan-persoalan ini. adakanlah suatu plebisit di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Aljazair untuk menentukan kehendak rakyat akan betapa akrab dan selaras hubungan-hubungan itu seharusnya. Dalam satu generasi harus dialami Perang Kemerdekaan dan Perang Saudara antara Negara-Negara Bagian.

. Jadi. bahkan kami telah berusaha melebihi Tuan-tuan. Kami telah diilhami oleh Lincoln dan Lenin. kami dari Asia-Afrika saling mendekati untuk memperoleh bimbingan dan inspirasi dan kami mencari pada diri sendiri pengalaman dan kebijaksanaan yang telah terhimpun pada bangsa-bangsa kami. kami tidak dipimpin oleh keduanya itu saja. sebelum imperialisme menenggelamkan kami pada suatu saat kelemahan nasional. Siapakah yang terlibat dalam perjuangan untuk kehidupan dan kemerdekaan nasional. kami telah membaca dan mernpelajari kedua dokumen yang pokok itu: Dari masingmasing dokumen itu banyak yang telah kami ambil dan kami buang apa yang tak berguna bagi kami. Lord Russell. Golongan lainnya menganut ajaran Manifesto Komunis. "Sesuatu" itu kami namakan "Panca Sila". Ya. Kami telah mempelajari sejarah Tuan-tuan dan penghidupan orang-orang besar dari bangsa tuan. Kami telah mensintesekan apa yang kami perlukan dari kedua dokumen itu. sintese itu telah kami saring dan kami sesuaikan. dan bukan faham-faham atau gerakan yang didiktekan oleh ideologi. oleh Cromwell dan Garibaldi. yang berjuang menegakkan suatu masyarakat. Jika mereka tak memilikinya atau jika konsepsi dan cita-cita itu menjadi kabur dan usang. Ya. Camkanlah. Memang. Oleh karena itu dan memang selayaknya. Apakah Tuan-tuan tidak berpendapat bahwa Asia dan Afrika mungkin mempunyai suatu amanat dan suatu cara untuk seluruh dunia? Ahli filsafah Inggeris Bertrand Russell yang ulung itulah yang pemah berkata bahwa ummat manusia sekarang terbagi dalam dua golongan. rakyat Asia dan Afrika. siapakah diantara kita. sesuatu yang jauh lebih cocok. Saya kira Tuan melupakan adanya lebih dari pada seribu juta rakyat. mereka yang memimpin bangsanya kearah kemerdekaan. yang adil dan makmur diatas puing-puing kolonialisme. mereka yang mengembangkan teori-teori ekonomi yang agung dan membebaskan. gagasan-gagasan dan cita?cita itu. Kami tidak mengikuti konsepsi liberal ataupun konsepsi komunis. Maafkan. dan ditinjau dari pengalaman serta dari pengetahuan kami sendiri. dan bahwa diantara hak-hak itu terdapat hak untuk hidup. mungkin sudah ada sejak berabad-abad telah terkandung dalam bangsa karni. dan bagaiamanapun juga mereka sendiri cakap untuk mengemukakan pandangannya masing? masing. kami yang hidup dibenua Iain dan beberapa generasi kemudian. dan mungkin pula rakyat-rakyat Amerika Latin. Apa gunanya? Dari pengalaman kami sendiri dan dari sejarah kami sendiri tumbuhlah sesuatu yang lain. tidak hanya untuk mereka yang berhadapan tetapi juga untuk bagian dunia lainnya. yang tidak menganut ajaran Manifesto Komunis ataupun Declaration of Independence. dengan minta maaf kepada Lord RusselI yang saya hormati sekali. Akan tetapi saya diberi kuasa ? bahkan ditugaskan ? untuk berbicara atas nama bangsa saya yang berjumlah sembilan puluh dua juta itu. Lima Sendi itu tidaklah langsung berpangkal pada Manifesto Komunis ataupun Declaration of Independence. dan konfrontasi itu membahayakan. "Panca Sila" atau Lima Sendi Negara kami. akan tetapi saya kira tuan melupakan sesuatu. Sejarah Indonesia kami sendiri memperlihatkannya dengan jelas. bahwa mereka diberikan oleh AI Chalik hak-hak tertentu yang tak dapat diganggu-gugat. dan kami telah banyak belajar dari keduanya itu dan kami telah diilhami. maka bangsa itu ada dalam bahaya. Saya tidak dapat berbicara atas nama negara-negara Asia dan Afrika lainnya ? saya tidak diberi kuasa untuk itu. Arus sejarah memperlihatkan dengan nyata bahwa semua bangsa memerlukan sesuatu konsepsi dan citacita. Yang satu menganut ajaran Declaration of American Independece dari Thomas Jefferson. Meskipun kami telah mengambil sarinya. dan meskipun kami telah mencoba mensintesekan kedua dokumen yang peting itu. sesuatu yang jauh lebih sesuai.hendak saya katakan kepada Tuan-tuan bahwa kami menempatkan hari-depan kami sendiri jauh di atas percekcokan-percekcokan di Eropah. saya mengemukakan intisari dari peradaban kami selama dua ribu tahun. mereka yang telah menumbangkan kelaliman. Dan memang tidak mengherankan bahwa faham-faham mengenai kekuatan yang besar dan kejantanan itu telah timbul dalam bangsa kami selama dua ribu tahun peradaban kami dan selama berabad-abad kejayaan bangsa. Dan memang masih banyak yang harus kami pelajari dari Tuan-tuan dibanyak bidang. oleh keduanya itu. Jadi berbicara tentang Panca Sila dihadapan Tuan-tuan. dunia ini tidaklah seluruhnya terbagi dalam dua fihak seperti dikiranya. kami banyak belajar dari Eropah dan Amerika. yang tak dapat disangkal lagi : bahwa manusia diciptakan dengan hak-hak yang sama. tak akan diilhami oleh bayangan kerjasarna dan perkembangan ekonomi yang dicetuskan oleh Marx dan Engels! Sekarang telah terjadi suatu konfrontasi diantara kedua pandangan itu. Kami berbicara dalam bahasa-bahasa Tuan-tuan dan membaca buku-buku tuan-tuan. masih bertindak. Siapakah yang tidak akan dapat ilham dari kata-kata dan semangat Declaration of Independence itu! "Kami menganggap kebenaran-kebenaran ini sebagai suatu. kami mengagumi kedua ajaran itu. Di Asia dan Afrika pada dewasa ini masih hidup. dan demikian pula halnya dengan sejarah seluruh dunia. mereka yang mempersatukan bangsanya dan mereka yang menaklukkan perpecahan bangsanya. tak akan diilhami! Dan sekali lagi. hak kemerdekaan dan hak mengejar kebahagiaan". Sepeirti saya katakan. Kami telah mengikuti contoh dari Tuan-tuan. Tetapi pada dewasa ini bidang-bidang yang kami harus pelajari lebih banyak lagi dari Tuan-tuan. masih berpikir. adalah bidang teknik dan ilmiah.

Kami nasionalis. Demikianlah Panca Sila kami. demokrasi tampaknya merupakan keadilan asli dari manusia. Saya berbicara tentang seluruh dunia. Jika tidak demikian. Saya mengetahui benar-benar bahwa istilah "nasionalisme" dicurigai. mengakui bahwa kepercayaan kepada Yang Maha Kuasa merupakan karakteristik dari bangsanya. Masyarakat adil dan makmur dapat merupakan cita-cita dan tujuan semua orang. Nasionalisme Asia dan Afrika serta Nasionalisme Amerika Latin tidak dapat ditinjau tanpa memperhatikan inti sosialnya. dimana setiap bangsa mempunyai kedudukan yang sederajat. rnaka Barat tidak akan menantang dengan senjata chauvinisme Hitler yang agresif. Nama-nama itu sendiri menunjukan bahwa bangsa-bangsa mengingini dan membutuhkan suatu badan internasional. kami menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai yang paling utama dalam filsafah hidup kami. yang melahirkan dia? Siapa yang berani berpaling dari bangsa. sejauh mata dapat memandang kemasa depan. bahwa internasionalisme tidak akan dapat tumbuh dan berkembang selain diatas tanah yang subur dari nasionalisme. Mahatma Gandhi pernah berkata: "Saya seorang nasionalis. kedua Nasionalisme. hanya suatu masyarakat yang makmur dapat merupakan masyarakat yang adil. nasionalisme berkembang sebagai kekuatan yang agresif yang mencari ekspansi serta keuntungan bagi ekonomi nasionalnya. Sila keempat adalah Demokrasi.Apakah Lima Sendi itu? la sangat sederhana : pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. akan tetapi nasionalisme saya adalah perikemanusiaan". Kekuatan yang membakar dari nasionalisme dan hasrat akan kemerdekaan mempertahankan hidup kami dan memberi kekuatan kepada kami sepanjang kegelapan penjajahan yang lama. Kami sekali-kali tidak pula berusaha untuk memaksakan kehendak kami kepada bangsa-bangsa lain. Berpangkal pada kenyataan ini. Meskipun demikian untuk delapan puluh lima persen dari sembilan puluh dua juta rakyat kami. Kamipun berkata demikian. Kami percaya bahwa bentuk-bentuk ini mempunyai pertalian dan arti internasional. Nasionalisme kami di Asia dan Afrika tidaklah sama dengan yang terdapat pada sistem Negara-negara Barat. yang bapaknya adalah Kapitalisme. ke-empat Demokrasi dan kelima Keadilan Sosial. dan suatu jawaban terhadap penindasan nasionalisme-chauvinis yang bersumber di Eropah. juga tidak hanya tentang Saudara-saudara saya di Asia dan Afrika serta Amerika Latin. Ada yang Islam. Internasionalisme. Bukankah itu tujuan yang baik yang dapat diterima oleh semua orang? Saya tidak berbicara hanya tentang kami sendiri di Indonesia. ada yang Kristen ada yang Budha dan ada yang tidak menganut sesuatu agama. maka kami mendukung dan menganjurkan nasionalisme dimana saja kami jumpainya. Nasionalisme. sehingga mereka menerima Sila pertama ini. meskipun diubah untuk disesuaikan dengan kondisi-kondisi sosial yang khusus. kami telah mengembangkan bentuk-bentuk demokrasi Indonesia. Sila ketiga kami adalah Internasionalisme. Padahal nasionalisme yang sejati masih tetap berkobar-kobar di negara-negara Barat. Kami sekali-kali tidak menganggap diri kami lebih unggul dari bangsa-bangsa lain. Kami nasionalis karena kami percaya bahwa bangsa-bangsa adalah sangat penting bagi dunia dimasa sekarang ini. Di Barat. karena kami menganggap kedua hal ini tidak dapat dipisah-pisahkan. Karena kami nasionalis. kami cinta kepada bangsa kami dan kepada semua bangsa. Kemudian sebagai nomor dua ialah Nasionalisme. Tidakkah nasionalisme ? sebutlah jika mau. dan mengingat akan berbedabeda tetapi bersatunya bangsa kami. Perkenankanlah saya sakarang menguraikan sekedarnya tentang kelima pokok itu. patriotisme . Di Asia dan Afrika dan saya kira juga di Amerrka Latin. Kini ada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Antara Nasionalisme dan Internasionalisme tidak ada perselisihan atau pertentangan. Bukankah Organisasi Perserikatan BangsaBangsa itu merupakan bukti yang nyata dari hal ini? Dahulu ada Liga Bangsa-Bangsa. Akhirnya. Bahkan mereka yang tidak percaya kepada Tuhanpun. nasionalisme adalah gerakan pembebasan. Sila yang penghabisan dan yang terutama ialah Keadilan Sosial. Ketuhanan Yang Maha Esa. yang anti-nasional dan memang bertentangan dengan kenyataan. Pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa. dan selama berkobarnya pejuangan kemerdekaan. Ini adalah soal saya bicarakan kemudian. nasionalisme adalah sumber besar dan inspirasi agung dari kemerdekaan. yang menjadikan dia? Nasionalisme adalah mesin besar yang menggerakkan dan mengawasi semua kegiatan internasional kita. dan kami tetap demikian. . Nasionalisme di Barat adalah kakek dari imperialisme. Demokrasi bukanlah monopoli atau penemuan dari aturan sosial Barat. Internasionalisme sama sekali bukan kosmopolitanisme. meskipun kemakmuran itu sendiri bisa bersemayam dalam ketidak-adilan sosial. Bangsa saya meliputi orang-orang yang menganut berbagai macam agama. Lebih tegas. Demokrasi dan Keadilan Sosial. Memang benar.mempertahankan kelangsungan hidup semua bangsa? Siapa yang berani menyangkal bangsa. Di Indonesia kami menganggap inti sosial itu sebagai pendorong untuk mencapai keadilan dan kemakmuran. Pada Keadilan Sosial ini kami rangkaikan kemakmuran sosial. bahkan tidak dïpercayai di negara-negara Barat. karena toleransinya yang menjadi pembawaan. Hal ini disebabkan karena Barat telah memperkosa dan memutar balikan nasionalisme. ketiga Internasionalisme. Selama beribu-ribu tahun dari peradaban Indonesia. Benar. suatu gerakan protes terhadap imperialisme dan kolonialisme. Dewasa ini kekuatan yang membakar itu masih tetap menyala-nyala didada kami dan tetap memberi kekuatan hidup kepada kami! Akan tetapi nasionalisme kami sekali-kali bukanlah Chauvinisme. bangsa Indonesia terdiri dari para pengikut Islam. yang merupakan penyangkalan terhadap nasionalisme.

dan kami siap menerima serta memenuhi pertanggungan jawab itu. maka ini akan mengganggu keramah-tamahan badan internasional ini. karena sebab yang menimbulkan bentrokan itu telah tidak ada. saya persilahkan Tuan-tuan yang terhormat bertanya kepada tuan Aidit. dan bentrokan itu akan lenyap. dari Partai Nasionalis dan organisasi-organisasi buruh dan tani. Saya percaya bahwa jalan keluar itu terletak pada dipakainya Panca Sila secara universil ! Siapakah diantara Tuan-Tuan menolak Panca Sila? Apakah wakil-wakil yang terhormat dari Bangsa Amerika yang besar menolaknya? Apakah wakil-wakil yang terhormat dari bangsa Rusia yang besar menolaknya? Ataukan wakil-wakil yang terhormat dari Inggris atau Polandia. dan terdapatlah bentrokan atas dasar ideologis maupun praktis. Mereka bukannya menerima Panca Sila semata-mata sebagai konsepsi ideologi belaka. maka secara otomatis dan dengan segera Tuan-tuan lenyapkan dari dunia yang dalam kesukaran ini sebab terbesar yang menimbulkan ketegangan dan bentrokan. Ia menerima Panca Sila. maka kami akan bersedia melakukannya. Mereka yang menerima gagasan yang satu menolak gagasan yang lain. Tidak sorangpun akan membantah unsur kebenaran dalam pandangan yang dikemukakan oleh Bertrand Russell itu. Kami bangsa Indonesia tidak bersedia bertopang dagu. atau Perancis atau Cekoslowakia? Ataukah memang ada diantara mereka yang agaknya telah mengambil posisi yang statis dalam Perang Dingin antara gagasan-gagasan dan praktek-paktek. Semuanya ya menerima Panca Sila. Hal ini berlaku. Kita semuanya terancam oleh bentrokan ini dan kita merasa khawatir karena bentrokan ini. semua perjuangan kita akan sia-sia belaka. ada seorang ulama islam yang besar. Kami tidak bersedia bahwa fajar cerah dari kemerdekaan kami diliputi oleh awan radio-aktif. menggunakan dan melaksanakan Panca Sila. . dengan kemungkinan pada akhirnya akan meletus menjadi lautan api yang akan menelan kita semuanya? Apakah tidak ada suatu jalan keluar? Jalan keluar harus ada. Apakah tidak ada sesuatu tindakan yang dapat diambil terhadap ancaman ini? Apakah hal ini harus berlangsung terus dari generasi ke generasi. ada pula wanita-wanita. Ia menerima Panca Sila. Dalam delegasi ini ada prajuritprajurit. lihatlah delegasi yang mendukung saya ! Delegasi itu bukan terdiri dari pegawai-pegawai negeri atau politikus-politikus profesional. ditolak pula oleh bangsa Indonesia. semua harapan kita. Kami memikul pertanggungan jawab terhadap dunia. akan menyangkalnya. yang merupakan soko guru bagi agamanya. Kedua : Nasionalisme. yang duduk dalam Delegasi saya yang menerima sepenuhnya baik Manifesto Komunis mapun Panca Sila.Tidaklah termasuk tugas saya hari ini untuk menguraikan bagaimana kami berusaha. akan pula ada bentrokan. adanya yang kaya dan miskin. melainkan sebagai suatu pedoman yang praktis sekali untuk bertindak. Tidak satupun diantara bangsa-bangsa Asia atau Afrika akan bersedia menerima hal ini. Sebagian besar dari dunia telah terbagi menjadi golongan yang menerima gagasan dan prinsipprinsip Declaration of American Independence dan golongan yang menerima gagasan dan prinsip-prinsip Manifesto Komunis. Tetapi pada peringatan itu saya ingin menambahkan peringatan lagi : Jika Tuan-tuan menolak imperialisme. baik internasional maupun didalam suatu bangsa. Saya percaya. Begitu pula tidak ada seorang pengikutpun dari Manifesto Komunis. Seterusnya ada wakil-wakil dari Golongan-golongan Katolik dan Protestan. Delegasi ini mewakili bangsa Indonesia. kaum cendekiawan dan pejabat-pejabat pemerintahan. bahwa bentrokan itu timbul terutama karena ketidak-samaan? Di dalam suatu bangsa. dan bentrokan itu akan lenyap. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini. sedangkan dunia menuju kejurang keruntuhannya. Panca Sila mempunyai arti universal dan dapat digunakan secara internasional. dalam forum internasional ini akan menyangkal hak dan untuk percaya kepada Yang Maha Kuasa. Bukankah jelas. Bagaimana kita akan dapat menolak nasionalisme? Jika kita menolak nasionalisme. Tidak seorangpun yang menerima Declaration Of American Independence sebagai pedoman untuk hidup dan bertindak. Pertama : Ketuhanan Yang Maha Esa. Hilangkan sebab yang menimbulkan bentrokan. yang menghisap dan dihisap. maka Tuan-tuan harus menolak imperialisme. Jika itu berarti turut-campur dalam apa yang tadinya merupakan urusanurusan Negara-Negara Besar yang dijauhkan dari kami. Diantara bangsa-bangsa. maka semua musyawarah kita. Mereka diantara bangsa saya yang berusaha menjadi pepmimpin tetapi menolak Panca Sila. Kita semua adalah wakil-wakil bangsa-bangsa. jika ada yang kaya dan yang miskin. maka kita harus menolak kebangsaan kita sendiri dan menolak pengorbanan-pengorbanan yang telah diberikan oleh generasi-generasi. dalam kehidupan dan urusan nasional kami. Akan tetapi saya peringatkan Tuan-tuan : jika Tuan-tuan menerima prinsip nasionalisme. Jika saya menguraikan hal ini. dan yang berusaha tetap berakar sedalam-dalamnya sedangkan dunia menghadapi kekacauan-kekacauan? Lihatlah. Akan tetapi saya sungguh-sungguh percaya bahwa Panca Sila mengandung lebih banyak daripada arti nasional saja. Selanjutnya da pemimpin Partai Komunis Indonesia yang kuat. menimbulkan bentrokan. Hilangkan penghisapan. ketua Partai Komunis Indonesia. Mereka menerima Panca Sila. Jika tidak ada. Tidak ada bangsa Asia dan Afrika manapun juga yang akan menyingkiri tugas itu. Bagaimanakah penggunaan secara internasional daripada Panca Sila? Bagaimana Panca Sila itu dapat dipraktekan? Marilah kita tinjau kelima pokok itu satu demi satu. dan dihisap dan yang menghisap. Dilenyapkannya imperialisme dan kolonialisme meniadakan penghisapan demikian daripada bangsa oleh bangsa. bahwa ada jalan keluar daripada konfrontasi ideologi-ideologi ini.

Seperti Tuan-tuan ketahui. Demokrasi mengandung pertama-tama prinsip yang kami sebut Mufakat yakni : kebulatan pendapat. Jauh dari itu! Mereka adalah pemimpin-pemimpin yang keras dan realistïs dari rakyat dan bangsa-bangsa. akan tetapi hal ini adalah suatu kenyataan. Akhirnya. terpecah-belah di atas karang perbedaan faham politik. melainkan hanya usaha yang teguh untuk mencari dasar umum dalarn memecahkan sesuatu masalah. Akhirnya demokrasi mengandung. Terlalu sering pula tujuan-tujuan yang agung dan cita-cita yang luhur dari piagam kita dikaburkan oleh usaha untuk mencari keuntungan nasional atau prestige nasional. suatu resolusi yang mungkin tidak diterima. kaum nasionalïs menginginkannya. cara-cara itu dapat dijalankan dalam D. tidak ada pemihakan-pemihakan. Satu-satunya cara bagi organisasi ini untuk dapat menjalankan fungsinya secara memuaskan. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini adalah organisasi dari bangsa-bangsa yang sederajat. internasionalisme yang sejati tidak selalu terdapat disini. dari ekstrim kanan sampai ekstrim kiri. atau yang mungkin tidak disukai oleh minoritet. Apakah perlu untuk berbicara dengan panjang lebar mengenai internasionalisme dalam badan in ternasional ini? Tentu tidak ! Jika bangsa-bangsa kita tidak "Internationally minded".dokumen yang sering kali dilupakan orang itu . bagi kami.P. Cara-cara itu bagi kami dapat dijalankan.R. perwakilan dan musyawarah antara wakil-wakil. semuanya mengetahui benar akan realitet-realitet dari pada kehidupan serta kepemimpinan baik politik maupun internasional. demokrasi mengandung tiga unsur yang pkok. Cara-cara itu dapat dijalankan dalam D.internasionalisme itu harus "meneguhkan kembali keyakinan ……berdasarkan hakhak-yang sama bagi …… bangsa-bangsa. amandemen-amandemen. Akan tetapi. organisasi dari negara-negara yang merupakan kedaulatn yang sederajat. Tuan-tuan boleh berkata: "Ya. Untuk mengutip piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa . Dalam konperensi itu tidak terdapat mayoritet dan minoritet. Konperensi Asia-Afrika diselenggarakan dengan cara-cara musyawarah. akan tetapi kita adalah kaum realis dalam dunia yang kejam. karena wakil-wakil bangsa kami berkeinginan agar cara-cara itu dapat berjalan. sehingga dengan demikian berakhirnya banyak bahaya dan ketegangan. kaum cendekiawan menginginkannya dan orang yang berusaha dengan sekuat tenaga memberantas buta huruf menginginkannya.P. Saya menyesal harus mengatakan demikian. Apakah saya berbicara idealistis? Apakah saya memimpikan dunia yang ideal dan romantis? Tidak ! Kedua kaki saya dengan teguh berpijak ditanah ! Betul saya menengadah kelangit untuk mendapatkan inspirasi akan tetapi pikiran saya tidak berada diawang-awang. belum begitu lama berselang. baik besar maupun kecil". Ya. kami. bahwa semua orang adalah saudara. Perhatikanlah. tidak ada saingan antara pendapat-pendapat yang bertentangan. persamaan penghargaan dan atas dasar penggunaan secara praktis dari pada kebenaran. Internasionalisme yang sejati harus didasarkan atas persamaan kehormatan. bahwa cara-cara musyawarah kami dapat pula diselenggarakan dibidang intrnmasional. dan golongan Kristen menginginkannya. Konperensi . Tidak pula diadakan pemungutan suara. Pemimpin-pemimpin bangsa-bangsa itu bukan pemimpin pengelamun yang tidak praktis. kami. Cara satu-satunya untuk menyelenggarakan pertemuan internasional ialah cara yang dipergunakan dalam menyelenggarakan Perserikatan BangsaBangsa. Kami tahu dari pengalaman yang sama pahitnya. Tentara menginginkannya. Musyawarah harus dilakukan sedemikian rupa. Terlalu sering perserikatan bangsa-bangsa dipergunakan sebagai forum untuk tujuan-tujuan nasional yang sempit atau tujuan-tujuan golongan saja. suara-suara mayoritet dan minoritet". sebagian besar diantara mereka lulus dari perjuangan kemerdekaan nasional. Perkenankanlah saya menegaskan sesuatu. Bagi kami bangsa Indonesia. yang lebih kuat dari pada suatu resolusi yang dipaksakan melalui jumlah suara mayoritet. Kedua.Ketiga : Internasionalisme. Saya tegaskan bahwa caracara musyawarah demikian ini dapat dïlaksanakan. Cara musyawarah ini dapat dijalankan. Mereka mempunyai pandangan politik yang berbeda-beda. Banyak orang dinegara-negara barat tidak dapat percaya bahwa konperensi semacam itu dapat menghasilkan sesuatu yang berguna. kemerdekaan yang sederajat dan rasa bangga yang sederajat tentang kedaulatan serta kemerdekaan. golongan Islam menginginkannya. demokrasi Indonesia mengandung ketiga prinsip itu. tïdak ada resolusi-resolusi dan resolusi-resolusi balasan. Keempat : Demokrasi. Banyak orang bahkan berpendapat bahwa konperensi itu akan bubar dalam keadaan kacau dan saling tuduh-menuduh. yaitu dengan resolusi-resolusi. karena semuanya menginginkannya tercapainya tujuan jelas dari Panca Sila. kita akan menerima kata-kata Presiden Soekaro dan kita akan menerima bukti-bukti yang kita lihat dalam susunan delegasinya di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari ini. Semua menginginkannya. baik warga kota maupun rakyat di desa-desa yang terpencil menginginkannya. Dalam konperensi itu hanya terdapat musyawarah dan keinginan umum untuk mencapai persetujuan. suatu kebulatan pendapat. prinsip musyawarah. Dibidang itu cara-cara itu berjalan sama baiknya seperti dibidang nasional. wakil-wakil dari dua puluh sembilan bangsabangsa dari Asia dan Afrika berkumpul di Bandung. Dari musyawarah semacam ini timbullah permufakatan. internasionalisme akan berarti berakhirnya imperialisme dan kolonialisme. sama praktisnya dan sama realistisnya. yakni : mufakat.A. ialah dengan jalan mufakat yang diperoleh dalam musyawarah. Kaum Komunis menginginkannya. dan sekali lagi. demokrasi mengandung prinsip Perwakilan. dan tujuan yang jelas itu ialah masyarakat adil dan makmur. cara-cara itu dapat dijalankan dalam Kabinet kami. maka bangsa-bangsa itu tidak akan menjadi anggauta organisasi ini. sehingga.

bahwa Panca Sila akan menempatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa sejajar dengan perkembangan terakhir dari dunia. Adalah suatu kehormatan besar bagi suatu negara bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa berkedudukan di dalam wilayahnya. Keadilan Sosial. Bahwasanya kedudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa berada dalam wilayah salah satu negara yang terkemuka dalam Perang Dingin. hendaknya Tuan-tuan ingat bahwa sejarah memperlakukan mereka yang gagal tanpa mengenal ampun. Kita semua benar-benar bersyukur bahwa Amerika Serikat telah memberi tempat yang tetap bagi Orgasisasi kita. Nasionalisme.itu menghasilkan komunike yang dibuat dengan suara bulat. akan mempermudah pekerjaan organisasi internasional ini. akan berarti diterimanya pertanggungan jawab dan kewajiban-kewajiban tertentu. maka suruhlah ia menghadapi kenyataan! Suruh ia menghadapi si-lapar. berangkali cara ini akan memungkinkan pekerjaan yang sebenarnya dari organisasi ini. saya yakin bahwa diterimanya Panca Sila sebagai dasar piagam. saya kemukakan bahwa ia mungkin tidak tepat. Sedemikian luasnya perembesan itu. Oleh karena itu rnarilah kita pertimbangkan apakah lima sila yang telah saya kemukakan. di dalam Panca Sila terkandung Keadilan Sosial. Marilah kita tinjau apakah tempat kedudukan Organisasi kita tidak perlu dipindahkan dari suasana Perang Dingin. serta alat untuk mempertajam cara kehidupan yang berbahaya serta yang sia-sia itu. organisasi kita sendiri. Sekali lagi. menerima prinsip ini akan berarti menolak kolonialisme dan imperialisme. apakah penerimaan prinsip-prinsip itu akan memberikan suatu pemecahan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh organisasi ini. diterimanya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa keadilan sosial sebagai suatu tujuan. Selanjutnya. sehingga hadirnya pemimpin sesuatu bangsa yang besar dalam sidang Perserikatan BangsaBangsa ini saja sudah menjadi persoalan Perang Dingin dan senjata Perang Dingin. suruh ia menghadapi sibuta huruf. Ini akan berarti bahwa bantuan kepada negara-negara yang belum maju dan bangsa-bangsa yang kurang beruntung akan disingkirkan dari suasana Perang Dingin. Saya yakin bahwa Panca Sila akan memungkinkan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menghadapi hari kemudian dengan kesegaran dan kepercayaan. Dalam banyak hal piagam mencerrninkan konstelasi politik dan kekuatan dari pada saat dilahirkannya. komunike yang merupakan salah suatu yang terpenting dalam windu ini atau mungkin salah satu dokumen yang terpenting dalam sejarah. Ini akan berarti usaha yang tegas dan berpadu untuk mengakhiri banyak dari kejahatan-kejahatan sosial. Marilah kita bertanya pada diri sendiri. Saya akan ajukan satu soal lagi dalam hubungan ini. Apakah tidak patut dicoba? Jika Tuan-tuan berpendapat tidak. dokumen yang bersejarah itu tetap merupakan bintang pembimbing dan ilham organisasi ini. Saya yakin. Ya. Apakah Tuan-tuan masih sangsi terhadap faedah dan efisiensi daripada cara musyawarah semacam itu? Saya yakin bahwa pemakaian dengan tulus ikhlas dari cara-cara musyawarah demikian ini. Akhirnya. Dan saya minta dengan hormat. mungkin hal ini akan menjadi keadilan sosial internasional. akan sangat memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa. Cara musyawarah ini akan menunjukkan jalan untuk menyelesaikan banyak masalah-masalah yang makin bertumpuk-tumpuk bertahun-tahun. Marilah kita selidiki apakah hal-hal itu sebenarnya merupakan suatu sintese yang dapat diterima oleh kita semua. akan menyebabkan piagam ini dapat diterima lebih ikhlas oleh semua anggauta. Untuk dapat dilaksanakan di bidang internasional. dihancurkan karena tidak flexible. atau karena lambat menyambut keadaan dunia yang berobah. Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak hanya terdiri dari pada piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa saja. Dalam banyak hal piagam itu tidak mencerminkan kenyataan?kenyataan masa sekarang. Ini akan berarti pula pengakuan yang praktis bahwa semua orang adalah saudara dan bahwa sernua orang mempunyai tanggung-jawab terhadap saudaranya. Demokrasi. yang menyusahkan dunia kita. Benar. Saja yakin. baik yang lama maupun yang baru. Internasionalisme. maka Tuan-tuan harus bersedia untuk mempertanggung jawabkan keputusan Tuan-tuan dihadapan mahkamah sejarah. ya. Tetapi. saya yakin seyakin-yakinnya bahwa diterimanya kelima prinsip itu dan dicantumkannya dalam piagam. Dengan segala hormat. berarti Perang Dingin telah merembes bahkan sampai kepekerjaan dan administrasi serta rumahtangga Organisasi kita ini. Ketuhanan Yang Maha Esa. dapat memperkuat dan memperbaiki piagam kita. Kita tidak bersedia bertopang dagu dan melihat organisasi ini. Meskipun demikian. suruh ia mengahapi si-sakit dan suruhlah ia kemudian membenarkan sangkalannya! Perkenankanlan saya sekali lagi mengulangi lima sila itu. Cara musyawarah ini akan memungkinkan terselesaikannya masalah-masalah yang tampaknya tidak terpecahkan. Akhirnya. Marilah kita tinjau apakah Asia atau Afrika atau Jenewa akan dapat memberi tempat yang . Apakah ini bukan tujuan yang mulia! Apakah ada yang berani menyangkal kemuliaan dan keadilan daripada tujuan ini? Jika ada yang berani menyangkalnya. Siapakah yang sekarang ini ingat kepada mereka yang membanting-tulang dalam Liga Bangsa-Bangsa? Kita hanya ingat kepada mereka yang telah menghancurkan suatu organisasi negara-negara dari sebagian dunia saja. mungkin dapat dipersoalkan apakah itu memang tepat.

Kami memandanginya dengan harapan besar. Kami memandangnya dengan harapan besar. Saya yakin. yang jauh dari Perang Dingin. atau sebagai saluran propaganda. Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa seharusnya ialah memecahkan masalah-masalah. dimana Organisasi itu sendiri akan berdaulat dan dimana perundirgan-perundingan yang penting bagi pekerjaan vital itu dapat dilaksanakan secara aman dan dalam suasana persaudaraan. bahwa akhir imperialisme sudah tampak dan bahwa bila Organisasi ini harus hidup terus. mungkin membutuhkan peninjauan kembali. yang semua bergerak dilapangan persenjataan dan peperangan. Pergolakan-pergolakan kolonial.yakni golongan-golongan yang merupakan suatu kenyataan dan yang harus diterima . dalam keadaan-keadaan yang tak dapat diterima lagi. mengingat akan keyakinan dan kepercayaannya. dengan senang akan mengunjukkan kemurahan hatinya kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa. Demikian pula halnya dengan sebagian besar daripada Lembaga-lembaga lainya. Akan tetapi persoalan ini mendesak. dapat menduganya. Ketiga ialah kemajuan ilmiah besar. Jadi. dari badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Sekretariat Perserikauan Bangsa-Bangsa. Sungguh tidak mengherankan bahwa demikianlah jadinya.mengeritik atau mencela dengan cara apapun Sekretaris Jenderal yang sekarang. dan masalah perlucutan senjata. telah menjadi jelas. yang langsung terlibat di dalamnya. yang senantiasa berusaha.mencerminkan peta ekonomi. mungkin dengan menyediakan suatu daerah yang cukup luas. melakukan tugasnya dengan baik.badan yang terpenting itu . barangkali juga Sekretariat di bawah pimpinan Sekretaris Jenderalnya. Dengan mengatakan demikian. Saya kira bahwa hanya kita. Adalah sama pentingnya bahwa pembagian kursi dalam Dewan Keamanan dan badan-badan serta lembaga-lembaga lainnya harus dirobah. tetapi saya memikirkan betapa sangat perlunya Piagam dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. berduyun-duyun dan bersemangat. Kenyataannya ialah bahwa Organisasi kita mencerminkan dunia tahun Sembilanbelas Empatpuluh Lima. Pertama ialah bangkitnya negara-negara sosialis. Mereka yang dengan kebijaksanaan berjerih-payah untuk menghasilkan Piagam Organisasi ini. Saya menyadari. saya tidak . berarti memutar-balikkan cita-cita mulia yang seharusnya meresap di dalam badan ini. karena pernah berfaedah bagi kami dalam perjuangan untuk kehidupan nasional kami. yang kadang-kadang tampaknya tidak mungkin dilaksanakan. bagaimanakah mereka bisa efisien? Bagaimanakah anggauta-anggauta kedua golongan dalam dunia ini . maka ia mesti memberi kemungkinan kepada bangsa-bangsa yang lahir kembali untuk masuk beramai-ramai. Siapakah yang dapat meramalkannya ketika itu? Benar. akan tetapi yang dewasa ini berpindah kelapangan rintangan dan perbatasan ruang angkasa. Organisasi dan keanggautaan Dewan Keamanan . Janganlah sampai pandangan legalistik yang picik dapat menghalangi dikerjakannya usaha itu dengan segera. Dengan demikian. Kami dan Indonesia memandang organisasi ini dengan harapan yang besar. Untuk menggunakannya sebagai forum perdebatan belaka. Hal ini mungkin merupakan persoalan mati atau hidup bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa. dan bukan dunia zaman sekarang. Hal ini tidak disangka dalam tahun Sembilanbelas Empatpuluh Lima. Kedua ialah gelombang besar daripada pembebasan nasional dan emansipasi ekonomi yang melanda Asia dan Afrika serta Saudara-saudara kita di Amerika Latin. Dunia inipun tidak sama dengan yang dahulu.sama sekali tidak . semuanya merupakan masalah-masalah yang tepat dan mendesak untuk kita pertimbangkan dan musyawarahkan. Untuk memodernisir dan membuat efisien Organisasi kita. Sejarah badan ini menunjukkan kebenaran yang menyedihkan dan yang jelas daripada apa yang telah saya katakan. hanya beberapa yang sadar. bahwa ada prosedure untuk melakukan hal ini dan akan tiba waktunya ini dapat dilakukan. semuanya itu mencerminkan keadaan yang sebenarnya dari dunia kita sekarang ini. Diantara orang-orang yang bijaksana dan jauh pandangannya itu.dan dengan semua Lembaga-lembaganya. Mereka itu tidak mencerminkan bangkitnya negara-negara Sosialis ataupun berkembangnya dengan cepat kemerdekaan Asia dan Afrika. bahwa suatu negara Asia atau Afrika. bahwa masalah-masalah yang vital ini tidak dapat dibicarakan secara memuaskan oleh Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sekarang ini. perkembangan yang cepat dari daerah-daerah yang belum maju di lapangan teknis. mungkin akan diperoleh pengertian yang lebih luas tentang dunia dan masalahmasalahnya.bagaimanakah anggauta-anggauta kedua golongan itu bisa merasa tenang di dalam Organisasi ini dan mempunyai kepercayaan penuh yang diperlukan terhadapnya. atau sebagai sambungan dari politik dalam negeri. tidak terikat pada salah suatu blok dan dimana para Delegasi dapat bergerak dengan leluasa dan bebas sekehendak mereka. Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak lagi merupakan badan seperti yang menandatangani Piagam lima belas tahun yang lalu. tidak dapat menyangka akan terjelmanya bentuk yang sekarang ini. Demikianlah halnya dengan semua badan-badannya . . Akan tetapi. tetapi juga dengan kekhawatiran yang besar. Dalam hal ini saya tidak berpikir dalam istilah blok-blokan. Sejak perang kita telah menyaksikan tiga gejala-gejala besar yang permanen. ketika Organisasi ini dilahirkan dari inspirasi dan angan-angan yang besar.kecuali satu-satunya Majelis yang agung ini . militer dan kekuatan daripada dunia tahun Sembilanbelas Empatpuluh Lima. Piagam kita dapat dirubah.permanen kepada kita.

Imperialisme dan kolonialisme adalah buah dari sistem negara Barat itu. Kami memandanginya dengan kekhawatiran. Saya sampaikan kepada Tuan-tuan dalam dari sembilan puluhdua juta rakyat dan saya sampaikan kepada Tuan-tuan tuntutan bangsa itu. mewujudkan harapan-harapan itu menjadi kenyataan. dan dengan demikian melenyapnya dari pandangan mata ummat manusia suatu gambaran daripada suatu masa depan yang aman dan bersatu. Kami menghormati dan mengagumi sistim telah di-ilhami oleh kata-kata Lincoln dan Lenin. dan tiada suatu penyelesaian dapat dicapai. Saya tidak berbicara kepada Tuan-tuan karena lemah. suatu dunia yang lebih aman. saya sampaikan dengan ini resolusi sebagai berikut : "MAJELIS UMUM. kini menuntut beras. Sebagai suatu langkah yang praktis kearah ini. kita sungguh tidak akan tertolong lagi.karena kami percaya bahwa hanya organisasi semacam inilah dapat memberikan rangka bagi dunia yang sehat dan aman sebagaimana kami rindukan. Mereka yang dahulunya kelaparan. bahwa banyak diantara kami memandang Organisasi yang juga merupakan hasil sistim Negara Barat itu dengan penuh pertanyaan? Janganlah Tuan-tuan salah mengerti. karena Negara-Negara Besar di dunia telah memasukkan permainan Perang Dingin mereka yang berbahaya itu ke dalam ruangan-ruangannya. Ini tidak benar ! Kita hidup di tengah-tengah Revolusi Tuntutan Yang Meningkat. Republik Persatuan Arab. Bahkan. yang mengancam dunia dengan konsekwensi-konsekwensi berat. Maka peganglah. kami melihat dengan irihati kepada beberapa diantara hasil-hasil fisik yang dicapai oleh Barat. dimana kemanusiaan dapat mencapai kejayaannya yang penuh. dan sesungguhnya atas nama seluruh ummat manusia. Tetapi kami bertekad bahwa bangsa-bangsa kami. Yugoslavia dan Indonesia. Kami berusaha membangun suatu dunia. Kita mempunyai kesempatan untuk bersama-sama membangun suatu dunia yang lebih baik. Generasi-generasi yang akan datang akan memuji atau mengutuk kita atas jawaban kita terhadap tantangan ini. maka merupakan kehormatan dan tugas bagi saya untuk menyampaikan suatu Rancangan Resolusi kepada Majelis Umum ini. tidak akan menjadi permainan dari satu bagian kecil dari dunia. Kesempatan ini mungkin tidak akan ada lagi. Kami berusaha membangun suatu dunia. tetapi saya tidak dapat menjunjung tinggi sistim itu. Bahkan saya tidak dapat memandanginya dengan rasa kasih. kini menuntut. kini menuntut pendidikan. agar suaranya di dengar. oleh perbuatanperbuatan Washington dan oleh perbuatan-perbuatan Garibaldi. dan pergunakanlah kesempatan itu. sekarang juga dengan tidak menunda lagi. adalah suatu hasil sistem Negara Barat. dengan kekhawatiran. dengan cara-cara yang dipergunakannya sekarang in dan dalam bentuknya sekarang. saya jijik pada kolonialisme. masalah Irian Barat. dan seperasaan dengan mayoriteit yang luas dari pada Organisasi ini. Dua kali didalam masa hidup saya sendiri sistim Negara Barat itu telah merobek-robek dirinya sendiri dan pernah hampir saja menghancurkan dunia dalam suatu bentrokan yang sengit. kalau-kalau Majelis ini akan menemui kegagalan dan akan mengikuti jejak organisasi yang digantikannya. Jika kita berani. Kita tidak berani gagal. Kami berusaha membangun suatu dunia. kami berusaha membangun suatu dunia yang baru. akan menolak harapan-harapan dan keyakinan-keyakinan yang telah saya kemukakan atas nama bangsa saya. karena kami telah mengajukan suatu masalah nasional yang besar. dan saya khawatir akan akibat-akibat perjuangan hidupnya yang terakhir yang dilakukan dengan sengitnya. meskipun saya sangat menghargainya. yang lebih baik ! Kami berusaha membangun suatu dunia yang sehat dan aman. dimana setiap orang dapat hidup dalam suasana damai. dan dunia sebagai keseluruhan. Mereka yang dahulunya tanpa suara. Kami tidak berusaha mempertahankan dunia yang kami kenal. Mereka yang dahulunya buta huruf. Marilah kita hadapi kenyataan bahwa Qrganisasi ini. . saya berbicara karena kuat. Maka marilah kita berusaha. Bangsa saya bertekad tidak akan gagal. Maafkan saya. Atas nama Delegasi-Delegasi Ghana. Herankah Tuan-tuan. dimana terdapat keadilan dan kemakmuran untuk semua orang. banyak-banyak dan setiap hari. India. mungkin. Tidak kurang dari tiga-perempat ummat manusia terlibat di dalam Revolusi Tuntutan Yang Meningkat. dan inï adalah Revolusi Maha hebat sejak manusia untuk pertama kalinya berjalan dengan tegak disuatu dunia yang murni dan menyenangkan. suatu gudang mesiu revolusioner yang besar. Telah dikatakan bahwa kita hidup di tengah-tengah suatu Revolusi Harapan Yang Meningkat. Kami memandanginya dengan kekhawatiran besar. "MERASA SANGAT CEMAS berkenaan dengan memburuknya hubungan-hubungan internasional akhirakhir ini. kini menuntut kemerdekaan. Seluruh dunia ini merupakan suatu sumber-sumber tenaga Revolusi yang besar. kehadapan Majelis ini. Kita tidak berani membelakangi sejarah. genggamlah kuat-kuat. saya benci pada imperialisme. Berhasil atau gagalnya Organisasi ini akan dinilai dari hubungannya dengan Revolusi Tuntutan Yang Meningkat itu. Mereka yang dahulunya tanpa kemerdekaan. Tidak seorangpun yang mempunyai kemauan baik dan kepribadian. Kami memandanginya.

anggauta-anggauta baru dari Organisasi ini. "Minta sebagai langkah pertama yang mendesak. agar Presiden Amerika Seríkat dan Ketua Dewan Menteri Republik-Republik Sovyet Sosialis memulai kembali kontak-kontak mereka yang telah terputus baru-baru ini. Tuan Ketua."MENYADARI harapan besar dari dunia ini bahwa Majelis ini akan membantu dalam menolong mempersiapkan jalan kearah keredaan ketegangan dunia.htm Koleksi: Perpustakaan Nasional RI. Kami bertekad agar hal ini tidak akan terjadi lagi. perkenankanlah saya memohon. Ingatlah apa yang telah terjadi sebelumnya. Putuskan sekarang hubungan dengan masa lampau. Saya sampaikan Rancangan Resolusi ini atas nama kelima Delegasi itu dan atas nama jutaan rakyat yang hidup di negara-negara itu. karena fajar sedang menyingsing. "MENYADARI tanggung jawab yang berat dan mendesak yang terletak di atas bahu Perserikatan BangsaBangsa. untuk mengambil inisiatif dalam usaha-usaha yang dapat membantu. atas nama Delegasi-Delegasi kelima negara tersebut di atas. sehingga kita bisa mempertanggung jawabkan diri terhadap masa depan.net/bk/bk_5_34. Maka hendaknya Majelis Umum ini menerima Resolusi ini secepat-cepatnya. Marilah kita mengambil langkah pertama ini. India. Yugoslavia dan Indonesia. Ingatlah bahwa usaha keras kita telah disebabkan dan diperpanjang oleh penolakan dasar-dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa. supaya resolusi ini mendapat pertimbangan Tuan yang segera. dan marilah kita bertekad untuk melanjutkan kegiatan dan desakan kita sampai tercapainya dunia yang lebih baik dan lebih aman seperti yang kita bayangkan. Sepucuk surat dengan maksud itu. Saya memanjatkan do'a hendaknya Yang Maha Kuasa memberi Rachmat dan Bimbingan kepada permusyawaratan Majelis ini. Marilah kita mengambil langkah praktis itu kearah peredaan ketegangan dunia yang membahayakan. Republik Persatuan Arab. Ingatlah akan perjuangan dan pengorbanan yang dialami oleh kami. Putuskan sekarang hubungan dengan masa-lampau. Bangunlah dunia ini kembali! Bangunlah dunia ini kokoh dan kuat dan sehat! Bangunlah suatu dunia dimana semua bangsa hidup dalam dunia damai dan persaudaraan. Bangunlah dunia yang sesuai dengan impian dan cita-cita ummat manusia. sehingga kesediaan yang telah mereka nyatakan untuk mencari dengan perundingan-perundingan pemecahan masalah-masalah yang terkatung-katung dapat dilaksanakan secara progresif". 2006 . telah disampaikan kepada Sekretariat. sehingga segenap tekanan dari kepentingan dunia dapat dirasakan. ditandatangani oleh para Ketua Delegasi-Delegasi dari Ghana. Marilah kita menerima Resolusi ini dengan suara bulat.wirantaprawira. Terima kasih! Sumber: http://www. Menerima Resolusi ini merupakan suatu langkah yang mungkin dan langsung dapat diselenggarakan.

Anak ikan bandeng dinamakan nener. Baperki tegas berdiri di atas Pancasila. saya nurut saja.. Insya Allah. tapi tidak boleh! Selalu harus dengan voorrijder. beberapa tahun belakangan ini tiap kali saya mendengar Cak Roeslan Abdulgani berpidato. Saudara-Saudara. bukan. Waktu belakangan ini. yang saya ini oleh MPRS dijadikan Pemimpin Besar Revolusi. zonder sweeper. bukan karena angkatan sendiri. kepada anaknya sendiri. harus dengan sweeper. Satu rakyat berjoang. Saudara-Saudara dan Anak-Anakku sekalian. Baperki tegas berdiri di atas Manipol-Usdek dan lain-lain sebagainya. aktif menyelesaikan Revolusi Indonesia. Baperki adalah salah satu dari Revolusi Indonesia. pemudi-pemudi yang duduk di situ supaya semuanya menjadi banteng-banteng Indonesia! Saudara-Saudara. "Demokrasi Terpempin". Maka oleh karena itu manakala Cak Siauw atau Nyonya Lie mengucapkan kata tercinta kepada saya. Sering saya berkata. tetap berdiri di atas segala hal yang mengenai Revolusi Indonesia... Nah. tidak. saya ini diangkat menyadi Presiden Republik Indonesia berdasarkan Undang-undang Dasar 1945. kata Cak Siauw. penyapu bersih. Maunya itu kadang-kadang saya mau ngluyur sendiri. mau. Saudara-saudara. meski pun hal ini ada ceritanya ini. barangkali saya ini adalah salah satu perasan dari Revolusi itu. Tetapi dia itu adalah perasan --wartawan. saya diundang datang di sini. tidak perlu pakai sirene mengaung-ngaung. sekarang saya diminta untuk memberi sambutan amanat sekadarnya kepada resepsi pembukaan Kongres Baperki yang ke-VIII ini. Yang dicintai itu adalah perjoangan untuk menyelesaikan Revolusi Indonesia. Saya tidak lah mengangkat diri saya menjadi Pemimpin Besar Revolusi. keluar lah pemimpinnya. Baperki itu satu yperkumpulan yang baik.tiap kali yang dimaksudkan itu alasan. Presiden harus diadakan voorrijder. Pak Roeslan itu dulu murid bapak. yang dari Saudara Siauw Giok Tjhan saya mendengar bahwa komponisnya ialah seorang puteri. saya mengerti itu sebenarnya bukan tercinta kepada persoon saya. itu bukan voorrijder. Kerbau menyusu kepada gudel. Saudara-Saudara. Orang-orang yang mendahului perjalanan mobil saya itu untuk membuka yalan. Saudara-Saudara. Saudara-Saudara sekalian. Lebih dahulu saya menyatakan terima-kasih saya serta rasa haru hati saya berhubung dengan dibuatnya dan dinyanyikanaya lagu "Hidup lah Bung Karno" yang beberapa detik yang lalu kita bersama telah mendengar. Anak ayam dinamakan kuthuk. lantas ada voorrijdernya. Saya. Saudara tahu. perasan. perkataan "alesan"?! Saudara-Saudara. ya. Di samping mengucapkan terima kasih itu saya menyatakan kekaguman saya atas kemahiran komponis lagu itu. Oleh karena itu saya datang. Dengan lentong Jawa Timur Cak Siauw tadi berkata. tetap berdiri di atas Pancasila. Terutama sekali di dalam ilmu politik. wah ini. Undang-undang Dasar 1945 itu begini. Oo. Tadi Bapak Roeslan Abdulgani telah berkata. Saudara-saudara. kalau saya resmi sebagai presiden berkendaraan mobil ke sesuatu tempat. kita sekalian ini sebenarnya. murid saya. Jawa Timur-nya Cak Siauw. Baperki sekarang mengadakan kongres yang ke-VIII. bahwa beliau bicara sebagai voorrijder dari saya. Malah mengeluarkan perkataan tiap. Dan saya pernah berkata. Apa sebab? Sebabnya ya. Tidak! Di dalam salah satu pidato saya berkata. Pemimpin Besar Revolusi." . Terima kasih. dinamakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. bahwa pemimpin itu. Anak kerbau itu dalam bahasa Jawa dinamakan gudel. saya kok ingat kepada kerbau dan gudel. Berulang-ulang Baperki berkata. perasan! Dulu ada wartawan yang menulis perasaan. Oleh karena itu saya dengan gembira dan senang hati datang di kongres-resepsi Baperki ini. Tahu gudel itu apa? Anak kerbau. harus diadakan sweeper. Ada peribahasa Jawa "kebo nyusu gudel". pemimpin yang pemimpin. Pak. untuk menyelesaikan Revolusi. moga-moga malahan Cak Roeslan dari gudel Menjadi lah banteng iang sehebat-hebatnya! Dan juga pemuda-pemuda. kerbau menyusu kepada anaknya sendiri. kata beliau. Malah ada yang lebih lagi mendahului perjalanan saya. Anak kuda dinamakan belo.Pidato Bung Karno pada pembukaan Kongres Nasional ke-8 BAPERKI di Istana Olahraga Gelora "Bung Karno" pada 14 Maret 1963. tetapi sweeper. Saya. "Baperki Supaya Menjadi Sumbangan Besar Terhadap Revolusi Indonesia". itu dapat dari mana itu. baik Nyonya Lie maupun Cak Siauw berkata: "Bung Karso yang tercinta". Tetapi anggota-anggota pemerintah dan semua staf Istana berkata: "Menurut aturan harus demikian. Pada waktu saya mendengar pidato Pak Roeslan. Ya. cinta kepada Revolusi Indonesia. yaitu Saudari Evie Coa. Baperki sekarang masuk usia yang ke-X. tetap berdiri di atas segala unsur-unsur untuk menyelesaikan Amanat Penderitaan Rakyat. mbok ya zonder voorrijder. saya tidak menganggap diri saya menjadi pemimpin. Jauh-jauh sebelum ada kongres ini." Jadi. saya kembalikan itu kepada Revolusi.. Pemimpin yang benar pemimpin adalah perasan dari perjoangan. Baperki itu demikian. Baperki sekarang mengadakan pembukaan kongresnya yang ke-VIII. Yang dicintai itu adalah Revolusi Indonesia. komponiste. Baperki tegas membantu terlaksananya Amanat Penderitaan Rakyat. dalam perjoangan itu seperti memeras. saya mendapat perasaan. Tetapi tercinta.. diperas. Terima kasih. Pada 17 Agustus 1945 dibacakan . beliau berkata "Alesan. masuk tahun yang ke-X. Kalau. voorrijder. sebagai voorrijder saya. Nah. Dalam bahasa Jawa anak kerbau dinamakan gudel. mau. dan pada waktu pertama kali ditanya kepada saya: "Sudi apa kah kiranya PYM Presiden datang di kongres Baperki?" -saya menjawab. Nah.nah keluar. gudelnya ini bukan main! Gudel ini ngalahkan kebo! Tapi saya senang dan bergembira atas hal yang demikian itu. ini tadi Pak Roeslan bicara.

tetapi hendaknya karena perbuatan-perbuatan bangsa Indonesia. kita telah dapat memasukkan Irian Barat ke dalam wilayah kekuasaan Republik. Dianggap. tapi bapak itu siapa tahu. Saya tadi berhata. Nah. He Sukarno. ingin dibawa ikut serta di dalam pelaksanaan Panca Program Front Nasional itu. kalau saya sendiri. . Presiden dari Republik Indonesia. Saudara-Saudara. Dan hanya sekali itu disebut. saya ini kan rupanya saya sudah kelibatan sedikit Tionghoa! Lain dengan Cak Roeslan. Bukan karena perbuatan-perbuatan Indonesia yang jelek. saya juga Jawa Timur Jawa Timuran. yaitu bahwa Presiden Republik Indonesia harus seorang Indonesia asli. apa yang dimaksudkan oleh Panca Program Front Nasional. Pada 1883 pertama kali Indonesia mengagumkan dunia. Tinggal satu yang belum. jaman dekat. Maka di muka Gedung Poa itu ada tugu. siapa bisa menunjukkan asli atau tidak asli dari darahnya itu. yaitu program ke tiga dari Triprogram Pemerintah. aku tanya kepada Saudara yang dudak di sini dengan dasi yang baik itu. Belasteran. oleh karena di tempat itu dulu dibacakan naskah proklamasi. kataku. Krakatau meledak. Tetapi apakah saya betul-betul asli itu? Mboten sumerep (tidak tahu -red. tetapi tetap berpegang teguh kepada Triprogram ini sambil mengintegrasikan segenap tenaga rakyat. Itu pun seperti satu ledakan dari gunung Krakatau. Saudara-Saudara. saya menghendaki agar supaya nama Indonesia itu sering menjadi sebutan orang di dunia ini. arek Suroboyo! Ibu saya itu orang Bali. sebagai persoon. sehingga tiap-tiap musim waktu senja. akan nanti terlaksana pada tanggal 1 Mei yang akan datang. Saya sudah belasteran antara Bali dan Jawa. ke dua kalinya nama Indonesia termasyhur. Coba lah. tatkala gunung Indonesia lah pertama kali mengorbitkan batu dan pasir Indonesia ke angkasa. tatkala gunung Krakatau. bukan saya menyokong. yaitu pidato Front Nasional 13 Februari yang lalu saya berkata. Dan tadi Pak Roeslan. pertama kali pada tahun 1883. Saya sendiri tidak mengadakan perbedaan antara asli dengan tidak asli. Ibu saya itu orang Bali. Nah ini. "drie strepen onder dat woord" 'dianggap' orang Indonesia asli. taruh garis tiga di bawah perkataan "dianggap". Cak Siauw bicara Jawa Timur. diterima lah dengan resmi oleh Musyawarah Pemimpin-Pemimpin. Tetapi mungkin saya itu juga 10%. Saudara-Saudara. Jadi kalau Saudara-Saudara ingin mengetahui tempat yang saya membacakan Proklamasi 17 Agustus 1945. ingin ikut serta. strip. dilihat dan disaksikan oleh seluruh dunia. Ya maklum. di dalam keadaan yang demikian itu lah kita sekarang ini berada. UUD 45. dianggap asli. itu sebetulnya. Kita telah dapat menyelesaikan soal keamanan dalam garis besarnya. darah apa yang mengalir di dalam tubuh Saudara? Tidak bisa. saya ini adalah anak hasil perkawinan dari orang suku Jawa dengan orang suku Bali. Saudara-Saudara. Majapahit itu ada darah dari Hindu. terang-terangan.). lho. 5%. langit di Amerika. sedikit Keling dia itu! Jadi siapa bisa menyebutkan dirinya asli atau tidak. Garis tiga di bawah perkataan "dianggap" itu. Nah. tugu Pegangsaan Timur 56 itu lah tempatnya. saya ini sedikit-sedikit rupa Tionghoa. kata orang Surabaya. engkau itu dianggap asli Indonesia. campuran. Di atas tugu itu diadakan gambarnya petir. tinggal puluhan hari lagi. Nah. gambar bledek. tugu itu ditaruh persis di tempat yang dulu saya injak membacakan Proklamasi itu. rakyat Indonesia sebagai mercusuar. Cak Roeslan. sore. yaitu 17 Agustus l945. langit di Eropa kelihatan warna dari pengorbitan batu-batu dan pasir-pasir Indonesia itu. keesokan harinya. Saudara-Saudara. saya sendiri tidak tahu asli atau tidak asli itu. Jadi UUD 45 itu sebetulnya resmi lahirnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Kalau melihat jaman dekat saya. Nah. Barangkali SaudaraSaudara pernah baca di dalam kitab sejarah. bapak saya orang Jawa. tekad daripada Pemerintah Republik Indonesia. Saudara-Saudara. yang di dalam Undang-Undang Dasar 45 --saya tadi belum ceritakan. Saya pun katanya dari suku Jawa. Kemudian di dalam pidato. campuran.Proklamasi di Pegangsaan Timur yang sekarang berdiri di sana Gedung Pola. telah menggambarkan pada Saudara-Saudara. Dan di sini kita sekalian harus mencurahkan kita punya tenaga agar supaya soal sandang-pangan ini lekas bisa terpecahkan. Presiden harus orang Indonesia asli. Saudara-Saudara. bahwa Republik Indonesia. Ayo. Saudara-Saudara. di Majapahit itu banyak sekali puteri-puteri dari Campa. Dituliskan di dalam UUD 45. bahkan ikut serta. saya berpidato di sini bukan saya sebagai Bung Karno yang tercinta. Tetap dus akan menyelesaikan program ke tiga dari Triprogram yang berbunyi sandang-pangan Bukan meninggalkan Triprogram ini. 18 Agustus 45. Pemerintahnya tetap memegang teguh kepada Triprogram ini. Di dalam UUD 45 ini ada ditullis satu hal. Jadi mungkin di dalam tubuh ibu itu sudah mengalir darah Campa. dibacakan Proklamasi tanggal 17 Agustus 45. strip. apa kowe iki bener-bener asli? Ya. Tidak. Saya orang Indonesia asli.. tetapi sebagai Presiden Republik Indonesia. perkataan "asli". Katanya orang Bali itu ada darah dari Majapahit. Tetap hendak menyelesaikan Triprogram ini. tidak. maka saya merasa amat sekali berbahagia dan memberi restu saya kepada Baperki. Saudara-Saudara. nama Indonesia itu terkenal dan termasyhur. Saya ini tidak tahu. yang didengarkan oleh 5 benua dan 7 samudera! Tempo hari saya pernah pidato. batu dan pasirnya disemburkan ke atas oleh Krakatau itu masuk ke dalam orbit mengelilingi dunia bertahun-tahun. ada darah Tionghoa di dalam badan saya ini! Kalau melihat sifat saya. Saudara-Saudara. maka oleh karena Baperki dengan tegas menyokong. 2%. dari umat manusia di dunia ini. Sandang-pangan. Putri Cempo. Apa Saudara bisa mengatakan dengan jelas. geledek. Saya tidak tahu. Bahkan orang Majapahit itu banyak sekali turunan dari Campa. strip. Dan naskah proklamasi itu memang boleh dikatakan petir. Saya sendiri menanya diri saya kadang-kadang. Maka itu.

Saya berkata di JAREK. Karaktergeimeinchaft. geloranya laut Indonesia. kita hidup di bumi ini. mu. persatuan adalah mutlak. karakterku. sinar mata anak-anak yang berteriakkan "Merdeka Pak. yang tadi diterangkan pada pokok-pokoknya oleh Cak Roeslan Abdulgani. mu. artinya jiwa. Jawab Saudara-Saudara sekalian ialah. mu. aku mendengarkan Indonesia. Tapi. sehingga tidak terjadilah perkawinan antara Sukarno dengan Thiam Nio itu. Ingin kah kita bersatu ini.dia berkata: "Masak kawin sama orang Jawa!" Saya dikatakan orang Jawa. karakter. bumi Indonesia. tidak. yaitu. bagiku sendiri bukan sekadar persatuan antaraku dengan bumiku. dengan geografi yang bernama Indonesia. dengan Surabayaku. di dalam JAREK saya sudah berkata. Lantas Cak Roeslan Abdulgani bertanya kepadamu sekalian. Saudara-Saudara. hampir-hampir saya ini kawin dengan orang Nio! Saya cuma sebut nama. Aku sudah naik kelas yang lebih tinggi dari itu. laut Indonesia. Geloranya laut itu. sudah kah Saudara-Saudara sekalian demikian? Sebab kita ini semuanya sudah seia-sekata mengabdi Revolusi. aku dengan engkau. she-nya tidak saya sebutkan. Bukan sekadar hubunganku. lho! Jadi saya. dengan engkau. mengabdi kepada Amanat Penderitan Rakyat yang harus dilaksanakan berdasarkan atas Manilpol. sinar mata Indonesia. 'le desir d'etre ensemble' yaitu keinginan untuk bersatu.bukan sekadar satu desir d'etre ensemble. karaktermu sama? Lebih dari itu sekarang. yang lain dengan awan-awan di Zwitzerland atau awan-awan di Amerika. bahkan lebih dari itu. dengan Sabangku. Kalau aku berdiri di pinggir pantai selatan dan aku menutupkan aku punya mata dan aku mendengarkan lautan sana itu berombak. aku mendengarkan Indonesia. dengan Lombokku. dengan Jawaku. dengan kita sekalian dari Sabang sampai Merauke? Lebih dari itu. apa kah betul-betul engkau memegang teguh kepada nasionalisme?! Memegang teguh kepada Pancasila?! Sebagai diucapkan beberapa kali. dengan Baliku. Ada kah engkau dari kepribadian ini?! Ada kah engkau dari karakter ini? Ada kah karaktermu. ada she. Sepihak dari orang tua saya berkata: "Masak kawin sama orang Tionghoa. Sekarang aku tambah lagi. Renan. tatkala saya masih muda. He. bahwa "Eine nation ist eine aus Schickselgemeinschaft erwachsene Karaktergemeinschaft". Kita oleh karenanya cinta kepada tanah-air. saya sendiri tidak berdiri di atas asli atau tidak asli. sebagai yang diterangkan oleh Cak Roeslan. bukan sekadar satu Gemeinschaft karakter. Nah. Tidak. Sinar mata manusia. tapi Otto Bauer pun saya koreksi. yang bumi Indonesia ini oleh Tuhan Yang Maha Esa telah dikumpulkan menyadi satu antara dua benua dan dua samudra. Hampir-hampir saja. Dan bukan saya itu. Kemudian saya koreksi. saya bawa lanjut kepada persatuan dari tanah-air. berdasarkan atas Usdek dan lain-lain sebagainya. Indonesia. bukan hanya oleh karena nasionalisme-ku ada lah satu jiwa ingin bersatu. absolut untuk mencapai . tidak. alam pra-merdeka. saya telah ucapkan "Lahirnya Pancasila". Ini satu petunjuk. Saudara-Saudara. Bumi. bangsa Indonesia ini dari Sabang sampai ke Meraluke. Saudara-Saudara. Laut. yang mengatakan. kita akan mati di bumi ini. Kalau melihat sinar matanya anak-anak yang berdiri di pinggir jalan. un ame. aku melihat Indonesia. tidak. ya. Saya tidak sebutkan she-nya ya. tapi satu rahasia. Suara burung. Di dalam "Lahirnya Pancasila" sudah saya tambahkan lagi persatuan antara manusia dengan buminya. Orang tunya Thiam Nio --she-nya tidak saya sebutkan-. Indonesia bagiku adalah sudah satu totaliteit bukan sekadar satu geografi. Jikalau aku melihat awan putih berarak di atas gunung Tangkubanprahu. Merdeka". aku bertanya kepada anggota-anggota Baperki. Persatuan Bangsa yang saya sebutkan berulang-ulang itu sebenarnya sekadar alat. Merdeka. Saya adalah pencinta bangsa dan tanah-air Indonesia ini. Saudara-Saudara. engkau anggota-anggota Baperki. Ada kah persatuan antaramu dengan bumi yang disatukan oleh Tuhan ini dari Sabang sampai ke Merauke? Satu pernyataan pula. dengan engkau. Di dalam "Lahirnya Pancasila" memang saya terangkan hal yang demikian itu. kalau aku mencium. Saya citeer Ernest Renan. kita dilahirkan di bumi ini.Saya mau cerita satu rahasia. Dan itu semuanya kucintai. Indonesia sudah satu totaliteit bagiku. bakan sekadar ingin bersatu. dengan Sumtateraku. Otto Bauer berkata. bahwa bagiku Indonesia adalah sudah lebih lagi daripada satu geografi. sebelum kita mengadakan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. kataku. pada waktu itu masih berjalan alam kolonial. di gedung ini. Sport Hall Senayan. bahwa bagiku Indoaesia sudah lebih daripada satu Karaktergemeinschaft. bahwa bagiku Indonesia sudah lebih lagi daripada rasa d'etre ensemble. dengan Kalimantanku. Peranakan Tionghoa!" Alam demikian pada waktu itu. karakter Indonesia. aku melihat awan-awan Indonesia. Saudara-Saudara. Segala angin yang berbisik mengelilingiku ini. angin Indonesia. JAREK itu singkatan dari "Jalannya Revolusi Kita". naik kelas kepada apa yang saya pernah ucapkan di sini. Sekarang bagi saya sendiri. bukan sekadar satu jiwa. Bahkan aku melihat hari depan Indonesia. lantas Thiam Nio. Kalau aku mendengarkan burung perkutut menyanyi di pepohonan. bergelora membanting di pantai itu. dengan engkau. Kita mempunyai kepribadian sendiri. Saya koreksi dengan Otto Bauer. Saya adalah nasionalis Indonesia. Saya ada lah orang Indonesia. tetapi adalah persatuan perangai. burung Indonesia. awan Indonesia. hubungan antara manusia dengan buminya Itu tahun 45. tidak. bahkan pada waktu itu di bawah ancaman bayonet Jepang. Saudara-Saudara. dengan Irian Baratku. dengan engkau. dus hubunganmu. Ernest Renan adalah terlalu sempit. Awan. kita berpegang teguh kepada Pancasila. sama sekali tidakl Karena itu maka saya pada tanggal 1 Juni 1945.. yang saya katakan sepertimalaikat-. Nah. kataku? Aku berkata secara poetis di dalam pidatoku itu waktu. Ya. Sebab apa. Bukan sekadar itu. dengan Malukuku.

Nation building bukan didalam arti yang sempit. Revolusi Sosial. divide and rule. nation building Indonesia yang sehebat-hebatnya. Yang riil yaitu machtsfactor. Saudara-Saudara. Apa itu? Angkatan perangnya. tidak nation building adalah satu pekerjaan yang multikompleks pula. tidak bisa diraba. Oleh karena itu saya berkata. Boleh dinamakan dasamuka. perdana menterinya. Bung Karno-nya telah berketetapan hati untuk terutama sekali berdiri di atas pengerahan tenaga rakyat. maka saya menghendaki agar supaja seluruh waragnegara. kita-harus. machtsfactor yang riil. Sandang-pangan. mahasiswa-mahasiswi. kepada sekolah-sekolah yang sedang melatih kita punya cindil-cindil abang (anak tikus --red. Macht yaitu kekuasaan. ya suku apa pun. pemerintah. dan jangan lah berpecah-belah di atas perlainan-perlainan agama itu. Dan memang ini adalah satu soal yang sulit. Pada waktu. Nation Indonesia yang bahagia. Saudara-Saudara. Manipol-kan. sebabnya. bukan cuma lima. persatuan tetap mutlak. Revolusi Indonesia itu adalah satu "nation building" Indonesia yang sehebat-hebatnja. 40 menjadi 50. sini menjadi 80 juta. bahkan jikalau dipikir lebih luas. Tidak ada persatuan. Triprogram pemerintah itu satu belum terlaksana. Ada yang bisa dilihat. Persatuan adalah mutlak. maka saya di sini pun minta kepada Baperki supaja bekerja keras di lapangan ini. seminar Hukum Nasional--sebetulnya revolusi kita ini bukan lagi Pancamuka. bedil-bedilnya. Di sini pun berjalan divide and rule. 7 Menjadi 8. bangsa Inggris di India itu berapa orang? Hanya 40 ribu orang Inggris di India bisa mengalahkan satu rakyat yang 230 juta orang. kekuasaan imperialisme itu ada dua macam. kita harus bersatu. Jikalau kita hendak benar-benar ingin menjadi mercusuar didalam hidup manusia di dunia ini. Di sini pun berjalan pemecah. Nah. Cindil-cindil kita yang duduk di bangku sekolah. Agama apa pun yang dipeluk oleh rakjat Indonesia ini. Oleh karena itu maka Panca Program Front Nasional yang sudah saya katakan harus dilaksanakan oleh Front Nasional itu diintegrasikan di dalam usaha kita melaksanakan Triprogram Pemerintah ini. Suku apa pun. Saudara-Saudara. Itu. Dan sebagai dikatakan oleh Cak Roeslan tadi.tujuan kita.Belahan. tanpa perbedaan agama. yangan pun universitas-universitas. Manipolkan semuanya! Nah itu lah. Pendek kata revolusi kita ini adalah benar dikatakan satu revolusi multikompleks.). jangan lah kita-jikalau kita hendak mendirikan nation Indonesia dalam arti yang luas itujangan kita masih berdiri di atas dasar-dasar yang usang. Dan di dalam hal persatuan ini saya berkata. Maka boleh dikikatakan Revolusi Saptamuka. telah mengalahkan satu bangsa yang 40 juta. Sudah pernah saya terangkan. itu ada lah power factor. tanpa perbedaan asli atau tidak asli. Apa unsur nation building? Bukan sekadar soal ekonomi bukan sekadar soal politik. pada waktu aku berpidato kemarin-kemarin dulu---apa waktu itu ya. Dan tidak boleh ada persatuan antara mayoritas dan minoritas. 8 juta menjadi 9 juta. Revolusi berjalan terus. ini yang kita kerjakan sekarang ini. ya suku Sumatera. baca lah kitab dari Sir John Seeley. Sekarang ini. Ada yang riil. rakjat kecil mengalahkan Indonesia dengan apa? Saya sudah berkata. "A summing up of many revolutioes in one generation". Saudara-Saudara. Baperki saya harap benar-benar membantu terlaksananya Pancaprogram Front Nasional itu. penjara-penjaranya. lebih besar daripada machtsfactor yang riil ini adalah machtsfactor yang abstrak. Dan di situ persis ia terangkan juga. He. sekadar membentuk satu "nation" Indonesia. . yang tidak bisa diraba. tetapi harus kita atasi. Oleh karena itu pernah saya beberkan segala usaha dari imperialisme ini dengan berkata. lima. mengereh. Factor kekuasaan imperialisme itu dua macam. dengan apa? Dengan alat-alat terutama sekali memecah-belah bangsa India itu. Asli atau tidak asli. sebenarnya revolusi kita itu ada lebih dari lima muka. dalam hal ini saya berkata. Jikalau kita benar-benar hendak menyelesaikan Revolusi kita. semuanya di-Manipol-kan. divide et impera. dan revolusi kita ini sebagai yang sudah saya katakan bukan revolusi kecil-kecilan. dan terutama sekali presidennya. Dan didalam hal usaha nation building itu. Sekarang di sana 10 juta. maka oleh karena itu di dalam kita sekarang hendak melanjutkan Revolusi kita ini berlandaskan Manipol dan Usdek. ya suku Kalimantan. yang tidak bisa dilihat. 6 Menjadi 7. 50 menjadi 70. ada yang abstrak. Persis di sini pun gterjadi demikian. meriam-meriamnya. Dalam bahasa asingnya machtsfactor. imperialisme Belanda mengekang. harus sudah di-Manipol-kan. bersatu. tidak boleh ada persatuan antara suku-suku Indonesia. revolusi Pancamuka kataku. hasta itu delapan. Apalagi yang sudah gerang-gerang (besar). bersatulah. bukan soal nama. tanpa perbedaan suku. Revolusi Ekonomi. panca itu lima. 40 ribu mengalahkan 230 juta orang. kita membantu juga terlaksananya seluruh Triprogram Pemerintah. sini 100 juta. sapta itu artinya tujuh. Tujuan dari Revolusi Indonesia adalah nation building In donesia. ya suku Bali. semuanya kita mengerjakan Manipol dan Usdek itu! Sampai kepada sekolah-sekolah. ada yang tak bisa dilihat. di Istana Negara. power factor yang riil. Dan machtsfactor yang abstrak ini apa kah. bersatu lah. tua bangka seperti kita ini. polisinya. sebetulnya kataku. Sir John Seeley. jaitu Revolusi Politik Revolusi Nasional. Tidak lebih dari itu pula. Nah. ya suku Jawa. Saudara-Saudara? Terutama sekali ialah divide and rule policy. mengalahkan Indonesia. segala unsur-unsur darispada nation buiIding harus diilaksanakan. Revolusi membentuk Manusia Baru. nation Indonesia yang berkepribadian tinggi. saya menghendaki supaja di dalam persatuan segala unsur bangsa Indonesia itu disatukan. Nation building dalam arti yang seluas-luasnya. Bisa dinamakan hastamuka. Saudara-Saudara. bukan sekadar soal kultur. pemecah-belahan suku dihasut benyci kepada suku yang lain. tidak. bisa diraba. yang tadi disebutkan oleh Pak Roeslan Abdulgani. kekuasaan imperialisme dulu di Indonesia apa? Negeri Belanda yang pada waktu itu rakyatnya hanya 6 juta. dasa yaitu sepuluh. Saudara-saudara. menulis satu kitab yang ia beri judul 'The Expansion of England". sebagai tadi sudah saya katakan. bersatu lah. nation Indonesia yang hidup di dalam satu masyarakat adil dan makmur tanpa exploitation de l'homme par l'homme. oleh karena dengan terlaksananya Panca Program Front Nasional. Tapi ini tidak besar.

suku artinya kaki. ya di Bulgaria." Sama. Suku itu apa artinya? Suku itu artinya sikil. "Amerika berdiri di atas dasar demokrasi. Itu. Pak Ho. pakaiannya dan lain-lainnya kelihatan benar. Haa. This is written in our Declaration of Independence. manusia tidak dilahirkan di dunia ini untuk "tidak hidup". kita semuanya adalah bangsa lndonesia. suku Irian Barat adalah minoritas. mencari. bahwa semua manusia itu dilahirkan sama. majoritas terhadap minoritas. yang ditulis oleh Thomas Jefferson dalam 1776. ya di Rumania. kaki Dayak. Dan ini merembes terus-menerus sampai jaman yang akhir-akhir ini. Tidak ada perbedaan antara manusia dengan manusia. engkau adalah bangsa Indonesia. Sebaliknya pun minoritas saya minta berjoang. that is better". minoritas Tionghoa di Indonesia ini. Kaki dari satu tubuh. saya dengan Pak HO. Saudara-saudara. ini adalah delegasi dari minoritas. tidak mau apa yang dinamakan golongan Tionghoa. Ya memang. bagaimana pun juga ini adalah akibat dari kolonialisme. apa kah benar Amerika itu berdiri di atas demokrasi. hak yang terbawa dari sebelum ia lahir di dunia ini. tidak boleh kawin sama orang Jawa. Warga Indonesia.adalah minoritas. kaki Peranakan. Kita membentuk nation Indonesia yang baru. yang duduk di sana. ya di Polandia Malah saya di negaranegara itu berkata. dia lantas exploitation de la minorite par la majorite. Maka oleh karena itu. tidak! Tidak ada minoritas.. "Ja. bahwa pihak Belanda dari jaman Jan Pieterszoon Coen membentuk satu minoritas untuk kepentingan mereka itu. titelnya yaitu "Priangan". suku itu adalah minoritas. hhh. datang dari langit seperti embun di waktu malam. bukan saja bicara. Tetapi. Bung dari mana. dan kepada Pak Ho saya berkata. Peranakan Tionghoa itu di-exploitation oleh golongan yang terbesar dari rakyat Indonesia ini. sebetulnya di Indonesia kita tidak mengenal minoritas. demikian lah Indonesia. hak yang primordial.. Ya di Soviet Uni. itu lebih baik. kaki Sumatera." Amerika menulis di dalam "Declaration of Independence"-nya. suku itu adalah minoritas. tiap tiap manusia mempunyai hak untuk life. Saudara-Saudara. pemuda-pemuda. suku itu adalah minoritas. Capitol Washington. that all men are created equal. ya di Cekoslowakia. "Yes". agar supaya tidak ada rasa kebencian dari minoritas kepada majoritas. Saudara-Saudara. kata orang-orang yang ada di situ. Saudara-Saudara. "That all men are created equal". suku yang di Sumatera Selatan itu -suku Kubu. Malahan dibentuk minoritas yang benci kepada mayoritas dan dibuat majoritas ini benci kepada minoritas. Dan kelihatan. kaki Peranakan Tionghoa. Ja. Perjoangan agar supaya hilang rasa tidak senang kepada minoritas. dari pihak saya pun tidak boleh kawin dengan Peranakan Tionghoa. engkau adalah bangsa Indonesia. saya pernah di dalam Gedung Senat Washington. Ho Chi Minh. seperti luwing. Pernah di kota Hanoi. tidak! Perjoangan! Jikalau umpamanja Saudara-Saudara atau rakyat Indonesia semuanya ingin supaya di dalam UUD 45. saya pernah berada di beberapa negara sosialis. Indonesia lebih. Dan saya tidak mau mengenal minoritas di lndonesia. akibait dari imperialisme. karena itu aku tadi berkata. Saudara-Saudara. Bung? Dari Medan? Dari mana? Coba sini! Siapa namanya? Jawabnya. satu delegasi dari satu golongan minoritas. Saudara-Saudara. itup un memerlukan perjoangan. saya pernah bicara dengan. Kalau Saudara ingin mengetahui terjadinya minoritas. Terus terang saya. ada mayoritas. Dengan sengaja dipergunakan untuk kepentingan pibak Belanda sendiri. Demikian lah tertulis di dalam "Declaration of Independence" Amerika. di dalam alam baru ini kita harus sama sekali tinggalkan dasar yang salah ini. Saudara-Saudara. Dan di dalam hal ini Beperki bisa bekerja keras. Yes. hanya ada suku-suku. Saudara-Saudara. kaki Bali. ditulis oleh Prof de Haan. Bahwa manusia itu karena samanya. exploitatie dari minoriteit majoriteit. jenggot ganteng ubel-ubel itu . adalah satu perjoangan. tubuh bangsa Indonesia. sekali lagi berjoang. Di Indonesia kita hanya mengenal suku-suku. Manusia tidak . baca lah kitabnya Prof de Haan. ya di Vietnam Utara. ini adalah beda dari rakjat Vietnam Utara yang lainlain. yang dinamakan minoritas Peranakan Tionghoa. suku Dajak adalah minoritas. Anggota Baperki. roman mukanya. kalau Saudara merasakan dirinya minoritas. dari pihaknya tidak mau. Begitu pula kalau saudara-saudara menghendaki sdekarang ini hilangnya perasaan tidak enak dari mayoritas atau minoritas. bukan minoriteit! Saya kata Sama Paman Ho. Haa. rasa tidak senang antara minoritas dan majoritas. ini orang Indonesia. sudah membawa hak tiga: life. yaitu sebetulnya pun kelima dari Pancamuka Revolusi Indonesia ini. Saudarasaudara.. liberty. berjoang lah agar supaya hilang perkataan ini! Rakyat Indonesia berjoang bersama-sama supaya perkataan "asli" dari UUD 45 ini dicoret sama sekali. liberty. ingin bertemu muka dengan Bung Karno". the pursuit of happiness. Benar kah begitu?! "Yes. potongan badannya. ya kami baagga.Dipisah-pisahkan majoritas dari minoritas. tidak! Tidak! Engkau adalah bangsa Indonesia. segala hal itu sebagai saya katakan di dalam pidato Front Nasional. Bahwa manusia created equal. Republik Indonesia lebih jauh dari kamu di sini. Sampai-sampai yang Thiam Nio itu tadi tak bisa kawin dengan Bung Karno! Ya. kata Pak Ho. Datang lah suatu delegasi. kemerdekaan. Dan biasanya kalau ada majoritas. Saya. orang-orang biasa. bahwa manusia semuanya itu mempunyai hak. di Indonesia itu paling-paling ada suku-suku. Indonesia! For me you are not a minority. lebih dari di negara-negara sosialis atau negara-negara yang kita kenal sebagai sosialis. UUD kita sekarang ini jangan lah ditulis "Presiden Republik Indonesia haruis orang Indonesia asli". sebab mnanakala ada minorltas. Amar Singh. Prof de Haan menulis kitab tebal. memang ini tidak sama dengan rakyat Vietnam yang lain. kita didalaml Republik Indonesia. mengejar kebahagiaan. Satu minoritas yang terdiri dari orang-orang Tionghoa dan Peranakan Tionghoa. ibukota negara Vietnam Utara. Ho Chi Minh. tiga jilid. Ini kelihatannya agak kemelaju-melajuan. Terus terang saja. Nah. the pursuit of happiness. katanya. kaki. kaki Sumba. you are just an Indonesian. Jangan mengharap segala sesuatu itu beres. suku Tionghoa adalah minoritas. Saya berkata kepada delegasi itu. bisa memberi sumbangan yang sebesar-besarnya. Dengan sengaja dipisahkan dari mayoritas. Paman Ho. senator-senator. berjoang. Pak Ho. saya pernah menggugat. Ada kaki Jawa. Manusia tidak dilahirkan untuk tidak "life". Saudara-Saudara. Dan di situ Prof de Haan menerangkan. kataku. Jadi bangsa Indoaesia itu banyak kakinya. Paman Ho dengan bangga berkata kepada saya: "Bung Karno. Saya tidak akan barkata.

untuk tidak "merdeka". Saja ulangi lagi. Saudara-Saudara. agar supaya semua cita-cita kita bisa terlaksana. bukan sekadar geografi. Manusia tidak dilahirkan di dunia ini untuk dari kecilnya sudah membawa rantai di kakinya. Saya berkata demikian. saya berkata jikalau rakyat Indonesia menghendaki supaya di dalam UUDnya jangan ditulis "asli. Agama pun prive. Restoran. mengerahkan segenap pegawai. saya ini tidak kenal SaudaraSaudara. apa betul? Dari Bandung? Apa betul dari Bandung? Dia itu.aslian" sebagai Presiden. that all men are created equal. tatkala aku mengadakan pidato Front Nasional. Sukarna. . Movie. Thiam Nio kok mesti dijadikan Sulastri atau Sukartini. liberty. Dus manakala saya di sini. agar supaya hilang dari UUD kita. boleh saja. but in the reality of life masih harus diperjoangkan. Amerika mengatakan all men are created equal. bukan sekadar Renand. Saudara-Saudara. Bahkan sebagai kukatakan tadi mbok ya seperti saya ini. apa itu nama Indonesia asli? Tidak. Ali-nya Arab. Saudara-Saudara. Kami memperjoangkan agar supaja orang Amerika semuanya suka menerima warganegara Amerika yang berkulit hitam sebagai warganegara yang full dan sejati. tanpa effort tidak bisa kita mencapai sesuatu hal. sini. Saya sendiri juga nama Sanskrit. Waktu itu. tidak mau ngutik-ngutik. bahwa all men are created equal. mengerahkan segenap petugas Republik Indonesia ini untuk menjalankan. Saya bisa mengerti ini dan saya bisa appreciate ini. Itu asalnya Sanskrit. saya harus mengerahkan segenap rakyat. dan untukmu aku hidup di sini. and the pursuit of happiness. ya udaranya. Nama saya asal Sanskrit. Nah. di atas kertas.. and the pursuit of happiness. sebab Cak Siauw. Ya. Indoneisia. memang dia adalah kulitnya agak hitam. only tor white men. Di atas kertas ditulis. mau ubah namanya. tidak? Tidak. I can appreciate it. Itu kan undang-undang yang mengatakan. Yah. Saudara-Saudara. Is it true. pribadi. boleh. kataku. Cak Roeslan namanya nama Arab. only for white men. nah sini Nak. memeluk Baperki. mengerahkan segenap menteri. Di dalam "Declaration of Independence" itu dia punya mukaddimah dari pernyataan kemerdekaan ialah ditulis. manusia dilahirkan sama. itu Abulgani. Bung Siauw.. sebab salah satu senator itu kulitnya agak hitam. semuanya sama. tidak boleh orang bitam masuk di dalam movie itu. 1iberty. Saudara-Saudara. ada. Saya berkata. bahwa all men are created equal. orang hitam tidak boleh masuk restoran. mengejar kebahagiaan. jikalau bangsa Indonesia memang hanya mengenal satu bangsa Indonesia yang tiada mayoritas dan tiada minoritas. Dan senator itu berkata: "Ya. Ya. perjoangkan hal ini. lebib dari ini. supaja benarbenar kita menjadi orang Indonesia. kenapa kok Indonesia mau mengclaim Irian Barat? Sebab orang Irian Barat itu kulitnya hitam. saya tidak campur-campur. lain ras dari Indonesia yang kebanyakan. Arab. tidak bisa bergerak ke mana-mana oleh karena ia orang tidak merdeka. Segala itu adalah hasil dari perjoangan. saya mengajak Baperki untuk berjoang bersama-sama dengan saya." Saya berkata. segalagalanya ialah Indonesia. Sastraamijaja itu Sanskrit. mau menjadi orang Indonesia. dia membantah. kecuall di samping untuk Allah SWT. saya boleh juga dikatakan. ya burungnya. kata senator-senator itu. Apa kah bangsa itu terdiri dari satu warna kulit? Sebaliknya kubertanya kepadamu. yang orang Peranakan Tionghoa yang mau menjadi anggota negara Republik Indonesia. it is true". segala hal ittu harus kami perjoangkan. Ya.dilahirkan untuk tidak "liberty". Buat apa saya mesti menuntut. kenapa di Amerika masih ada segregation? Segregation yaitu orang Negro di beberapa tempat masih dianggap sobagai orang jang inferior.. Mengerahkan perjoangan! Karena itu. saya tidak akan mengatik-utik. kata senator itu. jangan lupa segala sesuatu itu adalah perjoangan. Indonesia bagiku adalah satu totalitas. pribadi-. saya. that all men boleh mengejar life. Amerika mengatakan that all men boleh mengejar life. Panca Program itu bagiku pun satu perjoangan. Cak Roeslan namanya asal Arab. ya. kerahkan lah segenap tenaga. Mau tetap nama Thiam Nio. Sukarna. Saudara-Saudara. perjoangkan. mengerahkan segenap rakyat. Jawbnya bagaimana? Jawabnya ialah. wah itu bisa juga cuma menyimpangkan perhatian saja. perdebatan antara saya dengan senator-senator itu mengenai Irian Barat. and the pursuit of happiness. Pak Ali itu campuran. Saudara-Saudara. akan perbedaan darah itu. Saudara-Saudara. mbok ya jangan diutik-utik soal asimilasi. Boleh. persoonlijk. Itu urusan prive. Jika bangsa Indonesia tidak mau mengeaal adanya minoritas dan mayoritas. Indonesia. Yang saya minta yaitu. liberty. ya suaranya. Sebab itu tadi Pak Roeslan berkata. bersama-sama dengan seluruh rakyat Indonesia agar supaya Amanat Penderitaan Rakyat bisa selesai. tidak perlu ganti nama. Ada pertanyaan. Tidak boleh orang Negro naik di autobus itu. tetapi toh kertas. Manusia tidak dilahirkan di dunia ini untuk tidak boleh pursuit of happiness. only for white men. life. tidak. in your declaration of independence is written. Kenapa kok mengadalkan pernyataan demikian. duduk di muka saya ini penari ulung. itu pribadi. ini sudah bagus kok . campuran dia itu. Arab dan Sanskrit. Aku berkata. siapa namanya. Pak Ali namanya campuran. Jadi diakui. Autobus ditulis.. lebilh dari ini. tulis zwart op wit. harus kita perjoangkan. Abdulgani. Saudara-Saudara pun --ini perasaan saya persoonlijk. lebih dari geografi. melaksanakan Panca Program dari Front Nasional. Ini Tan Tian Ie . kataku. ha. Tapi perasaan pribadi saya. perjoangkan hal ini bersama-sama dengan saya. Nah karena itu. mengenai soal asimlilasi misalnya yang tadi Cak Siauw berkata. kalau boleh saya pakai contoh. liberty and the pursuit of happiness? "Yes. Nama pun. lupa lagi saya. ya gelora lautnya. Ada pendirian-pendirian saya pribadi. benar -benar kita menjadi warganegara Republik Indonesia. bukan sekadar Otto Bauer. nama saya sendiri itu Sukarno. kaau tidak salah. bersama-sama dengan pergerakan-pergerakan yang ada di Indonesia ini. Sebaliknya pun aku berkata kepada bangsa Indonesia tempo hari. bahwa tiap-tiap manusia itu mempunyai hak atas life. kami senator-senator --kami yang duduk di sini ini kami memperjoangkan agar supaya di Amerika ini. Tan Tian Ie. tidak ada segregation.what is in a name? Walau 5audara misalnya mau menjadi orang Indonesia.

segala tari-tarian yang lemah-lembut dia bisa tarikan. .*** Sumber: http://www. Saudara-Saudara. menari tari-tarian Sunda . Bung Karno ini apa! Bung Karno ini kecuali ini. Baik saya mencurahkan rasa hatiku terhadap kepada 5audara-Saudara agar supaya Saudara-Saudara yang berkata kepadaku. 2006 .de/artikel/artbaperki4.html Koleksi: Perpustakaan Nasional RI. Saudara-Saudara. moga-moga Baperki seLalu maju pesat. moga-moga kongres Baperki yang ke-VIII sukses. Saudara-Saudara. daging. kau mesti ubah namamu?! Tidak. Tan Tian Ie. berperasaan sama-sama dengan Bung Karno yang dikatakan dicintai oleh Saudara-saudara itu. banyak wanita-wanita Sunda itu kalah sama dia. tulang ialah rupa begini. pribadi.. Demikian lah. mengetahui betul-betul. Bung Karno yang tercinta.brd. Dan saya harap agar supaya Baperki dalam menjalankan tugasnya sebagai Baperki sebagai tadi sudah saya harapkan.munindo.. Tetap lah engkau bernama Tan Tian Ie. moga-moga Baperki benar-benar menjadi sumbangan yang besar terhadap kepada Revolusi Indonesia. Sekian. Dan dia betulbetul merasa Indonesia. isi hatinya ialah demikian.. Ini pendirian saya pensoonlijk. Terima kasih. darah. Apa pernah saja berkata kepadamu. hh.misalnya kalau menari.. sampai yaitu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->